Beranda blog Halaman 654

Kepulauan Faroe, “Negeri Domba” yang Gila Sepak Bola

0

Pernahkah kamu membayangkan tinggal di lingkungan yang ekstrem? Curah hujan yang sangat tinggi, cuaca dingin sepanjang tahun hingga membuat rumput alami sulit tumbuh. Begitulah situasi di Kepulauan Faroe, sebuah negara mandiri yang masuk dalam wilayah otonomi Kerajaan Denmark.

Untuk hidup, masyarakat di sana sangat mengandalkan hasil laut. Maklum, mayoritas penduduk Kepulauan Faroe berprofesi sebagai nelayan. Konon katanya di negara tersebut populasi domba juga jauh lebih banyak ketimbang populasi manusianya. Secara harfiah, Faroe sendiri artinya domba, sehingga kepulauan tersebut juga kerap disebut sebagai Kepulauan Domba.

Dari uraian tadi, sulit membayangkan sepak bola dapat dimainkan dan berkembang di sana. Apalagi, wilayah tersebut lebih terkenal akan tradisi “Grind”, yakni sebuah ritual tahunan perburuan lumba-lumba yang dilakukan dengan cara menggiring mamalia tersebut ke pantai dan kemudian membunuhnya secara besar-besaran.

Tahun ini, tradisi tersebut kembali dilakukan, bahkan lebih sadis. Beberapa waktu lalu, orang-orang Faroe melakukan pembantaian terhadap sekitar 1.400 lumba-lumba hanya demi mencetak rekor dunia. Tak ayal, kegiatan tersebut dikecam banyak pihak, termasuk pecinta hewan dan aktivis lingkungan.

Namun kesampingankan sejenak isu tersebut. Di kesempatan kali ini, kita akan sama-sama melihat dan belajar betapa gilanya orang-orang Kepulauan Faroe terhadap sepak bola dan menjadikan olahraga tersebut menjadi olahraga terpopuler di sana.

Sejarah dan Perkembangan Sepak Bola di Kepulauan Faroe

Kepulauan Faroe terletak di antara Skotlandia dan Islandia di Samudra Atlantik. Sepak bola diperkirakan pertama kali masuk ke wilayah tersebut sekitar tahun 1892 ketika kesebelasan Tvoroyrar Boltfelag dibentuk oleh sekelompok pedagang dari Inggris. Namun, perkembangan sepak bola di sana sebenarnya terbilang cukup lambat dan sulit.

Hal tersebut tak lepas dari iklim di Kepulauan Faroe. Seperti yang sudah disinggung, cuaca di sana sangat ekstrem. Rata-rata hujan di sana berlangsung selama 210 hari per tahun. Beberapa sumber ada yang menyebut 265 hari, ada pula yang menyebut 300 hari dari 365 hari dalam setahun terjadi hujan.

Selain itu, angin di sana juga cukup kencang dan badai juga kerap terjadi. Alhasil, dengan kondisi alam yang seperti itu membuat tanah di Kepulauan Faroe tak dapat ditanami rumput alami. Akibatnya, pertandingan sepak bola di Kepulauan Faroe pertama kali dimainkan di atas lapangan berpasir dan mesti sangat mempertimbangkan kondisi cuaca.

Kejuaraan nasional di Kepulauan Faroe pertama kali dimulai pada tahun 1942, 50 tahun setelah sepak bola pertama kali dikenal dan 3 tahun setelah Asosiasi Olahraga Kepulauan Faroe (ISF) terbentuk. Sementara kompetisi Piala mulai digelar pada tahun 1955. Pada tahun 1979, tugas ISF digantikan oleh Asosiasi Sepak Bola Kepulauan Faroe (FSF) yang baru dibentuk pada 13 Januari 1979. Hadirnya asosiasi yang fokus terhadap sepak bola itulah yang mengubah wajah sepak bola di sana.

FSF punya beberapa tugas utama, diantaranya merencanakan dan menyelenggaraan turnamen nasional, serta memastikan kondisi pelatihan yang lebih baik untuk pelatih, ofisial, dan wasit. Namun langkah paling radikal yang dilakukan mereka adalah mengenalkan rumput sintesis pada medio 1986. Penggunaan rumput sintesis itulah yang membuat sepak bola makin berkembang dan menjadi makin populer.

Hingga hari ini, seluruh klub di Kepulauan Faroe menggunakan lapangan rumput sintesis. Namun uniknya, 2 stadion yang dipakai di laga internasional justru memakai rumput alami. Dua stadion tersebut adalah Svangaskard yang dapat menampung 6000 penonton dan Torsvollur yang punya kapasitas 5000 tempat duduk. Kini, ada sekitar 20 stadion di negara kecil tersebut dimana rata-rata kapasitasnya hanya sekitar 1000 hingga 2000 tempat duduk, sesuai dengan populasi penduduk di kota-kota di sana yang hanya berkisar 400 hingga 2000 orang.

Seperti yang sudah disinggung, sepak bola di sana begitu populer. Sekitar 60% penduduk Kepulauan Faroe memainkan sepak bola. Diperkirakan pula ada sekitar 10% dari total penduduk di sana yang terdaftar sebagai pemain sepak bola. Menurut catatan FIFA, ada sekitar 5 ribuan pemain yang terdapat. Jumlah itu belum termasuk 2 ribuan pemain yang belum terdaftar.

“Karena sepak bola sangat besar di Faroe, hampir semua orang memainkannya saat masih kecil. Ada banyak waktu, energi, dan sumber daya yang diinvestasikan dalam sepak bola di sini. Ada pekerjaan berbayar dan sukarelawan lokal di seluruh negeri. Akhir-akhir ini, banyak pesepakbola terbaik Faroe juga mendapatkan kontrak profesional di negara-negara seperti Denmark, Norwegia, Jerman, dan Islandia, dan ini tentu meningkatkan level tim nasional.” kata Eydun Trugvason, suporter lokal Kep. Faroe dikutip dari These Football Times.

Partisipasi masyarakat itulah yang membuat sepak bola di sana makin berkembang ke arah yang positif. Menurut catatan DW Kick off, negara mini tersebut kini punya 168 pelatih berlisensi UEFA atau sekitar 1 pelatih per 300 penduduk. Sebagai perbandingan, di Inggris hanya ada 1 pelatih untuk setiap 165 ribu penduduk.

Lalu, bagaimana situasi kompetisi sepak bola di Kepulauan Faroe?

Sejak kejuaraan nasional digelar pada 1942, kini Liga Sepak Bola di Kepulauan Faroe terdiri dari 4 Divisi. Divisi teratasnya bernama Effodeildin atau sejak 2005 silam lebih dikenal sebagai Faroe Islands Premier League yang diikuti oleh 10 kesebelasan.

Dalam ranking koefisien UEFA, Liga Kepulauan Faroe menempati posisi ke-44 dari 55 anggota UEFA. Juara liga akan mendapat tiket babak penyisihan Liga Champions, sementara peringkat 2 dan 3 mendapat jatah tiket kualifikasi babak pertama Liga Konferensi Eropa.

Havnar Boltfelag atau HB (baca: haube) adalah tim tersukses dengan koleksi 24 gelar juara, diikuti Klaksvikar Itrottarfelag atau KI (baca: ki) dengan koleksi 18 gelar. Sayangnya, tahun ini keduanya gagal menembus kompetisi Eropa. HB terhenti di babak ketiga kualifikasi UEFA Conference League, sementara KI langsung terhenti di babak pertama.

Perlu diketahui bahwa seluruh klub sepak bola di sana berstatus semi-profesional. Mayoritas pemain sepak bola di sana juga berstatus pekerja paruh waktu. Perikanan masih menjadi profesi utama di negara kepulauan tersebut.

Meski kompetisi sepak bola sudah berjalan begitu lama, Asosiasi Sepak Bola Kepulauan Faroe baru mendapat keanggotaan FIFA pada tahun 1988 dan baru menjadi anggota UEFA pada 1990. Berdasarkan populasinya, mereka tercatat sebagai negara UEFA terkecil keempat.

Sejauh ini negara mini tersebut belum pernah lolos ke Piala Dunia atau bahkan Piala Eropa. Jangankan lolos, kita lebih mengenal tim nasional Kepulauan Faroe sebagai lumbung gol negara-negara Eropa. Mereka juga kerap kalah dengan margin besar dari negara-negar besar. Namun jangan salah, peringkat mereka jauh lebih baik ketimbang Indonesia.

Per September 2021, timnas Kepulauan Faroe menempati peringkat 114 FIFA. Jauh di atas Indonesia yang menempati peringkat 175. Mereka pernah tercatat menempati peringkat 74 dunia pada Juli 2015 dan Oktober 2016. Hingga hari ini, ranking tersebut menjadi pencapaian terbaik timnas Kepulauan Faroe.

Salah satu pencapaian terbaik lainnya adalah ketika timnas Kepulauan Faroe sukses menundukkan Yunani pada 14 November 2014 di pertandingan kualifikasi Euro 2016. Secara tak terduga, mereka berhasil menang tipis 1-0 atas juara Euro 2004 itu. Itu merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa mengingat mayoritas penggawa tim nasional mereka berstatus pemain semi profesional.

Salah satunya adalah sang mantan kapten Frodi Benjaminsen. Usai menundukkan Yunani, ia kembali ke pekerjaan utamanya, yakni seorang tukang kayu. Kisah unik lainnya juga ditorehkan Torkil Nielsen, mantan pemain timnas era 90an. Selain pemain sepak bola, ia dikenal sebagai salah satu pecatur terbaik dunia.

Indonesia Harus Belajar dari Perjuangan Kepulauan Faroe di Sepak Bola

Kini, sudah makin banyak penggawa timnas Kepulauan Faroe yang berstatus pesepakbola profesional dan bermain di berbagai liga di Eropa. Seperti kiper Gunnar Nielsen. Ia adalah orang Kepulauan Faroe pertama yang mencatat penampilan di Liga Primer Inggris. Nielsen yang kini berusia 34 tahun tercatat pernah membela Blackburn Rovers dan Manchester City.

Namun untuk saat ini, nama Joan Simun Edmundsson bisa dibilang sebagai pesepakbola terbaik yang Kepulauan Faroe miliki. Musim lalu, ia mencatat rekor sebagai orang Faroe pertama yang pernah bermain dan mencetak gol di Bundesliga kala bermain untuk Arminia Bielefeld. Kini, Edmundsson yang berusia 30 tahun berstatus sebagai pemain Waasland-Beveren di Liga Belgia.

Apa yang dicapai negara mini ini di sepak bola bisa dibilang sangat luar biasa. Mereka memang bukan negara besar. Dengan segala hambatan yang dimilikinya, negara tersebut sukses menjadikan sepak bola begitu populer dan menjadi sebuah pilihan mata pencaharian yang layak.

Selain itu, jumlah pelatih berlisensi di sana sangat banyak. Kompetisi sepak bola di Kepulauan Faroe juga berjalan berjenjang, bahkan kompetisi untuk pemain muda dijalankan di 6 kelompok usia yang berbeda. Selain itu, mereka juga memiliki liga sepak bola wanita yang terdiri dari 2 divisi dan 4 kompetisi untuk kelompok usia dini.

Tiap tahunnya, Kepulauan Faroe mampu menghasilkan ribuan bibit unggul yang mampu menjamin masa depan cerah sepak bola mereka. Meski belum mencapai kejuaraan tingkat benua atau bahkan dunia, perkembangan sepak bola di sana makin maju.

Semoga kisah “Negeri Domba” yang gila sepak bola ini bisa menginspirasi insan sepak bola di negara kita. Jangan mau kalah dengan negara antah berantah yang populasi penduduknya bahkan kalah dengan populasi domba.


***
Sumber Referensi: PanditFootball, These Football Times, Guide to Faroe Islands, DW Kick off, Liputan 6, UEFA.

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 30 September 2021

CEDERA SERIUS, BALE ABSEN BELA TIMNAS WALES

Gareth Bale dipastikan absen dari kualifikasi Piala Dunia bagi Wales melawan Republik Ceko dan Estonia karena cedera hamstring yang signifikan. Kapten Bale tidak bermain sejak Wales bermain imbang tanpa gol melawan Estonia pada 8 September setelah cedera saat kembali ke Real Madrid. Pemain berusia 32 tahun itu akan mencatatkan penampilan ke-100 melawan Ceko dan ketidakhadirannya pada dua pertandingan bulan Oktober memberikan pukulan serius bagi harapan Wales untuk lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.

TERLIBAT PELECEHAN SEKSUAL, BENJAMIN MENDY DIHAPUS DARI FIFA 22

Baru-baru ini EA Sports memutuskan untuk menghapus pemain Manchester City, Benjamin Mendy dari FIFA 22. Bukan tanpa sebab, hal ini lantaran pemain kebangsaan Prancis tersebut kini terjerat kasus pelecehan seksual yang melibatkan namanya. Tak hanya itu, ia nantinya tidak dapat diakses dari squad pemain Manchester City maupun Prancis dari microtransaction game sepak bola tahunan tersebut. FIFA 22 sendiri akan meluncur pada Oktober mendatang, namun pemilik layanan bulanan EA Play sudah bisa mengakses game sejak 22 September lalu.

ANELKA: MESSI HARUSNYA JADI PELAYAN MBAPPE DI PSG

Mantan striker timnas Prancis, Nicolas Anelka menyarankan PSG mendorong Lionel Messi untuk membuka peluang bagi Kylian Mbappe mencetak gol, bukan sebaliknya Mbappe yang membuka ruang untuk Messi. Anelka pun berpendapat Messi perlu menyesuaikan permainannya. Anelka menegaskan Mbappe harus memimpin serangan karena dia penyerang nomor satu di PSG. Sedangkan Messi harus memahami posisinya saat ini berbeda dengan di Barcelona. “Mbappe sudah berada di klub selama lima tahun dan Messi harus menghormatinya,” kata Anelka

JURGEN KLOPP WASPADAI MANCHESTER CITY USAI KALAH DARI PSG

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyaksikan anak asuhnya sukses mengalahkan FC Porto dengan skor telak 1-5. Meski puas, namun Klopp telah memperingatkan para pemainnya bahwa mereka harus bermain lebih baik melawan Manchester City di Liga Inggris, Minggu (3/10). Klopp menganggap City akan ‘menyerang balik’ setelah kekalahan mereka dari PSG di Liga Champions. Liverpool mungkin lebih percaya diri menuju Anfield, tetapi Klopp tahu itu akan menjadi sore yang sangat sulit melawan City dan dia menganggap bahwa penampilan mereka di Porto tidak akan cukup melawan The Citizen.

IDOLA BARU DI ARSENAL, TAKEHIRO TOMIYASU

Pemain asal Jepang, Takehiro Tomiyasu jadi idola baru di Arsenal. Bek kanan berusia 22 tahun ini bermain cukup tangguh.  Arsenal memboyong Takehiro Tomiyasu dari tim Italia, Bologna di akhir bursa transfer musim panas kemarin dengan mahar 18 juta Euro atau setara Rp 300 miliar. Tomiyasu sudah bermain tiga kali sejauh ini di Liga Inggris. Selama dirinya bermain, Arsenal cukup aman pertahanannya dan tidak pernah kalah. Squawka mencatat, bahkan Tomiyasu tidak pernah mampu dilewati lawan.

GEORGINA RODRIGUEZ MINTA PERTANGGUNGJAWABAN CRISTIANO RONALDO

Pacar Cristiano Ronaldo, Georgina Rodriguez ditanya dalam film dokumenter Netflix tentang hidupnya, berjudul ‘Soy Georgina’. Georgina ditanya apakah memiliki keinginan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Wanita asal Argentina itu mengangguk dan menatap ke arah Cristiano Ronaldo. “Soal itu bukan cuma tergantung pada saya… saya harap,” jawab Georgina seperti dikutip Marca. Jelas ini merupakan kode dari Georgina kepada Ronaldo bahwa ia ingin segera dinikahi oleh bintang Manchester United tersebut.

DIINCAR MADRID DAN MU, FLORIAN WIRTZ DIPASTIKAN BELUM AKAN BERPALING

Asa Manchester United dan Real Madrid untuk membajak pemain muda asal Jerman, Florian Wirtz nampaknya bakal sulit jadi kenyataan dalam waktu dekat. Karena sang playmaker dilaporkan lebih memilih untuk bertahan di Bayer Leverkusen. Hal itu diungkapkan langsung oleh ayah Florian, Hans Joachim Wirtz. Hans Joachim Wirtz memastikan sang junior belum akan beranjak dari Leverkusen. Wirtz senior tidak menutup kemungkinan bagi sang putra untuk pindah ke klub lain. Namun ia memastikan bahwa sang putra paling cepat baru berpindah klub di tahun 2023.

CHIELLINI SEBUT JORGINHO LAYAK DAPAT BALLON D’OR

Konsistensi yang diperlihatkan Jorginho di musim 2020/21 sukses membantu Chelsea juara Liga Champions.  Bukan hanya gemilang di level klub, Jorginho juga jadi kunci kesuksesan timnas Italia memenangkan Piala Eropa 2020. Hal ini membuat pemain berposisi gelandang tersebut diunggulkan untuk meraih Ballon d’Or. Kini sebuah pernyataan menarik disampaikan salah satu rekan setimnya di timnas Italia, Giorgio Chiellini. Bek berusia 35 tahun itu menilai Jorginho layak untuk meraih salah satu gelar individu paling bergengsi di dunia sepakbola tersebut.

PSG BERSIAP SAMBUT KEMBALINYA RAMOS KE SKUAD LES PERISIENS

Klub sultan Liga Prancis, Paris Saint-Germain, kembali mendapat kabar gembira. PSG sepertinya akan mengadakan ‘hajatan’ kecil dalam waktu dekat. Pasalnya, PSG dikabarkan bakal mendapat tambahan suntikan tenaga dengan pulihnya Sergio Ramos. Eks bek Madrid ini belum menjalani debut bersama PSG karena alami cedera otot sejak persiapan jelang musim baru. Dikutip dari Sportsmole, tim pelatih PSG mulai optimis melihat perkembangan yang ditunjukkan sang pemain. Bahkan, mereka yakin Ramos bisa menjadi bagian dari tim kala mereka bersua Rennes tanggal 3 Oktober 2021 mendatang di kompetisi Liga Prancis.

STRIKER AJAX CETAK REKOR YANG TAK BISA DIBUAT MESSI DAN RONALDO DI UCL

Striker Ajax Amsterdam, Sebastien Haller menorehkan rekor mentereng di Liga Champions. Haller membuat rekor yang tak bisa ditorehkan pemain sekaliber Lionel Messi, Cristiano Ronaldo hingga Kylian Mbappe. Haller tercatat sebagai pemain pertama dan satu-satunya yang bisa membuat lima gol di Liga Champions pada dua penampilan perdananya di ajang antar klub Eropa tersebut. Haller mencetak satu gol saat Ajax membungkam Besiktas, Rabu (29/9). Pada laga sebelumnya, Haller memborong 4 gol saat Ajax melibas Sporting 5-1.

HASIL PERTANDINGAN LIGA CHAMPIONS

Barcelona kembali menelan kekalahan pada matchday kedua fase grup Liga Champions 2021/22. Melawan Benfica di Stadion Da Luz, anak asuh Ronald Koeman dilibas dengan skor telak 3-0. Gol gol Benfica dicetak oleh Darwin Nunez di menit ke- 3, Rafa Silva di menit ke-69, dan gol kedua Darwin Nunez di menit ke-79. Atas hasil ini, Barcelona masih menghuni dasar klasemen grup E dengan perolehan 0 poin. Sedangkan Benfica bertengger di posisi kedua.

Pada laga grup E lainnya, Bayern Munchen menang 5-0 atas tamunya, Dinamo Kiev. Lewandowski mencetak brace masing-masing di menit ke-12 dan menit ke-27. Lalu di babak kedua, tambahan tiga gol lagi oleh Serge Gnabry, Leroy Sane, dan Erix Maxim Choupo Moting. 

Dari grup F, Manchester United menang dramatis 2-1 atas Villarreal. Bertanding di Old Trafford, United tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Paco Alcacer di menit ke-53. Bek sayap Alex Telles lalu berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-60. Kemenangan MU akhirnya ditentukan berkat gol Cristiano Ronaldo di menit 90+5. Dengan hasil ini, MU berada di urutan ketiga, sedangkan Villarreal ada di peringkat keempat.

Di grup H, Juventus memetik kemenangan tipis atas Chelsea dalam laga yang dihelat di Allianz Stadium. Penyerang sayap Juve, Federico Chiesa mencetak satu-satunya gol pada laga tersebut di menit ke-46. Juventus untuk sementara memuncaki klasemen dengan nilai 6, sedangkan Chelsea ada di urutan kedua dengan koleksi 3 poin. 

RONALDO PECAHKAN REKOR PENAMPILAN DI LIGA CHAMPIONS

Mega bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo baru saja mencatatkan diri sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Liga Champions yakni 178 kali. Ia melewati pemegang rekor sebelumnya, Iker Casillas, yang mengemas 177 caps. Selain itu, golnya pada menit ke-90 menjadikan Ronaldo memiliki rekor baru. Ia adalah pemain dengan gol kemenangan di menit 90 terbanyak dengan tiga gol di Liga Champions, catatan ini sama dengan Sergio Aguero.

BONUCCI UNGKAP DAMPAK BURUK RONALDO DI JUVENTUS

Bek senior Juventus, Leonardo Bonucci, mengungkap dampak buruk kehadiran Cristiano Ronaldo yang membuat Bianconeri goyah. Bonucci menyatakan pemain-pemain Bianconeri menyambut gembira kehadiran Ronaldo dari Real Madrid. Tetapi di saat bersamaan, Bonucci menyatakan pemain-pemain Juventus justru bersantai dengan kehadiran Ronaldo sebagai rekan tim. Lantaran pemikiran seperti itu, Bonucci menilai rekan-rekannya mulai mengendur dan menurunkan level semangat serta daya saing di atas lapangan.

CEDERA, TRENT ALEXANDER ARNOLD BAKAL ABSEN LAWAN MAN CITY

Liverpool tak bisa memainkan Trent Alexander Arnold pada laga melawan Man City di Liga Inggris akhir pekan ini. Arnold alami cedera otot sehingga ia juga tidak tampil saat The Reds melawan Porto. Menurut Jurgen Klopp, cedera yang dialami Trent itu terjadi di sesi latihan Liverpool di awal pekan. Klopp menyebut bahwa cedera Arnold ini akan memakan waktu untuk bisa pulih seutuhnya. Alhasil ia akan menepi sementara waktu agar cederanya bisa pulih dengan baik.

AJAX KONFIRMASI ANDRE ONANA AKAN JADI FREE AGENT

Direktur Ajax, Marc Overmars menegaskan mereka telah menyerah mencoba untuk memperpanjang kontrak target Inter Milan, Andre Onana. Sang kiper akan berstatus bebas transfer pada akhir musim ini dan telah dikaitkan dengan kepindahan ke Serie A bersama Inter. “Kami sudah mencoba dan tidak berhasil, jadi kami telah move on. Kesepakatan telah dibuat untuk menjualnya pada musim panas, ini juga tidak berhasil dan itu bukan kesalahan kami.” Ucap Overmars.

GRANIT XHAKA ABSEN TIGA BULAN KARENA CEDERA LUTUT

Gelandang Arsenal asal Swiss, Granit Xhaka dipastikan menepi selama tiga bulan karena cedera lutut yang dialaminya saat kemenangan 3-1 lawan Tottenham pada akhir pekan lalu. Arsenal mengatakan bahwa kapten berusia 29 tahun tersebut mengalami “cedera signifikan” pada ligamen lutut medialnya. Sehingga sang pemain harus naik meja operasi. Program pemulihan dan rehabilitasi Granit Xhaka akan segera dimulai dan Arsenal menargetkan dia akan kembali beraksi dalam waktu kurang lebih tiga bulan.

FOTO TELANJANG DADA MESSI, NEYMAR MBAPPE, TEPIS ISU PERSETERUAN

Lini depan Paris Saint Germain memang penuh bintang sehingga mungkin ada yang tak mampu menekan ego sehingga terjadi perseteruan. Kylian Mbappe dan Neymar bahkan dikabarkan telah terlibat perseteruan. Namun foto terbaru yang diposting oleh Lionel Messi di Instagram seakan menepis hal itu. Mereka bertelanjang dada dan tampak tersenyum lebar serta rukun-rukun saja. Sontak, foto tersebut dengan cepat langsung diserbu oleh warganet dan hingga berita ini ditulis sudah lebih 14 juta likes.

SAINGI LIVERPOOL, ARSENAL JUGA KEJAR MARCO ASENSIO

Langkah Liverpool untuk mendapatkan jasa Marco Asensio mendapatkan tantangan baru. Rival domestik mereka, Arsenal juga dilaporkan meminati winger Real Madrid itu. Melansir dari Football Espana, Arsenal membutuhkan jasa Asensio untuk memperkuat lini serang mereka. Asensio dinilai punya potensi yang besar sehingga Arsenal tertarik mengamankan jasanya. Arsenal akan mencoba mendatangkan Asensio di bulan Januari 2022 nanti. Mereka berencana meminjamnya dulu selama setengah musim, baru akan mempermanenkan kalau performnya bagus.

KOEMAN MASIH PEDE DIPERCAYA MANAJEMEN DAN PEMAIN

Barcelona secara mengejutkan takluk 3-0 dari Benfica. Capaian buruk Barcelona ini secara tidak langsung membahayakan posisi Ronald Koeman di kursi kepelatihannya. Namun Koeman dengan percaya diri menyebut bahwa manajemen dan pemain Barcelona masih mendukung keberadaannya di Camp Nou. Pria asal Belanda ini sebenarnya merasa kecewa terhadap kekalahan timnya dari Benfica. Meskipun demikian, Koeman juga tak memungkiri bahwa Benfica adalah tim kuat dan menghasilkan banyak peluang. 

TONI KROOS BERHARAP MBAPPE SEGERA GABUNG KE MADRID

Toni Kroos mengakui Kylian Mbappe sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Kroos mengatakan Real Madrid tetap tangguh tanpa Mbappe. Namun demikian Kroos tetap berharap Madrid tidak menyerah untuk mencoba memboyongnya dari PSG. Dia berharap bintang Prancis itu bisa bergabung bersamanya di Los Blancos. “Saya pikir kami baik-baik saja dan untuk masa depan, pendapat saya tidak berubah: pemain terbaik harus ada di Madrid dan dia adalah salah satunya,” demikian kata Toni Kroos.

KALAHKAN MADRID, TATO BINTANG SHERIFF JADI SOROTAN

Bintang Sheriff Tiraspol, Sebastien Thill, mencuri perhatian kala timnya mengalahkan Real Madrid di fase grup Liga Champions. Salah satu yang menarik adalah tato trofi Si Kuping Besar pada kakinya. Dari gambar tatonya tersebut, Sebastien Thill rupanya sudah memimpikan bermain di Liga Champions sejak lama. Selain tato trofi Liga Champions, juga terdapat nomor punggung 31 yang dia kenakan pada ajang Liga Champions musim ini dan mimpinya terbayar lewat satu gol yang membuat Real Madrid dihantui mimpi buruk.

MO SALAH DIKLAIM LEBIH BAGUS KETIMBANG RONALDO DAN MESSI, SEPAKAT?

Megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, diyakini tak sebagus pilar andalan Liverpool, Mohamed Salah. Hal tersebut diakui oleh eks pemain Liverpool, Dean Saunders. Dengan performa Salah saat ini, Saunders meyakini bomber asal Mesir lebih baik dari Messi dan Ronaldo. Mo Salah menyumbang dua gol saat liverpool mengalahkan Porto 5-1. Berkat dua gol ke gawang Porto, Salah kini tercatat telah mengoleksi delapan gol dalam delapan penampilannya bersama Liverpool di semua ajang pada musim ini. 

CAPELLO GERAM LIHAT WASIT HANCURKAN PENAMPILAN AC MILAN

Sosok legendaris AC Milan, Fabio Capello mengutarakan apa yang terjadi dengan keputusan wasit Cuneyt Cakir pada laga Grup B Liga Champions Milan vs Atletico. Capello tidak puas dengan penampilan Cuneyt Cakir pada laga di San Siro tersebut, terutama saat ia memberikan hadiah penalti bagi Atletico pada injury time babak kedua. Cakir memutuskan untuk memberikan penalti kepada Atletico setelah Pierre Kalulu dinyatakan melakukan handball usai berebut bola dengan Thomas Lemar.  Namun, keputusan tersebut kontroversial lantaran rekaman menunjukkan bahwa tangan Lemar mengenai bola lebih dahulu sebelum Kalulu. Menurut Capello, Cakir telah menghancurkan penampilan apik I Rossoneri. 

Seberapa Menjanjikan Bisnis Klub Sepak bola?

0

Munculnya nama Raffi Ahmad, Atta Halilintar, dan bahkan Gading Marten yang mengakuisisi klub lokal membuat dunia sepak bola tanah air jadi lebih berwarna. Artis-artis yang kelewat selo itu memperlihatkan betapa industri sepak bola begitu menggiurkan. Ini fenomena yang menarik dan jarang terjadi.

Apalagi selama ini kita kan tahu, sepak bola dalam negeri acap kali diurus oleh pengurus yang tak pernah serius. Kebanyakan hanya seorang politikus yang ngerti bola saja harus buka kamus. Nah, para artis itu memandang sepak bola sebagai pasar yang potensial.

Sebab itu, Raffi Ahmad dan rekannya, Rudy Salim tidak segan menggelontorkan uang Rp 300 miliar hanya untuk mengakuisisi sebagian besar saham Cilegon United. Sementara pengusaha lain cum anak presiden, Kaesang Pengarep membeli 40 persen saham Persis Solo. Kalau Atta Halilintar, ia tak menyebutkan berapa nilai investasinya di klub PSG Pati.

Soal artis yang membeli klub sepak bola ini mungkin baru pertama kali terjadi. Namun, klub sepak bola sendiri acap kali menjadi lahan basah untuk berbisnis. Di luar Indonesia, bisnis klub sepak bola sudah sangat menggeliat. Lalu, sebenarnya seberapa menjanjikan bisnis klub sepak bola? Sampai-sampai ia dibidik oleh para pengusaha.

Tidak Begitu Menguntungkan

Mari kita mulai yang paling buruk dulu. Karena sebetulnya bisnis klub sepak bola itu nggak menguntungkan-menguntungkan amat. Misalnya saja di Premier League atau Liga Inggris.

Laporan Deloitte Annual Review of Football Finance, dikutip pula BBC, menyebutkan pada musim 2012/13 saja keuntungan tim-tim di Liga Inggris nilainya tak lebih dari 4 persen dari total pendapatan kotor yang diterima. Itu di Premier League, kalau di divisi di bawahnya tentu pendapatannya bisa jauh lebih sedikit.

Itulah mengapa ketika Mike Ashley, pemilik Sport Direct menginvestasikan uangnya sebesar 200 juta pounds atau Rp 3,8 triliun ke Newcastle United, ia mesti siap uangnya hangus. Sebab seorang pemilik klub bahkan justru akan kehilangan sebagian besar hartanya ketika memutuskan untuk investasi ke sebuah klub.

Contoh saja seorang Simon Jordan, yang di dalam otobiografinya mengakui kalau membeli klub sepak bola adalah keputusan keliru. Ia yang mengumpulkan uang 75 juta pounds atau Rp 1,4 triliun memilih mengambilalih klub Crystal Palace dengan mengeluarkan 10 juta poundsterling atau Rp 191 miliar. Alih-alih untung, Simon justru merugi lantaran klub yang ia beli tak kunjung berkembang.

Oleh sebab itu, lahir sindiran bagi orang-orang di Britania Raya yang memilih membeli klub. Bahwa jika kamu ingin mendapat 1 juta pounds dari klub sepak bola, kamu harus menanamkan uang dua kali lipatnya, 2 juta pounds atau setara Rp 38,3 miliar. Kendati sekadar perumpamaan, pernyataan itu bisa membuat kicep calon investor klub sepak bola di Britania Raya.

Tak ayal, di luar negeri, banyak orang yang ingin berbisnis di industri sepak bola tentu memilih klub yang sudah punya nama dan konsisten pendapatannya, bila perlu finansialnya melebihi kata cukup. Misalnya, Manchester United yang sudah menjadi klub dengan pendapatan tertinggi. Laporan Deloitte Football Money League 2016/17, pendapatan MU mencapai 676,3 juta euro atau Rp 11,28 triliun.

Angka itu disusul Real Madrid yang jumlah pendapatannya mencapai 674,6 juta euro atau Rp 11,25 triliun. Dan FC Barcelona yang mencapai 648,3 juta euro atau Rp 10,8 triliun. Tentu kalau investasi ke klub-klub tersebut enggak rugi, dari keuntungan MU misalnya, diambil 4 persen saja sudah sekitar 27 juta euro atau Rp 450 an miliar.

Menyebarkan Brand

Sekalipun tidak terlalu menguntungkan secara finansial, klub sepak bola akan menguntungkan para investor. Wabil khusus investor yang telah memiliki brand atau merek tersendiri. Sebut saja para pengusaha dari Qatar dan Abu Dhabi.

Dimulai dari Sheikh Mansour dari Abu Dhabi yang menanamkan tak kurang dari 1 miliar pounds atau Rp 19,1 triliun kurs sekarang hanya untuk mengakuisisi Manchester City. Kita pun bisa melihat di bagian depan jersey City brand sebuah maskapai penerbangan dari Abu Dhabi, Etihad Airways.

Lewat situ Etihad jadi mendunia. Bukan hanya Etihad, kita semua tahu bahwa Fly Emirates, salah satu perusahan penerbangan asal Dubai dan Qatar Airways juga menjadi sponsor utama klub besar. Sebutlah seperti Arsenal, AC Milan, Real Madrid, Boca Junior, dan FC Barcelona sebelum Rakuten, menjadi duta besar Qatar dan UEA.

Karena itu pula, negara-negara teluk kecil dan tidak memiliki fasilitas sepak bola memadai, seperti UEA dan Qatar bisa mengembangkan investasinya ke klub-klub Eropa. Khusus Qatar, investasinya bahkan didukung oleh finansial negara. Maka bukan sebuah kejutan jika Qatar akhirnya memenangkan perebutan tuan rumah Piala Dunia 2022.

Sebab itu pula, pemilik Newcastle United, Mike Ashley tidak pernah merasa rugi. Meski finansial tak stabil dan The Magpies tak kunjung berkembang, Mike tetap diuntungkan. Ia bisa leluasa memasang merek perusahaannya, Sport Direct di seluruh ruang iklan Newcastle United, seperti di stadion dan tayangan televisi.

Harga Pemain Makin Mahal

Keuntungan klub, khususnya Liga Inggris memang tidak seberapa. Klub akan mendapat uang dari penjualan tiket, hak siar, penjualan pemain, penjualan jersey dan merchandise, dan lain sebagainya. Namun, hal itu berpeluang besar tak sepadan dengan uang yang dikeluarkan untuk membayar gaji pemain.

Apalagi, harga dan gaji pemain makin meningkat. Misalnya, klub-klub di Liga Inggris dirata-rata bakal menghabiskan 80 persen pendapatan klub hanya untuk menggaji pemain. Jumlah tersebut bisa jadi makin meningkat seiring buka-tutupnya jendela transfer.

Itu di Inggris, sedangkan di Serie A Italia, rata-rata tagihan upah para pemainnya tak kurang dari 40 juta euro atau Rp 667,4 miliar per tahun. Sementara di Bundesliga Jerman, rata-rata tagihan upah pemainnya mencapai 45,8 juta euro atau Rp 764,3 miliar. Dengan nilai sebanyak itu, pengeluaran klub boleh dibilang paling besar untuk gaji para pemain.

Bagaimana di Indonesia?

Para pebisnis klub sepak bola di liga-liga top Eropa paling banter bakal mendapatkan keuntungan sekitar 7 persen dari pendapatan klub. Itu seperti hanya secuil saja. Pasalnya, pendapatan klub Eropa terbilang lumayan bikin mata melek sampai pagi.

Semisal FC Barcelona, klub yang konon dilanda krisis finansial itu saja pada kenyataannya telah mengantongi 715 juta euro atau Rp 11,9 triliun. Sementara rivalnya, Real Madrid di angka 714,9 juta euro atau Rp 11 triliun. Jika diambil 7 persennya, itu berarti pendapatan investor hanya berkisar 50 juta euro atau Rp 834,2 miliar. Angkanya tak lebih dari 50 persen nilai transfer Jack Grealish.

Nah, bagaimana dengan di Indonesia? Riset Mohamad D. Revindo di The Conversation menyebut bahwa setiap klub Indonesia menciptakan kegiatan ekonomi senilai Rp 3 triliun saban tahun. Itu berasal dari hak siar, penjualan merchandise, pernak-pernik, dan tentu saja tiket.

Namun, pendapatan bisa saja hanya separuhnya, yaitu Rp 1,5 triliun. Itu sudah termasuk sponsor klub dan hak siar selama semusim. Tapi itu untuk tim di Liga 1, sedangkan di bawahnya jelas berbeda. Untuk penjualan jersey misalnya.

Jika klub di kasta kedua mampu menjual 100 ribu jersey seharga 100 ribu per jersey, pendapatan dari situ hanya berkisar Rp 10 miliar. Sementara hak siarnya, kalau mengikuti format Liga 2, tiap klub minimal bermain 10 kali dan setiap pertandingan hak siar yang didapat klub bernilai Rp 42 juta, maka klub mendapat Rp 420 juta.

Soal tiket masuk, di Liga 2 lebih mengenaskan lagi. Kapasitas penonton yang sedikit bikin pendapatan juga sedikit. Misal pertandingan berhasil menyedot 3 ribu penonton dan harga tiket Rp 50 ribu. Pendapatan klub dari situ hanya Rp 150 juta.

Total, pendapatan bisa mencapai Rp 10,57 miliar. Sponsor sengaja tak dimasukkan karena sponsor Liga Indonesia kerap ngutang. Jika kita ambil contoh RANS Cilegon FC, pendapatan segitu tidaklah mencukupi untuk membayar pemain yang rata-rata nilai transfernya mencapai Rp 17 miliar. Maka, wajar kalau Raffi Ahmad sempat dibikin pusing buat membayar gaji pemain. Mau tak mau, ia harus tombok.

Nah, bagaimana? Apakah kamu tertarik berbisnis klub sepak bola, football lovers?

Sumber referensi: atthematch.com, footballbenchmark.com, bbc.com, johancruyffinstitute.com, theconversation.com

Drama Kontrak Baru Franck Kessie, Pertahankan atau Jual?

Nama Franck Kessie mendadak menjadi trending topic usai AC Milan berlaga di matchday kedua Liga Champions. Bukan karena menjadi Man of The Match atau jadi salah satu penyumbang gol, nama Kessie berseliweran di linimasa media sosial karena aksinya di lapangan yang membuat AC Milan kewalahan meladeni Atletico Madrid.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya di San Siro, Milan menyambut Atletico dengan penuh percaya diri. Sejak menit pertama, Rossoneri berhasil menguasai jalannya pertandingan. Sang tamu juga sukses dibuat bertahan oleh pressing tinggi yang diterapkan anak asuh Stefano Pioli.

Puncaknya, di menit ke-20, Milan berhasil memecah kebuntuan. Umpan pendek Brahim Diaz di dalam kotak penalti berhasil dieksekusi dengan manis oleh Rafael Leao. Keunggulan 1-0 membuat Milan tambah percaya diri. Mereka tak mengendrukan pressing dan tetap mengambil inisiatif serangan. Sayangnya, semua berubah di menit ke-30.

Mendapat Kartu Merah, Franck Kessie Jadi Biang Kerok Kekalahan Milan

Gelandang jangkar Milan, Franck Kessie mendapat kartu kuning keduanya setelah melanggar pemain Atletico. Meski berbau kontroversi, wasit Cuneyt Cakir tetap menghukum Kessie dan memberinya kartu merah. Tak ayal, gelandang Pantai Gading itu harus meninggalkan rekan-rekannya yang terpaksa bermain dengan 10 pemain.

Kondisi tersebut secara langsung mempengaruhi jalannya pertandingan. Kalah jumlah membuat Stefano Pioli terpkasa menerapkan taktik yang lebih defensif. Hal itu tak lepas dari keputusan Diego Simeone yang memasukkan pemain-pemain bertipe menyerang. Singkat cerita, keunggulan Milan buyar di 10 menit terakhir dan Rossoneri kembali gagal memetik poin meski telah menampilkan permainan yang luar biasa.

Hasil pertandingan melawan Atletico Madrid itulah yang membuat nama Franck Kessie menjadi trending topic. Kendati wasit yang memimpin laga juga dipermasalahkan, milanisti banyak yang menyesalkan tindakan Kessie di laga tersebut. Masalahnya, terkena 2 kartu kuning dalam kurun waktu 15 menit adalah sebuah tindakan yang sangat merugikan. Pelatih Atletico, Diego Simeone juga mengakui bahwa kartu merah Kessie mempengaruhi alur pertandingan.

“Mari kita mulai dari awal. Milan lebih unggul dari kami, memainkan gaya sepak bola yang sangat cepat dan dinamis. Tentu saja, setelah kartu merah, mereka mulai menyerahkan beberapa wilayah dan kami mulai memasuki permainan yang bahkan belum kami mulai. Saya akui ketika itu 11 melawan 11, Milan lebih baik, itu tidak diragukan lagi.” kata Simeone dikutip dari Football-Italia.

Singkatnya, Kessie menjadi kambing hitam dan dituduh menjadi biang kerok kekalahan AC Milan dari Atletico Madrid. Sebuah kondisi yang kontras dibanding musim lalu, di mana pendukung Milan sangat mengelu-elukan Kessie sebagai salah satu pemain terbaik yang mereka miliki.

Drama Kontrak Baru Membuat Performa Kessie Menurun

Dalam 2 musim terakhir, Franck Kessie yang dibeli dari Atalanta pada musim panas 2017 lalu memang menjelma menjadi salah satu tulang punggung AC Milan. Bersama Ismael Bennacer, ia adalah double pivot yang tak tergantikan di lini tengah Rossoneri.

Kessie bukan sekadar destroyer yang bertugas memutus aliran serangan lawan, tetapi juga mampu menjadi gelandang box-to-box yang siap membantu pertahanan maupun membantu serangan di lini depan. Selain itu, ia merupakan algojo penalti Milan.

Musim lalu, Kessie mencatat 37 penampilan alias hanya sekali absen di Serie A. 13 gol dan 4 asis berhasil dicetak gelandang 24 tahun itu. Di mana 11 dari 13 golnya berasal dari eksekusi penalti. Meski begitu, catatan tersebut terbilang impresif untuk ukuran seorang gelandang bertahan.

Apalagi, 2 gol penalti Kessie ke gawang Atalanta di giornata terakhir Serie A musim lalu sukses membawa AC Milan kembali ke Liga Champions setelah absen 7 tahun lamanya. Performa apik itulah yang membuat manajemen Milan bertindak cepat untuk memperpanjang kontraknya. Milan diketahui telah memulai pembicaraan kontrak baru dengan pihak Kessie sejak musim lalu meski kontraknya baru akan berakhir pada bulan Juni 2022.

Manajemen rossoneri juga makin intens bernegosiasi setelah kehilangan Gianluigi Donnarumma dan Hakan Calhanoglu yang enggan memperpanjang kontraknya dan hengkang secara gratis. Sayangnya, semakin mendekati akhir masa kontraknya dan sejak dimulainya negosiasi kontrak baru, performa Franck Kessie bersama Milan justru tampak menurun. Hal tersebut juga diakui pelatih legendaris Milan, Fabio Capello.

“Dia harus menunjukkan bahwa dia mencintai jersey Rossoneri. Dia bukan pemain yang tenang seperti tahun lalu. Dia tampaknya terganggu oleh situasi dan obrolan yang mengganggunya.” kata Capello dikutip dari MilanReports.

Sejauh ini, Kessie telah mencatat 6 penampilan bersama Milan. 4 di ajang Serie A dan 2 di ajang Liga Champions. Namun, belum ada gol yang tercipta dari gelandang timnas Pantai Gading tersebut. Yang ada, Kessie justru telah gagal mengeksekusi tendangan penalti di giornata ketiga Serie A saat Milan berjumpa dengan Lazio.

Jika ditarik mundur, sejak penampilan pertamanya musim ini hingga pertandingan kedua Liga Champions kontra Atletico Madrid, performa Franck Kessie memang makin suram. Di Serie A misalnya, dalam 4 pertandingan, Kessie tak pernah mencatat menit bermain hingga 90 menit. Padahal, musim lalu ia nyaris selalu tampil penuh.

Banyak pihak mengaitkan performa buruk Kessie tersebut dengan drama negosiasi perpanjangan kontraknya di AC Milan. Bisa dibilang, negosiasi kontrak baru Franck Kessie berjalan bak drama sinetron yang berjilid-jilid. Di awal negosiasi yang dilakukan di musim lalu, optimisme sempat melambung meski pihak Milan belum mau menyetujui pihak Kessie yang meminta gaji hingga 5 juta euro.

Dalam perjalannya, negosiasi berjalan makin alot. Melalui sang agen, George Atangana, Kessie disebut meminta gaji sekitar 6,5 juta euro hingga 7 juta euro permusim. Padahal saat itu, pihak Milan yang diwakili Ricky Massara dan Paolo Maldini telah menyodorkan kontrak baru berdurasi 5 tahun yang bakal membuat Kessie mendapat gaji 5 juta euro, sesuai dengan permintaan awal.

Ketika pihak Milan kembali menaikkan tawaran kenaikan gaji menjadi 6,5 juta euro permusim, Franck Kessie disebut menolak tawaran tersebut. Beberapa media Italia malah menyebut bahwa pihak Kessie justru kembali menaikkan permintaan gajinya hingga 8 juta euro permusim. Sejak saat itu, negosiasi di antara kedua belah pihak jalan ditempat.

Berhasrat ke Liga Inggris, Kessie juga Ditawar PSG

Situasi tersebut secara otomatis membuat masa depan Franck Kessie di San Siro makin simpang siur. Kondisi itu pula yang membuat sporting director PSG, Leonardo disebut telah siap menawarkan Kessie gaji hingga 8 juta euro permusim demi menganggkutnya ke Paris. Namun belakangan ini muncul isu yang menyebut bahwa Kessie menyimpan hasrat untuk mencicip kompetisi Premier League. Tim-tim seperti Manchester United, Liverpool, Chelsea, hingga Tottenham Hotspur disebut tertarik untuk memboyongnya begitu kontrak Kessie habis.

Meski tersiar kabar yang kurang menyenangkan bagi Milan, kabar terbaru dari Tuttosport justru melaporkan bahwa negosiasi pembaruan kontrak Kessie telah benar-benar terhenti, apalagi sejak sang pemain tampil cukup mengecewakan di awal musim ini. Menurut Rudy Galetti, jurnalis lokal yang memantau pergerakan transfer Milan menyebut bahwa Milan tidak akan mengubah tawarannya. Artinya, pilihan Franck Kessie cuma 2, terima atau tolak tawaran gaji tersebut.

Lalu, apakah pantas Franck Kessie digaji dengan nominal tersebut? Jika menilik dari performanya di musim lalu, Kessie memang pantas mendapat apa yang ia minta. Akan tetapi, permintaan gaji dari Kessie sebetulnya tak masuk akal. Mengutip dari SempreMilan, selama ini Kessie telah menerima gaji bersih sebesar 2,2 juta euro permusim. Jadi, tawaran yang diajukan Milan sudah sangat jauh melebihi gajinya yang sekarang, bahkan sudah lebih dari 2 kali lipatnya. Inilah yang membuat fans Milan murka.

Sudah Siapkan Penggantinya, Milan Siap Ditinggal Kessie

Sikap yang diperlihatkan Milan ini mengingatkan kita pada saga transfer Gianluigi Donnarumma. Sebelum hengkang secara gratis ke PSG, kiper timnas Italia itu sebelumnya juga terus menolak tawaran kontrak baru dari Milan meski rossoneri telah berusaha memenuhi permintaannya. Milan akhirnya mengambil sikap untuk melepas sang pemain dengan memperkenalkan Mige Maignan sebagai kiper baru.

Situasi yang sama sebetulnya juga terjadi saat ini. Milan telah siap ditinggal Kessie. Buktinya, rossoneri telah menyiapkan beberapa penggantinya. Ada Yacine Adli yang baru dibeli dengan harga 10 juta euro. Kini, gelandang 21 tahun tersebut tengah dipinjamkan kembali ke klub lamanya, Bordeaux.

Selain itu, Milan juga meminjam Tiemoue Bakayoko dari Chelsea selama 2 musim. Bakayoko bisa saja disiapkan sebagai pengganti Kessie, pasalnya ia bisa dipermanenkan Milan apabila memenuhi beberapa persyaratan. Rossoneri juga masih punya Tommaso Pobega yang musim ini dipinjamkan ke Torino.

Jika demikian, maka yang sebetulnya berada di ujung jurang adalah Franck Kessie itu sendiri. Ia kini tengah menjadi public enemy pendukung AC Milan. Ia juga sangat berpotensi dilepas paksa di bulan Januari nanti oleh Milan yang tentu saja tak mau merugi.

Posisinya juga sedang tak bagus. Selain Milan yang sudah tak mau menaikkan tawarannya, kabar terbaru menyebut bahwa manajemen rossoneri kini lebih memprioritaskan perpanjangan kontrak baru kapten mereka, Alessio Romagnoli yang juga akan berakhir Juni 2022. Pada akhirnya drama kontrak baru Franck Kessie ini kembali menujukkan bahwa tidak boleh ada pemain yang merasa lebih besar dari klub yang ia bela.


***
Sumber Referensi: Football-Italia, SempreMilan 1, SempreMilan 2, Milan Reports 1, Milan Reports 2, Daily Mail.

Skuad Bertabur Bintang Bisa Jadi Bumerang Bagi Paris Saint Germain

Paris Saint Germain menjadi satu dari beberapa klub yang berhasil membuat jendela transfer musim panas ini kian menarik. Bersama nama Sergio Ramos, Georginio Wijnaldum, Achraf Hakimi, Gianluigi Donnarumma, hingga Lionel Messi, PSG disebut-sebut sebagai tim yang telah menciptakan transfer paling spektakuler sepanjang sejarah.

Buah dari pergerakan sensasional mereka, PSG disebut tak bakal kesulitan bersaing dengan tim besar lainnya. Tidak hanya di kompetisi domestik yang selama ini mereka sikat, kompetisi terbaik Eropa juga dinilai bakal menjadi tempat bermain bagi mereka untuk dapatkan gelar pertama.

Namun nyatanya, apa yang telah dilakukan PSG tak benar-benar membuat semua orang terpana. Tidak sedikit dari mereka yang justru meragukan permainan tim asal Prancis bakal berkembang. Bukan karena kekurangan pemain berbakat, namun lebih kepada sisi tak meyakinkan bakal menyatunya para bintang dalam satu permainan.

Mendatangkan Messi memang jadi kejutan besar bagi semua. Namun apakah keberadaan Neymar Jr dan Kylian Mbappe masih belum cukup bagi lini depan PSG untuk ditakuti lawan? PR besar tentu tertuju pada sang pemegang taktik permainan. Pria yang mengamati pertandingan dari pinggir lapangan, dituntut untuk bijak dalam membagi peran para pemain bintangnya.

Dalam hal ini, tentu tidak ada pemain yang senang dijadikan pelapis. Maka, bukan perkara mudah untuk mengatakan PSG bakal menyikat habis seluruh gelar yang tersedia. Bila sang pelatih tidak tau cara memaksimalkan skuadnya, kekuatan terbesar yang seharusnya mereka punya, justru bisa menjadi kelemahan paling mematikan yang tak pernah mereka kira.

Deretan Konflik Paris Saint Germain

Kekhawatiran sebagian orang tentang sulitnya para pemain bintang bakal menyatu pun mulai terbukti. Sejauh ini, meski kompetisi belum berjalan setengah musim, Paris Saint Germain yang diklaim bakal nyaman dalam memenangi pertandingan, nyatanya tidak benar-benar mulus dalam melewati rintangan.

Ada beberapa kemenangan yang sulit didapat. Bahkan, di kompetisi Eropa, mereka yang sejatinya sangat dijagokan untuk bisa meraih gelar, juga tak benar-benar bisa tampil mengesankan.

Paris Saint Germain tak ubahnya menjadi sekolah mahal yang setiap muridnya punya keinginan untuk pamer kekayaan. Fasilitas mewah hingga uang saku bulanan dalam jumlah besar bisa dengan mudah didapat. Namun celakanya, dalam sebuah ruang kelas yang berisikan siswa berprestasi, tidak ada yang ingin ditempatkan di tangga terakhir penilaian.

Sang guru pun dibuat pusing ketika ada siswa yang meminta nilai sepuluh, sedangkan soal yang diberikan tak semuanya bisa dijawab. Belum lagi ada siswa lama yang memang berprestasi dan terbiasa dengan pujian besar, tidak ingin tempatnya diambil begitu saja. Baginya, mendapatkan nilai terbaik adalah harga mati. Ruang kelas sebagai sarana unjuk kebolehan benar-benar ingin dimanfaatkan untuk mendapat pengakuan.

Kondisi kelas kian diperkeruh dengan terdapatnya siswa yang seringkali unjuk kebolehan dalam situasi yang kurang tepat. Siswa yang sempat diberi teguran karena terlalu sering menunjukkan hal di luar pelajaran ini sampai membuat rekan-rekannya merasa risih, terutama ketika dia enggan memberi kunci jawaban kepada siswa yang dianggap tak ingin disingkirkan eksistensinya.

Beragam permasalahan yang muncul di kubu PSG memang sudah semestinya mendapat perhatian. Mulanya, klub yang diasuh Mauricio Pochettino mendapat sorotan ketika bintang besar asal Argentina, Lionel Messi, merasa marah ketika diganti. Entah apa yang dipikirkan Pochettino ketika itu, menarik keluar Messi nyatanya malah membuatnya jadi korban kritikan. Dia dianggap tidak bisa memahami betul karakter Messi yang tidak ingin diganti.

Tepat setelah sang pemain diganti, sebuah ekspresi kesal pun tak bisa disembunyikan. Sesampainya di bangku cadangan, La Pulga juga masih belum mau menunjukkan muka senang. Wajah muram yang diperlihatkan sebagai sikap tidak menyukai keputusan sang pelatih terus menjadi bahasan, hingga hal itu lebih mendominasi dibanding kemenangan PSG di laga melawan Lyon itu sendiri.

Kejadian tersebut memang kian membuat sulit situasi Lionel Messi yang sampai saat ini terus mendapat kritik, karena belum juga mampu tunjukkan kelasnya sebagai seorang pemain jempolan.

Usai perselisihannya dengan sang pelatih terus menjadi bahasan, Messi sendiri dilaporkan masih merasa belum nyaman tinggal di Paris. Dia kini masih tinggal di sebuah hotel di Paris yang tarifnya mencapai lebih dari 300 juta rupiah per malam.

Messi kurang nyaman ketika tinggal di hotel, karena dirinya merasa bahwa tempat tersebut tidak memberinya ruang privat yang diinginkan. Masih ada banyak sekali penggemar yang terus mengganggu kediamannya.

Ketika sang pemain dilaporkan sudah menemukan sebuah rumah sewa yang harganya mencapai 800 miliar rupiah, sang pemilik tiba-tiba menaikkan harga yang telah ditetapkan setelah tahu rumahnya diminati pemain sekelas Messi. Karena hal itu, Messi pun mengurungkan niatnya untuk menandatangani kontrak sewa rumah tersebut.

Belum cukup sampai disitu, kondisi tim bertabur bintang saat ini kian sulit temui titik terang, usai terdapat pula kabar yang menyebutkan bila kiper bintang mereka, Gianluigi Donnarumma, merasa tidak senang dengan keputusan sang pelatih sejauh ini. Sang pemenang trofi Piala Eropa bersama timnas Italia itu merasa bosan hingga resah ketika namanya terus ditempatkan dalam daftar pemain cadangan.

Baginya, ini jelas menjadi sesuatu yang sama sekali tidak diinginkan. Bagaimana bisa seorang pemain yang memegang penghargaan sebagai pemain terbaik di gelaran tertinggi Eropa tidak mendapat tempat di tim utama?

Sialnya, Mauricio Pochettino mengaku tidak bisa berbuat apa-apa setelah kondisi yang diterima Donnarumma dikabarkan merupakan buah dari intervensi pemain berjuluk La Pulga. Menurut kabar yang bersumber dari Italia, Lionel Messi bersama pemain asal Amerika lainnya seperti Neymar Jr hingga Angel Di Maria, meminta pelatih untuk lebih memilih Keylor Navas yang berasal dari Kosta Rika jadi penjaga gawang andalan, sebagai sikap solidaritas mereka.

Dalam hal ini, Mauricio Pochettino tidak ingin memperkeruh keadaan dan merusak hubungannya dengan Lionel Messi, setelah sebelumnya dia sudah mendapat perlakuan yang sejatinya kurang menyenangkan dari eks pemain FC Barcelona tersebut.

Makin runyam, Paris Saint Germain yang sekali lagi diprediksi bakal dengan mudah tuntaskan segala misi, harus menghadapi kenyataan kalau dua pemain andalan mereka, Neymar Jr dan Kylian Mbappe terlibat dalam sebuah perselisihan.

Di saat Lionel Messi tengah disibukkan dengan pemulihan cedera lutut, Neymar dan Mbappe justru menciptakan sebuah situasi yang seharusnya bisa dihindari. Dalam laga melawan Montpellier di Liga Prancis, Mbappe dikabarkan marah kepada Neymar karena pemain asal Brasil tersebut tidak memberinya umpan disaat posisinya berada dalam situasi ideal untuk mencetak gol.

Neymar yang lebih memilih untuk unjuk kebolehan dengan mengecoh sang kiper lawan, justru gagal temui sasaran. Aksinya berhasil dimentahkan hingga membuat peluang emas terbuang sia-sia.

Komentar Mauricio Pochettino

Menurut Mauricio Pochettino, PSG saat ini memang bukanlah sebuah tim. Ia mengakui sendiri kelemahan yang dimiliki skuad asuhannya saat ini. Baginya, pemain seperti Messi, Ramos, hingga Donnarumma hanyalah segelintir pemain bintang yang berhasil direkrut PSG.

Mereka semua dan pemain lain belum menemukan chemistry yang pas untuk menjadi sebuah tim yang solid. Menurutnya, hal itulah yang kemudian menjadi penyebab mengapa PSG belum benar-benar serasi dalam menjalani pertandingan.

Namun kembali lagi, apa yang terjadi saat ini merupakan tanggung jawab yang harus segera dibenahi Mauricio Pochettino. Selaku nahkoda sebuah kapal besar, dia harus segera membetulkan gangguan agar pelayaran menuju panggung juara tak lenyap oleh hantaman karang atau badai yang sesekali menghadang.

Sumber referensi: news en, sportstar, football-italia

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 29 September 2021

LUKAKU BELUM CUKUP, CHELSEA MASIH INCAR BOMBER GANAS INI

Chelsea kabarnya bakal turun di pasar transfer Januari mendatang untuk mencari penyerang tengah baru. Meski sudah memiliki Romelu Lukaku, The Blues masih kepincut dengan bomber Borussia Dortmund Erling Haaland. Chelsea bakal bersaing dengan Real Madrid, Manchester City, dan Manchester United. Demi memuluskan langkahnya memboyong Haaland ke Inggris, Chelsea disebut-sebut siap menjual salah satu pemainnya guna mencari dana tambahan. Dortmund sendiri bersedia melepas Haaland andai ada klub yang berani membayar Euro 175 juta atau sekitar Rp 2,99 triliun.

MU VS VILLARREAL, CRISTIANO RONALDO DIHANTUI REKOR BURUK

Manchester United akan mengandalkan Ronaldo saat menghadapi Villarreal pada matchday kedua Liga Champions, kamis dinihari. Akan tetapi, menurut catatan sejarah (via Transfermarkt), Ronaldo punya rekor yang buruk saat jumpa Villarreal. Lebih spesifiknya, saat ia berseragam MU, dimana ia sudah empat kali bertemu Villarreal. Dari empat laga itu ia tak pernah membantu timnya meraih kemenangan. Rekor buruknya tak berhenti sampai di situ. Ronaldo juga tercatat tak pernah bisa mencetak gol sama sekali melawan Villarreal saat berseragam MU.

SETAN MERAH ALIHKAN BIDIKAN KEPADA KALVIN PHILLIPS

Raksasa Premier League, Manchester United dikabarkan tertarik untuk meminang gelandang bertahan milik Leeds United, Kalvin Phillips pada musim panas tahun depan. MU mengalihkan bidikan kepada Phillips setelah Declan Rice, gelandang West Ham yang mereka incar, terlalu mahal dengan banderol 90 juta pounds. Petinggi Setan Merah merasa Rice tak layak untuk menjadi pembelian termahal klub mereka. Sedangkan Phillips dikabarkan mempunyai harga yang terjangkau, terlebih pemain itu merupakan kesukaan Solskjaer.

JAAP STAM DIPECAT DARI JABATAN SEBAGAI PELATIH KLUB MLS

Klub asal Amerika Serikat, FC Cincinnati, resmi memberhentikan legenda Manchester United Jaap Stam dari kursi kepelatihan. Keputusan itu dilandasi hasil buruk yang ditorehkan sang pelatih selama menukangi klub tersebut. Mantan penggawa timnas Belanda itu sepakat untuk menukangi klub tersebut pada Mei 2020. Jaap Stam menandatangani kontrak selama 18 bulan. Namun, setelah kekalahan ketiga secara berturut-turut, klub MLS itu memutuskan menghentikan kerja sama dengan Stam.

GIROUD UMBAR ALASANNYA PERGI TINGGALKAN CHELSEA

Striker AC Milan, Olivier Giroud mengaku ia mengalami masa-masa sulit di Chelsea dan hal itulah yang akhirnya membuatnya memutuskan pergi dari Stamford Bridge. Giroud kalah bersaing dengan striker Chelsea lainnya, khususnya setelah hadirnya Timo Werner. Pemain asal Prancis itu mengatakan pindah dari Stamford Bridge adalah pilihan yang sangat jelas baginya. Bersama Milan, kini Giroud pun menargetkan untuk menjadi juara Liga Italia pada musim ini. Dirinya pun berharap dapat memberikan kontribusi yang besar bagi Milan dalam mencetak gol bersama Rossoneri.

JURGEN KLOPP UMUMKAN TIGA NAMA KAPTEN BARU LIVERPOOL

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp telah mengkonfirmasi bahwa The Reds memiliki hierarki kapten baru setelah skuad mengadakan pemungutan suara. Trent Alexander-Arnold, Andy Robertson dan Alisson Becker semuanya telah diangkat, di samping trio yang ada. Trio yang dimaksud adalah kapten Liverpool selama ini yakni Jordan Henderson, James Milner, dan Virgil van Dijk. Menurut mantan pelatih Borussia Dortmund itu, kebijakan menambah kapten baru untuk menyiasati jika sewaktu-waktu skuad dilanda krisis cedera yang mengakibatkan kehabisan stok pemimpin tim.

BUKA-BUKAAN FERGUSON, MU TAK PERNAH KEJAR WESLEY SNEIJDER

Berbicara kepada UTD Podcast, Eks pelatih MU, Sir Alex Ferguson blakblakan membicarakan spekulasi yang mengaitkan klubnya dengan Wesley Sneijder dan menegaskan bahwa tidak ada kebenaran di balik itu. Fergie menyebut sang gelandang tidak pernah menjadi opsi bagi The Red Devils, meski namanya kerap dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford selama beberapa waktu. Rumor mengenai Sneijder bakal hengkang ke Manchester memang kerap muncul di media, terutama setelah Jose Mourinho meninggalkan Inter Milan selaku klub yang dibela si pemain.

THIERRY HENRY SEBUT BOS SPOTIFY PANTANG MUNDUR UNTUK MEMBELI ARSENAL

Legenda Arsenal, Thierry Henry mengungkapkan, Pemilik platform musik digital Spotify, Daniel Ek, dilaporkan masih ingin membeli Arsenal. Pada bulan Mei lalu, Daniel Ek memang menyatakan keinginannya mengambil alih kepemilikan Arsenal dari pemilik sekarang, Stan Kroenke. Miliarder asal Swedia ini bahkan menggandeng legenda klub angkatan Invincibles, yakni Thierry Henry, Dennis Bergkamp dan Patrick Vieira, untuk mempermulus niatnya itu. Tawaran sebesar 1,8 miliar pounds atau setara Rp 35,1 triliun pun diajukan  guna membeli Arsenal, namun Kroenke menolak mentah-mentah tawaran tersebut. Meski demikian, ambisi Daniel Ek untuk bisa memiliki Arsenal belum pupus.

AC MILAN UMUMKAN KERUGIAN PADA PERIODE TAHUN 2020/21

AC Milan mengumumkan kerugian mencapai 96 juta euro (Rp1,5 triliun) dalam catatan keuangan mereka musim 2020-2021. Namun, jumlah tersebut sejatinya lebih baik daripada musim sebelumnya, 2019-2020. Saat itu klub berjuluk I Rossoneri itu mengumumkan kerugian hingga 194 juta euro (Rp3,2 triliun). Jumlah tersebut berkisar dua kali lipat kerugian di musim sebelumnya. Salah satu penyebab kerugian itu karena situasi pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. 

PENYERANG SENEGAL MBAYE NIANG RESMI GABUNG BORDEAUX

Klub raksasa Prancis, Bordeaux resmi mengumumkan kedatangan penyerang asal Senegal, M’baye Niang dengan kontrak dua tahun dan opsi pada tahun ketiga. Pemain berusia 26 tahun itu berstatus bebas agen setelah secara resmi meninggalkan Rennes di musim panas meskipun menghabiskan paruh kedua musim lalu dengan status pinjaman di klub Arab Saudi Al-Ahli. Bersama Al Ahli, Niang hanya membuat lima penampilan tanpa mencetak gol. Bordeaux akan menjadi klub kesembilan Niang sepanjang karirnya dan keempatnya di Prancis. 

HASIL PERTANDINGAN LIGA CHAMPIONS

Paris Saint Germain sukses memukul Manchester City pada laga kedua fase grup Liga Champions di Parc Des Princes. PSG membuka skor lewat aksi Idrissa Gueye di menit ke-8. Lalu Lionel Messi menggandakan keunggulan lewat gol cantiknya di menit ke-75, yang sekaligus menjadi gol pertama Messi untuk PSG. Skor 2-0 bertahan hingga laga bubar. Atas hasil ini, PSG berada di puncak klasemen, sementara Man City nangkring di urutan ketiga.

Dari grup D, Real Madrid secara mengejutkan tumbang dari tim debutan, Sheriff Tiraspol dengan skor 1-2. Bertanding di Santiago Bernabeu, Madrid yang menguasai jalannya pertandingan, tertinggal berkat gol dari Yakhshibaev di menit ke-25. El Real lalu berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Karim Benzema di menit ke-65. Tim asal Moldova itu memastikan kemenangan lewat aksi Sebastien Thill di menit ke-90. Atas hasil ini, Sheriff berada di puncak klasemen, sementara Madrid ada di urutan kedua.

Dari grup B, Liverpool pesta gol ke gawang FC Porto di stadion Do Dragao. Anak asuh Jurgen Klopp itu menang dengan skor 5-1, lewat gol-gol yang dicetak oleh Mohamed Salah di menit ke-18, Sadio Mane menit ke-45, gol kedua Salah di menit ke-60, Roberto Firmino di menit ke- 77 dan menit ke-81. Sementara Porto hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Mehdi Taremi di menit ke-75. Pada hasil laga lainnya, Leipzig kalah 1-2 dari Club Brugge, Atletico menang 2-1 atas AC Milan, Dortmund menang 1-0 atas Sporting, Ajax menang 2-0 atas Besiktas, dan Shakhtar imbang 0-0 dengan Inter.

PSG vs MAN CITY, PERTANDINGAN SEPAKBOLA TERMAHAL DAN TERMEWAH DI DUNIA

Duel PSG kontra Man City dilabeli sebagai pertandingan sepak bola termahal di dunia. Kedua tim terkenal karena memiliki kekayaan melimpah, serta memiliki skuad mewah. Menurut data Transfermarkt, seperti dikutip Marca, Selasa (28/9), skuad City bernilai 1,005 miliar euro (Rp 16,7 triliun) tepatnya, sedangkan PSG sedikit di bawahnya yaitu senilai 997,25 juta euro (Rp16,6 triliun). Jika skuad kedua tim digabungkan, nilai melebihi 2 miliar euro (Rp 33,4 triliun).

MESSI JAGO FREE KICK, DI PSG MALAH DISURUH REBAHAN

Lionel Messi dikenal jago dalam hal tendangan bebas, tapi di PSG Messi punya peran lain. Messi rela rebahan di belakang rekan-rekannya untuk mengantisipasi bola bawah tendangan bebas Man City. Momen yang terjadi di menit ke-90 itu dikomentari banyak netizens. Sebagian memuji kinerja total Messi, namun tak sedikit yang mencibirnya. Bahkan eks bek MU, Rio Ferdinand juga mengomentari aksi Messi tersebut. Menurut Ferdinand, andai dirinya rekan setim Messi, ia tidak akan membiarkan Messi rebahan seperti itu, sebab pemain sekaliber Messi tak pantas melakukannya.

MAN OF THE MATCH PSG VS MAN CITY: GIANLUIGI DONNARUMMA

Kemenangan penting berhasil diraih PSG atas Man City. Messi dan Gueye adalah pencetak gol PSG. Namun hasil ini tidak akan tercipta andai gawang mereka tidak dijaga oleh kiper Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, yang menjalani debutnya di Liga Champions. Menurut catatan, kiper berusia 22 tahun tersebut melakukan tujuh kali penyelamatan. Rating 9.1 yang diberikan Whoscored sangat menggambarkan betapa cemerlangnya penampilan dari Donnarumma. 

SEPAKAT, ITALIA AKAN MELAWAN ARGENTINA DI LAGA PERSAHABATAN

Duel juara Euro 2020 Italia melawan raja Copa America 2021 Argentina resmi digelar. Pertandingan ini bakal berlangsung pada Juni 2022 mendatang. Hal ini sudah dikonfirmasi UEFA dan CONMEBOL. Kedua belah pihak sepakat menggelar laga tersebut dalam rangka memperluas kerjasama federasi. Namun masih belum dipastikan di mana laga tersebut akan berlangsung. Sempat tersiar kabar duel big match ini akan digelar di Stadion Diego Armando Maradona markas Napoli.

DIPERMALUKAN SHERIFF, ANCELOTTI SOROTI FINISHING STRIKER

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menanggapi kekalahan memalukan yang diderita timnya dari Sheriff Tiraspol. Ancelotti merasa tidak puas dengan banyaknya peluang Los Blancos yang gagal dikonversikan menjadi gol. Secara statistik 90 menit, Los Blancos menciptakan 11 tembakan mengarah ke gawang dari 30 percobaan. “Di mana kami mengecewakan diri kami sendiri adalah pada detail yang bagus. Kami kalah dalam pertandingan karena kami memiliki sedikit nasib buruk.” jelas Ancelotti.

BENZEMA LEWATI CATATAN GOL RAUL DI LIGA CHAMPIONS

Karim Benzema menjaringkan satu-satunya gol Real Madrid kala bersua Sheriff Tiraspol. Tambahan satu golnya itu membuat Benzema berhasil melewati catatan gol legenda Madrid, Raul Gonzales untuk menjadi pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah Liga Champions. Benzema telah mengemas 72 gol, berada di bawah Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Robert Lewandowski. 

KOEMAN TAK AKAN BURU-BURU JADIKAN ANSU FATI STARTER DI BARCELONA

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengatakan ia tak akan buru-buru menjadikan Ansu Fati sebagai starter. Pemain berusia 18 tahun itu baru saja menjalani laga pertamanya di Barcelona, setelah absen cukup panjang akibat cedera lutut. Fati mencetak satu gol saat Barca mengalahkan Levante 3-0, akhir pekan lalu. Koeman ikut senang dengan comeback apik Ansu Fati. Namun ia tak mau terbawa suasana. Koeman akan berhati-hati menangani Ansu Fati. Sebab staminanya saat ini masih kendur.

BRUNO FERNANDES PUJI KEPEMIMPINAN RAPHAEL VARANE

Bruno Fernandes mengaku sangat kagum dengan gaya bermain dan kepemimpinan dari Raphael Varane. Menurutnya, Varane adalah seorang pemenang dan Manchester United sangat beruntung bisa mendapatkan pemain seperti itu. “Saya pikir dia memiliki mentalitas yang hebat, tetapi pada saat yang sama, kita tak bisa melupakan pemain lain. Rapha sangat brilian, tetapi Victor Lindelof memiliki awal luar biasa dan brilian di musim ini,”Ucap Bruno. Bruno menegaskan bahwa untuk musim ini, MU memiliki komposisi pemain belakang yang berkualitas. 

LEGENDA LIVERPOOL DAN TIMNAS INGGRIS, ROGER HUNT TUTUP USIA

Legenda Liverpool dan tim nasional Inggris Roger Hunt telah meninggal dunia di usia 83 tahun. Hunt menjadi bagian dari timnas Inggris yang memenangkan Piala Dunia 1966 dan merupakan pencetak gol terbanyak Liverpool di liga Inggris dengan 244 gol. Pencapaian Hunt membuatnya dianugerahkan dengan gelar ksatria kehormatan dari the Kop dan dia akan selamanya dikenal sebagai ‘Sir Roger’ oleh para pendukung klub.

N’GOLO KANTE POSITIF CORONA, ABSEN LAWAN JUVENTUS

Gelandang Chelsea, N’Golo Kante, dipastikan tidak akan bermain dalam pertandingan Liga Champions melawan Juventus karena positif Covid-19. Alih-alih bersiap menjalani laga tandang ke Turin bersama The Blues, Kamis (30/9) dini hari, Kante akan melakukan isolasi mandiri. Selain tidak akan berlaga membela Chelsea dalam laga melawan Juventus, Kante juga bakal absen saat Chelsea bertemu Southampton pada akhir pekan mendatang.

MAGUIRE DIPREDIKSI ABSEN BEBERAPA PEKAN AKIBAT CEDERA BETIS

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengkonfirmasi bahwa Harry Maguire kemungkinan harus absen selama beberapa pekan karena cedera betis yang dialaminya saat laga kontra Aston Villa. Di pertandingan tersebut, Luke Shaw juga mengalami cedera, namun pemulihan Maguire membutuhkan waktu yang lebih lama. Ketika ditanya tentang kondisi kebugaran tim jelang partai lawan Villarreal di ajang Liga Champions, Solskjaer mengatakan kepada wartawan: “Sepertinya Harry benar-benar akan absen.”

ERLING HAALAND JADINYA BAKAL MERAPAT KE MADRID?

Direktur Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke angkat bicara lagi soal masa depan Erling Haaland. Ia mengaku Dortmund tak mungkin bisa menahan striker itu selamanya. Watzke juga mengatakan, Haaland pasti akan pindah ke klub yang lebih besar. Dan ia mengisyaratkan klub itu kemungkinan adalah Real Madrid. Selain Madrid, ada klub lain yang disebut bisa saja menampung Haaland setelah meninggalkan Dortmund. Klub tersebut adalah Liverpool.

DEMI MATTHIJS DE LIGT, BARCELONA RELA LEPAS DUA PEMAINNYA

Manajemen Barcelona dikabarkan berencana melepas dua pemain demi merekrut penggawa Juventus, Matthijs De Ligt di bursa transfer musim panas tahun depan. Dalam laporan Juvefc.com, Selasa (28/9), nama Memphis Depay dan Marc-Andre ter Stegen masuk dalam daftar penjualan pemain demi mendapat tambahan dana untuk mendatangkan De Ligt. Saat ini De Ligt masih terikat kontrak dengan Juve sampai musim panas 2024. Selain Barcelona, sempat ada kabar bahwa Chelsea juga meminati servisnya.

SINGAPURA RESMI DITUNJUK SEBAGAI TUAN RUMAH PIALA AFF 2020

Melalui media sosial, AFF mengumumkan bahwa Singapura secara resmi menjadi tuan rumah Piala AFF 2020 yang akan dilangsungkan pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 mendatang. Dalam pernyataan resminya, Presiden AFF, Khiev Sameth mengatakan pemilihan Singapura sebagai tuan rumah sudah melalui berbagai pertimbangan, salah satunya kondisi di negara tersebut terkait Covid19.

Parah! Pemain Ini Ngamuk Ketika Diganti

0

Memang, tidak semua pemain mau menerima keputusan yang diberikan pelatih. Misalnya saja dalam hal pergantian pemain dalam sebuah pertandingan.

Belum lama ini, Lionel Messi menjadi sorotan usai diganti oleh pelatih Mauricio Pochettino. Dalam laga Liga Prancis melawan Olympique Lyon, Messi ditarik keluar pada menit ke 76. Namun Messi yang masih ingin memberikan kontribusi lebih bagi tim tampak tidak menyukai keputusan sang pelatih.

Tepat setelah dirinya digantikan oleh Hakimi, uluran tangan yang diberikan Pochettino tidak dihiraukan olehnya. Sambil menunjukkan muka kesal, Messi hanya lewat begitu saja dan memilih untuk langsung duduk di bangku cadangan. Saat tengah duduk di bangku cadangan pun wajah Messi masih kerap disorot, dimana pemain berjuluk La Pulga menunjukkan ekspresi yang seolah masih belum terima dengan apa yang baru saja terjadi.

Seusai laga, Pochettino memahami apa yang dirasakan Messi. Eks pelatih Tottenham Hotspurs itu kemudian mengklarifikasi bahwa dirinya hanya ingin memanfaatkan kedalaman skuad yang ada. Beruntung, di akhir laga, PSG berhasil memastikan kemenangan 1-2 melalui gol yang dicetak Mauro Icardi.

Bicara tentang pergantian pemain, hal ini memang terkadang tidak diterima oleh semua aktor lapangan hijau. Tidak sedikit dari pemain bintang yang merasa kecewa hingga menunjukkan kekesalannya di hadapan pelatihnya langsung. Praktis, sikap tersebut pun mendapat banyak respon dari khalayak.

Pada bahasan kali ini, starting eleven akan coba merangkum momen-momen menegangkan ketika seorang pemain mengamuk ketika ditarik keluar dalam sebuah pertandingan.

Penasaran seperti apa? Simak ulasannya berikut ini.

Aaron Ramsey

Aaron Ramsey, yang kini berstatus sebagai pemain Juventus, pernah mengalami perasaan seperti Lionel Messi. Ketika itu, di laga melawan Fiorentina, Aaron Ramsey merasa kesal karena harus ditarik keluar meski laga baru berjalan 20 menit. Andrea Pirlo yang ketika itu jadi allenatore Si Nyonya Tua menggantikan eks Arsenal tersebut dengan Danilo.

Dalam hal ini, alasan Pirlo terbilang cukup masuk asal. Dia sengaja mengganti Ramsey karena Juventus harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu merah yang diterima Juan Cuadrado. Sayangnya, Ramsey merasa tidak terima ketika dia menjadi pemain yang harus dikorbankan.

Walhasil, ketika baru diberi jaket oleh ofisial tim, Ramsey yang merasa tidak terima langsung menendang botol yang berada di dekatnya.

Lautaro Martinez

Masih di kompetisi Serie A, penyerang Inter Milan Lautaro Martinez juga sempat tidak bisa mengontrol emosi ketika ditarik keluar oleh sang pelatih.

Dalam laga melawan Genoa yang digelar di Stadion Luigi Ferraris, Lautaro tampil sebagai starter di laga ini. Bomber Argentina tersebut berduet dengan Romelu Lukaku di lini depan I Nerazzurri. Namun begitu, sang pemain yang terlihat kesulitan mencetak gol membuat pelatih Antonio Conte memutuskan untuk menariknya keluar.

Di babak kedua, dia digantikan oleh Andrea Pinamonti. Namun ternyata hal tersebut membuat Lautaro Martinez merasa kesal. Lautaro yang masuk ke bench pemain pun langsung berulang kali memukul bangku setelah tos dengan rekan-rekan setimnya.

Beruntung, di akhir laga Inter Milan berhasil memastikan kemenangan 2-0 atas tim tamu.

Joao Felix

Bintang muda Atletico Madrid, Joao Felix, tampak tidak terima ketika dirinya harus ditarik keluar oleh sang pelatih. Tepat pada menit ke 60, Saul Niguez telah disiapkan pelatih Diego Simeone untuk gantikan Felix. Sayangnya, bintang asal Portugal itu merasa tak terima dengan keputusan tersebut.

Walhasil, sesaat setelah ditarik keluar, Felix yang merasa frustrasi terlihat menendang keras bangku sebagai bentuk dari kekecewaannya.

Dalam laga melawan Real Madrid tersebut, Los Rojiblancos harus mengakui kekalahan 2-0 atas rival sekotanya.

Kylian Mbappe

Pada laga Paris Saint Germain kontra Montpellier, sebuah kejadian tak mengenakkan tercipta. Adalah Kylian Mbappe yang tampak tidak senang saat dirinya ditarik keluar oleh Thomas Tuchel. Tepat pada menit ke 68, PSG sudah unggul telak 4-0 atas lawannya. Mbappe pada saat itu juga sudah berhasil mencetak satu gol.

Tuchel pun memutuskan untuk menarik sang pemain dan menggantinya dengan Mauro Icardi. Sayangnya, bintang muda asal Prancis tersebut merasa tidak terima dan berniat untuk segera meninggalkan sang pelatih untuk kemudian menuju ke bangku cadangan pemain. Namun dirinya lebih dulu dicegah oleh Tuchel untuk diberi sedikit pengertian. Akan tetapi hal tersebut tidak membuat sang pemain melunak. Mbappe malah terlihat tidak senang dan tampak tidak menghiraukannya.

Praktis, seusai laga, Tuchel mengaku sedih dengan sikap Mbappe. Dia berharap bila anak asuhnya itu bisa lebih menghormati keputusannya.

Dele Alli

Pada Februari 2020, sikap kurang baik juga ditunjukkan oleh pemain Tottenham Hotspurs, Dele Alli. Pada laga melawan RB Leipzig di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, dia tampak tidak terima ketika ditarik keluar. Alli digantikan oleh Lamela pada menit ke 64, disaat Tottenham tertinggal 1-0.

Namun saat memasuki bangku cadangan pemain, ekspresi mengerikan ditunjukkan Alli. Dia yang sambil berjalan terlihat melempar botol minum yang diberikan staf pelatih. Setelah itu dia duduk dan melemparkan sepatunya.

Menanggapi hal tersebut, pelatih Jose Mourinho mengaku santai. Dia ketika itu menganggap Alli tidak memberikan dampak positif bagi tim, sehingga keputusan untuk menariknya keluar sudah dirasa tepat. Selain itu, Mou juga berpikiran bahwa hal semacam itu sangat wajar terjadi dalam sepakbola. Jadi dia tidak ingin membesar-besarkannya.

Vincent Thill

Pemain Luxemburg, Vincent Thill, menunjukkan ekspresi yang cukup membuat semua orang arahkan pandangan kepadanya. Dalam laga melawan Belanda, pemain Luxembourg ini terlihat bakal ditarik keluar di menit ke 53 saat tim nya tertinggal 2-0.

Namun ternyata, keputusan tersebut tidak bisa diterimanya dengan baik. Vincent yang berjalan menuju bangku cadangan tidak menerima dengan baik uluran jabat tangan dari Gerson sebagai pemain yang bakal menggantikannya.

Tak cukup sampai disitu, dengan raut muka yang sangat marah, Vincent kemudian menendang botol sekaligus barang-barang yang berada tepat di depannya. Meski tampak terkejut, sang pelatih lebih memilih untuk mendiamkan nya.

Sering Diamuk, Begini Proses Menjadi Wasit di Indonesia

0

Nasib buruk harus diterima Abdul Razak, seorang pria laki-laki kelahiran Sulawesi Tenggara. Seandainya dia tak menjadi wasit sepak bola di Liga 2 Indonesia, mungkin dirinya tak akan dikeroyok para pemain Persiwa Wamena. Yup, tahun 2018 lalu, saat Persiwa menghadapi Persegres Gresik di Stadion Joko Samudro, Razak mesti terkapar usai dihajar para pemain.

Kejadiannya terjadi sekitar menit ke-77. Waktu itu, pemain Persegres, David Faristan dilanggar di titik dua belas pas. Abdul Razak pun menghadiahi Persegres penalti. Namun keputusan itu justru membuat pemain lawan marah. Tak terima, para pemain Persiwa memutuskan untuk mengeroyok sang wasit hingga ia terjatuh terguling-guling di atas lapangan.

Nasib Abdul Razak nyaris sama dengan yang menimpa Muhaimin. Pada 2013, ketika Muhaimin memimpin pertandingan antara Pelita Bandung Raya vs Persiwa Wamena. Muhaimin mendapat bogem tak terduga oleh pemain Persiwa, Pieter Rumaropen menyusul keputusannya yang memberi penalti untuk Pelita setelah Nova Arianto ditekel oleh OK John di menit ke-81.

Duh, emang dasar lagi-lagi dari Persiwa. Ya, mungkin karena era itu, Persiwa Wamena lebih banyak dipenuhi atlet taekwondo dan MMA, ketimbang pesepakbola murni. Well, selain mendapat amukan dari para pemain, wasit-wasit di Indonesia juga sering mendapat perlakuan intimidatif berbuah kekerasan oleh para suporter.

Kita semua tahu bahwa suporter sepak bola di Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan kebersamaan. Tetapi itu hanya berlaku buat dirinya, kawan yang sama-sama mendukung satu tim, dan Pak RT. Sementara kepada suporter lawan, pemain lawan, dan wasit ya belum tentu.

Sewaktu pertandingan Persitema Temanggung melawan PSIP Pemalang 6 Mei 2018 misalnya. Kala itu, wasit garis mengesahkan gol kedua dari PSIP menit ke-88. Gol itu sah karena telah melewati garis gawang. Namun suporter Persitema yang mungkin merasa dirinya lebih tahu dari wasit melempari hakim garis dengan botol.

Para suporter pun turun ke lapangan dan memukul si hakim garis. Sontak akibat kejadian itu, sang hakim garis terkapar tak berdaya alias pingsan. Sedangkan wasit utama harus lari tunggang langgang ke ruang ganti. Tentu saja untuk menghindari amukan massa.

Dari contoh-contoh tersebut, menunjukkan bahwa profesi wasit memang bisa jadi sangat berbahaya. Selain itu, sebagai pengadil di lapangan yang memiliki tugas memastikan “law of game” berjalan dengan lancar, wasit kerap menjadi sorotan. Apalagi di pertandingan-pertandingan yang berlangsung di Indonesia, khususnya di liga yang katanya sih profesional.

Seperti di BRI Liga 1 yang baru saja mulai bangun dari tidurnya itu. Keputusan wasit mulai disorot. Salah satunya ketika pertandingan Bali United menghadapi Persik Kediri. Kala itu, Persik mendapat bonus penalti tapi sontekan Youssef Ezzejjari ditepis kiper Bali United, Wawan Hendrawan. Youssef juga gagal memanfaatkan bola rebound setelah tendangannya justru mengangkasa.

Pada pertandingan itu, sebetulnya Wawan Hendrawan ingin maju dan terlihat meninggalkan garis gawang. Wasit semestinya memerhatikan hal itu, tapi ia justru abai. Para pemain Persik juga tidak sadar kalau tindakan Wawan tak sesuai Law of The Game Dewan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB) Edisi 2020/21. Di mana setidaknya, satu kaki kiper yang menahan bola harus sejajar dengan garis gawang.

Well, posisi wasit di sepak bola memang berbahaya tapi sekaligus krusial. Kendati wasit sering kali dianggap goblok ketika keputusannya tidak tepat. Namun demikian, menjadi wasit, di Indonesia khususnya, tidak lah semudah apa yang kamu pikirkan, ada proses yang cukup panjang.

Faktor Penting untuk Menjadi Wasit

Ada banyak faktor atau boleh kita sebut juga sebagai persyaratan bagi seseorang yang ingin menjadi wasit di Indonesia sekaligus menguji seberapa banyak nyawa yang dititipkan Tuhan. Salah satunya tentu soal fisik. Menjadi wasit tentu mesti memiliki daya tahan tubuh yang lebih kokoh dari siapa pun. Kita tentu tahu, tubuh wasit di Indonesia begitu rentan terkena benda tajam atau benda yang sengaja ditajamkan.

Kebugaran fisik selain meliputi daya tahan, wasit juga harus mempunyai kecepatan yang bagus. Ini boleh jadi untuk menyeimbangkan dengan para pemain sepak bola. Disamping cepat, wasit juga harus lincah. Kalau di luar negeri lincah untuk responsif terhadap pelanggaran, sedangkan di Indonesia lincah untuk responsif menghindari lemparan botol dari suporter.

Mengutip “AFC Refereeing Fitness Training Guidelines” bahwa wasit mesti memiliki kemampuan psikologis yang baik. Selain tentu saja menguasai teknik sepak bola, wasit di Indonesia wajib cakap dalam berkomunikasi. Ini berguna banget agar pemain bisa langsung mengerti apa maksud si wasit.

Proses Menjadi Wasit di Indonesia

Selepas dirasa yakin sudah memenuhi segala aspek untuk menjadi wasit di Indonesia, termasuk aspek rohaniah dan siap berakhir di UGD, calon wasit bisa langsung mendaftar. Eits, maksudnya di sini mendaftar kursus wasit C3 terlebih dahulu. Calon wasit mesti mendapat lisensi C3.

Secara umum, kursus C3 ini acap kali diselenggarakan oleh PSSI di tingkat kota maupun kabupaten. Ya, benar sekali, Askot-Askot lah yang mengadakan kursus tersebut. Namun usai mendapat lisensi C3, wasit belum bisa langsung memimpin pertandingan Martapura Dewa United vs RANS Cilegon FC, misalnya.

Seorang wasit yang mengantongi lisensi C3 mesti berpengalaman memimpin pertandingan selama setahun. Lho pertandingan apa? Ya pertandingan di tingkat kota, misalnya kompetisi antar pelajar atau liga tarkam. Atau bisa juga kompetisi lokal. Ya disamping menguji pemahaman soal hal-hal dasar, sekaligus mengecek sejauh apa badan wasit bisa babak belur.

Jika ingin naik lisensi C2, wasit perlu mengikuti kursus lagi. Berbeda dengan kursus C3, kursus C2 ini biasanya digelar PSSI tingkat provinsi atau Asprov (Asosiasi Provinsi). Materi yang diajarkan pun tidak hanya hal-hal dasar, tapi sudah mulai merambah ke uji kebugaran dan teori permainan sepak bola yang tentu sesuai standar FIFA.

Wasit yang sudah memegang lisensi C2, diizinkan memimpin pertandingan di kancah provinsi. Terutama provinsi tempat dia mendapatkan lisensi tersebut. Wasit lisensi C2 diperbolehkan memimpin pertandingan sepak bola seperti di ajang Porda, Porprov, dan Popda. Namun, ia belum bisa memimpin pertandingan sepak bola skala nasional.

Agar mendapat kesempatan menjadi wasit di kancah nasional, seorang wasit Indonesia wajib mengikuti kursus C1 dan mendapat lisensinya. Baru setelah itu ia berhak memimpin pertandingan di liga amatir. Kendati begitu ia masih belum boleh menjadi pengadil di Liga 1 dan 2.

Sebab, PSSI memberlakukan penyegaran. Jadi sebelum Liga 1 dan 2 dimulai, wasit untuk kedua kompetisi tersebut akan diseleksi lagi. Wasit berlisensi C1 yang ingin memimpin laga di Liga 1 dan 2 mesti dilihat rekam jejaknya. Namun, soal standarisasi wasit di Indonesia masih belum jelas.

Kita tentu berharap ada aturan, kurikulum, indikator, silabus, atau semacamnya soal standar wasit di PSSI. Sekalipun kita susah buat percaya kalau PSSI bakal patuh pada aturan yang mereka buat sendiri. Berharap kan boleh-boleh saja, betul begitu football lovers?

Sumber referensi: kumparan.com, detik.com, suara.com, goal.com