Beranda blog Halaman 111

Indonesia Wajib Waspada! Tony Popovic Latih Australia

0

Pengunduran diri Graham Arnold dari jabatan pelatih utama Timnas Australia bisa jadi alarm bahaya bagi Timnas Indonesia. Australia dikabarkan telah menunjuk pelatih pengganti yang profilnya cukup menjanjikan. Pelatih baru tersebut merupakan salah satu pelatih bagus di Asia bernama Tony Popovic.

Apabila mantan pemain Crystal Palace ini bisa mengembalikan performa Socceroos, kesempatan Timnas Indonesia masuk ke Piala Dunia bisa saja pupus begitu saja. Terlebih, Indonesia masih harus bertemu sekali lagi dengan mereka. Lantas, seperti apa sebenarnya Tony Popovic ini? Mari kita bahas.

 

Profil Tony Popovic

Tony Popovic bukanlah nama yang asing dalam khazanah sepak bola Australia. Pelatih kelahiran 1973 tersebut merupakan mantan bek Socceroos dengan catatan 59 caps. Popovic memulai karirnya di Sydney United dan pada usia 20 tahun, ia ditunjuk sebagai kapten tim. Di usia semuda itu, ia dinilai sudah cukup matang dan memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus.

Setelahnya Popovic sempat bermain untuk raksasa Jepang, Sanfrecce Hiroshima, sebelum akhirnya digaet oleh klub London Selatan, Crystal Palace pada tahun 2001. Karirnya di Inggris juga cukup bagus. Popovic merupakan sosok penting di lini belakang The Eagles. Ia berhasil membantu Palace untuk meraih promosi ke Premier League musim 2002/03.

Di Selhurst Park pun, Popovic pada akhirnya ditunjuk sebagai kapten tim. Uniknya, dia pernah memimpin Crystal Palace mengalahkan skuad Miracle of Istanbul-nya Liverpool pada 27 April 2005. Popovic berhasil menghalau peluan-peluang Liverpool sehingga pertahanannya aman. Akhirnya, The Reds harus kalah 1-0 di Selhurst Park.

Setelah lima musim bersama Palace, Popovic menjadi musafir, dari Al-Arabi SC hingga Sydney FC. Pada tahun 2008, Popovic pensiun dan langsung diangkat sebagai asisten pelatih. Namun, saking dekatnya sosok Popovic dengan Crystal Palace, Dougie Freedman akhirnya membawa kembali ke London untuk menjadi asisten pelatih.

Setelah itu, Popovic pulang ke Australia dan Western Sydney mempercayakannya sebagai seorang pelatih kepala pada tahun 2011. Kesempatan ini tak disia-siakan olehnya. Dimotori oleh mantan pemain Manchester City, Aaron Mooy, Popovic membawa klub ini menjadi juara AFC Champions League pada tahun 2014.

Hasil ini berhasil membuat Popovic dan Western Sydney menjadi pelatih dan klub Australia pertama yang menjuarai kompetisi ini. Tak hanya itu, AFC juga menghadiahi Popovic sebagai AFC Coach of The Year 2014. Setelah 6 tahun bersama Western Sydney, Popovic akhirnya mengembara. Sebelum ditunjuk sebagai pelatih kepala Socceroos, Popovic sempat melatih beberapa klub, yakni Karabukspor, Perth Glory, AO Xanthi, dan Melbourne Victory.

 

Gaya Bermain

Lantas, seperti apa gaya bermain dari Tony Popovic ini? Sebenarnya, taktik Popovic bukanlah sesuatu yang baru dan revolusioner. Popovic bermain dengan mengandalkan penguasaan bola, skema yang jamak dipakai oleh pelatih modern pada umumnya. Namun, dengan skema ini, Popovic bisa mendapatkan 3 kali gelar A-League Coach of the Year. Angka tersebut menjadikannya sebagai satu dari dua pelatih dengan gelar pelatih terbaik terbanyak. Satu pelatih sisanya adalah Graham Arnold.

Saat melatih tim terakhirnya, Melbourne Victory, Popovic sering memainkan skema 4-2-3-1 dan terkadang 4-4-2. Selama memakai taktik ini, tim Popovic memiliki rataan penguasaan bola di angka 60%. Artinya, Popovic akan memilih bermain proaktif dan berusaha mendominasi lawan.

Popovic akan bermain melebar. Ia akan memanfaatkan kelebaran lapangan untuk memaksa tim lawan membuka ruangnya. Dari ruang-ruang yang terbuka inilah, anak asuh Popovic mulai menyisir jantung pertahanan lawan. Terlebih, Popovic juga ditopang dengan winger yang memiliki kelincahan. Anak asuh Popovic akan mengincar kotak penalti, sebab dari dalam kotak penalti lah tembakan ke gawang baru boleh dilancarkan.

Popovic juga punya cara untuk mengatasi tim yang bermain low block dan menumpuk pemainnya di belakang. Di poin ini, Shin Tae-yong harus waspada. Sebab, Indonesia bermain dengan cara seperti ini saat menghadapi Socceroos. Apalagi untuk pertemuan kedua, Tim Garuda harus bertandang ke markas lawan.

Lantas, seperti apa memang taktik Popovic untuk membongkar tim yang bermain low block seperti Timnas Indonesia? Untuk membongkar tim semacam ini, Popovic akan memerintahkan anak asuhnya untuk meningkatkan tempo permainan. Passing mereka akan dilakukan lebih cepat, terutama di area sekitar kotak penalti. Mereka akan menguji fokus lawan habis-habisan. Jay Idzes dan kolega benar-benar harus berhati-hati.

Lalu, apakah profil dan skema Tony Popovic ini bisa dan cocok untuk dimainkan oleh Timnas Australia? Cocok-cocok saja. Terlebih, sayap-sayap Socceroos saat ini sudah memenuhi salah satu prasyarat dalam skema Popovic, yakni sayap yang lincah. Nestory Irankunda dan Awer Mabil adalah salah satunya. Nama terakhir malah cukup berbahaya.

Pada laga melawan Timnas Indonesia lalu, Awer Mabil cukup pintar mengeksploitasi bek kiri Indonesia. Sayangnya, anak asuh Graham Arnold saat itu terlihat cukup kebingungan untuk mendobrak kotak penalti. Mereka lebih memilih melakukan umpan lambung ke jantung pertahanan Indonesia, alih-alih melakukan kombinasi cepat ala Tony Popovic. 

 

Yang Harus Diwaspadai oleh Timnas Indonesia

Tugas pertama Tony Popovic baru akan ia jalani pada pertengahan Oktober nanti. Socceroos akan menjamu Tiongkok dan kemudian akan bertandang ke Saitama Stadium untuk menantang Jepang. Kemenangan melawan Tiongkok akan menjadi modal penting Australia untuk melanjutkan perjuangannya di Grup C. Sebab, kemenangan akan membuat kepercayaan diri mereka meningkat.

Dengan meningkatnya kepercayaan diri, mengalahkan Jepang tampaknya bukan sesuatu yang mustahil-mustahil amat buat Socceroos. Hanya karena performa mereka sedang melandai, kita tak boleh lupa bahwa Australia adalah negara dengan level yang setara dengan Tim Samurai. Apabila Australia berhasil menumpas Tim Samurai, ini akan membahayakan Indonesia.

Kok bisa? Pertama, dengan menangnya Australia melawan Jepang, artinya mereka akan memiliki potensi poin yang lebih banyak dari Timnas Indonesia. Sebab, bagi Tim Garuda, mengalahkan Jepang sepertinya masih menjadi sesuatu yang tampak jauh di depan mata. Belum terlihat sama sekali hilalnya. Oleh karena itu, Australia bisa memiliki 3 poin yang sepertinya sulit untuk ditiru karena yang dilawan adalah Jepang.

Dengan potensi poin yang lebih tinggi ini pula, posisi Indonesia di papan tengah Grup C bisa terganggu. Indonesia yang sebenarnya bisa berpotensi finis di posisi 3 apabila performa Australia bikin geleng-geleng kepala, sepertinya bakal rebutan posisi 4 dengan Bahrain. Tim yang pada pertandingan pertama berhasil mempermalukan Graham Arnold.

Terakhir, dengan semakin positifnya tren Australia, Timnas Indonesia bisa menjadi calon bulan-bulanan mereka di laga tandang nanti. Apabila tim seperti Jepang saja berhasil mereka atasi, apalagi dengan tim yang masih belum bisa disebut sempurna seperti Indonesia?

Terlebih, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Popovic punya cara untuk mengatasi tim low block macam Indonesia. Shin Tae-yong harus waspada, bek-bek Timnas pun harus menjaga fokusnya, sebab Australia bisa tampil lebih berbahaya.

https://youtu.be/Xq5d-GTDIrw

Sumber: Socceroos, ABC Net, The Guardian, A-Leagues, dan Total Football Analysis

Akibat Satu Pemain Cedera, Tim Ini Gagal Mempertahankan Gelar Liga Inggris

0

Sebuah tim ibarat puzzle dan pemain adalah kepingan-kepingannya. Jika satu hilang, puzzle itu akan rumpang dan tidak sempurna. Begitulah sebuah tim. Apabila salah satu pemainnya hilang, sebuah tim akan terlihat ompong. Dan hasilnya, besar kemungkinan mengecewakan. Apalagi kalau tim itu gagal menemukan kepingan pengganti.

Dalam sejarah Liga Inggris, banyak juara bertahan gagal mempertahankan gelarnya cuma gara-gara satu pemainnya cedera. Siapa saja tim-tim tersebut? Mari kita mengulasnya.

Manchester United 1997/98

Kisah treble Manchester United tahun ‘99 bisa jadi tak ubahnya tirai yang menutupi kekecewaan, tangis, dan penghinaan setelah gagal mempertahankan gelar Liga Inggris musim sebelumnya. Ceritanya begini. Musim 1997/98, Manchester United punya peluang menjadi tim pertama yang meraih gelar Liga Inggris dalam tiga musim beruntun di era Premier League.

Setan Merah mengangkangi Newcastle United di peringkat kedua dalam dua musim sebelumnya. United berada dalam situasi yang tepat untuk meraih gelar juara pada saat itu. Dalam tujuh pekan awal, 17 poin sudah diraih pasukan Sir Alex Ferguson. Namun, petaka menghampiri setelah MU ditahan imbang Chelsea.

Di pekan ke-9, Pasukan Fergie bertandang ke Elland Road, markasnya Leeds United. Laga MU vs Leeds ini kelak akan jadi laga yang memicu konflik antara Roy Keane dan Alf-Inge Haaland. Waktu itu bapaknya Erling Haaland memperkuat Leeds. Malang bagi United, di laga tersebut Keane terjatuh.

Ia terkapar di atas rumput. Alf-Inge lalu mendekati Keane yang terkapar. Bukan untuk menolongnya, tapi justru mencelanya. Ayah Haaland itu menganggap Keane hanya pura-pura. Keane memang masih bisa berdiri dan menuntaskan laga. Walau United akhirnya kalah 1-0 atas Leeds.

Kekalahan itu diikuti petaka lain. Sebab ternyata ligamen lutut Roy Keane robek. Dan ia pun mesti absen selama sisa pertandingan United musim itu. Tanpa sang kapten, United mencoba bertahan.

Namun, kehilangan kapten membuat United gontai. Gelar ketiga pun raib. United kalah satu poin dari Arsenal. Ryan Giggs mengakui, kehilangan Keane menjadi salah satu penyebab kegagalan MU meraih gelar Liga Inggris musim tersebut. 

Manchester City 2019/20

Selain Manchester United yang gagal meraih gelar Liga Inggris dalam tiga musim beruntun akibat salah satu pemainnya cedera, si tetangga juga ikut-ikutan. Alkisah, pada musim 2019/20, The Citizens membidik gelar ketiga. Pada dua musim sebelumnya, mereka mengangkangi Manchester United dan Liverpool.

Demi ambisi meraih tiga gelar Liga Inggris beruntun, Josep Guardiola mendatangkan Rodri dan Joao Cancelo musim itu. Namun, di lini bertahan mereka kehilangan Vincent Kompany. Tapi Pep merasa sudah cukup dengan skuad yang ada.

Ternyata kehilangan Kompany hanya satu masalah yang membuka keran masalah lain. Di pertengahan September musim itu, Aymeric Laporte mengalami cedera lutut dan harus absen sekurang-kurangnya enam bulan. Padahal Laporte adalah bek yang berperan mengantarkan gelar musim sebelumnya.

Absennya Laporte membuat Guardiola cuma punya Nicolas Otamendi dan John Stones, atau Fernandinho dan Kyle Walker yang bisa menjadi alternatif. Tapi persoalannya, Guardiola tidak suka memasangkan Otamendi dan Stones. Keengganan merekrut pengganti Kompany alhasil makin memperkeruh pertahanan City.

Nahas, Laporte bukan cuma absen tiga bulan. Cedera hamstring yang menyusul cedera lututnya membuat sang pemain mesti absen hingga musim tuntas. City pun gagal mengejar laju Liverpool. Di akhir musim, Guardiola dipaksa memberikan trofinya ke Jurgen Klopp.

Manchester United 2011/12

Persaingan musim 2011/12 menjadi perebutan gelar paling dramatis bagi kedua tim Manchester. Kita tahu bahwa musim itu, gol Sergio Aguero melawan Queens Park Rangers membawa City ke podium. Kisah itu menjadi sangat menyakitkan bagi penggemar United.

Kalau ditilik kembali, Manchester United sebetulnya bisa mempertahankan gelarnya musim itu, andai berhasil mengalahkan Manchester City di salah satu pertandingan. Sayangnya, kan, tidak. Di pertemuan pertama di Old Trafford, MU yang bermain tanpa Nemanja Vidic digiling 6-1.

Rencananya, di pertemuan kedua, Fergie mengincar kemenangan. Akan tetapi malapetaka justru yang mendatangi MU. Pada Desember 2011, United kehilangan Nemanja Vidic yang cedera saat menghadapi FC Basel di Liga Champions.

Setelah diperiksa, pemain Serbia itu menderita cedera ligamen lutut. Tentu saja hal ini merugikan MU. Tanpa bek yang pernah terpilih sebagai bek terbaik Liga Inggris itu, Manchester United terpincang-pincang. Dengan amat terpaksa, MU menghadapi City di pertandingan kedua tanpa Vidic.

United pun kalah. Robekan ligamen membuat Vidic akhirnya cuma bermain dalam enam pertandingan musim itu.

Chelsea 2015/16

Setelah dalam empat musim, dari 2010/11 hingga 2013/14 juara Liga Inggris selalu dari Manchester, Chelsea mendobrak dengan meraih gelar di musim 2014/15. Itu adalah salah satu musim yang luar biasa bagi Chelsea dan Jose Mourinho.

Namun, kegemilangan di musim itu sirna di musim berikutnya. Chelsea tampaknya terkena sindrom musim kedua Mourinho, di mana memang, pelatih yang satu ini setelah juara biasanya gagal.

Kalau dilihat kembali, menurunnya performa Chelsea musim itu bukan cuma faktor Mourinho saja. Musim itu langit Stamford Bridge menjadi mendung pekat setelah beberapa pemain cedera. Dan yang paling berdampak adalah cederanya sang kiper, Thibaut Courtois.

Musim sebelumnya, Courtois berperan vital sehingga gawang Chelsea tak banyak kebobolan. Ketika itu Chelsea bahkan hanya kebobolan 32 gol. Paling sedikit dari seluruh tim di Liga Inggris. The Blues juga hanya kalah tiga kali pada musim itu.

Namun, pada musim 2015/16 yang bahkan belum setengah jalan, Courtois mengalami robekan pada meniskusnya. Hal itu memaksanya absen selama 10 pertandingan di Liga Inggris. Dalam 10 pertandingan itu, Chelsea susah payah memetik kemenangan. The Blues hanya mampu membawa pulang tiga kemenangan dan menelan lima kekalahan.

Absen dalam 10 laga mempengaruhi performa kiper Belgia tersebut. Sekembalinya ke skuad, Chelsea justru kalah dalam dua laga berturut-turut menghadapi Bournemouth dan Leicester pada Desember musim itu. Kekalahan ini membuat Mourinho dipecat. Guus Hiddink yang jadi ban serep tak sanggup berbuat banyak. Chelsea terpaku di posisi sepuluh.

Liverpool 2020/21

Nasib seikat tiga uang juga dialami Liverpool. Musim 2019/20 menjadi musim yang dahsyat bagi The Reds. Itu adalah musim pertama bagi mereka memenangkan gelar Liga Inggris di era Premier League. The Kop yang perkasa sedikit banyak lantaran dibantu oleh bek tangguh Virgil Van Dijk.

Di musim itu, nyaris tak satu menit pun dilalui Liverpool tanpa Van Dijk. Ketangguhannya membuat The Reds meraih 99 poin. Tidak cuma itu, Liverpool hanya kebobolan 33 gol. Setelah meraih gelar, ambisinya adalah mempertahankannya.

Liverpool meraih tiga kemenangan beruntun di awal musim 2020/21. Tapi kalah di pekan keempat oleh Aston Villa 7-2. Kekalahan itu mungkin tak akan berpengaruh apabila pada pekan berikutnya, Liverpool tak kehilangan Virgil Van Dijk. Di Derby Merseyside, Van Dijk ditekel oleh Jordan Pickford.

Setelah menjalani pemeriksaan, Van Dijk divonis cedera ACL. Cedera itu memaksanya mengakhiri musim lebih cepat. Kehilangan Van Dijk membuat Jurgen Klopp mesti berkutat pada pemain muda dan memanfaatkan transfer Januari.

Namun, segala daya dan upaya tak membuahkan hasil. Kehilangan sang komandan mengubah segalanya. Di akhir musim, Liverpool malah finis di posisi ketiga. Berakhir di posisi ketiga sebenarnya tidak cukup buruk. Setidaknya untuk juara bertahan, ia tidak lebih buruk dari Chelsea. Tapi Roy Keane tetap menyebut Liverpool sebagai juara bertahan terburuk.

https://youtu.be/2fO4SEovF9w

Sumber: PlanetFootball, Yahoo, SportsJoe, Liverpool, TheGuardian

Berita Bola Terbaru 29 September 2024 – Starting Eleven News

0

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris, Newcastle United berhasil menahan imbang Manchester City dengan skor 1-1. City lebih dulu unggul lewat gol Josko Gvardiol menit 35. Gol penyeimbang The Magpies lahir dari penalti yang dieksekusi oleh Anthony Gordon. Hasil ini membuat City turun ke peringkat dua klasemen sementara.

Di pertandingan lain, ada Arsenal yang menang 4-2 dari Leicester City. Gol Meriam London dicetak oleh Gabriel Martinelli menit 20, Leandro Trossard menit 45, gol bunuh diri Wilfred Ndidi menit 90+4 dan Kai Havertz di penghujung laga. Sementara The Foxes hanya membalas dua gol melalui brace James Justin. 

Masih dari Kota London, Chelsea pun meraih kemenangan 4-2 atas Brighton. Keempat gol Chelsea diborong oleh Cole Palmer. Sedangkan dua gol The Seagulls lahir dari aksi Georginio Rutter menit tujuh dan Carlos Baleba menit 34. Dengan tambahan tiga poin, The Blues mengokohkan diri di posisi empat besar klasemen sementara.

Hasil positif juga diraih oleh Liverpool yang bertandang ke markas Wolves. Pasukan Arne Slot menang 2-1 melalui gol Ibrahima Konate dan Mohamed Salah. Wolves hanya mampu balas sekali melalui Rayan Ait Nouri menit 56. Dengan tambahan tiga poin, The Reds menyalip City untuk menempati puncak klasemen sementara Premier League.

Dari Inggris kita bergeser ke Italia dimana Inter Milan menang dramatis 3-2 atas tim tuan rumah, Udinese. Inter unggul melalui gol Davide Frattesi dan dua gol Lautaro Martinez. Udinese hanya mampu membalas dua gol lewat gol Christian Kabasele dan Lorenzo Lucca. Itu tidak cukup untuk menghindarkan tim dari kekalahan. Dengan tambahan tiga poin La Beneamata melesat ke urutan keempat klasemen Serie A.

Di pertandingan lain, Juventus menang 3-0 atas Genoa. Berstatus tim tandang, pasukan Thiago Motta tampil mendominasi. Gol Juve lahir dari brace Dusan Vlahovic serta satu gol tambahan dari Chico Conceicao di penghujung laga. Dengan kemenangan ini, La Vecchia Signora kokoh di puncak klasemen dan belum terkalahkan musim ini.

Kini kita membahas sepakbola Spanyol dimana Real Sociedad menang 3-0 atas Valencia. Gol La Real lahir dari Takefusa Kubo dan dua gol Orri Oskarsson. Ini jadi kemenangan kedua mereka musim ini dan membuat tim naik ke peringkat 12 klasemen sementara.

BARCELONA DIPERMALUKAN OSASUNA

Di pertandingan lain, Barcelona harus menelan hasil pahit setelah dikalahkan Osasuna dengan skor cukup telak, 4-2. Dilansir Eurosport, sebelumnya skuad racikan Hansi Flick hanya kebobolan lima gol dari tujuh pertandingan La Liga pertamanya. Namun, hanya di satu laga, mereka berhasil dijebol empat kali oleh Osasuna. Kehilangan Ter Stegen tampaknya jadi masalah besar bagi La Blaugrana.

LA LIGA KECAM KAMPANYE BENCI VINÍ

Para petinggi La Liga dikabarkan tengah mengkaji kasus yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Jr. Dilansir ESPN, ada semacam gerakan atau kelompok tertentu yang mengkampanyekan kebencian terhadap pemain asal Brazil itu. Kabarnya, mereka akan datang di laga Derby Madrid menggunakan topeng agar bisa melakukan tindakan rasis kepada Vini tanpa teridentifikasi oleh panpel. La Liga yang khawatir kasus rasisme akan semakin marak di Spanyol mengecam keras aksi ini. Para petinggi La Liga meminta kepolisian untuk meringkus kelompok tersebut.

SIMEONE PD KALAHKAN REAL MADRID

Sementara itu, Diego Simeone tampaknya tidak begitu memikirkan aksi tersebut. Dirinya justru membahas soal kondisi timnya jelang menghadapi Real Madrid. Dilansir Football Espana, Simeone pede bahwa timnya bisa menang atas Madrid. Dari total sepuluh pertemuannya dengan Ancelotti, Simeone mengantongi statistik apik dengan lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan baru kalah dua kali. Selain itu, Simeone yakin kalau kekuatan Madrid sudah sedikit berkurang sejak ditinggal Toni Kroos.

COLE PALMER CETAK REKOR FANTASTIS

Dari sepakbola Spanyol, kita terbang ke daratan Inggris untuk membahas performa ciamik bintang Chelsea, Cole Palmer. Dalam kemenangan atas Brighton semalam, mantan pemain Manchester City itu mencetak empat gol sekaligus. Mungkin, itu pencapaian yang biasa. Karena sudah banyak pemain yang melakukannya. Namun, Palmer jadi yang pertama mencetak empat gol dalam satu babak. Ya, Palmer jadi pemain Liga Inggris pertama yang mencetak keempat golnya di babak pertama.

REKOR UNIK BUKAYO SAKA

Bukan cuma Cole Palmer saja yang mencetak rekor apik di pertandingan Liga Inggris pekan ini. Bukayo Saka pun tak mau kalah. Menurut cuitan Fabrizio Romano, Saka telah membubuhkan asisst di setiap pertandingan selama enam pekan pertama Liga Inggris musim 2024/25. Itu membuat dirinya jadi pemain Liga Inggris pertama yang mencetak enam assist di enam pertandingan berbeda secara berturut-turut dalam satu musim.

FANS WEST BROM MENINGGAL DI STADION

Masih dari sepakbola Inggris, ada kabar duka yang menyelimuti klub Divisi Championship, West Bromwich Albion. Menurut Sky Sport, West Brom mengabarkan bahwa ada salah satu fansnya yang meninggal dunia saat menonton pertandingan melawan Sheffield Wednesday kemarin. Fans tersebut menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami keadaan darurat medis. Pihak klub pun sudah menghubungi keluarga dan menyampaikan bela sungkawanya.

BINTANG AC MILAN DIPANTAU DUA KLUB INGGRIS

Kini giliran membahas pemain dari Serie A. Bintang AC Milan, Samuel Chukwueze.kabarnya telah menarik minat dari dua klub Liga Inggris, West Ham United dan Aston Villa. Dilansir Caught Offside, pemain berusia 23 tahun itu belum mampu tampil gemilang di sepakbola Italia sejak pindah dari Villarreal. Maka dari itu, Samuel mempertimbangkan untuk hengkang dari Milan secepat mungkin. Melihat situasi ini, Villa dan West Ham bersedia menampungnya pada Januari nanti. 

SERIE A SETUJU PERUBAHAN JADWAL BURSA TRANSFER

Sementara itu, Serie A sedang mengkaji wacana yang mengatakan akan mengatur ulang jadwal jendela transfer untuk musim depan. Beberapa liga top Eropa dikabarkan sepakat untuk menutup jendela transfer sebelum pertandingan pembuka musim baru dimulai. Dilansir Football Italia, banyak pelatih dan klub yang mengeluhkan jendela transfer yang masih dibuka meski musim baru sudah dimulai. Seperti Atalanta yang harus bermain tanpa Teun Koopmeiners di Piala Super Eropa karena sang pemain masih bernegosiasi dengan Juventus. Melihat hal itu, Serie A kabarnya mendukung dengan adanya ide tersebut

FIFA KONFIRMASI VENUE PIALA DUNIA ANTARKLUB

Di belahan dunia lain, FIFA telah merilis venue stadion yang akan dipakai untuk menggelar Piala Dunia Antarklub tahun depan. Dilansir situs resmi FIFA, karena Amerika Serikat dipilih sebagai negara tuan rumah, maka FIFA sudah memilih 12 stadion. Beberapa diantaranya seperti Stadion Mercedes-Benz di Atlanta, Stadion Rose Bowl di Los Angeles, Stadion Hard Rock di Miami, Lincoln Financial Field di Philadelphia, Lumen Field di Seattle, Audi Field di Washington, DC dan masih banyak lagi. Sedangkan laga final akan dimainkan di Stadion MetLife, New York.

DITAHAN IMBANG LEVERKUSEN, HARRY KANE CEDERA

Mampir sebentar ke Jerman, ada Bayern Munchen yang ditahan imbang Bayer Leverkusen di kandang sendiri dengan skor 1-1. Dilansir Sky Sport, selain kehilangan dua poin, raksasa Jerman itu juga mengalami pukulan telak saat Harry Kane terlihat tertatih saat meninggalkan lapangan pada menit 86. Manajemen khawatir Kane mengalami cedera yang parah. Jika sang pemain harus absen lama, maka ini akan jadi kerugian besar mengingat jadwal Munchen yang semakin padat.

JIKA LOLOS PIALA DUNIA, STY BAKAL JADI WNI?

Sedangkan dari sepakbola Tanah Air, ada kabar mengejutkan tentang pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Dilansir Bola Okezone, pelatih yang suka marah-marah itu seakan bernazar saat diwawancarai salah satu media Korea Selatan, Isplus. Katanya, jika berhasil membawa Skuad Garuda lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, STY akan menghabiskan sisa hidupnya di Indonesia. Itu karena dirinya sangat senang tinggal disini. Pernyataan ini sontak bikin geger warganet. Mereka merasa kalau pernyataan itu menandakan bahwa STY siap jadi WNI jika King Indo lolos ke Piala Dunia 2026. Hmmm, menarik untuk dinanti.

CALAFIORI SEBUT PREMIER LEAGUE TAK LEBIH BAIK DARI SERIE A

Meski sebut perpindahannya ke Arsenal merupakan langkah yang bagus untuk karirnya, Riccardo Calafiori malah menganggap Premier League tak lebih baik dari Serie A. Mantan bek Bologna ini menganggap yang membedakan antara kedua liga tersebut hanyalah gaya permainannya saja. “Saya tak merasa (Premier League) lebih superior dari liga kita (Serie A). Namun jelas ada perbedaan antara keduanya. Di sini, intensitasnya lebih tinggi,” ujar Calafiori kepada Football Italia. 

PINDAH KE BORDEAUX, ANDY CARROLL AKUI SEBUAH KERUGIAN

Sementara itu, mantan juru gedor Timnas Inggris, Andy Carroll baru-baru ini mengakui kesannya setelah bergabung ke klub yang baru saja bangkrut, Girondins Bordeaux. Sebelumnya ia bergabung ke Bordeaux dari klub Ligue 2, Amiens setelah dibujuk oleh direktur olahraga, John Williams. Sang pemain bahkan sudah mencetak brace. Menurutnya, ia senang bergabung dengan Bordeaux, walau itu adalah sebuah kerugian karena hanya dibayar 750 pounds (Rp 15 juta) per pekan.

KETAHUAN JADI FANS REAL MADRID, PENYANYI INI GAGAL MANGGUNG

Atletico Madrid telah membatalkan rencana mereka untuk menyediakan hiburan di jeda pertandingan pada ajang derbi Madrid nanti. Awalnya, Los Rojiblancos berniat untuk mengundang penyanyi asal Meksiko, Danna Paola, untuk tampil. Namun, niat tersebut akhirnya dibatalkan setelah sang penyanyi diketahui merupakan seorang Madridista. Fakta ini terungkap ketika Danna Paola datang ke sebuah acara talk show La Revuelta. Ia terpancing pembawa acara, David Broncano, yang merupakan fans Atletico. Saat itu, keduanya memang sedang berbincang soal sepak bola dan Danna Paola malah mengaku dirinya adalah seorang Madridista.

BARCA PAKSA FRENKIE PERGI?

Barcelona dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk melunasi tunggakan gaji Frenkie de Jong. Dalam kesepakatan tersebut, Football Transfer menyebutkan bahwa ada syarat bahwa Frenkie harus pergi pada musim panas 2025 nanti. Sebab, Frenkie merupakan beban ekonomi terbesar yang Barca miliki. Pengusiran secara halus Ini merupakan usaha Blaugrana untuk menghindar dari kebangkrutan. Nasib Frenkie bersama skuad Hansi Flick pun masih buram karena cederanya tak kunjung pulih.

TAA INGIN BERTAHAN LEBIH LAMA DI ANFIELD

Meski menjadi incaran nomor satu Real Madrid, Trent Alexander-Arnold lebih memprioritaskan perpanjangan kontraknya dengan Liverpool. Seperti yang sudah diketahui, musim ini merupakan musim terakhir dari kontrak Trent bersama The Reds. Ambisi Trent untuk menjadi penerus Steven Gerrard sebagai kapten Liverpool disebut sebagai motif utama sahabat Jude Bellingham ini ingin bertahan. Negosiasi kontrak baru Trent bersama The Reds kemungkinan akan dilakukan sebelum masuk tahun 2025.

SPURS TERANCAM KEHILANGAN SON MELAWAN SETAN MERAH

Tottenham Hotspur terancam tampil tanpa sang kapten, Son Heung-min, saat bertandang ke Old Trafford akhir pekan ini. Son dikabarkan cedera setelah laga melawan Qarabag di ajang Europa League. “Di luar Son, semuanya aman, tapi saya merasa cedera Son tak terlalu parah. Dia ingin ikut berlatih besok,” ujar Ange Postecoglou dalam konferensi pers pralaga melawan Setan Merah, via Football London. Pelatih asal Australia tersebut baru akan memberi keputusan akhir setelah melihat perkembangan Son di sesi latihan.

BABAK BARU KONFLIK PSG DAN MBAPPE

Sengketa gaji Kylian Mbappe di Paris Saint-Germain mencapai babak baru. Kedua belah pihak akan dijadwalkan menghadap ke Komite Banding Liga Sepak Bola Profesional (LFP) pada 15 Oktober 2024 mendatang. Komite ini akan menjadi pihak yang ditugaskan untuk menangani perselisihan antara Mbappe dan mantan klubnya tersebut. Pertemuan di bulan Oktober tersebut merupakan hasil banding dari PSG yang tak puas dengan hasil putusan Komite Hukum LFP. Sebelumnya, Komite Hukum LFP memang memutuskan bahwa PSG harus membayar seluruh tuntutan yang Mbappe minta.

SERING GABUNG TIMNAS, POSISI ERNANDO DI PERSEBAYA DALAM BAHAYA

Posisi Ernando Ari sebagai kiper utama Persebaya sepertinya akan dikudeta oleh Andhika Ramadhani. Kiper pelapis Ernando ini mendapat berkah dari seringnya Ernando pergi ke Timnas. Pada laga melawan Dewa United, Jumat 27 September lalu, Paul Munster pun lebih memilih memainkan Andhika alih-alih Ernando. “Seperti yang saya katakan bahwa saya tahu Andhika. Karena pada musim lalu, dia main 99 persen laga selama saya melatih Persebaya dan Ernando hanya satu persen,” ujar Paul Munster pascalaga melawan Dewa dikutip dari Bolanas.

RIZKY RIDHO INGIN CURI ILMU MEES HILGERS

Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, sambut kabar kedatangan Mees Hilgers dengan positif. Ridho tak merasa takut dengan kedatangan bek FC Twente tersebut. Meskipun Ridho sendiri sadar bahwa posisinya bisa saja digantikan oleh Hilgers. Ridho tahu bahwa saingan barunya ini memiliki kualitas yang sangat bagus, ia bertekad untuk mencuri ilmu darinya. “Apa saja yang bisa saya ambil dari dia karena selama ini saya juga mencuri-curi ilmu dari pemain yang bagus di Indonesia,” kata Rizky Ridho dikutip dari Indozone.

RONALDO KWATEH DEBUT DI THAILAND

Setelah digaet Muangthong United pada bulan Agustus lalu, Ronaldo Kwateh akhirnya mendapatkan debut di Thailand. Kwateh dimasukkan sebagai pemain pengganti di menit ke-65 saat Muangthong berlaga melawan Khon Kaen United, Jumat, 27 September lalu. Sayang, masuknya Kwateh ke lapangan belum bisa mengubah kedudukan. Laga tersebut berakhir 0-0. Kwateh sendiri memang sedang dalam misi mengembalikan performanya setelah lama tersisih karena cedera.

Curi Resep Indonesia, Negara Rival Ini Kebut Proyek Pemain Naturalisasi

0

Negara-negara Asia Tenggara yang dulu menjadi rival Indonesia kini tampaknya mulai bangun dari mimpi kejayaan di masa lalu. Mereka seakan tertampar setelah melihat kemajuan Timnas Indonesia yang begitu pesat. Meleng dikit, King Indo sudah jauh meninggalkan Thailand dan Vietnam.

Negara-negara tetangga tidak menyangka bahwa Indonesia akan bangkit secepat itu. Bermodalkan pemain-pemain diaspora dan kecerdasan taktik Shin Tae-yong, Timnas Indonesia berhasil menembus batas. Indonesia kini mulai disejajarkan dengan Qatar, Arab Saudi, bahkan Jepang. 

Para tetangga yang mulai kebakaran jenggot pun akhirnya berusaha mencuri resep sukses Indonesia. Mereka kini mulai menggenjot proyek naturalisasi lagi. Lantas, siapa pemain baru mereka? 

Vietnam

Dulu nyindir-nyindir Indonesia yang katanya cuma bisa pakai pemain keturunan, kini Vietnam mulai menjilat ludahnya sendiri. Beberapa hari lalu, Federasi Sepakbola Vietnam mengumumkan bahwa Golden Stars akan memiliki bomber baru. Ya, pemain yang sedang kita bahas adalah Rafaelson Bezerra Fernandes. 

Striker asal Brazil yang kini sudah berusia 27 tahun itu kabarnya tidak punya hubungan darah sama sekali dengan Vietnam. Namun, dirinya sudah berhak membela Timnas Vietnam. Lantas, apa urgensi Vietnam memberikan status kewarganegaraan Vietnam pada Rafaelson?

Federasi Vietnam memandang Rafaelson sebagai penyerang haus gol di Liga Vietnam. Musim lalu saja, Rafaelson mencatatkan 31 gol dari 24 pertandingan bersama Nam Dinh FC. Selain itu, Rafaelson juga sudah berkarir di Liga Vietnam sejak tahun 2020. Itu sudah cukup untuk memberikannya kewarganegaraan. Rafaelson bahkan sudah berhak menggunakan nama Vietnamnya, Nguyen Xuan Son.

Selain Rafaelson, Vietnam kabarnya juga sedang memproses pemain-pemain lain agar bisa segera membela Timnas Vietnam. Dilansir Detik Sport, pemain-pemain itu adalah Jason Pendant, Kyle Colonna, dan Adou Minh. Dari ketiga nama itu, Jason Pendant jadi yang paling menarik untuk dibahas. 

Pendant pernah berkarir di MLS bersama New York Red Bull. Dirinya diproyeksikan sebagai pengganti Doan Van Hau yang tak kunjung pulih dari cedera. Hebatnya, Pendant tercatat pernah tampil untuk Timnas Prancis U-16 dan U-18. Dirinya bahkan pernah satu tim dengan pemain sekelas Allan Saint-Maximin di Prancis U-16. 

Thailand

Tak mau kalah dari Vietnam, Thailand yang masih berstatus pemilik gelar Piala AFF terbanyak pun mulai mendatangkan beberapa pemain keturunan. Bahkan skemanya pun mirip dengan apa yang dilakukan Indonesia. Pemain keturunan yang dipanggil didominasi dari Eropa dan masih berusia muda. 

Skema itu dilakukan demi peningkatan kualitas jangka panjang. Thailand tidak mau hanya mengandalkan pemain-pemain senior yang hanya bisa bermain selama tiga atau empat tahun lagi. Maka dari itu, pemain-pemain macam Erawan Garnier, Mees Eppink, Fynn Braun didatangkan oleh federasi.

Ketiga nama itu masih berusia sangat muda. Braun bahkan masih berusia 16 tahun. Meski begitu, mereka semua binaan klub-klub Eropa. Jika Braun bermain untuk klub Jerman, Karlsruhe U-19, Mees Eppink yang berposisi sebagai penjaga gawang baru saja bergabung dengan FC Utrecht U-21. Ya, Eppink kini jadi rekan satu tim Ivar Jenner. 

Erawan Garnier tercatat jadi yang paling menjanjikan dari angkatan ini. Garnier berposisi sebagai winger kanan. Lahir dan besar di Prancis, Garnier memulai karir sepakbola di sana. Garnier kini berstatus sebagai pemain Lyon B dan sudah mencatatkan 12 penampilan di semua kompetisi.

Selain nama-nama itu, Thailand juga memanggil pemain keturunan Swedia yang berkarir di Asia. Contohnya Patrik Gustavsson yang membela Nara Club, tim kasta ketiga Jepang dan William Weidersjö yang membela klub lokal, Uthai Thani. Meski cuma berkarir di Asia, mereka merupakan jebolan klub-klub Swedia, seperti Hammarby IF dan Sylvia.

Filipina

Kekalahan dari Skuad Garuda di laga terakhir ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 tampaknya telah membuat Filipina sadar. Selama ini mereka sudah tertinggal jauh dari Timnas Indonesia. 

Melihat gap yang semakin jauh, Filipina mulai mengesampingkan gerbong pemain yang berkarir di Asia Tenggara. Mereka kini mulai mengalihkan fokus kepada bakat-bakat terbaik yang bermain di Eropa dan Amerika Serikat. Beberapa sudah debut di Timnas Filipina. Namun, masih banyak juga yang belum tampil.

Pemain-pemain yang sudah debut antara lain Bjørn Martin Kristensen yang kini memperkuat klub kasta kedua Norwegia, Aalesund. Lalu ada Dylan Demuynck dari Zulte Waregem, dan Alex Monis yang membela tim muda New England Revolution. Semuanya bukan kelahiran Filipina, tapi memiliki darah keturunan dari leluhurnya.

Sementara pemain yang baru mengantongi kewarganegaraan Filipina adalah Raphael Obermair. Pria berusia 28 tahun itu jadi salah satu pemain yang dinantikan debutnya. Itu karena Obermair berstatus sebagai talenta menjanjikan di Jerman. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu pernah membela Bayern Munchen II medio 2016 hingga 2018. 

Dirinya mencatatkan 61 penampilan serta 16 assist bersama tim cadangan Munchen. Hebatnya, talenta Obermair pernah mendapat pengakuan dari Carlo Ancelotti ketika dipanggil ke skuad utama untuk menghadapi Bayer Leverkusen tahun 2017. Sayangnya, ia tak mendapat menit bermain di laga tersebut. Kini, Obermair menjadi bagian penting di SC Paderborn yang berlaga di 2.Bundesliga. 

Malaysia

Tak mau ketinggalan, Malaysia juga menambah stok pemain naturalisasi. Harimau Malaya tampaknya sudah kapok memberikan status kewarganegaraan kepada pemain-pemain asing di Liga Malaysia. Kini, Malaysia lebih memprioritaskan untuk menggaet pemain Eropa yang memiliki garis keturunan.

Di luar Ferdy Druijf yang masih gantung, Malaysia kabarnya telah merampungkan proses naturalisasi pemain Go Ahead Eagles, Mats Deijl. Sang pemain bahkan secara terbuka menyampaikan rasa bangganya bisa memiliki paspor Malaysia. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu sudah mengantongi 117 penampilan bersama Eagles. 

Dirinya merupakan salah satu pemain penting di skuad utama mantan klub Jay Idzes tersebut. Atribut utama dari Deijl adalah kemampuan transisi dan fleksibilitas. Selain bek kanan, pemain berusia 27 tahun itu juga bisa bermain di berbagai posisi lainnya seperti bek tengah, bek kiri, dan pemain sayap kanan.

Selain pemain Go Ahead Eagles itu, Malaysia juga sedang mengupayakan dua pemain Burnley, John Brownhill dan Zian Fleming. Dilansir The Vocket, skuad Harimau Malaya sedang melengkapi berkas-berkas kedua pemain itu. Bahkan, media tersebut menyebut Flemming dan Brownhill bisa debut di Piala AFF 2024 mendatang.

Kalau soal Brownhill kalian sudah paham lah ya. Dia jadi andalan lini tengah Burnley dalam empat tahun terakhir. Nama yang baru terdengar justru Zian Flemming. Belum ada bukti konkret soal darah keturunan Flemming. Tapi, rumor bergabungnya sang pemain ke skuad Malaysia kian menyebar di Asia Tenggara.

Singapura

Yang terakhir, ada Singapura. Meski cuma negara kecil, Singapura membuktikan diri bahwa mereka juga punya daya tarik dari segi sepakbola. Hal itu diperkuat dengan hadirnya bek Cardiff City, Perry Ng. Pemain yang besar di Inggris itu memiliki darah Singapura dari kakeknya yang dikabarkan asli kelahiran Singapura.

Kabar bergabungnya Perry Ng ke skuad Singapura langsung menjadi perbincangan warganet. Sebab, ia langsung menjadi salah satu pemain Asia Tenggara dengan harga pasar tertinggi, yakni 3,8 juta euro. Itu bahkan lebih tinggi dari Sandy Walsh. Market Value Perry melonjak karena dirinya berstatus pemain penting di Cardiff. 

Lima musim berseragam Cardiff, Perry telah mengantongi 152 penampilan di semua kompetisi. Perry sendiri termasuk pemain bek yang produktif. Naluri menyerangnya sangat tinggi. Musim 2023/24 saja, dirinya mampu mencatatkan namanya di papan skor sebanyak enam kali. Itu jadi yang tertinggi di skuad Cardiff.

Selain Perry, Singapura juga menambah beberapa pemain baru lagi. Pembahasan selengkapnya tentang pemain naturalisasi Singapura bisa kalian simak di konten Starting Eleven sebelumnya.

Itulah negara-negara rival yang mulai menggenjot lagi proyek naturalisasi. Tapi, kalau dipikir-pikir, buat apa juga susah payah menambah pemain-pemain Grade A kalau cuma dipakai pas main di Piala AFF?

Sumber: Skor.id, Sport Detik, TVOnenews, Transfermarkt

MEMALUKAN! 8 Pesepakbola Ini Jadi Pelaku RASISME

0

Entah sampai kapan rasisme bisa enyah dari dunia sepakbola. Sampai sekarang rasisme terbukti masih saja menjadi noda besar di dunia sepak bola. Namun, jika diperhatikan, ada juga hal yang menarik dalam kasus rasisme ini.

Jika biasanya suporter di lapangan yang kerap menjadi pelaku, namun tak jarang juga tindakan rasis justru datang dari sang pemain itu sendiri. Nah, berikut tim Starting Eleven List rangkum delapan pemain yang pernah menjadi pelaku rasis.

LUIS SUAREZ

Tingkah polah Luis Suarez di lapangan hijau memang mengundang banyak perhatian. Mulai dari menggigit lawan hingga melontarkan hinaan rasis. Kasus rasisme yang dilakukan oleh Luis Suarez terjadi pada tahun 2011 silam saat masih memperkuat Liverpool. Peristiwa tersebut terjadi di laga Liga Inggris Liverpool vs MU musim 2011/12 di Anfield.

Saat itu Suarez terbukti melontarkan ucapan rasis kepada bek kiri MU, Patrice Evra. Pemain berjuluk El Pistolero tersebut melontarkan kata-kata rasis dalam bahasa Spanyol yakni “Porque tu eres Negro”, yang artinya “Dasar kau negro”.

Berkat tindakan memalukan tersebut, El Pistolero akhirnya dinyatakan bersalah oleh FA. Ia pun kemudian dihukum larangan bermain selama delapan laga di semua kompetisi, ditambah denda senilai 40 ribu pounds.

BERNARDO SILVA

Pemain berikutnya yang pernah terlibat kasus rasisme adalah Bernardo Silva. Menariknya, korbannya bukan pemain lawan, melainkan rekannya sendiri saat berseragam City, Benjamin Mendy. Aksi rasis Bernardo tersebut juga bukan lewat ucapan langsung, melainkan lewat media sosial.

Gelandang asal Portugal tersebut kedapatan nge-tweet bernada rasial yang ditujukan kepada Mendy. Tweet dari akun @BernardoCSilva tersebut bergambar foto Benjamin Mendy waktu kecil yang dijejerkan dengan maskot produk permen Conquitos, yang identik dengan kulit hitam.

Sontak tweet tersebut pun mengundang banyak kritik. Namun, Bernardo mengaku bahwa tweet tersebut tak bermaksud menghina Mendy. Ia berdalih hanya candaan sesama rekan satu tim belaka. Meskipun dalam konteks bercanda, FA tetap menginvestigasi kasus tersebut. FA akhirnya tetap menghukum Bernardo Silva dengan larangan bertanding satu laga, serta denda 50 ribu pounds.

ONDREJ KUDELA

Pemain berikutnya yang terbukti lakukan tindakan rasis adalah pemain asal Ceko, Andrej Kudela. Bek yang pernah bermain di Persija Jakarta tersebut sempat kena kasus rasisme saat berseragam Slavia Praha. Peristiwa tersebut terjadi pada laga Europa League bulan Maret 2021 antara Slavia Praha vs Rangers di Ibrox Stadium.

Kejadiannya berawal dari aksi keributan jelang laga berakhir. Kudela terlibat dalam aksi saling dorong dengan pemain Rangers, Glen Kamara. Saat terjadi saling dorong tersebut, keluarlah kata-kata “monyet” dari mulut Kudela kepada Kamara. Namun awalnya, Kudela mengelak mengatakan monyet pada Kamara. Kudela hanya mengaku pada media bahwa ia hanya berkata “brengsek” kepada Kamara.

Namun usai laga, UEFA langsung menginvestigasi kasus tersebut. Alhasil, Ondrej Kudela dinyatakan bersalah. Ia lalu terkena sanksi larangan bermain sebanyak sepuluh laga di semua kompetisi.

MILAN BAROS

Jauh di tahun 2007, penyerang Lyon, Milan Baros pernah terbukti melakukan pelecehan rasial terhadap pemain Rennes asal Kamerun, Stephane M’Bia. Peristiwa tersebut terjadi saat laga Ligue 1 musim 2006/07 antara Lyon vs Rennes di Stadion Stade de Gerland.

Rekaman yang muncul di televisi Prancis memperlihatkan Baros sengaja mencubit hidung M’Bia, dan melambaikan tangannya ke arah M’Bia dengan gestur menghina. Lambaian tangan tersebut seolah-olah menunjukan bahwa M’Bia punya bau badan yang tidak sedap.

Meski Baros mengakui tindakannya tersebut, namun dia membantah bahwa tindakan itu bernada rasial. Menurut Baros itu hanya tindakan spontan, dan tak ada maksud menghina. Meski begitu, Ligue de Football Professionnel atau LFP tetap menginvestigasi tindakan Baros tersebut. Komisi Disiplin LFP pun akhirnya memutuskan untuk menghukum Baros dengan larangan tiga kali bermain di semua kompetisi.

JELLE VAN DAMME

Pemain asal Anderlecht, Jelle Van Damme pada tahun 2009 pernah melakukan tindakan rasis kepada pemain Standard Liege, Oguchi Onyewu. Peristiwa tersebut terjadi di laga playoff Liga Belgia antara Standard Liege melawan Anderlecht pada tanggal 21 Mei 2009.

Pada saat laga berjalan, Van Damme menghina Onyewu dengan perkatan “monyet kotor”. Sampai-sampai, Onyewu sempat ingin meninggalkan lapangan, sebelum akhirnya rekan satu tim menghalanginya.

Kasus tersebut lalu dibawa pihak Onyewu ke ranah hukum. Onyewu sampai menyewa pengacara untuk menuntut Van Damme di pengadilan. Kubu Van Damme juga masih bersikeras bahwa Van Damme tidak bersalah. Akhirnya dalam pengadilan, keduanya sepakat untuk berdamai. Namun ada satu permintaan dari pihak Onyewu, yakni pihak Liga Belgia harus berani menindak tegas pelaku rasisme berikutnya.

SERGIO BUSQUETS

Pemain berikutnya yang nggak nyangka pernah melakukan tindakan rasis adalah Sergio Busquets. Busquets melakukan tindakan rasis pada tahun 2011 saat berseragam Barcelona. Kejadian tersebut tepatnya terjadi pada laga leg pertama Semifinal UCL musim 2010/11 antara Barcelona vs Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Usai laga yang berjalan panas tersebut, pihak Real Madrid merilis video yang menunjukkan bahwa Busquets sambil menutup mulutnya memanggil bek kiri El Real Marcelo dengan kata “mono” yang artinya “kera”

Namun, Busquets mengelak melakukannya. Ia malah dibela oleh Wakil Presiden Barca saat itu Josep Maria Bartomeu yang mengatakan bahwa itu hanya bumbu yang dilakukan para pesepakbola ketika bertemu lawan di atas lapangan.

JOHN TERRY

Legenda Chelsea, John Terry ternyata juga pernah melakukan tindakan rasis. Peristiwanya terjadi pada saat laga Liga Inggris antara Chelsea vs Queens Park Rangers (QPR), bulan Oktober 2011 di Loftus Road. Di laga tersebut, John Terry kedapatan menghina bek QPR Anton Ferdinand dengan kata “hitam”, serta kata makian kasar lainnya.

Kasus tersebut pun kemudian ramai dan banyak diperbincangkan. Pasalnya, pihak Anton Ferdinand tak terima dan membawanya ke ranah pengadilan. Namun, Terry yang bersikeras tidak bersalah, juga berani melawannya dengan membuat laporan pembelaan. Meski begitu, Terry pun akhirnya dihukum juga. Terry dihukum oleh FA berupa larangan bermain selama empat laga dan denda sebesar 220 ribu pounds.

ENZO FERNANDEZ

Berikutnya yang bikin heboh, adalah kasus rasisme yang menjerat Enzo Fernandez. Peristiwa itu terjadi pasca Argentina juara Copa America 2024. Dalam sebuah video live stream di Instagram miliknya, Enzo Fernandez menyanyikan nyanyian berbau rasial bersama rekan-rekannya, yang ditujukan kepada pemain-pemain Timnas Prancis. Nyanyian tersebut kurang lebih berisi hinaan kepada para pemain Timnas Prancis berkulit hitam yang berasal dari orang tua Afrika.

Setelah video tersebut viral dan menuai banyak kecaman, Enzo akhirnya mengunggah pernyataan maafnya melalui akun media sosialnya. Meski begitu, tindakan Enzo tersebut tak henti-hentinya menuai banyak kecaman, termasuk dari rekan satu timnya di Chelsea yang berasal dari Prancis.

Namun anehnya, tak ada sanksi dari Chelsea dan pihak FA pada Enzo. Namun pihak Federasi Sepakbola Prancis (FFF) tetap berharap FIFA bisa memberikan hukuman yang berat pada Enzo.

Mengapa Timnas Indonesia Sering Bermain di Gelora Bung Karno?

0

Walaupun ada banyak opsi yang tersedia, selama ini Timnas Indonesia tetap bermain di Gelora Bung Karno. Sekalipun ketika dipakai, kualitas rumputnya tak sama dengan yang ada di foto. Seperti halnya saat menghadapi Australia kemarin, rumput GBK membuat laju bola tak karuan seperti nasib Gen Z di dalam negeri.

Yang jadi pertanyaan, mengapa daripada stadion-stadion lainnya, Timnas Indonesia lagi dan lagi memakai Gelora Bung Karno? Ini dia jawabannya.

Soal Laga Melawan Australia

Biar tidak berburuk sangka pada PSSI yang kinerjanya sangat baik, kita akan menelusuri mengapa Gelora Bung Karno akhirnya jadi venue di pertandingan menghadapi Socceroos. Sebelum laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, wacana untuk memakai stadion selain GBK mencuat.

Wacana itu muncul setelah Paus Gereja Katolik ke-266 berencana mengunjungi Jakarta. Dan kabarnya GBK akan dipakai. Oleh karena itu, Menpora Dito Ariotedjo menyarankan agar laga melawan Australia dipindah ke Gelora Bung Tomo di Surabaya.

Namun, di hari pertandingan, pull sepatu Jackson Irvine yang mestinya menggilas rumput Gelora Bung Tomo justru bercumbu dengan rumput GBK. Sebab empat hari sebelumnya, PSSI tetap memilih Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan.

Salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga berdalih, venue pertandingan antara Indonesia vs Australia sengaja dikembalikan ke GBK karena pengelola GBK memberikan progres bagus soal lapangan. PSSI pun mengajukan GBK ke AFC dan disetujui.

Di waktu yang bersamaan, pihak Australia dan FIFA juga ternyata lebih dulu mengumumkan bahwa pertandingan akan diadakan di Gelora Bung Karno. PSSI juga kabarnya sudah mengecek kesiapannya. Oleh karena itu, PSSI yakin betul bahwa GBK pantas digunakan.

Kalaupun di pertandingan rumputnya jelek, tentu bukan salah PSSI. Mereka sudah mengecek. Tapi pengelola GBK bukan malaikat. Kondisi rumput tak tertolong. Harusnya buat main bola, justru rumput GBK lebih cocok dipakai Karapan Sapi. Bukan kita saja yang tak menduga, PSSI juga kecelik.

Setelah kecelik akan kualitas rumput, PSSI masih tak kapok. Mengutip Detiksport, laga melawan raja terakhir Asia dan Arab Saudi kembali akan digelar di GBK, pada November 2024 mendatang. Meski rumputnya masih tahap perawatan, GBK terdaftar sebagai venue pertandingan Indonesia melawan Jepang dan Green Falcons.

GBK Markas Timnas

Dua contoh tersebut memperlihatkan betapapun jeleknya GBK, akan tetap menjadi markas Timnas Indonesia. Selama ini tidak ada stadion lain yang paling sering menjadi rumah tim nasional selain GBK. Banyak pertandingan hebat digelar di sini.

Mulai dari ajang Asian Games, GANEFO, Asian Para Games, SEA Games, Final Piala Asia 2007, Piala Asia U-19 2018, hingga Piala AFF dan Kualifikasi Piala Dunia. Dari sekian banyaknya laga Timnas Indonesia, mungkin Piala AFF 2010 yang paling membekas di ingatan.

Betapa tidak? Dari fase grup, semifinal, hingga final, Arif Suyono dan kawan-kawan bermain di stadion ini. Senyum, harapan, dan air mata kekecewaan di akhir kompetisi, tumpah ke setiap kursi penonton. Kekalahan atas Malaysia adalah penghinaan.

Tapi bukan itu yang bikin hati penggemar makin remuk, melainkan munculnya dugaan suap yang menyeret punggawa tim nasional di final tersebut. Meski muncul klarifikasi sana-sini, bagaimanapun menyembuhkan hati yang sudah pecah seperti memasak di atas tungku tanpa api.

Ikatan Fans Timnas dengan GBK

Banyaknya pertandingan Timnas Indonesia yang dimainkan di GBK melahirkan ikatan antara penggemar dan GBK. Menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” di Gelora Bung Karno, rasanya jauh lebih intim, khidmat, dan khusyuk dibandingkan menyanyikannya di upacara bendera hari Senin.

Mengutip tulisan Arinal Prasetyo di Pandit Football, ikatan semacam ini bisa disebut topophilia, di mana suporter dan stadion memiliki hubungan yang intim. Topophilia menjadi semacam afeksi yang mengemas perasaaan penggemar dengan apa yang mereka sebut sebagai rumah, demikian kata Ahli Geografi Tiongkok-Amerika, Yi-fu Tuan.

Topophilia bisa menjangkiti siapa saja dan tim mana saja. Stadion akan menjadi tempat yang punya nilai emosional bagi suporter. Perasaan ini tidak mempedulikan apakah kondisi stadion itu baik atau jelek.

Di laga melawan Australia kemarin, sekalipun Timnas Indonesia bermain di rumput yang jelek setengah mampus, suporter, terutama yang hadir di stadion rasanya akan merasa begitu sentimentil. Perasaan inilah yang mungkin terus mendorong pemilihan GBK sebagai venue.

Bukan berarti stadion lain tidak layak. Tapi bisa jadi jika dimainkan tidak di Gelora Bung Karno, perasaan sentimentilnya terasa sedikit berkurang. Meski Jens Raven, pemain Timnas Indonesia U-20, juga sudah merasakan emosi suporter ketika bermain di Gelora Bung Tomo.

Kapasitas GBK

Tentu bukan cuma karena itu Timnas Indonesia sering memilih Gelora Bung Karno ketimbang stadion lain. Salah satu alasan masuk akal kenapa GBK selalu dipilih adalah soal kapasitasnya. Stadion Utama Gelora Bung Karno kini menduduki peringkat 12 stadion dengan kapasitas terbesar di Asia.

Saat ini kapasitas GBK adalah 77 ribu sekian penonton. Jumlah kapasitas tersebut membuat GBK lebih besar dari Baku Olympic Stadium yang pernah menggelar final Liga Eropa 2019 di Azerbaijan.

Akan tetapi, jumlah kapasitas itu hanya membuat GBK sebagai stadion terbesar kedua di Asia Tenggara. Stadion kebanggaan kita ini kalah dari Stadion Bukit Jalil di Malaysia yang memiliki kapasitas 85 ribu lebih pasang mata.

Kemarin, ketika menggelar laga melawan Australia, PSSI melalui Arya Sinulingga juga sudah mengatakan bahwa pemilihan GBK adalah demi memberi ruang bagi para suporter. Kita tahu suporter Timnas Indonesia itu banyak sekali. Jadi butuh stadion yang bisa menampungnya.

Kalau di Gelora Bung Tomo, kapasitasnya tak sampai 50 ribu. Patriot Candrabhaga cuma 30 ribu. Pakansari di Cibinong hanya 30 ribu. Jadi, untuk pertandingan selevel Kualifikasi Piala Dunia atau pertandingan lain yang potensi penontonnya besar, mustahil memakai stadion-stadion tadi.

Lagi pula, bukankah semakin banyak yang nonton, pendapatan PSSI makin banyak? Mengutip Bola Net, PSSI bisa merup hingga Rp22 miliar lebih pendapatan dari tiket. Jika pendapatan PSSI makin banyak, kan, timnas makin maju. Ya, nggak? Tapi kenapa nggak pakai JIS saja? Bukankah kapasitas JIS lebih besar?

Hubungan PSSI dan Pengelola GBK

Jakarta International Stadium memang punya kapasitas lebih besar dari GBK, yakni 82 ribu penonton. JIS pernah hendak dipakai timnas, tapi malah diseret ke urusan copras-capres. Padahal bukan karena politik JIS belum jadi pilihan venue Timnas Indonesia.

Soal fasilitas, JIS dan GBK tak jauh beda. Dari segi kursi, pencahayaan, papan skor, rumput, semuanya memadai. Kalaupun rumputnya masih tak layak digunakan, bisa diperbaiki. Tapi masalahnya, akses JIS itu susah, tak seperti GBK. Gelora Bung Karno, sekalipun lebih sedikit kapasitasnya, aksesnya lebih mudah.

GBK bisa dijangkau dengan MRT, Transjakarta, atau angkutan umum lain. Selain mudah diakses oleh suporter, GBK juga mudah diakses oleh tim lawan. Di sekitar GBK juga banyak hotel-hotel mewah, seperti Fairmont Hotel yang jadi tempat menginap para pemain Timnas Argentina. Selain itu izin keramaian dan keamanan di GBK juga mudah.

Hubungan PSSI dan pengelola GBK toh sudah erat. Bahkan dengan GBK, PSSI bisa meminta diskon harga sewa untuk Timnas Indonesia. Pengelola GBK juga mau memprioritaskan Timnas Indonesia. Agenda timnas yang padat membuat pengelola mulai membatasi penggunaan GBK selain untuk Timnas Indonesia.

Itulah tadi alasan di balik Timnas Indonesia yang sering bermain di GBK. Bagaimana menurutmu football lovers?

https://youtu.be/s_LqdoHdR1w

Sumber: Bolacom, TvOneNews, PikiranRakyat, PanditFootball, Detikcom, SportDetik, Suara, CNNIndo

Berita Bola Terbaru 28 September 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Setelah menang di Derby Della Madonnina, AC Milan kembali raih hasil positif setelah mengalahkan Lecce 3 gol tanpa balas. Christian Pulisic, Theo Hernandez, dan Alvaro Morata menjadi aktor yang membobol gawang Lecce. Hasil ini membuat Rossoneri sementara naik ke papan atas dan Lecce terpuruk di posisi 17.

Dari La Liga, Mallorca kembali meraih hasil positif yang membuat mereka naik ke posisi 4 di klasemen sementara. Gol Valery Fernandez dan Cyle Larin berhasil membuat mereka menang 2-1 di kandang Real Valladolid. Tuan rumah yang baru bisa membalas lewat gol Ivan Sanchez di ujung pertandingan, harus rela turun ke posisi 18.

Kemenangan 4-2 Borussia Dortmund atas Bochum membuat posisi mereka naik ke posisi 2. Brace Sehrou Guirassy, serta gol Emre Can dan Felix Nmecha hanya bisa dibalas Bochum dengan 2 gol dari Dani de Wit dan Matus Bero. Sementara Bochum harus rela bercokol di posisi 17.

Sementara di Paris, PSG masih bercokol di puncak klasemen setelah menaklukan Rennes 3-1. Tri gol Le Parisien dicetak lewat brace Bradley Barcola dan sebuah gol Lee Kang-in. Sementara tim tamu mencuri sebuah gol titik putih Arnaud Kalimuendo. Hasil ini membuat Rennes sementara duduk di posisi 8.

 

PEP GUARDIOLA BEBERKAN MASA DEPAN RODRI

Setelah tak ditarik keluar pada laga melawan Arsenal, Rodri akhirnya menjalani operasi. Gelandang asal Spanyol ini dikabarkan baru menyelesaikan operasinya pada Jumat 27 September lalu. Pep Guardiola sebagai pelatih Man City mengaku senang bahwa operasi anak asuhnya berjalan lancar. Meskipun dirinya juga bersedih karena pilar pentingnya di lini tengah tersebut harus menepi lama. “Operasinya berjalan lancar pagi ini, ACL dan beberapa meniskus, dan musim depan dia akan kembali ke sini. Musim ini telah usai,” ujar Pep dikutip dari 90Min.

 

RODRI CEDERA, MANCHESTER CITY INCAR GELANDANG MUDA ITALIA

Menyiasati ketiadaan Rodri, Man City langsung bergerak cepat mencari calon pengganti. Gelandang Torino, Samuele Ricci menjadi target utama yang berusaha mereka bawa ke Etihad. Pemain berusia 23 tahun ini memang sedang bermain bagus bersama Torino di Serie A. Dengan postur yang mumpuni, Ricci dianggap bisa untuk berduel dengan permainan keras Premier League. Namun, Man City harus pintar-pintar merayu Torino, sebab mereka sepertinya tak akan begitu saja melepas gelandang andalannya di musim dingin nanti. 

 

CEO NEWCASTLE MUNDUR

CEO Newcastle United, Darren Eales, dikabarkan akan mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil setelah dirinya divonis mengidap kanker. Pihak Newcastle pun sudah mengetahui kabar ini. The Magpies merasa keberadaan Eales cukup penting dalam proses adaptasi rezim Arab Saudi di Inggris. Yassir Al-Rumayyan sebagai presiden klub sangat berterima kasih dengan kontribusinya ini. Sementara, Eales akan bertahan sedikit lebih lama di St. James Park hingga pihak klub menemukan penggantinya.

 

OLE INCAR POSISI PELATIH NORWEGIA

Mantan pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menyebutkan bahwa dirinya siap untuk menangani Timnas Norwegia apabila kesempatan tersebut tiba. Ole menyebut dirinya rela menunggu hingga posisi pelatih kepala tersebut lowong. Sementara, Erling Haaland dan kawan-kawannya ditukangi oleh Stale Solbakken. “Ketika Stale memutuskan untuk angkat kaki, saya sangat gembira untuk masuk melakukan diskusi,” ujar Ole via Goal.

 

PEMAIN LUTON KOLAPS DI LAPANGAN

Di Inggris, mantan pemain Manchester United, Tahith Chong, kolaps di tengah lapangan ketika membela Luton Town yang sedang bertandang ke markas Plymouth. Chong dikabarkan mendapatkan benjolan besar di dahi sebelah kirinya setelah mengalami benturan. Syukurnya, Chong tidak mengalami masalah yang serius. Ia akhirnya bisa bangun dan tersadar lagi. Tak ingin ambil resiko, sang pelatih, Rob Edwards, akhirnya menggantikannya dengan Jacob Brown.

 

ANSU FATI SIAP MENTAS LAGI

Setelah hampir 15 bulan tak merumput bersama Barcelona, Ansu Fati siap merumput lagi untuk Blaugrana. Pemain yang musim lalu dipinjamkan ke Brighton tersebut tak bisa merumput lebih dari awal musim ini karena cedera. Namun, Hansi Flick dikabarkan akan membawanya pada laga melawan Osasuna akhir pekan ini. Sebelumnya, Ansu Fati memang sempat terlihat di bangku cadangan Barca pada laga melawan AS Monaco di ajang Champions League.

 

CHRISTIAN PULISIC MASUK RADAR LIVERPOOL

Setelah berhasil mengembalikan performanya bersama AC Milan, Christian Pulisic dikabarkan masuk daftar teratas pemain yang diincar Liverpool. The Reds memproyeksikan pemain berusia 26 tahun itu sebagai penerus Mohamed Salah yang kontraknya akan berakhir di akhir musim. The Reds sepertinya ingin mengulangi kegemilangannya memoles pemain buangan Chelsea yang tampil bagus di Serie A. Seperti yang kita ketahui, sebelum bergabung bersama The Kop, Salah terlebih dahulu bermain untuk Fiorentina dan AS Roma.

 

JUVENTUS AJUKAN BANDING SOAL GAJI RONALDO

Juventus mengajukan banding terkait 9,8 juta euro (Rp 165,5 miliar) yang harus ia bayarkan kepada Cristiano Ronaldo. Juventus memang masih berhutang dengan CR7 karena belum melunasi gaji Ronaldo. Banding ini sudah mereka ajukan secara resmi ke Pengadilan Ketenagakerjaan Turin pada Kamis, 26 September lalu. Juventus yang sebelumnya juga pernah berurusan dengan pengadilan akan berhati-hati menangani urusan ini. Sebab, hukuman bisa saja mengintai mereka karena Juve juga pernah ketahuan melakukan pemalsuan catatan keuangan.

 

VINI MAKIN NAKAL, DON CARLO ANGKAT TANGAN

Pelatih kaya pengalaman, Carlo Ancelotti, sudah menyerah menangani Vinicius Junior. Don Carlo frustrasi menceramahi Vini agar sang pemain bisa mengontrol emosinya terhadap keputusan wasit. Bintang Tim Samba tersebut sudah mendapatkan 3 kartu kuning dari 7 pertandingan La Liga. Semua kartu itu didapatkannya hanya karena memprotes keputusan wasit. “Peraturan kan sudah berubah, dan kita harus membiasakan diri. Protes harus dihindari. Titik. Ini bukan soal adil atau tidak adil, kita yang harus beradaptasi. Itu saja,” jelas Don Carlo, via Goal

 

MOURINHO PECAHKAN REKOR DON CARLO

Tak hanya itu, Don Carlo pun tampaknya sedang bersedih hati karena rekornya baru saja dipatahkan oleh Jose Mourinho. Laga Fenerbahce melawan Union Saint-Gilloise membuat Mou melewati rekor Don Carlo sebagai pelatih pertama yang menukangi 8 klub berbeda di kompetisi Eropa.  Mou telah menukangi Benfica, FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, dan Fenerbahce. Sementara, Don Carlo hanya menukangi 7 klub, yakni Parma, AC Milan, Juventus, Chelsea, Paris Saint-Germain, Bayern Munich dan Real Madrid

 

PUNDIT SEPAK BOLA TERKENA TEROR

Bersamaan dengan rekor The Special One, pundit sepak bola asal Turki, Serhat Akin, dilarikan ke rumah sakit setelah kakinya terkena peluru setelah meliput laga Fenerbahce melawan Union Saint-Gilloise. Tembakan tersebut terjadi setelah Akin keluar dari studio Sports Digitale. Dari rekaman CCTV, Akin didekati oleh seseorang bertopeng yang kemudian melepaskan sebuah tembakan ke arahnya. Belum jelas apa motif terjadinya teror ini. Akin sendiri dikabarkan sudah mulai membaik setelah ditangani di rumah sakit.

 

STY INGIN RACIK TIM YANG SULIT DIKALAHKAN

Dari dalam negeri, Shin Tae-yong menyebutkan bahwa dirinya sedang dalam misi untuk membangun Timnas yang sulit dikalahkan. Ucapan ini keluar sebagai respons dari kritikan yang menganggapnya terlalu banyak memakai jasa pemain keturunan. “Kalau sepak bola kita lebih baik lagi. Kita tidak akan mudah dikalahkan oleh lawan siapapun,” ucap STY dikutip dari Bolasport. Keberadaan pemain keturunan menurutnya bisa sangat membantu menaikkan kualitas timnya. Meskipun dirinya juga berharap pemain lokal bisa bersaing dengan para pemain keturunan di timnya.

 

JENS RAVEN WASPADAI KEKUATAN YAMAN

Setelah menang dari Timor Leste, bintang Timnas Indonesia U-20, Jens Raven, mengaku waspada dengan kekuatan Yaman. Indonesia yang sementara menjadi puncak klasemen Grup F pada laga selanjutnya akan menghadapi Yaman yang sementara bercokol di posisi 2. Sebelumnya, negara Timur Tengah tersebut berhasil menggulung Maladewa 3-0. “”Kami harus persiapan agar bermain dengan baik [lawan Yaman]. Hari Sabtu tim harus beristirahat. Yaman salah satu tim terkuat. Saya berharap semua orang mendukung kami untuk lolos ke China,” ucap Raven dikutip dari CNN.

 

RENOVASI KANJURUHAN HAMPIR USAI

Progres renovasi Stadion Kanjuruhan dikabarkan sudah mencapai angka 85%. Renovasi stadion yang memakan dana sekitar Rp 330 miliar ini tergolong sangat cepat. PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek menargetkan pekerjaannya tersebut akan usai pada 26 Desember 2024 kelak. “Sisa 15 persen lagi semoga sudah selesai akhir tahun,” ungkap Project Manager PT Waskita Karya, Vino Teguh Pramudia dikutip dari Baca Ini. Sayangnya, kecepatan renovasi stadion ini tak dibarengi dengan kecepatan pengusutan tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.

 

HOLDING TAK DIAJAK FOTO SKUAD CRYSTAL PALACE

Dilansir dari Mirror, pemain Crystal Palace, Rob Holding mendadak dikeluarkan dari skuad Crystal Palace. Sang pemain pun tak mengikuti sesi pemotretan tim terbaru. Menurut sang pelatih, Oliver Glasner, Holding dikeluarkan dari tim utama dan akan bermain di tim U-23. Hal itu menyusul tindakannya yang menghapus seluruh postingan instagramnya yang berbau Crystal Palace. Padahal kontrak mantan pemain Arsenal itu tersisa hingga 2025 di Crystal Palace.

 

PELATIH WEST HAM CEDERA 

Kabar berikutnya datang dari West Ham. Dilansir dari yahoo sports, pelatih The Hammers Julen Lopetegui dilaporkan mengalami cedera betis pasca laga melawan Liverpool di Carabao Cup. Ia cedera karena terlalu bersemangat di pinggir lapangan. Usut punya usut, ia ternyata punya riwayat masalah di betis achilles-nya sejak dulu. Jelang melawan Brentford di Liga Inggris, ia terlihat datang di jumpa pers dengan menggunakan kruk. Kemungkinan ia akan mendampingi anak asuhnya di pinggir lapangan dengan bantuan kruk saat bertandang ke markas Brentford. 

 

SARRI DIPERTIMBANGKAN JADI PELATIH EVERTON

Beralih ke kabar selanjutnya. Dilansir dari Triball Football, pemilik baru Everton, Friedkins Group mempertimbangkan mantan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri untuk menukangi The Toffees menggantikan Sean Dyche. Menurut pihak Friedkins, Sarri dianggap punya pengalaman menangani tim di Liga Inggris. Mendengar ketertarikan tersebut, pelatih berusia 65 tahun yang masih menganggur itu mengaku akan segera mempertimbangkannya. 

 

RAYA ABSEN LAWAN LEICESTER?

Pindah ke kabar dari Arsenal. Dilansir dari Yahoo Sports, kiper The Gunners, David Raya diragukan bisa tampil saat melawan Leicester City di Liga Inggris, Sabtu 28 September 2024. Raya mengalami cedera otot dan terlihat diperban pasca laga melawan City pekan lalu. Ia juga absen di laga Carabao Cup, dan digantikan oleh kiper muda 16 tahun, Jack Porter. Arteta kini masih mempertimbangkan apakah akan kembali memasang Porter, atau kiper baru Neto Murara, saat menghadapi The Foxes di Emirates nanti.  

 

CAMAVINGA SIAP TAMPIL DI DERBY MADRID

Beralih ke kabar La Liga. Dilansir dari Footbal Espana, jelang Derby Madrid, 29 September mendatang, Real Madrid akan mendapat tambahan tenaga setelah pemainnya yang cedera, Eduardo Camavinga dikabarkan membaik. Selain dikabarkan pulih, pemain serba bisa itu sudah mulai berlatih bersama tim sejak Kamis 26 September. Sang pemain juga tak sabar untuk tampil pertama kalinya untuk El Real musim ini setelah absen cukup lama. 

 

JOAO PALHINHA CERAI DENGAN ISTRINYA

Kabar berikutnya datang dari pemain baru Bayern Munchen, Joao Palhinha. Dilansir dari The Sun, pemain asal Portugal tersebut dilaporkan baru saja cerai dengan istrinya yang merupakan seorang penyanyi, Patricia Palhares. Palhinha cerai di saat istrinya sedang mengandung anak keduanya. Terlihat Patricia menghapus semua postingan yang berhubungan dengan Palhinha. Perceraian tersebut terjadi setelah beberapa bulan Palhinha hijrah ke Munchen. Fyi aja pasangan ini sudah menikah sejak 2021.

 

LEVERKUSEN AKAN GANGGU MUNCHEN DI ALLIANZ

Sementara itu, klub Palhinha, Bayern Munchen kini sedang dalam ancaman yang ditebar oleh rivalnya, Bayer Leverkusen. Dilansir dari Get Football News Germany, Die Werkself berniat akan mengganggu rekor kemenangan besar Die Roten jelang laga spieltag 5 Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu 28 September 2024. Punggawa Leverkusen Granit Xhaka mengatakan bahwa ia tak sudi membiarkan Munchen terus tampil baik. Menurutnya, Munchen asuhan Kompany perlu diberi ujian. Pasalnya, selama ini mereka hanya menang besar kala menghadapi klub-klub medioker.

 

JAY IDZES GAGAL KAWAL DYBALA 

Dari Serie A, pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes terancam gagal berhadapan dengan pemain Argentina, Paulo Dybala di giornata ke-6 Serie A saat Venezia bertandang ke AS Roma. Pasalnya, Dybala akan absen karena mengalami cedera otot pasca laga melawan Athletic Bilbao di Europa League. Dengan absennya Dybala, Bang Jay kemungkinan akan uji kemampuan menghadapi Artem Dovbyk. Striker buas Giallorossi lainnya yang dalam tiga laga beruntun berhasil mencetak gol.

 

MEDIA BELANDA AKUI HILGERS PEMAIN INDONESIA

Kabar selanjutnya datang dari pemain yang segera menjadi WNI, Mess Hilgers. Meski belum resmi disumpah menjadi WNI, media Belanda, Oost, telah menyebut bek 23 tahun tersebut sebagai pemain asal Indonesia. Oost menyebut Hilgers sebagai pemain asal Indonesia saat memujinya ketika tampil apik melawan MU di Europa League. Hilgers kini masih tercatat sebagai warga negara Belanda, namun rencananya tanggal 30 September 2024, ia akan disumpah menjadi Warga Negara Indonesia di KBRI Indonesia yang ada di Den Haag, Belanda. 

 

MALAYSIA KEBUT NATURALISASI PEMAIN LIGA INGGRIS

Sementara itu dari kabar lainnya, demi menyaingi prestasi Timnas Indonesia, Timnas Malaysia siap kebut proses naturalisasi dua pemain asal Liga Inggris. Mereka adalah Josh Brownhill dan Zian Flemming yang sama-sama memperkuat Burnley musim ini. Akun X @frfuturetalents mengklaim bahwa dokumen naturalisasi kedua pemain tersebut sedang diproses. Menurut laporan, proses tersebut akan selesai pada bulan November. FAM berharap kedua pemain bisa membela Harimau Malaya di ajang Piala AFF 2024, Desember mendatang. 

 

Berita Bola Terbaru 27 September 2024 – Starting Eleven News

HASIL PERTANDINGAN

Dari hasil lanjutan La Liga jornada ke-7, Atletico Madrid sukses raup tiga poin saat bertandang ke markas Celta Vigo. Pasukan Diego Simeone meraih kemenangan tipis 1-0 Lewat gol yang dicetak oleh pemain baru mereka Julian Alvarez di menit ke-90. Berkat hasil ini Los Colchoneros sementara berada di peringkat 3 klasemen La Liga dengan 15 poin.

Dari Spanyol terbang ke Italia. Dari babak 32 besar Coppa Italia, Napoli sukses melangkah ke babak berikutnya setelah menang besar atas tamunya Palermo lima gol tanpa balas. Gol dari pasukan Antonio Conte dicetak oleh brace dari Cyril Ngonge, dan masing-masing gol dari Juan Jesus, David Neres, dan Mctominay.

Berikutnya beralih ke hasil laga Europa League. Wakil Italia AS Roma hanya meraih hasil seri saat menghadapi tamunya Athletic Bilbao dengan skor 1-1. Gol dari Artem Dovbyk di menit 32, berhasil disamakan oleh gol dari Aitor Paredes di menit 85. Dengan hasil imbang ini, Giallorossi sementara berada di peringkat 23 klasemen Europa League.

Masih dari hasil Europa League. Di laga-laga lainnya, Ajax berhasil menang besar atas tamunya Besiktas empat gol tanpa balas. Kemenangan tersebut membuat De Godenzonen sementara berada di posisi puncak klasemen Europa League. Sementara itu di hasil lainnya, wakil Prancis, Lyon berhasil mengalahkan tamunya Olympiakos 2-0 lewat gol dari Cherki dan Benrahma. Hasil ini merupakan kemenangan kedua Lyon di musim ini.

LAGA SPURS DI UEL DITUNDA SETENGAH JAM

Sementara itu, laga antara Spurs vs Qarabag di Europa League yang berkesudahan 3-0 untuk kemenangan The Lilywhites, menyisakan cerita tersendiri. Dilansir dari Daily Mail, laga tersebut ternyata sempat ditunda sekitar setengah jam akibat telatnya tim tamu datang ke stadion. Qarabag telat datang karena terjebak kemacetan di jalanan London Utara. Kemacetan tersebut disebabkan oleh penutupan jalur kereta api dan jalan karena adanya perbaikan. Hal itu mengakibatkan Qarabag dan ribuan fansnya harus mencari rute alternatif di tengah hujan lebat untuk mencapai stadion.

JORDAN HENDERSON BERSITEGANG DENGAN REKAN SENDIRI

Masih dari kabar Europa League. Dilansir dari The Sun, saat Ajax menggasak Besiktas 4-0, Jordan Henderson terlihat bertengkar dengan rekan setimnya, Bertrand Traore. Sampai-sampai kedua pemain tersebut adu mulut dan dipisah oleh rekan-rekannya. Perselisihan tersebut terjadi akibat ketidaksukaan Henderson dengan pelanggaran yang dilakukan Bertrand Traore terhadap gelandang Besiktas, Gedson Fernandes. Bahkan setelah dipisah, Henderson masih saja terlihat frustrasi pada tingkah Bertrand Traore tersebut.

TARGET JUARA LIGA INGGRIS MU TAHUN 2028

Pindah ke kabar berikutnya dari Liga Inggris. Dilansir dari Sportbible, CEO baru MU, Omar Berrada mengatakan bahwa, target MU menjadi Juara Liga Inggris adalah di tahun 2028. Tahun 2028 dipilih karena berdasarkan peringatan ulang tahun klub ke-150 tahun. Menurutnya, tahun tersebut adalah tahun paling realistis MU meraih juara Liga Inggris. Target juara MU tersebut disampaikan langsung oleh Omar di depan seluruh karyawan MU dalam pertemuan internal hari Kamis 26 September 2024 di Old Trafford.

SOLSKJAER BERSEDIA BALIK KE MU

Masih kabar soal MU. Dilansir dari daily mail, mantan pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer memberikan pernyataan mengejutkan ketika ditanya oleh media tentang peluangnya untuk kembali ke MU. Ole mengatakan siap dan bersedia bila dipanggil lagi oleh MU untuk posisi apapun, termasuk menggantikan Ten Hag bila diinginkan. Namun, Ole mengaku bahwa ia tidak memaksakan kehendaknya jika memang tawaran itu tidak ada. Pernyataan Ole tersebut diungkapkan di acara Forum Bisnis Oslo di Lillestrom Norwegia.

MANCHESTER CITY MENANG DALAM SATU KASUS

Pindah ke kabar dari Manchester sebelah. Dilansir dari Goal, Manchester City dilaporkan telah memenangkan satu kasus hukum atas Liga Premier dalam persidangan. Di persidangan tertutup pada hari Kamis 26 September 2024, pihak City menang atas kasus aturan APT, atau aturan yang mengatur soal pembayaran sponsor. Namun, kemenangan City ini dilaporkan bukanlah kemenangan mutlak atas Premier League. Pasalnya, satu kasus yang dimenangkan tersebut terpisah dari sidang tuntutan 115 kasus pelanggaran City.

FANS KLUB LIGA INGGRIS PALING BANYAK DITANGKAP POLISI

Lanjut ke kabar berikutnya. Dilansir dari The Sun, Kementerian Dalam Negeri Inggris baru-baru ini memunculkan data mengenai jumlah fans Liga Inggris yang sering ditangkap pihak aparat pada musim lalu. Menurut laporan kementerian tersebut, fans West Ham United menjadi yang paling banyak ditangkap, yakni sebanyak 103 fans. Yang kedua dan ketiga ditempati oleh fans City dan MU masing-masing 88 fans. Kemudian yang keempat terbanyak adalah fans Arsenal dengan 85 fans. Sementara Chelsea terbanyak kelima dengan 67 fans.

PERAN LEWANDOWSKI DATANGKAN SZCZESNY

Beralih ke kabar dari La Liga. Dilansir dari Goal, terungkap bahwa kedatangan kiper Polandia, Wojciech Szczesny ke Barcelona tak lepas dari andil dari rekan senegaranya, Robert Lewandowski. Striker Barca tersebut telah mempengaruhi Szczesny untuk kembali bermain setelah menyatakan pensiun beberapa waktu lalu. Menurut laporan, Lewandowski menghubungi langsung Szczesny melalui sambungan telepon beberapa kali. Bahkan Lewandowski juga membujuk keluarga Szczesny untuk segera tinggal di Barca.

PELAKU PELECEHAN RASIAL VINICIUS DIHUKUM

Masih dari La Liga. Dilansir dari BBC, seorang fans Real Mallorca yang melakukan pelecehan rasial terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Jr dan mantan pemain sayap Villarreal, Samuel Chukwueze, telah resmi dijatuhi hukuman penjara 12 bulan oleh pengadilan Spanyol. Dalam sebuah pernyataan pengadilan Spanyol tersebut, fans Mallorca itu juga dihukum larangan memasuki stadion sepakbola manapun selama tiga tahun.

LAGA GENOA VS JUVENTUS AKAN TANPA PENONTON

Dari Spanyol beralih ke kabar sepakbola Italia. Dilansir dari Football Italia, laga giornata ke-6 Serie A antara Genoa vs Juventus pada hari Sabtu 28 September 2024, akan dimainkan secara tertutup atau tanpa penonton. Laga yang akan dihelat di Stadion Luigi Ferraris tersebut tanpa penonton akibat hukuman yang dikeluarkan otoritas keamanan setempat setelah kejadian bentrokan antara fans Genoa dan Sampdoria beberapa hari lalu. Fyi, bentrokan tersebut telah mengakibatkan 38 orang luka-luka, dan 26 di antaranya adalah anggota polisi.

LUIS ENRIQUE RELA POTONG GAJI KARENA MEDIA

Berita lainnya datang dari pelatih PSG, Luis Enrique. Dilansir dari Goal, hubungan Luis Enrique dengan media Prancis ternyata tidak pernah baik-baik saja. Pelatih asal Spanyol itu sering merasa kesal dengan pertanyaan media Prancis. Luis Enrique mengakui sendiri sudah muak dengan media Prancis. Baru-baru ini ia bahkan mengatakan bersedia menerima pemotongan gaji sebesar 50% dari pihak klub, asalkan ia tidak bicara kepada media Prancis.

FIFA KESULITAN GELAR PIALA DUNIA ANTARKLUB 2025

Lanjut ke kabar selanjutnya. Dilansir dari Goal, FIFA menemui berbagai kesulitan untuk mengadakan Piala Dunia Antarklub 2025. Kesulitan tersebut diantaranya adalah soal hak siar, pemilihan, dan kecaman pemogokan dari para pemain. Soal hak siar misalnya, FIFA dilaporkan gagal jalin kerjasama dengan Apple untuk mengamankan kemitraan streaming global untuk Piala Dunia Antarklub. Selain itu soal, FIFA juga mengalami kesulitan dalam menarik sponsor, karena pihak sponsor ragu-ragu soal ketidakpastian seputar tempat penyelenggaraan yang hingga kini belum diumumkan.

MILIANO JONATHANS GABUNG TIMNAS?

Beralih ke kabar dari sepakbola nasional. Teka-teki siapa calon pemain naturalisasi yang akan segera diproses bulan Oktober nanti, kini mengarah ke pemain dari Vitesse Arnhem, Miliano Jonathans. Pemain yang punya darah Depok ini mengatakan bahwa ia telah dihubungi oleh pihak PSSI baru-baru ini. Jonathans yang berpaspor Belanda itu pun mengaku siap jika dinaturalisasi untuk bermain di Timnas Indonesia. Hal itu dikatakan langsung oleh Jonathans di channel YouTube Yussa Nugraha. Berposisi sebagai sayap serang, kelincahan Jonathans bisa jadi opsi bagi STY di lini serang Timnas Garuda. Di level, klub, dari tujuh laga Jonathans telah mengemas tiga gol dan satu assist bersama Vitesse.

DIRUT GBK DISURUH MENGHADAP DPR

Sementara itu dari kabar lainnya, Direktur Utama Pengelola Gelora Bung Karno (GBK), Rakhmadi Kusumo, dinilai harus bertanggung jawab atas penampilan Timnas Indonesia saat menjamu Australia. Sebab, rumput stadion yang buruk disebut menjadi penyebab performa Timnas kurang maksimal. Hal ini diutarakan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul di acara diskusi “Korea-Korea Selecao” Kamis 26 September 2024. Ia menilai Dirut GBK telah melakukan kesalahan fatal lantaran membuat kondisi rumput buruk. Pacul mengatakan bahwa ia akan menyuruh DPR memanggil Rakhmadi Kusumo dan tim untuk ditanyai pertanggung jawabannya.

RIZKY RIDHO DIMARAHI SHIN TAE-YONG

Kabar lainnya datang dari Rizki Ridho dan Shin Tae-yong. Rizki Ridho kedapatan ditegur dan dimarahi langsung oleh Coach Shin saat ia terlihat asyik sendiri bermain hp saat acara Santini Jebret Media Awards berlangsung. Ridho pun lalu disuruh Coach Shin memperhatikan acara yang sedang berlangsung, alih-alih bermain hp. Fyi, di acara tersebut Coach Shin mendapatkan awards Pelatih Pria Terfavorit, dan Rizky Ridho mendapatkan awards Atlet Pria Terfavorit.

KELUARGA LUCAS PAQUETA TERLIBAT JUDI

Dilansir dari The Sun, keluarga Lucas Paqueta diduga terseret dalam kasus perjudian. Menurut laporan, paman dan sepupu Paqueta, yakni Bruno dan Yan Tolentino, telah terlibat dalam kasus judi yang melibatkan pemain Real Betis musim lalu, Luiz Henrique. Paman dan sepupu Paqueta tersebut diklaim membayar uang sebesar 5000 pounds ke Henrique untuk memuluskan jalan mereka memenangkan taruhan. Namun anehnya, dalam kasus ini hanya pihak paman dan sepupu saja yang sedang diselidiki. Luiz Henrique sendiri sampai sekarang belum diselidiki.

TIKET GRATIS UNTUK ANGGOTA PARLEMEN INGGRIS

Lanjut ke kabar berikutnya. Dilansir dari Mirror, musim ini anggota parlemen Inggris ternyata menerima 21 tiket gratis nonton laga Liga Inggris dari pihak Premier League. Tiket tersebut lalu dibagi antar anggota parlemen, baik dari partai buruh maupun konservatif. Tak hanya Premier League saja yang memberikan tiket secara cuma-cuma pada anggota parlemen, pihak Asosiasi Sepakbola Inggris juga memberikan 17 tiket gratis kepada mereka. Lalu beberapa klub seperti Manchester City (11 tiket), Liverpool (6 tiket), maupun Portsmouth (3 tiket) juga memberikan tiket gratis kepada mereka.

BARCA INCAR DIOGO COSTA UNTUK JANGKA PANJANG

Dari Inggris beralih ke sepakbola Spanyol. Dilansir dari Mundo Deportivo, Barca akan mengincar kiper asal Portugal, Diogo Costa sebagai pengganti Ter Stegen untuk jangka panjang. Menurut laporan, kiper Porto tersebut adalah incaran utama para petinggi Barca musim depan. Rencananya, kiper berusia 25 tahun tersebut akan coba ditebus klausulnya oleh Blaugrana sebesar 45 juta euro.

LUIS ENRIQUE EJEK BARCA

Masih kabar yang menyangkut soal Barca. Dilansir dari Goal, pelatih PSG, Luis Enrique dikabarkan menghina mantan klubnya, Barcelona saat bertemu di UCL musim lalu. Jelang leg kedua Perempat Final UCL musim lalu antara Barca vs PSG, Enrique mengatakan bahwa permainan sepakbola Barca arahan Xavi, layaknya permainan klub gurem, Eibar. Namun, Enrique segera mengklarifikasi bahwa pernyataan itu keluar bertujuan untuk memompa semangat anak asuhnya di PSG.

NICE DILARANG BERKONTAK DENGAN PEMILIK MU

Beralih ke kabar lainnya dari klub Ligue 1, Nice. Dilansir dari Getfootballnewsfrance, pihak OGC Nice telah dilarang untuk menjalin kontak dengan pemilik MU, Sir Jim Ratcliffe karena adanya aturan UEFA tentang multi club ownership. Pasalnya, dua klub milik Ratcliffe yakni Nice dan MU sama-sama berlaga di Europa League. Ratcliffe tak boleh cawe-cawe lagi terhadap Nice. Ia juga tak boleh meningkatkan anggaran Nice musim ini. Selain tak boleh menjalin kontak dengan Ratcliffe, pihak Nice juga tak boleh menjalin kontak dengan CEO INEOS Sport, Jean-Claude Blanc.

MUNCHEN RESMI TUNJUK KEPALA PENCARI BAKAT BARU

Dari Prancis, beralih ke kabar dari sepakbola Jerman. Dilansir dari Get Football News Germany, Bayern Munchen telah resmi mendatangkan pemandu bakat baru bernama Nil Schmadtke. Nil adalah putra Jorg Schmadtke yang sempat menjabat sebagai direktur olahraga interim Liverpool. Schmadtke akan menggantikan posisi pemandu bakat sebelumnya yang hengkang, Markus Pilawa. Ia akan menandatangani kontrak dua tahun bersama Die Roten. Sebelumnya Nil Schmadtke ini telah bekerja sebagai pemandu bakat di FC Koln, Borussia Monchengladbach, dan Wolfsburg.

MUNCHEN ADAKAN PERTEMUAN RAHASIA DENGAN MUSIALA

Masih kabar soal Munchen. Dilansir dari Get Football News Germany, pihak Die Roten dilaporkan telah mengadakan pertemuan rahasia dengan Jamal Musiala di ruang belakang restoran Kafer Delikatessen di daerah Munchen. Pertemuan rahasia itu juga dihadiri oleh Direktur Olahraga Munchen, Max Eberl. Menurut laporan, pertemuan tersebut kurang lebih membahas tentang masa depan Musiala yang kontraknya akan habis di tahun 2026. Pihak Die Roten tampaknya sedang bernegosiasi membujuk Musiala untuk menandatangani kontrak baru sebelum tahun 2025.

ASNAWI OGAH BALIK KE LIGA INDONESIA

Kabar berikutnya datang dari pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar. Pemain yang sekarang bermain di Liga Thailand bersama Port FC tersebut mengaku ogah balik lagi ke Liga Indonesia setelah bertahun-tahun melalang buana di luar negeri. Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Asnawi dalam channel YouTube Port FC. Asnawi juga mengaku banyak tawaran dari klub Liga Indonesia, namun ia tolak. Ia lebih memilih bertahan di Liga Thailand yang menurutnya berkualitas dan menjadi liga nomor satu di Asia Tenggara.

MASA SULIT ARHAN DIUNGKAP MEDIA KOREA

Kabar berikutnya datang dari sahabat Asnawi yang juga berkarier di luar negeri, Pratama Arhan. Menurut media Korea Selatan, Sports-G, Arhan kini sedang mengalami masa-masa sulit di Suwon FC. Kondisinya hingga kini, suami Azizah Salsa tersebut masih bermain satu kali saja sepanjang tahun 2024 dan itu pun hanya dua menit saja. Menurut laporan, seorang ofisial Suwon FC yang tak disebutkan namanya, membeberkan penyebab kenapa Arhan tak bisa bersaing di tim utama. Orang itu berani blak-blakan berkata bahwa Arhan sebenarnya tidak dibutuhkan Suwon FC untuk bersaing di K-League 1. Secara kualitas, Arhan dianggap hanya mampu bersaing di K-League 2.

DOAN VAN HAU MASUK RUMAH SAKIT

Berlanjut ke kabar selanjutnya. Masih ingat dengan pemain Timnas Vietnam yang banyak dibenci netizen Indonesia, Doan Van Hau? Pemain tersebut kini dilaporkan masuk rumah sakit karena kondisi cedera yang dialaminya semakin memburuk. Van Hau dilaporkan akan menjalani operasi lanjutan di sebuah rumah sakit di Korea Selatan atas saran pelatih Kim Sang-sik. Padahal sebelumnya, media-media Vietnam sudah gembar-gembor memberitakan bahwa Van Hau bakal comeback di Piala AFF 2024. Publik Vietnam pun kini kecewa dengan berita tersebut dan merasa dibohongi soal comeback-nya Van Hau.