Beranda blog Halaman 600

Berita Bola Terbaru 9 Februari 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini 9 Februari 2022

KULUSEVSKY NIKMATI ‘SIKSAAN’ CONTE

Antonio Conte dikenal sebagai manajer dengan pola latihan yang menyiksa. Conte dikenal dengan drill-drill yang gila. Ia menuntut fisik pemain prima, dengan sesi latihan banyak melibatkan aksi berlari agar pemain bisa melakukan transisi dengan cepat. Di luar lapangan, Conte mencekoki para pemainnya dengan analisis-analisis via rekaman video. Bek Tottenham Sergio Reguilon pada November lalu menceritakan betapa kerasnya latihan di bawah Conte. Tapi hal itu justru bikin pemain baru Tottenham Hotspur, Dejan Kulusevski, antusias.

SADIO MANE, JAWARA AFRIKA YANG TETAP RENDAH HATI

Sadio Mane menjadi pahlawan Senegal saat meraih gelar Piala Afrika 2021. Mane mengaku bangga bisa membawa Senegal menjadi kampiun turnamen bergengsi seantero Afrika itu. Meski begitu, dia tak mau dianggap satu-satunya pahlawan The Lions of Teranga. Striker 29 tahun itu menyebut seluruh tim Senegal terlibat dalam kesuksesan kali ini. Mane mendapat dukungan dari rekan setimnya kala gagal mencetak gol dari titik putih di waktu normal. “Trofi ini milik seluruh tim Senegal – semua orang pantas mendapatkannya,” demikian kata Sadio Mane.

GOSENS UNGKAP ALASAN MENOLAK TAWARAN DARI NEWCASTLE 

Pemain baru Inter Milan, Robin Gosens hampir saja bergabung dengan klub kaya raya Inggris, Newcastle United pada jendela transfer Januari 2022. Namun keinginan itu tidak terwujud karena ia memilih berseragam Nerazzurri. Gosens sempat berujar bahwa hal itu manusiawi dalam mempertimbangkan tawaran wah dari Newcastle. Namun dia memilih menolaknya karena tidak mau tergoda oleh uang. Sang pemain meneken kontrak permanen hingga Juni 2026. Di Inter, ia akan menerima gaji sebesar €2,5 juta per musim ditambah bonus.

BRUNO GUIMARÃES: NEWCASTLE UNITED BISA LEBIH BESAR KETIMBANG ARSENAL

Pemain baru Bruno Guimaraes meyakini Newcastle United “pasti” bisa melewati Arsenal, klub yang sempat meminatinya, sebagai tim mapan di Liga Primer Inggris. Gelandang internasional Brasil itu juga tak ragu untuk menyebut The Magpies bisa menjadi klub yang lebih besar ketimbang The Gunners. Tidak main-main, Guimaraes juga menegaskan bahwa ambisi besar Newcastle tidak hanya terbatas di Premier League. Mereka akan membentuk tim lebih kuat dan membidik trofi Liga Champions.

BALAS DENDAM MO SALAH: MAU GAGALKAN SENEGAL KE PIALA DUNIA

Timnas Mesir dikalahkan Senegal di final Piala Afrika 2021. Dalam pidatonya di ruang ganti pasca laga final, Mohamed Salah ingin membalas dendam dengan menggagalkan mimpi Sadio Mane cs ke Piala Dunia 2022. Bintang Liverpool tersebut menghimbau rekan setimnya melupakan final Piala Afrika 2021 dan fokus ke kualifikasi Piala Dunia 2022. Mesir akan kembali menghadapi Senegal demi satu tiket ke Qatar. Kedua negara dijadwalkan memainkan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 23 dan 29 Maret 2022.

PIQUE DIKLAIM PENGARUHI KEGAGALAN BARCELONA BELI MATTHIJS DE LIGT

Barcelona gagal rekrut Matthijs de Ligt pada 2019 silam. Sang bek lebih memilih gabung Juventus. Menurut laporan dari Sport, pertemuan dengan Gerard Pique menjadi salah satu faktor yang membuat de Ligt batal datang ke Barcelona. De Ligt merasa tidak dapat memperoleh jaminan waktu bermain di Camp Nou setelah bertemu dengan bek senior Barca tersebut. Pertemuan itu diklaim terjadi pada jeda musim dingin 2019 (Desember-Januari). Posisi De Ligt adalah posisi yang kini dimainkan Pique. Artinya, Pique mungkin cemas kedatangan De Ligt akan membuatnya tergusur ke bangku cadangan.

SEBASTIAN GIOVINCO AKAN SEGERA GABUNG SAMPDORIA

Sebastian Giovinco dilaporkan selangkah lagi akan bergabung dengan Sampdoria. Pemain veteran tersebut memutuskan untuk kembali bermain di Serie A di usianya yang sudah tak muda lagi. Perlu diketahui, Pemain berusia 35 tahun ini sudah tak memperkuat klub manapun pada musim panas 2021 setelah Al-Hilal tak memperpanjang kontraknya. Kini klub berjuluk Blucherchiati menilai Giovinco masih mampu memberikan kontribusinya untuk tim pada paruh kedua musim ini. 

DANI ALVES: USIA HANYALAH ANGKA

Bek kanan Barcelona, Dani Alves, memberikan komentar atas rekor yang dibuatnya pada laga menghadapi Atletico Madrid di Liga Spanyol. Pada laga itu Alves ikut menyumbangkan satu gol untuk membawa Barca menang 4-2. Alves kini sah menjadi pencetak gol tertua Barcelona di usia 38 tahun 278 hari. Bek sayap itu sukses melewati catatan milik Joan Segarra yang mencetak gol ke gawang Real Betis di Liga Spanyol 1963-1964 saat berusia 36 tahun 163 hari. Ketika ditanya tentang rekor tersebut, Dani Alves hanya menjawab singkat bahwa usia hanyalah sekadar angka.

ITALIA AJUKAN DIRI JADI TUAN RUMAH EURO 2032

Federasi sepakbola Italia (FIGC) mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah pada Euro 2032 mendatang. Permintaan untuk menjadi tuan rumah itu sudah disampaikan kepada UEFA. Keinginan menjadi tuan rumah itu menurut FIGC akan didukung oleh sarana dan prasarana yang cukup bagus. Negeri pizza siap memodernisasi beberapa stadion yang ada atau membangun stadion baru yang menyesuaikan konsep modern.

DEL PIERO KIRIM PESAN KE VLAHOVIC YANG CETAK GOL PERTAMA UNTUK JUVENTUS

Legenda sekaligus mantan penyerang Juventus, Alessandro Del Piero mengaku kagum saat melihat debut gemilang penyerang Serbia, Dusan Vlahovic. Vlahovic hanya membutuhkan waktu 12 menit untuk mencetak gol pertamanya untuk Juve. Pemain Serbia itu menjebol gawang Verona dengan tendangan lob setelah menerima assist dari Paulo Dybala. Del Piero pun memuji performa Vlahovic. “Kamu belajar dengan cepat!” tulis Del Piero memberikan keterangan unggahan foto striker baru Juventus itu tengah merayakan golnya.

HASIL PERTANDINGAN

Manchester United ditahan imbang tim gurem Burnley dengan skor 1-1. Bertanding di Turf Moor, MU lebih dulu unggul melalui aksi Paul Pogba di menit 18. Burnley lalu berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Jay Rodriguez di awal babak kedua. Skor imbang bertahan hingga pertandingan usai. Hasil ini bikin MU turun ke peringkat kelima dengan perolehan 39 poin, sedangkan Burnley masih nyaman di dasar klasemen. Di laga lain, West Ham menang 1-0 atas Watford, dan Newcastle menang 3-1 atas Everton.

Dari ajang Copa Italia, Inter Milan mengalahkan AS Roma dengan skor 2-0 di stadion Giuseppe Meazza. Dua gol I Nerazzurri diciptakan Edin Dzeko pada menit pertama dan Alexis Sanchez di menit ke-68. Kemenangan otomatis mengantar Inter Milan melaju ke semifinal Coppa Italia 2021/22.

LIBAS EVERTON 3-1, KLUB SULTAN AKHIRNYA KELUAR DARI ZONA DEGRADASI

Klub Sultan, Newcastle United akhirnya keluar dari zona degradasi setelah menang 3-1 atas Everton dalam laga pekan ke-24 Liga Inggris di St. James Park pada Rabu (9/2) dini hari WIB. Tiga gol The Magpies dicetak oleh bunuh diri Mason Holgate, Ryan Fraser dan Kieran trippier. Newcastle kini bercokol di peringkat 17 dengan raihan 18 poin, terpaut satu poin dari Everton yang berada satu strip di atasnya.

RONALDO TOREHKAN REKOR BURUK SAAT MU DITAHAN BURNLEY

Bintang Manchester United, Ronaldo mencetak rekor buruk 11 tahun terakhir setelah gagal membobol gawang Burnley, Rabu (9/2) dini hari WIB. Pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir, CR7 gagal mencetak gol dalam lima laga beruntun. Hal itu terdiri dari empat laga Liga Inggris 2021/22 dan satu pertandingan Piala FA. Terakhir kali Ronaldo mencetak gol saat Manchester United menang 3-1 atas Burnley di pekan ke-20 Liga Inggris 2021/22 yang berlangsung pada 30 Desember 2021.

VIRAL, KURT ZOUMA TENDANG KUCING, WEST HAM MURKA

Bek West Ham United, Kurt Zouma jadi perbincangan di media sosial karena tindakannya dianggap menyakiti hewan. Dilansir dari Goal, kejadian berawal dari video singkat 37 detik yang beredar di Twitter. Zouma terlihat sedang memegang seekor kucing ras Bengal di dalam rumahnya, lalu menjatuhkan kucing tersebut ke lantai dan menendangnya seperti sedang menendang bola. Bukan hanya menuai kecaman dari masyarakat, West Ham juga mengutuk tindakan bek 27 tahun tersebut. 

MOHAMED SALAH KEMBALI BERLATIH BERSAMA LIVERPOOL

Pemain Liverpool, Mohamed Salah telah terlihat kembali berlatih untuk The Reds minggu ini – hanya dua hari setelah patah hati terakhirnya di Piala Afrika. Pemain sayap Mesir telah membela negaranya di Piala Afrika selama sebulan terakhir, dan belum bermain untuk tim Jurgen Klopp sejak bermain imbang 2-2 dengan Chelsea pada awal Januari. Kini Salah sudah terlihat berada di tempat latihan Liverpool jelang laga melawan Leicester City.

3 BINTANG MAN CITY KETAHUAN DUGEM DAN MABUK BERAT

Tiga bintang Manchester City yakni Jack Grealish, Kyle Walker dan Riyad Mahrez baru saja tertangkap kamera sedang pergi ke kelab malam. Menanggapi viralnya video tersebut, pelatih Manchester City yakni Pep Guardiola angkat suara. Ia memberikan respons tidak terduga dan malah kesal karena ketiga pemain tersebut tidak mengajaknya. Guardiola juga memberikan klarifikasi kalau sebenarnya ketiga pemainnya itu hanya pergi makan malam dan mereka masih dalam keadaan waras.

ERIKSEN UNGKAP HASRAT BESARNYA UNTUK TETAP BERMAIN BOLA

Gelandang anyar Brentford, Christian Eriksen, mengaku sudah mengetahui bakal kembali merumput sejak dua hari setelah terkena serangan jantung. Sebelumnya, saat dalam perjalanan ke rumah sakit, Eriksen ternyata sempat memberitahu istrinya, Sabrina, soal kemungkinan dirinya tidak akan bisa bermain sepak bola lagi. Namun, itu berubah dua hari kemudian setelah dokter memberitahu Eriksen bahwa dia bisa kembali merumput jika memasang Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) di bagian jantungnya. Dan benar, Eriksen kini kembali bisa bermain, meski bukan di Inter Milan.

CHIELLINI BAKAL ABSEN BELA JUVENTUS HINGGA MARET AKIBAT CEDERA BETIS

Giorgio Chiellini terpaksa mengakhiri laga konta Verona lebih cepat, Senin (7/2) dini hari WIB, tepatnya di menit ke-74. Setelah menjalani pemeriksaan medis, kapten Juve itu diketahui mengalami cedera ringan di betis kiri. Berdasarkan sejumlah laporan media di Italia, Chiellini diperkirakan akan absen dari skuad Bianconeri setidaknya selama 20 hari akibat cedera tersebut. Alhasil, pemain 37 tahun itu kemungkinan besar akan absen pada lima laga Bianconeri di semua ajang. 

BASTONI ALAMI CEDERA SAAT HADAPI ROMA

Kemenangan meyakinkan Inter Milan atas AS Roma dengan skor 2-0 di babak perempat final Coppa Italia harus di bayar mahal. Bek andalan Nerazzurri, Alessandro Bastoni dipastikan cedera pergelangan kaki. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh pihak klub melalui unggahan twitter terkait kondisi cedera pemain berusia 22 tahun tersebut. Kendati demikian, masih belum dipastikan seberapa serius cedera tersebut dan berapa lama proses pemulihan cedera tersebut.

HERNANDEZ SEPAKAT PERPANJANG KONTRAK DENGAN AC MILAN

Theo Hernandez membuat sejumlah klub elite Eropa gigit jari. Pasalnya, bek kiri 24 tahun ini memperpanjang kontraknya bersama AC Milan. Belum ada keterangan resmi soal pembaruan ikatan kerja sama ini. Tetapi menurut pakar transfer Fabrizio Romano, Theo sudah sepakat dengan kontrak baru berdurasi lima tahun. Dikatakannya, Rossoneri menerima semua persyaratan yang diajukan dan tercapai kesepakatan. Milan akan mengumumkan pembaruan kontrak ini dalam beberapa hari ke depan.

VLAHOVIC DAN IMMOBILE PANASKAN PERSAINGAN RAIH GOLDEN BOOT

Dua striker produktif yang berkarir di Serie-A, yakni Dusan Vlahovic dan Ciro Immobile berlomba untuk mendapatkan penghargaan individu berupa Golden Boot UEFA alias trofi Sepatu Emas tahun ini. Saat ini, Lewandowski adalah pencetak gol terbanyak di lima liga top Eropa dengan 24 gol dalam 21 pertandingan. Sementara Vlahovic secara keseluruhan ia telah mengoleksi 18 gol di Serie A musim ini dan jumlahnya sama dengan bintang Lazio, Immobile. 

INZAGHI DAN BASTONI TERIMA SKORS, LAUTARO DIDENDA RP 164 JUTA

Alessandro Bastoni, Simone Inzaghi dan Lautaro Martinez mendapat hukuman berbeda setelah berlangsungnya Derby Milan. Dua nama pertama tak boleh terlibat dalam laga berikutnya. Bastoni bakal diskors dua pertandingan karena sering menghina asisten wasit dalam derby Milan. Sementara Inzaghi dilarang mendampingi tim dalam satu pertandingan dengan alasan serupa, meskipun dia mengincar wasit di ruang ganti. Sedangkan Lautaro didenda senilai 10.000 euro (sekitar Rp 164 juta).

JADI SPONSOR BARCELONA, SPOTIFY KUCURKAN DANA SEGAR RP 4,6 TRILIUN

Klub raksasa Spanyol, Barcelona dilaporkan telah mencapai kesepakatan sponsorship dengan perusahaan music asal Swedia, Spotify. Dikatakan bahwa sponsorship dengan Spotify tidak hanya mencakup sponsor utama di jersey Barcelona tetapi juga stadion. kesepakatan tersebut bernilai 280 juta euro atau sekitar Rp4,6 triliun dan akan dimulai pada awal musim depan.

POSITIF COVID-19, TUCHEL PIMPIN CHELSEA DI PIALA DUNIA SECARA VIRTUAL

Thomas Tuchel akan memimpin Chelsea secara virtual jelang tampil di semifinal Piala Dunia Antarklub melawan Al Hilal, Rabu (9/2). Bos The Blues tersebut tidak dapat bergabung dengan tim ke Abu Dhabi setelah dinyatakan positif terkena virus corona. Sebagai gantinya, asisten Tuchel, Arno Michels dan Zsolt Low, akan memimpin Chelsea di pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub yang digelar di Stadion Mohammed Bin Zayed.

MERASA KECEWA, ZIYECH PENSIUN DARI TIMNAS MAROKO

Hakim Ziyech memutuskan pensiun dari timnas Maroko karena kesal dengan pelatih Vahid Halilhodzic. Pernyataan itu disampaikan Ziyech saat melakukan wawancara di tengah persiapan Chelsea di Piala Dunia Antarklub. Dikutip dari ESPN, pemain 28 tahun itu kini akan fokus pada Chelsea dan tidak akan kembali ke Maroko meski mendapatkan dukungan dari suporter. Dalam kesempatan itu Ziyech juga membeberkan alasan tidak ingin kembali ke Maroko lantaran tim tersebut masih dilatih Halilhodzic yang dianggap kerap berbohong. Sebagai informasi tambahan, sebelumnya Ziyech dicoret dari skuad Maroko untuk piala Afrika 2021.

Momen yang Mengguncang Sepakbola Dalam 10 Tahun Terakhir

Momen yang Mengguncang Sepakbola Dalam 10 Tahun Terakhir

Harus diakui bila sepakbola tak pernah lelah pancarkan sinarnya. Dari masa ke masa, olahraga ini selalu ciptakan banyak momen menggelegar, yang sangat disayangkan bila terlewatkan. Dari dalam maupun luar lapangan, selalu ada saja hal yang pantas diperbincangkan.
Seperti pada bahasan kali ini, starting eleven akan coba merangkum deretan momen menggelegar dalam dunia sepakbola dalam sepuluh tahun terakhir. Penasaran momen apa saja yang berhasil mengguncang dunia? Simak ulasannya berikut ini.

Brazil Dibantai 7-1 Oleh Jerman

Tragedi Mineirazo. Begitu kira-kira sebutan untuk sebuah pertandingan dimana tuan rumah Brasil terbantai habis oleh perlawanan Jerman di ajang Piala Dunia 2014. David Luiz, yang ketika itu jadi pemain yang sering disorot, harus tertunduk lesu ketika melihat tim yang dibelanya hancur lebur oleh gempuran Tim Panser.
Saat itu, tepat pada babak semifinal Piala Dunia 2014, yang digelar di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, Brasil, tim tuan rumah punya catatan bagus sebelum berhadapan dengan Jerman. Brasil menjadi tim yang boleh dibilang diunggulkan, meski lawan yang dihadapi juga tidak bisa diremehkan.
Namun semua itu tinggal harapan belaka. Brasil yang tampil di hadapan para pendukung malah sudah kebobolan pada menit ke 11 lewat aksi Thomas Muller. Kemudian pada menit ke 23, Jerman mulai menjebol gawang Brasil sebanyak empat kali secara beruntun, hanya dalam waktu enam menit saja.
Unggul lima gol di babak pertama membuat Jerman tampil tanpa beban. Hasilnya, mereka berhasil menambah dua gol lagi di babak kedua, sebelum akhirnya Brasil hanya mampu membalas satu gol lewat Oscar pada menit masa injury time.
Sekali lagi, pertandingan itu menjadi sebuah tragedi tersendiri, yang tidak hanya bagi sejarah Piala Dunia, namun juga sejarah sepakbola secara keseluruhan. Brasil, yang kita kenal sebagai salah satu negara penghasil pesepakbola terbaik, harus tumbang dari Jerman dengan skor yang sangat-sangat tidak terduga, bahkan bagi Jerman itu sendiri.

Skandal Korupsi FIFA 2015

Pada tahun 2015 lalu, Eduardo Li dari Costa Rica yang merupakan salah satu eksekutif FIFA ditangkap oleh pihak berwajib tanpa perlawanan di sebuah hotel di Zurich, Swiss. Dirinya ditangkap setelah New York Times memberitakan bila pria itu terlibat dalam skandal korupsi FIFA selama kurang lebih dua puluh tahun lamanya. Diantaranya penentuan tuan rumah hingga kesepakatan pemasaran dan penyiaran.
Surat dakwaan menyebut bila setidaknya ada 14 orang yang terlibat dalam kasus pemerasan, transfer uang ilegal, dan persekongkolan untuk melakukan pencucian uang. Selain menangkap para senior FIFA, polisi juga menahan serta sejumlah pejabat perusahaan pemasaran olahraga dari Amerika Serikat dan Amerika Selatan yang membayar uang sogokan dan uang suap berjumlah total 150 juta dollar Amerika, dengan imbalan mendapatkan kesepakatan media turnamen-turnamen besar sepakbola.

Terungkapnya kasus ini jelas menjadi pukulan keras bagi FIFA selaku badan tertinggi yang mengatur cabang olahraga paling populer di dunia.

Dongeng Leicester City

Pada tahun 2016 silam, dunia dikejutkan dengan sebuah dongeng menggelegar dari tanah Britania. Adalah kompetisi Liga Primer Inggris yang untuk pertama kalinya mengeluarkan nama Leicester City sebagai juara. Ketika itu, Leicester yang bermain imbang 2-2 dengan Tottenham Hotspurs memiliki jumlah poin yang tidak bisa dikejar lagi oleh pesaing terdekatnya, yang tak lain dan tak bukan adalah Spurs itu sendiri, meski liga masih menyisakan dua laga.
Keluarnya Leicester sebagai juara jelas menjadi cerita baru bagi kompetisi Inggris. Mereka sama sekali tidak masuk ke dalam kandidat juara. Bahkan, bursa taruhan hanya memberikan rasio 5.000:1 untuk menempatkan Leicester sebagai juara.
Ketika itu, Leicester dihuni oleh sejumlah bintang sebagai pahlawannya. Diantaranya Jamie Vardy, N’Golo Kante, Danny Drinkwater, Riyad Mahrez, sampai Kasper Schmeichel. Sementara di kursi kepelatihan tim, kesuksesan tersebut menjadi catatan positif bagi Claudio Ranieri.
Ini merupakan gelar liga domestik pertama yang pernah diraih pria Italia itu. Sebelumnya, Ranieri memang pernah menjuarai liga, namun itu hanya di Serie B bersama Fiorentina dan Serie C1 dengan Cagliari.

Penjualan Neymar Ke PSG yang Mempengaruhi Harga Pemain

Bintang asal Brasil, Neymar Jr, telah resmi merampungkan kepindahannya menuju Paris Saint Germain dari FC Barcelona pada 2017 silam. Pemain yang sempat meraih tri gelar dalam satu musim bersama el Barca ini diboyong dengan mahar senilai 222 juta euro atau setara 3,5 triliun rupiah.
Transfer Neymar menuju PSG ketika itu sukses mengalahkan nilai yang dikeluarkan Real Madrid untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo dan juga Gareth Bale ke Estadio Santiago Bernabéu.

Sejak saat itu, transfer dalam dunia sepakbola kian menggila. Setelah resmi mendatangkan Neymar Jr, Paris Saint Germain resmi datangkan pemuda berbakat asal Prancis, Kylian Mbappe dengan mahar yang juga tak sedikit, yakni sebesar 180 juta euro atau setara lebih dari 3 triliun rupiah.
Saat ini, harga pemain-pemain muda yang belum teruji penampilannya bahkan sudah membuat banyak orang geleng-geleng kepala..

Gol Sergio Aguero Memberi Trofi EPL Kepada Man City

Sergio Aguero boleh dibilang sebagai legenda Manchester City. Setelah resmi tinggalkan klub untuk bergabung dengan FC Barcelona, banyak yang mengatakan bila momen terbaik penyerang asal Argentina itu adalah ketika dirinya berhasil mencetak gol ke gawang QPR pada tahun 2012 silam.
Ketika itu, Aguero menjadi bagian dari skuad Manchester City asuhan Roberto Mancini. Dia tampil dalam laga melawan QPR, yang sangat krusial bagi sejarah The Citizens.
Manchester City yang sempat ketinggalan 1-2 atas QPR pun langsung melancarkan segala serangan untuk bisa meraih tiga poin penuh. Hasilnya, Edin Dzeko berhasil mencetak gol dan membuat skor sama kuat. Setelah itu, disinilah aksi Aguero akan selalu dikenang.
Aguero yang menerima umpan Mario Balotelli berhasil memanfaatkannya dengan baik. Dia melepas tendangan keras yang tidak bisa dijangkau kiper QPR ketika itu. Hasilnya, sebuah selebrasi legendaris pun tercipta sebagai tanda bahwa Manchester City telah berhasil memenangkan gelar liga primer pertamanya.

Rivalitas Sengit Ronaldo-Messi

Rivalitas panas Ronaldo dan Messi hampir menyentuh garis finishnya. Meski begitu, persaingan ketat antar dua pemain ini tak akan pernah dilupakan oleh semua pecinta sepakbola. Sejak Ronaldo masih membela Manchester United, Messi sempat mengalahkannya di partai final Liga Champions Eropa tahun 2009.
Setelah Ronaldo putuskan pindah ke Real Madrid, aroma persaingan kedua pemain tersebut kian kental terasa. Dalam tajuk el clasico, Ronaldo dan Messi terus tebar ancaman. Kedua pemain tersebut nyaris selalu terlibat dalam duel panas, bahkan selalu aktif dalam menjadi pencetak gol terbanyak La Liga.

Di luar itu, Ronaldo dan Messi sama-sama terlibat persaingan panas dalam penghargaan Ballon D’or, meski kini Messi tercatat sebagai pemegang terbanyak gelar tersebut.
Ronaldo sendiri sempat mengungguli Messi dalam hal trofi Internasional, setelah pada 2016 lalu, dia berhasil meraih trofi Piala Eropa pertamanya. Namun lima tahun berselang, Messi berhasil membuktikan kehebatannya dengan membawa Argentina meraih gelar juara Copa America.
Kini, era sepakbola tampak akan berganti aktor kenamaan, dengan Ronaldo dan Messi mulai mundur perlahan dari penggung terbesar.

Liverpool Juara EPL

Setelah 30 tahun berlalu, Liverpool akhirnya berhasil meraih trofi Liga Primer Inggris pertama mereka. Tepat pada tahun 2020 lalu, Liverpool sukses kembali ke tahtanya dengan koleksi 99 poin. Jordan Henderson dan kolega unggul 18 poin dari Manchester City yang finis di tempat kedua.

Seluruh elemen tim termasuk para penggemar menyambut senang momen bersejarah itu. Mereka merasa sangat puas setelah berkali-kali tumbang dalam setiap musimnya.
Dengan keberhasilan meraih trofi Liga Primer Inggris, Liverpool semakin menyempurnakan masa kejayaan mereka, setelah pada musim sebelumnya trofi Liga Champions Eropa juga berhasil didapat.

Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018 dan Berhasil Juara Euro 2020

Pada tahun 2018 lalu, sepakbola Italia berduka usai mereka gagal tampil di ajang Piala Dunia. Italia yang gagal mengalahkan Swedia di laga play off harus mau menanggung luka yang sejatinya tak diduga.

Pelatih dan kurangnya pemain berkualitas dinilai sebagai biang kegagalan Italia ketika itu. Salah satu momen yang membuat dunia tak kuasa menahan air mata ketika itu adalah saat melihat Gianluigi Buffon terus mengusap pipinya. Kiper veteran yang bermimpi menutup karir dengan tampil di ajang Piala Dunia itu harus merelakan kesempatan emasnya karena minimnya keberuntungan.
Namun begitu, tak butuh waktu lama bagi Italia untuk bangkit. Tepat setelah menunjuk Roberto Mancini sebagai allenatore, kiprah Italia langsung kembali melejit. Mereka selalu memenangi pertandingan, hingga ajang Piala Eropa 2020 dijadikan sebagai turnamen pembuktian.
Hasilnya, satu trofi Internasional yang terakhir kali didapat pada 2006 silam berhasil mampir ke lemari piala. Berhasil mengandaskan timnas Inggris di partai final, Italia berhasil meraih trofi Piala Eropa kedua mereka sepanjang sejarah.
https://www.youtube.com/watch?v=IYjsOX-vFz8

Mengapa Messi Sulit Mencetak Gol di Ligue 1 ?

Sejak bergabung ke PSG pada musim panas lalu, Messi sepertinya lupa bagaimana caranya mencetak gol. Khususnya di kompetisi domestik Ligue 1.

Pemenang Ballon D’or 7 kali itu sejatinya diharapkan oleh PSG sebagai mesin gol utama. Terutama di Ligue 1 di mana PSG sempat kehilangan mahkota juara di musim 2020/2021 lalu dari Lille.

Namun, apa yang terjadi? Seiring berjalannya waktu, penampilan Messi di PSG sejak debutnya pada Agustus 2021 tidak berjalan lancar.

Apa yang diharapkan PSG dan fans tidak sesuai ekspektasi. Lantas, apa yang membuat La Pulga sering kesulitan dalam mencetak gol di Ligue 1?

Masalah Adaptasi

Lingkungan Paris yang tentunya berbeda dengan Catalonia membuat Messi dituntut untuk beradaptasi dengan cepat.

Hal itu mungkin bisa berjalan mudah seiring banyaknya sesama rekan senegaranya di PSG. Sebut saja seperti Angel Di Maria, Parades, maupun Icardi. Kemudian teman dekatnya sewaktu di Barca, Neymar juga telah terlebih dahulu berada di PSG.

Akan tetapi, tampaknya Messi mulai mengeluhkan kondisi cuaca yang ada di Paris. Suhu dingin yang selalu mendominasi Kota Paris membuat Messi mengaku kesulitan masalah adaptasi cuaca.

Hal itu terungkap seiring curhatnya yang dikatakan oleh teman dekatnya, Luis Suarez. Saking lamanya Messi hidup di Catalunya dan Argentina membuatnya merasa kaget dengan kondisi cuaca yang ada di Paris sehari-hari. Messi juga mengaku dalam menjalani latihan maupun pertandingan, tidak sedikit faktor cuaca berpengaruh pada penampilannya.

Masalah adaptasi pertandingan di Ligue 1 juga menjadi faktor melempemnya Messi. Hal itu diakui Messi bahwa pola pertandingan klub-klub yang berlaga di Ligue 1 sama sekali berbeda dengan apa yang selama ini ia rasakan di La Liga.

Saking lamanya di La Liga membuat Messi pun kagok berlaga di liga baru. Meskipun di Ligue 1 sendiri, di atas kertas klub-klub yang berlaga dari sisi squad tidak merata alias jomplang.

Setelah beberapa pertandingan yang Messi jalani, ia menilai bahwa secara umum Ligue 1 lebih mengedepankan pola permainan fisik bukan taktik. Terlebih fisik Messi sendiri dengan usia yang hampir mencapai 35 tahun kita tahu tidak seprima dulu.

Tuntutan fisik dan individu yang serba keras membuat pola permainan Messi yang cenderung mengandalkan pemanfaatan ruang dan mencari celah antar lini sering kali kesusahan. Messi cenderung lambat dalam duel fisik one on one di usia sekarang.

Kebugaran Messi juga tidak 100% selama dia datang di PSG. Masalah gangguan pada kaki dan tulangnya menjadi lebih rentan apabila beradu fisik dengan pemain-pemain yang ada di Ligue-1. Bahkan, Messi sempat beberapa kali mengalami cedera di PSG.

Masalah adaptasi mungkin menjadi PR penting bagi Messi di PSG. Namun faktor adaptasi pun tidak cukup bagi Messi untuk menunjukan performa apik dengan rentetan gol-nya.

Masalah lain juga dialami oleh Messi ketika ego antarpemain bintang susah untuk dikendalikan. Di lini depan PSG Messi tidak sendirian, di sana sebelumnya juga sudah dihuni pemain bintang lain macam Mbappe dan Neymar.

Ego Trio MNM (Messi, Neymar, Mbappe)

Keberadaan para pemain bintang di PSG tidak sedikit memunculkan percikan di antara mereka. Baik Mbappe maupun Neymar tentu lebih muda usianya dari Messi di PSG. Mereka lagi menggebu-nggebu untuk bisa menjadi sorotan publik dan menjadi bintang di setiap pertandingan demi gelar pribadi seperti Ballon D’or maupun top skor.

Kehadiran Messi membuat Mbappe dan Neymar secara psikologis sedikit terganggu. Pasalnya, dengan kebintangan Messi bakal menutupi sorot publik terhadap Mbappe dan Neymar yang lebih dulu datang.

Trio yang sering disingkat MNM itu, di bawah arahan pelatih Mauricio Pochettino awalnya diharapkan mampu menjadi sebuah kerja tim yang bagus di lapangan.

Akan tetapi, dari pertandingan ke pertandingan sering terlihat kalau ketiganya tidak saling oper. Hal ini tampaknya yang membuat Messi terlihat dibiarkan bermain sendiri dan tidak sering mendapat bola matang baik dari Mbappe maupun Neymar.

Ketegangan ataupun kompetisi terselubung antar trio penyerang PSG tersebut, terkadang tak terlihat jelas secara kasat mata di hadapan media ataupun publik. Akan tetapi, secara permainan hal itu tampaknya berpengaruh terhadap jumlah gol yang dihasilkan trio MNM itu terutama Messi.

Jumlah gol ketiganya yang terbanyak adalah Mbappe dengan 11 gol di liga. Sementara Neymar mencetak 3 gol dan Messi yang baru mampu mencetak 2 gol di liga per awal Februari 2022. Itu berarti porsi gol Mbappe menjadi yang paling mentereng, terlepas dari taktik yang diterapkan pelatih Pochettino.

Taktik Pochettino

Senegara dengan Pochettino, tentu bukan masalah sulit bagi Messi untuk menerima arahan Pochettino. Belum lagi selain senegara, Messi juga dekat dengan sang pelatih. Namun, tampaknya Messi belum bisa nyetel dengan strategi Pochettino.

Sang pelatih sering memakai pola formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3 dengan andalan trio tiga didepan. Messi sering ditempatkan sebagai posisi penyerang kanan yang tugasnya masuk ke dalam kotak penalti lawan dengan progresi serta kecepatannya.

Sayangnya, peran Messi di penyerang kanan sering mengalami jalan buntu. Apalagi kecepatan dan penetrasinya perlahan berkurang karena fisik dan usia. Benar saja, selama Messi ditempatkan di kanan penyerangan PSG, Messi selalu kesulitan dalam mencetak gol.

Hal itu mungkin menjadi evaluasi tersendiri dari tim pelatih. Secara data, Messi ketika ditempatkan di penyerang kanan di pakem 4-2-3-1 ataupun 4-3-3, tercatat hanya mencetak 1 gol dan 1 assist di Liga.

Peran baru Messi pun sering kali diubah demi terbukanya keran gol bagi Messi. Ketika melawan Lille di lanjutan pertandingan Ligue 1, Messi ditempatkan pelatih sebagai penyerang tengah.

Hasilnya justru tokcer. Setidaknya, satu gol dan satu assist mampu menambah kepercayaan diri Messi. Ini adalah gol kedua Messi di Ligue 1 dalam 13 pertandingan yang dilakoninya semenjak bergabung di PSG. Hal yang sangat minor bagi karier Messi.

Peran baru Messi pun diamini oleh rekannya di depan, Mbappe. Mbappe mengakui bahwa peran Messi adalah lebih baik jika menjadi penyerang tengah dan bisa leluasa mengontrol jalannya pertandingan.

Pusat permainan Messi di tengah membuat dirinya tidak perlu terus berlari kencang seperti ketika berada di pos flank kanan. Maklum, bagaimanapun Messi sudah berumur.

https://youtu.be/QukQS0eMg9g

Sumber Referensi : mirror, marca, transfermarket

8 Transfer Musim Dingin Terburuk di EPL

Umumnya, bursa transfer akan dimanfaatkan oleh suatu klub untuk membenahi skuadnya. Tak terkecuali bursa transfer musim dingin di Bulan Januari.

Pembenahan skuad itu seperti untuk mendongkrak performa klub agar bisa masuk papan atas, atau supaya terhindar dari zona degradasi. Namun, alih-alih mendapatkan pemain yang bagus, beberapa klub justru blunder dengan membeli pemain yang tidak tepat atau buruk.

Termasuk beberapa klub di English Premier League (EPL). Nah berikut ini delapan transfer musim dingin terburuk Premier League.

Alexis Sanchez Arsenal ke Manchester United (2018)

Alexis Sanchez merupakan salah satu rekrutan masif Arsenal sebelum deadline day. Di musim pertamanya, Sanchez sudah terlihat memahami karakteristik Arsenal, ia seperti pemain lama yang sudah bisa masuk ke dalam ritme dan pola permainan kesebelasan barunya. 19 gol dan 9 assist berhasil ia torehkan di musim pertamanya.

Sanchez bahkan dinominasikan sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris pada tahun debutnya. Hal Ini membuat manajemen Manchester United kepincut mendatangkannya ke Old Trafford. Uang sebesar 70 juta poundsterling atau Rp 1,36 triliun digunakan untuk memperoleh tanda tangannya pada 22 Januari 2018.

Gacor di lini serang nyatanya layu sebelum berkembang karena dimakan ekspektasi. Satu setengah musim bersama Setan Merah ia hanya membubuhkan 45 penampilan dengan 5 gol dan 9 assist. Angka ini jauh ketika pria asal Chile membela Arsenal yang mampu menyumbangkan 80 gol dan 45 assist.

Harapan berubah menjadi sorotan. Pembelian di bulan Januari justru membuat Sanchez tidak dipuja-puja sebagaimana ia dapatkan di Emirates Stadium.

Jean-Alain Boumsong dari Glasgow Rangers ke Newcastle United (2005)

Dibeli dari Glasgow Rangers dengan harga 8 Juta poundsterling atau Rp 155,7 miliar untuk pindah ke Newcastle United pada pertengahan musim 2004/2005. Nilai yang fantastis untuk pemain yang baru memainkan 26 pertandingan di Liga Skotlandia.

Performanya di Rangers cukup ciamik karena berhasil menjadi pemain belakang dengan banyak memenangkan duel udara dan tekel. Penampilan yang baik dibayangkan Graeme Souness sebagai manajer The Magpies kala itu akan membantu skuadnya saat memboyongnya ke St James’ Park.

Gelontoran uang untuk memboyong bek asal Prancis ternyata tak sesuai ekspektasi. Alih-alih memperkokoh lini belakang Newcastle United bersama Titus Bramble, ia justru sering membuat kesalahan yang berujung pada kekalahan.

Nasib Boumsong hanya bertahan di St James’ Park satu setengah tahun dengan mencatat 59 kali penampilan tanpa pernah menyumbangkan gol maupun assist. Pada bulan Agustus 2006, ia dijual dengan harga 7,5 juta poundsterling atau Rp 146 miliar ke Juventus yang baru saja terdegradasi ke Serie B akibat kasus calciopoli.

Benni Mc Charty Blackburn Rovers ke West Ham United (2010)

West Ham membutuhkan juru gedor yang gacor untuk mengangkat performa tim yang terseok-seok di papan bawah. Manajemen menanggapi kebutuhan Gianfranco Zola dengan mendatangkan penyerang Blackburn Rovers, Benni McCarthy pada Januari 2010 dengan harga 2,25 juta poundsterling atau Rp 43,8 miliar. 

Harapan Zola bertepuk sebelah tangan. Kiprah McCarthy di London Timur justru memburuk dan hanya memainkan 14 pertandingan tanpa mencetak gol hingga akhir musim. Posisi The Hammers pun terjun hingga juru kunci dan degradasi ke Championship usai mendatangkan eks pemain FC Porto itu.

Padahal di klub sebelumnya, produktivitas gol McCarthy mencapai 52 biji dengan 10 assist dari 140 pertandingan bersama Blackburn Rovers. 

Fernando Torres dari Liverpool ke Chelsea (2011)

Chelsea menggelontorkan uang 50 juta poundsterling atau Rp 973 miliar untuk mendapatkan tanda tangan penyerang Liverpool, Fernando Torres pada Januari 2011. El Nino bertahan tiga setengah musim di Stamford Bridge dengan torehan 45 gol serta 35 assist dari 172 pertandingan.

Catatan itu menurun karena bersama Liverpool ia berhasil mencetak gol 81 biji dan 20 assist dari 142 pertandingan.

Mampetnya keran gol Torres disebabkan tidak cocok dengan Chelsea yang DNA Jose Mourinho. Menjadikan Didier Drogba sebagai target man dan Frank Lampard sebagai orkestra sekaligus finisher di lini tengah. Torres diplot menjadi second striker yang memperlambat gerak dan mengurangi area jelajahnya pada formasi tersebut.

Kesulitan akan taktik pelatih-pelatih selanjutnya merupakan karma dari transfer gede yang diinisiasi pemilik klub Roman Abramovich ini. Kedatangannya adalah imajinasi bos Chelsea untuk membangun fondasi kejayaan yang berbuah menjadi malapetaka bagi klub dan pemain. 

Andy Carroll dari Newcastle ke Liverpool (2011)

Liverpool mengontrak Andy Carroll seharga 35 juta poundsterling atau Rp 681 miliar pada Januari 2011. Namun, sang striker meninggalkan The Reds satu setengah musim berikutnya.

Ia awalnya diharapkan menjadi pengganti sepadan Fernando Torres yang diboyong Chelsea. Apalagi ia mampu mencetak 11 gol dalam 19 pertandingannya saat di Newcastle. Sayangnya, saat berbaju The Reds, Torres baru bisa cetak 11 gol ketika sudah melewati 58 penampilan. Itu adalah rekor buruk bagi penyerang yang harganya selangit.

Tak kunjung membaik hingga The Reds berganti nakhoda Brendan Rodgers, Torres mulai disingkirkan. Akhirnya, Torres pun dipinjam West Ham dengan opsi permanen. Ajaibnya, di West Ham keran golnya meningkat sampai di atas 30. 

Savio Nsereko Brescia ke West Ham (2009)

Usai kehilangan Craig Bellamy yang diboyong Manchester City, manajemen West Ham mendatangkan Savio Nsereko pada Januari 2009 dari klub Italia, Brescia dengan bandrol 9 juta poundsterling atau Rp 175,1 miliar dan mengenakan nomor punggung 10.

Berbekal 25 kali tampil dengan mengemas 3 gol dan 4 assist bersama Brescia membuat manajemen The Hammers kepincut untuk memberikan menit bermain kepada pemuda berusia 20 tahun di Premier League.

Namun, harga yang ditebus klub London Timur untuk Savio tak berdampak bagi klub. Ia hanya 1 kali sebagai starter dari 11 kesempatan yang diberikan pelatih Gianfranco Zola. Kontribusinya yabg hanya sebiji assist membuatnya harus dijual ke Florentina dengan harga 2,7  juta poundsterling atau Rp 52,5 miliar pada Agustus 2009.

Christopher Samba Anzhi Makhachkala ke Queens Park Ranger (2013)

10 kali tampil di Premier League bersama Queens Park Ranger jelas bukan bukti sepadan dengan 12,5 juta poundsterling atau Rp 243 miliar yang telah digelontorkan oleh klub membeli pemain bertahan berpaspor Kongo. Pembelian di bursa transfer musim dingin tahun 2013 itu menjadi petaka bagi klub.

Samba pun dijual kembali ke Anzhi Makhachkala dengan 11 juta poundsterling atau Rp 214 miliar. Performa buruk jadi alasan utama kenapa klub asal London tak berminat memperpanjang service pemain kelahiran 1984.

Pelatih QPR saat itu, Harry Redknapp mengutarakan kebugaran menjadi faktor utama yang menyebabkan Samba tak bisa tampil pada performa terbaik. 

Kostas Mitroglou dari Olympiakos ke Fulham (2014)

Kostas Mitroglou menghadapi mimpi buruk usai boyong dari Olympiakos ke Fulham. Striker berkebangsaan Yunani menjadi penandatanganan terbesar di bulan Januari 2014 untuk Fulham seharga 12,4 juta poundsterling atau Rp 241,3 miliar.

Mitroglou merupakan perekrutan Manajer baru Rene Meulensteen yang dipasang pada akhir Oktober menggantikan Martin Jol. Ia masuk ke skuad Fulham bersama Ryan Tunnicliffe, Larnell Cole, dan John Heitinga yang datang secara permanen.

Manajemen ingin Mitroglou tampil beringas di lini depan Fulham seperti yang ia lakukan bersama Olympiakos dengan 17 gol dalam 19 penampilan di musim 2013/14. Ia juga mencetak hattrick di Liga Champions serta 8 gol untuk Yunani.

Tapi apalah hendak dikata, torehan dan harapan tak bisa klop. Mitroglou hanya bermain 3 kali dan nihil dalam urusan membobol gawang lawan. Uang Rp 241 miliar tampak sia-sia untuk penyerang yang tidak sepenuhnya fit untuk mengangkat performa tim.

Pundi-pundi uang pun terbuang sia-sia untuk. Ia bukan hanya tak mampu mencetak gol untuk Fulham, tapi juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan klub dari degradasi

Kegagalan transfer di bulan Januari acap kali bikin jengkel manajemen klub. Sebab perencanaan instan dan cenderung menunggu deadline day. Perekrutan tanpa direncanakan bikin neraca keuangan tidak seimbang dan prestasi klub pun tak kunjung membaik.

https://youtu.be/T_V22s0r1Dg

Referensi : Transfermarkt, Cottagers, Liverpool, The GuardianBR, Daily Mail, TT,

5 Klub Paling Merugi di Bursa Transfer Sejak 2013

0

Bursa transfer biasanya selalu digunakan klub untuk memperkuat skuadnya. Tak ayal beberapa klub sultan kerap menggelontorkan dana banyak, demi mendapatkan pemain incaran.

Namun, pemain yang mereka beli tak semuanya sukses, ada juga pemain yang sudah dibeli dengan harga mahal tapi performanya masih jauh dari ekspektasi. Hal semacam itu pula yang menyebabkan klub-klub tersebut rugi besar dalam hal transfer pemain.

Hal itu seperti yang diungkapkan CIES Football Observatory, sebuah lembaga penelitian yang didirikan tahun 2005 di Centre International d’Étude du Sport (CIES) yang berbasis di Swiss. CIES Football Observatory mengkhususkan diri dalam menganalisa statistik sepak bola, khususnya di bidang demografi, nilai transfer, dan kinerja klub.

Baru-baru ini mereka merilis daftar klub paling merugi di bursa transfer selama sepuluh tahun terakhir. Siapa saja klub-klub tersebut?

Manchester United (Rugi Rp 17,7 Triliun)

Sebuah studi dari CIES Football Observatory menempatkan Manchester United di urutan pertama sebagai klub paling merugi selama kurang lebih satu dekade terakhir. Kerugian Setan Merah bahkan mencapai 1,075 miliar euro atau sekitar Rp 17,7 triliun.

Laporan itu juga mengungkap bahwa sejak 2012, MU telah menghabiskan setidaknya 1,5 miliar euro atau sekitar dengan Rp 25,3 triliun untuk mendatangkan pemain. Sedangkan uang yang didapat MU hanya 470 juta euro atau kira-kira Rp 7,7 triliun.

Paul Pogba jadi pemain termahal yang pernah didatangkan Manchester United, meski ia sejatinya produk asli akademi Setan Merah. Namun, pada tahun 2012, Pogba dilepas ke Juventus dengan status bebas transfer. Lucunya, MU menebusnya kembali dengan mahar mencapai 89,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,7 triliun.

Pemain mahal yang gagal milik United juga tak sedikit, contohnya Anthony Martial yang dibeli dengan biaya sekitar Rp 700 miliar pada tahun 2015 dan Donny Van de Beek dengan biaya Rp 779,5 miliar pada tahun 2020 kemarin, kini mereka hanya dipinjamkan ke Sevilla dan Everton.

Apesnya lagi hal tersebut diperparah dengan performa MU yang angin-anginan selama sepuluh tahun terakhir. Praktis, sejak kepergian Sir Alex Ferguson dari kursi kepelatihan pada 2013, MU belum pernah sekalipun kembali meraih gelar juara Liga Inggris.

Manchester City (Rugi Rp 16,2 Triliun)

Sementara itu, di urutan kedua ada rival sekota Manchester United, Manchester City. Menurut statistik sepuluh tahun terakhir, City telah menanggung kerugian sebesar 984 juta euro atau sekitar Rp 16,2 triliun.

Manchester City memang lebih boros dari United. Tercatat selama sepuluh tahun terakhir, City mengeluarkan dana untuk membeli pemain sekitar 1,6 miliar euro atau Rp 27,9 triliun. Namun, City hanya memperoleh pemasukan dari penjualan pemain sebesar 715 juta euro atau sama dengan Rp 11,7 triliun.

Pengeluaran terbesar Manchester city terjadi kala mereka mendatangkan Jack Grealish dari Aston Villa. Kala itu, City harus merogoh kocek sedalam 100 juta poundsterling atau sekitar Rp 2 triliun. Dengan harga yang cukup fantastis, beberapa pihak sedikit meragukan kualitas Grealish, terlebih hingga saat ini ia baru mencetak dua gol saja bagi City. 

Pengeluaran besar lainnya kala mendatangkan beberapa pemain belakang seperti, Ruben Dias, Joao Cancelo serta Aymeric Laporte dengan biaya masing-masing sekitar Rp 1,1 triliun. 

Beda dengan United, meski menanggung kerugian yang cukup besar. Investasi besar-besaran mereka juga diiringi dengan prestasi. Selama sepuluh tahun terakhir, mereka telah memenangi 15 trofi, termasuk Liga Inggris. 

PSG (Rugi Rp 15,5 Triliun)

Urutan ketiga ada Paris Saint-Germain. Menurut analisa CIES Football Observatory, selama sepuluh tahun terakhir PSG telah mengalami kerugian dalam hal transfer pemain sebesar 941 juta euro atau sekitar Rp 15,5 triliun.

Dalam kurun waktu sedekade, PSG sudah membelanjakan uangnya tak kurang dari 1,4 miliar euro atau sekitar Rp 23,7 triliun. Namun, PSG hanya menghasilkan Rp 8,2 triliun dari penjualan pemain mereka.

Pengeluaran Terbesar PSG tentu datang dari mega bintang mereka Neymar. Pada 2017, PSG mendatangkan pemain Brazil tersebut dari Barcelona dengan biaya transfer hingga Rp 3,8 triliun. Biaya transfer tersebut menjadikannya pemain termahal sepanjang sejarah sepak bola.

Pengeluaran besar lainnya terjadi kala PSG mendatangkan Kylian Mbappe dari AS Monaco dengan biaya sekitar Rp 2,5 triliun dan Achraf Hakimi dari Inter Milan dengan biaya mencapai Rp 1,1 triliun.

PSG sering mengalami kerugian soal transfer pemain karena mereka kerap menjual rugi pemain-pemain mereka. Misalnya, Edinson Cavani yang mereka beli dari Napoli dengan harga Rp 1,12 triliun, namun hanya dilepas secara gratis ke Manchester United. 

Barcelona (Rugi Rp 10,7 Triliun)

Di urutan keempat ada klub Liga Spanyol, Barcelona. Krisis finansial yang melanda Barcelona cukup parah. Meski sempat mendapat pemasukan yang sangat fantastis kala berhasil menjual Neymar ke PSG, tapi masih belum bisa menghindarkan Barca untuk masuk daftar lima klub paling merugi.

Menurut data statistik dalam kurun sepuluh tahun terakhir, Barcelona sudah mengalami kerugian sebesar 650 juta euro atau sekitar Rp 10,7 triliun. Barcelona sejatinya terkenal sebagai klub yang jarang membeli pemain.

Mereka lebih mengandalkan pembinaan usia muda, tak jarang mereka mempromosikan pemain akademi ke skuad utama, contoh paling suksesnya tentu Lionel Messi.

Musim ini pun mereka tetap berpegang teguh dengan pendirian klub yang selalu mengorbitkan pemain-pemain muda ke skuad utama. Nama-nama seperti Gavi dan Riqui Puig pun muncul. Namun, beberapa tahun terakhir Barcelona cukup apes karena membeli beberapa pemain dengan harga mahal tapi hasilnya zonk.

Contohnya, Philippe Coutinho dibeli dengan harga Rp 2,3 triliun dan Ousmane Dembele yang dibeli dari Borussia Dortmund dengan bandrol mencapai Rp 2,4 triliun. Ketika di Barcelona, Coutinho tak menunjukan sihirnya seperti yang ia lakukan kala berseragam Liverpool dan akhirnya harus pindah ke Aston Villa.

Sedangkan Ousmane Dembele berstatus sebagai pembelian termahal sepanjang sejarah Barcelona. Ia memang beberapa kali meraih trofi bersama Barca. Namun, Dembele malah lebih sering menghabiskan waktu di rumah sakit lantaran cedera. Hal itu menyebabkan Dembele harus kehilangan banyak laga bersama Barca.

Arsenal (Rugi Rp 9,6 Triliun)

Di urutan kelima ada klub London Utara, Arsenal. Meski musim ini Arsenal banyak melepas pemainnya, Namun, Menurut data CIES Football Observatory dalam sepuluh tahun terakhir, Arsenal sudah menanggung kerugian 583 juta euro atau sekitar Rp 9,6 triliun.

Arsenal sudah menghabiskan setidaknya 1,029 miliar euro atau Rp 16,8 triliun, dan pemasukan klub dari penjualan pemain hanya Rp 7,3 triliun. Angka tersebut bahkan lebih kecil dari pemasukan Manchester United dalam sepuluh tahun terakhir.

Salah satu kerugian yang cukup terasa baru terjadi kemarin, ketika Arsenal melepas sang bomber Pierre-Emerick Aubameyang ke barcelona secara gratis. Padahal Arsenal mendatangkan Aubameyang dari Dortmund pada awal tahun 2018 dengan harga Rp 1,1 triliun.

Sumber: ESPN, Football Observatory, Transfermarkt

Bagaimana Langkah Lampard Jadi Juru Selamat Everton?

0

Manajemen Everton resmi menunjuk Frank Lampard menjadi manajer baru Everton. Eks nakhoda Chelsea dan Derby County menyetujui kontrak dua setengah tahun yang disodorkan oleh manajemen The Toffees.

Kedatangan pelatih berusia 43 tahun itu menggantikan Rafael Benitez yang dipecat pada Januari 2022 karena rentetan hasil buruk, di mana dari 13 pertandingan hanya meraih 1 kemenangan.

Pilihan Farhad Moshiri kepada pria berjuluk Super Frank untuk menukangi Everton jelas menginginkan klubnya tidak terjerembab ke jurang degradasi.

Harapan pemilik klub dijawab elegan oleh eks pemain Chelsea dengan memuji kesebelasan yang bermarkas di Goodison Park sebagai tim dengan tradisi kuat.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk mengelola klub Everton. Saya sangat lapar untuk memulai [pertandingan],” kata Lampard seperti dikutip dari BBC Sport.

Lampard tidak ingin fafifu berjanji bak politisi di depan para jurnalis. Rentetan hasil minor klub dan ambisi pemilik mesti ia buktikan melalui hasil-hasil positif di lapangan.

Pria yang mencatatkan 106 caps untuk Inggris, mendapat tugas mengangkat Everton ke papan tengah di sisa musim ini. Sebab The Toffees kini berada di tangga ke-16 klasemen sementara. Bagaimana cara Lampard melakukan pembaharuan instan di sisa musim ini untuk Everton?

Dua Langkah Taktis Lampard

Langkah Lampard di Goodison Park berjalan dengan dua opsi. Pertama, menggunakan tenaga pemain muda yang sebelumnya telah digunakan oleh Rafael Benitez.

Di Everton, eks pelatih Derby County akan menggunakan pemain muda seperti, Nathan Patterson, Anthony Gordon, Lewis Dobbin, dan Jarrad Branthwaite.

Dari empat nama pemain di atas, Anthony Gordon merupakan pemain di bawah 23 tahun yang telah diberi kepercayaan memainkan 20 laga dengan menyumbangkan dua gol dan assist. Berposisi sebagai midfielder right maupun left, pria berusia 20 tahun memiliki kemampuan tembakan jarak jauh yang apik dengan membubuhkan 9 shots on target.

Kepiawaian pemain berkebangsaan Inggris untuk urusan short pass juga telah membubuhkan 111 kali dengan rataan 12,7 per 90. Meski hanya nongkrong di urutan kesembilan perihal short pass, capaian ini lebih baik ketimbang pemain di usia sebayanya di The Toffees

Catatan ini menjadi curriculum vitae baginya untuk mendapatkan menit bermain lebih di bawah asuhan Lampard yang menyukai pemain left/right midfielder dengan kemampuan menusuk ke area kotak penalti dan melakukan tembakan untuk memecah kebuntuan.

Lalu, Nathan Patterson yang masih berusia 20 tahun diprediksi akan mendapatkan tempat sebagai full-back kanan. Ia akan bergantian dengan Seamus Coleman. Lampard bakal melihat kelebihan Nathan Patterson sebagai punggawa muda yang memiliki kekuatan untuk membantu serangan dan bertahan sama baiknya. 

Nama-nama seperti Lewis Dobbin (19) yang baru dimainkan dua kali dan Jarrad Branthwaite (19) empat kali bisa jadi pelapis Richarlison maupun Garay. Lampard tak perlu pusing mencari pengganti sebab memberikan menit bermain kepada pemain muda akan menambah pengalaman dan jam terbang. 

Kedua, opsi mendatangkan pemain dengan melakukan pembelian Dele Alli dari Tottenham dan Donny van de Beek pinjaman dari Manchester United.

Nama pertama merupakan andalan Tottenham Hotspur yang dua musim terakhir melempem. Kepindahannya ke Everton jelas menginginkan menit bermain untuk mengembalikan sentuhan ciamiknya di area serang The Toffees.

Pada musim 2020/2021 ia hanya mencatatkan 15 kali bermain dan menurun di musim berikutnya, sebanyak 10 kali tampil. Torehan tersebut menurun drastis semejak ia didatangkan dari MK Dons 2015/2016.

Namun, kemampuannya layak masuk line up Lampard sebagai pemain tengah dalam skema 4-3-3 atau 4-2-3-1. Di tengah ia mampu melakukan akselerasi melalui dribble individu yang bakal memancing lawan untuk melakukan press. Pada saat inilah, ia dapat melepaskan umpan kunci ke Calvert di tengah dan Garray atau Richarlison di sayap.

Nama kedua merupakan andalan Ajax Amsterdam yang diboyong Manchester United. Nasibnya 11-12 dengan Dele Alli. Semenjak mendarat di Old Trafford, ia hanya mendapat kesempatan 27 kali merumput dengan torehan sepasang gol dan sebiji assist. Jumlahnya menurun drastis semenjak berseragam The Red Devils.

Padahal Donny memiliki kualitas yang cukup bagus. Di tengah ia kerap melakukan block terhadap progresi build up lawan. Ia juga mempunyai kualitas umpan kunci yang mengubah dari fase bertahan ke menyerang.

Kepiawaian ini mirip dengan Jorginho di Chelsea. Donny van de Beek rasa-rasanya diperlukan dalam puzzle taktik Lampard.

Menyerang Oke, Bertahan Oke?

Frank Lampard dikenal pelatih yang sering menggunakan menggunakan formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 atau 3-4-3. Gaya permainan yang bakal diterapkan kepada anak asuhnya berupa penguasaan bola dan melakukan press secara intens terhadap lawan.

Penguasaan bola ala Lampard (Lampard Ball) akan di mulai sejak build up dari belakang. Proses ini berdampak pada lini belakang menjadi pemain yang sering melakukan umpan.

Hal tersebut tercermin dalam debutnya menukangi Everton saat melawan Brentford. Dua pemain belakang Everton, Keane dan Holgate berperan dalam melakukan progresi umpan.

Kegemarannya menggunakan empat full back yang dapat melakukan progresi serangan jelas memberikan surplus dalam proses penyerangan. Namun, gaya ini juga memiliki kelemahan sama seperti di Chelsea.

Kedua full back yang tidak di back-up pemain tengah akan memudahkan serangan balik lawan. Hal ini yang harus diperhatikan oleh back tengah sebagai pembagi bola

Di tengah, Lampard hobi menggunakan double pivot dan satu attacking midfielder untuk melakukan progresi serangan. Alan akan memainkan peran Kante jika Lampard memilih 4-2-3-1. Pemain asal Brasil itu memiliki kesamaan dengan Kante dalam gaya bermainnya.

Kompatriotnya, Abdoulaye Doucoure dilaporkan akan absen selama sebulan akibat cedera, posnya akan dihuni oleh Donny van de Beek untuk mengubah situasi bertahan ke menyerang dengan kesiapan progressive pass yang dimilikinya.

Wajah Dele Alli, Alex Iwobi, Andre Gomes akan bergantian mengisi pos tersebut untuk melakukan umpan dan dribble ke penyerang maupun sayap kanan. Layaknya Lampard saat menjadi pemain, posisi ini juga diberikan kebebasan untuk melakukan tembakan jarak jauh demi memecah kebuntuan saat melawan tim dengan pertahanan blok rendah.

Sayap kanan dan kiri akan dihuni nama-nama seperti Richarlison, Demarai Gray, Andros Townsend, Anthony Gordon, dan Anwar El Ghazi. Uniknya, empat nama sayap Everton telah membubuhkan minimal dua gol. Kemampuan yang akan dieksplorasi tidak sekadar melakukan umpan maupun tusukan ke kotak penalti lawan, juga melakukan tembakan ke arah gawang.

Terakhir, pos penyerang tunggal akan dihuni oleh Dominic Calvert-Lewin. Kini ia akan menjadi striker tunggal yang tidak sekedar piawai memposisikan diri dalam urusan mencetak gol. Kewajiban lainnya, melakukan press sejak lawan melakukan build up.

Akumulasi langkah-langkah Lampard untuk menanggulangi Everton akan di uji di lapangan. Bukti instannya, terlihat saat debut kemenangan atas Brentford di putaran keempat FA Cup dengan skor 4-1 dan kekalahan 3-1 atas Newcastle pada  lanjutan Premier League. 

https://youtu.be/cOotMr3HPk8

Referensi : Who Scored, FBref, ABFTifo, Tifo, Hayters TV, Statman Dave, FMS Transfermark, Mastermind, Flanker, Mirror, BBC

 

Mampukah Timnas Indonesia Kembali Menjuarai Piala AFF U23 2022 ?

Timnas Indonesia Senior sudah gagal membawa Piala AFF 2020 ke Negeri Pertiwi. Kegagalan yang sebetulnya tidak terlalu mengejutkan, meski tentu membawa kekecewaan yang luar biasa bagi seluruh rakyat Indonesia.

Namun, kekecewaan itu harus kita sudahi, karena siklusnya juga toh bakal terulang kalau sepak bola dalam negeri tak pernah sadar untuk berbenah. Jadi, mari kita lupakan kekalahan memalukan atas Thailand di final kemarin, dan mulai beranjak ke Piala AFF U-23 tahun 2022.

Berbeda dari level senior, Indonesia punya sejarah yang sangat mengagumkan di Piala AFF kelompok umur. Di AFF U-23 sendiri, Timnas Indonesia pernah juara di tahun 2019.

Prestasi itu tentu menjadi modal penting Timnas Indonesia U-23 untuk menyongsong Piala AFF U-23. Ditilik dari pembagian grup, lawan Indonesia di Grup B yang paling sulit praktis hanyalah Malaysia.

Tapi tidak menutup kemungkinan Laos dan Myanmar juga akan mengejutkan. Berbekal mantan juara, plus musuh yang dihadapi fase grup tidak terlalu sulit, mampukah Indonesia kembali menjuarai Piala AFF U-23?

 

Kedalaman Skuad dan Tanpa Pemain dari Luar Negeri

Dari segi skuad di Piala AFF U-23 kali ini tidak jauh berbeda dengan Piala AFF kemarin. Skuad Shin Tae-yong masih dihuni nama-nama seperti Rachmat Irianto, Rizky Ridho, Pratama Arhan, Ramai Rumakiek, sampai Alfeandra Dewangga.

Sebanyak 28 pemain telah dipanggil Shin Tae-yong untuk training camp di Denpasar Bali guna persiapan sebelum bertolak ke Kamboja.

Beberapa pemain yang dipanggil, juga terdapat muka baru yang tidak tampil di AFF kemarin, seperti Beckham Putra, Kakang Rudianto, Ronaldo Kwateh, sampai Bagas Kaffa dan Marcelino Ferdinand.

Akan tetapi, tampaknya kali ini Timnas mengalami sedikit masalah. Pasalnya, para pemain muda yang tampil di luar negeri seperti Elkan Baggot, Witan Sulaiman, Egy Maulana Vikri, maupun Asnawi Mangkualam tidak bisa tampil di AFF U-23 kali ini karena terganjal regulasi yang ada.

Masalah ini datang seiring dengan regulasi yang berbunyi bahwa turnamen itu tidak diakui oleh FIFA sebagai agenda turnamen resmi, dan pihak klub-klub luar juga enggan mengizinkan para pemainnya untuk tampil di Timnas ketika liga di luar negeri sedang berjalan.

Shin Tae-yong juga mengakui absennya pemain penting secara tidak langsung bakal mengurangi kekuatan yang ada. Ia pun harus memutar otak guna mengisi pos-pos yang ditinggalkan para pemain itu.

Belum selesai masalah skuad, Shin Tae-yong juga dihadapkan dengan masalah lain. Ia bahkan tidak sempat membuat laga uji coba karena terhalang jadwal kompetisi.

Belum kembalinya para pemain yang baru diizinkan membela klubnya masing-masing di Liga 1 menjadi sebab. Mereka hanya berlatih ringan sampai semua pemain lengkap berkumpul.

Masalah kebugaran dan skema taktik yang akan dipakai oleh Shin Tae-yong menjadi penting, ketika semua pemain dapat berkumpul kembali dan fokus menjalani latihan serta adaptasi satu sama lain di lapangan.

Taktik Shin Tae Yong

Soal taktik, Shin Tae-yong tampaknya akan menerapkan taktik yang tidak akan jauh berubah dari apa yang diperlihatkan selama ini di Timnas Senior pada Piala AFF 2020 lalu.

Perubahan formasi sewaktu-waktu ketika menjelang pertandingan sudah menjadi ciri dari Shin Tae-yong. Hal ini mungkin akan sama diterapkan di AFF U-23 kali ini. Mengingat perlu untuk melihat starting eleven yang tepat dan siap, guna untuk strategi mapping lawan secara tepat.

Shin Tae-yong tampaknya akan sering menggunakan pakem permainan dengan formasi 4-3-3. Permainan yang kolektif antar lini serta lebih mengedepankan direct football dengan sedikit possesion football. Terkadang kombinasi pendek serta kecepatan menjadi andalan Coach Shin.

Fisik tetap menjadi kunci utama bagi dasar pola permainan Shin Tae-yong. Para pemain Garuda Muda akan terus digembleng fisik yang menjadi menu utama latihan Coach Shin.

Shin Tae-yong juga sudah menyiasati hilangnya beberapa pemain agar skema 4-3-3 bisa berjalan dengan baik. Ia sudah menyiapkan Bagas Kaffa untuk menggantikan posisi Asnawi Mangkualam.

Kemudian dua center back tetap diisi Rizki Ridho dan Dewangga. Keduanya akan dilapis wajah baru yakni Kakang Rudianto, Ahmad Figo, maupun Muhammad Ferrari. Sedangkan di kiri akan tetap paten dengan seorang Pratama Arhan.

Tiga di tengah akan diisi Rachmat Irianto, Syahrian Abimanyu, dan wajah baru Marcelino Ferdinand atau Beckham Putra. Di lini penyerangan, Shin Tae-yong akan mempercayakannya pada trio Ronaldo Kwateh, Hanis Sagara, dan Ramai Rumakiek.

Dengan komposisi seperti itu membuat Shin Tae-yong akan lebih mudah menjalankan pola permainan yang diinginkan. Seiring dengan sebagian besar pemain yang sudah sering bermain dan berlatih bersama. Tinggal masalah teknis antisipasi kekuatan lawan yang harus dipelajari lebih lanjut.

Mengukur Lawan Timnas

Malaysia memang beberapa kali cukup merepotkan skuad Garuda. Akan tetapi, di Piala AFF U-23 tahun ini, Indonesia juga harus mengantisipasi kekuatan Laos dan Myanmar. Kedua negara itu juga kita tahu, punya kualitas yang cukup untuk sekadar menjegal Indonesia.

Timnas Laos U-23 dipastikan tampil dengan wajah baru. Mereka baru saja menunjuk Michael Weiss sebagai pelatih anyar. Selain itu, Laos juga telah berlatih secara intensif sejak pertengahan Januari 2022.

Jika dibandingkan kontestan lainnya, Laos ini adalah yang paling lama siap. Beberapa tim cenderung baru memulai mengumpulkan pemain, dan menggelar latihan pada akhir Januari bahkan awal Februari, termasuk Indonesia.

Myanmar juga adalah salah satu tim yang harus diwaspadai oleh garuda muda. Pasalnya, mereka juga kedatangan pemain yang pernah bermain untuk Liga Spanyol, Leganes, yakni Arthur Pha. Meskipun bukan pemain inti di Leganes, tapi setidaknya ia mampu memberi efek positif bagi skuad muda Myanmar.

Sementara lawan yang cukup sulit, dan rival bebuyutan Timnas Indonesia, Malaysia justru kurang persiapan di AFF U-23 tahun ini. Mereka sepertinya menganggap turnamen ini sebagai sebuah ajang yang tidak dijadikan target utama. Akan tetapi, skuad asuhan Brad Maloney tetap menjaga asa untuk tampil kolektif secara tim dengan wajah-wajah pemain baru.

Lawan sesungguhnya Indonesia mungkin akan datang pada fase berikutnya. Ketika Thailand dan Vietnam melaju. Tidak dipungkiri dua negara itu adalah pesaing terkuat Indonesia dalam mempertahankan gelar turnamen AFF U-23. Apalagi Thailand yang punya misi mengawinkan gelar AFF 2020 dan AFF U-23 2020.

Kabar baiknya, untuk edisi kali ini Thailand hanya membawa tim U-19 ke ajang Piala AFF U-23 ini. Ya walaupun, Thailand tetaplah Thailand. Tidak dipungkiri sampai saat ini Thailand tetap merupakan kiblat kekuatan sepak bola di Asia Tenggara.

Hal serupa juga terjadi pada Timnas Vietnam. Anak asuh Dinh The Nam ini juga membawa skuad U-21 mereka. Akan tetapi, pasukan muda Vietnam ini terkenal spartan dan mengandalkan fisik serta kecepatan.

Thailand dan Vietnam tentu berbenah. Setelah mereka takluk di tangan garuda muda asuhan Indra Sjafri di edisi terakhir Piala AFF U-23 2019 lalu. Aroma balas dendam tentu tercurah dari kedua negara tersebut.

Sebagai negara yang mempunyai target juara, tampaknya Indonesia harus bekerja ekstra keras dengan persiapan yang bisa dikatakan minim.

Mempertahankan gelar juara mungkin akan menjadi beban anak asuh Shin Tae-yong. Akan tetapi dengan melihat kedalaman skuad garuda muda dengan atau tanpa pemain dari luar negeri, serta skema taktik yang bervariasi dari Shin Tae-yong membuat rasa optimisme tersendiri bagi kiprah garuda muda di AFF U-23 2022.

 

Sumber Referensi : bola.com, kompas.com, suara.com

Berita Bola Terbaru 8 Februari 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini 8 Februari 2022

UEFA BERSEDIA BERTEMU DENGAN TIGA PEMBERONTAK LIGA SUPER EROPA

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Journal du dimanche, Presiden UEFA Aleksander Ceferin membahas gagasan Piala Dunia dua tahunan dan bagaimana hal itu akan berdampak pada sepak bola pria dan wanita. Ceferin juga membahas proyek Liga Super Eropa. Ceferin menegaskan bahwa dia terbuka untuk berdiskusi dengan Juventus, Barcelona, dan Real Madrid, tiga klub yang menolak untuk menyerah pada proyek Liga Super. “Jika mereka meminta pertemuan, saya akan duduk dan berbicara dengan mereka, demi kebaikan sepak bola.”

LIVERPOOL INTIP PELUANG DARATKAN PAULO DYBALA

Daftar peminat Paulo Dybala di musim panas nanti semakin bertambah. Dikutip Mirror, Raksasa EPL, Liverpool dilaporkan juga tertarik memboyong sang striker. Laporan itu mengklaim bahwa Liverpool tidak sekedar wacana untuk merekrut Dybala. Mereka sudah bergerak untuk mengamankan jasa Dybala. Perwakilan Liverpool sudah mengontak agen Dybala. Mereka menawarkan kesempatan untuk pindah ke Inggris di musim panas nanti. Pihak Dybala masih menampung tawaran dari Liverpool itu. Karena mereka masih mempelajari tawaran-tawaran yang masuk untuk sang striker.

WAYNE ROONEY AKUI SEMPAT KECANDUAN ALKOHOL

Manajer Derby County yang juga eks pemain MU, Wayne Rooney, mengakui bahwa dirinya sempat mengalami kecanduan alkohol akibat stres saat mengawali karier sebagai pesepakbola. Hal itu terjadi lantaran Rooney mengaku mulai mendapatkan banyak tekanan. Pengakuan tersebut Wayne Rooney sampaikan sebelum rilis “Rooney,” sebuah film dokumenter tentang kehidupan dan karirnya yang akan dirilis di Amazon Prime.

LECEHKAN REKAN PEREMPUAN, MARC OVERMARS MUNDUR DARI AJAX

Marc Overmars mundur sebagai direktur sepak bola di Ajax Amsterdam pada Minggu (6/2). Hal tersebut dilakukannya setelah dirinya meminta maaf karena melecehkan rekan-rekan perempuannya dengan mengirim pesan yang tidak pantas. Mantan pesepak bola untuk Ajax Amsterdam, Arsenal, Barcelona dan tim nasional Belanda ini mengungkapkan dirinya “malu” setelah dikonfrontasi oleh klub sepak bola pada pekan lalu mengenai perilakunya. 

ULTAH KE-37, RONALDO DAPAT HADIAH MOBIL MEWAH DARI SANG KEKASIH

Cristiano Ronaldo memiliki mobil baru dan mobil yang dapat dia gunakan untuk membawa semua keluarga besarnya. Pemain MU itu menerima hadiah SUV Cadillac Escalade untuk ulang tahunnya yang ke-37. Ronaldo merayakan tonggak sejarah pada hari Sabtu dan hadiah datang dari pasangannya Georgina Rodriguez. Kabarnya, Mobil Model khusus Escalade ini tidak dijual di Eropa, jadi Georgina Rodriguez pasti meminta importir membawa kendaraan itu kepada suaminya di Manchester. Harganya sekitar 100.000 dolar (Rp 1,4 miliar).

BARCELONA PRIORITASKAN PERPANJANGAN KONTRAK ARAUJO

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengakui bahwa memperpanjang kontrak Ronald Araujo adalah prioritas utamanya. Sebab, Araujo tampil gemilang musim ini dan kerap menjadi pilihan utama sebagai partner Gerard Pique. Kontrak bek 22 tahun tersebut akan berakhir pada 2023 nanti. Adapun Chelsea dan Manchester United, menurut laporan, sudah mengambil ancang-ancang merekrut Araujo. Keduanya bahkan mengiming-imingi Araujo dengan gaji dua kali lipat lebih besar dari yang didapatnya di Camp Nou. Maka dari itu, Barca ingin mengamankan Araujo.

SATU GELAR LAGI MARCELO BAKAL PENSIUN DARI MADRID, LALU HIJRAH JADI MODEL

Bek sayap veteran Real Madrid, Marcelo tengah mendekati penghujung kariernya. Dia telah mempertimbangkan untuk gantung sepatu pada akhir musim 2021/22. Sepanjang kariernya, Marcelo telah memenangkan 23 gelar bersama Real Madrid. Torehan ini menyamai prestasi dipegang pemain legendaris Paco Gento. Marcelo bahkan masih berpeluang melewati rekor ini bila Real Madrid sukses merebut gelar La Liga atau Liga Champions musim ini.  Lalu setelah itu tercapai, menurut jurnalis ternama Spanyol, Paco Gonzalez, Marcelo bakal gantung sepatu dan beralih ke dunia model celana dalam.

KONDISI RAMOS DAN NEYMAR JELANG LAWAN REAL MADRID

Klub raksasa Liga Perancis, PSG, diliputi kekhawatiran menjelang laga penting melawan Real Madrid di pentas Liga Champions 2021/22. Sebab, Sergio Ramos dan Neymar Junior dalam kondisi tidak fit. Sergio Ramos, yang bergabung secara gratis dari Real Madrid pada musim panas 2021, tak kunjung membaik. Dia sudah sempat pulih dan bermain tetapi kembali dibekap cedera. Setali tiga uang, kondisi Neymar pun masih menjadi tanda tanya. Pochettino mengatakan bahwa mantan bintang Barcelona itu akan kembali ke gym sebelum bergabung dengan rekan-rekannya.

SIMEONE AKUI ATLETICO TIDAK MAMPU MENGATASI KEKUATAN BARCELONA

Atletico Madrid dihancurkan Barcelona dengan skor 2-4 dalam laga lanjutan La Liga. Pelatih Atletico, Diego Simeone mengakui kekalahan ini. Simeone mengakui, anak asuhnya memiliki beberapa peluang yang jelas. Tapi, ia menyadari bahwa dalam sebuah pertandingan sepak bola, akan dimenangkan oleh tim yang lebih kuat. “Saya mengukur permainan dengan peluang. Mereka punya empat dan mencetak tiga di babak pertama dan kami mencetak satu dari empat,” ucapnya.

VLAHOVIC – ZAKARIA SAMAI REKOR VIDAL DAN LICHTSTEINER

Juventus berhasil memenangkan pertandingan lanjutan Serie A menghadapi Hellas Verona. Bermain di Allianz Stadium, Si Nyonya Tua unggul dengan skor 2-0 lewat dua gol pemain baru mereka, Dusan Vlahovic dan Denis Zakaria. Kedua pemain yang mencetak gol pada pertandingan ini merupakan debutan. Menurut Opta, ini adalah kali kedua di mana ada dua pemain yang mencetak gol di laga debutnya untuk Juventus di Serie A di era tiga poin untuk sebuah kemenangan (sejak 1994/95). Mereka mengikuti jejak Arturo Vidal dan Stephan Lichtsteiner saat melawan Parma pada September 2011.

SENEGAL JUARA AFRIKA, PRESIDEN TETAPKAN HARI LIBUR NASIONAL

Usai juara Piala Afrika 2021, Senegal mendapat sambutan meriah ketika tiba di negaranya, di mana mereka diarak keliling kota Dakar. Presiden Senegal, Macky Sall, bahkan mempersingkat waktu kunjungan ke luar negeri demi bisa mengadakan resepsi resmi bagi tim nasional. Sall turut memberikan apresiasi atas pencapaian Senegal di Piala Afrika 2021. Dia menetapkan Hari Libur Nasional pada hari Senin agar masyarakat Senegal bisa merayakan keberhasilan tim nasional.

TERUNGKAP, BISIKAN SADIO MANE KE MO SALAH

Sadio Mane tertangkap kamera mendatangi Mohamed Salah usai final Piala Afrika 2021. Sembari merangkul rekan setimnya di Liverpool itu, Mane tampak mengatakan sesuatu ke Salah yang sempat berurai air mata akibat gagal juara. Penyerang berusia 29 tahun tersebut kemudian mengumbar perkataannya pada sang rekan setim ketika ditemui awak media. “Saya memberitahu bahwa dia tetap merupakan seorang pemain yang hebat, dan senang bisa bermain di klub yang sama,” ujar Sadio Mane kepada beIN SPORTS. 

NIKLAS SULE RESMI GABUNG DORTMUND

Niklas Sule dipastikan meninggalkan Bayern Munchen setelah kontraknya berakhir dan bergabung dengan Borussia Dortmund sebagai pemain bebas transfer musim depan. Media Jerman Sport Bild menyebutkan bahwa kesepakatan antara Sule dengan Dortmund itu terjadi di bawah radar Munchen. Mereka tak mengetahui jika si pemain berbicara dengan klub lain meskipun menyadari bahwa kontrak Sule tinggal tersisa enam bulan lagi sejak Januari lalu. Dengan demikian, Dortmund mengalahkan Juventus dan MU dalam perburuan bek 26 tahun tersebut. 

MO SALAH KEMBALI KE LIVERPOOL, SIAP MAIN LAWAN LEICESTER CITY

Mohamed Salah akan kembali gabung ke Liverpool lebih awal ketimbang rekannya, Sadio Mane. Paling lambat pada Selasa (8/2), usai kalah dari Mane di final Piala Afrika, Salah dijadwalkan buat terbang ke Inggris untuk gabung dengan Liverpool. Jurgen Klopp menyatakan Salah dan Mane mungkin saja main di laga lawan Leicester City pada tengah pekan nanti. Namun, hal tersebut masih harus dipastikan lebih lanjut karena ingin meninjau kondisi fisik mereka.

BAJU DELE ALLI DIKRITIK SAAT PERKENALAN, LAMPARD MEMBELA

Dele Alli tampil santai dan kasual saat diperkenalkan bareng dengan rekrutan baru Everton lainnya, Donny van de Beek, di Goodison Park, Sabtu (5/2) lalu. Alli pada saat itu mengenakan celana jins, jaket bomber, dan kupluk, berbeda dengan Van de Beek yang memakai mantel. Pakaian Alli itu dikecam oleh pemain legendaris Tottenham, Glenn Hoddle. Hoddle menyebut Alli bak diseret dari jalanan untuk hadir di acara perkenalan tersebut. Tapi Manajer Everton Frank Lampard memastikan ia tak peduli dengan gaya berpakaian. 

FANS PUKUL PEMAIN LAWAN, LEICESTER CITY AMBIL TINDAKAN TEGAS

Leicester City tersingkir dari Piala FA usai dipecundangi Nottingham Forest 4-1. Gol ketiga Forest di menit 24 membuat seorang suporter Leicester marah dan masuk ke lapangan, sehingga terjadi bentrok dengan beberapa pemain Forest dalam insiden buruk di mana terjadi pemukulan. Dalam sebuah pernyataan resmi, Leicester meminta maaf atas pemukulan yang dilakukan fans. Mereka juga telah memastikan pelaku sudah ditangkap dan dihukum tidak boleh menonton pertandingan Leicester di stadion seumur hidup.

SISA DRAMA DERBY MILAN, LAUTARO LUDAHI THEO?

Theo Hernandez mendapat kartu merah di masa injury time dalam Derby Della Madonnina. Hernandez saat itu melanggar keras Denzel Dumfries. Segala cara ia lakukan untuk menghentikan laju pemain Belanda tersebut, mulai dari menarik seragam hingga sliding tackle. Tindakan Hernandez memicu amarah Lautaro Martinez di bangku cadangan Inter. Martinez bergegas menuju ke atas Hernandez yang sedang menuruni tangga dan tampak meludahinya. Kejadian itu juga disertai oleh makian yang membuat Hernandez berang dan kembali ke lapangan untuk bersitegang dengan Martinez.

LIVERPOOL INCAR GAVI

Raksasa Inggris, Liverpool dilaporkan punya manuver transfer menarik di musim panas nanti. The Reds tertarik untuk mengamankan jasa Pablo Gavi dari Barcelona. Gavi dinilai Klopp bakal jadi opsi yang bagus untuk tim mereka di musim panas nanti. Seandainya Liverpool bisa meyakinkan Gavi pindah, mereka harus siap keluar uang dengan nominal besar untuk merekrut sang gelandang, yakni mencapai 40 juta Euro.

RANGNICK TAK PUNYA MASALAH DENGAN LINGARD

Ralf Rangnick membantah isu keretakan hubungannya dengan Jesse Lingard setelah gelandang itu batal hengkang dalam bursa transfer Januari. Berbicara menjelang pertandingan EPL melawan Burnley pada Selasa, Rangnick berkata kepada wartawan bahwa Lingard dan striker Edinson Cavani keduanya siap dimainkan dalam laga tandang ke Turf Moor. “Kami harus menatap ke depan sekarang, tidak ada masalah apa pun antara saya dan Jesse Lingard dan sebaliknya. Saya sangat senang memiliki dia di skuat dan dia akan ada di skuat untuk pertandingan besok malam.” ujarnya.

NIKE HENTIKAN KERJASAMA DENGAN GREENWOOD

Perusahaan apparel olahraga, Nike, mencabut dukungan atau sponsor untuk pesepak bola Mason Greenwood. Nike resmi tak lagi mendukung penyerang MU yang terjerat kasus kekerasan itu pada Senin, 7 Februari 2022. Sebelumnya, pada pekan lalu Nike sudah menangguhkan kerja sama dengan Greenwood karena raksasa pakaian olahraga itu merasa prihatin atas kasus tersebut. Namun kini Nike sudah mengambil sikap tegas untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Greenwood.

MU CETAK REKOR KERUGIAN TERBESAR DALAM TRANSFER PEMAIN

Manchester United menjadi klub dengan kerugian terbesar dalam transfer pemain selama satu dekade terakhir. Setan Merah menghabiskan lebih dari 1 miliar euro (sekitar Rp 16,458 triliun). Sebuah studi yang diterbitkan kelompok riset independen yang berbasis di Swiss, CIES Football Observatory, mengungkapkan bahwa MU memiliki pengeluaran bersih mencapai 1,075 miliar euro sejak 2012. Jumlah tersebut merupakan hasil dari transfer pemain yang mencapai 1,545 miliar euro dikurangi penghasilan yang hanya 470 juta euro (sekitar Rp 7,735 triliun) dari penjualan pemain.

MAN UNITED SEPAKAT LEPAS ANDREAS PEREIRA KE FLAMENGO

Manchester United dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk secara permanen melepas Andreas Pereira ke Flamengo. Mantan pemain Valencia itu siap untuk menandatangani kesepakatan hingga musim panas 2026. Pereira dipinjamkan ke raksasa Brasileiro musim panas lalu dengan kesepakatan pinjaman selama satu musim dan membuat kesan positif bagi klub barunya selama kampanye 2021. Pereira mencatatkan lima gol dan satu assist dalam 24 laga di semua kompetisi untuk Flamengo.

SEHARUSNYA MUSIM INI MESSI LEBIH PRODUKTIF DARI RONALDO, TETAPI….

Lionel Messi baru mencetak dua gol di Liga Prancis musim ini. Tiang gawang lawan menjadi penghambat nyata Messi untuk tampil lebih produktif di Liga Prancis musim ini. Messi tercatat sudah menyaksikan 7 upayanya mencium mistar atau tiang gawang musuh. Bayangkan jika sebanyak 7 upaya bagus Messi di Liga Prancis tadi tak membentur mistar dan meluncur mulus ke jaring gawang lawan. Messi akan bisa lebih tajam dari CR7 yang telah mengemas 8 gol di pentas Liga Inggris.

ZIDANE INGIN KEMBALI LATIH RONALDO, TAPI BUKAN DI MADRID

Zinedine Zidane, yang dirumorkan bakal menggantikan Pochettino di PSG, dikabarkan ingin bereuni kembali dengan mantan anak asuhnya di Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Zidane ingin PSG mendatangkan Ronaldo jika terpilih sebagai pelatih baru nanti. Keinginan Zidane sepertinya mendapat sambutan hangat dari Ronaldo. Pemain 37 tahun itu kabarnya siap hengkang dari MU dan pindah ke PSG untuk bermain bareng Lionel Messi dan Neymar.

MBAPPE DICAP EGOIS KARENA TAK MAU OPER BOLA KE MESSI

Bomber PSG, Kylian Mbappe, lagi-lagi dicap egois oleh para penggemar lantaran tidak mau mengoper bola ke Lionel Messi. Momen itu terjadi dalam laga PSG kontra Lille yang berakhir dengan skor 5-1, pekan lalu. Fans PSG tampak kecewa dengan sikap egois Mbappe pada momen gol ketiga PSG yang dicetak oleh Messi. Saat itu, Mbappe memilih tidak mengoper bola ke Messi yang berdiri bebas meski ia tampak kesulitan menghadapi bek-bek Lille. Alhasil, aksi Mbappe mampu dihentikan oleh bek-bek Lille sebelum bola kembali direbut oleh Messi.