Beranda blog Halaman 661

Mengenal Akuisisi dan Merger yang Sering Dilakukan Klub Sepak bola

0

Tahun 1964 pernah tercetus sebuah ide gila yang sempat membuat geger pencinta sepak bola. Ide gila tersebut adalah peleburan dua klub rival sekota, Manchester United dengan Manchester City. Dalam buku “Manchester-The City Years” yang dikutip Vice tertulis peleburan itu tujuannya untuk mengangkat moral para penggemar Manchester City.

Terlebih pada waktu itu, Manchester City bermain di kasta kedua. The Citizen sejak Perang Dunia II mengalami penurunan fans. Yang barangkali juga berdampak pada era sekarang. Kendati begitu, merger atau peleburan ini sebetulnya bukanlah hal asing di dunia sepak bola. Banyak klub yang bahkan terbukti sukses setelah merger.

Di Liga Inggris ada Watford yang buah marger dari klub West Hertfordshire dan Watford St. Mary’s pada 1898. Lalu ada Newcastle United yang terlahir berkat merger Newcastle West End dan Newcastle East End pada 1892. Raksasa Serie A, AS Roma bahkan terlahir berkat merger tiga klub lokal: Roman FC, SS Alba-Audace, dan Fortitudo-Pro Roma SGS pada 1927. Kita juga tahu kalau Paris Saint-Germain adalah hasil merger Stade Saint-Germain dan Paris FC. Meski pada 1972 Paris FC kembali berdiri sendiri.

Peleburan klub sepak bola ini juga terjadi di kancah sepak bola Asia Tenggara, utamanya di Indonesia. Di Indonesia bahkan yang terjadi bukan sekadar merger, melainkan ada juga yang namanya akuisisi. Mengenai akuisisi kita bisa melihatnya pada Cilegon United yang diakuisisi oleh Raffi Ahmad dan namanya berubah menjadi RANS Cilegon FC. Lantas apa sih sebenarnya akuisisi dan merger itu? Apa fungsinya dua hal itu diterapkan di klub sepak bola?

Merger

Mari kita membahas mengenai merger atau peleburan terlebih dahulu. Merger di dunia sepak bola adalah sesuatu yang lumrah. Mengingat sepak bola sendiri merupakan sebuah industri.

Dengan merger klub bisa terhindar dari jurang kebangkrutan. Itulah mengapa ketika satu klub mengalami krisis finansial atau terbelit masalah ekonomi, misalnya karena pajak dan sebagainya, merger bisa jadi adalah jalan keluar. Maka dari itu, klub Italia yang hampir bangkrut, Vicenza merger dengan Bassano Virtus.

Merger ini juga bisa menjadi siasat bagi klub tertentu untuk meningkatkan posisinya. Klub bisa langsung pindah divisi ketika merger dengan klub lain. Misalnya Persikabo yang awalnya berada di Divisi 3 Liga Indonesia bisa naik ke Divisi 1 berkat merger dengan PS TIRA. Kini klub tersebut bernama Persikabo 1973, gabungan dari TIRA-Persikabo, PS TIRA, PS TNI, dan Persiram Raja Ampat.

Ketika di-merger atau dilebur, klub bisa saja pindah markas. Hal itu memang sering terjadi apalagi di Indonesia. Salah satunya kita bisa melihat bagaimana Bhayangkara FC yang semula bermarkas di Surabaya kini pindah ke Solo, namanya pun menjadi Bhayangkara Solo FC.

Berbeda dengan sepak bola di luar negeri, memang sepak bola Indonesia sarat akan drama. Merger klub pun tak bisa terlepas dari drama yang sedikit menjijikan. Bhayangkara FC adalah contohnya. Bhayangkara FC yang kemudian mengambil lisensi Persebaya Surabaya membuat Persebaya terbelah. Sehingga muncul Persebaya 1927 yang mana merupakan Persebaya yang asli.

Ketika merger dengan PS Polri, Bhayangkara mengubah namanya menjadi Surabaya United. Hingga akhirnya klub memutuskan pindah markas ke Solo. Namanya pun diubah lagi menjadi Bhayangkara Solo FC pada akhir tahun 2020. Kemudian bagaimana dengan akuisisi?

Akuisisi

Akuisisi terlihat lebih kompleks daripada merger. Sebab akuisisi berhubungan dengan saham di sebuah klub. Jadi, akuisisi bisa diartikan pengambilalihan klub dengan membeli sebagian saham suatu klub sepak bola. Umumnya dihitung berdasarkan persentase kepemilikan saham.

Saat Suning Group, pemilik Inter Milan mengalami krisis finansial, hal itu dimanfaatkan firma manajemen aset asal Amerika, Oaktree Capital untuk mengakuisisi Inter. Oaktree Capital kabarnya mengakuisisi sekitar 31 persen saham Inter senilai 275 juta euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Nah, perusahaan atau pihak tertentu bisa saja menguasai suatu klub lewat jalur akuisisi. Namun syaratnya nilai akuisisi melebihi 50 persen. Satu dekade terakhir ini akuisisi begitu karib di telinga penggemar sepak bola Indonesia.

Masih teringat betul ketika seorang pesohor tanah air, Raffi Ahmad dan pengusaha otomotif Rudy Salim mengakuisi 50 persen lebih saham Cilegon United. Klub asal Cilegon itu pun melakukan re-branding dengan meresmikan nama baru, RANS Cilegon FC.

Meski berbeda baik akuisisi maupun merger sama-sama dilakukan dengan tujuan menghindari krisis finansial. Dua cara ini memang acap kali dilakukan oleh klub yang nyaris dikatakan bangkrut. Lagi pula, baik merger atau akuisisi keduanya tidak dilarang oleh FIFA.

Peraturan FIFA Pasal 4 ayat 4 menyebut lisensi sebuah klub boleh saja diperjualbelikan asalkan memenuhi syarat tertentu. Salah satu syaratnya klub yang akan dijual sedang mengalami kebangkrutan atau hampir dibubarkan. Merger, akuisisi, sampai perubahan nama dilarang FIFA apabila klub yang bersangkutan sudah memulai kompetisi resmi.

Sumber referensi: kumparan.com, kapten.id, panditfootball.com, gorilasport.com, libero.id

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 13 September 2021

TUDUHAN KASUS PEMERKOSAAN, MENDY AKAN DISIDANG TAHUN DEPAN

Bek Manchester City, Benjamin Mendy jadi terdakwa kasus pemerkosaan. Persidangan pertamanya akan dihelat 24 Januari 2022 di Pengadilan Chester, Inggris. Bek berusia 27 tahun itu didakwa empat tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan kekerasan seksual. Kelima kasus ini berhubungan dengan laporan tiga orang dan diduga terjadi antara Oktober 2020 hingga Agustus tahun ini. Mendy pun sudah sempat diamankan oleh pihak kepolisian dan sudah dibawa ke pengadilan Chester, Jumat (27/8) lalu untuk memberikan keterangan kepada hakim.

KLOPP SOAL RENCANA PIALA DUNIA 2 TAHUN: INI SEMUA TENTANG UANG

FIFA berencana menggelar piala dunia dalam dua tahun sekali. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp secara terang-terangan menentang wacana tersebut. Melalui sikapnya, Klopp ingin melindungi kepentingan dan kesehatan pemain yang dengan jadwal seperti sekarang saja sudah merasa begitu tersiksa. Klopp menyebut ide penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun sekali lagi-lagi digerakkan oleh uang. “Kita semua tahu kenapa ini bisa terjadi. Meski orang bilang ini demi memberikan kesempatan untuk banyak negara, pada akhirnya semua demi uang. Ya, selalu seperti itu.”

LEICESTER CITY BERENCANA DATANGKAN BERARDI PADA JANUARI 2022

Leicester City masih berupaya menambah amunisinya. Satu nama masuk radar the Foxes, yakni Domenico Berardi, yang sekarang berkostum Sassuolo. Menurut Leicestershire Live, sang pemain sayap dianggap sebagai favorit untuk didatangkan pada jendela transfer musim dingin januari 2022. Berardi sendiri memasuki musim keenam di Sassuolo. Sejauh itu, ia tampil dalam 228 laga di berbagai ajang, mencetak 86 gol, dan 56 assists. Pada musim ini ia masih dipercaya jadi andalan Sassuolo.

ODEGAARD INGIN JUARA LIGA INGGRIS DAN LIGA CHAMPIONS BERSAMA ARSENAL

Meski mengawali musim 2021/22 dengan buruk, Martin Odegaard tetap yakin Arsenal dapat bersaing memperebutkan gelar Liga Primer Inggris dalam beberapa tahun ke depan. Odegaard menjelaskan, target di musim ini adalah untuk kembali ke sepak bola Eropa. Menurutnya, itu penting bagi tim, bagi para pemain, klub, dan para penggemar. โ€œSemoga seiring berjalannya waktu, kami bisa memenangkan trofi Liga Champions dan semoga memenangkan liga dalam beberapa tahun ke depan,โ€

REAL MADRID DAN BARCELONA IKUT BERBURU JASA YOURI TIELEMANS

Perburuan jasa gelandang Leicester City, Youri Tielemans semakin ketat. Menurut laporan jurnalis Italia, Fabrizio Romano, Real Madrid dan Barcelona sedang menghitung peluang untuk mengamankan jasa Youri Tielemans. Keduanya turut bersaing karena kepincut dengan penampilan sang pemain. Raksasa La Liga itu akan bersaing dengan Manchester United dan Liverpool. Keduanya sudah sejak musim panas ini dikaitkan dengan Tielemans, namun memilih menunda keinginan tersebut pada Januari 2021.

PEDRI LEBIH DOYAN BERMAIN KETIMBANG ISTIRAHAT

Gelandang muda Barcelona, Pedri, mengaku dirinya begitu doyan bermain dan turun ke lapangan ketimbang harus memilih istirahat. Di usianya yang masih begitu muda, Pedri seolah tidak memiliki rasa lelah. Jika banyak pemain beristirahat pasca-laga, maka berbeda dengan Pedri yang lebih memilih kembali berlatih. Jebolan akademi Las Palmas itu memilih memperpendek waktu istirahatnya di jeda internasional. Alih-alih untuk beristirahat dan santai, Pedri justru mempersiapkan diri untuk laga Liga Champions 2021/22 yang mulai bergulir pekan ini.ย 

ETO’O BERHARAP INI TAHUNNYA EDEN HAZARD

Mantan striker Barcelona, Samuel Eto’o berharap bisa melihat Eden Hazard menunjukkan performa terbaiknya bersama Real Madrid pada musim ini. Eto’o yakin Hazard belum habis di Real Madrid, meskipun dalam dua musim sejak direkrut dari Chelsea, Hazard belum menunjukkan penampilan apiknya bersama Los Blancos. Menurut catatan statistik, Hazard sudah mencatatkan 46 penampilan di semua kompetisi untuk Madrid dengan hanya menceploskan lima gol dan sembilan assist.

VIERI YAKIN HAALAND 100% AKAN PINDAH KE MADRID

Banyak pihak berharap Erling Haaland musim depan akan bermain di Liga Inggris. Namun, legenda Inter Milan, Christian Vieri memiliki pendapat yang berbeda. Dilansir dari AS, Vieri mengatakan sang pemain dipastikan akan bergabung dengan Real Madrid. Bahkan, mantan striker timnas Italia tersebut mengaku sudah mendapat bocoran. Vieri meyakini Haaland 100% akan bergabung ke Madrid. Vieri menambahkan, Haaland bisa melakukan apa saja dan memiliki kualitas yang hebat.

CHERUBINI: KAMI LANGSUNG BERGERAK KETIKA RONALDO KATAKAN INGIN PERGI

Direktur olahraga Juventus, Federico Cherubini mengungkapkan Bianconeri benar-benar ‘mengubah rencana mereka’ ketika Cristiano Ronaldo mengatakan dia ingin meninggalkan Allianz Stadium. Juventus merekrut kembali Moise Kean dari Everton untuk menggantikan sang mega bintang dan Cherubini mengungkapkan bahwa Kean adalah bagian dari ‘rencana untuk terus menang dengan proyek yang berbeda’. โ€œKetika Cristiano memberi tahu kami bahwa dia ingin pergi, kami langsung berpikir untuk mengantisipasi masa depan,โ€ ungkap Cherubini.

PEDRO RODRIGUEZ AKHIRNYA BONGKAR BOROK AS ROMA

Pedro Rodriguez akhirnya membongkar borok AS Roma setelah kepindahannya yang mengejutkan ke rival sekota, Lazio. Pedro mempunyai alasan kuat saat berani mengambil langkah hengkang dari Roma dan pindah ke Lazio. Ia ingin menyelamatkan karir sepakbolanya di usia yang tak lagi muda. Ia juga mungkin tak mengira akan pindah ke klub rival sekota. Akan tetapi perlakuan yang ia terima dari ‘rezim baru’ Giallorossi membuatnya tak memiliki banyak pilihan. Ia rupanya tak pernah diajak bicara dengan petinggi klub. Pemain asal Spanyol itu disingkirkan begitu saja dari skuad Roma.

HASIL PERTANDINGAN

Liverpool berhasil menumbangkan Leeds United dengan skor 3-0 di stadion Elland Road, Minggu malam. Mo Salah membuka keran gol Liverpool di menit ke-20. Setelahnya giliran Fabinho yang mencatatkan namanya di menit ke-50. Gol terakhir Liverpool akhirnya diciptakan oleh Sadio Mane pada masa injury time. Dengan tambahan tiga poin ini, Liverpool sekarang menduduki peringkat ke-3 dengan 10 poin, sedangkan Leeds berada di urutan ke-17.ย 

Dari ajang La Liga, Real Madrid menang 5-2 atas Celta Vigo di Santiago Bernabeu. Madrid tertinggal lebih dulu lewat gol Santi Mina di menit ke-4. Namun Karim Benzema berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-24. Celta Vigo lalu kembali unggul berkat aksi Franco Cervi. Madrid lantas tampil perkasa di babak kedua dengan menambahkan tiga gol lewat Benzema di menit 46, Vinicius Junior menit ke-54, Camavinga di menit ke-72, dan gol ketiga Benzema di menit ke-87. Atas hasil ini, Madrid masih memuncaki klasemen dengan perolehan 10 poin, sedangkan Celta Vigo ada di posisi ke-18. Pada laga lain, Espanyol takluk 1-2 dari Atletico Madrid, Valencia menang 4-1 atas Osasuna, dan Real Sociedad menang 2-0 atas Cadiz.

Dari ajang Liga Italia, AC Milan menang 2-0 atas Lazio di San Siro. Dua gol Milan tercipta berkat aksi Rafael Leao di menit ke-45 dan Zlatan Ibrahimovic di menit ke-67. Atas hasil ini, Milan sekarang berada di posisi kedua dengan 9 poin, sedangkan Lazio berada di urutan ke-6 dengan 6 poin. Pada hasil pertandingan lain, Sampdoria bermain imbang 2-2 dengan Inter Milan, dan AS Roma menang 2-1 atas Sassuolo.

BINTANG MUDA LIVERPOOL, HARVEY ELLIOT ALAMI CEDERA PARAH

Kemenangan 3-0 Liverpool atas Leeds United harus dibayar mahal setelah pemain mudanya, Harvey Elliot mengalami cedera parah. Elliott mendapat masalah serius pada kakinya usai menerima tekel keras dari bek Leeds, Pascal Struijk di menit ke-60. Pergelangan kaki Elliot terlihat mengalami dislokasi. Kondisi terakhir pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Blackburn itu dibagikan oleh situs resmi Liverpool. Mereka mengkonfirmasi jika Harvey Elliott telah keluar dari rumah sakit.

DARI RASHFORD SAMPAI STERLING, SEMUA IKUT DOAKAN ELLIOT

Lewat akun media sosial pribadinya, Penyerang MU Marcus Rashford hingga winger Manchester City Raheem Sterling ikut mendoakan gelandang muda Liverpool Harvey Elliott agar lekas pulih dari cederanya.ย  Selain Marcus Rashford dan Raheem Sterling, ucapan doa juga datang dari banyak pihak lainnya. Mulai dari mantan klubnya Blackburn Rovers, pemain Leeds United Kalvin Phillips, hingga para pemain Liverpool. Elliot pun mengucapkan terimakasih atas segala doa-doa untuknya, โ€Terima kasih atas semua pesannya. Tengah menuju ke proses pemulihan. YNWA,โ€ tulis Elliot di akun instagramnya.

MO SALAH RAYAKAN GOL KE-100 DI LIGA PRIMER INGGRIS

Mohamed Salah sudah mencetak 100 gol di Liga Primer Inggris usai membantu Liverpool mengalahkan Leeds United. Statistik menyebut pemain asal Mesir itu tercatat sebagai pemain ke-30 yang membukukan 100 gol dalam 162 pertandingan yang dimainkannya di Liga Inggris. Hanya empat pemain yang mencapai 100 gol di Liga Inggris dalam jumlah pertandingan yang lebih sedikit dari Salah. Tapi Mo Salah merupakan satu-satunya pemain sayap dalam daftar ini. Di atas Mo Salah terdapat nama Alan Shearer, Harry Kane, Sergio Aguero, dan Thierry Henry.

SPANDUK TENTANG PELECEHAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN CR7 TERBANG DI LANGIT OLD TRAFFORD

Ada sebuah spanduk yang menyinggung dugaan pemerkosaan yang dilakukan Cristiano Ronaldo terbang di atas Old Trafford. Spanduk yang diterbangkan oleh kelompok feminis level up itu bertuliskan ‘Percaya pada Kathryn Mayorga’. Mayorga sendiri menuduh bahwa Ronaldo melakukan pelecehan seksual kepadanya di kamar hotel Las Vegas pada musim panas 2009, yang mana pada 2018 disangkal keras oleh Ronaldo. Dokumen pengadilan mengungkapkan pada bulan April bahwa Mayorga menuntut ganti rugi 56 juta pounds. Pada 2019, jaksa AS memutuskan bahwa CR7 tidak akan menghadapi tuntutan pidana atas tuduhan tersebut karena penyelidikan gagal menunjukkan klaim tersebut dapat dibuktikan.ย 

RONALDO SEMPAT GUGUP JALANI DEBUT KEDUANYA DI MU

Cristiano Ronaldo mengaku sempat gugup ketika menjalani debut keduanya bersama Manchester United. Ia gugup melihat tribun stadion dipenuhi penonton. CR7 tidak menyangka sambutan penonton akan semeriah ini. Ronaldo sejatinya sempat dua kali berlaga di Old Trafford ketika berseragam Real Madrid dan Juventus. Namun ketika datang sebagai pemain MU, ia merasa ada hal yang berbeda. “Ini sulit dipercaya. Ketika mulai bertanding saya sangat gugup, sungguh. Tapi saya rasa itu normal,” kata Ronaldo dikutip Standard.

JADI PAHLAWAN CHELSEA, LUKAKU WUJUDKAN IMPIAN 17 TAHUN LALU

Striker Chelsea Romelu Lukaku mengaku telah mewujudkan impian masa kecilnya setelah mencetak gol bagi The Blues di depan publik Stamford Bridge untuk pertama kalinya. Penggawa Belgia itu mengawali masa bakti keduanya di London dengan gemilang, mencetak tiga gol dalam tiga laga sejak hijrah dari Inter Milan musim panas ini. Namun dwi golnya Sabtu (11/9) kemarin kontra Aston Villa memiliki nilai spesial di hati Lukaku. “Sudah menjadi mimpi saya sejak berusia 11 tahun [untuk bisa mencetak gol di sini,” Ucap Lukaku.

BRAITHWAITE CEDERA, DIPREDIKSI ABSEN BELA BARCELONA HINGGA TAHUN DEPAN

Kabar buruk menghampiri Barcelona karena sang striker, Martin Braithwaite dilaporkan harus absen lama akibat mengalami cedera lutut parah. Pria Denmark itu bermasalah dengan cedera lutut saat Barcelona melawan Getafe di laga lanjutan La Liga pada awal September ini atau sebelum jeda internasional. Jurnalis Spanyol Gerard Romero melaporkan Braithwaite harus absen setidaknya tiga sampai empat bulan untuk menyembuhkan cedera lutut tersebut.

BARCELONA PANASKAN PERBURUAN FRANCK KESSIE

Peminat gelandang AC Milan Franck Kessie bertambah satu lagi yakni klub asal La Liga, Barcelona. Kontrak Franck Kessie di AC Milan sekarang ini tersisa kurang dari satu musim saja. Rossoneri pun terancam kehilangan Kessie secara gratis. Hal inilah yang kemudian menarik perhatian Barcelona. Mereka siap mencomot Kessie musim depan. Barcelona siap bersaing dengan beberapa klub lain yang meminati Kessie, seperti Liverpool, Atletico Madrid, dan juga AC Milan sendiri.

LAGA KE-1000 JOSE MOURINHO YANG PATUT DIKENANG

AS Roma menang tipis 2-1 atas Sassuolo. Kemenangan ini semakin terasa istimewa karena diraih pada laga ke-1000 dalam karier kepelatihan Jose Mourinho. Pria berkebangsaan Portugal itu pun tak bisa menutupi rasa bahagianya. Mourinho ikut merayakan gol kemenangan Roma yang dicetak Stephan El Shaarawy pada masa injury time. Ia menghampiri para pemainnya yang berlari ke arah tribun penonton. Mourinho mengaku akan mengenang laga ini seumur hidupnya.

MU SAINGI BARCELONA DALAM PERBURUAN DANI OLMO

Dilansir Sports Mole, Raksasa Premier League Manchester United ikut dalam perburuan gelandang RB Leipzig, Dani Olmo. Man United sendiri memang butuh gelandang. Tapi mereka disebut lebih butuh seorang gelandang bertahan baru. MU siap menyaingi Barcelona yang lebih dulu meminati pemain muda Spanyol tersebut. El Barca belum menyerah untuk mendatangkan Olmo ke Camp Nou pada Januari 2022 nanti.ย 

CETAK GOL UNTUK MILAN, IBRAHIMOVIC TELAH KEMBALI DARI CEDERA

Zlatan Ibrahimovic mencetak gol dalam comeback-nya dari cedera empat bulan ketika AC Milan membekuk Lazio 2-0 di San Siro. Pada laga tersebut Ibra masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-60 menggantikan Rafael Leao. Dia cuma butuh waktu tujuh menit untuk mencatatkan namanya di papan skor usai pulih dari cedera lutut. Ini merupakan penampilan pertama Ibra sejak mei lalu. Ibrahimovic tidak memperkuat Rossoneri sejak bintang berusia 39 tahun itu mengalami cedera lutut di duel kontra Juventus pada Mei.

 

Mengapa Aubameyang Betah Bertahan di Arsenal?

0

Tendangan yang dilesatkan Nicolas Pepe hanya mampu mencium mistar gawang. Bola liar itu kemudian datang tepat di kaki Pierre-Emerick Aubameyang. Pemain Timnas Gabon itu tepat berada di mulut gawang dan tembakan pun dilesatkan. Arsenal menghabisi Norwich 0-1 pada lanjutan Premier League pekan ke-4.

Berkat gol Aubameyang di menit 66 itu, Arsenal untuk sementara terhindar dari zona degradasi. The Gunners naik ke posisi ke-16 klasemen sementara Liga Inggris. Berkat gol itu pula lagi-lagi Aubameyang menasbihkan diri sebagai “juru selamat” Arsenal.

Namun, siapa yang menyangka pemain 32 tahun itu pernah dikabarkan akan pergi dari Emirates Stadium. Banyak yang berspekulasi kalau Aubameyang tidak cocok di Arsenal. Atau Arsenal itu sendiri yang tidak pantas untuk Aubameyang. Aubameyang terlalu berharga, terlalu bagus, dan terlalu ranum untuk Arsenal yang mulai membusuk.

Aubameyang tak akan mendapat prestasi mentereng jika ia bermain untuk Arsenal. Apa sih yang bisa didapat Auba ketika di Arsenal? Paling mentok Juara Piala FA. Selebihnya sekadar pencetak gol terbanyak Liga Inggris meskipun Arsenal tak juara. Ia menjadi top skor Liga Inggris musim 2018/19 dengan 22 gol.

Namun beberapa klub menjanjikan kaliber FC Barcelona dan Inter ditolak mentah-mentah oleg Aubameyang. Bahkan ketika dua klub itu baru saja hendak mendekati pemain asal Gabon. Auba menolaknya dengan cara yang sangat halus: tidak merespon dan meminta Arsenal tak memasukkan dirinya ke daftar pemain siap jual.

Seandainya Aubameyang pergi kala itu, Arsenal seperti mengulang sejarah. Arsenal kerap ditinggal para pemainnya yang sedang mengenakan ban kapten. Sebut saja seperti Koscielny, Fabregas, Van Persie, dan Thierry Henry. Hal itu seolah menjadi kutukan bagi The Gunners sendiri.

Akan tetapi, nyatanya kepergian Aubameyang sebatas hampir. Pemain Gabon tersebut menandatangi kontraknya pada 2020. Setidaknya, Aubameyang akan bertahan di Emirates sampai tahun 2023 dengan gaji 250 ribu pounds per pekan atau sekitar Rp 4,9 miliar.

Jelang musim 2020/21, Aubameyang kembali menegaskan kalau dirinya tidak akan meninggalkan Arsenal. Hal itu seolah berkebalikan dengan sosok Willian yang justru menginginkan untuk hengkang dari klub zona degradasi. Ia bahkan rela tidak dibayar kompensasi dari Arsenal. The Gunners pun tak perlu mengeluarkan uang Rp 395 miliar menyusul kepindahan Willian ke Corienthians.

Lalu, pertanyaan pun muncul, apa yang membuat Aubameyang betah bertahan di Arsenal? Bukankah ia mungkin akan jauh lebih hebat ketika bergabung bersama Barcelona dan berduet dengan Martin Brathwaite?

Faktor Statistik

Secara teknis hal yang membuat Aubameyang tetap bertahan atau dipertahankan Arsenal adalah statistiknya yang bagus. Menurut Transfermarkt, selama berseragam Meriam London Auba mencatatkan 152 caps. Dari situ ia mengemas 89 gol. Aubameyang juga tercatat konsisten di klub-klub yang pernah ia bela.

Saat memperkuat Borussia Dortmund Aubameyang bermain 213 kali dan mencetak 141 gol. Sewaktu membela Saint-Etienne, Aubameyang juga tampil impresif. Ia bermain sebanyak 97 kali dengan 41 gol untuk tim Ligue 1 Prancis tersebut. Maka dari itu melepaskan Aubameyang adalah sesuatu yang mustahil bagi Arsenal.

Faktor Arteta

Aubameyang yang masih bertahan di Emirates Stadium tak terlepas dari sosok Mikel Arteta. Bahkan Aubameyang sendiri mengakui kalau alasan utama ia kini tetap berseragam Arsenal adalah Arteta. Auba mengatakan kalau Arteta membawa hal-hal positif dan filosofi bermain yang luar biasa.

Arteta dan Aubameyang ibarat Ronaldo dan Sir Alex Ferguson. Sama-sama memiliki kecocokan. Auba sangat nyetel dengan taktik yang diterapkan Arteta. Ia bahkan yakin kalau Arteta mampu membawanya menjadi pemain hebat.

Aubameyang dan Arteta juga telah menjalin hubungan baik. Arteta berkali-kali terbukti bisa meyakinkan Aubameyang untuk tetap bertahan. Ia mampu mendatangkan perasaan gembira di hati Aubameyang dengan membuat si pemain mengangkat dua trofi, Piala FA dan Community Shield.

Cinta dari Para Fans Arsenal

Selain faktor Arteta, sosok Aubameyang diam-diam telah mencuri hati para fans The Gunners. Walaupun banyak yang meremehkan, setidaknya fans Arsenal patut berbangga akan dua hal. Pertama, mereka tak perlu kaget lagi ketika timnya kalah sebab kalah bagi Arsenal adalah sebuah keniscayaan.

Kedua, seorang Pierre-Emerick Aubameyang. Para fans meyakini bahwa sosok sang legenda, Thierry Henry telah merasuk ke dalam pemain yang pernah menjadi pemain terbaik Afrika tahun 2015 itu.

Maka, wajar kalau para penggemar The Gunners begitu histeris ketika Aubameyang bersedia bertahan di Arsenal. Jelang penandatanganan kontrak barunya pada 2020 lalu, para fans heboh dan sangat menantikan prosesi penandatanganan kontrak. Seolah-olah Aubameyang adalah pemain baru.

Namun nyatanya penandatanganan kontrak itu biasa-biasa saja. Tak ada acara seremonial yang megah. Tentu saja hal itu membuat fans kecewa. Meski begitu, kekecewaan tersebut menjadi bukti bahwa separuh hatinya fans Arsenal adalah Aubameyang.

Ambisi Menciptakan Warisan

Sejak dibeli dari Dortmund dengan banderol 56 juta pounds atau Rp 1,1 triliun tahun 2018, Aubameyang menegaskan akan tetap di Arsenal karena ia ingin menciptakan legacy atau warisan. Ya, memang pemain yang mudah datang dan mudah pergi tak akan mampu menciptakan warisan. Maka dari itu, Aubameyang memilih untuk tidak beranjak.

Apalagi pemain asal Gabon itu telah berhasil dikompori oleh legenda Arsenal, sang pencetak gol terbanyak sebelum dipecahkan Thierry Henry, Ian Wright. Ia melihat kalau Aubameyang memiliki hubungan yang baik dengan para fans. Penggemar mencintai Aubameyang dan begitu pula, Aubameyang mencintai Arsenal beserta para penggemarnya.

“Menjadi legenda di sini (Arsenal) kawan. Bagi saya, Anda sudah menjadi seorang legenda,” kata Ian Wright.

Mikel Arteta juga memberi kejelasan buat Aubameyang. Bahwa pemain Gabon itu memiliki masa depan memukau bersama Arsenal. Ia akan menjadi legenda. Legenda yang diingat para fans The Gunners.

Bagaimanapun Aubameyang mengajari kita semua soal cinta. Cinta yang bersanding dengan kejujuran. Jika kamu fans Arsenal, mari berdoa supaya Aubameyang tetap bertahan, entah saat Arsenal terpuruk atau ketika Arsenal tak lagi bapuk. Doakan saja agar pemain asal Gabon itu tidak tiba-tiba khilaf menandatangani kontrak bersama Paris Saint-Germain.

Sumber referensi: skysports.com, bbc.com, transfermarkt.com, talksport.com, mojok.co, detik.com, gilabola.com

Jasa-Jasa Michael Edwards Kepada Liverpool

Liverpool pernah mengalami masa kelam kala kondisi keungan mereka berada di ujung tanduk. Pada musim 2010/2011, laporan audit KPMG menunjukkan bahwa Liverpool memiliki beban utang senilai 350 juta poundsterling dan mengalami kerugian hingga 55 juta poundsterling. Tak ada cara lain untuk menyelamatkan Liverpool selain menjual sahamnya.

Fenway Sports Group kemudian datang dan membeli The Reds senilai 300 juta poundsterling. Perusahaan investasi asal Amerika Serikat tersebut kemudian diputuskan secara resmi oleh pengadilan menjadi pemilik baru Liverpool FC sejak 15 Oktober 2010.

Liverpool kemudian perlahan membangun ulang kekuatan mereka. Langkah pembenahan di berbagai sektor mulai dilakukan. Sebagi pemilik, John Henry bos Fenway Sports Group ingin Liverpool dijalankan dengan konsep yang sama seperti klub bisbol miliknya, Boston Red Sox. Konsep tersebut adalah moneyball.

Untuk menjalankan konsep moneyball, Liverpool membutuhkan seorang ahli analis data yang paham akan data dan statisik sepak bola. FSG kemudian menugaskan Damien Comolli, direktur sepak bola The Reds saat itu untuk mencari sosok yang tepat.

Pada November 2011, pilihan mereka jatuh kepada Michael Edwards yang ditunjuk sebagai Head of Performance and Analysis. Singkat cerita, sedekade kemudian, ia menjadi sosok vital di balik keberhasilan The Reds merengkuh Trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub 2019, serta gelar juara Premier League 2020.

Pertanyaannya, siapa Michael Edwards dan mengapa kesuksesan Liverpool tak lepas dari jasanya?

Michael Edwards bukanlah sosok yang tenar. Bahkan wikipedia tak punya informasi khusus tentang dirinya. Maklum saja, Edwards dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan tak suka tampil di depan publik. Selain itu, ia merintis karier di dunia sepak bola lewat jalur yang sangat tak biasa.

Dilepas oleh akademi Peterborough United saat berusia 18 tahun, Michael Edwards kemudian memilih melanjutkan kuliah di University of Sheffield dan mendapat gelar sarjana Bisnis Manajemen dan Informatika pada 2002. Setelah lulus, ia bekerja sebagai seorang guru IT di sekolah menengah di Peterborough.

Takada yang menyangka, setahun kemudian ia ditawari bekerja di ProZone, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang data dan statistik sepak bola. Sudah akrab dengan dunia IT dan mengenal baik sepak bola membuat Edwards mantap bekerja sebagai analis data. Pekerjaan inilah yang mengantarnya mendapat jabatan sebagai Head of Performance and Analysis di Portsmouth pada periode 2003 hingga 2008 dan Head of Performance and Analysis di Tottenham Hotspur pada periode 2009 hingga 2011.

Di dua klub tersebut, Michael Edwards punya tugas untuk menganalisis performa pemain dan calon lawan mereka di tiap pekannya. Serta membantu sporting director klub dalam menganalisis calon pemain incarannya. Tentu saja, semua analisis tersebut berbasis data dan statistik. Tugas itulah yang kemudian ia teruskan di Liverpool.

Kepindahan Edwards dari Spurs ke Liverpool sempat membuat Daniel Levy, pemilik Tottenham Hotspur marah besar. Levy sadar betul seperti apa kinerja Michael Edwards sehingga ia merasa sangat kehilangan. Namun, tawaran Damien Comolli, sporting director Liverpool saat itu yang sekaligus mantan bosnya di Spurs sangat sayang untuk dilewatkan. Bekerja dengan konsep moneyball di bawah kepemilikan Fenway Sports Group tentu sangat menarik.

Edwards mengawali karier sebagai Head of Performance and Analysis The Reds dari November 2011 hingga Mei 2013. Dia kemudian menjabat sebagai Director of Technical Performance pada periode Juni 2013 hingga Juli 2015, dan Technical Director pada Agustus 2015 hingga November 2016 sebelum mendapat naik jabatan menjadi Sporting Director hingga sekarang.

Akan tetapi pekerjaannya di Liverpool tak semulus yang dibayangkan. Iklim sepak bola Inggris yang belum akrab dengan analisis berbasis data serta peran seorang direktur olahraga yang masih asing sedikit menyulitkan pekerjaan Edwards. Periode 2012-2015 saat Liverpool dimanajeri oleh Brendan Rodgers menjadi masa tersulitnya.

Mengutip dari Bleacher Report, seorang agen pemain yang pernah berurusan dengan Liverpool pada musim panas 2014 lalu menyebut bahwa pengaruh Edwards seperti tidak dianggap. Hal tersebut tak lepas dari hak veto yang dimiliki oleh Rodgers terkait transfer pemain. Meski begitu, Edwards yang masuk dalam anggota komite transfer Liverpool tetap dianggap bertanggung jawab atas beberapa perekrutan gagal, seperti Mario Balotelli, Christian Benteke, Iago Aspas, Luis Alberto, hingga Lazar Markovic.

Situasi mulai berubah ketika The Reds memecat Brendan Rodgers di tahun 2015. Sebagai gantinya, Liverpool menunjuk Jurgen Klopp sebagai penggantinya. Penunjukan tersebut ternyata tak lepas dari jasa Michael Edwards yang lebih merekomendasikan Jurgen Klopp sebagai manajer anyar Liverpool. Rekomendasi Edwards memang tepat. Klopp sudah tak asing dengan sistem moneyball atau bekerja bersama dengan seorang sporting director, sesuatu yang sudah akrab di sepak bola Jerman.

Pengaruh Edwards sebagai pembuat keputusan makin besar tatkala ia diangkat menjadi Sporting Director. Hal tersebut membuatnya punya kendali atas kebijakan transfer Liverpool. Klopp sendiri juga senang bisa bekerja sama dengan Edwards. Keduanya juga kerap terlibat diskusi di kantor Liverpool yang terletak di Melwood.

Transfer Terbaik Michael Edwards

Tak bisa dipungkiri bahwa Michael Edwards adalah salah satu tokoh paling berpengaruh di Anfield. Dialah dalang dibalik transfer cerdas yang sukses mengantarkan The Reds kembali berjaya. Salah satu buah dari hasil analisis jeli Michael Edwards adalah trio Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane yang masing-masing dari mereka dibeli dengan harga tak lebih dari 50 juta euro. Ada pula Andrew Robertson yang sukses ditebus dengan harga 9 juta euro dari Hull City.

Selain ahli dalam transfer pemain, Edwards juga cerdik dalam menjual pemain. Ia sukses melego Dominic Solanke yang dibeli gratis dari Chelsea dengan harga 21,20 juta euro ke Bournemouth. Ia juga berhasil menjual Rhian Brewster dari Tim U-23 dengan harga 26 juta euro ke Sheffield United.

Namun penjualan terbaik Edwards jatuh kepada Philippe Coutinho yang dilepas ke Barcelona di musim panas 2018. Menurut Daily Mail, 142 juta poundsterling berhasil dikantongi Liverpool dari hasil penjualan Coutinho yang dulu hanya dibeli dengan harga 13 juta euro.

Pemasukan dari penjualan Coutinho kemudian digunakan untuk membeli beberapa pemain anyar yang akhirnya menjadi kunci di balik kejayaan Liverpool saat ini. Virgil Van Dijk, Alisson Becker, Naby Keita, hingga Fabinho adalah beberapa pemain yang datang pasca penjualan Coutinho. Bersama dengan rekrutan sukses lainnya, mereka membentuk skuad yang sangat mengerikan.

Hasilnya seperti yang sudah kita tahu, Liverpool kemudian berhasil menjuarai Liga Champions untuk keenam kalinya di edisi 2019 dan mengakhiri penantian selama 30 tahun untuk kembali menjuarai Liga Inggris di musim 2019/2020.

Kontrak Habis, Michael Edwards Siap Tinggalkan Liverpool di Akhir Musim

Dalam 2 musim terakhir, Edwards juga terbilang sukses dalam mendatangkan Diogo Jota dan Ibrahima Konate. Meski terlihat pasif di bursa transfer 2021, The Reds terhitung berhasil mengamankan pemain bintangnya setelah sukses memperpanjang kontrak pemain, seperti Jordan Henderson, Alisson, hingga Virgil Van Dijk.

Sayangnya, para pendukung The Reds mungkin tak dapat melihat lagi transfer Michael Edwards di masa mendatang. Sebab ia berencana untuk mundur dari kursi sporting director Liverpool di akhir musim 2021/2022. Kontraknya habis dan Edwards yang sudah mengabdi selama 1 dekade untuk Liverpool disebut ingin mencari tantangan baru.

Kepergian Edwards jelas akan merugikan Liverpool. Edwards tak hanya sukses dalam hal transfer saja. Ia juga berhasil membentuk skuad yang kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi efisiensi ekonomi.

โ€œSaya pikir dia membantu pemilik Liverpool melihat bahwa mereka dapat mengelola perdagangan pemain, pengembangan pemain, dan perekrutan staf secara lebih efektif,โ€ kata Barry McNeill, CEO Sportsology, mantan rekan Edwards di Prozone.

Jika tawaran perpanjangan kontrak gagal menemui kata sepakat, maka bisa dipastikan bahwa Michael Edwards bakal jadi rebutan tim lain, mengingat telah begitu banyak jasa Michael Edwards kepada Liverpool. Pendukung The Reds patut bersedih. Namun yang pasti, apa yang telah Edwards berikan untuk Liverpool harus diberi apresiasi tinggi.

โ€œSaya pikir apa yang telah dia capai di Liverpool akan menjadi impian setiap klub sepak bola. Untuk mengubah klub seperti itu, dengan cara yang berkelanjutan, pemain muda berdatangan, pengeluaran bersih dan rendah, serta meningkat setiap tahunnya. Liverpool menjadi klub yang paling dikagumi, dan Michael telah menjadi bagian besar dari itu.” kata Simon Wilson, direktur olahraga Stockport City, mantan rekan Edwards di Prozone.


***
Sumber Referensi: Goal, Daily Mail, Liverpool Echo, Linkedin, Bleacher Report.

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 11 September 2021

ASHLEY COLE SEBUT IBRAHIMOVIC PUNYA DUA KEPRIBADIAN

Mantan pemain Arsenal dan Chelsea, Ashley Cole mengungkapkan bahwa penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic memiliki kepribadian ganda. Dikutip dari football italia, Jumat (10/9), Cole menjelaskan dua kepribadian yang dimiliki Ibrahimovic itu ada ketika di ruang ganti dan di depan media. Menurutnya, Ibra ketika berada di ruang ganti dia brilian, diam, dan sangat ramah, tetapi ketika bersama media Ibra adalah tuhan. Cole dan Ibrahimovic tercatat pernah bermain di dalam satu tim ketika membela klub Major League Soccer, LA Galaxy antara tahun 2018 hingga 2019.

LIVERPOOL KEMBALI KETIBAN REZEKI NOMPLOK DARI BARCELONA

Barcelona siap menurunkan Philippe Coutinho setelah sang pemain pulih dari cedera. Dilansir Sportbible, Liverpool akan mendapatkan rejeki tambahan seandainya Coutinho tampil lebih banyak dalam laga musim ini. Klausul dengan Liverpool itu menyebutkan kalau Coutinho mainkan 100 kali untuk Barcelona, maka Barca harus bayar Liverpool tambahan 20 juta euro atau Rp 338,5 Miliar. Saat ini, Coutinho telah mengukir 90 penampilan bersama Barcelona sejak tiba di Camp Nou. Meski begitu sepertinya Barcelona mungkin tak akan membayar itu. Ini mengingat kondisi finansial klub yang buruk.

LIVERPOOL SIAP BOBOL REKENIN DEMI BOYONG PEDRI DARI BARCELONA

Raksasa Premier League, Liverpool dikabarkan siap melayangkan tawaran sensasional untuk merekrut gelandang muda milik Barcelona, Pedri. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp diklaim jatuh cinta dengan gaya bermain, kecepatan, dan visi bermain Pedri. Semua atribut tersebut membuat pemain 18 tahun itu sangat cocok untuk The Reds. Bahkan, Liverpool diyakini bakal rela untuk menggelontorkan dana sekitar 100 juta euro demi mendaratkan Pedri di Anfield pada musim panas tahun depan.

KOEMAN NGOTOT LUUK DE JONG LEBIH BAGUS DARIPADA NEYMAR

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman menegaskan kalau Luuk de Jong lebih bagus daripada bintang PSG, Neymar. Luuk de Jong dipinjam Barcelona selama semusim dari Sevilla pasca mendepak Griezmann ke Atletico Madrid. Banyak penggemar bertanya-tanya mengapa Koeman memilih untuk merekrut striker yang sudah berusia 31 tahun tersebut. Koeman baru saja menjelaskan kalau Luuk de Jong merupakan penyerang yang berbeda. Bahkan ia menilai kalau kemampuan pemain asal Belanda itu lebih berbahaya dari Neymar.

ISCO TEMUKAN KEHIDUPAN BARU DI REAL MADRID

Nasib Isco di Real Madrid sempat tak menentu beberapa musim terakhir. Kini, dia tampak menemui kehidupan baru setelah Carlo Ancelotti kembali ke Madrid. Isco cuma bermain selama dua menit saat Madrid menghadapi Alaves di pekan pertama La Liga 2021/2022. Ancelotti kemudian memainkan Isco sebagai starter secara beruntun saat melawan Levante dan Real Betis. Gelandang berusia 29 tahun tersebut diperkirakan bakal kembali memulai laga dari awal saat Madrid melawan Celta Vigo pada akhir pekan ini.ย 

GUUS HIDDINK PENSIUN DARI DUNIA KEPELATIHAN

Dilansir dari Marca, Pelatih asal Belanda, Guus Hiddink menyatakan pensiun dari dunia kepelatihan. Hiddink terakhir kali melatih Timnas Curacao, namun ia gagal membawa timnas itu lolos ke piala dunia 2022, sehingga memaksanya untuk mundur dari kepelatihan timnas Curacao. Setelah Hiddink mundur, Patrick Kluivert ditunjuk menggantikan posisi Hiddink di Curacao. Hiddink sendiri merupakan pelatih berpengalaman. Ia menjadi pelatih sejak 1982, beberapa tim pernah ditanganinya seperti timnas Belanda, dan Korea Selatan.

MOURINHO INGIN PECAHKAN REKOR ALLEGRI

Pelatih AS Roma Jose Mourinho membutuhkan tiga kemenangan kandang lagi untuk mematahkan rekor kemenangan kandang Massimiliano Allegri di Serie A. Selama menjadi pelatih di Serie A, Mourinho kini mengemas kemenangan 38 pertandingan kandang. Sementara Allegri mempunyai catatan 41 kemenangan kandang. Sebelum melatih Roma, Mourinho dulu pernah menangani Inter Milan, dan tak pernah kalah saat main di kandang. Mourinho akan mengalahkan rekor Allegri jika menang atas Sassuolo, Udinese dan Empoli.ย 

HARGA TIKET LIGA CHAMPIONS TAK WAJAR, AC MILAN DIRUNDUNG CHAOS

Kekacauan sempat dihadapi AC Milan setelah klub mengeluarkan tiket fase grup Liga Champions yang terlalu mahal hingga mengundang protes di kalangan fans mereka sendiri. Diketahui bahwa target internal kabarnya dipatok di angka 5 juta euro atau Rp80 miliar per laga untuk partai Rossoneri melawan Atletico Madrid dan Liverpool, dengan rata-rata 135 euro atau Rp2,16 juta per tiket diperlukan untuk mencapainya. Mahalnya harga tiket plus ditentang para fans, manajemen Milan akhirnya menarik kembali harga tersebut dari pasaran yang digantikan dengan nominal yang jauh lebih terjangkau.

BARESI: GIROUD STRIKER YANG TEPAT UNTUK MILAN

Mantan kapten AC Milan, Franco Baresi meyakini penyerang anyar Rossoneri Olivier Giroud akan memberikan kontribusi bagus untuk klub. Selain meyakini hal tersebut, Baresi juga memberikan pujian kepada Giroud karena sudah menunjukkan penampilan yang bagus ketika membela Milan menghadapi Cagliari di pekan kedua Serie A. Baresi percaya Giroud merupakan striker yang tepat untuk Milan. Giroud bisa berjuang untuk kembali tepat waktu untuk laga pekan ketiga melawan Lazio akhir pekan ini.ย 

MBAPPE HARUS RELA JADI PELAYAN MESSI DI PSG

Kylian Mbappe diwanti-wanti legenda Paris Saint-Germain, Pedro Pauleta agar rela melihat torehan golnya menurun dan beradaptasi dengan gaya permainan Lionel Messi yang baru bergabung. Mbappe, yang selama ini menjadi poros permainan dan sumber gol PSG bersama Neymar, mau tidak mau harus berbagi peran dengan Messi dan bahkan harus ikhlas tidak terus menerus menjadi sorotan setelah kehadiran Messi. “Dia harus beradaptasi. Tapi dia akan banyak berkembang bersama Lionel Messi di Paris Saint-Germain,โ€ ucap Pauleta

SOLSKJAER PASTIKAN RONALDO DEBUT LAWAN NEWCASTLE

Cristiano Ronaldo akan menjalani debut keduanya di Manchester United dalam duel kontra Newcastle di Old Trafford, Sabtu (11/9). โ€œDia menjalani minggu yang baik bersama kami di sini. Dia pasti akan berada di lapangan, itu pasti,” kata Solskjaer dikutip Skysports. Meskipun dipastikan akan bermain dalam laga nanti, Solskjaer tidak memberi jawaban apakah Ronaldo akan menjadi starter. Ronaldo sebelumnya sudah berlatih bersama rekan-rekan barunya untuk pertama kalinya pada pekan ini ketika tim bersiap untuk menjamu pasukan Steve Bruce di Old Trafford.

ROONEY PERCAYA CR7 BISA MAIN SAMPAI USIA 40 TAHUN

Cristiano Ronaldo kini berusia 36 tahun, usia yang sudah masuk dalam masa senja bagi seorang pesepakbola. Meskipun demikian, Ronaldo masih mampu bersaing di level tertinggi. Mantan rekan Ronaldo di MU dulu, Wayne Rooney buka suara soal fisik dan stamina Ronaldo. Baginya, sudah sejak lama Ronaldo menjaga hal tersebut. Rooney tak terkejut apabila Ronaldo akan terus tampil hingga usia 40 tahun. Rooney tak meragukan kualitas fisik Ronaldo yang masih sanggup bermain dalam 90 menit.

LIONEL MESSI MENANGIS DI HADAPAN SUPORTER ARGENTINA

Lionel Messi merasa terharu usai laga melawan Bolivia. Laga melawan Bolivia sendiri dikemas dengan cara yang spesial oleh pihak Argentina. Sebab, ini adalah laga pertama mereka di kandang usai memenangkan Copa America 2021. Usai laga melawan Bolivia, Argentina pun menggelar perayaan juara Copa America 2021 bersama fans yang untuk pertama kalinya bisa menghadiri pertandingan di Stadion. Pada momen tersebut, Messi tak kuasa menahan air mata bahagia.

NUNO PELATIH TERBAIK LIGA INGGRIS PERIODE AGUSTUS

Pelatih Tottenham Hotspur, Nuno Espirito Santo resmi terpilih sebagai pelatih terbaik Liga Inggris bulan Agustus. Nuno mengalahkan tiga kandidat pelatih terbaik lain, yakni David Moyes, Thomas Tuchel, dan Rafael Benitez. Raihan tiga kemenangan yang didapat Spurs membuat Nuno memang layak menyandang predikat pelatih terbaik bulan Agustus. Sementara striker andalan West Ham, Michail Antonio menyabet gelar sebagai pemain terbaik Premier League bulan Agustus. Dalam tiga laga awal, Antonio berhasil mengemas 4 gol dan 3 assist.

CEDERA, PULISIC DIPASTIKAN ABSEN DALAM 3 PERTANDINGAN

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel mengkonfirmasi Christian Pulisic akan absen setidaknya selama 10 hari. Hal ini disebabkan Pulisic mengalami cedera pada pergelangan kakinya ketika membela Timnas Amerika Serikat di laga melawan Honduras. Dengan demikian, maka Pulisic dipastikan takkan bisa mendapatkan menit bermain ketika The Blues melakoni laga melawan Aston Villa (Liga Inggris), Zenit (Liga Champions) dan Tottenham Hotspur (Liga Inggris).

AS ROMA AKAN LELANG JERSEY KHUSUS UNTUK BANTU PENGUNGSI AFGHANISTAN

AS Roma akan melelang jersey khusus untuk membantu para pengungsi Afghanistan. Jersey khusus tersebut sebelumnya akan dipakai lebih dulu saat Roma melawan Sassuolo di Serie A, Minggu (12/9). Nantinya, Roma akan mengenakan jersey di mana ada logo UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) yang tertempel di bagian lengan para pemain. Roma pun menjadi klub pertama yang bergabung bersama UNHCR untuk ikut dalam gerakan amal ini.

FIFA IZINKAN PEMAIN BRASIL BERMAIN DI LIGA PRIMER INGGRIS

FIFA resmi mengizinkan pemain Brasil dan pemain dari beberapa negara lainnya untuk bermain di Liga Inggris akhir pekan ini. Keputusan itu setelah adanya pembicaraan ekstensif dengan FIFA, FA, dan Premier League, asosiasi Brasil, Cile, Meksiko, dan Paraguay setuju untuk membatalkan sanksi larangan bermain lima hari otomatis yang dapat mereka terapkan. Sebelumnya, pada Rabu (8/9) FIFA memberi sanksi larangan bermain untuk beberapa pemain yang menolak untuk bermain di jeda internasional atas permintaan federasi sepakbola Brasil.ย 

NEGATIF CORONA, GIROUD SIAP TAMPIL LAWAN LAZIO

Penyerang AC Milan, Olivier Giroud telah dinyatakan negatif Covid-19 dan dipastikan bisa tampil melawan Lazio pada Minggu (12/9). Sebelumnya, Giroud terpapar virus corona awal pekan lalu dan telah mengisolasi diri di kediamannya di Milan. Giroud akan menjalani pemeriksaan medis hari ini, sesuai protokol Pemerintah Italia, dan kemudian dapat kembali berlatih. Selain Giroud, Ibrahimovic dan Franck Kessie juga bakal kembali ke skuat setelah mereka pulih dari cedera untuk berlatih dengan anggota tim lainnya selama beberapa hari terakhir.

RESMI DAVID LUIZ BERLABUH KE FLAMENGO

Setelah malang-melintang di klub besar eropa, David Luiz kini kembali ke kampung halamannya, Brasil. Jurnalis Italia dan pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan David Luiz telah sepakat secara personal ke klub Brasil, Flamengo. Mantan bek Chelsea dan Arsenal itu pun sudah sepakat dengan kontrak hingga Desember 2022. Sekarang antara David Luiz, Agen, dan Klub Flamengo hanya tinggal melengkapi dokumen.

PRESIDEN UEFA LEDEK REAL MADRID, JUVENTUS DAN BARCELONA

Presiden UEFA Aleksander Ceferin meledek Real Madrid, Barcelona, dan Juventus soal keikutsertaan mereka di Liga Champions. Pasalnya jika mengingat beberapa bulan yang lalu, ketiga klub tersebut ngotot untuk membuat kompetisi baru yang menyaingi Liga Champions. Ceferin tak habis pikir dengan sikap ketiga klub tersebut. Ceferin menyebut UEFA sama sekali tidak akan memusingkan tiga klub itu bila mereka memutuskan pergi dari Liga Champions. Ceferin menilai tingkah petinggi tiga klub papan atas Eropa itu benar-benar lucu. Bagi Ceferin, bos-bos Madrid, Juventus, dan Barca tak layak memimpin tim tersebut.

AGUERO: JANGAN PERNAH REMEHKAN BARCELONA

Di ajang Liga Champions musim ini, Barcelona dinilai Sergio Aguero tetap menjadi tim yang patut diwaspadai dan layak diposisikan sebagai salah satu unggulan juara. Diungkapkan striker anyar Barcelona tersebut, tim Catalan masih memiliki reputasi dan kualitas yang tidak bisa dipandang remeh, meski komposisi skuat yang ada di musim ini diklaim bukan yang terbaik. โ€œKami bukan favorit di Liga Champions, tapi lawan akan tetap memberikan rasa hormatnya terhadap kami.โ€Ucapnya.

MESSI DAN NEYMAR ABSEN BELA PSG AKHIR PEKAN INI

Mauricio Pochettino mengungkapkan kalau Lionel Messi dan Neymar dipastikan absen membela PSG melawan Clermont akhir pekan ini. Sebab, keduanya baru menjalani laga internasional bersama negara masing-masing. Selain Neymar dan Messi, Angel Di Maria dan Leandro Paredes juga tidak akan bermain pada laga nanti. Neymar bermain penuh saat Brasil mengalahkan Peru 2-0, Jumat (10/9). Di hari yang sama Messi, Di Maria dan Paredes turun sebagai starter Argentina menghadapi Bolivia.

PESAN UNTUK SUPORTER BRASIL, NEYMAR JR MINTA DIHORMATI

Bintang timnas Brasil, Neymar, kecewa dengan suporter negaranya sendiri. Sebab, dia merasa tidak dihormati meski sudah memberikan segalanya untuk Brasil. Pada laga kontra Peru, Neymar mengemas satu gol dan satu assist, tetapi ia dikritik fans dan komentator karena terlibat perkelahian. Sebelumnya, Neymar juga dikritik setelah Brasil menang 1-0 atas Chile pada pekan lalu. Sejumlah penggemar mengatakan dia tampak kelebihan berat badan. Neymar pun mengangkat baju untuk menunjukkan perutnya yang tetap rata.

SERGIO RAMOS BELUM JUGA DEBUT DI PSG, INI SEBABNYA

Sudah dua bulan sejak Sergio Ramos memutuskan bergabung dengan PSG, namun hingga kini eks bek Madrid itu tak kunjung melakoni debutnya. Ramos dipastikan masih absen saat PSG menjamu Clermont dalam lanjutan Ligue 1 serta saat bersua Club Brugge di Liga Champions. Usut punya usut, kondisi Ramos ternyata belumlah fit 100 persen usai mengalami cedera otot. Cedera itu didapatnya baru-baru ini ketika sedang menjalani proses pemulihan. Belum diketahui secara pasti kapan Ramos dapat kembali merumput.

JERSEY RONALDO DUA KALI LIPAT LEBIH LAKU DARIPADA MESSI

Manchester United dilaporkan berhasil mendapatkan komisi yang sangat besar untuk penjualan jersey Ronaldo. Dikutip Sportbible, Jersey Ronaldo resmi menjadi jersey paling laku sepanjang sejarah sepakbola Inggris. Penjualan jersey ini naik signifikan daripada tahun lalu saat Ronaldo masih di Juve. Tidak tanggung-tanggung kenaikan penjualan jersey Ronaldo mencapai 600% berkat kepulangannya ke MU. Adidas diklaim meraup angka penjualan sebesar 188 juta pounds hanya dari penjualan jersey Ronaldo saja. Sementra MU mendapatkan komisi sebesar 13 juta pounds dari penjualan ini. Dilaporkan bahwa jumlah jersey Ronaldo terjual dua kali lebih banyak daripada Messi di PSG.

 

Karena Alasan Memilukan, Pemain ini Nyaris Putuskan Pensiun Dini

Sepakbola sekali lagi menjadi hal yang tidak bisa diketahui pasti akhir ceritanya. Dalam sebuah pertandingan sekalipun, tim yang dinilai punya kekuatan lebih besar seringkali terjungkal oleh tim yang banyak diremehkan.

Dalam garis karir seorang pemain sendiri, terdapat beberapa momen mengejutkan, seperti misalnya mereka yang nyaris putuskan pensiun dini karena suatu hal. Beruntung, keyakinan yang masih terus tertata membuat deretan pemain ini berhasil bangkit dengan memulai ulang segalanya.

Penasaran siapa saja pemain tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Andrea Pirlo

Tepat pada tahun 2005, ketika masih berseragam AC Milan, Pirlo yang dikenal sebagai gelandang handal memulai segalanya dengan penuh semangat. Kompetisi Liga Champions Eropa ketika itu menjadi salah satu ajang yang jadi ambisi besar pria asal Italia. Berbekal skuad mumpuni AC Milan yang dihuni oleh para pemain besar, Pirlo beserta rekan setimnya berhasil melaju hingga ke partai final.

Disana, Milan berhadapan dengan Liverpool yang juga punya pemain jempolan. Pada laga yang digelar di Istanbul tersebut, Milan berhasil unggul dengan skor telak 3-0 di babak pertama. Namun secara mengejutkan Liverpool berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua. Terkejut dengan apa yang terjadi, para pemain Milan termasuk Pirlo seperti kehilangan daya magisnya.

Ketika pertandingan harus ditentukan lewat tendangan adu penalti, petaka datang menghampiri Milan. Skuad asuhan Carlo Ancelotti kalah dan harus merelakan gelar yang sudah berada di depan mata.

Merasa terguncang usai laga, Pirlo mengaku bila dia ingin mengakhiri karir sepakbolanya. Menurutnya, tragedi itu telah menjadi alasan mengapa ia tak mampu lagi untuk bermain bola.

“Aku benar-benar berpikir untuk pensiun setelah itu, tapi aku mengerti bahwa aku harus terus berjalan ke depan,”

Beruntung, setelah batal putuskan pensiun, Pirlo kembali bermain seperti biasa dengan Milan dan berhasil memenangkan trofi Liga Champions Eropa pada tahun 2007. Lebih spesialnya lagi, Milan dalam partai final berhasil membalaskan dendamnya atas Liverpool.

Kini, Pirlo yang melanjutkan karir sebagai seorang pelatih telah memutuskan pensiun pada 2018 lalu.

Gonzalo Higuain

Di usia 33 tahun, Gonzalo Higuain masih aktif bermain di kompetisi Major League Soccer. Namun tahukah kalian bahwa pemain yang pernah tampil untuk Real Madrid, Juventus, dan AC Milan ini sempat ingin putuskan pensiun dini?

Itu terjadi pada tahun 2014 lalu ketika Gonzalo Higuain nyaris membawa timnas Argentina menjuarai trofi Piala Dunia. Sayangnya, Higuain yang saat itu diandalkan di lini depan gagal memanfaatkan peluang emas. Hasilnya, setelah pertandingan final melawan Jerman dilanjutkan ke babak tambahan, timnas Argentina malah kebobolan dan gagal meraih kemenangan.

Higuain ketika itu disebut sebagai biang kekalahan Argentina. Para penggemar Argentina terus menghinanya sebagai pemain tak berguna. Tak hanya di sosial media, di dunia nyata pun dia tak jarang mendapat hinaan dari penggemar Argentina.

Karena tak kuasa menahan luka, Higuain yang terkena serangan mental sempat ingin mengakhiri segalanya. Dia sempat ingin putuskan pensiun dini karena tak kuat dengan nyinyiran netizen.

Beruntung, niat Higuain itu terhalang oleh nasehat sang ibu. Hasilnya, dia yang kembali melanjutkan karir sepakbola sukses kumpulkan banyak piala. Utamanya ketika bermain untuk klub yang dibela.

Neymar Jr

Cibiran melalui sosial media memang menjadi hal yang tidak boleh disepelekan. Buktinya, selain Gonzalo Higuain, bintang asal Brasil, Neymar Jr juga sempat ingin putuskan pensiun dini karena mengalami hal yang sama.

Tak hanya dari ketikan warga maya yang kerap kali membuat hati tak kuasa menahan lara, Neymar juga seringkali mendapat luka dari berita yang disampaikan berbagai media. Karena dua hal itu, Neymar sempat ingin putuskan pensiun dini. Dia merasa sudah tidak ingin lagi bermain bola.

Terlebih, ketika tahu bahwa keluarga dan orang-orang terdekatnya juga ikut merasa kesal dan tak sanggup menerima itu semua.

“Aku pikir media sosial adalah satu area di mana banyak orang bisa datang dan mengambil bagian dari hidupmu, dengan menilaimu, membenci dan iri padamu,” kata Neymar.

Beruntung, Neymar yang pada akhirnya bisa menikmati hidup dengan bahagia, mulai menemukan kembali hasratnya untuk bermain sepakbola.

Edouard Mendy

Kiper yang baru saja dinobatkan sebagai yang terbaik di Eropa, Edouard Mendy, memiliki perjalanan karir yang cukup memilukan. Dia bukanlah siapa-siapa sebelum menjadi pujaan para penggemar Chelsea. Dia juga bukan siapa-siapa sebelum kompetisi Prancis menyebutnya sebagai salah satu talenta paling berbahaya di bawah mistar.

Pada tahun 2014 silam, Mendy mengaku tidak memiliki pekerjaan dan mengambil terus tunjangan sebagai pengangguran agar bisa terus berlatih sepakbola. Namun nyatanya, hal itu tidak berjalan sesuai rencana. Mendy tak kunjung mendapat panggilan dan merasa bahwa tunjangan yang diterima tidaklah cukup untuk teruskan hidup.

Akhirnya, dia sempat berpikir untuk mengakhiri semua dan mencari pekerjaan lain. Tiba-tiba, di tengah situasi genting yang dialaminya, Marseille datang memberi tawaran. Dari situ, bakatnya terus terasah hingga dirinya mulai menarik perhatian dunia.

Tepat pada 2020 lalu, Chelsea merekrutnya untuk dijadikan sebagai pengganti kiper termahal di dunia. Hasilnya, kita semua tahu bila Mendy mampu menampilkan performa gemilang. Dia tampil brilian dengan rentetan gelar terus menghampiri lemari pialanya.

Pierre-Emerick Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang, boleh dibilang sebagai penyerang paling mematikan saat ini. Pria Gabon yang memilih untuk membela Arsenal ini punya kemampuan terbaik sebagai seorang juru gedor sejati.

Namun sebelum jadi pemain populer seperti sekarang ini, Pierre-Emerick Aubameyang sempat ingin putuskan pensiun dini. Tepat di usianya yang baru menginjak 15 tahun, Aubameyang merasakan kalau kecepatannya tidak sehebat seperti biasanya. Ternyata, ada gangguan serius pada lututnya. Kemampuannya ketika itu benar-benar terganggu.

Puncaknya, Aubameyang yang saat itu tidak memiliki klub sempat berpikiran untuk berhenti dari mimpinya untuk menjadi seorang pemain sepakbola.

“Itu adalah saat-saat sulit dan aku berpikir untuk berhenti [dari sepak bola], tapi setiap hari aku berlatih keras. Aku tidak tahu kenapa, tapi aku merasa harus berlatih keras sebab kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi dalam hidup.” ucap Aubameyang.

Benar saja, setelah terus berpikir positif dan melatih kembali kemampuannya, Aubameyang lalu diajak sang ayah untuk berlatih bersama Bastia. Hasilnya dia sempat memiliki kesempatan untuk menimba ilmu di AC Milan, sebelum akhirnya berjaya di sejumlah klub Eropa, termasuk Borussia Dortmund yang pernah dibawanya menjuarai trofi DFL-Supercup.

Lucas Torreira

Baru-baru ini, pemain berkebangsaan Uruguay, Lucas Torreira, juga sempat mengisyaratkan hasratnya untuk mengakhiri karir sepakbola di usia 24 tahun. Hal itu terjadi karena ia tak kuasa menahan luka yang begitu dalam akibat ditinggal oleh ibunda tercintanya.

Ibunda pemain yang sempat membela Sampdoria ini dinyatakan meninggal pada Maret 2021 karena terinfeksi virus corona. Selain merasa sangat kehilangan ibunya, Torreira juga tidak ingin meninggalkan ayahnya yang berada di Uruguay. Maka dari itu, hanya sedikit dari keinginannya untuk kembali teruskan perjalanan karirnya sebagai seorang pesepakbola.

Beruntung, berkat dukungan dari saudara laki-lakinya, Torreira kembali ke Spanyol dan melanjutkan karir bersama Atletico Madrid.

Kini, pemain kelahiran 11 Feb 1996 ini tercatat sebagai pemain Fiorentina usai merampungkan kesepakatannya dari Arsenal sebagai pemain pinjaman.

Semoga saja, Torreira memiliki perjalanan karir yang baik ke depannya. Supaya hasrat untuk bermain bola terus membara dalam hatinya.

Mengenal Marina Granovskaia Sebagai Otak Strategi Transfer Chelsea

0

โ€œAda sosok wanita hebat dibalik kesuksesan seorang pria.โ€

Dalam dunia Chelsea, wanita yang dimaksud adalah Marina Granovskaia, sementara pria yang namanya kerap terpampang di halaman awal media adalah Roman Abramovich.

Marina Granovskaia bukanlah istri dari sang miliuner asal Rusia. Dia juga bukan ibu dari pria super kaya itu. Namun, Marina Granovskaia adalah kekuatan mematikan dalam bisnis transfer Chelsea. Dia menjadi salah satu wanita hebat yang membuat Roman Abramovich begitu berjaya bersama Chelsea.

Lahir di Rusia, Marina Granovskaia telah menghabiskan selama lebih dari dua puluh tahun karirnya bersama Roman Abramovich. Wanita yang kini berusia 46 tahun itu pertama kali terhubung dengan Roman Abramovich pada tahun 1997 silam, ketika dirinya langsung bekerja di bawah arahan Abramovich pasca lulus dari Moscow University.

Sejak pertama kali bertemu dengan Marina, Roman Abramovich melihat ada sesuatu yang istimewa darinya. Maka dari itu, perusahaan minyak bernama Sibneft yang jadi tempat pertemuan dua orang hebat itu langsung dijalankannya dengan sangat baik. Bersama Marina, Roman Abramovich mampu meraup keuntungan yang begitu besar, hingga tepat tujuh tahun setelahnya, dia menjual perusahaan tersebut dengan harga hampir 250 kali lipat.

Setelah momen bersejarah tersebut, Roman Abramovich resmi duduk di kursi kepemilikan Chelsea. Melihat dirinya sangat terbantu oleh Marina, pria 54 tahun tersebut lalu membawa serta senjata rahasianya ke Stamford Bridge. Ketika mulai mengelola Chelsea, Marina pertama kali ditugaskan sebagai penerima tamu VIP Chelsea.

Di sepakbola Inggris, semua memang sangat mengenal sosok Karren Brady dari West Ham United. Namun ketika bicara tentang wanita paling cerdas dan berpendirian, maka Marina Granovskaia lah sosoknya.

Sepak Terjang Marina Granovskaia

Awalnya, dia memang disebut sebagai wanita yang tak menyukai sepakbola. Itu sebabnya tugas yang diberikan tidak terlalu mengarah langsung pada teknis tim. Namun jangan salah, kecerdasan yang dimiliki membantu Marina untuk cepat beradaptasi dalam dunia sepakbola. Dia langsung mempelajari banyak hal untuk bisa membantu tim secara lebih mendalam.

Melalui perencanaan jangka panjang, Marina sukses menjadi bagian integral dalam membangun hubungan dengan klub Belanda, Vitesse Arnhem, yang sampai sekarang bertindak sebagai โ€˜pusat perkembangbiakanโ€™ bagi banyak talenta muda Chelsea.

Lebih dari itu, tempat latihan baru Chelsea yang berpindah ke Cobham pada 2007 silam juga merupakan buah dari pemikiran Marina.

Pencapaian tersebut kian memperkuat peran vitalnya bagi tim, dimana pada tahun 2010, dia kemudian resmi ditunjuk sebagai perwakilan Roman Abramovich.

Lantas, bagaimana Marina Granovskaia bisa disebut sebagai otak dibalik strategi bisnis Chelsea?

Spesialisasi Marina Granovskaia di Balik Layar

Hal itu mulai terjadi pada tahun 2009, ketika dia berhasil membujuk Didier Drogba untuk tetap bertahan. Di momen tersebut, Roman Abramovich pertama kali meminta pendapat pada Marina soal sepakbola.

Sebagai informasi, pada tahun 2009 lalu Drogba berencana hengkang dari Stamford Bridge setelah mendapat sanksi dari FIFA, terkait protes keras yang dilakukan kepada wasit Tom Henning Ovrebo yang memimpin laga antara Chelsea melawan FC Barcelona.

Lewat peran Marina, Drogba bersedia bertahan lebih lama dan memperpanjang kontrak di Chelsea. Hasilnya, tepat pada 2012 lalu, Tim London Biru berhasil memenangkan trofi Liga Champions Eropa pertama mereka sepanjang sejarah, dengan nama Drogba sebagai aktor legendarisnya.

Sejak saat itulah, Marina mulai mendapat tugas untuk melakukan negosiasi dengan pemain maupun pelatih dengan diangkat ke manajemen klub pada tahun 2013.

Dalam melakukan negosiasi dengan banyak agen, pergerakan Marina dianggap sangat tegas dan berbahaya. Mulanya banyak agen yang ingin mengakalinya setelah tahu fakta bahwa Marina sejatinya bukanlah seorang wanita yang menyukai sepakbola.

Namun anggapan itu disingkirkan secara tegas oleh Marina, dimana dia justru sulit ketika diajak bernegosiasi. Marina dianggap cerdas dalam melindungi aset Chelsea, hingga hal tersebut kian meningkatkan rasa kepercayaan Roman Abramovich kepada dirinya.

Bahkan, langkahnya dalam bernegosiasi sering mendapat pujian dari agen yang merasa puas. Dia dianggap mampu membangun kepercayaan dan jaminan bagi para pemain incaran Chelsea.

Selain Drogba yang berhasil dibujuknya untuk tetap tinggal, keterampilan komunikasinya juga dibuktikan dengan hal lain, yaitu mendamaikan konflik yang pernah terjadi antara Jose Mourinho dan Roman Abramovich pada 2013 lalu.

Proses pendamaian yang lancar membuat pelatih asal Portugal itu bersedia kembali melatih Chelsea dan bahkan sukses persembahkan satu lagi trofi Liga Primer Inggris.

Bukti Nyata Peran Hebat Marina Granovskaia

Sudah banyak bukti dari kepiawaian Marina Granovskaia dalam bernegosiasi. Bahkan, dia tidak segan untuk mengeluarkan keputusan tegas bila ada yang mencoba meruntuhkan eksistensinya.

Dalam hal ini, pelatih Antonio Conte dan Frank Lampard bisa menjadi buktinya. Conte ketika itu meminta klub untuk memberi dana yang bakal digunakan untuk membeli pemain yang diinginkan. Akan tetapi, Marina yang tentunya sudah melakukan perhitungan matang menolak untuk memenuhi itu semua.

Hasilnya, Conte harus berpisah dengan Chelsea meski satu trofi Liga Primer Inggris berhasil dipersembahkan olehnya.

Selain itu, ketegasan Marina Granovskaia juga terbukti ketika dia berani memecat Frank Lampard yang sejatinya merupakan legenda klub, sebagai manajer Chelsea. Dikabarkan, Lampard meminta klub untuk membeli Declan Rice yang berharga mahal. Namun permintaan itu ditolak oleh Marina dengan alasan dirinya menilai bahwa kemampuan Declan Rice tak benar-benar baik. Apalagi pemain tersebut merupakan pemain buangan dari akademi klub beberapa tahun sebelumnya.

Sementara dari sisi transfer pemain, banyak yang telah membuktikan kejeniusan Marina. Dari segi penjualan, Marina merupakan otak dibalik transfer Oscar ke Liga Super China seharga 60 juta poundsterling atau setara lebih dari 1 triliun rupiah. Kemudian, dia juga berhasil melepas Nathan Ake dan Asmir Begovic ke Bournemouth, dimana masing-masing pemain menghasilkan 20 juta pounds dan 10 juta pounds untuk klub.

Jangan lupakan pula penjualan Ramires ke Jiangsu Suning senilai 25 juta pounds.

Menarik ke belakang, Marina juga sukses membuat Chelsea mendapatkan dana senilai 68 juta pounds dari hasil penjualan Romelu Lukaku dan David Luiz, dimana kemudian dana tersebut digunakan untuk mendatangkan Cesc Fabregas dan Diego Costa yang pada akhirnya menjadi kunci keberhasilan Chelsea dalam meraih trofi Liga Primer Inggris.

Terbaru, Chelsea berhasil melepas Eden Hazard ke Real Madrid dengan nilai sebesar 160 juta euro meski kontrak sang pemain tersisa setahun lagi.

Banyak orang yang menggambarkan Marina sebagai negosiator ulung dalam bisnis ini.

Dari pembelian pemain, Marina merupakan sosok dibalik transfer Fernando Torres dari Liverpool. Meski sang pemain dianggap gagal teruskan ketajaman lini serang Chelsea, harus diakui bila transfer Torres ketika itu sangatlah fenomenal.

Satu transfer yang akan selalu diingat lainnya adalah ketika Chelsea berhasil mendapatkan Willian Borges dari Anzhi Makhachkala. Transfer tersebut sangatlah bersejarah setelah Chelsea berhasil memenangkan persaingan atas Tottenham yang dianggap selangkah lagi dapatkan jasa sang pemain.

Akan tetapi, berkat kecerdasan Marina dalam bernegosiasi, pemain asal Brasil tersebut lebih memilih untuk berlabuh di Chelsea dan sukses torehkan banyak tinta emas.

Dengan kepiawaiannya dalam bernegosiasi, ketegasannya dalam mengambil keputusan, serta menjadi penghubung yang baik antara klub dan pemain maupun pelatih, menjadikan wanita berjuluk โ€˜The Iron Ladyโ€™ ini sebagai sosok tak tersentuh di kubu Chelsea.

Sumber referensi: BR, Indosport, Ligalaga

Inovasi Bisnis dan Scouting Cerdas, Kunci Sukses Udinese Bertahan Hidup

0

Udinese Calcio bukanlah tim langganan juara di sepak bola Italia. Namanya juga tak setenar klub-klub besar di Negeri Pizza. Sejak berdiri pada 1896, klub berjuluk Le Zebrette itu bahkan tak punya banyak koleksi trofi di lemari mereka. Gelar tertinggi mereka hanyalah Piala Intertoto pada tahun 2000 silam.

Udinese memang pernah memenangkan Prima Divisione musim 1929/1930, kompetisi kasta tertinggi Italia di masa lampau. Namun sejak Serie A terbentuk, Udinese belum pernah mencicip gelar juara Serie A dan belum pernah menjuarai Coppa Italia. Meski begitu, mereka bukanlah tim medioker.

Sebut saja Oliver Bierhoff, David Pizarro, Marcio Amoroso, Marek Jankulovski, Samir Handanovic, Sulley Muntari, Gokhan Inler, Mehdi Benatia, Juan Cuadrado, Alexis Sanchez, Antonio Di Natale, hingga Bruno Fernandes adalah sebagian bintang sepak bola dunia yang pernah berseragam Udinese. Para pemain tadi bahkan bisa dibilang mekar saat membela Le Zebrette.

Inilah yang membuat Udinese spesial dan tak bisa disepelekan. Sebutan tim penghasil talenta sepak bola dunia rasanya sangat tepat. Selama ini, bakat-bakat hebat tak pernah absen ditemukan dan dihasilkan oleh klub asal Kota Udine tersebut.

Keluarga Pozzo dan โ€œThe Udinese Modelโ€

Semua itu bemula di tahun 1986. Udinese yang terpuruk karena skandal pengaturan skor diakuisisi oleh Giampolo Pozzo. Kehadiran keluarga Pozzo yang memimpin Udinese seketika mengubah wajah klub tersebut, khususnya sejak sang anak Gino Pozzo ikut dalam kepengurusan klub di musim 1994.

Le Zebrette yang sebelumnya seperti klub yoyo yang rajin naik turun kasta sukses terus bertahan di Serie A sejak 1995. Tak hanya itu, Udinese juga mulai rutin lolos ke ajang Piala UEFA. Di kancah eropa, pencapaian terbaik mereka adalah mencapai babak grup Liga Champions 2006 dan menjadi perempat finalis Piala UEFA 2009. Semua pencapaian tersebut adalah buah dari manajemen cerdas yang dikenal dengan sebutan โ€œThe Udinese Modelโ€.

Udinese Model merujuk kepada jaringan scouting yang dimiliki oleh Udinese. Sistem scouting atau jaringan pemandu bakat yang dimiliki Udinese sangat luas dan tersebar di seluruh dunia, bahkan bisa dibilang salah satu yang terbaik di dunia. Pernyataan Magda Pozzo, koordinator pemasaran strategis Udinese berikut ini dapat membuktikan hal tersebut.

โ€œUdinese benar-benar tim pertama di Italia yang didasarkan pada strategi kepanduan internasional. Ketika kami mulai, bahkan klub terbesar di Serie A tidak ada yang melakukan itu. Jadi, kami benar-benar unik dalam hal itu. Kami sudah memiliki jaringan scouting yang sangat besar.โ€ kata Magda Pozzo, dikutip dari Goal.

Lewat cara itulah Udinese menemukan banyak pemain muda berbakat. Para talenta hebat itu direkrut dengan nominal kecil untuk kemudian dipoles menjadi calon bintang dunia. Ketika sudah mekar, mereka kemudian dilepas dengan harga mahal demi meraup keuntungan yang akan diinvestasikan kembali ke klub.

Metode perekrutan dan penjualan pemain seperti itu masih diterapkan Udinese hingga sekarang. Jauh sebelum klub lain mengandalkan video scout, Udinese sudah lebih dulu memakainya. Kini, mereka juga mengkombinasikan jaringan scout mereka yang luas dan berdedikasi dengan platform teknologi seperti Wyscout dan Instat untuk memantau calon rekrutan mereka.

Hasil โ€œThe Udinese Modelโ€

Salah satu contoh kesuksesan model tersebut adalah Alexis Sanchez. Scout Udinese mengendus bakat hebatnya saat berusia 16 tahun. Kala itu, Sanchez masih membela klub lokal Cobreloa. Mantan direktur teknis Udinese Fabrizio Larini mengungkap bahwa mereka telah mengintai Sanchez sejak lama.

โ€œKami telah mendengar tentang Alexis saat masih remaja. Kami memiliki pusat di mana kami menerima rekaman dari pertandingan dari semua liga dunia dan dia kami tandai. Kami mengirim beberapa pengintai untuk melihatnya secara langsung dan mereka mengkonfirmasi apa yang telah kami dengar,โ€ kata Fabrizio Larini dikutip dari gentlemanultra.com.

Namun, Udinese tak terburu-buru mengangkut Sanchez ke Italia ketika mereka telah sepakat membelinya dengan harga 3 juta euro pada 2006 silam. Udinese meminjamkannya terlebih dahulu ke raksasa Chile, Colo Colo selama setahun kemudian meminjamkannya lagi ke River Plate di musim berikutnya. Tujuannya agar bakat, skill, dan fisiknya telah siap ketika mentas di sepak bola Eropa.

Sanchez kemudian resmi berseragam Udinese mulai musim 2008. Ia lalu bertahan selama 3 musim dan mencatat 112 caps serta mencetak 21 gol dan 20 asis di semua ajang sebelum dilepas Udinese ke Barcelona pada tahun 2011 dengan harga 26 juta euro.

Alexis Sanchez bukanlah satu-satunya pemain yang menghasilkan keuntungan finansial. Udinese telah meraup banyak keuntungan dari penjualan pemain mereka sendiri. Di musim panas ini, mereka juga kembali berhasil mencatat keuntungan yang fantastis.

Le Zebrette bertengger di posisi 4 sebagai tim dengan keuntungan transfer terbesar di Eropa. Berdasarkan catatan transfermarkt, Udinese hanya kalah dari Inter Milan, Borussia Dortmund, dan Red Bull Salzburg.

Udinese berhasil mencatat keuntungan sebesar 53 juta euro. Keuntungan tersebut didapat setelah mereka hanya mengeluarkan 9,3 juta euro untuk membeli beberapa pemain anyar dan mendapat pemasukan sebesar 62,3 juta euro dari penjualan beberapa pemainnya.

Penjualan terbesar berasal dari Rodrigo de Paul dan Juan Musso. De Paul yang dulu dibeli Udinese dari Valencia dengan harga 10 juta euro dilepas ke Atletico Madrid dengan harga 35 juta euro. Sementara Juan Musso yang dulu dibeli dengan harga 4 juta euro dari Racing Club dilepas Udinese ke Atalanta dengan harga 20 juta euro.

Selain karena jaringan scouting mereka yang luas, keberhasilan Udinese mendapat banyak pemain berbakat juga tak lepas dari sosok Keluarga Pozzo itu sendiri. Selain memiliki Udinese, anggota keluarga Pozzo juga memiliki klub Liga Primer Inggris, Watford. Klub berjuluk The Hornets itu dimiliki Gino Pozzo, anak dari Giampaolo Pozzo sejak 2012 silam.

Watford juga dioperasikan mirip dengan Udinese sehingga jangan heran bila kedua klub tersebut saling bersinergi dan kerap terlibat kesepakatan transfer. Perpindahan pemain dari Udinese ke Watford atau sebaliknya sudah jadi pemandangan umum. Seperti di musim ini, Udinese membeli Isaac Success dari Watford dengan harga 1,8 juta euro.

Begitulah cara Keluarga Pozzo mengelola klub sepak bolanya, khususnya Udinese. Selain bermodalkan jaringan scouting yang sangat luas dan tersebar di seluruh dunia, Le Zebrette juga dijalankan dengan manajemen bisnis yang inovatif.

Model Bisnis Udinese

Tahukah kamu, Udinese adalah satu dari sedikit klub Liga Italia yang punya stadion sendiri. Itu terjadi setelah pada tahun 2013 Udinse mengeluarkan biaya sekitar 4,55 juta euro kepada pemerintah kota Udine yang kemudian memberikan jaminan kepemilikan Stadio Friuli kepada Udinese Calcio selama 99 tahun.

Udinese kemudian merenovasi stadion tersebut dan menambah kapasitasnya menjadi 25.144 kursi dengan biaya sekitar 50 juta euro. Renovasi tersebut selesai pada tahun 2016 dan Udinese langsung menjual โ€œnaming rightsโ€ Stadio Friuli kepada Dacia, produsen mobil asal Rumania. Sejak saat itu, Stadio Friuli dikenal pula dengan sebutan Dacia Arena.

Di saat pandemi lalu, Udinese jadi tim Serie A yang sangat inovatif. Mereka adalah tim pertama di Italia yang menawarkan dukungan via Zoom untuk para penggemarnya. Bisa dibilang, Udinese adalah sebuah kombinasi cerdas antara manajemen yang cerdik, pemain-pemain muda berbakat, serta rencana bisnis yang cerdas dan inovatif.

Pertanyaannya adalah, mengapa masih banyak sponsor yang mau bermitra dengan Udinese meski klub tersebut tak memiliki prestasi yang mentereng?

Jawabannya sederhana, Udinese tak semata-mata berfokus kepada hasil. Apa yang mereka tawarkan adalah sebuah proyek yang nilainya lebih dari sekadar sepak bola.

โ€œSaya selalu mengatakan kepada mitra kami: โ€˜Jangan berinvestasi di Udinese jika Anda hanya memikirkan hasil di lapangan. Investasikan di klub kami karena Anda yakin ini adalah proyek yang solid dan menarik.โ€™โ€ kata Magda Pozzo dikutip dari Goal.

Udinese sadar bahwa mereka bukanlah tim besar. Sehingga mereka tak dapat menawarkan genggi bahkan juga tak dapat menggaji mahal para pemainnya. Namun Udinese menjamin pengelolaan klub yang jujur dan profesional. Jauh dari gangguan dan tekanan menjadikan Udinese tempat yang sangat bagus sebagai batu loncatan bagi para pemain muda berbakat.

Itulah mengapa mereka dapat menghasilkan ratusan juta euro dari penjualan pemain di bursa transfer. Cara itulah yang menjadikan Udinese kuat dan dapat bertahan di kerasnya sepak bola Eropa hingga detik ini.


***
Sumber Referensi: These Football Times, Si, SBNation, Goal, Gentemanultra.