Awal musim 2025/26 sudah dipastikan bakal jadi miniatur neraka bagi Manchester United. Lima laga pertama yang seharusnya menjadi pemanasan justru menjelma sebagai ujian mental, fisik, dan sejauh mana perkembangan tim saat ini. Baru juga mulai, skuad asuhan Ruben Amorim seperti dilempar langsung ke dalam kobaran api
Dalam lima pekan awal, United harus menghadapi lima klub kuat, yang mana tiga diantaranya adalah klub Big Six. Arsenal, Fulham, Burnley, Manchester City, dan Chelsea secara berurutan akan menjajal kekuatan Amad Diallo cs. Melihat performa United musim lalu, kelima klub mudah saja untuk mencabik harapan bangkit sejak awal.
Namun, bukan Setan Merah namanya jika masih takluk di nerakanya sendiri. Dengan bursa transfer yang tampaknya cukup berpihak pada United, Ruben Amorim kabarnya siap menyusun skuad tahan banting di musim 2025/26. Jika semua pemain incarannya berhasil didatangkan, kira-kira beginilah skuad anti badai Manchester United di musim depan.
Daftar Isi
GK
Formasi yang akan dipakai tetap sama, yakni 3-4-3 yang bisa bertransformasi menjadi 3-4-2-1. Setiap lini kabarnya akan mengalami perbaikan, tak terkecuali sektor penjaga gawang. Dengan adanya Andre Onana, sektor ini jadi perhatian seluruh pencinta sepakbola.
Bukan karena kehebatannya, tapi karena tingkahnya yang kadang di luar akal sehat. Coba deh, kalo kalian masih inget gimana Onana yang mempersilakan Erling Haaland memilih sudut tendangan saat sepakan penalti. Kita yang lihat tuh kayak “Ini orang sok asik banget sih?” Cringe banget.
Maka dari itu, United kabarnya sedang mencari kiper baru. Beberapa nama macam Gianluigi Donnarumma hingga Andriy Lunin sempat dikaitkan. Namun, satu nama yang diprioritaskan adalah Emiliano Martinez. Kabarnya, Emi bersedia gabung, meski Setan Merah tak bermain di Liga Champions musim depan.
Jawaban itu didapat usai United berkomunikasi dengan agen sang pemain beberapa hari lalu. Masalahnya, pelatih Aston Villa, Unai Emery masih berat hati untuk menjual sang pemain. Namun, dengan adanya ancaman financial fair play ala Inggris (PSR), Villa berada dalam tekanan untuk segera menukar Emi dengan 40 juta pound dari United.
Soal kualitas, Emi sudah tak perlu diragukan lagi. Dia adalah penjaga gawang berpengalaman di Liga Inggris. Musim lalu, ia mencatatkan sembilan clean sheet di Premier League. Performanya di UCL juga lumayan. Ia mencatatkan 50 penyelamatan dalam 12 laga. Rata-rata, ia menciptakan 4,17 save per laga.
Bek
Beranjak ke sektor bek, Ruben Amorim diperkirakan akan tetap menggunakan tiga bek yang solid namun bisa saling mengisi satu sama lain. Maka dari itu, formasi terbaiknya adalah Leny Yoro, Ousmane Diomande, dan Lisandro Martinez. Nama Diomande muncul sebagai bek yang sedang dipantau oleh manajemen United.
Sejumlah laporan menyebut MU sudah menyiapkan tawaran awal senilai antara 60 juta euro. United bahkan siap memicu klausul 80 juta euro yang ada di kontrak Diomandé jika negosiasi berjalan baik. Sporting sendiri pada dasarnya ingin mempertahankan sang bek, tapi mereka sadar bahwa musim panas ini mungkin jadi momen. Sebab, kontrak Diomandé berakhir pada 2027 dan belum tentu harganya bisa terus naik di musim depan.
Diomande adalah pilar utama di Sporting CP musim lalu. Ia muda, kuat dan jago dalam hal supply bola. Menurut Fotmob, sepanjang musim 2024/25, Diomande mencatatkan 1.984 umpan sukses dengan akurasi rata-rata di angka 93,5%. Yang spesial dari Diomande adalah kecepatannya. Ya, sejauh ini United tak punya bek cepat dan kuat sepertinya.
Diomande nantinya akan ditemani oleh Leny Yoro di kanan dan Lisandro Martinez di kiri. Keduanya adalah bek cerdas yang mampu membaca permainan lawan. Keduanya pula yang akan mengemban peran beres-beres di lini pertahanan United. U know lah, gimana Lisandro kalau sedang on fire. Itu kalau sehat. Kalau cedera lagi ya wassalam.
Wing Back
Di bagian wing back, diprediksi tidak ada nama baru meski Manchester United telah mendapatkan bek sayap muda, Diego Leon. Ruben Amorim lebih menggemari bek sayap yang memiliki kecepatan dan kemampuan transisi yang baik. Maka dari itu, Ruben akan tetap memasang Amad Diallo di sisi kanan dan Patrick Dorgu di sisi kiri.
Selain memenuhi kriteria, Dorgu dipilih karena kemampuannya untuk terus menggempur pertahanan lawan melalui umpan-umpan silang. Umpan datar maupun atas, sama-sama berbahaya. Sayangnya, musim lalu tak ada striker yang mampu menempatkan diri di posisi yang pas untuk menyambut bola.
Sedangkan Amad nggak usah dipertanyakan lagi ya. Pemain asal Pantai Gading ini layak menyandang pemain terbaik kedua setelah Bruno Fernandes. Amad adalah pemain paling konsisten dan pemain pekerja keras. Dirinya juga punya naluri mencetak gol yang cukup tinggi. Musim lalu, Amad mengemas 8 gol dan 6 assist di Premier League.
Gelandang
Masuk ke area dapur pacu, Ruben Amorim diprediksi akan tetap memasang dua gelandang di lini tengah. Karena Manuel Ugarte kurang konsisten dan Casemiro sudah berumur, United perlu gelandang yang lebih muda dan energik. Dilansir Express, United kabarnya mengejar gelandang muda milik Brighton, Carlos Baleba.
MU tergabung dalam persaingan dengan Arsenal dan Liverpool yang menginginkan Baleba. Brighton disebut siap melepas sang gelandang jika ada tawaran sekitar 100 juta pound. Itu sangat tinggi. Namun, dengan kualitas yang dimiliki, United masih belum menyerah untuk menggoyang harga Baleba. Mendapatkan Baleba menjadi lebih urgen lantaran United telah resmi melepas Christian Eriksen secara gratis.
Sebagai gelandang bertahan modern, Baleba dikenal karena perpaduan fisik kuat, mobilitas tinggi, dan kemampuan progresif yang mumpuni. Ia bisa jadi pasangan yang sempurna untuk sang kapten, Bruno Fernandes. Saat El Magnifico membantu lini serang, Baleba akan mengejar bola, memutus alur serangan lawan, dan melakukan progresi lewat dribel maupun operan vertikal.
Nomor 10
Ciri khas permainan Ruben Amorim adalah adanya dua pemain bernomor 10 yang menopang satu striker. Posisi ini nantinya akan diisi oleh Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha. Sejauh ini, yang sudah diresmikan hanya Cunha. Sedangkan untuk Mbeumo, Brentford masih mencari harga terbaik. Sebab, Spurs juga berhasrat membawa sang pemain bersama Thomas Frank.
Beberapa sumber mengatakan kalau Mbeumo awalnya memprioritaskan Manchester United. Namun, setelah Spurs datang, situasi kembali menjadi abu-abu. Saga transfer Mbeumo ke MU belum ada kemajuan. Namun, jika pada akhirnya United yang mendapatkannya, posisi nomor 10 jelas akan diisi olehnya.
Mbeumo dan Cunha memiliki beberapa kesamaan. Keduanya sama-sama piawai menguasai bola. Keduanya pandai meloloskan diri dari situasi sempit di area pertahanan lawan. Dan yang terpenting, Cunha dan Mbeumo sama-sama memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dan mengkonversinya menjadi gol. Itu sangat penting bagi United. Mereka bisa membangkitkan gairah di lini depan MU yang musim lalu tampil loyo.
Striker
Sementara di posisi striker, Manchester United kini lebih dekat ke Hugo Ekitike ketimbang Viktor Gyokeres. Dilansir The Guardian, United sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk mendatangkan Ekitike dari Eintracht Frankfurt. Ekitike sebetulnya juga diminati oleh Liverpool. Namun, sang pemain kabarnya lebih memprioritaskan United karena memiliki afeksi personal pada klub.
Rumornya, Ekitike ngefans Manchester United sejak kecil. Yang jadi masalah, Frankfurt kabarnya tidak ada tekanan untuk menjual sang pemain musim panas kali ini. Maka dari itu, klub Bundesliga tersebut mematok harga tinggi, yakni 100 juta euro. Ekitike sendiri punya daya tawar yang luar biasa. Ia adalah penyerang yang lincah, eksplosif, dan memiliki teknik bola di atas rata-rata.
Ia bukan penyerang target-man klasik, melainkan lebih mobile. Daya jelajah yang tinggi justru membuatnya lebih berkontribusi dalam menciptakan peluang dan gol. Musim 2024/25, Ekitike mengemas 22 gol dan 12 assist di semua kompetisi. Begitulah kira-kira susunan pemain Manchester United musim depan. Kira-kira, fans MU yakin nggak nih kalau skuad anti badai ini akan terealisasi di musim 2025/26?
Sumber: Mirror, GMS, Express, The Guardian


