Beranda blog Halaman 764

5 Pemenang Ballon D’or Yang Namanya Terlupakan, Sedih Banget!

Ballon D’or tentu masih dianggap sebagai sebuah penghargaan paling prestise bagi setiap individu. Penghargaan yang diadakan setiap setahun sekali itu selalu memunculkan pemain-pemain hebat yang tersebar di seluruh dunia.

Mereka yang mendapatkan penghargaan ini biasanya hadir dari sebuah penampilan luar biasa dan mengesankan selama setahun lamanya. Maka dari itu, wajar bila nama-nama yang pernah naik ke podium juara selalu memiliki skil tinggi dan juga prestasi gemilang.

Namun ternyata ada pemenang Ballon D’or yang dianggap terlupakan oleh para penggemar. Tidak banyak yang menyadari bila deretan pemain ini pernah dianggap sebagai yang paling fenomenal untuk setidaknya dalam kurun waktu setahun.

Kira-kira siapa sajakah pemain tersebut? Berikut kami berikan daftarnya.

 

5 Pemenang Ballon D’or Yang Namanya Jarang Didengar

Oleh Blokhin

Oleh Blokhin merupakan pemain yang berhasil mendapatkan penghargaan Ballon D’or pada tahun 1975 silam. Dia merupakan salah satu pemain terbaik di era 1970 an bagi Uni Soviet dan Dynamo Kiev. Gelar Ballon D’or yang didapat ketika itu memang terbilang wajar, mengingat perjalanan luar biasanya dalam kurun waktu satu dekade.

Blokhin tercatat telah mencetak 42 gol dalam 112 pertandingan untuk Uni Soviet. Sementara kala bermain bersama Kiev, dia mampu mencetak setidaknya 266 gol. Sebuah catatan yang tentu tidak bisa diremehkan.

Selama menjadi salah satu pemain terbaik di Eropa, dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Ukraina sebanyak sembilan kali secara beruntun, yaitu dari tahun 1972 sampai dengan 1981. Disaat yang sama, dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Uni Soviet sebanyak tiga kali, yaitu pada tahun 1973, 1974, dan 1975.

Sebagai seorang penyerang handal, Blokhin diberkahi dengan skil dan kecepatan luar biasa. Lebih dari itu, dia merupakan tipe penyerang yang punya penyelesaian tak tertandingi.

Golnya ke gawang FC Bayern pada leg pertama ajang Piala Super Eropa tahun 1975 mungkin mampu menggambarkan betapa hebatnya sosok Blokhin di mata para penggemar.

Akan tetapi, tidak diambilnya kesempatan tampil di klub besar yang bermain di liga-liga top Eropa, mungkin menjadi alasan, mengapa nama Oleh Blokhin kurang begitu didengar oleh para penggemar sepakbola di seluruh dunia.

 

Igor Belanov

Sama seperti Oleh Blokhin, nama Igor Belanov juga berasal dari Uni Soviet. Meski tidak pernah mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik negara tersebut, Igor Belanov pernah mencicipi panggung pemain terbaik seantero Eropa.

Dia ketika itu dinobatkan sebagai pemain yang meraih penghargaan Ballon D’or pada tahun 1986. Dalam memenangi penghargaan prestise itu, Belanov mengalahkan nama-nama hebat seperti Michel Platini, dan sejumlah pemain legendaris asal Belanda.

Di Piala Dunia 1986 ketika membela Uni Soviet, Belanov mampu mencetak sebanyak empat gol. Selain itu, di tahun yang sama, Belanov juga berhasil membawa Dynamo Kiev menjuarai liga dan memenangi Piala Winners.

Gaya bermain Igor Belanov mirip dengan Oleh Blokhin. Kecepatan dan penyelesaian brilian selalu menjadi andalan. Dia nyaris tak meninggalkan jejak ketika menjebol gawang lawan. Dia yang sempat bermain di kompetisi Bundesliga pun akan selalu diingat sebagai salah satu predator terkejam di lapangan hijau.

Lebih dari itu, Igor Belanov akan selalu dikenang sebagai legenda, meski namanya jarang terdengar sebagai pemain yang pernah memperoleh penghargaan Ballon D’or.

 

Florian Albert

Nama Florian Albert begitu populer di era sepakbola 60 an. Meski dia tidak termasuk ke dalam generasi emas timnas Hungaria bersama Ferenc Puskas, namanya tetap mampu menembus blantika sepakbola Eropa.

Florian Albert merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Hungaria. Dia merupakan peraih penghargaan Ballon D’or di tahun 1967. Di tahun tersebut, dia berhasil mencetak sebanyak 28 gol di liga Hungaria dan mengalahkan nama besar seperti Bobby Charlton dan Jimmy Johnstone dalam perebutan penghargaan mewah tersebut.

Selain penghargaan Ballon D’or, Florian Albert ketika itu juga dinobatkan sebagai pemain terbaik Hungaria. Setahun sebelumnya, dia bahkan masuk ke dalam tim terbaik di turnamen Piala Dunia 1966. Lalu, jangan lupakan pula ketika itu berhasil meraih penghargaan pemain muda terbaik di ajang Piala Dunia 1962.

Berposisi sebagai seorang penyerang, Florian Albert yang membela timnas Hungaria sebanyak 75 kali mampu mencetak sebanyak 31 gol. Di level klub, dimana dia hanya membela satu klub saja, Ferencváros TC, sebanyak 255 gol berhasil diciptakan dari 351 kesempatan yang diberikan.

Albert sendiri meninggal di usia 70 tahun setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, pasca menjalani operasi jantung.

Meski tak banyak yang tahu tentang sosok Albert, mantan presiden FIFA, Sepp Blatter, bisa sedikit menggambarkan siapa sosok sang pemain ketika masih aktif di lapangan. Albert disebutnya sebagai pesepakbola elegan dengan kemampuan penguasaan bola terbaik. Sepp Blatter masih begitu ingat ketika Albert tampil luar biasa di ajang Piala Dunia 1966 di laga melawan timnas Brasil. Dari situ, menurutnya, bisa dilihat bahwa Florian Albert memang layak disebut sebagai salah satu pemain top yang pernah ada.

 

Allan Simonsen

Nama Allan Simonsen begitu lekat dengan klub asal Jerman, Borussia Monchengladbach. Dia membela klub tersebut selama kurang lebih tujuh musim dan tampil dalam 178 laga. Berposisi sebagai seorang striker, Allan Simonsen berhasil ciptakan 76 gol untuk klub yang bermarkas Borussia-Park.

Pada tahun 1977, Allan mampu mengantar Borussia Monchengladbach ke partai final Piala Eropa. Sayang, mereka harus mengakui keunggulan Liverpool dengan skor 3-1. Namun begitu, nama Allan tetap menjadi sorotan. Dia mampu meraih penghargaan Ballon D’or, dengan mengalahkan bintang The Reds, Kevin Keegan.

Selain mampu mengantar Borussia Monchengladbach menuju partai puncak Piala Eropa, Allan juga sempat membawa klub tersebut menjuarai UEFA Cup pada tahun 1974/75 dan 1978/79.

Penyerang asal Denmark ini sendiri sempat bergabung dengan FC Barcelona. Sayangnya, dia harus rela kehilangan tempat setelah La Blaugrana mendatangkan bintang asal Argentina, Diego Armando Maradona.

Seusai putuskan pensiun dari dunia sepakbola, Allan memilih untuk terjun ke dunia kepelatihan.

Dengan segala kontribusi dan perjalanan emasnya dalam dunia sepakbola, namanya diabadikan dalam daftar Danish Football Hall of Fame.

 

Josef Masopust

Josef Masopust merupakan pesepakbola hebat asal Cekoslowakia. Dia yang lahir pada 9 Februari 1931 telah menghembuskan nafas terakhir di usia 84 tahun. Berposisi sebagai seorang gelandang, Josef mampu membawa Cekoslowakia tampil di partai final Piala Dunia 1962. Ketika itu, dia berhasil mencetak satu gol ke gawang Brasil meski pada akhirnya timnya kalah dengan skor 3-1.

Dengan penampilan apiknya di tahun tersebut, Josef dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa dengan diberi penghargaan Ballon D’or. Pada tahun 2003, sepakbola Ceko bahkan memasukkannya ke dalam daftar pemain terbaik negara tersebut dalam kurun waktu 50 tahun terakhir. Tidak sampai disitu saja, nama Josef Masopust juga masuk ke dalam 125 pesepakbola terhebat sepanjang masa versi Pele.

Sepanjang karir profesionalnya di level klub, Josef tercatat sebagai legenda Dukla Praha dengan catatan 386 penampilan dan mampu menyumbang 79 gol.

Sebagai seorang gelandang, Josef Masopust digambarkan sebagai sosok pekerja keras. Ia tangguh dan pandai menciptakan peluang untuk tim yang dibelanya. Dia memiliki kontrol bola yang baik serta mampu mendribel bola dengan begitu lihai. Di sisi pertahanan, dia juga tak jarang memutus serangan lawan dengan banyaknya intersep penting yang dilakukan.

 

Sumber referensi: sportskeeda, 90min

Berita Bola 1 April 2021 :Kane Akhirnya Ke Man City – Kroos KECAM Qatar – Son Heung Min ke Bayern Munchen

Berita Bola Terbaru Hari Ini Kamis 1 April 2021

MO SALAH JADI TOP SKOR KEDUA SEPANJANG MASA TIMNAS MESIR

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, resmi menembus urutan kedua pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Mesir. Terkini, Mesir sukses mengalahkan Komoro 4-0 pada laga pamungkas Grup G Kualifikasi Piala Afrika 2021, Senin (29/3). Dalam laga itu, Mo Salah mencetak dua gol. Dengan tambahan itu, Salah kini telah mengoleksi 45 gol dalam 69 caps. Penyerang berusia 28 tahun itu menyalip perolehan 43 gol milik legenda Hassan El-Shazly yang bertahan sejak 1974. Meski begitu, Salah masih berada di bawah sang top skor sepanjang masa, Hossam Hassan, yang mengemas 68 gol.

Sumber : AS

JESUS SEDANG BELAJAR MENJADI PRODUKTIF SEPERTI AGUERO

Sergio Aguero dipastikan hengkang dari Manchester City musim panas nanti. Dengan begitu, maka tersisa satu penyerang tengah the Citizen, yakni Gabriel Jesus. Jesus pun mengklaim dirinya tengah menyerap reputasi luar biasa Aguero bersama Manchester City, dan siap belajar lebih dalam untuk menjadi sosok juru gedor jempolan di Etihad Stadium. Jesus menilai eks menantu Diego Maradona tersebut bukanlah sosok penyerang biasa. Aguero dapat menggaransi dirinya sebagai pencetak gol the Citizen di setiap pertandingan.

Sumber : Skysports

REGUILON DIRAGUKAN TAMPIL BELA TOTTENHAM KONTRA NEWCASTLE

Sergio Reguilon berpacu dengan waktu agar fit untuk perjalanan Tottenham ke Newcastle hari Minggu ini. Bek kiri Spanyol itu ditarik keluar karena cedera pada laga sebelumnya melawan Aston Villa dan sebagai akibatnya absen dalam tugas internasional. Reguilon kembali melakukan latihan ringan minggu ini tetapi belum kembali ke latihan penuh. Ia berlatih bersama pemain Spurs lainnya yang tidak ikut dalam tugas Internasional. Masih perlu ditunggu apakah Reguilon bisa fit saat hari pertandingan.

Sumber : Skysports

GUARDIOLA BILANG AGUERO ADALAH MESSINYA INGGRIS

Manajer Manchester City Pep Guardiola menyanjung tinggi Sergio Aguero. Dia menyebut Aguero telah menaklukkan Inggris seperti halnya Lionel Messi di Spanyol. Aguero dipastikan akan meninggalkan City di akhir musim ini. Kontraknya yang habis pada Juni 2021 tidak diperpanjang. Itu berarti kebersamaan Aguero dengan City yang sudah terjalin selama 10 tahun akan berakhir. Sejauh ini, striker asal Argentina itu sudah memenangi 13 trofi bersama The Citizens. Aguero juga tercatat sebagai top skorer sepanjang masa City dengan sudah mencetak 257 gol dari 384 kali penampilan di semua kompetisi.

Sumber : ESPN

ARSENAL BIKIN GUGUS TUGAS ANTI RASISME ONLINE

Arsenal membuat langkah konkret untuk mencegah perundungan terhadap para pemainnya di media sosial. Tim meriam London membentuk sebuah gugus tugas dalam mengatasi rasisme dan ujaran kebencian di media sosial. Langkah ini ditempuh Arsenal setelah maraknya perundungan berbau rasisme yang diterima para pemain sepakbola di internet. Pada Selasa (30/3), Arsenal meluncurkan kampanye “Stop Online Abuse” dengan salah satu aksinya adalah membentuk gugus tugas memberikan fasilitas formal kepada para pemain dan stafnya yang mengalami diskriminasi secara online.

Sumber : Skysports

RAIOLA : DIBENCI SIR ALEX ADALAH PRESTASI TERBESAR SAYA

Super agen asal Italia, Mino Raiola membagikan kisah perseteruannya dengan Sir Alex Ferguson. Ia menyebut bahwa kebencian manajer legendaris MU itu pada dirinya adalah prestasi terbesarnya sejauh ini. Awal permusuhan keduanya terjadi saat Raiola berhasil merayu Paul Pogba untuk meninggalkan MU dengan bergabung ke Juventus pada 2012. Pada saat itu Sir Alex marah besar dengan Raiola. Ia bahkan secara terang-terangan mengatakan tidak suka dengan sang agen dan ogah menjalin kerja sama lagi dengannya. Raiola mengaku masa bodoh dengan ocehan Ferguson. Karena ia menilai ia hanya melakukan tugasnya sebagai agen.

Sumber : Goal

PHILIPPE COUTINHO DIPULANGKAN BARCELONA KE BRASIL

Klub Spanyol Barcelona memulangkan Philippe Coutinho ke Brasil guna menjalani perawatan lebih lanjut. Hal itu dikarenakan pemulihan cedera lutut Coutinho berjalan lambat sejak menjalani operasi pada Januari 2021. Tidak hanya itu, eks bintang Liverpool tersebut kabarnya kembali dihantam masalah pada lututnya. Akibatnya, Coutinho kini diprediksi tak bisa bermain lagi hingga akhir musim demi pemulihan cederanya. Barcelona sendiri tidak menyebutkan berapa lama Coutinho harus absen untuk pemulihan diri.

Sumber : Marca

BARCELONA KEMBALI TERTARIK DENGAN LAUTARO MARTINEZ

Barcelona dikabarkan akan kembali berusaha mendapatkan Lautaro Martinez pada bursa transfer musim panas. Los Cules sudah sejak lama menginginkan tanda tangan penyerang asal Argentina itu, tepatnya pada bursa transfer musim panas tahun 2019. Pada bursa transfer musim panas tahun lalu, Barcelona kabarnya sudah melakukan negosiasi dengan Martinez. Akan tetapi, negosiasi tersebut tidak berjalan lancar, dan Martinez pada akhirnya tetap bertahan di Inter Milan. Kini Barca harus tetap merogoh kocek dalam-dalam jika ingin mendapatkan jasa Martinez.

Sumber : Marca

BUFFON DIGANJAR SKORSING SATU PERTANDINGAN KARENA PENISTAAN

Gianluigi Buffon diganjar skorsing satu pertandingan karena penistaan agama. Kiper Juventus itu, bulan lalu, juga diganjar denda 5 ribu euro oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), namun terbebas dari skorsing. Namun, Pengadilan Banding FIGC menerima banding jaksa dan menjatuhkan skorsing bagi Buffon. Hal itu berarti Buffon akan absen saat Juventus berhadapan dengan rival sekota mereka Torino, Sabtu (3/4). Sebelumnya, Buffon dilaporkan menggunakan kata penistaan agama ke arah rekan setimnya, Manolo Portanova, kala Juventus menang 4-0 atas Parma di laga Serie A, 19 Desember lalu.

Sumber : Football Italia

LIMA BINTANG JUVENTUS INI SIAP DILEGO, SIAPA SAJA MEREKA?

Juventus bersiap untuk jendela transfer musim panas yang besar. Dikabarkan ada lima pemain bintang yang akan dijual musim panas nanti. Sportbible mengabarkan, pelatih Andrea Pirlo siap menggunakan kekuasaannya dan mengubah skuadnya dengan beberapa pemain kunci tersedia. Lima pemain yang dikabarkan akan dijual oleh Nyonya Tua adalah Paulo Dybala, Alex Sandro, Juan Cuadrado, Aaron Ramsey, dan Adrien Rabiot.

Sumber : Sportbible

RAIOLA : SEPAKBOLA TIDAK BUTUH FIFA!

Mino Raiola mengecam FIFA yang ingin mengubah regulasi agen para pemain. Dia menilai induk sepakbola dunia itu korup dan tak lagi dibutuhkan. Belum lama ini, muncul kabar Komite Pemangku Kepentingan Sepakbola dan Dewan FIFA ingin menerapkan reformasi baru untuk agen dan pemain. Perubahan tersebut diklaim akan mengubah model bisnis sepakbola saat ini. Rencana tersebut rupanya mendapat tentangan dari para agen pemain. Salah satu yang bersuara vokal terhadap masalah tersebut adalah agen kondang asal Italia, Mino Raiola. Dalam pandangan Raiola, perubahan kebijakan tersebut tidak akan membantu dan justru lebih merugikan para pemain.

Sumber : Football Italia

GIAN PIERO GASPERINI PELATIH TERBAIK ITALIA TAHUN INI

Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini resmi terpilih sebagai pelatih terbaik Serie A tahun ini. Itu berarti ia meraihnya untuk musim kedua berturut-turut. Gasperini memenangkan Panchina d’Oro (Kursi Emas) setelah pemungutan suara dari rekan pelatihnya di Asosiasi Pelatih Italia. Sosok berusia 63 tahun itu membawa Atalanta finis di urutan ketiga Serie A musim lalu dan ke perempat final Liga Champions dalam debut mereka di kompetisi Eropa.

Sumber : Football Italia

BAN KAPTEN YANG DIBUANG RONALDO AKAN DILELANG

Ban kapten timnas Portugal milik Cristiano Ronaldo ternyata masih bermanfaat. Ban kapten yang dibuang Ronaldo itu dikabarkan akan dilelang. Ban kapten tersebut diambil seorang petugas dan akan dilelang online oleh lembaga amal Serbia selama tiga hari ke depan. Hasil lelang itu nantinya akan disumbangkan ke seorang bayi berusia enam bulan yang menderita kelainan atrofi otot tulang belakang. Adapun perawatan bayi tersebut dikabarkan memerlukan biaya senilai 2,5 juta euro atau sekitar Rp 42 miliar.

Sumber : Football Italia

ADA MALDINI DI MILAN, TOMORI : SEPERTI MEMILIKI LIONEL MESSI

Bek AC Milan Fikayo Tomori berharap bisa membuat Paolo Maldini, yang ia anggap bak Lionel Messi, terkesan selama berada di San Siro. Tomori didatangkan dari Chelsea dengan status pinjaman pada Januari lalu. Kedatangan Tomori sendiri tak lepas dari sosok Maldini. Ia memang sosok yang bekerja keras di balik layar untuk mendatangkan amunisi-amunisi baru bagi Stefano Pioli. Tomori tak menyembunyikan fakta bahwa dirinya sangat mengagumi sosok Paolo Maldini. Terbaru, Ia mengatakan sang legenda mirip Messi, superstar Barcelona.

Sumber : AS

HAALAND BISA PINDAH KLUB KE MANAPUN YANG DIA MAU

Agen Mino Raiola menyatakan, Erling Haaland cukup bagus untuk bermain di klub mana pun di dunia. Haaland sendiri memang santer dikait-kaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk Real Madrid, Barcelona, Manchester City, Manchester United, dan Chelsea. Raiola yakin Haaland akan berkembang di level tertinggi dan ia mengatakan sang pemain bisa langsung masuk ke tim top ketimbang melanjutkan karirnya di Dortmund. “Anak ini–saya 100 persen yakin dan semua orang yakin–bisa pindah ke klub mana pun, dimana pun dia mau,” ucap Raiola.

Sumber : Goal

HASIL PERTANDINGAN

Dari babak kualifikasi piala dunia 2022 zona eropa, Spanyol sukses mengalahkan Kosovo 3-1. Bertanding di Estadio de La Cartuja, tim asuhan Luis Enrique itu memborong tiga gol masing-masing melalui aksi Dani Olmo, Ferran Torres, dan Gerard Moreno. Kosovo hanya membalas satu gol melalui Besar Halimi. Atas hasil ini, Spanyol memuncaki klasemen grup B, sedangkan Kosovo ada di urutan terbawah.

Di grup seberang, Inggris memetik poin penuh usai melibas Polandia 2-1. Dalam laga yang digelar di Wembley, The Three Lions membuka skor lewat penalti Harry Kane di menit 19, sebelum kemudian Jakub Moder menyamakan kedudukan di babak kedua. Kemenangan Inggris akhirnya ditentukan oleh gol Harry Maguire di menit 85. Atas kemenangan ini, Inggris semakin kokoh di puncak klasmen grup I.

Pada pertandingan lainnya dini hari tadi, Italia takluk 0-2 dari Lithuania, Jerman kalah 1-2 dari Makedonia Utara, Prancis menang 1-0 atas Bosnia, dan Skotlandia menang 4-0 atas Kepulauan Faroe.

Sumber : Livescore

MAKEDONIA UTARA PATAHKAN REKOR TIMNAS JERMAN

Rekor apik Timnas Jerman di Kualifikasi Piala Dunia harus terhenti. Dalam laga grup J kualifikasi piala dunia 2022 zona eropa, Jerman harus menyerah dari Makedonia Utara dengan skor 2-1 di kota Duisburg. Ini menjadi kekalahan perdana Jerman di Kualifikasi Piala Dunia sejak 2001. Sejak terakhir kali digilas Inggris 5-1 pada kualifikasi piala dunia 2002, Jerman setelah itu mengemas 30 kemenangan dan lima kali imbang dari 35 pertandingan kualifikasi piala dunia, sebelum akhirnya takluk dari Makedonia Utara.

Sumber : Aljazeera

BARCELONA AKAN PAKAI JERSEY SPESIAL DI EL CLASICO

Laga El Clasico yang mempertemukan Barcelona dengan Real Madrid selalu spesial. Untuk El Clasico pada 11 April nanti akan terasa lebih spesial buat Barcelona lantaran mereka akan mengenakan jersey edisi khusus. Jersey ini menampilkan perpaduan unik dari bendera Senyera serta warna biru dan warna biru Barcelona yang khas. Jersey ini diluncurkan dengan semboyan “Una samarreta ens agermana” yang berarti “Satu kemeja menyatukan kita”.

Sumber : Barcauniversal

RESMI LEBRON JAMES MASUK JAJARAN INVESTOR LIVERPOOL

Pebasket asal Amerika Serikat, LeBron James, mulai melebarkan sayapnya di dunia bisnis. Baru-baru ini, ia diumumkan sebagai salah satu investor klub raksasa Inggris, Liverpool. James menambah sahamnya di Liverpool lewat kesepakatan yang menjadikan dia sebagai rekanan di Fenway Sports Group. FSG mengumumkan bahwa James, dan rekan usahanya, Maverick Carter dan Paul Wachter, telah menjadi rekanan di perusahaan olahraga, hiburan dan real estate asal Boston itu. Pebasket berusia 35 tahun itu, sebelumnya, menguasai 2% saham Liverpool namun kini bertambah.

Sumber : Worldsoccertalk

HARRY KANE JADI TARGET MAN CITY JIKA GAGAL REKRUT HAALAND

Manchester City berupaya untuk mendatangkan striker baru pada musim panas nanti. Satu nama yang dibidik adalah Erling Haaland. Namun untuk merekrut striker Dortmund itu City harus mengeluarkan biaya tinggi yakni 180 juta euro, di tambah banyak pesaing yang juga menginginkan Haaland. Tapi City punya alternatif lain jika gagal memboyong Haaland. Mereka akan mencoba mendekati Harry Kane dari Tottenham Hotspurs. Kane jadi pertimbangan mengingat kualitasnya di sepak bola Inggris sudah tak perlu diragukan lagi. Di samping itu, harga Kane juga relatif lebih murah yakni 150 juta euro atau Rp 2,5 triliun.

Sumber : 90min

JUVENTUS DISINYALIR JADI TUJUAN PAUL POGBA BERIKUTNYA

Masa depan gelandang Manchester United, Paul Pogba masih menyisakan tanda tanya. Namun jurnalis asal Italia, Gianluca Di Marzio percaya Juventus menjadi tujuan favorit Pogba berikutnya. Kontrak Pogba di MU akan berakhir pada bulan Juni 2022 mendatang. Juventus yang saat ini tengah terseok-seok di Serie A sangat berminat memulangkan pemain asal Prancis itu ke Turin. Pogba sendiri belum benar-benar melupakan Juventus. Meski badannya bersama MU, hati dan pikirannya masih tertambat di kota Turin.

Sumber : Football Italia

ATURAN 5 PERGANTIAN PEMAIN DIBERLAKUKAN DI PIALA EROPA 2020

Komite Eksekutif UEFA mengizinkan aturan lima pergantian pemain per pertandingan pada piala eropa 2020. Lima pergantian pemain digunakan sementara karena kesulitan yang ditimbulkan akibat padatnya jadwal pertandingan saat pandemi, dan saat ini diterapkan pada pertandingan klub Eropa serta pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Piala eropa 2020 sendiri rencananya akan dimainkan pada bulan Juni hingga Juli 2021 mendatang.

Sumber : Skysports

PEMAIN JUVENTUS, MERIH DEMIRAL POSITIF CVD19

Juventus terpaksa harus kehilangan Merih Demiral selama beberapa waktu. Itu terjadi setelah bek andalan mereka Merih Demiral dilaporkan positif terjangkit virus menular. Media-media Italia melaporkan, Demiral mengidap virus menular ketika bertugas membela negaranya, Turki, dalam jeda internasional Maret ini, meskipun Demiral sebenarnya masih dalam tahap pemulihan cedera. Tentu saja, kabar tersebut menjadi pukulan bagi Demiral dan Juventus.

Sumber : Football Italia

TONI KROOS : SALAH MEMBERIKAN PIALA DUNIA KEPADA QATAR

Gelandang timnas Jerman dan Real Madrid, Toni Kroos mengeluarkan kritik pedas terhadap negara tuan rumah Piala Dunia 2022 Qatar. Hal itu menyusul kondisi bagi para pekerja migran di negara kaya minyak tersebut. Menurut Kroos, salah memberikan piala dunia 2022 kepada Qatar. Hal itu diucapkan Kroos dalam podcastnya ‘Einfach mal Luppen,’ yang dia rekam setiap minggu dengan saudaranya Felix Kroos. Bukan hanya itu, Kross juga menyoroti tindak kekerasan yang terjadi kepada kaum homoseksual di negara tersebut walau itu dianggap ilegal di sana.

Sumber : Football Espana

BAYERN MUNCHEN TERTARIK DATANGKAN SON HEUNG MIN

Dilansir Daily Mail, Bayern Munchen dikabarkan mengincar servis bintang Tottenham, Son Heung-min di tengah negosiasi kontrak barunya di Spurs yang masih tertunda. Raksasa Jerman tersebut juga sedang menyiapkan tawaran gaji yang lebih dari 200 ribu Pounds atau sekitar Rp 3,4 Miliar per pekan. Winger asal Korea Selatan itu hingga sejauh ini telah mencetak 18 gol dan menyumbangkan 16 assist untuk klub London utara di musim ini.

Sumber : Dailymail

 

Susunan Pemain MU Paling Diremehkan Sepanjang Masa

Meski belum lagi mampu mengangkat trofi Liga Primer Inggris usai ditinggal pelatih legendaris Sir Alex Ferguson, Manchester United tetap menjadi klub dengan segudang sejarah. Selain banyaknya piala yang didapat, baik di liga domestik maupun Eropa, Manchester United juga terkenal dengan deretan pemain bintang yang malang melintang di Old Trafford.

Saking banyaknya pemain bintang yang pernah bermukim di kota Manchester, ada beberapa dari mereka, yang meski punya kontribusi luar biasa, malah jarang sekali mendapat sorotan.

Pada bahasan kali ini, starting eleven akan menyajikan susunan pemain MU paling diremehkan sepanjang masa.

Kiper: Raimond van der Gouw

Nama Raimond van der Gouw mungkin tidak banyak diingat oleh para penggemar sepakbola. Wajar saja, pemain berposisi kiper yang bergabung dengan MU pada tahun 1996 hanya berstatus sebagai kiper kedua. Dia menghabiskan tiga musim pertamanya di Old Trafford sebagai pengganti Peter Schmeichel.

Namun begitu, Raimond van der Gouw punya peran penting dalam perjalanan Manchester United di musim tertentu. Dia adalah pemain yang juga turut membawa MU meraih treble winner di tahun 1999. Meski hanya tampil dalam delapan laga di musim tersebut, Raimond van der Gouw berhasil menorehkan tiga clean sheet.

Lalu di musim berikutnya, dia tampil dalam 14 laga dan mampu mengalahkan nama tenar seperti Mark Bosnich dan Massimo Taibi

Bek Kanan: John O’Shea

Selama lebih dari 10 tahun, nama John O’Shea terdaftar sebagai pemain Manchester United. Sebagai pemain yang beroperasi di sisi kanan lapangan, John O’Shea punya fleksibilitas mumpuni. Ia bisa ditempatkan dimana saja. Namun selain menjadi berkah, kemampuan itu juga menjadi boomerang tersendiri bagi sang pemain, hingga membuatnya tidak benar-benar mampu mempermanenkan posisi tertentu.

Meski kerap menjadi pilihan kedua, John O’Shea tetap mampu tampil maksimal. Dia punya kontribusi besar yang sering diabaikan oleh sebagian besar penggemar.

Selama berkarir di MU, John O’Shea telah tampil dalam lebih dari 400 pertandingan. Selama itu pula, dia telah berhasil mempersembahkan gelar prestise, termasuk Liga Primer Inggris dan Liga Champions Eropa.

Bek Tengah: Wes Brown

Inggris punya nama Rio Ferdinand dan John Terry di lini pertahanan mereka. Namun di masa emas tim tiga singa, banyak yang lupa bila Inggris juga punya nama bek tangguh lainnya dalam diri Wes Brown. Sayangnya, karir Wes Brown harus sedikit terganggu karena masalah cedera yang kerap ia alami.

Terlepas dari masalah cedera yang mendera, Wes Brown tercatat sebagai pemain yang meraih treble winner bersama MU di tahun 1999. Selain itu, dia juga berhasil membawa MU kembali merajai Eropa pada tahun 2008.

Brown telah banyak memberi kontribusi penting bagi MU, sehingga namanya layak dimasukkan ke dalam daftar pemain terbaik yang pernah berseragam Setan Merah.

Bek Tengah: Mikael Silvestre

Mikael Silvestre merupakan pemuda Prancis yang turut menjadi bagian penting dari era kejayaan MU dibawah kendali Sir Alex Ferguson. Dia yang mampu beroperasi di sisi kiri kemudian diplot untuk gantikan Denis Irwin yang sudah semakin menua. Dia lalu memainkan setidaknya 30 pertandingan Liga Primer di masing-masing dari tujuh musim pertamanya di klub, sampai mencapai total 361 penampilan.

Kemudian pada tahun 2002, Silvestre ditarik ke bek tengah untuk menemani Rio Ferdinand. Kontribusinya untuk tim Setan Merah sangatlah besar, sebelum bek tangguh lainnya bernama Nemanja Vidic datang untuk mempermanenkan posisi bek tengah.

Bek Kiri: Phil Neville

Sama seperti John O’Shea, Phil Neville juga menjadi korban dari fleksibilitasnya sendiri. Kontribusinya dari tahun 1994 sampai 2005 tampak kurang dihargai. Meski punya kemampuan untuk menjadi bek tengah dan juga gelandang, dia jarang sekali ditempatkan di posisi tersebut.

Namun tetap saja, Phil Neville telah memberi banyak kontribusi bagi tim, tampil dalam 386 pertandingan, dan memenangkan 11 trofi prestisius.

Sayap Kanan: Antonio Valencia

Banyak sekali pengamat yang mengabaikan kontribusi luar biasa Antonio Valencia untuk Manchester United. Padahal pemain asal Ekuador ini memiliki musim yang sangat luar biasa bersama Manchester United. Dia merupakan salah satu pemain penting yang banyak mengundang decak kagum di posisi sayap kanan.

Selama kurang lebih 10 tahun membela klub, Antonio Valencia berhasil menyumbangkan trofi Liga inggris dan juga Liga Europa. Selain itu, namanya juga pernah masuk ke dalam PFA Team of the Year 2009/10, sekaligus menyabet dua kali penghargaan pemain terbaik klub.

Gelandang Tengah: Michael Carrick

Michael Carrick telah banyak memberikan kontribusi bagi tim, namun ia juga tidak banyak mendapat pujian dari banyak orang. Carrick telah memainkan perannya dengan sangat baik di lini tengah United, sayangnya, hal itu kurang mendapat apresiasi.

Carrick punya kemampuan luar biasa dalam mengatur jalannya pertandingan. Namun namanya masih kalah tenar dengan Paul Scholes atau bahkan Ryan Giggs. Tidak hanya di MU, nama Carrick juga banyak tersingkir di level Internasional dengan nama Gerrard dan Lampard.

Dengan kontribusi luar biasa yang seharusnya lebih banyak mendapat pujian, Carrick berhasil memenangkan trofi Liga Primer Inggris, Liga Champions Eropa, dan trofi domestik lainnya.

Gelandang Tengah: Nicky Butt

Lini tengah ikonik Manchester United di era 90an sampai awal 2000 an seringkali menampilkan nama Beckham, Keane, Scholes dan Giggs. Padahal disana ada nama Nicky Butt yang begitu berjasa membawa MU menjuarai tiga titel dalam satu musim kompetisi.

Setelah Ryan Giggs, nama Nicky Butt merupakan generasi Class of ‘92 yang lebih dulu masuk ke tim senior, dan mengambil tempat utama di musim 1994/95. Sejak saat itu, dia berkontribusi besar dalam setiap gelar yang diraih MU.

Namun sayang, namanya tidak terlalu merdu jika dibandingkan dengan pemain-pemain lainnya.

Sayap Kiri: Lee Sharpe

Lee Sharpe meninggalkan Manchester United pada tahun 1996. Selama kurang lebih delapan tahun membela MU, namanya kurang mendapat apresiasi dari para penggemar. Padahal, dia merupakan pemain penting dari trofi Liga Primer pertama yang diraih Setan Merah.

Selain trofi liga primer Inggris, Lee Sharpe juga berhasil mempersembahkan trofi lainnya seperti FA Cup dan Piala Winners.

Namun memang selama berkarir di MU, Sharpe sering dibekap cedera. Karena alasan itulah, namanya mungkin tidak terlalu diperhatikan oleh para penggemar.

Penyerang: Teddy Sheringham

Peran Teddy Sheringham di United antara tahun 1997 dan 2001 sama sekali tidak boleh diremehkan. Dia menjadi bagian penting dari raihan tiga gelar MU dalam satu musim kompetisi. Namun begitu namanya kurang mendapat perhatian lebih dari para penggemar.

Bila melihat kiprahnya di MU, nama Teddy Sheringham memang baru datang ke Old Trafford pada usia 31 tahun. Dirinya memang tidak terlalu memberi dampak eksplosif seperti Andy Cole ataupun Dwight Yorke, namun sekali lagi, ketika sudah tampil di lapangan, dia merupakan tipe pemain cerdas yang bisa melakukan banyak hal.

Bahkan ketika musim 2000/01, dia menjadi pencetak gol terbanyak klub dan sukses memenangkan penghargaan PFA dan FWA pada usia 35 tahun.

Penyerang: Ole Gunnar Solskjaer

Sama seperti Teddy Sheringham, Ole Gunnar Solskjaer, sang pahlawan di final 1999 juga tak terlalu mendapat banyak sorotan. Dia lebih banyak dikenang sebagai pemain pengganti ketimbang pemain yang sering memecah kebuntuan. Namanya tidak lebih sering diperbincangkan ketimbang pemain-pemain seperti Andy Cole, Dwight Yorke, Teddy Sheringham, Ruud van Nistelrooy, Wayne Rooney sampai Cristiano Ronaldo.

Padahal selama membela MU sebanyak 366 pertandingan, pemain yang kini tangani Setan Meraih itu berhasil mencetak 126 gol. Ole merupakan pemain yang lebih dari sekadar pengganti, dimana kontribusinya sangatlah luar biasa.

Tercatat, trofi Liga Primer Inggris, FA Cup, sampai Liga Champions Eropa berhasil dia dapatkan.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=wJdCELkmvDo[/embedyt]

 

Sumber referensi: sportskeeda, 90min

Transfer Besar Eden Hazard Yang Menguap Bersama Cedera

Belum juga kembali ke performa terbaiknya, lagi-lagi, Eden Hazard harus pulang ke ruang perawatan setelah kembali mengalami cedera. Belum lama ini, pemain asal Belgia itu mendapati bagian ototnya terkena cedera.

Dalam laga melawan elche, dimana Hazard tampil untuk pertama kalinya setelah dalam tujuh laga absen di semua kompetisi, dia punya waktu selama kurang lebih 15 menit untuk unjuk gigi. Hazard masuk menggantikan Vinicius, tepat seperempat jam sebelum bubaran. Namun sayang, dia nampak belum siap dengan semuanya.

Pelatih el Real, Zinedine Zidane, bahkan mengaku heran dengan kondisi Hazard. Sang juru taktik itu bingung mengapa Hazard begitu mudah terkena cedera. Reaksi Zidane itu pun banyak dibenarkan oleh banyak pihak. Sejak dibeli dari Chelsea dengan biaya senilai 115 juta euro, pemain berusia 30 tahun itu setidaknya sudah mengalami cedera sebanyak 11 kali.

Saking banyaknya cedera yang diterima, Hazard baru mengemas sebanyak 25 pertandingan La Liga, sejak mendarat di Estadio Santiago Bernabeu. Jumlah golnya pun (3) tidak lebih banyak dari jumlah cedera yang selama ini dia dapat.

Apa yang dialami Hazard sebetulnya pernah dialami oleh beberapa bintang Real Madrid lainnya. Seperti misalnya Ricardo Kaka dan Gareth Bale. Dua bintang sepakbola alumni Los Galacticos itu didatangkan dengan dana yang relatif mahal, namun keduanya juga sering absen karena harus masuk ruang perawatan.

Akan tetapi, semua pasti setuju bila masalah cedera yang dialami Kaka dan Bale tidak lebih buruk yang dialami Hazard saat ini.

Pemain berstatus bintang dengan harga yang lebih dari 100 juta euro tentu membuat nama Hazard didambakan para penggemar. Namun apa daya, dia sudah absen dalam lebih dari 300 hari, sejak kedatangannya ke ibukota.

Menyusul cedera yang terus berulang, pertanyaan serta kekhawatiran pun muncul di benak semua penggemar, apakah Hazard akan gagal di Real Madrid? Apakah dia tidak akan segera pulih dan meninggalkan klub dengan ribuan kekecewaan? Yang pasti, sejauh ini, apa yang ditunjukkan Hazard sudah membuat presiden Florentino Perez serta pelatih Zinedine Zidane tak habis pikir. Mereka kehilangan banyak uang hanya untuk mendatangkan pemain dengan puluhan riwayat cedera.

Padahal, bila menarik ke belakang, optimisme tinggi muncul dalam kubu el Real, ketika mereka pertama kali mendapat tanda tangan Hazard. Pemain asal Belgia itu telah menjadi tumpuan tim asal London dalam waktu yang lama. Selain menjadi pemimpin brilian, Hazard juga telah persembahkan banyak gelar untuk the Blues. Satu hal terpenting lainnya adalah, Hazard tidak memiliki riwayat cedera panjang ketika masih berstatus sebagai pemain Chelsea.

Apa yang dialami Hazard saat ini pun mengingatkan kita semua akan perkataan Mourinho pada tahun 2015 silam. Pelatih asal Portugal yang kini membesut Tottenham Hotspurs itu pernah berkata bahwa bila Hazard terus menerima terjangan dari para lawan tanpa adanya perlindungan dari wasit, maka bukan tak mungkin bila sang pemain akan segera tersingkir dari permainan.

“Aku pikir orang yang mencintai sepakbola juga menikmati permainan Hazard. Tapi yang harus diingat adalah dia terlalu sering dilanggar oleh para pemain lawan. Itu sangat tidak baik. Itu akan mengganggu karirnya,”

“Bila dibiarkan terus seperti ini, maka bukan tak mungkin kita tidak akan bisa lagi menikmati permainannya,” Mourinho (via cheaps goal)

Apa yang menjadi kekecewaan para penggemar Madrid mungkin juga menjadi kekecewaan kita semua. Tidak pernah terbayangkan bila pemain yang digadang-gadang bakal gantikan peran Ronaldo di kubu el Real malah lebih sering tunjukkan riwayat cedera ketimbang tunjukkan permainan indahnya di lapangan.

Memang tak ada yang mengira ini semua bakal terjadi. Namun apa yang menjadi penyebab sang pemain pada akhirnya lebih akrab dengan ruang perawatan?

Menurut laman squawka, ada beberapa faktor yang mendasari Hazard sering terkena cedera.

Faktor pertama adalah kebiasaan sang pemain. Seperti diketahui, Hazard pernah dikritik habis-habisan ketika pertama kali mendarat di Madrid. Dia memiliki bentuk tubuh yang tidak ideal dan kondisi badan yang sangat tidak diinginkan. Hal itu disebut sebagai salah satu indikasi bahwa Hazard memiliki kebiasaan yang buruk.

Pada akhirnya, ketidakpandaian sang pemain dalam menjaga kondisi membuatnya lebih mudah terkena masalah cedera.

Selama tur pra musim Real Madrid 2019 lalu, Hazard yang turut ambil bagian sudah bermasalah dengan ototnya. Dalam kasus ini, dia mengalami robekan hamstring yang kemudian memaksanya untuk beristirahat dalam waktu sebulan.

Faktor berikutnya adalah tingkat kebugaran yang mulai menurun. Pada akhir November 2019 lalu, Hazard mengalami masalah cedera yang lebih parah. Dia mengalami cedera pergelangan kaki yang membuatnya sampai harus menjalani operasi. Cedera itu sendiri dianggap sebagai awal dari mimpi buruk Eden Hazard bersama Real Madrid.

Dari cedera itu, kondisi kebugaran Hazard menurun dan diprediksi bakal lebih mudah terkena cedera pada periode berikutnya. Ternyata benar, hari demi hari, meski sempat pulih dan tampil kembali, Hazard harus absen dalam beberapa periode, dimana setiap periodenya dia harus absen dalam waktu yang cukup lama.

Kemudian ada faktor umur yang memang tidak bisa disangkal, bila pemain yang sudah menginjak usia 30 tahun, akan lebih sering terkena cedera. Sudah banyak kasus dari faktor ini. Hazard di usia yang sudah tidak muda lagi memang telah memasuki fase dimana kondisi fisiknya tak secemerlang beberapa tahun belakangan.

Adapun faktor lain yang membuat Hazard sering terkena cedera adalah karena dia telah lama bermain di kompetisi dengan intensitas tinggi. Seperti yang kita tahu, Liga Primer Inggris merupakan kompetisi dengan intensitas yang tinggi. Belum lagi ketika dia harus berada dalam kondisi prima untuk bermain di kompetisi lainnya seperti FA Cup dan semacamnya. Serta tampil di kompetisi Eropa yang mengharuskan setiap pemain tampil bugar.

Dengan mengerahkan seluruh kemampuan dalam kompetisi tingkat tinggi, dan dalam waktu yang lama pula, bergabung dengan Madrid di usia yang nyaris menginjak angka 30 tahun pada saat itu, telah memberi tekanan tersendiri bagi Hazard.

Hasilnya pun seperti yang kita lihat sekarang. Hazard dengan tubuh yang sudah banyak disambar oleh pemain lain dan telah tampil di level tertinggi selama beberapa tahun lamanya, tinggal menikmati masa cedera di klub yang seharusnya dia banggakan.

Entah keajaiban apa yang dibutuhkan Hazard. Seluruh penggemar Real Madrid dan sebagian besar penggemar sepakbola tentu ingin melihat kualitas sang pemain di kubu Los Blancos. Selain itu, kita semua pastinya ingin melihat liukan yang berpotensi jadi yang terakhir bagi sang pemain di turnamen Piala Dunia, yang tidak lama lagi akan digelar.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=uAqbTtgwm4A[/embedyt]

 

Sumber referensi: cheapgoals, squawka

Berita Bola 31 Maret 2021: PENGKHIANAT? Aguero Gabung MU – Logo Baru Inter Milan – Del Piero: Ronaldo Lebay

0

Berita Bola Terbaru Hari Ini Rabu 31 Maret 2021

PENGGEMAR CHELSEA MINTA KLUB BOYONG JADON SANCHO

Klub London Chelsea dikabarkan membidik bintang muda asal Norwegia, Erling Haaland. Namun mereka harus mengeluarkan effort lebih mengingat banyak sekali peminat sang pemain. Di tengah kabar tersebut, muncul satu nama yang kemudian diharapkan bisa bermain di Stamford Bridge, yaitu Jadon Sancho. Sancho menjadi pemain yang banyak diinginkan penggemar Chelsea agar klub mau mendatangkannya ke London. Hal itu berkaitan dengan kabar bahwa Manchester United mundur dalam perburuan pemain 21 tahun tersebut. Mereka mendesak direktur klub, Marina Granovskaia, agar mau memenuhi harapan penggemar.

Sumber : Football London

CHELSEA DAN LIVERPOOL TERTARIK DAPATKAN ODEGAARD

Masa depan Martin Odegaard masih belum juga ditentukan. Bintang muda asal Norwegia itu pun banjir peminat, dimana disana terdapat dua nama klub Inggris, Chelsea dan Liverpool, yang menunjukkan ketertarikannya kepada pria 22 tahun tersebut. Namun tidak mudah bagi kedua klub tersebut untuk mendapatkan Odegaard. Pasalnya, Arsenal yang kini menjadi klub sang pemain, terus berjuang untuk bisa mendapat harga yang pas, guna menahan Odegaard di Emirates Stadium.

Sumber : Football Espana

JACK GREALISH KEMBALI BERLATIH DENGAN ASTON VILLA

Aston Villa mendapat kabar baik mengenai kondisi Jack Grealish. Kapten tim tersebut dilaporkan sudah berada dalam kondisi yang baik, dan siap untuk melakoni pertandingan bersama dengan the Villans. Sebelumnya, Jack Grealish terpaksa harus menepi setelah dirinya mendapat cedera tulang kering sejak Februari lalu. Performa Aston Villa pun sempat menurun setelah ditinggal sang kapten. Kini mereka bisa sedikit lega dengan kabar itu, dimana Jack Grealish sudah berlatih dengan tim dalam persiapan laga melawan Fulham.

Sumber : Skysports

AUBAMEYANG AKAN RAYU ODEGAARD AGAR MAU BERTAHAN

Martin Odegaard masih menjadi perbincangan setelah dia diminati oleh beberapa klub. Ditengah rumor yang berkembang di permukaan, penyerang Arsenal, Pierre Emerick Aubameyang, mengaku siap merayu pemain asal Norwegia tersebut agar mau bertahan di klub berjuluk the Gunners. Auba sendiri memang terkesan dengan permainan Odegaard. Sejak datang ke London, pemain milik Real Madrid tersebut terus menunjukkan kualitasnya sebagai seorang pemain jempolan.

Sumber : Football London

SOAL MASA DEPAN, SALAH SERAHKAN SEMUA PADA LIVERPOOL

Mohamed Salah masih belum mau menanggapi rumor tentang masa depannya. Dia mengaku tidak ingin terganggu dengan hal-hal semacam itu. Salah sendiri tidak menjamin bakal bertahan lama di Liverpool, namun dia juga tidak bisa memastikan apakah akan meninggalkan Anfield dalam waktu dekat atau tidak. Saat berbicara dengan Marca seperti dilansir goal, Salah mengatakan bila ia menyerahkan semuanya kepada Liverpool. Dia memiliki hubungan yang baik dengan Klopp dan akan terus memberikan yang terbaik di atas lapangan.

Sumber : Goal

DIREKTUR LEIPZIG TANGGAPI KEPINDAHAN KONATE KE LIVERPOOL

Liverpool dilaporkan masih menjalin kontak dengan pemain RB Leipzig, Ibrahima Konate. Namun begitu, meski kabar diluar sana menyebut bila langkah the Reds akan segera terealisasi, Leipzig mengaku tidak ingin membiarkan pergi Konate. Menurut klub yang berkompetisi di Bundesliga tersebut, Konate merupakan pemain muda disiapkan untuk masa depan klub. Selain itu, direktur RB Leipzig, Markus Krosche, juga menyebut bila sang pemain tidak memiliki pilihan untuk bergabung dengan Liverpool. Konate masih punya kontrak panjang dengan klub dan sulit baginya untuk menerima tawaran dari tim lain.

Sumber : Football Italia

JUVE DAN INTER SIAP BOYONG AGUERO

Sergio Aguero akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim nanti. Menyusul kabar tersebut, dua raksasa Italia, Juventus dan Inter Milan, langsung menunjukkan ketertarikannya. Melansir dari football italia, Aguero menjadi target utama Juve bersama dengan penyerang muda PSG, Moise Kean. Kemudian, Aguero juga menjadi incaran Antonio Conte untuk semakin memperkuat lini serang Inter. Dalam perburuan ini, Juve dan Inter juga harus bersaing dengan nama besar seperti FC Barcelona dan PSG yang juga berminat pada sang striker.

Sumber : Football Italia

FABIAN RUIZ TEPIS RUMOR KE ATLETICO

Pemain Napoli, Fabian Ruiz, begitu diminati oleh klub La Liga, Atletico Madrid. Menanggapi hal tersebut, Fabian Ruiz langsung menepis. Dia masih terikat kontrak dengan Napoli sampai Juni 2024 dan sampai saat ini masih merasa bahagia ketika bermain untuk tim berjuluk il Partenopei. Sebelumnya, pemain berusia 24 tahun ini dibeli Napoli dari Sevilla pada tahun 2018 silam, dengan bandrol senilai 30 juta euro atau setara 511 miliar rupiah.

Sumber : Football Italia

JUVENTUS BIDIK “THE NEXT POGBA”

Manajemen Juventus dikabarkan tertarik untuk mendatangkan pemain berjuluk “the Next Pogba”. Fabio Paratici dikabarkan bertemu dengan Mino Raiola sekitar dua pekan lalu, untuk membahas pemain muda bernama Ryan Gravenberch. Ryan Gravenberch yang tampil untuk Ajax Amsterdam disebut sebagai penerus Paul Pogba. Gelandang berusia 18 tahun tersebut sangat diminati Juventus karena dianggap memiliki skil komplit. Sejauh ini, dia telah tampil dalam 50 pertandingan bersama Ajax dan dua kali bertanding bersama timnas Belanda. Kontrak Gravenberch sendiri berakhir pada Juni 2023. Dengan hubungan baik yang dimiliki dengan Mino Raiola, Juve percaya bila kesepakatan ini akan berjalan lancar.

Sumber : Football Italia

ZLATAN MENGAKU TAK PERLU BUKTIKAN APAPUN LAGI

Zlatan Ibrahimovic dikenal sebagai pemain arogan namun memang berprestasi. Dengan sikap tersebut, tidak sedikit yang menyebut Zlatan sebagai pria beromong besar. Akan tetapi, dunia juga mengakui bila pemain milik AC Milan ini telah tampil luar biasa sepanjang karir. Bahkan, di usianya yang sudah tergolong tua, dia dipanggil kembali untuk memperkuat timnas Swedia. Dengan fakta yang ada, Zlatan pun mengatakan bila dia tidak perlu membuktikan apapun lagi kepada orang-orang. Dia berujar bila tidak banyak pemain yang memiliki level yang sama sepertinya, di usia 39 tahun.

Sumber : Football Italia

HUKUMAN KEPADA REBIC BERKURANG SATU PERTANDINGAN

Pemain AC Milan, Ante Rebic, harus menjalani larangan main sebanyak dua kali. Sebelumnya, dia melakukan hal yang dianggap tidak baik kepada wasit di laga melawan Napoli, hingga akhirnya diberi sanksi untuk tidak ikut dalam dua pertandingan bersama Milan. Dalam hal ini, Milan mengajukan banding kepada FIGC hingga keluarlah keputusan kalau dia hanya dilarang tampil dalam satu pertandingan saja. Rebic sudah absen di laga Milan melawan Fiorentina. Maka dari itu, dia berkesempatan tampil di laga melawan Sampdoria, dalam lanjutan kompetisi Serie A.

Sumber : Football Italia

KLUIVERT TAK MASUK RENCANA LAPORTA

Masuknya Joan Laporta sebagai presiden anyar Barcelona membuat sedikit perubahan dalam klub. Laporta yang sebelumnya pernah menjabat sebagai presiden Barca dilaporkan tidak akan menggunakan nama Kluivert dalam jajaran manajemennya. Kluivert yang berposisi sebagai direktur akademi klub akan digantikan oleh Jose Ramon Alexanko. Kluivert sendiri kembali ke Barca pada tahun 2019 lalu, setelah diminta eks presiden Josep Maria Bartomeu untuk mengisi jabatan yang kosong.

Sumber : Marca

REAL MADRID INCAR LIAM DELAP

Real Madrid bidik bintang muda Manchester City. Dikabarkan, nama yang masuk dalam perburuan adalah Liam Delap. Delap sendiri mendapat kesempatan tampil bersama tim utama Manchester City pada awal musim ini. Pelatih the Citizen, Pep Guardiola menyebut sang pemain telah membuktikan banyak hal. Sebuah laporan menyatakan bila Real Madrid telah menghubungi perwakilan Delap meskipun City tetap bertekad untuk mempertahankannya.

Sumber : Football Espana

TAK PIKIRKAN OLIMPIADE, MBAPPE LEBIH FOKUS KE MASA DEPAN

Kylian Mbappe yang masih berusia 23 tahun berkesempatan tampil di ajang Olimpiade. Akan tetapi, pemain milik Paris Saint Germain itu malah menolak kesempatan tampil di ajang prestise itu. Menurut laporan, Mbappe yang akan ikut timnas Prancis tampil di ajang Euro 2020 menyebut bila dia tidak ingin tampil di Olimpiade Tokyo. Alasannya adalah Mbappe lebih ingin fokus kepada masa depannya. Saat ini, kontrak Mbappe di PSG tinggal setahun lagi dan disaat yang bersamaan dia juga diminati oleh sejumlah klub Eropa. Dia ingin memiliki waktu untuk berfikir jernih demi membuat keputusan yang matang.

Sumber : Marca

BAYERN TAK BERMINAT PERMANENKAN COSTA

FC Bayern menyatakan bahwa mereka tidak berminat untuk mempermanenkan jasa Douglas Costa. Seperti diketahui, pemain asal Brasil tersebut masih menjalani masa peminjaman dari Juventus ke klub asal Jerman. Dia sudah mencoba untuk tampil mengesankan, namun ternyata usahanya tidak dilirik oleh pelatih Hansi Flick. Dengan kabar tersebut, Juventus disebut bakal mencari peminat baru sang pemain, mengingat pelatih Andrea Pirlo tidak menginginkan Costa berada di skuad asuhannya. Berusia 30 tahun dan punya kemampuan yang cukup mengagumkan, Costa dipercaya tidak akan lama mendapatkan pelabuhan baru.

Sumber : Goal

HASIL PERTANDINGAN

Dari lanjutan babak kualifikasi piala dunia 2022 zona eropa, Portugal sukses menekuk Luksemburg dengan skor 3-1. Bertindak sebagai tim tamu, Portugal kebobolan lebih dulu lewat aksi pemain Luksemburg Gerson Rodriguez di menit 30. Namun Portugal kemudian membalasnya dengan tiga gol masing-masing dicetak oleh Diogo Jota, Cristiano Ronaldo, dan João Palhinha. Dengan hasil ini, Portugal masih memuncaki klasemen sementara grup A, sedangkan Luksemburg berada di urutan ketiga.

Di tempat lain, Belanda juga sukses menang besar atas tuan rumah Gibraltar. Tim Oranye menang dengan skor 7-0 lewat dua gol Memphis Depay, serta tambahan dari Steven Berghuis, Luuk De Jong, Georginio Wijnaldum, Donyell Malen, dan Donny van De Beek. Kemenangan ini membawa Belanda menduduki tangga ke 2, sedangkan Gibraltar masih menjadi juru kunci grup G.

Di pertandingan lainnya, Belgia menang 8-0 atas Belarusia, Wales menang 1-0 atas Republik Ceko, Montenegro kalah 0-1 dari Norwegia, Turki bermain imbang 3-3 dengan Latvia, Kroasia menang 3-0 atas Malta, dan Slovakia menang 2-1 atas Rusia.

Sumber : Livescore

CEDERA, BAYERN TAK DIPERKUAT LEWANDOWSKI SAAT KONTRA PSG

Bayern Munchen mengkonfirmasi bahwa striker andalan mereka, Robert Lewandowski akan absen selama empat pekan karena cedera ligamen di lutut kanannya. Cedera ligamen yang dialami Lewandowski bakal membuatnya absen di laga genting kontra PSG dalam dua leg perempat-final Liga Champions, yang akan berlangsung 7 April dan 13 April 2021. Lewandowski sendiri alami cedera saat memperkuat timnas Polandia dalam laga melawan Andorra senin (29/3).

Sumber : Marca

INTER MILAN RESMI PERKENALKAN LOGO BARU BERNUANSA MODERN

Inter Milan resmi merilis desain logo klub baru mereka yang akan dipakai mulai musim 2021/22 mendatang. Mengambil tajuk ‘My name is my story’, peluncuran logo baru tersebut dilakukan Nerazzurri pada Selasa (30/3) ini. Nuansa modern langsung terlihat pada logo baru Inter, yang menampilkan akronim nama klub, yakni huruf I dan M yang dibingkai dengan lingkaran ganda hitam dan biru, sebuah identitas visual yang menghubungkan sejarah masa lalu dan warisan kota Milan.

Sumber : Soccerbible

TIMNAS JEPANG BANTAI MONGOLIA 14-0

Jepang sukses menggulung Mongolia dengan skor 14-0 di Stadion Fukuda Denshi, Chiba, Jepang, Selasa (30/3) malam. Pertandingan ini merupakan laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Dalam laga ini, Jepang terus mengurung dan membombardir pertahanan Mongolia di sepanjang pertandingan. Ke-14 gol Samurai Biru tercipta berkat 9 pemain berbeda, salah satunya yakni Yuya Osako yang ciptakan Hattrick. Kemenangan ini kian memantapkan posisi Jepang di puncak klasemen Grup F dengan torehan poin sempurna, 15 poin, dari kemenangan di lima pertandingan yang telah dilakoni.

Sumber : Japantimes

SUDAH JALANI TES MEDIS, KONATE SEGERA GABUNG LIVERPOOL

Bek RB Leipzig, Ibrahima Konate dikabarkan telah menjalani tes medis di Prancis dan ia akan segera menuntaskan transfernya ke Liverpool. Liverpool memang tengah mencari sosok bek tengah baru. Dalam daftar itu, Konate berada dalam posisi paling atas. Klub Merseyside itu juga dikabarkan sudah menggelar negosiasi dengan Leipzig untuk memboyong Konate. Kabarnya bandrolnya sekitar 40 juta euro atau sekitar Rp 681 Miliar.

Sumber : Getfootballnewsfrance

JAUHI RONALDO, MESSI PEMAIN TERBAIK DUNIA 2021

Mega Bintang Barcelona, Lionel Messi, menjauhi rival abadinya, Cristiano Ronaldo, dan menjadi pemain terbaik di 2021 versi CIES Football Observatory. Laporan CIES itu dibuat berdasarkan metodologi yang membandingkan kinerja pemain terlepas dari posisi mereka. CIES menyoroti para pemain dengan skor tertinggi untuk pertandingan liga domestik dalam trimester pertama 2021. Messi, dengan 998 menit bermain, memiliki nilai keseluruhan tertinggi dengan 92,5 dari 100. Di bawah Messi, ada nama Robert Lewandowski. Sementara itu, nama Ronaldo baru muncul di urutan ke-5.

Sumber : Givemesport

DEL PIERO : AKSI CRISTIANO RONALDO LEBAY

Cristiano Ronaldo melempar ban kapten ke tanah saat gol ke gawang Serbia tak disahkan wasit. Alessandro Del Piero, legenda Juventus dan Italia, menilai aksi yang dilakukan Ronaldo lebay dan tak pantas. Menurutnya, reaksinya terlalu berlebihan. Del Piero mengatakan bahwa Ronaldo tak seharusnya bersikap seperti itu. Ronaldo boleh saja marah dan berdiskusi dengan wasit, namun menurut Del Piero tindakannya membanting ban kapten terlalu berlebihan bagi seorang kapten tim nasional seperti Ronaldo.

Sumber : Football Italia

UEFA TUNDA KEPUTUSAN FORMAT BARU LIGA CHAMPIONS

Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) menangguhkan keputusan format baru kompetisi Liga Champions mulai 2024. Keputusan untuk perubahan yang sudah berjalan dalam pembahasan selama dua tahun terakhir ini direncanakan pada 19 April mendatang. UEFA dalam pernyataannya menyebutkan, dibutuhkan waktu untuk kembali bernegosiasi sebelum voting dilakukan. Salah satu penyebab penundaan tersebut adalah ketidaksepakatan mengenai detail turnamen yang akan diperkenalkan pada 2024.

Sumber : Football Italia

BENZEMA AKAN JALANI PERSIDANGAN DI PRANCIS

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema akan segera jalani persidangan. Jadwal telah ditetapkan untuk persidangan Benzema atas dugaan keterlibatan dalam pemerasan mantan rekan setimnya di Prancis, Mathieu Valbuena. Dugaan insiden tersebut terjadi sejak 2015 dan proses pidananya baru berjalan sekarang, berarti Benzema harus hadir di pengadilan antara 20-22 Oktober tahun ini dalam acara yang sekarang menjadi isu utama pihak Real Madrid.

Sumber : ESPN

MANCHESTER UNITED MULAI MENGGODA AGUERO

Baru-baru ini, Manchester City mengkonfirmasi bahwa Sergio Aguero takkan bermain di Etihad lagi musim depan. Hal ini dikarenakan kontraknya bakal berakhir pada bulan Juni mendatang. Sederet klub papan atas Eropa pun dikabarkan sedang berupaya merekrut penyerang asal Argentina itu. Salah satunya adalah rival sekota City, Manchester United. Lebih lanjut, diketahui bahwa MU sudah melepaskan tawaran buat Aguero. Tetapi, belum diketahui secara pasti detail penawaran kedua klub itu buat sang bintang. Namun, untuk mendapatkan Aguero, MU harus bersaing secara serius dengan Chelsea yang juga diberitakan tertarik dengan Aguero.

Sumber : Sportbible

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=aydVIh1gbb8[/embedyt]

10 Selebrasi Paling Unik dan Ikonik Yang Pernah Dilakukan Para Pemain

Dalam sepakbola, setiap pemain yang berhasil mencetak gol biasanya melakukan selebrasi. Hal itu dilakukan untuk merayakan sebuah gol yang baru saja dicetak. Beragam ekspresi pun ditampilkan oleh para pemain, dari yang hanya berlari biasa saja sampai pada sebuah perayaan yang membuat semua orang sulit untuk melupakannya.

Pada kesempatan kali ini, starting eleven akan merangkum deretan selebrasi pemain paling unik dan ikonik dalam sejarah.

Fabrizio Ravanelli

Nama Fabrizio Ravanelli begitu lekat dengan sepakbola era 90 an. Bintang yang bersinar bersama Juventus ini merupakan tipe pemain dengan penyelesaian luar biasa. Selain banyak gol-gol nya yang diingat, satu yang pasti dari pemain berjuluk Serigala Putih ini adalah tentang selebrasinya.

Selebrasi Fabrizio Ravanelli dikenal dengan gaya menarik baju ke atas dan menaruhnya di kepala. Tidak lama, selebrasi menjadi yang paling populer dan langsung banyak ditiru oleh para pemain lain.

Menurut Ravanelli, selebrasi itu pertama kali datang di laga Juventus melawan Napoli, yang saat itu dilatih Vujadin Boškov. Ketika itu dia berhasil mencetak gol dan langsung melakukan selebrasi itu. Pertandingan yang dimenangkan Juve dengan skor 1-0 itu pun menjadi momen penting dalam karir Ravanelli.

Sumber: Dugout

Mario Balotelli

Siapa yang tak kenal dengan Mario Balotelli? Pemain berkebangsaan Italia itu terkenal dengan sikap bengal dan sulit diaturnya. Selain itu, Balotelli juga tak jarang menimbulkan aksi-aksi kontroversi dan mengundang perhatian, termasuk salah satu selebrasinya yang berjudul “why always me?”

Selebrasi itu dilakukan Balotelli dengan cara membuka jersey untuk kemudian menunjukkan kalimat tersebut. Dia melakukan perayaan itu setelah berhasil mencetak gol ke gawang Manchester United, dimana City berhasil menghabisi rival sekota dengan skor 6-1.

Menurut Balotelli, selebrasi itu berarti bahwa banyak yang terus membicarakan tentang dirinya. Padahal banyak orang yang tidak mengetahui kebenaran tentang nya, namun terus saja berpikir bahwa sang pemain adalah sosok negatif.

Sumber: 90-minutes

Bebeto

Nama Bebeto, selain dikenal sebagai pemain yang piawai dalam mencetak gol, juga terkenal dengan selebrasi yang sangat unik. Pada gelaran Piala Dunia 1994, Brasil berhadapan dengan Belanda di fase perempat final. Di pertandingan tersebut, tim Samba berhasil menang dengan skor 2-3, dimana salah satu golnya dicetak oleh Bebeto.

Pada perayaan gol yang dicetaknya, Bebeto melakukan selebrasi seperti seorang yang tengah menggendong bayi. Usut punya usut, selebrasi itu dia lakukan untuk menyambut kelahiran anaknya yang bernama Mattheus.

Usai Bebeto melakukan selebrasi itu, banyak pemain lain yang menirunya. Anak Bebeto sendiri kini turut mengikuti jejaknya sebagai seorang pesepakbola profesional. Dia yang kini berusia 26 tahun tercatat sebagai pemain Coritiba FC yang tampil di divisi kedua Brasil.

Sumber: bbc

Tim Cahill

Banyak sekali selebrasi yang melibatkan bendera corner. Namun satu yang paling ikonik mungkin hanya yang dilakukan oleh Tim Cahill. Pemain asal Australia itu kerap melakukan selebrasi dengan berlari ke sudut lapangan sambil melancarkan pukulan ke bendera corner layaknya seorang petinju.

Selebrasi itu pun lantas menjadi lekat dengan dirinya.

Sumber: bleacher report

Peter Crouch

Eks penyerang Liverpool, Peter Crouch, juga memiliki ciri khas dalam selebrasinya. Pria jangkung yang rajin mencetak gol ini kerap memperlihatkan aksi “robot dance” dalam proses perayaan golnya.

Selebrasi itu bermula pada pertandingan antara Inggris melawan Jamaika pada 2006 silam. Di laga itu, dia berhasil mencetak gol dan langsung melakukan selebrasi menari ala robot.

Dari situ, pemain yang juga sempat berkarir bersama Tottenham Hotspurs itu mendapat julukan Mr. Robot.

Sumber lep

Jurgen Klinsmann

Legenda Jerman, Jurgen Klinsmann, dikenal sebagai striker tajam. Dia merupakan pemain yang meraih banyak sekali gelar, termasuk Piala Dunia. Dalam perjalannya sebagai seorang professional, Klinsmann pernah berlaga di kompetisi Inggris bersama Tottenham Hotspurs.

Akan tetapi, dia mendapat banyak cacian ketika tiba di Inggris. Banyak yang menganggap bila Klinsmann bukanlah striker hebat. Dia hanya pemain yang tidak lebih dari tukang diving. Cacian itu pun langsung direspon dengan sangat elegan oleh Klinsmann.

Di laga debutnya melawan Sheffield Wednesday, Klinsmann berhasil mencetak gol untuk tim lili putih. Setelah berhasil menceploskan bola, dirinya langsung berlari dan melakukan selebrasi layaknya orang sedang menyelam.

Apa yang dilakukan Klinsmann itu pun langsung mendapat sorotan dan banyak dikenang oleh khalayak.

Sumber: premierleague

Cristiano Ronaldo

Bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, juga punya selebrasi yang begitu ikonik. Selebrasi itu biasa disebut dengan ‘calma’. Selebrasi itu sendiri terjadi pada tahun 2012 silam, ketika ia berhasil mencetak gol ke gawang FC Barcelona.

Melalui sebuah serangan cepat, Ronaldo yang menerima sodoran ciamik Mesut Ozil berhasil memanfaatkannya dengan baik. Dia berhasil mencetak gol untuk mengubah keunggulan Real Madrid menjadi 2-1.

Seusai mencetak gol, Ronaldo langsung berlari ke pinggir lapangan untuk kemudian memberikan gestur “tetap tenang” kepada seluruh seisi stadion.

Sumber: Kompas

Eric Cantona

Eric Cantona merupakan salah satu pemain paling legendaris yang pernah dimiliki Manchester United. Pria Prancis dengan kharisma luar biasa itu selama bertahun-tahun berhasil mengangkat performa MU di kancah Eropa. Selain tendangan kungfu nya yang begitu ikonik ke arah penonton, Cantona juga begitu dikenal dengan selebrasi yang begitu unik dan layak dikenang.

Di laga melawan Sunderland pada tahun 1996, Cantona berhasil mencetak gol dengan cara yang sangat indah. Dia yang mendapat sodoran di depan gawang lawan, dengan cerdik men-chip bola dan melewati kiper.

Setelah mencetak gol apik tersebut, Cantona langsung merayakannya dengan cara berdiri dan menatap tajam sekelilingnya.

Meski terlihat arogan, banyak yang menganggap bila itu merupakan salah satu selebrasi terbaik yang pernah terjadi di ajang Liga Primer Inggris.

Sumber: sportsjoe

Roger Milla

Kamerun tampil luar biasa di ajang Piala Dunia 1990. Salah satu bintang mutiara Afrika adalah Roger Milla. Dia menjadi pemain yang mampu menciptakan kegembiraan di ajang tersebut. Dia berhasil membawa Argentina lolos dari babak grup, meski lawan-lawan mereka saat itu adalah Argentina, Rumania, dan Uni Soviet.

Di babak 16 besar, Kamerun harus berhadapan dengan Kolombia. Di laga itu, dia berhasil membawa Kamerun menang dengan skor 2-1. Dua gol Kamerun dicetak oleh Roger Milla pada menit ke 106 dan 108. Selain berhasil mencetak gol, Roger Milla juga menampilkan selebrasi yang begitu ikonik.

Dia berlari ke sudut lapangan dan langsung menari dengan gaya khas.

Di ajang Piala Dunia 1990 itu sendiri, Kamerun berhasil melaju sampai fase perempat final, sebelum dihentikan Inggris dalam pertandingan yang begitu dramatis.

Sumber: CNN

Lionel Messi

Lionel Messi, salah satu pemain terbaik dunia sepanjang sejarah, juga pernah menciptakan sebuah selebrasi yang sangat ikonik. Pemain asal Argentina ini pernah melakukan selebrasi dengan cara memajang jersey nya ke arah penonton.

Selebrasi itu dia lakukan usai membawa Barcelona menang 2-3 pada laga di Bernabeu musim 2016/17 silam.

Selebrasi itu seolah memberi tahu tim tuan rumah bahwa dirinya merupakan yang terbaik.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=IYWdwBZA81E[/embedyt]

Berita Bola 30 Maret 2021: Aguero RESMI Tinggalkan City – Lewandowski Cedera – Madrid Gagal Boyong Ronaldo

Berita Bola Terbaru Hari Ini Selasa 30 Maret 2021

MU CEMAS, MARTIAL CEDERA SAAT BELA PRANCIS

Manchester United mungkin mendapat kabar buruk dari jeda internasional. Sebab, striker Anthony Martial mengalami cedera saat membela timnas Prancis. Martial tampil sejak menit awal ketika Prancis menang dengan skor 2-0 atas Kazakhstan. Namun, pemain 25 tahun harus mengakhiri aksinya pada menit ke-59 karena alami cedera lutut. Martial sempat mendapat perawatan dari tim medis sebelum ditarik keluar. Mantan pemain AS Monaco tersebut nampak tertatih-tatih sebelum diganti. Dan kondisinya kini masih dalam pemantauan.

Sumber: talksport

TOTTENHAM IKUT BERBURU AARON RAMSEY

Laporan terus berkembang bahwa Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot akan segera keluar dari Juventus. Terbaru, Tottenham Hotspurs bergabung untuk memburu gelandang asal Wales tersebut. Tentu ini akan menjadi kejutan, mengingat berapa banyak karirnya yang Ramsey habiskan di rival London mereka, Arsenal. Liga Premier kemungkinan besar adalah tujuan Ramsey, yang juga dikaitkan dengan Arsenal, Chelsea, dan Manchester United.

Sumber: football italia

HARRY KANE TENTUKAN MASA DEPANNYA DI SPURS SETELAH EURO

Bintang Tottenham, Harry Kane mengatakan akan memutuskan masa depannya setelah Piala Eropa musim panas mendatang. Kane telah dikaitkan untuk pindah ke rival Liga Premier Manchester United dan Manchester City, serta juara La Liga Real Madrid. Kontraknya di Spurs saat ini masih tersisa hingga 2024. Ditanya soal masa depannya, Kane mengaku sulit menjawab, namun ia memastikan akan menentukan soal masa depannya di Tottenham pasca berlaga di piala eropa musim panas mendatang.

Sumber: AS

BAYERN DAN MAN CITY BERSAING DAPATKAN KOULIBALY

Nama Kalidou Koulibaly terus menjadi buah bibir. Bek tengah asal Senegal itu masih berkostum Napoli. Berkali-kali ia dikaitkan dengan sejumlah Raksasa Eropa. Namun belum ada yang mengajukan penawaran resmi. Menurut laporan terbaru, Bayern Munchen dan Manchester City tertarik pada Koulibaly. Kubu Napoli sendiri belum bersuara mengenai kabar itu. Akan tetapi, sempat ada kabar bahwa klub Italia itu telah menurunkan harga Koulibaly dari 100 juta euro menjadi hanya 50 juta euro saja.

Sumber: football italia

STERLING TUNDA KONTRAK BARU DI MANCHESTER CITY

Manchester City dikabarkan telah membuka pembicaraan dengan Raheem Sterling. Mereka berbicara seputar kontrak baru dengan kesepakatan pemain internasional Inggris itu akan berakhir pada musim panas 2023 mendatang. Hanya saja laporan menyebutkan bahwa Sterling masih belum bersedia menandatangani tawaran kontrak barunya di Stadion Etihad, hal itu karena dirinya meminta bayaran dalam kesepakatan anyarnya senilai Rp6,3 Miliar per pekan.

Sumber: Marca

DAVID BECKHAM INGIN DATANGKAN DAVID SILVA KE INTER MIAMI

Pemilik Inter Miami, David Beckham dilaporkan mengincar gelandang Real Sociedad David Silva. Beckham secara konsisten menyatakan keinginannya untuk membawa beberapa nama top Eropa ke proyek MLS-nya di tahun-tahun mendatang. Setelah mendatangkan pemain seperti Blaise Matuidi, dan Gonzalo Higuain, David Silva adalah target Beckham selanjutnya. Namun, keinginan Beckham membawa Silva tampaknya tidak akan mudah, karena Silva dikabarkan lebih memilih bergabung dengan klub masa kecilnya, Las Palmas sebelum pensiun.

Sumber: football espana

ARSENAL INCAR NABIL FEKIR

Arsenal dikabarkan sedang memantau gelandang Real Betis Nabil Fekir. The Gunners telah lama mengagumi pemain timnas Prancis itu. Fekir disiapkan sebagai kemungkinan alternatif pengganti Martin Odegaard. Odegaard saat ini tengah jadi rebutan antara klub induknya, Real Madrid dengan Arsenal selaku klub peminjam. Sementara Fekir sendiri telah menghabiskan dua tahun terakhir di Spanyol dan masih berada dalam radar Arsenal, yang akan mencari seorang gelandang serang lainnya di bursa transfer musim panas mendatang.

Sumber: goal

SPANYOL NYARIS GAGAL MENANG, ENRIQUE HAMPIR KENA SERANGAN JANTUNG

Spanyol harus bersusah payah mengalahkan Georgia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Luis Enrique, yang menemani anak-anak asuhnya dari pinggir lapangan, mengakui bahwa laga ini salah satu yang paling mendebarkan. Enrique pun merasa seperti di ambang serangan jantung karena timnas Spanyol nyaris kembali gagal menang. “Saya di ambang serangan jantung. Kami sudah kehilangan kepercayaan diri dan Anda bisa melihatnya di babak pertama.” ucapnya.

Sumber: AS

GELANDANG ATLETICO, HECTOR HERRERA PULANG KE FC PORTO

Gelandang Atletico Madrid, Hector Herrera santer dikaitkan dengan kepindahannya kembali ke klub lamanya, Porto di musim panas ini. Pemain internasional Meksiko tersebut gabung dengan tim besutan Diego Simeone secara gratis di awal musim 2019/20. Akan tetapi meski sebelumnya bermain secara reguler dengan rotasi yang diterapkan oleh sang pelatih, akan tetapi dalam beberapa bulan terakhir ia perlahan tersingkir dari rencana Simeone. Sepanjang musim ini ia hanya menorehkan 14 penampilan di semua kompetisi dan menyumbangkan satu assist.

Sumber: football espana

DANI ALVES SUDAH BILANG, BARCELONA ITU BOBROK

Dani Alves dari dulu sudah bilang, kalau Barcelona penuh dengan masalah. Maka, dia tidak menyesalkan kepergiannya dari sana. Alves memperkuat Barcelona dari tahun 2008 sampai 2016. Ia merengkuh banyak gelar saat memperkuat Barcelona. Baru-baru ini, Alves mengadakan sesi tanya jawab bersama para fans via Instagram pribadinya. Ada yang bertanya, menyesalkah dirinya meninggalkan Barcelona? Namun ia menjawab tidak. Usut punya usut memang Alves tidak suka dengan dewan klub saat itu terutama presiden klub Josep Maria Bartomeu. Khususnya, soal dirinya yang tidak diberi perpanjangan kontrak.

Sumber: football espana

MODRIC NANGIS SETELAH BERTANDING, TERNYATA INI PENYEBABNYA

Luka Modric tak dapat menahan air matanya setelah mengukir catatan emas di timnas Kroasia. Modric baru saja melewati rekor 134 penampilan yang dipegang Darijo Srna ketika dirinya turun menghadapi Siprus. Selepas pertandingan, skuad dan staf timnas Kroasia menggelar acara makan malam. Acara tersebut sekaligus menjadi momen bagi para pemain untuk memberikan selamat atas pencapaian teranyar Modric. Gelandang Real Madrid itu pun menangis ketika rekan-rekannya bertepuk tangan sebagai tanda apresiasi.

Sumber: Marca

SHEVCHENKO YAKIN MBAPPE BAKAL RAIH BANYAK BALLON D’OR

Pelatih timnas Ukraina, Andriy Shevchenko yakin Kylian Mbappe bisa terus memenangkan banyak Ballon d’Or. Shevchenko, yang timnya bermain imbang 1-1 dengan Prancis pada kualifikasi Piala Dunia pekan lalu, yakin bahwa Mbappe mampu memenangkan penghargaan individu paling bergengsi tersebut bila ia terus tampil fenomenal. “Kami tahu betapa fantastis ia (Mbappe). Ia memiliki masa depan yang luar biasa. Ia adalah anak yang harus memenangkan banyak Bola Emas, karena ia pantas mendapatkannya,”ucap Shevchenko.

Sumber: goal

CEDERA DRIES MERTENS TIDAK SERIUS

Napoli bisa bernafas lega. Pasalnya, salah satu pemainnya Dries Mertens dikabarkan tidak mengalami cedera serius ketika membela timnas Belgia kontra Republik Ceska, Ahad (28/3). Mertes diklaim tidak menemui masalah serius pada bahunya yang sempat diduga mengalami dislokasi. Dalam laporan Football Italia, pihak Napoli sudah menghubungi Mertens ihwal kondisinya. Tidak ada dislokasi, hanya benturan cukup keras yang mengganggu.

Sumber: football italia

CETAK GOL, HADIAH ANDREA BELOTTI UNTUK SANG BAYI

Andrea Belotti mengungkapkan ‘uneg-unegnya’ setelah ia berhasil mengantarkan Italia memetik kemenangan melawan Bulgaria 2-0. Belotti berhasil menyumbangkan satu gol dari titik putih untuk membuka kemenangan Italia sebelum ditutup dengan sempurna oleh gol indah Manuel Locatelli. Gol Belotti tersebut ia dedikasikan untuk kesembuhannya dari virus menular dan bayi perempuannya. Belotti melambaikan huruf V dengan tangannya untuk bayi perempuannya yang bernama Vittoria.

Sumber: football italia

TONI KROOS SEGERA PENSIUN DARI TIMNAS JERMAN

Timnas Jerman telah dipastikan bakal kehilangan sang pelatih, Joachim Loew yang memutuskan mundur pasca Euro 2020. Kini, Der Panzer dikabarkan juga bakal ditinggal salah satu gelandang terbaiknya, Toni Kroos pasca perhelatan empat tahunan tersebut. Dilaporkan Marca, Kroos yang kini bermain di La Liga bersama Real Madrid akan gantung sepatu dari tugas internasional selepas membantu Jerman di Euro 2020. Setelah itu, Kroos akan dapat fokus pada sepak bola klubnya bersama Real Madrid.

Sumber: Marca

SERGIO AGUERO RESMI TINGGALKAN MAN CITY

Setelah selama kurang lebih sepuluh tahun lamanya, Sergio Aguero bakal tinggalkan Manchester City pada akhir musim nanti. Melalui akun Twitter resminya, Aguero mengatakan bila dia telah menjalani musim yang luar biasa bersama City. Dia bangga bisa membangun sejarah dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya di klub. Dengan habisnya kontrak sang pemain di Etihad Stadium, Aguero berhak menentukan kelanjutan karirnya dengan status bebas transfer. Untuk saat ini sendiri, sudah banyak klub Eropa yang begitu meminati jasanya.

Sumber: Twitter

BALE BUKA SUARA SOAL KEMBALI KE MADRID

Setelah segala rumor yang berkembang di permukaan, Gareth Bale buka suara soal masa depannya. Bale sendiri harus kembali ke Real Madrid setelah masa peminjamannya di Tottenham berakhir. Dengan fakta tersebut, menurut Bale, secara legal dia harus kembali ke Estadio Santiago Bernabeu. “Menuju musim berikutnya, secara legal kontrak mengatakan kalau aku harus kembali ke Madrid. Real Madrid adalah klub utama ku. Sejauh yang aku sepakati, aku menjalani masa pinjaman di Tottenham sampai akhir musim.”

Sumber: goal

CEDERA, LEWANDOWSKI LEWATKAN LAGA LAWAN INGGRIS

Polandia baru saja mengkonfirmasi kabar yang kurang menyenangkan. Robert Lewandowski diperkirakan akan absen selama 5-10 hari karena cedera lutut. Penyerang yang dikenal tajam tersebut akan absen setelah mengalami cedera lutut saat Polandia menang 3-0 atas Andorra. Menurut Asosiasi Sepak Bola Polandia, striker milik FC Bayern tersebut mengalami kerusakan ligamen, dimana cedera ini biasanya membutuhkan waktu 5-10 hari untuk pulih. Ini berarti, pemain berusia 32 tahun tersebut akan melewatkan kualifikasi Piala Dunia Polandia melawan Inggris.

Sumber: bulinews

FERNANDO SANTOS TEGASKAN RONALDO TETAP JADI KAPTEN PORTUGAL

Cristiano Ronaldo merasa marah usai golnya ke gawang Serbia tidak disahkan oleh wasit. Di momen tersebut, Ronaldo melampiaskannya dengan membuang ban kapten. Dianggap melakukan hal yang kurang baik, Ronaldo berpotensi menghadapi hukuman dari FIFA. Selain itu, sikap Ronaldo juga mendapat banyak komentar dari berbagai pihak. Kendati demikian, sang pelatih, Fernando Santos, tetap membela Ronaldo. Dia mengatakan bila Ronaldo akan tetap menjadi kapten tim, dengan alasan bahwa sang pemain masih disebut sebagai sosok yang layak dijadikan panutan.

Sumber: dailymail

PERAMPOK GOL RONALDO BUKA SUARA

Bek Serbia, Stefan Mitrovic, buka suara menyusul aksinya yang gagalkan gol Ronaldo. Secara mengejutkan, pemain berusia 30 tahun itu tidak mengakui bila bola yang disodorkan Ronaldo telah melewati garis gawang. Malah, dia dengan yakin menyebut bila aksinya di menit ke 93 itu sudah tepat dan berhasil menyelamatkan tim yang dibelanya. Dengan gagalnya gol Ronaldo di pertandingan tersebut, Portugal mengalami kerugian besar karena harus kehilangan tiga poin.

Sumber: bolasport

REAL MADRID SINGKIRKAN RUMOR BAKAL REKRUT RONALDO

Setelah banyak rumor yang beredar, Real Madrid mengklaim bahwa mereka tidak akan memulangkan Ronaldo ke Bernabeu. Hal ini diungkapkan langsung oleh presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang menyatakan kalau tidak ada rencana dari Real Madrid untuk kembali menarik nama Ronaldo ke skuad. Sebaliknya, di tengah era mengembalikan kejayaan klub di Eropa, sang presiden menekankan kalau klub berjuluk Los Blancos akan berusaha mendatangkan salah satu dari dua bintang muda terbesar saat ini, yakni Kylian Mbappe ataupun Erling Haaland.

Sumber: beinsport

RONALDO JANJI TENTUKAN MASA DEPAN SEBELUM MEI

Nama Ronaldo terus diperbincangkan bakal pergi dari Juventus Stadium. Meski manajemen sudah menegaskan kalau mereka tidak akan melepas bintang terbaiknya itu, tetap saja, banyak rumor yang berkembang di luaran sana. Melansir dari footballitalia, Ronaldo akan memutuskan masa depannya di klub berjuluk Si Nyonya Tua sebelum bulan Mei, atau sebelum kompetisi musim ini berakhir. Bila CR7 benar-benar putuskan pergi, maka klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint Germain, dipercaya bakal menjadi pelabuhan baru bagi sang pemain.

Sumber: football italia

LIBURAN, MARCELO TERANCAM DAPAT DENDA

Bek Real Madrid, Marcelo, sedang mengalami masalah yang tidak diinginkan. Dilaporkan, pemain asal Brasil ini sedang berada dalam pemeriksaan di Spanyol setelah memposting foto liburan di sebuah pantai bersama keluarga. Seperti diketahui, Spanyol sedang memberlakukan sebuah aturan bagi warganya untuk tidak bepergian, mengingat pandemi disana masih sangat mengkhawatirkan. Kabarnya, bila terbukti bersalah, Marcelo harus membayar denda sebanyak 60 sampai 600 euro atau setara 10 juta rupiah. Selain itu, hukuman berpotensi bertambah setelah dia juga terlihat tidak mengenakan masker.

Sumber: football espana

SEBELUM PENSIUN, BUFFON INGIN KEMBALI MERANTAU

Kiper asal Italia, Gianluigi Buffon, tampak masih belum mau berhenti dari dunia sepakbola. Menurut kabar yang dilansir dari footballitalia, Buffon, yang kini berusia 43 tahun masih ingin melanjutkan karirnya sebagai seorang pesepakbola. Bila Juventus tidak memberinya perpanjangan kontrak, maka dia akan mencoba sekali lagi berkarir di luar Italia. Buffon masih begitu terobsesi dengan olahraga ini, dan merasa kalau dirinya masih bisa diandalkan dalam sebuah pertandingan. Bila memang ada tim di luar Italia yang berminat pada jasanya, maka bukan tak mungkin bila kabar ini akan menjadi kenyataan.

Sumber: football italia

INTER MILAN AKAN SEGERA LUNASI TRANSFER HAKIMI

Inter Milan dikabarkan akan segera menyelesaikan transfer Hakimi dari Real Madrid. Klub asal Italia itu akan segera membayar tunggakan senilai 13 juta euro atau setara 221 miliar rupiah. Hakimi sendiri merupakan pemain yang didatangkan Inter dengan mahar senilai 40 juta euro atau setara 681 miliar rupiah pada 2020 lalu. Sejak bergabung dengan tim biru hitam, Hakimi mampu menunjukkan performa gemilang, dimana dia mampu catatkan enam gol dari 26 laga musim ini.

Sumber: football espana

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=hNRX-bPTdh4[/embedyt]

International Break, Kewajiban yang Terkadang Menyebalkan

Mengenakan zirah perang berlogo tim nasional negeri tercinta tentu akan menyisakan ruang yang cukup emosional bagi siapa saja yang berkesempatan merasakannya, tak terkecuali bagi pemain profesional berlabel bintang di kompetisi liga benua biru, kiblatnya dari dunia sepak bola di dunia. Saat staff kepelatihan timnas menunjuk daftar siapa saja yang nantinya akan dipanggil memperkuat nama negara, tentu si pemain sendiri akan harap-harap cemas, berdo’a dengan serius berharap namanya masuk daftar panggilan menjalankan kewajiban untuk negeri.

Jeda internasional memiliki nama resmi berupa FIFA International MatchDay. Suatu agenda tahunan yang wajib diikuti oleh tim nasional di pertengahan jalannya musim, entah itu hanya untuk laga persahabatan atau bisa juga diadakan untuk mendapatkan peserta resmi yang berhak mengikuti event event seperti Piala Dunia dan UEFA Euro. Kompetisi jeda internasional ini dilaksanakan sesuai wilayah masing-masing, dimana terbagi menjadi beberapa bagian seperti UEFA di Eropa, Conmebol di Amerika Latin, Concacaf di Amerika Utara dan Tengah, CAF di Afrika, dan AFC di Asia.

Jadwal pertandingan jeda internasional sudah ditetapkan oleh FIFA dan harus dijalankan secara teratur di bulan-bulan tertentu sesuai agenda, durasi pelaksanaannya biasanya antara satu pekan sampai sepuluh hari. Dan saat jeda internasional tiba, liga-liga di federasi sepak bola yang bersangkutan akan diliburkan sementara.

Yang namanya ‘jeda’ atau ‘break’ kan harusnya merujuk pada kata istirahat, rehat sejenak dari segala aktivitas dan kesibukan di lingkup liga. Tapi itu hanyalah formalitas belaka, jeda internasional justru menjadi event yang kerap memakan korban. Jika di liga mereka hanya akan bertanding selama satu kali per pekan (dalam konteks waktu normal sebelum Corona), di jeda internasional ini pemain akan berlaga dua sampai tiga kali per pekan. Jauh lebih sibuk. Jeda internasional akan benar-benar menjadi waktu istirahat hanya untuk mereka para pemain yang tidak dipanggil timnasnya.

Di mata penggemar sepak bola sendiri, utamanya bagi penggemar jauh seperti kita-kita ini, yang notabene mendukung timnas Eropa hanya untuk senang-senang saja, jeda internasional menjadi hal mengganggu jalannya keseruan di liga, kecuali event seperti Wolrd Cup dan Euro, atau dalam laga titik penghabisan untuk lolos di kompetisi bergengsi, barulah jeda internasional terlihat lebih seru.

Karena padatnya jadwal di jeda internasional itu pula, tidak sedikit para pemain yang baru pulang dari kewajiban negaranya, malah mendapat masalah cedera. Nah saat itu pemain udah cedera, tentu akan membuat jengkel barisan suporter klubnya. Karena kasarannya gini loh, ‘ini pemain gue udah lu ambil dalam keadaan sehat, kenapa pas dipulangin malah jadi pengkor begini?’

Bukannya tidak nasionalis atau bagaimana nih, tapi coba lihat dari sudut pandang klub pemilik pemain itu juga. Mereka mendatangkan si pemain dengan harga kontrak yang terkadang tidak murah, membayar gaji si pemain tiap pekannya, merawat mereka seperti anak sendiri kala cedera. Saat mereka dipulangkan dari jeda internasional dalam keadaan tidak baik-baik saja, yang jelas rugi ya pihak klub. Mereka harus menanggung perawatan si pemain tersebut, dan kehilangan pilar mereka. Bisa jadi kan itu pemain adalah tumpuan utama di tim, dimana ketidakhadirannya akan sangat berpengaruh dalam jalannya strategi.

Contoh yang paling baru deh, Chelsea asuhan Thomas Tuchel baru saja mendapatkan kabar buruk di jeda internasional. Pasalnya pemain andalan mereka, yaitu N’Golo Kante dinyatakan cedera usai memperkuat timnasnya, Perancis. Dalam laga bertajuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa Grup D, Kante bermain penuh saat Perancis imbang melawan Ukraina. Setelah laga selesai, barulah pemeriksaan medis mendapatkan hasil jika Kante mengalami cedera hamstring di kaki kirinya. Akibat cedera itulah pelatih Les Bleus, yaitu Didier Deschamps memulangkan Kante ke Chelsea lebih dulu daripada pemain lainnya.

Dilansir dari Metro, pihak Timnas Perancis menerbitkan pernyataan resminya terkait cederanya pemain jawara Piala Dunia 2018 tersebut. Mereka bilang begini.

“N’Golo Kante nggak ikut main cuy di Kazakhstan dan Bosnia-Herzegovina. Itu karena Kante lagi cedera di paha kirinya pas kemaren main lawan Ukraina di Stade de France. Kita udah konsultasi kok sama Dokter Franck Le Gall, dan pelatih kita juga udah balikin Kante ke klubnya.”

Nahkan, kalo udah begini yang repot siapa? Ya jelas Chelsea lah. The Blues baru saja melewati trek positifnya bersama Thomas Tuchel, dimana mereka saat ini sedang mati-matian untuk aman di zona UCL dan akan kembali bertarung di babak perempat final UCL. Cederanya Kante tentu akan menghilangkan satu pilar Chelsea di lini tengah, karena seperti yang sudah kita ketahui, Kante bersama Mateo Kovacic atau terkadang duet bareng Jorginho juga, menjadi kunci konsistennya Chelsea di paruh musim kedua ini.

Tenang Hyung, santuy dulu. Karena nggak cuma saya disini yang misuh-misuh terkait adanya jeda internasional. Pep Guardiola juga ikutan menyoroti kompetisi tersebut musim ini. Dia juga lagi khawatir sama kondisi anak asuhnya, tapi dia lebih khawatir itu kalo semisal pemainnya pada kena Covid-19. Karena City kan lagi ada di trek yang mulus nih di liga, kan takut lah bro ketularan virus gara-gara itu pemainnya pada traveling ke mancanegara meskipun karena kewajiban membela timnasnya. Dilansir dari ESPN, Guardiola bilang begini sama media.

“Sekarang kan lagi jamannya jalan-jalan kemana-mana Hyung, dan para pemain juga harus main di jeda internasional. Gue sih khawatir aja angka penularan itu virus bakal naik lagi. Ya pasti lah gue sih pengennya nggak ada kejadian sampe ketularan, tapi kan kita harus tau kalo udah ada gelombang kedua sama ketiga naiknya penularan ini virus, jadi ya kalo traveling tetep beresiko kena sih menurut gue. Keknya PL sama liga lain harus mikir kesitu deh.”

Lain Chelsea, lain City, lain pula dengan Liverpool. Si Merah sedang menuai berkah dengan adanya jeda internasional ini, karena pemain bek sayap andalan mereka, yaitu Trent Alexander-Arnold tidak dipanggil oleh timnas Inggris untuk ikut serta di jeda internasional. Liverpool ini bareng Juergen Klopp emang vokal banget setuju kalo mereka nggak suka adanya jeda internasional, karena emang suka nyusahin mereka sendiri, ditambah posisi mereka yang sedang badai cedera. Makanya saat tau jika Arnold tidak dipanggil timnas, itu adalah sebuah kebahagiaan tersendiri bagi mereka karena sang pemain bisa memiliki waktu istirahat lebih. Nggak kebayang kan bro kalo semisal si Arnold main buat timnas, abis itu pulang malah cedera, apa nggak makin ambyar itu posisi klasemen Liverpool.

Pelatih timnas Inggris, yaitu Gary Southgate, mengaku jika dirinya tidak mencatat nama Arnold karena performa si pemain yang musim ini berjalan kurang baik. Ditambah The Three Lions sudah memiliki stok yang sama dengan posisi Arnold, ada Kierran Trippier dan Kyle Walker. Tentu absennya Arnold yang sedang underperform tidak berpengaruh bagi Inggris.

Keknya udah puas banget ya bahas kekampretan jeda internasional ini, tapi nggak adil ah kalo kita cuma ngomongin yang jeleknya aja. Kan di setiap keburukan biasanya tetap ada kebaikan, walaupun sedikit. Begitu pula dengan jeda internasional, meskipun kehadirannya sungguh ngeselin bukan main, tapi jeda internasional juga memberikan dampak positif.

Seperti yang sebelumnya dibahas, adanya jeda internasional sangat menguntungkan bagi para pemain yang tidak mendapatkan panggilan dari timnasnya, setidaknya mereka memiliki waktu lebih untuk memulihkan kebugaran dan jiwa mereka yang sebelumnya harus kerja lembur bagai kuda. Adanya jeda internasional juga bisa memberikan waktu jeda bagi klub yang sedang dalam performa kurang baik untuk bisa mengevaluasi permainan mereka, mengembalikan kepercayaan diri, dan menyusun ulang strategi supaya bisa bangkit saat kompetisi kembali bergulir.

Bagi timnas sendiri, adanya jeda internasional juga bisa dimanfaatkan mereka untuk mematenkan skuad dan membangun kemistri antar pemain sebelum mengikuti gelaran akbar seperti Piala Dunia, Euro, Copa America bahkan Piala AFF. Karena pemain yang membela timnas kan pasti datang dari klub yang berbeda-beda, bahkan tak jarang dari klub yang bermusuhan, jadi penting bagi pelatih timnas untuk menyatukan mereka saat berseragam timnas yang sama.

Bagi penggemar juga tak kalah menyenangkan kalau kita bisa melihat dari sisi positifnya. Adanya jeda internasional memungkinkan bagi tim besar untuk berlaga menghadapi timnas dari suatu negara yang tidak diunggulkan kultur sepakbolanya. Ya realistis aja sih slur, siapa coba yang nggak seneng kalo timnas kita berhadapan dengan Ronaldo atau Messi. Meskipun kebantai juga nggak masalah asal bisa berkesempatan nonton pemain bintang, bukan begitu kawan-kawan?