Beranda blog Halaman 529

Berita Bola Terbaru 8 Juli 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini

CHELSEA MAU BOYONG MATHEUS NUNES DARI SPORTING LISBON

Chelsea dilaporkan tengah mempersiapkan tawaran senilai 50 juta euro (Rp 773 miliar) untuk gelandang Sporting Lisbon, Matheus Nunes, musim panas ini. Dari angka tersebut, biaya transfer sebesar 45 juta euro (Rp 697 miliar) ditambah dengan bonus 5 juta euro (Rp 76 miliar) dan Chelsea yakin itu cukup untuk membuat Sporting mau menjual Nunes. Sang pemain sendiri diyakini bakal lebih tertarik untuk bergabung dengan pasukan Tuchel ketimbang Wolves, yang juga telah menyatakan minat mereka.

SOUTHAMPTON INGIN DATANGKAN GELANDANG RANGERS JOE ARIBO

Kesebelasan Premier League, Southampton sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk memboyong gelandang andalan Rangers, Joe Aribo. Kesepakatan hampir disepakati dan biayanya diyakini bernilai 10 juta pounds termasuk tambahan bonus. Dapat dipahami bahwa pemain berusia 25 tahun, yang memiliki klausul pelepasan sebesar 10 juta pounds dalam kontraknya, terbuka untuk pindah ke Southampton.

BATISTUTA PUJI KINERJA MALDINI DI AC MILAN

Legenda Fiorentina, Gabriel Batistuta memuji direktur AC Milan Paolo Maldini atas pekerjaannya bersama Rossoneri. Batistuta mengunggah pujiannya kepada Maldini dengan gambar pasangan yang memperebutkan bola, seperti mengisyaratkan pertemuan kedua legenda itu lagi di masa depan sebagai perwakilan klub mereka. Batistuta menambahkan jika dia sangat mengagumi sikap profesionalitas Paolo Maldini baik sebagai pemain dan sebagai Direktur di AC Milan.

LEPAS DE LIGT, DIREKTUR JUVENTUS TEMUI AGEN KALIDOU KOULIBALY

Direktur Juventus, Federico Cherubini dilaporkan telah dijadwalkan untuk bertemu dengan agen dari bek Napoli, Kalidou Koulibaly. Seperti dilansir Football Italia, Koulibaly jadi salah satu target Juve musim panas ini setelah Matthijs de Ligt menuju kepindahan ke Chelsea. Bek asal Senegal itu dibanderol oleh Napoli senilai 40 juta euro. Meski masih terbilang mahal, dalam laporan yang sama, pihak Juve yakin untuk mencapai kesepakatan di angka yang lebih wajar demi amankan tanda tangan Koulibaly.

FELIX AFENA GYAN PERPANJANG KONTRAK DI AS ROMA

Felix Afena-Gyan telah memperbarui kontraknya dengan Roma hingga 2026, memperpanjang masa tinggalnya di ibukota Italia. Striker Ghana berusia 19 tahun bergabung dengan Giallorossi pada jendela transfer Januari 2021 dari EurAfrica FC dengan status pinjaman sebelum dipermanenkan pada musim panas berikutnya. Dia dipromosikan ke tim utama Roma oleh Jose Mourinho awal musim ini, melakukan debutnya di Serie A dalam kemenangan 2-1 atas Cagliari.

GOTZE AKUI PENYESALAN GAGAL GABUNG LIVERPOOL

Pemenang Piala Dunia 2014, Mario Goetze pernah jadi incaran Liverpool di musim panas 2016 ketika Klopp mempersiapkan musim penuh pertamanya di klub itu. Klopp tahu kemampuan Goetze yang kala itu kariernya sedang terombang-ambing di Bayern Munchen. Namun, Goetze menolak pinangan Liverpool dan memilih balik ke Dortmund yang relatif stabil bersama Thomas Tuchel saat itu. Goetze lantas menyesali keputusan itu karena Liverpool di bawah Klopp kini lagi menanjak dan prestasinya pun oke. Sementara, Goetze malah makin menurun dan terbuang dari Dortmund pada 2020, sebelum bangkit bersama PSV Eindhoven dua musim terakhir.

PELATIH VILLARREAL UNAI EMERY BIDIK EDINSON CAVANI

Tim kapal selam kuning, Villarreal tampaknya sedang mempersiapkan segala kemungkinan yang bakal terjadi. Dikutip Football Espana, pelatih mereka, Unai Emery membidik penyerang veteran Edinson Cavani sebagai pengganti Arnaut Danjuma yang berpotensi hengkang musim panas ini, dengan West Ham menjadi tim yang serius memburunya. Uang hasil penjualan Danjuma dikabarkan bakal digunakan untuk menggaji pemain asal Uruguay tersebut.

PERKUAT PERTAHANAN, FOREST REKRUT MOUSSA NIAKHATE DARI MAINTZ

Nottingham Forest mengumumkan bahwa mereka merekrut bek Prancis, Moussa Niakhate dari klub Jerman Mainz 05 dalam kontrak tiga tahun. Biaya transfer tidak diungkapkan tetapi media Inggris menyebut angka awal 10 juta pound (Rp 178 miliar) ditambah potensi add-ons. Niakhate akan menjadi pemain keempat Forest yang direkrut pada musim panas ini setelah bek Giulian Biancone, kiper Dean Henderson dan striker Taiwo Awoniyi.

ALASAN XAVI SIMONS TOLAK PERPANJANG KONTRAK PSG DEMI GABUNG PSV

Mantan wonderkid Paris Saint-Germain, Xavi Simons menjelaskan mengapa dia menolak memperpanjang kontraknya di Parc des Princes demi bergabung ke PSV Eindhoven. Simons meneken kontrak lima tahun dengan klub Eredivisie itu setelah perubahan di menit-menit terakhir tentang masa depannya. Simons mengaku bangga bisa berlatih bersama orang-orang hebat di PSG, tapi ia butuh menit bermain yang lebih sehingga memutuskan pindah ke PSV.

BARCELONA OPTIMIS GAVI SEGERA TEKEN KONTRAK BARU

Sporting Director Barcelona, Mateu Alemany berani mengklaim Pablo Gavi akan segera memperpanjang kontraknya di Camp Nou. Sebelumnya, kabar menyebutkan Gavi tak kunjung mau meneken kontrak baru. Apalagi ada kabar ia tergiur tawaran dari klub lain. Sekarang Alemany mengklaim sang gelandang sudah berkomitmen untuk bertahan di Barcelona. “Kami akan menunggu sampai pemain berusia 18 tahun untuk bisa menandatangani kontrak lebih dari tiga tahun. Gavi akan terus di Barca, 100 persen,” kata Alemany.

RONALDO DIPASTIKAN TAK IKUT TUR PRAMUSIM MU

Mega bintang Cristiano Ronaldo dipastikan absen dari tur pramusim Manchester United. CR7 meminta untuk memperpanjang cutinya karena alasan keluarga. Pihak klub pun memberikan tambahan waktu untuk menuntaskan masalah tersebut. The Red Devils sendiri akan memulai tur pramusim pertamanya ke Bangkok, Thailand, saat menghadapi Liverpool pada 12 Juli mendatang.

MU MELUNAK, SIAP DENGARKAN TAWARAN YANG MASUK UNTUK RONALDO!

Dilansir Sky Sports, Manchester United mulai melunak dengan sikap Cristiano Ronaldo yang meminta pindah. Kini MU siap mendengarkan tawaran yang masuk untuk penyerang Portugal tersebut. Meski demikian, sikap resmi MU masih tetap konsisten tak akan melepas Ronaldo. Keputusan akhir akan berada di tangan Ronaldo, membiarkan pintu terbuka baginya untuk berubah pikiran dan bertahan di Old Trafford.

CHELSEA RILIS JERSEY KANDANG MUSIM 2022/23

Chelsea merilis jersey kandang baru mereka untuk musim 2022/23. Three masih menjadi sponsor utama mereka setelah sempat menangguhkan kerjasama. Dengan nuansa klasik, seperti biasa jersey kandang Chelsea itu dibalut warna biru polos dengan kerah Henley, sementara logo Nike dan Three berwarna putih. Jersey kandang Chelsea ini inspirasi desainnya adalah Ted Drake, figur penting di sejarah klub London tersebut.

STADION PILDUN 2022 AKAN BEBAS ALKOHOL DI BAWAH PENGAWASAN PEMERINTAH QATAR

Melansir Reuters, Stadion Piala Dunia Qatar ditetapkan bebas alkohol, dengan penjualan bir di luar arena hanya diperbolehkan sebelum dan sesudah beberapa pertandingan, kata seorang sumber yang mengetahui persiapan turnamen sepak bola itu. Seorang juru bicara penyelenggara Qatar’s Supreme Committee for Delivery and Legacy, mengatakan bahwa bersama dengan FIFA mereka akan mengumumkan rencana ketersediaan alkohol di turnamen selama 28 hari.

PRESIDEN BARCELONA KONFIRMASI TAWARAN KE LEWANDOWSKI

Presiden Barcelona, Joan Laporta, akhirnya mengkonfirmasi tawaran klubnya ke striker Bayern Munchen, Robert Lewandowski, dalam kabar bursa transfer terbaru.  “Saat ini kami sedang menunggu respons mereka dan semoga berakhir positif,” kata Laporta.  Laporta menegaskan bahwa Barcelona terus berusaha mewujudkan transfer Lewandowski. Laporta sendiri enggan membeberkan nominal yang diajukan klubnya untuk sang striker idaman.

JOE GOMEZ DIIKAT LIVERPOOL DENGAN DURASI PANJANG

Pada Kamis (7/7) waktu setempat, Liverpool mengumumkan kesepakatan resmi untuk mengikat bek serba bisa, Joe Gomez dengan kontrak jangka panjang. Klub berjuluk The Reds tak mengungkap rincian kontrak baru Gomez, tetapi media-media Eropa melaporkan pemain berusia 25 tahun itu bakal melanjutkan karirnya di Anfield setidaknya hingga 2027.

HARI PERTAMA MESSI BALIK KE PSG: DIPELUK ERAT DONNARUMMA

Momen mesra diperlihatkan Gianluigi Donnarumma saat skuad PSG kembali berkumpul untuk latihan perdana usai libur musim panas. Kiper asal Italia itu terlihat memeluk erat koleganya, Lionel Messi dari belakang. Donnarumma memeluk Messi yang sedang berlatih menggunakan sepeda statis. Terlepas dari momen keakraban antara Messi dan Donnarumma, skuad PSG akan diasuh oleh pelatih baru setelah Mauricio Pochettino dipecat.

AC MILAN RESMI PERMANENKAN JUNIOR MESSIAS

AC Milan digosipkan batal merekrut pemain Chelsea, Hakim Ziyech karena mereka mempermanenkan jasa Junior Messias. Dilansir akun Instagram resmi AC Milan, Junior Messias resmi bergabung secara permanen dari Crotone pada Kamis (7/7) waktu Italia. Namun demikian, belum jelas berapa dana yang harus dikeluarkan Rossoneri untuk merekrut Messias. Kabarnya, tim besutan Stefano Pioli harus menggelontorkan dana 4,5 juta euro.

POGBA DAN DI MARIA SEGERA MERAPAT KE TURIN

Paul Pogba akan berada di turin untuk merampungkan proses kepindahannya kembali ke Juventus bersama dengan Angel Di Maria yang tak diperpanjang kontraknya oleh PSG, Jumat (8/7). Menurut jurnalis sekaligus pakar transfer Gianluca Di Marzio, itu bisa terjadi paling cepat akhir pekan ini karena dia mengklaim Pogba akan berada di Turin pada hari Jumat.

FIORENTINA DATANGKAN PEMAIN SHAKHTAR DONETSK

Pakar transfer pemain Fabrizio Romano menyebut, Fiorentina resmi mendapatkan Dodo secara permanen pada bursa transfer musim panas ini. La Viola menebus sang pemain dari Shakhtar Donetsk dengan harga 14,5 juta Euro serta tambahan 3,5 juta euro. Laporan tersebut menambahkan bahwa Dodo akan segera melakukan tes medis setelah sang pemain sudah sepakat untuk bergabung ke Fiorentina. 

BARCELONA DIULTIMATUM SEGERA TUNTASKAN TRANSFER RAPHINHA

Leeds United mengultimatum Barcelona agar mengajukan tawaran mereka untuk Raphinha sebelum Jumat (8/7) WIB, sementara Chelsea menunggu sikap winger Brasil tersebut. Chelsea dikabarkan sudah menyepakati biaya transfer sebesar 55 juta pounds dengan Leeds untuk Raphinha, tetapi pemain 25 tahun itu masih menunggu tawaran dari Barca. Dimengerti bahwa preferensi Raphinha adalah bergabung dengan Barcelona, tetapi mereka tak mau menyamai tawaran Chelsea.

DEMI BISA HENGKANG DARI MADRID, ASENSIO SIAP TURUN GAJI

Winger Real Madrid Marco Asensio diklaim bersedia menerima pemotongan gaji untuk meninggalkan klub di tengah minat dari Liverpool dan Arsenal pada bursa transfer musim panas ini. Meskipun kontrak Asensio akan habis pada Juni 2023, Madrid diperkirakan menghargai pemain sayap tersebut antara 25 juta euro hingga 30 juta euro. Saat ini gajinya bersama Los Blancos mencapai 150 ribu pounds atau sekitar Rp 2,7 miliar per pekan.

JUVE MULAI NEGOSIASI LAGI DENGAN PERWAKILAN MORATA

Raksasa Italia, Juventus belum lama ini telah melepas Alvaro Morata untuk dikembalikan ke Atletico Madrid lantaran masa peminjamannya sudah berakhir. Namun kabar terbaru, Juventus tengah melakukan negosiasi dengan perwakilan Morata. Si Nyonya diyakini sedang membicarakan kans kembalinya bomber 29 tahun itu ke Turin. Pelatih Juve, Massimiliano Allegri masih butuh jasa Morata. Akan tetapi, Juventus ingin mendapat harga lebih murah dari 30 juta euro.

BOEHLY MENDARAT DI BARCA, INGIN BAJAK DE JONG

Dengan beberapa nama di atas meja, Barcelona dan Chelsea memiliki banyak hal untuk dibicarakan di bursa transfer ini. Menurut Football Espana, dewan Barcelona dan pemilik Chelsea melakukan pertemuan di kota Catalan. Jurnalis Fabrizio Romano juga mengkonfirmasi bahwa pertemuan antara keduanya akan berlangsung, dengan nama bek Chelsea Marcos Alonso dan Cesar Azpilicueta masuk agenda pembicaraan. Selain itu, ada pula nama Frenkie de Jong. Chelsea dikabarkan siap membajak transfer De Jong dari MU.

BRUNO FERNANDES RESMI GANTI NOMOR PUNGGUNG DI MU

Manchester United resmi mengumumkan perubahan nomor punggung dari Bruno Fernandes. Sang playmaker tidak akan menggunakan nomor punggung 18 di musim depan, melainkan Bruno akan mengenakan nomor punggung 8 di Setan Merah. Nomor punggung ini baru saja lowong. Karena pemiliknya, Juan Mata meninggalkan Old Trafford di musim panas ini. Sementara rekrutan anyar Tyrell Malacia akan mengenakan nomor punggung 12. 

Wilfried Gnonto, Hengkang dari Inter Milan, Juara Bersama FC Zurich

Italia memang kalah dari Argentina di laga “Finalissima” 2022. Akan tetapi, ada satu kisah unik yang ditinggalkan salah satu penggawa Gli Azzurri di laga tersebut.

Seusai laga berakhir, ada satu pemain muda timnas Italia yang menunggu sekitar satu jam di luar ruang ganti pemain Argentina. Tindakan itu ia lakukan demi dapat berfoto dan mendapat tanda tangan sang idola, Lionel Messi.

Pemuda yang dimaksud tersebut adalah Wilfried Gnonto. Gnonto memang tak bertanding di laga tersebut. Namun, dipanggilnya pemain berusia 18 tahun itu ke dalam skuad senior sudah cukup untuk menarik perhatian.

Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2022, Roberto Mancini membawa generasi baru ke dalam skuad Gli Azzurri. Di antara banyak anak muda yang dipanggil, Gnonto mungkin adalah yang paling menjanjikan dari mereka semua.

Lahir di Verbania pada 5 November 2003, Degnand Wilfried Gnonto punya darah Pantai Gading dari kedua orang tuanya. Orang tua Gnonto memang imigran asal Pantai Gading yang sudah tinggal di Italia selama 30 tahun. Sang ayah, Boris adalah seorang pekerja di pabrik tekstil, sementara ibunya, Chantal adalah seorang pelayan di sebuah hotel.

Meski memiliki keturunan Pantai Gading, Willy, begitu ia disapa memilih mengabdi untuk tanah kelahirannya, Italia. Karena bakatnya, Gnonto sudah jadi langganan timnas Italia kelompok umur. Ia memulai petualangannya dengan tim muda Italia U-16.

Pada 2019 lalu, Gnonto jadi bagian skuad Italia di Piala Dunia U-17 Brasil. Di kejuaraan dunia tersebut, Gnonto yang belum genap berusia 16 tahun sempat tercatat sebagai pencetak gol termuda. Hebatnya, ia keluar sebagai top skor Italia dengan torehan 3 gol dan membawa Italia U-17 hingga babak perempat final.

Selesai dengan tim U-17, Gnonto naik kasta ke tim U-19 pada 2021 lalu. Di tim tersebut, pemuda bertinggi badan 170 cm itu didapuk menjadi kapten tim.

Hengkah dari Inter, Wilfried Gnonto Juara Bersama FC Zurich

Bakat Wilfried Gnonto memang sudah terlihat sejak kecil. Ia sudah bergabung dengan akademi pemain muda Inter Milan saat usianya masih 9 tahun. Setiap harinya, Gnonto yang tinggal di kota Baveno harus menempuh perjalanan sejauh 120 km untuk berlatih dengan seragam Nerazzurri.

Perjuangan itu tak sia-sia. Gnonto berhasil mencetak 10 gol di tahun pertamanya bersama tim U-15. Perkembangan Gnonto begitu pesat. Buktinya, ia hanya 6 bulan di tim U-16 dan langsung naik ke tim U-17. Di tim tersebut, Gnonto berhasil mencetak 20 gol. Capaian tersebut mengantarnya promosi ke tim primavera di musim 2019/2020.

Akan tetapi, setelah dirinya berusia 16 tahun, Wilfried Gnonto membuat sebuah keputusan besar dalam karier profesionalnya. Sadar akan minimnya jam terbang di tim utama Inter, Gnonto memilih untuk tidak menandatangani kontrak profesional yang ditawarkan La Beneamata.

Lalu, pada 23 April 2020, Gnonto menandatangi kontrak berdurasi 3 tahun dengan klub asal Swiss, FC Zurich. Transfer Gnonto dari Inter ke Zurich tergolong free transfers, mengingat Gnonto belum terikat kontrak profesional dengan Nerazzurri. Namun, Zurich diketahui membayar biaya kompensasi sebesar 200 ribu euro sebagai bonus pelatihan mengingat Gnonto adalah produk asli akademi Inter.

“Meninggalkan Inter tidak mudah setelah delapan musim di sana, tetapi sepak bola seperti ini dan terkadang Anda harus membuat keputusan sulit,” kata Wilfried Gnonto dikutip dari Corriere.

Wilfried Gnonto memang bergabung terlebih dahulu dengan tim U-21 FC Zurich. Namun, selepas mencetak gol di dua laga pembuka, ia langsung dipromosikan ke tim utama.

Gnonto kemudian mencatat debutnya bersama FC Zurich pada 24 Oktober 2020. Masuk sebagai pemain pengganti di laga melawan FC Vaduz, Gnonto berhasil menyumbang asis di laga debutnya. Ia kemudian mencatat gol debutnya pada 21 Mei 2021 di pekan terakhir Liga Super Swiss.

Di musim pertamanya di Liga Super Swiss, Wilfried Gnonto berhasil mencetak 1 gol dan 4 asis dalam 26 penampilan. Secara total, ia berhasil mencetak 4 gol dan 4 asis dalam 31 penampilan di semua kompetisi.

Gnonto kemudian menunjukkan potensi sesungguhnya di musim keduanya di FC Zurich. Ia jadi bagian integral kesuksesan klubnya menjuarai Liga Super Swiss. Zurich berhasil mengakhiri puasa gelar liga selama 13 tahun.

Dalam kesuksesan tersebut, Gnonto punya kontribusi yang sangat signifikan. Ia sukses menyumbang 8 gol dan 3 asis dalam 32 penampilannya di liga. Secara total, di musim 2021/2022, Wilfried Gnonto berhasil menghasilkan 10 gol dan 5 asis dalam 35 penampilan.

Penampilan dan performa apik Gnonto dalam waktu yang terbilang singkat itu sudah cukup untuk membuat fans FC Zurich tergila-gila kepadanya. Para penggemar Zurich sampai menjuluki pemuda 18 tahun itu dengan julukan “SuperJoker”. Bahkan, salah satu fans Zurich sampai membuatkan lagu khusus untuk Wilfried Gnonto.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=XVlvN2FVFXg[/embedyt]

Dipanggil Roberto Mancini, Wilfried Gnonto jadi Pencetak Gol Termuda Italia.

Tak hanya di level klub, penampilan apik Gnonto juga berlanjut ke level tim nasional. Tampil untuk timnas Italia di Kualifikasi Euro U-19, ia sukses mencetak 5 gol dan membawa negaranya lolos ke putaran final. Rangkaian performa apiknya bersama FC Zurich dan tim Italia U-19 itulah yang kemudian membuat Roberto Mancini kepincut.

Pada 24-26 Mei lalu, Wilfried Gnonto jadi salah satu pemain dari 53 pemain muda yang dipanggil Mancini untuk mengikuti program magang di tim senior Italia di Coverciano. Setelah dievaluasi oleh tim pelatih, Gnonto secara mengejutkan diikutsertakan dalam daftar 30 pemain yang akan ambil bagian dalam “Finalissima” melawan Argentina, Rabu 1 Juni 2022.

Tahukah kamu, selama mendapat panggilan Roberto Mancini, Wilfried Gnonto yang masih berusia 18 tahun tengah bersiap untuk menghadapi ujian kelulusan SMA. Ia juga tengah bersiap menghadapi ujian Bahasa Jerman di Swiss. Agar Gnonto bisa belajar di tempat latihan, sang ayah sampai membawakannya buku.

Gnonto memang tak tampil di laga melawan Argentina. Namun, profil dan potensi yang ia miliki sudah cukup untuk meyakinkan Roberto Mancini untuk membawa penggawa FC Zurich itu ke dalam skuad senior yang akan bertanding di ajang UEFA Nations League.

Debut yang ditunggu-tunggu akhirnya terwujud pada 4 Juni 2022. Gnonto masuk sebagai pemain pengganti di laga melawan Jerman. Hebatnya, ia langsung berhasil mencatat asis dan membantu Italia menahan imbang Jerman dengan skor 1-1.

Performa tersebut makin membuat Roberto Mancini yakin. Tiga hari kemudian, Gnonto dipasang sebagai starter di laga melawan Hongaria. Ia memang tak mencetak gol atau asis, tetapi di laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Italia itu Gnonto bermain penuh selama 90 menit.

Penyerang bertinggi badan 170 cm itu kembali dimainkan Roberto Mancini sebagai pemain pengganti di laga melawan Inggris. Lalu, pada 14 Juni 2022, Gnonto sukses mencatat penampilan keempatnya untuk Gli Azzurri. Pada tanggal tersebut, ia kembali dimainkan sebagai starter di laga kedua melawan Jerman.

Italia memang kalah 5-2 dari Jerman, tetapi di pertandingan tersebut nama Wilfried Gnonto kembali bersinar. Di menit ke-78, Gnonto berhasil mencetak gol debutnya dan jadi salah satu penyumbang gol bagi Italia.

Gol tersebut bukanlah gol debut biasa. Pasalnya, gol tersebut membuat Wilfried Gnonto memecahkan rekor yang sudah bertahan selama 64 tahun. Di usia 18 tahun 222 hari, Gnonto jadi pencetak gol termuda timnas Italia menggeser rekor Bruno Nicole yang sudah bertahan sejak 1958.

Wilfried Gnonto Jadi Incaran Beberapa Klub Top Eropa di Bursa Transfer 2022

Mencetak 1 gol dan 1 asis dalam 4 caps pertamanya jadi bukti bahwa Wilfried Gnonto memang layak disebut sebagai pemain muda yang paling menjanjikan di Italia saat ini. Ditambah pencapaiannya yang sukses mengantar FC Zurich menjadi juara Liga Super Swiss, kini nama Gnonto tak hanya sekadar jadi buah bibir, tetapi juga jadi incaran beberapa klub top Eropa di bursa transfer musim panas 2022.

Bologna, Torino, Sassuolo, Sampdoria, Monza, Hoffenheim, SC Freiburg, dan Feyenoord adalah beberapa klub yang bersaing mendapatkan jasa Wilfried Gnonto. Dengan kontrak yang hanya tersisa 1 tahun, FC Zurich dikabarkan membanderol aset pentingnya itu dengan harga 20 juta euro.

Tinggi badan Gnonto memang tergolong pendek, tetapi ia punya potensi yang luar biasa. Karena tinggi badan dan gaya bermainnya, Gnonto dibandingkan dengan mantan kapten Napoli, Lorenzo Insigne. Namun, Gnonto sendiri mengaku menjadikan Raheem Sterling sebagai role model-nya, disamping sosok Lionel Messi sebagai idolanya.

“Panutan saya adalah Sterling. Dia fleksibel dan selalu menentukan. Seperti yang saya coba juga, saya bisa bermain di semua posisi menyerang, tergantung apa yang dibutuhkan pelatih,” kata Gnonto dikutip dari Gazzetta.

Meski terbilang pendek, tetapi Gnonto terlihat kekar dan kuat. Ia juga punya kontrol bola yang bagus dan punya keterampilan menggiring bola yang sangat baik. Selain itu, kini insting mencetak golnya makin terasah tajam.

Yang menarik lagi, Wilfried Gnonto adalah seorang versatile player. Seperti yang ia katakan, Gnonto mampu bermain di semua posisi menyerang, baik sebagai seorang winger, gelandang serang, second striker, maupun false 9.

Menarik untuk dinanti bagaimana karier Wilfried Gnonto di masa depan. Akankah ia bertahan atau berlabuh ke tim lain? Semoga saja Gnonto mampu memenuhi potensinya dan tidak menjadi seorang wonderkid yang gagal di masa yang akan datang.

https://youtu.be/Irh74Yhai1U
***
Referensi: FIFA, Corriere, Inews, Goal, Sportmediaset, Transfermarkt, Football Italia, Gazzetta.

Ngapain MU Datangin Tyrell Malacia?

0

Saat sesi wawancara, punggawa baru Manchester United, Tyrell Malacia menyebut nama Patrice Evra, legenda MU dan salah satu bek tangguh yang pernah merapat di Old Trafford. Bagi Malacia, Evra adalah panutan. 

Entah karena benar mengidolakan Patrice Evra atau hanya untuk memberi makan ekspektasi para fans, setelah Malacia bergabung dengan MU, ia kerap disamakan dengan mantan bek kiri Setan Merah itu. Caranya bermain, kecepatannya, kekuatannya, oleh para fans dianggap memiliki kesamaan dengan Patrice Evra. 

Namun, apa benar kualitas rekrutan pertama Erik Ten Hag itu sebanding dengan Patrice Evra? Ngapain sih, MU datangkan Tyrell Malacia? Apa nggak ada bek lain yang lebih hebat?

Mengapa Manchester United Mendatangkan Malacia?

Manchester United menebus Tyrell Malacia dengan bandrol 15 juta euro atau sekitar Rp228 miliar dari Feyenoord. Harga segitu bukanlah angka yang mahal jika melihat harga pasar pemain yang telah melonjak gila-gilaan dalam beberapa tahun terakhir. 

Dilansir Manchester Evening News, Direktur Olahraga Manchester United, John Murtough mengungkapkan mengapa mereka merekrut pemain berusia 22 tahun tersebut. Manchester United melihat sosok Malacia sebagai pesepakbola muda yang eksplosif dengan pengalaman luar biasa untuk pemain seusianya. 

Malacia telah menghabiskan lima musim di kompetisi tertinggi sepakbola Belanda, ia juga memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa, bahkan ia mencapai final UEFA Conference League 2022 dan berhasil menembus skuad Timnas Belanda asuhan Louis Van Gaal.

Erik Ten Hag sendiri juga sudah tidak asing dengan kualitas Malacia. Selama melatih Ajax Amsterdam, ia telah melihat sendiri pemain-pemain sayap miliknya dibuat mati kutu oleh Malacia ketika timnya berhadapan dengan Feyenoord. 

Hal itu dibuktikan dengan video yang sempat beredar di jagat media sosial. Video itu menampilkan Ten Hag yang masih melatih Ajax dan sedang memimpin laga kontra Feyenoord. Ia bahkan memberikan catatan khusus untuk Malacia bahwa timnya harus mewaspadainya karena ia adalah bek yang luar biasa.

Ten Hag sebetulnya sudah mengincar Malacia sejak lama, namun rivalitas antara Ajax dan Feyenoord cukup membatasi pergerakan Ten Hag di bursa transfer kala itu, ia betul-betul ingin menjaga perasaan fans Ajax dengan tidak lagi mendatangkan pemain dari Feyenoord. Nah, ketika menjadi pelatih anyar MU, barulah Ten Hag kembali menghidupkan minatnya pada Malacia.

Bagaimana Tyrell Malacia Bermain di Feyenoord?

Tyrell Malacia adalah jebolan akademi Feyenoord. Ia masuk ke akademi runner-up Liga Konferensi Eropa itu saat usianya baru menginjak 9 tahun. Setelah melewati hampir semua level umur di akademi Feyenoord, akhirnya dia menandatangani kontrak profesional pada usia 16 tahun.

Namun, ia baru masuk ke tim utama Feyenoord di awal musim 2017/18, saat usianya menginjak 17 tahun. Setelah menembus skuad utama Feyenoord, perlahan namun pasti, Malacia menjelma sebagai bek kiri andalan yang piawai mematikan pergerakan pemain lawan. 

Malacia piawai dalam melakukan transisi cepat dari yang tadinya melakukan tekanan untuk merebut bola menjadi pemain yang mencari ruang untuk melakukan serangan balik. Kecepatan kakinya ini juga akan menjadi modal kuat Malacia ketika menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi khas sepakbola Inggris.

Dalam situasi satu lawan satu, Malacia juga oke. Malacia memiliki kualitas tekel yang dahsyat. Dalam 90 menit, ia bisa menciptakan rata-rata tekel mencapai 2,75. Angka itu termasuk tinggi di antara bek-bek Eredivisie yang lain. 

Pemahaman taktik Malacia juga sangat baik. Ia paham betul kapan waktunya menyerang, kapan waktunya bertahan, dan kapan waktunya untuk stay di area tengah lapangan untuk mengantisipasi bola lebih dini sebelum pemain lawan memasuki area pertahanan Feyenoord.

Kelebihan Malacia yang Tak Dimiliki Full-back MU

Pemain asal Belanda itu juga memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh para bek kiri Manchester United saat ini. Malacia bisa jadi jawaban dari masalah struktur pemain ketika tim tengah membangun serangan. 

Dengan adanya Malacia, ia bisa jadi opsi umpan saat membangun serangan, karena ia paham bahwa bek kiri modern tak hanya bergerak di area sayap saja, melainkan bisa bergerak ke tengah bahkan ke depan untuk ikut menyerang.

Manchester United sendiri sejatinya masih ada Luke Shaw yang memainkan peran serupa. Ia kerap terlibat dalam pola serangan United. Namun, Luke Shaw ini staminanya kadang empot-empotan. Ia juga kelabakan ketika Setan Merah menerima serangan balik. Hal itu membuat pertahanan MU gampang dieksploitasi oleh lawan.

Dengan usianya yang masih muda, Malacia bisa jadi pemain yang menjawab kebutuhan MU akan hal itu. Apalagi kualitas Malacia yang menyesuaikan zaman ini sangat penting dalam skema Erik Ten Hag. Ketika tim tengah menguasai bola, Ten Hag kerap menginstruksikan anak asuhnya untuk membentuk pola 3-2-5, maka ia membutuhkan pemain tambahan di lini depan yang memiliki kualitas menyerang dan bertahan sama baiknya.

Ketika di Ajax, Ten Hag mempercayakan slot itu pada Daley Blind. Sementara, ketika di MU nanti barangkali Malacia lah yang bakal mengisi posisi itu. Apalagi Malacia juga tak hanya piawai membantu serangan, tapi juga memiliki agresifitas bertahan yang tinggi. Inilah yang tak dimiliki pemain lain seperti Luke Shaw dan Alex Telles. 

Berbekal kecepatan kaki dan stamina mumpuni, Malacia mampu memberikan tekanan dengan jarak yang begitu rapat pada pemain lawan. Dengan begitu, pemain lawan yang mendapat tekanan dari Malacia akan kesulitan untuk mengembangkan permainan.

Yang tak kalah penting adalah kekuatan fisik Tyrell Malacia. Jika dibandingkan dengan Luke Shaw atau Alex Telles, Malacia memiliki badan yang jauh lebih kekar. Tampaknya Malacia memang rutin melatih massa ototnya sewaktu di Feyenoord. Tubuh kekarnya itu sangat membantu Malacia saat beradu fisik dengan penyerang lawan.

Pembelian Tepat?

Meski terlalu dini untuk menyebut Malacia sebagai rekrutan yang jempolan buat MU. Namun, dengan datangnya bek kiri Timnas Belanda itu, memperlihatkan adanya ketidakpuasan Ten Hag pada sektor pertahanan Manchester United.

Tentu saja dengan hadirnya Malacia, persaingan di sektor full-back Manchester United makin ketat. Bukan tidak mungkin Malacia justru bisa mendorong Shaw dan Telles untuk berusaha lebih keras lagi di sesi latihan. Kedalaman skuad yang bagus akan membantu tim dalam mengarungi padatnya kalender kompetisi. Di atas kertas, Tyrell Malacia juga bisa meningkatkan mutu sektor full-back kiri Manchester United musim depan.

Pindah ke sepakbola Inggris merupakan langkah besar bagi Malacia, di usianya yang masih 22 tahun, ia masih memiliki banyak waktu untuk berkembang dan mencapai potensi maksimal bersama United.

Malacia mungkin bisa jadi batu pertama yang diletakan Ten Hag dalam misi pembangunan kembali Manchester United menuju masa depan yang lebih cerah. Setelah sebelumnya MU kerap menghamburkan uang untuk membeli pemain bertahan yang tak memberikan kontribusi maksimal untuk klub. 

https://youtu.be/qOdBz7GG2gw

Sumber: Breaking The Lines, Sportingnews, Footballfaithfull, The Flanker, MU

Tottenham Hotspur Ngegas di Bursa Transfer, Demi Juara?

Tanpa fa fi fu wasweswos klub asal London Utara, Tottenham Hotspurs diam-diam menyetel mode ngegas dalam hal perekrutan pemain. Kali ini Tottenham tak bisa dianggap ayam sayur lagi. Mereka sudah banyak mendatangkan pemain yang dibutuhkan demi bersaing menjadi juara Liga Inggris musim depan. Pertanyaannya, yakin bisa bersaing?

Semua pemain yang datang tentu ditujukan pada penepatan janji pemilik kepada Antonio Conte akan kebutuhan timnya. Kalau sudah dituruti, apakah Conte bisa menjawabnya dengan prestasi, atau jangan-jangan malah melempem?

Paratici Way

Tenang, Conte tak menanggung beban itu semua. Ia tak sendirian datang ke Spurs. Ia dibawa oleh rekan senegaranya, Fabio Paratici yang menjadi direktur teknik di Spurs. Paratici lah yang membujuk sang pemilik untuk mau menginvestasikan uang berlebih bagi Conte. Kini berarti Paratici yang harus bertanggung jawab pada pemilik Daniel Levy akan kucuran dana tersebut.

Strategi transfer Paratici sudah dikenal publik, terutama ketika ia di Juventus. Ialah yang menggantikan peran Marotta di Juve. Tapi sejatinya ia adalah orang yang membuat kebijakan-kebijakan yang sedikit merugikan Juve.

Paratici Way” adalah jalan bisnis yang identik dengan perjalanan Paratici di bursa transfer. Ia terkadang smart dalam membawa pemain, namun tak jarang juga membuat blunder. Misal gaji dan fee yang tak masuk akal. Hal itulah yang membuat neraca keuangan klub menjadi tak stabil.

Kini di Spurs, Paratici sudah bekerja dengan baik di awal kedatangannya. Dengan mendatangkan Romero, Bentancur dan Kulusevski yang sangat berimbas pada performa tim, Spurs pun bisa masuk Liga Champions musim depan. Ia tampaknya sudah belajar dari pengalamannya ketika di Juventus. Bersama Conte, ia tentu sudah mengevaluasi, bagaimana bisnis pencarian pemain bisa berjalan efektif.

Kebutuhan Tim Conte

Nah, hal itu berimbas pada perekrutan pemain sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh tim. Semua pembelian itu didasarkan request pribadi seorang Conte dengan analisis skuadnya. Paratici tinggal memainkan kesepakatan harga dan gaji saja seefektif mungkin.

Bisnis Spurs musim panas ini diawali dengan kekhawatiran Conte di sektor wing back kiri yang tak konsisten dijaga oleh Sessegnon dan Reguilon. Ia mendatangkan mantan anak asuhnya Ivan Perisic dengan free transfer dari Inter. Sebuah langkah awal yang smart dari transfer Spurs.

Kemudian mereka mendatangkan kiper pelapis, Fraser Forster dari Soton. Mengingat kiper pelapis Lloris musim lalu, Pierluigi Gollini telah kembali lagi ke Atalanta. Foster pun didatangkan dengan cara gratisan.

Demi melengkapi lini tengah, diam-diam Conte mengincar seorang breaker handal seperti layaknya dia memiliki sosok Kante di Chelsea dulu. Kedalaman double pivot yang diisi Hojbjerg, Winks, maupun Bentancur dianggap kurang. Maka tak berselang lama datanglah Yves Bissouma, seorang gelandang breaker dari Brighton dengan harga 29 juta pounds (Rp 451 Miliar)

Tak berhenti sampai di Bissouma, mesin transfer Spurs terus ngegas. Kembali lagi tanpa basa-basi atau rumor yang berlarut-larut, Spurs tiba-tiba mendapatkan jasa penyerang Everton asal Brazil, Richarlison. Meskipun dari segi harga, mungkin bisa dipertanyakan. Pasalnya, untuk merekrut Richarlison Tottenham hampir menghabiskan 60 juta pounds (Rp 1 triliun).

Terlepas dari itu, kini trio penyerangan Spurs di depan makin menakutkan. Richarlison, Son Heung-Min, dan Harry Kane bisa menjadi senjata ampuh Conte musim depan. Dengan di back-up Lucas Moura maupun Dejan Kulusevski.

Sampai di sini saja pengeluaran dari empat pemain baru itu sudah mencapai total 95 juta pounds (Rp1,7 triliun). Artinya sementara Spurs bercokol di posisi teratas klub dengan total spend transfer paling tinggi musim panas ini dibanding klub Liga Inggris lainnya.

Namun kebutuhan tim Conte nyatanya belum cukup sampai di situ. Bukan tidak mungkin mesin transfer Spurs masih akan berjalan kencang. Conte masih butuh dua sampai tiga pemain lagi untuk menambal kedalaman skuadnya. Pos bek kanan dan sektor 3 bek di belakang perlu ditambah Conte.

Menuju pemain kelima dan keenam yang datang ke Spurs musim ini, nama Djed Spence, wing back kanan yang sudah lama diincar kemungkinan akan deal di harga 20 jutaan euro dari Nottingham Forest. Spence ditunggu kedatangannya saat keraguan Conte akan performa Matt Doherty maupun Emerson Royal di wing back kanan.

Kemudian di posisi bek tengah, peminjaman Clement Lenglet dari Barca hampir rampung. Lenglet akan menjadi kompetitor Ben Davies sebagai left centre back untuk menyempurnakan trio centre back Spurs bersama Dier dan Romero.

Tunjuk Gianni Vio

Dengan beberapa pemain yang didatangkan Conte, membuat Spurs makin optimis bersaing di perebutan gelar juara liga. Namun persaingan tak semudah yang dibayangkan. Dengan hanya mendatangkan banyak pemain apakah menjadi jaminan untuk juara? Tentu saja tidak. Detail strategi, kedalaman skuad, faktor non teknis, serta mental, juga diperlukan bagi tim yang mau juara.

Conte kini tampaknya sudah menyiapkan strategi khusus musim depan. Selain pematangan format 3-4-3 andalannya, Conte juga akan menggunakan cara pragmatis dengan pemanfaatan set pieces atau bola mati menjadi senjata. Karena itu Spurs akan memakai jasa pelatih khusus untuk bola mati, yakni Gianni Vio. Vio adalah orang Italia yang sukses menjadi maestro pelatih bola mati, mulai dari corner, tendangan bebas, maupun penalti.

Vio ini pernah sukses di beberapa klub seperti AC Milan maupun Timnas Italia. Ia adalah salah satu bagian sukses Italia juara Piala Eropa 2022 lalu. Di mana tim Mancini di Piala Eropa 2022 lalu sering mampu memanfaatkan sekecil apa pun peluang dari tendangan bebas, penalti, dan corner.

Nah, bagaimana nanti dengan Spurs? Selain sering terkena deadlock saat menyerang, set pieces juga harus dimanfaatkan oleh Spurs. Hal-hal teknis seperti inilah yang perlu ada dalam sebuah tim kalau mau mengejar target juara. Meskipun nantinya tentu dikembalikan lagi kepada kualitas para pemainnya.

Di samping itu di Liga Inggris ini diperlukan konsistensi. Persaingan merebut juara sangatlah ketat. Permasalahannya di Spurs ini selain kedalaman skuad, mereka masih kesulitan meraih poin ketika menghadapi tim-tim kecil. The Lilywhites sulit menciptakan gol ketika tim yang dihadapi menerapkan strategi parkir bus. Maka diperlukan cara lain yakni pemanfaatan set piece maupun variasi serangan baru.

Kini tinggal menunggu saja, apakah dengan ngegasnya Spurs kali ini benar-benar sesuai ekspektasi. Atau justru Conte akan kesusahan dengan banyaknya pemain baru karena masalah adaptasi. Yang jelas mesin transfer Spurs terus ngegas. Tak tau berapa lagi pemain yang akan datang. Namun kalau semua cara ini sudah dilakukan dan ternyata tidak berhasil, boleh jadi Conte dan Parataci akan segera dipecat Daniel Levy. Hati-hati saja.

https://youtu.be/WmjMGFVhyOs

Sumber Referensi : givemesport, transfermarket, mirror, cnbcsports

Apa Untungnya Jadi Agen Pemain Bola?

0

Agen pemain kini menjadi komponen penting dalam sepakbola modern. Selain ia yang kadang kala juga sebagai penemu bakat hebat pemain, agen juga menjadi sosok perantara antara pemain dan klub yang persangkutan.

Semua pesepakbola, tak terkecuali para bintang-bintang lapangan hijau pasti menggunakan agen. Mohamed Salah, Cristiano Ronaldo, Paolo Dybala, Paul Pogba, Ibrahimovic, Erling Haaland, dan masih banyak lagi.

Lalu, mengapa sih pemain membutuhkan agen? Bukankah mereka bisa mengurusnya sendiri? Toh duitnya juga sudah banyak.

Singkatnya, justru di titik itulah seorang pemain membutuhkan jasa agen. Kelak agenlah yang bakal mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan transfer dan hubungannya dengan klub. Nah, pertanyaannya kemudian adalah mengapa ada orang yang mau menjadi agen pemain bola? Apa sih, untungnya jadi agen pemain bola?

Bagaimana Menjadi Seorang Agen Pemain Bola?

Sebelum membahas apa untungnya menjadi agen pemain bola, mari kita pahami dulu bagaimana menjadi agen pemain bola itu. Sederhananya, merintis karier menjadi agen pesepakbola bukanlah hal yang mudah. Apalagi agen pemain bola tidak seperti tukang jahit yang ada kursusnya.

Kalau kamu mencari kursus menjadi agen pemain bola, ya siap-siap saja kamu bakal melakukan pencarian seumur hidup. Hal yang paling dasar untuk menjadi agen pesepakbola adalah memiliki pengetahuan yang dibutuhkan seorang agen.

Seorang agen mestilah memiliki pemahaman yang baik mengenai hukum kontrak, mempunyai pengetahuan terkait manajemen bisnis, sampai memiliki kualifikasi pendidikan yang tepat dengan pekerjaannya sebagai agen.

Faktanya, tidak ada agen yang berlisensi FIFA. Jadi, untuk menjadi seorang perantara pemain sepakbola, seseorang tidak perlu kepayahan mengurus lisensi FIFA. Otoritas tertinggi sepakbola dunia itu, dari tahun 2001 sudah mempercayakan asosiasi individu terkait pemberian lisensi seorang agen.

Dengan kata lain, lisensi seorang agen yang memberikan adalah asosiasi individu atau perusahaan agensi. Banyak perusahaan agensi yang sudah beroperasi di seluruh dunia. Sejumlah besar dari mereka bahkan menghasilkan agen-agen luar biasa yang menangani pemain top.

Perusahaan agensi seperti Gestifute, Stellar Football, dan Triple S Sports and Entertainment menjadi salah tiga agensi terbesar dan terpercaya menelurkan agen-agen pesepakbola. Meskipun tidak menutup kemungkinan masih ada perusahaan agensi lain yang juga tak kalah bagus.

Syarat Jadi Agen Pemain Bola

Ada persyaratan tertentu sebelum seorang agen menangani seorang pemain sepakbola. Untuk jadi agen resmi dari seorang pemain, seseorang mesti terdaftar di asosiasi tempat kliennya bekerja atau dalam hal ini bermain sepakbola. Hal ini yang lumayan sulit.

Karena asosiasi pasti akan memberikan syarat khusus untuk seorang agen. Federasi Sepakbola Inggris (FA), misalnya, memberlakukan persyaratan bagi agen yang ingin terdaftar di FA. Agen yang menangani klien di bawah naungan FA harus melewati tes “Karakter dan Reputasi Baik”, serta lolos dalam pemeriksaan catatan kriminal.

Untuk jadi agen yang terdaftar FA pun ada biayanya. Biaya awalnya 500 poundsterling atau sekitar Rp9 juta, tapi untuk biaya perpanjangan per tahunnya 250 poundsterling atau sekira Rp4,5 juta.

Gaji Tinggi

Sepertinya biaya pendaftaran ke asosiasi sepakbola dengan biaya tadi bukan suatu masalah bagi seorang agen. Terlebih menjadi agen pemain sepakbola terbilang memiliki gaji yang tinggi. Secara teori, agen pemain bisa mendapatkan komisi 10 persen dari pesepakbola yang ia wakili.

Itu jelas akan membuat agen pesepakbola cepat kaya kalau kliennya seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau bahkan Kylian Mbappe. Berdasarkan data dari Sport Management Worldwide, pendapatan seorang agen bisa mencapai 1.200 poundsterling (Rp21,6 juta) sampai 550 ribu poundsterling (Rp9,9 miliar).

Itu untuk bayaran agen per pemain khusus liga Eropa, seperti Liga Premier Inggris. Sementara di liga lainnya, katakanlah seperti di Major League Soccer gaji yang bisa didapat agen pesepakbola bisa mencapai angka 1.300 dolar (sekitar Rp19,4 juta) sampai 260 ribu dolar (sekitar Rp3,8 miliar).

Melalui sumber lainnya, yaitu dari Statistik Ketenagakerjaan dan Upah Amerika Serikat, rata-rata gaji seorang agen di Amerika Serikat setidaknya menyentuh angka 47,15 dolar (Rp707 ribu) per jam. Sementara upah tahunannya rata-rata bisa mencapai 98 ribu dolar (Rp1,4 miliar).

Jika kinerjanya bagus, seorang agen pesepakbola bisa mendapatkan sekitar 190 ribu dolar (Rp2,8 miliar) per tahun. Biasanya, khusus di Amerika agen yang berpenghasilan tinggi adalah mereka yang berdomisili di Tennessee, Texas, Florida, Illinois, dan tentu saja New York.

Mengapa gaji agen pemain bola bisa banyak? Ada dua alasan, pertama penghasilan mereka berasal dari komisi 10-15 persen dari klien. Alasan kedua, mereka bisa mendapatkan uang dari bonus dalam klausul kontrak tertentu.

Jadi selain pemain, agen mereka juga mendapatkan uang tambahan dari klausul kontrak. Belum lagi kalau performa agen baik, tentu akan mendapat tambahan uang dari kliennya.

Popularitas

Dengan bekerja sama dengan pesepakbola, selain memperoleh keuntungan dari kontrak pemain, agen juga bisa meraup popularitasnya. Apalagi kalau klien mereka seperti Neymar, Dybala, Ibrahimovic, atau Cristiano Ronaldo.

Karena agen inilah yang akan mewakili pemain. Misalkan saat jendela transfer dibuka, sosok agen akan menjadi sumber informasi utama mengenai rumor kepergian atau kedatangan seorang pemain. Arus peliputan pun akan mengarah ke agen.

Jadi agen ini semacam corong informasi terkait pemain. Dan itu tidak menutup kemungkinan dengan ‘nebeng’ popularitas seorang pesepakbola, agen jadi ikutan terkenal. Itulah mengapa selain mengenal Ronaldo, kita akan tahu siapa itu Jorge Mendes, agennya.

Dengan menangani pemain hebat, si agen juga akan terdongkrak reputasinya. Umumnya agen-agen yang begitu disebut sebagai agen super, dan terkenal dengan gaya negosiasinya yang rumit dan alot.

Tapi mereka jadi ikutan masyhur , seperti mendiang Mino Raiola agen Ibrahimovic, Erling Haaland, dan Pogba; Jonathan Barnett agen Gareth Bale; sampai Jorge Mendes yang mengageni banyak pemain dan pelatih dari Portugal, termasuk Jose Mourinho.

Kemudahan Akses

Selain membuka keran popularitas dan pundi-pundi keuangan, dengan menjadi agen pemain sepakbola, seseorang bisa mendapatkan kemudahan akses, terutama dalam setiap pertandingan sepakbola. Akses ini sangat berguna bagi agen pemain bola.

Mereka bisa mengamati situasi dan mempelajari apa yang terjadi di lapangan. Barangkali ada pemain yang belum memiliki agen, si agen ini bisa masuk. Kurang lebih seperti itu. Dengan begitu ini sangat menguntungkan dari segi bisnis.

Kemudahan akses tadi bisa membawa agen ke calon klien. Bukan hanya calon klien dalam hal ini pesepakbola, namun akses semacam itu juga mengantarkan agen ke pihak-pihak yang berkaitan dengan pertandingan. Maka dari itu, jaringan bisnis mereka jadi makin meluas.

Bukan tidak mungkin selain menjadi agen, mereka akan mendapat pekerjaan lainnya. Jabatan tertentu, misalnya, yang boleh jadi tidak semua orang bisa mendapatkannya. Well, bagaimana? Apakah kamu tertarik menjadi agen pemain sepakbola football lovers?

https://youtu.be/5Z7ywtdh_Fk

Sumber: Goal, Sportsrec, Indeed, Sports-Management, SportsManagementWorldwide

Bagaimana Penghematan Transfer Terjadi Di Klub Besar Serie A

“Liga pemain gratisan” kini masih sangat identik dengan Serie A. Ada juga yang menyebutnya “liga grusah-grusuh”. Akan tetapi, nyatanya musim lalu Serie A tetaplah seru untuk ditonton dengan menyajikan pertarungan ketat persaingan juara hingga detik-detik terakhir antara Milan dan Inter.

Namun maaf, tak dipungkiri juga sejak kasus Calciopoli, paradigma tentang Serie A kian berubah. Pamornya menurun dari tahun ke tahun. Seiring adanya dampak krisis ekonomi maupun pandemi yang melanda, klub-klub besar Serie A pun kini banyak terkena dampaknya. Maka dari itu, mereka kini dalam mode irit dalam transfer. Termasuk kembali mengandalkan opsi peminjaman maupun free transfer.

Kasus Di Juventus

Tak dipungkiri permasalahan utama yang melanda klub besar Serie A kini adalah utang mereka yang menumpuk. La Vecchia Signora jadi yang tertinggi di Serie A dengan utang mencapai 900 juta euro atau setara dengan Rp 13,9 triliun.

Perencanaan keuangan yang buruk, terutama di bursa transfer maupun struktur gaji pemain, jadi pemicu utama permasalahan Juventus.Terutama sejak pandemi, Juve memang jadi yang paling parah. Karena mereka tidak seimbang dalam pengeluaran dan pemasukan di bursa transfer.

Pengeluaran Bianconeri pada bursa transfer musim panas maupun musim dingin lalu mencapai 83 juta euro (Rp 1,28 triliun). Termasuk dengan menghabiskan 70 juta euro (Rp 1,08 triliun) hanya untuk memboyong satu pemain, yakni striker Dusan Vlahovic dari Fiorentina. Padahal pemasukan klub asal Turin itu musim lalu hanya 47 juta euro (Rp 727,6 miliar) saja. Artinya, sangat jomplang sekali neraca keuangan Juventus ini.

Jalan realistis pun mulai bertahap dilakukan presiden Agnelli bersama sang CEO Arrivabene dan direktur teknik Cherubini. Para pemain seperti Bernardeschi, Morata, Dybala, maupun lainnya yang memiliki gaji masih tinggi sudah mulai dilepas. Bentancur dan Kulusevski juga sudah dilepas duluan.

Kini, musim depan Juventus sudah mengamankan dua bintang lagi yakni Paul Pogba dan Angel Di Maria yang keduanya datang secara free transfer. Gaji yang sudah dinegosiasikan seminimal mungkin membuat dua kedatangan tersebut sebagai “good move” bagi manajemen.

Namun apakah dengan itu cukup untuk kembali bersaing merebut hegemoni Duo Milan? Juve kini masih membutuhkan suntikan beberapa pemain lagi di setiap posisi. Dari mana duitnya? Kembali solusi pinjaman maupun free transfer bisa dilakukan. Atau jalan ninja lainnya yakni menjual Mattijs De Ligt yang value-nya masih tinggi di pasaran yakni sekitar 80 juta euro.

Kasus Di Roma

Dari ibu kota Italia, Serigala Roma kini juga mengalami permasalahan yang sama. Mereka kini bersama pemilik America, The Friedkin Group telah menginvestasikan uangnya secara jor-joran selama dua musim terakhir.

Masalahnya kini, mereka tak mendapat pemasukan lebih dari penjualan pemain di musim lalu. Mereka musim lalu banyak melepas pemain hanya dengan status bebas transfer seperti Pedro, Dzeko, maupun Juan Jesus. Tak sepadan dengan pengeluarannya ketika mendatangkan pemain macam Abraham, Rui Patricio, Ibanez, maupun Mathias Vina.

Hal itulah yang membuat Roma mau tak mau harus berpikir bijak dalam mengelola keuangan mereka supaya tidak terjerat utang. Lalu, dengan cara yang bagaimana Roma musim depan untuk membangun timnya? Kembali lagi, peminjaman maupun free transfer jadi opsi terdepan. Nemanja Matic dan kiper Mile Svilar sudah datang. Kemudian ditambah penebusan bek kanan Lille, Zeky Celik.

Lantas siapa berikutnya? Hal itu tampaknya akan menunggu beberapa pemain lagi yang dilepas guna mendapat pemasukan lebih. Roma bagaimanapun juga telah banyak menguangkan pemainnya seperti Florenzi, Olsen, Pau Lopez sampai Cengiz Under. Dan bukan tidak mungkin uang dari beberapa penjualan itu akan menghasilkan pemain baru lagi yang dibutuhkan Mourinho untuk bersaing musim depan.

Kasus Di AC Milan

Hal yang sama juga dialami sang juara AC Milan. Hutang mereka menumpuk sebesar 666 juta euro. Sejak tiga musim lalu, pengeluaran Rossoneri di bursa transfer hampir mencapai 177 juta (Rp 2,7 triliun). Dengan pemasukan yang hanya 80 juta (Rp 1,2 triliun).

Melepas pemain macam Gianluigi Donnarumma, Hakan Calhanoglu, dan kini Franck Kessie secara gratis juga dilakukan agar neraca ekonomi mereka terjaga. Sinyal utang AC Milan sepertinya bakal tereduksi dalam waktu dekat dari kesepakatan dengan RedBird Capital yang kini jadi pemilik baru mereka.

Namun Redbird Capital pun yang digadang-gadang akan menggelontorkan uang banyak untuk belanja musim depan, sampai sekarang belum kelihatan gelagatnya. Milan tampak adem ayem. Bahkan mereka sudah gagal dalam perburuan Steve Botman karena kalah tawaran dari Newcastle.

Milan sama seperti Inter, punya direktur olahraga yang handal. Milan punya Maldini dan Massara yang pintar mengambil pemain yang dibutuhkan tim dengan harga yang masuk akal.

Kini, Maldini perlahan sudah melakukan pergerakan hebat dengan mendatangkan Origi dari Liverpool secara free transfer. Setelah itu mereka juga berhasil membayar Florenzi dari Roma dengan harga hanya 2,7 juta euro. Rencana Maldini berikutnya adalah mendatangkan Hakim Ziyech dari Chelsea dengan opsi pinjaman.

Kasus Di Inter Milan

Rival sekota Milan, Inter Milan pun sudah merasakan efek buruk berutang ketika masa pandemi. Hutang mereka menumpuk dalam catatan sebesar 702 juta euro. Bahkan, sejak tiga musim terakhir, Nerazzurri mengeluarkan dana setidaknya 285 juta euro (Rp 4,4 triliun) untuk membeli pemain baru. Dari segi pemasukan jumlahnya pun tidak signifikan, yakni hanya 260 juta euro (Rp 4 triliun).

Masih ingat Inter ditinggal Antonio Conte dan beberapa pemain pentingnya setelah juara? Ya, mereka menderita krisis waktu itu. Untungnya Inter mempunyai Beppe Marotta yang pintar membuat tim tetap survive bersaing di papan atas meskipun dalam krisis keuangan.

Kini, Inter dengan kondisi tersebut mau tidak mau membuat mereka sangat mungkin kembali menjual beberapa pemainnya musim depan demi neraca keuangannya mereka normal kembali. Pada perkembangannya, kini Inter sudah melepas beberapa pemainnya termasuk Perisic, Vidal, Sensi, maupun berikutnya mungkin Milan Skriniar yang diincar Chelsea dan PSG. Dengan itu otomatis beban gaji Inter mulai berkurang.

Dari segi kedatangan pemain, Romelu Lukaku menjadi “good deal” yang hebat bagi Inter. Lukaku kembali lagi ke Inter dengan opsi pinjaman dan gaji yang tak terlalu mewah. Begitupun gelandang muda pinjaman dari Empoli, Kristjan Asllani. Selain itu ada Mkhitaryan serta kiper Andre Onana yang didatangkan dengan cara gratisan.

Jika Inter masih butuh amunisi pemain baru yang mumpuni, mungkin salah satu jalan pintas yang harus ditempuh adalah dengan menjual Milan Skriniar yang masih punya value tinggi. Yang jelas sama dengan apa yang dilakukan Juve, Roma, maupun Milan. Semua yang dilakukan Inter musim depan penuh dengan mode irit.

Sumber Referensi : theathletic, transfermarket, sportskeeda

Berita Bola Terbaru 7 Juli 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini

STRIKER TIMNAS BELANDA GABUNG BESIKTAS

Wout Weghorst telah bergabung dengan raksasa Turki Besiktas dengan status pinjaman selama satu musim. Dia merapat ke Besiktas hanya enam bulan setelah bergabung dengan Burnley, usai klub itu terdegradasi dari Liga Premier Inggris. Burnley mengkonfirmasi kepergiannya melalui akun media sosial mereka pada hari Selasa, berharap pemain berusia 29 tahun itu beruntung di klub barunya. 

AC MILAN TIDAK MENYERAH PADA RENATO SANCHES

AC Milan belum menyerah untuk mendaratkan gelandang energik Renato Sanches dari Lille. Dikutip Football Italia, harapan AC Milan untuk mengontrak Renato Sanches masih ada karena PSG belum menyelesaikan kesepakatan dengan Lille. Pemain muda terbaik Piala Eropa 2016 itu menjadi prioritas Rossoneri untuk menggantikan Franck Kessie yang telah bergabung dengan Barcelona.

PANTAS NGEBET, ZANIOLO TERNYATA FANS JUVENTUS SEJAK LAMA

Nicolo Zaniolo telah muncul sebagai target utama Juventus dan usut punya usut sang pemain juga memendam ketertarikan serupa. Hal itu diperkuat dengan beberapa unggahan di akun Facebook lamanya, di mana Zaniolo tampak sangat tidak keberatan jika sekarang pindah ke Bianconeri. Pemuda Italia itu ternyata adalah seorang Juventini sejak lama. Zaniolo sempat kedapatan menyemangati Juventus dan Antonio Conte, bos Bianconeri saat itu, melalui tulisan di media sosial.

BINTANG TIM SEPAKBOLA PUTRI SPANYOL TERANCAM ABSEN DI EURO 2022

Gelandang tim nasional wanita Spanyol dan pemenang Ballon d’Or, Alexia Putellas, diragukan untuk tampil di laga pembuka Euro 2022 usai menderita cedera menjelang turnamen. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengonfirmasi pada Selasa (5/7) bahwa Putellas, mengalami cedera pada lutut kirinya saat latihan bersama tim nasional.Sebagai informasi, Timnas Spanyol akan memulai turnamen dengan melawan Finlandia pada Jumat mendatang.

ALEX OXLADE CHAMBERLAIN PUJI REKRUTAN ANYAR LIVERPOOL

Gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain memuji pemain baru, Darwin Nunez. Chamberlain yakin Nunez dapat membuat dampak serupa pada penampilan klub. Sebab, menurutnya, Nunez memiliki banyak kelebihan dalam hal menyerang. Chamberlain, yang juga pernah menjadi andalan timnas Inggris, membandingkan kecepatan, atribut fisik, dan kemampuan pemain Uruguay itu dengan pemain sayap Kolombia, Luis Diaz.

KORBAN PERKOSAAN PEMAIN LIGA INGGRIS DISINYALIR LEBIH DARI SATU

Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan salah satu pemain klub Liga Inggris menemui fakta baru. Sang pemain dilaporkan pernah terlibat kasus serupa pada 2021. Namun, ia kemudian dibebaskan pada Agustus 2021. Adapun sebelumnya, terduga pelaku dikabarkan juga sudah dicekal oleh klubnya. Langkah ini diambil demi menjaga nama baik klub dari hal-hal negatif.

AKIBAT LEMPAR FLARE, DEBUT RICHARLISON BERSAMA SPURS DITUNDA

Striker baru Tottenham Hotspurs, Richarlison de Andrade  telah diberikan sanksi berupa larangan mengikuti satu pertandingan oleh Asosiasi Sepak Bola (FA), karena insiden pelemparan Flare ke tribune penonton musim lalu. Aksi tersebut sebenarnya dilakukan Richarlison sebagai bentuk selebrasinya, dalam mencetak gol kemenangan 1-0 atas Chelsea. Namun, hal tersebut malah memicu penyelidikan FA dan membuatnya harus menunda debut bersama The Lilywhites. 

RONALDO JUAL JET PRIBADINYA SENILAI RP 309 MILIAR

Mega bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo berencana menjual pesawat pribadinya. Pesawat seharga 20 juta euro atau sekitar Rp 309 miliar tersebut sempat dipakainya saat liburan mewah di Palma de Mallorca bersama keluarganya musim panas 2022 ini. CR7 dikabarkan juga menyewakan pesawat pribadinya itu saat tidak digunakan, dengan tarif antara 6.000 hingga 10.000 euro per jam terbang. Diklaim pula bahwa keinginan Ronaldo sekarang adalah untuk mendapatkan pesawat yang lebih besar. 

TINGGALKAN PSV, RITSU DOAN KE FREIBURG

Eks pemain J.League, Ritsu Doan, resmi berlabuh ke Freiburg. Klub Bundesliga itu mengumumkan perekrutan Ritsu Doan dari PSV Eindhoven pada Selasa (5/7) siang WIB. Akan tetapi, Freiburg tidak menginformasikan durasi kontrak untuk sang pemain. Ini bukan kali pertama Ritsu Doan berkarier di Liga Jerman. Sebelumnya winger timnas Jepang itu pernah bermain untuk Arminia Bielefeld.

SCHALKE 04 DATANGKAN BEK SENIOR ASAL JEPANG

Klub promosi Bundesliga, Schalke 04, baru saja mengonfirmasi bahwa mereka berhasil mendatangkan kapten Timnas Jepang, Maya Yoshida dari Sampdoria. Schalke memboyong bek senior itu dengan status bebas transfer dan dikontrak selama satu tahun ke depan dengan opsi perpanjangan kontrak jika ia tampil mengesankan di musim 2022/23. Kedatangan Yoshida seakan menjadi pengganti pemain Jepang lainnya, Ko Itakura, yang tak bertahan dan memilih bergabung bersama Borussia Monchengladbach pada bursa transfer musim panas tahun ini.

STERLING SELANGKAH LAGI GABUNG CHELSEA

Pemain sayap Manchester City, Raheem Sterling selangkah lagi bergabung dengan Chelsea setelah menyetujui syarat-syarat pribadi dalam sebuah kesepakatan dengan klub asal London tersebut. The Blues dikabarkan telah mencapai kesepakatan transfer senilai 45 juta pounds plus bonus 10 juta pounds (setara dengan Rp 807 miliar plus Rp 179 miliar). Kepindahan punggawa Timnas Inggris itu kini tinggal menunggu waktu saja.

BARCELONA NGOTOT TAK MAU LEPAS DE JONG

Klub raksasa Liga Inggris Manchester United boleh pede bakal mendapatkan Frenkie de Jong. Beberapa hari lalu muncul isu bahwa Barcelona dan MU sudah mencapai kata sepakat soal harga De Jong sebesar 65 juta euro plus bonus terkait performa. Isu tersebut lantas dibantah Presiden Barcelona, Joan Laporta yang enggan melepas pemain asal Belanda. Baru saja, Laporta bersikeras takkan melepas De Jong. Menurutnya, De Jong begitu berharga untuk Blaugrana sehingga tidak akan dilepas berapa pun harganya. 

RIBETNYA TRANSFER FRENKIE DE JONG

Transfer Frenkie De Jong dilaporkan menjadi rumit karena Barcelona punya hutang yang sangat besar kepada sang pemain. Barcelona punya hutang gaji sebesar 13,7 juta pounds kepada De Jong, ditambah mereka berhutang bonus kepada sang gelandang 3,4 juta pounds. Jadi total Barcelona berhutang 17 juta pounds atau Rp 303 miliar pada sang gelandang. Menurut The Telegraph, hutang kepada De Jong ini menjadi alasan mengapa Barcelona begitu alot dalam bernegosiasi dengan MU.

RUMIT! MU TAWAR ANTONY 60 JUTA EURO, AJAX MINTA LEBIH

Manchester United sangat berhasrat mendatangkan Antony. Tapi, potensi transfer Antony mandek karena tuntutan Ajax. Seperti dilansir Goal, Manchester United mengajukan tawaran 60 juta Euro untuk Antony, namun Ajax ngotot mempertahankan banderol mereka 80 juta euro. Klub Amsterdam meminta hampir 80 juta euro, meski agen sang pemain mendesak mereka untuk memenuhi tawaran yang lebih rendah diajukan oleh MU.

LEEDS UNITED RESMI DATANGKAN TYLER ADAMS

Leeds United resmi mengontrak bintang RB Leipzig dan pemain internasional Amerika Serikat, Tyler Adams dengan biaya sekitar 20 juta pounds. Gelandang berusia 23 tahun itu dipandang sebagai penerus Kalvin Phillips yang bergabung ke Manchester City dengan harga sekitar 45 juta pounds pada awal pekan ini.

BORUSSIA DORTMUND GAET SEBASTIAN HALLER

Bomber asal Pantai Gading, Sebastien Haller akhirnya resmi berbaju Borussia Dortmund setelah tim raksasa Bundesliga itu sepakat membayar biaya awal 31 juta euro atau setara (Rp 473 miliar) kepada Ajax Amsterdam. Striker tajam itu dikontrak Dortmund selama empat tahun hingga 2026. 

INTER DAPATKAN BEK SAYAP CAGLIARI RAOUL BELLANOVA

Inter Milan mengkonfirmasi perekrutan bek sayap Cagliari, Raoul Bellanova, melalui akun Twitter-nya. Pesepakbola berusia 22 tahun itu bergabung Nerazzurri setelah menuntaskan tes medis pada Senin (4/7). Football Italia melaporkan, dalam kesepakatan transfer Bellanova dengan Cagliari, Inter akan memakai jasa Bellanova selama semusim dengan kewajiban membeli si pemain secara permanen.

MANCHESTER UNITED LAGI DEKATI DYBALA

Manchester United ikut dalam perburuan Paulo Dybala. Dikutip Football Italia, Setan Merah dikabarkan telah melakukan komunikasi dengan agen Paulo Dybala, Jorge Antun soal kemungkinan mendatangkan penyerang tersebut pada bursa transfer musim panas ini dengan status bebas transfer. Situasi Paulo Dybala dipantau oleh Manchester United, menyusul potensi kepergian Cristiano Ronaldo

AC MILAN KALAH TAWARAN UANG DENGAN LEEDS UNITED REKRUT DE KETELAERE

AC Milan tampaknya telah menjadikan gelandang Club Brugge, Charles De Ketelaere, sebagai salah satu target transfer utama mereka musim panas ini. Tapi, sesuai apa yang diutarakan jurnalis Gianluca Di Marzio, tawaran AC Milan untuk pemain 21 tahun itu disebut 10 juta euro di bawah tawaran Leeds United. Preferensi dari De Ketelaere disebut ke San Siro, tetapi masih harus dilihat apakah kesepakatan dapat dicapai dengan angka yang masih di bawah Leeds United.

BAYERN NGOTOT REKRUT DE LIGT, JUVENTUS TOLAK MENTAH-MENTAH

Juventus dikabarkan telah menolak mentah-mentah tawaran Bayern Munchen terkait keinginan mereka merekrut Matthijs de Ligt. Bayern, dalam upayanya merekrut De Ligt, bahkan sampai memasukkan Benjamin Pavard sebagai bagian dalam pertukaran untuk mendatangkan sang pemain dari Juventus. Akan tetapi, Si Nyonya Tua tegas  menginginkan 90-100 juta euro.

KAHN SEBUT MUNCHEN TAK INGINKAN RONALDO

Bayern Munchen tidak berniat mengontrak pemain Manchester United Cristiano Ronaldo musim panas ini. Hal itu dikatakan CEO Oliver Kahn yang menyatakan, merekrut pemain bintang berusia 37 tahun itu tidak “sesuai dengan filosofi kami.” Kahn menegaskan bahwa Bayern tak akan menggaet CR7 bahkan jika Robert Lewandowski hengkang.

BARCELONA RESMI PERKENALKAN FRANCK KESSIE

Gelandang asal Pantai Gading, Franck Kessie mengaku sudah tak sabar untuk segera bermain bersama klub anyarnya, Barcelona, setelah merampungkan kepindahan dan diperkenalkan sebagai pemain baru Blaugrana di Estadio Spotify Camp Nou. Pemain yang musim lalu membawa Milan meraih Scudetto menjelaskan, salah satu faktor dirinya memilih bergabung dengan El Barca adalah kehadiran pelatih Xavi.

AXEL WITSEL LANJUTKAN KARIR DI ATLETICO MADRID

Atletico Madrid akhirnya mendapatkan pemain baru. Nama yang mereka datangkan adalah Axel Witsel dari Borussia Dortmund. Kedatangan Witsel sejatinya tidak mengejutkan. Dia sudah dikaitkan dengan Atletico sejak beberapa pekan lalu. Apalagi sang gelandang tidak memperpanjang kontraknya di Dortmund. Dengan kata lain ia tiba dengan status bebas transfer. Adapun pemain 33 tahun mendapat kontrak jangka pendek di Atletico Madrid. Yakni selama satu tahun dengan opsi perpanjangan setahun lagi.

PIQUE MASIH BERJUANG KERAS MELAWAN CEDERANYA

Gerard Pique berupaya keras agar sepenuhnya pulih dari masalah aduktor. Cedera tersebut terus menghantuinya dalam tiga bulan terakhir. Di sisi lain Barcelona mulai memasuki latihan pramusim. Rupanya eks Setan Merah itu belum benar-benar bugar. Ia tak beraktivitas bersama rekan-rekannya di lapangan. Melansir Marca, saat pemain lainnya kembali ke lapangan untuk latihan pramusim, Pique masih berolahraga sendirian di gym

TIMNAS INDONESIA U19 BERMAIN IMBANG KONTRA THAILAND

Timnas Indonesia U19 asuhan Shin Tae Yong harus puas bermain imbang melawan Thailand U19 pada laga ketiga Piala AFF U19 grup A. Bermain di Stadion Patriot, Ronaldo Kwateh dkk sebenarnya memiliki banyak peluang, sayang gagal dimanfaatkan menjadi gol. Dengan tambahan satu poin, Indonesia yang sebelumnya menempati posisi dua, turun ke posisi empat dengan lima poin dari tiga laga. Sementara Thailand yang mengantongi tujuh poin berada di posisi kedua di bawah Vietnam dengan poin yang sama hanya unggul produktivitas gol.

Karir Ajaib Inaki Williams, Pemain yang Tidak Pernah Cedera

0

Inaki Williams resmi mengubah kewarganegaraannya menjadi warga Ghana. Mesin gol Athletic Bilbao itu sebelumnya memegang kewarganegaraan Spanyol, karena Inaki lahir dan besar di Bilbao, Biscay. Salah satu provinsi di Spanyol yang masih masuk wilayah bersejarah Negara Basque.

Fenomena bergantinya kewarganegaraan lumrah terjadi pada pesepakbola. Hal serupa juga pernah dialami oleh Diego Costa, Pierre-Emerick Aubameyang, hingga Jack Grealish. Namun, dinamika yang terjadi dalam karir Inaki Williams tak hanya itu. 

Kiprah Inaki Williams di sepakbola sangatlah luar biasa dan unik. Dengan latar belakang imigran, Inaki justru mencatatkan rekor-rekor luar biasa bersama Athletic Bilbao. Berikut rekam jejak perjalanan karir ajaib milik Inaki Williams.

Dari Bilbao Untuk Bilbao

Menghabiskan masa kecil di Bilbao, hidup Inaki Williams dikelilingi oleh bangsa Basque yang menggemari olahraga sepakbola. Bakat Inaki ditemukan Athletic Bilbao kala ia masih bermain di klub amatir CD Pamplona. Di usia 18 tahun, Bilbao merekomendasikan Inaki untuk bergabung ke skuad muda mereka.

Bersama tim muda Bilbao, Inaki menunjukan performa impresif. Ia mencetak gol hampir di setiap laga yang ia mainkan. Bahkan ia sempat membawa tim muda Athletic Bilbao menjadi runner-up Copa Del Rey U-19.

Tahun 2013, Inaki sempat dipinjamkan ke Basconia, namun ia kembali dipanggil ke Bilbao dan bermain di tim cadangan setahun kemudian. Bermain di Segunda Division B, Williams makin gacor dan membantu tim cadangan Bilbao promosi ke Segunda Division.

Performa apiknya di tim cadangan mengantarkan Inaki Williams menembus skuad utama Bilbao pada akhir 2014, namun ia hanya memainkan satu laga dan kembali ke tim cadangan untuk beberapa bulan. Inaki baru resmi masuk ke skuad asuhan Ernesto Valverde pada awal tahun 2015.

Memberi “Warna” Berbeda di Athletic Bilbao

Athletic Bilbao sendiri dikenal memiliki kebijakan berbeda dari klub-klub Spanyol lainnya. Kebijakan tersebut bernama “Politik Cantera”. Istilah “Cantera” sendiri berasal dari filosofi klub yang berbunyi, “Con cantera y aficion, no hace falta importación.” Atau yang berarti “Dengan talenta lokal dan dukungan suporter, impor pemain tak diperlukan.”

Politik tersebut membuat Athletic Bilbao hanya merekrut pemain dari Basque saja. Dulunya, klub yang berjuluk Los Leones itu bahkan hanya mau merekrut pemain yang punya darah asli Basque dan yang terlahir di wilayah otonom tersebut. Namun, kini Los Leones sedikit memodifikasi filosofinya itu. Pemain yang punya keturunan Basque tapi tak lahir di Basque boleh bermain untuk Bilbao.

Nah, dengan adanya kebijakan ini, Bilbao kerap dianggap rasis dan tak mengindahkan hak asasi manusia para pesepakbola. Namun, mereka menganggap bahwa ini adalah salah satu upaya dalam menjaga warisan leluhur. 

Kebijakan ini berdampak pada Inaki Williams. Ia yang tidak memiliki garis keturunan Basque, melainkan keluarganya asli Ghana, tapi ia bisa bermain untuk Athletic Bilbao. Itu karena Inaki Williams lahir di Basque. Karena tidak memiliki garis keturunan Basque, Inaki mempunyai warna kulit yang berbeda dengan keturunan Basque.

Karena itu ketika ia masuk menggantikan Aritz Aduriz pada laga debut resminya tahun 2014, Inaki Williams menyedot perhatian publik Spanyol, khususnya Catalan. Jutaan pasang mata tertuju pada Inaki, lantaran ia adalah pemain berkulit hitam yang bermain untuk Athletic Bilbao.

Pemain Kulit Hitam Pertama yang Mencetak Gol Untuk Bilbao 

Sebelum Inaki, sudah ada pemain berkulit hitam lainnya yang membela Bilbao. Adalah Jonas Ramalho, pemain kulit hitam pertama yang bermain untuk Los Leones tahun 2013. Sayangnya, penampilan Ramalho tidak mengesankan karena tak ada satu pun gol yang ia lesakkan. Berbeda dengan Inaki Williams. 

Oleh karena itu penyerang gesit tersebut tetap memegang rekor sebagai pemain kulit hitam pertama yang pernah mencetak gol dalam sejarah 117 tahun sejarah berdirinya klub asal Basque itu. Hingga kini, Inaki telah mengemas 75 gol selama berseragam Bilbao.

Ironisnya, perlakuan rasis soal pemain kulit hitam tidak boleh bermain apalagi mencetak gol untuk Bilbao masih deras menghujani Inaki. Namun, tak sedikit pun terbesit di benaknya untuk membenci mereka yang berkata demikian. Bagaimanapun Inaki Williams adalah ikon Athletic Bilbao. Kesetiaannya tak bisa diragukan lagi. 

Dalam salah satu film dokumenter berjudul “Six Dreams”, Inaki mengatakan, “Saya memang hitam tapi saya tetaplah Basque. Semoga dengan adanya saya di sini, saya membuka jalan untuk semua etnis yang memiliki darah Basque untuk berjuang dan bermain di Athletic Bilbao”. Inaki jadi contoh kuat bagaimana cara menghadapi sebuah perbedaan  dalam sepakbola.

Tak Pernah Absen Dalam 6 Tahun Terakhir

Pengabdian Inaki Williams pada Athletic Bilbao, ia jawab dengan penampilannya yang selalu konsisten. Pemain internasional Ghana itu tak pernah sekalipun absen bermain di La Liga dalam enam tahun terakhir.

Menurut catatan Transfermarkt, pemain berusia 28 tahun itu terakhir kali absen membela Athletic Bilbao pada tanggal 17 April 2016. Kala itu Bilbao melawat ke kandang Malaga dalam laga lanjutan La Liga musim 2015/2016. Inaki Williams harus absen karena mengalami gangguan pada paha. Setelah itu, ia tak pernah absen membela Los Leones.

Dilansir Fotmob, Inaki Williams sudah memegang rekor sebagai pemain yang memainkan pertandingan La Liga secara beruntun terbanyak dengan 203 laga sejak Oktober 2021 lalu. Ia mengalahkan Juan Antonio Larranaga sebagai pemegang rekor sebelumnya dengan catatan 202 laga.

Musim 2021/2022, Inaki kembali konsisten tampil di semua pertandingan La Liga Bilbao. Dengan begitu, Williams sudah mengantongi 338 caps di semua kompetisi dan sejak terakhir kali absen pada April 2016 silam, kini ia sudah menjalani 227 pertandingan beruntun tanpa cedera, akumulasi kartu atau larangan main lainnya. 

“I’m One of Black Stars”

Meski sempat bermain untuk Timnas Spanyol U-21 dan mencatatkan satu penampilan bersama tim senior La Furia Roja dalam laga persahabatan melawan Bosnia Herzegovina pada 2016 lalu, Inaki Williams resmi mengubah kewarganegaraannya menjadi Ghana.

Meski Inaki Williams pernah memainkan satu laga resmi bersama Timnas Spanyol, FIFA memiliki aturan bahwa seorang pemain bisa berganti kewarganegaraan jika mereka belum memainkan tiga laga resmi untuk negaranya sebelum berusia 21 tahun. Terlebih ia memiliki darah Ghana dari kedua orang tuanya, jadi ia masih bisa membela Timnas Ghana.

Kecintaan Williams yang kuat terhadap budaya Bilbao dan Basque membuatnya berkomitmen penuh untuk mewakili Spanyol, tapi ia tak mendapat kesempatan bersama Timnas Spanyol.

Sedangkan Ghana menawarkan peluang yang lebih menjanjikan untuk Inaki. Apalagi The Black Star akan berlaga di Piala Dunia 2022 di Qatar pada November nanti. Ini jadi kesempatan emas bagi Inaki untuk merasakan atmosfer berlaga di kompetisi antar negara terbesar di dunia itu.

https://youtu.be/NTNaZ7ujzA4

Sumber: Thesefoorballtimes, TeamKenya, Libero, The Guardian, The18, Transfermarkt