Beranda blog Halaman 218

Asal Usul Julukan Unik Juara Piala Asia

0

AFC Asian Cup atau yang lazim kita sebut sebagai Piala Asia adalah turnamen sepak bola terakbar di Benua Kuning. Tak banyak yang menyadari kalau Piala Asia adalah turnamen sepak bola kontinental tertua kedua di dunia setelah Copa America.

Piala Asia pertama kali digelar pada 1956 dan terus diadakan tiap empat tahun sekali, kecuali pada edisi 2007 agar tidak bertabrakan dengan Olimpiade dan Piala Eropa. Pada awalnya, Piala Asia hanya diikuti empat negara, lalu jumlahnya berangsur meningkat. Format kompetisi pun ikut berkembang dan sejak edisi 2019, Piala Asia diikuti oleh 24 negara AFC yang terbagi dalam 6 grup.

Total, dari 47 member AFC, sudah 34 negara yang pernah mengikuti Piala Asia. Namun, baru 8 negara yang pernah keluar sebagai juara Asia. Mereka adalah Jepang, Arab Saudi, Iran, Korea Selatan, Kuwait, Australia, Irak, dan Qatar.

Sama halnya dengan klub sepak bola yang memiliki julukan, 8 negara juara Piala Asia juga memiliki julukannya masing-masing. Dalam kesempatan kali ini, starting eleven akan membahas asal usul julukan unik dari 8 negara yang pernah menjadi Juara Asia.

Jepang – Samurai Blue

Kita mulai dari pengoleksi gelar juara Piala Asia terbanyak, Jepang. Sejak kali pertama ikut serta pada edisi 1988, timnas Jepang sudah empat kali keluar sebagai juara di edisi 1992, 2000, 2004, dan 2011.

Sudah bukan rahasia lagi kalau timnas Jepang punya julukan “Samurai Blue” alias “Samurai Biru”. Julukan tersebut sebenarnya sudah lama dipakai timnas Jepang, tetapi baru secara resmi dipatenkan oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) pada 19 Oktober 2009.

Kata “Samurai” diambil dari nama prajurit atau elite militer Jepang di abad pertengahan. Samurai juga dikenal sebagai salah satu identitas internasional Jepang. Sementara “Blue” atau “biru” adalah warna tim nasional Jepang.

Konon, warna biru pada jersey utama Jepang terinspirasi dari seragam tim sepak bola Jepang yang berhasil menjuarai Turnamen Sepakbola Asia Timur sebanyak 8 kali beruntun pada tahun 1930 dengan seragam warna biru. Laporan lain menyebut kalau warna biru mewakili birunya langit dan lautan yang merupakan lambang wilayah Jepang. Warna biru juga dianggap sebagai warna keberuntungan, sebab ketika jersey utama Jepang berganti warna menjadi merah atau putih sesuai bendera nasionalnya, mereka lebih banyak sial.

Mengutip dari situs resmi JFA, “Samurai Blue” dapat dikonotasikan sebagai bertarung dengan bangga, fair play, dan keinginan kuat untuk menang.

Arab Saudi – The Green Falcons

Berikutnya, di urutan kedua ada Arab Saudi yang sudah tiga kali menjuarai Piala Asia, masing-masing di edisi 1984, 1988, dan 1996. Sesuai dengan warna jersey dan bendera mereka, timnas Arab Saudi dijuluki “al-‘Akhḍar” yang berarti hijau. Namun, julukan yang paling melekat adalah “Al-Suqour Al-Khodhur” alias “The Green Falcons”.

Burung falcon memang sangat identik dengan Arab Saudi. Dahulu, suku Badui di Jazirah Arab menggunakan burung falcon untuk berburu. Kini, falconry, salah satu jenis olahraga tertua di dunia yang memanfaatkan burung falcon untuk berburu telah menjadi warisan, tradisi, serta budaya dari Arab Saudi.

Memiliki falcon sudah menjadi hobi di Arab Saudi. Bahkan, falconry disebut pula sebagai olahraganya para raja di sana. Maka, memiliki burung falcon juga merupakan kebanggan dan penegas status sosial di Arab Saudi. Falcon sendiri merupakan jenis burung pemangsa dan pemburu hebat yang langsung menukik tajam untuk menerkam mangsanya.

Tradisi, budaya, dan filosofi dari burung falcon inilah yang jadi sebab mengapa burung falcon jadi lambang dari Federasi Sepak Bola Arab Saudi sekaligus menjadi inspirasi bagi timnas Arab Saudi untuk menjuluki dirinya “The Green Falcons”.

Iran – Team Melli

Berikutnya, di urutan ketiga ada Iran. Iran pertama kali ikut Piala Asia di edisi 1968 dan langsung menjadi juara. Mereka berhasil mengulang pencapaian tersebut di dua edisi berikutnya untuk mengklaim 3 gelar Piala Asia secara beruntun. Setelah itu, Iran belum lagi mampu mencapai partai final.

Timnas Iran punya beberapa julukan. Yang paling populer dan lazim dipakai adalah “Team Melli” yang dalam bahasa Persia berarti tim nasional. Selain julukan tersebut, Iran pernah mendapat julukan “Persian Stars” di Piala Dunia 2006, serta “The Lions of Persia” dan “Princes of Persia” di Piala Asia 2011. Sementara di Piala Dunia 2014, Iran pernah mendapat julukan “Youzpalangan” yang berarti “Cheetah” karena kehadiran Cheetah Putih dalam jersey mereka. Hewan tersebut juga menjadi maskot dari timnas Iran.

Korea Selatan – Taegeuk Warriors

Berikutnya, di urutan keempat ada Korea Selatan. Negara yang kini terkenal akan K-Pop dan K-Drama ini adalah salah satu founding fathers Piala Asia. Dari 18 edisi Piala Asia, Korea Selatan tercatat 3 kali absen di edisi 1968, 1976, dan 1992, serta dua kali menjadi Juara Asia di dua edisi pembuka di tahun 1956 dan 1960.

Tak seperti tiga negara yang sudah kami bahas sebelumnya, tim nasional Korea Selatan memiliki julukan yang begitu sarat akan makna filosofis. “Taegeuk Warriors”, begitulah timnas Negeri Ginseng menjuluki dirinya.

“Taegeuk” merupakan lingkaran merah dan biru yang terdapat pada bagian tengah bendera nasional Korea Selatan yang bernama “Taegeukgi”. Lingkaran berwarna merah melambangkan kekuatan ‘yang’ atau kekuatan kosmik positif. Sedangkan lingkaran berwarna biru melambangkan kekuatan ‘yin’ atau kekuatan kosmik negatif.

Dalam tradisi Korea Selatan, “Taegeuk” merupakan lambang keseimbangan alam semesta. “Taegeuk” dalam bendera “Taegeukgi” juga merupakan lambang dari rakyat Korea Selatan.

Selain “Taegeuk Warriors”, timnas Korea Selatan juga dijuluki “Tigers of Asia” karena Asosiasi Sepak Bola Korea yang memakai Macan sebagai lambangnya. Sementara itu, oleh beberapa fans dan media, timnas Korea Selatan juga dijuluki “The Reds” karena jersey utamanya yang berwarna merah. Sedangkan “Bulgeun Angma” alias “The Red Devils” menjadi nama resmi dari kelompok pendukung tim nasional Korea Selatan.

Kuwait – Al-Azraq

Selanjutnya, di urutan kelima ada Kuwait. Sepak bola dari negara yang kaya akan cadangan minyak dan gas alam ini memang sudah lama tak terdengar. Penyebabnya, Kuwait pernah dibebukan oleh FIFA di tahun 2007 dan 2008.

Lalu, pada tahun 2015, sepak bola Kuwait kembali dibebukan untuk ketiga kalinya hingga dicabut pada 2017. Hal inilah yang membuat kekuatan mereka perlahan menurun hingga didiskualifikasi dari Piala Asia 2019 dan gagal lolos di edisi 2023.

Akan tetapi, Kuwait dulunya merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Asia di era 70-an hingga 2000-an. Buktinya, timnas Kuwait pernah berlaga di Piala Dunia 1982 dan menjadi jawara Piala Asia 1980.

Julukan dari timnas Kuwait sendiri adalah “Al-Azraq” yang berarti “Biru”. Tak banyak sumber informasi mengapa Kuwait yang bendera nasionalnya sendiri tak mengandung warna biru dijuluki “Al-Azraq” selain karena jersey kandang mereka yang berwarna biru.

Namun konon kabarnya, warna tersebut merupakan representasi dari birunya lautan. Kuwait memang negara yang punya sejarah panjang akan pelayaran dan perburuan mutiara.

Australia – Socceroos

Kita tinggalkan Kuwait dengan julukannya yang masih menyisakan teka-teki. Di urutan keenam ada negara yang menghianati Oceania untuk bergabung ke Asia. Siapa lagi kalau bukan Australia.

Australia adalah salah satu pendiri Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC). Namun, setelah 40 tahun, Australia keluar dan bergabung ke AFC pada tahun 2006 agar lebih mudah lolos ke Piala Dunia. Sejak pertama kali ikut Piala Asia pada edisi 2007, Australia berhasil sekali menyabet predikat Juara Asia pada edisi 2015 yang digelar di kandangnya sendiri.

Julukan dari timnas Australia sendiri adalah “Socceroos”. Tidak ada arti dalam kata tersebut, sebab “Socceroos” merupakan akronim dari dua kata, yakni “Soccer” dan “Kangaroo”. Sudah menjadi barang yang lazim di sana untuk menggabungkan nama olahraga dengan hewan Kanguru sebagai simbol Australia.

Julukan “Socceroos” sendiri pertama kali didengungkan oleh seorang jurnalis asal Sydney, Tony Horstead pada tahun 1967. Sejak pertama kali dipakai, banyak media dan fans yang tidak suka dengan julukan tersebut. Oleh beberapa media, julukan “Socceroos” bahkan masuk dalam daftar julukan terburuk di dunia. Namun, hingga hari ini, julukan tersebut masih tetap dipertahankan.

Irak – Lions of Mesopotamia

Beralih ke urutan nomor 7. Ada Irak yang sukses menciptakan salah satu kisah underdog terbaik dalam sejarah sepak bola ketika berhasil menjuarai Piala Asia 2007. Terinspirasi dari sejarah negaranya di masa lalu, tim nasional Irak dikenal luas dengan julukan “Usood al-Rafidayn” alias “Lions of Mesopotamia”.

Sebagian besar wilayah Irak yang berada di Asia Barat diyakini merupakan bekas wilayah Mesopotamia yang dulu terletak di antara dua sungai besar, yakni Sungai Eufrat dan Tigris. Mesopotamia sendiri merupakan salah satu peradaban tertua di dunia. Dalam peradaban Mesopotamia, singa menjadi hewan sekaligus simbol yang penting.

Meskipun singa di Irak sudah dinyatakan punah akibat perburuan pada tahun 1918, tetapi raja hutan tersebut punya tempat spesial dalam peradaban Mesopotamia dan dianggap sebagai simbol dari kekuatan dan ketangguhan. Itulah mengapa “Lions of Mespotomia” diadopsi menjadi julukan bagi timnas Irak.

Qatar – Al-Annabi

Terakhir, di urutan kedelapan ada Qatar. Negara ini sangat mencuri perhatian di Piala Asia edisi 2019. Sejak pertama kali ikut pada edisi 1980, Qatar kerap terhenti di fase grup dan prestasi terbaik mereka cuma sampai perempat final. Namun, pada kesempatan pertama menembus partai final, Qatar sukses mengalahkan raja Asia, Jepang, untuk mengklaim trofi Piala Asia 2019.

Mirip dengan Kuwait, timnas Qatar menjuluki dirinya sesuai dengan jersey utama mereka. Julukan timnas Qatar adalah “Al-Annabi” alias “The Maroons”. Warna merah marun juga merupakan salah satu warna yang terdapat pada bendera Qatar.

Itulah julukan dari 8 juara Piala Asia beserta asal usulnya yang unik. Sebetulnya, masih ada satu mantan juara Asia yang belum kami bahas. Namun, tim yang menjuarai Piala Asia 1964 itu sudah ditendang dari AFC pada tahun 1974. Apalagi, mereka adalah penjajah dan pelaku genosida. Jadi, untuk apa membahas mereka? Benar kan, football lovers?


Referensi: JFA, Goal, Adelaide Now, Youm7, Asiasociety, ArabNews, Si, Top End.

Berita Bola Terbaru 22 Januari 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris, Liverpool menang besar 4-0 atas tuan rumah Bournemouth. Tampil tanpa Mo Salah bukan masalah bagi The Reds. Tugas mencetak gol langsung diemban oleh due Darwin Nunez dan Diogo Jota yang masing-masing mencetak brace di laga ini. Dengan tambahan tiga poin, Liverpool berada di puncak klasemen dengan mengumpulkan 48 poin, selisih lima poin dari Manchester City di urutan kedua.

Di laga lain, West Ham United justru ditahan imbang oleh Sheffield United dengan skor 2-2. Dua gol West Ham dicetak oleh Maxwel Cornet menit 28 dan James Ward-Prowse menit 79. Sementara gol balasan Sheffield lahir dari aksi Brereton Diaz menit 44 dan Oliver McBurnie di penghujung laga. Dengan hasil ini, The Hammers tetap berada di urutan enam klasemen sementara Liga Inggris. Sedangkan The Blades tak beranjak dari dasar klasemen.

Beralih ke Liga Spanyol, Barcelona berhasil menundukan tim tuan rumah, Real Betis dengan skor 4-2. Gol Barcelona lahir dari hattrick Ferran Torres menit 21, 48, dan 90+2 serta satu gol dari Joao Felix menit 90. Sementara dua gol Betis dicetak oleh Isco menit 56 dan 59. Dengan kemenangan ini, La Blaugrana menyalip Athletic Bilbao untuk mengisi posisi tiga klasemen sementara La Liga. Sementara Betis tertahan di peringkat sembilan.

Girona kembali menunjukan superioritasnya dengan menang 5-1 dari Sevilla. Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Isaac Romero menit 10, Girona bangkit melalui hattrick Artem Dovbyk menit 13, 15, 19, serta dua gol lagi dari Viktor Tsigankov menit 56 dan Cristhian Stuani menit 89. Dengan hasil ini, Girona kembali memuncaki klasemen Liga Spanyol dengan perolehan 52 poin. Selisih satu poin dengan El Real.

Sedangkan dari Serie A, Juventus juga kembali memuncaki klasmen Liga Italia setelah mengalahkan Lecce dengan skor 3-0. Gol skuad asuhan Max Allegri dikreasi oleh Dusan Vlahovic menit 59 dan 68 serta satu gol dari Gleison Bremer menit 85.

AFCON: KEJUTAN, MAROKO DITAHAN IMBANG KONGO

Di Piala Afrika 2023, Timnas Maroko dengan mengejutkan ditahan imbang oleh Timnas Kongo dengan skor 1-1. Dilansir Sky Sport, Maroko mencetak gol lebih dulu melalui Achraf Hakimi menit 6. Tetapi tim favorit juara dikejutkan dengan perlawanan Republik Demokratik Kongo. Menit 76, akhirnya Kongo menyamakan kedudukan lewat aksi striker Stuttgart, Silas. Dengan hasil ini, Maroko gagal lolos ke fase gugur lebih cepat karena kini posisi mereka belum aman.

PIALA ASIA: THAILAND DIAMBANG LOLOS KE 16 BESAR

Di Piala Asia 2023, Timnas Thailand beri kejutan. Setelah menang 2-0 atas Kirgistan, kini Skuad Gajah Perang mampu menahan imbang Oman dengan skor 0-0. Thailand jadi tim Asia Tenggara yang belum terkalahkan di turnamen ini. Dilansir Media Indonesia, dengan raihan empat poin, Thailand hampir dipastikan melaju ke babak 16 besar Piala Asia 2023. Thailand kini berada di peringkat kedua dan memiliki kemungkinan besar untuk lolos jika Oman gagal menang lawan Kirgistan di pertandingan pamungkas.

KALAH DARI BREMEN, TUCHEL NGAMUK NYALAHIN TIM

Bayern Munchen mengalami kekalahan yang mengejutkan atas tim tamunya Werder Bremen. Skuad asuhan Thomas Tuchel harus mengakui keunggulan Bremen dengan skor 1-0. Dilansir Goal, kekalahan ini membuat sang pelatih kesal. Tuchel merasa timnya bermain seperti tim yang tak berambisi meraih gelar. Sering kalah duel, kewalahan saat menghadapi serangan balik, dan minim koordinasi di lapangan. Ia juga menyalahkan Harry Kane yang gagal mengkonversikan beberapa peluang.

BAYERN COBA DATANGKAN TRIPPIER

Meski Newcastle United dikabarkan enggan melepas Kieran Trippier di bursa transfer musim dingin kali ini, Bayern Munchen tetap berusaha untuk menggoda. Dilansir The Guardian, pihak Munchen kabarnya ingin menguji komitmen The Magpies dengan mengajukan tawaran kedua yang lebih tinggi untuk Trippier. Apalagi, Newcastle memang harus melepas beberapa pemain agar tak bermasalah dengan FFP. Situasi ini akan dimanfaatkan oleh Bayern.

SPURS HALANGI PENDEKATAN AL-NASSR UNTUK EMERSON

Tottenham kabarnya tak mau buru-buru melepas pemainnya di bursa transfer musim dingin kali ini. Itu dibuktikan dengan sikap mereka yang menolak berbagai bentuk pendekatan Arab Saudi terhadap sejumlah pemainnya. Dilansir Talksport, baru-baru ini, yang digoda adalah Emerson Royal. Spurs pun dikabarkan menolak tawaran dari beberapa klub Arab Saudi termasuk tawaran senilai 21 juta pound (Rp416 miliar) dari Al-Nassr. Menurut laporan, Ange Postecoglou masih senang dengan performa pemain Brazil itu. Ia ingin Emerson jadi bagian tim setidaknya hingga akhir musim.

RENCANA TRANSFER CITY TERANCAM BOCOR KE MU?

Dengan disepakatinya kepindahan Omar Berrada ke Manchester United, itu menimbulkan kekhawatiran yang luar biasa di tubuh Manchester City. Dilansir Daily Star, pihak City khawatir kalau Omar akan membocorkan rencana transfer tim dalam beberapa tahun kedepan kepada Manchester United. Jika hal itu terjadi, maka kegiatan transfer City akan terganggu dan United bisa jadi ancaman yang cukup berarti bagi City di bursa transfer.

MOURINHO PERTIMBANGKAN LATIH NAPOLI?

Setelah dipecat dari AS Roma, Jose Mourinho dikabarkan belum mau meninggalkan Serie A. Ia mencari kemungkinan untuk melatih klub Serie A lain musim depan. Dilansir Football Italia, setelah resmi berpisah dengan Roma, pelatih berusia 60 tahun itu kabarnya akan melakukan pertemuan dengan pihak Napoli. Sang agen, yakni Jorge Mendes sudah melakukan pertemuan dengan presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis beberapa hari setelah pemecatan. Menurut laporan, pertemuan Mourinho dengan pihak Napoli akan dilaksanakan minggu depan.

DI TENGAH KRITIKAN, ALLEGRI CETAK SEJARAH DI SERIE A

Selain membawa Juventus memuncaki klasemen Liga Italia, kemenangan 3-0 atas Lecce jadi kemenangan yang berharga bagi pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Seperti apa yang diwartakan Football Italia, kemenangan tersebut menjadikan Allegri sebagai pelatih ketiga yang mampu mencatatkan 300 kemenangan di Serie A. Catatan itu hanya kalah dari Nereo Rocco dan Giovanni Trapattoni. Menariknya, hasil kemenangan itu diraih Allegri hanya dalam 491 laga.

LAZIO PENGEN BALIKAN SAMA CANDREVA

Lazio dikabarkan sedang mengatur siasat untuk membawa pulang Antonio Candreva dari Salernitana. Dilansir Football Italia, pelatih Lazio, Maurizio Sarri meminta langsung kepada manajemen untuk mendatangkan lagi Candreva. Menurutnya, kedewasaan dan pengalaman sang pemain bisa membantu Lazio untuk berkembang musim ini. Sang pemain pun terbuka dengan kesempatan ini. Masalahnya, Salernitana enggan kehilangan Candreva di pertengahan musim. Mereka berniat untuk memperpanjang kontrak sang pemain.

MIKE MAIGNAN BAKAL JADI WARGA NEGARA ITALIA?

Tindakan rasisme yang diterima penjaga gawang AC Milan, Mike Maignan telah menimbulkan berbagai macam respons. Ada yang turut prihatin dan ada juga yang tiba-tiba ingin memberikan kewarganegaraan Italia. Loh? Dilansir Football Italia, Walikota Udine, Alberto Felice De Toni, secara pribadi mengusulkan gagasan untuk menawarkan kewarganegaraan kehormatan kepada Maignan setelah mengalami pelecehan rasial oleh beberapa penggemar Udinese. Ini jadi salah satu bentuk minta maaf atas kelakuan buruk masyarakatnya.

REAL MADRID SUSAH PAYAH HADAPI ALMERIA

Real Madrid mengalami hari yang berat saat menghadapi tim papan bawah La Liga, Almeria. Sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu, Madrid akhirnya bangkit. Dilansir Goal, El Real akhirnya menang dramatis 3-2 usai nyaris dipermalukan oleh juru kunci La Liga. Dani Carvajal jadi pahlawan di pertandingan ini melalui golnya di menit 90+9. Berkatnya, Madrid tak jadi menanggung malu di hadapan publik Santiago Bernabeu.

XAVI: MADRID MENANG DIBANTU WASIT

Kemenangan dramatis Real Madrid atas Almeria mengundang komentar dari pelatih rival, Xavi Hernandez. Menurutnya, Almeria sangat dirugikan karena Madrid dibantu oleh wasit di pertandingan tersebut. Dilansir Football Espana, Xavi merasa ada beberapa hal janggal yang terjadi di laga tersebut. Salah satunya penggunaan VAR yang tidak merata dan gol Vinicius yang tak dianulir. Pemain asal Brazil itu terlihat menggunakan tangannya untuk mencetak gol penyeimbang. Melihat laga ini, Xavi kian meragukan kinerja wasit La Liga.

ABAIKAN LAGA LAWAN JEPANG, INDONESIA BISA LOLOS 16 BESAR PIALA ASIA

Timnas Indonesia bisa lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 tanpa melalui duel lawan Jepang asal beberapa skenario ini berjalan sesuai rencana. Dilansir Bolasport, Indonesia masih berpeluang besar untuk lolos ke babak berikutnya asal Qatar wajib menang atas China dan India vs Suriah serta Palestina vs Hongkong harus berakhir imbang. Jika Qatar menang, siapapun yang menempati peringkat ketiga Grup A bakal mengoleksi dua poin. Jika Suriah dan Palestina imbang, maka mereka akan finis di urutan ketiga masing-masing grup dengan torehan dua poin. Jumlah tersebut tak bisa menyalip Indonesia yang sudah mengumpulkan tiga poin di klasemen peringkat tiga terbaik.

MU JUAL ANTONY?

Manchester United telah diperingatkan untuk segera menjual Antony yang masih punya nilai. Hal tersebut disarankan oleh mantan bintang mereka Dwight Yorke. Yorke takut terulangnya situasi yang dialami oleh Anthony Martial. Kalau tak segera dijual, Antony bahkan diprediksi Yorke akan jadi Martial part 2. Selain itu, Antony juga telah dicap oleh sebagian publik Old Trafford sebagai salah satu pemborosan terbesar dalam sejarah transfer MU. 

CITY PERPANJANG DE BRUYNE

Kevin De Bruyne bisa saja mendapatkan penghasilan besar hingga 1 juta pounds per minggu kalau ia gabung ke klub Saudi Pro league. Namun sayangnya, pemain Belgia berusia 33 tahun itu masih menyukai kehidupan di Etihad. Begitupun ketiga anaknya yang masih kecil. Keluarga De Bruyne bahkan menyebut Manchester sebagai rumah keduannya. Untuk itu, City kini ingin memberi penghargaan kepada keluarga De Bruyne atas kesetiaannya, dengan menawarkan perpanjangan kontrak hingga tahun 2026 kepada De Bruyne.

NEWCASTLE TOLAK TAWARAN ATLETICO MADRID

Newcastle telah menolak permintaan Atletico Madrid untuk meminjam striker Callum Wilson. The Magpies mau menerima tawaran Los Colchoneros asalkan dengan status permanen. Hal tersebut mirip dengan pendekatan Munchen terhadap Trippier yang juga ditolak oleh Newcastle, karena hanya bersifat pinjaman. 

JORDAN HENDERSON : JANGAN KE LIGA ARAB SAUDI

Henderson tak ingin menjelek-jelekkan Saudi Pro League meskipun ia hanya bermain enam bulan disana. Henderson berharap kepergiannya dari Al Ettifaq tidak mempengaruhi para bintang Eropa untuk mengurungkan niat melanjutkan karier Saudi Pro League. Henderson justru merasa terhormat memiliki kesempatan merasakan pengalaman bermain di liga yang jauh dari hingar-bingar kebisingan liga-liga Eropa.

GELANDANG CITY MENUJU WEST HAM

Gelandang timnas Inggris yang kini jadi calon pemain buangan Manchester City, Kalvin Phillips, tampaknya akan segera bergabung dengan West Ham dengan status pinjaman. Langkah Phillips tersebut diyakini guna mendapat menit bermain lebih untuk bisa tembus skuad Timnas Inggris di EURO 2024 nanti. Phillips kini segera bertolak ke London, dan The Hammers berharap Phillips bisa tersedia untuk debut di kandang sendiri melawan Bournemouth pada tanggal 1 Februari 2024 mendatang.

PESAN MBAPPE KEPADA MAIGNAN

Kylian Mbappe telah mengirimkan pesan dukungan kepada kiper Prancis Mike Maignan, setelah kiper AC Milan itu menjadi korban dugaan nyanyian rasis kala melawan Udinese di Serie A. Diposting di X pribadinya, Mbappe berkata: “Anda sangat jauh dari kesendirian Mike Maignan. Kami semua bersama Anda. Tidak ada tempat untuk Rasisme”. 

AWAS! MITOMA SUDAH LATIHAN JELANG LAWAN INDONESIA

Untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Timnas Jepang di Piala Asia 2023, Kaoru Mitoma melakukan latihan ringan dengan melakukan beberapa tembakan di tengah proses pemulihan cederanya. Mitoma diketahui terus berkejaran dengan waktu untuk sembuh total demi bisa membela negaranya kontra Timnas Indonesia dalam partai hidup mati Grup D Piala Asia.

VIETNAM HIBUR DIRI UNGKIT MASA LALU BANTAI INDONESIA

Media Vietnam, VTV, menghibur diri dengan mengunggah video Timnas Vietnam ketika membantai Timnas Indonesia 4-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Hal ini dilakukan usai Vietnam baru saja takluk di tangan Timnas Indonesia dalam laga fase grup Piala Asia 2023. Hmmm, kasihan Vietnam ya.

JEPANG AKAN SENGAJA NGALAH DENGAN INDONESIA?

Ada rumor yang beredar bahwa Timnas Jepang bakal sengaja mengalah dari Timnas Indonesia demi menghindari Korea Selatan di 16 besar Piala Asia 2023. Pasalnya kalau menang atas Indonesia, dan otomatis finis sebagai runner-up Grup D, Jepang akan menantang juara Grup E yang kemungkinan ditempati musuh terberat mereka, Korea Selatan. Sementara jika merebut status peringkat tiga terbaik, Jepang hanya akan bersua juara Grup A atau B yang kemungkinan diisi Qatar maupun Australia.

JELANG LAWAN JEPANG, INDONESIA MALAH LIBUR LATIHAN

Timnas Indonesia mendapatkan satu hari bebas jelang laga penentuan melawan Jepang di Piala Asia. Hari bebas tersebut tepatnya diberikan pada hari Minggu 21 Januari 2024. Usut punya usut, pelatih Shin Tae-yong sengaja memberikan waktu bebas tersebut agar para pemain lebih merasa rileks, dan fit seratus persen jelang melawan Jepang.

Indonesia vs Jepang: Nggak Nyangka Jadi Laga Penentuan!

0

Ada sebuah ungkapan yang terkenal dari Bung Karno, “Barangsiapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam”. Kalimat itu tidak berarti Bung Karno meminta segenap Bangsa Indonesia untuk terjun ke laut mencari mutiara.

Perkataan itu semacam pelecut semangat bagi siapa pun yang sedang berjuang. Kelak bertahun-tahun setelah Indonesia merdeka, perkataan Soekarno itu mengalir dalam darah anak-anak Timnas Indonesia yang sedang berjuang di medan pertempuran bernama Piala Asia.

Karena sudah memutuskan bertempur, mereka harus terjun sangat dalam pada pertempuran. Segala bentuk susah payah harus mereka lewati. Tak terkecuali menghadapi Timnas Jepang di laga terakhir Grup D. Ya, sebuah laga yang tidak hanya menentukan nasib bangsa ini, tapi juga Jepang itu sendiri.

Jalan Terjal Sebelum Bersua Jepang

Sebelum menghadapi Jepang, Indonesia telah menghadapi pahit-manis sepanjang gelaran Piala Asia. Menghadapi negara konflik, Indonesia kembali harus dihajar.

Tiga gol Irak hanya dibalas satu gol ala Vinicius Junior di final Liga Champions 2022 yang dicetak Marselino Ferdinan. Kalah di laga pertama jadi pencapaian buruk Indonesia di Piala Asia. Sebab di edisi sebelumnya, Indonesia tak pernah kalah di laga pertama.

Tapi ditolak cewek untuk pertama kali bukan akhir dari segalanya. Begitu pula kalah di laga pertama. Di laga kedua menghadapi Vietnam, Indonesia jauh lebih percaya diri walaupun ranking berada jauh di bawah Pasukan Nguyen. Dan meskipun Shin Tae-yong tidak pernah menang melawan Vietnam.

Namun, tekad mengalahkan Vietnam bergelora. Bukan hanya karena sudah paham dari ujung kepala sampai ujung kaki kekuatan Vietnam, tapi juga karena Phillipe Troussier selalu seperti Djadjang Nurdjaman ketika menghadapi Timnas Indonesia.

Vietnam ternyata tak terlalu superior. Shin Tae-yong tahu kelemahan taktik Troussier. Indonesia pun mencetak gol lewat titik putih. Asnawi Mangkualam yang jadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya.

Lewat gol yang setengah jatuh dari langit itu, Indonesia mengunci kemenangan hingga peluit panjang. Yah, walaupun datang dari kotak penalti, gol tetaplah gol. Kemenangan tetap dihitung tiga poin. Indonesia bersuka cita. Shin Tae-yong akhirnya bahagia bisa mengalahkan Vietnam.

Poin yang Sama dengan Jepang

Raihan tiga poin di laga kontra Vietnam amat berharga bagi Indonesia. Karena itu artinya poin mereka sama dengan Jepang. Ya, tim yang paling diunggulkan di Piala Asia itu juga baru mengantongi tiga poin. Hajime Moriyasu gagal membawa timnya memenangkan laga kontra Irak.

Alih-alih menang, Samurai Biru justru tersungkur. Jepang yang memiliki 73% penguasaan bola, gagal mencetak gol dalam 90 menit. Gol Wataru Endo baru datang di masa injury time. Jepang kalah 2-1 atas Irak. Kemenangan ini juga sangat berarti bagi Singa Mesopotamia.

Karena Irak belum pernah menang atas Jepang selama 31 tahun. Kemenangan itu juga memutus rekor 11 kemenangan beruntun skuad Hajime Moriyasu. Ini bisa juga membuktikan kalau Timnas Jepang tidak sekuat apa yang orang pikirkan. Namun, Indonesia tetap harus mewaspadai Jepang. Apalagi Indonesia selalu mengoleksi hasil minor ketika berhadapan dengan Timnas Naruto.

Rekor Pertemuan

Sudah delapan kali Indonesia kalah dari Jepang dalam 15 pertemuan. Namun, Indonesia pernah lima kali mencuri kemenangan atas Timnas Jepang. Kalau melihat sisi positifnya, selisih kemenangan kedua tim kala bertemu tidak terlalu jauh, yakni tiga pertandingan saja.

Dari segi negatifnya, kemenangan terakhir Indonesia atas Jepang diraih tahun 1981 saat bertemu di pertandingan persahabatan. Itu artinya sudah 43 tahun Indonesia tidak pernah mengalahkan Jepang. Di pertandingan terakhir Indonesia bahkan dilibas 5-0 pada 1989.

Itu terjadi di laga Kualifikasi Piala Dunia 1990 leg kedua. Pada leg pertama di GBK, Indonesia menahan imbang Jepang. Namun, di pertandingan kedua, tim yang diperkuat Rully Nere, Robby Darwis, Ricky Yacobi, hingga Jaya Hartono diganyang lima gol saat bertandang ke Stadion Nishigaoka, Tokyo.

Santai, STY Pernah Ngalahin Jepang, Kok

Dengan rekor itu, rasanya logis kalau Indonesia gentar menghadapi Jepang. Tapi melihat yang duduk di bench bukan Fachri Husaini atau Nandar Iskandar, tapi Shin Tae-yong, Indonesia tak perlu gentar. Sebab Shin Tae-yong pernah sekali mengalahkan Jepang. 

Tak tanggung-tanggung, kemenangan itu diraih di final Piala Asia Timur atau EAFF 2017. Shin yang menukangi Korea Selatan waktu itu menghajar Jepang dengan skor 4-1. Kekalahan itu menjadi kekalahan terburuk yang dialami Jepang atas rivalnya. Terakhir Jepang dihabisi Korea Selatan pada 1954 dengan skor 5-1.

Modal kemenangan besar itulah yang dibawa Shin Tae-yong di laga pamungkas nanti. Walaupun dengan tim yang kualitasnya bagai langit dan kerak bumi. Kendati saat kalah atas Korea Selatan 2017 lalu, Jepang dilatih Vahid Halilhodzic.

Kekuatan Timnas Jepang

Namun, kualitas Jepang tak bisa diremehkan. Sebagai unggulan, mereka punya segalanya. Salah satunya materi pemain. Takefusa Kubo, Minamino, Tomiyasu, Endo, Ritsu Doan, bahkan Kaoru Mitoma. Khusus yang terakhir kabarnya sudah mulai berlatih. Ia bisa menjadi senjata rahasia untuk menggempur pertahanan Indonesia.

Ciri khas permainan Jepang adalah berinisiatif menyerang lebih dulu. Melakukan tekanan tinggi untuk memukul langsung di pertahanan lawan. Ini akan menjadi sangat berbahaya bagi Timnas Indonesia. Terlebih Indonesia sering melakukan build-up dari bawah.

Perlu mentalitas sekelas Ruben Dias untuk keluar dari tekanan para pemain Jepang. Lini belakang seperti Jordi Amat, Elkan Baggott, hingga Rizki Ridho perlu mengurangi kesalahan elementer. Yang mengkhawatirkan adalah apakah kecepatan pemain belakang Indonesia bisa menyamai lini depan Jepang?

Sandy Walsh mungkin bisa menjawabnya. Namun, karena kebanyakan pemain Jepang skillfull, Indonesia tidak hanya perlu ekstra waspada di dalam kotak penalti, tapi juga di setengah lapangan. Bisa jadi Jepang akan melepas tembakan dari luar kotak penalti. Ritsu Doan salah satu yang bagus soal itu.

“Jepang tim terbaik di Asia sekarang. Lini serang dan pertahanannya seimbang. Saya akui mereka tim yang nyaris sempurna,” puji Shin Tae-yong pada Timnas Jepang.

Kelemahan Jepang

Namun, seperti Barcelona, Timnas Jepang juga punya kelemahan. Jika Barca cekak keuangannya, Jepang cekak kesabarannya. Jepang memang punya amunisi berbobot untuk terus melakukan sepak bola menyerang. Tapi para pemain acap kali tak sabaran dan terburu nafsu.

Sering para pemain Jepang frustrasi ketika buntu dalam menyerang. Ditambah Jepang asuhan Moriyasu kerap meninggalkan lubang di lini belakang ketika fokus menyerang. Itulah yang menjadi kelemahan Jepang sejak tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2022 lalu.

Ingat gol Ivan Perisic? Saat menghadapi Irak pun demikian. Casas tahu Jepang akan melakukan tekanan tinggi. Jadi, akan ada kelemahan di belakang. Lubang itulah yang dimanfaatkan para pemain Irak dengan kecepatannya. Indonesia kalau ingin tidak kalah melawan Jepang harus melakukan hal yang sama.

Bertahan total. Minim kesalahan di pertahanan sendiri. Tangkas dalam berduel. Bagus dalam transisi menyerang. Dan yang tak kalah penting, jika mau membobol gawang Jepang, finishing-nya harus berkualitas. Jika Rafael Struick mampet, bisa dicoba Ramadhan Sananta. Atau, kalau Sananta tak bisa, masih ada Dendy “Drogba” Sulistyawan.

Kemungkinan Peringkat Tiga Terbaik

Setelah kalah dari Irak, Moriyasu yakin lawan-lawannya akan lebih semangat mengalahkan Jepang. Tak terkecuali Timnas Indonesia. Moriyasu ogah meremehkan Indonesia asuhan Shin Tae-yong. Maka dari itu, Jepang akan tampil totalitas.

Lagi pula dengan kalah di pertandingan kedua, Jepang juga dihantui kegagalan lolos ke 16 besar. Karena terakhir kalinya Jepang tidak lolos ke fase gugur di Piala Asia, terjadi setelah mereka kalah di pertandingan kedua.

Itu terjadi pada edisi 1988. Jepang yang ditahan imbang Iran di laga pertama, justru kalah di laga kedua atas Korea Selatan. Mereka akhirnya tak lolos ke fase gugur setelah kalah lagi dua pertandingan lainnya. Kemenangan atas Indonesia nanti adalah harga mati.

Karena ini bukan cuma pertaruhan lolos atau tidak, tapi harga diri. Indonesia perlu memikirkan kemungkinan terburuk. Kalaupun kalah, Indonesia masih berpeluang jadi salah satu dari empat peringkat tiga terbaik untuk lolos ke 16 besar. Syaratnya Qatar wajib menang atas China.

Dengan begitu siapa pun yang menempati posisi ketiga dari Grup A akan memperoleh dua poin saja. Sementara laga India vs Suriah dan Palestina vs Hongkong harus berakhir imbang. Jika itu terjadi, Suriah dan Palestina yang jadi saingan di tabel peringkat tiga terbaik hanya akan mengantongi dua poin.

Namun, tidak ada bangsa terhormat yang nasibnya tergantung dengan bangsa lain. Jadi, Indonesia harus menentukan nasibnya sendiri dengan tidak kalah melawan Jepang.

Sumber: Marca, JapanTimes, OneFootball, Footballista, Ronspo, 11v11, RRI, Detik, Goal

Berita Bola Terbaru 21 Januari 2024 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN

Dari Liga Inggris pekan ke-21, Arsenal sukses raih poin penuh dengan menggulingkan tamunya Crystal Palace 5-0 di Emirates. Pesta gol Meriam London masing-masing dipersembahkan oleh Gabriel Magelhaens, Trossard, brace dari Martinelli, serta satu gol bunuh diri. Berkat hasil tersebut The Gunners kembali naik ke posisi ke-3 klasemen dengan 43 poin.

Dari Piala Asia Grup E, Korea Selatan diluar dugaan hanya meraih hasil seri 2-2 melawan Yordania. Berkat hasil tersebut Son Heung-Min dan kawan-kawan, sementara harus puas berada di posisi runner up dengan 4 poin. Semenatara itu di laga lainnya, tetangga berisik kita Malaysia takluk atas Bahrain 1-0. Berkat hasil tersebut, Harimau Malaya harus angkat koper lebih cepat dari Qatar karena sudah kalah dua kali.

Dari Serie A, debut manis diraih Daniele De Rossi setelah Giallorossi menang 2-1 atas tamunya Verona di Olimpico. Gol serigala Roma dicetak oleh Lukaku dan Pellegrini. Hasil tersebut membuat klub ibu kota Italia itu berada di posisi 8 klasemen dengan 32 poin.

Di tempat lain, AC Milan sukses comeback ketika menjamu tuan rumah Udinese. Pasukan Pioli menang dramatis dengan skor 2-3. Gol dari Loftus Cheek, Noah Okafor, serta gol menit akhir dari Luka Jovic membuat Rossoneri masih terjaga di papan 3 klasemen Serie A dengan 45 poin.

Bergeser ke Bundesliga. Lagi, lagi, dan lagi. Bayer Leverkusen sukses raih kemenangan setelah melakukan aksi comeback dramatis melawan tuan rumah RB Leipzig 2-3. Gol Nathan Tella, Jonathan Tah, dan gol menit akhir Piero Hincapie, membuat anak asuh Xabi Alonso ini belum terkalahkan dan masih memuncaki klasemen Bundesliga dengan 48 poin.

PETINGGI RESMI CABUT, MANCHESTER CITY DEGRADASI?

Kabar mengejutkan datang dari Manchester. Chief Officer Executive Manchester City yang sangat berpengaruh, Omar Berrada dibajak oleh MU. Ia diproyeksikan akan menggantikan posisi Richard Arnold sebagai CEO MU, mulai musim depan. Langkah Omar ini banyak disikapi sebagai pertanda, atau ancang-ancang apabila City terkena hukuman pelanggaran 115 kasus keuangannya. Maklum, hukumannya berat bisa berupa degradasi.

PEP GUARDIOLA KE MLS?

Mantan pemain USMNT, Alexi Lalas mengklaim bahwa Pep Guardiola harus mengkhianati etosnya untuk sukses di MLS. Guardiola diprediksi bisa datang ke Major League Soccer. setelah tugasnya di Inggris berakhir pada akhir musim 2024/25. Pep menurut Lalas, besar kemungkinan bereuni dengan Rodolfo Borrell, asistennya dulu di City yang sekarang jadi dirtek di klub Austin FC.

DIBELI TIGA KALI LIPAT, DE BRUYNE, SALAH, DAN SON KE LIGA ARAB SAUDI?

De Bruyne, Mo Salah dan Son, akan menjadi target prioritas Liga Pro Saudi musim depan, Saudi Pro League bahkan sudah bersiap mengeluarkan total fulus sekitar 2 miliar pounds. Mereka mencari bintang baru untuk menyusul nama besar seperti CR7, Benzema dan Neymar. Mereka berharap, Salah, Son, dan De Bruyne bisa datang satu paket ke Saudi Pro League musim depan.

DE ROSSI KRITIK MOURINHO

Dalam debutnya bersama Roma kala melawan Verona, De Rossi justru sedikit mengkritik gaya main Mourinho. De rossi malu AS Roma bermain tanpa menguasai bola. Kemenangan 2-1 atas verona bagi De Rossi merupakan awal yang baik untuk lembaran baru AS Roma dengan gaya permainan berbeda.

LAGA MILAN VS UDINESE SEMPAT DIBERHENTIKAN

Laga Udinese vs Milan sempat dihentikan sejenak karena kiper Rossoneri, Mike Maignan meninggalkan lapangan. Ia mendapatkan ujaran rasis dari para fans Udinese. Maignan pun protes kepada wasit atas hinaan “Monyet” yang didapatnya dari tribun penonton di belakang gawangnya secara berulang kali.

KEJUTAN XAVI JELANG LAWAN BETIS

Jelang laga melawan Real Betis di La Liga, pelatih Barcelona Xavi isyaratkan beri kejutan. Entah dari segi permainan, maupun pemain yang diturunkan. Kabar dari internal tim striker baru mereka Vitor Roque akan diturunkan sebagai starter karena sudah fit 100 %. Kalau itu benar terjadi, berarti ini adalah debut pertama Vitor Roque jadi starter di La Liga.

EVALUASI TIM, INI KATA CARLO ANCELOTTI

Football Espana menyebutkan bahwa Real Madrid kini sedang dievaluasi penuh oleh Carlo Ancelotti. Termasuk kritikan tajam terhadap Tchouameni ketika jadi bek, maupun perdebatan siapa yang seharusnya jadi kiper utama Real Madrid. Kabarnya Ancelotti bakal jalani latihan khusus selama dua minggu penuh tanpa libur guna memantapkan tim. Sekaligus juga untuk mempersiapkan jelang 16 besar Liga Champions.

SANCHO BEREBUT BOLA DENGAN REKAN SATU TIMNYA

Pemandangan unik terjadi ketika Dortmund memperoleh penalti dalam laga melawan Koln. Jadon Sancho yang dijatuhkan di kotak terlarang, memohon diberi kesempatan mengeksekusi penalti tersebut. Namun, ia tak diberikan oleh Fullkrug yang memang berkewajiban mengambil tendangan penalti Dortmund. Untung tendangan tersebut jadi gol, dan Sancho pun akhirnya bersikap legowo.

JOSE MOURINHO KE AL-SHABAB

Berbagai sumber mengklaim bahwa agen Jorge Mendes telah mengkonfirmasi Jose Mourinho siap menerima tawaran Al-Shabab. Menurut Sky Sport Italia, negosiasi berjalan baik dengan pihak Liga Pro Saudi. Tetapi ada satu syarat yang diminta Mou, yakni mendatangkan nama-nama bintang. Al-Shabab saat ini berada di urutan ke-11 di Liga Pro Saudi yang hanya memiliki pemain seperti Ever Banega, Yannick Carrasco, maupun Roman Saiss.

MESSI INGIN KEMBALI KE PARIS BERSAMA DI MARIA

Menurut D Sports, pemenang Ballon d’Or delapan kali Lionel Messi, sangat ingin mewakili timnas Argentina pada Olimpiade musim panas mendatang di Paris. Ia ingin bereuni sembari bernostalgia dengan Angel Di Maria, rekan seperjuangannya ketika dulu meraih medali emas Olimpiade 2008. Namun, itu semua tergantung apakah Argentina lolos ke ajang tersebut atau tidak.

JORDI AMAT PAKAI TOPENG LAWAN JEPANG

Jordi Amat mengaku mengalami patah tulang hidung usai membela Timnas Indonesia kontra Vietnam di Piala Asia 2023. Ia mengalami pendarahan pada bagian hidung karena disikut pemain Vietnam. Namun Amat mengaku cederanya tersebut tak terlalu parah. Sehingga ia kemungkinan akan memakai topeng pelindung seperti Victor Osimhen pada laga kontra Jepang nanti.

JAY IDZES 100 % SEMBUH

Pemain belakang Venezia yang baru saja menjadi Warga Negara Indonesia, Jay Idzes, dikonfirmasi sudah sembuh dari cedera. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Pelatih Venezia, Paolo Vanoli. Ya, kita tau Jay Idzes harus menepi lama dari timnya karena mengalami masalah penyumbatan pembuluh darah.

TIMNAS INDONESIA MAKIN TERKENAL DI LIGA INGGRIS

Pamor timnas Indonesia semakin meningkat di Liga Inggris. Elkan Baggott mengakui sejak dia disorot jadi bintang timnas, banyak rekan maupun fans-nya di Ipswich Town bertanya-tanya tentang sepakbola Indonesia. Begitu pula publik Wolverhampton Wanderers. Mereka bangga dan sempat nge-tweet ucapan selamat pada Timnas Indonesia dan pemainnya Justin Hubner setelah mengalahkan Vietnam 1-0 di Piala Asia 2023.

ATLETICO MADRID KONFIRMASI CEDERANYA AZPILICUETA

Atletico Madrid mengkonfirmasi cederanya bek Cesar Azpilicueta. Bek sayap veteran itu masuk di masa extra time saat Atletico Madrid menang 4-2 atas Real Madrid, namun ia hanya bertahan 11 menit di lapangan. Azpilicueta mengalami robekan meniskus di lututnya dan akan absen cukup lama. Laporan Football Espana mengungkapkan ia bisa menepi selama dua bulan. Dalam beberapa hari ke depan, Atletico akan memutuskan apakah akan mengirimnya untuk menjalani operasi.

AGEN PASTIKAN MARTIAL BERTAHAN DI MU

Nama Anthony Martial ramai diberitakan akan cabut dari Manchester United di bursa transfer kali ini. Erik Ten Hag ingin menyingkirkannya di bursa transfer kali ini karena performanya yang defisit. Agen Anthony Martial buka suara terkait spekulasi masa depan sang klien. Ia menyebut bahwa sang striker bakal bertahan di Old Trafford di sisa musim ini. “Martial akan tetap bertahan hingga kontraknya habis di bulan Juni nanti,” ungkap Philippe Lamboley, agen Martial.

DAPAT KARTU KUNING KARENA PROTES, VINI JR DIMINTA BELAJAR BERKEPALA DINGIN

Vinicius Jr menjadi salah satu pemain yang diperbincangkan usai laga babak 16 besar Copa Del Rey antara Atletico Madrid vs Real Madrid. Tak lain karena protes dan perselisihan yang berbuah kartu kuning untuk winger asal Brasil itu. Ditanya soal perilaku Vinicius di sesi konferensi pers usai laga, Pelatih El Real, Carlo Ancelotti, mengatakan bahwa pemain andalannya itu memang mesti belajar menenangkan diri. Terutama pada laga tensi tinggi melawan Los Rojiblancos.

KLOPP BAKAL UNDANG ERIKSSON KE ANFIELD

Awal bulan ini, Sven Goran Eriksson mengungkapkan bahwa ia memiliki skenario “kasus terbaik” sisa hidup sekitar satu tahun setelah didiagnosis menderita kanker pankreas. Selama wawancara TV setelah mengungkapkan masalah kesehatannya, ia membeberkan cintanya untuk Liverpool dan keinginannya untuk menjadi manajer klub tersebut. Jurgen Klopp mengatakan dia tersentuh mendengar kecintaan Eriksson pada Liverpool, dan lelaki asal Swedia itu dipersilakan untuk mengunjungi klub. Klopp tak keberatan jika Eriksson mau jadi pelatih Liverpool selama satu hari.

REAL MADRID AGRESIF, BAYERN BALAS DENDAM DENGAN GEROGOTI BALIK

Bukan rahasia umum jika Alphonso Davies merupakan incaran utama Real Madrid untuk bursa transfer musim panas 2024. Saat ini, Bayern Munchen sedang berusaha memperpanjang kontrak sang bek. Namun, Die Roten sudah mengalami lima penolakan hingga saat ini. Madrid dianggap memiliki andil dalam penolakan Davies terhadap kontrak baru tersebut. Bayern yang keburu emosi pun merencanakan balas dendam untuk sang rival. Dilansir Football Espana, FC Hollywood kini berusaha mendatangkan bek muda Real Madrid, Rafa Marin.

AC MILAN INGIN PINJAM CLEMENT LENGLET

AC Milan sedang mempertimbangkan tawaran pinjaman bulan ini untuk bek Barcelona Clement Lenglet. Barcelona dikabarkan akan mempertimbangkan opsi mereka terhadap Lenglet pada awal tahun ini karena kurangnya aksi pinjamannya di Aston Villa. Lenglet hanya tampil empat kali sebagai starter di Aston Villa musim ini. Status Lenglet di Villa meningkat dalam beberapa pekan terakhir, namun pemain 28 tahun itu mungkin terbuka untuk pindah, jika ia ditawari peran yang lebih besar di tempat lain.

NAPOLI RESMI DATANGKAN PEMAIN HELLAS VERONA

Napoli secara resmi telah mengumumkan kedatangan pemain sayap Cyril Ngonge dari Hellas Verona dengan transfer definitif. Penyerang Belgia 23 tahun itu telah tiba di klinik Villa Stuart di Roma pada hari Kamis untuk melakukan pemeriksaan medis. Dia dilaporkan pindah dengan transfer definitif senilai sekitar 18 juta euro plus tambahan. Sebelumnya, Napoli sudah menyelesaikan transfer untuk Pasquale Mazzocchi dan Hamed Junior Traore dalam beberapa hari terakhir.

BAYERN TERTARIK BOYONG KIERAN TRIPPIER

Bayern Munchen tertarik mengontrak Kieran Trippier dari Newcastle jika mereka gagal menyetujui kesepakatan untuk bek PSG, Nordi Mukiele. Kabar itu diungkap ESPN. Trippier adalah salah satu dari beberapa alternatif yang dipertimbangkan Bayern karena mereka ingin memperkuat sektor bek kanan. Jika Trippier pindah ke Bayern, dia akan menjadi mantan pemain Spurs ketiga yang dikontrak Die Roten dalam lima bulan terakhir, menyusul kedatangan Eric Dier pada 11 Januari dan Harry Kane pada Agustus 2023.

PENYEBAB SHEIKH JASSIM DAN QATAR GAGAL BELI MU TERUNGKAP

Penyebab kegagalan Sheikh Jassim dan Qatar membeli saham Manchester United telah terungkap. Berdasarkan informasi dari laporan keuangan MU, Sheikh Jassim dan Qatar menarik diri dari proses pembelian saham secara resmi pada 15 Oktober 2023. Pada saat itu, mereka gagal memberikan informasi terkait jaminan dana dan komitmen untuk menjalani proses investasi terhadap klub tersebut secara keseluruhan. Selain itu, laporan dari Ben Jacobs menyatakan bahwa tawaran yang diajukan oleh Sheikh Jassim tidak sesuai dengan nilai yang selama ini diberitakan.

TOTTENHAM BAKAL DATANGKAN ANTONIO NUSA

Tottenham telah membuka pembicaraan dengan Club Brugge tentang kesepakatan untuk pemain sayap, Antonio Nusa. Spurs telah memantau perkembangan pemain sayap Norwegia itu selama beberapa waktu dan sekarang ingin bertindak cepat untuk segera mengamankan bintang potensial di masa depan itu. Diskusi saat ini berkisar seputar pembelian yang akan membuatnya tetap dipinjamkan ke klub Belgia hingga musim panas.

Inilah 8 Pemain Favorit Messi Ketika Main Satu Tim

Lionel Messi dikenal susah bergaul sejak kecil. Ia termasuk orang yang kuper alias kurang pergaulan. Namun ketika ia sudah jadi pemain sepakbola terkenal, La Pulga bagaimanapun dituntut untuk bisa bergaul dengan rekan setimnya.

Itulah kenapa akhirnya Messi punya satu ikatan pertemanan yang akrab. Ikatan tersebut ternyata bisa membuat Messi menilai, siapa rekan yang paling ia sukai ketika bermain bersama. Titan Sports pernah mewawancarai Messi dan mendapatkan jawabannya.

Ronaldinho

Pertemuan Messi dengan Ronaldinho sangatlah emosional. Ronaldinho adalah salah satu pesepakbola jenius yang lahir sebelum Messi. Di puncak kariernya bersama Barcelona, Ronaldinho membimbing seorang bocah dari Rosario tersebut.

Ronaldinho masih ingat ketika bertemu pertama kali dengan bocah tersebut. Messi jarang bicara ketika duduk berjejeran dengannya di ruang ganti Barcelona. Messi yang pemalu itu juga ingat apa yang Ronaldinho katakan tentang bermain sepakbola dengan riang gembira.

Meski pendiam, Ronaldinho terus berusaha mengajak Messi untuk menghabiskan waktu bersama. Baik itu bermain game atau pergi makan bersama. Rasa kenyamanan Messi pun tumbuh. Messi sangat senang bisa diayomi pemain hebat seperti Ronaldinho.

Jasa Ronaldinho bagi Messi di lapangan juga sangat membekas. Masih ingat gol pertama Messi di Barcelona? Gol itu lahir dari assist Ronaldinho. Bahkan selebrasi gendongan Ronaldinho layaknya seorang bapak angkat, sangatlah ikonik. Begitu besarnya jasa Ronaldinho bagi perkembangan Messi di barcelona.

Pelukan hangat Messi dan Ronaldinho di Paris jelang laga PSG vs Leipzig di Liga Champions 2021, jadi memori yang kembali terulang. Messi yang bergegas menghampiri “bapak angkatnya” itu lalu memeluknya erat-erat. Ya, hal itu menunjukkan betapa cintanya Messi pada Ronaldinho.

Samuel Eto’o

Era kejayaan Barcelona sebelum dilatih Pep Guardiola sudah bertabur bintang. Selain Ronaldinho, Blaugrana sejak zaman pelatih Frank Rijkaard sudah punya bomber tajam haus gol bernama Samuel Eto’o.

Messi punya cerita dan pengalaman tersendiri mengenai bintang Kamerun yang satu ini. Eto’o punya jasa bagi La Pulga. Messi sendiri yang mengatakan bahwa salah satu nasihat penting Eto’o yang tak bisa ia bocorkan, telah berpengaruh pada perkembangannya di Barcelona.

Eto’o dulu sempat khawatir sebenarnya dengan nasib Messi muda yang bolak-balik La Masia dan tim utama Barcelona. Di saat itulah Eto’o mencoba mendekati La Pulga. Pasalnya Eto’o sudah tahu bakat Messi patut untuk dikembangkan. Itulah mengapa hubungan mereka menjadi intens di internal Barcelona.

Eto’o tak dipungkiri adalah panutan Messi dalam mencetak banyak gol. Messi belajar dengannya bagaimana jadi predator di depan gawang lawan. Ya, Messi akhirnya bisa mewujudkannya. Eto’o yang jadi panutan juga sangat beruntung bisa berpengaruh pada Messi.

Deco

Salah satu malaikat lini tengah Barcelona sebelum Iniesta, Deco Souza sempat melongo melihat Messi latihan pertama kali di Barcelona. Ia bahkan langsung menghampiri rekannya, Xavi dan bilang, siapa orang ini? Sejak saat itu Deco yang lebih senior mencoba untuk akrab dengan pemuda Rosario tersebut.

Itulah kenangan indah pertemuan pertama Deco dan Messi. Bagi Messi, pertemuan dengan pemain hebat seperti Deco tak pernah ia lupakan. Deco yang kini jadi direktur olahraga Barca, dianggap Messi sebagai salah satu orang yang berjasa dalam membimbingnya di Barcelona.

Messi ingat ketika Deco berkali-kali membelanya. Deco sempat meminta asisten pelatih Frank Rijkaard saat itu, Henk Ten Cate untuk bersabar kepada Messi. Pasalnya, Messi selalu kena marah oleh Ten Cate karena jarang membantu pertahanan. Maksud Deco, alangkah baiknya Ten Cate tidak menekan terus menerus pemain muda seperti Messi. Takutnya berdampak pada kepercayaan dirinya.

Hal yang paling monumental di karier Messi di Barcelona salah satunya adalah debutnya melawan Espanyol. Nama Deco pun sangat berpengaruh dalam debut Messi tersebut. Ya, Deco adalah pemain yang legowo digantikan oleh Messi di laga tersebut. Deco ibarat orang yang jadi saksi seorang superstar dunia pertama kali menginjakan rumput di La Liga.

Xavi dan Iniesta

Messi tumbuh dan besar di Barcelona tidak sendirian. Ia tentu banyak dibantu oleh beberapa rekan yang memanjakannya di lapangan. Bahkan ada dua orang yang rela jadi orang di balik layar menyaksikan Messi beberapa kali jadi yang pemain terbaik sejagat. Mereka adalah Xavi dan Iniesta.

Umpan-umpan matang, nasihat, pengalaman yang diberikan mereka banyak berpengaruh pada Messi. Awalnya Xavi tak memprediksi bahwa Messi akan jadi pemain sehebat itu. Xavi malah lebih memprediksi Iniesta yang akan bersinar. Namun ternyata terawangan Xavi itu salah. Xavi mengakuinya sendiri.

Iniesta sebagai anak yang umurnya tidak jauh dari Messi, juga terkesima melihat perkembangan pesat Messi di Barcelona. Tak disangka, pertemanan mereka bertiga di Barcelona kemudian menghasilkan banyak prestasi.

Messi secara khusus mengungkapkan rasa terima kasihnya untuk jasa Iniesta dan Xavi. Hal itu terlontar dari mulut La Pulga setelah ia ditinggal sendirian di Barcelona oleh dua panutannya tersebut.

Ya, meskipun tidak lagi bersama, Messi masih selalu menjalin hubungan akrab dengan Xavi dan Iniesta. Seperti bertanya kabar lewat Whatsapp, telepon, maupun bertemu langsung di kala senggang.

Sergio Busquets

Ungkapan “sahabat sampai tua” nampaknya tercermin dari kisah Messi dan Busquets. Dari Barca B, tim utama Barcelona, hingga kini di Inter Miami mereka selalu bersama. Messi bertemu Busquets di La Masia.

Sejak saat itu mereka sering berkontak. Awal pertemanan mereka di La Masia kemudian berlanjut ke skuad utama Barca ketika Pep Guardiola melatih. Ya, kita bisa lihat sendiri kombinasi Busquets dan Messi telah menghasilkan banyak gelar bagi Barcelona.

Busquets sedih ketika ditinggal Messi pergi ke PSG. Ia sempat bertekad untuk terus terhubung dengan Messi walaupun sudah hijrah dari Barca. Entah itu lewat telepon, bertemu di saat liburan, maupun lewat media sosial. Ibarat sudah terlanjur cinta, Busquets tak ingin jauh dari Messi. Dan ya, hubungan pertemanan mereka pun berlanjut ketika mereka berseragam Inter Miami di masa tuannya.

Luis Suarez

Trio MSN, Messi-Suarez-Neymar adalah trio yang paling ikonik di zamannya. Suarez adalah pelengkap trio tersebut karena datang belakangan. Chemistry mereka bak sahabat yang sudah bertahun-tahun bertemu bersama. Mereka juga punya cara tersendiri menjalin hubungan agar lebih erat.

Suarez misalnya. Hubungannya dengan Messi lebih dari sekadar sepak bola. Mereka bertetangga di lingkungan yang sama ketika tinggal di Barcelona. Anak-anak mereka juga menimba ilmu di sekolah yang sama.

Wajar jika melihat keluarga mereka menikmati waktu senggang atau liburan bersama. Suarez juga membuat Messi sering minum Mate, minuman yang akhirnya menjadi minuman kesukaan mereka berdua. Jadi, tak khayal jika mereka reuni kembali di Inter Miami. Sama seperti Busquets, Suarez adalah sahabat spesial Messi yang tak akan lekang oleh waktu.

Neymar

Sedangkan hubungannya dengan Neymar, bisa dikatakan mirip hubungan Messi dulu dengan Ronaldinho. Sesama Brasil dan Argentina. Neymar hadir disambut dengan tangan terbuka oleh Messi. Messi salut dengan keberanian dan cara ia bermain pemuda Santos tersebut. Keharmonisan hubungan duo amerika latin ini lantas bersemi. Kekaguman antara keduanya jadi salah satu faktor.

Setelah sukses bersama Barca, hubungan persahabatan mereka kembali berlanjut di PSG. Kedua sahabat ini sudah saling menganggap seperti keluarga sendiri ketika di Paris. Mereka juga sempat merasakan pahit bersama di sana. Sampai akhirnya keduanya pergi.

Hubungan persahabatan mereka meski berbeda klub, masih terjalin hingga sekarang. Misal ketika Neymar sedang dirawat akibat cedera parahnya saat berseragam Al-Hilal. Messi tak lupa mengucapkan pesan motivasi kepada sahabatnya itu, “Tetaplah kuat Neymar”.

Sumber Referensi : thesun, tribuna, eurosport, fcbarcelona, wionews, sports, fcbarcelona, eurosport

Saat yang Tepat Menyebut Jose Mourinho “The Sacked One”

0

Raut wajah yang memerah sambil menahan tetes air mata tak bisa disembunyikan oleh Jose Mourinho saat meninggalkan Stadio Olimpico. Pria Portugal itu lagi-lagi mengalami perpisahan yang menyayat hati. Mourinho dipecat oleh Roma. Padahal dirinya sudah susah payah membantu Giallorossi menggoreskan tinta emas di Eropa pada musim 2021/22.

Tak kunjung lolos ke Liga Champions kabarnya jadi salah satu alasan mengapa dirinya disingkirkan. Setelah dipecat dari Roma, muncul pernyataan baru tentang julukannya. Daripada The Special One, Mou lebih layak dijuluki The Sacked One karena saking seringnya dipecat.

Yang perlu kita amini bersama, “Special” dan “Sacked” merupakan dua kata yang tak seirama. Artinya bahkan berlawanan. Lantas, bagaimana Jose Mourinho berubah dari sosok yang dikenal sebagai pelatih hebat menjadi pelatih yang sering dipecat?

Kehebatan Jose Mourinho

Memasuki era 2000-an awal, Jose Mourinho yang baru saja mentas dari Barcelona berambisi memimpin tim sepak bolanya sendiri. Ia merasa sudah siap setelah bertahun-tahun hanya jadi penerjemah dan asisten pelatih. Sempat sebentar di Benfica, FC Porto akhirnya jadi pelabuhan berikutnya pada tahun 2002.

Dengan sistem yang dibangun Mourinho, Porto langsung tampil menawan. Bukan hanya di kompetisi domestik, Porto yang awalnya tak diunggulkan bisa merasakan atmosfer kemenangan yang lebih besar di kompetisi Eropa. Kala itu, dalam dua musim berturut-turut, Porto meraih gelar juara Eropa, yakni Europa League musim 2002/03 dan Liga Champions musim 2003/04.

Kesuksesannya itu akhirnya sampai ke telinga pengusaha kaya raya asal Rusia, Roman Abramovich yang kala itu baru mengakuisisi Chelsea. Roman bahkan rela memberikan kompensasi senilai 1,7 juta pound kepada Porto karena Mou masih menyisakan kontrak berdurasi dua tahun.

Deklarasi “The Special One”

Terbanglah Jose Mourinho ke London. Ia dikontrak selama tiga musim untuk menggantikan pelatih Chelsea sebelumnya, Claudio Ranieri yang dinilai tak memiliki kapasitas oleh Roman Abramovich.

Di sinilah salah satu momen paling berpengaruh terhadap karir kepelatihan Mourinho terjadi. Pelatih yang kini berusia 60 tahun itu paham betul bagaimana mencuri perhatian dunia. Dalam sesi perkenalan, Mourinho merespons pertanyaan dengan jawaban mengejutkan. 

Saat ditanya oleh wartawan dari Sky Sport, “Apakah mampu membawa Chelsea kembali ke jalur juara?” Mourinho menjawab dengan santai.

[WAWANCARA MOURINHO, TIDAK USAH DI VO]

Mourinho: “Aku harus mengatakan ini. Kami memiliki pemain bagus dan maaf aku akan sedikit arogan tapi kita juga memiliki pelatih yang hebat. Tapi kumohon jangan sebut aku arogan. Karena semua yang aku katakan adalah benar. Aku sang juara Eropa dan saya adalah The Special One.”

Saat dirinya menuntaskan kalimatnya itu, jepretan kamera pun langsung menghujani Mourinho. Itu memang terdengar arogan, tapi sialnya pernyataan itu terlalu berkelas untuk disebut arogan. Kelakar Mourinho itu kemudian langsung menjadi headline di berbagai media dan terus diingat hingga hari ini.

Pemecatan Pertamanya

Meski selalu mendapat sorotan media sepanjang musim, Mourinho nyatanya mampu membuktikan kualitas pada tahun pertamanya di Stamford Bridge. Di bawah kepemilikan Abramovich, Mourinho diberikan keleluasaan untuk memilih pemain yang mau dibeli.

Kala itu, Mou mendatangkan banyak pemain top seperti Ricardo Carvalho, Arjen Robben, Didier Drogba, hingga Petr Cech. Kombinasi kecerdasan melatih Mourinho dan dukungan finansial dari Abramovich membawa Chelsea meraih gelar juara Liga Inggris 2004/05.

Kesuksesan Mourinho bersama Chelsea tak bertahan semusim. Mourinho kembali membawa The Blues menjuarai Liga Inggris di musim 2005/06. Sebuah kejutan karena Chelsea sebelumnya bukanlah penantang gelar. Gelar Premier League terakhir Chelsea bahkan diraih pada tahun 1955.

Namun, namanya juga manusia, Abramovich tak puas dengan hanya mendominasi Liga Inggris. Eropa adalah harga mati baginya dan Mourinho tak bisa memberikan itu. Didukung awal musim 2006/07 yang buruk, Mourinho akhirnya dipecat September 2007. Ia mendapat paket kompensasi 18 juta pound setelah memimpin 185 pertandingan di Chelsea.

Campur Tangan Jorge Mendes

Meskipun pemecatan adalah sebuah ending yang menyedihkan, setidaknya Jose Mourinho mendapat kompensasi yang setimpal. Uang 18 juta euro atau Rp306 miliar tidak sedikit pada saat itu. Dengan harga segitu, Chelsea mungkin bisa membeli dua pemain muda potensial.

Di sinilah kecerdikan Jose Mourinho. Ia memikirkan kemungkinan terbaik hingga kemungkinan terburuk, yakni pemecatan. Tapi Mourinho tak sendirian dalam menyusun strategi klausul pemecatan. Ia dibantu oleh super agent dari Portugal, Jorge Mendes.

Agen yang juga menangani Cristiano Ronaldo itu pertama kali bekerja dengan Mourinho pada tahun 2004, ketika mantan bos Porto itu ingin menapaki karir yang lebih baik di Chelsea. Tahu bahwa Chelsea dimiliki oleh pengusaha yang ambisius macam Roman Abramovich, Mendes pun mengatur siasat.

Membawa Mourinho ke Chelsea merupakan salah satu pencapaian yang brilliant oleh Jorge Mendes. Tapi ia khawatir kalau kesuksesan Mourinho di Porto hanya sebuah keberuntungan belaka. Oleh karena itu, Jorge Mendes memberikan klausul sebagai “parasut keselamatan” ketika suatu saat Mourinho dipecat.

Pemecatan dan Kompensasi yang Lumayan

Suatu hari siasat Jorge Mendes tak keliru. Walau banyak meraih trofi, Mourinho dianggap gagal memenuhi ambisi Abramovich. Klausul pemecatan itu akhirnya menyelamatkan nasib Mourinho. Walau dipecat, ia masih punya tambahan uang untuk menyambung hidup sembari menunggu pinangan klub lain. 

Setelah itu, Mourinho akhirnya selalu memasukan klausul kompensasi pemecatan di setiap kontraknya. Termasuk kala Mourinho terbang ke Negeri Menara Pisa untuk menjalani musim yang luar biasa bersama La Beneamata. Kesuksesan itu pula yang membuatnya langsung dijemput Real Madrid usai laga final Liga Champions 2009/10 yang memang diselenggarakan di Santiago Bernabeu.

Sialnya Mourinho harus bersaing dengan Barcelona era Pep Guardiola kala itu. Persaingan ketat dengan Barcelona membuat Mourinho hanya mampu mempersembahkan tiga gelar domestik untuk El Real: Copa del Rey (2011), La Liga (2012), dan Piala Super Spanyol (2013). 

Di akhir musim 2012/13, dengan mengejutkan Mourinho berpisah dengan Madrid. Waktu itu, Madrid mengeluarkan uang hingga 17 juta pound sebagai kompensasi karena memutus kerjasama lebih awal dari kontrak semula yakni empat musim. Lagi-lagi, Mourinho dan Mendes menang banyak.

Tak butuh waktu lama bagi Mourinho untuk menemukan klub baru. Satu hari setelah dipecat Madrid, ia langsung kembali dikontrak oleh Chelsea. Periode kedua Mourinho di Chelsea tak kalah berantakan dari yang pertama. The Special One tak disukai setelah menimbulkan perpecahan di ruang ganti dan akhirnya dipecat lagi pada Desember 2015.

Spurs yang Aneh

Setelah dari Chelsea, ia ke Manchester United. Di Old Trafford, Mourinho yang mempersembahkan treble mini tak lepas dari pemecatan. Tapi ia kembali mendapat kompensasi senilai 15 juta pound dari MU. Di Tottenham, ia juga mengalami pemecatan lagi. Malahan ini lebih lucu.

Spurs yang dibawa ke final Piala Carabao 2020/21, justru memecat Mourinho sepekan sebelum final itu. Padahal ketika itu, Mou berstatus pelatih yang tak pernah kalah di final. See? Spurs akhirnya gagal di final itu dan menjadi satu-satunya tim yang tidak meraih trofi saat ditukangi Mourinho.

The Sacked One

Jose Mourinho meninggalkan London dengan mengantongi uang kompensasi sebesar 16 juta pound (Rp317 miliar). Mourinho tak buru-buru mengambil pekerjaan baru usai berpisah dengan Spurs. Dengan uang itu, Mou menikmati masa-masa nganggur berlibur bersama keluarga. 

Tiga bulan kemudian barulah pemilik empat gelar pelatih terbaik di dunia itu kembali melatih di Italia namun kali ini dengan AS Roma. Di musim pertamanya, Mourinho tak mampu membawa Roma menembus empat besar Serie A. Lorenzo Pellegrini dan kawan-kawan hanya finis peringkat enam. 

Namun, The Special One sukses mengakhiri puasa gelar 14 tahun Giallorossi dengan kemenangan 1-0 atas Feyenoord di final Conference League 2022. Raihan trofi itu terasa tak berguna karena Roma terpuruk di musim 2023/24. Giallorossi dengan tega mendepak Mourinho di pertengahan musim. Ini pemecatan keenam baginya. Karena mengincar uang kompensasi dan sering dipecat, maka wajar kalau ia dijuluki The Sacked One.

https://youtu.be/LrAbbIoRdsM

Sumber: The Athletic, These Football Times, Planetfootball, 90min, ESPN

Mengapa Tak Banyak Pelatih dari Asia di Eropa?

Tahun 1996 kisah Arsene Wenger menuju Arsenal dari klub asal Asia, Nagoya Grampus pernah jadi sorotan. Namun mirisnya, Wenger ketika itu malah mendapat nyinyiran dan disepelekan.

Kini, fenomena seperti itu muncul lagi. Pelatih yang pernah sukses bersama Yokohama F. Marinos, Ange Postecoglou datang melatih Tottenham Hotspur.

Hal ini tentu memunculkan harapan baru bagi Asia. Meski ia berasal dari Australia yang terhitung baru gabung Konfederasi Asia, namun tetap saja ia patut dibanggakan sekaligus dijadikan tauladan bagi pelatih-pelatih Asia lainnya.

Masalah Lisensi

Kemunculan pelatih asal Asia di liga top Eropa memang jarang. Dulu, kendalanya adalah lisensi UEFA Pro yang digunakan sebagai syarat untuk melatih klub Eropa. Tak ada pelatih Asia yang hebat sekalipun jadi pelatih klub Eropa, meski sudah punya lisensi AFC pro.

Namun sekarang, dengan disahkannya usulan perubahan peraturan UEFA tentang prosedur penyetaraan lisensi AFC pro dan UEFA pro pada tahun 2020, sekat itu sudah tak ada lagi. Jadi, semisal Indra Sjafri ingin melatih Manchester United, sudah memenuhi syarat secara administrasi.

Ange Postecoglou dulu hanya punya lisensi AFC pro ketika dilirik Celtic. Awalnya banyak yang meragukan bahwa Ange bisa melatih klub Skotlandia itu. Namun prestasi Ange sebelum hijrah ke The Hoops, menjadi pertimbangan manajemen klub untuk mengajukan rekognisi prosedur kompetensi kepada UEFA, agar Ange bisa melatih Celtic.

Sederhananya klub Skotlandia itu meminta persetujuan UEFA agar Ange bisa melatih berdasarkan kompetensi yang dimilikinya. Mengingat sebelum menukangi Celtic, pelatih kelahiran Yunani itu sudah bergelimang banyak trofi. Tidak hanya di level klub, bahkan juga di level internasional ketika mengantarkan Timnas Australia juara Piala Asia 2015.

Skeptisisme

Selain masalah lisensi, klub-klub Eropa masih memandang rendah pelatih Asia. Masih ingat ketika Arsene Wenger dulu dari Liga Jepang menuju Arsenal? Ia bahkan disepelekan oleh kapten Arsenal, Tony Adams. Meski berprestasi di Nagoya Grampus dan orang Prancis, menurut Adams, Wenger belum mengerti tentang sepakbola, dan diibaratkan hanya seperti guru sekolah.

Pelatih Manchester United saat itu, Sir Alex Ferguson bahkan pernah meremehkan Wenger. “Siapa itu Wenger?” Kata Fergie dengan nada menyindir. Ketika Ange Postecoglou datang ke Celtic pun, banyak dari penggemar yang meragukan bahkan menghujatnya.

Kepribadian Pelatih Asia

Namun pandangan skeptis orang Eropa terhadap pelatih Asia sekarang ini, tampaknya sudah mulai memudar. Ya, itu gara-gara Ange Postecoglou yang bisa membuktikan bahwa ia bisa sukses di Celtic dengan berbagai trofi, dan kini sedang menyelamatkan muka Tottenham Hotspur, salah satu klub Big Six Liga Inggris.

Kalau sudah begitu, artinya mulai bisa dong Postecoglou-Postecoglou baru berikutnya muncul? Namun kenyataanya belum ada lagi pelatih yang bisa mengikuti jejak suksesnya. Pelatih Asia yang kini sering disorot, seperti Hajime Moriyasu sempat digadang-gadang bisa jadi penerus Postecoglou untuk mengepakan sayapnya di liga top Eropa.

Tapi, kenapa belum bisa ya? Padahal secara prestasi di level klub, ia juga sudah bergelimang trofi bersama Sanfrecce Hiroshima sejak tahun 2012. Peneliti yang tinggal di Tokyo, Jepang, Sean Carroll menjawab persoalan itu. Dilansir Between The Lines, ia mengatakan bahwa kepribadian dan nilai komersial pelatih Asia, belum cukup untuk berada di level klub-klub Eropa.

Kepribadian itu meliputi bahasa, budaya, dan gaya hidup. Orang Asia asli, pasti berbeda jauh dengan orang Eropa. Sean Carroll sempat mewawancarai Moriyasu. Dan menurutnya, bahasa Inggrisnya terpatah-patah, dan ia terlihat masam kalau di depan kamera. Ide-ide dan pesan yang disampaikan juga dianggap kurang cocok apabila diterapkan di klub Eropa.

Mungkin pengecualian bagi Postecoglou. Yang dari segi bahasa, budaya, maupun gaya hidup, ada rasa-rasa Eropanya. Maklum, ia juga lahir di Yunani dan besar di Australia yang juga banyak terpengaruh budaya barat.

Komersial Pelatih Asia

Selain segi kepribadian, segi komersialitas juga diperlukan oleh klub Eropa. Terkadang menjadi seorang pelatih yang hebat di lapangan saja tak cukup. Pelatih juga harus dituntut pandai dalam hal lain, misal mengelola media, berbicara kepada fans, dan juga memberikan nilai lebih pada klub.

Hajime Moriyasu misalnya. Ia dipandang sebagai pelatih yang kurang dalam hal tersebut. Sebagai pelatih, ia dianggap pemalu, hanya penurut, dan rendah hati. Tak ada yang spesial dari dirinya yang bisa dijual.

Melihat kepribadian dan nilai komersial dari Moriyasu, nampaknya menjadi wajar jika klub-klub Eropa sampai sekarang belum tertarik untuk mengincarnya.

Membanjirnya Pelatih Asing Di Klub-Klub Asia

Sudah dipandang skeptis, diragukan secara kepribadian maupun nilai komersial, klub-klub di Asia di sisi lain malah menyuburkan para pelatih asing di liga mereka. Dengan melubernya keran pelatih asing di klub Asia, otomatis menjadi sempit peluang pelatih lokal Asia untuk unjuk gigi.

Tak usah jauh-jauh, di Liga Indonesia saja misalnya. Hampir seluruh tim di Liga 1 dilatih oleh pelatih asing. Hanya ada tiga pelatih lokal yang kini menukangi tim Indonesia. Mereka adalah Rahmad Darmawan (Barito Putera), Uston Nawawi (Persebaya), dan Aji Santoso (Persikabo). Selain mereka bahkan tidak pelatih dari negara Asia lain yang menukangi tim di Indonesia.

Hal tersebut ternyata tak hanya terjadi di Indonesia saja, klub-klub Jepang juga punya pandangan yang sama. Kini, banyak juga klub J League yang dilatih orang luar Asia, seperti Gamba Osaka, Urawa Reds, Kashima Antlers, maupun Sanfrecce Hiroshima.

Belum lagi di level timnas. Kita lihat di Piala Asia 2023, tim seperti Korea Selatan, Arab Saudi, maupun Qatar, menggunakan pelatih asing. Lalu kalau terus-terusan begini, siapa pelatih Asia yang akan meneruskan jejak Postecoglou?

Peluang

Sebelum Moriyasu, dulu Asia pernah punya harapan mengorbitkan Akira Nishino, pelatih yang bisa membawa Jepang ke 16 besar Piala Dunia 2018. Namun nyatanya, Akira hanya melatih Timnas Thailand, dan kini menganggur.

Menurut beberapa analisis, hal serupa juga akan dialami oleh Moriyasu. Namun di luar itu, sebenarnya ada peluang pelatih Asia yang suatu saat nanti bisa melatih klub liga Eropa. Sean Carroll pernah menyebut pelatih Kawasaki Frontale yang dulu pernah menukangi Reo Hatate maupun Kaoru Mitoma, yakni Tori Oniki salah satu yang berpeluang.

Oniki diproyeksikan bisa melatih klub Eropa suatu saat nanti. Gaya sepak bolanya unik seperti Postecoglou, menyerang dan atraktif. Tori bisa meniru Postecoglou yang sukses jual brand sistem gaya mainnya di Liga Inggris dengan “Angeball”.

Ada juga pemain yang sudah makan asam garam Bundesliga seperti Makoto Hasebe. Menurut Carrolll apabila melanjutkan karier menjad ipelatih, ia berpotensi melatih klub Eropa suatu saat nanti. Kedekatan dengan budaya Eropa dan keberaniannya menentukan sikap di depan kamera jadi faktor.

Ya, semoga saja hal itu akan terwujud. Artinya tak hanya Postecoglou seorang pelatih Asia yang berkiprah di Eropa. Namun tidak harus dari Jepang, lho. Negara-negara Asia lain, tak terkecuali Indonesia juga harus bisa mengorbitkan pelatih handal. Siapa tahu suatu hari nanti Indra Sjafri akan melatih Juventus?

Sumber Referensi : theathletic, punditfootball, soccerscenes

Berita Bola Terbaru 20 Januari 2024 – Starting Eleven News

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

HASIL PERTANDINGAN

Inter Milan lolos ke final Piala Super Italia 2023 usai menang atas Lazio dalam laga yang berlangsung di Al-Awwal Park, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (20/1) dini hari WIB. Nerazzurri menang 3-0 untuk menantang Napoli di partai puncak. Tiga gol Inter Milan dicetak oleh Marcus Thuram di babak pertama, serta Hakan Calhanoglu dan Davide Frattesi di paruh kedua.

Dari ajang Piala Asia grup C, Iran menang tipis atas Hongkong pada laga yang berlangsung Sabtu dini hari tadi. Gol tunggal Iran dicetak oleh Mehdi Ghayedi di menit ke-24. Atas hasil ini Iran sukses menyegel satu tempat di babak 16 besar Piala Asia usai mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Di pertandingan Grup D, Jumat (19/1) malam, Irak secara mengejutkan berhasil mempermalukan Jepang dengan skor 2-1 di Al Rayyan Stadium. Aymen Hussein jadi bintang berkat brace-nya. Gol pertama tercipta di menit kelima sedangkan gol kedua tercipta di masa injury time babak pertama. Sementara Jepang hanya bisa memperkecil skor di masa injury time babak kedua lewat sundulan Wataru Endo.

Di laga lain, Timnas Indonesia yang bermain spartan sukses melibas Vietnam dengan skor 1-0. Kesebelasan anak buah Shin Tae Yong mampu mencuri gol di menit ke-42 lewat sepakan penalti sang kapten Asnawi Mangkualam. Dengan raihan tiga angka ini, skuad Garuda menjaga asa lolos ke babak 16 besar Piala Asia. Lawan terakhir adalah Jepang pada Rabu (24/1).

SHIN TAE YONG AKHIRNYA BISA KALAHKAN VIETNAM

Shin Tae-yong akhirnya mampu menaklukkan Vietnam. Sebelumnya, Indonesia selalu gagal menang jika jumpa The Golden Star di bawah arahan Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini menukangi Indonesia sejak Januari 2020. Coach Shin sebelum laga ini telah empat kali bertemu dengan Vietnam. Hasilnya Tim Merah Putih tak pernah menang bahkan gagal mencetak gol. Indonesia menelan dua kekalahan dan dua kali hasil imbang.

MARSELINO FERDINAND COSPLAY JADI GARETH BALE

Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tampil digdaya saat menghadapi Vietnam dalam matchday kedua Grup D Piala Asia 2023. Salah satu aksi paling menarik yang dilakukan Marselino dalam laga itu terjadi jelang pertandingan berakhir. Ia mengacak-acak pertahanan Vietnam lewat akselerasi tinggi. Tiga pemain Vietnam dilewati bahkan sampai berujung kartu merah bagi pemain lawan. Aksi gelandang KMSK Deinze itu mengingatkan pada eks winger Real Madrid, Gareth Bale yang pernah melakukan pertunjukkan serupa ketika menghadapi Barcelona di Copa del Rey 2014.

TIMNAS INDONESIA JADI MIMPI BURUK PHILLIPPE TROUSSIER DI PIALA ASIA

Timnas Indonesia menjadi mimpi buruk Philippe Troussier di Piala Asia. Dua dari tiga kemenangan tim merah putih di Piala Asia kini datang kontra tim yang dibesut oleh sosok asal Perancis tersebut. Yang pertama terjadi pada Piala Asia 2004 ketika Indonesia mempecundangi Qatar 2-1. Kala itu, Qatar dilatih Troussier yang merupakan pelatih Jepang di Piala Dunia 2002. Kekalahan dari Indonesia tersebut uniknya membuat Troussier langsung dipecat saat turnamen berlangsung. Dan yang terbaru, Indonesia menumbangkan Troussier di Piala Asia 2023. 

SANDY WALSH: MARI KALAHKAN JEPANG

Sebuah asa dilangitkan oleh Sandy Walsh. Bek Timnas Indonesia itu berharap timnya bisa memetik hasil positif saat melawan Jepang. Kepada akun AFC, Sandy mengungkapkan Kelolosan Indonesia ke babak gugur nanti akan ditentukan di pertandingan terakhir grup D melawan Timnas Jepang. Sandy berjanji bahwa ia dan rekan-rekannya akan berjuang hingga titik darah penghabisan saat menghadapi tim Samurai Biru nantinya.

GELANDANG LIVERPOOL BERIKAN WARNING KE TIMNAS INDONESIA

Timnas Jepang takluk dari Irak di laga kedua grup D Piala Asia 2023. Kapten Jepang Wataru Endo yang bermain di Liverpool menegaskan mereka tidak mempunyai pilihan lain kecuali meraih kemenangan atas timnas Indonesia dalam partai terakhir Grup D di Stadion Al Thumama, Rabu (24/1) malam WIB. Hal itu agar Jepang lolos ke fase gugur. Endo menjanjikan Jepang bakal bermain lebih agresif sejak menit pertama. Ini tentu warning bagi Timnas Indonesia. Hasil imbang sudah cukup bagi Indonesia untuk melaju ke 16 besar lewat jalur peringkat ketiga terbaik.

MO SALAH DIPASTIKAN ABSEN DUA LAGA TIMNAS MESIR

Federasi Sepak Bola Mesir telah mengonfirmasi Mohamed Salah akan melewatkan dua pertandingan berikutnya karena cedera. Salah ditarik dari pertandingan saat mereka bermain imbang 2-2 dengan Ghana pada hari Kamis. Namun, meski awalnya khawatir ia menderita cedera hamstring, pernyataan dari Federasi Sepak Bola Mesir mengatakan bahwa tes terhadap penyerang tersebut menunjukkan adanya ketegangan pada otot posteriornya.

DIBELA ONANA, TIMNAS KAMERUN TUMBANG 1-3 DARI SENEGAL

Andre Onana akhirnya tampil di Piala Afrika 2023 dengan seragam Kamerun. Penjaga gawang Manchester United itu kemasukan tiga gol dalam kekalahan negaranya dari Senegal, Sabtu (20/1) dini hari WIB. Tiga gol Senegal datang dari aksi Ismaila Sarr, Habib Diallo, dan Sadio Mane. Tiga gol Senegal tercipta secara mudah, yang seharusnya Onana bisa mengantisipasi. Kamerun sendiri memperkecil skor di menit ke-83 melalui gol tandukan Jean-Charles Castelletto.

RONALDO: LIGA SAUDI LEBIH BAIK DARIPADA LIGUE 1

Bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo meyakini jika Liga Arab Saudi sudah berhasil naik level. Dilansir ESPN, Ronaldo menilai kualitas Liga Arab Saudi tidak semakin menurun tetapi semakin naik dan bahkan lebih baik daripada Liga Prancis. “Liga Arab Saudi jelas tidak lebih buruk dari Liga Prancis. Liga Prancis punya dua atau tiga tim yang menonjol, sedangkan liga kami lebih kompetitif,” ucap sang mega bintang.

RONALDO DAPAT TIGA PENGHARGAAN DI GLOBE SOCCER AWARDS

Cristiano Ronaldo panen penghargaan dalam ajang Globe Soccer Awards 2023. Acara malam penganugerahan itu digelar di Uni Emirat Arab, Dubai, Jumat (19/1). CR7 membawa pulang tiga piala dan mengalahkan Haaland serta Messi. Tiga penghargaan yang dimenangi CR7 yakni Pemain Terbaik Timur Tengah, Maradona Award, dan Pemain Favorit Fan. Maradona Awards merupakan simbol untuk pemain tersubur dalam satu tahun kalender. Pada tahun 2023 silam, Ronaldo sukses mengemas total 54 gol.

BELLINGHAM DAPAT PENGHARGAAN GLOBE SOCCER AWARDS

Penampilan gemilang Jude Bellingham tahun 2023 mendapat apresiasi di malam penghargaan Globe Soccer Awards. Jude  Bellingham  terpilih sebagai pemain pendatang baru terbaik tahun 2023 pada Globe Soccer Awards edisi ke-14, yang diadakan di Dubai. Gelandang Real Madrid ini mengungguli rekan setimnya Arda Güler, Gavi, serta pemain lain seperti Moisés Caicedo, Enzo Fernández, Lamine Yamal dan Gvardiol.

IVAN PERISIC DILEPAS TOTTENHAM, MUDIK KE KROASIA

Ivan Perisic dilepas Tottenham Hotspur pada bursa transfer Januari ini. Lewat situs resminya, Tottenham mengumumkan transfer Perisic, Jumat (19/1). Pemain sayap berusia 34 tahun itu dipinjamkan ke Hajduk Split sampai akhir musim. Kontrak Perisic bersama Tottenham akan purna pada akhir musim ini. Jika tidak diperpanjang, itu berarti Perisic akan berstatus bebas transfer setelah masa peminjamannya di klub Kroasia berakhir.

NEYMAR BAKAL DIPUTUS KONTRAK OLEH AL HILAL?

Neymar Jr dicoret dari skuad Al Hilal untuk Liga Arab Saudi 2023/24. Sontak, berkembang isu winger Brasil itu diputus kontraknya oleh Al Hilal.  Namun, isu itu telah dibantah jurnalis terkemuka seperti Saif Al Saif dan Fabrizio Romano. Meski tidak didaftarkan oleh Al Hilal musim dingin 2024 ini, Neymar bisa kembali bermain tepat waktu di akhir musim 2023/24 setelah pulih dari cedera. Pemain 31 tahun itu juga akan bisa berpartisipasi di Liga Champions dan turnamen luar negeri mana pun.

PERKUAT LINI SERANG, MU BUNGKUS STRIKER JUVENTUS?

Klub Liga Inggris, Manchester United diberitakan punya opsi baru untuk memperkuat lini serang mereka. Setan Merah kini membidik Moise Kean dari Juventus. Menurut laporan Old Trafford Faithful bahwa MU sangat berpeluang untuk mendapatkan jasa Kean di bursa transfer musim dingin ini. Menurut laporan tersebut, Manchester United tidak langsung membeli Kean dari Si Nyonya Tua. Mereka berencana meminjamnya terlebih dahulu selama enam bulan dengan opsi pembelian permanen.

ALASAN BENZEMA TAK KUNJUNG BALIK KE AL ITTIHAD AKHIRNYA TERUNGKAP

Karim Benzema tak balik ke klub sampai batas waktu yang ditentukan. Alhasil ia kemudian tak dibawa serta oleh pelatih Marcelo Gallardo ke kamp latihan di Dubai. Pengacara Karim Benzema, Hugues Vigier, mengungkapkan alasan kliennya tak kunjung balik ke Al Ittihad usai masa liburan berakhir. Ia mengaku Benzema terjebak badai selama liburan. “Ia pergi selama beberapa hari dan dijauhkan dari tim di Arab Saudi karena topan (di Mauritius). Ia kemudian kembali ke Arab Saudi,” katanya.

PULISIC TERPILIH PEMAIN TERBAIK AS 2023

Meski baru berusia 25 tahun, Christian Pulisic mengukuhkan statusnya sebagai pemain hebat tim nasional putra AS sepanjang masa. Pada hari Kamis waktu setempat, Pulisic dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pria Sepak Bola AS Tahun 2023. Ini adalah keempat kalinya bintang yang main di AC Milan itu memenangkan penghargaan tersebut, menyamai Landon Donovan sebagai penghargaan terbanyak dalam sejarah tim nasional.

CHELSEA BERSEDIA JUAL ARMANDO BROJA

Dilansir Sky Sports, Chelsea disebut siap untuk menjual Armando Broja apabila memperoleh tawaran yang menguntungkan. Broja diklaim masuk dalam incaran Wolverhampton Wanderers dan Fulham pada Januari 2024. Chelsea kabarnya memasang harga 35 juta Pounds hingga 50 juta Pounds bagi pemain asal Albania tersebut. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu juga diklaim tidak perlu membeli pengganti bagi Broja, mengingat Christopher Nkunku akan segera kembali dari cedera.

TROY DEENEY DIPECAT FOREST GREEN ROVERS

Manajer Forest Green Rovers, Troy Deeney dipecat, hanya beberapa hari setelah secara terbuka mengkritik timnya menyusul kekalahan 2-0 dari Harrogate. Deeney, yang baru menjabat selama 29 hari dalam peran pertamanya sebagai manajer, menuduh para pemainnya “bersembunyi” dan “takut” setelah kekalahan kandang pada hari Sabtu, seraya menambahkan bahwa tim tersebut “penuh dengan kemarahan”. Secara statistik, Deeney tak memenangkan satu pun dari enam pertandingannya sebagai pelatih.

JOSE MOURINHO SEGERA MENUJU AL SHABAB

Tak butuh waktu lama bagi Jose Mourinho mendapatkan klub baru. Menurut laporan terbaru, The Special One bergabung dengan klub Liga Pro Saudi, Al-Shabab. Menurut kabar dari Football Italia, klub harus mendapat izin terlebih dahulu dari Komite Keuangan Kementerian Olahraga untuk bisa mendatangkan ahli taktik asal Portugal tersebut. Di antara para pemain yang sudah berada di klub tersebut adalah Yannick Carrasco, Ever Banega, dan Romain Saiss.

ADA JULUKAN BARU BAGI JOSE MOURINHO

Jose Mourinho dikenal sebagai The Special One. Tapi kini ia punya julukan baru, yakni ‘The Sacked One’. Bukan tanpa sebab. Mourinho baru-baru ini lagi-lagi mengalami pemecatan. Kali ini, klub yang memecat pelatih 60 tahu asal Portugal itu adalah AS Roma. Mourinho memang kerap kali alami pemecatan. Sebelum Roma, ia pernah dipecat oleh Chelsea pada 2007, Real Madrid pada 2012, Chelsea pada 2015, Manchester United pada 2019, dan Tottenham Hotspur pada 2021.

MAN CITY TERDEGRADASI JIKA DINYATAKAN BERSALAH ATAS PELANGGARAN FFP

Liga Premier mendakwa Manchester City dengan 115 tuduhan kesalahan finansial. Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson telah memperingatkan bahwa klub akan menghadapi degradasi. Jika terbukti bersalah atas lebih dari seratus tuduhan kesalahan keuangan oleh Liga Inggris. Sebagai tambahan informasi, minggu ini, Everton dan Nottingham Forest didakwa melanggar peraturan Profitabilitas dan Keberlanjutan Liga Premier. Everton telah kehilangan 10 poin karena pelanggaran peraturan keuangan liga sebelumnya.

SERGINO DEST TAK SUDI KEMBALI KE BARCELONA

Sergino Dest dalam sebuah kesempatan berkomentar secara gamblang ia tidak akan kembali ke pelukan Barcelona, jika Xavi masih memimpin di klub tersebut. Ia melihat kesempatan bermainnya akan menipis jika sang pelatih masih berada di sana. Pemain asal Amerika Serikat yang masih punya kontrak dengan Barca hingga 2025 itu kini bermain di PSV.  PSV meminjamnya dari Barcelona musim panas lalu. Dest mengaku saat ini hanya akan fokus bermain di PSV.

SON HEUNG MIN BERHARAP BISA BAWA KORSEL JUARA ASIA

Kapten tim nasional Korea Selatan, Son Heung-min berharap bisa membawa timnya menjadi juara Piala Asia 2023 di Qatar. Penyerang yang saat ini juga menjadi kapten Tottenham Hotspur tersebut ingin mengakhiri puasa gelar dari Korea Selatan yang terakhir kali mengangkat trofi Piala Asia pada tahun 1960. Tim asuhan Jurgen Klinsmann tersebut memulai turnamen dengan meraup tiga poin pada pertandingan perdana. Taeguk Warriors menundukkan perlawanan Bahrain, 3-1 dalam pertandingan Grup E.