Beranda blog Halaman 18

Berita Bola Terbaru 24 Juni 2025 – Starting Eleven News

0

MESKI MENANG, ATLETICO TERSINGKIR DARI PILDUN ANTARKLUB

Dari Piala Dunia Antarklub, Atletico Madrid memang menang 1-0 atas Botafogo. Namun, dalam klasemen, Atletico kalah selisih gol dari Botafogo. Alhasil, Atletico hanya berada di urutan ketiga klasemen Grup B. Botafogo dan Atletico sama-sama mengoleksi enam poin, tapi selisih gol Atletico -1. Sedangkan Botafogo +1. Dilansir Sport Illustrated, hasil ini membuat Atletico jadi klub top Eropa pertama yang gugur dalam fase grup ini. Ini jadi hasil yang mengejutkan. Sebab, klub-klub Amerika Selatan justru lebih mendominasi di kompetisi ini.

PSG MENANG DAN PUNCAKI KLASEMEN

Masih dari grup yang sama, PSG justru tak terbendung. Klub yang menargetkan gelar juara ini memuncaki klasemen Grup B dengan torehan enam poin. Dilansir Fotmob, sebetulnya perolehan poin PSG sama dengan Botafogo dan Atletico. Namun, PSG memiliki produktivitas gol yang sangat baik. Selisih golnya +5. Jadi, mereka berhak keluar sebagai juara Grup B. PSG salah satu yang pertama berhasil lolos ke babak berikutnya. Sebab, Grup B jadi yang pertama melangsungkan pertandingan ketiganya.

BALE PERTIMBANGKAN BELI CARDIFF

Dari Piala Dunia Antarklub, kita ke Inggris untuk membahas Gareth Bale yang kabarnya sedang berusaha menginvestasikan dananya ke klub. Dilansir Sky Sport, kemarin Bale sempat diisukan bakal berinvestasi di Plymouth Argyle. Namun, kali ini laporan terbaru mengatakan kalau Bale lebih tertarik untuk mengakuisisi saham klub-klub Wales yang berlaga di Liga Inggris. Bale pun menginformasikan kalau dirinya adalah bagian dari konsorsium yang ingin membeli saham pengendali di klub Cardiff City. Ia menggambarkan situasi ini sebagai mimpi yang jadi kenyataan. Akhirnya, ia ada peluang untuk hadir sebagai investor di klub kampung halamannya.

MU NAIKAN TAWARAN UNTUK MBEUMO

Manchester United kabarnya belum menyerah untuk menggaet bintang Brentford, Bryan Mbeumo. Dilansir Sky Sport, United kabarnya telah menaikan tawaran untuk pemain asal Kamerun tersebut. Kabarnya, United mengajukan tawaran yang lebih tinggi, yakni 60 juta pound untuk melancarkan negosiasi ini. Itu lebih banyak 5 juta pound dari tawaran sebelumnya. Namun, Brentford belum memberi jawaban. Karena The Bees masih mematok harga Mbeumo di atas 60 juta pound.

KONATE KECEWA DENGAN TAWARAN KONTRAK BARU LIVERPOOL

Dari Liverpool, ada Ibrahima Konate yang dikabarkan kecewa dengan sikap klub dalam menghadapi situasi kontraknya. Dilansir The Guardian, kontrak Konate akan habis tahun 2026. Namun, sang pemain menolak untuk menandatangani perpanjangan kontrak. Sikap ini bukan tanpa alasan. Sebab, Konate kecewa dengan rincian kontrak baru yang disodorkan The Reds. Konate merasa gaji yang ditawarkan Liverpool tidak sesuai dengan keinginannya. Padahal Konate yakin ia sudah memenuhi target yang diminta klub. Kini, Liverpool curiga kalau Konate punya niatan hengkang secara gratis di musim depan.

ARSENAL JOIN ANTRIAN DAPATKAN BARCOLA

Bergeser ke London, ada Arsenal yang masuk dalam antrian untuk mendatangkan bintang PSG, Bradley Barcola. Menurut The Sun, Arsenal masuk dan siap bersaing dengan Liverpool yang juga memantau situasi Barcola. Arsenal hadir karena target utamanya, yakni Leroy Sane justru lebih memilih gabung Galatasaray ketimbang kembali ke Liga Inggris. Yang jadi masalah, Barcola dipatok dengan harga 100 juta pound. Itu jadi angka yang terlalu tinggi untuk Arsenal.

CHELSEA INGIN TUKAR NKUNKU DENGAN GARNACHO

Masih dari London, ada Chelsea yang kabarnya belum menyerah untuk mendapatkan tanda tangan Alejandro Garnacho. Dilansir Sportbible, The Blues bahkan rela memasukan nama Christopher Nkunku dalam kesepakatan untuk memuluskan negosiasi. Selain itu, memasukan Nkunku bertujuan untuk mendapatkan potongan harga yang signifikan. Sebab, banderol Garnacho yang berada di angka 70 juta pound dinilai terlalu mahal. Sedangkan Chelsea masih hati-hati soal mengeluarkan dana besar.

BOS LEICESTER BERPOTENSI BANGKRUT?

Masih dari Inggris, tapi bukan dari tim kasta tertinggi. Kali ini, kabar datang dari Leicester City yang kabarnya berada di ujung tanduk. Dilansir The Sun, nasib The Foxes berada di ambang kebingungan karena bos besar dari Thailand mengalami masalah bisnis. Menurut laporan, bos King Power, Aiyawatt Srivaddhanaprabha mengakui bahwa perusahaan sedang mengalami kerugian besar dan berpotensi bangkrut. Setelah King Power kesulitan mengalirkan dana, Leicester pun terdegradasi ke Divisi Championship. Itu jadi faktor yang memperburuk keuangan klub. Kini, Aiyawatt sedang mencari siasat untuk menyelamatkan keduanya. Bisnis dan klub kesayangan ayahnya.

JUVE SIAP TUKAR 2 PEMAIN INI DENGAN SANCHO

Terbang ke Italia, ada Juventus yang juga mengincar pemain Manchester United, Jadon Sancho. Juve kabarnya serius untuk mewujudkan kepindahan Sancho. Bahkan, menurut Goal, Juve siap memasukan dua nama pemainnya demi memuluskan negosiasi. Dua pemain yang dimaksud adalah Dusan Vlahovic dan Douglas Luiz. Jadi, nantinya Juve akan menawarkan kesepakatan pertukaran pemain. Tentu, United akan sedikit diuntungkan karena dapat dua pemain sekaligus. United pun kini sedang mempertimbangkan kesempatan ini.

POGBA MASIH KESAL SAMA JUVE SOAL KASUS DOPING

Masih soal Juventus, ada komentar dari mantan pemainnya, yakni Paul Pogba. Pemain berkebangsaan Prancis itu kabarnya masih menyimpan dendam pada mantan klubnya itu. Dilansir Football Italia, Pogba kecewa dengan sikap Juve saat dirinya terjerat kasus doping. Mantan pemain Manchester United itu mengatakan dia tidak diberi cukup dukungan oleh mantan klubnya Juventus selama larangan doping yang berlangsung 18 bulan. “Saya sempat meminta bantuan pada Juventus, tetapi saya tidak diberi,” kata Pogba.

LAZIO SIAP KORBANKAN ZACCAGNE DEMI CHIESA

Kembali ke kabar bursa transfer, kabarnya Lazio mulai memikirkan siasat untuk mewujudkan transfer Federico Chiesa. Dilansir Football Italia, Lazio jadi salah satu dari sekian klub Italia yang juga menginginkan Chiesa. Lazio pun berusaha bergerak lebih dulu. Mereka bahkan rela menjual Mattia Zaccagni terlebih dahulu demi mengumpulkan uang guna merampungkan kesepakatan. Prioritas Chiesa memang kembali ke Italia. Namun, belum ada keputusan klub mana yang akan dia pilih.

TER STEGEN DISARANKAN GABUNG CITY

Italia sudah, kini bergeser ke Spanyol di mana Marc-Andre Ter Stegen disarankan untuk segera meninggalkan Barcelona. Dikutip dari Football Espana, dengan adanya Joan Garcia dan Wojciech Szczęsny, Ter Stegen terancam bakal jadi kiper cadangan doang. Maka dari itu, legenda Timnas Jerman, Lotthar Mathaus memberikan saran menarik untuknya. Menurut laporan, Mathaus mengungkapkan kalau banyak klub Inggris yang tak memiliki kiper bagus. Salah satunya Manchester City. Ederson memang jadi andalan klub dalam beberapa tahun terakhir, tapi City tak terlihat puas dengan kemampuan bertahan sang pemain. Maka dari itu, Mathaus menyarankan, jika ada peluang untuk bergabung City, Ter Stegen tak boleh melewatkannya. 

BELLINGHAM BAKAL JALANI OPERASI BAHU

Sementara itu, bintang muda Real Madrid, Jude Bellingham kabarnya telah mengkonfirmasi jadwal operasi bahu. Dilansir ,Football Espana cedera bahu sudah lama menghantui Bellingham. Masalah dislokasi bahu ini kerap mengganggu pergerakan dan kemampuan duel sang pemain. Kabarnya, setelah Piala Dunia Antarklub, ia akan menjalani operasi demi mengembalikan fungsi bahunya. Kabarnya, dengan operasi ini, Bellingham akan absen hingga Bulan Oktober.

INDONESIA TARGET JUARA DI PIALA AFF U-23

Setelah berkeliling Eropa, kita kembali ke Indonesia untuk membahas target Timnas Indonesia di Piala AFF U-23. Dilansir CNN Indonesia, Manajer Timnas Indonesia U-23, Ahmed Zaki Iskandar menegaskan target yang diberikan ke Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025 adalah juara. Demi memenuhi target juara, Vanenburg diberi kebebasan memilih pemain. Tim kepelatihannya juga komplet, tak kalah dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia senior. 

MEDIA VIETNAM MENYAMAKAN INDONESIA DENGAN PRANCIS

Di sisi lain, ada media Vietnam yang lagi-lagi ngurusin dapur sepakbola Indonesia. Namun, kali ini sedikit bikin fans Indonesia kesemsem. Sebab, menyamakan Timnas Indonesia dengan tim-tim papan atas macam Timnas Maroko dan sang juara Piala Dunia 2018, Prancis. Dilansir Superball, para pengamat sepakbola Vietnam awalnya skeptis dengan proyek naturalisasi yang dilakukan Indonesia. Namun, setelah dicermati lagi, naturalisasi jika diterapkan dengan tepat, merupakan cara yang efektif untuk membantu tim nasional menembus persaingan. Bahkan perihal keberhasilan program naturalisasi, salah satu media Vietnam Thethao247.vn menyejajarkan Timnas Indonesia dengan tim-tim besar seperti Maroko hingga Prancis. Vietnam sadar dua gelar Piala Dunia Prancis pada tahun 1998 dan 2018 sebagian besar berkat pemain keturunan. Jadi, bukan tidak mungkin Indonesia bisa mendekati level kesuksesan Prancis.

ALASAN CAMBIASSO TOLAK PINANGAN CITY

Pemain muda Juventus, Andrea Cambiaso pernah mendapatkan tawaran dari Manchester City pada Januari kemarin. Namun, Cambiaso menolaknya. Dan baru-baru ini, Cambiaso membeberkan apa alasannya menolak pinangan City. Dilansir Fotmob, sang pemain mengaku kala itu pembicaraannya dengan Manchester City sudah serius. Pep Guardiola menginginkannya demi memperbaiki performa City yang sedang anjlok di Premier League. Namun, Cambiaso tidak melihat City sebagai tempat yang nyaman untuk berkembang. Cambiaso mengaku masih nyaman dan bahagia di Juve. Jadi, tak ada alasan kuat untuk meninggalkan Turin demi Manchester.

MILAN TERTARIK PADA EZE

Sementara itu, AC Milan kabarnya sedang mencari pemain sayap untuk mengantisipasi kepergian Christian Pulisic. Dilansir Foot Italia, Pulisic sebetulnya mencapai performa terbaik musim lalu. Bersama Milan, ia mencetak 17 gol di semua kompetisi. Namun, karena pergantian pelatih dan negosiasi kontrak yang mandek, ada spekulasi bahwa Pulisic akan pergi. Maka dari itu, Milan kabarnya telah memasukan nama Eberechi Eze sebagai opsi. Menurut laporan, klausul pelepasan Eze berada di angka 68 juta pound. Milan pun bersedia memenuhi angka tersebut.

CARRERAS MASIH NGAREP GABUNG MADRID

Dari Italia, kita menyeberang ke Spanyol. Ada Alvaro Carreras yang kabarnya masih berharap bisa gabung Real Madrid musim panas ini. Dilansir Football Espana, rumor kepindahan Alvaro telah mendingin. Pihak Benfica seperti memagari kepindahannya ke Madrid. Pihak El Real pun tidak begitu ngoyo untuk mengusahakan Alvaro. Namun, di lubuk hati yang paling dalam, Alvaro masih ingin pindah. Ia bahkan rela menanti hingga hari terakhir bursa transfer demi bisa pindah ke Spanyol.

JUDE AKUI MULAI DIBANDING-BANDINGKAN DENGAN JOBE

Usai membantu Real Madrid meraih kemenangan perdana di Piala Dunia Antarklub, Jude Bellingham dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga tersebut. Dilansir Daily Mail, dalam wawancaranya, Jude mengaku mulai dibanding-bandingkan dengan adiknya, Jobe Bellingham yang juga tampil di kompetisi tersebut bersama Borussia Dortmund. Menurut Jude, hampir semua orang telah mengatakan kalau Jobe lebih baik daripada dirinya. Sebab, ia sudah mencetak gol di Piala Dunia Antarklub. Maka dari itu, ia berusaha menekan dirinya untuk tampil lebih baik di laga melawan Pachuca. Ia mencetak gol dan menjadi man of the match berkat termotivasi oleh performa adiknya.

DECO KONFIRMASI RENCANA UNTUK DE JONG, FATI, DAN ARAUJO

Beralih ke Barcelona, ada Deco yang berbicara tentang status beberapa pemainnya. Dilansir Football Espana, Deco pun berbicara tentang nasib Ansu Fati, Frenkie De Jong, dan Ronald Araujo. Fati kabarnya didekati AS Monaco, Deco pun mengakui itu. Pembicaraan sedang berlangsung. Sedangkan Araujo, Deco mengkonfirmasi bahwa kepergiannya tak ada dalam rencana klub. Ia akan bertahan, namun tetap harus membuktikan konsistensinya. De Jong yang cukup rumit. Deco secara pribadi meminta Frenkie untuk bertahan. Namun, sang pemain tak kunjung menyepakati kontrak.

ALASAN BARCA REKRUT JOAN GARCIA MESKI PUNYA BANYAK KIPER

Selain itu, Deco juga mengungkapkan alasan mengapa Barcelona mendatangkan Joan Garcia di tengah banyaknya penjaga gawang hebat yang dimiliki klub. Dilansir Football Espana, Deco merasa bahwa ini adalah tahun yang tepat untuk memboyong pemain berbakat seperti Garcia. “Penjaga gawang bukanlah prioritas, tetapi kami melihat peluang di pasar, saat ini, dan di masa mendatang. Tidak banyak pemain muda yang selevel dengannya,” kata Deco. Dengan Ter Stegen dan Szczęsny yang sudah berumur, Garcia akan berada di level yang siap ketika harus mengambil peran penuh di Barca.

BARNES BAKAL DITUKAR DENGAN ELANGA

Terbang ke Inggris, ada Newcastle United yang mulai menyusun rencana untuk mendatangkan Anthony Elanga dari Nottingham Forest. Dilansir Teamtalk, Newcastle kabarnya akan melibatkan salah satu pemainnya untuk melancarkan negosiasi. Menurut laporan, pemain yang akan dimasukan ke negosiasi adalah Harvey Barnes. Harapannya, dengan melibatkan Barnes di dalam kesepakatan, harga Elanga yang awalnya 50 juta pound bisa turun secara signifikan. 

MU MASIH PANTAU MOISE KEAN

Di sisi lain, Manchester United kabarnya masih menjaga komunikasi dengan striker asal Italia, Moise Kean. Dilansir Gazzetta, meski United sudah mengeksplore opsi lain seperti Hugo Ekitike dan Victor Osimhen, United kabarnya belum mengakhiri komunikasi dengan Kean. Sang pemain sendiri belum mengambil keputusan. Semua opsi masih terbuka, termasuk bertahan di Florence. United diprediksi akan bersabar sekitar dua minggu lagi hingga klausul pelepasan Kean senilai 52 juta euro aktif. 

USAI BANTAI VIETNAM, MALAYSIA SESUMBAR

Setelah berkeliling Eropa, kini kita kembali ke Asia Tenggara untuk membahas sepakbola Malaysia. Dilansir Superball, Timnas Malaysia baru saja mengalahkan Timnas Vietnam 4-0 dalam laga Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 awal Juni lalu. Usai laga itu, kepercayaan diri Malaysia pun melonjak. Melalui CEO tim nasional, Robert Douglas Friend, Malaysia pun sesumbar. Robert menegaskan kemenangan atas Timnas Vietnam hanyalah langkah awal untuk mencapai sesuatu yang lebih besar. Menurutnya, kemenangan ini menunjukkan keseriusan Malaysia untuk membangun tim nasional yang berkualitas. “Ini memberi energi pada seluruh sistem, membuat penggemar bersemangat, dan menarik sponsor,” tambahnya.

TERNYATA SEGINI GAJI IDZES DI SERIE A

Dari Indonesia, ada Inilah.com yang membongkar berapa besaran gaji Jay Idzes bersama Venezia. Meski jadi kapten dan sering dimainkan, nyatanya gaji Jay Idzes di Venezia tak sampai 500 ribu euro per tahun. Menurut laporan, pendapatan Jay Idzes cuma 450 ribu euro per tahun atau setara dengan Rp 8,4 miliar. Jumlah itu jauh di bawah Gianluca Busio yang jadi pemain Venezia termahal. Pendapatan Jay Idzes makin terlihat sangat kecil jika dibandingkan gaji pemain-pemain bintang di Serie A. Contoh, gaji Jay cuma 2,32% dari gaji bintang Juventus, Dusan Vlahovic yang punya penghasilan 19,44 juta euro per tahun atau Rp367 miliar. Gaji Bang Jay justru lebih mirip dengan gaji para pemain tim nasional di Liga 1. Marc Klok pernah disebut-sebut mendapat upah hingga Rp 6,1 miliar per tahun.

Berita Bola Terbaru 23 Juni 2025 – Starting Eleven News

0

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

NICO OTW BARCA, FANS BILBAO NGAMUK

Nico Williams sedang diambang kepindahan dari Athletic Bilbao ke Barcelona. Negosiasi pun berjalan lancar. Sang pemain hanya menginginkan Barcelona, bukan yang lain. Namun, saga transfer ini ternyata tidak disukai oleh fans Bilbao. Mereka pun melakukan protes dengan caranya sendiri. Dilansir Football Espana, sebuah mural yang menampilkan Inaki Williams, Nico Williams dan Iker Muniain telah dirusak. Wajah Nico pun telah dihapus dari mural itu. Para fans menggantinya dengan tulisan yang intinya, Nico sudah kehilangan hormat dari fans. Pihak klub pun langsung memberi peringatan pada seluruh fans soal insiden ini. “Namun, mereka yang menghapus gambarnya tidak mewakili klub ini. Tidak menghormati salah satu dari kami berarti tidak menghormati Athletic Club itu sendiri.” tulis Bilbao

KEMENANGAN PERDANA XABI ALONSO DI MADRID

Bergeser ke Madrid, ada Xabi Alonso yang baru saja meraih kemenangan perdana untuk tim asuhannya, Real Madrid. Kemenangan itu diraih saat menghadapi Pachuca di ajang Piala Dunia Antarklub. Dilansir Bein Sport, Madrid menang 3-1 meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-7. Ini kemenangan yang berharga bagi Xabi. Ini bisa jadi motivasi jelang memulai musim baru. Kini, Xabi akan mempersiapkan tim untuk pertandingan terakhir di fase grup melawan RB Salzburg. 

RASHFORD DITAWARKAN KE MADRID

Masih seputar Real Madrid, ada Marcus Rashford yang kabarnya telah ditawarkan ke Madrid. Dilansir Manchester Evening News, pihak Manchester United kabarnya sudah melakukan pendekatan dengan Madrid untuk membicarakan peluang kepindahan Rashford ke Santiago Bernabeu. Namun, Madrid kurang berminat. Profil permainan Rashford tidak cocok dengan kriteria yang diminta oleh Xabi Alonso. Terlebih, harga 40 juta pound dirasa Madrid terlalu mahal untuk seorang Rashford.

MU LAYANGKAN TAWARAN UNTUK LUNIN

Dari Spanyol, kita ke Inggris. Giliran Manchester United yang kabarnya menawar pemain Real Madrid. Kabarnya, dalam pertemuan itu, United juga membahas peluang untuk mendatangkan kiper kedua Madrid, Andriy Lunin. Dilansir Madrid Universal, United ingin menjadikan Lunin sebagai kiper utama menggantikan Andre Onana. United pun mengajukan tawaran awal di angka 15 juta euro. Jelas, angka itu langsung ditolak oleh El Real. Mereka ingin 20-25 juta euro untuk Lunin. Kini, negosiasi pun masih berlanjut. 

STONES REDAM RUMOR HENGKANG DARI CITY

Sementara dari Manchester Biru, ada John Stones yang angkat bicara soal rumor yang mengatakan bahwa dirinya akan segera hengkang dari Manchester City. Dilansir Goal, Pep Guardiola kabarnya ingin mengurangi pemain belakang agar bisa digantikan oleh pemain yang lebih muda dan segar. Dan John Stones kabarnya jadi salah satu pemain yang akan dikorbankan. Namun, Stones telah menepis rumor tentang kepergiannya pada musim panas dengan menyatakan bahwa ia ingin tetap di Manchester City. “Saya ingin tetap di sini. Saya menyukainya. Saya di sini untuk membantu tim. Saya tidak tahu apakah ada spekulasi [tentang kepindahan], tetapi saya berharap ini akan mengakhirinya,” kata Stones.

MUNCHEN SERIUS DEKATI MARTINELLI

Dari London, ada Gabriel Martinelli yang mendapat minat serius dari raksasa Bundesliga, Bayern Munchen. Dilansir Daily Mail, The Bavarian sedang mempersiapkan langkah ambisius untuk menggoda Arsenal agar mau melepas Martinelli. Vincent Kompany kabarnya ingin memperkuat lini depan di musim panas ini. Kegagalan mendapat Florian Wirtz membuat mereka mengalihkan pandangan pada Martinelli. Arsenal kabarnya mematok harga Martinelli di angka 50 juta pound. Munchen pun tak keberatan dengan harga segitu.

RAMSDALE MASUK RADAR GALATASARAY

Dari mantan pemain Arsenal, ada Aaron Ramsdale yang kabarnya masuk radar klub Turki, Galatasaray. Ramsdale kabarnya punya klausul pelepasan yang aktif di akhir musim ini sebesar 20 juta pound. Sang pemain pun kabarnya ingin segera hengkang dari Southampton karena tim telah terdegradasi ke Divisi Championship. Dilansir The Sun, melihat situasi ini, Galatasaray pun berusaha masuk. Gala sendiri masih mencari kiper baru untuk menggantikan peran Fernando Muslera. Masalahnya, Soton mengisyaratkan enggan melepas sang pemain. Mereka hanya terbuka dengan status pinjaman. 

CHELSEA LAKUKAN NEGOSIASI UNTUK KOLO MUANI

Sedangkan dari Chelsea, mereka kabarnya belum selesai dalam urusan mencari penyerang baru. Meski sudah memiliki Liam Delap dalam daftar pemain, mereka kabarnya mulai bernegosiasi untuk mendatangkan Randal Kolo Muani. Dilansir Mirror, pihak Chelsea telah menemui perwakilan PSG untuk mempertanyakan ketersediaan Kolo Muani. Sang pemain kabarnya lebih memprioritaskan bertahan di Italia. Namun, belum ada tanda-tanda keseriusan dari Juventus. Sedangkan Chelsea, akan melakukan langkah konkrit jika sang pemain bersedia bergabung dan klub berhasil menjual Nicolas Jackson.

PENGUSAHA ARAB INGIN BELI BRISTOL CITY

Masih dari Inggris, tapi kali ini dari kasta bawah. Pengusaha kaya raya asal Saudi, Turki Alalshikh, tengah mempertimbangkan untuk mengambil alih Bristol City. Dilansir The Sun, keluarga Lansdown selaku pemilik Bristol saat ini belum ada niatan untuk menjual klub. Namun, dengan adanya penawar dari Arab Saudi, Lansdown Family bisa saja tertarik. Awalnya, Turki ingin membeli Sheffield Wednesday, namun, karena lokasinya berdekatan dengan Newcastle United yang juga dimiliki oleh Arab, Turki memfokuskan untuk mencari klub di daerah selatan Inggris. Selain Bristol, Turki juga dikaitkan dengan pengambilalihan saham di Millwall dan Southampton. 

MILAN SIAP TAMPUNG BEK BARCA

Dari Inggris, kita ke Italia untuk membahas AC Milan yang kabarnya siap menampung pemain buangan dari Barcelona, Andreas Christensen. Dilansir Football Italia, bek asal Denmark itu sebetulnya juga dikaitkan dengan klub-klub Arab Saudi. Namun, sang pemain juga tak menutup kemungkinan jika ada tawaran dari klub Eropa. Kini, Milan siap bergerak. Sebetulnya, Milan sudah tertarik dengan Christensen sejak Januari. Namun, negosiasi mandek karena sang pemain masih percaya bisa bersaing di Barca. Saat ini situasinya berbeda. Barca akan lebih menekan sang pemain untuk pergi. Sebab, klub butuh dana tambahan.

DE BRUYNE MINTA NAPOLI PRIORITASKAN GREALISH, KETIMBANG GARNACHO

Meski berstatus pemain baru, Kevin De Bruyne kabarnya sudah berani bersuara. Dilansir The Sun, KDB meminta Napoli untuk segera mendatangkan mantan rekannya di Manchester City, Jack Grealish. Menurut laporan, KDB bahkan meminta Napoli untuk memprioritaskan Grealish di atas opsi-opsi lain, termasuk pemain Manchester United, Alejandro Garnacho. Namun, jika Grealish mau gabung Napoli, ia harus rela mengalami pemotongan gaji yang signifikan. 

POGBA SUDAH SEPAKAT GABUNG MONACO

Dari mantan pemain Juventus, Paul Pogba kabarnya kian mendekat ke klub Liga Prancis, AS Monaco. Dilansir ESPN, sang pemain kabarnya sudah sepakat untuk bergabung dengan proyek Monaco musim depan. Kesepakatan ini dicapai usai Pogba mengakhiri negosiasi dengan beberapa klub Arab Saudi yang juga meminatinya. Kabarnya, Pogba sudah tidak masalah dengan rincian kontrak yang ditawarkan Monaco. Ia sepakat untuk bergabung dan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun di Monaco.

TRAGEDI BERDARAH DI SEPAKBOLA ALJAZAIR

Dari Eropa, kita mampir ke Aljazair untuk membahas tragedi sepakbola yang cukup memprihatinkan. Mengutip laporan dari ESPN, Insiden berdarah ini terjadi saat perayaan gelar juara kompetisi lokal yang diraih klub MC Alger. Sebelum insiden berdarah tersebut, klub MC Alger berhasil mengunci gelar juara liga utama Aljazair untuk musim kedua secara beruntun, lewat hasil imbang 0-0 melawan NC Magra. Namun suasana gembira itu berubah menjadi kekacauan ketika puluhan suporter jatuh dari tribun atas. Runtuhnya pagar pengaman di tribun menyebabkan para penonton jatuh ke tribun bawah. Kementerian Kesehatan Aljazair mengonfirmasi bahwa tiga orang meninggal dunia, sementara lebih dari 70 korban lainnya telah mendapat perawatan medis di beberapa rumah sakit.

BALI UNITED INCAR EKS WINGER PEC ZWOLLE

Sementara dari Indonesia, ada Bali United yang kabarnya mengincar pemain dari Eredivisie. Pemain yang dimaksud adalah Silvester van der Water. Dilansir Detik, winger asing berusia 28 tahun itu disebut-sebut berpeluang menggantikan posisi Privat Mbarga yang hengkang dari Bali United. Silvester sendiri membela RKC Waalwijk di Eredivisie atau kasta tertinggi Liga Belanda musim lalu. Silvester bermain sebanyak 17 kali dan menyumbang tiga gol di Eredivisie. Status dirinya yang pernah jadi anak asuh Johnny Jansen di PEC Zwolle memperkuat rumor ini. 

IDZES MASUK 10 BESAR BEK TERMAHAL ASIA

Sementara dari Timnas Indonesia, ada Jay Idzes yang masuk daftar 10 bek termahal di Asia. Mengutip dari CNN Indonesia, Jay Idzes yang bermain untuk Venezia, jadi salah satu bek yang punya nilai jual cukup tinggi. Merujuk Transfermarkt, pemain 25 tahun itu berbanderol 7,5 juta euro atau sekitar Rp141 miliar. Angka itu membuatnya masuk sirkel bek-bek papan atas Asia seperti Kim Min-jae dan Takehiro Tomiyasu. Idzes kini tercatat sebagai bek termahal ke-10 di Asia. Ia berada di bawah Alessandro Circati dari Australia.

ARSENAL SIAPKAN PENERUS ODEGAARD

Arsenal dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan gelandang muda Leicester City, Bilal El Khannouss yang punya market value senilai 21 juta pounds. Melansir dari Teamtalk, Mikel Arteta  sangat percaya potensi pemain asal Maroko ini dan melihatnya sebagai penerus potensial Martin Odegaard. Meski The Foxes ingin mempertahankan pemain 21 tahun tersebut, negosiasi tengah berlangsung secara intens. Kini The Gunners tinggal menyelesaikan uang transfer agar proses kepindahan Bilal rampung.

BEK BOTAFOGO INI BIKIN BRIGHTON DAN FOREST REBUTAN 

Brighton dan Nottingham Forest bersaing ketat untuk mendatangkan bek kiri Botafogo, Cuiabano secepatnya. Mengutip dari Mirror, kedua klub terus intensif membahas transfer ini, meski prosesnya melambat sejak dimulainya ajang Piala Dunia Antarklub yang diikuti Botafogo. Forest ingin Cuiabano bergabung dengan Igor Jesus dan Jair Cunha yang sudah lebih dulu direkrut dari Botafogo. Sementara, Brighton mengincar bek 22 tahun itu sebagai pengganti Pervis Estupinan di sektor kiri. 

FARKE MINTA LEEDS BELI 3 PEMAIN INI

Daniel Farke telah meminta Leeds United mendatangkan pemain baru lagi sesuai kriterianya. Menurut Daily Express, ada tiga pemain yang kali ini diminta langsung oleh Farke. Mereka adalah Hugo Bueno, Alex Moreno, dan Reinildo Mandava.  Bueno yang kini membela Wolves dikabarkan masuk dalam radar Farke sebagai pengganti Junior Firpo di bek kiri. Moreno yang membela Aston Villa, musim lalu menjalani peminjaman di Nottingham Forest. Sementara Mandava dari Atletico Madrid, diperkirakan akan menjadi agen bebas setelah Piala Dunia Antarklub.

AARONS SELANGKAH LAGI MENUJU RANGERS

Dari Skotlandia, Rangers dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Bournemouth untuk meminjam bek sayap Max Aarons. Mengabarkan dari The Scottish Sun, rival sekota Celtic itu akan meminjam pemain 25 tahun selama semusim tanpa kewajiban membeli di akhir. Aarons bisa jadi pemain pertama yang didatangkan Rangers musim panas ini. Kedatangan Aarons ke Ibrox membuatnya akan bereuni dengan Russel Martin yang pernah melatihnya di tim muda Norwich City. 

SEVILLA AKAN BUANG 3 PEMAIN INI 

Bergeser ke Spanyol. Sevilla berencana melepas tiga pemain sebagai bagian dari strategi penyederhanaan skuad musim 2025/26. Melaporkan dari Fichajes, tiga pemain yang dimaksud adalah Tanguy Nianzou, Adnan Januzaj, dan Kelechi Iheanacho. Nianzou disebut kurang tampil maksimal sepanjang musim lalu. Januzaj masih bisa dipinjamkan ke klub lain. Sementara Iheanacho akan dibuang karena permintaan gajinya yang tinggi. Keputusan ini diharapkan memberi ruang dan dana lebih bagi Sevilla untuk mendatangkan pemain baru.

ESPANYOL AKAN DIMILIKI BOS BURNLEY

Espanyol sangat berpotensi dijual dalam beberapa waktu mendatang dari pemilik lama asal China, Chen Yangseng. Melansir dari Mundo Deportivo, pengusaha asal Amerika Serikat, Alan Pace dikabarkan akan mengambil alih mayoritas saham Espanyol. Pace merupakan pemilik perusahaan ALK Capital, sekaligus bos dari Burnley di Premier League. Pace saat ini juga menjabat sebagai presiden Real Salt Lake City di MLS. Menurut sumber internal Espanyol, Pace akan mengambil alih Espanyol sebesar 180 juta euro. 

INTER INGIN BONY DAN MEMPERTAHANKAN CALHANOGLU

Pindah ke Italia. Inter Milan, lewat CEO Giuseppe Marotta, mengkonfirmasi niat klub untuk mendatangkan penyerang Parma, Ange‑Yoan Bonny. Mengutip dari Football Italia, Bonny sudah masuk dalam daftar beli, meski pembicaraan dengan Parma belum dimulai. Selain membidik Bonny, Marotta juga menyampaikan bahwa Nerazzurri ingin mempertahankan Hakan Calhanoglu. Pemain berpaspor Turki itu dianggap Marotta masih betah di Giuseppe Meazza. Sebelumnya, Calhanoglu dikaitkan dengan Galatasaray, tapi belum juga ada tawaran resmi yang datang.  

PELAKU PENYERANGAN WASIT DI ITALIA AKAN DIPENJARA

Sementara itu, Pemerintah Italia telah menciptakan hukum baru yakni hukuman penjara kepada pemain yang terlibat penyerangan kepada wasit pertandingan. Menurut BBC, pengumuman aturan ini disampaikan oleh menteri kehakiman Italia pada 20 Juni lalu. Dengan pemberlakuan hukum ini, Pemerintah Italia ingin memberikan wasit di Italia perlindungan yang sama seperti petugas polisi dan pejabat publik lainnya. Hukum ini dibuat menyusul peningkatan kasus penyerangan terhadap wasit di Italia, dari tingkat Serie A hingga divisi bawah. 

GALLARDO PERNAH AJAK RONALDO KE RIVER PLATE

Kita menuju Argentina. Pelatih River Plate, Marcelo Gallardo mengungkapkan hal yang mengejutkan bahwa dirinya pernah menelpon langsung Cristiano Ronaldo untuk mengajaknya bergabung. Melaporkan dari Goal, Gallardo melakukannya agar superstar Portugal itu mau bermain dengan River Plate di Piala Dunia Antarklub. Menurut pengakuan Gallardo, Ronaldo menghargai ajakannya tersebut dan mempertimbangkan usulan tersebut sebelum akhirnya menolaknya. Alasan eks bomber Al-Nassr tersebut menolaknya karena lebih memilih fokus untuk mempersiapkan musim depan. 

NATHAN UCAP TERTARIK MEMBELA PERSEBAYA

Kembali ke Indonesia. Nathan Tjoe-A-On diketahui pernah berucap bahwa dirinya tertarik untuk mengenakan jersey Persebaya Surabaya di Liga Indonesia. Mengabarkan dari Okezone, pemain 23 tahun itu memilih Bajol Ijo sebagai pelabuhannya di Indonesia karena terkesan dengan fanatisme yang dilakukan oleh Bonek Mania. Nathan mengetahui Persebaya dari mantan rekannya, Arsenio Valpoort yang pernah merasakan bermain di Surabaya. Kabar ini sontak saja memunculkan spekulasi tentang klub baru yang akan diperkuat Nathan selanjutnya. 

Langsung DIKEROYOK 3 Raksasa, Begini Skuad Anti Badai Manchester United Musim 2025/26

0

Awal musim 2025/26 sudah dipastikan bakal jadi miniatur neraka bagi Manchester United. Lima laga pertama yang seharusnya menjadi pemanasan justru menjelma sebagai ujian mental, fisik, dan sejauh mana perkembangan tim saat ini. Baru juga mulai, skuad asuhan Ruben Amorim seperti dilempar langsung ke dalam kobaran api

Dalam lima pekan awal, United harus menghadapi lima klub kuat, yang mana tiga diantaranya adalah klub Big Six. Arsenal, Fulham, Burnley, Manchester City, dan Chelsea secara berurutan akan menjajal kekuatan Amad Diallo cs. Melihat performa United musim lalu, kelima klub mudah saja untuk mencabik harapan bangkit sejak awal.

Namun, bukan Setan Merah namanya jika masih takluk di nerakanya sendiri. Dengan bursa transfer yang tampaknya cukup berpihak pada United, Ruben Amorim kabarnya siap menyusun skuad tahan banting di musim 2025/26. Jika semua pemain incarannya berhasil didatangkan, kira-kira beginilah skuad anti badai Manchester United di musim depan.

GK

Formasi yang akan dipakai tetap sama, yakni 3-4-3 yang bisa bertransformasi menjadi 3-4-2-1. Setiap lini kabarnya akan mengalami perbaikan, tak terkecuali sektor penjaga gawang. Dengan adanya Andre Onana, sektor ini jadi perhatian seluruh pencinta sepakbola. 

Bukan karena kehebatannya, tapi karena tingkahnya yang kadang di luar akal sehat. Coba deh, kalo kalian masih inget gimana Onana yang mempersilakan Erling Haaland memilih sudut tendangan saat sepakan penalti. Kita yang lihat tuh kayak “Ini orang sok asik banget sih?” Cringe banget.

Maka dari itu, United kabarnya sedang mencari kiper baru. Beberapa nama macam Gianluigi Donnarumma hingga Andriy Lunin sempat dikaitkan. Namun, satu nama yang diprioritaskan adalah Emiliano Martinez. Kabarnya, Emi bersedia gabung, meski Setan Merah tak bermain di Liga Champions musim depan.

Jawaban itu didapat usai United berkomunikasi dengan agen sang pemain beberapa hari lalu. Masalahnya, pelatih Aston Villa, Unai Emery masih berat hati untuk menjual sang pemain. Namun, dengan adanya ancaman financial fair play ala Inggris (PSR), Villa berada dalam tekanan untuk segera menukar Emi dengan 40 juta pound dari United.

Soal kualitas, Emi sudah tak perlu diragukan lagi. Dia adalah penjaga gawang berpengalaman di Liga Inggris. Musim lalu, ia mencatatkan sembilan clean sheet di Premier League. Performanya di UCL juga lumayan. Ia mencatatkan 50 penyelamatan dalam 12 laga. Rata-rata, ia menciptakan 4,17 save per laga.

Bek

Beranjak ke sektor bek, Ruben Amorim diperkirakan akan tetap menggunakan tiga bek yang solid namun bisa saling mengisi satu sama lain. Maka dari itu, formasi terbaiknya adalah Leny Yoro, Ousmane Diomande, dan Lisandro Martinez. Nama Diomande muncul sebagai bek yang sedang dipantau oleh manajemen United.

Sejumlah laporan menyebut MU sudah menyiapkan tawaran awal senilai antara 60 juta euro. United bahkan siap memicu klausul 80 juta euro yang ada di kontrak Diomandé jika negosiasi berjalan baik. Sporting sendiri pada dasarnya ingin mempertahankan sang bek, tapi mereka sadar bahwa musim panas ini mungkin jadi momen. Sebab, kontrak Diomandé berakhir pada 2027 dan belum tentu harganya bisa terus naik di musim depan.

Diomande adalah pilar utama di Sporting CP musim lalu. Ia muda, kuat dan jago dalam hal supply bola. Menurut Fotmob, sepanjang musim 2024/25, Diomande mencatatkan 1.984 umpan sukses dengan akurasi rata-rata di angka 93,5%. Yang spesial dari Diomande adalah kecepatannya. Ya, sejauh ini United tak punya bek cepat dan kuat sepertinya. 

Diomande nantinya akan ditemani oleh Leny Yoro di kanan dan Lisandro Martinez di kiri. Keduanya adalah bek cerdas yang mampu membaca permainan lawan. Keduanya pula yang akan mengemban peran beres-beres di lini pertahanan United. U know lah, gimana Lisandro kalau sedang on fire. Itu kalau sehat. Kalau cedera lagi ya wassalam.

Wing Back

Di bagian wing back, diprediksi tidak ada nama baru meski Manchester United telah mendapatkan bek sayap muda, Diego Leon. Ruben Amorim lebih menggemari bek sayap yang memiliki kecepatan dan kemampuan transisi yang baik. Maka dari itu, Ruben akan tetap memasang Amad Diallo di sisi kanan dan Patrick Dorgu di sisi kiri.

Selain memenuhi kriteria, Dorgu dipilih karena kemampuannya untuk terus menggempur pertahanan lawan melalui umpan-umpan silang. Umpan datar maupun atas, sama-sama berbahaya. Sayangnya, musim lalu tak ada striker yang mampu menempatkan diri di posisi yang pas untuk menyambut bola. 

Sedangkan Amad nggak usah dipertanyakan lagi ya. Pemain asal Pantai Gading ini layak menyandang pemain terbaik kedua setelah Bruno Fernandes. Amad adalah pemain paling konsisten dan pemain pekerja keras. Dirinya juga punya naluri mencetak gol yang cukup tinggi. Musim lalu, Amad mengemas 8 gol dan 6 assist di Premier League. 

Gelandang

Masuk ke area dapur pacu, Ruben Amorim diprediksi akan tetap memasang dua gelandang di lini tengah. Karena Manuel Ugarte kurang konsisten dan Casemiro sudah berumur, United perlu gelandang yang lebih muda dan energik. Dilansir Express, United kabarnya mengejar gelandang muda milik Brighton, Carlos Baleba.

MU tergabung dalam persaingan dengan Arsenal dan Liverpool yang menginginkan Baleba. Brighton disebut siap melepas sang gelandang jika ada tawaran sekitar 100 juta pound. Itu sangat tinggi. Namun, dengan kualitas yang dimiliki, United masih belum menyerah untuk menggoyang harga Baleba. Mendapatkan Baleba menjadi lebih urgen lantaran United telah resmi melepas Christian Eriksen secara gratis.

Sebagai gelandang bertahan modern, Baleba dikenal karena perpaduan fisik kuat, mobilitas tinggi, dan kemampuan progresif yang mumpuni. Ia bisa jadi pasangan yang sempurna untuk sang kapten, Bruno Fernandes. Saat El Magnifico membantu lini serang, Baleba akan mengejar bola, memutus alur serangan lawan, dan melakukan progresi lewat dribel maupun operan vertikal.

Nomor 10

Ciri khas permainan Ruben Amorim adalah adanya dua pemain bernomor 10 yang menopang satu striker. Posisi ini nantinya akan diisi oleh Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha. Sejauh ini, yang sudah diresmikan hanya Cunha. Sedangkan untuk Mbeumo, Brentford masih mencari harga terbaik. Sebab, Spurs juga berhasrat membawa sang pemain bersama Thomas Frank.

Beberapa sumber mengatakan kalau Mbeumo awalnya memprioritaskan Manchester United. Namun, setelah Spurs datang, situasi kembali menjadi abu-abu. Saga transfer Mbeumo ke MU belum ada kemajuan. Namun, jika pada akhirnya United yang mendapatkannya, posisi nomor 10 jelas akan diisi olehnya.

Mbeumo dan Cunha memiliki beberapa kesamaan. Keduanya sama-sama piawai menguasai bola. Keduanya pandai meloloskan diri dari situasi sempit di area pertahanan lawan. Dan yang terpenting, Cunha dan Mbeumo sama-sama memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dan mengkonversinya menjadi gol. Itu sangat penting bagi United. Mereka bisa membangkitkan gairah di lini depan MU yang musim lalu tampil loyo.  

Striker

Sementara di posisi striker, Manchester United kini lebih dekat ke Hugo Ekitike ketimbang Viktor Gyokeres. Dilansir The Guardian, United sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk mendatangkan Ekitike dari Eintracht Frankfurt. Ekitike sebetulnya juga diminati oleh Liverpool. Namun, sang pemain kabarnya lebih memprioritaskan United karena memiliki afeksi personal pada klub. 

Rumornya, Ekitike ngefans Manchester United sejak kecil. Yang jadi masalah, Frankfurt kabarnya tidak ada tekanan untuk menjual sang pemain musim panas kali ini. Maka dari itu, klub Bundesliga tersebut mematok harga tinggi, yakni 100 juta euro. Ekitike sendiri punya daya tawar yang luar biasa. Ia adalah penyerang yang lincah, eksplosif, dan memiliki teknik bola di atas rata-rata. 

Ia bukan penyerang target-man klasik, melainkan lebih mobile. Daya jelajah yang tinggi justru membuatnya lebih berkontribusi dalam menciptakan peluang dan gol. Musim 2024/25, Ekitike mengemas 22 gol dan 12 assist di semua kompetisi. Begitulah kira-kira susunan pemain Manchester United musim depan. Kira-kira, fans MU yakin nggak nih kalau skuad anti badai ini akan terealisasi di musim 2025/26?

Sumber: Mirror, GMS, Express, The Guardian

Berita Bola Terbaru 20 Juni 2025 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN

Inter Miami raih kemenangan perdana setelah menjegal FC Porto 2-1 di Grup A Piala Dunia Antarklub. Dua gol wakil Amerika datang dari Telasco Segovia menit 47 dan free kick Lionel Messi menit 54. Sementara satu gol Porto melalui sepakan penalti Samuel Aghegowa menit 8. Dengan hasil ini, Miami membuntuti Palmeiras di posisi kedua Grup A. 

Atletico Madrid juga meraih kemenangan 3-1 atas Seattle Sounders di Grup B. Tiga gol pasukan Diego Simeone dipersembahkan oleh Pablo Barrios menit 11 dan 55 serta Axel Witsel menit 47. Sementara gol balasan Seattle dibuat Albert Rusnak menit 50. Atletico sementara masih di urutan ketiga Grup B. 

MADUEKE BISA MENYEBERANG KE ARSENAL

Kita menuju ke kabar dari Liga Inggris. Arsenal dikabarkan menjadi salah satu dari sejumlah klub yang memantau kondisi Noni Madueke di Chelsea. Melansir dari Daily Express, The Gunners ingin mendapatkan setidaknya satu pemain sayap musim panas ini, dan nama Madueke masuk dalam daftar mereka. Meriam London belum mulai membuka pembicaraan dengan Chelsea dan belum mengajukan tawaran apa pun untuk Madueke. Tapi, Arsenal memasukkan pemain 23 tahun sebagai target incaran, selain Kaoru Mitoma. 

QUANSAH DIJUAL, LIVERPOOL BIDIK GUEHI

Liverpool dikabarkan telah memasuki persaingan untuk mendatangkan Marc Guehi jelang berakhirnya kontrak sang pemain di Crystal Palace. Mengutip dari Daily Mail, Bek berusia 24 tahun tersebut menjadi pilihan utama Liverpool untuk memperkuat lini belakang pasca kepergian Jarrell Quansah yang makin mendekat ke Bayer Leverkusen. Palace masih memasang nilai 65 juta pounds untuk mantan bek Chelsea itu. The Reds berupaya untuk menegonya dengan uang yang didapat dari penjualan Quansah. 

DIOMANDE PENGGANTI SEPADAN GUEHI 

Setelah Guehi dapat pantauan dari Liverpool, Crystal Palace kini menentukan Ousmane Diomande sebagai pengganti yang sepadan. Menurut BBC, The Eagles sedang dalam pembicaraan dengan Sporting CP mengenai kepindahan Diomande. Bek Pantai Gading 21 tahun tersebut menjadi target serius bagi Palace untuk menggantikan Guehi. Palace dihadapkan dengan harga Diomande yang dipatok 40 juta pounds. Bila jadi didatangkan, Diomande akan menjadi pembelian termahal Palace. 

UNITED MUNCULKAN PALHINHA JADI OPSI 

Manchester United kini mempertimbangkan opsi pinjaman untuk Joao Palhinha setelah gagal mencapai kesepakatan untuk Ederson dari Atalanta. Mengabarkan dari Givemesport, waktu bermain yang terbatas bersama Bayern Munchen menyebabkan Palhinha dinilai sebagai target realistis dan ekonomis bagi United. Musim lalu, pria Portugal itu hanya bermain enam kali di Bundesliga. Munchen kemungkinan lebih memilih penjualan permanen senilai sekitar 30 juta pounds, tapi opsi peminjaman tetap terbuka tergantung persetujuan dengan sang pemain. 

SPURS DIDENDA KARENA NYANYIAN FANS

Tottenham Hotspur didenda 75.000 pounds oleh FA setelah fans mereka terlibat dalam nyanyian homofobik saat melawan Manchester United September tahun lalu. Melaporkan dari The Guardian, Spurs awalnya dijatuhi denda sebesar 150.000 pounds, namun jumlahnya berkurang karena melakukan sejumlah banding. Klub London Utara telah mengakui pelanggaran terhadap aturan tersebut. Spurs telah bekerja sama dengan polisi serta keamanan stadion untuk mengidentifikasi para pelaku dari oknum fans.

VILLARREAL AMANKAN RAFA MARIN

Kita pergi ke Spanyol. Villarreal semakin intensif menuntaskan proses transfer bek muda Rafa Marín dari Napoli. Melansir dari Marca, awalnya kesepakatan hanya peminjaman saja, tapi The Yellow Submarines  lebih condong ke opsi permanen seharga 12 juta euro, dengan tambahan klausul buy-back dari Napoli. Pemain asal Spanyol 23 tahun ini sebelumnya minim mendapat kesempatan bermain di Serie A bersama Antonio Conte. Kedua klub tengah membahas detail kesepakatan dan diharapkan segera rampung. 

BETIS DIKEJAR COMO UNTUK ABDE

Real Betis mendapat tawaran Como untuk memboyong winger muda Abdessamad Ezzalzouli. Mengutip dari Fichajes, Como asuhan Cesc Fabregas menyodorkan tawaran senilai 20 juta euro untuk talenta 23 tahun dari Maroko. Fàbregas berambisi tampil kompetitif di Serie A dan melihat Abde sebagai sosok ideal untuk memperkuat sektor sayap. Betis diperkirakan mempertimbangkan dengan cermat apakah akan melepas Abde atau malah mempertahankannya. 

XABI GUNAKAN DRONE UNTUK LATIHAN 

Xabi Alonso telah memperkenalkan sistem pengawasan berbasis drone di sesi latihan Real Madrid mulai gelaran Piala Dunia Antarklub. Menurut Marca, teknologi ini digunakan untuk menganalisis pergerakan taktis serta intensitas fisik pemain secara real time dan lebih terukur. Langkah ini menegaskan pendekatan modern yang dibawa Xabi sejak resmi menjabat sebagai pelatih Madrid. Inovasi ini juga diharapkan mendukung Real Madrid meraih performa yang lebih optimal. 

INTER PANTAU PENGGANTI CALHANOGLU

Terbang ke Italia.  Inter Milan sedang mempertimbangkan potensi kedatangan gelandang Atalanta, Éderson, jika Hakan Calhanoglu benar jadi hengkang ke Galatasaray. Mengabarkan dari Football Italia, Ederson saat ini masih terikat kontrak sampai 2027, tapi berpotensi hengkang setelah kepergian Gian Piero Gasperini. Atalanta menuntut sekitar 60 juta euro untuk pemain Brasil 25 tahun itu. Il Biscione harus bersaing dengan Juventus hingga Al-Hilal untuk memboyong Ederson. 

FABREGAS INCAR REUNI DENGAN MORATA

Álvaro Morata yang saat ini tengah dipinjamkan ke Galatasaray oleh AC Milan hingga Januari 2026, masuk daftar rencana transfer Como selanjutnya. Melaporkan dari Football Italia, Como dilaporkan telah memulai pembicaraan dengan Morata yang pernah bermain bersama Cesc Fàbregas di Chelsea dan tim nasional Spanyol. Sekarang, Como sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri peminjaman dengan melobi Milan dan menarik Morata ke Serie A musim depan. 

ENRIQUE RESTUI PEMBELIAN KOUNDE

Bergeser ke Prancis. PSG dikabarkan tengah mempersiapkan tawaran besar senilai 100 juta euro untuk membawa Jules Koundé kembali ke Prancis dari Barcelona. Melansir dari Tribal Football, bek tim nasional Prancis itu dikatakan terbuka untuk hengkang musim panas ini, asalkan ada klub yang menurutnya tepat. Barcelona mulai mempertimbangkan penjualan, dengan Koundé yang masih memiliki dua tahun sisa kontrak. Pelatih PSG, Luis Enrique telah menyetujui langkah mendatangkan Kounde. 

PAYET DIDAKWA PELAKU KEKERASAN PSIKOLOGIS

Menuju Brasil. Dimitri Payet, gelandang Prancis berusia 38 tahun kini sedang menghadapi dakwaan atas tuduhan kekerasan psikologis terhadap Larissa Ferrari, mantan kekasihnya. Menurut L’equipe, pengadilan di Rio de Janeiro membuka kembali kasus ini setelah banding dari korban yang mengklaim mengalami manipulasi, penghinaan, dan tekanan emosional hebat. Payet yang terakhir bermain bersama Vasco da Gama menyangkal tuduhan tersebut.  Jika dinyatakan bersalah, ia bisa dikenai ganti rugi besar dan biaya pengobatan korban.

PUBLIK CHINA BENCI PELATIH KORSEL SEPERTI STY

Sekarang dari daratan Asia. Publik China menunjukkan penolakan keras terhadap rencana menunjuk Shin Tae‑yong sebagai pengganti Branko Ivankovic di timnas China. Mengutip dari Bolasport, warganet negeri tirai bambu melakukan protes di media sosial karena latar belakang STY sebagai warga negara Korea Selatan. Meskipun STY pernah sukses bersama Indonesia, keinginannya untuk melatih China terancam gagal akibat sentimen anti-Korea yang kuat. Federasi sepak bola China dianggap harus mempertimbangkan kembali keputusan ini demi menjaga dukungan publik dan stabilitas timnas. 

DAFTAR 55 CALON PEMAIN LIGA INDONESIA ALL-STARS

Dari tanah air, PSSI resmi merilis daftar 55 nama pemain yang menjadi bakal calon pemain Liga Indonesia All Stars di Piala Presiden 2025. Mengabarkan dari CNN Indonesia, dari 55 nama ini nantinya akan dipilih 30 pemain lewat jajak pendapat atau polling. Pemain yang paling banyak disebut oleh netizen atau warganet akan terpilih. Dari daftar nama yang telah dirilis, Persija dan Bhayangkara FC menjadi klub yang terbanyak menyumbang pemain, dengan masing-masing tujuh nama. 

FULHAM TOLAK TAWARAN UNTUK MUNOZ 

Fulham telah menolak tawaran senilai total 32 juta pounds dari Leeds United untuk striker mereka, Rodrigo Muniz. Melansir dari The Standard, klub asal London Barat itu menganggap penyerang asal Brasil sebagai salah satu aset paling berharga dan belum berniat melepasnya. Dengan torehan 11 gol musim lalu, The Cottagers masih ingin menahannya tetap di Craven Cottages. Namun, Fulham bisa saja berubah pikiran dengan tawaran yang dianggap lebih menarik. 

CITY CEGAH GUNDOGAN PERGI KE GALATASARAY 

Manchester City kini bersiap memblokir kepindahan Ilkay Gündogan pada bursa transfer musim panas ini, meski ada minat dari Galatasaray. Mengutip dari Football Insider, City tampak memilih mempertahankannya sebagai andalan lini tengah, dan semua menolak tawaran demi menjaga kedalaman skuad. Sebelumnya, Gundogan dilaporkan menjadi incaran selanjutnya oleh raksasa Turki. Bahkan, pemain 34 tahun itu menjadikan Galatasaray sebagai prioritas jika pergi dari Manchester. 

YOUNG DIDORONG GABUNG WREXHAM 

Seusai mengatakan belum ingin pensiun meski sudah hampir kepala empat, Ashley Young menerima dorongan untuk bergabung dengan Wrexham. Menurut Mirror, mantan pemain Everton, Pat Nevin mengajukan saran kepada eks bek Manchester United itu merapat ke klub asal Wales di Championship. Saran itu diberikan melihat stamina dan fisik Young yang setidaknya masih bisa bersaing semusim lagi di lapangan. Apalagi,Wrexham saat ini bermain di kasta liga yang tak jauh dari Premier League. 

EMI BUENDIA SIAP DILEPAS VILLA 

Aston Villa tampaknya semakin terbuka untuk segera berpisah dengan gelandang serang Argentina, Emiliano Buendia. Mengabarkan dari Caughtoffside, Leeds United muncul sebagai kandidat terdepan untuk mengamankan jasa pemain berusia 28 tahun. Villa akan melepas mantan pemain Norwich City itu jika ada yang berani membayar 20 juta pounds. Namun, klub berlogo singa juga diperkirakan mencoba menaikkan harga Buendia menjadi 30 juta pounds. Masa depan yang abu-abu jadi keputusan Villa untuk melego Buendia. 

AGOUME TUAI KETERTARIKAN ARSENAL 

Bergeser ke Spanyol. Arsenal dikabarkan menaruh perhatian pada gelandang muda Sevilla, Lucien Agoumé, sebagai kandidat pengganti Thomas Partey. Melaporkan dari Fichajes, klub London Utara itu tengah memantau situasi pemain asal Prancis 23 tahun tersebut, meski belum ada kontak resmi antara kedua klub. Agoumé dianggap memiliki talenta dan kemampuan teknis yang cocok dengan gaya permainan Arsenal di lini tengah. Kehadiran Agoume diharap dapat memperkuat barisan gelandang. 

ATLETICO MAKIN INTENS DENGAN CARDOSO

Atlético Madrid dan Real Betis kembali membuka pembicaraan untuk transfer gelandang bertahan Johnny Cardoso. Melansir dari Mundo Deportivo, Atlético telah mencapai kesepakatan personal dengan pemain 23 tahun lewat tawaran kontrak hingga 2030. Kendati demikian, kesepakatan dengan Betis masih terkendala perbedaan harga di kisaran 30–40 juta euro. Los Colchoneros bersedia melanjutkan pembicaraan, dengan memasukkan Juan Russo sebagai paket pembelian. Kedua klub optimistis menyepakati kesepakatan dalam beberapa hari ke depan.

PAREDES SEGERA PULANG KE BOCA

Dari Spanyol, kini menyeberang ke Italia. Leandro Paredes segera pulang ke Argentina setelah menerima kontrak selama tiga tahun dari Boca Juniors. Mengutip dari La Gazzetta Dello Sport, kepindahan dari AS Roma ini menandai kepulangan Paredes ke klub masa kecilnya itu setelah 11 tahun berpisah. Kini, Paredes tinggal menunggu Boca membayar klausul pelepasannya senilai 3,5 juta euro. Roma siap melepas Paredes setelah pelatih Gasperini ingin mencari gelandang yang lebih dinamis darinya. 

JUVE LEPAS LUIZ KE LEEDS, ASALKAN….

Leeds United dilaporkan bisa mendapatkan gelandang asal Brasil, Douglas Luiz setelah Juventus tampak tak lagi membutuhkannya. Menurut Goal, Si Nyonya Tua akan melepas Luiz kembali ke Inggris, asalkan tawaran yang disodorkan tak kurang dari 40 juta euro. Juve melakukannya karena ingin meminimalkan kerugian transfer Luiz dari Aston Villa sebesar 50 juta euro. Leeds tinggal menyusun proposal yang menguntungkan bagi Juventus agar bisa membawa Luiz ke Elland Road. 

GLADBACH DEKATI PEMAIN JEPANG PENJEBOL GAWANG INDONESIA

Terbang ke Jerman. Borussia Monchengladbach dikabarkan serius mengincar striker Holstein Kiel berkebangsaan Jepang, Shuto Machino. Mengabarkan dari Get Football News Germany, pemain 25 tahun itu menarik perhatian Gladbach setelah mencetak 11 gol dalam 31 penampilan sepanjang musim lalu. Perwakilan Gladbach bahkan memperhatikan aksi Machino saat mencetak satu gol dan dua assist saat melawan Indonesia di Osaka. Kontrak Machino masih berlangsung hingga 2027, dengan nilai pasarnya sekitar 4 juta euro. 

DIKS DIJAGOKAN JADI KAPTEN GLADBACH

Masih berhubungan dengan Borussia Monchengladbach, tapi sekarang dari pemain keturunan Indonesia. Media Jerman, Bild menyoroti bek Timnas Indonesia, Kevin Diks yang dijagokan menjadi kapten Borussia Monchengladbach musim depan. Melaporkan dari Okezone, penilaian itu didasarkan karena Diks memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi sejak di Copenhagen. Saat ini ban kapten Gladbach dipegang kiper Jonas Omlin, dengan Julian Weigl sebagai wakilnya. Bild menempatkan Diks sebagai kandidat kuat kapten baru Gladbach. 

 

CV-nya Bikin Lawan Merinding?! Sosok Jean-Paul van Gastel, Pelatih Baru PSIM

0

Ada riuh suara tribun yang tak pernah benar-benar padam, meski harapan kerap diremukkan. Di kota yang sarat makna, di bawah langit Yogyakarta yang selalu mudah untuk dirindukan. Satu nama terus bertahan dalam derasnya arus persaingan. Mereka adalah klub kebanggaan masyarakat Mataram, PSIM.

Mereka sempat terjerembab, terpinggirkan, dan nyaris dilupakan dari khasanah sepakbola Indonesia. Tapi, PSIM tak pernah benar-benar binasa. Karena PSIM bukan sekadar klub bola sepak bola. Mereka identitas, urat nadi, doa yang diam-diam terus dipanjatkan dari rumah ke rumah.

Setelah 18 tahun lamanya berjalan di lorong gelap Liga 2, dihantam badai, digoyang kepentingan, digempur kenyataan, PSIM kembali ke habitat aslinya, yakni kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tapi Liga Utama tak seperti 18 tahun lalu.

Di sana sudah menjadi rimba yang penuh binatang buas. PSIM butuh persiapan, dan mereka tahu itu. Makanya seorang pelatih level Eropa, Jean-Paul van Gastel digaet. Pelatih yang bisa bikin lawan kencing berdiri. Mengapa demikian?

Siapa Jean-Paul Van Gastel?

Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kita berkenalan dengan pelatih asal Belanda tersebut. Jean-Paul van Gastel dikenal diam-diam mematikan. Nggak banyak gaya, tapi jejaknya di kancah sepakbola Eropa begitu mempesona. Pria kelahiran Breda, Belanda, 28 April 1972 ini memulai kariernya sebagai gelandang yang dikenal punya visi tajam dan tendangan keras dari lini kedua. 

Nggak heboh seperti bintang-bintang glamor, tapi justru itu yang bikin dia jadi andalan di mana pun dia bermain. Karier profesionalnya dimulai di klub lokal, Willem II, di tahun 1990. Di sinilah dia ditempa sebagai pemain muda yang penuh determinasi. Tapi, karirnya baru benar-benar meledak saat pindah ke Feyenoord pada 1995.

Bareng klub inilah van Gastel mencicipi momen kejayaan. Ia membantu Feyenoord menjuarai Eredivisie 1998/99 dan Piala Super Belanda tahun 2000. Di Feyenoord pula, namanya harum dan dikenal sebagai sosok pekerja keras di lini tengah. Di masa jayanya, dia sempat menarik perhatian klub-klub Italia, bahkan hampir saja pindah ke AS Roma. 

Namun, pada penghujung karirnya sepakbolanya, ia justru pindah ke Ternana pada 2002 dan sempat berseragam Como di tahun berikutnya. Sebelum akhirnya mengakhiri karirnya di Belanda bersama De Graafschap tahun 2003. Tapi van Gastel bukan tipe pemain yang hilang usai pensiun. Dia justru naik level ke dunia kepelatihan.

Asisten Pelatih-Pelatih Top

Karir kepelatihannya pun dimulai dari bawah. Ia memanfaatkan nama besar dan kontribusinya di Feyenoord untuk mendapatkan posisi sebagai pelatih Feyenoord U-19 pada 2007. Jean-Paul van Gastel menjabat sebagai pelatih di Feyenoord muda hingga tahun 2011. Dari situ, ia banyak belajar bagaimana manajemen tim yang baik.

Feyenoord pun memberikan panggung yang lebih besar pada Van Gastel. Momen penting pun datang saat dia masuk ke jajaran kepelatihan tim senior di Feyenoord tahun 2011. Kala itu, ia jadi asisten Ronald Koeman dan kemudian berlanjut saat Giovanni van Bronckhorst naik jabatan menggantikan Koeman yang pergi untuk melatih Southampton tahun 2014.

Nah, dua nama ini nggak main-main. Yang satu merupakan pelatih Timnas Belanda dan pernah melatih tim-tim macam Valencia, Everton, hingga Barcelona, yang satu lagi mantan kapten Arsenal dan berstatus legenda Belanda juga. Di sinilah Van Gastel belajar dari yang terbaik, tapi juga ikut mewarnai kesuksesan mereka.

Setelah musim-musim yang indah di Feyenoord, Van Gastel juga jadi orang kepercayaan Giovanni. Jadi, mau ke mana pun Giovanni pergi, Gastel akan menemani. Contohnya, saat mantan pemain Arsenal itu menukangi Besiktas pada 2024. Giovanni membawa Van Gastel sebagai tangan kanannya. 

Selain pernah jadi asisten Koeman dan Giovanni, Gastel juga pernah membantu pelatih-pelatih lain seperti Fred Rutten dan Jaap Stam. Keduanya mengandalkan Gastel sebagai asisten di Feyenoord. 

Kiprah Sebagai Pelatih

Menjadi tangan kanan pelatih-pelatih top bukan berarti Jean-Paul van Gastel tak pernah menjadi pelatih kepala. Sepanjang karirnya, ia pernah jadi pelatih tim utama di dua klub yang berbeda. Pertama di NAC Breda dan yang kedua di klub asal China, Guangzhou City. Melatih klub yang berasal dari tanah kelahiran barangkali jadi momen yang tak terlupakan.

Sebagai putra daerah, Van Gastel menciptakan sejarah manis bersama Breda yang kala itu masih berkiprah di kasta kedua sepakbola Belanda. Meskipun cuma delapan bulan, mantan pemain Ternana itu berhasil bikin klub itu naik kasta ke Eredivisie pada musim 2023/24 usai absen selama lima musim. 

Prestasi ini bikin nama Gastel mulai diagung-agungkan oleh masyarakat Breda. Nggak cuma pujian dari fans, Van Gastel juga dapat penghargaan dari beberapa media lokal. Bahkan, menurut Nacfans.nl, wali kota Breda ingin mendirikan patung Gastel di tengah kota. Namun, patung itu tak kelihatan batang hidungnya. Karena itu tidak terjadi di Indonesia, mungkin sang wali kota lupa saja, bukan berbohong. 

Sebelum menangani Breda, sebetulnya Gastel sudah lebih dulu jadi pelatih kepala di Guangzhou City. Namun, cuma tujuh bulan. Dan kiprahnya di China tidak begitu istimewa. Dari 33 pertandingan yang dipimpin, Guangzhou cuma menang delapan kali dan kalah 17 kali. Sisanya berakhir imbang. Meski demikian, pengalamannya di Asia ini jadi salah satu pertimbangan PSIM untuk merekrutnya. 

Prestasi Van Gastel

Dilansir Tempo, Manajer PSIM Razzi Taruna mengatakan alasan memilih van Gastel karena rekam jejaknya yang mengesankan di sepak bola Eropa. Razzi mengakui bahwa proses negosiasi untuk mendatangkan pelatih berusia 53 tahun itu berjalan alot karena level pengalamannya yang tinggi. 

Tercatat, Jean-Paul van Gastel memang lebih sering jadi asisten pelatih ketimbang menangani sebuah tim sebagai pelatih kepala. Namun, dirinya juga berperan penting dalam setiap tim yang ia bantu. Seperti misalnya di Feyenoord dan Besiktas. Saat dua klub itu mendulang prestasi, Gastel mungkin tak menjadi sorotan utama. Tapi ia selalu ada di situ.

Saat dirinya menjadi tangan kanan Koeman, Fred, dan Giovanni, Feyenoord kembali ke masa kejayaan. Gastel membantu tim meraih gelar Eredivisie 2016/17 setelah puasa panjang selama 18 tahun. Serta menggondol dua Piala KNVB dan dua Johan Cruyff Shield. Van Gastel bukan cuma pelengkap staf, tapi otak taktik yang ikut membentuk karakter permainan Feyenoord.

Sama halnya ketika menjadi asisten pelatih Giovanni di Besiktas. Meski periode singkat itu penuh dengan turbulensi, Van Gastel tetap membantu Giovanni untuk meraih satu trofi. Gelar tersebut adalah Turkish Super Cup 2024. Meski seluruh trofi itu terdaftar atas nama klub dan pelatih utama, Gastel tetap jadi bagian staff yang dicap sukses.

Selain meraih beberapa gelar, Gastel juga berkesempatan untuk menangani beberapa pemain bintang selama karir kepelatihannya. Seperti di Feyenoord misalnya, ia sempat melatih pemain-pemain kaliber Stefan de Vrij, Graziano Pelle, hingga sang legenda, Dirk Kuyt. Sedangkan di Besiktas, Gastel pernah bekerjasama dengan Alex Oxlade-Chamberlain dan Ciro immobile.

Bagaimana Gaya Bermainnya?

Lantas, bagaimana gaya melatihnya? Kiprahnya di China barangkali bisa jadi tolok ukur untuk ukuran sepakbola Asia. Meski tidak mempersembahkan trofi, Van Gastel sukses membentuk Guangzhou City sebagai tim yang bermain menyerang. Van Gastel juga tipe pelatih yang gemar memberi banyak menit bermain untuk talenta muda. 

Itu adalah sebuah pencapaian yang cukup unik di Chinese Super League yang kala itu penuh pelatih dan pemain mahal serta pressure yang tinggi. Secara permainan, Van Gastel mengusung sepakbola modern yang rapi dan terstruktur. 

Ia mengusung sepak bola menyerang yang berbasis pada penguasaan bola, intensitas, dan fleksibilitas formasi. Bisa 4-2-3-1 atau 4-3-3. Jika ditanya cocok atau tidak dengan kondisi PSIM sekarang, mungkin agak terlalu dini untuk menyimpulkan. 

Patut dinanti, apakah Van Gastel mampu berbicara banyak di sepakbola Indonesia atau tidak. Sebab, musim depan Gastel tak sendirian. Ia akan bersaing dengan pelatih asal Belanda lainnya, yakni Jan Olde Riekerink di Dewa United dan Johnny Jansen di Bali United.

Sumber: Nac Fans, CNN, Tempo, Detik

China Benci Shin Tae-yong? Kok Bisa Sosok Menyenangkan Gini Dibenci?

0

Shin Tae-yong. Bukan sekadar pelatih. Ia adalah simbol harapan dan kebangkitan yang pernah hidup dalam setiap detak jantung sepakbola Indonesia. Di tangannya, Skuad Garuda yang tadinya selalu tampil malu-malu, mulai berani bermimpi. Bermimpi tampil di panggung terbesar sepakbola dunia.

Tapi kini, ada kabar mengejutkan dari utara. Belum juga move on dari STY, kita telah mendengar bahwa Timnas China tengah bersiap meminangnya. Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar gosip bursa pelatih. Namun bagi pecinta sepak bola Indonesia, ini menyentuh sisi yang lebih dalam.

Apalagi ketika mendengar kalau ternyata respons publik China justru negatif terhadap pelatih asal Korea Selatan itu. Hal ini menimbulkan kebingungan. Kenapa sosok murah senyum, semenyenangkan, dan se-rahat STY, justru dibenci oleh masyarakat China? Apa yang sebenarnya ada di benak fans China?

Testimoni Dari Indonesia

STY adalah pelatih yang teramat mudah untuk dicintai. Yaaa, meskipun suka marah-marah, STY tetaplah pelatih yang mampu membangun kedekatan. Ia juga memiliki hubungan batin yang baik dengan pemain serta masyarakat Indonesia.

Shin Tae-yong datang ke Indonesia bukan hanya sebagai pelatih asing dengan nama besar. Tapi sebagai sosok yang perlahan-lahan belajar memahami dan mengurai benang kusut di sepakbola tanah air. Jika kebanyakan pelatih membangun sebuah tim dari nol, maka STY ini membangun sepakbola Indonesia dari kondisi minus.

Ia tidak sekadar memberikan instruksi di lapangan, tapi juga hadir sebagai figur ayah yang mengajari anak laki-lakinya bagaimana cara menendang bola. Ia adalah mentor sekaligus sahabat bagi para pemain muda Indonesia. Ia mengerti bahwa membentuk tim bukan hanya soal taktik, tapi juga menyentuh hati mereka yang mengenakan lambang Garuda di dada. 

Di balik wajah seriusnya, tersembunyi rasa hormat dan cinta terhadap Indonesia. Perasaan itu semakin terasa saat Shin Tae-yong tetap bertahan meski sempat digoyang tekanan, drama federasi, hingga hasil yang tak selalu memuaskan. Namun, yang namanya awal, pasti ada akhir. Dan romantisme Indonesia dengannya berakhir di awal tahun 2025.

Respons Negatif

Meski Shin Tae-yong sudah tak menjadi pelatih Indonesia, namanya masih tetap memiliki ruang tersendiri di relung hati para fans dan seluruh lapisan masyarakat. Dirinya bahkan membangun sebuah akademi agar tetap bisa terhubung dan berkunjung ke Indonesia. Maka dari itu, aneh saja ketika mendengar kalau publik China justru merespons negatif ketika STY diisukan bakal jadi pelatih Tim Naga.

Isu ini pertama kali menyeruak dari sejumlah media China, termasuk Sohu, yang mengabarkan bahwa Shin Tae-yong menjadi salah satu kandidat kuat pengganti Branko Ivankovic. Tak butuh waktu lama, kabar ini pun turut jadi sorotan di Indonesia dan Korea Selatan.

Meski begitu, pelatih asal Korea Selatan tersebut menegaskan belum menerima tawaran resmi dari Asosiasi Sepakbola China (CFA). Bahkan, menurut Bolasport, kemungkinan STY untuk melatih Timnas China dalam waktu dekat terus mengecil. Perkaranya masyarakat China justru menyambut isu kedatangan Shin Tae-yong dengan cara yang kurang baik. 

Padahal China sedang membutuhkan pelatih secepatnya karena akan tampil di ajang East Asian Cup 2025 pada awal Juli mendatang. Masih dari sumber yang sama, kabarnya ada Sina Sports, salah satu media asal China bahkan menyatakan pandangan negatif, dengan mengatakan, “Pelatih Korea tidak boleh ditunjuk”. Mereka memiliki kecenderungan kuat terhadap egoisme kelompok. 

Mereka disebut lebih menyukai pelatih asal Eropa yang dianggap lebih cocok untuk membenahi skuad nasional mereka, ketimbang orang Korea. Faktor politik dan sejarah turut memperkeruh suasana. Meski bertetangga secara geografis, hubungan antara China dan Korea Selatan tidak terlalu harmonis.

Sentimen Nasionalisme Kepada Korea

China memang punya sentimen nasional yang tinggi, terutama dengan negara-negara tetangga, terutama Korea Selatan. Nasionalisme ini tidak hanya muncul dalam urusan politik atau militer, tetapi juga sangat terasa dalam dunia olahraga dan budaya populer. Bagi banyak warga Tiongkok, kekuatan bangsa bukan hanya ditentukan di parlemen atau pasar global, tetapi juga di lapangan hijau. 

Karena kedekatan geografis, persaingan ekonomi, serta dominasi Korea Selatan dalam budaya pop dan olahraga jadi perhatian masayarakat China. Sejauh ini, China, selalu ngerasa dirinya raja di Asia Timur. Mereka punya ekonomi raksasa, teknologi yang makin hari makin canggih, dan pengaruh politik yang bikin negara-negara lain harus mikir dua kali kalau mau bantah.

Nah, perkembangan Korea Selatan yang semakin pesat jadi masalah bagi China. Bukan cuma jago bikin HP dan mobil, Korea Selatan juga menyebar virus K-pop dan K-Drama ke seluruh penjuru dunia. Dari Blackpink sampai The World of the Married, semua bikin China gerah diam-diam. 

Di tengah ketegangan itu, muncul nih berita Shin Tae-yong bakal latih Timnas China. Jadi logis mengapa respons fans tim nasional China agak gimana gitu. Ibaratnya, ya kayak Timnas Indonesia rekrut pelatih asal Malaysia. Ngerti kan perasaan gengsi dan sungkan yang bercampur jadi satu?

Korea Phobia

Terlebih, dalam sepakbola China seringnya kalah sama Korea Selatan. Situasi ini jadi bumbu tambahan di tengah sentimen kepada Korsel. Menurut situs Transfermarkt, China sudah saling berhadapan sebanyak 37 pertandingan sejak 1978. Dari beberapa dekade itu, China cuma pernah menang 2 kali dan imbang 12 kali. Sisanya, dimenangkan oleh Korsel.

Bukan cuma itu, China juga kerap jadi bulan-bulanan Korea Selatan. Total, dari 37 pertemuan, Korsel sudah membobol gawang Tim Naga sebanyak 57 kali. Sedangkan China cuma bisa menjebol gawang Negeri Gingseng sebanyak 28 kali. Jomplang kan? Ini baru dari statistik head to head ya, belum adu prestasi.

China baru sekali lolos ke Piala Dunia, tepatnya pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Itu adalah satu-satunya penampilan mereka sejauh ini. Sedangkan Korsel, sudah berpartisipasi di kompetisi sepakbola terakbar di dunia ini sebanyak 11 kali. Mereka bahkan pernah jadi tuan rumah di edisi yang juga diikuti oleh China.

Dengan adanya gap yang terlalu jauh ini, muncul istilah “Korea-Phobia” di kalangan fans China. Istilah ini mulai populer di awal 2000-an di kalangan media dan netizen China yang melihat timnya cuma jadi bulan-bulanan Korsel. 

“Korea-Phobia” bukan cuma tentang skor, tapi mencerminkan mental block atau tekanan psikologis setiap kali bertemu Korea Selatan di lapangan. Istilah ini kembali muncul setelah adanya kabar bahwa Shin Tae-yong diminati oleh federasi sepakbola China. Mempekerjakan STY sebagai pelatih bisa disebut sebagai penghinaan nasional oleh media.

Kepribadian STY

Tak berhenti karena urusan sejarah, tapi juga soal persaingan budaya. Menurut CNN Indonesia, Korea Selatan dan China sempat geger mengenai asal-usul makanan tradisional, Kimchi. Netizen Korsel atau biasa disebut KNetz merasa masyarakat China “mencuri” budaya mereka dengan mengklaim Kimchi sebagai makanan khas China. Udah kayak Indonesia sama Malaysia yang rebutan batik kan?

Menurut beberapa sumber, STY tidak disukai karena punya gaya komunikasi yang tajam dan sedikit arogan. Ia tak ragu melontarkan kritik terbuka di konferensi pers. STY juga dinilai gemar meremehkan lawan. Keputusan STY yang merombak susunan pemain saat Indonesia bertandang ke China tahun lalu pun dianggap sebagai tindakan arogan.

Bagi publik China, gaya bicara seperti ini tidak sesuai dengan norma komunikasi mereka yang lebih mengedepankan keharmonisan, kesantunan, dan tidak menjatuhkan muka lawan di ruang publik. Dalam budaya China, menjaga konsep “mianzi” sangat penting, apalagi dalam konteks hubungan antarnegara.

Asing? Ya Eropa Aja!

Sentimen terhadap Korea Selatan juga dibuktikan dengan tim nasional China yang memang tak pernah menggunakan pelatih asal Korea. Dilansir situs Transfermakrt, sejak 1936, China belum pernah menggunakan pelatih Asia selain dari negaranya sendiri dan Hongkong. Sekalinya pelatih asing, ya langsung pelatih asal Eropa.

Yang dipilih pun bukan sembarangan. Tim Naga pernah dilatih oleh nama-nama beken macam Marcelo Lippi dan Fabio Cannavaro dari Italia. Jose Antonio Camacho dari Spanyol. Ada juga pelatih yang pernah diimpor dari Prancis, namanya Alain Perrin. Yang terakhir pun, yakni Branko Ivankovic berasal dari Kroasia. Jadi, ngapain juga mencederai nasionalisme demi merekrut pelatih asal Korea? Wong mereka mampu bayar pelatih top kok.

Sumber: Bolasport, Inews, Sport Detik, CNN Indonesia

Gagal Lagi Dipercaya… 6 Pemain Diaspora Indonesia Ini Dibuang Klubnya?

0

Di malam yang sepi, publik Indonesia mendapat kabar terbaru dari salah satu pemain diaspora di Eropa. Pemain yang sedang kita maksud adalah Nathan Tjoe-A-On. Pemain yang sempat bikin kaum hawa Indonesia ter-Nathan-Nathan itu kini statusnya resmi bukan bagian dari Swansea City lagi.

Kabar ini sudah dikonfirmasi langsung oleh Swansea. Pihak klub secara resmi mengumumkan Nathan telah meninggalkan kesebelasan asal Wales tersebut. Kontrak Nathan di Swansea sebenarnya masih tersisa hingga 30 Juni 2026. Namun, klub dan pemain sepakat untuk menyudahi kerjasama tersebut.

Dengan begini, Nathan jadi pemain diaspora keenam yang berstatus tanpa klub di musim panas 2025. Lantas, siapa lima pemain lainnya? Dan bagaimana nasib mereka nanti? Apakah akan tetap berkiprah di luar negeri atau mudik ke Asia? Atau mungkin malah melipir ke Liga Indonesia?

Rafael Struick

Pemain pertama yang dipastikan akan berstatus tanpa klub di musim panas kali ini adalah Rafael Struick. Pada tahun 2024, ia memutuskan hijrah dari Eropa ke Australia untuk menandatangani kontrak satu tahun di klub Brisbane Roar. Namun, masa-masanya di klub yang bernuansa oranye itu tidaklah mudah. Ia hanya bermain sebanyak 10 kali dengan menit bermain hanya di angka 239 menit. 

Setelah tak tampil memukau di musim 2024/25, Brisbane pun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Rafael. Itu sangat buruk untuk pemain muda sepertinya. Sebab, pemain muda seharusnya mementingkan klub yang mau memberikan menit bermain yang cukup. Tak selalu jadi starter tak apa, asal memiliki porsi yang cukup di setiap pekan. 

Dari situasi yang dialami Struick, minim menit bermain, performa yang tak berkembang pesat, serta tak adanya ambisi kuat, kembali ke Belanda agaknya susah baginya. Maka dari itu, bertahan di Asia barangkali jadi opsi paling realistis. Beberapa klub Indonesia pun kabarnya mulai melirik sang pemain. Dilansir Bola.net, Rafa sedang menjalani proses negosiasi dengan Bali United. 

Klub asal Pulau Dewata itu memang tengah mencari pemain diaspora untuk memperkuat sektor serangan. Ketertarikan Bali kepada Rafa tak lepas dari pengaruh sang pelatih, Johnny Jansen yang juga berasal dari Belanda. Selain Bali, kabarnya Bhayangkara FC dan Persib Bandung juga memantau situasi sang pemain.

Justin Hubner

Selain Rafael Struick, Justin Hubner pun kabarnya masuk radar Bali United. Sebelumnya, mantan punggawa Cerezo Osaka ini telah resmi berpisah dengan Wolverhampton. Hubner kabarnya tidak mendapat perpanjangan kontrak dari klub Liga Inggris tersebut. Selain Justin, ada sembilan pemain lain yang juga dilepas secara bebas transfer oleh Wolves.

Berstatus bebas transfer, Justin sebetulnya masih memprioritaskan Eropa sebagai tempat mengadu nasib. Kabarnya, hengkangnya Justin pun bukan karena menit bermain. Ia masih jadi pilihan utama di skuad Wolves U-21. Namun, karena Justin merasa tidak ada kesempatan untuk menembus skuad utama. Ia ingin mencari klub yang berani menjamin posisinya di skuad utama, bukan kelompok umur.

Beberapa analis menyebutkan bahwa Hubner masih memiliki potensi besar untuk tampil di level top Eropa. Selama dia mendapatkan kepercayaan dan waktu bermain yang konsisten. Apalagi dirinya masih jadi andalan di skuad Timnas Indonesia. Agaknya sayang aja gitu kalau langsung balik ke Asia, apalagi Asia Tenggara seperti Indonesia. 

Namun, karena adanya kedekatan Justin dengan Jennifer Coppen alias Mamari, kepindahan ke Bali United terasa makin masuk akal. Dengan begitu, Justin bisa lebih intens berkomunikasi dan bertemu dengan Jennifer. Meski demikian, manajemen Serdadu Tridatu masih menimbang berbagai aspek sebelum mengambil keputusan. Salah satunya soal potensi pro dan kontra yang diprediksi bakal masif.

Shayne Pattynama

Selanjutnya, ada Shayne Pattynama. Secara menit bermain, Pattynama sebetulnya tidak terlalu buruk di KAS Eupen. Kontraknya pun masih tersisa hingga tahun 2026. Namun, Pattynama kabarnya ingin menata ulang karirnya. Di Eropa, pintu belum tertutup. Pengalamannya di Belanda, Norwegia, dan Belgia membuat segelintir klub Eropa kemungkinan masih tertarik memanfaatkannya.

Namun, momentum paling kuat saat ini justru datang dari Asia Tenggara, khususnya klub‑klub di Indonesia dan Thailand. Di tanah air, Bhayangkara FC dan klub promosi PSIM Yogyakarta disebut-sebut tengah membidiknya, karena pengalaman dan statusnya sebagai pemain timnas dianggap mampu mengangkat level kompetisi di dalam tim.

Bergabung dengan tim Indonesia tentu saja jadi opsi yang mudah bagi Pattynama. Dirinya tinggal memilih klub mana yang sekiranya cocok. Cocok secara skema dan terutama, cocok secara gaji. Namun, Pattynama tampaknya masih ingin berlaga di kompetisi yang lebih baik. Dilansir CNN Indonesia, jika harus berkarir di Asia, Pattynama memprioritaskan Thailand.

Kabarnya, Buriram United jadi yang terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Shayne Pattynama. Negosiasi berjalan positif. Kedua belah pihak tak menemui halangan apa pun. Menurut laporan, Pattynama akan menjadi pemain asing untuk mengisi kuota pemain Asia Tenggara Thunder Castle

Thom Haye

Dari Belgia, kita ke Belanda untuk membahas Thom Haye yang juga memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya di Almere City. Keputusan ini diambil usai tim yang bernuansa merah-merah ini gagal bertahan di kasta tertinggi sepakbola Belanda. Dengan begini, belum ada kabar lagi langkah apa yang akan diambil oleh Haye.

Apakah stay di Belanda, keluar Belanda, atau justru menepi ke Asia meniru jejak Sandy Walsh. Tapi, jika berkaca pada sikapnya musim lalu, Haye cukup ambisius dalam menentukan masa depannya. Dirinya ngotot tetap bermain di Eropa. Bahkan, ia sempat bersikeras main di luar Belanda. Dengan begini, boleh jadi Haye tetap memprioritaskan stay berkarir di Eropa musim depan.

Dilansir Suara, beberapa media Belanda, termasuk Football Transfers menyarankan Haye untuk kembali ke SC Heerenveen musim depan. Haye diklaim cocok dengan konsep permainan yang diusung oleh pelatih SC Heerenveen, yakni Robin Veldman. Di Heerenveen, Veldman menggunakan formasi 4-2-3-1. 

Veldman mengandalkan dua pemain nomor 6 atau double pivot untuk menjaga lini tengah dan mengatur permainan. Itu cocok dengan Haye yang memang terbiasa bermain dalam skema tersebut. Haye yang cenderung lambat namun kreatif, butuh support seorang gelandang nomor 6 bertipikal spartan dan cepat. Namun, jika El Prof sudah capek main di Eropa, Persija kabarnya bersedia menampungnya.

Jordi Amat

Jordi Amat juga kabarnya dipastikan tak akan berseragam Johor Darul Ta’zim mulai musim depan. Kontrak Jordi Amat berakhir per 30 Juni 2025. Pihak klub tidak memperpanjang kontrak bek 33 tahun itu setelah merekrut pemain Timnas Indonesia itu dari klub Belgia, KAS Eupen pada 2022 lalu.

Jordi mengapresiasi seluruh pihak yang membantu kariernya tetap menyala usia yang kian senja sebagai pesepakbola profesional. Pelatih hingga koki di klub mendapat sanjungan dari mantan pemain Swansea City tersebut. Setelah dirinya mengirimkan pesan haru, lahir pertanyaan baru. Mau ke mana Jordi Amat?

Kabarnya, Bangkok United dan Persib Bandung tengah memantau situasinya. Persib jadi yang terdepan. Kabarnya, mereka melepas Nick Kuipers demi memberikan ruang untuk Amat. Tapi, baru-baru ini ada Cadiz yang mulai memberi kode. Rumor Amat dengan Cadiz masih tahap awal. Belum ada pendekatan konkret yang dilakukan klub kasta kedua Spanyol itu.

Nathan Tjoe-A-On

Yang terbaru ada Nathan Tjoe-A-On. Karena beritanya masih fresh, belum ada rumor atau berita yang memuat opsi yang bisa diambil oleh Nathan. Namun, kabarnya Nathan masih ingin kembali ke Belanda. Excelsior Rotterdam bisa jadi pilihan yang bijak. Sebab, di klub tersebut lah Nathan menemukan sentuhan terbaiknya.

Namun, jika kepindahan ke Belanda dirasa sulit untuk diwujudkan, maka Nathan bisa meminta bantuan. Ibaratnya, Nathan bisa minta bantuan Ketua PSSI, Erick Thohir untuk “menitipkannya” ke klub-klub Inggris yang dimiliki oleh pengusaha asli Indonesia. Seperti Tranmere Rovers atau sekalian ngumpul sama Ole dan Marceng di Oxford United.

Sumber: Kumparan, Suara, Bola, Jawa Pos

Andai Tijjani Reijnders Membela Indonesia, Timnas Makin Menakutkan?

0

Di balik jitunya strategi transfer Manchester City, terselip kisah yang lebih dari sekadar sepak bola. Kisah tentang akar, darah, dan warisan yang tak pernah pudar yang dilambangkan oleh Tijjani Reijnders. Meski tumbuh besar di Eropa, ada ruang dalam hatinya yang selalu terisi oleh cerita-cerita tentang tanah jauh di timur Indonesia. 

Kisah tentang laut yang luas, tanah yang subur, dan jiwa petarung, selalu jadi dongeng yang dilantunkan oleh ibunya. Ketika ia mendengar nama Indonesia, terutama Maluku, ada nyala berbeda di matanya. Bukan hanya karena garis keturunan, tapi karena ia merasa mewarisi semangat yang telah berkobar sejak nenek moyangnya. 

Sayang, ia tak pernah punya kesempatan untuk membela tim nasional Indonesia. Namun, coba bayangkan bagaimana jadinya jika waktu itu, Tijjani lebih memilih untuk bermain di Indonesia, ketimbang Belanda? Inilah efek domino yang akan terjadi.

Dianggap Nyeleneh

Jika pada akhirnya Tijjani Reijnders menerima pinangan Indonesia pada tahun 2022 silam, yang pertama akan terjadi adalah media olahraga dalam dan luar negeri pasti geger. Akan ada gelombang besar yang datangnya dari Eropa, terutama Belanda. Keputusan Tijjani untuk mengabaikan Belanda akan dianggap nyeleneh dan out of the box.

Bagaimana tidak? Karena saat itu performa Tijjani Reijnders sedang naik daun bersama AZ Alkmaar. Dirinya berpeluang besar mengisi skuad Timnas Belanda yang sarat talenta dan rutin tampil di turnamen besar seperti Euro dan Piala Dunia. 

Maka, ketika ia justru memilih negara yang secara peringkat FIFA masih jauh di bawah, yang belum punya tradisi kuat di pentas dunia, langkah itu langsung dipandang sebagai sesuatu yang tak lazim. Bahkan sebagian orang mungkin menganggap Tijjani ini kena pelet atau emang udah nggak waras. Karena mau dipandang dari kacamata model apa pun, sangat tidak masuk di akal.

Namun justru di situlah letak daya tariknya. Keputusan Tijjani Reijnders bakal dipandang sebagai keputusan yang lebih emosional dan inspiratif. Ia tahu apa yang ia tinggalkan, tapi juga tahu apa yang sedang ia perjuangkan. Ia memilih bukan berdasarkan jalur aman atau popularitas, tapi pada ikatan batin.

Tetap Gabung AC Milan

Lantas, apakah keputusannya untuk membela Indonesia akan berpengaruh pada karir di level klub? Tentu tidak. Logika anda akan dicap dangkal jika berpikir demikian. Secara teknis, klub-klub Eropa yang sudah naksir sama gaya bermain Tijjani Reijnders tak akan mundur hanya karena status sang pemain sebagai WNI.

Maka dari itu, Tijjani diprediksi tetap akan pindah ke AC Milan pada tahun 2023. Milan tidak menilai pemain semata dari negara yang mereka wakili. Mereka menilai kinerja harian, profesionalisme, kemampuan taktik, dan konsistensi di atas lapangan. Jika sepanjang musim Tijjani tetap tampil konsisten di AZ Alkmaar, Milan akan tetap datang untuk meminangnya.

Karena pada dasarnya, WNI hanyalah status. Tak akan mempengaruhi skill dan kepribadian Tijjani yang memang pekerja keras dan berkomitmen tinggi pada sepakbola. Performanya di Serie A akan tetap terjaga. Ia masih bisa menjadi jenderal lapangan tengah Rossoneri untuk dua musim yang luar biasa.

Membela Manchester City

Hal yang sama juga berlaku saat Manchester City datang untuk memboyong Tijjani Reijnders ke Inggris. City dan Pep Guardiola tak begitu peduli dengan status kewarganegaraan pemain. Jika sang pemain dirasa layak berseragam The Sky Blue, maka pemain itu akan dikejar. 

Contohnya aja kayak Abdukodir Khusanov. Meski dari negara Uzbekistan yang sebelumnya tak pernah mentas di Piala Dunia, City tetap rela menebusnya dari RC Lens. Yang dicari klub sekelas City adalah intelegensi permainan, kemampuan beradaptasi di sistem kompleks, serta konsistensi penampilan di panggung tertinggi. Dan Tijjani telah menunjukkan itu selama berseragam AC Milan.

Paling, yang berpotensi jadi masalah adalah izin kerja. Sebab di Liga Inggris, izin kerja untuk pemain non Eropa cukup rumit. Hal yang sama juga sempat dialami oleh legenda Manchester City, Yaya Toure. Sang pemain sempat  melakukan trial bersama Arsenal pada 2003. Namun, masalah izin kerja dan penilaian minim dari Arsene Wenger membuatnya batal bergabung The Gunners.

Jadi yang Pertama

Nah, kalau sudah berada di tahap ini, Tijjani Reijnders pun berhasil mengukir beberapa sejarah sebagai pemain Indonesia. Yang pertama, Tijjani akan menjadi pemain Indonesia pertama yang merumput di Serie A. Saat ini, yang menyandang status itu adalah Jay Idzes bersama Venezia.

Nah, karena Tijjani memutuskan gabung Indonesia lebih dulu ketimbang Jay, maka ia berhak jadi pemain Indonesia pertama yang berkiprah di Serie A. Yang pertama lainnya juga akan dicatatkan oleh Tijjani. Misal, jadi pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di Serie A. Jadi pemain Indonesia pertama yang berlaga di Liga Champions. Serta jadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Premier League.

Indonesia Jadi Pusat Perhatian Dunia

Lalu, apakah ada dampak yang dirasakan Indonesia jika mendapatkan pemain sekaliber Tijjani Reijnders? Ya jelas dong. Salah satunya adalah sektor media. Jika Tijjani benar-benar membela Indonesia, dampaknya terhadap eksposur global tak akan main-main. FIFA, AFC, dan berbagai media internasional akan mulai memberikan perhatian yang jauh lebih serius.

Sebenarnya, hal ini sudah terjadi. Dengan adanya gelombang naturalisasi yang begitu besar, media-media internasional mulai memperhatikan perkembangan sepakbola Indonesia. Tapi, dengan adanya Tijjani, ya kian menjadi. Media-media macam Goal, ESPN, Sky Sport, hingga Football Italia makin kepo dengan apa yang sebenarnya dimasak oleh Indonesia.

Selain itu, kehadiran Reijnders akan menjadi game-changer di level Asia. Ia bukan hanya mengangkat performa Indonesia, tetapi juga menaikkan standar kompetisi di kawasan. Lawan-lawan seperti Jepang, Korea Selatan, hingga Australia tentu akan lebih serius jika menghadapi Indonesia yang diperkuat pemain dengan jam terbang tinggi. 

Meningkatkan Standar Naturalisasi

Kehadiran Tijjani Reijnders di Timnas Indonesia juga akan menciptakan standar baru dalam kebijakan naturalisasi. Pemain Manchester City itu adalah contoh pemain yang bukan cuma berstatus “pemain keturunan” tapi juga mampu bermain di level tertinggi dunia. Jika ia dinaturalisasi atau memilih Indonesia, maka otomatis tolok ukur untuk pemain naturalisasi lain akan naik.

Adanya Reijnders akan mendorong federasi untuk menyusun kebijakan naturalisasi yang lebih terarah dan berorientasi jangka panjang. Proses scouting diaspora akan lebih teliti, data pemain akan dikaji berdasarkan metrik profesional. Yang jadi pertanyaan, apakah pemain yang memasuki kriteria itu mau membela Indonesia?

Tidak 100% mau sih, tapi mereka pasti akan sangat mempertimbangkan. Yang awalnya tak ada kepikiran untuk membela Skuad Garuda, jadi muncul minat setelah melihat adanya Tijjani. Mereka tergoda dengan proyek dan ambisi yang muncul dari diri Tijjani. Oh ya, dengan adanya Tijjani, komposisi skuad tim nasional mungkin akan sedikit berbeda. 

Jika sudah ada Tijjani, mungkin PSSI tidak akan menggaet Joey Pelupessy. Pertimbangannya karena usia, kualitas, dan kebutuhan tim. Yang akan menjadi pelapis Tijjani sudah ada Ivar Jenner dan Ricky Kambuaya.

Piala Dunia 2026

Yang mungkin juga berdampak adalah performa Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tampil di ronde ketiga, Indonesia diprediksi akan lebih solid sejak pekan pertama. Sebab, Thom Haye sudah menemukan partner yang sempurna since day one. Maka dari itu, kemungkinan perolehan poin Indonesia di ronde ketiga bisa lebih baik

Kemarin, Indonesia mengakhiri Ronde ketiga dengan torehan 12 poin. Namun, jika Indonesia sudah memiliki Tijjani sejak tahun 2022, barangkali Indonesia bisa memperoleh kemenangan yang lebih banyak. Bahkan, bukan tidak mungkin, Indonesia lah yang berhak menemani Jepang untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

Sayangnya, semua ini hanyalah angan-angan. Sebuah proyeksi jika sosok Tijjani Reijnders mau membela Timnas Indonesia. Tapi tak apa lah. Sesekali, kita memang perlu berandai-andai demi menjaga rasa percaya. Percaya bahwa sepakbola Indonesia akan berbicara banyak di masa yang akan datang.

Sumber: Superball, Tempo, Sky Sport, Goal, Sempre Milan