Beranda blog Halaman 81

Berita Bola Terbaru 16 Desember 2024 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN

Dari hasil babak grup Piala AFF 2024, Timnas Indonesia akhirnya harus mengakui kehebatan Vietnam, setelah takluk 1-0 di Viet Tri Stadium. Gol satu-satunya pasukan Kim Sang-sik di laga ini dilesakkan oleh bintang mereka Nguyen Quang Hai di menit 77. Berkat hasil ini, The Golden Warriors sukses naik ke puncak klasemen Grup B Piala AFF 2024 dengan 6 poin. Sedangkan Timnas Garuda, harus puas berada di peringkat kedua dengan 4 poin.

Beralih ke hasil dari La Liga jornada 17. Di Riyadh Air Metropolitano, Atletico Madrid sukses samai poin Barcelona di klasemen dengan 38 poin, setelah raih kemenangan atas Getafe 1-0. Gol kemenangan Los Colchoneros di laga ini, diciptakan oleh striker mereka Alexander Sorloth di menit 69.

Di tempat lain, hasil buruk justru dialami Barcelona yang tumbang di kandang sendiri atas tim promosi Leganes 1-0. Leganes meraih poin penuh di laga ini lewat sumbangan gol dari Sergio Gonzalez menit ke-4. Meski masih berada di puncak klasemen dengan 38 poin, namun dengan kekalahan ini posisi Blaugrana terancam oleh Atletico Madrid dan Real Madrid yang masih punya satu laga sisa.

Beralih ke hasil dari Serie A giornata 16. AS Roma keok saat bertandang ke markas Como dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan anak asuh Cesc Fabregas tercipta di menit-menit akhir. Masing-masing oleh Alessandro Gabrielloni di menit 90+3, dan Nico Paz di menit 90+7. Raihan tiga angka ini membuat I Lariani naik ke peringkat 16 klasemen sementara dengan 15 poin. Bagi Giallorossi, hasil buruk ini membuat mereka berada di peringkat 12, dengan 16 poin.

Sementara itu dari San Siro, AC Milan hanya bermain imbang dengan skor kacamata saat menjamu Genoa asuhan Patrick Vieira. Satu poin yang diraih pasukan Paulo Fonseca ini membuat Rossoneri kini hanya berada di peringkat 8 klasemen sementara dengan 23 poin.

Dari Serie A, kini beralih ke hasil dari Bundesliga spieltag 14. Borussia Dortmund juga hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu Hoffenheim di Signal Iduna Park. Gol dari Giovani Reyna di menit 46, mampu disamakan oleh Jacob Larsen di menit 90+1. Satu poin ini membuat pasukan Nuri Sahin sementara tertahan di peringkat 8 klasemen dengan 22 poin.

Bergeser ke hasil dari Ligue 1 pekan ke-15. PSG sukses raih poin penuh saat hadapi tamunya, Lyon di Parc des Princes dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan pasukan Luis Enrique di laga ini, masing-masing diceploskan oleh Ousmane Dembele, Vitinha, dan Goncalo Ramos. Kemenangan ini semakin membuat Les Parisiens kokoh di puncak klasamen dengan koleksi 37 poin.

Beralih ke hasil dari Liga Inggris pekan ke-16. Chelsea sukses memangkas jarak poin dengan pemuncak klasamen sementara Liverpool menjadi hanya dua poin saja, setelah meraih kemenangan atas Brentford dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan The Blues di laga ini dicetak masing-masing oleh Marc Cucurella di menit 43, dan Nicholas Jackson di menit 80.

Kemenangan juga diraih klub London lainnya, Tottenham Hotspur saat hadapi tuan rumah Southampton. Pasukan Ange Postecoglou mencukur habis The Saints lima gol tanpa balas. Parade gol The Lilywhites di laga ini masing-masing dicetak oleh Son Heung-min, Dejan Kulusevski, Pape Sarr, hingga brace dari James Maddison. Hasil positif ini membuat Spurs berada di peringkat 10 klasemen dengan 23 poin.

Sementara itu dari Derby Manchester, City terkena comeback menyakitkan oleh tamunya, Manchester United dengan skor 2-1. Gol dari Josko Gvardiol di menit 36 dibalas oleh gol dari penalti Bruno Fernandes di menit 88, dan Amad Diallo di menit 90. Raihan tiga poin penting ini, membuat Setan Merah besutan Ruben Amorim mengumpulkan 22 poin tapi tak beranjak dari peringkat 13 sementara. Namun bagi The Citizens, kekalahan ini membuat mereka dikangkangi Nottingham Forest.

PEP SEGERA UNDUR DIRI?

Dilaporkan oleh Goal pasca laga City vs MU, Pep Guardiola diperkirakan akan mengambil langkah untuk mengundurkan diri, meski sudah perpanjang kontrak. Hal tersebut diyakini oleh mantan pelatih City, Stuart Pearce, berdasarkan perkataan Pep jelang dan usai laga. Jelang laga melawan MU, Pep sendiri mengakui bahwa ia akan dipecat jika performa buruk timnya terus berlanjut. Lalu pasca laga, Pep mengatakan ia adalah penyebab kekalahan timnya, dan ia tak cukup baik bagi timnya.

CARA KEJAM AMORIM USIR DUA PEMAIN MU

Sementara itu, kemenangan MU atas City diwarnai oleh aksi tegas Ruben Amorim karena berani mendepak dua pemain pentingnya jelang laga. Menurut laporan Sportbible, Amorim kelewat berani mendepak Rashford dan Garnacho dari skuad, hanya dengan pesan Whatsapp beberapa jam jelang laga. Meski tak ada kendala cedera, dua pemain tersebut diabaikan begitu saja oleh Amorim. Namun menurut Amorim, keputusannya tersebut murni berdasarkan analisis dan kebutuhan taktiknya. Amorim juga menambahkan bahwa, dua pemain yang dicoret tersebut supaya sadar diri, dan segera mengevaluasi performanya.

PELATIH SOTON DIPECAT SETELAH FANS MUAK

Dari kabar lain, pelatih Southampton, Russel Martin akhirnya resmi dipecat. Dilaporkan oleh The Sun, pemecatan Martin dilakukan oleh manajemen The Saints, hanya selang beberapa jam pasca kekalahan memalukan 5-0 atas Spurs. Sepanjang laga, fans pun muak dengan Martin dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Martin akan dipecat”. Sebagian dari mereka yang muak dengan Martin juga telah meninggalkan Stadion Saint Mary’s sejak menit 26, pasca timnya ketinggalan 4-0.

PEMILIK PHP, PELATIH WOLVES DIPECAT

Tak hanya Southampton, Wolves juga telah resmi memecat pelatihnya, Gary O’Neil pasca kekalahan atas Ipswich Town. Menurut laporan dari Mirror, pemilik Wolves, Jeff Shi memecat O’Neil beberapa hari setelah ia melontarkan kepercayaannya pada sang pelatih pasca kalah melawan West Ham di pekan sebelumnya. O’Neil ternyata di PHP oleh Shi, karena pasca kekalahan atas Ipswich ia buktinya dipecat. Menurut laporan, Jeff Shi berubah pikiran dan makin muak dengan O’Neil karena rentetan hasil buruk yang terus dialami Wolves.

BARCA UKIR REKOR BURUK ABAD INI

Beralih ke kabar dari La Liga. Kekalahan memalukan Barcelona atas Leganes di kandang sendiri ternyata tercatat sebagai rekor buruk Blaugrana sepanjang abad 21. Sepanjang abad ini, mereka sudah kalah dalam dua laga kandang beruntun selama tiga kali. Pertama kali terjadi yakni di bulan April tahun 2002 ketika Barca asuhan Radomir Antic kalah beruntun di kandang oleh Deportivo La Coruna di La Liga, dan Juventus di UCL. Lalu yang kedua terjadi di April 2022 di bawah asihan Xavi. Di mana Barca keok beruntun oleh Cadiz dan Rayo Vallecano di La Liga. Musim ini, Barca besutan Hansi Flick mengulanginya lagi dengan kalah melawan Las Palmas dan Leganes di La Liga.

VINICIUS KENA SEMPROT PEMILIK RAYO VALLECANO

Sementara itu, pemain Real Madrid, Vinicius Junior dilaporkan kena semprot Presiden Rayo Vallecano, Raul Martin Presa. Menurut laporan Football Espana, presiden Rayo tersebut kesal dengan ulah Vini yang mengolok-olok timnya akan terdegradasi dari La Liga. Vini melakukan ejekan tersebut kepada fans Rayo di tribun penonton, pasca laga seri antara Vallecano vs Real Madrid usai. Hal itu pun langsung dibalas oleh presiden Raul Martin dengan mengatakan, “Sikap seperti yang dilakukan Vinicius tidak pantas. Kami berada di La Liga dengan susah payah. Vini telah menihilkan peran kami bertahan hidup di La Liga bersama fans dan para pemain.”

FANS MILAN SINDIR PEMILIK DI PERAYAAN ULANG TAHUN

Kabar berikutnya datang dari sepakbola Italia. Dilansir dari Football Italia, AC Milan dicemooh oleh fansnya sendiri pasca perayaan ulang tahun mereka yang ke-125. Selain muak dengan hasil imbang melawan Genoa, sebagian fans Rossoneri terdengar menyanyikan nyanyian ketidakpuasan kepada pemilik mereka yang berasal dari amerika. “Kami bukan orang Amerika”, adalah contoh teriakan yang berulang-ulang terdengar dari fans Milan dari tribun San Siro. Tak hanya itu, nyanyian yang langsung menyasar pribadi pemilik Gary Cardinale juga terdengar.

DERBY OLD FIRM RUSUH, FANS BENTROK

Lanjut ke kabar berikutnya soal kerusuhan yang telah terjadi jelang Derby Old Firm. Dilansir dari BBC, kekacauan telah terjadi di pusat kota Glasgow, jelang final Piala Liga Skotlandia antara Celtic dan Rangers di Hampden Park. Menurut laporan, kerusuhan tersebut diawali oleh penyerangan salah satu kelompok fans di daerah pusat perbelanjaan Argyle Street. Kedua fans pun saling serang sambil menyalakan flare di dekat para pembeli yang ketakutan. Petugas kepolisian setempat pun terlihat langsung sigap mengamankan kondisi. Mereka menggunakan tongkat untuk menyerang kedua kubu fans yang akhirnya saling berlarian.

KIPER MALAYSIA DIDOAKAN LUMPUH

Beralih ke kabar dari Piala AFF 2024. Dilansir dari Superball, kiper Timnas Malaysia yang buat blunder fatal saat laga melawan Thailand, Haziq Nadzli, telah mendapat hinaan kejam dari fans sepakbola Malaysia. Hinaan untuk sang kiper dirasa sangat berlebihan hingga menyenggol keluarganya dan membuat istrinya turut buka suara. Eyra Hazali selaku istri Haziq Nadzli mengaku bisa menerima kritik, tetapi tidak mentolerir hinaan ekstrim terhadap suami dan anak-anaknya. Menurut sang istri, Haziq Nadzli dan anak-anaknya didoakan lumpuh oleh netizen sepakbola Malaysia, buntut blunder konyol yang membuat Harimau Malaya kalah.

HITUNG-HITUNGAN INDONESIA LOLOS SEMIFINAL PIALA AFF

Masih dari Piala AFF 2024. Dilansir dari Suara, meski kalah atas Vietnam, peluang Timnas Indonesia untuk bisa masuk babak Semifinal masih terbuka lebar. Salah satu cara yang tidak bisa ditawar lagi adalah memenangkan laga terakhir melawan Filipina di Solo, 21 Desember mendatang. Selain wajib menang, Indonesia juga masih berharap pada hasil negatif dari Filipina saat menghadapi Vietnam pada Rabu, 18 Desember. Kalau Filipina kalah atau seri atas Vietnam, Indonesia cukup meraih hasil seri saja di laga melawan Filipina untuk bisa melaju ke semifinal.

RODRI SUDAH BERLARI PASCA OPERASI

Dilaporkan oleh Dailymail bahwa gelandang City, Rodri, telah bisa berlari lagi setelah operasi ACL-nya berjalan sukses. Fisioterapi The Citizens mengatakan bahwa perkembangan Rodri makin pesat dalam proses rehabilitasinya. Rodri yang sebelumnya diprediksi tidak bisa bermain lagi musim ini, menurut fisioterapi City kemungkinan Rodri bermain di musim ini masih terbuka. Kalau tidak ada kambuhan lagi, Rodri diperkirakan bisa tampil lagi di lima laga terakhir City di Liga Inggris, yakni ketika melawan Villa, Wolves, Soton, Bournemouth dan Fulham.

MANTAN PEMAIN CITY JADI PRESIDEN GEORGIA

Sementara itu dari kabar lainnya, dilaporkan oleh Sky News bahwa mantan penyerang Manchester City era tahun 1996, Mikheil Kavelashvili resmi terpilih sebagai presiden Georgia. Kavelashvili ditunjuk sebagai Presiden Georgia di tengah meningkatnya ketegangan atas hubungan Georgia dengan Rusia. Kavelashvili sudah lama berada di jalur politik sejak 2016 ketika ia terpilih menjadi anggota parlemen Georgia. Pada tahun 2022, ia mendirikan gerakan politik People’s Power, yang merupakan kelompok sempalan dari partai penguasa Georgian Dream. Kavelashvili dengan mudah memenangkan pemilihan presiden Georgia, karena Georgian Dream menguasai dewan elektoral beranggotakan 300 orang.

CUNHA TERANCAM HUKUMAN FA

Berikutnya ada kabar yang datang dari Wolves, ketika Matheus Cunha diperkirakan akan terancam hukuman dari FA pasca kejadian ribut-ribut di akhir laga Wolves vs Ipswich. Dilansir dari Mirror, Cunha terlihat melakukan serangan terhadap salah satu staff Ipswich, dan itu sudah diselidiki oleh FA. Namun sebelum menindak, FA menunggu dulu laporan dari wasit yang pimpin laga itu yakni Simon Hooper, apakah dia setuju melaporkan insiden itu atau tidak. Menurut pandangan wasit senior Mike Dean, kemungkinan kalau insiden tersebut dilaporkan Hooper, Cunha bakal dihukum sanksi skorsing oleh FA.

PEMAIN AKADEMI WEST HAM MENINGGAL DUNIA

Masih dari Inggris. Dilaporkan oleh The Guardian, West Ham United kini tengah berduka atas meninggalnya salah satu kiper akademinya yang masih berusia 15 tahun, Oscar Fairs. Oscar Fairs didiagnosis menderita tumor langka sejak Agustus tahun lalu. Ia dilaporkan meninggal dunia pada hari Jumat malam, 13 Desember 2024. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Fairs telah menjalani operasi sebanyak tujuh kali, termasuk kemoterapi, dan radioterapi. Semua pertandingan akademi The Hammers yang dijadwalkan pada akhir pekan ini, telah ditunda sebagai bentuk penghormatan berpulangnya Fairs.

PAOLO MALDINI TOLAK UNDANGAN AC MILAN

Dari Inggris beralih ke kabar dari Italia. Dilaporkan oleh Football Italia bahwa, legenda AC Milan Paolo Maldini telah menolak undangan untuk menghadiri perayaan ulang tahun klub kecintaannya itu yang ke-125. Pihak Rossoneri dilaporkan tengah merencanakan beberapa acara dan penghormatan di perayaan ulang tahunnya tersebut. Sejumlah legenda seperti Costacurta, Donadoni, Rijkaard, Seedorf, dijadwalkan hadir. Maldini menolak hadir di acara tersebut, karena hubungannya dengan petinggi Milan masih buruk. Maldini masih muak dengan petinggi Milan sejak ia diberhentikan sebagai direktur klub tahun 2023 lalu.

PETAHANA KEMBALI TERPILIH JADI PRESIDEN FFF

Beralih ke Prancis, tersiar kabar bahwa petahana Philippe Diallo telah memenangi pemilihan sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF). Dilansir dari Get Football News France, Hasil pemilihan yang diadakan di Paris tersebut, diumumkan pada Sabtu, 14 Desember 2024. Diallo menang atas pesaingnya Pierre Samsonoff, dengan persentase 55,34 %. Pemungutan suara dilakukan secara elektronik, dimana suara tersebut berasal dari klub amatir, liga distrik, dan klub profesional yang ada di wilayah Prancis. Diallo kini akan mengemban jabatan tersebut hingga tahun 2028.

INSIDEN KIPER BOCHUM MASIH DISELIDIKI

Sementara itu dari Jerman, dilaporkan oleh BBC bahwa di laga Bundesliga antara Bochum vs Union Berlin telah terjadi pelemparan yang mengakibatkan kiper Bochum terluka parah. Kejadian tersebut sampai membuat laga dihentikan selama setengah jam. Benda seperti korek api, membuat kiper Bochum Patrick Drewes mendapatkan perawatan serius, dan tak lagi bisa melanjutkan laga. Meski laga akhirnya dilanjutkan, namun kasus insiden ini akan ditindaklanjuti secara serius oleh pihak terkait, yang kini masih mencoba menangkap pelaku pelemparan.

USULAN FORMAT PIALA AFF DIKEMBALIKAN SEPERTI SEMULA

Beralih ke kabar berikutnya mengenai Piala AFF. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong turut mengusulkan agar format Piala AFF mendatang bisa lebih ideal. STY berharap format fase grup Piala AFF yang sekarang diubah. Tujuannya adalah untuk melindungi pemain, dan meningkatkan kualitas kompetisi. “Saya pikir babak grup Piala AFF akan jauh lebih baik jika dilaksanakan di satu negara. Setelah itu, semifinal dan final baru dilaksanakan dengan sistem kandang dan tandang” Kata Coach Shin. Ide STY tersebut sejatinya merupakan format Piala AFF yang lama dan pernah berlaku di edisi 2004 hingga 2016.

FANS MALAYSIA DAN THAILAND BENTROK

Masih kabar soal Piala AFF. Dilaporkan dari cuitan akun X @theaseanball, suporter Malaysia yang bertandang ke Rajamangala Stadium, terlibat bentrokan pasca laga Thailand vs Malaysia usai. Laporan menunjukkan bahwa terjadinya bentrokan antara penggemar kedua tim, menyebabkan sedikitnya satu pendukung Malaysia terluka. Polisi bertindak cepat untuk memisahkan kedua kelompok suporter. Polisi juga menahan para fans Malaysia di dalam stadion hingga para pendukung Thailand membubarkan diri. Untuk memastikan keamanan, bus-bus yang disediakan untuk mengangkut fans Malaysia juga dijauhkan dari lokasi kejadian.

RIBUAN FANS INDONESIA AKAN GERUDUK STADION AUSTRALIA

Beralih ke kabar selanjutnya. Dilansir dari Bola.com, fans Timnas Indonesia diperkirakan akan memerah putihkan Allianz Sydney Stadium di laga Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia, 20 Maret 2025. Ribuan tiket dilaporkan telah diborong oleh suporter merah putih. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh kelompok suporter Timnas Indonesia di Australia, Garuda Australia. Mereka mengucapkan terima kasih atas besarnya antusias dari para fans. “Sebanyak 2.650 tiket sudah terjual, dan angkanya akan terus bertambah. Yuk merahkan Sydney!,” ungkap Garuda Australia via Instagram.

Terkuak Kontroversi Arab Saudi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

0

Tahun 2034 masih 10 tahun lagi. Selama itu sudah ada dua juara Piala Dunia. Dua tim Eropa juga sudah mengangkat trofi EURO. Lima negara juara Piala AFF. 10 tim juara Liga Champions Eropa. Dan sudah ada dua presiden lengser keprabon alias turun tahta.

Singkatnya, 10 tahun itu masih lama. Namun FIFA sudah mengumumkan bahwa Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Bagaimana bisa begitu? Piala Dunia 2026 dan 2030 saja belum terjadi, kok tuan rumah Piala Dunia 2034 sudah diumumkan?

Jika berkaca pada edisi 2022, hal semacam ini bukan barang baru. Qatar sendiri diumumkan jadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 2 Desember 2010 alias 12 tahun sebelum Piala Dunia itu digelar. Hal yang sama juga terjadi di Piala Dunia 2014, di mana Brasil diumumkan jadi tuan rumah pada tahun 2003.

Yang jadi soal bukan kapan keputusan pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2034 itu diumumkan, tapi prosesnya. Ada banyak kontroversi, skandal, patgulipat, polemik di balik pemilihan Arab Saudi sebagai tuan rumah.

Piala Dunia 2030

Rabu pagi, 11 Desember 2024, FIFA menggelar kongres di Zurich, Switzerland. Dalam kongres tersebut, FIFA mengumumkan bahwa Maroko, Spanyol, Portugal, Uruguay, Paraguay, dan Argentina akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030. FIFA menyebut, Piala Dunia 2030 akan menjadi Piala Dunia yang spesial.

Ini adalah untuk pertama kalinya enam negara di tiga benua yang berbeda akan menggelar Piala Dunia. Selain itu edisi 2030 juga sekaligus menandai seabad Piala Dunia. Jadi, Piala Dunia 2030 tak boleh kalah dari pesta ulang tahun Akira Gregory, anak Greg Nwokolo.

Namun, rencana ini semula ditentang oleh banyak orang. Salah satunya kelompok peduli iklim. Benja Faecks dari LSM Carbon Market Watch mengevaluasi janji-janji FIFA terhadap iklim dan lingkungan. Menurutnya memainkan Piala Dunia di enam negara dan tiga benua yang berbeda adalah bentuk dari penyimpangan ekologis.

Masih menurut Benja, menempatkan Piala Dunia 2030 di Benua Afrika, Amerika Latin, dan Eropa sekaligus merupakan pilihan geografis yang tidak menguntungkan. Pasalnya, penggemar dipaksa melewati ribuan mil dari satu pertandingan ke pertandingan lain, dan itu artinya mesti menggunakan pesawat.

Seperti biasa, suara-suara marjinal semacam itu tak didengar FIFA. Keputusan Piala Dunia 2030 akan digelar di enam negara dan tiga benua tetap diketok palu. Gianni Infantino lalu seolah-olah mencari alasan untuk membenarkan keputusan ini. Menurut presiden FIFA, keputusan ini dibuat untuk mengirimkan pesan besar tentang perdamaian, toleransi, dan inklusivitas.

Berdampak ke Piala Dunia 2030

Keputusan atau lebih tepatnya ambisi menaruh Piala Dunia 2030 di tiga benua yang berbeda berimbas pada Piala Dunia berikutnya, yakni tahun 2034. Lantaran Eropa, Amerika Latin, dan Afrika sudah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030, maka ketiga benua itu dikecualikan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia berikutnya.

Jelas ini merugikan bagi ketiga konfederasi. Sebab boleh jadi salah satu dari konfederasi punya niat untuk menjadi tuan rumah tunggal di Piala Dunia. Tapi nasi sudah menjadi nasi kuning. FIFA berdalih pengecualian Afrika, Amerika Latin, dan Eropa sebagai tuan rumah edisi berikutnya sesuai dengan prinsip rotasi alias gantian.

Alhasil, Piala Dunia 2034 wajib diadakan di Benua Asia atau Oseania. Kita kemudian tahu, di kongres tersebut FIFA juga mengumumkan bahwa Arab Saudi diberikan hak tuan rumah Piala Dunia 2034. Yang di kemudian hari pemberian hak tuan rumah pada Arab Saudi ini ternyata menyimpan skandal.

Sengaja Digelar di Arab Saudi?

Prinsip rotasi alias gantian diumumkan FIFA pada Oktober tahun lalu. Di saat itu pula isu Piala Dunia 2030 akan digelar di enam negara dan tiga benua sudah menjadi keputusan yang tidak bisa diubah lagi.

Nah, ketika diumumkan bahwa Piala Dunia 2034 akan digelar di Asia atau Oseania, FIFA mengultimatum setiap negara, bahwa siapa yang ingin menjadi tuan rumah diberikan waktu 25 hari untuk mengajukan penawaran. Tatkala semua negara di dua benua itu baru berpikir, dalam hitungan menit Arab Saudi mengajukan diri.

Waktu 25 hari terhitung sebentar bagi sebuah negara buat mengajukan tawaran. Biasanya butuh waktu berbulan-bulan. Selain Arab Saudi, Australia sebenarnya juga ingin menjadi tuan rumah. Namun mereka perlu mempertimbangkannya terlebih dahulu sehingga tidak mampu mengajukan penawaran dengan cepat.

Hanya diberi waktu 25 hari, Australia pun menarik diri. Tapi Arab Saudi tidak. Jika prosesnya terbuka dan transparan, keputusan bahwa Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 tidak akan menimbulkan kecurigaan. FIFA memang mengatakan bahwa prosesnya dijalankan secara integritas, objektif, dan transparan. Tapi syak wasangka tetap mencuat.

Proses Tidak Transparan

Keputusan Arab Saudi jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 melalui kongres luar biasa yang dihadiri seluruh petinggi dan 211 asosiasi anggota. Tapi itu dilakukan secara daring. Mengutip Sky Sports, karena kongresnya virtual pengawasan media berkurang. Sebab yang ditampilkan dalam kongres hanya keputusan akhir, tidak ada pemungutan suara.

Lebih mencurigakan lagi setelah diketahui FIFA memberi nilai tinggi pada penawaran Arab Saudi. Mengutip The Athletic, nilainya 4,2 dari lima. Skor ini tertinggi dalam sejarah. FIFA menyebut rencana Arab Saudi sebagai “visi yang unik, inovatif, dan ambisius untuk ‘abad berikutnya’ Piala Dunia FIFA”.

Pelanggaran HAM

Tentu saja hal ini melahirkan amarah dari banyak pihak. Terutama kelompok pembela hak asasi manusia. Sudah menjadi rahasia umum, Arab Saudi adalah negara yang paling parah soal hak asasi manusia. Organisasi HAM, Amnesty Internasional menduga FIFA mengabaikan hal ini.

Para pegiat HAM geram karena FIFA menganggap isu pelanggaran HAM di negara itu sebagai resiko sedang. Mereka khawatir FIFA dan Arab Saudi sebagai tuan rumah tidak punya komitmen terhadap HAM.

Padahal pelanggaran HAM seperti penghilangan nyawa jurnalis Jamal Khashoggi, perlakuan terhadap pekerja migran dan perempuan, hingga perlakuan buruk terhadap komunitas LGBTQ+ terjadi di negara ini. Menurut laporan terbaru dari Human Right Watch, saat ini ada sekitar 13,4 juta pekerja migran di Arab Saudi.

Dengan adanya Piala Dunia 2034, kekhawatiran terkait hak-hak mereka muncul, seperti biaya perekrutan ilegal, pencurian upah, paparan suhu panas, hingga yang paling mengiris hati, perbudakan modern.

Tahun 2024, Arab Saudi melalui Public Investment Fund atau PIF juga telah dicurigai melakukan tindakan yang setara perbudakan modern di perusahaan yang jadi sponsor Newcastle United, Noon di Riyadh. Pihak PIF menolak berkomentar, sedangkan pihak Noon membantah.

Sama halnya dengan Qatar, Piala Dunia 2034 juga dicurigai akan menjadi lahan basah Arab Saudi untuk melakukan pencucian uang dan sport washing. Kerajaan, dengan uang yang dilumuri minyak, akan memanfaatkan Piala Dunia untuk menutupi kasus pelanggaran HAM, termasuk yang menyeret nama Pangeran Mohammed bin Salman.

Piala Dunia Musim Dingin Lagi?

Ironisnya, di tengah terpaan kasus pelanggaran HAM dan pembatasan yang boleh dan yang tidak, Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA justru mendukung Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Padahal hampir semua kebiasaan orang Inggris, ilegal di Arab Saudi. Mengutip BBC, FA memilih berhati-hati dengan tidak menolak.

Sikap menentang justru datang dari FA Norwegia. Mereka abstain dari pemungutan suara karena menganggap keputusan yang ada merusak reformasi FIFA. Nah, setelah kejanggalan pemilihan tuan rumah dan potensi pelanggaran HAM, Piala Dunia 2034 di Arab Saudi juga dipermasalahkan terkait waktunya.

Apakah ini akan kembali jadi Piala Dunia musim dingin sebagaimana Piala Dunia 2022? Jika demikian, pemain lagi-lagi akan menjadi korban. Kelak, perbudakan modern yang ditakutkan, tidak hanya terjadi di pembangunan venue, tapi juga di atas lapangan hijau.

Sumber: TheGuardian, Forbes, TheAthletic, FIFA, Barrons

Berita Bola Terbaru 15 Desember 2024 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN

Dari hasil lanjutan La Liga jornada ke-17, Real Madrid gagal merebut singgasana puncak klasemen dari Barcelona, setelah ditahan imbang tim peringkat 13 Rayo Vallecano, 3-3. Tiga gol dari Valverde, Bellingham, dan Rodrygo, mampu disamakan di menit 64 oleh gol Isi Palazon. Raihan satu poin ini membuat El Real meraih poin 37, dan masih berada di peringkat 2.

Sementara itu dari hasil Liga Inggris pekan ke-16, hasil imbang juga diraih oleh Arsenal saat menjamu tamunya Everton di emirates, dengan skor kacamata. Meski banyak ciptakan peluang dan corner, namun pasukan Mikel Arteta gagal mengkonversinya menjadi gol. Hasil ini membuat The Gunners sementara berada di peringkat 3 dengan 30 poin.

Di Anfield, hasil imbang juga diraih Liverpool setelah bermain dengan 10 pemain saat hadapi Fulham. Sempat tertinggal dari gol Andreas Pereira dan Rodrigo Muniz, The Reds sukses menyamakan kedudukan lewat gol dari Cody Gakpo dan Diogo Jota. Meski seri, pasukan Arne Slot kini masih kokoh di puncak klasemen dengan 36 poin.

Kemenangan besar justru diraih Newcastle di Saints James Park saat menjamu tamunya Leicester, empat gol tanpa balas. Kekalahan telak ini sekaligus menjadi kekalahan pertama Van Nistelrooy saat membesut The Foxes. Gol dari The Magpies di laga ini masing-masing dicetak oleh Alexander Isak, Bruno Guimaraes, dan brace dari Jacob Murphy. Raihan tiga poin ini membuat anak asuh Eddie Howe sementara berada di peringkat 11 dengan 23 poin,

Sementara itu, Nottingham Forest sukses naik ke posisi 4 klasemen sementara dengan 28 poin, setelah mengandaskan tamunya Aston Villa 2-1. Gol kemenangan dari pasukan Nuno Espirito Santo ini, diciptakan oleh Nikola Milinkovic di menit 87, serta Anthony Elanga di menit 90+3.

Dari Inggris beralih ke hasil Bundesliga spieltag ke-14. Juara bertahan Bayer Leverkusen kembali sukses raih poin penuh saat hadapi tuan rumah Augsburg, dengan skor 2-0. Gol kemenangan dari Die Werkself dicetak masing-masing oleh Martin Terrier di menit 14, dan Florian Wirtz di menit 40. Berkat hasil ini, pasukan Xabi Alonso kini berada di peringkat 2 klasemen sementara dengan 29 poin.

Hasil mengejutkan justru terjadi di MEWA Arena, ketika Bayern Munchen mengalami kekalahan perdana di Bundesliga musim ini atas tuan rumah Mainz, dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan Mainz dicetak mantan anak buah Shin Tae-yong di Timnas Korea Selatan, Lee Jae-sung. Meski alami kekalahan, Die Roten tetap kokoh dipuncak klasemen. Sedangkan Mainz kini naik ke peringkat 6 dengan 22 poin.

Beralih ke hasil dari Serie A giornata ke-16. Napoli sukses meraih tiga angka saat hadapi tuan rumah Udinese, dengan skor 3-1. Gol kemenangan Partenopei, masing-masing dilesakkan oleh Romelu Lukaku, Zambo Anguissa, dan gol bunuh diri Lautaro Gianetti. Dengan kemenangan ini, serdadu Antonio Conte sementara berada di posisi 2 dengan koleksi 35 poin.

Sementara itu di Turin, Juventus susah payah ketika ditahan tamunya Venezia, dengan skor 2-2. Sempat hampir kalah melalui gol dari Mikael Ellertsson, dan bek Indonesia Jay Idzes, Bianconeri akhirnya sukses samakan kedudukan di menit 90+5 lewat gol penalti Dusan Vlahovic. Raihan satu poin ini membuat anak asuh Thiago Motta sementara berada di peringkat 6 dengan 28 poin.

OLE JADI PELATIH BARU WOLVES?

Dilaporkan oleh The Sun, mantan pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer terlihat di tribun Molineux, saat laga Wolves melawan Ipswich Town. Kedatangan pelatih asal Norwegia tersebut ditengarai sebagai kode bahwa, Ole akan segera menjadi pelatih baru Wolves untuk menggantikan Gary O’Neil yang kini dalam tekanan pemecatan. Tak hanya itu, Ole juga melempar kode saat dirinya terlihat berjabat tangan dengan asisten pelatih Wolves yang kemungkinan akan bekerjasama dengannya, yakni Shaun Derry.

ARNE SLOT DIHUKUM

Sementara itu di Anfield, dilaporkan bahwa Arne Slot kini terkena hukuman larangan mendampingi tim di laga berikutnya. Hal itu terjadi lantaran ia menerima kartu kuning saat laga melawan Fulham. Arne Slot kena kartu kuning saat protes kepada wasit Tony Harrington pada menit ke-57. Kartu kuning tersebut adalah kartu kuning ketiga Arne Slot, setelah sebelumnya ia meraihnya di laga melawan Arsenal dan Chelsea. Berkat tiga kartu kuning tersebut, Arne Slot dihukum tidak dapat mendampingi timnya saat bertandang ke markas Spurs, pekan depan.

LINE UP MU BOCOR

Beralih ke kabar jelang laga MU vs City di Etihad. Dilaporkan oleh akun X @unitedfocus, seorang kepala penulis internal berita soal MU yakni Samuel Luckhurst, di akun facebook-nya telah berani membocorkan line up Red Devils saat hadapi City pada Minggu 15 Desember. Pembocoran rahasia dapur MU ini, sebelumnya telah ramai diperdebatkan. Terutama terkait dengan adanya keterlibatan akun-akun orang dalam United seperti UtdScope, maupun TheUtdHQ.

POGBA RESMI DIHUBUNGI CITY

Masih kabar dari Manchester. Dilaporkan oleh The Independent bahwa Manchester City ternyata diam-diam sudah resmi menghubungi Paul Pogba untuk diajak gabung. Meski sang pemain bersikap menolak karena sudah pernah berseragam MU, namun kedua belah pihak di konfirmasi telah melakukan sebuah negosiasi. Menurut laporan, tak menutup kemungkinan negosiasi rahasia tersebut bisa membalikan sikap idealis dari Pogba. The Citizens menghubungi Pogba dalam rangka mencari bala bantuan darurat di lini tengah, setelah kehilangan sosok Rodri yang membuat performa City ancur-ancuran.

DUA KLUB LA LIGA HALANGI BARCA DAFTARKAN OLMO

Beralih ke kabar dari La Liga. Dilaporkan oleh Estadio Deportivo, dua klub yakni Athletic Bilbao dan Atletico Madrid ternyata sedang menghalang-halangi Barcelona mendaftarkan Dani Olmo di paruh musim kedua La Liga. Seperti diketahui, Olmo hanya didaftarkan Barca hingga akhir tahun 2024 saja karena masalah batasan gaji. Kini, kedua klub tersebut gencar mendesak keras pihak La Liga agar mematuhi aturan yang berlaku supaya Olmo tidak bisa didaftarkan. Pasalnya dalam hal ini, Blaugrana masih mencari celah untuk mengakali supaya Olmo bisa didaftarkan ke La Liga.

ANCELOTTI DAN ALLEGRI BERSAING MENUJU ROMA

Dari La Liga kita terbang ke Serie A. Tersiar kabar dari ibu kota bahwa AS Roma lewat Direktur Teknisnya, Florent Ghisolfi, sedang berupaya menyiapkan pelatih tetap Il Lupi di musim mendatang. Seperti diketahui, bahwa Claudio Ranieri dipastikan hanya menjadi pelatih Roma sampai akhir musim saja. Menurut laporan dari Corriere Dello Sport, Giallorossi telah melakukan pendekatan intens pada dua pelatih kawakan yakni Carlo Ancelotti dan Max Allegri. Ancelotti adalah calon kuat, karena kemungkinan ia akan meninggalkan Bernabeu musim depan. Nostalgia serta kedekatan Ancelotti sebagai mantan pemain Roma, akan dimanfaatkan oleh Florent Ghisolfi.

BENZEMA DAN KANTE ABAIKAN MBAPPE

Lanjut ke kabar berikutnya yang datang dari Prancis. Dilansir dari Sportbible, minggu Mbappe telah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Prancis oleh France Football untuk musim 2023/24. Namun dibalik pemilihan yang dilakukan melalui vote para pesepakbola Prancis, ternyata pemain seperti Karim Benzema dan N’Golo Kante, tidak memberikan vote-nya kepada Mbappe. Mbappe diabaikan oleh dua legenda Timnas Prancis itu. Benzema malah nge-vote pemain seperti Camavinga, Bradley Barcola, dan Warren Zaire-Emery. Sementara Kante malah nge-vote Saliba, Kounde, dan Camavinga.

REKOR MEMBANGGAKAN JAY IDZES

Beralih ke kabar dari pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes. Gol sundulan dari bang Jay ke gawang Juventus, tidak hanya buat bangga publik tanah air, melainkan juga membuahkan tiga rekor sekaligus. Bang Jay tercatat jadi orang Indonesia pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di Serie A. Ia juga menjadi orang ASEAN pertama yang bisa cetak gol ke gawang Juventus di Serie A. Rekor berikutnya adalah, gol Jay Idzes itu membuat Venezia hentikan rekor kekalahan atas Juventus di markas lawan. Tercatat, Venezia belum pernah amankan poin dari markas Juventus dari total 11 pertemuan terakhir.

HUBNER DALAM BAHAYA?

Selain kabar baik dari Jay Idzes, kabar buruk justru melanda pemain Timnas Indonesia lainnya, Justin Hubner. Meski awalnya bangga bisa lihat “si preman” jadi starter lagi di laga Wolves U-21 vs Aston Villa U-21, namun pasca laga Hubner dilaporkan mengalami cedera serius. Menurut laporan, cederanya tersebut sampai membuat Hubner dilarikan ke rumah sakit. Kronologinya, di menit 90 kepala Hubner kena benturan keras dari pemain lawan, Luka Lynch. Sampai-sampai laga tersebut dihentikan cukup lama karena penanganan medis yang dilakukan kepada Hubner.

PEMAIN INI JADI PENGGANTI MARSELINO?

Lanjut ke kabar berikutnya yang datang jelang Piala AFF, antara Indonesia vs Vietnam. Dilansir dari Suara, teka-teki siapa pengganti posisi Marselino yang absen, mulai terkuak di sesi konferensi pers yang dilakukan oleh Shin Tae-yong. Coach STY terlihat mengajak serta pemain tengah Borneo yang belum pernah diturunkan, yakni Rivaldo Pakpahan. Pemain berdarah Batak ini digadang-gadang akan menjadi starter menggantikan Lino di laga melawan Vietnam. Rivaldo pun mengaku sangat berterima kasih kepada STY yang telah mempercayai dirinya. Ia merasa bangga, tetapi tak ingin menjadikan kesempatan ini untuk menyombongkan diri.

ASHWORTH KE EVERTON?

Setelah hengkang dari Manchester United, Dan Ashworth jadi komoditas panas klub-klub Inggris. Setelah kemarin diisukan bakal bergabung dengan Arsenal untuk menggantikan Edu, kini Ashworth dikaitkan dengan Everton. Dilansir Transfer News Live, pihak Everton sedang mendiskusikan nama Dan Ashworth untuk mengisi posisi direktur olahraga Everton. Mereka percaya Ashworth punya kapasitas dan koneksi yang kuat untuk memperbaiki sistem transfer Everton yang sempat amburadul.

PERGANTIAN KAPTEN WOLVES

Bukan ganti pelatih atau beli pemain, jelang paruh kedua Liga Inggris musim 2024/2025, Wolves malah ganti kapten. Dilansir 90min, pelatih Wolves, Gary O’Neill memberikan keputusan mendadak soal jabatan kapten tim. Dirinya telah mengkonfirmasi bahwa Nelson Semedo akan menjadi kapten yang baru musim ini. Dirinya akan menggantikan kapten sebelumnya, yakni Mario Lemina. Menurut kabar yang ada, ini merupakan hasil diskusi O’Neil dengan Lemina. Ini sebuah kesepakatan bersama untuk mencopot ban kapten dari lengannya.

CITY INGIN PERPANJANG KONTRAK JOHN STONES

Bergeser ke Manchester, The Citizens dikabarkan lebih memprioritaskan John Stones ketimbang Ruben Dias. Itu ditunjukan dengan niat klub yang ingin memperpanjang kontrak bek asal Inggris tersebut. Dilansir Give Me Sport, City akan segera melakukan diskusi dengan pihak Stones untuk membicarakan kontrak baru. Namun, belum ada kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak. Kabarnya, City menawarkan kenaikan gaji yang cukup signifikan jika Stones mau bertahan.

PEP BELA WALKER YANG JADI KORBAN RASISME

Jelang pertandingan melawan Manchester United, Pep Guardiola menyampaikan pembelaannya terhadap Kyle Walker yang menjadi korban rasisme. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, Pep merasa foto Walker yang diedit sedemikian rupa tidak bisa diterima. “Tidak dapat diterima. Namun bukan karena itu Kyle, bagi setiap manusia. Sayangnya, saat ini di dunia nyata hal itu terjadi berkali-kali,” kata Pep. Dirinya juga menekankan bahwa semua elemen klub kini berada di sisi Walker.

CITY INCAR GUSTO

Masih dari Manchester City. Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu dikabarkan sedang mencari bek kanan baru. Beberapa nama telah dikaitkan. Namun, nama terbaru cukup mengejutkan. Dilansir Sportskeeda, City dikabarkan tengah memantau situasi Malo Gusto di Chelsea. Pihak City kabarnya menyukai gaya bermain Gusto. Meski posisinya di skuad utama Chelsea belum terjamin, mendapatkan Gusto bukan hal yang mudah. City akan mendapat persaingan ketat dari Liverpool yang juga meminatinya.

ANGE SOAL RUMOR PEMECATANNYA

Bergeser ke London utara. Akhir-akhir ini pelatih Spurs, Ange Postecoglou dihajar banyak kritikan. Hal tersebut muncul di tengah performa Spurs yang terlihat lesu dan kurang bergairah di lapangan. Beberapa pekan terakhir juga Spurs kerap menuai hasil buruk. Situasi ini membuat Ange berada dalam tekanan. Bahkan Ange bisa saja dipecat jika tak kunjung memperbaiki performa tim. Dilansir ESPN, Ange justru tenang menyikapi hal ini. Menurutnya, ini bak sebuah tantangan baginya. Dan ia suka itu. “Saya suka berkelahi, saya suka kesulitan, saya suka berada di tengah badai ketika semua orang ragu kepada saya. Karena saya tahu apa yang ada di sisi lain jika Anda bisa melewati badai itu,” tutur Ange.

BARCA SIAP LEPAS PABLO TORRE

Mampir sebentar ke Spanyol, ada Barcelona yang dikabarkan siap melepas beberapa pemain mudanya. Dilansir Barca Blaugranes, salah satu yang akan dikorbankan adalah Pablo Torre. Khusus Torre, Barca hanya berminat untuk meminjamkannya terlebih dahulu. Dengan menjalani masa peminjaman, Barca ingin melihat Torre mengantongi menit bermain yang lebih banyak. Dengan begitu, Barca bisa dengan mudah mengamati perkembangan pemain yang masih berusia 21 tahun tersebut.

KOMPENSASI YANG DITERIMA SCHMIDT USAI DIPECAT BENFICA

Usai dipecat pada akhir agustus kemarin, urusan Roger Schmidt dan Benfica ternyata belum rampung. Benfica masih harus merampungkan tanggung jawabnya untuk membayar biaya kompensasi pemecatan. Lantas, berapa biaya yang harus dibayar Benfica? Dilansir Supersport, Roger akan mendapat dana pesangon di angka 8,7 juta euro. Kompensasi itu harus dibayarkan karena kontrak sang pelatih masih tersisa dua tahun lagi. Bergabung pada tahun 2022, Roger saat itu dikontrak Benfica hingga 2026.

TUCHEL INGIN BEN WHITE KEMBALI KE TIMNAS INGGRIS

Beralih ke kabar internasional, Thomas Tuchel mulai membentuk kerangka Timnas Inggris untuk tahun depan. Kabarnya, mantan pelatih PSG itu ingin memanggil beberapa nama yang sempat lama absen. Dilansir Independent, salah satu nama yang ingin dipanggil lagi oleh Tuchel adalah Ben White. Bek Arsenal itu belum bermain untuk negaranya sejak meninggalkan kamp latihan Piala Dunia dua tahun lalu. Dan kini, Tuchel ingin menawarkan awal yang baru untuk White. Tuchel kabarnya akan melakukan pertemuan khusus dengan sang pemain.

PSSI DAPAT SUNTIKAN DANA RATUSAN MILIAR

Kembali ke Tanah Air, kita akan membahas PSSI yang akan mendapat suntikan dana yang besar. Dilansir Tribunnews, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto kabarnya akan segera mencairkan dana untuk Timnas Indonesia dan program PSSI. Dana yang diperkirakan mencapai Rp277 miliar tersebut rencananya akan cair secara bertahap mulai Januari 2025 mendatang. Menurut Erick Thohir, dana ini menjadi bukti komitmen Prabowo terhadap kemajuan sepakbola Indonesia.

Sudah Benar PSSI Tidak Memakai GBK untuk Piala AFF 2024

0

Tren memakai stadion pengganti untuk pertandingan penting rupanya telah menyebar ke Asia Tenggara, setelah sebelumnya China menerapkan itu di laga melawan Indonesia. Entah kebetulan atau tidak, dua tim AFF 2024 tidak menggunakan stadion utama mereka.

Kalau dipikir-pikir, ternyata ada untungnya juga memakai stadion pengganti di sebuah kompetisi. Khususnya buat tuan rumah. Apalagi kalau letaknya jauh dari ibukota, dimana pemain lawan harus mengeluarkan tenaga ekstra sebelum tanding.

Tentu saja jadi poin plus yang bisa dimanfaatkan oleh sebuah tim untuk meraih kemenangan. Kalau sampai tak bisa memanfaatkan kesempatan, ya, kebangetan sih.

Takkan Gunakan GBK

Sejak era milenium awal, Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah jadi markas besar untuk timnas Indonesia di kompetisi tarkam bergengsi bernama Piala AFF. Pertandingan yang seru dan penuh intrik pernah tersaji di stadion yang memakai nama pendiri bangsa tersebut. Tetapi suasana seperti itu di stadion GBK, dipastikan tak ada lagi tahun ini.

Ya, kompetisi AFF 2024 ini Timnas Indonesia memakai stadion lain selain GBK. Stadion itu adalah Manahan Solo yang berkapasitas stadion 20 ribu penonton. FYI aja, Stadion Manahan Solo hanya digunakan pada fase penyisihan grup saja.

Sementara jika Timnas Indonesia lolos ke fase semifinal atau bahkan final, maka ada dua stadion lain yang kemungkinan akan digunakan. Stadion itu adalah Gelora Bung Tomo dan Stadion Pakansari.

Untuk Stadion GBT Surabaya mampu menampung 45 ribu penonton. Stadion GBT memenuhi uji kualitas FIFA soal panjang rumput, kondisi lapangan, struktur tanah dan sistem penyiraman. Begitu juga stadion Pakansari Bogor yang memenuhi kriteria, karena kualitas rumput yang mulus dan punya sistem drainase yang baik. Jadi meskipun hujan, rumput stadion tidak akan mengalami banjir.

Perlu Perawatan

Tentu saja pengecualian Stadion GBK jadi laga kandang Timnas Indonesia terjadi bukan tanpa alasan. Bukan karena pihak pengelola Stadion GBK enggan, atau PSSI sudah tak mau lagi berlaga di stadion kebanggaan orang Jakarta, tapi ada alasan yang masuk akal di baliknya. Tak lain dan tak bukan adalah soal rumput.

Rumput Stadion GBK menurut PSSI sedang dalam perawatan. Sehingga di Piala AFF 2024 ini, Stadion GBK tidak dipakai karena masih proses pemeliharaan. Sementara kompetisi sepakbola se-ASia Tenggara memerlukan kondisi rumput yang prima. Oleh karena itu, PSSI sepertinya tak mau mengambil resiko dengan memaksakan laga digelar di GBK.

“GBK pasti enggak. Karena mereka masih dalam proses pemeliharaan. Kemarin juga ada acara di GBK juga tidak diganggu rumputnya. Acara natal itu dan tidak terganggu,” ujar Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga.

Pertanyaannya, apakah kalau bagus akan digunakan untuk AFF? Belum tentu. Sebab kalau misalnya saja rumput Stadion GBK bagus pun, tentu saja lebih baik untuk laga kandang Kualifikasi Piala Dunia, daripada kompetisi seperti Piala AFF.

Sisi Positif bagi Timnas Indonesia

Ya, Piala AFF sejatinya memang kalah bergengsi dari Kualifikasi Piala Dunia. Dari segi tim, bobot penilaian FIFA, hingga poin yang dapat diperoleh. Menang di satu laga Kualifikasi Piala Dunia, poin yang didapatkan bisa lebih banyak dari memenangi Piala AFF.

Namun, sebagian negara di Asia Tenggara tetap menganggap penting Piala AFF. Sehingga mereka berduyun-duyun mencari siasat menjegal lawan. Salah satunya Vietnam. Nguyen sekeluarga sangat ingin sekali melaju ke final Piala AFF. Tapi tidak cuma itu.

Mereka juga tampaknya ingin menjegal Indonesia dengan memindahkan laga dari yang biasanya digelar di My Dinh Stadium di Hanoi ke Viet Tri di Provinsi Phu Tho. Sehingga Timnas Indonesia nantinya tidak cuma terbang ke ibu kota Vietnam, tapi juga harus menempuh perjalanan dari Hanoi ke Provinsi Phu Tho.

Kamu tahu jaraknya dari Hanoi ke Phu Tho? 100 kilometer dan harus menempuh perjalanan sekitar dua jam. Memang sah-sah saja untuk memindahkan markas. Toh itu sudah haknya si tuan rumah.

Nah, dengan tidak bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta, dan memindahkannya ke stadion yang jaraknya cukup jauh dari ibu kota, ini juga sebetulnya menguntungkan Indonesia. Lihat saja, di fase grup Timnas Laos yang menempuh 15 jam perjalanan ke Solo bahkan sampai tak bisa menggelar latihan karena kelelahan.

Tapi yah, sayangnya Indonesia tidak bisa memanfaatkan hal itu. Pasukan Shin Tae-yong justru yang loyo diobok-obok Timnas Bumbu Dapur. Tapi tiada mengapa. Siapa tahu kondisinya akan berbeda di fase gugur. Mengingat biasanya pertandingan fase gugur Piala AFF punya tensi yang tinggi.

GBK memang punya atmosfer yang luar biasa. Tapi sebetulnya tidak bermain di GBK juga sama luar biasanya. Malahan dengan memindahkan markas lebih jauh dari ibu kota, suporter Indonesia akan mendominasi. Mengingat yang akan lebih menguasai aksesnya adalah suporter Indonesia, alih-alih penggemar tim lawan.

Mencari Magis di Luar GBK

Soal Stadion GBK yang tidak dipakai, sudahlah tak perlu dirisaukan. Toh, bertanding di Stadion GBK tidak menjamin Timnas Indonesia menang, kan? Bahkan tidak sekali-dua kali Timnas Indonesia justru apes ketika menggelar laga Piala AFF di Stadion GBK.

Bisa jadi, jika laga tidak digelar di GBK, Timnas Indonesia justru bisa memutus keapesan itu. Misalnya, andai laga fase gugur Indonesia akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo. Stadion di Benowo, Surabaya ini diam-diam pernah memberi gelar untuk Timnas Indonesia.

Kemarin di Piala AFF U-19. Indonesia menjadi tuan rumah dan final digelar di Gelora Bung Tomo. Menghadapi Timnas Thailand yang hebat itu, Indonesia asuhan Indra Sjafri mengalahkannya dan berhasil menggondol trofi Piala AFF U-19 untuk kedua kalinya.

Pada tahun 2013, Indra Sjafri juga membawa tim yang sama menjuarai kompetisi yang sama. Hanya saja waktu itu di Stadion Deltras Sidoarjo. Yah, sama-sama di Jawa Timur. Namun, kabar terbaru sepertinya PSSI tidak akan memakai Gelora Bung Tomo atau stadion di Jawa Timur apabila Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2024.

Sebagai langkah alternatif, PSSI justru memilih Stadion Pakansari di Cibinong untuk laga semifinal Piala AFF 2024. Hm…. tak masalah. Timnas Indonesia juga memiliki catatan bagus saat berlaga di Pakansari di turnamen Piala AFF. Tepatnya di Piala AFF 2016.

Kala itu Pakansari menjadi markas Indonesia untuk fase gugur. Di babak semifinal leg pertama, Hansamu Yama dan kolega sukses membungkam Vietnam di Pakansari. Lalu lolos setelah menahan imbang Vietnam di My Dinh. Di stadion yang sama, Indonesia juga berhasil mengalahkan Thailand di partai final.

Sayangnya, ketika bertandang ke Bangkok, Indonesia mesti bertekuk lutut dan gagal meraih gelar karena kalah agregat 3-2. Berlaga di Stadion Pakansari seandainya ke semifinal Piala AFF, Indonesia akan berharap tuah dari stadion itu dan menghindari rentetan hasil kurang menyenangkan ketika memainkan laga Piala AFF di GBK.

Sebab di edisi sebelumnya, Indonesia bahkan gagal memetik kemenangan di semifinal Piala AFF menghadapi Vietnam. Anak asuh Park Hang-seo saat itu sepertinya sudah bisa menaklukkan atmosfer GBK yang terkenal intimidatif.

Akankah dengan memindahkan laga ke stadion selain GBK mengantarkan akhir bahagia bagi Timnas Indonesia di Piala AFF? Tapi sebelum sampai situ, pastikan dulu Indonesia lolos ke fase gugur. Ya tahunya malah nggak lolos, ye kan?

https://youtu.be/IsqnoQNn6zQ

Viva, Kompasiana, Bolanet, Bola, Sport.detik,

Salahnya Sendiri! Nelangsa Klub Luar Setelah Depak Pemain Indonesia

Kita pasti bangga melihat pemain Indonesia membela klub luar negeri. Saking bangganya pasti kita cari tahu tuh, seluk beluk klub yang dibela pemain Indonesia. Selain itu, dari segi pamor, klub tersebut pasti akan naik drastis apabila dibela pemain Indonesia.

Namun apa yang terjadi ketika klub tersebut ditinggal oleh pemain Indonesia? Tidak hanya pamornya saja yang jeblok, hal-hal lain pun juga. Bahkan ada klub yang sampai bangkrut. Penasaran klub mana saja itu? Mari kita bahas.

FK Senica

Kalian masih ingat FK Senica? Klub asal Slovakia tersebut pernah diperkuat oleh Egy dan Witan di tahun 2021. Pengaruh Egy dan Witan di lapangan pun terbilang cukup oke selama musim 2021/22. Egy dengan 2 gol dan 4 assist, sementara Witan dengan 4 gol dan 1 assist. Namun seiring berjalannya waktu, klub tersebut malah ditimpa masalah besar pada bulan Maret 2022.

Media Slovakia Sport.sk mengklaim bahwa FK Senica terlilit hutang dengan nilai mencapai 1 juta euro (Rp16,8 miliar). Dengan situasi seperti ini, pemain seperti Witan dan Egy mengalami tunggakan gaji.

Menurut laporan Sport.sk, bila FK Senica gagal menyelesaikan masalah hutangnya, mereka terancam terdegradasi ke Liga 3. Nasib Egy dan Witan pun terlunta-lunta. Egy dan Witan akhirnya memilih pergi pada Mei 2022.

Sampai akhirnya, FK Senica benar-benar diputuskan terdegradasi dari Fortuna Liga, dan lisensi klubnya dicabut oleh Federasi Sepak Bola Slovakia (SFZ). Klub itupun akhirnya bangkrut beneran, dan tak ada lagi hingga sekarang.

Lechia Gdańsk

Sebelum Egy dan Witan ke FK Senica, mereka terlebih dulu merumput di Liga Polandia bersama Lechia Gdańsk. Egy datang lebih dulu di tahun 2018, sementara Witan menyusul di tahun 2021. Klub Lechia Gdansk ini juga didanai oleh oleh ustad kondang tanah air, Yusuf Mansur lewat Paytren.


Meski belum pernah mencetak gol dan assist sejak 2018, namun selama Egy membela Lechia, klub tersebut tak pernah terdegradasi. Lechia konsisten di Liga Ekstraklasa, atau Liga Utama Polandia hingga musim 2021/22.

Namun pada bulan Juni 2021, Lechia Gdansk justru melepas Egy karena kontraknya habis. Pemutusan kontrak itu juga didasarkan pada menit bermain Egy yang kurang, serta torehan gol dan assist yang nihil. Ketika Egy dilepas, Paytren sebagai salah satu pemilik saham pun juga ikut angkat kaki.

Petaka Lechia setelah ditinggal Egy datang pada musim 2022/23. Klub itu sempat delapan laga tanpa kemenangan, dan telan lima kekalahan beruntun di liga. Puncaknya, Lechia harus terdegradasi dari kasta teratas Liga Polandia, lantaran cuma finish di urutan 17.

Mau tahu kondisi klub tersebut di musim ini?.Lechia memang sudah kembali ke Liga Utama Polandia. Namun lihat saja noh peringkatnya. Mereka masih terseok-seok di peringkat 17 hingga pekan ke-18. Mereka terancam terdegradasi lagi.

FC Vion

Masih ingat klub Egy lainnya yakni FC Vion? Ya, selepas dari FK Senica, Egy dikontrak selama setahun sejak agustus 2022, oleh klub Liga Slovakia, FC Vion. Klub ini ternyata punya sejarah membesarkan pemain top Eropa, sebut saja seperti Milan Skriniar.

Di Vion, Egy tentu ingin nasibnya seperti Skriniar. Namun sayang, umur Egy di klub ini justru pendek. Hanya enam bulan “si kelok sembilan” berada di FC Vion. Ia diputus kontraknya oleh klub karena alasan tidak cocok dengan tim. Menurut manajer tim, Marek Ondrejk, Egy kesulitan mengikuti gaya main yang diterapkan pelatih FC Vion saat itu, Ivan Galad.

Setelah Egy didepak, nasib FC Vion pun makin tak karuan. Di musim lalu, klub tersebut justru terdegradasi dari Liga Utama Slovakia karena menghuni dasar klasemen. Bahkan hingga musim ini, FC Vion masih saja berjuang di kasta kedua Liga Slovakia.

AS Trencin

Pasca hijrah dari FK Senica, Witan Sulaiman sempat gabung ke klub Liga Slovakia, AS Trencin. Witan gabung di klub tersebut sejak musim 2022/23. Klub ini juga dikenal sebagai penempa bakat-bakat pemain top Eropa. Sebut saja Leon Bailey, Wesley Moraes, Stanislav Lobotka, hingga Martin Skrtel.

Performa Witan selama di AS Trencin terbilang cukup berkembang. Torehan 4 gol dan 1 assist dari 14 laga, sempat dipuji pihak klub. Namun ketika sedang banyak dipuji, Witan justru memilih hengkang di awal tahun 2023.

Menurut apa yang dikatakan oleh pihak klub, Witan memilih hengkang karena kemauan sendiri. Menurut Direktur Teknik AS Trencin, Andrej Aik, Witan sebenarnya ingin dipertahankan karena kemajuan yang diperlihatkan. Namun tawaran Persija saat itu, telah membuat Witan akhirnya dilepas oleh Trencin.

Pasca ditinggal Witan, justru nasib AS Trencin makin buruk. Mereka musim lalu sampai mengikuti babak playoff degradasi Liga Utama Slovakia. Meski akhirnya lolos, namun di musim ini mereka kembali terseok-seok hingga pekan 17 Liga Utama Slovakia. Trencin masih menghuni peringkat 10 dari 12 tim, dan terancam mengikuti babak playoff degradasi lagi.

Ansan Greeners dan Jeonnam Dragons

Sebelum gabung Port FC, Asnawi sempat membela dua klub Korea Selatan, Ansan Greeners dan Jeonnam Dragons. Asnawi pertama kali abroad gabung Ansan Greeners di tahun 2021. Selama dua musim gabung, Asnawi bukanlah sekadar ban serep. Ia sering tampil dengan mencatatkan total 42 laga.

Keberadaan Asnawi sangat penting bagi pelatih Ansan waktu itu, Lim Jong-heon. Sampai-sampai saat Asnawi dilepas ke Jeonnam Dragons pada 2023, Lim Jong-heon merasa kehilangan. Lim merasa susah mencari pengganti seperti Asnawi di timnya.

Sejak ditinggal Asnawi, mereka hampir terdegradasi karena berada di peringkat 12 K-League 2 musim lalu. Di musim ini, mereka juga gagal promosi lagi karena hanya menyelesaikan musim di peringkat 11 dengan 37 poin.

Lain halnya cerita Asnawi di Jeonnam Dragons. Di klub tersebut, Asnawi bahkan sempat dijadikan biang kerok ketika Jeonnam gagal promosi musim lalu. Saat laga penentuan promosi ke K-League, Jeonnam menyerah dari Bucheon FC. Asnawi di laga tersebut kena semprot pelatih Lee Jang-kwan, karena melakukan pelanggaran yang berbuah penalti untuk Bucheon.

Nawi pun akhirnya dilepas oleh Jeonnam pada Januari 2024. Asnawi dilepas bersama 9 pemain lain karena tak diperpanjang kontraknya. Setelah tak diperkuat Asnawi, klub tersebut kembali gagal promosi ke K-League. Musim ini, Jeonnam hanya finish di peringkat 4 K-League 2, dengan 57 poin.

KMSK Deinze

Klub Belgia KMSK Deinze pernah dibela oleh Merselino Ferdinan selama kurang lebih setahun sejak Januari 2023. Selama setahun, Lino hanya jadi pemanis belaka di klub berjersey orange-hitam tersebut. Ia hanya main di 7 laga saja, itupun sebagai pemain pengganti.

Hal itulah yang membuat Lino dan klub bersepakat untuk mengakhiri kerjasamanya di awal tahun 2024. Bersama 10 pemain lain, Lino tak diperpanjang kontraknya. Setelah Lino pergi, tim ini justru mengalami masalah besar. KMSK Deinze terlilit hutang.

Pada bulan November 2024, hutang Deinze sempat dijanjikan akan dilunasi oleh investor baru bernama Doudou Cisse. Cisse mengatakan bahwa perusahaannya, AAD Invest Group akan menalangi semua utang piutang yang diwarisi oleh pemilik KMSK sebelumnya, ACA Football Partners.

Akan tetapi, omongan itu hanya bualan belaka. Utang yang dimiliki oleh Deinze tidak terlunaskan. Akibatnya, tim yang berdiri 1926 tersebut dinyatakan bangkrut per hari Rabu 11 Desember 2024, oleh pengadilan bisnis Gent.

https://youtu.be/qwkwr_lOHtk

Sumber Referensi : cnn, bola.com, cnn, bola.net, cnn, tempo, superball, okezone, tribunnews, superball, tempo

Berita Bola Terbaru 14 Desember 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan Liga Spanyol, Valencia harus mengakui keunggulan Real Valladolid dengan skor 1-0. Satu-satunya gol Valladolid dicetak oleh Anuar menit 20. Hasil ini tidak mengubah kondisi kedua klub di zona degradasi. Paling, Valladolid naik satu peringkat dari dasar klasemen.

Sementara di Serie A, Empoli harus mengakui kekalahan dari tim tamu, Torino. Che Adams jadi pahlawan kemenangan Torino melalui satu golnya di menit 70. Menariknya, gol Adams dilesakkan dengan cara yang tidak biasa. Memanfaatkan posisi kiper Empoli yang tidak sempurna, Adams menjebol gawang lawan dari tengah lapangan. Tambahan tiga poin ini bikin Torino menyamai poin Empoli, yakni 19 di urutan 11. 

LIVERPOOL AKAN SEGEL 2 TRANSFER SEKALIGUS

Bergeser ke Inggris, Liverpool dikabarkan akan menargetkan dua transfer sekaligus di bursa transfer musim dingin nanti. Dua nama yang menjadi prioritas itu adalah Joao Pedro dan pemain Bayer Leverkusen, Jeremie Frimpong. Dilansir The Sun, The Reds sudah memantau kedua pemain sejak awal musim. Arne Slot merasa dengan adanya mereka, timnya akan semakin sempurna. Itu bagus untuk mempertahankan asa juara Liga Inggris musim ini. Namun, negosiasinya diperkirakan bakal sulit. Karena baik Frimpong dan Pedro, sama-sama pemain penting di klubnya masing-masing.

PALMER DAFTARKAN SELEBRASINYA KE HAKI

Cole Palmer dikabarkan tengah memperjuangkan hak merek dari selebrasinya yang ikonik itu. Palmer dikabarkan ingin meraup untung lebih melalui selebrasi yang memberikan gestur seperti orang kedinginan itu. Dilansir Daily Mail, Palmer bahkan sudah mengirimkan dokumen untuk melancarkan proses tersebut. Dalam dokumennya, Palmer nantinya bisa menjual atau mendapat untung dari berbagai produk dengan embel-embel, logo, atau merek dari selebrasinya itu. Jenis produk yang didaftarkan seperti minuman beralkohol, makanan, mainan, pisau cukur, hingga mobil.

HERE WE GO, TALENTA MUDA PARAGUAY JADI MILIK MU

Dari Manchester, Setan Merah dikabarkan telah menyegel transfer pertama mereka di era Ruben Amorim. Mengutip dari cuitan Fabrizio Romano, United telah mencapai kesepakatan dengan Cerro Porteno untuk mewujudkan transfer Diego Leon. Statusnya sudah Here We Go. United membayar 4 juta dollar plus 3,5 juta dollar dalam bentuk bonus. Leon tidak akan langsung bergabung dengan MU. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu baru bisa diperkenalkan pada tahun 2025 mendatang. Atau saat usianya sudah 18 tahun. 

BRIGHTON TUNTUT KLUB KROASIA

Masih dari Liga Inggris, klubnya Tony Bloom, Brighton dikabarkan sedang terlibat proses hukum dengan salah satu klub papan bawah Kroasia, Jadran-Galeb. Dilansir Goal, Brighton mengirimkan tuntutan kepada Jadran atas dasar kesamaan logo. Dalam surat tuntutan itu, Brighton meminta Jadran untuk mengganti logonya karena itu sangat mirip. Jika Jadran bersedia, maka Brighton tidak akan memperpanjang masalah ini. Namun, jika Jadran tetap kekeh, maka jalur hukum akan ditempuh oleh The Seagulls. Lucunya, Brighton mengetahui ada klub yang meniru logonya setelah salah satu perwakilan klub Jadran menghubungi Brighton untuk meminta sumbangan simbolis berupa peralatan latihan.

ANCELOTTI BERI UPDATE RECOVERY ALABA

Berlanjut ke La Liga, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti baru saja menyampaikan update tentang kondisi cedera David Alaba. Dikutip dari The Real Champ, Ancelotti mengkonfirmasi bahwa pemulihan Alaba berjalan dengan baik. Sang pemain dinyatakan hampir pulih dan akan segera kembali berlatih. Ini jadi kabar yang menggembirakan bagi Ancelotti. Karena Alaba adalah bagian penting dari lini bertahannya. Harapannya, Alaba bisa kembali berlatih awal tahun depan atau paruh kedua musim 2024/25.

MADRID DAN BARCELONA REBUTAN MARCUS THURAM

Masih seputar Real Madrid, pihak klub dikabarkan menaruh ketertarikan pada striker Inter Milan, Marcus Thuram. Madrid menilai bahwa Thuram akan jadi pesaing yang bagus bagi Kylian Mbappe. Keberadaannya bisa memancing versi terbaik dari Mbappe untuk keluar. Namun, El Real tidak sendirian. Dilansir Team Talk, itu karena Barcelona juga dikabarkan sedang memantau situasi Thuram. Kabarnya, Thuram bisa didapatkan dengan cara membayar klausul pelepasannya yang berada di angka 85 juta euro.

JUVE INGINKAN TONALI

Sementara dari Italia, Juventus dikabarkan sedang ingin mengupgrade kualitas lini tengahnya. Untuk itu, pihak klub menginginkan sosok Sandro Tonali untuk bergabung. Pemain Newcastle United itu sempat tersandung kasus judol. Namun, kini sudah kembali ke lapangan. Dan dari situ lah Juve mulai memantau sang pemain. Dilansir Fichajes, Juventus ingin menjadikan Tonali sebagai bagian penting dari revolusi lini tengah di bawah asuhan Thiago Motta. Namun, masalahnya adalah sang pemain belum berminat untuk kembali ke Italia. Ia merasa happy di Inggris. Ia happy jadi bagian The Magpies.

TRANSFER CALAFIORI MENIMBULKAN SENGKETA DI ITALIA

Masih seputar pemain Italia, kepindahan Ricardo Calafiori dari Bologna ke Arsenal ternyata meninggalkan sebuah sengketa yang rumit. Sengketa itu melibatkan Arsenal, Bologna, AS Roma, dan Basel. Dilansir Foot Italia, sengketa ini tentang klausul pembagian hak atas penjualan sang pemain. Saat Calafiori dilepas Bologna ke Arsenal dengan banderol sekitar 50 juta euro, Basel yang menjadi klub Calafiori sebelum Bologna menagih klausul 50% keuntungan jika Bologna menjual sang pemain. Alhasil, mereka dapat 23,5 juta euro. Nah, Roma ikut-ikutan. Mereka meminta jatah karena merasa telah memasukan klausul pembagian 40% keuntungan penjualan saat menjual Calafiori ke Basel pada tahun 2022. Jadi, harusnya ada hak Roma di sebagian 23,5 juta euro tersebut. Yang jadi masalah, kini Roma belum mendapatkan haknya. Basel pun dituntut oleh Roma untuk memenuhi klausul tersebut.

SKANDAL PEMALSUAN UMUR YOUSSOUFA MOUKOKO

Permasalahan rumit juga terjadi di sepakbola Jerman. Namun, kali ini bukan soal sengketa transfer, melainkan dugaan pemalsuan umur yang dilakukan bintang Borussia Dortmund yang sedang dipinjamkan ke Nice, Youssoufa Moukoko. Dilansir Goal, orang yang selama ini dikenal sebagai ayah Moukoko, yakni Joseph Moukoko dikabarkan bukan ayah kandung dari Youssoufa. Joseph cuma ayah angkat. Joseph pun membeberkan bahwa Youssoufa bukan kelahiran tahun 2004, melainkan 2000. Itu berarti Youssoufa kini sudah berusia 24 tahun, bukan 20 tahun. Semua ini dilakukan demi sang anak angkat agar mendapat kesempatan lebih baik di sepakbola Eropa. Saat ini, permasalahan tersebut sedang dibahas oleh internal Borussia Dortmund.

DI PIALA DUNIA 2034, ARAB SAUDI PERSIAPKAN STADION UNIK

Kali ini kita akan membahas sepakbola internasional. Dimulai dari Piala Dunia 2034 yang secara sah akan diadakan di Arab Saudi. Merespon hal ini, pemerintah Arab Saudi ingin memberikan sentuhan yang berbeda. Mereka sedang menyusun proyek pembangunan stadion yang unik. Dilansir BBC, Arab Saudi ingin membangun stadion di dataran tinggi. Stadion tersebut akan dibangun 350 meter di atas permukaan tanah dan hanya dapat diakses melalui lift berkecepatan tinggi dan kendaraan tanpa pengemudi. Stadion itu kabarnya akan dinamai dengan nama Neom Stadium.

HASIL DRAWING KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2026 ZONA EROPA

Sementara dari Piala Dunia 2026, drawing babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa tuntas digelar di Zurich, Swiss. Pada drawing ini, tim-tim Eropa tersebut akan dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing terdiri dari empat hingga lima tim. Tim-tim yang dihuni lima kontestan akan memulai pertandingan kualifikasi Maret 2025. Sedangkan grup yang diisi empat tim, akan memulai pertandingan di bulan September 2025. Hasilnya pun cukup menarik. Dilansir 90min, Inggris berada di grup yang relatif mudah. Tergabung di Grup K, Inggris bakal bersaing dengan tim-tim kelas dua Eropa seperti Serbia, Albania, Latvia, dan Andorra.

FILIP NGUYEN STRESS DAN HAMPIR BAKAR HOTEL

Bergeser ke Piala AFF 2024, Tribunnews mengabarkan ada pemain Timnas Vietnam sedang mendapat sorotan jelang menghadapi Indonesia. Pemain itu adalah Filip Nguyen. Sang penjaga gawang dilaporkan frustrasi lantaran terpinggirkan di skuad. Dia sampai melakukan tindakan berbahaya di hotel tempat tim menginap. Filip dikabarkan membakar kertas di kamar hotel. Tindakan tersebut bisa saja membahayakan seluruh penghuni hotel. Tindakan Filip Nguyen tersebut malah menimbulkan opini publik yang bingung terkait pesan apa yang hendak disampaikan oleh kiper Vietnam itu. Karena sebelumnya Filip juga membagikan postingan di media sosial yang menimbulkan kontroversi.

PSSI USAHAKAN PANGGIL IVAR JENNER

Sementara dari Indonesia, PSSI sedang mengupayakan untuk memanggil Ivar Jenner. Pihak federasi ingin meminta Ivar untuk mengisi posisi Marselino Ferdinan yang diganjar kartu merah di pertandingan melawan Laos. Dilansir Bola.com, hal tersebut sudah dikonfirmasi oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji. “Kalau kaitannya dengan Jenner, kami sudah berkirim surat ke klubnya Jenner,” ujar Sumardji. Meski terlihat sulit karena FC Utrecht masih ada agenda pertandingan hingga 21 Desember, PSSI berharap Ivar bisa datang tepat waktu dan bermain melawan Vietnam atau Filipina.

STY KELUHKAN JADWAL PADAT PIALA AFF 2024

Masih dari Timnas Indonesia, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengkritik jadwal padat ASEAN Cup 2024. Kritik tersebut dilontarkan pasca pertandingan melawan Laos kemarin. Shin Tae-yong merasa para pemain Timnas Indonesia tidak memiliki waktu istirahat yang cukup, karena singkatnya jeda waktu pertandingan. Dilansir Superball, menurut STY, ini bisa saja membunuh pemain. Mereka bisa kelelahan dan jatuh sakit. “Tidak ada waktu istirahat ketika jeda antar pertandingan hanya tiga hari. Ini seperti membunuh para pemain,” kata Shin Tae-yong.

POTTER JADI KANDIDAT KUAT GANTIKAN LOPETEGUI DI WEST HAM

Graham Potter muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Julen Lopetegui sebagai pelatih West Ham United yang baru. Dilansir West Ham Zone, manajemen klub akan melakukan rapat darurat jika hasil buruk kembali diperoleh West Ham pada pertandingan akhir pekan ini. Jika kembali kalah dari Bournemouth, maka Lopetegui akan dipecat dan digantikan oleh Potter. Mantan pelatih Brighton itu pun dikabarkan siap untuk kembali melatih klub asal London setelah sebelumnya pernah melatih Chelsea.

TONALI BANTAH KABAR DIRINYA TAK BAHAGIA DI NEWCASTLE

Beberapa hari terakhir, muncul kabar bahwa Sandro Tonali tidak betah di Inggris. Dirinya dirumorkan ingin meminta Newcastle United untuk melepasnya ke klub Serie A, karena dirinya rindu Italia. Namun, kabar tersebut langsung ditampik oleh pihak Tonali. Dilansir The Sun, agen Tonali, yakni Guiseppe Riso tidak membenarkan berita tersebut. “Dia bahagia di Newcastle, bahagia bermain di liga terbaik di dunia dan dia adalah idola bagi para penggemar Newcastle yang selalu mendukung Sandro di setiap momen,” tutur Riso.

AMORIM INGIN JUAL HAMPIR SEMUA PEMAIN MU

Kabar yang berhembus dari Manchester United mengatakan kalau Ruben Amorim tidak puas dengan kualitas pemain warisan dari Erik Ten Hag. Dirinya ingin merombak besar-besaran skuad United di dua jendela transfer mendatang. Kabarnya, hampir semua pemain akan dilepas jika itu memungkinkan. Dilansir Daily Mail, Amad Diallo, Kobbie Mainoo, Noussair Mazraoui, Alejandro Garnacho, Matthijs de Ligt, Leny Yoro, dan Andre Onana jadi pemain-pemain yang tak akan dijual oleh Amorim. Sisanya, dipersilakan pergi.

NAMA-NAMA YANG BERPOTENSI GANTIKAN RASHFORD DI MU

Salah satu pemain yang akan dijual Manchester United dalam waktu dekat adalah Marcus Rashford. Dan untuk menggantikannya, United dikabarkan sudah punya daftar pilihan. Dilansir Football Transfer, nama-nama yang notabene berposisi penyerang serba bisa akan dibeli untuk menggantikan Rashy. Pilihannya antara lain Victor Osimhen, Viktor Gyokeres, Evan Ferguson, Dusan Vlahovic, dan Kenan Yildiz. Gyokeres jadi yang paling santer dirumorkan karena sebelumnya pernah bekerjasama dengan Ruben Amorim di Sporting CP

ARSENAL TERANCAM KEHILANGAN PARTEY CUMA-CUMA

Masih dari Inggris, Arsenal dikabarkan bisa saja kehilangan salah satu pemain pentingnya, yakni Thomas Partey secara cuma-cuma akhir musim nanti. Dilansir Mirror, kontrak Partey akan berakhir hingga akhir musim ini. Di sisi lain, pembicaraan kontrak baru belum menemui titik temu. Jika Arsenal tidak bisa meyakinkan sang pemain untuk bertahan, maka Partey bisa saja hengkang di akhir musim. Karena Thomas sudah bisa bernegosiasi dengan klub lain per 1 Januari 2025 mendatang.

NAPOLI INCAR DUA NAMA DI BURSA TRANSFER JANUARI

Dari Inggris, kita bergeser ke Serie A untuk membahas dua target transfer Napoli. Antonio Conte kabarnya membutuhkan beberapa pemain tambahan untuk bersaing di papan atas. Menurut Foot Italia, ada dua nama yang menjadi prioritas Napoli di bursa transfer Januari. Mereka adalah bek Juventus, Danilo dan Kenneth Taylor dari Ajax Amsterdam. Jika Danilo adalah pemain yang cocok untuk menjaga kedalaman lini bertahan, maka Taylor dianggap sebagai pemain yang memiliki kekuatan fisik dan kreativitas yang sangat baik. Dirinya bisa melengkapi trio Anguissa, Lobotka, dan McTominay.

AC MILAN TERTARIK PADA LINDELOF

Sedangkan AC Milan, kabarnya sedang mempertimbangkan untuk merekrut seorang bek. Banyak nama telah dikaitkan dengan Milan. Namun, yang terbaru ada bek Manchester United, Victor Lindelof. Dilansir ESPN, Lindelof sendiri tidak masuk rencana Ruben Amorim musim depan. Maka dari itu, menjualnya adalah prioritas United. Milan dikabarkan tertarik. Namun, Milan lebih tertarik untuk mendapatkannya di akhir musim. Milan rela bersabar demi mendapatkan bek Swedia itu secara gratis.

JARANG DIMAINKAN, JAMES RODRIGUEZ SANTAI

Sementara dari Spanyol, James Rodriguez angkat bicara soal menit bermainnya yang tak stabil bersama Rayo Vallecano. Media Spanyol banyak yang mempertanyakan perasaan James. Bagaimana rasanya tidak diandalkan meski menampilkan performa apik di tim nasional. Dikutip dari Football Espana, James tidak begitu mempermasalahkan hal ini. Menurutnya, ini lumrah terjadi di sepakbola. Pemilihan pemain di lapangan murni soal selera pelatih. Dirinya juga menyampaikan adanya ketidaksesuaian taktik dan skema dengan cara mainnya sekarang.

BARCELONA TETAPKAN BANDEROL RAPHINHA

Masih dari Spanyol, Barcelona dikabarkan telah mematok harga Raphinha di tengah rumor yang semakin kencang tentang kepergian sang pemain. Dilansir Transfer News Live, La Blaugrana tidak akan memperbolehkan klub lain bernegosiasi dengan sang pemain jika menawarkan uang kurang dari 100 juta euro. Sejauh ini, kabarnya hanya Chelsea yang sudah mengajukan tawaran resmi. Namun, The Blues baru menawar di angka 85 juta euro. Itu masih jauh dari standar yang ditetapkan Barca.

TUMPUL, SEMUA GOL INDONESIA DI PIALA AFF DICETAK OLEH BEK

Setelah berkeliling Eropa, kita kembali ke Tanah Air untuk membahas Timnas Indonesia. Usai ditahan imbang Laos dengan skor 3-3, itu tandanya Indonesia sudah mencetak empat gol dari dua pertandingan. Dilansir Sport Corner, semua pencetak gol Indonesia merupakan pemain belakang. Tiga gol vs Laos lahir dari brace Muhammad Ferrari dan satu gol dari Kadek Arel. Sedangkan saat melawan Myanmar, gol tunggal dicetak oleh Asnawi Mangkualam, meski akhirnya dihitung sebagai gol bunuh diri Zin Nyi Nyi Aung. Selain itu, tiga dari empat gol Indonesia lahir dari situasi bola mati. Itu jadi statistik yang mengkhawatirkan. Karena tandanya Indonesia kesulitan dalam membongkar pertahanan lawan. Striker yang dibawa Shin Tae-yong pun belum membuktikan ketajamannya. 

Kongkalikong FIFA dan Qatar Demi Piala Dunia U-17

0

Tamak dan serakah adalah sifat yang dilarang di dalam agama mana pun. Setiap manusia pasti sudah tahu, bahwa dua penyakit hati itu akan menimbulkan dosa besar. Namun, dua sifat tersebut mungkin kini cocok untuk menggambarkan Qatar dalam dunia sepakbola.

Perhatikan saja deh, di beberapa event FIFA, yang ditunjuk jadi tuan rumah pasti Qatar lagi, dan Qatar lagi. Hey FIFA, memangnya nggak ada negara lain? Tahun 2025 Qatar kembali ditunjuk sebagai host Piala Dunia U-17 2025. Yang lebih hebohnya lagi, Qatar akan jadi tuan rumah selama lima tahun beruntun. Wow.. Gila! Bagaimana bisa ini terjadi?

Format Piala Dunia U-17 Diubah

Pada tahun 2024, FIFA telah resmi memutuskan untuk mengubah kalender Piala Dunia U-17 dari turnamen dua tahunan, menjadi turnamen yang diselenggarakan setiap tahun sekali. Perubahan itu akan dimulai di edisi ke-20, yang akan berlangsung pada 2025.

Pascal Zuberbuehler, anggota Grup Studi Teknis (TSG) FIFA, menuturkan bahwa, perubahan kalender Piala Dunia U-17 ini ditujukan untuk memberikan kesempatan lebih kepada pemain muda di bawah 17 tahun tampil di turnamen tingkat dunia secara terus-menerus tiap tahun. Menurutnya, pengalaman bermain di turnamen internasional secara rutin, akan membantu mengembangkan karier sang pemain di masa depan.

Selain diubah kalendernya, Piala Dunia U-17 juga sudah disepakati FIFA akan diubah dari segi jumlah peserta. Yang tadinya pesertanya cuma 32 menjadi 48. Menurut FIFA, menambah jumlah peserta akan memberi kesempatan yang lebih luas bagi negara-negara yang belum pernah atau sering gagal ikut Piala Dunia U-17.

Qatar Terus

Format baru tersebut nantinya akan dimulai di Qatar pada 5 hingga 27 November 2025. FIFA sudah memutuskan bahwa Qatar yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17, dengan proses penunjukan langsung. Yang menarik, Qatar ini juga ditunjuk secara “borongan” layaknya upah kuli bangunan. Bayangkan, Qatar nantinya akan menggelar Piala Dunia U-17 selama lima kali beruntun hingga tahun 2029.

Penunjukkan secara beruntun tersebut banyak dipertanyakan. Belum pernah ada satu negara menyelenggarakan event sepakbola yang sama, selama lima kali beruntun. Di Piala Dunia U-17 juga baru sekali ini terjadi.

Sebelumnya, sejak digelar dari tahun 1985, satu negara secara bergantian menjadi tuan rumah. Bahkan tidak ada satu negara yang lebih dari dua kali menjadi tuan rumah. Di edisi terakhir, negara Asia Tenggara yang belum pernah ikut Piala Dunia U-17 seperti Indonesia pun, kebagian jatah jadi tuan rumah.

Namun kini sikap FIFA berubah. Organisasi yang dipimpin Gianni Infantino itu beralasan, Qatar ditunjuk selama lima kali beruntun atas dasar kemampuan negara tersebut untuk menggunakan infrastruktur sepak bola yang telah ada. Hal itu demi mencapai tujuan efisiensi anggaran dan keberlanjutan. Lho, memangnya negara yang infrastruktur sepak bolanya memadai cuma Qatar doang?

Polemik

Alasan tersebut cenderung mengada-ada. Wong buktinya selama ini pindah-pindah tuan rumah juga efisien. Alasan FIFA tersebut malah semakin menimbulkan kecurigaan berlebih dari publik sepakbola terhadap hubungan gelap antara Qatar dan FIFA.

Qatar dan FIFA ini sudah lama dikenal bak sejoli yang sering bersekongkol. Publik pun makin liar berspekulasi, jangan-jangan kepala botak Gianni Infantino itu makin licin gara-gara uang minyak dari Qatar yang mengucur deras.

Wajar saja kalau publik sepakbola dunia mengkritik kebijakan yang tak masuk akal dari FIFA. Penulis Sepak Bola The I Paper, Daniel Storey mengatakan bahwa, FIFA tak tahu malu melakukan sesuatu yang mengejutkan dengan menunjuk Qatar. Pernyataan Daniel tersebut pun banyak ditanggapi oleh netizen yang muak seperti @chrismgalleway dengan mengatakan, “FIFA Korup”.

Skandal Lagi?

Sudah nggak heran ika ada yang mengaitkan FIFA dengan skandal korupsi. Dalam sejarahnya, memang organisasi itu begitu akrab dengan tindak pidana korupsi. Wong presidennya dulu saja dihukum gara-gara kasus korupsi.

Surat kabar The Sunday Times dulu juga pernah mengungkap bahwa mereka mendapatkan dokumen rahasia, termasuk surel, surat, dan bukti dari pejabat sepak bola Qatar, Mohamed bin Hammam saat memberikan uang pelicin sebanyak 5 juta dollar (Rp58 miliar) kepada FIFA. Suap tersebut ditunjukan sebagai imbalan karena Qatar terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Apakah situasi itu kembali terjadi di penunjukan Qatar sebagai tuan rumah lima kali beruntun Piala Dunia U-17? Kini, kasus ini masih diselidiki secara menyeluruh oleh mantan penyidik dari komite etik FIFA, Michel Garcia.

Fyi, sebagai penyidik, Michael Garcia ini dulu pernah berani mengungkap sejumlah bukti terkait indikasi korupsi dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022. Namun sayang, laporannya dulu ditolak oleh hakim pengadilan, yang akhirnya membuat Garcia kecewa dan mundur dari FIFA.

Tidak Adil

Penyelidikan atas kebijakan “gila” FIFA ini harus segera diungkap. Publik sepakbola dunia menagih transparansi dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Pasalnya, itu sangat penting untuk menjaga kredibilitas FIFA sebagai sebuah organisasi. Kecuali kalau memang FIFA sudah menganggap dirinya lembaga yang tidak kredibel.

Dalam kasus ini, FIFA terkesan pilih kasih dan tidak adil. FIFA tidak memberi kesempatan bagi negara-negara lain yang ingin unjuk gigi sebagai tuan rumah. Padahal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 banyak banget keuntungannya.

Lihat saja ketika Indonesia jadi tuan rumah. Perputaran uang serta pendapatan negara dari berbagai sektor mengalami kenaikan signifikan. Sudah begitu, Indonesia yang menjadi tuan rumah mendapatkan tiket langsung lolos. Indonesia sangat beruntung karena itulah kali pertama dalam sejarah Indonesia ikut Piala Dunia U-17.

Berkaca dari kasus Indonesia, negara-negara lain pun merasa iri. Negara seperti Malaysia atau mungkin Singapura, pasti punya mimpi yang sama menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Namun mereka kini kasihan, karena mimpi mereka direnggut paksa oleh keserakahan Qatar yang jadi tuan rumah “paten” hingga 2029.

Qatar Untung Banyak

Kebijakan aneh FIFA itu hanya akan menguntungkan Qatar. Asal kalian tahu, tim ini belum pernah lagi ikut Piala Dunia U-17 sejak tahun 2009. Menjadi tuan rumah beruntun ini mungkin adalah siasat mereka agar rutin ikut ajang ini tiap tahun tanpa seleksi dari konfederasi.

Selain itu, Qatar juga sedang memiliki proyek pengembangan pemain muda secara besar-besaran. Dengan tampil selama lima tahun beruntun, Qatar bisa terus mengasah para pemain mudanya di kompetisi bergengsi dunia.

Qatar kini sedang mengalami keterlambatan regenerasi. Pemain andalan mereka seperti Akram Afif maupun Almoez Ali, usianya kini sudah hampir menginjak 30 tahun. Belum muncul lagi pemain muda yang bisa menjadi penerus mereka. Timnas senior Qatar kini kondisinya juga masih terseok-seok di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Selain itu, dari segi ekonomi, Qatar juga bisa cuan banyak selama lima tahun beruntun. Bayangkan, sekali penyelenggaraan saja seperti di Indonesia, untungnya sudah melimpah. Apalagi ini lima kali beruntun, wuih.. tambah makin tajir tuh negara.

https://youtu.be/y83mWoZi3Ds

Sumber Referensi : qfa, fifa, goal, footballgroundguide, insideworldfootball

Kita Emang Nggak Berharap di Piala AFF 2024, Tapi Mainnya Nggak Gini Juga!

Di bawah saksi Bung Towel di tribun VVIP Manahan, Timnas Indonesia berjuang untuk menaklukan Laos. Harapan skuad muda untuk menggasak Laos terbuka lebar. Ya, tiga poin di markas sendiri adalah harga mati bagi pasukan Shin Tae-yong.

Namun apa yang terjadi? Seperti video kami sebelumnya, ruh permainan “tarkam” Indonesia ternyata tak berubah. Bagaimana itu bisa terjadi?

Harapan

Ekspektasi publik sepakbola Indonesia dengan Timnas Garuda di Piala AFF ini, sudah benar harus diturunkan. Berkaca dari hasil laga melawan Myanmar, harusnya fans jangan terlalu berharap tim ini jadi juara. Wong mainnya saja masih kelas turnamen antar-RW.

Apalagi Timnas Indonesia juga tak ditargetkan jadi juara oleh PSSI. Kata STY, masuk final saja sudah memenuhi target. Namun namanya saja juga fans, pasti ada sebagian besar yang masih berharap lebih pada Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. Apalagi saat melawan Laos, Timnas Garuda bermain di kandang sendiri.

Pasca laga pertama, STY mengatakan akan segera mengevaluasi timnya. Meski diakui fisik para pemain kelelahan, namun dengan strateginya, STY tetap pede bisa raih kemenangan. Fans pun percaya pada keyakinan STY. Mereka berharap evaluasi yang dihasilkan pasca laga pertama, bisa menuai hasil.

Persiapan Laos

Harapan fans itu pun makin bertambah, melihat kenyataan bahwa Timnas Laos baru saja dibantai Vietnam. Selain itu, tim besutan Ha Hyeok Jun ini tiba di Solo dengan waktu yang mepet. Alhasil jelang laga, mereka memilih tidak melakukan sesi latihan.

Ha Hyeok Jun beralasan, anak buahnya kelelahan dalam perjalanan. Ia tak mau mengambil resiko anak didiknya bertambah kelelahan jelang laga melawan Indonesia dengan porsi latihan. Pelatih berpaspor Korea Selatan itu malah membebaskan timnya istirahat dan hanya melakukan kunjungan ke Stadion Manahan.

Saat di stadion, para punggawa Timnas Laos ini malah bak turis yang sedang melancong. Alih-alih menendang bola, mereka malah berjalan-jalan sambil berfoto-foto. Tak cuma foto-foto saja, beberapa dari mereka juga asyik berjoget-joget tiktok ala jamet. Ya, para pemain Laos ini benar-benar nyantai jelang laga melawan Indonesia. Mungkin mereka tahu, Indonesia ditinggal nyantai saja bakal kebobolan sendiri.

Rasa Tarkam

Di sisi lain, Indonesia masih saja sibuk evaluasi dan memikirkan strategi yang tepat. Jelang laga, Indonesia besutan STY kembali melakukan beberapa perubahan dari segi pemilihan pemain. Dony Tri kembali ditarik menjadi wing back kiri, sementara itu Daffa Fasya, Kakang Rudianto, Rayhan Hanan, hingga Rafael Strucik dipilih jadi starter.

Namun di lapangan, susunan pemainnya saja yang berubah, permainannya masih sama. Jiwa tarkam pemain kita memang tak bisa disembunyikan. Pemain seperti Kakang, Rayhan Hanan, hingga Arkan Fikri kelasnya jelas terlihat. Basic umpan saja mereka ancur-ancuran. Sudah umpan nggak nyampe, bola sering hilang. Jenner dan Haye pasti menangis melihat ini.

Gol Laos Lebih Berkelas

Dari peragaan permainan ala tarkam itu, membuat tim yang tanpa latihan pun bisa membobol gawang Indonesia tiga kali. Ya, tiga kali lho. Bahkan gol-gol yang tercipta berawal dari kesalahan pemain kita yang Naudzubillah.. mainnya nggak ketolong lagi.

Yang lebih hebatnya lagi, tim yang sebelumnya joget tiktok alih-alih berlatih itu bisa menciptakan gol lewat skema yang jelas, seperti serangan balik cepat maupun umpan terukur. Beda dengan Indonesia yang golnya hanya dihasilkan lewat bola mati. Satu dari tendangan sudut, dan dua dari lemparan ke dalam “Whuuuush” Pratama Arhan. Pertanyaannya, ini Indonesia main bola atau latihan main lempar lembing?

Sudah begitu, tiga gol yang dilesakkan lewat bola mati itu semuanya diciptakan oleh pemain belakang. Lha ini penyerangnya pada ngaso di Taman Sriwedari atau gimana?

Harus Terima Kritik

Hasil “seri rasa kalah” ini membuat STY dan para pemain meminta maaf kepada publik sepakbola Indonesia. Terlepas dari permintaan maaf tersebut, STY dan para punggawa garuda tak bisa terhindar dari kritik, sindiran, hingga hujatan. Sorry to say, memang sudah selayaknya Timnas Garuda mendapatkannya.

Jangan salahkan netizen apabila muak, jengkel hingga mengolok-olok. Meski sudah tidak berharap lebih, tapi come on.. mainnya nggak gini juga kali. Malu bos. Kritik yang menghujam harusnya didengar baik-baik dan jadi bahan introspeksi diri bagi STY dan pemain. Mereka jangan tutup kuping dan segera berbenah.

Bagaimanapun kritik itu penting. Jadikan itu sebagai masukan yang membangun. Karena kritik sejatinya tidak sama dengan mencaci. Nggak mau kan, kualitas Timnas Indonesia di Asia Tenggara justru tiba-tiba anjlok saat tim-tim lemah seperti Laos dan Kamboja kian berkembang?

Sindiran Rival

Hasil sangat tidak menyenangkan lawan Laos ini juga menjadi santapan dan bahan banter fans tim rival. Misal seperti apa yang dilakukan oleh akun Malaysia One Football My, ketika menyindir Timnas Indonesia lewat komentar balasan di unggahan akun X @theaseanfootball. One Football My meninggalkan emoji tertawa sambil menangis dan emoji jari menunjuk.

Selain dari Malaysia, media Vietnam yang langganan mengkritik Timnas Indonesia, Soha juga ikut-ikutan. Soha menyebut skuad muda Garuda tidak matang, minim pengalaman, dan kurang kompak. Tak hanya itu, media Vietnam lain Thethao247 juga meroasting khusus Marselino yang dapat kartu merah. Mereka menyebut Lino adalah pemain yang tidak sesuai ekspektasi, dan tak akan bisa cetak gol di ajang ini.

Poin FIFA dan Sejarah Laos

Gimana, malu dan sakit kan rasanya diolok-olok rival? Selain hujatan rival, hasil “seri rasa kalah” melawan tim peringkat 186 FIFA itu membuat Timnas Indonesia kehilangan 1,11 poin di ranking FIFA. Alhasil, perolehan poin Timnas Indonesia di ranking FIFA berkurang menjadi 1.135,80. Timnas Indonesia kini kembali berada di peringkat 125, disalip Rwanda yang kembali menempati peringkat 124 dengan poin 1.136,06.

Sementara itu dari sisi Laos, hasil seri 3-3 ini adalah sebuah prestasi yang menciptakan rekor tersendiri. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Laos bisa mencetak tiga gol ke gawang Indonesia sejak pertama kali bertemu di tahun 1969. Selain itu, satu poin yang didapat ini adalah poin pertama Laos sejak terakhir menahan imbang Indonesia di tahun 2012.

Menyerah?

Hasil seri melawan Laos memang memalukan. Tapi mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Lalu apa yang harus dilakukan timnas garuda setelah ini? Kalau mainnya masih kayak gini, di dua laga sisa melawan Vietnam dan Filipina, jangan harap bisa menang. Benar apa kata Coach Justin, kalau lawan Laos saja bisa dibobol tiga gol, gimana lawan ketumbar sama kunyit.

Tapi apakah kita harus menyerah? Nggak kan? STY harus gebokin satu-satu pemainnya jelang laga melawan Vietnam. Kesalahan mendasar seperti umpan dan main grusa-grusu, harus dihilangkan. Tapi kalau memang mentok nggak bisa diperbaiki, ya..mau bagaimana lagi.

Mungkin kalau sudah susah diperbaiki, STY baiknya kasih motivasi saja pada para pemainnya dengan memperlihatkan kesuksesan tim Indonesia yang baru saja juara dunia di FIFAe World Cup 2024. Mungkin saja nih, Arkan Fikri dan kolega termotivasi melihat perjuangan Rizky Faidan maupun Elga Cahya. Atau bisa jadi mereka justru malas main bola lagi dan banting setir jadi pemain eFootball?

Sumber Referensi : okezone, bola,net, okezone, tribunnews, superball, bola,net, superball, cnn, suara