Beranda blog Halaman 651

Ditinggal Bintangnya di Awal Musim, 5 Klub Ini Alami Penurunan Performa

0

Dalam sebuah hubungan, ditinggal saat sedang sayang-sayangnya itu sangat pedih rasanya. Ditinggal oleh orang terkasih tentu meninggalkan luka di hati. Hal yang sama juga berlaku di dunia sepak bola.

Seperti 5 klub top eropa berikut ini. Di awal musim ini, tepatnya di jendela transfer musim panas, mereka kehilangan beberapa penggawa pentingnya. Hengkangnya pemain kunci tersebut meninggalkan lubang besar di awal musim ini.

Seolah sulit move on, 5 klub top Eropa berikut ini seperti mengalami penurunan performa. Siapa saja kelima klub top Eropa itu? Simak ulasannya berikut ini.

 

1. Barcelona

Di urutan pertama ada salah satu penguasa kompetisi La Liga, Barcelona. Klub yang bermarkas di Camp Nou itu sejatinya sudah goyah sejak akhir masa jabatan Josep Maria Bartomeu yang kemudian lengser dan digantikan oleh Joan Laporta. Rentetan kabar miring silih berganti, dari kekalahan memalukan atas Bayern Munchen, skandal ‘Barcagate’, hingga terungkapnya kondisi finansial Barca yang super bobrok.

Sejak musim lalu, Barca ditangani Ronald Koeman. Kedatangan pelatih asal Belanda itu ternyata juga menimbulka prahara. Banyak pemain senior yang kemudian coba didepak, salah satu yang akhirnya ditendang adalah Luis Suarez. Meski begitu, mereka masih bisa meraih gelar Copa del Rey.

Namun, musim ini sepertinya hasil serupa sulit terulang kembali. Barca diterpa krisis finansial akut yang membuat mereka terpaksa melepas beberapa pemainnya, seperti Junior Firpo, Emerson Royal, hingga yang paling menghebohkan adalah tangisan sang mega bintang Lionel Messi yang terpaksa angkat kaki dari klub yang membesarkan namanya itu.

Kehilangan Messi, Barca kemudian bergantung pada nama-nama seperti Memphis Depay, Ansu Fati, hingga Luuk de Jong dan Lord Braithwaite. Sayangnya, dari 7 pertandingan di La Liga, Barca baru meraih 3 kemenangan, 3 kali memetik hasil imbang, dan baru-baru ini takluk 2-0 dari Atletico Madrid.

Sementara di ajang Liga Champions, Barca mendapat hasil yang jauh lebih buruk. Dari 2 matchday yang sudah digelar, Blaugrana belum mampu mendapat satu pun poin alias selalu menelan kekelahan, yakni masing-masing dari Bayern Munchen dan Benfica yang sama-sama mengalahkan Barca dengan skor 3-0.

Kini, Barcelona tengah tertahan di peringkat 9 klasemen La Liga. Sementara di Liga Champions mereka jadi juru kunci Grup E. Performa yang buruk di awal musim ini membuat posisi Ronald Koeman goyah. Namun belakangan, Joan Laporta menjamin posisinya, ya setidaknya hingga akhir musim nanti.

 

2. RB Leipzig

Dari kompetisi Bundesliga ada nama RB Leipzig yang juga tengah terseok-seok di awal musim 2021/2022. Selain ditinggal sang pelatih Julian Nagelsmann, Die Roten Bullen juga kehilangan beberapa pilar kuncinya, seperti Ibrahima Konate yang hijrah ke Liverpool, serta Dayot Upamecano dan Marcel Sabitzer yang menyusul Nagelsmann ke Bayern Munchen.

Pasca kepergian Nagelsmann, Leipzig ditangani pelatih asal Amerika Serikat, Jesse Marsch. Sayangnya, di bawah asuhan mantan pelatih Red Bull Salzburg itu Die Roten Bullen menjalani start yang lambat di awal musim ini. Hingga pekan ke-7, mereka masih tertahan di peringkat 8 klasemen Bundesliga.

Dari 7 pertandingan pertama musim ini, Leipzig baru memetik 3 kemenangan dan sudah menelan 3 kekalahan. Di 4 match pertamanya saja Leipzig menelan 3 kekalahan. Performa Emil Forsberg dkk. baru mengalami perbaikan di 2 match terakhirnya dengan mampu memetik 2 kemenangan dengan skor besar plus mencatat cleansheet atas Hertha Berlin dan Vfl Bochum.

Sementara di ajang Liga Champions performa mereka lebih memprihatinkan. RB Leipzig belum memetik satu pun poin setelah dalam 2 match menelan kekalahan dari Manchester City dan Club Brugge. Sempat tersiar rumor bahwa Leipzig tengah menimbang untuk segera mengganti pelatih Jesse Marsch.

Namun performa buruk lini serang mereka yang berisi Andre Silva, Brian Brobbey, hingga Yussuf Poulsen juga perlu dievaluasi. Sebab, untuk sementara ini top skor Leipzig justru hadir dari seorang Christopher Nkunku yang sudah mencetak 9 gol, jauh meninggalkan Emil Forsberg dan Andre Silva yang baru mengemas 2 gol. Padahal, Nkunku berposisi murni sebagai seorang gelandang.

 

3. Lyon

Berikutnya dari kompetisi Ligue 1 Prancis. Ada 2 tim besar yang performanya di awal musim ini cukup mengkhawatirkan. Yang pertama adalah Lyon. Klub berjuluk Les Gones itu ditinggal beberapa pemain kuncinya, seperti Memphis Depay yang pergi ke Barcelona dan Maxwel Cornet yang menyebrang ke Burnley.

Sebagai gantinya, Lyon mendatangkan 2 pemain senior dalam diri Jerome Boateng dan Xherdan Shaqiri. Lyon juga sudah mengganti pelatihnya dari Rudi Garcia ke Peter Bosz. Di ajang Europa League, performa Lucas Paqueta dkk cukup impresif. Les Gones selalu meraih kemenangan dalam 2 match pertamanya, yakni masing-masing 2-0 atas Rangers dan 3-0 atas Brondby.

Sayangnya, performa di Liga Europa tak menular di Ligue 1 Prancis. Untuk sementara ini, mereka masih tertahan di peringkat 10 klasemen Ligue 1. Dalam 9 pertandingan, Les Gones baru meraih 3 kemenangan, 4 kali tertahan imbang, dan sudah 2 kali menelan kekalahan.

 

4. Lille

Kondisi Lyon tersebut 11 12 dengan sang juara bertahan Ligue 1, Lille. Kondisi Lille bahkan mungkin bisa dibilang lebih parah. Secara peringkat Lille memang lebih baik dari Lyon, tetapi sang juara bertahan punya masalah lain.

Penurunan performa dari Lille sudah diperkirakan bakal terjadi semenjak klub tersebut berganti kepemilikan. Ganti pemilik tak hanya membuat situasi ekonomi mereka goyah, tetapi juga membuat sporting director mereka Luis Campos mundur. Kemudian di akhir musim lalu sang pelatih Christophe Galtier yang berhasil mempersembahkan trofi Ligue 1 juga ikut mundur.

Di jendela transfer musim panas kemarin, Les Dogues juga ditinggal pergi beberapa pemain kesayangan mereka, seperti Mike Maignan, Boubakary Soumare, dan Luiz Araujo. Dampaknya, performa mereka di musim ini tak lagi sama.

Di awal musim, Lille yang kini ditangani Jocelyn Gourvennec berhasil menjuarai Trophee des Champions. Akan tetapi, penampilan apik di ajang tersebut tak berlanjut ke ajang Ligue 1 Prancis dan Liga Champions Eropa.

Di ajang Liga Champions, Lille belum pernah menang dalam 2 match pertamanya. Mereka imbang 0-0 melawan Wolfsburg dan kalah 2-1 dari Red Bull Salzburg. Alhasil, mereka kini jadi juru kunci Grup G.

Sementara di ajang Ligue 1, Burak Yilmaz dkk masih tertahan di peringkat 8. Dari 9 pertandingan, mereka baru meraih 4 kemenangan, 2 kali imbang, dan sudah 3 kali kalah. Meski sudah mencetak 13 gol, tetapi pertahanan Lille musim ini sangat kacau. Tercatat gawang Lille yang kini dikawal Ivo Grbic sudah kebobolan 14 gol.

Namun tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat. Dari 3 match terakhirnya di Liga Prancis, sang juara bertahan berhasil memetik 3 kemenangan beruntun. Menarik untuk disimak apakah mereka berhasil mempertahankan gelarnya musim ini?

 

5. Juventus

Menyebrang ke kompetisi Serie A Italia. Di sana ada Juventus yang di awal musim ini langkahnya nampak tertatih-tatih. Apalagi kalau bukan karena ditinggal pergi mega bintanganya Cristiano Ronaldo yang memutuskan pulang kampung ke Manchester United.

Di 4 giornata pertama Serie A musim ini, La Vecchia Signora gagal memetik satu pun kemenangan. Seolah sulit mencetak gol, mereka hanya mendapat 2 hasil imbang dan menelan 2 kekalahan. Hasil tersebut sempat membuat posisi Juventus terjun bebas ke zona degradasi.

Jika Juve tertatih-tatih di Serie A, maka lain ceritanya di Liga Champions. Dalam 2 match pertamanya, Si Nyonya Tua justru menampilkan performa apik. Mereka 2 kali menang, masing-masing atas Malmo dengan skor 3-0 dan Chelsea dengan skor tipis 1-0.

Juventus yang musim ini kembali ditangani Massimiliano Allegri seperti baru menemukan racikan yang pas. Dalam 3 giornata terakhirnya, Paulo Dybala dkk berhasil memetik 3 kemenangan beruntun. Kini, posisi mereka telah membaik dan naik ke peringkat 7 klasemen Serie A Italia.

***


Sumber Referensi: Ligue 1, Kompas, ESPN, DW, Goal.

Isu Politik dan HAM di Balik Pembelian Newcastle United oleh Pangeran Arab

Kabar menghebohkan datang dari Liga Premier Inggris. Salah satu kontestannya, Newcastle United sebentar lagi akan sah dinobatkan sebagai klub terkaya di dunia. Hal itu terjadi setelah klub berjuluk “The Magpies” itu dibeli oleh sebuah konsorsium asal Arab Saudi yang dipimpin langsung oleh Sang Pangeran Muhammad bin Salman.

Bersama dengan PCP Capital Partners dan RB Sports & Media, sejatinya Muhammad bin Salman yang menjadi chairman Public Investment Fund (PIF) milik Kerajaan Arab Saudi sudah berencana untuk mengakuisisi Newcastle United sejak Januari 2020. Apalagi sang pemilik lama Mike Ashley memang sudah berniat menjual klubnya sejak lama.

Isu Pelanggaran HAM di Balik Proses Akusisi Newcastle United

Sayangnya, rencana akuisisi Newcastle United tak berjalan mulus dan seolah berjalan di tempat. Di tengah jalan proses akuisisi tersebut mendapat berbagai hambatan dan intervensi. Padahal, pada bulan April 2020 Mike Ashley dikabarkan telah sepakat melepas 100% saham Newcastle United dengan kesepakatan mencapai 300 juta poundsterling.

Pada periode itu proses akuisisi mendapat hambatan pertamanya, yakni adanya intervensi dari Badan Amnesty Internasional. Organisasi HAM internasional itu memprotes keras penjualan Newcastle United kepada Public Investment Fund (PIF) pimpinan Muhammad bin Salman. Hal tersebut tak lepas dari reputasi buruk sang putra mahkota terakait isu hak asasi manusia.

Amnesty International menilai bahwa akuisisi itu coba digunakan rezim Arab Saudi untuk mencuci nama baik mereka atas catatan buruknya terkait hak asasi manusia. Selain itu, Muhammad bin Salman juga punya rekam jejak negatif terkait isu HAM.

Salah satunya adalah dugaan pembunuhan terhadap jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi. Kolumnis Washington Post yang juga pengkritik Muhammad bin Salman itu diduga dibunuh oleh agen pemerintah Saudi atas perintah langsung dari Sang Putra Mahkota.

Dikutip dari Goal.com, Kepala eksekutif Amnesty International Inggris, Sacha Deshmukh, berkata: “Sejak kesepakatan ini pertama kali dibicarakan, kami mengatakan bahwa itu merupakan upaya yang jelas oleh otoritas Arab Saudi untuk ‘cuci tangan’ atas rekor hak asasi manusia mereka yang mengerikan dengan memanfaatkan sepakbola papan atas.”

Selain Amnesty International, Human Rights Foundation (HRF) juga ikut menentang proses akuisisi Newcastle United oleh Public Investment Fund (PIF) pimpinan Muhammad bin Salman. Bahkan Yayasan HAM tersebut mengirim surat langsung kepada kepala eksekutif Premier League Richard Masters untuk membatalkan proses takeover tersebut.

Dalam surat resminya yang rilis 23 April 2020 di website hrf.org, Human Rights Foundation mengatakan, “memohon kepada Liga Premier untuk segera mempertimbangkan untuk membatalkan kesepakatan ini, mengakui konsekuensi seriusnya, dan menjunjung tinggi prinsip bahwa olahraga bukan hanya bisnis tetapi juga media berpengaruh yang tidak boleh dibajak oleh kediktatoran brutal.”

Isu Pembajakan di Balik Proses Akusisi Newcastle United

Belum reda isu HAM, proses akuisisi Newcastle United mendapat hambatan berikutnya. Kali ini giliran beIN Sports yang memprotes akuisisi tersebut. Saluran olahraga global milik Qatar Sports Investments itu memprotes langsung kepada otoritas Premier League agar membatalkan proses akuisisi tersebut.

Perlu diketahui bahwa sejak 2017 telah terjadi ketegangan politik antara Qatar dan Arab Saudi setelah pemerintah Arab memboikot alias memblokir seluruh siaran beIN. Tak lama setelah diboikot muncul saluran beoutQ di Arab Saudi yang diduga melakukan pembajakan siaran beIN, termasuk siaran Premier League.

Karena sebab itulah beIN jadi salah satu pihak yang menentang akuisisi Newcastle United oleh Public Investment Fund (PIF) pimpinan Muhammad bin Salman. Karena sebab ini pula Premier League berada di posisi sulit. Mereka bisa dinilai mendukung pembajakan bila menyetujui proses akuisisi Newcastle United. Apalagi beIN adalah salah satu pemegang hak siar resmi Premier League yang paling loyal.

Sejak saat itulah proses akuisisi Newcastle United semakin jalan di tempat. Apalagi ketika pandemi Covid-19 menghamtam, semua pembicaraan terkait proses akuisisi tersebut menjadi semakin runyam. Alhasil, negosiasi takeover Newcastle United sempat dikabarkan batal.

Kolapsnya negosiasi tak hanya membuat Mike Ashley kesal. The Toon Army, suporter The Magpies juga merasa frustrasi. Pasalnya, momen seperti ini telah mereka tunggu sejak lama, yakni hari di mana Mike Ashley bakal lengser dari kursi kepemilikan Newcastle United. Mike Ashley yang berkuasa sejak 2007 memang sangat tak disukai suporternya sendiri.

7 Oktober 2021, Newcastle United Resmi Jadi Milik Pangeran Arab Saudi

Singkat cerita, Ashley tak tinggal diam untuk mengurus segala keperluan legalitas agar negosiasi penjualan Newcastle dapat kembali berjalan. Selain itu, pemerintah Arab Saudi yang memang punya hubungan baik dengan Inggris meminta perdana menteri Boris Johnson untuk ikut membantu proses akuisisi.

Akhirnya, titik terang mulai terlihat ketika pihak Arab Saudi membuka blokir siaran beIN. Keputusan tersebut juga melunakkan tuntutan beIN. Selain itu, pihak Public Investment Fund (PIF) juga menjamin secara hukum bahwa pihak Kerajaan Arab Saudi tidak akan terlibat langsung dalam pengendalian klub.

Pada 7 Oktober 2021, Liga Premier Inggris akhirnya mengeluarkan statement yang berbunyi, “Liga Premier, Klub Sepak Bola Newcastle United dan St James Holdings Limited hari ini telah menyelesaikan sengketa pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media. Setelah selesainya Tes Pemilik dan Direktur Liga Premier, klub telah dijual ke konsorsium dengan segera.”

Dengan keluarnya keputusan tersebut maka kepemilikan Newcastle United telah berpindah tangan sekaligus mengakhiri kepemimpinan kontroversial Mike Ashley selama 14 tahun. Newcastle United secara resmi telah dijual senilai 300 juta poundsterling kepada grup investasi yang dipimpin oleh Public Investment Fund, dan juga terdiri dari PCP Capital Partners dan RB Sports & Media.

Dalam kesepakatan itu disebut bahwa Public Investment Fund berhak atas 80% saham, sementara PCP Capital Partners dan RB Sports & Media masing-masing berhak atas 10% saham Newcastle United. Terjalinnya kesepakatan tersebut juga tak bisa dilepaskan dari peran Amanda Staveley, CEO PCP Capital Partners. Ia bukanlah orang sembarangan. Amanda Staveley adalah salah satu tokoh penting dalam akuisisi Manchester City oleh Keluarga Kerajaan Abu Dhabi.

Dugaan ‘Sportswashing’ di Balik Akusisi Newcastle United

Rampungnya proses akuisisi yang berbelit-belit membuat mayoritas pendukung Newcastle United lega sekaligus bahagia. Selain karena lengsernya Mike Ashley, The Toon Army kini punya harapan untuk melihat klub kesayangannya berjaya. Dengan dana yang begitu melimpah, bukan tak mungkin Newcastle United bisa jadi klub kaya yang sebentar lagi menjadi pesaing serius di Eropa.

Meski begitu, akuisisi ini masih belum lepas dari berbagai kritik dan isu miring. Selain cuci tangan perkara HAM, akuisisi ini juga kental akan perkara politik. Public Investment Fund (PIF) adalah Sovereign Wealth Fund (SWF) milik pemerintah Kerajaan Arab Saudi. SWF bisa dibilang sebagai badan pengelola dana invetasi khusus milik sebuah negara.

Kabarnya, kekayaan PIF mencapai 320 miliar poundsterling, sementara kekayaan pribadi Muhammad bin Salman saja diperkirakan mencapai sekitar 13 miliar poundsterling. Inilah yang membuat Newcastle United melejit sebagai klub terkaya di dunia saat ini.

Sebelum memiliki Newcastle United, PIF sudah lebih dulu punya saham di berbagai perusahaan global seperti Boeing, Disney, Bank of America, hingga Facebook. Dengan fakta tersebut banyak pihak menilai bahwa akuisisi Newcastle United hanyalah bentuk dari ‘Sportswashing’ layaknya Qatar di PSG dengan Qatar Sports Investment dan Uni Emirat Arab di Manchester City via Abu Dhabi United Group.

‘Sportswashing’ adalah sebuah praktik licik yang ditempuh oleh individu, kelompok, atau negara yang menggunakan olahraga untuk meningkatkan reputasinya, baik dengan menjadi tuan rumah atau peserta ajang olahraga kelas dunia, hingga membeli atau mensponsori sebuah tim olahraga. Di tingkat negara, sportswashing lazim digunakan sebagai pengalihan isu dan perbaikan citra diri atas rekam jejak hak asasi manusia yang buruk.

Ya, seperti apa yang dilakukan oleh Public Investment Fund (PIF) Kerajaan Arab Saudi yang dipimpin langsung oleh Sang Putra Mahkota yang diduga memiliki catatan pelanggaran HAM yang begitu banyak. Isu ini memang masih sulit untuk dibuktikan kebenarannya. Sebagian fans Newcastle United juga tak peduli dengan kebenaran isu tersebut.

Memiliki Newcastle United sebenarnya juga tak akan memberi dampak ekonomi yang besar kepada PIF. Ketimbang berinvestasi, mereka bakal lebih banyak menggelontorkan dana untuk memoles Newcastle United. Menjadikan The Magpies berprestasi bakal sekaligus meningkatkan citra diri Muhammad bin Salman di mata global.

Jadi, apakah football lovers pro atau kontra dengan akuisisi ini? Lalu, akan ke arah mana investasi Putra Mahkota Arab Saudi di Newcastle United? Apakah mereka bisa menyalip prestasi PSG atau Manchester City dalam waktu singkat? Hmm sungguh menarik untuk disimak bukan?
***
Sumber Referensi: CNBC, Goal, Premier League, HRF, Marca, middle east eye, Republic World.

Inilah Kesebelasan-kesebelasan dengan Nama yang Mirip

0

Kita tentu mengenal seorang Cristiano Ronaldo. Ya, Ronaldo dengan awalan Cristiano kita kenal sebagai pemain Manchester United, mantan punggawa Real Madrid, dan tentu saja motor serangan Timnas Portugal. Kebetulan Cristiano Ronaldo juga pencetak gol terbanyak di level timnas. Selain itu, kita tentu akrab dengan nama Ronaldo yang lainnya.

Yes, selain Ronaldo yang lahir di Funchal, Portugal, kita juga mengenal Ronaldo yang lahir ribuan mil dari Portugal. Ia adalah Ronaldo Luis Nazario. Legenda Brazil yang kebetulan juga pernah memperkuat Real Madrid. Selain Ronaldo banyak sekali nama pemain sepak bola yang mirip-mirip.

Mari kita sebut satu lagi. Di level lokal, kita punya gelandang andalan Timnas dan gelandang kunci Persib Bandung. Dia adalah Beckham Putra. Fyi aja, meskipun namanya Beckham Putra sejatinya dia bukanlah anak kandung pemain sepak bola dengan free kick paling mematikan, David Beckham. Keduanya memang namanya nyaris sama. Sudah dibayangkan bagaimana jika pemain-pemain dengan nama yang sama itu bertemu?

Well, di dunia sepak bola bukan hanya nama pemain yang sama. Beberapa nama klub juga memiliki kesamaan. Uniknya lagi, kesamaan klub-klub ini tak terbatas oleh liga dan negara. Apa saja klub-klub yang memiliki kesamaan nama tersebut? Kok bisa sih kepikiran dengan nama yang sama? Nggak kreatif nih ye? Berikut kesebelasan dengan nama yang mirip.

Everton

Siapa menyangka klub Everton yang kita kenal berada di Premier League atau Liga Inggris itu juga ada di liga lain. Ini bukan The Toffes yang pindah ya. Sama sekali bukan. Tapi memang ada klub Everton lain di belahan dunia ini, tepatnya di Chile.

Adalah sekelompok pemuda yang dipimpin oleh David Foxley. Foxley dan kelompoknya berhasrat untuk mendirikan sebuah klub sepak bola di daerah Cerro Alegre, yang pada saat itu masuk wilayah pesisir Valparaiso, Chile. Sekitar tahun 1909, klub tersebut berhasil didirikan. Mereka semua kompak menamai klub tersebut Everton Football Club.

Entah ini suatu kebetulan atau disengaja, pada saat itu pula klub Everton asal Inggris yang masyhur itu sedang melakukan tur di Argentina. Tapi, yang pasti kakek dan nenek Foxley sendiri merupakan orang Liverpool. Jadi, ya mungkin ini pengaruh dari simbahnya sang pemimpin kelompok tersebut.

Namun, nama Everton Football Club tidak bertahan lama. Setelah klub mulai berkembang, namanya pun berubah. Sekitar tahun 1950, klub tersebut berubah nama menjadi Everton de Viña del Mar selepas pindah ke sebuah kota resort. Ya meskipun namanya nggak bisa lepas dari Everton.

Btw, untuk soal prestasi, antara Everton Premier League dengan Everton versi Chile juga tidak terlampau jauh. The Toffes performanya memang jauh melesat dan sukses merengkuh gelar Liga Inggris sebanyak 9 kali. Sedangkan Everton Viña del Mar memiliki hampir separuhnya, yaitu 4 gelar Liga Chile. Kedua klub Everton ini pernah bertemu di Goodison Park pada laga pra-musim tahun 2010. Kala itu Everton Liga Inggris yang masih diperkuat pelatih kesayangan fans Arsenal, Mikel Arteta menang 2-0 atas Everton Viña del Mar.

Juventus

Bagaimana jadinya jika sekolompok buruh pabrik mendirikan sebuah klub sepak bola? Terkesan mustahil, bukan? Namun di Sao Paulo, Brazil ada sekelompok buruh yang berhasil mendirikan sebuah klub sepak bola profesional.

Sekitar tahun 1924, sekelompok pekerja pabrik kapas Rodolfo Crespi di Sao Paolo entah dapat wangsit dari mana ingin mendirikan klub sepak bola. Lahirlah klub sepak bola yang diberi nama Extra Sao Paulo pada tahun tersebut. Klub itu dipimpin seorang presiden pertama sekaligus pemilik modal, Count Rodolfo Crespi. Yup, benar dia bos mereka!

Selang setahun berikutnya, klub sepak bola itu mengganti namanya menjadi Cotonificio Rodolfo Crespi Futebol Clube atau bahasa nusantaranya Klub Sepak bola Pabrik Kapas Rodolfo Crespi. Mungkin biar lebih kelihatan dari pabrik kapas, jadi bikin klub sepak bola juga ada unsur kapas di namanya.

Belum satu dekade namanya sudah berubah lagi. Setelah lima tahun, mungkin dipikir-pikir nama klub sama dengan nama pemiliknya dan bahkan sama dengan nama pabrik terasa kuno dan tidak nyetil. Lantaran Crespi, si presiden klub adalah seorang juventini, nama klub pun diganti menjadi Clube Atletico Juventus.

Namun lucunya yang sama dengan Juventus versi Italia hanya namanya, selebihnya blasss nggak mirip. Apalagi logo dan jersey-nya. Alih-alih berwarna plastik kresek hitam-putih seperti Si Nyonya Tua, jersey Club Atletico (CA) Juventus atau Juventus versi Brazil justru berwarna merah marun.

Tahu warna merah marun identik dengan apa? Yup benar, Torino, rival sekota Juventus. Dan ajaibnya lagi, penggunaan warna merah marun ini untuk memuaskan hasrat anak sang presiden klub yang kebetulan penggemar Torino.

Liverpool

Tentu yang kalian tahu Liverpool adalah kandidat kuat calon juara Liga Inggris musim ini. Eits, tapi Liverpool bukan cuma itu lho. Di negara yang jaraknya sekitar 7 ribu mil dari Merseyside, Inggris juga ada klub Liverpool FC. Tepatnya di kota Montevideo, Uruguay.

Uniknya, kedua Liverpool ini berasal dari kota pelabuhan di masing-masing negaranya. Kedua Liverpool juga memiliki hubungan yang baik. Sejak berdiri tahun 1915, dengan cepat klub asal Uruguay mengambil nama Liverpool.

Tidak ada sengketa nama di antara keduanya. Bahkan kedua klub Liverpool ini kabarnya menjalin hubungan secara komersial dan budaya. Hubungan ini terjalin kebetulan didorong karena keduanya sama-sama berasal dari kota pelabuhan.

Meski sama, tentu kedua Liverpool ini memiliki prestasi yang berbeda. Jika Liverpool versi Mo Salah sudah sukses meraih gelar Juara Liga Champions Eropa, Liverpool versi Uruguay mampu meraih tiga gelar kompetisi Liga Dua Uruguay. Ketiganya diraih pada tahun 1966, 1987, dan 2002. Terbaru pada 2021, Liverpool FC ini menjuarai Divisi Utama Liga Uruguay untuk pertama kalinya.

Inter

Inter Milan di Italia juga punya saudara di Kroasia. Klub tersebut adalah NK Inter Zaprešić. Meskipun sama-sama menggunakan nama “Inter”, kedua klub ini tidak memiliki hubungan spesial. Klub Kroasia itu hanya mengambil nama “Inter” yang sudah digunakan selama 74 tahun.

NK Inter Zaprešić awalnya kerap gonta-ganti nama. Ini menyusul kemerdekaan Kroasia. Kala masih di bawah jajahan Yugoslavia, klub tersebut bernama NK Sava. Ada juga yang mengenalnya dengan nama HSK Jelai, NK Jugokeramika, dan NK Zaprešić sebelum Kroasia mendeklarasikan kemerdekaannya tahun 1991.

Usai Kroasia merdeka, NK Zaprešić kedatangan investor dari perusahaan Industrija keramike. Namanya pun diganti menjadi Inker NK Zaprešić. Setelah si sponsor memutus kerja sama pada tahun 2003, namanya diganti lagi menjadi Nogometni Klub (NK) Inter Zaprešić. Sayangnya, kiprah Inter versi Kroasia ini jauh dengan Inter versi juara treble pada 2010. NK Inter Zaprešić hanya meraih satu gelar trofi Piala Kroasia pada 1992.

Sementara saat namanya resmi memakai Inter, NK Inter Zaprešić hanya mampu finis di peringkat kedua Liga Utama Kroasia tahun 2005. Tahun 2010, saat Inter Milan meraih treble bersejarah, NK Inter Zaprešić hanya mampu mengakhiri musim di peringkat 13 Liga Kroasia.

Kendati kiprahnya tak semengesankan Inter Milan, NK Inter Zaprešić turut melahirkan bintang Eropa masa kini. Nama-nama seperti Luka Modric, Dejan Lovren, Vedran Corluka paling tidak pernah mengawali karier bersama NK Inter Zaprešić.

Barcelona

Orang ketika mendengar kata “Barcelona” pasti yang ada dibenaknya adalah klub yang sedang buruk nasibnya itu. Namun, Barcelona ternyata juga ada di luar Spanyol. Negeri Matador yang menjajah sebagian wilayah Amerika telah membuat kesan tersendiri bagi warga lokal.

Kesan itulah yang kemudian membekas, salah satunya untuk membikin klub sepak bola. Pada tahun 1925, seorang imigran dari Kota Catalan Barcelona, Spanyol, Eutimio Perez hijrah ke Ekuador. Perez mendirikan klub di sana dengan nama yang sangat mirip dengan FC Barcelona. Klub itu adalah Barcelona Sporting Club atau Barcelona SC.

Sekitar tahun 1955, logo klub Ekuador ini dirancang sedemikian rupa dan dibuat semirip mungkin dengan klub Catalan. Yang menarik, Barcelona SC juga tak kalah prestasinya dengan Barcelona-nya Juan Laporta. Barcelona SC sukses merengkuh 14 gelar Liga Ekuador dan dua kali menembus final Copa Libertadores tahun 1990 dan 1998. Iya, cuma final.

Arsenal

Jika kamu berpikir bahwa hanya ada satu klub Arsenal yang medioker, tentu kamu harus segera merevisi pikiranmu. Sebab, ada 16 klub Arsenal lainnya yang kok ndilalah senasib sepenanggungan dengan Arsenal dari London Utara tersebut. Dari ke-16 Arsenal itu, boleh jadi hanya Arsenal de Sarandi yang namanya cukup populer.

Arsenal de Sarandi adalah klub yang didirikan di Buenos Aires, Argentina tahun 1957. Pendirinya sekelompok manusia yang dipimpin oleh sepasang saudara: Hector dan Julio Grondona. Meskipun cuma tertahan di divisi terbawah sampai tahun 2002. Arsenal de Sarandi berhasil naik ke kasta tertinggi Liga Argentina di tahun 2002.

Prestasi mereka pun semakin meningkat. Tahun 2007, Arsenal de Sarandi meraih juara Copa Sudamericana dan di tahun 2012 mereka sukses meraih gelar Clausura. Artinya, klub Arsenal asal Argentina ini nasibnya tidak medioker-medioker amat. Apalagi Arsenal de Sarandi ini juga melahirkan sosok Jurge Burruchaga. Ia adalah pencetak gol kemenangan Argentina di Piala Dunia 1986.

Selain itu, ada lagi Berekum Arsenal yang benar-benar mirip dengan Arsenal London Utara. Berekum Arsenal sendiri berasal dari Ghana yang kini tercecer di kasta kedua. Klub yang bermarkas di Golden City Park ini betul-betul mirip dengan Arsenal di London Utara. Mulai dari nama klub sampai jersey-nya. Belakangan diketahui ini karena si pemilik klub, Alhaji Yakubu Moro dalam mendirikan klub itu memang terinspirasi dari Arsenal FC di London Utara.

PSG

Sudah pasti akrab di telinga kita klub kaya Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain. Klub tersebut memang klub kaya, bertabur bintang, punya penggemar yang banyak, meskipun masih sulit untuk Juara Liga Champions. Sejarah soal PSG yang mulanya adalah gabungan dari klub Paris FC dan Stade Saint-Germain begitu sering dibahas. Namun, tahukah kamu kalau PSG punya saudara di Indonesia?

Yups, benar, namanya PSG Pati. Lahir tahun 2014 dengan nama Putra Ijen FC di Jember. Lalu berubah namanya menjadi PSG Gresik tahun 2018 untuk mengarungi Liga 3 Jawa Timur. Karena finansial anjlok akibat pandemi, kepemilikan PSG Gresik pindah ke tangan pengusaha asal Pati, Saiful Arifin pada 2020.

Markasnya yang pindah ke Pati membuat namanya pun ikutan berganti menjadi PSG Pati. PSG Pati sendiri belakangan diketahui akronim dari Putra Safin Grup Pati. Sebelumnya, tahun 2018, PSG yang dimaksud adalah akronim dari Putra Sinar Giri.

Saat dibeli Saiful Arifin, PSG Pati memiliki fasilitas lengkap. Konon fasilitas yang dimiliki PSG Pati setara dengan klub-klub di Liga 2 kala itu. Sekarang PSG Pati bermain di Liga 2 Indonesia dan salah satu pemiliknya adalah suami Aurel Hermansyah, Atta Halilintar.

Meski secara prestasi PSG Pati belum menjuarai kasta tertinggi liga domestik seperti Paris Saint-Germain. Paling tidak untuk soal menghasilkan pemain, PSG Pati tidak bisa dianggap remeh. Sebab selain menelurkan pemain nirprestasi, PSG Pati memberikan sumbangsih atlet seni beladiri kungfu.

Sumber referensi: sportskeeda.com, idntimes.com, wikipedia.org.

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 8 Oktober 2021

SERGE AURIER TAK AKAN PERNAH MAU GABUNG ARSENAL

Pemain Villarreal, Serge Aurier, mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan mau bergabung ke Arsenal. Tentu saja alasannya karena dia punya hubungan dengan rival Arsenal, Tottenham. Aurier baru saja resmi pindah ke Villarreal pekan ini setelah memutus kontraknya dengan Tottenham. Sempat ada rumor Aurier akan pindah ke Arsenal mengingat The Gunners memang sedang mencari bek kanan sebelum akhirnya merekrut Tomiyasu dari Bologna. Tapi dia ternyata lebih memilih untuk bereuni dengan pelatih Unai Emery, yang mana mereka berdua pernah bekerja sama di PSG.

ATASI BENCANA BANJIR, GUNDOGAN AKAN TANAM 5000 POHON

Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan akan mendanai penanaman 5.000 pohon baru untuk membantu daerah yang terkena bencana alam besar di Jerman dan Turki. Pemain internasional Jerman itu juga berjanji untuk mengumpulkan lebih banyak dana untuk mendukung daerah-daerah yang hancur akibat banjir dan kebakaran di berbagai negara. Selain menyumbangkan pohon, ia juga akan melelang beberapa hadiah untuk penggemar sepak bola, seperti tiket pertandingan, kaos, dan sepatu bola.

GREALISH MASUK, JADON SANCHO TERGUSUR DARI KLUB 100 JUTA EURO

Nilai pasar Jack Grealish naik seiring dengan performanya yang gemilang. Menurut transfermarkt, banderol Grealish ditaksir naik 35 juta euro. Dengan kenaikan tersebut, banderol pemain City tersebut menjadi 100 juta euro. Taksiran banderol tersebut Grealish berhak masuk ke dalam klub 100 juta euro. Saat ini, klub yang berisi pemain dengan banderol 100 juta Euro atau lebih ini berisi delapan pemain. Sukses Grealish berbanding terbalik dengan Jadon Sancho saat main di MU. Banderol pemain yang sebelumnya memperkuat Dortmund tersebut turun 10 juta euro, menjadi 90 juta euro.

SHAW: RONALDO UBAH MENTALITAS PUNGGAWA MU

Bek kiri Manchester United, Luke Shaw mengatakan, Cristiano Ronaldo telah mengubah Setan Merah dengan mentalitasnya yang tiada dua. Shaw menyebut rekannya asal Portugal tersebut memberi contoh nyata lewat fokus di tempat latihan dan profesionalisme, selagi ia meyakini kepemimpinan Ronaldo bisa membawa perubahan bagus untuk keseluruhan tim. Ronaldo telah melakukan pekerjaannya dalam beberapa tahun dengan sangat bagus. Maka dari itu, sangat luar biasa berada dalam satu ruang ganti bersama Ronaldo.

JIKA PERANG DUNIA PECAH, MARKAS LATIHAN MU BISA JADI LADANG KENTANG

Tempat latihan MU di Carrington akan diubah menjadi ladang kentang jika terjadi perang berdasarkan klausul hukum aneh saat pembelian tanah tersebut. Hal tersebut diungkapkan mantan manajer Setan Merah, Sir Alex Ferguson dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Fergie bercerita kepada United Podcast tentang pengalamannya mengawasi perpindahan tempat latihan klub dari The Cliff ke tempat yang sekarang disebut Kompleks Pelatihan Aon di Carrington pada tahun 2000 silam. 

BARCELONA SAMA SEKALI TAK PUNYA UANG KETIKA REKRUT GRIEZMANN

CEO Barcelona, Ferran Reverter menyebut manajemen lama tak sadar kondisi keuangan saat membeli Antoine Griezmann. Barcelona merekrut Griezmann pada Juli 2019 silam senilai 120 juta euro. Pada prosesnya, Barca harus mengembalikan lagi penyerang Prancis itu ke Atletico Madrid musim panas kemarin karena krisis keuangan. Barcelona sebenarnya tak punya uang saat membeli Griezmann. Barcelona, yang saat itu dipimpin oleh mantan presiden Josep Bartomeu, mendatangkannya dengan uang pinjaman. Bartomeu dianggap paling bertanggung jawab atas krisis finansial yang dialami Blaugrana saat ini.

CAPELLO: MADRID BUTUH BEK BARU, BUKAN KYLIAN MBAPPE

Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello, bersikeras bahwa Carlo Ancelotti tidak membutuhkan Kylian Mbappe karena skuadnya sudah memiliki opsi serangan berkualitas yang cukup memadai. Capello merasa Ancelotti seharusnya memperkuat lini belakangnya saat bursa transfer kembali dibuka. Dia percaya pemain seperti Karim Benzema dan Marco Asensio masih bisa diandalkan untuk mencetak gol. Capello merujuk saat Madrid membantai Mallorca 6-1 bulan lalu. Asensio menorehkan tiga gol dan Benzema menyumbangkan dua gol.

MADRID BERTABUR BINTANG, MARTIN ODEGAARD SULIT DAPAT TEMAN

Gelandang anyar Arsenal, Martin Odegaard, mengaku kesulitan untuk mendapat teman di Real Madrid. Odegaard diboyong Arsenal dari Real Madrid dengan biaya sebesar 35 juta euro atau sekitar Rp 585 miliar. Dia memilih angkat kaki dari Real Madrid agar bisa mendapatkan menit bermain. Selain itu, Odegaard juga mengungkapkan bahwa budaya yang berbeda antara dirinya dengan yang ada di ruang ganti Madrid membuatnya kesulitan untuk berbaur. Odegaard juga merasa canggung karena berada di sekitar para pemain bintang Los Blancos.

TAK HANYA DI MILAN, IBRA PERNAH SESUMBAR JADI DEWA DI MU

Zlatan Ibrahimovic acap kali membuat pernyataan kontroversial. Salah satu komentar yang paling dikenang dari Ibrahimovic adalah saat dirinya menasbihkan diri sebagai Tuhannya AC Milan. Namun, pernyataan Ibra yang menasbihkan dirinya sebagai Tuhan rupanya tidak hanya terjadi di AC Milan. Sebelumnya, Ibra juga pernah menyampaikan hal serupa saat masih bermain di Manchester United.  Pernyataan Ibra baru terungkap beberapa waktu belakangan. Ungkapan itu sebagai respon atas ucapan Eric Cantona yang menyebut kalau Ibra hanya cukup jadi pangeran saat di MU. 

JADI INCARAN CHELSEA, LORENZO INSIGNE AMBIL SIKAP BEGINI

Napoli yakin Lorenzo Insigne bakal segera meneken kontrak baru bersama mereka. Hal ini untuk mencegah kepergiannya secara gratis pada jendela transfer musim panas mendatang.  Kontrak Insigne memang bakal kedaluwarsa pada Juni 2022 dan sejauh ini negosiasi perpanjangan kontrak masih dilakukan Napoli. I Partenopei memang harus bergerak cepat, pasalnya sejumlah klub Inggris seperti Chelsea, Arsenal, dan Tottenham menunjukkan minatnya pada winger 30 tahun itu. Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis bahkan sampai turun tangan untuk meyakinkan Insigne agar mau bertahan di klub.

HASIL PERTANDINGAN

Timnas Prancis sukses menekuk Belgia dengan skor 3-2 pada laga semifinal UEFA Nations League 2021. Bertanding di Allianz Stadium, Belgia sebenarnya unggul dua gol terlebih dulu lewat aksi Yannick Carrasco dan Romelu Lukaku di babak pertama. Namun tim ayam Jantan berhasil membalikkan keadaan di babak kedua berkat gol-gol dari Karim Benzema, Kylian Mbappe dan Theo Hernandez. Atas hasil ini, Prancis akan menantang Spanyol di laga puncak UEFA Nations League.

Dari babak kualifikasi piala dunia 2022 zona Conmebol, Paraguay bermain imbang 0-0 dengan Argentina. Kedua tim tak mampu memanfaatkan setiap peluang menjadi sebuah gol. Sementara di laga lainnya, Brasil mengalahkan tuan rumah Venezuela dengan skor 3-1. Venezuela lebih dulu memimpin berkat Ramirez di babak pertama. Lalu di babak kedua, giliran Brasil yang mencetak gol masing-masing lewat aksi Marquinhos, Gabriel Barbosa, dan Antony.

Dari kualifikasi piala dunia zona Asia, Arab Saudi sukses mempermalukan Jepang dengan skor 1-0 di stadion King Abdullah Sports City. Kemenangan Arab Saudi ditentukan berkat gol semata wayang Firas Al Burakan di menit ke-71.

INDONESIA TUMBANGKAN TAIWAN DI AFC ASIAN CUP

Timnas Indonesia berhasil memetik kemenangan atas Taiwan dengan skor akhir 2-1 di leg pertama playoff Kualifikasi Piala Asia 2023. Digelar di Chang Arena, Thailand, tim Garuda memimpin di menit ke-16 lewat sepakan Ramai Rumakiek. Pada babak kedua, Evan Dimas menggandakan keunggulan untuk Indonesia. Taiwan lalu memperkecil skor di masa injury time melalui Heng Pin Hsu. Leg kedua akan berlangsung di tempat yang sama pada 11 Oktober nanti.

RESMI, KONSORSIUM ARAB SAUDI AKUISISI NEWCASTLE UNITED

Klub Premier League, Newcastle United, resmi diakuisisi oleh Konsorsium Arab Saudi pada Kamis (7/10) malam WIB. Konsorsium itu melibatkan Public Investment Fund atau Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, PCP Capital Partners, dan Reuben Bersaudara. Dana Investasi Publik (PIF) mengambil alih mayoritas saham klub, yakni sebanyak 80 persen. Sementara, PCP Capital dan Reuben Bersaudara masing-masing 10 persen. Melansir dari Bleacher Report, total biaya yang dikeluarkan untuk mengakuisisi Newcastle senilai 300 juta pounds atau sekitar Rp 5,8 triliun.

AMNESTY INTERNATIONAL KECAM PENGAMBILALIHAN NEWCASTLE OLEH SULTAN ARAB

Amnesty International mengecam Liga Primer Inggris yang menyetujui pengambilalihan Newcastle United oleh konsorsium asal Arab Saudi. Kelompok HAM itu, selama setahun terakhir, melobi otoritas Liga Primer Inggris untuk menolak pengambilalihan tersebut dengan alasan pengambilalihan itu akan digunakan Arab Saudi untuk ‘membersihkan’ rekor pelanggaran HAM mereka. Meski pengambilalihan itu dikecam, para pendukung Newcastle bersorak mengenai peluang klub mereka mengalami perbaikan prestasi di lapangan.

PAUL POGBA SIAP PERPANJANG KONTRAK DI MU

Gelandang Manchester United, Paul Pogba, dilaporkan menolak tawaran 3 klub besar demi memperpanjang kontraknya di Old Trafford. Kontrak Pogba di MU bakal berakhir pada musim panas tahun depan. Hingga kini, belum ada kesepakatan soal kontrak baru yang terjalin antara kedua belah pihak. Tapi tampaknya Pogba bakal segera meneken kontrak baru. Sebab ia ingin menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Premier League. Pogba akan perbarui kontrak senilai 400 ribu pounds atau sekira Rp7,7 miliar per minggu.

PRESIDEN LA LIGA KLAIM PUNYA BUKTI PSG LANGGAR ATURAN FFP

Presiden La Liga, Javier Tebas, mengaku punya bukti kalau PSG melanggar aturan financial fair play usai menandatangani Lionel Messi. Sebelum Messi, PSG juga dulu beberapa kali mendatangkan pemain bintang dengan biaya yang fantastis. Berbagai aksi PSG mendatangkan para pemain bintang tersebut jelas menimbulkan kecurigaan banyak pihak. Tebas menyebut kalau PSG tidak mungkin bisa membiayai skuadnya yang hampir bernilai 600 juta euro dengan hadiah dari Liga Prancis yang hanya sebesar 45 juta euro.

LINGARD INGIN MAIN DI PIALA DUNIA 2022

Pemain Manchester United, Jesse Lingard punya ambisi tampil di Piala Dunia 2022. Lingard ingin menebus kekecewaan setelah tidak dibawa Timnas Inggris saat tampil di Piala Eropa 2020. Sempat gagal untuk bermain pada kompetisi Eropa, justru menjadikan pemain asli akademi MU semakin termotivasi dalam meningkatkan performanya sampai sekarang, karena termotivasi dapat tembus ke skuad The Three Lions di Piala Dunia 2022 mendatang.

SERGIO ROMERO KIAN DEKAT GABUNG KE KLUB SERIE A

Mantan kiper Manchester United, Sergio Romero dikabarkan akan merapat ke klub promosi Serie A Italia, Venezia. Pemain berusia 34 tahun tersebut sudah berstatus tanpa klub pada Juni 2021 setelah MU tak memperpanjang kontraknya. Menurut laporan dari Football Italia, Romero akan menandatangani kontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi bersama klub Venezia.

ALVARO MORATA BAKAL SEGERA DIBUANG JUVENTUS

Masa depan Alvaro Morata di Juventus mulai diragukan karena Bianconeri dilaporkan serius memburu Mauro Icardi dan Dusan Vlahovic. Jika salah satu di antara Vlahovic atau Icardi merapat ke Turin, maka tidak akan ada ruang bagi Morata untuk bertahan dan yang jelas, Juventus tidak akan punya anggaran yang cukup untuk menebus Morata secara permanen dari Atletico Madrid. Itu artinya, Morata bakal didepak oleh Juventus pada akhir musim nanti. 

PENUHI JANJI, ARSENAL TAMPUNG SEMENTARA JACK WILSHERE

Arsenal menepati janji mereka kepada Jack Wilshere. Mantan gelandang mereka itu kini berlatih bersama skuat Meriam London. Wilshere tidak punya klub sejak dilepas Bournemouth akhir musim lalu. Ia sempat menghabiskan beberapa bulan di Italia untuk berlatih bersama Como. Namun klub Serie B itu tidak bisa mengontraknya. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengaku prihatin terhadap kondisi Wilshere yang kesulitan mencari klub. Arteta pun akhirnya menampung sementara mantan bintang Arsenal tersebut.

PERTAMA DALAM SEJARAH, LAGA TIMNAS INGGRIS DIPIMPIN WASIT WANITA

Pertandingan Inggris dan Andorra di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Minggu (10/10) dini hari WIB, akan menjadi sejarah baru. Sebab, untuk pertama kalinya FIFA menunjuk satu tim wasit wanita untuk memimpin laga internasional pria. Kateryna Monzul akan bertanggung jawab pada jalannya laga The Three Lions saat melawan tim kecil Eropa itu. Wanita asal Ukraina berusia 40 tahun itu selama ini dikenal sebagai wasit di sepakbola wanita. Dia sudah memimpin pertandingan internasional sejak September 2005

LUCA MODRIC SELANGKAH LAGI BERSERAGAM MAN CITY

Raksasa Liga Inggris, Manchester City membuat gebrakan besar dalam saga transfer musim panas 2022 mendatang. The Citizen kabarnya tinggal selangkah lagi menggaet bintang Real Madrid, Luka Modric. Kedatangan Modric ke Etihad Stadium tinggal menunggu waktu saja setelah gelandang Kroasia itu menyetujui bergabung dengan City jika meninggalkan Los Blancos. Modric yang memasuki tahun terakhirnya di Madrid kabarnya tak yakin dengan masa depannya. Situasi tersebut ternyata dimanfaatkan oleh City yang akan kehilangan Fernandinho secara gratisan musim panas mendatang.

KALIMAT MISTERIUS HAZARD YANG BIKIN MBAPPE NYENGIR

Rumor kepindahan Kylian Mbappe ke Real Madrid turut mempengaruhi suasana laga Belgia vs Perancis. Eden Hazard dan Kylian Mbappe terlibat percakapan singkat nan misterius sebelum berduel dalam pertandingan tersebut. Hazard terlihat melontarkan sebuah kalimat yang membuat Mbappe tersenyum. Apa yang mereka bicarakan? Apakah Hazard merayu Mbappe untuk bergabung bersamanya di Madrid? Namun Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari Mbappe maupun Hazard terkait isi perbincangan mereka.

SUAREZ NGAMUK DIBUANG KOEMAN DARI BARCELONA HANYA DALAM 40 DETIK

Luis Suarez buka suara soal kepergiannya dari Barcelona pada tahun 2020 lalu. Suarez mengungkapkan bahwa pelatih anyar Barca ketika itu, Ronald Koeman “menendangnya” dari Catalan melalui sebuah panggilan telepon berdurasi 40 detik saja. “Bukan begitu cara mengucapkan selamat tinggal kepada seorang legenda. Awalnya dia bilang saya tak masuk rancangannya, lalu dia bilang bila perihal kontrak saya tak segera beres. Saya akan bermain melawan Villarreal,”. “Dia tak cukup berani untuk berkata dengan tegas untuk menjelaskan apakah dia yang tak menginginkan saya atau malah pihak klub yang tak menginginkan saya,” Ucap Suarez kepada Gerard Romero melalui Twitch, yang dikutip Sportbible pada Kamis.

Fans Garis Keras ‘Ter-Edan’ Yang Menyerang Pemain dari Klubnya Sendiri

Baru terjadi beberapa waktu lalu, dalam laga Nations League antara Italia melawan Spanyol, terdapat sebuah pemandangan yang membuat semua cukup terkejut. Adalah ketika kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, mendapat “serangan” dari penggemar Italia. Ya, kesedihan Donnarumma tidak hanya terjadi ketika pada akhirnya Italia harus menelan kekalahan. Namun juga ketika dirinya mendapat banyak sorakan tak mengenakkan dari penggemar.

Usut punya usut, cemoohan yang muncul dalam setiap momen Donnarumma memegang bola adalah dari kumpulan para penggemar Milan, yang masih tidak terima dengan perlakuan sang kiper kepada klub kesayangan mereka.

Seperti diketahui, Donnarumma pergi dari Milan dengan cara yang buruk. Dia dianggap tidak berterima kasih dan benar-benar menginjak harga diri Milan, ketika tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan Paolo Maldini tidak diterimanya. Bahkan, ketika pertandingan belum dimulai, terdapat banner yang menunjukkan bila Donnarumma tidak diterima lagi di San Siro.

“Serangan” semacam ini sudah bukan yang pertama lagi bagi Donnarumma. Sebelumnya, dia juga pernah dilempari puluhan uang palsu dalam sebuah pertandingan bersama Italia, karena terus mengulur perpanjangan kontrak dengan Milan.

Perihal momen semacam ini, Donnarumma tidak sendirian, sudah ada beberapa pemain lainnya yang juga pernah merasakan hal serupa. Diserang penggemar sendiri hingga tidak diterima lagi untuk kembali ke klub yang pernah dibela.

Penasaran siapa saja pemain tersebut, berikut kami berikan daftarnya.

Antoine Griezmann

Griezmann sudah sangat lekat dengan nama Atletico Madrid. Namun secara mengejutkan, dia memilih untuk bergabung dengan FC Barcelona yang notabene merupakan rival klub berjuluk Los Rojiblancos. Namun setelah putuskan gabung dengan el Barca, kemampuan Griezmann menurun drastis. Dia kehilangan sentuhan dan pulang ke Atletico setelah hanya dua musim “menghilang”.

Nahas, kepulangan Griezmann ke Wanda Metropolitano tidak disambut baik oleh para penggemar. Masih banyak yang merasa sakit hati dan merasa dikhianati oleh bintang asal Prancis tersebut. Walhasil, dalam sebuah kesempatan Griezmann mendapat cemoohan dari para penggemar nya sendiri.

Pada laga melawan FC Porto, Griezmann yang masuk menggantikan Joao Felix hanya mendapatkan segelintir tepukan saja dari total 40 ribu penonton yang hadir. Alih-alih mendapat tepukan meriah, Griezmann justru mendapat banyak sorakan tak mengenakkan. Tampaknya, masih banyak penggemar yang tidak suka dengan kehadirannya.

Lebih sialnya, Griezmann juga tidak memberikan perubahan apapun hingga membuat pertandingan berakhir imbang 0-0.

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku, kita tahu telah menunjukkan performa brilian ketika tampil bersama Inter Milan. Dia yang sempat diragukan karena mengalami penurunan performa bersama MU berhasil membuktikan diri sebagai seorang penyerang handal.

Buah dari usahanya, Inter nyaris dibawanya menjuarai kompetisi Europa League dan sukses menduduki tangga tertinggi Serie A pada musim 2020/21. Tidak hanya itu, Lukaku juga berhasil mendapat gelar sebagai pemain terbaik Serie A di musim yang sama.

Namun tepat setelah pelatih Antonio Conte memutuskan hengkang, rumor kepergiannya dari Inter Milan mulai berhembus kencang. Di tengah-tengah isu tersebut, Lukaku sempat mengikrarkan diri untuk bertahan di Milan. Nahas, kalimat itu hanya sebatas ucapannya saja. Tidak ada tindakan yang membuktikan kalau dia benar-benar akan tetap tinggal .

Lukaku yang terus diburu banyak klub Eropa, akhirnya resmi pulang ke Chelsea. Hal itu jelas membuat penggemar I Nerazzurri geram. Apalagi, tersiar kabar bahwa Lukaku sudah menyelesaikan persetujuan dengan klub London, sebulan sebelum transfernya diresmikan.

Pesan dan salam perpisahan yang disampaikan Lukaku pun menjadi sasaran para penggemar Inter untuk tebar kekecewaan. Tidak sedikit pula dari mereka yang melempar hinaan atas sikap Lukaku yang disebut sebagai pembohong besar.

Paolo Maldini

Selain Gianluigi Donnarumma, Paolo Maldini sebagai legenda Milan juga sempat mendapat cemoohan dari para penggemarnya sendiri. Hal itu terjadi sejak musim 1997/98 ketika Maldini pertama kali ditunjuk sebagai kapten Milan. Banyak yang menentang keputusan klub dalam memilih Maldini sebagai kapten dengan menganggap bahwa sang pemain tidak akan pernah menjadi lebih besar dari Franco Baresi, kapten Milan sebelumnya.

Dalam suatu kesempatan, para penggemar Milan juga sempat membentangkan spanduk “Kurangi Hollywood, perbanyak kerja keras” di depan rumah sang legenda. Spanduk itu ditunjukkan sebagai bentuk protes para penggemar Milan yang kerap menyaksikan keberadaan Maldini di Hollywood yang merupakan salah satu tempat hiburan malam di kota Milan.

Kemudian pada tahun 2005, dalam sebuah laga final Liga Champions Eropa, Maldini merasa geram dengan penggemar Milan setelah ia mendengar bila anggota Curva Sud Milano menjual tiket yang dimilikinya kepada fans Liverpool dengan harga yang lebih mahal. Maldini menyebut bila penggemar Milan sudah keterlaluan dan mata duitan.

Buntut dari perseteruannya dengan penggemar sendiri, Maldini yang melakoni laga terakhir bersama Milan pada tahun 2009 kemudian mendapat sebuah salam yang sama sekali tidak mengenakkan. Di tribun penonton, terdapat sebuah spanduk yang berbunyi, “Untuk kegemilangan karir 25 tahun mu, terima kasih. Dari kami para pendukung bayaran,”.

Tak cukup sampai disitu, para penggemar juga melantangkan nyanyian yang menyebut bila Franco Baresi adalah satu-satunya kapten AC Milan.

Roman Zozulya

Roman Zozulya mendapat cemoohan dari penggemar Rayo, tim yang pernah dibelanya pada tahun 2017. Masa Zozulya di Rayo memang menjadi yang tidak diinginkan. Sebelum dia menapakkan kaki di sana, para penggemar sudah menolaknya karena sang pemain dianggap terlibat dalam komunitas Neo-Nazi.

Rentang waktu yang sangat sebentar di Rayo sama sekali tidak memberikan kesempatan bermain kepada Roman Zozulya. Dia tidak mendapat kesempatan tampil sekalipun karena banyak penggemar Rayo yang memprotes keberadaannya di klub.

Walhasil, dirinya pun pergi dan bergabung dengan Albacete.

Namun ketika Albacete berhadapan dengan Rayo, Zozulya kembali mendapat cemoohan luar biasa dari penggemar Rayo. Pemain asal Ukraina itu bahkan harus membuat laga kedua tim ditangguhkan saat jeda guna menghindari kerusuhan tak diinginkan.

“Ketika semuanya bermula, aku dipanggil fasis,”

“Mereka kemudian memeriksa Facebook ku dan menyebut ku sebagai seorang Nazi. Baru-baru ini mereka menjuluki ku sebagai rasis dan sekarang, aku tidak menggubris mereka tapi mereka terus meneriakkan kata komunis ke arah ku. Orang-orang tersebut tidak masuk akal.”

Pemain Schalke

Pemain Schalke diserang penggemar sendiri setelah klub harus terdegradasi ke divisi bawah. Penggemar klub tersebut merasa sangat kecewa karena ini menjadi momen terburuk sejak tahun 1998 silam.

Beberapa saat setelah Schalke dipastikan degradasi, para pemain yang pulang dari laga melawan Arminia Bielefeld diserang suporternya sendiri. Lebih dari dua jam, bus pemain dicegat. Alih-alih menggelar dialog, para supporter justru bertindak anarkis. Praktis, situasi pun kian tak terkendali.

Diceritakan, polisi sampai kewalahan untuk menghalau serangan yang dilancarkan para suporter Schalke kepada para pemainnya sendiri. Mobil salah satu pemain bahkan ada yang dirusak. Sejumlah pemain yang masuk ke dalam peristiwa kelam itu merasa sangat terkejut dan tidak percaya dengan tindakan nekat yang dilakukan para penggemar klub.

Buntut dari insiden mengerikan itu, segenap skuad Schalke tidak lagi berlatih selama beberapa hari berikutnya.

Luis Suarez dan Kebangkitannya Setelah Dibuang FC Barcelona

Penggemar FC Barcelona tentu masih ingat tentang momen ketika Luis Suarez menitikan air mata usai pergi dari tempat latihan FC Barcelona. Sebuah perpisahan emosional, yang menempatkan Suarez sebagai pemain yang jadi korban ketidakjelian manajemen FC Barcelona.

Lionel Messi, yang jadi teman terbaik Suarez selama berkarir bersama, menyalahkan Barcelona yang terlihat tidak memberikan respek kepada Suarez. Messi yang kini tak lagi berada di kubu el Barca sangat menyesalkan keputusan Barca yang melepas pemain sekaliber Suarez, ketika tim tengah membutuhkan sosok penyerang untuk diandalkan.

Memang benar bila torehan gol Suarez pada musim terakhirnya di Barcelona menurun. Dia juga tercatat tidak pernah lagi mencetak gol untuk klub di laga tandang kompetisi Liga Champions Eropa sejak tahun 2015. Namun, pelepasan yang terkesan tidak sesuai dengan apa yang telah diberikan sang pemain selama ini benar-benar membuat Messi dan tentunya kebanyakan penggemar geram.

Dalam hal ini, Koeman yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih Barcelona pada September 2020 disebut sebagai biangnya. Tepat lima hari setelah peresmiannya sebagai pelatih Barca, Koeman langsung menghubungi Suarez dan mengatakan kalau sang pemain tidak masuk ke dalam rencananya untuk musim 2020/21.

Suarez sempat terkejut. Dia merasa masih bisa memberikan yang terbaik untuk el Barca. Perubahan yang terjadi juga diterimanya dengan baik. Namun bila pengusiran memang harus dilakukan, Suarez berharap ada cara yang lebih baik dalam menyampaikan itu semua. Toh dia telah memberikan banyak sekali kontribusi untuk Barcelona.

“Aku bisa menjadi top skor dengan mengalahkan Messi dan Ronaldo. Aku menjadi yang terbaik karena usahaku sendiri. Bukan karena pilihan orang banyak,”

“Aku juga sempat memikul tanggung jawab mencetak gol di laga el clasico ketika Messi tidak ada. Sebelumnya, aku pernah melakukan hal serupa di Liverpool ketika disana ada Steven Gerrard. Di Ajax, aku juga telah mengenakan ban kapten di usia 22 tahun,” ucap Suarez (via Marca)

Koeman yang menolak untuk bersikap lembut kemudian lebih memilih untuk tidak merespon serius pernyataan Suarez. Dia malah membiarkan sang pemain berlatih secara terpisah, sebagai upaya untuk memberikan situasi yang kian membuat tidak nyaman. Suarez ketika itu memang merasa kesal. Dia mengaku bila Koeman telah memperlakukannya seperti seorang pemain yang baru berusia 15 tahun.

Puncaknya, Suarez benar-benar tidak bisa lagi menahan marah, ketika Koeman menyebutnya sebagai pemain tua yang sudah tidak lagi produktif. Berdasar pada pernyataan tersebut, Suarez pamit. Dia meninggalkan Barcelona meski dalam hatinya, klub tersebut masih begitu dicintainya.

Bangkit Bersama Atletico

Di tengah keterpurukan yang dialaminya, datang sebuah klub bernama Atletico Madrid. Meski bertindak sebagai rival, Suarez tidak mempedulikan itu semua. Dia tak mau berlama-lama berlumur dalam kesedihan. Dirinya merasa masih memiliki banyak tanggung jawab sebagai seorang pemain sepakbola.

Di momen tersebut, Los Rojiblancos bak ketiban durian runtuh melalui keputusan mengejutkan Barcelona yang berani melepas Suarez. Padahal bila ditarik ulang, catatan 198 gol dari 283 pertandingan yang dijalani bersama Barca tidaklah sembarangan. Apalagi, Suarez masih tergolong ke dalam salah satu penyerang paling mematikan sejagat.

Menurut Atletico, nyaris tidak masuk akal ketika Barca menyebut kemampuan Suarez sudah tidak berguna.

Tak mau kehilangan rezeki yang kadung hadir di depan mata, Atletico buru-buru mengeluarkan dana senilai 7 juta euro atau setara 115 miliar rupiah untuk mendaratkan Luis Suarez di Wanda Metropolitano. Diikat sampai dua tahun ke depan atau sampai 2022 mendatang, pelatih Diego Simeone mengaku masih tidak percaya ketika timnya kedatangan seorang pemain jempolan untuk diandalkan di lini depan.

“Dia datang dengan semua pertanyaan tentang kepergiannya dari Barcelona, dan datang dengan jiwa pemberontak seperti seorang anak laki-laki berusia 20 tahun. Dia sangat antusias dan ingin menunjukkan bahwa dia masih bergelora.” kata Simeone tentang Suarez.

Jadi Juara La Liga Sebagai Pembuktian Pada Barcelona

Apa yang diucapkan Simeone tentang Suarez memang bukan bualan belaka. Bahkan, Suarez sendiri mengakui bila kedatangannya ke Atletico adalah untuk membuktikan kalau dirinya masih sangat layak diandalkan dan tak seharusnya dibuang.

Selain itu, dipilihnya Atletico sebagai pelabuhan barunya juga karena orang-orang disana disebut langsung memberikan kepercayaan untuknya. Suarez merasa sangat bahagia ketika orang-orang disana menerimanya dengan sangat baik..

Di laga debutnya yang turun dari bangku cadangan, Suarez berhasil membuktikan diri bahwa ia masih layak disebut disebut penyerang jempolan dengan torehan dua gol dan 1 assist yang diciptakan.

Seterusnya, dia menjadi andalan dan selalu ciptakan momen mematikan, ketika penjaga gawang kesulitan mengantisipasi aksinya di atas lapangan. Lebih dari itu, Suarez juga sering bertindak sebagai pembuka ruang bagi pemain lain, ketika para lawan terus berfokus kepadanya.

Menurut situs Breaking The Lines, rahasia sukses Atletico Madrid pada musim lalu memang tak lepas dari peran Luis Suarez. Simeone yang memahami betul kemampuan yang dimiliki Suarez sengaja menjaga keseimbangan klub dan memberi ruang bagi eks penyerang Liverpool agar mudah beradaptasi dengan pola yang dimainkan.

Pelatih asal Argentina itu rela mengubah aspek tertentu dalam permainannya untuk beradaptasi dengan gaya main Suarez. Dalam hal ini, para pemain diminta Simeone untuk lebih sering melakukan penguasaan bola, utamanya di lini serang, guna membantu el Pistolero menyelesaikan setiap peluang yang didapat.

Hal ini dapat dibuktikan dengan perubahan formasi mereka yang kerap menggunakan 4-4-2 menjadi 3-4-3 atau 3-5-2. Dengan melakukan transisi tersebut, Atletico terlihat lebih mudah dalam menguasai bola di garis yang lebih tinggi, yang tujuannya tentu untuk mempermudah Suarez dalam mendapatkan bola dan mencetak gol.

Soal keseimbangan permainan yang sempat disinggung, Simeone tidak lupa meminta para pemain belakang untuk tetap menjaga pertahanan agar tetap solid. Atletico akan dengan cepat melakukan transisi ke pola 5-4-1 atau 5-3-2, ketika tim tengah diserang atau bahkan saat terjebak dalam situasi serangan balik.

Melalui permainan yang seimbang, Atletico yang pada musim lalu berhasil menciptakan setidaknya lebih dari 50% penguasaan bola tiap pertandingan dan kerap mampu mempertahankan keunggulan, berhasil menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di La Liga. Mereka tercatat hanya kebobolan sebanyak 25 gol dari 38 pertandingan yang dimainkan.

Soal gol yang diciptakan, sebanyak 67 bola berhasil masuk ke dalam gawang, dimana 21 diantaranya tercipta dari aksi Luis Suarez. Puncaknya, melalui kehebatan Luis Suarez dan permainan yang terstruktur, Atletico Madrid berhasil keluar sebagai juara La Liga.

Luis Suarez, dalam hal ini, tidak hanya menjadi pencetak gol terbanyak Atletico Madrid saja, namun dia juga kerap menjadi penentu kemenangan atau membawa Atletico terhindar dari kekalahan. Seperti dilansir Opta, Atletico tercatat sukses meraih 21 poin berkat 21 gol yang dicetak Suarez di kompetisi liga musim lalu. Praktis, jumlah poin tersebut nyaris seperempat dari koleksi poin Los Rojiblancos musim lalu (21/86 – 24,41%).
Dengan membawa Atletico Madrid meraih gelar juara pada musim lalu, Suarez hanya melewatkan musim tanpa gelar bersama Groningen. Selebihnya, dia tercatat sebagai pemain yang selalu memberikan gelar kepada tim yang dibelanya.

Sampaikan Pesan Melalui Selebrasi Gol yang Diciptakan?

Pada musim ini sendiri, Suarez semakin memantapkan diri sebagai pemain yang benar-benar membuat Barcelona menyesal. Dalam laga antara Atletico melawan mantan klub nya itu, Suarez berhasil mencetak satu dari dua gol yang diciptakan timnya saat ini.

Tepat setelah menjebol gawang FC Barcelona, Suarez langsung menunjukkan gestur permintaan maafnya. Namun tak lama setelah itu, dia tampak melakukan gerakan seperti orang yang sedang menelpon.

Sontak, banyak media yang berspekulasi bila selebrasi itu dilakukan sebagai bentuk sindiran kepada Ronald Koeman yang telah mengusirnya. Namun, Marca kemudian meluruskan bila Suarez sama sekali tidak pernah berniat untuk menyindir Koeman.

Melalui laman tersebut, Suarez dikatakan hanya ingin memberitahu bahwa nomor teleponnya masih sama. Selain itu, sang pemain juga menegaskan bila dia sempat bercanda dengan anak-anaknya untuk melakukan selebrasi itu saat berhasil mencetak gol.

“Selebrasi itu untuk orang-orang yang tahu aku punya nomor yang sama. Aku ingin memberitahu kalau aku masih menggunakan nomor yang sama,”

“Itu bukan untuk Koeman, tidak sama sekali,”

“Kalau kalian ingin tahu…aku sudah bercanda dengan anak-anak ku kalau aku ingin melakukan itu.” ucap Suarez.

Terlepas menyindir atau tidak, setidaknya selama semusim lalu Suarez telah membungkam mulut Koeman soal anggapan tua & tak produktif.

Sumber referensi: Oh My Goal, The Athletic, Marca

Berita Bola Terbaru Starting Eleven News 7 Oktober 2021

SERANG WASIT, PESEPAKBOLA BRASIL DIDAKWA LAKUKAN PERCOBAAN PEMBUNUHAN

Seorang pesepak bola klub Divisi II Brasil ditahan dan akan didakwa dengan percobaan pembunuhan setelah menyerang wasit. Pemain Sao Paulo-RS, William Ribeiro memukul jatuh wasit Rodrigo Crivellaro dan kemudian menendang belakang kepala wasit itu hingga dia tidak sadarkan diri dalam laga pada Senin (4/10) malam. Serangan yang terjadi saat laga antara Sao Paulo-RS dan Guarani memasuki menit ke-60 itu terekam kamera. Sebagai buntut dari aksi tidak terpujinya itu, Ribeiro juga telah dipecat oleh pihak klub dan akan dilakukan langkah hukum terhadap sang pemain.

DUO MANCHESTER JADI KLUB PALING BERHARGA DI EROPA

Klub mana yang memiliki skuat paling berharga di Eropa? Sebuah studi baru yang dilakukan CIES Football Observatory telah menempatkan semua 98 klub dari lima liga teratas Eropa. Manchester City memiliki skuat paling berharga di Eropa dengan perkiraan harga 1.2 miliar Euro. Di peringkat kedua ada Manchester United dengan skuad berharga juga 1.2 miliar Euro. Di urutan ketiga hingga kelima, ada Chelsea dengan perkiraan nilai skuat sebesar 946 juta Euro, diikuti oleh Barcelona dengan nilai skuad (896 juta Euro), dan Bayern Munich di Bundesliga Jerman (890 juta Euro),

DIMINATI BAYERN, BEGINI REAKSI BEK CHELSEA ANTONIO RUDIGER

Bek Chelsea, Antonio Rudiger membahas rumor kepindahan nya dari Stamford Bridge. Pemain internasional Jerman tersebut telah mengakui bahwa dia merasa terhormat karena Bayern Munchen menaruh minat pada dirinya. Meskipun Rudiger bangga dengan minat The Bavarian, dia juga menegaskan bahwa dirinya cukup puas berada di Stamford Bridge dan belum memikirkan langkah selanjutnya. “Saya memiliki kewajiban kepada klub saya untuk tampil baik. Saya harus membuktikan diri di setiap pertandingan dan tidak membiarkan diri saya terganggu oleh rumor,”

JOHN ARNE RIISE DESAK LIVERPOOL UNTUK DATANGKAN HAALAND

Dengan kapasitas dan performa hebatnya saat ini, Erling Haaland dinilai cocok untuk bergabung dengan Liverpool. Menurut eks pemain Liverpool, John Arne Riise menilai, gaya bermain Haaland sesuai dengan permainan menyerang yang diusung Jurgen Klopp. ”Tentu saja, saya berharap bisa melihat dia memperkuat Liverpool. Dia adalah pemain luar biasa. Dia tengah berada dalam performa terbaiknya.” Tidak hanya itu, mantan bek timnas Norwegia itu juga mengungkapkan kekhawatirannya apabila Manchester City berhasil merekrut Haaland.

UEFA BUKA PENYELIDIKAN KASUS RASISME YANG DIALAMI PEMAIN RANGERS

UEFA bergerak untuk menyelidiki kasus rasisme yang menyerang gelandang Glasgow Rangers Glen Kamara pada Rabu (6/10). Kamara menjadi korban rasisme para pendukung klub asal Republik Ceko, Sparta Praha. Kejadiannya terjadi ketika Sparta Praha menjamu Glasgow Rangers di Generali Arena, Republik Ceko, Kamis 30 September 2021 lalu. Selama pertandingan, Glen Kamara yang berkulit hitam selalu mendapatkan sorakan dari para pendukung Praha yang didominasi remaja. Sorakan itu bernada diskriminatif dan rasis.

BARCELONA DIOLOK-OLOK, FRENKIE DE JONG: KALIAN TERLALU LEBAY

Frenkie de Jong heran dengan para kritikus yang langsung mencoret Barcelona dari persaingan juara meski musim 2021/22 masih seumur jagung. Gelandang andalan Barcelona itu menyatakan, para kritikus timnya telah bersikap melampaui batas. Menurut De Jong, para fans yang vokal terhadap Blaugrana keliru memposisikan dirinya dalam merespons situasi negatif yang melanda klub belakangan ini. Dalam konferensi persnya di tempat latihan timnas Belanda, de Jong menyampaikan kekecewaannya terhadap fans yang bereaksi terlalu berlebihan dalam melihat keadaan Barca saat ini.

HUBUNGAN BOS MADRID DENGAN PRESIDEN LA LIGA MAKIN MERUNCING

Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas terlibat pertengkaran sengit dengan Bos Real Madrid Florentino Pérez. Konflik antara keduanya bermula saat Perez mencanangkan proyek Liga Super. Di Antara barisan oposan, Tebas jadi sosok paling vokal menentangnya. Tebas bahkan blak-blakan untuk menyerang Perez dan mengatakan jika Presiden Real Madrid itu “sangat tidak mengerti”. Hubungan keduanya makin meruncing saja setelah Tebas menuding Perez sosok antagonis. Ia menyebut jika Perez jadi biang kerok dibalik kemunduran perkembangan La Liga Spanyol.

KLUIVERT MINTA BARCA BERIKAN KESEMPATAN PADA KOEMAN

Mantan striker Barcelona, Patrick Kluivert, mengakui, mantan klubnya itu tengah berada dalam situasi yang sulit. Namun, Kluivert menilai, pemecatan Ronald Koeman bukanlah jalan keluar buat klub asal Catalan tersebut untuk bangkit dari keterpurukan. Menurut Kluivert, Koeman datang ke Barcelona dalam momen yang kurang tepat, yaitu saat terjadi berbagai perubahan di tubuh El Barca, termasuk dengan pergantian rezim di pucuk tertinggi kepemimpinan Blaugrana. Kluivert pun menyebut, situasi sulit di Barcelona itu hanya bisa diperbaiki lewat torehan kemenangan di atas lapangan.

ATALANTA BAKAL KEHILANGAN PESSINA SELAMA DUA BULAN

Gelandang Atalanta, Matteo Pessina, diperkirakan akan absen bermain untuk dua bulan ke depan. Setelah menjalani pemeriksaan, pemain internasional Italia itu diketahui mengalami cedera paha serius. Pemain berusia 24 tahun itu memegangi bagian belakang kaki kanannya saat ditarik keluar lapangan pada menit ke-24 ketika timnya dikalahkan AC Milan 2-3. Pessina terpaksa harus mundur dari skuad Italia yang disiapkan untuk babak semifinal UEFA Nations League, menghadapi Spanyol.

CASSANO PREDIKSI POCHETTINO TAK AKAN LAMA LATIH PSG

Eks striker timnas Italia, Antonio Cassano, memprediksi Mauricio Pochettino tidak akan lama menjadi manajer PSG. Cassano telah mendengar hal-hal buruk tentang Pochettino. Meski Pochettino adalah pria yang hebat, tetapi sebagai pelatih dia tidak melakukan taktik walau hanya satu menit saja, dan tim pasti memintanya untuk itu. Meski telah berisikan pemain-pemain bintang, Cassano merasa bahwa Pochettino kesulitan untuk bisa mengelola Les Parisiens dengan baik, dan masa depannya bisa terancam.

SPANYOL MENANG, REKOR UNBEATEN ITALIA BERAKHIR

Spanyol sukses menundukan Italia dengan skor 2-1 pada laga Semifinal UEFA Nations League 2021 di San Siro. Bintang kemenangan La Furia Roja pada laga ini adalah penyerang sayap Ferran Torres yang mencetak dua gol di menit ke-17 dan menit ke-45. Sedangkan pasukan Roberto Mancini sanggup memperkecil kedudukan melalui gol Lorenzo Pellegrini menit 83. Akibat kekalahan ini, catatan unbeaten Italia pun berhenti di angka 37 laga, dengan rincian, 28 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan 0 kekalahan.

PREDIKSI PRANCIS VS BELGIA DI SEMIFINAL UEFA NATIONS LEAGUE

Partai Semi final UEFA Nations League selanjutnya akan mempertemukan Belgia dengan Prancis. Kedua tim akan berharap untuk melupakan kekecewaan mereka di EURO 2020 dan mereka kali ini akan memperebutkan tempat final di UEFA Nations League. Dalam 10 pertemuan terakhir antara kedua tim, Prancis telah memenangkan lima laga. Sedangkan Belgia memenangkan dua dan tiga laga sisanya berakhir imbang. Laga nanti diprediksi bakal berjalan seimbang, mengingat kedua tim punya skuad mumpuni, tinggal kecerdasan dari para pelatih yang akan mempengaruhi hasil pertandingan.

GAVI, 17 TAHUN BERLIAN BARU BARCELONA, MASA DEPAN SPANYOL

Spanyol kembali melahirkan talenta emas bernama Gavi, berlian muda milik klub Barcelona. Mengenakan nomor 9, Gavi memulai bab baru dalam buku kehidupannya. Pada usia 17 tahun dan 62 hari, Gavi menjadi pemain termuda dalam sejarah timnas Spanyol. Gavi baru saja tampil menjanjikan di timnas Spanyol usai mengantar La Furia Roja ke final UEFA Nations League dengan menjungkalkan Italia. Pemain-pemain Italia dibuat kerepotan lantaran sentuhan-sentuhan Gavi.

SANG IBU BUKA SUARA SOAL TEKA-TEKI MASA DEPAN MBAPPE

Masa depan Kylian Mbappe di PSG masih penuh dengan tanda tanya. Sang ibu, Fayza Lamari buka suara soal teka -teki masa depan anaknya tersebut. Ibunda Mbappe mengungkap negosiasi terus berlangsung. “Saya berbicara tadi malam dengan (direktur olahraga PSG) Leonardo. Akankah kami mencapai solusi? Satu hal yang jelas, dia akan memberikan segalanya sampai akhir untuk memenangkan Liga Champions,” kata Lamari. Lamari mengatakan, putranya akan membuat keputusan berdasarkan sesuatu yang dapat membuatnya bahagia. 

TERUNGKAP, BARCELONA TELAH BANGKRUT SEJAK MARET LALU

Barcelona secara teknis sebenarnya telah dinyatakan bangkrut pada bulan Maret silam, ketika Joan Laporta dilantik sebagai presiden anyar klub. Pernyataan ini keluar dari mulut pejabat Barcelona, yakni CEO Ferran Reverter. Kala itu,Barcelona tak mampu membayar gaji pemain sementara pemasukan kas terhitung nyaris nol imbas dari pandemi. Reverter mengatakan, jika Barcelona berbentuk sebagai PLC (public limited company) dipastikan telah bubar. Untungnya mereka berbentuk asosiasi olahraga dan dinyatakan mampu bangkit untuk membayar utang-utang mereka.

WALES AKAN BAIK-BAIK SAJA MESKI TANPA GARETH BALE

Pemain andalan Wales, Gareth Bale, gagal membuat caps ke-100 nya di laga melawan Republik Ceko pada Jumat (8/10) setelah menderita cedera hamstring. Bale juga akan absen dalam laga tandang ke Estonia dan diragukan tampil pada pertandingan penutup kualifikasi di kandang melawan Belarusia dan Belgia bulan depan. Namun, bek Connor Roberts menegaskan Wales dapat mengatasi ketidakhadiran Bale dan mengamankan tempat kedua di belakang kemungkinan juara grup Belgia, yang akan membantu mereka mengamankan tempat di babak play-off Piala Dunia.

NEWCASTLE UNITED SELANGKAH LAGI JADI MILIK PANGERAN ARAB SAUDI

Newcastle United selangkah lagi bakal diakuisisi oleh putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Dikutip dari Skysports, seorang sumber mengatakan bahwa akuisisi perusahaan Arab Saudi atas Newcastle diperkirakan akan disetujui usai masalah pembajakan hak siar Liga Inggris dengan beIN Sports telah rampung. Sumber tersebut menambahkan bahwa beIN Sports akan dicabut larangannya di Arab Saudi dan membuka jalan bagi kesepakatan 300 juta pounds (Rp5,8 triliun) untuk ditandatangani. Akuisisi Newcastle sendiri oleh pihak Arab Saudi sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2020 lalu.

DONNARUMMA DICACI PUBLIK SAN SIRO, MANCINI KECEWA

Donnarumma menerima ejekan dan tiupan peluit selama pemanasan sebelum laga Italia vs Spanyol berlangsung. Ejekan dan hinaan lantang juga terdengar di sekitar stadion setiap kali Donnarumma menyentuh bola. Di luar stadion juga ada penggemar yang membawa spanduk yang isinya penolakan atas kedatangan Donnarumma. Robert Mancini, pelatih Italia tidak menerima sikap penggemar seperti ini. Ia tetap membela pemain yang kerap disapa Gigio ini karena sudah melakukan yang terbaik dalam pertandingan.

JUVENTUS SEGERA PERPANJANG KONTRAK PAULO DYBALA

Kabar baik datang dari salah satu raksasa Italia, Juventus. Menurut rumor yang beredar, manajemen klub berhasil mencapai kesepakatan dengan Paulo Dybala terkait kontrak baru. Sang bintang akan menandatangani kontrak yang mengikatnya di Bianconeri hingga tahun 2025. Selain itu, ia bisa mengantongi bayaran senilai 10 juta euro per tahun berkat kontrak barunya tersebut. Nilai kontrak baru ini kabarnya membuat Dybala jadi pemain dengan bayaran termahal di klub. 

WASIT CAKIR YANG RUGIKAN AC MILAN BEBAS DARI SANKSI

UEFA terlihat melakukan pembiaran terhadap wasit asal Turki, Cuneyt Cakir. Padahal sebelumnya AC Milan telah melayangkan protes keras kepada UEFA untuk melakukan investigasi dan menjatuhkan sanksi kepada wasit yang membuat keputusan kontroversial di laga lawan Atletico Madrid.  Akan tetapi, sanksi tersebut rasanya tidak dijatuhkan UEFA. Hal itu tak lepas setelah Cakir kembali dipercaya memimpin laga internasional. Terdekat, ia akan menjadi wasit dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Jerman vs Rumania, pekan ini. 

LIVERPOOL SIAP AMBIL LANGKAH KEJUTAN UNTUK REKRUT VLAHOVIC

Tim kuat Premier League, Liverpool dikabarkan siap mengambil langkah kejutan dengan merekrut Dusan Vlahovic. Klub berjuluk The reds itu disebut bisa jadi akan berusaha untuk merekrut Vlahovic dari Fiorentina pada bulan Januari 2022 nanti. Kans Liverpool untuk bisa merekrut pemain 21 tahun itu sendiri cukup terbuka. Sebab Fiorentina memang berniat melegonya. Namun yang jadi kendala adalah La Viola meminta bayaran 90 juta euro untuk melepas Vlahovic.

AMANKAN SANG BINTANG, DORTMUND SIAP LIPAT GANDAKAN GAJI HAALAND

Borussia Dortmund dikabarkan akan berusaha keras memagari Erling Haaland supaya tidak hengkang pada musim panas 2022. Salah satu jurus Dortmund adalah segera menyodorkan kenaikan gaji fantastis yang diharapkan membuatnya bertahan. Dilansir Football Espana, Dortmund akan menyodorkan kontrak baru yang membuat Haaland menerima gaji 250 ribu pounds atau setara Rp 4,84 miliar per pekan. Nominal itu menunjukkan kenaikan hampir dua kali lipat dibanding gaji Haaland sekarang, yakni sebesar 115 ribu pounds (Rp 2,23 miliar) per pekan.

ABRAHAM HENGKANG DARI CHELSEA KARENA MOURINHO

Striker AS Roma, Tammy Abraham, mengungkapkan orang yang mengajaknya hengkang dari Chelsea di bursa transfer pertengahan 2021 adalah Jose Mourinho. Abraham menyampaikan, Mourinho yang merupakan pelatih baru AS Roma, berjanji akan memberikan kesempatan bermain reguler alih-alih menjadi penghangat bangku cadangan. Abraham berhasil membuktikan kualitasnya dengan mencetak empat gol dari 10 laga perdananya bersama AS Roma. Sempat ragu meniti karir di Italia, Abraham mengaku mendapat motivasi dari Mourinho.

ATURAN ANEH GUARDIOLA KE MESSI: DILARANG BERCINTA TENGAH MALAM

Lionel Messi amat berkembang pesat di Barcelona saat dilatih Pep Guardiola. Rupanya, ada aturan khusus terkait seks yang pernah dibuat oleh Pep buat La Pulga. Samir Nasri, eks anak buah Pep di Man City, membeberkan soal aturan seks untuk Messi selama dilatih Guardiola di Barcelona. Intinya, itu untuk meningkatkan pemulihan ototnya. “Baginya, aktivitas seksual para pemainnya harus dilakukan sebelum tengah malam untuk mendapatkan tidur malam yang baik, bahkan jika mereka libur besoknya,” ucap Nasri. Selain seks, Nasri juga menekankan bahwa Pep juga ketat soal diet pemain.

ON THIS DAY, TENDANGAN IKONIK DAVID BECKHAM DI OLD TRAFFORD

Hari ini tepatnya 20 tahun yang lalu, gelandang dan kapten Inggris David Beckham mengonversi tendangan bebas spektakuler di menit akhir waktu tambahan untuk menyamakan kedudukan dengan Yunani 2-2 dalam kualifikasi Piala Dunia di Old Trafford, Inggris. Di laga ini, Inggris membutuhkan kemenangan atau imbang untuk memastikan lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2002. Dan Beckham lah yang menjadi pahlawan The three Lions.

Mengenal Kepemilikan Socios pada Klub La Liga Spanyol

0

Jika umumnya klub sepak bola menggunakan sistem kepemilikan Private Limited Company (PLC). Atau bisa juga disebut kepemilikan satu orang atau satu perusahaan. Namun, klub-klub di La Liga Spanyol tidak begitu. Meskipun pemerintah Spanyol sejak 1992 telah mewajibkan semua klub sepak bola memiliki sistem PLC, namun pada kenyataannya beberapa ada yang tidak begitu.

Klub-klub tersebut adalah FC Barcelona, Real Madrid CF, Athletic Club Bilbao, dan Osasuna. Keempat klub tersebut masih menggunakan sistem kepemilikan tradisional, yaitu socios. Nah, pertanyaannya, kenapa empat klub itu tidak memakai sistem PLC dan manut saja sama pemerintah Spanyol? Apakah mereka membangkang?

Tentu saja tidak saudara-saudara. Ada alasan khusus kenapa klub-klub tersebut masih menggunakan sistem socios di saat klub-klub lain di La Liga Spanyol sudah mulai menerapkan sistem kepemilikan perusahaan atau perorangan.

Apa itu Sistem Kepemilikan Socios?

Mari kita membahas apa itu sistem kepemilikan socios pada klub-klub La Liga Spanyol terlebih dahulu. Setidaknya, sistem ini pernah dipakai hampir semua klub di Liga Spanyol sebelum tahun 1992. Secara singkat, sistem socios berarti klub dimiliki organisasi nirlaba. Di mana anggotanya adalah para penggemar klub tersebut.

Jadi dananya dari setiap anggota. Setiap anggota yang berasal dari penggemar suatu klub akan membayar dalam nominal tertentu setiap tahunnya.  Beberapa informasi menyebut, para anggota socios di suatu klub diwajibkan membayar iuran 123 euro atau sekitar Rp 2 juta per tahun.

Kalau kita ambil contoh Real Madrid, hingga saat ini anggota socios Real Madrid mencapai 90 ribu lebih anggota. Dengan total anggota sebanyak itu, dana yang bisa dikumpulkan sebanyak 11 juta euro atau Rp 184 miliar lebih tiap tahunnya. Karena dimiliki orang banyak, keuntungan tidak lari ke satu orang atau perusahaan saja. Melainkan masuk ke keuangan klub.

Tak seperti sistem PLC, sistem socios tidak mengenal pembagian keuntungan. Sebab semua keuntungan langsung dialihkan ke klub untuk dikelola kembali. Sistem ini mirip dengan sistem demokrasi di pemerintahan. Para direksi dan presiden pun diangkat melalui pemilihan laiknya Pilkada di Indonesia.

Setiap penggemar yang menjadi anggota socios sebuah tim juga boleh mengajukan diri sebagai presiden. Para kandidat atau calon presiden sebuah klub juga harus melakukan kampanye untuk menarik simpati para anggota socios lainnya. Seperti yang dilakukan Josep Maria Bartomeu yang menjabat Presiden Barcelona dari 2015-2020.

Kala itu, alih-alih menghadiri debat yang diadakan media massa, Bartomeu lebih memilih menghindar. Ia hanya akan datang di debat resmi. Bartomeu justru memilih mendekati para socios daripada terlalu banyak berpendapat, karena dia tahu dari situ dia dapatkan suara.

Menjadi anggota socios di sebuah klub, selain membayar iuran, dari iuran itu ia bisa mendapat keuntungan, seperti akses mudah mendapatkan tiket dan hak memilih. Jika sudah menjadi anggota socios veteran dan memperoleh keistimewaan setelah membayar iuran selama 50 tahun, si socios bakal mendapatkan gratis tiket menonton pertandingan.

Anggota socios juga terikat peraturan-peraturan tertentu. Apabila mereka melanggarnya maka akan ada konsekuensinya. Jadi betul-betul seperti sistem demokrasi di pemerintahan kita.

Finansial Stabil

Salah satu keuntungan yang bisa didapat dari sistem socios ini adalah keuangan klub yang cenderung stabil. Mengapa begitu? Sebab tidak ada pembagian dividen kepada para pemegang saham. Uang akan langsung mengalir ke klub itu sendiri.

Disamping itu ada uang garansi atau istilahnya aval. Dana ini berasal dari calon kandidat presiden klub. Jadi, sebelum mencalonkan presiden, seorang anggota socios harus mendapat petisi pencalonan dari 2.500 anggota socios lainnya. Nah, dana aval juga harus disediakan calon kandidat presiden.

Beberapa sumber menyebutkan dana yang harus disediakan sekitar 76 juta euro atau Rp 1,2 triliun. Maka dari itu, adanya uang garansi ini membuat klub tak perlu khawatir meski pendapatannya sedang sakit. Dana itu digunakan untuk istilahnya menalangi dan supaya klub terhindari dari kerugian.

Rentan Elitisme

Meskipun sistem kepemilikan socios atau orang banyak, namun ketika sudah selesai pemilihan presiden semua kebijakan klub berada di tangan presiden. Maka tak jarang sistem ini memunculkan elitisme. Presiden dan para petinggi klub yang sudah dipilih acap kali memiliki kepentingan pribadi. Ya mirip-mirip lah sama demokrasi di Indonesia.

Sementara para anggota socios tidak bisa mengontrol atau bahkan memblokir ketika ada pengeluaran yang sia-sia. Paling banter mereka hanya bisa mengkritik kebijakan presiden klub. Kendati tentu saja kritik hanya seperti bunyi kentut di telinga presiden. Presiden hingga para petinggi klub acap kali tidak terbuka soal finansial. Hal ini membuat kecurigaan-kecurigaan seperti dugaan korupsi, nepotisme, sampai penggelapan dana bermunculan.

Politik Praktis

Sistem socios ini juga melahirkan politik praktis yang bikin najis. Setiap kandidat entah bagaimana akan membuat kandidat lain tak berdaya, seperti menjelek-jelekkan. Ini dilakukan konon demi mengobarkan ambisi pribadi calon presiden.

Demi memuluskan hasratnya menjadi Presiden Real Madrid, Florentino Perez pernah menjanjikan membawa Luis Figo. Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon juga pernah maju dengan dugaan melalui jalur ilegal, ia juga dianggap membajak Cristiano Ronaldo dari Manchester United dengan pra-perjanjian rahasia.

Presiden Barca sekarang, Juan Laporta juga pernah mengiming-imingi penggemar dengan merekrut David Beckham. Dan ia ikut menjelek-jelekkan Presiden Barca lain, Juan Gaspart yang dianggap tak becus mengurus keuangan. Presiden Osasuna, José Francisco Izco Ilundáin juga menang setelah menjanjikan Javier Aguirre sebagai pelatih tahun 2002.

Hal semacam itu cenderung mengarah ke politik praktis dan justru membuat citra klub semakin buruk. Hubungan baik dengan klub lain bisa jadi juga akan rusak. Presiden mungkin saja akan membuat keputusan-keputusan yang sembrono demi memuluskan hasratnya pribadi.

Pada akhirnya, sistem socios ini akan melahirkan rezim di suatu klub. Ironisnya, rezim klub akan menguasai segala aspek yang dimiliki klub tersebut, tak terkecuali media. Dengan menguasai media, rezim klub akan memunculkan desas-desus mengenai pemain yang ada, pemain yang diincar, atau pelatih, tentu yang menguntungkan rezim. Maka dari itu informasi soal klub rentan dimanipulasi.

Kenapa Empat Klub La Liga Masih Memakai Sistem Ini?

Seperti yang sudah dibahas di awal, bahwa ada empat klub La Liga Spanyol yang masih memakai sistem kepemilikan socius. Empat klub itu adalah Real Madrid, FC Barcelona, Athletic Club Bilbao, dan Osasuna. Undang-undang Olahraga Spanyol, Ley 10/1990 del Deporte melalui Pasal 19.1 mewajibkan setiap klub sepak bola berbentuk PLC milik swasta mulai Juni 1992, untuk klub Primera Division mulai musim 1992/1993.

Namun, keempat klub tersebut tidak termasuk. Sebab Barcelona, Real Madrid, Athletic Bilbao, dan Osasuna telah memenuhi ketentuan Liga de Futbol Professional (LFP). Yang mana klub-klub tersebut mampu membuktikan dalam neraca keuangan masing-masing, mereka selalu untung selama lima musim terakhir, dihitung dari musim 1985/86.

Akhirul kalam, boleh jadi hari ini kita sedang melihat bagaimana sistem socius begitu beresiko. Hari ini kita sudah disuguhkan FC Barcelona yang hampir berada di titik nadir. Hilangnya pemain bintang, rutinitas kekalahan, sampai isu pemecatan Ronald Koeman. Jika tak segera dibenahi, kita tinggal menunggu bagaimana FC Barcelona hancur berkeping-keping atau bertahan dengan kondisi seperti klub amatir.

Sumber referensi: bleacherreport.com, chiliz.com, firstsportz.com, detik.com, beritasatu.com