Beranda blog Halaman 536

Promosi Girona Ke La Liga Buah Sukses City Football Group

Sejak diakuisisi investor dari Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour dan Khaldoon Al Mubarak, Manchester City bertransformasi menjadi salah satu klub terbaik dunia saat ini. Akuisisi oleh taipan dari Jazirah Arab ini memang banyak menuai hasil. Di samping Qatar dengan PSG-nya maupun Saudi dengan Newcastle-nya.

Khusus Sheikh Mansour, ia bukan hanya berinvestasi untuk Manchester City. Namun di bawah naungan grup investasi olahraga yang dinamai City Football Group (CFG), taipan itu melebarkan sayapnya ke klub lain di penjuru dunia.

Salah satunya, Girona. Dan berkat CFG, Girona akhirnya bisa kembali lagi ke La Liga, setelah sebelumnya terdampar di divisi Segunda.

Seluk Beluk City Football Group

Sebelum melangkah ke Girona, mari kita berkenalan dulu dengan CFG. Awalnya CFG atau City Football Group adalah ide cita cita dari mantan wakil presiden ekonomi Barcelona, Ferran Soriano yang ditunjuk sebagai CEO Manchester City pada akhir tahun 2012. Dalam proses pengelolaan pembentukan tim sepak bola, CFG awalnya dirancang khusus untuk menjadi perusahaan induk yang dimiliki Manchester City. Kemudian dirumuskan menjadi sebuah merek waralaba yang bisa mengekspansi seluruh dunia.

Jadi pada dasarnya proyek akuisisi City itu pada awalnya tak sembarangan. Benar-benar dirumuskan dengan visi bisnis yang jauh ke depan. CFG kemudian berkembang pesat ketika bermitra dengan berbagai pihak. Akhirnya mereka dapat mengakuisisi banyak klub di penjuru dunia, seperti New York City di Amerika Serikat, Melbourne City di Australia, sampai Yokohama F Marinos di Jepang.

Bukan hanya itu, gurita bisnis klub sepakbola CFG juga sampai ke India, dengan mengakuisisi Mumbai City. Lalu di Belgia dengan Lommel, di Prancis mereka mengakuisisi Troyes, di Uruguay ada Montevideo City, dan tentu saja klub Spanyol, Girona FC. Oh iya, kabarnya korporasi yang terbentuk tahun 2013 itu, pada tahun ini juga akan segera merampungkan untuk proses akuisisi salah satu klub dari Italia yakni Palermo. Di Indonesia kapan ya?

Dengan didanai selangit oleh negara Uni Emirat Arab melalui Khaldoon Al Mubarak, Soriano mewujudkan visi bisnisnya dengan tujuan yang jelas. Selain bisnis, tentu disertakan pengembangan dari segi Sport Investment, maupun cetak biru pembinaan pemain muda maupun filosofi bermain.

Tujuan pembentukan filosofi CFG sangatlah jelas, yakni untuk berbagi informasi teknis di dalam dan di luar lapangan. CFG akan mengacu filosofi yang dibangun oleh Txiki Begiristain dan Pep Guardiola di Manchester City. Semua klub di bawah naungan CFG nantinya diberikan akses ke database yang luas untuk taktik dan metode pembinaan yang sudah dicetak birukan Manchester City. Hal itu memungkinkan mereka semua mengikuti arahan grup untuk menggunakan model gaya sepakbola yang sama, yaitu โ€œCity Wayโ€.

Perkenalkan Ini Girona FC

Nah, dengan City Way itu, memungkinkan para klub di bawah naungan CFG berkembang setidaknya mengikuti model apa yang telah dilakukan Manchester City. Berkat infrastruktur yang makin oke setelah diakuisisi CFG, beberapa klub yang ada nama City-nya itu perlahan tumbuh di berbagai negara meskipun tak semuanya mendominasi di liganya masing-masing.

Termasuk Girona FC. Meskipun tidak ada nama City-nya, Girona adalah salah satu produk akuisisi CFG. Klub yang bermarkas di Catalan ini sejatinya hanyalah sebuah klub kecil di Spanyol. Girona terletak di sekitar 100 km timur laut Barcelona yang dekat dengan perbatasan Prancis. Girona ini juga terkenal dengan kekayaan arsitektur sejarah terutama beberapa katedralnya yang pernah digunakan sebagai lokasi syuting serial ‘Game of Thrones’.

City Football Group pada tahun 2017 telah mengakuisisi 44,3% saham klub Girona ketika mereka promosi ke La Liga di musim 2016/17. Sementara sebagian saham lainnya dipegang oleh Girona Football Group sebagai mitra. Girona Football Group ini kebetulan yang menjalankan bisnisnya adalah Pere Guardiola, saudara laki-laki dari Pep Guardiola.

Sejak diakuisisi CFG, Girona sering menjadi tempat pelabuhan para pemain akademi Manchester City. Seperti di musim 2017/18 pada saat awal mereka berkiprah di La Liga, ada nama pemain muda City yang dipinjamkan macam Pablo Maffeo, Aleix Garcia, Marlos Moreno maupun Douglas Luiz.

Girona mengarungi musim La Liga di 2017/18 dengan stabil di bawah pelatih yang membawanya promosi, Pablo Machin. Mereka bahkan bisa bertahan di La Liga dengan finish di peringkat 10 besar. Dan lebih spesialnya lagi di musim itu mereka berhasil menahan Atletico Madrid di partai pembuka 2-2 dan mampu menjungkalkan Real Madrid 2-1 di kandang sendiri pada Oktober 2017.

Secara permainan dengan kapasitas yang apa adanya, mereka perlahan menjadi Manchester City KW. Artinya, benar-benar ada pengaruh dari metode filosofi apa yang telah digariskan CFG. City Way perlahan menghinggapi cara bermain Girona meskipun masih jauh dari sempurna.

Bertahan satu musim di La Liga adalah prestasi yang membanggakan bagi publik Girona. Menjajal musim berikutnya 2018/19 mereka kembali optimis bisa lebih baik. Langkahnya akhirnya terhambat ketika sang pelatih, Pablo Machin hengkang. Dan perannya digantikan Eusebio yang notabene merupakan bekas pelatih Barcelona B.

Meskipun satu visi dengan klub, Eusebio tak bisa menahan Girona dari keterpurukan. Mereka akhirnya terdegradasi musim itu, setelah hanya berada di posisi 18 klasemen.

Kembali Promosi Ke La Liga

Nasib Girona kembali tertahan di Liga Smartbank atau Liga Segunda Division selama dua musim. Kiprah mereka sebenarnya konsisten selama dua musim itu di Liga Segunda. Di mana di musim 2019/20 dan 2020/21 mereka sejatinya selalu hampir lolos promosi lewat play off. Mereka mengikuti babak play off promosi ke La Liga selama dua musim itu karena selalu finish di peringkat lima Liga Segunda.

Tapi naas, di dua musim itu Girona selalu gagal. Di 2019/20 mereka sudah mencapai final playoff melawan Elche dan akhirnya kalah agregat 1-0. Sementara di 2020/21 mereka juga kalah di babak final playoff melawan Rayo Vallecano dengan agregat 3-2.

Setelah dua musim itu, kini di musim 2021/22 mereka kembali tampil apik di Liga Segunda sehingga mereka mampu hattrick mencapai final playoff. Dan benar saja, akhirnya setelah penantian tiga musim lamanya mereka kembali promosi ke La Liga musim depan.

Berkat perpaduan investasi para pemain pinjaman City seperti Pablo Moreno, Nahuel Bustos, serta Dario Sarmiento dengan para senior macam Cristian Stuani, Girona mampu memenangkan final playoff melawan Tenerife dengan skor agregat 3-1.

La Liga musim 2022-2023 akan menjadi kali ketiga Girona FC bermain di kasta tertinggi sepakbola Spanyol. Dengan Girona yang sekarang kembali ke divisi teratas, kemungkinan lebih banyak pemain Manchester City yang akan dipinjamkan ke sana musim depan, untuk membantu perkembangan mereka di La Liga.

Kesuksesan Girona ini tak dapat dipungkiri ada pengaruh dari buah kerja sukses sistem City Football Group. Bukan tidak mungkin ini akan menular ke klub lainnya. Girona hanya salah satu dari beberapa klub naungan CFG yang mempunyai prospek bagus.

Tak dipungkiri Girona akan terus didukung dan dikembangkan CFG. Sehingga jangan kaget kalau musim depan, ataupun beberapa musim ke depan Girona akan mengundang banyak kejutan di La Liga.

https://youtu.be/8VvGUHemFtU

Sumber Referensi : si.com, cityfootballgroup, skysports

Cuan! Transfer Yang Menguntungkan Dari Segi Penjualan

Membeli barang murah, kemudian dirawat sampai akhirnya ketika dijual kembali harganya mahal. Begitulah logika bisnis. Sekalipun hal semacam itu mungkin tidak akan berlaku untuk barang-barang tertentu, katakanlah sepeda motor. Namun, dalam sepakbola modern konsep bisnis yang begituan jelas masih berlaku.

Tren membeli pemain dengan harga murah. Lalu dikembangkan suatu klub, dan kemudian nilai jual pemain tersebut akan naik cukup signifikan. Jelas hal demikian bisa mendatangkan keuntungan bagi klub itu sendiri. Ini strategi yang cerdas, alih-alih harus menguras banyak uang untuk membeli pemain yang sudah jadi. Nah berikut ini adalah pemain yang berhasil mendatangkan keuntungan buat klub. Siapa saja pemain tersebut?

Virgil Van Dijk

Tim semenjana Liga Inggris, Southampton membeli Virgil Van Dijk dari Celtic dengan harga tak lebih dari 15,7 juta euro (245 miliar) pada musim 2015-16. Penampilan Van Dijk yang berkembang pesat di Soton bersama Pochettino, membuat Soton untung banyak ketika menjualnya ke Liverpool pada musim 2017-18.

Van Dijk ketika itu digadang-gadang menjadi bek terkuat, sehingga tak heran jika klopp terkesan menggebu mau menebusnya dengan harga yang mahal.

The Saints akhirnya menjual Van Dijk ke The Reds dengan harga 84,6 juta euro (1,3 triliun). Itu artinya The Saints untung banyak.

Kalau dihitung-hitung The Reds untung sekitar 68,9 juta euro (1,07 triliun). Sebuah good deal bagi kedua klub, lantaran keberadaan Van Dijk juga sangat menguntungkan Liverpool hingga saat ini. Artinya perjuangan Klopp menebusnya ketika itu terbayar lunas.

Harry Maguire

Transfer fenomenal abad ini, bek sangat tangguh Harry โ€œLordโ€ Maguire ke Manchester United juga terindikasi banyak menuai cuan. The Foxes sangat cerdas menjual kapten handal itu ke Red Devils di musim 2019/20. Nilainya pun fantastis, hampir mencapai 87 juta euro (1,35 triliun).

Padahal Leicester mendapat baginda Maguire ini dulunya dari klub kecil, Hull City dengan harga murah meriah, yakni 13,7 juta euro (214 miliar). Namun, seiring dengan permainannya yang moncer berkat gemblengan selama dua musim bersama Craig Shakespeare dan Claude Puel, Maguire pun akhirnya mendapat panggilan dari timnas Inggris.

Ia bahkan mendapat banyak pujian ketika bermain apik di timnas, sampai-sampai membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018. Wajar saja jika polesan Leicester itu akhirnya diganjar dengan keuntungan sekitar 73,3 juta euro (1,15 triliun).

Cristiano Ronaldo

Kemudian ada transfer mega bintang Cristiano Ronaldo dari MU ke Madrid di era proyek Los Galacticos jilid 2 di musim 2009/10. Ronaldo akhirnya say goodbye dengan klub yang membesarkan namanya dan hijrah ke Bernabeu dengan angka transfer mencapai 94 juta euro (1,47 triliun).

Proses transfer Ronaldo yang sangat mahal itu menjadi wajar ketika Ronaldo yang sudah 6 musim dididik Ferguson bermetamorfosa menjadi seorang bintang yang komplit. Dari yang kurus kering ketika awal tiba di Old Trafford sampai menjadi mega bintang dengan sederet prestasi yang sudah didapatkannya selama di MU.

Wajar juga kalau ia mencari tantangan baru dan Madrid juga tak bodoh membayarnya dengan harga selangit. Memang sudah sewajarnya kalau soal harga, untuk mendapatkan pemain sekelas Ronaldo yang belum habis masa jayanya.

MU ketika itu tak dipungkiri banyak mendapat cuan dari penjualan sang mega bintang. Karena hanya 19 juta euro (297 miliar) yang ia tebus untuk Ronaldo muda dari Sporting Lisbon di musim 2003/04 silam. Artinya hampir 75 juta euro (1,17 triliun) sendiri cuan yang didapat Red Devils ketika itu.

Eden Hazard

Kemudian ada transfer mubazir Eden Hazard ke Real Madrid. Hazard yang dibeli dengan harga mahal dari Chelsea, tak mampu menunjukan progress di Bernabeu bahkan sampai sekarang ini.

Transfer Hazard ke Madrid juga banyak cuannya. Terutama bagi Chelsea, harga yang ditebus Madrid di musim 2019/20 yakni senilai 115 juta euro (1,8 triliun) . Harga yang sangat fantastis ketika ia dulu didatangkan Chelsea dari Lille di musim 2012/13 hanya dengan nominal 35 juta euro (546 miliar). Cuan Chelsea dalam transfer Hazard ini mencapai 80 juta euro sendiri (1,25 triliun).

Padahal setelah tampil gacor bersama Chelsea, performa Hazard ketika itu mengalami penurunan. Sayangnya, Real Madrid kurang memperhatikan hal itu. Karena pada saat itu Los Galacticos sedang memburu pemain bintang yang telah lama tidak mereka datangkan.

Ousmane Dembele

Transfer Ousmane Dembele ke Barcelona ibarat transfer โ€œbarang pecah belahโ€ yang ditebus dengan harga mahal. Dembele sering keluar masuk meja perawatan ketika dibeli Barcelona. Di sini yang dapat cuan banyak tentu Dortmund.

Cuan yang didapat Dortmund ketika itu hampir mencapai angka 105 juta euro (1,6 triliun). Mengingat Dortmund dulunya hanya membeli Dembele dari klub Prancis, Stade Rennais di musim 2016/17 dengan harga 35 juta euro (546 miliar).

Barcelona berani membeli Dembele di angka 140 juta euro (2,2 triliun) di musim 2017/18 dari Dortmund. Harga yang fantastis bagi pemuda seperti Dembele. Dembele diharapkan dengan performa apiknya bersama Dortmund bisa menambah daya gedor Barca terutama di sisi flank dengan kecepatannya.

Barca dikatakan juga mendapat nilai plus karena bisa berinvestasi dengan pemain muda untuk proses jangka panjang. Namun apa hasilnya sekarang? Kini Dembele nasibnya tak jelas, alias terkatung-katung. Antara diperpanjang kontraknya atau dilepas.

Philippe Coutinho

Rekan Dembele dulu di Barcelona, Philippe Coutinho juga mengalami hal serupa. Ia dibeli dari Liverpool seharga 135 juta euro (2,1 triliun) di musim 2017/18.

Tentu yang gembira dalam hal ini adalah Liverpool, karena berhasil mendapat cuan sekitar 122 juta euro (1,9 triliun) dari penjualan Coutinho. Pasalnya Liverpool dulunya di musim 2012/13 hanya menebus Coutinho dari Inter Milan dengan harga 13 juta euro saja (203 miliar).

Memang sih, jika dilihat pada penampilannya selama di Inter dan Liverpool menunjukan progres yang signifikan. Dan karena itu Barca kesengsem. Barca juga saat itu masih kepepet dalam mencari sosok pengganti Neymar yang hengkang ke PSG.

Coutinho dianggap cocok dengan style Barca, toh juga sama-sama dari Brazil. Namun apa hasilnya? Ia malah tak bisa berkembang di Barca, sempat dipinjamkan ke Munchen, dan akhirnya ditebus Aston Villa dengan harga murah. Hal itu menjadikan transfer Barcelona ketika itu hanyalah sia-sia.

Neymar

Kemudian yang terakhir ada rekan Coutinho di timnas Brazil, Neymar. Mega bintang Brazil ketika itu hampir menjadi banyak sorotan ketika bisa ditebus klausul pemutusan kontraknya dari Barcelona oleh PSG senilai 222 juta euro (3,4 triliun). Sudah gila PSG ini memang, hanya mematikan harga pasaran transfer pemain saja. Transfer dalam tanda kutip โ€œhanya permainan PSG iniโ€ akhirnya benar-benar terjadi di musim 2017/18.

Neymar yang katanya โ€œmenebus dirinya sendiriโ€ itu tak dipungkiri memberikan banyak cuan bagi Barcelona. Barca dapat cuan yang signifikan di angka 134 juta euro (2,1 triliun) dari transfer aneh yang dilakukan klub yang katanya sultan itu. Barca sih senang-senang saja dapat cuan banyak. Pasalnya dulu Barca hanya menebus Neymar dari Santos di musim 2013/14 dengan harga 88 juta euro saja (1,3 triliun).

https://youtu.be/cYRMjIHsAeE

Sumber Referensi : transfermarket, sportskeeda, football365

Berita Bola Terbaru 23 Juni 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini

NEWCASTLE MULAI NEGOSIASI TRANSFER NICK POPE DARI BURNLEY

Newcastle United sedang dalam negosiasi dengan Burnley untuk mendatangkan Nick Pope. Sky Sports melaporkan, pekan lalu Eddie Howe tertarik dengan kiper Inggris dan pembicaraan sekarang sedang berlangsung. Pembicaraan juga berlanjut untuk Sven Botman dan Hugo Ekitike, meskipun mereka siap untuk pindah ke target lain jika kemajuan tidak segera dibuat dengan salah satu pemain.

TONI KROOS TUNDA PERPANJANGAN KONTRAK DI REAL MADRID

Gelandang Real Madrid, Toni Kroos terus menunda keputusan mengenai masa depannya di klub dan belum menandatangani tawaran kontrak baru. Kontraknya sendiri akan habis hingga musim panas 2023 mendatang. Kroos ingin tahu seperti apa level performanya di musim mendatang dan hanya akan diperpanjang jika dia bermain cukup baik.

PINDAH KANDANG, BARCELONA KELUAR DUIT RP 3 TRILIUN

Barcelona akan pindah stadion selama renovasi Camp Nou berlangsung. Klub Catalan telah mengumumkan kesepakatan dengan Dewan Kota agar klub bermain di Stadion Olimpiade Lluis Companys. Kepindahan sementara akan berlangsung sampai musim 2023/24. Dikabarkan, Barcelona harus mengeluarkan biaya hingga 20 juta euro atau setara Rp3 triliun karena akan memindahkan kandang selama Stadion Camp Nou direnovasi.

FABIAN RUIZ DIINCAR 4 KLUB LIGA INGGRIS

Dilansir Metro, Arsenal dan Newcastle United dilaporkan mencoba untuk mengontrak Fabian Ruiz musim panas ini. Napoli bersedia menjual sang gelandang musim panas ini dengan potongan harga, dengan biaya yang dikabarkan hanya 26 juta pounds atau Rp 473 miliar. Selain Arsenal dan Newcastle, Manchester City dan Manchester United juga dikatakan tertarik untuk mendapatkan pemain internasional Spanyol yang kontraknya tinggal satu tahun lagi.

PSV INGIN PULANGKAN LUUK DE JONG

Klub Eredivisie Belanda, PSV Eindhoven dikabarkan memiliki keinginan memulangkan penyerang Luuk de Jong dari Sevilla pada bursa transfer pemain musim panas ini. Dikutip Football-Espana, Rabu (22/6), dikabarkan pelatih anyar PSV, Ruud van Nistelrooy telah menyatakan ketertarikan memboyong de Jong, namun hingga kini belum ada langkah lebih lanjut. Proses transfer de Jong ini belum menemui kata sepakat soal harga, karena Sevilla mematok harga sebesar 6 juta euro atau sekitar Rp 93 miliar. Sedangkan, PSV enggan membayar banderol tersebut.

ROMA DAN INTER BERSAING UNTUK DAPATKAN NACHO FERNANDEZ

Kedatangan Antonio Rudiger kemungkinan bakal mengurangi menit bermain Nacho Fernandez musim depan. Atas dasar itulah Nacho mengintip peluang untuk mencari pelabuhan baru pada musim panas ini. Dilansir Football Espana, dua tim Serie A, AS Roma dan Inter Milan tertarik untuk memboyong sang pemain. Keduanya sejauh ini masih sebatas menyatakan ketertarikan kepada Nacho. Selain itu, mereka menanyakan kepada Madrid soal apakah pemain 32 tahun tersebut mau dijual atau tidak.

INGIN BERTAHAN DI NAPOLI, MERTENS SIAP TERIMA PENURUNAN GAJI

Dries Mertens dikabarkan siap menurunkan gaji di Napoli demi bertahan di Stadion Diego Maradona pada musim depan. Menurut laporan Football Italia, pemain Timnas Belgia diketahui bersedia untuk menurunkan permintaan gaji sebesar 2 juta euro (sekitar Rp 31 miliar) per tahun. Sebelumnya Mertens meminta kesepakatan gaji sebesar 2 juta euro per musim dengan durasi dua tahun dan tambahan 4 juta euro (sekitar Rp 62 miliar). Namun, pihak Napoli enggan menyanggupi permintaan gaji dari sang pemain.

LIVERPOOL NYARIS DAPATKAN JADON SANCHO JIKA GAJI COCOK

Tuntutan gaji pemain Manchester United, Jadon Sancho membuatnya tidak dapat bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2021. Sancho akhirnya bergabung dengan musuh bebuyutan The Reds, menyelesaikan transfer seharga 76,50 juta pounds, dan pemain berusia 22 tahun itu menyetujui kesepakatan yang mencangkup gaji 270 ribu pounds per minggu. Seandainya Sancho terbuka untuk memotong tuntutan gajinya menjadi 135 ribu pounds per minggu, dia akan pindah ke Merseyside sebagai gantinya.

PSG TAWARKAN NEYMAR JR KE JUVENTUS, TAPIโ€ฆ..

Raksasa Ligue 1 PSG dilaporkan siap berpisah dengan Neymar Jr pada bursa transfer musim panas ini. Adapun klub Italia Juventus diberitakan tertarik mendapatkan servis bintang asal Brasil. Football Italia mengklaim bahwa Neymar diusulkan ke Juventus dengan status pinjaman. Akan tetapi, upah sebesar 30 juta euro atau setara dengan Rp 468 miliar untuk Neymar adalah masalah utama bagi Juventus. Jika tawaran dari PSG disanggupi, maka Neymar akan menambah daftar pemain bintang yang menghiasi Serie A musim depan.

AL-KHELAIFI: MBAPPE BERTAHAN BUKAN KARENA UANG

Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al Khelaifi buka suara soal rumor Kylian Mbappe yang memperpanjang kontrak dengan Les Parisiens demi uang. Pria asal Qatar itu menyebut, Mbappe hanya ingin mewakili kota dan negaranya. Pebisnis 48 tahun itu menolak sepenuhnya tuduhan yang dilayangkan Real Madrid kepada PSG. Bahkan, ia secara terang-terangan menyebut penawaran Los Blancos sejatinya lebih baik dari Les Pariens.

RESMI SADIO MANE HIJRAH KE BAYERN MUNCHEN

Bayern Munchen menyudahi spekulasi transfer Sadio Mane. Die Roten resmi memperkenalkan bintang Liverpool itu sebagai rekrutan baru mereka, Rabu (22/6). Striker berkebangsaan Senegal tersebut dikontrak hingga tahun 2025. Mane dilaporkan ditebus Bayern seharga 27,4 juta Pound atau setara Rp 497 miliar, dengan klausul bonus yang bisa mencapai 7,7 juta pound jika berhasil memenuhi jumlah penampilan tertentu serta meraih gelar di level klub dan juga individu.

MU RELA TURUNKAN BANDEROL TRANSFER DEMI LEPAS MARTIAL DAN BAILLY

Manchester United siap menempuh berbagai cara untuk bisa segera mengakhiri kerjasama dengan Anthony Martial dan Eric Bailly. MU bahkan siap menanggung kerugian dengan melepas dua pemain tersebut jauh di bawah nilai transfer kala merekrut keduanya. Khusus untuk Martial, MU siap melepas bomber asal Prancis itu dengan banderol transfer sebesar 20 juta pounds. Sementara Bailly siap dilepas dengan nilai transfer sebesar 8,5 juta pounds.

SEKELOMPOK FANS LIVERPOOL DESAK MENTERI PRANCIS MUNDUR

Insiden di final Liga Champions yang digelar di Saint Denis membuat sekelompok fans Liverpool geram. Fans Liverpool itu kemudian mendesak Menteri Prancis, Gerald Darmanin, mundur dari jabatannya. Darmanin sebelumnya menuding fans Liverpool biang kerok kerusuhan di Paris. Belakangan Kepolisian Prancis meluruskan hal tersebut dan menyatakan bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi.

FIORENTINA BAKAL DIBAYAR KONSORSIUM ARAB SAUDI

Klub papan tengah Liga Italia, Fiorentina, bersiap berubah menjadi klub kaya raya usai muncul kabar pembelian oleh konsorsium Arab Saudi seharga seharga 350 juta euro atau Rp 5,4 triliun. Hal ini disebabkan niat dari pemilik Fiorentina saat ini, Rocco B. Commisso, selepas membeli klub dari pengusaha, Della Valle bersaudara pada 2019 yang mulai luntur dalam beberapa pekan belakangan. Pasalnya, Commiso disebut-sebut mulai frustasi dengan keadaan sepak bola Italia yang menurutnya semakin kacau.

PELATIH ITALIANO PERPANJANG KONTRAK DI FIORENTINA

Vincenzo Italiano sudah meneken kontrak perpanjangan satu tahun melatih Fiorentina yang akan membuatnya tetap bersama klub Serie A itu hingga 2024. Football Italia melaporkan kesepakatan baru membuat Italiano digaji 1,7 juta euro (Rp 26,5 miliar). Pelatih berusia 44 tahun itu menukangi Fiorentina musim panas lalu dan memimpin klub Tuscan finis urutan ketujuh Serie A sehingga masuk kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak 2016.

RAMSEY MINTA RP 62 MILIAR UNTUK TINGGALKAN JUVENTUS

Aaron Ramsey dikabarkan meminta 4 juta euro atau sekitar Rp 62 miliar kepada Juventus untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat pada bursa transfer pemain musim panas ini. Dikutip Football Italia, Ramsey masih memiliki kontrak di Juventus hingga Juni 2023 dan ia menjadi salah satu penerima gaji terbesar di dalam skuad Bianconeri. Kabarnya, Juventus bersedia membayar 2 juta euro (sekitar Rp 31 miliar), berselisih dua juta euro dari yang dinginkan Ramsey.

PAUL POGBA SELANGKAH LAGI PULANG KE JUVENTUS

Paul Pogba selangkah lagi pulang ke Juventus. Untuk saat ini, Pogba masih membahas durasi kontrak. Dia punya opsi menerima kontrak berdurasi empat tahun, atau tiga tahun dengan opsi perpanjangan. Pogba kemudian bakal melakukan tes medis bersama Si Nyonya Tua awal bulan depan. Dia diperkirakan akan menjalaninya pada periode 5 hingga 8 Juli 2022 mendatang.

DELAPAN STAF MEDIS AKAN DIADILI ATAS KEMATIAN MARADONA

Delapan staf tenaga medis akan diadili atas dugaan kelalaian kriminal dalam kematian legenda Argentina, Diego Maradona. Hal itu berdasarkan putusan pengadilan yang diumumkan Rabu (22/6). Dikutip Football Italia, pengadilan belum menetapkan tanggal untuk pelaksanaan persidangan tersebut. Menurut jaksa, kematian Maradona pada 2020 disebabkan oleh kelalaian pengasuhnya yang meninggalkannya selama rawat inap di rumah.

EKS GELANDANG REAL MADRID UMUMKAN PENSIUN

Mantan gelandang bertahan Real Madrid, Javi Garcia memutuskan gantung sepatu dalam usia 35 tahun. Klub asal Portugal, Boavista menjadi klub terakhir yang diperkuat pemain yang pernah membela Manchester City tersebut. Sebagai informasi tambahan, kontrak Garcia bersama Boavista, klub yang dibela sejak 2020, sebenarnya baru berakhir pada 2023 mendatang.ย 

INTER MILAN LANJUTKAN NEGOSIASI DENGAN DYBALA

Inter Milan dikabarkan mulai melanjutkan komunikasi dengan penyerang Paulo Dybala pada bursa transfer pemain musim panas ini. Inter melanjutkan negosiasi dengan Dybala setelah sebelumnya fokus merampungkan proses mendatangkan Romelu Lukaku dari Chelsea dengan status pinjaman. Inter dilaporkan kini melakukan negosiasi dengan Fabrizo De Vecchi ketimbang melalui agen Dybala, Jorge Antun, yang dikabarkan meminta komisi cukup tinggi.

KAHN MASIH PERCAYA LEWANDOWSKI BERTAHAN DI BAYERN

Oliver Kahn selaku Direktur Bayern Munchen memberikan update terbaru mengenai masa depan Lewandowski. Kahn mengatakan bahwa sejauh ini situasinya Lewandowski masih menjadi pemain Bayern Munchen. Pria berusia 53 tahun itu juga menegaskan bahwa dirinya masih percaya Lewandowski pada akhirnya akan bertahan di Bayern Munchen.

PEROMBAKAN BERLANJUT, MARINA GRANOVSKAIA TINGGALKAN CHELSEA

Otak transfer Chelsea, Marina Granovskaia, resmi meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Olahraga. Kepergian Marina menjadi pertanda, kalau era Roman Abramovich resmi berakhir. Meski tak lagi masuk dalam jajaran direksi klub, Marina telah setuju untuk membantu Chelsea selama bursa transfer musim panas 2022 agar transisi kepengurusan bisa berjalan mulus.

CALHANOGLU SERANG BALIK IBRAHIMOVIC

Hakan Calhanoglu menjadi sasaran ledek Zlatan Ibrahimovic saat merayakan Scudetto AC Milan. Setelah sebulan berlalu, Calhanoglu serang balik Ibra. Pemain Inter Milan itu memberikan keterangan soal sindiran Ibra kepada dirinya. “Dia adalah pria berusia 40 tahun, bukan 18 tahun, jadi saya tidak akan melakukan hal semacam itu di usianya. Dia hanya suka menjadi pusat perhatian. Dia tidak berkontribusi pada Scudetto musim ini, dia jarang bermain, tetapi akan melakukan segalanya untuk menjadi fokus,” kata Calhanoglu.

RONALDO KHAWATIR DENGAN AKTIVITAS TRANSFER MU

Pergerakan Manchester United di bursa transfer musim panas 2022 terbilang lesu. Sejauh ini, The Red Devil belum mendatangkan siapa pun ke Old Trafford. Diwartakan Metro, hal tersebut membuat Cristiano Ronaldo khawatir. Bahkan megabintangย  Portugal tersebut bakal mempertimbangkan untuk meninggalkan Setan Merah jika klub tak kunjung melakukan pembaruan skuad. Ronaldo jelas ingin menghabiskan tahun-tahun terakhirnya sebagai pesepak bola dengan raihan gelar.

BELA RANS FC, RONALDINHO SIAP BERAKSI DI MALANG

Ronaldinho, mantan pemain PSG, Barcelona, dan AC Milan akan hadir di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Dia rencananya bakal memperkuat klub Liga 1 RANS Nusantara FC pada laga trofeo menghadapi Arema FC dan Persik Kediri, Minggu (26/6) malam. Selain meramaikan laga eksibisi, legenda hidup sepak bola berusia 42 tahun itu akan memberikan coaching clinic sekaligus meet and greet dengan para fans.

7 Transfer Pertukaran Pemain Paling Aneh

0

Normalnya, pertukaran pemain tak memberikan cerita menarik. Karena pasti begitu-begitu saja. Pertukaran pemain biasanya melibatkan klub yang sedang mengalami kesusahan finansial. Tapi harus tetap mendatangkan pemain baru guna memperbaiki performa klub.

Namun, pertukaran pemain tak selamanya kurang dilirik. Beberapa pertukaran justru meninggalkan cerita unik. Bahkan terkadang alasan dari klub-klub yang rela menukar pemainnya itu cukup aneh dan tak masuk di akal. Nah, berikut daftar transfer pertukaran pemain paling aneh yang pernah terjadi.

Alexis Sanchez Tukar Henrikh Mkhitaryan

Yang pertama dan mungkin jadi yang paling terkenal adalah pertukaran Alexis Sanchez dengan Henrikh Mkhitaryan pada tahun 2018. Pertukaran aneh ini jadi buah bibir di seantero negeri lantaran melibatkan dua klub raksasa Inggris, Manchester United dan Arsenal.

Ketika pertukaran terjadi, semua pasang mata tertuju pada Manchester United yang mendapatkan Sanchez. Pengumuman kedatangan yang berlebihan itu menimbulkan ekspektasi yang menjulang tinggi. Ia digadang-gadang bakal jadi the next Robin Van Persie yang berhasil membantu MU menjuarai liga setelah pindah dari Arsenal pada awal musim 2012/2013.ย 

Namun, Sanchez malah gagal memenuhi ekspektasi publik. Ia hanya mencetak 5 gol dari 45 pertandingan. Mkhitaryan juga demikian, ia kesulitan di London dan akhirnya dilepas ke AS Roma. Tentu ini kesepakatan yang merugikan bagi kedua klub. Terutama bagi United, mereka telah sia-sia mengeluarkan uang banyak (350 ribu pound/Rp6 miliar) untuk menggaji Sanchez.

Nemanja Matic Tukar David Luiz

Pertukaran ini terjadi hanya karena Chelsea ingin mendapatkan David Luiz dengan lebih mudah dari Benfica pada 2011. Maka, The Blues menawarkan mahar sebesar 25 juta euro atau sekitar Rp391 miliar plus Nemanja Matic yang kala itu masih berusia 22 tahun.ย 

Matic jadi korban kesekian Chelsea yang kerap menimbun pemain namun tak mampu memberikan kepastian pada sang pemain. Transfer pun berhasil, dan Chelsea tentu saja merasa beruntung bisa mendatangkan bek tengah kaliber David Luiz.

Bek Brasil itu sukses mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Champions 2011/2012 dan Liga Europa musim berikutnya. Namun, Benfica juga untung ketika mendapatkan Matic lantaran sang pemain membantu Benfica menjuarai Liga Portugal 2013/2014.ย 

Yang jadi masalah adalah Chelsea malah kembali mendatangkan Matic pada tahun 2014. Anehnya lagi, mereka rela menebus pemain Serbia itu dengan 25 juta euro, uang yang sama untuk mendatangkan Luiz. Jika pada akhirnya dibeli lagi, kenapa dimasukan dalam kesepakatan? Berkat transfer ini, Benfica untung dua kali lipat.

Cillessen Tukar Neto

Pertukaran pemain antara penjaga gawang yang memiliki kualitas sama baiknya cukup jarang terjadi di sepakbola. Toh jika kualitasnya tak jauh berbeda, ngapain ditukar? Buang-buang waktu saja.

Nyatanya ada alasan tertentu yang membuat pertukaran Jasper Cillessen dari Barcelona dan Neto dari Valencia harus dilakukan. Alasannya karena Valencia pada tahun 2019 berpotensi melanggar aturan Financial Fair Play lantaran melewati ambang batas kerugian.

Oleh karena itu, Valencia berniat menjual Neto. Soal siapa yang akan menggantikannya itu urusan nanti. Prioritas Valencia adalah mendapat uang sebelum musim berakhir. Barcelona ternyata mau membeli Neto dan merampungkan transaksi sebelum musim tanggal 1 juli. Dan beruntungnya, Blaugrana juga ingin menjual Cillessen yang cuma jadi pelapis Ter Stegen.

Skemanya adalah Barcelona membayar 35 juta euro (Rp548 miliar) termasuk bonus terlebih dahulu untuk Neto. Transaksinya dilakukan pada 30 Juni. Sementara itu, Valencia membeli Cillessen senilai 35 juta euro pada 1 Juli, atau setelah masuk tahun fiskal baru. Dengan skenario seperti itu Valencia berhasil lolos dari sanksi FFP.

Samuel Eto’o Tukar Zlatan Ibrahimovic

Pertukaran aneh ini juga melibatkan Barcelona. Keputusan El Barca untuk menukar Samuel Etoโ€™o dengan striker Inter Milan, Zlatan Ibrahimovic menimbulkan pertanyaan. Padahal Etoโ€™o baru saja membantu klub meraih treble dan menyumbang 36 gol musim 2008/2009.ย 

Terlebih, kesepakatan ini mengharuskan Barca menambahkan uang sebesar 69 juta euro atau sekitar Rp1 triliun lebih apabila dikonversi berdasarkan kurs sekarang. Jika Etoโ€™o dirasa sukses, kenapa harus diganti sehingga mengeluarkan uang yang begitu banyak? begitu kira-kira.

Dengan uang sebesar itu, Ibra hanya bertahan semusim di Barca. Mereka harus rela menjual rugi sang pemain ke AC Milan yang hanya mau membayar 24 juta euro (Rp376 miliar) untuk sang pemain. Klub Catalan itu juga harus rela melihat sang mantan berjaya bersama Inter. Etoโ€™o kembali meraih treble di musim debutnya bersama Inter.

Francesco Coco Tukar Clarence Seedorf

Dua musim sebelum transfer pertukaran Etoโ€™o dan Ibrahimovic terjadi, Inter sudah lebih dulu merugi dalam transfer barter. Kala itu Inter merasa tertipu ketika menukar gelandang sarat pengalaman, Clarence Seedorf dengan bek kiri AC Milan, Francesco Coco.ย 

Tentu ini kesepakatan yang tak masuk akal bagi Nerazzurri. Bisa-bisanya mereka menukar gelandang kuat nan kreatif dengan pemain yang masih berjuang dengan permasalahan cederanya. Dan benar saja, Coco yang rawan terkena cedera ternyata tak berguna sama sekali. Ia hanya mencatatkan 40 penampilan selama 3 musim membela Inter.

Sedangkan di sisi lain kota Milan, betapa beruntungnya mereka mendapatkan pemain macam Seedorf. Pemain Belanda itu menjadi pemain andalan Milan. Ia menjadi legenda tim setelah bermain selama 10 musim dan turut mempersembahkan 9 trofi termasuk trofi Serie A dan Liga Champions untuk Rossoneri.ย 

Fabio Cannavaro Tukar Fabian Carini

Pertukaran tak masuk akal kali ini berawal dari akal-akalan guru transfer Juventus di masa lalu, yaitu Luciano Moggi. Lagi-lagi pertukaran ini melibatkan Inter yang berhasil ditipu habis-habisan lantaran mau merelakan bek kelas dunia Fabio Cannavaro ke klub rival pada 2004.ย 

Kala itu, Fabio Cannavaro memang kerap dibekap cedera, sehingga Inter mau melepasnyaย  dengan tebusan uang 10 juta euro (Rp154 miliar) ditambah kiper Uruguay, Fabian Carini yang keadaannya di Juve juga sudah terpakai.

Dari tanpa trofi selama dua musim bersama Inter, Cannavaro pun sukses merengkuh scudetto Serie A dua musim beruntun bersama Juve. Meski akhirnya kedua piala itu ditarik dan salah satunya diberikan pada Inter karena Juventus tersangkut skandal Calciopoli 2006, Permainan Cannavaro jauh meningkat selama membela La Vecchia Signora.ย 

Selain itu, Cannavaro juga berhasil memimpin tim nasional Italia menjuarai Piala Dunia 2006, meraih Ballon dโ€™Or di tahun yang sama. Sementara itu, Inter hanya memasang Carini sebagai kiper ketiga.

Arthur Melo Tukar Miralem Pjanic

Pertukaran pemain antara Barcelona dan Juventus yang melibatkan Arthur Melo dan Miralem Pjanic, pada musim panas 2020 ternyata menjadi kesepakatan pertukaran yang tidak menguntungkan bagi pihak mana pun.

Dilansir The Guardian, meski pada akhirnya klub Catalan itu mendapatkan tambahan uang tunai sekitar 10 juta euro atau Rp156 miliar, tetapi dari sudut pandang sepakbola, menukar Pjanic dengan Arthur adalah keputusan yang aneh.

Kesepakatan jadi aneh lantaran Arthur saat itu dianggap memiliki masa depan yang cerah bersama Blaugrana. Pemain berusia 25 tahun itu telah mengantongi 70 penampilan untuk Barcelona. Sementara itu, pemain muda potensial justru ditukar dengan gelandang 30 tahun yang tak lagi jadi pilihan utama di lini tengah Juventus.

Allhasil, Arthur kesulitan beradaptasi dengan permainan Juventus. Hal serupa juga dialami oleh Pjanic di Barca. Bahkan ia hanya bertahan semusim sebelum akhirnya dipinjamkan ke Besiktas.

https://youtu.be/05MKIruxJ_Q

Sumber: Sportskeeda, Ligalaga, Fourfourtwo, Bolaskor, Transfermarkt

Pemain Ini Raih Gelar Hebat Meski Nyaris Tidak Bermain

0

Jika kita melihat dua pemain Tottenham Hotspur, Harry Kane dan Son Heung-Min, bisa jadi kita akan merasakan kegetiran. Kedua pemain itu bermain sangat optimal dan penuh semangat bersama The Lilywhite. Namun nasibnya sangat mengenaskan.

Walaupun tampil luar biasa, beberapa kali mendapat ganjaran individu, seperti Son Heung-Min kemarin, ia dan Harry Kane belum pernah menyabet satu pun trofi. Entah apa yang mereka rasakan hari ini. Tapi yang pasti, pemain hebat tanpa trofi seperti sayur tanpa garam.

Apalagi untuk meraih trofi, sebenarnya bukan perkara rumit. Buktinya, beberapa pemain berikut ini justru berhasil menyabet gelar bergengsi. Namun, jangan berpikir mereka-mereka tampil sangat gahar dan menunjukkan performa impresif. Tidak sama sekali.

Pemain-pemain berikut ini justru bisa dengan mudah mendapatkan gelar. Walaupun hampir tanpa bermain, atau dengan kata lain minim kontribusi. Siapa saja pemain-pemain tersebut?

Jeremy Mathieu (Barcelona)

Bek berkebangsaan Prancis, Jeremy Mathieu datang ke Barcelona dengan banderol yang lumayan. Pada musim 2014-15, FC Barcelona mendatangkan Mathieu dari Valencia dengan biaya 20 juta euro (sekitar Rp313 miliar). Padahal sebelumnya Valencia sendiri membeli Mathieu tanpa biaya dari Toulouse.

Kehadiran Mathieu untuk menjawab kebutuhan Luis Enrique di jantung pertahanan. Meskipun Barca ketika itu masih memiliki pemain seperti Gerard Pique, Dani Alves, dan Jordi Alba. Dan iya, Jeremy Mathieu hadir hanya untuk menghangatkan bangku cadangan.

Mathieu jarang sekali bermain. Bahkan kalau ditotal dari pertama kali masuk ke Blaugrana sampai hengkang dari sana, Mathieu hanya bermain sebanyak 90 kali. Jumlahnya masih lebih sedikit dari ketika ia bermain di Sporting CP, yang mencapai 106 kaps.

Uniknya walaupun jarang bermain, Jeremy Mathieu menyabet sembilan trofi bergengsi bersama Blaugrana. Salah satunya adalah ketika Barcelona meraih gelar Liga Champions musim 2014-15. Kala itu, Mathieu hanya bermain sebanyak 7 kali.

Kiko Casilla (Real Madrid)

Kiko Casilla merupakan kiper asli Real Madrid. Ia dididik di akademi Real Madrid. Namun pergulatan nasibnya lebih sering dipinjamkan oleh El Real. Tercatat Casilla pernah menjalani masa peminjamannya di Cadiz dan Cartagena, serta pernah bermain untuk Espanyol.

Walaupun, Kiko Casilla juga pernah masuk dalam skuad utama Real Madrid. Itu setelah ia kembali dari Espanyol pada musim 2015-16. Namun, ia hanya menjadi pilihan kedua di Real Madrid. Karena ketika itu Los Merengues masih memiliki Keylor Navas.

Zinedine Zidane lebih sering memainkan Navas daripada Casilla. Tapi berada di klub jaminan juara seperti Real Madrid adalah keuntungan buat Casilla. Walau hanya jadi penghangat bangku cadangan.

Sebab, di Madrid lah Kiko Casilla mendapatkan banyak sekali trofi prestisius. Ia berhasil menggamit tiga trofi Liga Champions dan tiga trofi Piala Dunia Antarklub. Hebatnya Casilla melakukan itu tanpa harus berkontribusi banyak untuk Real Madrid.

Seperti halnya ketika Los Galacticos meraih trofi Liga Champions musim 2015-16. Waktu itu, Casilla hanya bermain dua kali saja untuk bisa mengangkat trofi.

Pada Liga Champions berikutnya ia hanya tampil sekali, dan pada musim berikutnya lagi Casilla bermain dua kali. Artinya, ia yang hanya bermain lima kali saja bisa mendapatkan medali Liga Champions.

Tomasz Kuszczak (Manchester United)

Kiper berkebangsaan Polandia, Tomasz Kuszczak bermain untuk Manchester United sejak tahun 2006 sampai 2012. Namun walaupun dari segi kualitas, Kuszczak sebenarnya lumayan baik, ia hanya bisa mengisi bangku cadangan.

Kuszczak harus menerima kenyataan bahwa dirinya cuma kiper pelapis. Dan sebagaimana kiper pelapis, tentu Kuszczak akan jarang bermain. Begitulah ketika ia berada di Setan Merah.

Tomasz Kuszczak sangat jarang bermain untuk Setan Merah. Sepanjang kariernya bersama The Red Devil, Kuszczak hanya bermain sebanyak 61 kali. Namun soal trofi, Kuszczak jauh lebih banyak dari Antonio Di Natale, sang legenda Udinese itu.

Kuszczak setidaknya sudah menyabet empat gelar Liga Inggris. Ia juga meraih satu trofi Liga Champions dan satu lagi trofi Piala Dunia Antarklub. Pada waktu MU meraih empat trofi Liga Inggris tahun 2007, 2008, 2009, dan 2011, Kuszczak hanya bermain 24 kali dan 4 berasal dari bangku cadangan.

Thomas Vermaelen (Barcelona)

Thomas Vermaelen memetik masa emasnya ketika memperkuat Barcelona. Bersama raksasa Spanyol itu, ia berhasil meraih 11 trofi mayor. Beberapa di antaranya adalah 4 trofi La Liga, 2 trofi Piala Dunia Antarklub, 3 trofi Copa Del Rey, 1 trofi Liga Champions, dan 1 trofi Piala Super Eropa.

Sebelumnya, ia memang dibeli Barcelona seharga 19 juta euro (sekitar Rp297 miliar) dari Arsenal pada musim 2014-15. Yup, benar sekali, musim di mana Barcelona sedang menyemai kesuksesan. Untunglah Vermaelen menerima tawaran Barca, sehingga ia turut mendulang keberhasilan.

Namun, di awal kedatangannya di Barcelona, Vermaelen justru mengalami cedera. Jadi debutnya pun mesti tertunda. Belum lagi Vermaelen harus menjalani operasi terlebih dahulu pada Desember 2014, dan baru bisa kembali antara 4-6 bulan.

Sekembalinya Vermaelen dari cedera, ia justru sering duduk-duduk saja di bench pemain. Pada musim pertamanya itu, Vermaelen bahkan hanya bermain sekali saja. Kalau ditotal, Vermaelen hanya bermain sebanyak 53 kali saja selama di Barcelona.

Jose Manuel Pinto (Barcelona)

Menjadi kiper cadangan memang harus terima nasib. Lebih sering menghiasi bangku cadangan dan hanya bisa melihat kiper lain bermain di atas lapangan. Begitulah nasib Jose Manuel Pinto. Penjaga gawang pilihan kedua FC Barcelona.

Dari awal, Pinto yang dibeli gratis dari Celta Vigo memang datang hanya untuk mengisi pos kiper cadangan. Karena Blaugrana pada waktu itu sudah memiliki kiper luar biasa dalam diri Victor Valdes. Maka, wajar saja kalau akhirnya Pinto hanya menghiasi bangku cadangan, atau bermain dari sana.

Namun, Pinto ini beruntung banget. Ia yang memperkuat Barcelona, walaupun hanya bermain sebanyak 89 kali, tapi bisa meraih banyak trofi. Mulai dari 3 trofi La Liga, 2 Copa del Rey, 1 Piala Dunia Antarklub, dan 1 gelar Liga Champions. Oh iya, for your information aja nih, dalam meraih tiga gelar La Liga itu, Pinto hanya bermain tak lebih dari 15 kali.

Mariano Diaz (Real Madrid)

Betapa bahagianya Mariano Diaz meraih gelar Liga Champions keduanya bersama Real Madrid pada musim 2021-22. Yup, sebelumnya, Diaz sudah melakukan itu pada musim 2016-17. Ini adalah prestasi yang luar biasa yang pernah diraih pemuda Republik Dominika.

Hebatnya lagi, ia melakukan itu tanpa harus susah payah mengejar gol. Lha bagaimana mengejar gol, kalau bermain saja jarang? Diaz sendiri merupakan mantan pemain muda Real Madrid, yang memulai debutnya pada 2016.

Saat debut, langsung juara Liga Champions, dahsyat! Tapi jangan dibayangkan karier Mariano Diaz sedahsyat itu di Real Madrid. Karena buktinya pada gelar Liga Champions pertamanya, Diaz hanya bermain sekali. Iya, sekali saja.

Pada musim yang sama, dan ketika itu Real Madrid juga juara La Liga, Diaz yang baru mentas tak mendapatkan banyak menit bermain. Ia hanya turun di delapan pertandingan La Liga musim itu. Jadi, jika ditotal, Diaz hanya bermain 73 kali dan mencetak 12 gol saja untuk Real Madrid.

Douglas Santos (Barcelona)

Barangkali nama Douglas Pereira dos Santos hanya dikenal oleh beberapa fans Barcelona saja. Ya wajar sih, apalagi sejak Barca mendatangkannya dari Sao Paulo dengan banderol 4 juta euro (sekitar Rp62 miliar) pada 2014, ia jarang sekali bermain. Karena itulah ia lebih sering dipinjam klub-klub lain, mulai dari Sporting Gijon, Benfica, sampai Sivasspor.

Namun, walau sekadar pelapis, Douglas beberapa kali turun. Meski jumlah kapsnya bersama Blaugrana bisa dihitung dengan jari. Total, ia hanya memainkan delapan pertandingan saja untuk Barcelona. Meskipun begitu, Douglas berhasil membawa banyak trofi dan medali. Salah satunya ketika ia terlibat dalam treble yang diraih Barcelona pada musim 2014-15.

https://youtu.be/LErhAzuX7rc

Sumber referensi: Sportube, Quora, SoccerLaduma, Transfermarkt

Beban Berat Nagelsmann Agar Bayern Munchen Kembali Kuasai Eropa

Raksasa Bundesliga, Bayern Munchen kini kembali mendapat sorotan setelah bereksperimen dengan pelatih barunya yang muda dan gaul itu, tak lebih baik dari para pendahulunya terutama di kancah Eropa. Karena soal domestik, itu nggak usah dibahas lagi. Target The Bavarian tiap musimnya, jelas Liga Champions.

Oleh sebab itu, keberadaan Julian Nagelsmann yang gagal, dipertanyakan. Bayern Munchen di era Nagelsmann mengalami perubahan yang signifikan. Ia punya cara sendiri untuk membangun Die Roten.

Munchen Gaya Baru

Munchen era Nagelsmann berbeda dengan era sebelumnya. Meskipun kurang lebih secara pemain memiliki kesamaan. Bedanya, Munchen era Nagelsmann ini mempunyai ciri khas. Nagelsmann yang berstatus pelatih menaruh gaya fleksibel khas anak muda, yang taktiknya dipadukan dengan gaya bermain khas Jerman. Hal itu menghadirkan nuansa baru di Bayern Munchen.

Selain itu, Nagelsmann dianggap cocok membangun Munchen dalam jangka panjang. Direktur olahraga The Bavarians, Hasan Salihamidzic berterus terang mengenai Nagelsmann. Ia yakin bahwa ide Nagelsmann sangat penting bagi klub. Apalagi ia telah menunjukkannya saat melatih RB Leipzig.

Kehadiran Nagelsmann di Munchen sangat diharapkan untuk mengulangi kesuksesan Hansi Flick ketika meraih sextuple di musim 2019/20. Bersama Flick, Munchen mampu tampil dominan dengan para pemain matang macam Thiago, Alaba, Perisic, Coutinho, maupun Boateng. Kini pemain-pemain tadi telah pergi, dan Nagelsmann lebih percaya pada pemain muda.

Kalau diingat, polanya Nagelsmann hampir menyerupai Niko Kovac, pelatih Munchen musim 2018/19. Meskipun secara taktik dan pola permainan berbeda jauh, kesamaan Nagelsmann dan Kovac ada pada segi investasi kepada para pemuda.

Hal itu seperti apa yang telah Nagelsmann lakukan di klub-klub sebelumnya. Ia yang merupakan bekas murid dari Tuchel maupun Rangnick juga tak sedikit membawa pengaruh taktiknya di Munchen sekarang.

Nagelsmann dalam beberapa kesempatan sering mengubah pola pakem ala Munchen dengan 4-2-3-1 menjadi 3-4-1-2 atau 3-4-3. Dengan memanfaatkan kapasitas attacking bek sayapnya, yaitu Davies dan Pavard untuk jadi wing back.

Gaya baru Nagelsmann secara permainan pun cenderung taktis dengan intensitas tekanan ala gegenpressing. Namun, taktik yang begitu kadang menuai cibiran. Apalagi jika Munchen mendapat hasil minor.

Musim Pertama Yang Overthinking Dan Arogan

Dengan gaya baru yang dibawa Nagelsmann banyak menuai pertentangan di kalangan fans. Para penggemar mengatakan bahwa Nagelsmann seharusnya tidak menyamakan Munchen dengan klub yang pernah ia latih. Namun, Nagelsmann tak bergeming dan terus jalan dengan apa yang diyakininya. Ia tak jarang bersikap kepedean dan sedikit arogan dalam menerapkan gaya barunya ini.

Publik sepak bola Jerman juga acap kali menilai Nagelsmann sebagai sosok yang memikirkan sesuatu secara berlebihan. Nagelsmann adalah sosok yang terkadang overthinking, terutama dalam hal taktik. Hal itu tercermin pada duel leg kedua melawan Villarreal. Nagelsmann memakai formasi 3-2-4-1. Formasi ini berbeda dengan yang dipakai Bayern pada empat laga sebelumnya, yang selalu memakai 4-2-3-1.

Nagelsmann sangat sering mengubah formasi Bayern. Bukan hanya itu, Nagelsmann juga sering mengubah peran pemain. Jamal Musiala adalah contoh paling signifikan. Dia sempat dimainkan sebagai pivot, padahal bakat besarnya adalah bermain lebih menyerang.

Sah-sah saja sih dalam sepakbola, seorang Pep pun juga sering melakukannya. Namun Nagelsmann harus tahu resikonya. Ketika sistem yang diubahnya itu tak berjalan, artinya ia harus siap untuk dihakimi. Publik pun sudah kadung kecewa ketika Munchen menuai kegagalan di Liga Champions.

Penampilan Munchen era Nagelsmann di liga domestik juga terbilang buruk atau mengalami penurunan dari pendahulunya. Dari segi poin maksimal, Nagelsmann hanya mencapai 77 poin. Padahal sebelumnya, Flick pernah mencapai 78 poin begitu juga Kovac. Bahkan Pep pernah mencapai 90 poin, Heynckes 91 poin, serta Ancelotti yang pernah mencapai 84 poin. Artinya ini adalah total perolehan pon terminim klub dalam 10 tahun terakhir.

Dan ini adalah PR sekaligus alarm bagi Nagelsmann. Dari segi prestasi ia masih dianggap gagal. Munchen hanya dibawanya sampai perempat final Liga Champions dan hasil di Bundesliga yang kurang mengesankan. Ditambah sikapnya yang memberontak secara taktik dan sikap, membuat dirinya mungkin akan dihakimi manajemen musim depan kalau tidak ada perubahan berarti.

Mane, Mazraoui, Gravenberch Siapa Lagi?

Nagelsmann tak berdiam diri. Dia tau apa yang dicapainya musim ini masih kurang dari sempurna. Ia bergerak cepat untuk memperbaiki skuad musim depan dengan beberapa evaluasinya. Manajemen pun masih memberinya kesempatan untuk membuktikan musim depan.

Nagelsmann ini sepertinya benar-benar ingin membawa gaya baru dengan pemain-pemain yang hanya diinginkannya. Ia lebih suka membawa pemain yang sudah dikenal seperti Upamecano dan Sabitzer dari Leipzig. Dia ingin Munchen menjadi rasa Nagelsmann. Bahkan kabarnya para pemain lama Munchen, seperti Lewandowski maupun Muller kurang suka dengan gaya melatih Nagelsmann yang seperti ini.

Kini ia harus sadar dengan caranya yang seperti itu, ia kurang berhasil dan ia harus bergerak dengan cara lain. Akhirnya ia pun bergerak cepat dengan mendatangkan dua pemain Ajax sekaligus, dan lagi-lagi itu adalah gaun muda. Bek kanan Mazroui dan gelandang Ryan Gravenberch. Kemudian ia akhirnya mendatangkan saga transfer Sadio Mane dari Liverpool. Tak berhenti sampai di Sadio Mane, Nagelsmann kini kembali diperkirakan akan membawa mantan pemainnya dari Leipzig, yaitu Konrad Laimer.

Lalu apa yang dilihat dari pembelian para pemain ini? Di bek kanan, kedatangan Mazroui menjadi jawaban. Atau juga Mazroui bersama Davies lebih difungsikan untuk menyerang sebagai wing back dengan format 3 bek.

Kemudian kedatangan Gravenberch menjadi penguat lini tengah bersama Kimmich dan Goretzka setelah kehilangan Marc Roca dan Tolisso. Nah, bagaimana dengan Mane? Ya, sepertinya hampir pasti Nagelsmann sudah tak mau lagi bermain dengan striker number 9 seperti Lewandowski. Ia mungkin akan membuat varian penyerangan baru melalui false nine dengan Muller, Sane, Gnabry, Musiala, Koman, dan Mane.

Namun, dari semua itu sepertinya Nagelsmann melupakan sosok bek tengah. Ia hampir kehabisan amunisi, karena kehilangan Niklas Sule. Yang tersisa hanya Dayot Upamecano yang bisa jadi andalan, sedangkan pemain lain seperti Bouna Sarr, Stanisic, maupun Nianzou masih meragukan lantaran masih muda dan minim pengalaman.

Walau sebetulnya Nagelsmann masih memiliki Lucas Hernandez dan Benjamin Pavard yang bisa jadi alternatif. Keduanya bisa ditempatkan di sisi bek tengah. Tapi apa mungkin cukup dengan itu? Tentu saja tidak. Demi kedalaman skuad, menambah bek tengah tidak ada salahnya bagi Munchen.

Sekarang dengan segala pembaharuan yang didukung manajemen, tak ada alasan lagi Munchen tak berprestasi lebih di musim depan. Mau itu dengan cara Nagelsmann atau yang lain, terpenting Munchen mendapat hasil yang lebih dari musim ini terutama di Liga Champions. Karena kalau hanya Bundesliga, pelatih medioker sekelas Arteta pun bisa.

https://youtu.be/JB8iMxbGJCs

Sumber Referensi : uk.sports, sportingnews, bundesliga

Berita Bola Terbaru 22 Juni 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini

LIVERPOOL TERTARIK PADA MARCO ASENSIO

Daftar peminat Marco Asensio di musim panas ini semakin bertambah. Winger Real Madrid itu dilaporkan jadi target transfer Liverpool di musim panas ini. The Reds tertarik merekrut Asensio karena karena sang winger merupakan pemain serba bisa. Sportbible mengklaim Liverpool dan agen Jorge Mendes sudah mulai menjalin kontak. Liverpool sudah mengutarakan ketertarikannya untuk merekrut pemain internasional Spanyol tersebut.

DONNARUMMA TOLAK ANGGAPAN LIGUE 1 SEBAGAI LIGA PETANI

Penjaga gawang PSG, Gianluigi Donnarumma baru-baru ini menolak anggapan yang menyebutkan bahwa Ligue 1 adalah liga petani. Ia menganggap bahwa kompetisi di kasta tertinggi Prancis itu sama sekali tak mudah untuk ditaklukkan, seperti anggapan kebanyakan orang. Mantan kiper AC Milan tersebut menilai bahwa Ligue 1 sama kompetitifnya dengan empat liga top Eropa lainnya.

JIKA GAGAL GAET RENATO, MILAN SUDAH SIAPKAN PLAN B DAN C

AC Milan dikabarkan sudah menyiapkan dua rencana cadangan sekaligus untuk mengantisipasi kegagalan merekrut Renato Sanches. Milan memang kini sedang bersaing dengan PSG dalam perburuan gelandang timnas Portugal tersebut. Mengantisipasi kemungkinan terburuk, Milan menyiapkan strategi cadangan, yakni mendatangkan Enzo Fernandez, gelandang 21 tahun yang bermain di River Plate. Jika gagal merekrut Enzo, Milan bakal melirik Jordan Veretout dari AS Roma.

BUFFON: DI MARIA SEPERTI MARADONA DI SERIE A

Gianluigi Buffon yakin mantan penyerang Paris Saint-Germain, Angel Di Maria akan sehebat Diego Maradona di Liga Italia. Pemain sayap asal Argentina itu, sekarang sedang menjadi incaran Juventus. Buffon yang pernah satu tim dengan Di Maria di PSG pada 2018/19 pun meyakini bahwa rekannya itu bisa sehebat Diego Maradona jika bergabung dengan Juventus di musim panas ini.

RESMI BERPISAH DENGAN AS MONACO, CESC FABREGAS UCAP INI

AS Monaco mengkonfirmasi kepergian Cesc Fabregas pada bursa transfer pemain musim panas ini. Mantan gelandang internasional Spanyol itu telah mengkonfirmasi bahwa dia sedang mempertimbangkan serangkaian penawaran untuk musim 2022/23. Fabregas tidak memberikan perincian tentang potensi langkah selanjutnya dalam karirnya, tetapi dia mengisyaratkan ada mantan pelatihnya yang menawarkannya kesempatan untuk bergabung.

ARSENAL PANASKAN PERBURUAN RAPHINHA

Arsenal meramaikan perburuan bintang Leeds United, Raphinha. The Gunners siap bersaing dengan Barcelona yang sudah lama dikaitkan dengan kepindahan pemain internasional Brasil yang punya harga 50 juta pounds. Sejauh ini, Barcelona belum mengajukan tawaran resmi, meskipun mereka memiliki hubungan dengan agen Raphinha, Deco. Sementara Arsenal dikabarkan akan mencoba menyiapkan 45 juta pounds untuk memboyong Raphinha.

GABUNG KLUB RUSIA, POLANDIA CORET BEK MACIEJ RYBUS

Federasi sepak bola negara Polandia, PZPN secara resmi tidak akan membawa Maciej Rybus dalam skuad Piala Dunia 2022 Qatar. Faktor invasi Rusia ke Ukraina jadi dalihnya. Sebagai informasi, Rybus kontraknya baru saja habis dengan Lokomotiv Moscow. Tapi ia bertahan di Rusia. Ia memperoleh kontrak baru dari Spartak Moskow. Hal ini berbeda dari para pemain Polandia lain yang hengkang dari Rusia.ย 

ANCELOTTI BISA MILIKI SEGUDANG TAKTIK DENGAN ADANYA TCHOUAMENI

Kehadiran Aurelien Tchouameni mendatangkan keuntungan bagi pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Kehadirannya akan semakin memperbanyak variasi di lini tengah Los Blancos walaupun nama-nama seperti Toni Kroos, Casemiro, dan Luka Modric masih penting bagi Ancelotti. Tchouameni nantinya bisa diduetkan dengan Valverde dan Eduardo Camavinga, atau bisa dikolaborasikan dengan pemain tengah senior seperti Toni Kroos. Ancelotti dapat melakukan eksperimen-eksperimen yang jika sukses bisa menjadi taktik anyar untuk El Real nantinya.

LUKAKU BISA MENJADI PENGGANTI LEWANDOWSKI DI BAYERN

Lothar Matthaus menilai Romelu Lukaku adalah satu-satunya alternatif ideal untuk Bayern Munchen jika Robert Lewandowski hengkang dari Allianz Arena musim panas ini. Legenda Bayern Munchen itu, menyebut Die Roten harus memanfaatkan situasi Lukaku di Chelsea guna merekrut sang striker. Lukaku sendiri dikabarkan ingin meninggalkan Chelsea dan rumornya ia ingin dipinjamkan ke Inter Milan.

EVERTON INGIN REKRUT ZINCHENKO

Everton dikabarkan menjadi klub terbaru yang tertarik untuk datangkan Oleksandr Zinchenko dari Manchester City pada bursa transfer musim panas ini. Pihak City sendiri telah mengatakan bahwa mereka bersedia untuk menjual Zinchenko di tengah upaya mereka untuk datangkan Marc Cucurella. Sementara Zinchenko dikabarkan terbuka untuk mengakhiri kerja samanya dengan Pep Guardiola yang sudah terjalin selama lima tahun.

MANE TELAH BERFOTO DENGAN JERSEY BAYERN MUNCHEN

Sadio Mane dipastikan selangkah lagi bergabung bersama Bayern Munchen setelah enam musim berseragam Liverpool. Kepastian tersebut dikonfirmasi oleh jurnalis pakar transfer, Fabrizio Romano beberapa hari yang lalu. Pada Selasa (21/6), Mane telah merampungkan tes medisnya di Rumah Sakit Brothers of Mercy, Munchen. Setelah keluar dari rumah sakit, pemain asal Senegal itu tampak gagah mengenakan jersey Bayern Munchen.

ARSENAL RESMI DATANGKAN FABIO VIEIRA

Arsenal resmi mengumumkan perekrutan Fabio Vieira. Fabio Vieira yang didatangkan Arsenal seharga 35 juta euro atau sekira Rp546,7 miliar ini, tampil luar biasa bersama FC Porto musim lalu. Dari 39 pertandingan di semua kompetisi, Fabio Vieira mengemas tujuh gol dan 16 assist. Bersama Arsenal, pemain asal Portugal itu akan mengenakan nomor punggung 21.

INTER MILAN DAN CHELSEA SEPAKATI PEMINJAMAN LUKAKU

Dikutip Football Italia, Inter Milan dan Chelsea akhirnya menemui kata sepakat setelah proses negosiasi yang cukup alot. Inter Milan akan meminjam Lukaku, tapi sedari awal persoalan biaya jadi penghalangnya. Chelsea awalnya meminta 10-13 juta euro dibayar tunai, tapi Inter cuma menyanggupi 8 juta euro. Setelah dinegosiasikan, Chelsea setuju dengan proposal 8 juta euro plus bonus.

MU SEMAKIN DEKAT DAPATKAN ANTONY

Manchester United dikabarkan akan segera merampungkan pembelian pertama mereka pada bursa transfer musim panas 2022 ini. Setan Merah diyakini tinggal selangkah lagi untuk mengamankan transfer Antony dari Ajax. Seperti dilansir The Sun, Selasa (21/6), perwakilan manajemen MU kabarnya sudah berada di Amsterdam untuk merampungkan kesepakatan dengan Ajax soal Antony. Biaya kepindahan Antony dari Ajax menuju MU diyakini bakal mencapai 40 juta pounds atau sekira Rp 727 miliar.

PRESIDEN PSG BANTAH BUJUK ZIDANE

Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah membujuk Zinedine Zidane untuk jadi pelatih PSG. Ia malah menyebut nama Christophe Galtier yang kemungkinan besar jadi pengganti Mauricio Pochettino. Galtier menghabiskan musim lalu bersama Nice setelah membimbing Lille meraih gelar Ligue 1 yang mengejutkan pada 2020/21.

LA LIGA GUGAT PSG, AL KHELAIFI SINDIR BALIK JAVIER TEBAS

Presiden La Liga, Javier Tebas sempat menyerang PSG lantaran manuver yang mereka lakukan. Tebas mengklaim jika PSG dan Manchester City harus diperiksa proses pendanaannya oleh UEFA lantaran keduanya melakukan manuver yang lumayan besar di bursa transfer. Tebas juga mengajukan komplain kepada UEFA, serta membawa masalah ini ke ranah hukum. Tak tinggal diam, Al-Khelaifi pun membalas sanggahan Tebas dengan keras. โ€œTebas? Saya tak kenal dia. Harusnya ia khawatir dengan kejuaraannya. La Liga hampir mati dan ia seharusnya berhenti menceramahi orang lain,โ€ tegas Al-Khelaifi.

DORTMUND TEMUKAN PENGGANTI HAALAND, SEBASTIAN HALLER

Borussia Dortmund dikabarkan telah melayangkan tawaran pertama untuk striker Ajax, Sebastian Haller senilai 33 juta euro. Sementara Ajax meminta lima juta lebih tinggi. Kesepakatan sendiri berpotensi ditutup di angka 35 juta euro. Kini, seperti dilansir Bvb Buzz, Dortmund akan menyegel transfer Haller dalam beberapa hari mendatang di angka 35 juta euro. Sang bomber juga diyakini bakal meninggalkan Ajax musim panas ini meski masih terikat kontrak hingga Juni 2025.

AS MONACO SEPAKATI TRANSFER TAKUMI MINAMINO

Dilansir Sky Sports, klub Liga Prancis AS Monaco menyetujui kesepakatan 18 juta euro untuk menandatangani Takumi Minamino dari Liverpool. Minamino, yang mencetak sepuluh gol dalam 24 penampilannya untuk The Reds musim lalu, sekarang tinggal menyelesaikan kontrak pribadi dan menjalani tes medis sebelum pindah ke Stade Louis II.

TOTTENHAM MASIH USAHAKAN TRANSFER DJED SPENCE

Sky sports melaporkan, Tottenham Hotspur akan melakukan pembicaraan lebih lanjut minggu ini mengenai perekrutan bek Middlesbrough, Djed Spence. Ketua Daniel Levy dipahami secara pribadi memimpin pengejaran klub atas bek kanan Inggris U21 tersebut, meninggalkan Fabio Paratici untuk berkonsentrasi pada target lain. The Boro sendiri kabarnya menginginkan setidaknya 15 juta pounds untuk melepas sang pemain.

WEST HAM SIAPKAN RP 544 M UNTUK BOYONG ARMANDO BROJA

Klub Premier League, West Ham United siap mengeluarkan dana hingga 30 juta pounds atau Rp 544 miliar untuk memboyong striker Chelsea Armando Broja. Menurut Sky Sports, Selasa (21/6), West Ham menjadikan Broja target utama sektor serangan pada bursa transfer musim panas ini. West Ham akan bersaing dengan Southampton yang musim lalu sempat meminjam Broja dan berkeinginan mempermanenkan kontrak pemain asal Albania tersebut.

INZAGHI RESMI PERPANJANG KONTRAK DI INTER MILAN

Simone Inzaghi dikabarkan sepakat untuk memperpanjang kontraknya di Inter hingga 2024 dan akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat. Dikutip Football Italia, meski gagal mempertahankan gelar juara Serie A, pihak Inter merasa puas dengan kinerja Inzaghi pada musim 2021/22 yang berhasil menyabet Piala Italia dan Piala Super Italia. Kontrak baru ini membuat Inzaghi naik gaji menjadi 5 juta euro per tahun.

FIORENTINA DAN MADRID GELAR PERTEMUAN GENTING MENGENAI LUKA JOVIC

Negosiasi lanjutan sekaligus pertemuan penting direncanakan digelar antara Fiorentina dan Real Madrid terkait masa depan Luka Jovic. Menurut Football Italia, Madrid ingin memotong kerugian mereka dan menjual Jovic secepatnya, sementara Fiorentina lebih memilih kesepakatan awal dengan status pinjaman dan tidak harus membayar penuh gaji sang pemain. Jika El Real menyetujui pinjaman, Madrid tampaknya akan memaksa La Viola menyertakan opsi pembelian di musim berikutnya dalam klausul kontrak yang akan mereka sepakati.

SUPERCAR RONALDO RINGSEK USAI TABRAK TEMBOK WARGA

Kabar tidak menyenangkan menghampiri Cristiano Ronaldo setelah mobil Bugatti Veyron yang dimilikinya terlibat kecelakaan. Kecelakaan tersebut terjadi saat CR7 dan keluarga tengah liburan di Mallorca, Spanyol dan rombongannya melakukan konvoi mobil pada Senin (20/6) pukul 11 pagi waktu setempat. Mobil yang ditumpangi Ronaldo menabrak dinding di tepi jalan. Beruntung, Ronaldo dan keluarganya selamat, meski mobilnya ringsek.

JET PRIBADI NEYMAR MENDARAT DARURAT DI BRASIL

Neymar mengalami momen menakutkan saat pulang dari liburan setelah jet pribadinya terpaksa melakukan pendaratan darurat di Brasil, Selasa (21/6). Neymar baru saja menghabiskan waktu liburan di pulau Karibia Barbados. Pesawat Neymar terpaksa mendarat di wilayah Timur Laut Brasil. Meski demikian insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

TERJUN JADI PELATIH, TEVEZ TANGANI ROSARIO CENTRAL

Mantan bintang sepak bola Argentina Carlos Tevez mencoba peruntungannya sebagai pelatih klub sepak bola usai pensiun sebagai pemain. Eks penyerang Manchester United dan Manchester City itu resmi ditunjuk sebagai pelatih klub Argentina, Rosario Central. Penunjukan Tevez sebagai pelatih diumumkan melalui media sosial resmi Rosario Central. Lelaki berjuluk El-Apache sendiri diikat kontrak berdurasi setahun.

8 Rekrutan Terbaik Tottenham Hotspur

0

Walaupun bukan seperti Manchester City yang lebih menyukai membeli pemain dengan banderol selangit. Atau klub-klub lain, katakanlah seperti Chelsea maupun Manchester United, tapi Tottenham Hotspur juga akan turut meramaikan lantai bursa transfer. Meski pada musim sebelum-sebelumnya, Daniel Levy, bos Tottenham terbilang pelit.

Namun, sepelit-sepelitnya Levy, yang konon sekarang sudah nggak pelit lagi, setiap kali bursa transfer Tottenham selalu punya cara dan metode sendiri dalam mendatangkan pemain. The Lilywhites tidak akan mudah mendatangkan pemain mahal. Namun, yang mereka lakukan adalah mencari pemain potensial, meski itu baru seumur jagung.

Meski begitu, Tottenham kerap berhasil dalam bursa transfer. Beberapa pemain yang datang termasuk sukses dalam mencapai performa terbaik. Nah, berikut ini adalah rekrutan terbaik Tottenham Hotspur. Siapa saja pemain-pemain tersebut?

Robbie Keane

Tottenham hanya menebus 10 juta euro (Rp155 miliar) pada Leeds untuk mendatangkan Robbie Keane. Pemain Irlandia itu datang ke London Utara sebagai anak muda, namun kelak ia menjadi salah satu legenda.

Selama kurang lebih sebelas musim membela The Lilywhite, Keane telah memberikan segalanya untuk klub. Menjadi kapten, mencetak lebih dari 100 gol untuk Spurs, dan mencapai 300 penampilan untuk klub. Hebatnya, Keane juga turut menyumbangkan trofi untuk The Lilywhites.

Salah satu yang boleh jadi sulit dilupakan adalah ketika Keane membantu Spurs mengangkat trofi Piala Liga tahun 2008. Kala itu, Spurs mengandaskan perlawanan Chelsea dengan skor 2-1.

Dimitar Berbatov

Penampilan impresif Dimitar Berbatov sebagai mesin gol di Bayer Leverkusen membawanya ke Tottenham. Tak main-main, Spurs yang kepincut bakatnya rela mengeluarkan 15 juta euro (Rp234 miliar) untuk meminang Berbatov.

Benar saja. Kepercayaan Spurs ia bayar lunas. 46 gol ia gelontorkan untuk Tottenham Hotspur. Duetnya bersama Robbie Keane menjadi sangat berbahaya di masanya. Meski Berbatov hanya bermain selama dua musim, tapi ia bersama Robbie Keane telah mengantar Spurs juara Piala Liga.ย 

Sebelum akhirnya Berba dijual ke Manchester United seharga 38 juta euro atau sekitar Rp593 Miliar. Ini adalah kesepakatan yang menguntungkan bagi Spurs. Baru dua musim, harga Berba naik dua kali lipat.

Luka Modric

Gelandang asal Kroasia ini didatangkan Spurs dengan mahar 22 juta euro atau sekitar Rp343 miliar pada tahun 2008 silam, setelah menunjukan performa yang menarik perhatian kala mengawal lini tengah Dinamo Zagreb

Dengan cepat, Modric menjadi andalan Harry Redknapp kala itu. Kemampuannya dalam mendistribusikan bola benar-benar telah matang. Walaupun soal mencetak gol, Modric masih belum fasih. Tapi itu tiada mengapa. Sebab duetnya dengan Scott Parker sangat menolong lini tengah Spurs yang jadi semakin solid berkat Modric.

Sama seperti Harry Kane, Modric belum sanggup membawa Spurs juara apa pun. Namun, ia sukses meloloskan The Lilywhites ke Liga Champions 2010. Modric pun memilih pergi dan bergabung ke Real Madrid tahun 2012. Ia pergi dari Tottenham meninggalkan catatan 17 gol dan 26 assist.

Gareth Bale

Gareth Bale sudah pasti masuk dalam daftar kali ini. Spurs hanya mengeluarkan dana sebesar 14 juta euro (Rp218 miliar) untuk mendatangkannya dari Southampton tahun 2007.ย 

Pembuktian Bale justru terjadi di pertandingan Liga Champions 2010/2011. Kecepatan dan naluri mencetak golnya saat melawan Inter Milan berhasil menyihir publik San Siro. Ia bahkan mencetak hattrick ke gawang Julio Cesar.

Setelah itu, penampilannya makin menanjak. Posisinya yang berada di sisi penyerangan, membuat Bale semakin mudah menunjukkan dirinya benar-benar berkualitas. 26 gol sudah ia cetak untuk Spurs musim 2012-13.ย 

Kariernya yang mentereng itulah yang akhirnya membawa Bale ke Madrid menyusul Luka Modric, dan Spurs kembali kehilangan pemain hebatnya. Meski untuk itu, Tottenham juga mendapatkan 101 juta euro (Rp1,5 triliun).

Hugo Lloris

Sudah tak diragukan lagi bahwa Hugo Lloris adalah salah satu kiper terbaik di Premier League. Didatangkan dari Lyon dalam kesepakatan 10 juta euro (Rp156 miliar), Lloris hanya berstatus sebagai kiper pelapis Brad Friedel.

Menjadi kiper utama Spurs, hanya masalah waktu bagi Lloris. Di tengah keraguan atas posisinya, Pochettino meyakinkannya untuk bertahan. Akhirnya, ia menandatangani kontrak perpanjangan sekaligus menjadi kapten tim sejak 2015 hingga sekarang.ย 

Setelah menjadi kapten, aksinya di bawah mistar kian memukau. Ia telah mengumpulkan 142 clean sheet dalam 413 pertandingan bersama Spurs. Meski belum meraih gelar di Spurs, performa impresif Lloris mengantarkannya jadi kiper andalan Timnas Prancis. Bersama Les Blues, ia memenangkan Piala Dunia 2018 dan trofi Nations League 2021.

Christian Eriksen

Sebagian transfer Spurs musim 2013/2014 berakhir dengan bencana, terutama pemain macam Paulinho dan Roberto Soldado. Tapi kesepakatan 14 juta euro (Rp218 miliar) untuk mendatangkan Christian Eriksen dari Ajax jadi cerita lain.

Eriksen datang dengan beban di pundak. Ia diplot sebagai pengganti Modric yang hijrah ke Madrid semusim sebelumnya. Bermain sebagai nomor โ€œ10โ€, nyatanya ia piawai dalam membantu serangan.ย 

Dengan umpan dan servisnya di lini tengah, Eriksen dengan cepat menjelma motor serangan The Lilywhites. Sayangnya, 69 gol dan 90 assist-nya selama membela Spurs tak sekalipun menghasilkan trofi.ย 

Jermain Defoe

Spurs mendatangkan Jermain Defoe dari West Ham berbekal uang 10 juta euro plus seorang pemain, Bobby Zamora. Defoe mencetak 64 gol dalam periode 4 tahun pertamanya di White Hart Lane.ย 

Sempat bergabung dengan Portsmouth selama semusim, Defoe kembali ke Spurs tahun 2009. Dalam periode keduanya di Spurs, Defoe kian menggila. Ia mencapai puncak performa.ย 

Bahkan kini ia masih menjadi pencetak gol terbanyak kedua The Lilywhite dengan 143 gol dari 362 pertandingan. Catatan spektakulernya itu hanya kalah dari Harry Kane yang telah mencetak 247 gol.

Son Heung-min

Yang terakhir ada Son Heung-min. Uang 30 juta euro yang dikeluarkan Spurs untuk memboyongnya dari Leverkusen terasa murah jika melihat performanya beberapa musim terakhir. Ikon Korea Selatan itu kini menjadi salah satu penyerang paling mematikan di daratan Ratu Elizabeth.ย 

Son mencetak 131 gol dalam tujuh musim bersama Tottenham. Setelah ia meraih Golden Boot Premier League musim lalu, kini ia menduduki peringkat ketiga sebagai pencetak gol terbanyak Spurs. Jika ia bertahan di Spurs lebih lama, bukan tidak mungkin ia akan menyalip torehan gol Jermain Defoe.ย 

https://youtu.be/efBu3oIJolQ

Sumber: Planet Football, Sportskeeda, Tottenham, BR, Transfermarkt