Cuan! Transfer Yang Menguntungkan Dari Segi Penjualan

spot_img

Membeli barang murah, kemudian dirawat sampai akhirnya ketika dijual kembali harganya mahal. Begitulah logika bisnis. Sekalipun hal semacam itu mungkin tidak akan berlaku untuk barang-barang tertentu, katakanlah sepeda motor. Namun, dalam sepakbola modern konsep bisnis yang begituan jelas masih berlaku.

Tren membeli pemain dengan harga murah. Lalu dikembangkan suatu klub, dan kemudian nilai jual pemain tersebut akan naik cukup signifikan. Jelas hal demikian bisa mendatangkan keuntungan bagi klub itu sendiri. Ini strategi yang cerdas, alih-alih harus menguras banyak uang untuk membeli pemain yang sudah jadi. Nah berikut ini adalah pemain yang berhasil mendatangkan keuntungan buat klub. Siapa saja pemain tersebut?

Virgil Van Dijk

Tim semenjana Liga Inggris, Southampton membeli Virgil Van Dijk dari Celtic dengan harga tak lebih dari 15,7 juta euro (245 miliar) pada musim 2015-16. Penampilan Van Dijk yang berkembang pesat di Soton bersama Pochettino, membuat Soton untung banyak ketika menjualnya ke Liverpool pada musim 2017-18.

Van Dijk ketika itu digadang-gadang menjadi bek terkuat, sehingga tak heran jika klopp terkesan menggebu mau menebusnya dengan harga yang mahal.

The Saints akhirnya menjual Van Dijk ke The Reds dengan harga 84,6 juta euro (1,3 triliun). Itu artinya The Saints untung banyak.

Kalau dihitung-hitung The Reds untung sekitar 68,9 juta euro (1,07 triliun). Sebuah good deal bagi kedua klub, lantaran keberadaan Van Dijk juga sangat menguntungkan Liverpool hingga saat ini. Artinya perjuangan Klopp menebusnya ketika itu terbayar lunas.

Harry Maguire

Transfer fenomenal abad ini, bek sangat tangguh Harry “Lord” Maguire ke Manchester United juga terindikasi banyak menuai cuan. The Foxes sangat cerdas menjual kapten handal itu ke Red Devils di musim 2019/20. Nilainya pun fantastis, hampir mencapai 87 juta euro (1,35 triliun).

Padahal Leicester mendapat baginda Maguire ini dulunya dari klub kecil, Hull City dengan harga murah meriah, yakni 13,7 juta euro (214 miliar). Namun, seiring dengan permainannya yang moncer berkat gemblengan selama dua musim bersama Craig Shakespeare dan Claude Puel, Maguire pun akhirnya mendapat panggilan dari timnas Inggris.

Ia bahkan mendapat banyak pujian ketika bermain apik di timnas, sampai-sampai membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018. Wajar saja jika polesan Leicester itu akhirnya diganjar dengan keuntungan sekitar 73,3 juta euro (1,15 triliun).

Cristiano Ronaldo

Kemudian ada transfer mega bintang Cristiano Ronaldo dari MU ke Madrid di era proyek Los Galacticos jilid 2 di musim 2009/10. Ronaldo akhirnya say goodbye dengan klub yang membesarkan namanya dan hijrah ke Bernabeu dengan angka transfer mencapai 94 juta euro (1,47 triliun).

Proses transfer Ronaldo yang sangat mahal itu menjadi wajar ketika Ronaldo yang sudah 6 musim dididik Ferguson bermetamorfosa menjadi seorang bintang yang komplit. Dari yang kurus kering ketika awal tiba di Old Trafford sampai menjadi mega bintang dengan sederet prestasi yang sudah didapatkannya selama di MU.

Wajar juga kalau ia mencari tantangan baru dan Madrid juga tak bodoh membayarnya dengan harga selangit. Memang sudah sewajarnya kalau soal harga, untuk mendapatkan pemain sekelas Ronaldo yang belum habis masa jayanya.

MU ketika itu tak dipungkiri banyak mendapat cuan dari penjualan sang mega bintang. Karena hanya 19 juta euro (297 miliar) yang ia tebus untuk Ronaldo muda dari Sporting Lisbon di musim 2003/04 silam. Artinya hampir 75 juta euro (1,17 triliun) sendiri cuan yang didapat Red Devils ketika itu.

Eden Hazard

Kemudian ada transfer mubazir Eden Hazard ke Real Madrid. Hazard yang dibeli dengan harga mahal dari Chelsea, tak mampu menunjukan progress di Bernabeu bahkan sampai sekarang ini.

Transfer Hazard ke Madrid juga banyak cuannya. Terutama bagi Chelsea, harga yang ditebus Madrid di musim 2019/20 yakni senilai 115 juta euro (1,8 triliun) . Harga yang sangat fantastis ketika ia dulu didatangkan Chelsea dari Lille di musim 2012/13 hanya dengan nominal 35 juta euro (546 miliar). Cuan Chelsea dalam transfer Hazard ini mencapai 80 juta euro sendiri (1,25 triliun).

Padahal setelah tampil gacor bersama Chelsea, performa Hazard ketika itu mengalami penurunan. Sayangnya, Real Madrid kurang memperhatikan hal itu. Karena pada saat itu Los Galacticos sedang memburu pemain bintang yang telah lama tidak mereka datangkan.

Ousmane Dembele

Transfer Ousmane Dembele ke Barcelona ibarat transfer “barang pecah belah” yang ditebus dengan harga mahal. Dembele sering keluar masuk meja perawatan ketika dibeli Barcelona. Di sini yang dapat cuan banyak tentu Dortmund.

Cuan yang didapat Dortmund ketika itu hampir mencapai angka 105 juta euro (1,6 triliun). Mengingat Dortmund dulunya hanya membeli Dembele dari klub Prancis, Stade Rennais di musim 2016/17 dengan harga 35 juta euro (546 miliar).

Barcelona berani membeli Dembele di angka 140 juta euro (2,2 triliun) di musim 2017/18 dari Dortmund. Harga yang fantastis bagi pemuda seperti Dembele. Dembele diharapkan dengan performa apiknya bersama Dortmund bisa menambah daya gedor Barca terutama di sisi flank dengan kecepatannya.

Barca dikatakan juga mendapat nilai plus karena bisa berinvestasi dengan pemain muda untuk proses jangka panjang. Namun apa hasilnya sekarang? Kini Dembele nasibnya tak jelas, alias terkatung-katung. Antara diperpanjang kontraknya atau dilepas.

Philippe Coutinho

Rekan Dembele dulu di Barcelona, Philippe Coutinho juga mengalami hal serupa. Ia dibeli dari Liverpool seharga 135 juta euro (2,1 triliun) di musim 2017/18.

Tentu yang gembira dalam hal ini adalah Liverpool, karena berhasil mendapat cuan sekitar 122 juta euro (1,9 triliun) dari penjualan Coutinho. Pasalnya Liverpool dulunya di musim 2012/13 hanya menebus Coutinho dari Inter Milan dengan harga 13 juta euro saja (203 miliar).

Memang sih, jika dilihat pada penampilannya selama di Inter dan Liverpool menunjukan progres yang signifikan. Dan karena itu Barca kesengsem. Barca juga saat itu masih kepepet dalam mencari sosok pengganti Neymar yang hengkang ke PSG.

Coutinho dianggap cocok dengan style Barca, toh juga sama-sama dari Brazil. Namun apa hasilnya? Ia malah tak bisa berkembang di Barca, sempat dipinjamkan ke Munchen, dan akhirnya ditebus Aston Villa dengan harga murah. Hal itu menjadikan transfer Barcelona ketika itu hanyalah sia-sia.

Neymar

Kemudian yang terakhir ada rekan Coutinho di timnas Brazil, Neymar. Mega bintang Brazil ketika itu hampir menjadi banyak sorotan ketika bisa ditebus klausul pemutusan kontraknya dari Barcelona oleh PSG senilai 222 juta euro (3,4 triliun). Sudah gila PSG ini memang, hanya mematikan harga pasaran transfer pemain saja. Transfer dalam tanda kutip “hanya permainan PSG ini” akhirnya benar-benar terjadi di musim 2017/18.

Neymar yang katanya “menebus dirinya sendiri” itu tak dipungkiri memberikan banyak cuan bagi Barcelona. Barca dapat cuan yang signifikan di angka 134 juta euro (2,1 triliun) dari transfer aneh yang dilakukan klub yang katanya sultan itu. Barca sih senang-senang saja dapat cuan banyak. Pasalnya dulu Barca hanya menebus Neymar dari Santos di musim 2013/14 dengan harga 88 juta euro saja (1,3 triliun).

Sumber Referensi : transfermarket, sportskeeda, football365

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru