Kisah Kembalinya Si Anak Hilang Adama Traore Ke Barcelona

spot_img

Perpindahan pemain ke klub yang pernah membesarkan bakat pemain jamak dilakukan di berbagai liga top Eropa. Ambil contoh seperti Cristiano Ronaldo yang kembali lagi ke Old Trafford.

Hal serupa banyak terjadi di beberapa pemain tidak, terkecuali di bursa transfer musim dingin Januari 2022. Yakni kembalinya Adama Traore ke Barcelona, klub yang mendidiknya dari kecil.

Pemain yang satu ini cukup unik. Dia mempunyai badan berotot dan atletis bak binaragawan atau pemain WWF. Namun, siapa menyangka, di balik tubuhnya yang atletis itu, karier Adama Traore di dunia sepak bola cukup berliku. Bahkan latar belakang yang membentuk pribadi Adama Traore pun terbilang unik.

Masa Kecil Adama Traore

Adama Traore Diarra lahir di barat daya Barcelona, L’hospitalet, dari orang tua seorang imigran Spanyol asal Mali.

Dia tumbuh di keluarga kelas menengah di Spanyol. Adama tumbuh di kultur keluarga yang mencintai sepak bola. Terlebih di sekitar wilayahnya terdapat klub besar dunia, FC Barcelona.

Adama kecil mulai bermain sepak bola di lapangan dekat rumah milik L’Hospitalet, sekaligus menimpa pendidikan sepakbola di sana.

Adama Traore di La Masia

Di tahun 2004, impian Adama dan keluarga terbayar. Akademi terkenal Barcelona, La Masia memanggil Adama kecil untuk bergabung. Adama bergabung saat usianya baru menginjak 8 tahun.

Di La Masia, Adama menunjukan kemajuan yang pesat, meski secara postur tidak meyakinkan. Adama kecil memiliki speed yang tinggi sampai sampai mendapat julukan “Usain Bolt” (pelari juara dunia).

Di La Masia, Adama Traore sering ditempatkan di posisi bek kanan dan sayap kanan, dan dia menikmati posisi itu.

Pada tahun 2013, Adama Traore mulai menjadi pemain reguler di Barcelona B. Dia mencatatkan lebih dari 40 penampilan di liga ketika itu. Dia juga berjasa membantu tim Barca B menjuarai UEFA Youth League 2014.

Pada tahun yang sama Adama Traore dipromosikan di skuad senior Barcelona. Adama Traore membuat debutnya bagi tim utama Barcelona pada 23 November 2013. Dia menjalani debut di Barca ketika usianya 17 tahun. Sosok pelatih yang memberinya debut bagi tim utama Barcelona saat itu adalah Gerardo Tata Martino.

Karena debut dan prestasi Traore di Barca B, membuat banyak klub klub Eropa mulai melirik Traore. Posisi Adama Traore sendiri ketika itu tim senior hampir dikatakan mustahil untuk menembus line up. Apalagi kala itu Barca sudah diperkuat Neymar, Messi dan Suarez.

Adama Traore ke Aston Villa

Pada agustus 2015, Adama Traore memutuskan bergabung ke Aston Villa. Tim Sherwood adalah sosok pelatih yang membawa Traore ke Aston Villa.

Aston Villa membayar 7 juta pounds atau sekitar Rp 134 miliar untuk membawa remaja berbakat itu ke Villa Park. Traore telah membuat kesan manis secara langsung di lingkungan barunya.

Sebab hanya butuh delapan menit dari debutnya di Premier League bagi Traore untuk menunjukkan kemampuannya. Ketika ia masuk sebagai pemain pengganti ketika melawan Crystal Palace.

Namun karena sikap pelanggaran disiplin yang terjadi berulang kali, baik itu di lapangan maupun di luar lapangan, pada Januari 2016 Adama Traore dikeluarkan dari skuad Aston Villa. Itu menjadi salah satu momen terburuk dalam kariernya.

Debut kariernya di Inggris tidak berjalan sesuai dengan ekspektasinya. Traore hanya berhasil membela Aston Villa sebanyak 12 kali dalam dua musim pertamanya di klub. Dia hanya mencatatkan satu gol dan dua assist. Kariernya di Aston Villa bisa dibilang gagal total.

Adama Traore di Middlesbrough

Gagal di Aston Villa tidak membuat Traore putus asa, sang pemain memilih untuk tetap berada di Inggris. Middlesbrough menjadi klub keduanya di Inggris. The Boro mendatangkan Traore pada Agustus 2016. Saat itu, Middlesbrough dilatih oleh Aitor Karanka, pelatih asal Spanyol yang sudah mengenal betul Traore.

Bersama Middlesbrough, Traore sempat mengalami pasang surut penampilan. Dia bermain dua musim bagi The Boro, yakni di Liga Inggris dan Championship.

Tercatat hingga kariernya berakhir bersama Middlesbrough, pemain asal Spanyol ini berhasil membuat 71 penampilan dengan catatan 5 gol dan 13 assist. Sebuah peningkatan karier yang lebih baik dibandingkan sebelumnya di Aston Villa.

Bahkan di The Boro, Traore mampu menyabet beberapa penghargaan sebagai pemain terbaik Middlesbrough, dan pemain muda terbaik Middlesbrough.

Adama Traore di Wolves

Pada bulan Maret 2018, Terjadi pertandingan Wolves vs Middlesbrough di Riverside kandang Middlesbrough. The Boro kalah 2-1 atas Wolves. Ketika itu Wolves promosi ke Premier League dan sedang merencanakan skuad untuk Premier League musim berikutnya.

Saat itu juga Wolves pertama melirik Adama Traore yang tampil impresif. Larinya yang kencang serta kemampuan fisiknya yang kuat membuat Wolves kepincut.

Pelatih Wolves kala itu, Nuno Espirito Santo pun sangat terkesan dan bersikeras menginginkan pemain Traore.

Benar saja, Wolves akhirnya mendapatkan Traore pada musim panas kala itu, setelah klausul pelepasan 18 juta poundsterling atau Rp 347 miliar dari The Boro ditebus Wolves dengan angka 20 juta poundsterling atau sekitar Rp 385 miliar, sekaligus menjadi rekor pembelian Wolves ketika itu.

Di Wolves Adama Traore tumbuh berkembang seiring kecocokan dirinya bermain di winger kanan. Dengan tubuh yang makin kekar, tak jarang dia dijuluki “atlet angkat besi”.

Fisiknya justru terlihat mirip Dwayne Johnson, alih-alih seperti winger kebanyakan yang berperawakan ramping, dan memunculkan kesan cekatan dan lincah. Namun, perkembangan badan yang berotot tidak serta-merta membuat Traore menjadi lambat.

Pertumbuhan otot kekar milik Traore di Wolves, membuat dirinya sempat ditawari untuk mengikuti pertandingan American Football. Hal itu diketahui dari pengakuan Roman Saiss, rekan Traore di Wolves.

Prestasi di lapangan pun tak kalah mentereng. Adama Traore mencetak 6 gol dan 12 assist di 54 penampilanya bersama Wolves di musim pertamanya. Beberapa klub besar pun mulai melirik jasa Adama Traore.

Perpanjangan kontrak Adama di Wolves mengalami polemik. Perpanjangan kontrak dan gaji yang disodorkan Wolves tidak menyenangkan bagi pihak Adama Traore.

Traore pun enggan menandatangani kontrak barunya di Wolves. Kontrak Adama Traore dengan Wolves akan habis pada tahun 2023. Traore pun sempat beberapa kali menghuni bangku cadangan karena ogah menandatangani kontrak.

Kembali ke Barcelona

Pemilik Wolves tampaknya tidak mau membiarkan kebuntuan kontrak ini berjalan lebih lama. Oleh karena itu Wolves terbuka untuk menawarkan Traore ke beberapa klub.

Dia masih memiliki 18 bulan tersisa dalam kontraknya, yang berarti Wolves bisa menunggu hingga musim panas untuk menjualnya. Tetapi pemilik berniat mendapatkan uang dari Traore daripada kehilangan secara gratis pada tahun 2023.

Spurs pun datang dengan penawaran yang meyakinkan seiring kebutuhan Conte di posisi sayap kanan. Pemilik Wolves tampaknya bertekad untuk tidak melepasnya ke Spurs yang notabene rivalnya di tabel klasemen Premier League.

Di sinilah Barcelona masuk. Traore telah ditawarkan ke Barcelona melalui perantara. Dapat dipahami bahwa kepindahan Traore ke Barcelona sangat dimungkinkan karena faktor ​​tempat tinggal keluarga dan sahabat Traore tinggal.

Barcelona berusaha melepas Ousmane Dembele sebelum batas waktu transfer setelah ia tidak menyetujui kontrak baru di Camp Nou. Traore dipandang sebagai pengganti potensial untuk Dembele, yang telah dibekukan oleh Xavi.

Francisco Trincao yang saat ini dipinjamkan ke Wolves dari Barcelona dapat digunakan sebagai potensi pengganti atau alat tukar. Sementara kesepakatan opsi pembelian Traore juga disertakan.

Kedatangan Adama Traore ke Barcelona membuat kisah manis reuni kembalinya dia di tanah kelahiran dan tempat Adama Traore kecil tumbuh.

Berkumpul dengan sesama pemain Spanyol seperti Ferran Torres, Gavi, Busquets, Pedri, Eric Garcia, Jordi Alba, menjadikan Traore lebih memilih Barcelona ketimbang Spurs.

https://youtu.be/4t3aa7aqNYU

Sumber Referensi : theathletic, birminghammail, sportsmole, skysports, gazettelive

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru