Beranda blog Halaman 655

Sebuah Pelajaran Berharga Bagi Gianluigi Donnarumma

Masih segar dalam ingatan ketika para penggemar Milan dibuat sakit dan geram oleh sikap Gianluigi Donnarumma, hingga pada akhirnya mati rasa setelah sikap yang ditunjukkan benar-benar tak pantas mendapat perhatian.

Donnarumma, seolah melupakan bahwa dia dibesarkan Milan. Tepat setelah menjuarai turnamen Piala Eropa bersama timnas Italia, Milan tak lagi menjadi tujuannya. Musim baru ini membuat Donnarumma lebih memikirkan obrolan dengan Mino Raiola ketimbang Paolo Maldini yang sudah banyak membuat pengorbanan untuk bisa mempertahankannya.

Namun apa mau dikata, popularitas hingga nilai Milan yang terkandung dalam sosok il Capitano Maldini tak cukup untuk membuat sang kiper bertahan. Dengan dalih mendengarkan perkataan sang agen yang disebutnya lebih memahami yang terbaik untuknya, Donnarumma resmi meninggalkan Milan.

Dia pamit dan mengatakan bahwa ini adalah saat yang tepat untuk memulai petualangan baru. Menandatangani kontrak dengan Paris Saint Germain yang siap memberinya banyak uang, Donnarumma tergabung dalam daftar transfer paling menggelegar pada musim panas kemarin.

“Hidup adalah pilihan, kami memiliki ambisi yang berbeda,”

“Aku akan selalu menjadi penggemar Milan. Delapan tahun tidak terlupakan, tetapi aku perlu berubah untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi yang terkuat. Aku merasa perlu ruang baru, untuk realitas baru.” katanya kepada Corriere dello Sport. (via Bein Sport)

Donnarumma pada salam perpisahannya dengan penggemar Milan, resmi memilih PSG untuk membantu tim wujudkan mimpi di kompetisi Eropa.

Namun meski tekad yang ditunjukkan sangatlah luar biasa, apa yang terjadi padanya saat ini sungguh berada di luar dugaan.

Berkarir di PSG Tak Berjalan Sesuai Rencana

Bergabung dengan Paris Saint Germain nyatanya tidak benar-benar membuat Donnarumma menjadi bintang. Dia malah mengalami masa dimana jalan keluar jadi hal yang paling diinginkan. Menurut sumber dari Italia, Donnarumma merasa tidak bahagia di PSG. Hal itu terjadi karena menit yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang sejatinya diharapkan.

Sejauh ini, Donnarumma baru tampil sebanyak dua kali di Liga Prancis. Padahal kompetisi tersebut sudah melakoni sebanyak delapan laga. Selain itu, kompetisi Liga Champions Eropa yang diprediksi bakal menjadi panggung untuknya buat unjuk gigi, juga belum memberinya sedikit kesempatan.

Pelatih Mauricio Pochettino sendiri memang lebih memilih untuk memainkan Keylor Navas sebagai kiper utama. Dia mengaku bila eks kiper Real Madrid itu memiliki pengalaman yang lebih baik dan kemampuan yang tentunya tidak kalah hebat dengan Gianluigi Donnarumma.

Meraba apa yang sebenarnya terjadi dengan Donnarumma di PSG, football-italia melalui Corriere della Sera mengatakan bila ini ada kaitannya dengan Lionel Messi. Kira-kira, bagaimana bisa pemain bintang asal Argentina itu menjadi penyebab minimnya kesempatan yang diberikan PSG kepada Donnarumma?

Laporan dari Italia mengklaim bila Lionel Messi lebih mendukung Keylor Navas jadi kiper utama PSG ketimbang Donnarumma. Hal itu terjadi karena Messi ingin menunjukkan solidaritas pemain yang tergabung dalam grup Amerika Selatan. Tak hanya Lionel Messi, nama Keylor Navas yang pada akhirnya dipilih menjadi kiper utama dalam banyak laga juga mendapat dukungan dari pemain seperti Angel Di Maria, Keylor Navas, Marquinhos, hingga Neymar Jr.

Mereka memiliki hubungan yang sangat kuat untuk meminta Mauricio Pochettino agar lebih memilih Keylor Navas sebagai kiper utama.

Lionel Messi sendiri, selain tergabung dalam grup yang sama dengan Keylor Navas, juga sudah memahami betul kualitas yang dimiliki sang kiper. Dia sudah sering berhadapan dengan Navas ketika keduanya masih sama-sama berkompetisi di La Liga. Pertemuan antar keduanya bahkan tersaji dalam pertandingan bertajuk el clasico.

Dalam hal ini, Mauricio Pochettino tampak menerima apa yang terjadi dalam situasi PSG saat ini. Toh, pilihan para pemain yang tergabung dalam grup Amerika Selatan juga punya kualitas jempolan sebagai seorang penjaga gawang.

Selain itu, Pochettino juga sejatinya telah memahami bahwa kedatangan Lionel Messi ke Parc de Princes sedikit banyak akan memberikan intervensi tersendiri bagi klub. Mantan pelatih Tottenham Hotspurs ini memilih untuk bertindak demikian karena dia tidak ingin memperkeruh hubungannya dengan Messi. Seperti diketahui, Pochettino baru saja mendapat sikap yang kurang menyenangkan dari pemain berjuluk La Pulga ketika ia memutuskan untuk menariknya keluar dalam sebuah pertandingan beberapa waktu lalu.

Berada dalam situasi yang sama sekali tidak menguntungkan, Donnarumma yang saat ini berstatus sebagai salah satu kiper terbaik dunia dan baru saja memenangi penghargaan pemain terbaik turnamen Euro 2020, pun merasa tak betah dan meminta sang agen untuk segera mencari solusi atas permasalahannya.

Solusi terdekat dan mungkin yang terbaik tentu membiarkan sang kiper asal Italia pergi. Bangku cadangan pastinya tidak diinginkan oleh penjaga gawang sekelas Donnarumma. Apalagi, hal itu akan sangat berpengaruh pada nasibnya di tim nasional nanti. Bila dirinya tak kunjung melakoni banyak pertandingan kompetitif, bukan tak mungkin bila kiper lain akan dipertimbangkan jadi pilihan di tempat utama Azzurri.

Mustahil Pulang ke Milan dan Berpotensi Gabung Juventus

Jika pilihan Donnarumma untuk mengakhiri penderitaannya di PSG adalah pulang Milan, maka hal itu bisa dibilang sangat mustahil. Betapa tidak, para penggemar sudah dibuat sakit hati olehnya dan tentu tidak ingin masuk ke dalam lubang yang sama. Manajemen yang kemungkinan bakal lebih mendengarkan suara para penggemar pun tak akan bergerak dengan situasi yang dihadapi sang kiper.

Pada akhirnya, Milan yang berstatus sebagai tim yang layak dihargai akan lebih memilih untuk membiarkan Donnarumma menerima pelajaran atas perbuatannya selama ini.

Selain itu, alasan paling masuk akal dari sulitnya Donnarumma kembali ke Milan adalah karena sudah adanya kiper bernama Mike Maignan. Mike Maignan yang didatangkan Milan sebagai juara Ligue One Prancis musim lalu telah membuktikan kualitasnya sebagai penjaga gawang berkualitas.

Dia selalu tampil dalam setiap laga yang dijalani Milan. Maignan yang didaulat sebagai pengganti Donnarumma sejauh ini benar-benar mampu tampil fantastis, yaitu hanya kebobolan sebanyak tiga kali di kompetisi Liga. Maka, tidak berlebihan untuk mengatakan bila keberadaan kiper asal Prancis tersebut telah membuat para penggemar lupa akan sosok Gianluigi Donnarumma.

Saat ini, spekulasi muncul bila nama Donnarumma berpotensi bergabung dengan Juventus, sebagai tim yang tengah membutuhkan sosok penjaga gawang menyusul performa anjlok Wojciech Szczęsny di bawah mistar Si Nyonya Tua.

Pada bursa transfer musim lalu, ketika Donnarumma dikaitkan dengan Juventus, sang Direktur Olahraga Federico Cherubini sempat mengatakan bila klub tidak mungkin memiliki dua kiper berkelas. Di sisi lain, pelatih Massimiliano Allegri saat itu juga mengaku lebih ingin mempertahankan nama Wojciech Szczęsny ketimbang mendatangkan kiper baru.

Namun setelah situasi berubah seperti sekarang ini, banyak yang mengatakan bila Juventus menjadi kandidat terkuat untuk jadi pelarian ideal bagi Donnarumma. Apalagi, kiper Italia, sedari dulu, memang lebih cocok berkarir di tanah sendiri untuk kemudian bisa menjadi legenda di tim nasional mereka.

Dengan situasi dan spekulasi yang terus muncul sejauh ini, menarik untuk menantikan bagaimana karir seorang kiper muda terbaik Italia akan berjalan.

Sumber referensi: football-italia, bein sports, football-italia 2, footbal5stars, goal

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 28 September 2021

GRANIT XHAKA PINCANG, MIKEL ARTETA HARAP-HARAP CEMAS

Mikel Arteta harap-harap cemas setelah terpaksa menarik keluar Granit Xhaka saat Arsenal mengalahkan Tottenham 3-1, Mingu (26/9). Sang gelandang tertimpa Lucas Moura yang terjatuh akibat tekel Thomas Partey dan harus dibantu keluar lapangan oleh tim medis setelah dirawat di lapangan. Pemain asal Swiss itu mendapat hantaman cukup keras di bagian engkel hingga lututnya. Meski belum bisa dipastikan, tetapi Xhaka berpotensi menepi dari skuad The Gunners untuk beberapa saat.

ARSENE WENGER TINGGALKAN PONDASI YANG KUAT DI ARSENAL

Banyak yang berpikir kepergian Arsene Wenger jadi penyebab menurunnya prestasi Arsenal. Beberapa orang merasa Arsenal tak lagi sama seperti dulu. Namun Arteta tidak setuju dengan pendapat tersebut. Menurut pria berdarah Spanyol tersebut, nilai-nilai yang pernah ditanam Wenger di Arsenal tidak pernah pudar, sedikitpun. Arteta saat ini masih dalam sorotan karena Arsenal di bawah arahannya belum konsisten, tapi itu tak menyurutkan ia untuk melanjutkan warisan peninggalan Wenger dan berharap sukses darinya.

ANTONIO RUDIGER MANTAPKAN HATI CABUT DARI CHELSEA

Kontrak Antonio Rudiger di Chelsea akan berakhir di musim panas tahun depan. Sejauh ini manajemen Chelsea sedang mengupayakan agar sang bek bertahan lebih lama lagi. Sportsmole mengklaim bahwa Chelsea harus mulai mencari bek lain. Karena Rudiger sudah memutuskan untuk cabut dari Chelsea di musim panas tahun depan. Hal ini dikarenakan Rudiger tidak puas dengan tawaran kontrak yang diberikan Chelsea. The Blues hanya memberikan kenaikan gaji yang kecil untuknya. Rudiger menilai Chelsea tidak serius untuk mempertahankannya. Sehingga ia lebih memilih untuk pergi ke klub lain.

DORTMUND BELUM TENTU JUAL HAALAND TAHUN DEPAN

Borussia Dortmund rupanya belum punya rencana soal masa depan Erling Haaland pasca musim 2021/22 berakhir. Walau media kerap memberitakan jika Haaland ingin mencari klub baru namun Die Borussen disinyalir masih mau mempertahankannya lebih lama. Soal dimana Haaland akan merumput musim depan sepenuhnya belum diketahui. Pihak Dortmund akan banyak terlibat dalam pengambilan keputusan termasuk untuk berunding dengan agen sang pemain, Mino Raiola. Haaland sendiri masih terikat kontrak hingga Juni 2024 bersama timnya saat ini.

BARCELONA TERTARIK BOYONG EDINSON CAVANI

Barcelona dilaporkan menargetkan striker Manchester United Edinson Cavani pada jendela transfer Januari 2022. Cavani muncul sebagai target karena perannya tergantikan oleh Cristiano Ronaldo. Barca telah mengidentifikasi Cavani sebagai opsi untuk memimpin lini depan mereka. Laporan tersebut menambahkan bahwa Cavani hanya akan bergabung dengan raksasa Catalan dengan kesepakatan pinjaman jangka pendek, dan Blaugrana harus membayar sejumlah besar gaji sang striker saat dia bermain di La Liga.

BARCELONA LIRIK PEDRI BARU DI LAS PALMAS

Setelah merekrut Pedri pada 2020 lalu, Barcelona dilaporkan kini sedang mengawasi perkembangan gelandang Las Palmas lainnya, Alberto Moleiro yang rencananya akan menjadi prospek Blaugrana di masa depan. Pemain berusia 17 tahun, yang datang melalui sistem pemain muda di Las Palmas, melakukan debut tim utama untuk La Union Deportiva pada pertengahan Agustus lalu. Moleiro telah mencetak satu gol dalam lima penampilan liga pada awal musim 2021/22, dan menurut kabar dari Football Espana, gelandang itu sedang diikuti oleh Barcelona.

CAMAVINGA TAK BERPIKIR DUA KALI UNTUK GABUNG MADRID

Gagal mendapatkan Kylian Mbappe, Real Madrid malah sukses menggaet gelandang muda potensial Eduardo Camavinga dari Rennes. Camavinga sendiri mengaku pada saat tawaran dari Madrid datang kepadanya, ia tidak memiliki keraguan sama sekali untuk menerimanya. Pemain berusia 18 tahun tersebut sejauh ini sudah berlaga di lima pertandingan untuk Madrid di seluruh kompetisi, dan mencetak satu gol. “Saya berada di klub terbesar di dunia saat ini, dan itu akan membantu saya untuk bisa terpilih untuk Timnas Prancis. Piala Dunia Qatar adalah tujuan saya,” Ucap Camavinga.

KROOS SIAP JALANI DEBUTNYA MUSIM INI LAWAN SHERIFF TIRASPOL

Bintang Real Madrid, Toni Kroos dilaporkan bisa melakukan debutnya pada 2021/22 dalam laga Liga Champions melawan Sheriff Tiraspol, Rabu (29/9) dini hari WIB. Pemain Jerman itu belum tampil untuk Madrid sejauh musim ini setelah mengalami cedera pangkal paha pada musim panas. Kross telah kembali ke pelatihan penuh dalam beberapa pekan terakhir dan dia disebut dalam skuad Madrid melawan Villarreal yang berakhir imbang 0-0 pada akhir pekan kemarin. 

ACHRAF HAKIMI KAGET LIHAT SIKAP ASLI LIONEL MESSI

Bek Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, kini menjadi rekan setim megabintang dunia, Lionel Messi. Usai beberapa bulan menjalani peran tersebut, Hakimi pun mengungkap sifat asli dari Messi yang ternyata membuatnya terkejut. La Pulga, menurut Hakimi, ternyata adalah sosok sederhana dan pendiam. Hakimi mengaku cukup mudah menjalin hubungan dengan Messi secara teknis di dalam lapangan. Hanya saja, ketika di luar lapangan, dia sedikit kesulitan. “Saya terkejut oleh cara dia berperilaku, dia sederhana, pendiam,” ungkap Hakimi.

JUVENTUS SIAP LEPAS AARON RAMSEY PADA JANUARI 2022

Sejak bergabung dengan Juventus pada 2019 lalu, Aaron Ramsey lebih banyak menempati bangku cadangan dan tak masuk dalam skema pelatih. Minimnya kesempatan bermain membuat dia terus dikaitkan dengan pintu keluar Turin. Kini menurut laporan terbaru dari Goal, Juve sama sekali tak menutup kemungkinan untuk melepas Ramsey, mereka juga siap menjual sang pemain di bursa transfer musim dingin yang akan dibuka pada 1 Januari 2022 mendatang. Selain karena tak masuk skema pelatih, Juve ingin melepas Ramsey agar mengurangi beban gaji sebesar 400 ribu pound per pekannya. 

NEVILLE YAKIN HARRY KANE SUDAH TIDAK BAHAGIA DI SPURS

Legenda Manchester United, Gary Neville mengklaim jika Harry Kane tak bahagia di Spurs. Hal tersebut juga berdampak pada produktivitas sang pemain yang belum terlihat. Di ajang Premier League, Kane masih belum bisa mencetak gol. Menurut Neville, memori terkait batalnya Kane pindah ke Manchester City di bursa musim panas kemarin mempengaruhi performa sang pemain bersama the Lilywhites. “Dia terlihat tidak bahagia. Lihat saja dari bahasa tubuhnya yang seperti sudah tidak menikmati permainan,” ujarnya kepada Sky Sports.

‘SEPERTI KAISAR ROMAWI’ FERGIE PUJI DEBUT KEDUA RONALDO DI MU

Sir Alex Ferguson menyamakan comeback Cristiano Ronaldo di MU dengan aksi Kaisar Romawi, Julius Caesar. Fergie kagum melihat penampilan Ronaldo dalam laga MU kontra Newcastle pada pekan keempat Liga Inggris 2021/22. Pada pertandingan yang juga disaksikan langsung oleh Fergie itu, Ronaldo langsung mencetak dua gol dan membawa Setan Merah menang 4-1. Menurut Fergie, CR7 menerapkan jargon “veni, vidi, vici” seperti yang diucapkan Julius Caesar setelah kemenangannya dalam pertempuran Zela. Veni, vidi, vici adalah kata-kata yang bermakna saya datang, saya melihat, saya menang.

RONALDO SURUH KOKI MU GANTI MENU MAKANAN, REKAN-REKANNYA HEBOH

Mega bintang MU, Cristiano Ronaldo dikabarkan telah meyakinkan para koki klub untuk menambahkan makanan favoritnya ke daftar menu. Daftar teratas adalah rebusan tradisional Portugis yang disebut Bacalhau, dibuat dengan ikan cod asin dan telur. Namun selain Bacalhau, Ronaldo juga mengusulkan menu makanan berbahan gurita. Makanan dengan gurita inilah yang banyak tidak disukai para pemain Setan Merah. Meski terbukti membantu Ronaldo dalam memenuhi kebutuhan protein dalam diet ketatnya, hampir sebagian besar pemain MU tidak menyentuhnya.

KONDISI MEMBAIK, RASHFORD SEGERA BERLATIH PENUH DI MU

Penyerang andalan Manchester United, Marcus Rashford mengonfirmasi bahwa ia sedikit lagi bisa berlatih penuh bersama MU. Semenjak musim 2021/22 digulirkan, Rashford belum sekalipun membela MU. Ini dikarenakan ia memutuskan naik meja operasi untuk menyembuhkan cedera bahunya. Namun kini kondisinya dikabarkan semakin membaik. Rashford bahkan terus berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui perkembangan pemulihan cederanya. Rashford sendiri diperkirakan baru bisa comeback di tim utama MU pada pertengahan Oktober nanti.

GUARDIOLA BINGUNG, TAK TAHU CARA HENTIKAN TRIO MNM

Pep Guardiola mengaku jika dirinya tak tahu bagaimana caranya menghentikan laju trio maut PSG. Pengakuan tersebut keluar dari Guardiola jelang laga ke-2 Liga Champions 2021/22 Grup A antara PSG vs Manchester City, Rabu (29/9) dinihari. Ketika ditanya bagaimana caranya menghentikan Messi, Mbappe, dan Neymar saat konferensi pers, Guardiola mengatakan, “Saya Tak tahu. Mereka memiliki kualitas yang saya sendiri tak tahu bagaimana cara menghentikannya. Mereka sangat bagus. Talenta mereka bertiga sangat sulit untuk dihentikan,” 

DONNARUMMA SIAP DEBUT LIGA CHAMPIONS BERSAMA PSG

Pelatih Paris Saint-Germain, Mauricio Pochettino memastikan hubungan Gianluigi Donnarumma dan Keylor Navas baik-baik saja. Ini sekaligus membantah isu Donnarumma yang ngambek. Donnarumma sejauh ini baru dimainkan dua kali di PSG. Sekarang tampaknya Pochettino siap memberikan kesempatan kepada Gigi Donnarumma di UCL ketika PSG menjamu City di Parc de Princes, yang akan menjadi debutnya di turnamen paling penting di Eropa.

UEFA BATALKAN KASUS HUKUM KLUB PENGGAGAS LIGA SUPER EROPA

UEFA telah membatalkan kasus hukumnya terhadap tiga klub yang tetap berkomitmen pada Liga Super Eropa. UEFA awalnya menghentikan kasus melawan Barcelona, ​​Juventus, dan Real Madrid pada Juni setelah proyek tersebut muncul. Setelah dua bulan berlalu, UEFA kini telah mengumumkan proses tersebut batal demi hukum. Tak cuma itu, UEFA juga menghapus denda yang seharusnya dibayarkan oleh sembilan klub yang lebih dulu cabut. Namun, ada kemungkinan tindakan disipliner yang bisa dimulai lagi di kemudian hari jika kasus serupa terulang. 

PUNYA REKOR BAGUS KONTRA PORTO, JURGEN KLOPP PANTANG TERLENA

Juru taktik Liverpool, Jurgen Klopp, tak mau terlena meski timnya memiliki rekor bagus tiap kali bertemu FC Porto di Liga Champions. Klopp paham kondisinya berbeda saat ini sehingga apa pun bisa terjadi. Kedua tim akan bertanding pada Kamis dinihari di matchday kedua fase grup Liga Champions. Sebelumnya, dalam delapan pertemuan dengan Porto, Liverpool tidak pernah kalah sekali pun. Hal itu termasuk pada dua kunjungan terakhir ke Estadio do Dragao, pada 2018 dan 2019 lalu.

SANCHO JARANG MAIN DI MU, CEO DORTMUND PUN SAKIT HATI

CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, masih memperhatikan mantan pemainnya, Jadon Sancho, yang kini membela Manchester United. Dia pun sedih karena Sancho jarang main untuk MU pada musim 2021/22. Menurut laporan transfermarkt, dari keseluruhan tujuh penampilan Sancho untuk Man United musim ini di seluruh kompetisi, Sancho hanya sekali berada di lapangan selama 90 menit penuh. Sebenarnya, Watzke ragu untuk mengizinkan Sancho pergi ke MU. Watzke telah memperkirakan, bahwa Sancho sulit main regular di Old Trafford selama masih jadi cadangan di Timnas Inggris.

WACANA LIGA INGGRIS DIGELAR DI LUAR NEGERI MUNCUL LAGI

Para pemegang saham Liga Inggris dikabarkan sedang mendiskusikan potensi menggelar laga di luar negeri. Dilansir dari Theathletic, Indonesia menjadi salah satu destinasi atau negara yang dituju. Adapun tujuan Liga Inggris menggelar pertandingan di luar negeri tentu saja untuk memperluas pasar. Selain Indonesia, Amerika Serikat, China, dan Brasil juga dipandang sebagai tujuan yang potensial. Namun, Liga Inggris juga menyadari bahwa FIFA bisa saja melarang mereka bermain secara kompetitif di luar negeri. Sebelumnya, rencana untuk menggelar pertandingan di luar negeri sudah pernah muncul pada tahun 2008 silam.

PEDRI DAN JORDI ALBA KEMBALI BERLATIH

Setelah kemenangan meyakinkan atas Levante, Barcelona kini mendapati kabar baik lagi pada Senin kemarin (27/9) ketika Jordi Alba dan Pedri kembali berlatih, dan keduanya berpartisipasi dalam latihan kolektif bersama. Menjelang pertandingan Liga Champions hari Rabu melawan Benfica, Ronald Koeman akan dengan senang hati menyambut kembali dua pemain kunci tim utama tersebut. Meskipun belum ada kepastian tentang seberapa banyak keduanya dapat berpartisipasi dalam laga melawan Benfica.

PENGAKUAN MENGEJUTKAN ANSU FATI SOAL PAKAI NO 10 BARCELONA

Ansu Fati akhirnya mencetak gol lagi bagi Barcelona setelah absen hampir setahun. Ia berkontribusi dalam kemenangan 3-0 timnya atas Levante. Fati juga tampil dengan nomor barunya, nomor 10 yang kosong setelah ditinggal Lionel Messi. Menurutnya, mendapat nomor keramat tak memberi beban tambahan. Fati justru merasa semakin termotivasi dengan diberi nomor sakral tersebut. Ia bertekad memberikan segalanya ketika diberi kepercayaan oleh Ronald Koeman.

ERLING HAALAND ABSEN LATIHAN JELANG LAGA KONTRA SPORTING

Erling Haaland melewatkan sesi latihan terakhir Borussia Dortmund pada hari Senin menjelang laga Liga Champions dengan Sporting Lisbon. Di sisi lain, Kapten Dortmund Marco Reus hadir dengan mengenakan selotip di lutut kanannya. Pada konferensi pers pra-pertandingan, pelatih Dortmund Marco Rose mengungkapkan bahwa dia akan membuat keputusan terlambat tentang ketersediaan duo tersebut. Kedua pemain itu masih alami cedera, yang membuatnya absen saat Dortmund menderita kekalahan 1-0 di tangan Mönchengladbach di Bundesliga pada hari Sabtu kemarin.

BARCELONA AJUKAN BANDING UNTUK KARTU KUNING BUSQUETS

Barcelona melaporkan pada Senin pagi waktu setempat, bahwa mereka akan mengajukan banding atas kartu kuning yang ditunjukkan kepada Sergio Busquets dalam laga melawan Cadiz Kamis lalu. Barcelona akan mengajukan banding untuk kartu kuning Busquets, karena menendang bola kedua yang masuk ke lapangan di bola lain yang dimiliki pemain Cadiz. Klub memutuskan untuk tidak mempresentasikan kasus mereka sampai Senin agar sang gelandang itu bermain pada hari Minggu melawan Levante.

Salam Perpisahan Samir Nasri pada Sepak bola

0

Suatu saat nanti barangkali Samir Nasri akan menikmati masa tuanya dengan bermain game sepak bola FIFA. Tentu saja sembari merenung apakah kariernya di dunia sepak bola sudah menyentuh titik paripurna. Pemain sepak bola berkebangsaan Prancis itu memutuskan gantung sepatu di usia 34 tahun.

Mantan pemain Arsenal dan Manchester City itu belum lama ini mengumumkan pengunduran dirinya dari lapangan hijau. Kita mengenal Nasri ketika ia memperkuat Arsenal. Nasri biasa menempati posisi attacking midfilder alias gelandang serang. Karena kecerdasannya, Samir Nasri bahkan terkenal dengan julukan The Little Zidane atau Si Zidan Kecil. Lalu, bagaimana perjalanan Samir Nasri?

Profil Samir Nasri

Siapa menyangka, 34 tahun lalu di pinggiran kota Marseille, Prancis lahir seorang anak laki-laki yang memiliki bakat alami bermain bola. Ya, anak tersebut adalah Samir Nasri yang lahir 26 Juni 1987. Nasri dilahirkan di lingkungan orang yang tua jauh dari kemewahan.

Ibu Nasri, Ouassila Ben Said tak lebih dari sekadar ibu rumah tangga. Sementara ayahnya, Hamid Nasri adalah seorang sopir yang nyambi agen sepak bola. Bakat Nasri kecil sudah mulai terlihat saat di La Gavotte Payret, tempatnya dibesarkan.

Melihat bakat sang anak di dunia sepak bola mulai menunjukkan tanda-tanda akan menjadi pemain hebat, ayah Nasri sekonyong-konyong mendaftarkan Nasri ke sebuah klub lokal. Nama klub itu sama seperti tempat tinggalnya. Namun Nasri tak lama bermain untuk La Gavotte Payret.

Orang tuanya harus pindah ke Pennes, Mirabeau yang membuatnya mau tidak mau mesti ikut. Nasri pindah ke Pennes tepat ketika usianya masih tujuh tahun. Ia juga bermain di klub lokal. Di klub itu, bakat Nasri makin terasah.

Freddy Assolen, seorang pemandu bakat Marseille tiba-tiba panas kupingnya karena tak henti-hentinya mendengar nama Samir Nasri. Hal itu pada akhirnya membawa Assolen untuk pergi menjemput Nasri, namun bukan untuk mengajaknya bergabung ke Marseille. Melainkan dibawa langsung ke turnamen pemain muda di Italia.

Kala itu, tim muda Marseille akan melakoni laga kontra akademi Milan dan Juventus. Nasri terkesan dengan turnamen tersebut. Ia tampil cukup baik, bahkan seorang pencari bakat Milan kala itu berkelakar kalau Nasri harus tinggal, dan Assolen harus sudi melepasnya.

Padahal saat itu Nasri belum secara resmi menjadi bagian dari akademi Marseille. Ia baru masuk ke akademi klub sepulang dari Italia. Setelah balik ke Prancis, seluruh official Marseille lekas mengadakan pertemuan dengan ayah Nasri. Tentu supaya Nasri mau menjadi bagian dari akademi Marseille.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Nasri yang ngebet untuk mengembangkan bakatnya itu pun menerima tawaran akademi Marseille saat usianya baru sembilan tahun. Seketika Nasri langsung menjadi bagian dari tim muda Marseille.

Nasri pun menjadi salah satu bagian terpenting dari tim muda Marseille. Ia sukses menjadi salah satu pemain yang turut serta menyumbangkan trofi untuk Marseille muda. Nasri berkembang sangat pesat. Kemampuan dribelnya juga mulai matang.

Kegigihannya itu berbuah manis. Nasri pun mendapat kesempatan debut di Marseille tahun 2004. Sampai tahun 2008, Nasri seolah menjadi salah satu kepingan puzzle Marseille. Ia mencatatkan 121 penampilan dan 11 gol bersama Marseille.

Berkembang di Arsenal, Dibajak City

Samir Nasri menunjukkan performa yang kian menanjak. Saat bermain untuk Marseille, nama Nasri pun menjadi buah bibir. Hingga salah satu The Big Six Liga Inggris, Arsenal memboyong Nasri dari Marseille. The Gunners mesti membayar 12 juta pounds atau sekitar Rp 234 miliar demi memaksa Nasri datang ke Emirates Stadium.

Berada di Arsenal merupakan titik awal karier Nasri menanjak. Selama berseragam The Gunners itu pula, Nasri masuk nominasi Pemain Terbaik PFA (Asosiasi Sepak bola Prancis) pada 2010. Pelatih Arsenal waktu itu, Arsene Wenger memuji permainan Nasri.

Menurut Wenger, fleksibilitas Nasri sangat memesona. Melihat aksi Nasri di lapangan, Wenger selalu menyamakan Nasri dengan legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane. Bedanya, Zidane dengan keterampilannya mampu menciptakan celah, sedangkan Nasri dengan keterampilannya mampu untuk menusuk ke jantung pertahanan lawan dengan bersolo karier.

Satu yang cukup diingat adalah ketika Arsenal menghadapi Fulham pada 4 Desember 2010. Kala itu, Arsenal unggul 2-1, dan kedua gol di cetak Nasri lewat upaya solo, meliuk-liuk di antara para pemain Fulham. Gol pertama, Nasri sukses mengelabui dua pemain belakang Fulham, untuk kemudian menghajar Schwarzer, penjaga gawang Fulham kala itu dengan tendangan keras.

Gol kedua nyaris sama, namun kali ini Nasri yang berlari dari lini tengah menerima umpan Van Persie. Kemudian mengecoh 3-4 pemain Fulham. Mereka termasuk Schwarzer hanya bisa terpana melihat aksi Samir Nasri dan ikhlas gawangnya dijebol pemain Prancis itu.

Namun begitu, tak satu pun piala yang diberikan Nasri untuk Arsenal. Alih-alih membanggakan publik Emirates Stadium, Nasri justru menjadi bahan cibiran dan meninggalkan kesan yang buruk ketika memutuskan hengkang ke Manchester City. Gooners nyatanya masih belum memaafkan Nasri menyusul kepindahannya ke The Citizens.

Apalagi selama bermain di Manchester City, Nasri justru menyumbangkan beragam trofi. Dua gelar Premier League tahun 2012 dan 2014, satu trofi Piala Carling 2014, dan satu gelar English Super Cup di tahun 2013 seolah membuktikan bahwa Nasri tidak layak mendapat kata maaf dari fans Arsenal.

Para penggemarnya di Arsenal malah mencap Nasri sebagai tentara bayaran. Nasri dianggap mata duitan setelah tergiur 24 juta pounds atau Rp 469,9 miliar. Bukan itu saja, Nasri juga dianggap tak menghormati legenda Arsenal, Thierry Henry.

Rekan setimnya di Prancis, William Gallas merasa kalau Nasri tidak menghormati Henry karena merebut kursi sang legenda di dalam bis saat jeda internasional. Karena itu pula bahkan permusuhan antara Gallas dan Nasri menyeruak. Keduanya tak sudi saling berinteraksi atau berjabat tangan selama setahun.

Meski menorehkan prestasi untuk Manchester City, Nasri justru acap kali tampil inkonsisten. Mantan pelatih Manchester City, Roberto Mancini pernah ingin meninju Samir Nasri. “Saya ingin memberinya (Nasri) pukulan,” kata Mancini seperti dikutip The Sun.

Hampir Meninggal

Pemain yang kini diingat publik sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Arsenal itu pernah mengalami masa suram. Masa ketika dirinya hampir saja dicabut nyawanya oleh malaikat. Saat musim terakhirnya bersama Marseille, Nasri divonis mengidap menengitis.

Saat itulah Nasri mulai berpikir kalau kariernya tak lama lagi. Ia merasa bakal ditinggalkan orang-orang yang dia pikir dekat dengannya. Nasri dirawat 12 hari di rumah sakit, dan saat itulah ia baru merasakan bahwa tak ada satu pun orang baik di sisinya.

“Orang-orang berada di belakang saya saat itu, tetapi ketika saya sakit selama 12 hari, dengan meningitis yang hampir mati, tidak ada seorang pun di sana. Saya memperhatikan bagaimana keadaan sebenarnya,” kata Nasri seperti dikutip The Sun.

Skandal Doping

Sekitar lima tahun lalu, kala Nasri dipinjamkan ke Sevilla, ia pergi ke Los Angeles, Amerika Serikat untuk berlibur. Ketika itu juga Nasri mengunjungi pusat medis Drip Doctors yang salah satu pendirinya Jamila Sozahdah.

Hal itu diketahui setelah Nasri mengunggah foto bersama Jamila di media sosial. Saat di LA, Nasri diduga menerima infus 500 mililiter air yang dicampur nutrisi yang diduga doping. Kelakuan Nasri itu pun diketahui UEFA.

Pada 2018, UEFA akhirnya membuat keputusan yang bisa menghancurkan karier Nasri. Pemain Prancis itu di-banned dari segala kompetisi. Ia dilarang bermain selama 18 bulan karena melanggar etika dan disiplin UEFA setelah melanggar aturan badan anti-doping dunia (WADA).

Sebelum dihukum UEFA, Nasri sebetulnya sudah mengakhiri masa peminjaman dengan Sevilla dan dijual City ke Antalyaspor dengan banderol murah, 3,5 juta euro atau Rp 58,3 miliar. Setahun setelah hukuman UEFA, Nasri pindah ke West Ham United.

Di West Ham kisahnya tak begitu mengesankan. Hingga Nasri pun kemudian pindah ke Belgia. RSC Anderlecht adalah klub terakhir yang menerima Nasri. Namun, bersama raksasa Belgia, Nasri hanya tampil sebanyak 8 kali dengan torehan dua gol. Ia hanya tampil selama semusim 2019/20 bersama Anderlecht.

Pandemi membuat Nasri memilih untuk tidak bermain dan berstatus tanpa klub musim 2020/21. Kini, sebuah kabar dari Sky Sports memberitahu semua orang bahwa Nasri telah member ucapan salam perpisahan pada sepak bola. Pada seluruh fans maupun pembencinya.

Sumber referensi: the-sun.com, givemesport.com, eurosport.com, transfermarkt.com

Dapatkah Klub Memecat Seorang Pemain?

0

Bicara tentang transfer pemain memang kerap timbulkan kejutan. Proses kepindahan sampai kepada kedatangan pemain yang diidamkan akan memberi kebahagiaan tersendiri. Terlebih, bila klub kesayangan berhasil mendatangkan pemain bintang yang memang dibutuhkan.

Bila melihat perjalanan klub dalam melakukan proses transfer pemain, terkadang ada beberapa yang terbilang susah untuk didatangkan. Sebabnya bisa dari berbagai faktor, mulai dari pemain incaran itu sendiri yang tidak ingin direkrut, harga yang terlampau tinggi, atau bahkan klub pemilik sang pemain yang melakukan berbagai cara agar para pesaing kesulitan untuk melakukan pendekatan.

Namun tahukah kalian bila sebenarnya tidak hanya membeli pemain saja yang membutuhkan proses tidak mudah, namun juga ketika klub ingin melepas seorang pemain yang dianggap sudah tidak menjadi kebutuhan tim. Apalagi bila sang pemain yang dimaksud telah melakukan tindakan yang sampai melanggar aturan klub

Melihat fenomena tersebut, bisakah klub memecat seorang pemain seperti halnya mereka memecat pelatih yang sudah tidak dibutuhkan?

Sejatinya klub bisa memecat seorang pemain yang sudah tidak diinginkan, dengan bahasa yang biasa digunakan yaitu pemutusan kontrak. Akan tetapi, ada satu hal yang perlu diperhatikan disini. Bila klub tidak senang dengan seorang pemain dan memilih untuk langsung memecatnya, maka bisa dikatakan bahwa mereka telah melakukan langkah yang ceroboh.

Pasalnya, ada yang namanya bursa transfer dimana klub tentu akan mendapat keuntungan lebih, bila mereka mau bersabar menanti momen tersebut untuk melepas pemain. Lantas bagaimana menyiasati ketidaksukaan klub kepada seorang pemain yang mereka ingin segera melepasnya pergi?

Mengusir Secara Halus

Dalam hal ini, seorang agen bisa dijadikan sebagai kunci klub untuk melakukan pengusiran secara halus kepada pemain tertentu. Klub akan segera memberitahu sang agen bahwa mereka tidak lagi menginginkan sang pemain di skuad. Kemudian, sang agen yang tentunya memiliki banyak koneksi akan segera mengerjakan tugasnya. Hal ini jelas menjadi langkah yang paling praktis dan efektif untuk dijadikan sebagai solusi.

Kemudian saat sang pemain masih memiliki kontrak di klub tersebut, maka menurut The Athletic seperti dilansir strootsy football, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat pemain yang sudah tidak diinginkan merasa bahwa inilah saatnya untuk pergi.

Biasanya, sang pemain akan mendapat perlakuan yang tidak akan membuat mereka betah di klub. Beberapa cara seperti menjauhkan pemain dengan tim utama, bisa secara halus atau terang-terangan, bisa dilakukan. Misalnya dengan terus meminjamkan sang pemain tersebut. Kemudian, hal yang sering kita lihat adalah pemain yang tidak diinginkan akan terus menghuni bangku cadangan. Bahkan dalam beberapa kasus, mereka tidak diikutkan dalam skuad yang bertanding.

Ada lagi cara lain yang bisa dilakukan, yaitu dengan memaksa sang pemain untuk mengikuti latihan dengan tim junior, dimana hal ini pernah dialami oleh kiper Manchester United Sergio Romero. Sangat jelas bahwa penjaga gawang asal Argentina itu tidak diinginkan klub hingga pada akhirnya dilepas ketika kontraknya habis.

Kemudian, klub yang sudah tidak menginginkan keberadaan pemain tertentu juga bisa melakukan cara ‘pengasingan’ berupa membedakan akses kantin dan membedakan fasilitas kesehatan dengan pemain-pemain di tim utama.

Satu peristiwa cukup populer dalam kasus ini pernah dialami oleh Mesut Ozil. Pemain asal Jerman tersebut merasa bahwa Arsenal yang jadi tim yang dibelanya saat itu sudah tidak menginginkannya lagi. Dia jarang sekali dimainkan dan terus mendapat sindiran dari klub. Akhirnya, Ozil pergi dan kini memilih untuk berkarir di Turki dengan status sebagai pemain terbuang.

Akan tetapi, cara-cara tersebut juga tidak bisa langsung temui keberhasilan. Seperti yang terjadi di luaran sana, beberapa klub biasanya menolak untuk merekrut pemain yang dimaksud karena dianggap telah mengalami penurunan kualitas menyusul terlalu sering nya dicadangkan. Kemudian, ada juga hal yang membuat sang pemain sepi peminat, yakni karena mereka memiliki gaji yang terbilang besar.

Lalu, kondisi sang pemain yang seringkali mengalami cedera atau memiliki sikap yang buruk, juga sangat mempengaruhi besar atau kecilnya minat dari klub lain.

Pemain yang Kontraknya Diputus Oleh Klub

Namun kembali lagi tentang pemutusan kontrak oleh klub kepada seorang pemain, hal ini juga tak jarang dilakukan oleh klub-klub besar Eropa. Mereka tidak mau menunggu sampai sang pemain memiliki peminat atau menunggu hingga kontraknya habis.

Dalam kasus tersebut, biasanya klub yang memilih untuk langsung memutus kontrak sang pemain beralasan karena pemain tersebut telah melakukan hal yang telah melewati batas wajar. Beberapa contoh yang sempat gegerkan dunia sepakbola adalah pemutusan kontrak yang dilakukan Sunderland kepada Emmanuel Eboue.

Tepat pada tahun 2016 lalu, eks bintang Arsenal ini diusir paksa oleh Sunderland meski baru membela klub tersebut selama 22 hari. Mulanya, FIFA menghukum Eboue karena sang pemain tidak memenuhi kewajibannya membayar agen. Hukuman yang diberikan berupa melarang sang pemain beraktivitas di dunia sepak bola selama satu tahun.

Meski sempat berpikir untuk mempertahankan sang pemain, Sunderland yang kemudian diberi saran oleh FA pun memilih untuk membatalkan kerja sama dengan pemain kebangsaan Pantai Gading tersebut.

Yang tidak kalah menghebohkan adalah kasus Adrian Mutu yang pada 2004 silam bertengkar hebat dengan pelatih Chelsea Jose Mourinho, karena masalah kebugaran dan kedisiplinannya yang dianggap jauh dari kata ideal. Setelah ditelusuri, Mutu yang digadang-gadang bakal jadi superstar di Stamford Bridge itu ternyata dinyatakan positif menggunakan kokain.

Chelsea yang meradang pun tanpa basa-basi langsung memutus kerja sama dan memaksa sang pemain untuk membayar ganti rugi sebesar 17 juta euro atau setara 284 miliar rupiah karena dianggap melanggar kontrak.

Untuk kasus yang dianggap parah lainnya juga menimpa seorang pemain bernama Adam Johnson. Aktor lapangan hijau yang pernah membela Manchester City itu diberhentikan kontraknya oleh klub yang dibelanya, Sunderland pada tahun 2016, karena kedapatan terlibat dalam kasus kriminal.

Sunderland sama sekali tidak memberi toleransi kepada Adam Johnson yang telah dinyatakan bersalah dalam skandal seks dengan gadis di bawah umur.

“Klub telah mengakhiri kontraknya hari ini. Klub tak akan mengeluarkan komentar terkait apapun,” demikian pernyataan Sunderland seperti dikutip dari CNN.

Kira-kira, di klub kesayangan kalian saat ini, pernahkah terjadi kasus pemutusan kontrak terhadap pemain tertentu?

Kisah dan Sejarah Unik di Balik Julukan Klub La Liga Spanyol

Sebelumnya di Starting Eleven, kami telah membahas kisah dan sejarah unik di balik julukan klub Premier League dan Serie A Italia. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas sejarah julukan dari klub La Liga Spanyol.

Pada pembahasan kali ini, starting eleven akan mengulasnya secara berbeda, yakni dengan mengurutkan sejarah julukan klub La Liga mulai dari yang paling biasa, paling unik, dan terakhir paling garang. Siapa saja mereka dan seperti apa sejarahnya? Berikut ulasannya.

Klub La Liga dengan Julukan Paling Biasa

Kita mulai dari klub dengan julukan paling biasa, yakni mereka yang julukannya kurang kreatif karena hanya berdasarkan warna jersey yang dipakai. Yang pertama ada Getafe dengan julukan “Azulones” yang artinya Si Biru Tua. Osasuna dengan julukan “Los Rojillos” yang dalam bahasa Basque berarti Si Merah. Mirip dengan Real Mallorca yang dijuluki “Los Bermellones” yang diambil dari bahasa Catalan “vermello” yang artinya merah jingga.

Asal usul yang sama juga berlaku untuk Real Sociedad yang punya julukan “Los Txuri-Urdin” yang dalam bahasa setempat berarti Si Putih Biru. Begitu pula dengan Real Betis Balompie yang populer dengan julukan “Los Verdiblancos” yang artinya Si Hijau Putih. Betis juga punya julukan “Verderones” yang diambil dari jenis burung yang memiliki bulu berwarna hijau.

Berikutnya ada Elche dengan julukan “Franjiverde” yang diambil dari kombinasi warna putih dan hijau pada jersey yang mereka pakai. Lalu ada Rayo Vallecano dengan julukan “Los Franjirrojos” yang artinya Selempang Merah yang mengacu pada garis diagonal berwarna merah yang terpampang pada lambang dan kaos utama mereka.

Klub La Liga dengan Julukan Paling Unik

Beralih ke klub Spanyol yang memiliki julukan yang unik. Di tempat pertama ada rival sekota Real Betis, Sevilla FC. Sevilla punya beberapa julukan, seperti “Los Nervionenses” yang mengacu pada distrik Nervion, tempat stadion Ramon Sanchez Pizjuan berada. Selain itu, mereka juga dijuluki “Palanganas”. Inilah julukan paling unik dari Sevilla.

Ada beberapa sumber cerita soal asal usul julukan tersebut. Salah satu sumber mengatakan bahwa julukan “Palanganas” yang artinya baskom diambil dari bentuk stadion Ramon Sanchez Pizjuan di masa lalu yang berbentuk oval dengan cekungan putih dan detail merah di atasnya yang mirip dengan bentuk dan warna baskom. Sevilla juga dijuluki “Los Rojiblancos” yang artinya Si Merah Putih, tetapi julukan ini jauh lebih melekat kepada Atletico Madrid.

Ya, melihat dari corak jersey-nya, Atletico Madrid memang lebih pantas dijuluki “Los Rojiblancos”. Namun gara-gara jersey bergaris vertikal merah dan putih itu pula Atletico mendapat julukan “Los Colchoneros” yang secara harfiah berarti pembuat kasur. Di awal abad ke-20, corak dan warna kasur tradisional Spanyol memang sangat mirip dengan jersey Atletico Madrid.

Kisah serupa juga dialami Deportivo Alaves yang dijuluki “Babazorro”. Julukan tersebut berasal dari gabungan 2 kata dalam Basque, yakni “baba” yang artinya kacang ‘fava’ jenis kacang panjang khas Provinsi Alava dan “zorro” yang artinya karung. Hal tersebut tak lepas dari sejarah Provinsi Alava yang banyak memproduksi kacang fava.

Kisah tak kalah unik dimiliki Celta Vigo yang dijuluki “Celticos” atau “Celtinas” yang merujuk pada asal-asul leluhur masyarakat kota Vigo yang merupakan bangsa Celtic. Selain itu, Celta Vigo juga dijuluki “Olivicos” yang artinya pohon zaitun. Pohon tersebut terdapat pada lambang kota Vigo yang merupakan simbol perdamaian. Jika berdasar warna jersey-nya, mereka dijuluki “Os Celestes” yang berarti biru langit.

Kisah serupa juga dimilki Granada. Klub tersebut punya julukan “Nazaries” yang erat kaitannya dengan sejarah kota Granada. Nazari sendiri diambil dari nama Kerajaan Nasrid, dinasti muslim terakhir yang menguasai Kota Granada dari tahun 1238 hingga 1492.

Lain lagi dengan Levante. Klub asal Kota Valencia itu punya julukan “Los Granotas” yang artinya katak. Julukan tersebut erat kaitannya dengan sejarah berdirinya klub. Levante yang sekarang merupakan hasil merger dari Levante FC dan Gimnastico FC pada 1939 yang akhirnya melahirkan Levante Union Deportiva.

Pada awal berdirinya, mereka menjadikan Estadio de Vallejo bekas markas Gimnastico sebagai kandang barunya. Fakta uniknya, stadion tersebut terletak di tepi sungai Turia di mana daerah itu penuh dengan katak. Dari situlah julukan “Los Granotas” lahir.

Mirip dengan Levante, julukan Espanyol juga mengambil dari nama hewan, yakni “Periquitos” yang artinya burung parkit. Ada beberapa teori yang jadi asal usul julukan tersebut. Salah satunya adalah cerita tentang banyaknya burung parkit yang terdapat di sekitar stadion lama mereka, Estadio de Sarria.

Julukan yang dimiliki Espanyol itu jauh lebih keren ketimbang Barcelona. Seperti yang kita tahu, FC Barcelona punya julukan Blaugrana atau Azulgrana yang artinya Biru Merah, sangat biasa dan kurang kreatif.

Selain itu, Barcelona juga dijuluki “Cules”. Inilah julukan paling aneh yang dimiliki Barca. Tahukah kamu apa arti dari “Cules”. Jangan tersinggung ya fans Barca, “Cules” dalam bahasa Spanyol punya arti pantat atau bokong.

Ini berawal di masa 1909 hingga 1922. Saat itu, Barca bermarkas di Campo de la calle Industria, stadion berkapasitas 6.000 kursi yang kala itu jadi salah satu yang terbesar di Spanyol. Stadion yang punya tribun 2 tingkat itu kerap kelebihan kapasitas sehingga membuat beberapa penonton harus rela duduk di sekitaran dinding stadion.

Nah, penonton yang duduk di barisan atas itu otomatis punggung dan pantatnya mengadap ke luar. Dari situlah istilah “Cules” berawal dan jadi sebutan bagi fans Barcelona. Hmm sepertinya setelah tahu arti Cules, fans Barca akan jadi bahan tertawaan setelah ini.

Berikutnya ada Villarreal dengan julukan “El Submarino Amarillo” alias “The Yellow Submarine” yang artinya Kapal Selam Kuning. Sejatinya, julukan Villarreal ini cukup keren. Namun, asal usul julukan Kapal Selama Kuning takada kaitan langsung dengan Villarreal itu sendiri. Malahan inspirasi julukan tersebut justru berasal dari lagu berjudul ‘Yellow Submarine’ yang dipopulerkan oleh The Beatles.

Ini berawal di musim 1967/1968 ketika Villarreal berhasil promosi ke divisi 3. Di waktu yang sama, lagu ‘Yellow Submarine’ sedang sangat populer dan sebuah band lokal bernama Los Mustang merilis cover lagu tersebut dengan lirik berbahasa Spanyol. Sebagian fans Villarreal diketahui menyanyikan lagu tersebut dengan lantang di tribun stadion El Madrigal. Sejak saat itulah julukan tersebut lahir, apalagi jersey yang dipakai Villarreal juga bernuansa kuning.

Seolah mengekor dengan Villarreal, Cadiz ternyata juga punya julukan yang sama, yakni “The Yellow Submarine”. Sejarahnya pun mirip dengan Villarreal. Hingga hari ini julukan tersebut masih diperebutkan oleh pendukung Villarreal dan Cadiz. Tentang siapa yang lebih dulu menggunakan julukan tersebut dan siapa yang lebih pantas menyandang julukan “The Yellow Submarine” juga masih terus diperdebatkan.

Klub La Liga dengan Julukan Paling Garang

Beralih ke klub La Liga Spanyol dengan julukan paling garang. Beberapa yang masuk dalam daftar ini adalah Valencia, Real Madrid, dan Athletic Bilbao. Kita mulai dari Valencia. Julukan paling umum dari tim ini adalah “Los Che”. Mengutip dari LaLiga.com, ungkapan “Che” adalah ekspresi dari bahasa sehari-hari khas orang-orang Valencia. “Che” digunakan sebagai kata seru dalam percakapan untuk mengatakan “Hei” di wilayah tersebut.

Selain itu, Valencia juga dijuluki “Los Murcielagos” yang artinya kelelawar. Bisa ditebak dari mana asal julukan ini. Ya, tentu saja dari lambang klub Valencia yang menampilkan kelelawar. Hewan tersebut juga terdapat dalam simbol kota Valencia.

Lucunya, beberapa tahun silam, ikon kelelawar pada lambang klub Valencia yang terbaru pernah digugat DC Comics karena dianggap terlalu mirip dengan logo Batman. Namun hingga sekarang takada perkembangan positif terkait gugatan tersebut. Wajar saja, simbol kelelawar sudah terdapat pada simbol kota Valencia sejak awal abad ke-16, sementara Batman dibuat 20 tahun setelah Valencia Club de Futbol berdiri.

Berikutnya Real Madrid. Klub Ibukota Spanyol itu punya beberapa julukan, seperti “Los Blancos” yang artinya Si Putih dan “Los Merengues” yang diambil dari nama “Meringues”, sejenis makanan manis khas Spanyol yang tentunya berwarna putih dan terbuat dari campuran gula dan putih telur.

Namun julukan paling garang dari Real Madrid tentu saja “Los Galacticos”. Julukan ini populer sejak Florentino Perez terpilih sebagai presiden Madrid. Galacticos diambil dari kata Galactics yang digunakan orang Spanyol untuk menyebut superstar sepak bola.

Julukan ini memang terbukti garangnya. Sejak dijuluki “Los Galacticos”, prestasi Madrid juga mentereng, khususnya di kancah Eropa. Salah satu prestasi terbesarnya tentu saja menjuarai Liga Champions 3 musim beruntun.

Predikat julukan paling garang di La Liga jatuh kepada klub asal Basque Country, Athletic Club de Bilbao. Julukan mereka adalah “Los Leones” yang artinya Singa. Julukan ini bukan sekadar mengintimidasi lawan, tetapi juga sarat akan kisah legenda yang dipercayai masyarakat Bilbao.

Sekitar abad ke-3, dikisahkan seorang pemuda Kristen religius bernama Mames mendapat berbagai persekusi akibat keyakinannya. Ia lalu ditangkap oleh bangsa Romawi yang kemudian mengeksekusinya dengan melemparkannya ke sekawanan singa dalam sebuah pertunjukan. Tak disangka, Mames justru mampu menjinakkan binatang buas tersebut. Dalam legenda dikisahkan bahwa Mames tetap dieksekusi dengan trisula. Sejak saat itu, ia diangkat menjadi Santo dan mendapat nama San Mames.

Kisah ini menjadi sebuah legenda dan dipercaya masyarakat Basque, khususnya Bilbao hingga sekarang. Oleh karena itulah, stadion mereka yang dibangun pada 2013 silam diberi nama San Mames dan “Los Leones” dipakai sebagai julukan Athletic Bilbao.


***
Sumber Referensi: Goal, Football-Tribe, colgadosporelfutbol, LaLiga1, LaLiga2, LaLiga3, El Futbol 1, El Futbol 2.

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 27 September 2021

TOTTENHAM COBA MANFAATKAN KEPULANGAN RONALDO KE MU

Klub raksasa Inggris, Tottenham Hotspur dikabarkan akan mencoba memanfaatkan kepulangan Cristiano Ronaldo ke MU. Spurs siap mencaplok pemain MU yang tergusur oleh Ronaldo. Anthony Martial menjadi salah satu yang terancam tergusur oleh CR7. Kehadiran Ronaldo akan membuat Martial bakal jarang mendapatkan menit bermain. Pria Prancis itu diyakini juga ingin pergi di bursa transfer paruh kedua Januari nanti. The Lilywhites siap merekrut Martial pada Januari 2022. Spurs konon siap mengajak MU bertukar pemain demi merekrut Martial.

UEFA DAN ECA MENENTANG KERAS WACANA FIFA GELAR PIALA DUNIA 2 TAHUNAN

Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asosiasi Klub Eropa (ECA) menentang wacana FIFA yang akan menggelar Piala Dunia dua tahun sekali. Rencana FIFA menggelar Piala Dunia dua tahun sekali tersebut dinilai akan memberikan dampak langsung dan merusak jadwal sepak bola klub. ECA mengatakan pendekatan FIFA terhadap reformasi kalender pertandingan internasional adalah “pelanggaran langsung dan sepihak terhadap kewajiban hukum tertentu.”

SOLSKJAER: CRISTIANO RONALDO BISA MAIN SAMPAI USIA 40-AN

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer yakin Cristiano Ronaldo bisa bermain di level top di usia 40-an. Ronaldo mengawali periode keduanya bersama The Red Devils dengan performa yang luar biasa, dengan mencetak empat gol dalam tiga pertandingan pertamanya pada musim 2021/22 ini. Meski Ronaldo akan berusia 37 tahun pada Februari, Solskjaer mengatakan bintang asal Portugal itu menjaga dirinya dalam kondisi fisik yang bagus sehingga ia bisa terus tampil gemilang dalam beberapa tahun ke depan.

MESKI DILARANG, BRASIL NEKAT PANGGIL 8 PEMAIN EPL

Delapan pemain Liga Primer Inggris mendapatkan panggilan memperkuat skuad Brasil untuk Kualifikasi Piala Dunia bulan depan. Ada panggilan untuk duo Liverpool Alisson dan Fabinho, Ederson dan Gabriel Jesus dari Manchester City, Emerson Royal dari Tottenham, Thiago Silva dari Chelsea, gelandang MU Fred dan Raphinha dari Leeds. Brasil tampaknya sangat membutuhkan para pemain tersebut, padahal klub-klub Inggris tak akan melepas pemainnya ke negara yang masuk zona merah covid19 termasuk Brasil.

MAN CITY TERTARIK DATANGKAN OYARZABAL DARI SOCIEDAD

Manchester City terus dikaitkan dengan Mikel Oyarzabal, yang diyakini memiliki klausul pelepasan 67 juta pounds dalam kesepakatannya bersama klubnya. City harus berjuang untuk mengamankan tanda tangan Oyarzabal mengingat dua klub elite Eropa PSG dan Dortmund juga tertarik memboyong sang pemain musim panas mendatang. Kontrak pemain kidal bersama Sociedad berlangsung sampai 2024. Akan tetapi, dengan adanya klausul pelepasan bukan tidak mungkin ia bakal hengkang dari klub yang bermarkas di Stadion Anoeta.

KOEMAN SALING BANTAH-BANTAHAN DENGAN PEMAINNYA SENDIRI

Entrenador Barcelona, Ronald Koeman dan bek kiri Sergi Roberto saling tidak sependapat dengan tujuan Barcelona saat ini. Bahkan Koeman blak-blakan mengungkapkan bantahannya. Perdebatan bermula saat Koeman mengatakan pesimisnya dengan skuat Barcelona saat ini. Ia pun ragu jika musim ini El Barca akan bersaing baik di level domestik maupun Eropa. Pendapat Koeman ternyata tak disetujui Roberto. Roberto membantah bahwa saat ini ia tak puas jika Barcelona dipandang gagal bersaing dengan kompetitornya dalam perburuan gelar.

TERKUAK, ASENSIO SEMPAT NGEBET HENGKANG DARI MADRID

Marco Asensio ternyata sempat nyaris cabut dari Real Madrid pada musim panas 2021 kemarin. Diungkapkan oleh sang agen Horacio Gaggioli, Asensio ingin pergi demi mendapat menit bermain yang lebih banyak. Namun ia tak jadi pergi dari Madrid karena ditahan oleh Carlo Ancelotti. Gaggioli menambahkan, pihak Real Madrid sangat menghargai keinginan Asensio. Mereka pun sebenarnya sudah memberikan lampu hijau pada Asensio untuk gabung klub lain, namun Ancelotti masih mempercayai pemain berposisi winger tersebut.

HAKIMI BANTAH TINGGALKAN MADRID GARA-GARA ZIDANE

Bek sayap PSG, Achraf Hakimi menepis rumor yang menyebut bahwa kepergiannya dari Real Madrid pada musim panas 2020, karena pelatih Zinedine Zidane. Pemain 22 tahun itu pindah ke Inter Milan secara permanen setelah masa pinjaman dua tahun di Borussia Dortmund. Dan musim panas lalu ia bergabung dengan PSG seharga 60 juta euro. “Saya belajar banyak dari (Zidane). Apa yang terjadi pada 2020 tidak ada hubungannya dengan dia. Ada hal-hal lain yang terkait Covid-19 dan Real Madrid yang membuat saya pergi,” ungkap Hakimi dalam wawancara dengan L`Equipe.

ANCELOTTI DUKUNG BENZEMA RAIH BALLON D’OR

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mendukung Karim Benzema untuk memenangkan Ballon D’Or, dengan menyebut pemain Prancis itu seperti anggur yang semakin baik seiring bertambahnya usia. Benzema yang kini berusia 33 tahun telah memulai musim dengan sangat baik. Ia mampu bertengger dalam daftar atas top skor Liga Spanyol musim ini. Dalam sebuah wawancara akhir pekan kemarin, Ancelotti mengatakan, “Karim punya waktu untuk memenangkannya. Entah bagaimana saya meragukan ini adalah musim terakhirnya – dia seperti anggur yang baik; semakin tua dia semakin baik.”

TERUNGKAP, WERNER BATALKAN KEPINDAHAN KE BAYERN PADA 2019 KARENA HAL INI

Siapa sangka, Timo Werner ternyata nyaris bergabung ke Bayern Munchen dua tahun lalu. Werner sudah meneken kesepakatan pra kontrak dengan Bayern pada 2019, namun ia kemudian membatalkan kepindahannya ke Die Roten setelah mengetahui dirinya tidak diinginkan oleh figur-figur senior di klub tersebut. Werner saat itu masih berstatus sebagai pemain RB Leipzig. Ketika Werner mengetahui ketidakpedulian Bayern tentang kemungkinan dirinya bergabung, dia mendorong agar kesepakatan itu dibatalkan dan akhirnya meneken perpanjangan kontrak dengan Leipzig, sebelum dilepas ke Chelsea satu tahun kemudian. 

HASIL PERTANDINGAN

Arsenal sukses menenggelamkan Tottenham Hotspur dalam pekan keenam Liga Primer Inggris. Bertanding di Stadion Emirates, Meriam London meraih kemenangan dengan skor 3-1. Gol-gol Arsenal dicetak oleh Emile Smith Rowe, Pierre Aubameyang, dan Bukayo Saka di babak pertama. Sedangkan Spurs hanya bisa memperkecil kedudukan lewat Son Heung Min di babak kedua. Atas hasil ini Arsenal naik ke urutan ke-10, sedangkan Spurs berada di peringkat ke-11.

Dari ajang La Liga, Barcelona menggilas Levante dengan skor 3-0 di camp nou. Memphis Depay membuka keunggulan di menit ke-6, Luuk de Jong lalu menggandakan skor di menit ke-14, dan ditutup lewat gol Ansu Fati di menit ke 90. Barcelona kini nangkring di posisi keenam, sedangkan Levante berada di urutan ke-17.

Sementara dari kompetisi liga Italia, Juventus kembali meraih kemenangan, kali ini Sampdoria yang menjadi korban si nyonya tua. Juventus mencetak gol melalui aksi Paulo Dybala, Leonardo Bonucci, dan Manuel Locatelli, Sementara dua gol Sampdoria dibukukan oleh Maya Yoshida dan Antonio Candreva. Kemenangan ini membawa Juventus naik ke posisi 9, sedangkan Sampdoria berada di urutan ke-15.

Hasil pertandingan di tempat lain, AS Roma takluk 2-3 dari Lazio di Olimpico. Lazio terlebih dulu memimpin 2 gol berkat aksi Milinkovic Savic di menit ke-10 dan Pedro Rodriguez di menit 19, sebelum diperkecil kedudukan oleh Robert Ibanez di penghujung babak pertama. Pada babak kedua, Lazio menambah gol lagi lewat aksi Felipe Anderson. Roma kemudian kembali memperkecil skor lewat penalti Jordan Veretout. Meski kalah, Roma masih berada di posisi empat besar, sedangkan Lazio kini naik ke posisi ke-6.

AUBAMEYANG TIRU SELEBRASI HENRY USAI BOBOL GAWANG SPURS

Pierre Emerick Aubameyang jadi salah satu pahlawan Arsenal kala membantai Tottenham 3-1. Aubameyang mencetak gol kedua Arsenal pada menit ke-27. Setelah itu, Aubameyang pun melakukan selebrasi dengan meluncur dengan kedua lututnya. Selebrasi itu persis seperti yang dilakukan Thierry Henry. Menariknya, Henry juga melakukan selebrasi tersebut usai membobol gawang Spurs di tahun 2002. Di laga tersebut, Arsenal menang dengan skor 3-0.

ALLEGRI PASTIKAN DYBALA DAN MORATA ABSEN DI LAGA VS CHELSEA

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, memastikan Paulo Dybala dan Alvaro Morata akan absen saat Bianconeri menjamu Chelsea pada laga kedua penyisihan Grup H Liga Champions, Rabu (29/9) waktu setempat. Dua pemain tersebut mengalami cedera saat Juventus membungkam Sampdoria, 3-2, Ahad (26/9). Dybala mengalami cedera otot, sedangkan Morata diketahui mengalami cedera paha. Dybala dan Morata juga kemungkinan besar tidak akan diturunkan saat Juve menghadapi Torino dalam laga Derby dello Mole di pentas Liga Italia, akhir pekan nanti.

MO SALAH, PEMAIN TERCEPAT LIVERPOOL YANG MENCAPAI 100 GOL LIGA INGGRIS

Mohamed salah membuat sebuah rekor spesial, yakni sebagai pemain tercepat Liverpool yang mencapai 100 gol di Liga Primer Inggris ketika The Reds bermain imbang 3-3 lawan tuan rumah Brentford, Sabtu (25/9). Bintang asal Mesir itu mencapai 100 gol dari 151 pertandingan Liga Primer. Legenda klub, Roger Hunt, merupakan pemegang rekor sebelumnya, dengan 100 gol dari 152 penampilan, sedangkan Ian Rush membutuhkan 168 pertandingan untuk mencapai angka tersebut.

ANSU FATI COMEBACK DAN LANGSUNG CETAK GOL

Bintang muda Barcelona, Ansu Fati kembali bermain setelah absen lama akibat cedera lutut yang diderita sejak November tahun lalu. Pemain bernomor punggung 10 itu tampil sebagai pemain pengganti di menit ke-81 saat Barcelona menekuk Levante 3-0. Hebatnya, Fati turut menyumbang gol ketiga Barcelona di masa injury time. Fati pun merayakan golnya itu dengan berlari ke arah tribun dan memeluk dokter yang selama ini membantu pemulihan cederanya.

MESSI KEMBALI BERLATIH JELANG LAGA PSG VS MAN CITY

Paris Saint Germain mendapat kabar baik jelang laga Liga Champions kontra Man City tengah pekan ini. Sang mega bintang, Lionel Messi dan Marco Verratti dikabarkan telah kembali berlatih usai pulih dari cedera lutut. Messi sebelumnya alami cedera lutut sehingga memaksanya absen pada dua laga PSG di ajang Liga Prancis. Pelatih Mauricio Pochettino berharap Messi bisa pulih 100% saat menghadapi Manchester City.

MESSI CUMA NGONTRAK RUMAH DI PARIS, INI BIAYA PERBULANNYA

Setelah sempat menginap di apartemen, Lionel Messi dan keluarganya akhirnya telah menemukan tempat tinggal di ibukota Prancis, Paris. Rumah yang akan dihuni Messi terletak di area yang sangat eksklusif, Neuilly-Sur-Seine. Tetangganya adalah Angel Di Maria dan Leandro Paredes, dan Messi dikabarkan harus membayar 20 ribu euro (Rp334 juta) perbulan untuk menyewa rumah mewah tersebut.

PSG MEMANAS, MBAPPE TERTANGKAP KAMERA MARAH PADA NEYMAR

Kamar ganti PSG mulai panas. Pemain bintang mereka, Kylian Mbappe tertangkap kamera emosi terhadap rekan setimnya, Neymar Jr. Mbappe tidak menyembunyikan kemarahannya pada Neymar setelah ia diganti dalam kemenangan PSG 2-0 atas Montpellier dalam laga Ligue 1. Mbappe tidak senang dengan Neymar pada laga tersebut. Pasalnya pemain asal Brasil itu tidak memberikan bola saat PSG memiliki peluang bagus menambah gol. Dikutip dari Givemesport, saat di bangku cadangan Mbappe disebut mengeluhkan sikap Neymar kepada Idrissa Gueye.

FANS ASTON VILLA OLOK-OLOK RONALDO DI DEPAN OLD TRAFFORD

Aston Villa secara mengejutkan berhasil meraih kemenangan dramatis 1-0 di kandang Manchester United, Sabtu (25/9). Saking senangnya, para pendukung The Villans langsung mengolok-olok Cristiano Ronaldo di depan Old Trafford. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, para fans Aston Villa berkumpul di depan Old Trafford sembari menirukan gaya selebrasi ‘SIUUU’ milik Ronaldo. Terlihat ada empat orang fans Aston Villa yang secara bergantian menirukan selebrasi khas megabintang MU tersebut.

SETELAH PENSIUN, RONALDO BERENCANA JADI PELATIH MU

Salah satu sumber di Manchester United mengklaim bahwa kepulangan CR7 bukan hanya bertujuan untuk membantu mereka memenangkan trofi semata. Sumber tersebut mengklaim bahwa Ronaldo memiliki niat untuk menjadi manajer MU setelah dirinya pensiun sebagai pemain sepakbola profesional. “Banyak pemain telah memulai karier kepelatihan mereka di United, sehingga dia pikir akan menjadi cara terbaik untuk memulai babak berikutnya dalam perjalanan karirnya kelak,”

RAUL JIMENEZ CETAK GOL PERTAMA DI LIGA PRIMER SEJAK CEDERA KEPALA SERIUS

Striker Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez akhirnya bisa mencetak gol lagi di Liga Primer Inggris setelah mandek selama hampir setahun. Pemain asal Meksiko tersebut jadi bintang kemenangan Wolves lewat gol tunggalnya di menit ke-61 ketika melibas Southampton, Minggu malam. Ini jadi gol pertama Jimenez sejak dirinya absen panjang karena cedera retak tulang tengkorak yang dialami pada tahun lalu.

SAMIR NASRI RESMI UMUMKAN PENSIUN

Mantan gelandang Arsenal dan Manchester City, Samir Nasri mengumumkan pensiun sebagai pesepakbola profesional pada usia 34 tahun. Nasri sendiri tidak membela klub sejak meninggalkan Anderlecht pada 2020. Mantan pemain timnas Prancis tersebut bekerja sebagai komentator di saluran televisi Canal+ dalam setahun terakhir dan mengatakan kariernya sebagai pemain telah berakhir. Nasri mengatakan bahwa skorsingnya dari sepakbola selama 18 bulan pada 2018 karena menerima perawatan intravena di sebuah klinik di Los Angeles menjadi salah satu faktor mengapa dia pensiun.

AS ROMA TAKLUK DARI LAZIO, MOURINHO PAKAI ALASAN KLASIK

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho mengatakan sepak bola Italia telah meningkat pesat namun wasit dan VAR telah menghancurkannya terutama dalam kekalahan 2-3 AS Roma melawan Lazio. Mourinho tidak senang pada potensi pelanggaran saat proses gol kedua Lazio yang dicetak oleh mantan pemain sayap Roma Pedro pada menit ke-19. Mou merasa Lucas Leiva seharusnya dihukum kartu kuning kedua setelah melihat kapten Roma Lorenzo Pellegrini diusir dari lapangan ketika melawan Udinese tiga hari sebelumnya.

Dramatis! Ketika Pemain Ini Telah Selamatkan Nyawa Pemain Lain!

0

Sepakbola memang tidak melulu tentang gol dan kemenangan saja. Disana ada banyak sekali hal menarik yang tak jarang mengundang air mata. Seperti pada beberapa momen berikut, ada banyak sekali air mata yang mengalir deras setelah pemain ini berhasil selamatkan nyawa pemain lain!

Simon Kjaer

Simon Kjaer banyak mendapat sanjungan setelah dirinya melakukan pertolongan pertama pada rekan setimnya, Christian Eriksen, yang kolaps di lapangan. Pemain AC Milan itu dengan sigap menghampiri Eriksen yang tergeletak di pinggir lapangan usai menerima umpan lemparan ke dalam.

Diceritakan, Kjaer memastikan lidah Eriksen agar tidak tertelan demi menjaga saluran pernapasan sang pemain. Setelah itu, dia lantas meminta rekan-rekan setimnya untuk membentuk pagar hidup dalam pola lingkaran, guna memberi perlindungan kepada tim medis dan juga Eriksen yang tengah mendapat pertolongan.

Tak sampai disitu saja, eks pemain Sevilla itu bahkan sampai menenangkan istri Eriksen yang terlihat panik dan tidak bisa mengendalikan diri di pinggir lapangan.

Saat itu juga, dia disebut sebagai pahlawan oleh kebanyakan penggemar sepakbola, tak terkecuali dari penggemar Inter Milan yang merupakan rival di level klub.

Jaba Kankava

Pada 2014 silam, Liga Ukraina yang mempertemukan antara Dnipro Dnipropetrovsk dan Dynamo Kiev diwarnai momen yang menegangkan sekaligus mengharukan.

Di laga tersebut, kapten Dynamo Kiev, Oleg Gusev, hampir kehilangan nyawa sebelum akhirnya mampu diselamatkan oleh Jaba Kankava. Diceritakan, Gusev tengah mengejar bola yang mengarah ke gawang lawan. Nahas, tepat di momen tersebut, kepala nya terkena hantaman kiper lawan. Sontak Gusev yang tampak terkejut dan tidak siap pun langsung tergeletak begitu saja.

Dia terkapar dan tampak tidak memiliki daya untuk bangkit. Lebih mengerikannya lagi, saluran nafasnya tersumbat oleh lidahnya sendiri.

Saat tim medis belum datang menghampiri, Jaba Kankava dengan sigap langsung memberikan pertolongan. Dia menarik lidah Gusev agar nafasnya kembali lancar. Benar saja, Gusev langsung sadar sebelum akhirnya diberi pertolongan lebih lanjut oleh tim medis.

Serge Aurier

Pada tahun 2016 silam, pemain asal Pantai Gading, Serge Aurier, telah melakukan tindakan yang begitu heroik. Dia berhasil menyelamatkan nyawa pemain Mali, Moussa Doumbia, yang tergeletak tak berdaya.

Sebelumnya, Moussa Doumbia tampak sekarat ketika baru saja berbenturan dengan pemain Pantai Gading di kotak penalti. Benturan yang terlihat begitu keras itu sampai membuat Doumbia tak sadarkan diri. Karena dinilai tengah berada dalam kondisi yang mengerikan, Aurier langsung berinisiatif untuk menarik lidah Doumbia untuk membuka jalan pernapasan. Walhasil, nyawa Doumbia tertolong dengan aksi cepat pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut.

Setelah Aurier melakukan pertolongan pertama, tim medis yang datang pun lantas langsung memberikan pertolongan lanjutan.

Ketika itu, Aurier mendapat banyak sekali pujian tak terkecuali dari Fousseni Diawara yang merupakan ketua federasi sepakbola Mali.

“Ketika terjatuh, Doumbia menelan lidah sendiri, Serge adalah satu-satunya orang yang langsung memberikan pertolongan. Banyak orang lupa, bagaimana dia menolong pemain kami.”

Francis Kone

Nama Francis Kone mungkin tak setenar Ronaldo maupun Messi. Namun dia merupakan pemain yang layak diberi predikat pahlawan, setidaknya oleh kiper asal Republik Ceko, Martin Berkovec.

Ketika Berkovec membela Bohemians 1905 dan harus bertanding melawan FC Slovacko, dirinya tidak sadarkan diri setelah bertabrakan dengan rekan setimnya sendiri. Kone yang ketika itu ikut berburu bola kemudian juga turut tertabrak Berkovec hingga dia menyadari sesuatu yang mengerikan, ketika mata Berkovec berubah menjadi putih seluruhnya.

Ketika Kone menyadari ada sesuatu yang tidak baik-baik saja, dia langsung mencoba untuk melakukan pertolongan. Dibantu dengan para pemain lain, Kone memastikan Berkovec tidak menelan lidahnya sendiri. Setelah beberapa saat, dia lalu berhasil membuka rahang Berkovec dan menarik lidah sang kiper. Akhirnya, meski sempat tergigit oleh Berkovec, Kone dan yang lainnya bisa bernafas lega setelah tahu sang kiper sudah mulai memberi respon.

Anggota tim medis Bohemians ketika itu memuji Kone dengan mengatakan bila sang pemain tidak memberi pertolongan pertama, nyawa Berkovec mungkin sudah melayang.

Menariknya, Berkovec bukan satu-satunya pemain yang nyawa nya pernah diselamatkan oleh Kone. Pemain yang kini berusia 30 tahun itu pernah menyelamatkan nyawa rekan setimnya di Liga Thailand. Berikutnya, ketika masih tampil di Togo, dia juga pernah menolong seorang pemain yang menelan lidahnya sendiri. Berikutnya, atau yang ketiga, juga terjadi di Afrika meski Kone tidak menceritakannya secara detail.

Gabi dan Vrslajko

Fernando Torres, yang merupakan pemain populer, juga pernah mengalami kejadian yang tidak diinginkan. Ketika tampil untuk Atletico Madrid, dia mengalami kolaps dan harus mendapat pertolongan sesegera mungkin.

Di pertandingan melawan Deportivo La Coruna, Torres tiba-tiba tergeletak setelah disambar oleh pemain lawan saat ingin merebut bola. Dia yang langsung pingsan itu pun memancing para pemain lain untuk memberi pertolongan pertama.

Ketika itu ada nama Gabi dan Sime Vrsaljko yang memberikan pertolongan pertama yang tepat kepada Torres. Hal tersebut Hal disampaikan oleh Carlos Larino, dokter tim Deportivo yang menangani Torres.

“Gabi dan Vrsaljko sudah melakukan yang seharusnya. Gabi bahkan tergigit saat mencoba meraih lidah Torres. Penanganan pertama itu sangat cepat dan sempurna,”

“Saat berada dalam situasi seperti itu, kalian tak boleh takut. Situasi macam ini memang mengerikan bagi yang belum terbiasa. Saat kami datang, Torres sudah bernafas tapi belum sadar. Kami butuh waktu agak lama untuk menaikkannya ke tandu,” terang Larino

Cristian Gonzales

Pertandingan antara Persegres Gresik United melawan Arema FC di Stadion Petrokimia, Gresik meninggalkan momen mencekam. Pada pertandingan yang digelar 2017 silam, kiper Persegres, Aji Saka, sempat kejang dan pingsan setelah kepalanya membentur tiang gawang.

Seluruh pemain yang berada di dalam lapangan pun langsung merasa panik bukan main. Salah satu pemain yang ada di dekat Aji Saka, Cristian Gonzales, kemudian langsung memberikan pertolongan pertama. Dia yang dibantu pemain lain langsung membuka mulut Ajisaka agar sang kiper tidak menelan lidahnya sendiri.

“Kami sempat bingung mau bagaimana. Untung ada Gonzales, dia coba buka mulut Aji. Dan kami baru berpikir untuk melakukan hal yang sama,” ujar bek Persegres saat itu, Goran Gancev.

Berkat penanganan cepat yang salah satunya dilakukan Cristian Gonzales, kondisi Aji Saka yang dengan segera dilarikan ke ruang perawatan diberitakan perlahan membaik.

Mattia Agnese

Pada tahun 2020 silam, pemain berusia 17 tahun bernama Mattia Agnese berhasil memenangkan anugerah FIFA Fair Play Award. Penghargaan itu diberikan setelah Agnese menyelamatkan nyawa salah satu lawannya.

Agnese yang bermain untuk tim non profesional di Italia menyelamatkan nyawa pemain lawan yang tak sadarkan diri usai menerima benturan keras.

“Aku melihat dia tidak bernapas dan aku segera menempatkannya pada posisi aman dan menarik lidahnya untuk mencegah dia tersedak,” kata Agnese.

FIFA selaku badan tertinggi sepakbola dunia memuji tindakan Agnese sebagai aksi yang berani dan tidak mementingkan diri sendiri.

 

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 25 September 2021

TERUNTUK FANS ARSENAL, JANGAN LELAH MENUNGGU DEBUT CHARLIE PATINO

Pecinta sepakbola khususnya penggemar Arsenal, harus sabar menunggu debut Charlie Patino, di tim utama. Ia tidak dimainkan ketika The Gunners, mengalahkan AFC Wimbledon, dengan skor 3-0 pada ronde ketiga Piala Liga Inggris di Stadion Emirates, Kamis (23/9). Padahal, sejumlah pihak meyakini laga kontra Wimbledon, ideal untuk pemain berusia 17 tahun itu melakukan debut. Akan tetapi, pelatih Arsenal Mikel Arteta memilih untuk tidak memasang Patino. Pria asal Spanyol tersebut mempunyai alasan khusus menunda debut anak asuhnya itu.

ALASAN TIMO WERNER TOLAK JADI EKSEKUSI CHELSEA DI PIALA LIGA INGGRIS

Penyerang Chelsea, Timo Werner, angkat bicara soal keputusannya tidak maju menjadi eksekutor penalti pada pertandingan Piala Liga Inggris. Seperti diketahui, laga Chelsea kontra Aston Villa pada ronde ketiga Piala Liga Inggris harus diakhiri dengan adu penalti, di mana Chelsea menang dengan skor 4-3 atas Villa. Werner punya alasan tersendiri mengapa ia tidak maju sebagai sang penendang penalti. “Hanya saja, saat kalau sudah ada banyak pemain yang bagus, lebih baik mereka yang melakukan tugas menendang penalti,” ujarnya.

DUA PEMAIN INI JADI TARGET MU PADA MUSIM PANAS 2022

Manchester United dilaporkan tertarik untuk menandatangani dua pemain baru di bursa transfer musim panas tahun depan. Dilansir Sports Mole, striker Borussia Dortmund, Erling Haaland dan gelandang West Ham Declan Rice menjadi target Setan Merah. Menurut jurnalis Manchester Evening News Samuel Luckhurst, MU tertarik untuk memboyong Haaland dan Rice ke Old Trafford. Luckhurst mengatakan bahwa musim dengan kapasitas yang besar, pendapatan yang meningkat, dan pengeluaran yang sedikit musim panas ini akan membuatnya terjangkau untuk menggaet keduanya tahun depan

THOMAS TUCHEL TANAMKAN MENTALITAS JUARA DI CHELSEA

Chelsea arahan Thomas Tuchel masih berpartisipasi di Piala Liga, Piala FA, Liga Champions, Liga Inggris, dan juga akan bermain di Piala Dunia Antarklub. Teranyar, Chelsea mencapai 16 besar Piala Liga usai menang dalam drama adu penalti kontra Aston Villa. Banyaknya turnamen yang diikuti sedianya menambah padat jadwal pertandingan, dengan potensi pemain-pemain keletihan, tetapi Tuchel bersikap tegas. Menurutnya tim seperti Chelsea harus menjadikan kesuksesan meraih trofi sebagai DNA tim. Tuchel ingin membentuk tim yang kompetitif.

ANDRES INIESTA DUKUNG XAVI JADI MANAJER BARU BARCELONA

Andres Iniesta angkat bicara tentang prospek Xavi Hernandez untuk mengambil alih kursi pelatih Barcelona dari Ronald Koeman yang diambang pemecatan. Iniesta pun mengatakan, bahwa teman lamanya itu sudah siap untuk menerima tantangan. Apalagi saat ini mantan jenderal lapangan tengah Blaugrana itu memiliki pengalaman melatih sebuah tim sepak bola dan memiliki kepercayaan diri untuk menghadapi sebuah tantangan. Saat ini Xavi tengah menjabat sebagai pelatih Al Sadd di Liga Qatar setelah memutuskan pensiun pada 2019 lalu. 

REAL MADRID VS VILLAREAL, ANCELOTTI BIDIK REKOR BARU DI SANTIAGO BERNABEU

Carlo Ancelotti berhasil membuat petinggi Real Madrid dan fans tersenyum dengan mencatatkan enam kemenangan dan satu hasil imbang dalam tujuh laga di semua kompetisi. Catatan tersebut menyamai rekornya sendiri ketika pertama kali membesut Madrid di musim 2013/14. Ketika itu, rekor tak terkalahkan Madrid di bawah kepemimpinan Ancelotti pada 2013/14 berakhir dengan kekalahan 1-0 dari Atletico di La Liga. Jika Ancelotti berhasil memimpin Madrid meraih kemenangan melawan Villarreal akhir pekan ini, ia akan mencatat awal terbaiknya dalam satu musim bersama klub.

REAL MADRID TERPINCUT GAET TRENT ALEXANDER ARNOLD

Melansir dari Sportsmole, Real Madrid dilaporkan ingin mencoba membajak bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold. Los Blancos siap mendatangkan bek kanan baru selama musim panas 2022, dan mereka bersiap memberikan penawaran ke kubu Anfield. Madrid ingin mendatangkan bek kanan baru untuk memperkuat tim mereka. Ini dikarenakan mereka hanya memiliki Dani Carvajal sebagai bek kanan murni di tim mereka. Sementara Carvajal sendiri cukup rentan mengalami cedera. Ancelotti menilai Arnold punya profil yang tepat untuk bermain di Madrid.

JERSEY GELANDANG ATALANTA MARTEN DE ROON TAK LAKU DI TOKO, SINGGUNG MESSI

Gelandang Atalanta, Marten de Roon mencoba iseng melihat apakah ada fans yang membeli jersey bertuliskan namanya di toko pernak-pernik Atalanta. De Roon tidak hanya ingin menyaksikan, tapi siap dengan hadiah bagi fans yang berminat membeli jerseynya. Menunggu dan menunggu dilakukan De Roon. Dia bahkan sampai tertidur di ruang ganti toko Atalanta. Sampai akhirnya De Roon diminta pergi oleh penjaga toko. Video kurang dari semenit itu mengundang perhatian. Karena dalam postingannya De Roon tampak bercanda menyinggung pemain PSG, Lionel Messi yang jerseynya laris manis.

PERUSAHAAN AS BELI KLUB ITALIA GENOA RP 2,4 TRILIUN

Klub Italia, Genoa, Kamis (23/9) mengumumkan telah dibeli oleh perusahaan swasta America 777 Partners. Genoa dibeli dengan harga $ 175 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun. Sekadar informasi,  777 Partners adalah perusahaan investasi swasta yang berbasis di Miami. Perusahaan ini fokus pada layanan keuangan, namun berinvestasi ke sejumlah bisnis vertikal menarik. Mereka juga memiliki saham minoritas di klub La Liga Spanyol, Sevilla.

TRIK KEREN DAPAT KARTU KUNING, NEYMAR: JOGO BONITO SUDAH MUSNAH

Bintang PSG, Neymar mengaku kecewa terhadap kebijakan wasit dalam laga Lyon vs Troyes yang berakhir 3-1 untuk Lyon. Pada laga itu tepatnya di masa injury time, gelandang Lyon Lucas Paqueta mendapat kartu kuning setelah memamerkan aksinya di sudut lapangan. Dia mencoba melewati pemain lawan dengan trik rainbow flick. Triknya gagal dan tidak ada pelanggaran, namun wasit justru memberinya kartu kuning. Lewat instagram, Neymar menyuarakan pendapatnya tentang hal itu. Ia tidak mengerti alasan wasit. Menurutnya, gaya jogo bonito sekarang sudah musnah. 

BAYERN MUNCHEN KEMBALI RAIH 3 POIN

Bayern Munchen kembali meraih poin penuh pada laga lanjutan Bundesliga Jerman pekan keenam. Melawat ke markas Greuther Fuerth, Die Roten menang 3-1. Gol-gol Bayern dicetak oleh Thomas Muller di menit ke-10, Joshua Kimmich di menit ke-31, dan gol bunuh diri pemain lawan di menit ke-68. Sedangkan tim tuan rumah hanya mampu memperkecil skor di menit ke-88 lewat aksi Cedric Itten. Tambahan tiga angka membuat Bayern semakin kokoh di puncak klasemen, sementara Fuerth semakin terbenam di dasar klasemen.

MU BELUM DAPAT PENALTI MUSIM INI, SOLSKJAER SALAHKAN KLOPP

Pada musim lalu, Manchester United menjadi tim kedua terbanyak mendapatkan tendangan penalti dengan total 11 kali. Hal itulah yang membuat pelatih Liverpool Jurgen Klopp melontarkan komentar di musim lalu bahwa MU lebih diuntungkan oleh keputusan wasit. Tetapi hingga pekan kelima Liga Inggris musim ini, MU sama sekali belum dihadiahi penalti oleh wasit. Padahal Solskjaer merasa, timnya setidaknya berhak mendapatkan tiga tendangan penalti karena pelanggaran yang dilakukan di kotak penalti lawan. Solskjaer kemudian menyindir dan menyalahkan Klopp karena MU sekarang menjadi sulit mendapat hadiah penalti.

SOLSKJAER PASTIKAN CAVANI COMEBACK LAWAN ASTON VILLA

Manchester United akan menghadapi Aston Villa pada ajang Liga Inggris akhir pekan ini. Jelang laga tersebut sebuah kabar baik datang. Penyerang andalan mereka, Edinson Cavani dipastikan bisa comeback lawan Villa. Menurut Solskjaer, Cavani sudah pulih 100% dari cedera. Solskjaer menyebut kondisi striker asal uruguay sudah fit untuk bertanding. Lebih lanjut, Solskjaer meyakini Cavani memiliki peran yang besar di skuat Manchester United pada musim ini.

THIAGO ALCANTARA HARUS MENEPI CUKUP LAMA DARI SEPAKBOLA

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan perkembangan terkini soal kondisi Thiago Alcantara yang tengah mengalami cedera betis. Pemain asal Spanyol itu alami cedera saat membela Liverpool melawan Crystal Palace pada 18 september lalu. Menurut Klopp, cedera Thiago cukup parah sehingga sang gelandang diperkirakan baru bisa comeback setelah jeda internasional, tepatnya pertengahan Oktober nanti. Thiago dapat dipastikan akan absen membela Liverpool dalam tiga laga terdekat ini.

KOEMAN DISKORS 2 LAGA KARENA PROTES KEPADA WASIT

Komisi Disiplin Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) menjatuhkan skorsing kepada Ronald Koeman usai aksi protesnya saat duel Barcelona vs Cadiz, Jumat kemarin. Pria Belanda ini dihukum dua pertandingan. Koeman dikartu merah karena memprotes terlalu keras keputusan wasit. Koeman menilai saat itu laga harus dihentikan karena ada dua bola berada di lapangan. Tapi, wasit Carlos del Cerro Grande tidak mempedulikan protes Koeman itu dan tetap mencatat aksi nakhoda asal Belanda itu dalam laporan pertandingan.

BUKAN LIVERPOOL, HAALAND BAKAL PILIH GABUNG REAL MADRID

Penyerang Dortmund, Erling Haaland, diprediksi bakal memilih bergabung dengan Real Madrid daripada Liverpool. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan pemain Liverpool dan Madrid, Steve McManaman. Menurut Manaman, meski Liverpool turut memburu Haaland, ia justru pesimistis. McManaman, yang turut mempersembahkan satu gelar Piala FA bagi Liverpool, malah berharap Madrid menjadi destinasi berikutnya bagi Haaland. Manaman melihat Haaland bakal memilih El Real karena sang pemain akan menyukai gagasan, gaya hidup, dan ketenaran.

LIONEL MESSI KEMBALI ABSEN BELA PSG AKHIR PEKAN INI

Lionel Messi dipastikan absen membela Paris Saint-Germain akhir pekan ini melawan Montpellier dalam lanjutan Liga Prancis. La Pulga masih menjalani pemulihan cedera lutut. Mauricio Pochettino selaku pelatih PSG menyebut, Messi akan kembali diperiksa kondisinya selepas duel PSG vs Montpellier. Dia berharap Messi bisa sembuh sebelum laga Liga Champions menghadapi Manchester City pekan depan. Messi sebelumnya juga absen saat PSG bentrok dengan Metz.

DONNARUMMA TIDAK BAHAGIA DI PSG, INI ALASANNYA

Gianluigi Donnarumma dikabarkan kini tidak bahagia berada bersama PSG lantaran hanya terus menghangatkan bangku cadangan. Donnarumma baru melakoni 2 pertandingan dari 7 laga yang sudah dijalani PSG musim ini. Ia kalah bersaing dengan Keylor Navas. Kondisi ini pun siap dimanfaatkan dengan baik oleh Juventus yang ingin membajak kiper asal Italia itu. Sang agen, Mino Raiola, mengonfirmasi bahwa dia telah melakukan pembicaraan dengan Juventus sebelum kepindahan Donnarumma ke PSG. Akan tetapi, pembicaraan tersebut tidak menemui titik terang.

LAWAN SPURS, ARTETA KLAIM AUBAMEYANG BAKAL BERSINAR

Jelang laga Derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur, pelatih Arsenal Mikel Arteta mengklaim Pierre-Emerick Aubameyang bakal bersinar untuk timnya. Mantan pemain Dortmund tersebut siap tampil sejak menit pertama setelah ia diistirahatkan saat Arsenal mengalahkan Wimbledon 3-0 di Carabao Cup tengah pekan kemarin. Pemain 32 tahun itu akan menjadi kapten bagi rekan-rekannya lawan Spurs setelah ia tak tampil di duel terakhir kedua tim. 

PSG BAKAL GANGGU RENCANA MILAN PERTAHANKAN THEO HERNANDEZ

Dikutip dari Football Italia, Paris Saint-Germain serius untuk mendatangkan bek kiri AC Milan Theo Hernandez pada bursa transfer mendatang. Hal itu setelah tawaran mereka pada bursa transfer musim panas kemarin ditolak oleh klub asal Italia tersebut. Menurut laporan, Milan sedang mempertimbangkan untuk memberikan tawaran kontrak baru kepada Theo. Akan tetapi rencana Milan sepertinya bakal mendapat gangguan dari PSG yang menjadikan Theo sebagai target utama pada jendela transfer mendatang.

MOURINHO SAMAI REKOR MASSIMILIANO ALLEGRI

Kemenangan AS Roma atas Udinese, kemarin, membawa pencapaian istimewa bagi sang pelatih, Jose Mourinho. Mourinho sukses menyamai rekor Massimiliano Allegri yang tidak terkalahkan di 41 pertandingan kandang beruntun di kompetisi ini. Mourinho mencapainya dengan membawa Roma memenangi tiga laga kandang pertamanya di musim ini, kemudian 38 pertandingan kandang sisanya adalah saat masih melatih Inter Milan pada 2008 hingga 2010.

MOURINHO INGIN AS ROMA AJUKAN BANDING KARTU MERAH PELLEGRINI

Pelatih Roma, Jose Mourinho, berharap pihak klub mengajukan banding terhadap kartu merah yang diterima salah satu pemainnya, Lorenzo Pellegrini, saat menghadapi Udinese. Mourinho mengaku kecewa dan merasa anak asuhnya tidak layak diusir wasit jelang laga berakhir. Mou ingin klub mengusahakan kepada penyelenggara Serie A Liga Italia untuk membatalkan skors yang diterima pemainnya. Ia khawatir jika timnya tidak diperkuat Pellegrini, maka akan mempengaruhi performa saat menghadapi Lazio akhir pekan ini.

GERARD PIQUE KRITIK LA LIGA SOAL JADWAL BARCELONA

Jadwal bertanding Barcelona selama sepekan ini dipertanyakan Gerard Pique sekaligus melontarkan kritik pada La Liga. Barcelona baru saja menghadapi Cadiz di pekan keenam Liga pada Kamis (24/9) malam waktu setempat. Sebelum tandang ke markas Cadiz, Barcelona menjamu Bayern di Liga Champions pada Selasa (15/9) waktu setempat. Setelahnya, Barca menghadapi Granada di Camp Nou pada Senin (20/9). Pique menilai Barcelona seharusnya bertanding lebih awal saat melawan Granada.

MAN CITY PANASKAN PERBURUAN MBAPPE DARI PSG

Dilansir AS, Manchester City tertarik untuk mendapatkan tanda tangan Kylian Mbappe. Pemilik The Citizen, Sheikh Mansour, juga telah memberi mandat untuk memboyong Mbappe dengan biaya berapapun. Seperti diketahui, City memang ingin mendatangkan striker baru. Musim panas kemarin, City gagal merekrut pemain incaran, Harry Kane dan Ronaldo. Oleh sebab itu, mereka menjadikan Mbappe sebagai incaran berikutnya. Namun City harus bersaing dengan Real Madrid yang dilaporkan sangat berambisi mendatangkan Mbappe.

MIMPI BURUK GRIEZMANN PULANG KE ATLETICO MADRID

Meski berseragam Atletico Madrid cukup lama sebelum hijrah ke Barcelona, Antoine Griezmann ternyata perlu adaptasi kembali dengan Los Rojiblancos. Kembalinya Griezmann ke Wanda Metropolitano tidak berjalan mulus. Griezmann seperti kisah Filipe Luis, Diego Costa, dan Fernando Torres yang kesulitan ketika memutuskan untuk kembali. Pemain asal Prancis itu tampil mengecewakan dalam empat pertandingan pertamanya untuk Atletico musim ini. Dia tidak mencetak gol, tidak mencetak assist, dan tidak memiliki tembakan tepat sasaran.