Beranda blog Halaman 179

Calon Bintang Muda Asia yang Segera Melejit

Piala Asia 2023 memang sudah berlalu. Namun ajang tersebut masih menyisakan kebanggaan bagi Timnas Indonesia. Selain lolos ke babak gugur, Marselino Ferdinan telah disejajarkan dengan bintang-bintang dunia sebagai “Bintang Masa Depan” atau Future Star of The Tournament AFC 2023.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh AFC kepada sederet bintang muda berdasar penampilannya sepanjang turnamen Piala Asia 2023. Ada beberapa pemain yang disodorkan AFC. Dari nama-nama tersebut, telah di-vote oleh penggemar di seluruh dunia. Yang mengejutkan, tak ada nama pemain dari sang juara, Qatar di daftar peraih penghargaan ini. Lantas siapa saja mereka?

Sebelum mengetahuinya, baiknya kalian subscribe dan nyalakan loncengnya agar tak ketinggalan sajian menarik dari Starting Eleven.

Abbosbek Fayzullaev

Bintang Uzbekistan di Piala Asia U-23, Abbosbek Fayzullaev adalah salah satunya. Pemain CSKA Moscow yang harga jualnya melebihi seluruh pemain Timnas Indonesia U-23 ini, memang pantas masuk daftar peraih penghargaan ini. Penampilannya di Timnas Uzbekistan terus meningkat.

Pemain yang baru berusia 20 tahun ini sudah banyak berpengaruh bagi timnasnya Termasuk membawa Uzbekistan juara Piala Asia U-20 2023. Skill-nya tak usah diragukan lagi. Meski berpostur tak terlalu tinggi dan kekar, namun kualitas individunya sudah level Eropa.

Itulah mengapa ia juga diandalkan di skuad senior Uzbekistan untuk mengarungi Piala Asia 2023. Tak main-main, debut pemain mungil 1,7 meter ini sangat mengesankan. Ia diplot menggantikan peran pemain Cagliari, Eldor Shomurodov yang tak bisa tampil karena cedera.

Berposisi sebagai gelandang serang maupun sayap, ia mampu mengantarkan Uzbekistan mencapai 8 besar. Abbosbek menciptakan gol di laga melawan India, serta gol penentu kemenangan di laga 16 besar melawan Thailand. Namun sayang, langkah Uzbekistan di Piala Asia dihentikan tuan rumah Qatar di 8 besar lewat babak tos-tosan.

Lee Kang-in

Nama lain calon peraih Future Star of the Tournament AFC 2023 adalah pemain PSG asal Korea Selatan, Lee Kang-In. Ia bersama Hwang Hee-Chan dan Son Heung-Min, diharapkan memberi tuah bagi Taeguk Warrior membawa pulang gelar Piala Asia. Maklum, sudah lama banget Korea tak meraih gelar ini.

Penampilan pemain 22 tahun ini cukup berpengaruh bagi tim asuhan Jurgen Klinsmann. Pemain asli Incheon ini mencetak dua gol kemenangan melawan Bahrain di laga pembuka. Yang lebih spesial, ia mencetak gol tendangan bebas indah saat melawan Malaysia. Namun sayang, langkah negaranya harus terhenti di semifinal karena kalah oleh tim kejutan Yordania.

Meski gagal lolos ke final, menurut AFC Lee Kang In tercatat sebagai pencipta peluang terbanyak di Piala Asia 2023 dengan total 19 peluang. Tak heran kalau anak buah Luis Enrique ini akhirnya masuk dalam tim terbaik turnamen di Piala Asia 2023.

Takefusa Kubo

Pemain Real Sociedad, Takefusa Kubo juga masuk dalam nominasi peraih Future Star of the Tournament AFC 2023. Sayap Jepang 22 tahun ini juga baru debut di ajang Piala Asia 2023.

Meski baru debut, Kubo sudah memberikan penampilan terbaiknya. Termasuk assist untuk Ayase Ueda ketika laga pembuka melawan Vietnam. Selain menjadi biang kerok saat mengalahkan Timnas Indonesia, Kubo juga menciptakan gol indah dalam laga 16 besar melawan Bahrain. Namun sayang, Kubo tak bisa membawa Samurai Biru mencapai target juara. Jepang kandas duluan atas Iran di babak 8 besar.

Ali Olwan

Pemain yang berhasil mengantarkan Yordania sampai ke final Piala Asia 2023, Ali Olwan masuk dalam kandidat terkuat peraih Future Star of the Tournament AFC 2023. Penyerang sayap 24 tahun ini adalah andalan utama pelatih Hossain Ammouta.

Meski tak mencetak gol satupun di Piala Asia, namanya banyak disorot sebagai pemain muda berpengaruh Yordania. Skill individunya sangat mengesankan. Termasuk drible-nya yang ciamik. Tak heran jika menurut AFC, ia tercatat sebagai pencipta drible sukses terbanyak di Piala Asia 2023, dengan 17 drible sukses.

Olwan yang bermain untuk klub Al Shamal di Liga Qatar in usianya baru 23 tahun. Oh iya, yang luput dari pengamatan, Olwan ini ternyata sudah punya pengaruh duluan saat meloloskan Yordania di Kualifikasi Piala Asia 2023. Saat itu ia menciptakan gol di laga melawan Nepal dan Kuwait.

Ali Jasim

Meski bukan jadi bagian tim yang melangkah ke final Piala Asia, namun sayap serang Irak 20 tahun tersebut performanya sangat memukau. Ali Jasim menjadi buah bibir di Qatar lewat aksi skill individu serta larinya yang kencang mengelabuhi lawan. Pergerakannya sering buat pertahanan lawan kocar-kacir. Timnas Indonesia sudah pernah merasakannya.

Tak hanya kehebatan aksi individunya saja, menurut catatan AFC Ali Jasim juga telah menghasilkan tiga assist penting bagi Singa Mesopotamia di Piala Asia 2023. Meski Irak kandas di 8 besar, namun pemain lincah nan kreatif ini layak diberikan penghargaan sebagai pemain muda masa depan Asia.

Arif Aiman

Selain pemain dari Asia Barat, maupun Timur, muncul juga pemain dari Asia Tenggara. Salah satunya dari Malaysia, bernama Arif Aiman. Penampilan pemain Johor Darul Takzim ini menyita perhatian di Piala Asia 2023.

Pemain sayap berusia 21 tahun ini selalu menjadi starter Harimau Malaya di seluruh laga babak grup. Meski kalah melawan Yordania dan Bahrain, performanya terbilang cukup oke. Namun yang paling diingat, yakni performanya saat melawan Korea. Pergerakannya yang luar biasa sepanjang laga, dan gol penaltinya, sukses membuat Malaysia menahan imbang Korea 3-3.

Marselino Ferdinan

Namun yang lebih membanggakan lagi bagi Asia Tenggara adalah masuknya pemain Indonesia Marselino Ferdinan. Dalam situsnya, AFC juga banyak memuji pemain klub KMSK Deinze tersebut. Di Instagram resminya, AFC bahkan membagikan cuplikan video aksi Marselino di Piala Asia 2023 dengan caption “Marselino Ferdinan, bintang masa depan yang memberikan semua untuk timnya”.

Bagaimanapun di Piala Asia 2023 Marselino telah membuat kagum publik sepakbola Asia. Termasuk di laga melawan Irak. Ia mencetak gol mirip pemain Real Madrid Vinicius Junior saat di Final UCL 2022 melawan Liverpool. Tendangannya juga sempat membentur tiang di laga tersebut.

Tak hanya melawan Irak saja Marselino menunjukan kelasnya. Saat menghadapi Jepang, Vietnam maupun Australia, pergerakannya juga sering kali membuat repot bek lawan. Ya, AFC memang tak salah mengakui bahwa Marselino Ferdinan memang layak menjadi salah satu bintang muda Asia.

https://youtu.be/yguLoy4Ulnw

Sumber Referensi : theafc.com, bolasport, suara.com, tempo, skor.id, kompas.com

Kerja Keras Marteen Paes Demi Membela Timnas Indonesia

0

Ada sosok yang mengenakan jas rapi plus kopiah hitam, tapi bukan pejabat yang sedang dilantik, melainkan Maarten Paes yang sedang mengucap sumpah WNI. Usai melantangkan janji suci di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, pemain keturunan Indonesia-Belanda itu resmi mengantongi status Warga Negara Indonesia (WNI).

Fans tim nasional pun meramaikan postingan PSSI. Mereka bangga memiliki Paes. Tapi mengapa harus Paes? Padahal kiper keturunan lain juga banyak. Sebelum kita jawab pertanyaan itu, kalian bisa subscribe dan nyalakan lonceng lebih dulu agar tak ketinggalan konten terbaru dari Starting Eleven Story. 

Siapa Maarten Paes?

Maarten Paes sebetulnya sudah menjadi sorotan publik Tanah Air sejak akhir tahun lalu, seiring gencarnya gelombang naturalisasi. Lantas, siapa sebenarnya pemain yang memiliki nama lengkap Maarten Vincent Paes itu? Paes lahir di Nijmegen, Belanda, 14 Mei 1998. Kini, dirinya berada di usia matang, yakni 25 tahun. 

Meski lahir dan besar di Belanda, setelah ditelusuri ternyata Paes memiliki darah Indonesia dari neneknya. Pada zaman Hindia Belanda, nenek Paes berasal dari Pare, atau yang kini dikenal sebagai Kediri. Paes jadi kiper keturunan kedua setelah Cyrus Margono.

Maarten Paes menjadi kiper sejak masih kecil. Semua yang dicapainya sekarang berawal dari Paes yang bergabung dengan akademi VV Union kemudian berlanjut ke NEC Nijmegen pada 2012. Bersama Nijmegen, kerja keras Paes membuahkan hasil saat dirinya menembus skuad utama pada usia 18 tahun.

Akselerasi yang begitu cepat membuat beberapa klub Eredivisie memantau bakatnya. Namun, FC Utrecht lah yang akhirnya merekrut Paes pada tahun 2018. Selama di tim utama Utrecht, Paes mencatat 48 penampilan, 63 kali kebobolan, dan 12 kali menggoreskan clean sheet

Reputasi Paes

Bersama Utrecht, Maarten Paes mendapat banyak kesempatan untuk menghadapi pemain-pemain top. Sebut saja seperti Matthijs De Ligt, Denzel Dumfries, Orkun Kokcu, bahkan Andre Onana ketika dirinya masih membela Ajax. Dengan begitu, kecakapannya dalam menjaga gawang telah teruji.

Kehebatannya di FC Utrecht akhirnya membuka peluang Paes untuk membela Timnas Belanda di berbagai kelompok umur. Dalam catatannya, Paes pernah membela Timnas Belanda U-19, U-20, dan U-21. Dirinya bahkan pernah tampil untuk Timnas Belanda U-21 di ajang EURO U-21 tahun 2020.

Nah, dari berbagai jenjang umur, Paes paling sering membela Timnas Belanda U-21, yakni dengan enam penampilan. Nah, dalam prosesnya itulah Paes tergabung dengan beberapa pemain-pemain muda yang sekarang telah menembus klub-klub top Eropa. Sebagai contoh, Paes pernah satu tim dengan Cody Gakpo, Sven Botman, dan Justin Kluivert yang kini sama-sama berkarir di Liga Inggris.

Meski telah berada di titik itu, Paes enggan menetap di zona nyaman. Meski telah menempati posisi penjaga gawang utama di Utrecht, Paes mengambil keputusan berani pada awal tahun 2022. Dirinya menerima tawaran pinjaman dari klub Amerika Serikat, FC Dallas. Setelah tampil apik selama setengah musim, ia akhirnya dipermanenkan dan berstatus pemain FC Dallas hingga sekarang.

Reputasinya di Amerika Serikat juga kian mentereng. Hampir tak tergantikan di bawah mistar FC Dallas, dirinya kini menghadapi banyak penyerang kelas wahid yang mulai menepi dari sepakbola Eropa. Sebut saja seperti Christian Benteke di DC United, Teemu Pukki di Minnesota United, dan tentu saja dua alumni Barcelona, yakni Lionel Messi serta Luis Suarez di Inter Miami.

Mengapa Paes?

Meski usianya baru 25 tahun, Maarten Paes telah mengantongi pengalaman yang sangat banyak. Terutama, dalam menghadapi pemain-pemain bintang. Tapi, bukan cuma itu yang menjadikan dirinya sebagai target utama PSSI untuk mengisi pos penjaga gawang Timnas Indonesia. Shin Tae-yong dan PSSI memandang Paes lebih dari itu.

Mantan pemain NEC Nijmegen itu merupakan pemain naturalisasi kesekian yang direkomendasikan oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Jika bertanya mengapa harus Paes, maka banyak faktor untuk menjawab itu. Salah satunya adalah posturnya. Paes sendiri merupakan kiper dengan tinggi 192 cm. Itu tinggi yang sangat ideal, sementara Ernando Ari cuma 179 cm.

Indonesia memang kesulitan untuk mencari penjaga gawang dengan postur 190 cm plus-plus. Itu karena rata-rata tinggi seorang pria Indonesia adalah 166 cm. Ernando dengan tinggi segitu sudah termasuk jangkung. Tapi, STY mencari penjaga gawang yang lebih tinggi. Postur tubuh yang baik mempengaruhi jangkauan terhadap lebar gawang dan duel udara. Paes unggul dalam dua poin itu.

Selain postur, gaya main Paes juga sangat mendukung pola permainan yang diusung oleh Shin Tae-yong. Mantan pemain FC Utrecht ini merupakan ball playing goalkeeper. Selain piawai menepis peluang-peluang lawan, Maarten Paes juga dinilai dari kehebatannya dalam memainkan bola dengan kaki. Ketenangannya yang luar biasa mampu menghasilkan umpan-umpan akurat untuk mendukung build up dari bawah.

Akurasi umpan Paes pun diatas rata-rata. Untuk musim ini, akurasi umpan Paes di angka 100% untuk passing jarak pendek. Sedangkan jarak menengah sekitar 30 meter, Paes telah mencatatkan 113 kali umpan dengan tingkat kesuksesan yang fantastis, yakni 97,3%. Hampir menyamai kiper Manchester City, Ederson yang memiliki akurasi umpan jarak menengah di angka 98,1%.

Proses Panjang

Kiper 25 tahun itu sebetulnya direncanakan akan menjalani proses pengambilan sumpah WNI bersama Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen pada awal Maret 2024. Tapi, dirinya baru bisa mengucapkan sumpah pada akhir April kemarin. Mengingat prosesnya sempat terganggu.

Semua berawal pada akhir tahun 2023. Kontak antara PSSI dan Paes pun tercipta. Baru pada Januari tahun 2024, Paes mendarat di Indonesia untuk mengumpulkan berkas sekaligus bertemu dengan Erick Thohir secara langsung.

Proses administrasi Paes berjalan cukup cepat. Pada 7 Maret 2024, bersamaan dengan Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye, DPR akhirnya merestui kelanjutan proses naturalisasi untuk kemudian dilanjutkan di tahap menanti Keputusan Presiden.

Ketika Keppres dari Joko Widodo sudah terbit, hanya Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye yang menjalani sumpah WNI pada 18 Maret. Menurut CNN indonesia, Paes harus menunda angan untuk segera membela Timnas Indonesia karena terganjal aspek legitimasi untuk membela tim nasional yang berbeda.

Hal itu berdasarkan Statuta FIFA edisi 2022 Pasal 9 Ayat 2 Poin C tentang Perpindahan Asosiasi. Dalam aturan itu, tertulis bahwa pemain yang pernah membela tim nasional di kompetisi resmi tak boleh lebih dari 21 tahun jika ingin pindah federasi. Sedangkan Paes sudah berusia 22 tahun saat terakhir kali membela Timnas Belanda U-21 di ajang EURO U-21 tahun 2020.

Terlebih, dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa pemain tidak boleh bermain lebih dari tiga kali di tim nasional sebelumnya jika ingin pindah federasi. Sedangkan Maarten Paes sudah enam kali membela timnas Belanda U-21. Walaupun tidak memenuhi dua syarat, Paes tak menyerah. Bersama PSSI, ia berusaha mencari celah.

Titik Terang

Setelah diskusi panjang, anggota Komdis PSSI, Hasani Abdulgani menemukan celah yang bisa dimanfaatkan. Ia menyebut FIFA memberi pengecualian pada negara yang tidak menerapkan sistem dwi-kewarganegaraan seperti Indonesia. Situasi ini yang ditengarai membuat PSSI membawa kasus Paes ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Proses tersebut ternyata tak sehari dua hari. Setidaknya, PSSI memperjuangkan nama Maarten Paes di CAS lebih dari satu bulan. Sebelum akhirnya pada tanggal 30 April, Paes pun mengucap sumpah WNI. Momen ini sekaligus jadi pertanda bahwa proses di CAS sudah usai.

Namun, apakah Paes sudah bisa bermain untuk Skuad Garuda? Sabar, belum saatnya. Masih ada satu syarat lagi yang harus dipenuhi. PSSI tinggal mengurus perpindahan federasi dari Belanda ke Indonesia. Jika tak ada rintangan lagi, bukan tak mungkin kiper yang segera berusia 26 tahun itu bisa memperkuat Timnas Indonesia di laga kontra Irak dan Filipina Juni nanti.

Sumber: CNN Indonesia, Bola.com, Bola.net, Timnas.co

Berita Bola Terbaru 30 Maret 2024 – Starting Eleven News

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

PIALA ASIA U23: INDONESIA KALAH DARI UZBEKISTAN

Dewi fortuna tidak menaungi Timnas Indonesia U23 kala berhadapan melawan Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U23 2024. Marselino Ferdinan dan kolega dipaksa mengakui ketangguhan tim Asia tengah dengan skor 0-2 setelah berkali-kali mendapatkan tekanan dari para pemain Uzbekistan. Gol Uzbekistan dicetak oleh Khusyain Norchaev dan bunuh diri Pratama Arhan di babak kedua. Dengan hasil ini, Uzbekistan melenggang ke partai final. Sementara Indonesia masih berpeluang untuk lolos ke Olimpiade lewat jalur tempat ketiga. 

KOMENTAR SHIN TAE YONG USAI INDONESIA KALAH DI SEMIFINAL

Pelatih Indonesia Shin tae Yong dengan gentle mengakui bahwa Uzbekistan tampil jauh lebih hebat. Shin juga mengungkapkan kondisi anak-anak asuhannya sebelum melakoni pertandingan semifinal tersebut. Menurut dia, para punggawa Garuda Muda U-23 merasa sedikit gugup jelang laga semifinal tadi. Shin juga menyoroti kinerja wasit. “Ada sesuatu yang saya merasa sedikit menyayangkan [keputusan wasit], tapi saya tidak mau menyebutkannya di sini,” kata Shin Tae-yong setelah pertandingan.

KENAPA GOL FERRARI DIANULIR? TERNYATA BEGINI PENJELASANNYA

Indonesia sempat membobol jala Uzbekistan melalui Muhammad Ferrari. Sayang, gol tersebut dianulir oleh VAR karena Ramadhan Sananta lebih dulu berada dalam posisi offside. Berdasarkan Law 11 pada Laws of The Game yang diterbitkan International Football Association Board (IFAB), tepatnya pada poin 11.1, berikut alasan mengapa seorang pemain dinyatakan offside: “Seorang pemain berada dalam posisi offside jika bagian kepala, badan, atau kakinya berada di setengah area lawan (tidak termasuk garis tengah) dan bagian kepala, badan, atau kaki lebih dekat ke garis gawang lawan daripada bola dan pemain kedua terakhir,”. Jika dilihat dari tayangan ulang VAR secara detail, kaki kanan Sananta memang telah berada dalam posisi offside, meski tipis sekali. Terlihat fifti-fifti.

4 KEPUTUSAN WASIT SHEN YIN HAO RUGIKAN TIMNAS INDONESIA U23

Wasit Shen Yin Hao beberapa kali membuat keputusan yang merugikan Indonesia. Secara keseluruhan, kepemimpinan wasit sangatlah buruk. Tercatat, ada empat keputusan kontroversial wasit asal China tersebut. Pertama, menganulir gol Muhammad Ferrari. Kedua, tak memberi penalti usai Witan Sulaeman dijatuhkan. Ketiga, memberi kartu kuning untuk Shin Tae Yong. Keempat, memberi kartu merah untuk Rizki Ridho. Di luar empat keputusan itu, wasit juga bekerja tidak fair. Contohnya, meniup peluit ketika Indonesia sedang mencoba membangun serangan, dengan dalih ada pemain Uzbekistan yang tergeletak di lapangan.

INDONESIA KALAH, WASIT VAR DICECAR NETIZEN

Banyak reaksi netizen Indonesia yang kesal dengan kepemimpinan wasit asal China, Shen Yinhao. Mereka juga kesal dengan wasit VAR asal Thailand  yang menganulir gol Indonesia. Warga bola tanah air beranggapan wasit VAR asal Thailand Sivakorn Pu-Udom sentimentil terhadap Indonesia. Thailand dinilai tak ingin melihat Indonesia tampil di Olimpiade. Namun demikian, netizen tetap bangga dengan Garuda Muda dan masih ada peluang ke Olimpiade Paris 2024.

INDONESIA KALAH, KETUM PSSI BERI MOTIVASI BEGINI

Ketua umum PSSI Erick Thohir mendatangi ruang ganti setelah Indonesia kalah dari Uzbekistan. Erick meminta pemain Rizki Ridho CS tetap semangat untuk mengambil kesempatan terakhir memperoleh tiket otomatis tersisa ke Olimpiade Paris 2024. “Ini [masih] ada gim yang kedua, yang penting, yang memastikan kita juga lolos ke Olimpiade, tempat ketiga! Kita mau menyerah, atau fight back? Ayo, kemon (come on). Masih ada, kemon, ayo!” tegas King Erick.

MOMEN NATHAN TEGUR RAMADHAN SANANTA

Nathan Tjoe-A-On menegur Ramadhan Sananta yang ‘berguling-guling’ saat Timnas Indonesia U-23 bersua Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U-23 2024. Momen ini terjadi pada tambahan waktu babak pertama ketika Sananta dijatuhkan oleh pemain Uzbekistan. Kemudian gelandang Uzbekistan, Abdurauf Boriyev mencoba membantunya untuk berdiri. Saat Sananta mengulur waktu dan berharap wasit kasih kartu/pelanggaran kepada pemain Uzbekistan, Nathan kasih kode “waktu woy buruan bangun bangun waktu”.

PIALA ASIA U23: JEPANG HAJAR IRAK 2-0

Jepang memastikan langkah ke partai puncak Piala Asia U-23 2024. Samurai Biru lolos setelah menumbangkan Irak dua gol tanpa balas di Jassim bin Hamad Stadium, Selasa (30/4) dini hari WIB. Mao Hosoya membuka skor di menit ke-28. Jepang menggandakan keunggulan di menit ke-42. Kali ini giliran Ryotaro Araki yang mengukir namanya di papan skor. Dengan hasil ini, Jepang akan bertemu Uzbekistan di laga final, Jumat (3/5). Sedangkan Irak akan melawan Indonesia pada Kamis (2/5) dalam laga perebutan tempat ketiga.

LA LIGA: BARCELONA GILAS VALENCIA

Barcelona sukses menyabet kemenangan melawan 10 pemain Valencia. Laga pekan ke-33 La Liga 2023/24 itu tuntas 4-2 di Estadio Olimpic Lluis Companys, Selasa (30/4) dini hari. Barcelona membuka skor lebih dahulu berkat sumbangsih gol Fermin Lopez (22′). Valencia kemudian menyeimbangkan keadaan jadi 1-1 via kontribusi Hugo Duro (27). Tim tamu Valencia sempat berbalik unggul 1-2 lewat gol Pepelu menit ke-38. Setelah itu, Barca mengamuk dengan menggelontorkan tiga gol lagi, yang semuanya diborong oleh Robert Lewandowski di babak kedua.

MO SALAH BERTAHAN DI LIVERPOOL

Mohamed Salah kemungkinan besar akan bertahan di tengah rumor masa depannya. Bahkan The Reds akan memperpanjang kontraknya. Salah rupanya tidak akan mengikuti Klopp yang pergi dari Anfield musim panas nanti. Dikutip Bleacher Report, Salah masih akan jadi bagian dari tim Liverpool musim depan. Setali tiga uang, Liverpool akan memberikan kontrak baru untuk Salah setidaknya selama setahun. Itu artinya Salah bisa tetap membela Liverpool sampai 2026.

THIAGO SILVA PAMIT PERGI DARI CHELSEA

Sebuah pengumuman yang nggak mengenakan untuk fans Chelsea disampaikan oleh Thiago Silva. Bek gaek Chelsea itu memutuskan untuk undur diri dari skuat The Blues di akhir musim nanti. Di laman resmi Chelsea, Silva mengaku senang bisa memperkuat The Blues selama empat tahun terakhir. Namun ia merasa sudah saatnya kebersamaan itu berakhir. Empat tahun karirnya bersama Chelsea, Silva merasa bersyukur. Ia berharap bisa menjadi bagian dari The Blues lagi di masa depan.

LEICESTER CITY JUARA DIVISI CHAMPIONSHIP

Leicester City berhasil kembali naik ke Liga Premier Inggris dengan langkah yang gemilang, usai meraih kemenangan besar yang dipimpin oleh Jamie Vardy di kandang Preston pada Selasa (30/4) dini hari WIB. The Foxes menang 3-0 atas Preston. Leicester telah dipastikan promosi sebagai juara Championship setelah kemenangan tersebut, dengan menyisakan satu laga lagi musim ini.

HARRY KANE KEJAR REKOR ROBERT LEWANDOWSKI

Koleksi total gol Harry Kane musim ini mencapai angka mencengangkan yakni 42 gol di semua kompetisi. Namun, prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian individu belaka. Kane, dengan ambisi yang menyala, kini membidik rekor sejawatnya yang legendaris, Robert Lewandowski. Kane berambisi, untuk mematahkan sebuah rekor yang dipegang oleh Lewandowski dengan angka fantastis 41 gol dalam satu musim Bundesliga. FYI, saat ini Kane baru mengemas 35 gol di Bundesliga. 

HEAD TO HEAD BAYERN VS REAL MADRID

Bayern Munchen akan menjamu Real Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions 2023/24. Pertandingan Bayern vs Madrid ini akan kick off Rabu, 1 Mei 2024, jam 02:00 WIB. Secara head to head, Real Madrid lebih dominan atas Bayern dalam lima pertemuan mereka terakhir. El Real meraih empat kemenangan, sedangkan sisa laga berakhir imbang. Meski begitu, Madrid selalu gagal clean sheet dalam 4 laga terakhir vs Bayern di Liga Champions.

MOMEN BEN WHITE MAU LEPAS SARUNG TANGAN VICARIO

Ada keisengan yang dilakukan bek Arsenal Ben White terhadap kiper Tottenham Hotspur Guglielmo Vicario. Ben White melakukan hal itu sebelum Arsenal mencetak gol pembuka di babak pertama dalam laga akhir pekan kemarin. Sebelum gol Bukayo Saka, Guglielmo Vicario kesulitan mengontrol area gawangnya dan malah tambah terganggu oleh kelakuan Ben White. Ben White di belakangnya berusaha melonggarkan sarung tangan yang dipakai sang kiper. Gangguan itu nyaris saja membikin kiper Italia itu kebobolan.

AC MILAN AMANKAN TIKET UCL MUSIM DEPAN

Inter Milan dan AC Milan secara matematis lolos ke Liga Champions pada 2024/25, namun persaingan untuk tiga tempat lainnya semakin ketat dari sebelumnya. Meskipun bermain imbang 0-0 dengan Juventus pada hari Sabtu, hasil tersebut cukup untuk membuat Milan lolos ke Liga Champions, karena Bologna dan Roma masing-masing ditahan imbang oleh Udinese dan Napoli.

AC MILAN DAPAT RESTU UNTUK JADIKAN JULEN LOPETEGUI PELATIH BARU

Nasib Stefano Pioli sudah di fase kegentingan. Apalagi dalam beberapa hari terakhir AC Milan sudah dikaitkan dengan Julen Lopetegui. Isu ini bahkan sampai ke telinga mantan petinggi Sevilla, Luis Monchi. Sebagai informasi, Monchi pernah bekerja sama dengan Lopetegui di Sevilla. Mereka pun sukses dengan membawa klub juara Liga Europa. Berbekal pengalaman tersebut Monchi yakin entrenador asal Spanyol ideal untuk AC Milan.

TEN HAG: MU SALAH SATU TIM PALING MENGHIBUR

Manchester United kembali kepayahan melawan tim zona degradasi. Meski begitu, Erik ten Hag percaya timnya salah satu yang paling dinamis dan menghibur. Ten Hag melihat secara permainan, timnya salah satu yang paling menarik di Liga Inggris saat ini. Akan tetapi ada persoalan fokus dan pengambilan keputusan yang perlu dibenahi. “Kami adalah salah satu tim paling dinamis dan menghibur di liga pada saat ini,” ujar Ten Hag.

MU NGEBET DAPATKAN BEK ANDALAN BARCELONA

Manchester United sedang mengincar Ronald Araujo. Masa depan Araujo memang tengah menjadi perbincangan di berbagai media Spanyol. Hal itu dikarenakan ada perbedaan pendapat di dalam tubuh dewan Barcelona soal masa depan sang bek. Ada beberapa orang yang ingin menjual Araujo demi bisa mendapatkan dana segar untuk klub. Di sisi lain, ada yang lebih mengutamakan masa depan skuad Blaugrana dengan menjadikan Araujo sebagai salah satu pemain andalan mereka. Untuk menebus Araujo, MU sendiri sudah menyiapkan dana sebesar 90 juta euro atau setara dengan Rp1,4 triliun.

XAVI HERNANDEZ BEBER ALASAN BERTAHAN DI BARCELONA

Xavi Hernandez mengungkap alasannya tetap bertahan di Barcelona. Padahal beberapa waktu lalu, dia telah mengumumkan bakal hengkang dari Camp Nou begitu musim berakhir. Diakui oleh Xavi, perubahan keputusannya ini karena faktor kondisi yang berkembang di internal Barcelona. Dia merasa keadaan sudah berubah sehingga melanjutkan masa kerjanya adalah pilihan tepat. Xavi mengatakan proyeknya di Barcelona belum selesai. Dia masih memiliki rencana yang diyakini ketika memperpanjang kontrak akan bisa dilanjutkan.

MIKEL ARTETA MINTA ARSENAL TIDAK TERLENA

Mikel Arteta mengatakan bahwa Arsenal tidak boleh terlena dengan peluang mereka untuk meraih gelar juara Premier League setelah mengalahkan Tottenham. Dengan kemenangan ini, tim asuhan Arteta tetap berada di depan sang juara bertahan Manchester City, yang secara bersamaan juga meraih kemenangan 2-0 atas Nottingham Forest. Selanjutnya Arsenal kembali beraksi pada hari Sabtu, saat mereka menjamu Bournemouth pada laga lanjutan Premier League.

BOURNEMOUTH PECAHKAN REKOR POIN TERTINGGI DALAM SEJARAH KLUB

Bournemouth mengalahkan Brighton and Hove Albion dengan skor 3-0 untuk mencapai total poin tertinggi mereka di divisi teratas Inggris. Kemenangan ini membuat The Cherries mengumpulkan 48 poin – dua poin lebih banyak dari perolehan poin terbaik mereka sebelumnya di musim 2016/17. Sementara itu, Brighton tetap berada di urutan ke-12 dan kini hanya memenangkan enam dari 28 pertandingan liga terakhir mereka.

ALASAN ANTONY BERSELEBRASI DENGAN BONEKA SONIC

Antony menjelaskan mengapa dia merayakan gol pertamanya di Liga Primer musim ini untuk Manchester United dengan boneka Sonic the Hedgehog. Pesepakbola berusia 24 tahun itu mengungkapkan bahwa perayaan tersebut didedikasikan kepada putranya yang masih kecil, yang menyukai kartun Sonic. Antony juga ingin menunjukkan rasa cintanya kepada putrinya yang belum lahir dan istrinya yang sedang hamil dan melakukannya dengan meletakkan bola di balik jersey.

ARTETA LEWATI TOREHAN ARSENE WENGER

Mikel Arteta memimpin Arsenal saat menenggelamkan Tottenham 3-2 di Stadion Tottenham Hotspur pada Minggu (28/4) malam WIB. Dengan hasil itu Mikel Arteta berarti telah genap meraup 100 kemenangan di kompetisi ini sejak menukangi Arsenal pada akhir 2019. Manajer Spanyol itu mencapainya dalam 169 pertandingan, lebih cepat ketimbang Arsene Wenger. Manajer legendaris Arsenal asal Prancis itu sendiri baru mencapai 100 kemenangan saat melakoni 179 pertandingan.

Lupakan Kekalahan di Semifinal! Timnas Indonesia Fokus Rebut Tempat Ketiga

Sayang sekali Timnas Indonesia mesti kalah atas Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23. Skor 2-0 mengakhiri laga yang bukan hanya penuh drama, tapi juga sangat amat melelahkan bagi Timnas Indonesia. Namun, tak usah khawatir, kekalahan bukan akhir dari segalanya.

Kalimat itu bisa dimaknai bukan hanya kata-kata bijak saja. Tapi secara harfiah pun, kekalahan atas Uzbek tidak berarti perjuangan Timnas Indonesia tamat. Kalau untuk juara di Piala Asia U-23 memang tertutup, tapi masih ada kesempatan untuk merebut tempat ketiga.

Dengan menjadi juara ketiga, Indonesia akan langsung terbang ke Paris. Tidak perlu capek-capek melakoni babak play-off untuk lolos ke Olimpiade. Di perebutan tempat ketiga, anak asuh Shin Tae-yong akan menghadapi Irak U-23 yang di semifinal dibekuk Jepang.

Mampukah Indonesia menumpas perlawanan Irak? Sebelum kita mulai membahasnya, jangan lupa subscribe dan nyalakan loncengnya agar tak ketinggalan video terbaru dari Starting Eleven Story.

Head to Head

Irak yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia di perebutan tempat ketiga bukanlah lawan enteng. Sekalipun dihabisi Jepang dan susah payah menaklukkan Vietnam. Bagi Timnas Indonesia itu sendiri, Irak amat sulit untuk ditaklukkan.

Dalam delapan pertemuan terakhir terhitung dari tahun 1973, Timnas Indonesia belum pernah sekali saja menaklukkan Irak. Di dua pertemuan terakhir, Timnas Indonesia malah dihajar dengan skor mencolok. 5-1 di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia dan 3-1 di fase grup Piala Asia lalu.

Satu-satunya catatan manis atas Irak terjadi di kualifikasi Olimpiade tahun 1968. Dua tahun sebelum Shin Tae-yong lahir. Ketika itu, Timnas Indonesia yang diperkuat Jacob Sihasale, pemain yang pernah bertukar jersey dengan Pele, menumpas perlawanan Irak lewat skor 2-1.

Memang, kemenangan Indonesia atas Irak sudah lama sekali. Namun, kalau melihat momentumnya, asa untuk mengalahkan Singa Mesopotamia ada. Indonesia terakhir kali menang atas Irak di kualifikasi Olimpiade, kebetulan laga nanti bukan cuma perebutan tempat ketiga, tapi juga dijadikan kualifikasi Olimpiade.

Shin Tae-yong Selalu Kalah Melawan Irak

Namun, kalau bicara jujur dan realistis, untuk mengulangi kemenangan atas Irak pada kualifikasi Olimpiade 1968 tidak semudah mengalahkan Yordania. Apalagi selama menjadi pelatih, Irak masih membuat Shin Tae-yong penasaran.

Eks pelatih Korea Selatan itu sanggup mempermalukan Jerman, tapi di hadapan Irak, Shin Tae-yong lah yang menutup mukanya. Dua kali Tae-yong bertemu Irak, dua kali pula menelan kekalahan. Kebetulan dua pertemuan itu terjadi kala STY sudah menukangi Timnas Indonesia.

Parahnya, Tae-yong bukan sekadar kalah, tapi dihajar lewat skor mending WO. Rekor kurang sedap ini mungkin akan menghantui Shin Tae-yong. Di dalam tempurung kepalanya itu, otaknya akan terus bekerja untuk mencari cara menaklukkan Irak.

Namun, tenang saja, coach! Irak yang akan dihadapi nanti bukan tim senior. Bukan tim yang dilatih Jesus Casas. Jadi, antum tak perlu cemas. Sekalipun belum pernah menang melawan Irak, tapi ada perbedaan yang cukup signifikan antara tim senior Irak dengan tim U-23-nya. Dan celah itu bisa dimanfaatkan.

Irak U-23 Tak Terlalu Superior

Irak di Piala Asia U-23 sendiri tidak terlalu superior. Ia tidak seperti Uzbekistan U-23 yang bahkan belum kebobolan sampai semifinal. Kendati harus diakui, Irak lolos ke fase gugur berstatus juara Grup C. Singa Mesopotamia mengungguli Arab Saudi, Tajikistan, dan Thailand dengan enam poin.

Irak bisa menjadi juara Grup C karena unggul head to head atas Arab Saudi. Namun, dari segi produktivitas mencetak gol saja, Irak masih kalah dari Arab Saudi. Anak asuh Radhi Shenaishil hingga babak semifinal baru mencetak tujuh gol saja.

Sementara Arab Saudi mengemas 10 gol sampai semifinal. Jumlah gol yang dicetak Irak U-23 sama persis dengan Indonesia. Baru dari segi gol yang diciptakan saja, Indonesia dan Irak berimbang. Nah, menariknya, tidak seperti Uzbekistan, Irak U-23 adalah tim yang mudah kebobolan.

Sampai laga semifinal kontra Jepang, gawang Ali Jasim dan kolega jebol tujuh kali. Jumlahnya sama dengan Timnas Indonesia. Namun, anak asuh Shin Tae-yong bisa lebih baik dari Irak, terutama di fase grup. Sebab di babak grup, Indonesia cuma kebobolan tiga gol saja, sedangkan Irak sudah lima kali gawangnya jebol.

Ali Jasim vs Rafael Struick

Pundi-pundi gol Irak U-23 kebanyakan berasal dari satu pemain, yakni Ali Jasim. Pemain yang juga mempunyai 11 kaps di tim senior ini bahkan menjadi top skor sementara Piala Asia U-23 dengan tiga gol. Dengan kata lain, Justin Hubner CS harus mengencangkan ikat pinggang untuk menghadapi gelombang ancaman dari pemain 20 tahun itu.

Jasim yang versatile bisa menebar ancaman dari segala sisi. Sebagai striker dia berbahaya, sebagai pemain sayap, Jasim cepat dan tangkas melewati lawan. Muhammad Ferrari dan, terutama Fajar Faturrahman yang sering kalah lari dan kalah duel, harus bisa mengantisipasi pergerakannya.

Selain seorang top skor sementara, Ali Jasim juga menjadi pemain yang paling sering melepas tembakan tepat sasaran di Piala Asia U-23 kali ini. Situs resmi AFC mencatat, sudah delapan kali ia melepas shoot on target. Benar-benar ngeri si Jasim ini. Namun begitu, Timnas Indonesia tak perlu berkecil hati.

Jika Irak punya Ali Jasim, Garuda punya Rafael Struick. Kalau tidak tiba-tiba sakit perut, Struick bisa bermain di laga perebutan tempat ketiga nanti. Pemain kelahiran Leidschendam, Belanda ini akan menyaingi Ali Jasim di lini depan. Struick tak seperti Jasim yang meledak-ledak dan murah senyum. Ia kurang ekspresif dan pelit senyum di atas lapangan.

Tidak hanya perangainya, gaya main keduanya pun berseberangan. Jika Jasim sangat sporadis, Struick kelihatan malas berlari. Namun, justru itulah keahliannya. Mobilitas pemain keturunan Semarang ini begitu mengagumkan.

Ia tak hanya fokus di lini depan, tapi kadang juga turun ke belakang, menjadi penghubung antarlini.Struick ini gaya mainnya seperti Kai Havertz yang terlihat tak bergairah tapi cakap menafsir ruang. Keahliannya menafsir ruang ini membuat Struick tahu kapan harus menjadi penghubung, kapan melepas tembakan.

Struick juga telah membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang. Di Piala Asia U-23 kali ini, El Klemer bahkan termasuk pemain yang paling sering melepas tembakan ke arah gawang. Total sudah enam kali ia melakukannya. Jumlah itu hanya kalah dari Khusyain Nurchaev (7) dan Ali Jasim (8).

Kelemahan Timnas Indonesia U-23

Kurang jantan kalau cuma nyalahin wasit atas kekalahan melawan Uzbekistan. Timnas Indonesia tidak boleh menjadi udang yang tak tahu bungkuknya. Mereka harus mencium telapak tangan sendiri, bau atau tidak.

Ada banyak kekurangan saat ditekuk Uzbekistan. Misalnya, anak asuh Shin Tae-yong tidak bisa menguasai bola. Mereka terus ditekan oleh pasukan Uzbek. Betul, STY sering menyesuaikan taktik sesuai lawannya. Namun, jika hanya bertahan justru fisik makin mudah lelah. Jadi, di laga melawan Irak nanti tidak ada salahnya mengambil inisiatif untuk menekan.

Saat dikalahkan Uzbekistan, Indonesia memilih menyerang lewat tengah. Sayangnya, itu bisa diantisipasi dengan baik oleh Uzbekistan. Ivar Jenner dan Nathan Noel berhasil dimatikan. Nah, di laga melawan Irak, Indonesia harus lebih variatif lagi. Bisa dengan memanfaatkan lebar lapangan jika lini tengah terkunci.

Mengurangi miskomunikasi wajib hukumnya. Akurasi umpan juga perlu ditingkatkan. Karena itu bisa menjadi senjata ketika dapat momentum menyerang. Nah, dalam kondisi ini, Struick saja tidak cukup. Determinasi Witan Sulaeman dan penetrasi Marselino Ferdinan juga diperlukan.

Belum lagi, Indonesia juga tanpa Rizki Ridho yang dikartu merah. Kehilangan bek yang mirip Kim Soohyun itu jelas kerugian bagi Timnas Indonesia. Namun, STY pasti punya rencana siapa yang akan mengisi posisi Ridho.

Calon Lawan di Olimpiade

Laga bisa jadi akan berlangsung ketat. Atau malah mungkin antitesis bagi salah satu tim. Kendati begitu, mari optimis. Katakanlah Indonesia bisa mengalahkan Irak dan lolos ke Olimpiade langsung, siapa calon lawan mereka?

Indonesia berpeluang menempati slot AFC 3. Dan akan bergabung ke Grup B di Olimpiade 2024 cabang sepak bola putra. Di sana tim raksasa Argentina menanti. Selain Argentina, ada Maroko dan Ukraina.

Indonesia memang masih punya kesempatan di babak play-off andai kalah atas Irak. Tapi kalau bisa satu grup dengan Argentina, kenapa tidak?

Sumber: Detik, TribunNews, Detik, TheJakartaPost, BolaTimes, 11v11

7 Menit Bak Neraka! Timnas Indonesia Kalah Karena Mentalnya Dihancurkan Wasit

Ya… Harus bagaimana lagi? Sedih, kecewa, kesal, pasti itulah yang kini dirasakan publik sepakbola tanah air. Gemuruh suasana keseruan nobar di seluruh penjuru tanah air, tiba-tiba redup. Yang ada malah makian terhadap wasit dan VAR. Ya, para fans timnas tak bisa tidur dengan nyenyak akibat kekalahan atas Uzbekistan yang begitu menyakitkan.

Tapi apakah kita terus larut dalam kegagalan ini? Kalah dari Uzbekistan bukan kiamat. Asa Garuda Muda ke Olimpiade Paris tetap terbuka lebar! Masih ada beberapa langkah lagi. Mental timnas harus segera bangkit.

Sebelum itu, baiknya subscribe dan nyalakan loncengnya dulu agar tak ketinggalan sajian menarik dari Starting Eleven Story.

Timnas Gugup

Pasca menang melawan Korea Selatan, optimisme timnas untuk terus melaju ke final sangatlah besar. Ibarat nih, Korea Selatan saja bisa dikandaskan, masa Uzbekistan nggak bisa? Optimis sih boleh saja, namun secara realistis timnas sendiri melihat laga ini sebagai laga yang teramat berat.

Jelang laga melawan Indonesia, Uzbekistan belum pernah kebobolan. Kekuatan mereka merata di semua lini. Mereka juga punya pemain andalan CSKA Moscow, Abbosbek Fayzullaev. Kalau boleh jujur, dibanding Korea, performa Uzbekistan lebih solid.

Para punggawa garuda muda pun menyadari hal tersebut. Menurut Coach Shin, jelang laga para pemain timnas bahkan merasa gugup dan gentar duluan hadapi Uzbekistan. Pasca laga Shin Tae-yong mengaku hal tersebut menjadi salah satu faktor kenapa timnas terus ditekan Uzbekistan.

Uzbekistan Ngebet

Lain halnya Uzbekistan, yang justru tak ada takut-takutnya menghadapi Indonesia. Mereka bahkan sangat menggebu untuk melangkah ke final dan menjadi juara untuk kedua kalinya di ajang ini. Mereka juga tak takut dengan gemuruh dan teror suporter Indonesia yang membludak di Qatar.

Menurut pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze mental anak asuhnya sudah terbentuk dan terbiasa dengan tekanan suporter lawan. Baginya Uzbekistan hanya akan fokus pada permainan di lapangan. Pelatih 42 tahun itu justru ingin membungkam suporter timnas yang hadir di stadion. Ia bahkan sudah siapkan formula khusus untuk mengurung Timnas Indonesia sepanjang laga.

Perubahan Komposisi

Timnas harusnya siaga satu hadapi rencana Uzbekistan tersebut. Coach Shin juga harus siapkan formula khusus untuk mengantisipasinya. Secara formasi, timnas tak banyak berubah. Hanya melakukan pergantian pemain di beberapa posisi.

Di wing back kanan, yang jadi starter bukan lagi Rio Fahmi melainkan Fajar Faturrahman. Di bek tengah sebelah kanan, yang bermain dari awal yakni Muhammad Ferrari, bukan Komang Teguh. Sedangkan lini depan yang ditinggal Rafael Struick diisi oleh Ramadhan Sananta.

Perubahan komposisi tersebut awalnya tak diragukan. Namun nyatanya setelah berada di atas lapangan, memang terasa ada yang kurang. Terutama faktor kehilangan El Klemer.

Ramadhan Sananta tak bisa menjalankan peran seperti Struick. Ia jarang memancing lawan dan menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Ia tak seperti El Klemer yang bisa bergerak mobile, serta punya skill individu mengelabui lawan. Di sektor wing back kanan yang diisi Fajar Faturrahman juga berkali-kali mudah dieksploitasi oleh para pemain Uzbekistan.

Kalah Kelas

Di babak pertama, apa yang dikhawatirkan para punggawa timnas terbukti. Timnas Uzbekistan sangat mendominasi. Intensitas pressing pemain Uzbekistan membuat para pemain timnas tak berdaya. Timnas sudah distop terlebih dahulu jika ingin melakukan serangan balik.

Uzbekistan sangat nyaman menikmati penguasaan bola. Beruntung bagi timnas, beberapa peluang dari mereka masih belum bisa dikonversikan menjadi gol. Stamina para punggawa timnas juga banyak terkuras akibat hanya bertahan sepanjang laga.

Marselino dan kawan-kawan tak punya banyak peluang membahayakan gawang lawan. Praktis hanya dua tembakan yang mengarah ke kiper Uzbekistan sepanjang laga. Namun begitu, sebenarnya ada momen emas bagi timnas mengubah keadaan ketika Witan ditekel pemain Uzbekistan di daerah terlarang.

Sayangnya, alih-alih mendapat penalti, setelah dicek VAR kejadian tersebut malah dianggap bukan sebuah pelanggaran oleh wasit Shin Yin Hao. Hmmm.. Tanda-tanda nih wasit.

Momen Krusial 7 Menit Yang Mengubah Segalanya

Hingga menit 60, meski timnas digempur terus, mereka masih bisa menahan Uzbekistan tanpa gol. Namun setelah itu, drama pun terjadi. Di menit 61, berawal dari crossing Pratama Arhan, Muhammad Ferrari sukses ciptakan gol.

Namun wasit kembali mengecek VAR. Setelah ditinjau lewat VAR, gol tersebut dianulir karena Ramadhan Sananta dianggap offside. Mental Garuda Muda pun runtuh seketika. Penonton di Qatar dan bahkan yang nobar di gang-gang sempit di seluruh Indonesia hanya bisa terkulai melihat gol Ferrari dianulir.

Uzbekistan pun memanfaatkan kesempatan itu dengan makin membuat Timnas Indonesia kocar-kacir. Terbukti, hanya dalam waktu tujuh menit setelah gol itu dianulir, Uzbekistan bisa mencetak gol melalui Khusayin Norchaev.

Mental Timnas Drop

Pasca gol tersebut, mental timnas makin drop. Bukannya bermain lebih menyerang untuk menyamakan kedudukan, Timnas Indonesia justru makin ditekan oleh Uzbekistan. Pemain Uzbekistan tak memberikan nafas bagi timnas untuk mengembangkan permainan.

Alih-alih berharap menyamakan kedudukan, timnas malah berkurang pemainnya setelah Rizki Ridho terkena kartu merah. Bermain dengan 10 pemain, membuat Witan dan kawan-kawan makin susah untuk menyamakan kedudukan.

Mental pemain timnas pasca sang kapten dikartu merah makin ambles. Buktinya, mereka gugup dan terciptalah gol bunuh diri Arhan selang dua menit setelah Ridho Keluar. Lengkap sudah penderitaan Timnas Indonesia.

Cara Kerja Wasit dan VAR

Keputusan wasit dan VAR menjadi sorotan di laga ini. Publik sepakbola tanah air geram terhadap keputusan wasit Shin Hin Yao serta wasit VAR, Sivakorn Pu-Udom. Ya, dua nama tersebut menjadi trending di media sosial. Keduanya dirujak oleh netizen +62.

Tidak hanya netizen yang dibuat geram atas keputusan wasit, pemain seperti Muhammad Ferrari dan Justin Hubner juga mempertanyakan kapasitas wasit di laga ini. Apalagi pengadil di lapangan dan VAR punya rekam jejak pernah mengecewakan Timnas Indonesia.

Wasit VAR, Sivakorn Pu-Udom asal Thailand sempat merugikan Timnas Indonesia ketika melawan Qatar di laga pembuka ajang ini. Masih ingat kan, beberapa keputusan kontroversial Nasrulloh Kabirov diawali berkat “call” dari wasit VAR Thailand yang satu ini.

Sedangkan wasit Tiongkok, Shin Hin Yao juga pernah merugikan Timnas Indonesia U-22 di laga melawan Kamboja pada SEA Games 2022 lalu. Saat itu, wasit Tiongkok tersebut menghadiahi penalti terhadap Kamboja yang menjadi tuan rumah. Padahal pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Indonesia saat itu berada di luar kotak penalti.

Timnas Harus Bangkit!

Ya.. kesal sih boleh saja, namun semuanya sudah terjadi. Toh kelakuan wasit pasti nanti akan kena karmanya. Tinggal ditunggu saja. Yang terpenting lupakan kekalahan atas Uzbekistan ini. Mental timnas harus segera bangkit.

Lawan di perebutan tempat ketiga adalah Irak. Meski kalah pun Indonesia masih berkesempatan lolos ke Olimpiade Paris 2024, tapi bukankah lebih hebat jika bisa mengalahkan Irak lalu lebih cepat memastikan diri bermain di Paris 2024 mendatang? Selangkah lagi yuk, tuntaskan! Ayo rebut juara tiga! Ayo ke Eropa!

Sumber Referensi : bola.net, tribunnews, cnnindonesia, bola.com, sportdetik, cnnindonesia

Berita Bola Terbaru 29 April 2024 – Starting Eleven News

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

JERITAN BINTANG TIMNAS INDONESIA U23 SAAT BERENDAM AIR ES

Sebagai persiapan jelang melawan Uzbekistan di semifinal Piala Asia U-23 2024, para pemain Timnas Indonesia U-23 berendam di air es. Dalam unggahan video di Instagram, pada Minggu (28/4), para pemain yang berendam air es di antaranya Rafael Struick, Ivar Jenner, Marcelino, Hokky, Jeam Kelly, Rayhan Hannan, dan Ikhsan Nul Zikrak. Meskipun terdengar jeritan dari para pemain ketika berjuang menahan rasa dingin, namun manfaat berendam air es sangat luar biasa. Praktik ini bermanfaat untuk meredakan rasa sakit dan mempercepat pemulihan otot para punggawa Garuda Muda.

23 PENGUSAHA SUMBANG BONUS BUAT TIMNAS U23

Timnas Indonesia U23 mendapatkan guyuran bonus dari para pengusaha Indonesia. Tercatat ada 23 pengusaha yang menyumbang bonus untuk Garuda Muda. Sumbangan itu disepakati saat para bos-bos besar yang tergabung dalam Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) bersua di Jakarta pada Minggu (28/4). Pada gelaran syukuran dan halalbihalal, spontanitas mendukung Garuda Muda itu muncul. Penggalangan dana Rp23 miliar itu dipimpin oleh Maruarar Sirait.

KLARIFIKASI MNC GROUP TERKAIT NOBAR TIMNAS INDONESIA

Jelang pertandingan Semifinal Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23, beredar selebaran larangan nobar Piala Asia U-23, pihak MNC group yang memegang hak siar angkat bicara. Hal itu disampaikan Syafril Nasution selaku Corporate Secretary MNC Group pada Minggu, 28 April 2024. Syafril menegaskan, sejatinya kegiatan nobar itu dipersilahkan saja. Asalkan selama kegiatan tersebut berlangsung tidak dikomersilkan.

STY KANTONGI RAHASIA KEGANASAN UZBEKISTAN

Shin Tae Yong telah mengantongi kekuatan Timnas Uzbekistan. Pelatih Timnas Indonesia U23 itu telah melihat langsung pertandingan antara Uzbekistan melawan Arab Saudi pada Jumat 26 April 2024 lalu. Menurut Coach Shin, Uzbekistan adalah tim yang sangat bagus. Penampilan mereka sangat stabil, terorganisir, dan disiplin. “Namun, kami juga sudah sejauh ini. Kami berada dalam form yang bagus dan sudah bersiap dengan baik. Jadi, saya harap penampilan yang bagus dari para pemain dan hasil yang bagus pula,” ujarnya.

WARGA KORSEL BERHARAP INDONESIA TEMBUS OLIMPIADE

Sikap respect pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong setelah memulangkan negaranya sendiri Korea Selatan berbuah manis. Masyarakat Korsel juga rupanya mendukung Timnas Indonesia untuk lolos ke final Piala Asia U23 dan melaju ke Olimpiade 2024. Dukungan tersebut datang dari kolom komentar YouTube MBC hingga  Minggu (28/4/2024). Salah satu komentar dukungan berbunyi seperti ini: “Meski Korea sudah kalah, saya akan tetap mendukung Coach Shin, saya pasti mendukung Indonesia agar bisa ke Olimpiade.”

PELATIH JEPANG KAGET INDONESIA BISA KALAHKAN KORSEL

Go Oiwa yang kini menangani Jepang U23 mengaku terheran-heran melihat Timnas Indonesia bisa menumbangkan Korea Selatan. Menurutnya, Jepang saja pernah dikalahkan Korea Selatan di Piala Asia U23 dan Timnas Indonesia justru dengan mudahnya menang dari Korsel. Di sisi lain, pelatih 51 tahun itu juga memuji kecerdikan Shin Tae-yong dalam meramu formasi Timnas Indonesia U23 hingga bisa mengalahkan Korea Selatan. Menurut Go Oiwa,  Tim muda Indonesia merupakan kejutan di turnamen ini.

2 ANGGOTA POLRI BANGGA HARUMKAN INDONESIA LEWAT TIMNAS U23

Langkah Timnas Indonesia melaju hingga semifinal Piala Asia U-23 membuat para punggawa timnas merasa bangga. Termasuk bagi dua anggota Polri yang menjadi bagian dari pemain Timnas Indonesia U-23. Keduanya adalah Bripda Muhammad Ferrari yang merupakan bek timnas dan Bripda Daffa Fasya Sumawijaya kiper cadangan. Ferrari dan Daffa merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Ditlantas Polda Metro Jaya. Keduanya sama-sama bangga bisa membela Garuda Muda dan meraih prestasi yang membanggakan.

HASIL PERTANDINGAN

AS Roma harus puas meraih satu poin saat berkunjung ke markas sang juara bertahan pada pekan ke-34 Serie A 2023/24. Bertanding di Stadio Diego Maradona, Minggu (28/4) malam WIB, kedua tim bermain sama kuat 2-2. I Lupi unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti Dybala. Tim tuan rumah langsung membalikkan keadaan lewat masing-masing gol yang dicetak oleh Mathias Olivera dan Victor Osimhen. Semenit sebelum laga usai, gol Tammy Abraham membuat Roma bermain seri.

Fiorentina meraih poin penuh saat bermain di kandangnya, Stadio Artemio Franchi, saat menjamu Sassuolo dalam pekan ke-34 di ajang Serie A, Senin (29/04). Mereka menang atas Sassuolo dengan skor 5-1. Lima gol Fiorentina dicetak oleh Riccardo Sottil, Lucas Martinez, Nicolas Gonzales yang mencetak brace, dan Antonin Barak. Sementara Sassuolo hanya mencetak sebiji gol melalui Kristian. Atas hasil ini Fiorentina berada di urutan 9 pada klasemen Serie A.

Inter Milan menandai laga yang juga menjadi momen pesta juaranya, usai memastikan Scudetto, dengan kemenangan. Bermain di kandang sendiri, Nerazzurri menang 2-0 saat menjamu Torino. Dua gol kemenangan Inter dicetak oleh Hakan Calhanoglu, masing-masing di menit 56 dan 60.

Dari ajang Liga Spanyol, tuan rumah Real Betis bermain imbang 1-1 melawan Sevilla. Isco membawa Betis memimpin di menit ke 38, sebelum akhirnya Kike Salas menyamakan skor untuk Sevilla di menit 56.

Manchester City berhasil selamat dari gempuran Nottingham Forest demi memetik kemenangan krusial di pacuan gelar Liga Primer Inggris. Josko Gvardiol mencetak gol Liga Primer Inggris keduanya untuk membuka keunggulan City pada menit ke-33. Erling Haaland dimasukkan pada menit ke-62, tapi hanya butuh sembilan menit baginya untuk menorehkan namanya di papan skor.

Arsenal meraih kemenangan penting dalam laga bertajuk derby London Utara pada pekan ke-35 Liga Inggris 2023/24. Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (28/4) malam WIB, tim tamu unggul dengan skor 3-2. Gol bunuh diri dari Pierre-Emile Hojbjerg dan usaha dari Bukayo Saka serta Kai Havertz membuat Arsenal memegang kendali di babak pertama, meskipun tim tuan rumah memberikan perlawanan melalui gol dari Cristian Romero dan penalti Son Heung-min, tim tamu berhasil meraih tiga poin.

PSG KUNCI TITEL JUARA LIGA PRANCIS 2023/24

PSG resmi jadi juara Liga Prancis 2023/24 tanpa bermain. Kekalahan AS Monaco dari Lyon, Senin dini hari tadi, memastikan posisi PSG di puncak klasemen Ligue 1 tidak lagi terkejar. Gelar juara pun dikunci meski musim masih menyisakan tiga pertandingan. Kedua tim sama-sama menempuh 31 pertandingan. PSG memimpin dengan 70 poin. Monaco di peringkat dua dengan 58 poin. Jadi, ada selisih 12 poin.

COURTOIS DAN ALABA KEMBALI PERKUAT REAL MADRID

Real Madrid telah mengumumkan skuat yang akan dibawa oleh pelatih Carlo Ancelotti untuk laga kontra Bayern Munich, dan Thibaut Courtois beserta David Alaba ada di dalamnya. Alaba dan Courtois telah melewatkan hampir sepanjang musim ini karena cedera. Dilansir dari Diario AS, mereka tidak diharapkan mendapatkan menit bermain di Bavaria. Sang bek asal Austria mengalami cedera ligamen anterior (ACL) pada bulan Desember, dan tidak diharapkan bermain hingga musim depan. Sedangkan Courtois belum pernah bermain sama sekali pada musim ini.

PARADE SCUDETTO INTER PENUHI JALANAN KOTA MILAN

Para pemain tim sepak bola Inter Milan merayakan parade gelar liga top Serie A Italia ke-20 di di luar Stadion San Sirocco di Milan, Italia, Ahad (28/4). Upacara penyerahan medali dan pengangkatan trofi Serie A Liga Italia dilanjutkan dengan parade scudetto menggunakan bus atap terbuka di kota Milan. Puncak perayaan juara Inter Milan bertempat di Piazza Duomo yang merupakan simbol kota Milan.

PAQUETA SOAL KETERTARIKAN CITY KEPADANYA

Manchester City dikabarkan belum menyerah untuk mendatangkan gelandang West Ham United, Lucas Paqueta. Hal ini pun menimbulkan rasa penasaran bagaimana respon sang pemain soal rumor ini. Menurut cuitan Fabrizio Romano, Paqueta mengetahui ketertarikan itu sejak musim lalu. Pemain asal Brazil itu bahagia dan sangat menghormati West Ham, tapi apa pun masih bisa terjadi di akhir musim nanti.

JADON SANCHO BUKA PELUANG BALIK KE MU

Pemain Manchester United yang sedang menjalani peminjaman di Borussia Dortmund dikabarkan membuka peluang untuk kembali ke Inggris. Dilansir Tribal Football, pemain sayap berkebangsaan Inggris itu sedang menanti situasi Erik Ten Hag sebagai pelatih United. Sancho akan terbuka untuk kembali membela United musim depan apabila Ten Hag sudah tak melatih disana lagi.

SCOTT MCTOMINAY CEDERA DI LAGA VS BURNLEY

Kabar buruk kembali menimpa Manchester United. Lagi dan lagi, daftar cedera pemain United bertambah. Kali ini, Scott McTominay yang harus masuk ruang perawatan. Dilansir The Scottish Sun, McTominay mengalami cedera saat membela MU di laga kontra Burnley akhir pekan lalu. Masuk sebagai pemain pengganti McTominay tak bisa menyelesaikan pertandingan karena mengalami gangguan di bagian lututnya. Ini kabar buruk bagi United sekaligus Timnas Skotlandia yang sebentar lagi akan tampil di EURO 2024.

ARSENAL INCAR BINTANG MUDA VALENCIA

Arsenal dikabarkan telah menaruh minat pada salah satu bintang muda Valencia, Javi Guerra. Mikel Arteta begitu menggemari gaya main dan skill dari pemain berusia 20 tahun tersebut. Dilansir Caughtoffside, bukan perkara mudah untuk mendatangkan Guerra. Karena sang pemain memiliki klausul pelepasan di angka 100 juta euro. Apalagi, Arsenal tak sendirian, ada Real Madrid dan Barcelona yang memantau Javi Guerra.

TUCHEL ABAIKAN PERMINTAAN FANS UNTUK STAY DI MUNCHEN

Di tengah rumor Thomas Tuchel yang akan segera hengkang dari Bayern Munchen, sejumlah fans The Bavarian justru membuat petisi agar dirinya mau bertahan. Petisi itu berisi tentang harapan dan bujukan agar sang pelatih mau memperpanjang kontraknya. Dilansir Daily Mail, petisi itu tak cukup untuk mengubah niat Tuchel. Menurutnya, bertahan di Munchen bukan sebuah prioritas lagi baginya. Petisi itu tak akan mengubah apa pun.

AC MILAN MULAI NEGOSIASI DENGAN BEK ASTON VILLA

Menurut Football Italia, AC Milan dikabarkan telah menghubungi salah satu bek Aston Villa, Diego Carlos. Menurut laporan, Rossoneri bermasalah dengan lini bertahan musim ini. Maka dari itu, keberadaan Carlos diharapkan bisa memperbaiki masalah itu. Direktur AC Milan, Geoffrey Moncada telah bertemu dengan wakil Diego Carlos. Milan senang melihat kepemimpinan dan kekuatan duel baik darat maupun udara dari Carlos. Negosiasi pun terus berlanjut.

GRAHAM POTTER SEGERA LATIH AJAX

Ajax dilaporkan telah kembali mengadakan negosiasi dengan Graham Potter. Ini jadi yang ketiga kali setelah sang pelatih dua kali menolak paket gaji yang ditawarkan oleh tim Eredivisie tersebut. Dilansir Tribal Football, peluang Ajax untuk menggaet Potter kali ini lebih besar. Mereka dikabarkan datang dengan tawaran yang jauh lebih baik. Potter pun mulai melunak karena melihat keseriusan Ajax menggaetnya.

FALCAO TINGGALKAN RAYO VALLECANO

Bintang asal Kolombia, Radamel Falcao telah mengkonfirmasi bahwa dirinya tak akan membela Rayo Vallecano musim depan. Menurut cuitan Fabrizio Romano, Falcao ingin mencari tantangan baru. Dirinya 100% akan meninggalkan Rayo musim panas ini. Maka dari itu, Falcao akan berstatus bebas transfer per Juni mendatang.

BRENTFORD DAN LUTON BEREBUT TOP SKOR CHAMPIONSHIP

Menjelang akhir musim, Brentford dan Luton Town dikabarkan tengah mencari amunisi baru di sektor lini serang. Satu nama yang diperebutkan adalah pemain Blackburn Rovers, Sammie Szmodics. Dilansir The Sun, mesin gol Blackburn itu kini berstatus top skor sementara Divisi Championship dengan torehan 25 gol. Padahal, pemain yang satu ini berposisi sebagai gelandang serang. Blackburn sendiri menginginkan 20 juta pound apabila ada klub yang benar-benar berminat pada pemain berusia 28 tahun tersebut.

ANDRE VILLAS-BOAS JADI PRESIDEN FC PORTO

Mantan pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas telah resmi ditunjuk sebagai presiden FC Porto yang baru. Nama AVB jadi yang paling direkomendasikan dalam rapat jajaran petinggi klub beberapa pekan lalu. Menurut cuitan Fabrizio Romano, mulai saat ini, Andre bertanggung jawab tentang semua keputusan-keputusan penting bagi masa depan Porto. Termasuk, memecat Sérgio Conceição jika tak memenuhi target musim depan.

Kontraknya di Timnas Indonesia Diperpanjang, Ajang Bergengsi Ini Menanti STY

0

Erick Thohir mengonfirmasi perpanjangan kontrak Shin Tae-yong. Pelatih 53 tahun itu akan bertahan di Timnas Indonesia setidaknya sampai 2027. PSSI menganggap kalau Shin Tae-yong sudah memenuhi target.

Setelah kontraknya diperpanjang, ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Disamping itu, ajang-ajang prestisius nan bergengsi menanti STY bersama Timnas Indonesia.

Berikut ini adalah kompetisi yang akan diikuti Shin Tae-yong hingga 2027 mendatang. Namun, sebelum itu jangan lupa subscribe dan nyalakan loncengnya agar tak ketinggalan video terbaru dari Starting Eleven.

Olimpiade Paris 2024

Timnas Indonesia semakin dekat dengan Olimpiade Paris 2024, setelah melumat Korea Selatan di delapan besar Piala Asia U-23. Bahkan mungkin saja, ketika kamu menonton video ini, Timnas Indonesia sudah memastikan satu tiket ke Olimpiade.

Ya, lolos Olimpiade akan jadi pencapaian yang lebih dari luar biasa bagi Timnas Indonesia. Sudah sangat lama Timnas Indonesia tidak ambil bagian di ajang multi olahraga tersebut. Tentu Indonesia sering terlibat. Namun, di Olimpiade, Ibu Pertiwi tidak harum namanya melalui sepak bola, melainkan cabang olahraga lain.

Seperti bulu tangkis, angkat besi, dayung, panjat tebing, dan lain sebagainya. Di sepak bola putra, Timnas Indonesia terakhir kali main di Olimpiade pada tahun 1956 di Melbourne. Itu sekitar 68 tahun silam atau lebih dari setengah abad yang lalu.

Lolos Olimpiade bisa jadi pelipur lara karena Timnas Indonesia masih sulit buat lolos ke Piala Dunia. Ya, ibarat kata kalau Piala Dunia terlalu jauh, Olimpiade Paris 2024 dulu bolehlah. Toh, Shin Tae-yong juga berambisi membawa Timnas Indonesia ke Paris.

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dengan diperpanjangnya kontrak Shin Tae-yong, itu artinya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti, masyarakat Indonesia tak perlu cemas karena masih STY yang melatih. Selama ditukangi mantan pelatih Taeguk Warriors itu, Timnas Indonesia senior trengginas di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Terakhir, Tim Garuda bahkan mencabik-cabik Timnas Vietnam. Berkat dua kemenangan atas Pasukan Nguyen, Timnas Indonesia masih menjaga asa untuk terus melaju di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kini Indonesia duduk di posisi kedua Grup F dengan tujuh poin.

Indonesia memperlebar jarak dengan Vietnam yang baru mengumpulkan tiga poin di peringkat ketiga. Nah, Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan kembali dimulai pada Juni 2024 nanti.

Pertama, Timnas Indonesia akan menjamu Irak pada tanggal 6 Juni. Lima hari setelahnya, Gelora Bung Karno akan menjadi saksi Filipina dihajar habis-habisan oleh Thom Haye dan kolega.

Piala Dunia 2026

Karena tampil apik dan berpeluang terus melaju di Kualifikasi Piala Dunia, kesempatan bermain di Piala Dunia 2026 pun ibarat pendar cahaya yang tak berhenti dilihat seluruh masyarakat Indonesia.

Tidak berlebihan rasanya mengatakan demikian. Sebab, peluangnya ada di depan mata. Di edisi 2026 nanti, kebetulan Asia mendapat jatah sembilan tim buah dari format 48 tim. Demi sampai ke sana, Indonesia harus lolos ke putaran ketiga babak kualifikasi zona Asia.

Setelah itu, di putaran ketiga, anak asuh Shin Tae-yong hanya perlu menjadi runner-up grup untuk mengkavling satu tempat di Piala Dunia 2026. Bisa? Yakin saja! Percaya pada Shin Tae-yong. Meski ia tak menjamin hal itu. Tapi Tae-yong tak libur membangun tim dengan motivasi mendobrak segala ketidakmungkinan.

Jika lolos ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia bakal dilatih Shin Tae-yong. Dan itu akan menjadi ajang Piala Dunia kedua bagi STY sebagai pelatih tim nasional. Optimis?

Piala Asia 2027

Peluang Timnas Indonesia lolos otomatis ke Piala Asia 2027 juga terbuka lebar. Bahkan tinggal selangkah lagi skuad Garuda ambil bagian di ajang paling bergengsi di kancah Asia itu. Agar mendapat tiket langsung ke Piala Asia 2027, Timnas Indonesia perlu memastikan diri tidak tergusur di posisi dua di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Rasanya tidak perlu menjelaskan kemungkinan apabila Indonesia tergusur ke posisi tiga. Masa, sudah menang dua kali atas Vietnam dan unggul head to head atas Tim Nguyen, malah tergelincir? Mohon Timnas Indonesia nggak usah niru Liverpool, ya.

Sebab kalau sampai tergelincir di posisi tiga, Indonesia bukan hanya pupus harapannya ke Piala Dunia 2026, tapi juga mesti melewati kualifikasi putaran ketiga untuk bisa lolos ke Piala Asia 2027.

Well, Piala Asia edisi selanjutnya kabarnya akan dimainkan di Arab Saudi pada bulan Januari. Kalau berdasarkan kontraknya, sampai saat itu tiba, Shin Tae-yong masih memimpin.

Piala Asia U-23 2026

Tahun 2026 bukan hanya ada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Concacaf, tapi di Benua Asia juga berlangsung Piala Asia U-23. Timnas Indonesia berkesempatan besar lolos di ajang yang bakal diselenggarakan di Arab Saudi tersebut.

Timnas Indonesia yang melaju ke semifinal Piala Asia U-23 tahun 2024 akan menempati Pot 1. Ya, kamu tidak salah dengar. Pot unggulan! Karena masuk Pot 1, Indonesia akan terhindar dari tim-tim kuat di babak kualifikasi seperti Jepang, Uzbekistan, Arab Saudi, hingga Korea Selatan.

Maka dari itu, peluang Indonesia buat lolos lagi ke Piala Asia U-23 semakin besar. Terlebih jika pada kualifikasi Piala Asia U-23 edisi 2026 nanti, Shin Tae-yong kembali diminta membesut Timnas Indonesia U-23.

Dan bukan tidak mungkin kalau Shin Tae-yong pula yang akan memimpin Timnas Indonesia di Piala Asia U-23. Itu seandainya Timnas Indonesia senior gagal ke Piala Dunia. Kalau football lovers sendiri lebih menantikan Shin Tae-yong melatih Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026 atau di Piala Asia U-23 2026?

Piala AFF atau ASEAN Championship

Selain di level Asia dan dunia, hingga 2027 mendatang, ada dua agenda Piala AFF atau yang sekarang namanya ASEAN Championship. Yang terdekat tahun 2024 dan yang terjauh tahun 2026. Kita bahas yang terdekat saja. Timnas Indonesia sudah pasti akan ambil bagian di ASEAN Championship yang bakal digelar 23 November hingga 21 Desember 2024.

Besar kemungkinan di antara kalian sudah mulai jumawa menganggap ajang sepak bola se-Asia Tenggara ini nggak penting. Ya, tidak dipungkiri seorang Erick Thohir pun menganggap Piala AFF sebagai ajang latihan. Namun, jawab jujur, senang tidak apabila Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF?

Tidak ada salahnya kalau Timnas Indonesia menyeriusi ASEAN Championship akhir tahun ini. Dengan pencapaiannya, Timnas Indonesia layak menempati unggulan pertama di ajang tersebut. Pengamat sepak bola Asia, Ryan Walters menilai Timnas Indonesia pantas difavoritkan juara.

Lho, emang segitunya ya harus juara Piala AFF?

Begini. Besar kemungkinan selain Tommy Welly, masih banyak masyarakat yang berharap Timnas Indonesia meraih trofi. Dan satu-satunya trofi yang paling realistis adalah Piala AFF atau ASEAN Championship. Tanggung sekali, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong sudah bagus gini, harusnya trofi Piala AFF bisa dipunyai.

Yakin deh, STY sendiri pasti berhasrat mempersembahkan satu trofi buat Timnas Indonesia. Bisa jadi oppa masih penasaran karena di edisi sebelumnya cuma jadi runner-up dan semifinalis.

Lagi pula, Indonesia adalah salah satu pendiri ASEAN dan konfederasi sepak bola perbara Asia Tenggara, AFF. Masa sebagai pendiri, Timnas Indonesia belum sekalipun menjuarai Piala AFF? Rugi dong!

Coba bayangkan, lolos Olimpiade dan di akhir tahun pecah telur menjuarai Piala AFF, Timnas Indonesia bukan hanya membuktikan bisa tampil lagi di Olimpiade, tapi juga menjadi juara perdana Piala AFF dengan nama ASEAN Championship. Jika demikian, percaya 100% kalau seluruh rakyat Indonesia akan tersenyum berhari-hari meski utang dan cicilannya banyak.

Sumber: Okezone, CNNIndonesia, Bolanet, CNNIndonesia

Berita Bola Terbaru 28 April 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris, Liverpool harus puas dengan hasil imbang 2-2 kala bertandang ke markas West Ham United. Gol West Ham dicetak Jarrod Bowen menit 43 dan Michael Antonio menit 77. Lalu disamakan oleh Andrew Robertson menit 48 dan gol bunuh diri Alphonse Areola menit 65. Hasil ini membuat The Reds gagal menyalip Manchester City di urutan kedua klasemen sementara Liga Inggris

Hal yang sama juga dialami Manchester United yang imbang 1-1 dengan Burnley. Gol MU dicetak oleh Antony menit 79. Namun berhasil disamakan oleh Zeki Amdouni menit 87. Dengan tambahan satu poin, MU gagal memangkas jarak dengan Tottenham yang berada di peringkat lima klasemen sementara

Hasil imbang juga dialami Chelsea. Skuad racikan Mauricio Pochettino imbang 2-2 di kandang Aston Villa. Sempat tertinggal oleh gol bunuh diri Marc Cucurella menit 4 dan Morgan Rogers menit 42, The Blues bangkit dan menyamakan kedudukan melalui aksi Noni Madueke dan Conor Gallagher di babak kedua.

Sementara itu, Newcastle United justru menang telak dengan skor 5-1 kala menjamu Sheffield United. Sempat tertinggal melalui tandukan Anel Ahmedhodzic menit lima, Newcastle comeback lewat gol-gol yang dicetak oleh Aleksander Isak menit 26 dan 61, Bruno Guimaraes menit 54, gol bunuh diri dari Ben Osborn menit 65, dan Callum Wilson menit 72. Hasil ini membuat Newcastle menempel ketat United di urutan keenam.

Terbang ke Italia, Lazio menang tipis kala menjamu Hellas Verona. Gol semata wayang Lazio dicetak oleh Mattia Zaccagni menit 72. Dengan tambahan tiga poin, Lazio naik ke peringkat keenam klasemen sementara Serie A.

Di laga lain, Juventus dan AC Milan harus puas berbagi angka saat laga berakhir dengan skor 0-0. 

Beralih ke Liga Spanyol, Girona terus menjaga asa untuk tampil di Liga Champions dengan menang 2-0 atas Las Palmas. Gol Girona dicetak oleh David Lopez menit 26 dan Artem Dovbyk menit 57. Kemenangan ini bikin Girona tetap berada di urutan kedua klasemen sementara La Liga.

Di pertandingan lain, Atletico Madrid menang 3-1 atas Athletic Bilbao. Gol Los Rojiblancos dicetak oleh Rodrigo De Paul, Angel Correa, dan satu gol bunuh diri dari Unai Simon. Sementara itu, Bilbao hanya membalas sekali melalui sepakan Nico Williams menit 45. 

POCHETTINO TIDAK SUKA DENGAN ADANYA VAR

Selepas menelan imbang di laga kontra Aston Villa, pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino dikabarkan tak senang dengan beberapa keputusan wasit. Terutama wasit yang bertugas di ruangan VAR. Dilansir Sky Sport, Pochettino merasa banyak dirugikan dalam pertandingan tersebut. Salah satunya ketika adanya gol Chelsea yang dianulir oleh wasit gara-gara VAR. Menurutnya, VAR hanya merusak citra Liga Inggris.

JURRIEN TIMBER BERPELUANG COMEBACK LAWAN SPURS

Jelang Derby London Utara melawan Tottenham, Mikel Arteta mengonfirmasi bahwa salah satu pemainnya berpeluang melakukan comeback dari cedera. Dilansir Standard, pemain itu adalah Jurrien Timber. Pemain berkebangsaan Belanda itu dikabarkan telah pulih dari cedera lutut yang dialami pada Agustus lalu. Kini, Timber sudah dalam kondisi yang jauh lebih baik dan siap membantu Arsenal untuk memenangkan sisa laga musim ini.

SALAH DAN KLOPP CEKCOK, ADA APA?

Adegan kurang mengenakan tersaji di depan bench pemain Liverpool tadi malam. Ketika Mohamed Salah akan memasuki lapangan sebagai pemain pengganti, dirinya justru terlibat adu mulut dengan Jurgen Klopp. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Dilansir Standard, keduanya menolak untuk menjelaskan saat ditanya oleh wartawan. Sementara itu, Salah hanya mengatakan bahwa jika dirinya membuka mulut soal itu, maka dirinya akan berada dalam bahaya. Pernyataan ini menimbulkan spekulasi bahwa hubungannya dengan Klopp sedang tidak baik-baik saja.

KYLE WALKER SEMAKIN DEKAT KE MUNCHEN

Bayern Munchen dikabarkan akan membangkitkan lagi ketertarikan kepada Kyle Walker musim panas nanti. Dilansir Daily Star, Munchen berniat untuk kembali mengadakan negosiasi dengan City setelah tawaran pertama ditolak pada musim panas lalu. Kabarnya, City akan berat hati untuk melepas sang pemain, karena Walker merupakan bagian penting dari permainan City selama beberapa tahun terakhir. Tapi, jika Munchen mau memasukan nama Jamal Musiala dalam kesepakatan, itu lain cerita.

SAUDARA GARNACHO EJEK CODY GAKPO

Kabar kurang mengenakan menimpa bintang muda Manchester United, Alejandro Garnacho. Saudara laki-lakinya, yakni Roberto dikabarkan telah melayangkan hinaan yang berlebihan kepada pemain Liverpool, Cody Gakpo. Dilansir Daily Mail, saudara laki-laki Garnacho menyindir tentang performa Gakpo sebelum pertandingan Liverpool melawan West Ham. Roberto menganggap bahwa kedatangan Arne Slot tak akan membuat sang pemain bisa bermain lebih bagus musim depan.

SHEFFIELD RESMI TERDEGRADASI DARI LIGA INGGRIS

Kekalahan 5-1 atas Newcastle United kemarin telah mengakhiri perjuangan Sheffield United di pentas tertinggi sepakbola Inggris musim ini. The Blades dinyatakan resmi terdegradasi ke Divisi Championship. Dilansir The Athletic, dengan menyisakan tiga pertandingan lagi, Sheffield jadi tim pertama yang terdegradasi musim ini. Itu karena mereka baru mengumpulkan 16 poin dan tak akan sanggup mengejar poin Nottingham Forest (26 poin) di urutan ke-17 meski memenangkan sisa pertandingan.

FANS MILAN TOLAK LOPETEGUI

Misi pencarian pelatih baru AC Milan kabarnya telah usai. Manajemen klub telah memutuskan bahwa Julen Lopetegui jadi kandidat terkuat untuk menggantikan Stefano Pioli musim depan. Namun, dilansir Football Italia, munculnya nama Lopetegui membuat sejumlah fans Milan murka. Mereka menolak keras penunjukan pelatih berkebangsaan Spanyol itu. Ultras Milan bahkan sampai mempopulerkan tagar #Nopetegui untuk menunjukan bahwa mereka benar-benar menginginkan pelatih yang lebih berkualitas dari sekadar Julen Lopetegui.

DE ROSSI KONFIRMASI NDICKA BAKAL MAIN LAGI

Jelang big match melawan Napoli, pelatih AS Roma saat ini, Daniele De Rossi membagikan kabar positif tentang perkembangan kesehatan Evan Ndicka. Dilansir Football Italia, legenda AS Roma itu mengatakan bahwa Ndicka sudah mencapai kondisi kebugaran yang jauh lebih baik dari sebelumnya. De Rossi bahkan mengonfirmasi bahwa Evan Ndicka akan menjadi starter melawan Napoli pekan ini.

CHIESA BERKHIANAT KE ROMA?

Kabar mengejutkan datang dari bintang Juventus, Federico Chiesa. Sang pemain dikabarkan telah menimbulkan minat dari beberapa klub termasuk, rival Juventus, AS Roma. Dilansir ESPN, kontrak Chiesa bersama Juventus akan berakhir pada pertengahan tahun 2025. Namun, sang pemain tak kunjung mencapai kesepakatan baru dengan klub. Maka dari itu, Juve tidak menutup kemungkinan bakal melepas Chiesa ke Roma akhir musim ini ketimbang harus kehilangannya dengan status bebas transfer.

BARCA TERUS GODA KVARA

Bintang tim nasional Georgia, Khvicha Kvaratskhelia dikabarkan belum juga mencapai kesepakatan soal kontrak baru dengan Napoli. Hal ini membuat beberapa petinggi klub cemas karena banyak klub yang berminat pada Kvara. Dilansir Football Italia, salah satu klub yang sedang memantau Kvara adalah Barcelona. Di tengah negosiasi kontrak baru dengan Napoli, El Barca terus menggoda sang pemain untuk hengkang. Hal itu telah dikonfirmasi oleh sang agen, Mamuka Jugeli.

NICO WILLIAM DIPERLAKUKAN RASIS OLEH FANS ATLETICO

Kasus rasisme kembali terjadi di sepakbola Spanyol. Setelah beberapa pekan lalu Vinicius Jr, kini Nico William yang jadi korban. Perlakuan rasis itu didapat Nico kala bertandang ke markas Atletico Madrid. Dilansir ESPN, penyerang berkebangsaan Spanyol itu diteriaki “Monyet” oleh beberapa oknum tak bertanggung jawab di tribun Metropolitano Stadium. Nico pun membalasnya dengan mencetak gol penyeimbang. Usai menjebol gawang Jan Oblak ia berlari ke tribun dan menunjuk lengannya. Tindakan ini mengacu pada warna kulitnya yang dihina itu. 

KESUKSESAN TIMNAS U-23 DISOROT MEDIA AL JAZEERA

Kejutan Timnas Indonesia U-23 yang melaju ke semifinal Piala Asia U-23, telah mendapat sorotan dari berbagai media asing. Salah satunya media asal Timur Tengah, Aljazeera. Hal tersebut diungkapkan oleh Sport.Detik. Menurut laporan, Aljazeera menyebut peran penting sosok Erick Thohir di balik transformasi sepakbola Indonesia. Aljazeera juga menilai pengalaman Erick yang pernah memimpin Inter Milan menjadi berkah tersendiri bagi sepakbola Indonesia. Ketika diwawancarai oleh Aljazeera, Erick menyampaikan mimpi Indonesia. Dirinya menyebut Timnas Indonesia sebagai raksasa yang sedang berusaha bangkit dari tidurnya.

BARCELONA INCAR LUIS DIAZ

Dikutip dari Football Espana, Barcelona memprioritaskan pemain sayap kiri baru untuk musim depan. Menurut kabar, bintang Liverpool, Luis Diaz sebagai target nomor satu mereka. Diaz dihargai sekitar 70 juta euro oleh Liverpool di tengah rumor bahwa para pelatih kehilangan kesabaran dengan penampilannya, dan pemain Kolombia itu mungkin tertarik untuk memulai awal baru di sepak bola Spanyol pada tahun 2024.

ARSENAL BUKA PEMBICARAAN KONTRAK DENGAN GABRIEL

Arsenal telah membuka pembicaraan kontrak dengan Gabriel Magalhaes, menurut surat kabar Inggris Sky Sports. Bek tengah ini telah menjadi pemain bintang bagi Meriam London dan sekarang bisa memperpanjang masa tinggalnya bersama The Gunners.  Gabriel menandatangani perpanjangan kontrak pada Oktober 2022, yang masih memiliki sisa waktu dua tahun, namun diskusi awal dilaporkan membuahkan hasil yang positif.

BARCELONA SIAPKAN KONTRAK BARU UNTUK PAU CUBARSI

Karir Pau Cubarsi meningkat pesat di Barcelona. Dari debutan di tim utama pada bulan Januari menjadi starter reguler di klub, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Blaugrana akan memberinya kontrak baru untuk mengamankan masa depannya. Saat ini ia hanya terikat kontrak selama tiga tahun, namun begitu ia berusia 18 tahun, Barcelona memberinya kontrak jangka panjang. Kesepakatannya akan dimulai dari €4 juta per musim tahun depan, dan meningkat menjadi €12 juta per musim pada tahun 2029. 

MADRID MUNDUR KEJAR DAVIES?

Real Madrid telah banyak dikaitkan dengan bek sayap Kanada, Alphonso Davies selama setahun terakhir, dan banyak yang memperkirakan dia akan tiba musim panas ini. Namun hal itu tampaknya tidak mungkin terjadi, berdasarkan kabar terbaru yang terjadi di ibu kota Spanyol. Relevo mengungkapkan bahwa kontak antara Davies dan Real Madrid mendingin dalam beberapa pekan terakhir. Penyebabnya adalah perubahan prioritas Los Blancos. Penampilan Mendy dianggap telah memenuhi ekspektasi dan dapat diberi perpanjangan kontrak.

BINTANG SEPAKBOLA WANITA BRASIL RESMI GANTUNG SEPATU

Legenda sepakbola wanita Brasil, Marta mengatakan dia akan pensiun dari sepak bola internasional tahun ini. Striker berusia 38 tahun ini merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil di sepak bola internasional, dengan 123 gol dalam 196 penampilan. Marta bisa tampil keenam di Olimpiade jika dia terpilih masuk skuad Brasil musim panas ini di Paris. “Tidak akan ada lagi Marta mulai tahun 2025 di timnas sebagai atlet,” ucapnya dilansir BBC.

RAKITIC TERANG-TERANGAN SEBUT MESSI BUKAN KAPTEN TERBAIK

Ivan Rakitic terang-terangan menghina Lionel Messi. Rakitic menjelaskan mengapa legenda Argentina Lionel Messi bukanlah kapten yang sempurna di Barcelona. Gelandang Kroasia, yang bermain bersama Messi di Barcelona dari 2014 hingga 2020, mengklaim bahwa legenda sepak bola itu tidak pandai memberi tahu Anda ‘apa yang harus Anda lakukan’ saat dia menjadi kapten klub. Kedua pemain tersebut telah pindah dari Barcelona.

SEBELUM DIPECAT, TEN HAG SIAP TINGGALKAN MU DAN KEMBALI KE AJAX

The Mirror mengklaim Erik ten Hag siap meninggalkan MU musim panas ini jika dia tidak mendapat jaminan pemilik United, Sir Jm Ratcliffe dan orang kepercayaannya bahwa mereka berkomitmen terhadap proyeknya. Laporan tersebut menyebut, Erik ten Hag bersiap untuk keluar dari Old Trafford sebelum dia dipecat manajemen Setan Merah. Menurut Telegraaf, pelatih asal Belanda itu adalah salah satu dari tiga kandidat terakhir yang dipertimbangkan Ajax untuk mengambil alih musim panas ini.

MESSI MENGENANG MANTAN PELATIH BARCELONA TITO VILANOVA

Kamis (25/4/2024) menjadi peringatan 10 tahun meninggalnya mantan pelatih Barcelona, Tito Vilanova. Eks bintang Barcelona, Lionel Messi, turut memberikan penghormatan kepada sosok yang pernah menanganinya di Spanyol itu. Dalam sebuah postingan di Instagram Story miliknya, mega bintang yang sekarang membela Inter Miami itu mengungkapkan perasaannya mengenai Tito Vilanova. “Sudah 10 tahun, kami tidak akan melupakanmu Tito,” tulis Messi dengan foto dirinya bersama mantan pelatih Barcelona itu.

FERNANDO TORRES BAKAL NAIK JABATAN DI ATLETICO MADRID

Fernando Torres bersiap untuk promosi kepelatihan di Atletico Madrid. Pelatih berusia 40 tahun ini bertanggung jawab atas Juvenil A, tim junior utama di Atletico. Pada awal musim semi, dilaporkan bahwa Torres merasa dia telah melewati level tersebut, dan dia menginginkan tantangan baru untuk musim depan. Relevo melaporkan semuanya mengarah ke Atlético Madrid B untuk Torres di masa depan.