Beranda blog Halaman 83

Berita Bola Terbaru 11 Desember 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pertandingan Liga Champions pekan ke-6, Liverpool menang tipis 1-0 atas tim tuan rumah, Girona. Penalti Mo Salah di menit 63 jadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan ini. Dengan tambahan tiga poin, The Reds kian kokoh di puncak klasemen dengan poin sempurna, 18. Pasukan Arne Slot jadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Champions musim ini.

Wakil Inggris lainnya, yakni Aston Villa juga menang 3-2 atas RB Leipzig. Gol Villa dicetak oleh John McGinn menit 3, Jhon Duran menit 52, dan Ross Barkley menit 85. Sedangkan Leipzig hanya membalas dua kali melalui Lois Openda menit 27 dan Christoph Baumgartner menit 62. Kemenangan ini bikin pasukan Unai Emery naik ke urutan tiga klasemen sementara.

Di pertandingan lain, Real Madrid harus susah payah untuk menang atas Atalanta. Saling berbalas gol, Madrid menang dengan skor 3-2. Gol El Real dicetak oleh Kylian Mbappe menit 10, Vinicius menit 56, dan Jude Bellingham menit 59. Sementara La Dea membalas dua kali melalui Charles De Ketelaere menit 45 dan Ademola Lookman menit 65. Kemenangan ini bikin Madrid naik ke urutan 18 klasemen Liga Champions musim 2024/25.

Paris Saint-Germain menang 3-0 atas tim tamu, RB Salzburg. Ketiga gol PSG dilesakkan oleh Goncalo Ramos menit 30, Nuno Mendes menit 72, dan Desire Doue menit 85. Dengan kemenangan kedua di Liga Champions musim ini, PSG berhasil naik ke urutan 24 klasemen sementara. 

Wakil Jerman, Bayern Munchen menang telak 5-1 atas tim tuan rumah Shakhtar Donetsk. Klub Ukraina itu sempat unggul lebih dulu melalui gol Kevin menit 5. Namun, Munchen membalikan keadaan dan mencetak lima gol. Gol tersebut dicatatkan oleh Konrad Laimer menit 11, Thomas Muller menit 45, Michael Olise menit 70 dan 90, serta Jamal Musiala menit 87. Dengan tambahan tiga poin, The Bavarian naik ke urutan delapan klasemen sementara UCL. 

MBAPPE CETAK GOL DAN CEDERA DI LAGA VS ATALANTA

Masih seputar Liga Champions, kemenangan Real Madrid atas Atalanta harus dibayar mahal dengan cederanya sang mega bintang, Kylian Mbappe. Dilansir Goal, setelah mencetak gol, Mbappe terlihat terduduk di menit 36. Pemain asal Prancis itu mengalami cedera otot. Mbappe pun ditarik keluar dan digantikan oleh Rodrygo. Selepas laga, Carlo Ancelotti pun memberikan update tentang kondisi Mbappe. Menurutnya, ini hanya gangguan kecil. Namun, Mbappe akan tetap menjalani tes untuk mengetahui secara pasti kondisi cederanya.

KEKALAHAN PERDANA INTER DI LIGA CHAMPIONS

Sementara itu, Inter Milan mengalami hasil buruk di pertandingan Liga Champions pekan keenam. Bertandang ke BayArena, Nerazurri kalah 1-0 dari Bayer Leverkusen. Dilansir ESPN, Nordi Mukiele jadi pahlawan kemenangan Leverkusen dengan golnya di menit 90. Bermain di kandang, Leverkusen terlihat lebih menguasai bola. Tapi gol baru bisa tercipta di penghujung laga. Dengan begitu, Die Werkself bisa memberikan kekalahan perdana untuk Inter Milan di Liga Champions musim ini. 

RIBUT SAMA IBRA, D’OTTAVIO CABUT DARI MILAN

Mumpung lagi bahas Inter Milan, mari kita simak berita dari rival sekota Inter, AC Milan. Dilansir Football Italia, Direktur Olahraga Milan, Antonio D’Ottavio dikabarkan telah meninggalkan klub. Antonio telah sepakat untuk meninggalkan jabatannya setelah serangkaian perdebatan dengan penasehat klub, Zlatan Ibrahimovic. Antonio sebetulnya orang lama di Milan. Ia sudah bekerja di San Siro sejak 2017. Namun, keberadaan Zlatan kerap mengganggu kinerjanya. Menurut laporan, Zlatan dan Antonio sering cekcok dan berdebat soal rencana masa depan tim utama dan tim muda Milan. Ketimbang makin runyam, Antonio pun memilih angkat kaki dari Milan.

KVARA CEDERA LUTUT, NAPOLI MUMET

Kabar buruk justru datang dari sang penantang gelar, Napoli. Salah satu bintangnya, yakni Khvicha Kvaratskhelia dikabarkan mengalami cedera lutut yang cukup parah. Menurut Foot Italia, cedera itu didapat Kvara saat menghadapi Lazio kemarin. Pihak klub mengkonfirmasi bahwa ada robekan pada ligamen kolateral medial milik Kvara. Dengan begitu, Kvara harus menjalani proses rehabilitasi. Staf medis Napoli memprediksi bahwa Kvara akan absen hingga pertengahan Januari nanti. Cedera ini bikin Napoli dan Antonio Conte mumet. Tim yang sedang mengejar gelar justru harus kehilangan pemain paling penting di lapangan.

TUDUHAN CITY MENINGKAT JADI 130 KASUS PELANGGARAN

Dari Italia, kita terbang ke Inggris untuk membahas klub yang sedang oleng, Manchester City. Klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu diprediksi bakal makin oleng. Karena hasil persidangan kasus pelanggaran finansial mereka menghasilkan tuduhan baru. Dilansir Goal, City bukan lagi menghadapi 115 tuduhan. City diduga bersalah dalam 130 kasus selama kurang lebih 14 tahun. Hasil dakwaan diprediksi bakal keluar pada akhir Januari nanti. Namun para ahli hukum yakin bahwa kemungkinan banding akan membuat persidangan memanjang hingga musim depan.

PEGAWAI MULAI PROTES INEOS YANG PELIT

Dari Manchester Biru, kini kita bergeser ke Manchester Merah. INEOS kabarnya berulah lagi. Mereka memangkas anggaran yang menurut mereka terlalu besar dan tidak diperlukan. Sialnya, anggaran yang dipotong itu adalah uang bonus kepada para pegawai di Manchester United. Dilansir Daily Mail, INEOS telah menarik anggaran bonus sebesar 100 pound yang diperuntukan kepada karyawan menjelang natal. INEOS malah menggantikannya dengan voucher makanan dan pakaian di M&S senilai 40 pound. Menurut laporan, salah satu staf pun mulai menyayangkan kebijakan INEOS. Mereka bahkan menyebut INEOS lebih pelit daripada Glazers. Keluarga Glazers memang serakah, tapi setidaknya mereka lebih mensejahterakan pegawai.

ARSENAL INGIN REKRUT DAN ASHWORTH

Bergeser ke London, Arsenal dikabarkan telah memasukan nama Dan Ashworth sebagai salah satu opsi untuk menggantikan Edu. Menurut Goal, ketersediaan Ashworth telah menarik perhatian Meriam London. Meski terlibat sedikit konflik di Manchester United, Arsenal tetap yakin bahwa Ashworth masih jadi yang terbaik di bidangnya. Apalagi, Ashworth punya hubungan kerja di masa lalu dengan direktur pelaksana Arsenal saat ini, Richard Garlick. Mereka pernah bekerjasama di West Bromwich Albion pada tahun 2013. Jadi, Ashworth adalah pilihan yang ideal.

ROMERO KRITIK MANAJEMEN KLUBNYA SENDIRI

Masih dari London, bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero baru-baru ini menyampaikan kritik dan pendapatnya tentang situasi manajerial klubnya. Dilansir BBC, bek asal Argentina itu merasa bahwa klubnya kurang berinvestasi pada pemain. Itu yang membuat Spurs tak pernah berkembang. “Manchester City bersaing setiap tahun, Anda lihat bagaimana Liverpool memperkuat skuadnya, Chelsea memperkuat skuadnya, tidak bermain bagus, tapi memperkuat lagi, dan sekarang mereka melihat hasil investasi Chelsea. Itulah hal-hal yang harus ditiru, (oleh Spurs)” kata Romero.

SON DIPANTAU GALATASARAY

Sementara itu, rekan Cristian Romero di Spurs, yakni Son Heung-min kabarnya telah menarik perhatian klub Turki, Galatasaray. Dilansir Tribal Football, kontrak Son di Spurs akan habis akhir musim ini. Situasi ini pun memancing Galatasaray untuk memantau Son. Pihak Gala bahkan dikabarkan tengah mempersiapkan proposal menarik untuk mantan penyerang Bayer Leverkusen tersebut. Jika situasinya memungkinkan, Gala akan mengajukan tawaran pada bulan depan. Son akan jadi pengganti Victor Osimhen yang belum tentu bertahan di Istanbul.

VAN GAAL KEMBALI MELATIH USAI MENDERITA KANKER

Mampir sebentar ke Belanda, kabar mengejutkan datang dari pelatih kawakan, Louis Van Gaal. Mantan pelatih Manchester United itu kembali muncul di pinggir lapangan bersama mantan klubnya, Ajax Amsterdam. Dilansir Daily Mail, Ini jadi kali pertama Van Gaal kembali melatih setelah mengumumkan bahwa dirinya sedang berjuang melawan kanker. Namun, tim yang ia latih bukan tim senior. Dirinya hadir untuk mengawasi sesi latihan tim junior Ajax yang berada di De Toekomst. Namun, belum jelas apakah ini sebuah kunjungan nostalgia atau indikasi untuk kembali melatih.

MYANMAR MAIN KASAR, PSSI BAKAL PROTES KE AFF

Dari Belanda, kita bergeser ke Asia Tenggara. Usai melakoni laga pembuka Piala AFF 2024 melawan Myanmar, PSSI kabarnya akan mengirim surat ke AFF. Emangnya ada apa? Dilansir Bolasport, PSSI tidak terima dengan permainan kasar yang ditunjukan Myanmar. Hal itu sudah dikonfirmasi langsung oleh Manajer Timnas Indonesia, Sumardji. Dirinya mengatakan kalau PSSI akan segera mengirim surat protes ke AFF. Ada dua kejadian kasar dari Myanmar ke pemain timnas Indonesia yang diingat oleh Sumardji. Pertama pelanggaran keras kepada Arkhan Fikri dan yang kedua kepada Marselino Ferdinan.

PSSI AJUKAN DIRI JADI TUAN RUMAH PIALA ASIA 2031

Masih seputar PSSI, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengkonfirmasi Indonesia akan mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Dilansir Bolasport, Erick Thohir menjelaskan bahwa Indonesia cukup serius untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Menurutnya, permintaan tersebut akan segera diproses ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). FYI aja nih, Indonesia bukan mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama, melainkan tuan rumah tunggal untuk agenda tersebut. Ini akan jadi langkah krusial agar Indonesia bisa mendapatkan sorotan positif di kancah sepak bola Asia.

Pelatih Vietnam Keliru, Harusnya yang Dia Sindir Malaysia, Bukan Indonesia

0

Genderang perang Piala AFF 2024 ditabuh. Laga-laga perdana dilakoni oleh sejumlah peserta, termasuk tim-tim besar seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Seperti yang sudah-sudah, turnamen terbaik sejagat alam semesta dan lelembut ini selalu menghadirkan intrik-intrik yang tak hanya pelik, tapi juga jijik.

Ingat Marselino Ferdinan disepak kepalanya menggunakan bola oleh salah satu pemain Myanmar? Kejadian itu seakan-akan membuat turnamen ini bukan lagi kompetisi sepak bola sub-konfederasi, melainkan turnamen sub-kelurahan.

Itu di dalam lapangan. Di luar lapangan, para peserta mulai membeo, terutama mereka yang menang besar. Salah satunya yang cukup menyentil hati nurani fans Timnas Indonesia adalah komentar dari pelatih Vietnam, Kim Sang-sik selepas timnya menebas hidup-hidup Timnas Laos. Hm…. komentar apakah itu?

Nyindir Timnas Indonesia

Ceritanya, di laga pertama Timnas Vietnam asuhan Kim Sang-sik menghadapi Laos. Tentu saja di atas papan tulis, Vietnam unggul. Memenangkan laga itu hukumnya fardhu ain. Bisa jadi bahan ledekan kalau sampai kalah.

Dan… ya, Vietnam benar-benar mengalahkan Laos. Tak tanggung-tanggung, Timnas Bumbu Dapur dihajar di rumahnya sendiri lewat skor mencolok, 4-1. Semua gol yang dicetak Vietnam berasal dari Nguyen. Usai laga, di ruangan konferensi pers, Kim Sang-sik bangga sekali bisa membawa timnya menang besar melawan Laos. Ya, Laos! 

Tentu saja membanggakan tim doang bukan ciri khas pelatih Vietnam. Dalam satu tarikan nafas, pelatih asal Korea Selatan itu juga memuncratkan sindiran pada Timnas Indonesia. Mengutip Detikcom, Sang-sik menyebut bahwa Vietnam berhasil menang telak karena membawa skuad terbaiknya ke Piala AFF 2024, tidak seperti Indonesia dan Thailand.

“Indonesia dan Thailand tidak membawa skuad terbaiknya di ajang ini. Namun, kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin agar mencapai final, sesuai dengan target awal,” kata Sang-sik.

Arah pembicaraan Sang-sik seolah menyindir Indonesia yang cuma menang 1-0 atas Myanmar. Sementara Thailand dan Vietnam bisa menang besar menghadapi lawan-lawannya. Jadi, seakan-akan menang 1-0 itu seperti Antony di MU: barang hinaan. Namun, Sang-sik salah besar kalau menyindir Indonesia. Harusnya setelah timnya melibas Laos, Malaysia lah yang mesti dia sindir.

Malaysia Gagal Menang di Pertandingan Pertama

Dari empat tim yang disebut-sebut lokomotif sepak bola Asia Tenggara, satu-satunya yang gagal memetik kemenangan di partai pertama adalah Malaysia. Kalau lawannya Thailand sih masih oke. Lha ini, lawan mereka ‘hanya’ sekelas Kamboja. Terlepas sudah maju apa belum, Kamboja tetaplah Kamboja.

Level mereka masih di bawah Malaysia. Namun lihat! Nyatanya pasukan Pau Marti Vicente malah kesulitan menembus pertahanan Timnas Kembang Kuburan. Bermain di depan pendukungnya sendiri, anak asuh Koji Gyotoku justru lebih percaya diri dan jauh dari kata gentar untuk menggempur pertahanan Harimau Malaya.

Kamboja yang banyak diisi pemain naturalisasi dari Jepang malah hampir saja membuat Malaysia pulang sambil berlinang air mata. Hingga menit ke-70, skor 2-1 untuk keunggulan Kamboja bertahan. Untungnya, pemain naturalisasi, Fegus Tierney yang masuk menit 70 mampu menyamakan kedudukan, empat menit dia berada di lapangan.

Ironi Timnas Malaysia

Imbang memang bukan hasil yang buruk. Tapi seri menghadapi Kamboja dengan skuad bertabur pemain naturalisasi, jelas memalukan. Walau katanya sih, dik Malay tidak menurunkan skuad terbaiknya. Pemain seperti Dion Cools, Syihan Hazmi, hingga Matthew Davies tidak ikut.

Tapi kan hampir keseluruhan pemain yang dibawa ke Piala AFF adalah pemain naturalisasi. Di skuad Pau Marti, nama-nama senior seperti Syafiq Ahmad dan Dominic Tan masih ada. Sederet pemain naturalisasi yang, entah kapan mereka menaturalisasinya, juga dibawa di turnamen dua tahunan ini.

Setidaknya di laga melawan Kamboja saja ada lima pemain naturalisasi yang dimainkan sejak babak pertama. Paulo Josue, Endrick, Dominic Tan, Daniel Ting, dan Stuart Wilkin main dari menit pertama. Itu belum termasuk pemain naturalisasi lain yang turun di babak kedua seperti Fergus Tierney, Sergio Aguero, dan Darren Lok.

Satu lagi, walau katanya tidak menurunkan pemain terbaik, Timnas Malaysia menjadi salah satu dari empat skuad termahal di Piala AFF 2024. Bahkan mengutip Tirto.id, Malaysia menduduki posisi ketiga dengan nilai skuad Rp109,09 miliar. Harimau Malaya berada di bawah Thailand dan Vietnam. Indonesia malah berada di posisi keempat.

Dengan skuad termahal ketiga dan bertabur naturalisasi, Malaysia malah nyaris kalah dari Kamboja. Sementara Indonesia dengan nilai skuad yang cuma Rp60 miliar sekian dan kebanyakan pemain muda, bisa mengalahkan Myanmar yang dihuni pemain senior. Namun lucunya di sini, yang kena sindir pelatih Vietnam malah Indonesia, alih-alih Malaysia.

Ada dendam apa sih pakcik Sang-sik? Kok ente bisa segitunya membenci Timnas Indonesia?

Yang Penting Tiga Poin

Lagian, menang berapa pun, 1-0, 4-1, atau 10-0 kek, poin yang didapat tidak dikalikan dengan jumlah gol alias masih tiga poin. Toh Piala AFF juga masih di babak grup. Jadi, yang penting adalah kemenangan, tidak peduli berapapun skornya. Kalau kalah atau imbang, nah itu mungkin bakal berpengaruh ke tabel klasemen.

Lagi pula, akan seberapa ketat sih fase grup Piala AFF sampai-sampai agresivitas gol diperhitungkan? Sudah jelas kok dari Grup B sendiri siapa yang bakal lolos ke semifinal. Di fase gugur pun yang dibicarakan toh nantinya juga menang atau kalah, bukan skornya. Ingat kata Coach Justin.

Poin FIFA Indonesia Lebih Banyak dari Vietnam

Vietnam boleh bahagia menang besar atas Laos, dan pelatihnya seenak jidat menyindir tim lain. Tapi coba deh cari tahu lagi. Selain kemenangan berapapun skornya tetap bernilai tiga poin, kemenangan besar Vietnam atas Laos dan kemenangan tipis lagi susah payah Indonesia atas Myanmar, punya bobot poin yang berbeda di mata FIFA.

Yang kedua memiliki bobot poin lebih banyak dari yang pertama. Begini. Usai mengalahkan Myanmar di Thuwunna Stadium, Indonesia mendapat poin FIFA 1,8. Padahal skornya cuma 1-0. Sementara dari kemenangan besar atas Laos di laga pertama, Vietnam cuma mendapatkan 1,3 poin FIFA.

Ya, ya, itu mendingan daripada Timnas Thailand. Pasukan Masatada Ishii lebih ngenes lagi. Mereka memang berhasil membumihanguskan Timor Leste lewat 10 gol tanpa balas. Tapi poin FIFA didapat tak sampai 1 poin. Mengutip Bolasport, dari kemenangan itu Gajah Perang cuma memperoleh 0,95 poin.

Poin FIFA yang diperoleh Indonesia bisa lebih banyak dari Vietnam dan Thailand karena yang dihadapi adalah Myanmar. Biar bagaimanapun negara yang pernah mencapai kejayaannya di sepak bola Asia pada 1950-an itu, punya ranking yang lebih tinggi dari Timor Leste dan Laos.

Per 28 November 2024, Myanmar kini menduduki posisi 167 FIFA. Sedangkan Timor Leste berada di peringkat 196, dan Laos bertengger di peringkat 186 FIFA. Jadi jelas ya, menang besar di Piala AFF tidak perlu terlalu dibanggakan. Dan semestinya pelatih Vietnam tidak perlu menyindir segala.

Tapi kalau masih mau menyindir Indonesia, ya silakan saja. Toh akhirnya bakal kelihatan mana yang memanfaatkan Piala AFF untuk umbar kesombongan, mana yang memanfaatkan Piala AFF untuk meraup secuil demi secuil poin FIFA. Kalau Shin Tae-yong jelas. Ia akan memilih opsi yang kedua.

https://youtu.be/re1nBXss5gI

Sumber: Baoquangninh, JPNN, Tirtoid, Detikcom, IDNTimes, Bolasport

Pemain Serba Bisa Itu Bernama Dony Tri Pamungkas

0

Kalian sempat kaget tidak, ketika melihat Dony Tri Pamungkas dijadikan sebagai bek tengah oleh Shin Tae-yong di laga melawan Myanmar? Eksperimen gila yang dilakukan STY itu bak kejutan besar. Pasalnya, pemuda asal Boyolali tersebut sebelumnya tak pernah bermain di posisi tersebut.

Namun jika kalian tahu, bahwa dalam kariernya, Dony Tri ternyata memang sering berganti-ganti posisi. Lantas, bagaimana ceritanya Dony Tri ini bisa jadi pemain yang berganti-ganti posisi?

Perjuangan Dari Boyolali

Tahun 2005 di salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang dijuluki “Kota Susu”, yakni Boyolali, lahir seorang anak bernama Dony Tri Pamungkas. Dony terlahir dari keluarga sederhana, ayah dan ibunya hanyalah seorang pedagang es kelapa yang berjualan di depan rumah.

Ia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Salah satu kakaknya juga adalah pesepakbola kondang, yang pernah memperkuat Timnas Indonesia. Bukan, bukan Bambang Pamungkas, melainkan Joko Sasongko, mantan pemain Arema hingga Pelita Jaya.

Sosok Joko Sasongko inilah yang menjadi mentor bagi Dony sejak kecil. Sejak SD, Dony sudah digembleng Joko bermain sepakbola. Dony kecil dilatih fisik tiap pagi dan sore oleh kakaknya di lapangan Desa Gumukrejo.

Menuju Jakarta

Semakin beranjak dewasa, bakatnya mulai terasah dari beberapa turnamen tarkam yang diikuti. Sampai akhirnya, di usia 12 tahun Dony memutuskan untuk ikut kompetisi di Jakarta. Dony didampingi kakaknya mengikuti kompetisi Liga Topskor. Dony bergabung bersama klub Imran Soccer Academy (ISA) di musim 2017/18 dan Bina Taruna pada musim 2018/19.

Selama menjalani kompetisi di Jakarta, Dony ternyata tak lupa akan pendidikannya. Masih berstatus sebagai pelajar di Boyolali, ia masih bertekad melanjutkan pendidikannya itu dengan cara bolak-balik Jakarta-Boyolali tiap pekan. Dilansir dari Skor.id, Dony mengaku setiap hari Jumat, ia menuju Jakarta untuk ikut kompetisi. Lalu di hari Minggunya, ia kembali ke Boyolali untuk sekolah.

Perjuangan Dony tersebut tak sia-sia. Karena dari kompetisi Liga Top Skor itulah talentanya dilirik oleh Persija. Pada tahun 2020, Dony Tri disuruh ikut seleksi Persija Jakarta Elite Pro Academy (EPA). Lantaran bakatnya yang menonjol, Dony pun diterima di Persija Jakarta.

Rekor Debut Liga 1

Tak butuh waktu lama bagi Dony untuk bisa debut di Persija. Hanya selang setahun setelah masuk akademi Persija, ia sudah dipercaya untuk promosi ke skuad senior pada tahun 2021.

Dony pun akhirnya memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang debut di Liga 1 pada bulan September 2021. Saat itu, Dony yang masih berusia 16 tahun, 8 bulan, 17 hari, dimainkan oleh pelatih Persija, Angelo Alessio di laga melawan Persita Tangerang.

Namun pasca ciptakan rekor, Dony malah bersedih. Ia menangis ketika mengingat sang ayah yang tidak bisa menyaksikannya sukses di dunia si kulit bundar. Ya, ayah Dony, Slametno, sudah dipanggil Sang Maha Kuasa.

Peran Berbeda Di Persija

Namun Dony tak mau berlarut-larut dalam kesedihan itu. Setelahnya, ia justru termotivasi untuk membuat ayahnya tersenyum di surga dengan menjadi pemain sepakbola sukses. Langkah demi langkah ia jalani di Persija, termasuk rela berganti posisi.

Dalam wawancaranya dengan Persija TV, Dony Tri mengaku bahwa sebelum di Persija, ia adalah seorang gelandang serang. Namun ketika dilatih oleh mantan asisten Antonio Conte, ia lalu ditempatkan sebagai penyerang sayap sebelah kanan.

Ketika debut melawan Persita, ia menggantikan Osvaldo Haay di sayap serang kanan. Begitupun di laga berikutnya ketika menjadi starter melawan Persiraja. Selama berpindah posisi, Dony tak mengeluh. Ia justru tertantang dengan posisi barunya tersebut.

Beda lagi ceritanya ketika Persija ditangani oleh Thomas Doll. Di bawah mantan pelatih Dortmund itu, Dony diganti lagi posisinya sebagai wing back kiri. Agresivitas, kekuatan kaki kidal, serta umpan-umpannya yang terukur, membuat Thomas Doll mempercayainya sebagai wing back kiri.

Dony yang tak terbiasa di posisi itu mengaku belajar dari seniornya, Firza Andika. Karena sebagai seorang wing back, ia harus dituntut fisik yang prima ketika harus baik dalam bertahan maupun menyerang.

Dipoles Shin Tae-yong

Lama kelamaan, Dony akhirnya terbiasa dan menikmati perannya sebagai seorang wing back kiri. Posisi barunya tersebut akhirnya membawa berkah bagi dirinya.

Pelatih Timnas Indonesia U-20 saat itu, Shin Tae-yong, memanggilnya untuk pertama kali berseragam merah putih. Dony dilirik Coach Shin karena mampu tampil apik sebagai wing back kiri di bawah Thomas Doll. Kebetulan, taktik yang dianut oleh STY juga membutuhkan peran wing back.

Debut Dony di Timnas Garuda U-20 pun akhirnya terjadi saat menghadapi Timor Leste di bulan September 2022. Bicara soal debutnya tersebut, ia bahkan sampai merasa berhutang budi pada STY. Saking bangganya, ia tak henti-hentinya mengucapkan banyak terima kasih kepada STY.

Diunduh Indra Sjafri

Namun cerita berbeda dialami Dony ketika tak lagi bersama pelatih asal Korea Selatan itu. Ketika dilatih oleh Indra Sjafri, dony kembali diubah posisinya. Dony ditarik sebagai full back kiri diformat empat bek. Coach Indra ingin membuat Dony solid dalam bertahan.

Terhitung sejak awal tahun 2024 hingga turnamen Toulon Juni 2024, Dony ditempatkan oleh Coach Indra sebagai full back kiri. Namun setelah ada evaluasi, Indra Sjafri akhirnya sadar. Bahwa selama menjadi full back, kemampuan menyerang yang menjadi kelebihan Dony tak mampu dimanfaatkan secara maksimal.

Maka dari itu, akhirnya Dony dikembalikan sebagai wing back kiri yang ditugaskan lebih rajin menyerang di ajang Piala AFF U-19 2024. Hasilnya tokcer, sebagai kapten tim, pemuda Boyolali itu mampu menjadi pemain terbaik, sekaligus mengantarkan Indonesia sebagai kampiun.

Panggilan dan Eksperimen STY

Nama Dony pun melambung tinggi pasca sukses di ajang tersebut. Kakak dan ibunya pun ikut bangga. Sampai akhirnya, ia pun kembali dipanggil oleh orang yang memolesnya pertama kali di Timnas Garuda, Shin Tae-yong.

Coach Shin memanggil Dony ke ajang Piala AFF atau ASEAN Championship 2024. Dony sebagai wing back kiri akan bersaing dengan Pratama Arhan yang juga sering ditempatkan oleh STY di posisi tersebut.

Tak ada angin tak ada hujan, STY tiba-tiba menempatkan Dony di posisi bek tengah sebelah kiri saat laga pertama melawan Myanmar. Perannya mirip seperti Baggot atau Hubner di format tiga bek. Menariknya, penampilan Dony cukup solid ketika membentuk trio bersama Ferrari dan Kadek Arel. Ia bahkan diberi rating tinggi oleh media statistik Sofascore, yakni 7,4.

Meski ciptakan clean sheet dan jadi Man of The Match di laga tersebut, namun posisi baru Dony itu dianggap sebagian netizen sepakbola Indonesia, kurang bisa mengeluarkan atribut menyerang Dony. Ada yang bilang sebaiknya Dony dikembalikan sebagai wing back kiri yang lebih banyak terlibat dalam penyerangan.

Namun sudahlah.. percaya saja pada STY. Toh ia lebih tahu kemampuan dari Dony. Yang jelas, Indonesia harusnya patut berbangga punya pemain serba bisa seperti Dony. Talenta pemain versatile dengan kualitas ciamik seperti Dony, di Indonesia bisa dibilang jumlahnya terbatas. Jadi, jangan sampai talenta Dony ini disia-siakan.

Sumber Referensi : bola.com, bola.okezone, skor.id, transfermarkt, cnnindonesia, tribunnews, radarsolo

Marc Cucurella yang Dulu Dibenci Habis-habisan Kini Bek Terbaik Eropa

0

Mungkin frasa “Benci untuk Mencinta” adalah kata yang cocok untuk menggambarkan Marc Cucurella di Chelsea. Paradoks? Ya, memang begitu kenyataannya.

Cucurella panen hujatan dan makian. Ia jadi bulan-bulanan penggemar The Blues karena tak kunjung memenuhi ekspektasi. Sudah begitu, dia harus cedera selama beberapa bulan. Namun, kini pemain yang dulu dihujat itu menjadi andalan Chelsea di bawah Enzo Maresca.

Pemain Mahal

Marc Cucurella datang ke Chelsea tahun 2022. Jebolan La Masia itu sebelumnya cuma pemain buangan. Usai tak dipakai di Barcelona, karier Cucurella hanya berlanjut di Getafe. Namun, ia meroket lagi ketika berseragam Brighton and Hove Albion. Saat berseragam The Seagulls itulah penampilan Cucurella mencuri perhatian.

Klub kaliber Manchester City tertarik untuk mendatangkannya dari Brighton. Namun, pihak The Seagulls yang tahu beknya itu menjadi incaran banyak klub tak mau melepas begitu saja. Harga yang dipasang lumayan tinggi. Setidaknya sampai-sampai membuat The Citizens yang hanya akan membayarnya 40 juta euro mundur.

Akhirnya Todd Boehly, pemilik Chelsea yang sudah lama memperhatikan Cucurella dari jauh, seperti tak ingin kehilangan momen. Todd menuntaskan apa yang sudah jadi ketertarikannya pada Cucurella untuk menjadikannya pemain Chelsea. Singkat cerita, Todd Boehly sepakat dan tanpa ragu memboyong Cucurella ke Stamford Bridge dengan nilai 55 juta euro dan tambahan mahar 7 juta euro sebagai bonus.

Meski beberapa kalangan di Chelsea mengagumi skill Cucurella, tapi diam-diam mereka juga keheranan. Mengapa sih Chelsea harus merogoh saku terlalu dalam untuk seorang pemain seperti Marc Cucurella? Di saat media Spanyol menyindir dengan nada getir bahwa Cucurella memang pemain terbaik, tapi dia bukan pemain mahal.

Bermain Kurang Maksimal

Wajar bila kalangan penggemar punya ekspektasi tinggi terhadap Marc Cucurella. Sebab klub sudah mengeluarkan uang banyak hanya demi Cucurella. Di sinilah mental Marc Cucurella ditempa habis-habisan. Apalagi debut Cucurella bersama The Blues tidak maksimal.

Debut Marc Cucurella saat Chelsea melawan Everton pada 6 Agustus 2022 masih terselamatkan karena membawa kemenangan tipis 0-1. Namun di pertandingan melawan Brighton, Chelsea mengalami kekalahan telak 4-1 pada 29 Oktober 2022.

Atas kekalahan telak itu, Cucurella kadang dicadangkan, kadang dimainkan. Seperti pada lawatan Chelsea melawan Borussia Dortmund yang kalah 1-0, di leg pertama liga Champions pada 16 Februari 2023, Cucurella tak masuk line up. Baru di leg kedua bulan Maret, Cucurella dimainkan lagi. Untungnya Chelsea menang 2-0 di kandang.

Performa kurang maksimal Cucurella akhirnya membuat Chelsea harus puas di posisi 12 klasemen Liga Inggris. Sementara di Liga Champions musim 2022/23 harus tersingkir di perempat final saat menghadapi klub elit Spanyol, Real Madrid.

Cucurella yang berposisi sebagai bek kiri mudah untuk dilewati. Dia juga sering kehilangan bola sehingga memberi peluang lawan untuk mencetak gol. Cucurella jadi sasaran empuk komentar negatif para pecinta Chelsea. Melihat Cucurella yang tidak membanggakan itu, Chelsea sempat ingin menjualnya. Tapi baru mau dijual, eh Cucurella cedera duluan.

Didera Cedera

Masa sulit yang harus dihadapi oleh Cucurella kian runyam ketika harus melawan Everton pada 10 Desember 2023. Dia mengalami cedera pergelangan kaki. Kondisi ini membuat Cucurella harus absen di 17 pertandingan yang dilakoni Chelsea.

Cucurella bahkan harus dirawat di rumah sakit untuk pemulihan lebih cepat. Hal ini karena dia terkena serangan virus yang memperlambat proses pemulihan. Pergelangan kaki Cucurella baru pulih pada 1 Maret 2024. Selama menjalani masa pemulihan, tidak hanya kondisi fisik yang hancur, psikis Cucurella juga bermasalah.

Untuk itu, ia kemudian menemui Gilbert Enoka, pelatih keterampilan mental. Itu keputusan yang masuk akal karena Gilbert berpengalaman dalam hal kepemimpinan dan mengelola emosional pemain baru. Saran dari Gilbert membantu Cucurella menghadapi masalahnya di Chelsea. Cucurella harus percaya pada diri sendiri untuk bisa melewati masa-masa sulit.

Bangkit dari Keterpurukan

Setelah melewati fase pemulihan baik fisik maupun mental, Cucurella kembali merumput lagi di Stamford Bridge. Cucurella masuk line up saat Chelsea menjamu Newcastle United dalam laga lanjutan Premier League musim 2023/24. Chelsea menang atas Newcastle United 3-2 pada 12 Maret 2024.

Tren positif Cucurella berlanjut ke pertandingan Piala FA. Dia berhasil mencatatkan nama saat laga menjamu Leicester City pada 17 Maret 2024 di perempat final. Chelsea berhasil singkirkan The Foxes dengan skor akhir 4-2.

Walaupun pada akhirnya Chelsea gagal di final karena kalah melawan Manchester City. Tapi ini cukup bagus bagi performa Cucurella dibandingkan awal-awal masuk Chelsea.

Titik Balik

Penampilan Cucurella di klub memang naik-turun. Tetapi lain ceritanya ketika di Timnas Spanyol. Penampilannya mendadak jauh lebih impresif. Cucurella seperti tak menemui kesulitan dan terasa lancar-lancar saja. Padahal di Spanyol dia harus bersaing posisi sebagai bek kiri dengan Alex Grimaldo yang produktif di klubnya.

Jika dibandingkan, Grimaldo di klub tampil apik. Grimaldo menyumbangkan 10 gol dan 13 assist untuk Bayer Leverkusen dari 13 pertandingan. Sementara Cucurella baru sumbangkan dua assist dari 20 laga Premier League.

Dari statistik yang ada, jelas Grimaldo yang akan mengisi line up timnas Spanyol dan Cucurella hanya jadi penghangat bangku cadangan. Tapi prediksi itu salah. Justru Marc Cucurella yang diandalkan oleh pelatih Spanyol, Luis de la Fuente. Pasalnya, pemain berambut kribo memang sudah lama dikenal oleh De La Fuente.

Sang pelatih pernah menukangi Cucurella saat masih di tim kelompok umur. Oleh karena itulah De La Fuente bisa tahu bagaimana memaksimalkan potensi Marc Cucurella. Alhasil, di skuad Spanyol yang menjuarai EURO 2024, selain Lamine Yamal, Marc Cucurella menjadi salah satu yang menunjukkan sinarnya.

Sementara ketika kembali ke Stamford Bridge, peralihan pelatih ke Enzo Maresca membawa keuntungan buat Marc Cucurella. Kedatangan Enzo Maresca di Stamford Bridge menggantikan Pochettino membawa aura positif. Eks asisten Josep Guardiola itu tetap memberi kritik ke Cucurella.

Namun, sang pelatih juga memberi kepercayaan sekaligus pujian pada Cucurella. Maresca mengerti bagaimana memanfaatkan determinasi yang dimiliki Cucurella. Sama seperti di Spanyol, oleh Maresca, Cucurella juga ditaruh sebagai bek sayap yang bergerak inverted. Dan itu berhasil.

Tak ayal jika pemain Spanyol itu menjadi salah satu pemain di starter Enzo Maresca. Lihat saja, hingga naskah ini ditulis, Marc Cucurella sudah bermain dalam 14 laga di Liga Inggris. Di samping mendapat pujian dari sang pelatih, Marc Cucurella juga kini mulai dicintai oleh penggemar, juga sering mendapat motivasi dari rekan-rekannya, terutama yang sama-sama bekerja di lini belakang.

Fans Chelsea kini tak membencinya. Hubungan Cucurella dan fans pun harmoni. Melalui perjuangan yang sangat berat, dari dicemooh, cedera, sampai mentalnya terganggu, Cucurella membuktikan dirinya sungguh-sungguh petarung di lapangan hijau. Lewat bantuan Enzo Maresca, bukan tidak mungkin di masa yang akan datang Cucurella akan menjadi salah satu bek terbaik di Eropa.

https://youtu.be/Tibq33h7PVI

The Guardian, Okezone, Goal, Transfermarket, Bolanet, Chelsea FC

Berita Bola Terbaru 10 Desember 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris, West Ham United mengalahkan Wolves dengan skor 2-1. Gol The Hammers dicetak oleh Tomas Soucek menit 52 dan Jarrod Bowen menit 72. Sedangkan Wolves hanya membalas sekali melalui Matt Doherty menit 69. Kabarnya, kemenangan ini didedikasikan untuk sang penyerang, yakni Michail Antonio yang sedang menjalani pemulihan usai mengalami kecelakaan. 

Bergeser ke Spanyol, Getafe menang tipis 1-0 atas Espanyol. Gol Alvaro Rodriguez jadi satu-satunya yang tercipta di laga ini. Dengan tambahan tiga poin, naik ke urutan ke-15 klasemen sementara. Sedangkan Espanyol masih terjebak di zona degradasi. 

Sedangkan di Italia, AC Monza harus mengakui keunggulan tim tamu, Udinese dengan skor 1-2. Udinese mendominasi dengan mencetak dua gol yang lahir dari aksi Lorenzo Lucca menit 6 dan Jaka Bijol menit 70. Sedangkan Monza, hanya membalas sekali lewat Giorgos Kyriakopoulos menit 47. Dengan kemenangan ini, Udinese naik ke urutan sembilan klasemen sementara. Sedangkan Monza masih tertahan di zona degradasi. 

ALISSON SIAP MAIN DI LAGA VS GIRONA

Kembali ke Inggris, Liverpool mendapat kabar baik menjelang pertandingan Liga Champions melawan Girona. Menurut This is Anfield, Liverpool akan mendapat tenaga tambahan karena beberapa pemainnya sudah pulih. Yang paling dinanti adalah Alisson Becker. Sang pelatih, Arne Slot pun telah mengkonfirmasi hal tersebut. Dirinya yakin bahwa Alisson 100% fit untuk menjadi starter di pertandingan tersebut. Selain Alisson, kabarnya Diogo Jota juga sudah mulai kembali latihan.

WASIT YANG HINA LIVERPOOL DIPECAT

Masih seputar Liverpool, wasit yang kedapatan mencela Liverpool dan Jurgen Klopp, yakni David Coote kabarnya telah dipecat oleh PGMOL. Dilansir Sky Sport, David awalnya hanya diskors saat FA melakukan penyelidikan terhadap video yang viral di media sosial. Setelah penyelidikan, David ternyata punya kelakuan yang mencederai kode etik perwasitan. Ia pernah tertangkap menghirup bubuk putih saat menjadi saat menjadi asisten VAR di Euro 2024. Maka dari itu, PGMOL pun langsung mengambil tindakan. Mereka resmi memecat David Coote dengan dasar melanggar ketentuan kontrak kerja secara serius.

RANGNICK GANTIKAN ASHWORTH DI MU?

Dari Manchester United, keluarnya Dan Ashworth telah meninggalkan lubang besar di kursi direktur olahraga klub. Kabarnya, United sedang mencari suksesor Ashworth agar bisa bekerja di Bulan Januari. Dilansir Manchester Evening News, nama Ralf Rangnick kembali muncul sebagai opsi menarik bagi MU. Dirinya masuk radar karena dinilai sudah paham kondisi klub dari dalam. Namun, peluangnya cukup kecil. Karena MU memprioritaskan Direktur Olahraga Crystal Palace, Dougie Freedman untuk menjadi suksesor Dan Ashworth. 

PORRO MENONAKTIFKAN MEDSOS USAI DIHUJAT NETIZEN

Masih dari sepakbola Inggris, bek Spurs, Pedro Porro dikabarkan baru saja menonaktifkan media sosialnya usai dihujat oleh netizen. Dilansir Express, Porro menonaktifkan akun X nya usai dikritik oleh fans karena membagikan sebuah postingan menyusul kekalahan 4-3 melawan Chelsea. Ia membagikan sebuah postingan dari Squawka , yang berbunyi: “Pedro Porro adalah satu-satunya bek yang terlibat langsung dalam 20+ gol Liga Primer sejak ia melakukan debutnya di kompetisi tersebut pada Februari 2023.” Namun, setelah meretweet, Porro justru dihujat karena kemampuan bertahannya yang buruk. Mendapat serangan yang cukup masiv, akhirnya akun X nya dimatikan.

REAL MADRID PANTAU PALMER

Dari Inggris kita bergeser ke Spanyol untuk membahas Real Madrid yang diisukan akan belanja pemain-pemain Liga Inggris. Dilansir Caught Offside, selain Trent Alexander-Arnold, Madrid juga memantau pemain bintang Chelsea, Cole Palmer. Florentino Perez terpukau dengan performa Palmer dalam dua musim terakhir. Selain itu, profil Palmer dinilai cocok dengan proyek Real Madrid, yang berniat membangun tim dengan pemain-pemain muda. Namun, Perez hanya tertarik jika Chelsea memasang harga yang realistis.

ARAUJO BERPELUANG COMEBACK DI LAGA VS DORTMUND

Kabar baik datang dari rival Real Madrid, Barcelona. Menjelang pertandingan melawan Borussia Dortmund tengah pekan ini, Barca dikabarkan akan mendapat amunisi tambahan. Dilansir Football Espana, bek tengah Barca, Ronald Araujo kabarnya telah kembali berlatih bersama skuad utama. Kondisinya terus membaik. Hansi Flick pun akan membawanya ke Jerman untuk menjadi bagian dari skuad yang akan menghadapi Die Borussen. Namun, Flick belum bisa memastikan apakah Araujo akan jadi starter di pertandingan tersebut.

NEUER ALAMI KERUSAKAN TULANG RUSUK

Ngomong-ngomong soal Jerman, kita ada kabar tentang salah satu penjaga gawang terbaik yang dimiliki Bayern Munchen, Manuel Neuer. Menurut laporan situs resmi Bayern Munchen, Neuer akan absen dalam beberapa pertandingan kedepan usai mengalami cedera serius. “Neuer mengalami patah tulang rusuk. Ia mungkin tidak akan bermain lagi tahun ini. Yang penting sekarang tulang rusuknya sudah diperbaiki. Kemudian mudah-mudahan Manu akan kembali bermain pada bulan Januari,” kata pelatih kepala Vincent Kompany.

BOVE AKAN DIPASANG ALAT BANTU UNTUK JANTUNGNYA

Dari Jerman, kita mampir dulu ke Italia. Pemain Fiorentina, Edoardo Bove yang didiagnosa mengalami gangguan pada jantungnya akan melakukan operasi untuk memasang alat bantu. Dilansir Football Italia, usai mengalami serangan jantung di pertandingan melawan Inter Milan kemarin, Bove kini akan menjalani operasi pemasangan alat defibrilator internal. Kabarnya, alat ini tidak bersifat permanen. Alat ini bisa dilepas suatu saat nanti jika kondisi jantung Bove sudah stabil.

PULISIC ABSEN HINGGA TAHUN DEPAN

Sementara itu, AC Milan akan kehilangan salah satu pemain terbaiknya, yakni Christian Pulisic. Seperti yang diwartakan Football Italia, setelah melakukan beberapa tes kesehatan, Pulisic dinyatakan mengalami cedera pada otot pahanya. Hal ini akan membuat Pulisic absen hingga awal tahun depan. Ini jadi kerugian besar bagi Milan yang sedang berusaha menstabilkan performa tim. Pulisic bahkan diragukan tampil di laga semifinal Supercoppa melawan Juventus.

FENERBAHCE ANCAM PECAT MOURINHO, JIKA…

Mantan pelatih AS Roma, Jose Mourinho kabarnya sedang berada di situasi sulit. Klubnya, yakni Fenerbahce sedang mempertimbangkan untuk memecat pelatih asal Portugal tersebut. Dilansir Football Italia, raksasa Turki itu bisa saja memecat Mourinho jika gagal menang di laga melawan Athletic Bilbao pertengahan pekan ini. Itu karena pihak klub kecewa dengan hasil musim ini. Meski masih duduk di urutan kedua klasemen sementara Liga Turki, Fenerbahce sudah ketinggalan enam poin dari pemuncak klasemen Galatasaray. 

RANKING FIFA INDONESIA LANGSUNG NAIK

Setelah berkeliling Eropa, kita kembali ke Asia Tenggara untuk membahas Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2024. Di pertandingan pembuka, Skuad Garuda berhasil menang tipis 1-0 atas tim tuan rumah, Myanmar. Meski cuma menang dari Myanmar, laga ini mempengaruhi peringkat FIFA Indonesia. Dilansir Tirto.id, Timnas Indonesia mendapat tambahan poin 1,8 sehingga poin FIFA Ranking Garuda menjadi 1.136,91. Dengan begitu, anak asuh Shin Tae-yong menyalip Rwanda (1.136,06) yang tidak bertanding pada Desember 2024. Kini, Indonesia bertengger di urutan ke 124 dunia.

BANTAI LAOS, PELATIH VIETNAM SINDIR INDONESIA

Di pertandingan lain, Vietnam menang telak atas Laos di laga pembuka Grup B Piala AFF 2024. Mereka menang 4-1 atas Negeri Bumbu Dapur tersebut. Hasil itu membuat Vietnam memuncaki klasemen Grup B dengan 3 poin, unggul selisih gol atas Indonesia. Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, kemudian menyindir Indonesia. Dilansir Sport.Detik, Coach Kim menyebut Vietnam menang telak karena membawa skuad terbaiknya ke Piala AFF 2024, tidak seperti Indonesia yang cuma bermodal pemain muda. Menurutnya, Indonesia tidak berusaha maksimal untuk mencapai final layaknya Vietnam.

FANS MENINGGAL KECELAKAAN, PERSIB BERDUKA

Kembali ke Indonesia, ada kabar duka yang menyelimuti klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung. Dilansir CNN Indonesia, Maung Bandung berduka usai salah satu bobotoh setia tewas karena terlibat dalam insiden kecelakaan. Fans tersebut bernama M Fathir Fauzan Maulana. Almarhum meregang nyawa dalam kecelakaan lalu lintas di daerah Solo. Itu karena almarhum baru menghadiri pertandingan tandang melawan PSS Sleman di Manahan. Keluarga besar Persib bandung pun mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga korban. “Dedikasi dan kecintaanmu kepada Persib akan selalu menjadi inspirasi bagi kami semua. Semoga amal ibadahmu diterima disisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.” Tulis Persib.

LIVERPOOL BERUPAYA PERTAHANKAN VAN DIJK DAN TAA

Usai menyodorkan kontrak baru kepada Mo Salah, kini Liverpool menargetkan kesepakatan baru untuk dua pemain lainnya, Virgil Van Dijk dan Trent Alexander-Arnold. Dilansir Daily Star, kontrak sudah disodorkan kepada kedua pemain. Negosiasi tahap awal sudah dimulai. Kabarnya, negosiasi ini tidak akan berjalan singkat. Apalagi, banyak klub yang mengantri untuk kedua pemain tersebut. Namun, pihak klub percaya baik Virgil atau TAA masih mau berjuang bersama Liverpool.

ARSENAL BERMINAT BOYONG CALVERT-LEWIN

Everton kabarnya bakal menjual murah strikernya, Dominic Calvert-Lewin. Melihat itu, Arsenal pun mulai ambil ancang-ancang. Dilansir The Sun, The Toffees kabarnya bersedia melepas Dominic dengan mahar 20 juta pound. Mereka rela banting harga ketimbang kehilangan sang pemain secara gratis akhir musim nanti. Dan kabarnya, Mikel Arteta tertarik untuk memboyong sang pemain ke Emirates Stadium. Pengalamannya di Inggris jadi nilai plus bagi Arteta. Namun, jika serius ingin mendapatkannya, Arsenal harus bersaing dengan AC Milan dan West Ham.

BARU COMEBACK, ROMERO CEDERA LAGI

Baru juga pulih, Cristian Romero sudah kembali ke meja perawatan. Dilansir Football London, Tottenham mendapat pukulan telak setelah Romero kembali cedera di laga melawan Chelsea kemarin. Baru bermain selama 15 menit, Romero sudah mengalami gangguan di pangkal pahanya. Ia segera digantikan oleh Radu Dragusin. Padahal, bek asal Argentina itu baru saja pulih dari cedera jari kaki yang dialaminya pada akhir November kemarin. Ini jelas sebuah kerugian bagi skuad asuhan Ange Postecoglou.

MBAPPE UNGKAP HUBUNGANNYA DENGAN MESSI

Dari Inggris, kita mampir ke Spanyol untuk membahas Kylian Mbappe. Dirinya baru saja membeberkan kondisi hubungannya dengan mantan rekannya, Lionel Messi. Dikutip dari AS, Mbappe mengakui bahwa dirinya sempat marah kepada Messi usai final Piala Dunia 2022. “Saya marah, tetapi Anda menghormatinya karena itu Messi. Kami mencairkan suasana dengan tertawa bersama karena kami telah berjuang. Kami menciptakan kenangan dari final,” tutur Mbappe. Ia juga merasa bahwa final tersebut justru membuatnya lebih dekat dengan sosok La Pulga. Mbappe mengaku belajar banyak dari Messi sewaktu di PSG.

ENDRICK MENOLAK DIPINJAMKAN

Sementara rekan Mbappe yang lain, yakni Endrick telah memutuskan masa depannya di Real Madrid. Menurut Marca, Endrick menolak untuk dipinjamkan ke klub lain, meskipun itu klub La Liga. Ia merasa dirinya layak untuk masuk skuad utama El Real. Maka dari itu, Endrick ingin tetap bertahan di Madrid dan memperjuangkan tempatnya di skuad utama asuhan Carlo Ancelotti. Ia akan memaksimalkan peluang jika diberikan kesempatan. 

DOUGLAS LUIZ KEMBALI LATIHAN JELANG VS CITY

Dari Spanyol, kita menyebrang ke Italia. Di mana Juventus diperkirakan akan mendapat kekuatan tambahan saat menghadapi Manchester City tengah pekan nanti. Menurut Foot Italia, Douglas Luiz yang sempat mengalami cedera panjang mulai kembali berlatih di bersama skuad Juventus. Kembalinya Luiz bisa menambah kedalaman dan kualitas lini tengah La Vecchia Signora saat menghadapi City yang perlahan mulai bangkit.

INTER PUNYA TREN APIK JELANG LAWAN LEVERKUSEN

Sama halnya Juventus, Inter Milan juga kabarnya percaya diri jelang pertandingan melawan Bayer Leverkusen tengah pekan nanti. Dilansir One Football, Inter Milan punya statistik apik jika melawan wakil Jerman tersebut. Sejauh ini, Inter dan Leverkusen sudah bertemu tiga kali di kompetisi Eropa. Dan semua laga itu dimenangkan oleh Inter Milan. Terlebih, skuad asuhan Simone Inzaghi itu belum terkalahkan dan belum kebobolan di Liga Champions musim ini. Jelas, statistik ini jadi modal berharga jelang bertandang ke BayArena.

MUNCHEN PENSIUNKAN NOMOR PUNGGUNG 5

Ngomong-ngomong soal klub Jerman, Bayern Munchen baru saja mengumumkan kalau klub akan mempensiunkan nomor punggung 5. Dilansir ESPN, aksi ini dilakukan demi menghormati mendiang Franz Beckenbauer yang telah meninggal pada awal Januari kemarin. Keputusan itu diambil usai diadakan rapat umum tahunan klub. “Nomor punggung 5 akan disimpan untuk warisan yang unik, karena klub kami dan sejarahnya tidak akan ada tanpa Franz,” kata Presiden Bayern Munchen, Herbert Hainer.

BOTAFOGO KEMBALI CETAK SEJARAH

Mampir ke Brazil, Botafogo lagi-lagi mencetak sejarah. Usai juara Copa Libertadores untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, kini Botafogo keluar sebagai juara Liga Brazil musim 2024. Melansir dari ESPN, klub yang dimiliki oleh pengusaha Amerika Serikat, John Textor itu mengunci gelar setelah mengalahkan Sao Paulo dengan skor 2-1. Gelar ini jadi gelar Liga Brazil pertama Botafogo sejak 1995. Tahun 2024 jadi salah satu tahun tersukses dalam sejarah klub.

INDRA SJAFRI DAPAT GELAR DARI FIFA

Sementara dari Indonesia, Coach Indra Sjafri berhasil bikin bangga insan persepakbolaan Indonesia usai mendapat gelar khusus dari FIFA. Dilansir Medcom, Indra Sjafri baru saja dinyatakan lulus dari FIFA Technical Leadership Diploma yang sudah bergulir sejak 18 bulan lalu. Ia dinyatakan lulus usai menyampaikan presentasi terakhirnya di markas besar FIFA yang terletak di Swiss. Coach Indra sah jadi salah satu angkatan pertama dalam program ini. “Diploma ini akan semakin menguatkan perkembangan sepakbola Indonesia, dengan para pemimpin di bidang teknis yang memiliki kualifikasi secara global, ” kata Coach Indra.

Benarkah Piala AFF Kini Dihitung FIFA dan Setara Piala Dunia?

0

Kira-kira dua kali 24 jam sebelum sepak mula pertandingan pertama Piala AFF, akun X, @theaseanfootball memunculkan berita mencengangkan. Judulnya, “FIFA Confirms ASEAN Championship 2024 as “A” Match for FIFA Rankings” atau yang berarti “FIFA Konfirmasikan Kejuaraan ASEAN 2024 sebagai Pertandingan ‘A’ untuk Peringkat FIFA”.

Di atas tajuk itu diberi tulisan besar “BREAKING”. Isinya lebih megah dan menggembirakan lagi. Melalui postingan tersebut, ASEAN Football mengabarkan bahwa Piala AFF yang masuk dalam tier 1, tidak hanya dihitung poin FIFA dan bisa mempengaruhi ranking pesertanya, tapi juga membuat kompetisi ini setara dengan Piala Asia atau bahkan Piala Dunia.

Karuan saja postingan tersebut mendapat reaksi dari warganet Indonesia. Banyak yang menyayangkan kenapa keputusan Piala AFF dihitung FIFA baru diumumkan ketika Indonesia justru mengirim banyak pemain muda ke Piala AFF. Tapi apa benar sih begitu?

Sudah Sejak 2016 Kali

Dalam postingan itu, ASEAN Football dengan gagah menyebut bahwa Piala AFF atau ASEAN Championship yang digelar dari 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 masuk kategori “Match A”, yang mana juga mencangkup turnamen seperti Piala Konfederasi maupun Piala Dunia. Embel-embel setara Piala Dunia inilah yang bikin sesiapa yang membaca postingan itu ke-trigger.

Namun, benarkah Piala AFF sudah setara Piala Dunia atau Piala Asia? Sebelum sampai ke sana, harus dipahami dulu bahwa Piala AFF sejak 2016 memang sudah diakui oleh FIFA sebagai pertandingan kategori “A”. Jadi, bukan baru-baru ini saja FIFA mengakui Piala AFF.

Apa yang disebut ASEAN Football sebagai bentuk standarisasi dan meningkatkan kredibilitas perhitungan Peringkat Dunia FIFA, itu benar. Dan memang, Piala AFF masuk dalam Tier 1. Biar lebih jelas mari kita memasuki mesin waktu dan kembali ke tahun 2016, saat Piala AFF pertama kali diakui oleh FIFA.

Piala AFF 2016

Pada tahun 2016, Piala AFF yang dulunya bernama Piala Tiger sudah berkembang menjadi kompetisi yang menarik perhatian banyak orang. Jumlah penonton di stadion maupun lewat saluran televisi meningkat pesat selama bertahun-tahun.

Bahkan pada edisi 2010, sebanyak 192 juta pemirsa televisi menyaksikan Malaysia asuhan Krishnasamy Rajagopal mengangkat trofi, usai mengalahkan Timnas Indonesia di final. Ini menjadi rekor tersendiri bagi turnamen sekelas Piala AFF. Pada gilirannya Piala AFF pun mempunyai prestise di level global.

Karena itu AFF lalu mengajukan agar kompetisi ini dihitung sebagai turnamen yang diakui oleh FIFA. Sebanyak 11 anggota AFF mengajukan permohonan ke AFC. Dan akhirnya lewat pernyataan Sekjen AFF kala itu, Datuk Sri Azzuddin Ahmad, Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC mendeklarasikan bahwa AFF diakui oleh FIFA.

FIFA memasukkan Piala AFF sebagai turnamen Kategori A. Dan itu dimulai pada gelaran Piala AFF 2016. Turnamen ini pun sejak waktu itu kian bergengsi. Lantas, apa yang dimaksud kategori “A” ini?

Piala AFF Sebagai FIFA Match “A”

Sekali lagi biar nggak salah mengira. Piala AFF itu masuk kategori FIFA Match “A”. Kategori ini sama dengan pertandingan persahabatan biasa. Jika ASEAN Football menyebut bahwa pertandingan yang diklasifikasikan sebagai “A” itu juga mencakup Piala Dunia, Piala Konfederasi, EURO, dan Piala Asia, itu bukan berarti Piala AFF setara dengan turnamen-turnamen tadi.

Apa yang disampaikan ASEAN Football itu jelas misinformasi. Karena Piala AFF adalah turnamen sub-konfederasi. Gampangnya di bawah konfederasi. Sampai sini antum mestinya bisa membedakan sub-konfederasi dan konfederasi itu sendiri. Oleh karena itu bobot pertandingan Piala AFF berbeda dengan Piala Asia apalagi Piala Dunia.

Mengutip Pandit Football, Piala AFF dihitung pertandingan biasa atau turnamen kecil yang bobot penilaiannya cuma 1. Sementara putaran final Piala Dunia bobot nilainya 4. Empat kali lipat dari Piala AFF. Lalu untuk Piala Konfederasi seperti Piala Asia, Copa America, dan EURO bobotnya 3. Sedangkan untuk babak kualifikasi, mau itu untuk Piala Dunia atau Piala Konfederasi, bobotnya 2,5.

Jadi, Piala AFF itu sangat amat tidak setara dengan Piala Dunia. Jika Piala AFF itu inti bumi, Piala Dunia bagai Sidratul Muntaha. Jauh, teramat jauh sekali bung. Nah kalau mau nyari teman, Piala AFF tuh temannya sama Piala Karibia, Turnamen Merdeka, dan King’s Cup. Kompetisi-kompetisi ini bobotnya sama seperti Piala AFF.

Bukan Kalender FIFA

Ada lagi nih yang harus kamu pahami. Bahwa Piala AFF itu walaupun sudah mendapat pengakuan dari FIFA, tapi tetap bukan agenda resmi FIFA. Jadi, Piala AFF tidak masuk kalender FIFA. Siapapun yang bilang kalau Piala AFF sudah menjadi agenda FIFA, itu sama kayak omongannya pemerintah: bohong belaka.

Kalau Piala AFF sudah menjadi agenda resmi FIFA, ia tidak akan digelar pada Desember 2024 hingga Januari 2025. Sebab agenda atau kalender pertandingan resmi FIFA sendiri baru ada lagi pada Maret 2025. Lalu, kenapa Piala Merdeka bikinan dik Malay digelar bersamaan dengan jeda internasional tapi bobotnya setara Piala AFF?

Digelar bersamaan dengan jeda internasional atau kalender pertandingan FIFA tidak lantas bermakna bahwa sebuah turnamen adalah agenda FIFA. Dalam konteks Piala Merdeka yang diadakan Malaysia atau King’s Cup milik Thailand, mungkin digelarnya bebarengan dengan jeda internasional, tapi dua kompetisi itu sendiri kan tidak berada di bawah konfederasi apa pun.

Dua turnamen itu memang patutnya setara Piala AFF, yakni FIFA Match A. Karena dari segi persyaratan memenuhi FIFA Match A. Adapun untuk menjadi FIFA Match A persyaratannya antara lain yang pertama, haruslah tim senior yang bermain. Dalam konteks Piala AFF 2024, walau Indonesia banyak menurunkan pemain muda, itu tetap dihitung tim senior.

Lalu yang kedua, wasit yang memimpin termasuk asistennya mesti berlisensi FIFA. Jarak antar pertandingan juga minimal 48 jam alias dua hari. Dan yang terakhir, laporan pertandingan mesti disampaikan ke AFC dan FIFA.

Poin Tidak Banyak

Lantaran sudah menjadi pertandingan FIFA Match A, setiap pertandingan di Piala AFF memperoleh poin FIFA, tentu jika meraih kemenangan. Namun ingat, bobot poinnya cuma 1. Jadi, poin yang akan diperoleh tidak banyak. Untuk perhitungan poin FIFA bagaimana kamu bisa menonton di video Starting Eleven sebelumnya.

Kemarin, Indonesia menumpas perlawanan Myanmar 1-0 di babak grup Piala AFF 2024. Dari situ poin FIFA yang didapat Indonesia cuma 1,8 poin menurut perhitungan Footy Rankings. Poin yang diperoleh sangat jauh ketika Indonesia mengalahkan Arab Saudi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Waktu itu poin yang diperoleh King Indo 19,16.

Poin yang didapat dari hasil mengalahkan Myanmar sedikit karena bobot poin Piala AFF yang cuma 1. Terus lawan yang dikalahkan Indonesia adalah Myanmar yang ranking FIFA-nya, berada di bawah Indonesia. Menang melawan tim yang rankingnya di bawah dan menang melawan tim yang rankingnya di atas jelas mempengaruhi besar-kecilnya poin.

Itulah kenapa walau Thailand berhasil membantai Timor Leste 10-0 di Piala AFF, mereka hanya mendapatkan 0,95 poin. Meski hanya mendapatkan 1,8 poin hasil susah payah menang atas Myanmar, Indonesia diprediksi naik satu peringkat ke posisi 124 FIFA.

Tambahan 1,8 poin membuat Indonesia diperkirakan memperoleh 1.136,91 poin. Jumlah poin ini cukup buat Indonesia sanggup menyalip Rwanda di posisi 124 FIFA yang pada Desember 2024 tak menggelar pertandingan. Sebenarnya poin yang didapat dari Piala AFF bisa memperbaiki ranking FIFA. Dulu hal itu pernah dilakukan Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

Waktu itu, Indonesia yang menjadi finalis Piala AFF rankingnya naik dari 179 ke 171. Namun, untuk sekarang karena banyak dari lawan adalah tim yang rankingnya berada di bawah Indonesia, poin di Piala AFF tidak banyak membantu. Paling-paling, Indonesia cuma bisa menambah poin sedikit-sedikit. Tapi belum tentu berpengaruh signifikan di pemeringkatan FIFA.

Sumber: ESPN, Bolacom, Bolasport, Tirtoid

Timnas Indonesia Main Kayak Tarkam di Piala AFF 2024

Ada yang ngerasa nggak sih, gegap gempita Piala AFF tahun ini di tanah air terasa kurang? Apakah mungkin ini karena faktor Timnas Indonesia yang tak membawa skuad terbaiknya? Memang sih, PSSI dan STY tak menargetkan Timnas Garuda juara di ajang ini. Maka dari itu, ekspektasi tinggi publik sepakbola tanah air terhadap Timnas Garuda, baiknya mulai diturunkan.

Terlepas dari hal itu, yang jelas laga pertama Piala AFF 2024 sudah dilalui Timnas Indonesia. Meski menang melawan Myanmar, terbukti skuad baru STY, masih beda jauh levelnya dengan skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia.

Harus banyak evaluasi yang dilakukan oleh STY, mengingat calon lawan seperti Vietnam dan Thailand masih cukup mengerikan. Lalu, bagaimana peluang Indonesia ke babak berikutnya setelah hasil laga pertama ini?

Menang Susah Payah

Dengan skuad barunya saat melawan Myanmar, Shin Tae-yong mengawali laga dengan eksperimen di starting eleven-nya. STY berani menjadikan starter enam pemain debutan serta menempatkan pemain di posisi yang tidak sebenarnya. Misal saja pemain debutan seperti Doni Tri Pamungkas yang dijadikan sebagai bek tengah ataupun Pratama Arhan yang dijadikan sebagai bek kanan.

Eksperimen tersebut pun diuji. Hasilnya, tampak masih karatan. Indonesia malah kalah secara statistik oleh Myanmar. Tim berjuluk Asian Lions tersebut malah banyak membombardir gawang Cahya Supriyadi dengan total 3 shot on goal. Laga ini bisa beda ceritanya kalau tendangan Zaw Win Thein yang mengenai mistar di menit 38 berbuah gol.

Secara overall babak pertama, laga tersebut bisa dibilang grusa-grusu, mirip tarkam. Banyak bola hilang, dan kedua tim hanya andalkan serangan sporadis. Laga pun cenderung kasar. Lihat saja ketika Marselino sengaja ditendang dengan bola oleh pemain Myanmar, Hein Pyo-win.

Di babak kedua pun kondisi laga hampir serupa. Bedanya, Indonesia melakukan beberapa perubahan yang membuat sisi penyerangan terlihat agak agresif. Setelah pemain seperti Rafael Struick, Victor Dethan, maupun Asnawi masuk, serangan Indonesia mulai hidup. Namun gol yang dinanti-nanti baru lahir di menit 76. Itupun melalui kemelut dari bola mati lemparan Arhan, bukan sebuah open play.

Kemenangan Yang Dikritik Vietnam

Dengan gol jatuh dari langit itu, membuat publik sepakbola Indonesia kurang puas. Performa kemenangan “susah payah” tersebut, juga dikritik oleh sang rival, Vietnam. Media Vietnam Soha.vn mengkritik cara Indonesia mengalahkan Myanmar. Soha menyebut bahwa Timnas Indonesia sampai harus terengah-engah untuk bisa mengalahkan Myanmar. Marselino dan kolega juga disebut mengalami banyak kesulitan.

Tak hanya media Vietnam, pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik juga ikut bersuara atas penampilan Timnas Indonesia. Usai membantai Laos 4-1 dengan sombongnya Sang-sik mengatakan bahwa timnya pantas mendapatkan kemenangan besar tersebut, karena tidak meniru Indonesia.

Indonesia disebut Kim Sang-sik tak bisa menang besar karena tidak membawa skuad terbaiknya di ajang ini. Dengan kondisi seperti ini, Kim Sang-sik pun kelewat pede bisa dengan mudah menjuarai ajang ini.

Evaluasi

Dengan kemenangan susah payah, serta kondisi pesaing yang makin ngeri, harusnya STY segera evaluasi. Secara pakem permainan, STY tak banyak berubah. Ia masih identik dengan pola permainan tiga bek, mengedepankan pertahanan yang solid, serta mengandalkan serangan balik cepat.

Yang jadi soal, materi pemain yang menjalankan taktik STY tersebut, kini berbeda. Di Piala AFF kali ini, tidak ada pemain seperti Thom Haye, Calvin Verdonk atau Ragnar Oratmangoen. Skuad baru yang sebagian besar bermain di Liga 1 ini, masih beda level dan butuh banyak belajar.

Maka dari itu, evaluasi di segala lini perlu segera dilakukan STY. Di lini pertahanan misalnya. Meski solid dan ciptakan clean sheet, namun terbukti masih mudah ditembus pemain Myanmar. Artinya, masih ada celah. Kondisi seperti itu bisa berbahaya kalau ketemu tim seperti Vietnam atau Thailand.

Lini tengah juga banyak PR. Double pivot Arkan Fikri dan Zanadin Fariz terlalu banyak kehilangan bola. Kualitas umpan mereka berdua juga kurang menonjol. Mencoba pemain seperti Rivaldo dan Robi Darwis sebagai starter, mungkin bisa dicoba di laga berikutnya.

Kalau di lini penyerangan, Marselino jangan biarkan susah payah bekerja sendirian. Hokky Caraka dan Arkan Kaka terbukti tak banyak membantu, dan lebih sering kalah duel. Mencoba pemain seperti Ronaldo Kwateh maupun Vektor Dethan sebagai starter di laga berikutnya, patut dicoba.

Laos Dan Vietnam Kunci

Evaluasi tersebut harus optimal. Progres harus terlihat di laga kedua melawan Laos, maupun laga ketiga saat berjumpa Vietnam. Pasalnya, dua laga tersebut adalah kunci bagi Timnas Indonesia untuk melangkah ke babak berikutnya.

Meski menang melawan Myanmar, kini Timnas Indonesia masih berada di posisi kedua Grup B, karena kalah selisih gol dari Vietnam. Laga melawan Laos di Manahan, harusnya mutlak raih tiga poin, sebagai modal penting sebelum terbang ke Vietnam.

Namun, apakah Laos mudah ditaklukan? Ingat, Indonesia tidak boleh meremehkan tim bumbu dapur ini begitu saja. Meski akhirnya dibantai Vietnam, Laos ini terbukti bisa mengimbangi pasukan Golden Warriors di babak pertama dengan skor 0-0. Hal ini harus menjadi perhatian khusus STY.

Setelah menang atas laos, otomatis enam poin sudah di tangan. Tinggal hadapi Vietnam besutan Kim Sang-sik yang sedang pasang mode ganas di Piala AFF kali ini setelah mencukur Laos. Pemain seperti Nguyen Hai Long, Nguyen Tien Linh, Nguyen Van Toan, maupun Nguyen Quang Hai, sudah gacor sejak di laga perdana.

Rebutan Juara Grup

Laga Indonesia vs Vietnam akan menjadi penentuan, siapa yang akan keluar sebagai juara Grup B. Posisi juara grup menjadi penting bagi kedua tim. Pasalnya, dua tim tersebut pasti menghindari lawan berat di Grup sebelah.

Salah satu dari Vietnam atau Indonesia, kalau berada di posisi kedua Grup B, berpeluang bertemu peringkat pertama Grup A di Semifinal yang kemungkinan akan diisi oleh Thailand.
Thailand terbukti masih sangar meski tidak diperkuat pemain-pemain seniornya.

Di laga pertama, anak asuh Masatada Ishii ini menggasak Timor Leste 10 gol tanpa balas. Kemenangan besar tersebut juga menjadi kemenangan terbesar sepanjang sejarah Tim Gajah Putih sejak 1971.

Tak cuma soal skor besar, dari segi permainan, Timnas Thailand yang dihuni beberapa pemain keturunan seperti Ben Davis, Nicholas Mickelson, maupun Patrick Gustavsson, terbukti cukup atraktif.

Lantas, apakah Timnas Indonesia sudah siap bertemu Thailand? Namun tak usah berpikir terlalu jauh dulu deh. Laga yang ada di depan mata seperti melawan Laos dan Vietnam harus dipikirkan lebih dulu. Publik tanah air kini sedang menanti buah evaluasi dari STY di laga pertama. Harus terus berkembang Garudaku. Jangan main kaya tarkam lagi!

Sumber Referensi : bola.com, sportdetik, bola.com, bola.okezone, bola.com, superball, detik.com, cnnindonesia

Berita Bola Terbaru 9 Desember 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris, Chelsea menang dramatis atas Tottenham dengan skor 4-3. Sempat tertinggal dua gol melalui aksi Dominic Solanke dan Dejan Kulusevski, Chelsea bangkit dan mencetak empat gol yang masing-masing dilesakkan oleh Jadon Sancho, Enzo Fernandez, dan dua penalti dari Cole Palmer. Di penghujung laga, Son Heung-min sempat memperkecil keunggulan. Namun, tak bisa selamatkan Spurs dari kekalahan. Dengan ini, The Blues kian kokoh di urutan kedua klasemen sementara.

Beralih ke Spanyol, Atletico Madrid pun menang 4-3 atas Sevilla. Gol Atletico dicetak oleh Rodrigo De Paul menit 10, brace Antoine Griezmann menit 62 dan 90+4, dan Samuel Dias Lino menit 79. Sedangkan Sevilla hanya membalas tiga gol melalui aksi Dodi Lukebakio menit 12, Isaac Romero menit 32, dan Juanlu Sanchez menit 57. Dengan kemenangan ini, pasukan Diego Simeone berada di urutan ketiga dan menempel ketat Real Madrid.

Sedangkan dari Serie A, Venezia dan Como harus berbagi angka usai laga berakhir dengan skor 2-2. Venezia unggul lebih dulu melalui Hans Nicolussi Caviglia menit 16 dan Gaetano Oristanio menit 69. Namun, bisa disamakan oleh Como lewat gol bunuh diri Antonio Candela menit 49 dan Andrea Belotti menit 56. Hasil ini bikin Venezia makin sulit keluar dari zona degradasi.

Di pertandingan lain, Napoli harus menelan pil pahit di hadapan publik sendiri usai kalah 1-0 dari Lazio. Gustav Isaksen jadi pahlawan kemenangan Lazio melalui golnya di menit 79. Dengan begitu, Napoli gagal mempertahankan kedudukannya di puncak klasemen. Posisi mereka digantikan oleh Atalanta.

SKEMA PERMAINAN MOTTA DIKRITIK

Masih dari sepakbola Italia, Thiago Motta menghadapi kritik yang cukup masif usai timnya kembali menelan hasil imbang saat menghadapi Bologna. Dilansir Foot Italia, para kritikus bola Italia ramai-ramai mempertanyakan pendekatan strategi Motta. Menurut mereka, skema Motta kaku dan menghambat pemainnya untuk mengeluarkan kreativitasnya. Maka dari itu, pemain Juve terkadang tidak bisa keluar dari tekanan karena tidak bisa beradaptasi dengan situasi di lapangan. Mereka lebih memilih untuk tetap menjalankan taktik yang kenyataannya tidak berfungsi.

MILAN BAKAL DAPATKAN PEMAIN CHELSEA JANUARI NANTI

AC Milan dikabarkan akan segera mendapat pemain baru lagi dari Chelsea. Setelah Olivier Giroud, Christian Pulisic, hingga Fikayo Tomori, kini Milan berada di urutan terdepan untuk mendapatkan Carney Chukwuemeka. Dilansir Football Italia, sang pemain telah memberikan lampu hijau kepada Milan untuk memboyongnya pada Januari nanti. Milan sendiri rencananya akan meminjam Chukwuemeka dengan klausul pembelian di akhir masa peminjaman. Kabarnya, kini tinggal negosiasi antara perwakilan Milan dan Chelsea saja. 

LUIS NANI PUTUSKAN PENSIUN

Sementara mantan pemain Lazio, Luis Nani telah memutuskan untuk pensiun dari dunia sepakbola profesional. Seperti yang diwartakan Goal, melalui media sosialnya, Nani mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepakbola. Menurutnya ini jadi waktu yang tepat untuk mengatakan selamat tinggal. Ia merasa cukup dengan karirnya yang bergelimang trofi. Tak lupa, ia juga mengucapkan terimakasih kepada setiap orang yang terlibat dalam perjalanan karirnya. Usai gantung sepatu, Nani kabarnya masih berkecimpung di dunia sepakbola, mengingat dirinya punya akademi sepakbola dan saham minoritas di klub divisi bawah Portugal, Sintrense SAD. 

PALMER CETAK REKOR FANTASTIS DI PREMIER LEAGUE

Dari Italia, kita akan membahas sepakbola Inggris, di mana ada Cole Palmer yang baru saja memecahkan rekor fantastis di Premier League. Menurut 90min, dengan 12 gol dari titik putih, pemain Chelsea itu kini menjadi penendang penalti terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Dengan dua golnya saat menghadapi Spurs, ia mencatatkan rekor 12 penalti tanpa sekali pun gagal. Itu mengalahkan Yaya Toure yang juga mencatatkan 100% namun hanya 11 gol saja. Menariknya, Palmer memecahkan rekor tersebut melalui sepakan panenka yang memukau penonton.

AKHIRNYA LIVERPOOL SODORKAN KONTRAK BARU UNTUK SALAH

Bergeser ke Liverpool, 90min mengabarkan bahwa pihak klub akhirnya menyodorkan kontrak baru untuk Mo Salah. Menurut laporan, ini jadi negosiasi pertama antara Liverpool dan Salah. Kabarnya, Liverpool menawarkan kontrak dengan durasi dua tahun. Namun, tidak disebutkan secara rinci berapa gaji yang ditawarkan ke Salah. Pemain asal Mesir itu memprioritaskan bertahan di Liverpool. Namun, dengan waktu negosiasi yang mepet, Salah bisa saja mencapai kesepakatan pra kontrak dengan klub lain di Januari nanti.

MERASA TAK DIHARGAI, DAN ASHWORTH CABUT DARI MU

Kabar mengejutkan justru datang dari Manchester United. Belum genap setengah musim bekerja, Dan Ashworth dikabarkan hengkang dari klub. United telah mengkonfirmasi hal tersebut. Melalui laman resmi klub, mereka menuliskan bahwa Ashworth telah mencapai kesepakatan bersama untuk meninggalkan perannya sebagai direktur olahraga Manchester United. Sementara menurut The Athletic, ada ketegangan di balik perpisahan ini. Kabarnya, Ashworth merasa tak dihargai oleh manajemen klub. Usulannya sering tak didengar. Salah satunya saat memilih suksesor Erik Ten Hag. Ia sebenarnya lebih merekomendasikan Gareth Southgate ketimbang Ruben Amorim.

SPURS INGIN MCKENNA GANTIKAN ANGE

Situasi yang mencekam juga sedang terjadi di balik layar Tottenham Hotspur. Terus-terusan menuai hasil buruk membuat posisi Ange Postecoglou terancam. Gaya bermainnya pun kerap mendapat kritik dari pundit dan fans. Dilansir Give Me Sport, pihak klub yang enggan berada di situasi yang rumit mulai menyusun daftar nama yang akan menggantikan pelatih asal Australia tersebut. Nama teratas adalah manajer Ipswich Town, Kieran McKenna. Namun, Spurs enggan buru-buru mengambil keputusan. Mereka memberi waktu pada Ange hingga Januari. Jika performa masih buruk, maka ia akan dipecat.

DESCHAMP KESAMPINGKAN MBAPPE DI TIMNAS PRANCIS

Kini kita mampir ke Spanyol untuk membahas bintang Real Madrid, Kylian Mbappe. Baru-baru ini, penyerang asal Prancis itu membeberkan situasi yang terjadi antara dirinya dan Timnas Prancis. Dilansir Sport Illustrated, Mbappe sempat diragukan nasionalismenya saat menghilang dari skuad Prancis pada bulan Oktober dan November. Namun, Mbappe muncul ke media dan meluruskan kabar tersebut. Pada bulan Oktober, itu memang permintaan Mbappe. Ia merasa belum fit dan ingin beristirahat. Namun, untuk November, itu murni keputusan Didier Deschamp. “Ada diskusi, dan pelatih mengatakan kepada saya bahwa lebih baik tidak memanggil saya. Dia bosnya, saya mendukungnya. Meski saya ingin pergi,” tutur Mbappe.

LISANDRO MARTINEZ MASUK RADAR MADRID

Masih seputar Real Madrid. Caught Offside mengabarkan bahwa bek Manchester United, Lisandro Martinez telah masuk radar Los Galacticos. Klub ibu kota Spanyol itu memandang Lisandro sebagai salah satu kandidat yang cocok. Carlo Ancelotti sendiri yang merekomendasikan namanya pada klub. Meski memiliki postur yang tidak ideal, Ancelotti yakin kemampuannya dalam distribusi bola bisa membantu skema permainan Madrid. Masalahnya, transfer ini akan sulit terwujud mengingat United tidak berniat menjualnya.

CEDERA OTAK, LE NORMAND SEMPAT BERNIAT PENSIUN 

Bek Atletico Madrid, Rubin Le Normand ternyata sempat putus asa saat mengalami cedera otak usai bertabrakan dengan Aurelien Tchouameni. Dilansir Football Espana, saat menyadari bahwa cedera itu cukup parah, Rubin sempat drop. Ini cedera yang cukup langka bagi pesepakbola dan ia sempat berada dalam keraguan apakah bisa kembali bermain seperti sedia kala. Bahkan sempat terbesit niat untuk pensiun dini. Namun, berkat pengendalian emosi yang baik dan dukungan dari keluarga, klub dan rekan satu tim, dirinya bisa kembali berlatih dengan skuad utama Los Rojiblancos.

MALAYSIA DITAHAN IMBANG KAMBOJA

Setelah berkeliling Eropa, kini kita membahas sepakbola Asia Tenggara. Di laga pembuka Piala AFF 2024, Malaysia harus puas ditahan imbang oleh tim yang tidak diunggulkan, Kamboja. Dilansir Sport Detik, Malaysia sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Namun, Kamboja bangkit di babak kedua. Mereka bahkan sempat berbalik unggul di menit ke-60. Malaysia harus susah payah menyamakan kedudukan melalui aksi Fergus Tierney. Dalam laga ini, pemain-pemain naturalisasi milik Kamboja jadi sorotan. Mereka tampil cukup baik dalam meredam kekuatan Harimau Malaya.

STY DIHUJAT NETIZEN GARA-GARA ERICK THOHIR

Dari Indonesia, Shin Tae-yong jadi korban kritik netizen gara-gara postingan Erick Thohir. Kok bisa? Menurut Suara, Erick memposting foto pelatih Timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki sambil melemparkan pujian karena mau belajar budaya dan lagu kebangsaan Indonesia. “Jiwa nasionalisme untuk Indonesia yang begitu besar. Dari belajar bahasa, makan makanan Indonesia, beradaptasi dengan budaya Indonesia, hingga ikut bernyanyi saat Indonesia Raya berkumandang,” tulis Erick Thohir. Namun, postingan ini diartikan lain oleh netizen. Mereka merasa bahwa Erick menyindir Coach Shin yang kurang belajar bahasa dan budaya Indonesia. Banyak juga netizen yang menyayangkan STY yang tak kunjung bisa berbahasa Indonesia.

SINDIR KLUBNYA SENDIRI, HUBNER DIKRITIK

Masih seputar Timnas Indonesia, ada Justin Hubner yang lagi viral usai dirinya mengkritik klubnya sendiri, Wolverhampton Wanderers. Dilansir Suara, Justin koar-koar ingin hengkang dari Wolves sembari mengolok-olok tim tersebut. Dirinya merasa bahwa Wolves telah menyia-nyiakan bakatnya. Ia pikir, bek terbaik sepertinya tak sepantasnya hanya duduk di bangku cadangan. Namun, perkataan itu justru memancing kritik dari salah satu media lokal, @garudarevolution.football. Mereka merasa jika Justin bukan bek terbaik. Karena masih berusia muda, Justin diminta untuk lebih profesional dan tidak menyindir-nyindir Wolves. Itu bukan sikap yang baik sebagai pesepakbola profesional.

PEP LUPAKAN GELAR JUARA LIGA INGGRIS

Menurut laporan dari ESPN, Pep Guardiola sudah dengan gamblang mengatakan bahwa timnya kini sudah melupakan gelar juara Liga Inggris. Pep menyatakan timnya sedang terperosok, dan lebih mementingkan keluar perlahan dari penderitaan. The Citizens kini akan diarahkan untuk fokus membalikan performa terlebih dahulu daripada bicara juara. Terlebih, masih banyak juga pemain City yang silih berganti masuk meja perawatan ataupun absen. 

NASIB ANAK ASAL AUSTRALIA GAGAL NONTON DERBY MERSEYSIDE

Dari kabar lainnya, dilaporkan oleh Guardian bahwa ada salah seorang anak fans Everton asal Australia bernama Mackenzie Kinsella, kehilangan mimpinya nonton langsung laga Derby Merseyside gara-gara laga tersebut ditunda. Dengan biaya sendiri yang ia tabung, Mackenzie merasa kecewa atas ditundanya laga tersebut. Namun kekecewaan Mackenzie itu telah diobati oleh pihak The Toffees, yang mengundangnya datang langsung ke tempat latihan Everton pada hari Senin 9 Desember. Ia diajak untuk bertemu seluruh punggawa Everton di tempat latihan.

PELATIH BOLA MATI ARSENAL SEGERA PERPANJANG KONTRAK

Beralih ke kabar dari Arsenal. Dilansir dari Goal, pelatih bola mati The Gunners yang heboh baru-baru ini yakni, Nicolas Jover, segera akan diperpanjang masa baktinya di Emirates oleh manajemen Arsenal. Tidak hanya akan diperpanjang, nilai gajinya juga akan dinaikan. manajemen The Gunners berhutang budi pada kecerdikan taktisnya soal pemanfaatan bola mati. Mikel Arteta yang mendengar kabar ini, langsung mengaku senang. “Saya ingin terus bersama Jover. Mudah-mudahan perpanjangan kontrak ini akan segera terwujud.” Kata Arteta. 

MANTAN CEO ROMA SEGERA GABUNG NOTTINGHAM FOREST

Sementara itu dari Italia, tersiar kabar bahwa mantan CEO AS Roma, Lina Souloukou akan segera bergabung dengan Nottingham Forest. Hal ini dilaporkan oleh Football Italia, ketika pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis telah meminta langsung Lina untuk bekerja sebagai tim manajemennya. Di Nottingham Forest, nantinya Lina akan bekerja dalam peran penasihat bersama kepala sepak bola, Ross Wilson dan penasihat olahraga, Miran Pavlin.

MANTAN PELATIH PSG SEGERA MELATIH TIMNAS QATAR

Beralih ke kabar lainnya soal mantan pelatih PSG, Christophe Galtier, yang dilaporkan oleh L’equipe sedang diincar sebagai pelatih Timnas Qatar. Kepiawaiannya melatih tim Liga Qatar, Al Duhail sejak 2023 lalu, membuat Federasi Sepakbola Qatar menginginkan Galtier mengambil alih kursi kepelatihan Timnas Qatar yang sekarang diisi oleh Tintin Marquez. Apalagi performa Timnas Qatar dibawah besutan pelatih asal Spanyol tersebut, kini sedang mengalami keterpurukan di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

DFB DUKUNG ARAB SAUDI GELAR PIALA DUNIA 2034

Kabar selanjutnya datang dari Jerman, dimana asosiasi sepakbola jerman atau DFB telah resmi mendukung niatan Arab Saudi untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Dilansir dari Get Football News Germany, meski ada kritik dari internal dari pengurus, DFB telah bulat memutuskan hal tersebut pada rapat bersama hari Sabtu 7 Desember di Frankfurt. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh presiden DFB, Bernd Neuendorf. “Kami tidak mengambil keputusan dengan mudah, dan telah mengkajinya dengan saksama dan penuh pertimbangan” kata Neuendorf.

JUNIOR VERDONK HARAP SEGERA DINATURALISASI INDONESIA

Sementara itu dari Belanda, tersiar kabar bahwa junior Calvin Verdonk di NEC Nijmegen, D’Leanu Arts sudah tidak sabar untuk segera diproses naturalisasi PSSI demi membela Timnas Indonesia. Menurut laporan dari Suara, pemain yang memiliki darah Gombong, Kebumen ini namanya sudah masuk dalam daftar pemain naturalisasi berikutnya yang akan diproses PSSI. Namanya sempat bocor di meja kerja Sekjen PSSI, Yunus Nusi. Dalam wawancaranya dengan Youtuber Yussa Nugraha, D’Leanu mengatakan “Saya sangat berharap akan cepat diproses, saya sudah sangat menantikannya”. 

STY MENGELUH SOAL FASILITAS LATIHAN DI MYANMAR 

Beralih ke dari Piala AFF 2024. Dilansir dari Bola.net, Shin Tae-yong dilaporkan sempat mengeluh soal fasilitas latihan yang disediakan oleh tuan rumah Myanmar. Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku ada yang kurang dari fasilitas latihan. Fasilitas seperti lapangan latihan, pusat kebugaran, tidak sesuai ekspektasi Coach Shin. Namun STY tak mengapa, ia mengaku dengan kendala tersebut, timnya masih bisa menjalankan latihan sesuai rencananya. . 

FASILITAS STADION LAOS DI PIALA AFF MEMPRIHATINKAN

Masih kabar soal fasilitas stadion. Dilansir dari CNN Indonesia, Ruang ganti laga Laos vs Vietnam dalam Piala AFF 2024 di Stadion Nasional Laos, menjadi sorotan karena menggunakan kursi mirip kursi kondangan. Media Vietnam Tienphong sangat menyoroti hal tersebut. Locker room stadion tersebut dianggap jauh dari kata modern. “Ruang ganti kedua tim bersih, tetapi hanya dilengkapi perabotan sederhana dengan kait besi, dan deretan kursi plastik,” tulis Tienphong. Tidak saja penampakan kursi kondangan, lemari penyimpanan pada kamar ganti juga terlihat simpel. Hanya ada sejumlah gantungan baju yang tampak menempel di tembok, dan lemari.

TIKET KANDANG TIMOR LESTE DI PIALA AFF DIGRATISKAN

Beralih ke kabar lainnya yang juga menarik, yakni soal tiket kandang Timnas Timor Leste di Piala AFF 2024 telah digratiskan. Dilansir dari Superball, Timor Leste yang tidak memiliki stadion yang memenuhi standar internasional, memilih Stadion Hang Day, Hanoi, Vietnam, sebagai kandangnya di Piala AFF 2024 saat hadapi Thailand dan Singapura. Menariknya, untuk kedua laga kandang tersebut, Federasi Sepak Bola Timor Leste (FFTL) tidak berencana menjual tiket, alias akan digratiskan untuk umum, termasuk fans dari Vietnam. Pelatih Timor Leste Simon Elissetche, bahkan mengajak para fans Vietnam datang berbondong-bondong ke stadion untuk ikut bersorak mendukung timnya.