Beranda blog Halaman 19

Berita Bola Terbaru 18 Juni 2025 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN 

Flamengo menaklukkan wakil Afrika, Esperance de Tunis 2-0 di Grup D Piala Dunia Antarklub. Dua gol tim Brasil dikemas oleh Giorgian de Arrascaeta menit 17 dan Luiz Araujo menit 70. Dengan hasil ini, Flamengo gusur Chelsea di puncak klasemen Grup D. 

Sementara tim Amerika Selatan lainnya, River Plate mengalahkan Urawa Red Diamonds 3-1 di Grup E. Tiga gol River Plate datang dari Facundo Colidio menit 12, Sebastián Driussi menit 48, dan Maximiliano Meza menit 73. Sementara satu gol Urawa lewat penalti Yusuke Matsuo menit 58. River Plate sementara pimpin klasemen Grup E. Di tempat lain Inter gagal memetik kemenangan dari Monterrey. 

LEVY PASANG TARGET JUARA KE FRANK 

Pemilik Tottenham Hotspur memasang target tinggi pada Thomas Frank yang ditunjuk sebagai pengganti Ange Postecoglou. Melansir dari The Guardian, Levy menginginkan agar The Lilywhites menjadi juara domestik di bawah kemudi pelatih asal Denmark itu. Bagi Levy, memenangkan Europa League musim lalu dirasa belum cukup, sehingga Spurs harus memacu langkah lebih cepat, dengan menjadi kampiun Liga Inggris. 

MESKI BUTUH DUIT, VILLA TAK JUAL ROGERS

Meskipun tengah dihadapkan situasi harus menjual pemainnya demi mematuhi aturan profitabilitas, Aston Villa tak berniat untuk menjual Morgan Rogers. Mengutip dari Mirror, Villa memang perlu melego pemainnya untuk menghadiri sanksi, namun tak ada nama Rogers dalam daftar jual. Rodgers sendiri saat ini mendapat pantauan dari Arsenal yang ingin memboyongnya ke Emirates Stadium. Namun, Villa menegaskan Rogers bukan salah satu dari mereka yang siap ditransfer.

DELAP DIKECAM MANTAN PEMAIN CHELSEA

Meski mencatatkan debut yang apik dengan Chelsea di Piala Dunia Antarklub, Liam Delap rupanya mendapat komentar miring dari mantan pemain The Blues. Menurut Goal, John Obi Mikel berpendapat bahwa sebenarnya fans Chelsea tak mengharapkan Delap yang bergabung ke Stamford Bridge, melainkan Victor Osimhen. Mikel berujar Chelsea membutuhkan sosok goal getter macam Osimhen di lini serang. Namun, dengan datangnya Delap, ia berharap sang pemain bisa menjawab keraguan fans. 

SOUTHGATE LAMAR JADI PELATIH POLANDIA

Mantan manajer Timnas Inggris, Gareth Southgate, dilaporkan sudah mengajukan diri untuk menjadi pelatih baru Timnas Polandia. Mengabarkan dari The Sun, Southgate bersedia memimpin Polandia menggantikan Michal Probierz yang mengundurkan diri. Pria 54 tahun menyatakan minat besarnya untuk bekerjasama dengan Robert Lewandowski dan membawa Polandia ke Piala Dunia 2026. Sejak meninggalkan Inggris Juli 2024, Southgate fokus jadi analis di UEFA dan menjadi dosen di Harvard. 

PEMILIK LIVERPOOL MAU BELI GETAFE

Fenway Sports Group sebagai pemilik Liverpool, tengah mempertimbangkan untuk membeli klub La Liga, Getafe, dalam upaya memperluas gurita bisnis olahraga mereka. Melaporkan dari Talksport, FSG berencana mengembangkan model multi-klub yang dengan tetangga Real Madrid itu. Langkah ini diambil karena FSG tertarik untuk membiayai proyek renovasi stadion Coliseum Alfonso Perez yang jadi markas Getafe. Direncanakan, pembelian ini akan selesai berjangka hingga Desember 2027. 

FERMIN BISA DITUMBALKAN BARCA KE AL-AHLI

Pindah ke Spanyol. Barcelona menghadapi tekanan finansial untuk menjual pemain, dan Al‑Ahli dari Arab Saudi dikabarkan siap mengajukan tawaran gila untuk Fermin Lopez. Melansir dari Goal, Al-Ahli bersedia menampung pemuda 22 tahun dengan biaya fantastis yang masih dirahasiakan. Meskipun sang pemain lebih memilih bertahan dan telah menolak hengkang ke mana pun, Blaugrana diyakini terbuka melepasnya jika angka transfernya cukup besar. Hal ini sebagai bagian dari strategi melepas aset untuk membiayai perekrutan baru. 

VAZQUEZ DIDEKATI OLEH FENERBAHCE

Real Madrid menghadapi tekanan dari Fenerbahce yang kini ditangani José Mourinho untuk melepas Lucas Vázquez. Menurut Football Espana, Fenerbahce telah berbicara dengan perwakilan Vazquez untuk menilai kemungkinan sang pemain untuk pindah ke Istanbul. Raksasa Turki itu melihat bek 33 tahun sebagai peluang pasar yang sangat baik, mengingat pengalaman dan mentalitasnya yang unggul. Belum lagi faktor kedekatannya dengan Mourinho selama menukangi Los Blancos.

ATLETICO PANTAU SITUASI ZINCHENKO 

Atlético Madrid bergerak cepat untuk mendatangkan Oleksandr Zinchenko dari Arsenal, dengan langkah awal berupa pendekatan dengan sang pemain. Mengutip dari Fichajes, bek kiri asal Ukraina itu minim kesempatan bermain bersama Arsenal musim lalu dan hanya menyisakan satu tahun kontrak, sehingga terbuka untuk angkat kaki. Atletico memperkirakan harga Zinchenko di angka 15 juta euro. Zinchenko dinilai ideal oleh Diego Simeone karena pengalaman di liga top, dan kemampuannya dalam menjalan tugas. 

CONTE MAU REUNI DENGAN HUDSON-ODOI

Bergeser ke Italia. Antonio Conte secara khusus meminta manajemen Napoli untuk mendatangkan winger Nottingham Forest, Callum Hudson‑Odoi. Melaporkan dari Football Italia, jebolan akademi Chelsea ini pernah bekerja sama dengan Conte pada musim 2017–18. Musim lalu, Odoi tampil sebanyak 36 kali dengan catatan lima gol dan tiga assist. Transfer ini dipandang sebagai upaya menambal sektor sayap Napoli usai kepergian Khvicha Kvaratskhelia. 

PIPPO RESMI PIMPIN PALERMO 

Filippo Inzaghi telah resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Palermo dengan mengikat kontrak multi‑tahun. Mengabarkan dari Football Italia, Palermo telah menebus klausul pelepasan Pippo dari Pisa senilai 1 juta euro. Meski baru saja membawa Pisa promosi ke Serie A, Pippo mengaku tertarik dengan ambisi yang ditawarkan City Football Group. Palermo berharap Inzaghi mampu mengulangi suksesnya seperti saat ia mengantar Benevento, Venezia, dan Pisa ke Serie A.

PSG IKAT MAYULU LEBIH LAMA

Melompat ke Prancis. PSG segera menawarkan perpanjangan kontrak profesional baru kepada gelandang muda berbakat, Senny Mayulu. Melansir dari Get Football News France, langkah ini sebagai tanda komitmen jangka panjang PSG untuk mengamankan talenta berbakat 18 tahun itu. Mayulu sudah mendapat kesempatan menit bermain yang reguler oleh Luis Enrique, termasuk saat mencetak gol di final Liga Champions. Lulusan akademi PSG ini diproyeksikan menjadi bagian penting masa depan klub. 

RONALDO BERI JERSEY PERDAMAIAN KE TRUMP

Sementara itu, Cristiano Ronaldo mengirim pesan damai pada Donald Trump melalui jersey timnas Portugal bertanda tangan dirinya. Mengutip dari The Sun, pada jersey tersebut, Ronaldo mendorong agar Trump menciptakan perdamaian dunia. Pesan itu berkaitan dengan semakin meningkatnya ketegangan di antara Israel dan Iran, hingga saling menjatuhkan misil. Jersey nomor 7 itu diterima Trump di sela acara KTT G7 di Kanada dari Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa. 

MANCINI MASUK RADAR TIMNAS CHINA

Sekarang menuju Asia. Mantan pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, dilaporkan akan mengambil alih kursi pelatih timnas China menggantikan Branko Ivankovic. Menurut CNN Indonesia, media China, Sohu, mengklaim Mancini bersedia merelakan pendapatannya dipotong oleh Federasi Sepak Bola China demi tantangan baru ini. China dikabarkan akan memangkas gaji Mancina nantinya hingga 50 kali lipat. Saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang sepak bola China maupun Mancini sendiri.

INI PENYEBAB INDONESIA TAK JADI HOST PUTARAN KEEMPAT

Pulang ke Indonesia. AFC mempublikasikan kriteria yang mereka nilai ketika memilih tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasilnya, Indonesia kalah jauh dari Qatar dan Arab Saudi yang terpilih. Menurut Instagram Stadium Lovers, ada 8 kriteria yang dinilai, termasuk infrastruktur stadion dan tempat latihan, keamanan, akomodasi tim peserta, hingga nilai komersial. Indonesia dianggap banyak tak memenuhi kriteria yang diminta AFC untuk menjadi tuan rumah putaran keempat. Salah satunya, Indonesia kalah urusan sponsor komersial yang menjanjikan bagi AFC. 

5 TARGET TRANSFER AMBISIUS BOURNEMOUTH

Bournemouth siap menggemparkan lantai bursa transfer musim panas dengan target transfer yang ambisius. Melansir dari Teamtalk, ada lima pemain yang sudah masuk dalam catatan The Cherries untuk membangun tim yang lebih mengerikan. Bournemouth telah memasukkan Yann Bisseck dari Inter Milan; duo Crystal Palace, Marc Guehi dan Jean-Philippe Mateta; Nicolo Savona dari Juventus; dan Igor Paixao dari Feyenoord. Kelimanya memenuhi kriteria yang diminta Andoni Iraola untuk mempertahankan Bournemouth sebagai giant killer. 

VILLA BUTUH SOSOK JESUS RODRIGUEZ

Aston Villa tengah menjajaki perekrutan Jesus Rodríguez, winger muda Real Betis yang memiliki nilai pasar 35 juta euro. Mengutip dari Caughtoffside, Direktur sepak bola Villa, Monchi memimpin perundingan dengan Betis sebagai bagian dari rencana Unai Emery untuk memperkaya lini serang dengan opsi darah muda. The Villans kepincut dengan pemuda 19 tahun yang punya kecepatan dan daya kreativitas permainan yang tinggi. Namun, Villa diuji setelah Betis mulai berencana menaikkan harga Rodriguez jadi 50 juta euro. 

CHELSEA MULAI PENDEKATAN DENGAN WONDERKID LYON

Chelsea telah membuat langkah untuk menggusur Jadon Sancho dengan menanyakan potensi transfer winger muda Olympique Lyon, Malick Fofana. Menurut Goal, pemuda 20 tahun asal Belgia itu dikabarkan memiliki nilai sekitar 42 juta pounds.  Enzo Maresca menyadari kebutuhan mendesak di sisi sayap, dan kini membidik Fofana sebagai opsi kedua setelah Jamie Gittens. Musim lalu, Fofana mengemas 11 gol dan 6 assist di Ligue 1 dan dianggap sebagai talenta sayap menjanjikan. 

THE NEXT ODEGAARD YANG DIPINANG CITY

Manchester City hampir resmi memboyong gelandang muda Norwegia, Sverre Nypan dari Rosenborg dengan biaya sekitar 12,5 juta pounds. Mengabarkan dari Independent, pemain 18 tahun itu mencuri perhatian The Sky Blues setelah mendapat julukan “The Next Martin Odegaard” karena penampilannya yang mirip dengan kapten Arsenal tersebut. Menurut rencana, City akan memberikan kontrak berdurasi lima tahun kepada Nypan. Namun, ia akan menjalani masa peminjaman terlebih dulu sebelum bergabung dengan tim utama City. 

SORLOTH TAK JANJI BERTAHAN DI ATLETICO

Inggris sudah, sekarang ke Spanyol. Alexander Sorloth menyampaikan ultimatum kepada timnya saat ini, Atletico Madrid. Melaporkan dari Fichajes, penyerang asal Norwegia akan meninggalkan Metropolitano jika terus diperlakukan sebagai pemain pelapis oleh Diego Simeone. Meski produktif dengan mencetak 20 gol musim lalu, Sorloth belum menjadi pilihan utama, bahkan memulai debut di Piala Dunia Antar Klub dari bangku cadangan. Hal itu membuatnya tidak puas dan berujar bisa saja mengabulkan tawaran dari klub top di Jerman, Italia, dan Inggris yang kini memantau situasinya. 

VALENCIA MERAMPUNGKAN KEDATANGAN KIPER BILBAO

Athletic Bilbao tengah merampungkan proses peminjaman kiper Julen Agirrezabala ke Valencia dengan opsi pembelian sekitar 15 juta euro. Melansir dari Marca, Agirrezabala memilih keluar dari San Mames demi mencari menit bermain lebih banyak. Sebelumnya, Agirrezabala hanya menjadi pelapis dari Unai Simón di skuad Ernesto Valverde. Pelatih Valencia, Carlos Corberan disebut sangat menantikan kehadiran kiper 24 tahun itu di Mestalla sebagai pengganti Giorgi Mamardashvili yang hengkang ke Liverpool. 

DUA PEMAIN BOLOGNA DESAK GABUNG NAPOLI

Terbang ke Italia. Pemain sayap Bologna, Dan Ndoye bertekad untuk segera bergabung dengan Napoli dan bisa saja pindah bersama rekan sejawatnya, Sam Beukema. Menurut Football Italia, pemain berkebangsaan Swiss itu sangat tergoda dengan kemungkinan bekerja dengan Antonio Conte di Napoli. Negosiasi dengan Bologna tidak akan mudah, terutama karena Partenopei juga mencoba Beukema untuk mempertebal pertahanan. Negosiasi akan terus berlanjut, dengan Napoli dan Ndoye berharap bisa mencapai kesepakatan dalam waktu dekat.

VAN BOMMEL JADI ALTERNATIF PELATIH PARMA 

Parma dikabarkan sekarang mendekati legenda Timnas Belanda,  Mark van Bommel sebagai alternatif setelah gagal memboyong Daniele De Rossi. Mengutip dari Football Italia, Gialloblu awalnya mengincar De Rossi, namun memilih mundur karena biaya yang terlalu tinggi. Sebagai gantinya, mereka mempertimbangkan mantan gelandang AC Milan dan Bayern, untuk mengisi kursi pelatih musim depan. Sebelumnya, Van Bommel terakhir kali membesut Royal Antwerp di Belgia. 

BENFICA BISA SAJA PULANGKAN FELIX

Dari Portugal, Benfica tengah mempercepat pembicaraan untuk membawa pulang João Félix dari Chelsea dalam waktu dekat. Melaporkan dari Bein Sport, langkah memulangkan Felix mendapatkan dukungan penuh dari Presiden klub, Rui Costa dan pelatih Bruno Lage. Lage sangat ingin mencapai kesepakatan untuk membawa Felix kembali ke Estadio Da Luz, meskipun ia mengakui tantangan keuangan dalam merekrutnya. Benfica masih perlu menghitung biaya yang dikeluarkan demi menarik Felix dari London. 

MENPORA HARAP QATAR DAN SAUDI ADIL

Menuju kabar dari tanah air. Menpora Dito Ariotedjo menyoroti penunjukan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah kualifikasi Piala Dunia putaran keempat. Mengabarkan dari CNN Indonesia, Dito menekankan pentingnya etika beragama dalam penyelenggaraan pertandingan di negara-negara tersebut. Baginya, sebagai negara yang kental dengan nuansa Islam, Qatar dan Arab Saudi bisa menegakkan keadilan bagi semua peserta putaran keempat. Dito pun berharap dua negara tuan rumah tersebut tidak memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan.

Wonderkid Ini Ambil Keputusan Besar di Bursa Transfer 2025

0

Bursa transfer musim panas 2025 tiba-tiba berubah menjadi arena perang dingin antara raksasa Eropa. Menariknya, mereka bukan hanya saling berebut tanda tangan pemain matang yang sudah membuktikan diri di level tertinggi. Klub-klub top Eropa juga mati-matian untuk mengamankan talenta masa depan.

Di balik angka-angka fantastis dan kesepakatan bernilai jutaan euro, yang diperebutkan tahun ini adalah para wonderkid. Sekumpulan para pemuda dengan bakat langka dan potensi setinggi langit. Di sisi lain, bagi para pemain muda, ini jadi momen yang paling menentukan. 

Namun, di antara yang takut untuk mengambil resiko, ada pemain yang berani mengambil resiko. Dan berikut adalah wonderkid yang telah mengambil keputusan besar dan bagaimana proyeksi karir di klub barunya?

Dean Huijsen – Real Madrid

Perawakannya terlihat kutilang: kurus, tinggi, langsing. Kaos kakinya pun cuma terangkat setengah, memperlihatkan betisnya yang kecil. Namun, Dean Huijsen justru jadi komoditas panas di bursa transfer musim panas kali ini. Dari mulai Chelsea, Spurs, Arsenal, Manchester United, hingga Bayern Munchen, semuanya saling sikut untuk mengamankan tanda tangannya.

Namun, dengan tawaran 59 juta euro, Real Madrid justru yang memenangkan hati Huijsen. Banyak yang beranggapan bahwa Huijsen terlalu dini untuk bergabung dengan klub kaliber Madrid. Harusnya, ia bertahap dulu. Ke Chelsea dulu kek atau Arsenal. Namun, di mata Xabi Alonso, Huijsen lebih dari sebatas talenta muda.

Di mata Alonso, Huijsen adalah defender modern. Huijsen tangguh, lihai membaca permainan, dan paling penting, ia gemilang dalam membangun serangan dari belakang. Maka dari itu, meski masih 20 tahun, Huijsen diprediksi bakal mengemban peran sentral musim depan. Di antara tekanan pemain senior seperti Alaba atau Militao yang rentan cedera, klub melihat Huijsen tak sekadar pengganti, melainkan fondasi masa depan. 

Franco Mastantuono – Real Madrid

Masih belum beranjak dari Real Madrid, ada wonderkid lain yang baru didatangkan dengan mahar 45 juta euro. Ia adalah Franco Mastantuono. Sama halnya dengan Huijsen, di saat banyaknya klub-klub papan atas yang mengetuk pintu hati Franco, ia membuat pilihan tegas. Ia mengabaikan gemerlapnya Kota Paris demi penerbangan satu arah menuju Kota Madrid. 

Usianya masih sangat muda, yakni 17 tahun. Berbeda dengan Barcelona yang mengandalkan banyak pemain muda, Real Madrid dikenal jarang memberikan menit bermain tinggi pada pemain semuda Franco. Lantas, apakah keputusan Franco untuk meninggalkan Argentina demi Madrid itu sudah tepat?

Dilansir Goal, Franco memilih Madrid karena dijanjikan proyek jangka panjang. Di musim 2025/26, Franco mungkin tidak akan langsung jadi pilihan utama setiap pekan. Namun, pola permainan posisional dan pressing tinggi ala Xabi Alonso dinilai sangat cocok dengan teknis dan kecerdasan taktik Mastantuono. Oleh karena itu, jika ingin menjadi ikon di Madrid, Franco barangkali harus lebih bersabar sambil terus membuktikan kelayakannya.

Rayan Cherki – Manchester City

Dari Spanyol, kita bergeser ke Inggris yang mana juga jadi tujuan para wonderkid di musim panas 2025. Klub pertama yang mendapatkan tanda tangan seorang wonderkid adalah Manchester City, yang mengamankan jasa Rayan Cherki, pemain paling jago gocek di Liga Prancis musim 2024/25. Meski udah brewokan, Cherki nyatanya masih berusia 21 tahun. Ia bahkan baru mengemas dua caps di tim senior Prancis karena terlalu sibuk di Prancis U-21.

Nama Cherki muncul di tengah ambisi City yang ingin bangkit musim depan. Cherki kabarnya memilih City bukan karena tajuk besar, melainkan karena Pep Guardiola berbicara bahasa sepakbola yang sama dengannya. Pep dan Cherki sama-sama menggemari  kreativitas, kebebasan, dan sepakbola yang menghibur.

Sebagai gelandang serang, Cherki nantinya akan bersaing dengan Bernardo Silva dan Phil Foden. Namun, Pep dengan tegas akan menggaransi posisi Cherki. Ia didatangkan bukan sebagai pelapis. Tapi, sebagai regenerasi dalam susunan skuad City yang baru. Cherki akan menjadi poros permainan di lini tengah. Sama halnya dengan Kevin De Bruyne di masa lalu.

Florian Wirtz – Liverpool

Setelah sempat nggantung, transfer Florian Wirtz ke Liverpool pun akhirnya mendapat label sah dari Fabrizio Romano. Keputusan Wirtz memilih Liverpool datang dari sesuatu yang lebih dalam, daripada sekadar gaji tinggi atau nilai transfer besar. Gelandang asal Jerman itu memilih The Reds karena kejelasan visi dan munculnya rasa percaya.

Pemain dengan gaya bermain seperti Wirtz benar-benar baru di Liverpool. Sebab, di musim lalu, Arne Slot tak memiliki gelandang yang brilian mengendalikan bola, menciptakan peluang, dan membongkar pertahanan lawan lewat kreativitasnya. Yang jadi pertanyaan, tanpa Wirtz aja udah juara. Terus, apakah Wirtz akan terpakai?

Tentu. Dengan banderol transfer yang setara dengan 150 juta euro, Wirtz nggak bakal jadi pemain cadangan doang. Formasi 4-2-3-1 milik Arne Slot kabarnya akan memaksimalkan peran Wirtz. Ia akan diberi tugas sebagai jembatan antar lini. Nah, mau masuknya dari sayap atau tengah, itu akan jadi kehendak Wirtz nantinya. Kehadirannya dipastikan dapat memberi angin segar bagi Anfield. 

Mathys Tel – Tottenham

Masih dari Inggris, ada Tottenham yang baru saja meresmikan transfer Mathys Tel. Sebetulnya, Tel sudah membela Spurs sejak musim lalu. Namun, cuma sebagai pemain pinjaman. Nah, di musim panas 2025, Tel memutuskan untuk mengupdate statusnya. Dari pemain pinjaman ke transfer permanen. Spurs menebus pemain berusia 20 tahun itu di angka 35 juta euro.

Ini jadi keputusan yang berani bagi Tel. Sebab, pindah dari Bayern Munchen ke Tottenham, tak bisa tidak, disebut penurunan karir. Semakin menjadi beresiko karena menit bermain Tel di Spurs pun cukup minim. Di Premier League musim 2024/25, Tel hanya enam kali memainkan pertandingan secara penuh. Sisanya, digantikan atau masuk sebagai pemain cadangan.

Meski ada keraguan, bertahannya Tel tak lepas dari permintaan sang pelatih baru Thomas Frank. Tel dinilai cocok dengan skema permainannya. Sebab, gaya sepakbola Frank sangat menekankan energi, kecepatan, dan fleksibilitas taktis. Itu semua adalah atribut yang menjadi kekuatan utama Tel. Dengan begini, harapannya Tel bisa kembali menemukan sentuhan terbaiknya di Spurs musim depan.

Jobe Bellingham – Borussia Dortmund

Kalau Tel adalah pemain yang pindah dari Jerman ke Inggris, kini kita akan membahas pemain yang memutuskan pindah dari Inggris ke Jerman. Siapa lagi kalau bukan adik Jude Bellingham, Jobe Bellingham. Jobe yang baru berusia 19 tahun memutuskan hijrah dari Sunderland ke Borussia Dortmund. 

Daripada menerima pinangan Real Madrid atau tampil di Premier League, Jobe mengikuti langkah sang kakak, yakni pindah dari klub kasta kedua Inggris ke Signal Iduna Park. Ini terbilang keputusan yang cerdik dari Jobe. Di usianya yang masih sangat muda, ia memilih klub yang terbiasa dengan budaya mengembangkan pemain muda.

Jobe pasti mendapat testimoni positif tentang Die Borussen dari sang kakak. Karena bermain di Dortmund telah membuat Jude jadi seperti sekarang. Di Signal Iduna Park, ia mendapatkan menit bermain dan diberi ruang untuk berkembang. Itu pula yang dicari oleh Jobe Bellingham. 

Martin Baturina – Como

Satu lagi yang tidak terlalu ngoyo untuk tampil di klub raksasa adalah Martin Baturina. Sempat masuk radar Liverpool, Newcastle United, Benfica, Baturina tetap kalem. Bahkan, saat diisukan bakal jadi penerus Luka Modric di Real Madrid, Baturina tetap bergeming. Karena lampu sorot yang terlalu terang, bukan tujuan utamanya.

Pemain berusia 22 tahun itu dianggap sebagai salah satu berlian baru yang dimiliki sepakbola Kroasia. Sejak menembus skuad utama Dinamo Zagreb pada tahun 2021, Baturina telah memperlihatkan potensi luar biasa yang membuatnya layak menyandang status sebagai The Next Luka Modric. Baturina bahkan jadi bagian penting Zagreb meraih beberapa gelar bergengsi di Kroasia.

Menariknya, di saat mempunyai status itu, Baturina justru bergabung dengan klub papan tengah Serie A, Como. Yang membuat keputusan ini penuh makna adalah peran sentral yang ditawarkan langsung oleh sang pelatih, Cesc Fabregas. Kabarnya Fabregas menghubungi Baturina secara langsung dan menjelaskan bagaimana ia akan menjadi bagian inti tim musim depan.

Segitu dulu daftar wonderkid yang memutuskan pindah klub di musim panas 2025. Ada yang mengejar mimpi, ada yang mengejar gaji tinggi, ada juga yang mengejar popularitas. Namun, tak sedikit juga yang lebih mementingkan menit bermain dan jenjang karir yang terstruktur. 

Sumber: Goal, Foot Italia, Mirror, BBC

PUNGLI di Malut United TERKUAK! Inikah Alasan Pelatihnya Dipecat?

0

Menjadi yang terbaik di antara banyaknya tenaga kerja asing, tak akan jadi jaminan bahwa kamu akan selalu diprioritaskan. Imran Nahumarury bisa jadi contoh pembelajaran. Pelatih bertubuh gempal itu satu-satunya pelatih lokal yang berhasil membawa timnya, yakni Malut United bersaing di papan atas Liga Indonesia musim 2024/25.

Tim-tim lain, macam Persib Bandung, Dewa United, hingga Persebaya, semuanya mengandalkan pelatih asing. Ada Bojan Hodak di Persib, ada Jan Olde Riekerink di kubu Dewa, dan Paul Munster di sisi Bajul Ijo. Meski demikian, posisi Imran nyatanya tak sepenuhnya aman. Eks pelatih PSIS Semarang itu dipecat secara tidak hormat di akhir musim.

Beberapa media ternama Indonesia mengabarkan bahwa Imran dipecat karena dianggap sudah melakukan pelanggaran berat yang menyalahi nilai-nilai klub serta merugikan manajemen. Lantas, apa pelanggaran berat yang dimaksud? Apakah Imran layak mendapat perlakuan semacam ini?

Kontribusi Imran di Malut

Sebelum mengupas apa yang sebenarnya terjadi di dalam dapur Malut United, kita akan kembali mengingatkan sebesar apa kontribusi Imran Nahumarury untuk klub. Dalam dua tahun terakhir, Imran telah menjelma menjadi figur sentral dalam kebangkitan Malut United. Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada April 2023, pria asal Tulehu ini langsung membawa perubahan signifikan. 

Secara taktis, Imran dikenal sebagai pelatih yang fleksibel dan berani. Ia menerapkan pola permainan menyerang yang mengandalkan koordinasi, kekompakan, dan efektivitas serangan sayap. Formasi 4-2-3-1 menjadi senjata utamanya, dengan penekanan pada transisi cepat dan keseimbangan antar lini. 

Sebagai putra daerah asli Maluku, Imran mengerahkan 1000% tenaga, pikiran, dan waktunya untuk mengharumkan nama Malut United. Di musim pertamanya, ia sukses mengantar Malut United promosi ke Liga 1 Indonesia. Ini sebuah pencapaian yang mengubah wajah klub dari sekadar tim pendatang menjadi kekuatan baru di sepakbola Indonesia. 

Apakah berhenti di situ? Belum. Kiprahnya bersama Malut benar-benar menjadikannya sebuah danau di tengah oase. Pada musim 2024/25, Imran mencatatkan sejarah lain dengan membawa tim promosi ini finis di posisi tiga besar Liga 1. Prestasi yang tak banyak pelatih lokal mampu lakukan di era sekarang.

Statistiknya pun bukan kaleng-kaleng. Di tangannya, Malut mengantongi 57 poin, dengan rincian 15 kemenangan dan 12 hasil imbang. Menariknya, Laskar Kie Raha hanya mengantongi tujuh kekalahan. Itu artinya, Malut jadi tim kedua yang paling sulit dikalahkan setelah Persib Bandung. 

Catatan ini berbanding lurus dengan jumlah kebobolan Malut. Mereka hanya 33 gol. Catatan ini layak menjadikan Malut dengan pertahanan paling kokoh musim lalu bersama Maung Bandung dan Dewa United.

April Perpanjang Kontrak

Namun, kontribusi Imran tidak hanya berhenti di lapangan. Di luar arena, ia dikenal sebagai sosok pembangun kultur. Ia memperkuat profesionalisme dalam klub dan membangun ikatan emosional yang kuat antar pemain. Imran bukan hanya seorang pelatih, tapi juga mentor dan inspirator.

Ia juga aktif membangun relasi antara klub dan komunitas. Stadion Gelora Kie Raha di Ternate tak sekadar menjadi tempat bertanding, tetapi berubah menjadi benteng penuh semangat karena atmosfer yang dibangun bersama pendukung. Dalam proses perekrutan pemain, Imran juga terlibat aktif memilih talenta yang tak hanya berkualitas, tapi juga selaras dengan karakter tim. 

Hasilnya adalah skuad yang solid, berjiwa petarung, dan memiliki semangat kolektif yang tinggi. Kepercayaan manajemen terhadap Imran pun semakin tebal. Pada April 2025, kontraknya diperpanjang hingga 2026. Ini jadi tanda bahwa klub ingin membangun fondasi jangka panjang bersama sosok yang mereka percaya.

Pelanggaran Berat

Mengejutkannya, belum juga genap dua bulan setelah perpanjangan kontrak, Imran Nahumarury justru dipecat oleh Malut United. Bahkan, bisa dibilang pemecatannya dilakukan secara mendadak dan sepihak. Loh? Bentar. Ada apa ini? Kenapa sosok yang begitu berjasa membawa Malut menuju panggung terbesar sepakbola Indonesia, justru ditendang begitu saja?

Menurut CNN Indonesia, pada 16 Juni 2025, manajemen Malut United melalui Dirut PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit, resmi memecat Imran Nahumarury dan direktur teknik Yeyen Tumena, karena diduga melakukan pelanggaran berat yang “bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub”.

Lalu, apa yang dimaksud dari pelanggaran berat ini? Hingga narasi ini ditulis, sebetulnya masih simpang siur apa alasan utama manajemen Malut memecat Imran. Namun, menurut berita yang dipublikasikan oleh Poskota, pengamat sepakbola, Tommy Desky sempat membahas dugaan adanya bisnis yang dilakukan oleh Imran dan Yeyen dalam transfer fee pemain Malut United.

Kabarnya, Malut sudah mengantongi segala bentuk bukti yang dibutuhkan, sehingga berani mengambil keputusan tersebut. Sementara menurut laporan Bolasport, keduanya disinyalir telah melakukan tindakan kejahatan saat Malut United tampil di Liga 2 2023/24. Namun, saat itu manajemen masih memaafkan dan berharap Imran dan Yeyen bisa memperbaiki diri dan kinerjanya.

Namun, hingga klub berkiprah di Liga 1, mereka masih saja begitu. Dari sinilah klub berjuluk Naga Gamalama itu mulai melakukan penyelidikan. Mereka menghubungi pemain, asisten pelatih, hingga para agen pemain asing untuk mencari informasi. Menurut Dirk Soplanit, penyelidikan ini menghasilkan banyak bukti dan saksi bahwa ternyata ada uang yang diminta oleh Imran dan Yeyen.

“Saya ambil contoh untuk kontrak pemain asing itu Rp1 miliar, lalu ada fee-nya sebesar 10 persen yakni Rp100 juta dan diambil direktur teknik (Yeyen),” tambah Dirk Soplanit. Nantinya, fee itu dibagi juga kepada Imran Nahumarury. 

Parahnya lagi, besaran nominalnya tidak pasti. Ada yang 10%, tapi ada juga yang sampai 50% dari nilai kontrak atau gaji. Situasi ini tidak hanya dirasakan pemain asing. Masih menurut laporan Bolasport, pemain lokal juga diminta untuk menyetor fee mulai dari puluhan hingga ratusan juta kepada dua sosok tersebut.

Tanggapan Imran

Karena sudah menjadi bahaya laten di tubuh Malut United, pemecatan adalah pilihan terbaik saat ini. Pihak klub merasa bahwa pemecatan Imran dan Yeyen adalah salah satu bentuk untuk menyelamatkan masa depan klub. Memang, duet ini membawa Malut bertengger di papan atas. Tapi, prestasi bukan satu-satunya yang dicari Malut. Manajemen yang sehat dan keberlanjutan bagi generasi selanjutnya juga sangat penting.

Mendengar isu tentang pungli yang dituduhkan oleh Malut United, Imran Nahumarury pun angkat bicara. Mengutip dari berita Referensi Maluku, Imran menampik kabar tersebut ketika ditanya langsung oleh pihak media. Imran bahkan geram dengan kabar yang beredar tentangnya. 

Menurut Imran, isu terkait pemecatan dirinya akibat dugaan penggelapan 50 persen hak-hak pemain merupakan fitnah keji yang sengaja dihembuskan oknum-oknum tertentu. Imran merasa, para oknum hanya ingin melengserkannya dari kursi pelatih kepala Malut United karena ada kepentingan-kepentingan lain. 

Imran bahkan mengaku tahu, siapa dalang di balik permainan ini. Namun, ketika ditanya siapa, Imran tak mau menyebut nama. Dirinya merasa cukup tahu dengan balasan yang diberikan Malut. Ia menggambarkan pemecatan ini sebagai “Habis manis sepah dibuang”.

Nasib Imran?

Meski ada benturan kepentingan dan fitnah keji yang berujung pada pemecatan Imran Nahumarury, namanya tetap harum di sepakbola Indonesia. Publik tak bisa menghilangkan statusnya sebagai satu-satunya pelatih lokal yang menghiasi ingar-bingar kompetisi elite sepakbola Indonesia hingga akhir musim 2024/25.

Beberapa hari setelah pemecatannya, alih-alih terasingkan, Imran justru tetap tak sepi peminat. Imran mengaku sudah ada empat klub yang mayoritas dari Liga 2 mengantri untuk dapatkan tanda tangannya. Namun, saat ditanya, Imran hanya menyebutkan satu nama, yakni PSMS Medan dari Sumatera Utara.

Entah mana yang benar, kini Imran hanya berdiri dalam diam menanti panggilan tugas berikutnya. Di tengah badai yang coba meruntuhkan reputasinya, Imran tetap berdiri dengan kepala tegak, memegang teguh prinsip dan harga diri seorang pelatih yang telah membuktikan segalanya di lapangan. Ia diam bukan berarti kalah. Melainkan yakin, bahwa kebenaran tak butuh teriakan untuk ditemukan.

Sumber: CNN Indonesia, Tempo, Sport Detik, Kompas, Referensi Maluku

TIMNAS LEBIH LEMAH?! Review Timnas Indonesia Era Kluivert di Putaran 3 Kualifikasi Pildun 2026

0

Kalau kata Tan Malaka, “Terbentur, Terbentur, Terbentuk,” Timnas Indonesia justru terbentur, terbentuk, dan terbentur lagi. Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 berlalu. Kita patut memanjatkan puja dan syukur karena Timnas Indonesia masih melanjutkan nafasnya di putaran keempat.

Kita bangga karena Timnas Garuda bisa terbang sejauh ini. Tapi di titik yang sama, kritik mesti tetap ada. Bukan karena tidak suka atau membenci. Bukan karena ingin mengolok-olok. Karena kritik tidak sama dengan olok-olok. Begitulah kemudian La Grande Indonesia juga mengkritik performa Timnas Indonesia selama dilatih Patrick Kluivert.

Kelompok suporter yang tifonya selalu kita nanti-nantikan itu memperingatkan Patrick Kluivert. Lho, memperingatkan soal apa?

Kritik La Grande Indonesia buat Kluivert

La Grande memperingatkan Kluivert karena tidak sesuai target. Jika kita mundur ke belakang. Di hari saat Shin Tae-yong diusir dari Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert datang, La Grande memberi target tinggi pada mantan pemain Barcelona itu. Apa targetnya? Membawa Indonesia lolos langsung ke Piala Dunia.

Muluk-muluk? Jelas. Tapi lumrah suporter menarget demikian. Lha coba ngana pikir. Sudah berproses bertahun-tahun dengan Shin Tae-yong malah dipotong di tengah jalan. Lagi pula, pemberitaan yang muncul saat itu, mengganti STY dengan Kluivert tujuannya untuk menaikkan level tim nasional.

Tapi mana? Nyatanya, justru level Timnas Indonesia tak kelihatan naik. Hanya lolos ke putaran keempat mah, Shin Tae-yong juga ditarget begitu. Pertandingan melawan Jepang di laga pamungkas kemarin, alih-alih memperlihatkan level yang lebih baik, Timnas Indonesia malah kelihatan lemah.

Itu kalau kata La Grande Indonesia. Bagaimana dengan Starting Eleven? Starting Eleven kemarin-kemarin sudah memberi pujian dan apresiasi pada Patrick Kluivert.

Nah, sekarang ini, setelah lolos ke putaran keempat, Starting Eleven akan me-review lebih jujur perjalanan Kluivert bersama timnas sepanjang putaran ketiga kemarin. Tentu seobjektif apapun penilaian, akan ada sisi subjektifnya. Mari kita mulai.

Efektif Meraih Poin

Dalam format seperti Kualifikasi Piala Dunia yang terpenting adalah meraih poin. Menang tiga poin, kalah 0, dan seri mendapat satu poin. Terlepas ada head to head maupun agresivitas gol, untuk lolos yang terpenting adalah mendapat poin sebanyak-banyaknya.

Patrick Kluivert yang lebih berpengalaman dari Kas Hartadi, jelas paham soal itu. Saat datang ke Indonesia, Kluivert hanya kebagian empat laga sisa di putaran ketiga. Melawan Australia, Bahrain, China, dan Jepang. Indonesia butuh poin dan Kluivert paham caranya memaksimalkan pertandingan.

Itu terbukti. Hanya melatih di empat laga, Kluivert mampu memberikan enam poin. Meskipun bukan poin maksimal yang bisa diraih dan bukan poin maksimal yang diharapkan, tapi ini peningkatan. Di bawah pelatih sebelumnya, Indonesia butuh enam pertandingan buat dapetin enam poin.

Apakah artinya eks jawara Liga Champions itu lebih baik dari sang mantan? Untuk urusan mendulang poin, iya. Sekalipun laga melawan Bahrain di Basra tidak diakali, dan di laga itu Indonesia menang, Kluivert tetap lebih unggul dalam hal efektivitas mendapatkan poin.

Tidak masalah cuma menang 1-0 dan ada yang golnya dari penalti. Yang penting adalah poinnya. Ingat bagaimana Massimiliano Allegri kalau melatih? Kurang lebih begitulah. Tapi penilaian tidak berhenti sampai di situ.

Seret dalam Mencetak Gol

Melatih tim nasional tidak seperti melatih klub sepak bola. Allegri bisa saja cuma memenangkan pertandingan dengan sebiji gol, konsisten selama semusim. Tapi hal serupa tidak berlaku untuk tim nasional yang waktu kompetisinya, lebih pendek dari klub sepak bola.

Maka, tak cukup sekadar mendapatkan tiga poin, tapi juga bagaimana agar permainan bisa meyakinkan untuk meraih kemenangan. Selama dilatih Kluivert di putaran ketiga kemarin, keraguan akan itu tergambar dari permainan di atas rumput hijau. Singkatnya, Timnas Indonesia seret dalam mencetak gol sehingga kemenangan masih harga yang bisa ditawar.

Tengoklah skor menghadapi China dan Bahrain di Gelora Bung Karno. Indonesia hanya mampu mencetak masing-masing satu gol. Bila gol penalti Ole Romeny ke gawang Wang Dalei tak dihitung, Indonesia cuma bisa mencetak satu gol di markas sendiri. Jika ditotal selama empat laga, Timnas Indonesia cuma mencetak tiga gol. Dua dari open play, satu dari titik 12 pas.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu kalah dari Shin Tae-yong. Selama dilatih STY dalam enam laga di putaran ketiga, timnas mampu mencetak enam gol. Jika dirata-rata berarti satu gol per laga.

Nggak fair, min, STY kan enam laga, Kluivert cuma empat.

Oke deh, kita ambil empat laga terakhir STY di putaran ketiga kemarin saja, yakni saat menghadapi Bahrain, China, Jepang, dan Arab Saudi. Di empat laga itu betul bahwa STY hanya meraih empat poin, tapi Indonesia bisa , dan tak satu pun berasal dari titik putih.

Poin ini Patrick Kluivert lebih buruk dari pelatih sebelumnya. Titik. No debat. Tapi apakah akan berhenti sampai di sini saja? Tentu belum. Mari kita beralih ke penilaian berikutnya.

Pertahanan Rapuh

Sir Alex Ferguson pernah bersabda, “Serangan memenangkan pertandingan, tapi pertahanan yang baik akan mengantarkan tim anda ke gelar.” Selain tidak memenuhi variabel pertama, Timnas Indonesia di era Kluivert juga tak punya pertahanan yang bagus. Ibarat kata, menang pun akan sulit, apalagi dapetin gelar.

Dalam empat laga dilatih Kluivert di putaran ketiga, timnas kebobolan 11 gol. Bayangkan, rukun iman aja cuma enam, lho. Jika menengok ke belakang, dalam enam laga dilatih STY di putaran ketiga, Indonesia “cuma” kebobolan 9 gol.

Kalau yang dihitung cuma empat laga, sama seperti Kluivert, di empat laga terakhir STY di putaran ketiga, Indonesia kebobolan 8 gol saja. Masih lebih baik dari Kluivert. Kenapa bisa begini? Coba tanyakan ke Bung Arya Sinulingga, beliau jelas lebih mengerti soal sepak bola.

Kalau menurut mimin, selama ditukangi Kluivert, pertahanan timnas kurang disiplin. Pemilihan pemain juga terlalu berani. Padahal belum tentu susunan pemain, di lini belakang terutama, punya kemistri. Contohnya saat digebuk Australia di Sydney.

Selain itu, pertahanan timnas di era Kluivert juga sering disorganisasi. Lihatlah bagaimana dengan mudahnya Jepang lapis kedua, sekali lagi, JEPANG, LAPIS, KEDUA, membobol gawang Emil Audero enam kali.

Buruk di Pertandingan Away

Yang makin membuat sorotan ke Kluivert besar adalah pertandingan tandang. Indonesia selalu kena bantai di dua pertandingan tandang. Berbeda dengan pelatih sebelumnya. Shin Tae-yong memang kalah dari China, tapi setidaknya itu kekalahan tipis.

Lho, min, STY kan belum teruji main tandang menghadapi lawan tangguh seperti Australia dan Jepang?

Betul. Tapi hal itu tak bisa jadi tolok ukur. Jadwal ronda mungkin Pak RT yang ngatur, tapi jadwal pertandingan kan FIFA sama AFC yang ngatur. Andai STY yang melatih, apakah mungkin bisa menahan imbang Australia di Sydney? Belum tentu. Sesuatu yang tidak atau belum terjadi sulit diukur.

Kalau urusan lawan tangguh, bisa ambil contoh Arab Saudi. Saudi adalah satu-satunya tim yang bisa mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022. Saat melawat ke Jeddah, Indonesia toh sukses menahan imbang mereka. Ketika kembali dilatih Herve Renard, Arab Saudi malah digulung di GBK.

Mental Buruk

Salah satu yang jadi sorotan adalah, ketika ditukangi Kluivert, Timnas Indonesia seperti kehilangan daya juang. Misal ketika menghadapi Jepang. Pasukan Hajime Moriyasu tidak turun dengan tim terbaiknya. Takumi Minamino dan Ritsu Doan cuma nonton.

Tapi Jay Idzes dan kolega tak menunjukkan perlawanan. Tidak ada tembakan, penguasaan bola nggak sampai 30%, dan jumlah operannya nggak nyampe separuh dari jumlah operan pemain Jepang di laga itu. Betul kalah kualitas, tapi melihat hasil di laga pertama melawan Jepang, ini penurunan.

Jepang turun dengan skuad utama di GBK. Pasukan Moriyasu membantai Indonesia 4-0. Tapi menghadapi skuad terbaik Jepang, Indonesia asuhan STY masih berani menyerang. Malahan bisa melepas setidaknya tiga tembakan tepat sasaran. Lalu, saat Piala Asia kemarin, saat pemain diaspora belum sekomplet sekarang, Indonesia malah bisa nyetak satu gol ke gawang Nippon.

Artinya apa? Artinya, tiga loli Milkita setara dengan segelas susu. Ah, bukan dong. Maksudnya tiga orang di staf pelatih timnas sekarang masih belum bisa menyamai level Shin Tae-yong. Gitu bukan sih kesimpulannya?

Harusnya Dievaluasi, Tapi….

Apakah nggak ada hal baik dari Kluivert selain efektif memberikan poin penuh? Ada dong. Di era Kluivert, meritokrasi terjaga. Setidaknya yang tampak dari luar begitu. Mau main di luar negeri, diaspora, atau pemain lokal, semuanya mendapat kesempatan yang sama. Hal yang tidak dilakukan oleh Shin Tae-yong.

STY kalau nurunin pemain itu-itu saja. Sementara Kluivert berani lakukan rotasi. Pemain minim jam terbang di tim nasional seperti Beckham Putra bahkan masuk starting line up menghadapi raja terakhir.

Well, jelang putaran keempat, PSSI kabarnya akan memberikan evaluasi kepada Patrick Kluivert. Tapi soal apakah PSSI beneran mengevaluasi Kluivert, hanya mereka dan ikat pinggang Erick Thohir yang tahu.

Sumber: Fotmob, Bolanet, LaGrande, Suara, Kompasid

Berita Bola Terbaru 17 Juni 2025 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN 

Chelsea sukses mempecundangi wakil Amerika, Los Angeles FC di laga perdana Grup D Piala Dunia Antarklub. Dua gol The Blues lahir dari Pedro Neto menit 34 dan Enzo Fernandez menit 79. Dengan hasil ini, memimpin klasemen sementara Grup D. 

Sementara itu, Benfica mampu menahan imbang Boca Junior 2-2 di Grup C. Boca mengemas dua gol dari Miguel Morientel menit 21 dan Rodrigo Battaglia menit 27. Sementara dua gol Benfica datang dari penalti Angel Di Maria menit 45+3 dan Nicolas Otamendi menit 84. Kedua tim sama-sama mengumpulkan 1 poin di bawah Bayern Munchen. 

CWC SEPI PENONTON, FIFA MALU

Masih soal Piala Dunia Antarklub. Para petinggi FIFA dilaporkan malu karena pertandingan antara Chelsea melawan LAFC di Atlanta sepi penonton. Melansir dari Mirror, terdapat banyak sekali kursi kosong di Mercedes Benz Stadium berkapasitas 71.000 di Atlanta akibat penjualan tiket yang tidak laku. Untuk laga Chelsea versus LAFC, jumlah penonton yang hadir dilaporkan hanya 22.127 orang saja. Padahal FIFA telah berusaha memangkas harga tiket pertandingan menjadi 51 dolar Amerika saja. 

WALKER SETUJU GABUNG EVERTON SEMUSIM

Dari Inggris, Kyle Walker sepakat untuk bergabung dengan Everton dalam kontrak berdurasi satu tahun. Mengutip dari The Sun, Everton dan Manchester City kini akan mempertimbangkan apakah kesepakatan ini bersifat permanen atau hanya berstatus pinjaman. Diketahui, bek 35 tahun masih memiliki kontrak berdurasi setahun dengan City. Namun, Walker tak lagi masuk rencana Pep Guardiola. Walker ingin mencari menit bermain reguler demi amankan tempat di Timnas Inggris. 

CHELSEA MULAI MINATI WOLTEMADE

Chelsea sedang menjajaki transfer striker muda potensial Jerman setinggi 1,98 m, Nick Woltemade, dari VfB Stuttgart. Menurut The Sun, The Blues tertarik padanya karena Woltemade tak memiliki klausul pelepasan dan negosiasi ulang kontraknya dengan Stuttgart masih buntu. Kontrak awal penyerang 23 tahun di Jerman masih berlaku hingga 2028. Dengan mengemas 17 gol musim lalu, Chelsea ingin Woltemade melengkapi Liam Delap di lini serang. 

LAPORTE MASUK RADAR ARSENAL

Arsenal kini termasuk di antara klub-klub yang berminat mendatangkan bek berpengalaman Aymeric Laporte, yang saat ini bermain untuk Al Nassr. Mengabarkan dari Onefootball, Al Nassr kabarnya terbuka untuk melepas Laporte pada bursa transfer musim panas ini, sehingga menarik minat beberapa klub Eropa, termasuk The Gunners. Arsenal tertarik menghadirkan eks pemain Manchester City tersebut, namun mereka harus bersaing ketat menghadapi sejumlah klub lain, seperti Athletic Bilbao, Inter Milan, dan Aston Villa. 

DIGNE JADI ALTERNATIF ATLETICO

Bek Aston Villa asal Prancis, Lucas Digne masuk menjadi pilihan alternatif Atletico Madrid bila nantinya gagal mendapatkan Andrew Robertson. Melaporkan dari Goal, Los Colchoneros tertarik pada Digne karena pengalamannya yang pernah dua musim berlaga di La Liga bersama Barcelona. Digne dianggap jadi opsi yang paling mudah digapai oleh Atletico, melihat negosiasi dengan Liverpool untuk Robertson belum menemui titik terang. 

BALE CALON PEMILIK PLYMOUTH 

Usai pensiun sebagai pemain sepak bola, Gareth Bale kini dikabarkan akan menjadi pemilik saham dari klub League One, Plymouth Argyle. Melansir dari BBC, mantan bintang Real Madrid asal Wales itu tergabung dalam sebuah konsorsium swasta dari Amerika Serikat yang akan segera mengambil saham Plymouth. Pembicaraan pembelian tersebut masih tahap awal dengan pemilik klub saat ini. Belum diketahui pasti apa peran yang akan diemban Bale dalam struktur organisasi klub nantinya. 

BARCA MAKIN DEKAT DENGAN WILLIAMS

Sekarang menuju Spanyol. Barcelona semakin dekat merekrut Nico Williams dari Athletic Bilbao. Mengutip dari Goal, klub raksasa Catalan kini memimpin persaingan atas Arsenal, Chelsea, dan Bayern Munchen, setelah Williams memberi sinyal prioritas bergabung ke Camp Nou. Blaugrana difavoritkan dapat segera merampungkan kedatangan pemain 22 tahun tersebut.  Joan Laporta tengah mengevaluasi kelayakan kepindahan Williams dan menimbang apakah klub benar-benar dapat mendaftarkannya, sembari mematuhi peraturan keuangan La Liga.

BRAHIM SELANGKAH DENGAN KONTRAK BARU

Real Madrid dan Brahim Díaz sudah mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak berdurasi hingga sekitar 2030 setelah memperkuat komitmen kedua belah pihak. Menurut Marca, Xabi Alonso memandang Brahim sebagai elemen penting dalam pengembangan strategi dan menambah kedalaman skuad asuhannya. Sejatinya kontrak awal pemain Timnas Maroko tersisa hingga 2027. Namun, karena dianggap vital bagi tim, pemain 25 tahun menerima perpanjangan kontrak.

JUVE BERANI TAWAR GYOKERES 

Terbang ke Italia. Juventus mengambil langkah berani dengan mencoba membujuk Viktor Gyokeres, di tengah isu kedekatannya menuju London. Melaporkan dari Mirror, raksasa Italia itu ingin mendatangkan bomber Swedia dan telah mengindikasikan kepada perwakilan sang pemain bahwa mereka bersedia memenuhi tuntutan ekspektasi gajinya. Juventus berencana untuk mengajukan tawaran resmi senilai lebih dari 70 juta euro dalam beberapa hari mendatang sebagai upaya untuk mewujudkan kesepakatan dengan Gyokeres. 

PEDRO TETAP BERTAHAN DI LAZIO

Dari ibukota Roma, Lazio resmi memperpanjang kontrak Pedro Rodriguez semusim lagi hingga Juni 2026. Mengabarkan dari Tribal Football, perpanjangan tersebut diterima eks penggawa Barcelona setelah musim lalu tampil impresif dengan mencetak 14 gol dan tiga assist di semua ajang. Pemain berusia 37 tahun itu kembali bersatu dengan pelatih Maurizio Sarri yang disegani Pedro. Bagi Lazio, perpanjangan ini diharapkan memberikan kekuatan dan stabilitas di skuad Elang Ibukota. 

LEVERKUSEN SERIUS DEKATI QUANSAH

Bergeser ke Jerman. Bayer Leverkusen dilaporkan serius mempertimbangkan transfer bek tengah Liverpool, Jarell Quansah sebagai pengganti Jonathan Tah yang pindah ke Bayern Munchen. Melansir dari Get Football News Germany, Leverkusen kini tengah melakukan pembicaraan dengan Liverpool dan agen Quansah untuk opsi pinjaman atau transfer secara permanen. Nilai pasar dari bek muda 22 tahun ada di angka 40 juta pounds. Selain tak punya banyak kesempatan di Anfield, Leverkusen menyukai Quansah karena dianggap sosok yang dapat menambal lubang di pertahanan. 

FIFA TAKEDOWN FOTO PEMAIN PRO PALESTINA

Badan Sepak Bola Dunia, FIFA, mendapat kecaman setelah menghapus foto promosi gelandang Al Ahly, Hussein Al Shahat, yang mengenakan gelang bertuliskan “Free Palestine,” jelang Piala Dunia Antarklub 2025. Mengutip dari CNN Indonesia, tindakan tersebut memicu pro dan kontra, karena banyak pihak menilai dukungan terhadap Palestina adalah bentuk ekspresi politik yang sah. FIFA dikritik karena menutup pesan solidaritas di media sosial untuk menjaga netralitas turnamen. Keputusan ini memicu perdebatan luas soal regulasi ekspresi politik dalam olahraga. 

LANDZAAT DITAWARI JADI ASISTEN PELATIH AJAX

Sekarang menuju sepak bola Indonesia. Asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi asisten pelatih di klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, dan berpeluang bekerja kembali dengan rekannya, John Heitinga. Menurut Sindonews, kabar ini telah dikonfirmasi langsung oleh agen Landzaat. Jika benar terjadi, maka Landzaat akan kembali ke klub yang membesarkan namanya sebagai pemain. Meski bangga mengabdi untuk Indonesia, Landzaat belum memberi jawaban resmi terkait tawaran prestisius tersebut. 

TRAINING CENTER IKN DAPAT PENGHARGAAN FIFA 

PSSI berhasil meraih penghargaan Gold dari FIFA Forward Awards for Asian Member Associations berkat proyek pembangunan Training Center di Ibu Kota Nusantara (IKN). Mengabarkan dari Liputan6.com, Erick Thohir menuturkan bahwa ini merupakan kali pertama dalam sejarah sepak bola Indonesia menerima penghargaan dari FIFA buntut proyek training center di IKN. Dia pun menganggap pencapaian sebagai suntikan semangat untuk federasi dalam upaya terus membangun sepak bola Tanah Air menjadi lebih baik.

KIPER ATALANTA JADI TARGET UNITED SELANJUTNYA

Manchester United dikabarkan menjadikan kiper Atalanta, Marco Carnesecchi sebagai kandidat selanjutnya pengganti Andre Onana. Melansir dari Goal, Setan Merah siap menggelontorkan dana sekitar 40 juta euro untuk mendapatkan kiper 24 tahun yang tampil impresif bersama Atalanta. Langkah ini dianggap strategis, melihat sejumlah kandidat sebelumnya yang belum tertarik bergabung ke Old Trafford. Manchester United berharap kedatangan Carnesecchi bisa memperkuat lini pertahanan mereka jelang musim depan.

WEST HAM MENAWAR CALVERT-LEWIN

West Ham menyiapkan langkah untuk menawarkan kontrak bernilai besar kepada Dominic Calvert-Lewin untuk meninggalkan Merseyside musim depan. Mengutip dari Teamtalk, The Hammers telah berbincang dengan Everton terkait kemungkinan memboyong pemain 28 tahun. West Ham bisa saja menjadikan Calvert-Lewin pemain dengan penghasilan tertinggi keenam di West Ham. Kabarnya, ia akan mendapat gaji sekitar 100 ribu pounds per minggu. Kontrak sang pemain akan habis 30 Juni dan tampak tak ada tanda-tanda perpanjangan kontrak dari The Toffees

CHERKI TAK MAU DIBANDINGKAN DENGAN KDB

Setelah diboyong Manchester City, Rayan Cherki menegaskan bahwa ia bukan Kevin De Bruyne dan tak ingin dibandingkan dari segi apapun dengan gelandang serang Belgia itu. Menurut Bein Sports, Cherki hanya ingin menulis kisah kesuksesannya sendiri di bawah arahan Pep Guardiola. Datang dari Olympique Lyon, pemain 21 tahun itu menegaskan motivasinya untuk memburu banyak gelar bersama City. Bahkan, ia terinspirasi dengan Rodri untuk bisa mengikuti jejaknya sebagai penerima Ballon D’Or. 

KLUIVERT GANTIKAN WIRTZ DI LEVERKUSEN

Bayer Leverkusen dilaporkan tengah mengincar bintang Bournemouth asal Belanda, Justin Kluivert sebagai pengganti potensial Florian Wirtz yang berpaling ke Liverpool.  Melaporkan dari Mirror, Leverkusen disebut telah menghubungi Bournemouth untuk menanyakan tentang anak dari Patrick Kluivert ini. Langkah tersebut diambil karena Erik ten Hag mengidentifikasi eks pemain AS Roma sebagai sosok yang cukup sempurna menggantikan Wirtz. Justin menjadi salah satu tokoh kunci di balik musim yang mengesankan bagi Bournemouth dengan 12 gol dan 6 assist. 

XABI DIMINTA MADRID PAKAI BEK MUDA AKADEMI INI

Pindah ke Spanyol. Xabi Alonso diminta oleh Real Madrid untuk turut mengembangkan bakat pemain akademi La Fabrica musim depan. Salah satu konsentrasinya adalah mempromosikan bek muda 17 tahun,  Joan Martínez sebagai pilihan untuk lini pertahanan tim utama. Mengabarkan dari Football Espana, Martínez yang pulih dari cedera ACL mendapat pujian selama persiapan menuju Piala Dunia Antarklub. Nantinya, Martinez akan rutin berlatih dengan tim utama.  Langkah ini mencerminkan kepercayaan klub pada perkembangan bakat La Fábrica serta keinginan Alonso menghadirkan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.

PAIXAO REBUT PERHATIAN GASPERINI 

Bergeser ke Italia. Gian Piero Gasperini telah menargetkan Igor Paixao sebagai rekrutan barunya sebagai pelatih AS Roma. Melansir Football Italia, Gasperini merupakan pengagum Paixao dan telah memasukkannya ke dalam daftar saat ia masih melatih Atalanta. Gasperini terkesan dengan pemain Brasil 25 tahun yang musim lalu mencetak 18 gol dan 19 assist dalam 47 laga bersama Feyenoord. Mantan pemain Coritiba itu punya harga pasar di antara 30-35 juta euro. 

PSG TEMUKAN CONTOH KONSEP STADION BARU

Melompat ke Prancis. Paris Saint-Germain menemukan contoh konsep yang akan digunakan dalam pembangunan stadion baru mereka. Mengutip dari ESPN, PSG terkesima dengan desain SoFi Stadium di Los Angeles karena tak hanya menjadi fasilitas olahraga semata, tapi juga bagian dari venue hiburan dan pertunjukan. Les Parisiens menganggap stadion berkapasitas 70.000 penonton itu luar biasa dengan perpaduan teknologi tinggi yang menyertai stadion yang dibuka pada 2020 itu. Oleh karenanya, PSG menjadi SoFi Stadium sebagai percontohan bagi stadion baru mereka kelak. 

WASIT PRANCIS DIPASANGI KAMERA CEGAH KEKERASAN

Asosiasi Sepakbola Prancis akan memasang kamera tubuh pada wasit amatir di pertandingan tingkat lokal untuk melawan kekerasan dan pelecehan. Menurut Get Football News France, peralatan ini dipasang dengan tujuan sebagai sarana pencegah dan bukti bila terjadi insiden. Penggunaan kamera tubuh akan difokuskan di pertandingan lokal dengan risiko tinggi di beberapa daerah yang ditentukan. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan wasit yang bertugas. 

MALAYSIA NATURALISASI 37 PEMAIN LAGI 

Sekarang kembali ke Asia Tenggara. Federasi Sepak Bola Malaysia  dikabarkan berencana menaturalisasi 37 pemain lagi dengan mayoritas memiliki keturunan Argentina. Melaporkan dari Superball, langkah ambisius ini dinilai sebagai respons terhadap keberhasilan Harimau Malaya mengalahkan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027. Media Malaysia sempat menyuarakan kekhawatiran karena strategi ini mirip dengan pendekatan naturalisasi yang dilakukan Timnas Indonesia. Mereka menyarankan agar federasi tetap memperkuat pengembangan talenta lokal untuk menjaga keseimbangan antara naturalisasi dan regenerasi jangka panjang. 

VERDONK MASUK RENCANA FC UTRECHT

Sementara itu, bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk tengah dirumorkan bergabung dengan salah satu klub papan atas Eredivisie, FC Utrecht. Mengabarkan dari Suara.com, Verdonk menjadi target buruan setelah masuk dalam rencana pelatih Utrecht, Ron Jans. Ketertarikan Utrecht kepada bek keturunan Aceh itu didasari penampilan apiknya bersama NEC Nijmegen. Di musim 2024/2025, Verdonk tercatat tampil 33 kali dari total 34 laga di Eredivisie dan berhasil membukukan satu gol dan satu assist.

Ada Tijjani Reijnders! Begini Skuad Ngeri Manchester City Musim Depan

Saat klub-klub Premier League lain masih sibuk tawar-menawar dan baru dapat satu-dua pemain, Manchester City langsung tancap gas di bursa transfer. Baru saja ditinggal Kevin De Bruyne yang pindah ke Napoli, City langsung membalasnya dengan mendatangkan tiga pemain sekaligus.

Bukan nama sembarangan. Ada Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, dan gelandang berdarah Maluku, Tijjani Reijnders. Dan ini belum selesai. City juga sedang mencoba mengamankan Tino Livramento.

Dengan amunisi baru dan skuad yang sudah penuh bintang, City tampaknya siap jadi pesaing juara lagi. Tapi, seperti apa sebenarnya prediksi starting line-up mereka musim depan? Apakah tanpa De Bruyne akan ada perubahan besar? 

Semangat Perubahan Dari Pep

Setelah alami periode musim yang terburuk sejak pertama kali tiba di Etihad Stadium, Pep Guardiola dengan cepat melobi manajemen City untuk mendapatkan pemain-pemain impiannya. Itu semua jelas bertujuan untuk membangun tim yang jauh lebih proper dan solid dari musim sebelumnya. Sejumlah nama disodorkan ke kantor manajemen dengan segenap pertimbangan yang sudah dipikirkan Pep. 

Untungnya, semesta mendukung rencana perubahan yang digelorakan eks manajer Bayern Munchen. Hampir semua target operasi City bisa didatangkan tanpa gangguan yang berarti dari pesaing. Bisa dibilang win rate dari belanja pemain city kali ini ada di angka 90 persen. 

Nah, dengan kedatangan sejumlah wajah baru itu, Pep diprediksi akan mengandalkan formasi yang jadi kegemarannya di Manchester, yaitu 4-2-3-1. Piala Dunia Antarklub jadi wahana percobaan bagi Pep dalam meracik skuad yang pas mantap untuk musim 2025/26. Siapa saja yang menghuni setiap posisinya? 

Kiper : Ederson Moraes

Dari pos penjaga gawang, Ederson Moraes tetap menjadi pilihan pertama Pep di bawah mistar. Bertahannya kiper kedua Timnas Brasil jelas menjadi kabar bahagia bagi Pep. Pasalnya sejak pekan-pekan terakhir musim lalu, mantan pemain Benfica itu santer akan hijrah ke Liga Pro Saudi bersama Al-Nassr.

City bahkan sudah sempat terhubung dengan tiga calon pengganti Ederson, mulai dari Diogo Costa, Jan Oblak, hingga Joan Garcia. Namun, memasuki bulan Juni, Pep berhasil meyakinkan Ederson untuk bertahan demi membangun ulang kejayaan City yang runtuh.

Bicara soal kualitas, peraih tiga kali Golden Gloves Premier League itu patut disematkan sebagai tembok utama City, terutama di musim lalu. Dari 26 kali penampilan di liga, pria 31 tahun sanggup membukukan 54 kali penyelamatan dengan persentase 67,5 persen, akurasi umpan lumayan tinggi hingga 86,3 persen, dan tambahan 10 kali nirbobol. 

Dengan segudang pengalaman yang mumpuni, Ederson tentu disiapkan untuk menepis dan menghalangi bola yang datang membahayakan gawangnya. Tugas yang sepele baginya, daripada menghalangi rencana pemerintah mendirikan tambang nikel di Raja Ampat. 

Bek: Livramento, Dias, Akanji, Ait-Nouri

Dari kiper, sekarang maju ke kuartet lini belakang yang membantu Ederson mengawal pertahanan The Citizens. Mulai dari sektor bek kanan yang kemungkinan segera diisi oleh Tino Livramento.

Pemuda 22 tahun tersebut memang telah merebut hati Pep, sehingga pria botak asal Spanyol menempatkannya sebagai incaran utama di sektor kanan. Bahkan Pep telah menjadikan Livramento sebagai pengganti sepadan dari Kyle Walker yang berpotensi cabut. 

Negosiasi sementara ini masih berlangsung antara City dengan Newcastle United dengan nominal 40 juta pounds yang diminta The Magpies. Kendati sempat pikir-pikir melihat harga yang dipatok, City akhirnya tetap berusaha mengejarnya. Pertimbangannya karena bek 182 cm itu tampil menjanjikan dengan catatan 94 kali sapuan, 54 kali tekel, dan 23 kali intersepsi dari 37 laga Premier League musim lalu. 

Geser ke bek tengah, Pep tampaknya masih akan menduetkan Ruben Dias dan Manuel Akanji sebagai pilihannya. Duo ini kembali menemukan chemistry yang kuat di beberapa pertandingan terakhir musim lalu. Sebelum mempertemukan mereka, Pep sempat frustasi dengan buruknya koordinasi bek tengah. 

Semua disebabkan karena Dias yang bolak-balik absen cukup lama karena cedera. Alhasil, Pep terpaksa melakukan eksperimen, termasuk memaksakan Josko Gvardiol menjadi bek tengah. Dengan kembali pulihnya Dias, Akanji dijagokan menjadi tandemnya daripada John Stones yang mulai terpinggirkan. 

Sementara di pos bek kiri, Pep sudah pasti akan mempercayakan pemain barunya, Rayan Ait-Nouri. Datang dari Wolverhampton Wanderers seharga 31 juta pounds, bek berpaspor Aljazair itu ternyata sejak lama dipantau oleh Pep untuk menutup lemahnya lini kanan. 

Melihat pemain 24 tahun yang jadi kunci bertahannya Wolves dari jurang degradasi, Pep langsung memasukkannya dalam wishlist. Kini, sang pemain sudah sah berseragam biru langit dan diprediksi akan menggusur tempat Josko Gvardiol. 

Gelandang Bertahan: Rodri dan Tijjani Reijnders

Maju lagi menuju gelandang bertahan. Kalau untuk posisi ini, Pep pasti tak mungkin berpaling dari Rodri yang jadi harta karun City. Peraih Ballon D’Or 2024 itu sudah barang tentu akan mendapat garansi di sini, kalau bisa di semua laga yang dijalani City selanjutnya.

Itu bisa saja dilakukan Pep guna membuat Rodri tak terpikir lagi untuk mencari rumah baru. Tahu sendiri kan kalau Real Madrid dari musim lalu selalu saja berusaha menggoda pemain 28 tahun untuk pulang kampung ke Spanyol?

Pulihnya Rodri dari cedera ACL membuatnya kini mendapatkan tandem berkualitas yang dianggap akan melengkapinya di lini tengah City. Yap, dialah Tijjani Reijnders yang diterbangkan dari AC Milan dengan kocek 46 juta pounds. Baru beberapa saat setelah diperkenalkan, Opta sudah mencap Si Power Rangers Biru sebagai calon gelandang terbaik Premier League berikutnya.

Dalam analisisnya, Opta mendedahkan kalau pecinta nasi goreng itu mahir membelah garis pertahanan dengan umpan-umpannya yang akurat dan terukur. Sepanjang musim lalu di Serie A, Tijjani berhasil menembus pertahanan lawan dengan umpan lebih banyak daripada pemain lain, yakni 47 kali. 

Tak salah kalau kakak Eliano Reijnders ini mendapat penghargaan gelandang terbaik Serie A musim 2024/25. Jadi nggak sabar deh melihat ganasnya duet maut Rodri dan Tijjani di City. Soalnya, mereka berdua yang akan bertugas mengalirkan umpan manja untuk penyerang City. 

Gelandang Serang: Bernardo, Cherki, & Marmoush 

Sekarang masuk posisi gelandang serang. Orang pertama yang mimin jagokan masuk dalam posisi ini adalah Bernardo Silva. Bergabung dari AS Monaco sejak 2017, Bernardo adalah opsi yang tak perlu diragukan lagi bila diberi kepercayaan sebagai sayap kanan. 

Pemilik 102 caps bersama Timnas Portugal selama ini dikenal sebagai gelandang yang mobile. Bisa dilihat dari penempatannya yang bisa saja bertukar menjadi gelandang serang tengah atau gelandang bertahan di musim lalu, tapi tetap saja on perform

Di sebelah Bernardo ada nama baru yang digadang sebagai generasi penerus KDB, Rayan Cherki. City menaruh ekspektasi tinggi padanya untuk menjadi gelandang serang andalan di masa depan saat memboyongnya senilai 36 juta euro dari Lyon. 

Sempat dirumorkan akan berlabuh ke tetangga sebelah, City akhirnya yang jadi pemenang dalam memperebutkan Cherki, yang musim lalu mengemas 8 gol dan 11 assist dari 30 laga di Ligue 1. 

Sedangkan di sayap kiri jadi milik Omar Marmoush. Sang Egyptian Prince memang baru bergabung pada musim dingin, Januari lalu. Namun eks penggawa Eintracht Frankfurt itu seketika langsung nyetel dengan irama permainan yang diminta Pep. Dari 16 laga Premier League yang dijalani dari Januari sampai April, Marmoush membuat 7 gol dan 2 assist. 

Penyerang Tunggal: Erling Haaland 

Posisi terakhir adalah penyerang tunggal yang sudah di-booking untuk si pirang dari Norwegia, Erling Haaland. Kendati mengaku alami frustasi dengan penampilan City yang memburuk musim lalu, Haaland tetap saja mengerikan bagi bek musuh. Pencapaian 22 gol dari 31 laga memang bukan jadi yang terbanyak di liga, tapi Haaland tetap membuktikan ketajamannya di tengah kondisi tim yang semrawut. 

Musim depan, dengan semangat yang baru, eks bomber RB Salzburg ini siap untuk kembali mencetak lebih banyak gol bagi City. Menurut football lovers, akankah Manchester City meraih banyak kesuksesan dengan formasi ini?

fourfourtwo.com, sports.yahoo.com, bbc.com, skysports.com, goal.com, premierleague.com, mancity.com, manchestereveningnews.co.uk

Berita Bola Terbaru 16 Juni 2025 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN 

Paris Saint-Germain membungkam Atletico Madrid 4-0 di fase Grup B Piala Dunia Antarklub. Empat gol juara Liga Champions 2025 disumbangkan Fabian Ruiz menit 19, Vitinha menit 45+1, Senny Mayulu menit 87, dan penalti Lee Kang-In menit 90+7. PSG untuk sementara kuasai klasemen Grup B. 

Sementara Bayern Munchen berpesta pora 10-0 menghadapi Auckland City di Grup C. Jamal Musiala menjadi pencetak gol terbanyak dengan hattricknya, disusul, Kingsley Coman, Michael Olise, dan Thomas Muller dengan masing-masing mencetak dua gol, serta Sacha Boey dengan satu gol. Dengan hasil ini, pasukan Vincent Kompany pimpin sementara klasemen Grup C. 

KIPER AUCKLAND CITY ASLINYA PENJAGA GUDANG

Masih soal Auckland City. Ada fakta menarik dari kiper mereka, Conor Tracey yang sebetulnya berprofesi sebagai karyawan tetap penjaga gudang. Melansir dari Marca, Conor saat ini bekerja di sebuah gudang farmasi hewan di Selandia Baru. Menariknya, ia harus mengajukan cuti liburan tanpa mendapat gaji agar dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia Antarklub. Conor menjadi salah satu di antara sejumlah pemain Auckland yang berstatus semiprofesional alias punya pekerjaan lainnya.

TIGA TIM EPL REBUTAN GARNACHO

Dari Inggris, Alejandro Garnacho telah memutuskan untuk tetap bertahan di Premier League setelah masa depannya semakin tak menentu bersama Manchester United. Mengutip dari Daily Mail, prioritas Garnacho adalah menetap di Inggris. Sederet klub seperti Chelsea, Aston Villa, dan Tottenham Hotspur dilaporkan serius mengawasi pemain sayap Argentina. United mematok Garnacho 70 juta pounds yang membuat Napoli dan Bayer Leverkusen mulai mundur karena tak cocok dengan harga tersebut. 

WATKINS AKUI CINTA SAMA ARSENAL 

Ollie Watkins tidak memungkiri rasa cintanya terhadap Arsenal, dan sekarang tampaknya The Gunners akan melakukan upaya baru untuk merekrut penyerang Aston Villa tersebut. Menurut Mirror, Arsenal berusaha mendapatkan Watkins setelah gagal Januari lalu. Pemain 29 tahun kembali diperhitungkan setelah upaya untuk mendatangkan Viktor Gyökeres gagal karena harga tinggi dari Sporting CP. Sebagai penggemar berat Arsenal dari kecil, kepindahan ke Emirates Stadium mungkin sulit ditolak oleh Watkins. 

MOURINHO AJAK SON KE TURKI 

Sementara itu, Jose Mourinho dikabarkan sudah bertemu langsung dengan Son Heung‑min untuk membahas potensi kepindahannya dari Tottenham ke Fenerbahce. Melaporkan dari Tribalfootball, Fenerbahce siap menebus pemain Timnas Korea Selatan dengan harga sekitar 30 juta euro, plus gaji yang lebih tinggi padanya. Son dikenal memiliki hubungan yang dekat dengan The Special One semasa menukangi Spurs. Kini, eks pemain Bayer Leverkusen itu terbuka untuk pergi setelah tak senang dengan pemecatan Ange Postecoglou. 

ROMERO TERANCAM TAK JADI KE ATLETICO

Masih soal pemain Tottenham Hotspur. Proses kepindahan Cristian Romero menuju Atletico Madrid terancam tak jadi, setelah Los Colchoneros mulai mendekati Piero Hincapie dari Leverkusen. Mengabarkan dari Goal, Atletico hampir mencapai kesepakatan untuk merekrut Hincapie yang berpotensi mengesampingkan transfer Romero. Diego Simeone disebut menyukai fleksibilitas pemain Ekuador tersebut yang dapat bermain sebagai bek tengah dan bek kiri. Berpindahnya target Simeone untuk lini belakang timnya membuat peluang Romero pindah ke Spanyol mengecil. 

TER STEGEN BERSEDIA MENUJU GALATASARAY

Beralih ke Spanyol. Marc‑Andre Ter Stegen diisukan mulai bersedia pindah ke Galatasaray dan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan raksasa Turki. Melansir dari Football Espana, Kedatangan Joan Garcia membuatnya terdepak sehingga berpotensi alami minim jam bermain musim depan. Ter Stegen jelas ingin mengamankan posisinya di Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026 dengan cara mencari tim baru. Galatasaray sendiri tertarik menampungnya secara gratis, sementara Barcelona bersedia memutus kontrak demi menghemat gaji besar Ter Stegen selama tiga tahun sisa kontraknya. 

MADRID RENCANAKAN BOYONG KONATE

Real Madrid kembali melancarkan serangan kepada Liverpool dengan menyusun rencana mendatangkan pemain lagi dari Anfield. Menurut Goal, setelah mengamankan Trent Alexander Arnold, Los Merengues  dikabarkan membidik Ibrahima Konaté saat kontraknya habis musim panas 2026, karena sang bek Prancis disinyalir menolak tawaran perpanjangan kontrak. Madrid berencana untuk menambal kekurangan di bek tengah dengan kedatangan Konate. Sementara Liverpool dilaporkan ketar-ketir karena takut Konate akan pergi dengan gratis juga ke Madrid seperti Trent. 

FIORENTINA DI ANTARA IMMOBILE DAN DZEKO 

Terbang ke Italia. Usai menemukan kandidat pelatih baru, Fiorentina bergerak cepat untuk menggaet bomber di jendela transfer musim panas. Mengutip dari Corriere Dello Sport, prioritas utama La Viola kini adalah mendatangkan Ciro Immobile dari Besiktas. Dengan pengalaman mumpuni di Serie A, Fiorentina ingin memulangkan Immobile dari Istanbul. Namun, Fiorentina juga mempertahankan minat mereka terhadap Edin Dzeko yang mulanya sempat diisukan menuju Bologna. Penyerang Bosnia Herzegovina itu menjadi opsi cadangan bila gagal mendaratkan Immobile. 

JUVENTUS PAGARI YILDIZ LEBIH LAMA

Juventus tengah siap memperpanjang kontrak Kenan Yildiz hingga 2030, dengan nominal gaji yang meningkat dua kali lipat menjadi sekitar 3–4 juta euro per musim. Mengabarkan dari La Gazzetta Dello Sport, Keputusan ini diambil La Vecchia Signora untuk mencegah klub-klub Premier League membajak talenta asal Turki tersebut. Yildiz yang mengenakan nomor 10, tampil cukup impresif di Serie A musim lalu dan menjadi andalan di Piala Dunia Antarklub kali ini. Yildiz memang digadang menjadi nama besar yang harum di Juventus. Maka dari itu, Juve memagarinya dengan kontrak jangka panjang.

ZABARNYI SETUJU GABUNG, PSG GIRANG

Bergeser ke Prancis. Paris Saint‑Germain telah mencapai kesepakatan pribadi dengan bek Bournemouth berusia 22 tahun, Illia Zabarnyi. Melaporkan dari Tribalfootball, pemain asal Ukraina itu sudah setuju dengan kontrak lima tahun yang disodorkan oleh PSG. Saat ini, negosiasi biaya transfer belum dimulai, karena Bournemouth tampaknya belum bisa merelakan kepergian sang pemain. PSG mungkin baru akan fokus merampungkan transfer Zabarnyi ke Parc des Princes seusai Piala Dunia Antarklub. 

PEMAIN PARIS FC DAPAT JAM TANGAN DAN TAS MEWAH

Dari sisi Paris lainnya, Paris FC yang dimiliki oleh keluarga Arnault, merayakan promosi mereka ke Ligue 1 musim depan dengan memberikan hadiah mewah kepada para pemainnya. Melansir dari L’equipe, presiden klub Pierre Ferracci mengumumkan pemberian hadiah berupa jam tangan Hublot, tas Louis Vuitton, dan sepatu Berluti kepada para pemain. Barang-barang mewah tersebut berasal dari merek LVMH yang dimiliki keluarga Arnault. Hadiah itu diberikan sebagai penghargaan atas kerja keras para pemain Paris FC musim lalu. 

AL-HILAL BERANI BAYAR GAJI OSIMHEN SEGINI 

Melompat ke Jazirah Arab. Al-Hilal siap menawarkan Victor Osimhen gaji dengan nominal selangit. Kabarnya, gaji itu sebesar 50 juta euro per musim. Upaya ini dilakukan agar Osimhen mau bergabung dengan mereka. Mengutip dari Football Italia, langkah ini dilakukan Al-Hilal setelah penyerang Nigeria sebelumnya menolak tawaran gaji sebesar 30 juta euro per musim. Simone Inzaghi masih berusaha mendatangkan Osimhen selama musim panas dan tetap yakin dapat membujuknya untuk datang ke Liga Pro Saudi.

PALERMO MAU PERMANENKAN EMIL 

Sekarang dari kabar pemain Timnas Indonesia. Berkat tampil impresif selama masa peminjaman dengan catatan tiga clean sheet dari 15 laga Serie B, Emil Audero kabarnya akan segera dipermanenkan oleh Palermo. Mengabarkan dari Okezone, Palermo berniat mempermanenkannya melalui skema pinjaman dengan opsi wajib beli bila promosi ke Serie A musim 2026/27 terwujud. Palermo memang sedang membangun timnya untuk meraih tiket promosi. Salah satu pondasi yang ingin dipertahankan musim depan adalah Emil. Selain itu, Palermo kabarnya juga akan merampungkan kesepakatan dengan pelatih baru, Pippo Inzaghi. 

DEAN JAMES MAKIN MERAPAT KE YUNANI

Masih dari punggawa Skuad Garuda, ada Dean James yang hampir dipastikan hijrah ke Yunani untuk bermain di AEK Athens. Kabarnya, AEK tinggal merampungkan beberapa detail kecil sebelum akhirnya meresmikan transfer ini. Kabarnya, AEK merogoh kocek sekitar 2 juta euro untuk transfer ini. Mengutip dari  Bolasport, Dean dikabarkan telah setuju secara pribadi dengan kontrak yang disodorkan oleh AEK Athens. Dan kini tinggal menunggu hasil negosiasi dengan Go Ahead Eagles. Jika jadi pindah ke ibukota Yunani, bek 25 tahun itu akan satu tim dengan eks penggawa Manchester United, Anthony Martial. 

BENFICA SIAP BAJAK PELATIH WOLVES

Wolves kabarnya berpotensi kehilangan sang pelatih, Vitor Pereira. Itu karena sang manajer mendapat minat yang tinggi dari klub Portugal, Benfica. Dilansir The Sun, Benfica kini sedang di Amerika Serikat untuk tampil di Piala Dunia Antarklub. Jika klub gagal di kompetisi tersebut, petinggi Benfica siap mengevaluasi Bruno Lage. Benfica yang terpukau dengan kinerja Vitor pun siap mengambil langkah konkret untuk membajak sang pelatih. Benfica kabarnya tak keberatan dengan biaya kompensasi yang diminta Wolves.

JIKA GAGAL DAPATKAN MBEUMO, MU KEJAR 2 PEMAIN INI

Manchester United mulai mendapat gangguan dari Tottenham dalam mengejar Bryan Mbeumo. Jika gagal mendapatkan bintang Brentford itu, United kabarnya sudah menyediakan dua opsi lain. Dua pemain yang dimaksud adalah Antoine Semenyo dan Eberechi Eze. Dilansir Give Me Sport, kedua pemain pun kabarnya terbuka untuk meninggalkan klub di musim panas kali ini. Kabarnya, kedua pemain itu sama-sama bisa ditebus dengan angka 65 juta pound. Namun, prioritas utama United tetaplah Mbeumo.

SPURS JUGA INGINKAN WISSA

Bukan cuma Bryan Mbeumo, Thomas Frank kabarnya juga akan membawa Yoane Wissa ke Tottenham. Dilansir Give Me Sport, pihak Spurs telah melakukan pembicaraan internal mengenai kemungkinan untuk mendatangkan Wissa. Performa Wissa selama musim lalu sangatlah menawan. Ia mencetak 20 gol di semua kompetisi, dimana 19 diantaranya dicetak di Premier League. Maka dari itu, Thomas Frank ingin bekerjasama dengannya lagi di London Utara.

SUAREZ BERI NASEHAT PADA YAMAL

Dari Inggris, kita bergeser ke Spanyol dimana ada Luis Suarez yang memberikan nasehat kepada juniornya, Lamine Yamal. Dilansir Goal, Suarez, selaku pemain yang lebih senior dan pernah berseragam Barcelona, memberikan beberapa pesan penting untuk pemain muda yang sedang naik daun itu. “Lamine adalah pemain yang menunjukkan kedewasaan di usia muda dibandingkan dengan yang lain. Tapi ia harus terus menikmati dirinya sendiri dan terus memperoleh pengalaman agar dapat terus berkembang. Masih ada hal-hal yang perlu dipelajari, seperti yang kita semua pelajari saat berusia 18, 20, atau 25 tahun” ujar Suarez.

THIAGO ALCANTARA BAKAL BALIK KE BARCA

Masih dari Barcelona, ada kabar yang mengatakan bahwa Thiago Alcantara kabarnya akan segera kembali ke Barcelona. Namun, bukan sebagai pemain, melainkan asisten pelatih dari Hansi Flick. Dilansir Tribalfootball, Thiago sebetulnya sempat menjadi asisten pelatih Hansi Flick di awal musim 2024/25. Namun, itu tak bertahan lama. Sebab, ia tak memiliki izin kerja yang sah kala itu. Namun, kini pembicaraan antara Barcelona dan Thiago kembali dimulai. Mantan gelandang Barca itu akan bergabung dengan staf Hansi Flick dalam peran yang lebih formal. Tentunya jika persyaratan dapat disepakati.

ANTARKAN PROMOSI, PELATIH CREMONESE DIPECAT

Spanyol sudah, kini kita beralih ke Italia untuk membahas klub promosi musim depan, Cremonese. Dilansir Football Italia, Cremonese telah mengumumkan kalau klub telah memecat Giovanni Stroppa. Padahal, sang pelatih lah yang membawa Cremonese kembali ke Serie A musim depan. Hal ini sudah dikonfirmasi lebih dulu oleh Stroppa. Ia menggambarkan pengalaman bersama Cremonese sebagai pengalaman luar biasa di sepakbola Italia. “Saya tidak akan fokus pada alasan perpisahan ini, tetapi lebih berkonsentrasi pada hasil yang telah kita capai dengan segenap kekuatan kita.” kata Stroppa.

GALATASARAY PANTAU ÇALHANOĞLU

Salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Inter Milan, yakni Hakan Calhanoglu kabarnya sedang diminati oleh klub dari negara asalnya, Galatasaray. Dilansir Gazzetta, Galatasaray dikabarkan sedang mempelajari kemungkinan untuk memulangkan Calhanoglu ke Turki. Inter pun kabarnya tidak menahan kepergian sang pemain. Mereka menginginkan biaya sekitar 40 juta euro bagi siapa pun yang berminat memboyongnya. Pembicaraan pun masih tahap awal. Calhanoglu belum merespon apa pun soal ini.

TIJJANI: MILAN TETAP DIHATIKU, TAPI…

Setelah merampungkan kepindahan ke Manchester City, Tijjani Reijnders memberikan pesan kepada AC Milan. Dilansir Football Italia, Tijjani merasa bahagia bisa bermain untuk tim sekelas Manchester City yang berlaga di kompetisi terbaik di Eropa. Dirinya ingin meraih mimpinya dalam karir sepakbola. Dan City dirasa bisa membantunya untuk mencapainya lebih cepat. Selain itu, ia juga memberikan pesan kesan untuk mantan timnya, Milan. Klub yang bermarkas di San Siro itu akan selalu berada di hati Tijjani. Ia tak akan pernah bisa melupakan musim-musim yang indah bersama Milan. Namun, pindah ke City adalah pilihan yang mudah. “Milan memang dipenuhi dengan hal-hal baik. Namun, anda juga harus melihat aspek olahraganya.” kata Tijjani.

MALAYSIA INGIN NATURALISASI PEMAIN ATHLETIC BILBAO

Masih dari Eropa, tapi kali ini melibatkan sepakbola Malaysia. Menurut CNN Indonesia, Malaysia sedang mempelajari kemungkinan untuk menaturalisasi bintang muda Athletic Bilbao. Pemain yang dimaksud adalah Mikel Jauregizar. Setelah merekrut Facundo Garces, Imanol Machuca, Jon Irazabal, Joao Fugueiredo, dan Rodrigo Holgado, Malaysia membidik Jauregizar. Pemain berusia 21 tahun itu diklaim memiliki keturunan Malaysia. Akan tetapi tidak ada penjelasan rinci dari mana darah Malaysia itu berasal. Apabila Jauregizar mendapatkan kewarganegaraan Malaysia, maka pemain kelahiran Bermeo, Spanyol, itu bakal mengalahkan Mees Hilgers, sebagai pemain termahal di ASEAN. Market Value Hilgers hanya di angka 6,5 juta euro. Sedangkan Mikel berada di angka 30 juta euro.

VANENBURG PANGGIL 4 PEMAIN SENIOR UNTUK PIALA AFF U-23

Setelah jeda kompetisi, beberapa pemain senior Garuda bisa saja berpeluang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23. Garuda Muda kini sedang mempersiapkan diri jelang turnamen Piala AFF U-23. Dilansir Radar, Gerald Vanenburg mempertimbangkan untuk memanggil empat pemain senior yang usianya masih sesuai dengan batas U-23. Pemain tersebut adalah Marselino Ferdinan yang berusia 20 tahun, serta Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Rafael Struick yang berusia antara 21 sampai 22 tahun. Mereka memiliki kesempatan untuk dipanggil karena punya pengalaman di level senior yang bisa jadi aset berharga bagi tim muda.

 

Pertahanan Mulai Digembosi! Bournemouth Tak Lagi Jadi Pembunuh Raksasa?

Bournemouth tampaknya sedang mengalami situasi yang amat pelik di bursa transfer musim panas kali ini. Pasalnya, sejumlah bek yang menjadi andalan di lini belakang sepanjang musim lalu perlahan mulai pergi meninggalkan Vitality Stadium. Sedikit demi sedikit sektor pertahanan The Cherries mulai digembosi oleh tim lainnya. 

Padahal di musim 2024/25, area pertahanan menjadi kunci keberhasilan bagi pasukan Andoni Iraola menjadi giant killer hingga berakhir di peringkat 10 besar Premier League. Deretan lini serang Bournemouth memang bisa dibilang lumayan ngeri dengan kehadiran goal getter macam Evanilson, Antoine Semenyo, hingga Justin Kluivert. 

Namun, tanpa sokongan pertahanan yang baik dari deretan bek yang memutuskan pergi, Bournemouth jelas tak mungkin menjelma menjadi kuda hitam yang menyusahkan tim-tim papan atas. Pantas rasanya kalau Andoni Iraola sampai dibuat pusing tujuh keliling dengan fenomena eksodus bek asuhannya itu. 

Lalu, siapa saja bek kunci Bournemouth yang menghilang dari tim musim depan? Dan seberapa besar dampak yang dirasakan Bournemouth akibat melepas mereka? 

Huijsen dan Banderol 1 Triliun Rupiahnya

Bek pertama yang mengucapkan selamat tinggal pada Bournemouth sudah jelas adalah Dean Huijsen. Datang dari Juventus dengan harga 12,6 juta pounds di bursa transfer musim lalu, Huijsen awalnya sama sekali tak pernah disangka akan meledak menjadi bek tengah dengan performanya yang amat mencolok. Hal itu dilihat dari penampilanya bersama Juventus dan AS Roma semasa peminjaman yang belum menunjukkan sesuatu yang wah. 

Andoni Iraola justru menginginkan pemuda 20 tahun itu ada di dalam timnya agar bisa dipoles lagi menjadi bek tengah yang handal di masa depan. Iraola benar-benar menepati janjinya untuk mengupgrade kemampuan Huijsen. 

Sempat kesulitan beradaptasi di awal musim, jebolan akademi Malaga ini seketika menjadi salah satu bek tengah paling konsisten di Premier League, setelah menggantikan peran reguler Marcos Senesi yang cedera mulai Desember 2024. 

Sejak saat itu, penggemar berat Sergio Ramos itu mulai menarik perhatian Premier League dengan turun sebanyak 32 laga, dengan bisa mengemas 3 gol dan 2 assist. Banyak yang terhentak kaget melihat lonjakan drastis penampilan Huijsen yang sedari awal bukanlah pilihan pertama di bek tengah. 

Urusan tugas pokoknya mengawal pertahanan Bournemouth, Huijsen dengan memukau berhasil menciptakan statistik yang luar biasa untuk bocah seusianya. Pemuda setinggi 197 cm itu membukukan 36 kali tekel dengan persentase 72 persen, 194 kali sapuan, 116 kali menang duel, dan 51 kali intersepsi selama musim lalu. 

Kemampuan Huijsen dalam membaca ritme permainan adalah hal yang membuatnya menonjol. Belum lagi kelihaiannya untuk melihat peluang intersepsi dan mengeksekusi gerakan juga merupakan bagian penting dari dirinya. Statistik yang membuatnya ideal untuk diminati oleh klub yang lebih besar dari Bournemouth.

Tak mengherankan kalau Real Madrid sampai kepincut dengan Huijsen dan berani untuk mendekatinya. Bournemouth memang sudah memagarinya dengan klausul pelepasan senilai 50 juta pounds atau kurang lebih 1 triliun rupiah, mengingat kontraknya yang masih sampai 2030. Tapi, bukan Madrid namanya kalau tak berani menebus nilai yang sepele bagi mereka itu. 

Gayung pun bersambut setelah Huijsen sendiri memang sangat terbuka untuk berlabuh ke Santiago Bernabeu dan mengenakan jersey kebesaran Madrid. Los Merengues menyetujui kesepakatan yang diminta Bournemouth, dan Huijsen kini bersiap memulai debutnya bersama Madrid di Piala Dunia Antarklub. 

Bagi Bournemouth, transfer Dean Huijsen bisa bermakna ganda. Di satu sisi, mereka untung besar secara finansial karena menerima gepokan duit bernilai fantastis dari Madrid. Namun, di lain sisi, kehilangan Huijsen juga bisa jadi pukulan bagi Iraola jika ia gagal menemukan pengganti yang sepadan dengan Huijsen di bursa transfer.

Milos Kerkez dan Calon Penerus Robbo 

Dari Dean Huijsen, kini menuju Milos Kerkez yang berpeluang besar melepas jersey Bournemouth musim depan. Bergabung dari AZ Alkmaar musim 2023/24, bek kiri berpaspor Hungaria itu namanya kini semakin mencuat, terutama setelah penampilannya yang cukup mengesankan bersama Bournemouth musim lalu. 

Iraola dianggap berhasil mengembangkan potensi besar yang dimiliki oleh pemain muda berdarah Serbia ini. Sejak bergabung dari Eredivisie, Kerkez telah menunjukkan kebolehannya yang serba bisa, baik dalam seni bertahan maupun membantu aliran penyerangan. 

Khusus musim 2024/25, pemuda 21 tahun itu menunjukkan konsistensi yang luar biasa selama 38 laga di Premier League. Sebagai bek kiri, ia tidak hanya punya tugas menjaga area pertahanan, tetapi juga aktif membantu membangun penyerangan The Cherries. Terbukti dengan catatan 2 gol dan 6 assist yang menambah kontribusinya sangat berarti. 

Statistik menunjukkan bahwa Kerkez memiliki kemampuan transisi yang sangat baik antara bertahan dan menyerang. Pemain kelahiran tahun 2003 mencatatkan persentase progressive carries mencapai 77 persen, yang menunjukkan kemampuannya dalam mengalirkan bola secara progresif ke depan.

Di sisi pertahanan, ia juga memiliki catatan interceptions yang mengesankan, mencapai 72 persen per laga. Ini menunjukkan bahwa Kerkez tak hanya efektif dalam menyerang, tetapi juga begitu kuat dalam bertahan.

Salah satu aspek yang membuat Kerkez dianggap sangat cocok untuk bermain di Premier League adalah daya eksplosifnya yang kuat. Kecepatan dan ketangkasan Kerkez memungkinkan ia bersaing dengan pemain-pemain terbaik lainnya di liga. Berkat performa impresifnya, Kerkez menjadi incaran klub besar, termasuk Liverpool. 

The Reds bahkan sedang dalam pembicaraan serius dengan Bournemouth untuk merekrut Kerkez dan kesepakatan tersebut tampaknya tinggal menunggu waktu saja. Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes tengah menggodok kesepakatan potensial senilai 45 juta pounds untuk Kerkez, yang diplot dapat menggantikan Andy Robertson sebagai bek kiri pilihan pertama Arne Slot musim depan.

Menyusul ketertarikan dari juara Premier League, Kerkez dilaporkan mengundurkan diri dari panggilan Timnas Hungaria demi segera menyelesaikan kesepakatan dengan raksasa Merseyside. 

Ilya Zabarnyi dan Ketertarikan Dari Juara Eropa 

Bek terakhir yang bikin Bournemouth ketar-ketir karena terbuka untuk hengkang adalah Ilya Zabarnyi. Sebelum musim 2024/25 bergulir, mungkin tak banyak yang mengenal bek tengah 22 tahun asal Ukraina ini. Namanya mulai melesat setelah tampil 36 laga di Premier League dengan menciptakan duet yang menakutkan bagi musuh dengan Dean Huijsen di tengah. 

Didatangkan dari Dynamo Kyiv pada 2023, pemilik 49 caps bersama Timnas Ukraina itu mampu menghasilkan 52 kali tekel dengan persentase mencapai 69 persen, melakukan 179 kali percobaan sapuan, 41 kali intersepsi, dan 142 kali unggul duel sepanjang musim lalu. Belum lagi tambahan capaian 157 kali recoveries dan menang 77 kali duel area. 

Rupanya, pencapaian tersebut sudah cukup membuat Zabarnyi mendapatkan minat klub kaya Prancis dan juara Liga Champions musim lalu, Paris Saint-Germain. PSG menargetkan Zabarnyi pada bursa transfer musim panas ini. Raksasa Ligue 1 tersebut ingin memperkuat jantung pertahanan mereka dan telah mengidentifikasi Zabarnyi sebagai opsi potensial. 

Bahkan, Les Parisiens disinyalir sudah menunjukkan minat untuk merekrut Zabarnyi sejak musim lalu, tetapi kepindahannya tidak pernah terwujud. Kali ini, PSG bersiap memberikan penawaran senilai 40 juta euro kepada Bournemouth demi Zabarnyi yang diproyeksi menjadi pengganti Marquinhos di skema Luis Enrique. 

Dampak Yang Dirasakan Bournemouth 

Dengan kehilangan ketiga bek tadi, Bournemouth dihadapkan dengan kondisi pertahanan yang tak lagi sekuat musim lalu. Padahal menurut statistik yang dihimpun dari Fotmob, Bournemouth berada di urutan kedua jumlah intercept terbanyak dengan jumlah 351 dengan nilai 9,2. Jumlah tersebut hanya kalah dari Manchester United di nomor satu dengan jumlah 358 intercept dengan nilai 9,4. 

Kemudian secara persentase tekel sukses, Bournemouth ada urutan sepuluh dengan angka 57,7 persen, lagi-lagi hanya kalah dari United. Sementara untuk urusan sapuan, Bournemouth ada posisi tujuh dengan melakukan 986 kali sapuan. Apabila tidak segera menemukan pengganti yang sepadan dari tiga bek yang hengkang, bukan tak mungkin Bournemouth tak lagi bergelar The Giant Killer musim depan. 

skysports.com, bbc.com, mirror.co.uk, fourfourtwo.com, lequipe.fr, sports.yahoo.com