Beranda blog Halaman 103

Berita Bola Terbaru 17 Oktober 2024 – Starting Eleven News

0

ADIDAS RILIS SEPATU SPECIAL EDITION UNTUK BELLINGHAM

Salah satu brand olahraga terbesar di dunia, Adidas baru saja merilis sepatu bola edisi spesial pertama untuk Jude Bellingham. Dilansir FourFourTwo, sepatu signature milik Bellingham itu bertajuk “Belligold”. Sepatu tersebut memiliki warna dasar hitam dengan sentuhan warna emas yang mewah. Selain sepatu, Adidas juga meluncurkan beberapa koleksi spesial Jude Bellingham berbentuk kaos, celana pendek, jersey dan baju olahraga lain. Koleksi ini terinspirasi dari arsip Adidas pada era 80-an hingga 90-an agar bernuansa retro.

MADRID PANTAU PEDRO PORRO

Masih seputar Real Madrid, klub yang berasal dari Ibukota Spanyol itu telah mengidentifikasi beberapa nama bek sayap kanan yang akan menjadi target transfer di musim panas tahun 2025. Dilansir Caught Offside, Trent Alexander-Arnold memang jadi target utama Madrid. Namun, El Real juga telah menyiapkan nama alternatif. Dia adalah bek kanan Tottenham, Pedro Porro. Madrid menilai Pedro sebagai bek kanan bernaluri menyerang layaknya TAA. Itu adalah atribut yang cocok dengan skema yang diusung tim. Selain Pedro Porro, Madrid juga mengantongi nama Jeremie Frimpong dari Leverkusen dan Juanlu dari Sevilla.

TEBAS MINTA PIALA DUNIA ANTARKLUB DIBATALKAN

Sementara itu, Presiden La Liga, Javier Tebas akhirnya buka suara soal proyek FIFA yang akan menggelar Piala Dunia Antarklub dengan format baru pada tahun 2025. Format baru yang dicanangkan FIFA akan melibatkan lebih banyak klub agar terjadi lebih banyak pertandingan. Menurut The Athletic, Tebas tidak setuju dengan wacana ini. Dirinya bahkan dengan lantang meminta FIFA untuk membatalkan proyek itu. Tebas merasa agenda gila itu tidak disukai oleh semua pihak, termasuk pemain, liga, dan klub. Bahkan hingga saat ini Piala Dunia Antarklub belum mempunyai sponsor. Maka dari itu, Tebas meminta FIFA untuk segera merevisi keputusannya.

HUBUNGAN ISTIMEWA INTER DAN ARAB SAUDI

Dari Spanyol, kita bergeser ke Italia dimana Inter Milan baru saja melebarkan sayap bisnisnya ke daratan Arab Saudi. Dilansir Football Italia, Inter jadi tim Eropa pertama yang mendapatkan izin bisnis atau lisensi MISA komersial di Arab Saudi. Nantinya, izin ini akan membuat Inter mendirikan akademi sepakbola dan memperluas basis penggemar di Arab Saudi. “Melalui kemitraan strategis, Nerazzurri akan memperjuangkan nilai-nilai, tradisi, dan gaya Italia di luar olahraga,” tulis pernyataan resmi yang diumumkan dalam pertemuan khusus di Riyadh.

POGBA RELA DIGAJI KECIL DEMI JUVE

Setelah memenangkan banding atas kasus dopingnya, untuk pertama kali Paul Pogba muncul di hadapan media. Kepada Sky Sport, Pogba pun berbicara tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya. Pogba berkata kalau Pogba yang dulu sudah tidak ada. Dirinya akan kembali ke lapangan dengan penuh rasa hormat, bijaksana, dan rendah hati. Dirinya juga sudah berdamai dengan serangkaian kasus dan tuduhan doping tersebut. Paul Pogba masih menyimpan hasrat kembali bermain untuk Juventus. Ia bahkan bersedia menerima pemotongan gaji demi bertahan di Turin.

VARANE BERMAIN DENGAN 1 LUTUT DALAM 11 TAHUN

Sama halnya dengan Paul Pogba, eks pemain Como, Raphael Varane juga menyampaikan beberapa pesan dan fakta setelah dirinya memutuskan pensiun beberapa pekan lalu. Dilansir Mirror, Varane ternyata sudah menahan rasa sakit di lututnya sejak lama. Varane bahkan mengungkapkan bahwa ia bermain selama 11 tahun terakhir, termasuk tiga musim di Manchester United hanya dengan “satu lutut”. Yang mana berarti bahwa lutut satunya sudah rusak karena terus dihantam cedera. Hal tersebut juga yang membuatnya jadi jarang melakukan tekel jika sedang mengawal lini pertahanan.

MENDY SPILL KENAKALAN PEMAIN CITY

Dari sepakbola Inggris, ada Benjamin Mendy yang membongkar beberapa kelakuan nakal mantan rekan-rekannya sewaktu masih bermain di Manchester City. Dilansir Goal, Mendy mengatakan bahwa hubungannya dengan pemain City mengalami pasang surut. Terlebih, setelah dirinya terjerat tuduhan pemerkosaan. Setelah putusan yang menyatakan dirinya tak bersalah, Mendy sedikit kecewa dengan beberapa oknum pemain Manchester City. Ia bersaksi kalau beberapa pemain, termasuk kapten tim saat itu juga hadir di pesta 21+ yang ia selenggarakan. Namun, ketika Mendy terjerat kasus, pemain-pemain itu justru menjauhinya.

ARSENAL MASIH NGUTANG, KROENKE MALAH JOR-JORAN DI NFL

Dari Manchester kita bergeser ke London dimana ada kejadian kontradiktif yang melibatkan Arsenal dan pemiliknya, Stan Kroenke. Menurut Football London Arsenal masih menanggung pinjaman sekitar 260 juta pound. Dan menurut aturan Associated Party Transaction (APT) yang baru, pinjaman itu akan segera dikenakan bunga yang besar jika tak kunjung dilunasi. Namun, di sisi lain sang pemilik, yakni Kroenke justru baru saja menandatangani kesepakatan renovasi stadion senilai 1 miliar pound di Amerika Serikat. Kroenke sendiri adalah salah satu dari 32 pemilik NFL menyetujui renovasi senilai 1,07 miliar pound di Stadion EverBank, kandang Jacksonville Jaguars. Kabar ini tentu semakin menjelaskan bahwa Arsenal selalu dianak tirikan oleh Kroenke.

CHELSEA DITUDUH MENGAKALI PSR

Masih dari London, Chelsea dikabarkan sedang mendapat tuduhan baru soal melanggar  Profit and Sustainability yang diterapkan oleh liga. Dilansir 90min, The Blues kini dituduh telah memanfaatkan keuntungan dari penjualan pemain lulusan akademi untuk mengakali Profit and Sustainability (PSR). Penjualan Conor Gallagher dan Mason Mount dengan nilai yang cukup tinggi jadi trigger tuduhan ini. Karena kedua pemain itu menghasilkan keuntungan yang luar biasa, yakni hampir 100 juta euro mengingat keduanya merupakan lulusan akademi Chelsea. Mendengar ini pihak Chelsea pun buka suara. Menurut mereka, ini bukan soal mengakali sistem. Tapi ini adalah bagian dari bisnis dan kesepakatan. Penjualan mereka juga berdasarkan status pemain di klub, kontrak, dan kemauan sang pemain.

TERNYATA SEBELUM TUCHEL, FA INCAR ANCELOTTI

Setelah mengupas berita seputar klub, kini kita akan membahas berita internasional. Masih dari Inggris tapi kali ini tim nasionalnya. Sebelum FA mengumumkan Thomas Tuchel sebagai pelatih Timnas Inggris yang baru, ternyata Carlo Ancelotti sempat jadi opsi teratas selain Pep Guardiola. Dilansir Daily Mail, FA sudah mengadakan komunikasi dengan pelatih Real Madrid itu. Hal itu diungkapkan oleh salah satu pundit Inggris, Gary Lineker. Namun, status Ancelotti yang masih terikat kontrak dengan El Real menjadi batu sandungan dalam negosiasi tersebut. Tuchel yang masih nganggur dinilai jadi opsi paling realistis saat ini.

TUCHEL JANJI BAWA PULANG TROFI PIALA DUNIA 2026

Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel dengan berani memberikan garansi prestasi kepada publik. Dilansir Mirror, Tuchel berjanji akan menambahkan bintang kedua di emblem yang tersemat di dada. Itu tandanya, Tuchel yakin bahwa tim asuhannya akan menjuarai Piala Dunia 2026 mendatang. Tuchel beropini bahwa dengan materi pemain dan filosofi sepakbola yang sudah ada sebelumnya, Inggris memiliki potensi besar untuk meraih trofi Piala Dunia. Apalagi sebelumnya Inggris sudah membuktikan bisa back to back final di Piala Eropa.

MANCINI TERANCAM DIPECAT

Dari Eropa, kini membahas sepakbola Asia. Media Bahrain, Al Watan News memberitakan pemecatan pelatih Arab Saudi, Roberto Mancini. Dikutip TVOnenews, media tersebut mengabarkan bawa posisi Mancini sedang diujung tanduk usai menuai hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Memulai kompetisi dengan ditahan imbang Indonesia, Arab hanya bisa menang sekali dari China. Sisanya, mereka kalah dari Jepang dan imbang lawan Bahrain. Kabarnya, wacana pemecatan Mancini akan terealisasi dalam beberapa hari kedepan.

BAHRAIN TAKUT MAIN DI GBK, INDONESIA BISA MENANG WO?

Sementara dari sepakbola Tanah Air, drama Bahrain dan Indonesia belum juga usai. Kali ini, Federasi Sepakbola Bahrain telah mengajukan surat permohonan ke AFC dan FIFA agar pertandingan kedua melawan Indonesia nanti diselenggarakan di tempat netral. Dilansir Sport Detik, upaya ini dilakukan demi keamanan pemain dan staf pelatih Timnas Bahrain. Jika dilihat dari kasus yang serupa, hal ini pernah terjadi di Liga Champions Asia. Kala itu, klub India Mohun Bagan dianggap kalah WO karena menolak bertandang ke markas Tractor FC di Iran dengan alasan keselamatan. Saat itu, Iran memang baru melepaskan rudal ke Israel. Nah, kalau begini, harusnya AFC dan FIFA tidak mengabulkan permintaan Bahrain dan menganggap Bahrain kalah WO karena menolak hadir ke GBK.

PEMAIN CHINA SINDIR KUALITAS PEMAIN KETURUNAN INDONESIA

Usai mengalahkan Indonesia, dua bintang Timnas China, Xie Wenneng dan Wei Shihao, menyindir kualitas para pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Dilansir Bola.com, Wenneng dan Shihao menganggap kualitas pemain keturunan Indonesia sama saja dengan pemain kelas dua di Asia. Buktinya, secara kemampuan individu, China bisa mengungguli pemain-pemain Indonesia yang berkarir di Eropa. Kedua pemain China itu menilai kalau organisasi permainan Indonesia belum terbentuk. Mereka layaknya klub sepakbola yang baru didirikan.

TIMOR LESTE LOLOS KE PIALA AFF

Setelah fase kualifikasi usai, slot peserta Piala AFF 2024 akhirnya terisi penuh oleh sepuluh negara kontestan. Dilansir CNN Indonesia, Babak playoff antara Timor Leste vs Brunei Darussalam sudah tuntas digelar. Timor Leste berhak lolos ke putaran final Piala AFF 2024 setelah menang agregat 1-0 dari Brunei. Nantinya, Timor Leste akan bergabung dengan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Kamboja di Grup A. 

ECHEVERRI SEGERA BERGABUNG CITY

Menjelang akhir tahun, Pep Guardiola merasa antusias karena akan menyambut pemain barunya, Claudio Echeverri. Gelandang yang sudah direkrut Manchester City sejak Januari itu akan segera mengakhiri masa pinjamannya di River Plate. Dilansir Mirror, per Januari nanti, pemain berusia 18 tahun itu akan sah berseragam Manchester Biru. Kemungkinan sang pemain untuk menjalani debut musim ini pun cukup besar, mengingat Pep Guardiola masih terus bereksperimen dengan lini tengah dan lini depannya. 

FERGIE DIMINTA JAUHI RUANG GANTI MU

Kabar mengejutkan datang dari Manchester United. Pemilik baru, INEOS kabarnya telah berbicara dengan Sir Alex Ferguson soal perannya di belakang layar. Dilansir Daily Mail, INEOS menginginkan Fergie untuk menjaga jarak dengan ruang ganti pemain. INEOS ingin Fergie tidak terlalu ikut campur urusan dapur Manchester United lagi. Selain itu, tunjangan apresiasi kinerja Fergie pun akan dipangkas untuk memberikan kelonggaran di sektor finansial klub.

LAGI TOP PERFORM, MARTINELLI MALAH CEDERA

Kabar kurang mengenakan justru datang dari London, Arsenal kabarnya akan kehilangan pemain andalannya, yakni Gabriel Martinelli untuk beberapa pekan ke depan. Dilansir Standard, Martinelli baru saja menandai kembalinya ke tim nasional Brazil dengan cedera. Hal itu dikonfirmasi oleh federasi sepakbola Brazil. Mereka mengatakan kalau pemain sayap itu menderita masalah pada otot betis dan sudah menjalani pemindaian MRI. Menariknya, jika biasanya pemain cedera kembali ke klub, Martinelli justru tetap bersama skuad Selecao untuk menjalani perawatan dalam beberapa hari mendatang.

MILAN PANTAU TALENTA RIVER PLATE

Dari Inggris, kita bergeser ke Italia untuk membahas AC Milan yang juga mengincar pemain-pemain Amerika Latin. Dilansir Football Italia, Rossoneri dikabarkan sedang memantau talenta muda Argentina, Franco Mastantuono. Menurut laporan, pemandu bakat Milan, Geoffrey Moncada sudah terbang ke Argentina untuk memantau permainan Franco bersama River Plate. Sang pemain baru akan berusia 18 tahun musim depan. Tapi, harga yang dibandrol River sudah tinggi sekali, yakni 41 juta euro.

ZAPATA SUKSES JALANI OPERASI LUTUT

Penyerang Torino, Duvan Zapata baru saja menjalani operasi di Prancis. Berita itu dipublikasikan langsung oleh pihak klub. Dikutip Foot Italia, Zapata telah berhasil menjalani operasi lutut kemarin di Hôpital Privé Jean Mermoz di Lyon, Prancis. Prosedur pembedahan melibatkan rekonstruksi ligamen anterior cruciate beserta penjahitan meniskus medial dan lateral di lutut kiri Zapata. Meski operasinya sukses, Zapata baru akan kembali ke Italia hari ini. Dia harus menjalani beberapa terapi dan serangkaian rehabilitasi dulu untuk menunjang pemulihannya.

LEGENDA LAZIO SARANKAN RASHFORD PINDAH KE SERIE A

Mantan bintang Lazio, Paul Gascoigne baru-baru ini memberikan pesan dan saran untuk pemain Manchester United, Marcus Rashford. Dikutip Football Italia, Paul menyarankan Rashford untuk hengkang dari United dan menjajal Serie A layaknya Scott McTominay. Paul yakin, Italia bisa membantunya bangkit kembali dari situasi sulit di Old Trafford. Untuk Rashford, dia tampaknya tidak senang bermain di Inggris. Dan beberapa klub bagus akan datang untuknya. Pergi ke Italia, itu akan mengguncangnya,” tutur Paul.

TIJJANI UNGKAP ALASAN PILIH MILAN KETIMBANG BARCELONA

Masih dari sepakbola Italia, ayah dari gelandang AC Milan keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders mengungkapkan alasan mengapa lebih memilih Milan ketimbang Barcelona pada musim panas 2023. Seperti yang diwartakan oleh Football Italia, Martin Reijnders menjelaskan bahwa Barcelona dan beberapa klub Liga Inggris menginginkan anaknya tahun lalu. Bahkan, Deco selaku direktur olahraga Barca sudah menemui Tijjani. Keputusan untuk menolak Barca adalah campur tangannya. Sebagai ayah, ia paham betul bagaimana kualitas dan gaya bermain Tijjani. Martin merasa profil anaknya tidak cocok untuk lini tengah Barca. Apalagi, kala itu Barca mencari gelandang yang bisa menggantikan peran Sergio Busquets.

MENGAPA EMI MARTINEZ TAK MASUK SKUAD ARGENTINA?

Setelah membahas tentang klub, kini giliran tentang sepakbola internasional. Kemarin, Argentina baru saja menuntaskan perlawanan Bolivia dengan skor telak 6-0. Lionel Messi mencatatkan hattrick di laga tersebut. Namun, di sisi lain tidak ada nama Emi Martinez di skuad Lionel Scaloni. Dilansir AS, Dibu tidak sedang mengalami cedera atau mangkir dari panggilan tim nasional. Ketidakhadiran Emi di laga melawan Bolivia ternyata bagian dari sanksi yang ia dapatkan saat melawan Kolombia bulan lalu. Ia dijatuhi sanksi larangan bermain sebanyak dua kali karena melanggar prinsip fair play.

MISTERI HILANGNYA ELIANO DARI SKUAD TIMNAS

Sama halnya dengan Emi Martinez, Eliano Reijnders juga hilang dari daftar pemain Timnas Indonesia yang bertandang ke China kemarin. Hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan. Apakah Eliano mengalami cedera? Ternyata menurut Suara.com, Eliano tidak mengalami cedera apa pun. Dicoretnya dari skuad murni masalah teknis. Dalam pertandingan melawan China, Shin Tae-yong memang tidak membutuhkan Eliano karena merasa cukup dengan Asnawi dan Sandy yang didukung oleh Wahyu.

RANKING FIFA INDONESIA MEROSOT

Kekalahan dari China kemarin membuat Timnas Indonesia mengalami penurunan ranking FIFA. Dilansir Inews, Sebelumnya, pasukan Shin Tae-yong sempat naik ke peringkat 127 setelah mendapatkan tambahan 4,39 poin hasil imbang 2-2 kontra Bahrain. Indonesia naik karena dua negara di atasnya, yakni Niger dan Afrika Tengah mengalami kekalahan. Namun, kekalahan dari China membuat Timnas Indonesia kehilangan 9,69 poin. Alhasil, Skuad Garuda diperkirakan anjlok ke peringkat 130 dunia dengan torehan 1.118,87 poin. Ayo bangkit Garudaku!

Bahrain CUPU Banget! Gitu Doang Merengek ke AFC dan Tolak Main di Indonesia

Memang ya, Bahrain senang banget kalau cari gara-gara. Atau mungkin sudah nalurinya kali ya. Wajar kalau banyak orang menganggap mereka licik. Pasalnya, mereka pandai memanfaatkan momen apa pun untuk menindas lawannya.

Termasuk ketika memanfaatkan kecaman dan sumpah serapah netizen Indonesia untuk dijadikan tameng, agar laga Indonesia vs Bahrain bisa dipindah ke venue netral. Hey…. yang benar saja kau. Memang apa sih yang kau mau Bahrain?

Surat Sakti Bahrain

Hasil laga melawan Bahrain beberapa hari lalu ternyata berbuntut panjang. Usai laga, tidak hanya wasit yang menjadi sasaran tembak, tapi juga Federasi Sepak Bola Bahrain atau Bahrain FA. Netizen Indonesia yang geram menyerbu Bahrain FA untuk tidak hanya melontarkan kritik, tapi juga caci maki dan sumpah serapah. Momentum ini lalu justru dimanfaatkan Bahrain FA untuk menyerang balik.

Tidak dengan caci maki, melainkan lewat semacam surat sakti. Lewat akun Instagramnya, @bahrainfa, mereka resmi merilis pernyataan panjang lebar yang mencakup empat poin. Mulai dari mendapatkan ancaman pembunuhan, hingga mengecam tindakan peretasan maupun hinaan terhadap akun-akun medsos Bahrain.

Bahkan di salah satu poin, pihak Federasi Sepakbola Bahrain secara tak langsung mengancam Timnas Indonesia dengan menyebut pihaknya bakal bekerjasama dengan organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) hingga asosiasi jurnalis untuk menjadi saksi terhadap potensi risiko yang dialami tim mereka. Hmmm, salah alamat kali. Bukannya yang cocok dilaporkan ke organisasi HAM adalah Ketua AFC yang dari Bahrain itu?

Yang lucu, dari surat sakti itu, ada ide brilian dari pihak Bahrain untuk menolak bermain di Indonesia pada 25 Maret 2025. Bahrain FA sampai merengek ke FIFA dan AFC supaya laga tersebut tidak diadakan di Indonesia. Padahal laga tersebut memang sudah jatahnya Indonesia giliran yang menjamu Bahrain.

Reaksi

Sontak tuntutan tersebut menuai beragam reaksi. Baik itu dari netizen maupun media Internasional sekalipun. Akun X @IraqFootballPod menganggap bahwa tuntutan Bahrain tersebut adalah sebuah lelucon. Akun tersebut juga merasa kesal dengan sikap Federasi Sepakbola Bahrain tersebut.

Media Vietnam, Bongda, juga ikut-ikutan menghujat sikap Federasi Sepakbola Bahrain tersebut. Bongda secara tegas menilai permintaan ini menunjukkan Bahrain punya kualitas mental yang buruk. Media Vietnam itu mengatakan bahwa Timnas Bahrain tak memiliki cukup keberanian untuk bermain di Indonesia.

Tak hanya media asing saja yang berkomentar, orang yang mengaku dirinya komentator sepak bola juga ikut nimbrung. Tak terkecuali pandit sekelas Justinus Lhaksana yang mengatakan bahwa jika permintaan tidak masuk akal dari Bahrain tersebut dikabulkan AFC, Indonesia pindah saja ke Oseania atau bikin AFC tandingan yang anggotanya non negara Timur Tengah.

PSSI Bertindak

Dengan adanya beberapa reaksi tersebut, PSSI pun langsung bertindak. Menurut anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, PSSI sudah langsung mengirim surat balasan ke FIFA dan AFC soal tuntutan Bahrain tersebut. Surat itu berisi tuntutan agar laga berjalan sebagaimana tempat semula, yakni di Indonesia.

PSSI pun mendesak agar AFC yang, presidennya orang Bahrain itu, bersikap adil dalam permasalahan ini. Tidak hanya menuntut AFC, federasi sepak bola kesayangan kita ini juga menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu.

Menurut Pak Arya, meski netizen Indonesia terkesan bar-bar kalau di media sosial, namun sifat aslinya di dunia nyata terkenal ramah-ramah. Arya juga menunjukan bahwa Indonesia sudah terbukti menjadi bangsa yang ramah ketika sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17.

Pernyataan Arya soal masyarakat Indonesia yang ramah tersebut juga diamini oleh Shin Tae-yong. Pelatih berpaspor Korea Selatan tersebut malah bingung dan menganggap tuntutan Bahrain tersebut tak masuk akal. Coach Shin bahkan meminta Bahrain bersikap adil karena sebelumnya Timnas Indonesia sudah bertandang ke sana.

Jangan Dikompor-Kompori

Dari beragam tindakan tersebut, anehnya masih ada saja pihak-pihak yang tetap ngompor-ngompori bahwa masyarakat Indonesia itu tak ramah. Seperti halnya yang dilakukan oleh beberapa warganet Thailand dan Vietnam.

Dikutip dari Fanspage Asean Football, warganet Thailand bernama Sathapon Leelasereekul malah menyuruh agar Indonesia dilarang di semua laga Asia karena sikap brutal fansnya. Lalu ada warganet Vietnam, Minh Paulo yang menyebut bahwa fans sepakbola Indonesia itu suka memukul orang kalau timnya kalah. Nah, akun-akun yang beginian yang membuat situasi jadi makin keruh.

Ancaman Bagi Bahrain

Namun, terserah Bahrain saja sih. Jika tetap tak mau adil dan tak mau datang ke Indonesia, bisa-bisa mereka disanksi oleh AFC. Eh, bisa nggak ya? Ketuanya kan dari Bahrain. Terlepas dari itu, dalam sejarahnya AFC memang pernah menghukum tim yang tak mau bertandang karena alasan keamanan.

Seperti apa yang pernah terjadi di laga AFC Championship League 2024/25 antara klub India Mohun Bagan melawan klub Iran, Tractor SC. Laga tersebut seharusnya dihelat pada 3 Oktober 2024 di markas Tractor SC.

Namun, karena sehari sebelum laga tersebut pasukan militer Iran meluncurkan rudal ke Israel, pihak klub Mohun Bagan menolak untuk bertandang ke markas Tractor SC tersebut dengan alasan keamanan. Pihak Mohun Bagan juga mirip dengan Bahrain, yakni mengirim surat ke FIFA dan AFC untuk memindahkan venue laga tersebut.

Alih-alih memindahkan venue, Mohun Bagan malah dihukum oleh AFC. Mohun Bagan dianggap mengundurkan diri dari ajang tersebut. Semua poin dan gol yang dicetak dianulir. Wow, tegas sekali ya.

Atau mungkin kalau tidak senasib dengan Mohun Bagan, bisa jadi Bahrain terkena ancaman kalah WO apabila tak mau datang bertandang ke Indonesia. Mengacu pada FIFA Legal Handbook edisi September 2024, tepatnya di poin 28, mengatakan bahwa tim sepakbola 11 lawan 11 yang tak mau datang bertanding, akan otomatis kalah 3-0. Tuh kan, mau pilih sanksi yang mana nih Bahrain?

Indonesia Aman Kok

Sudahlah Bahrain, percaya saja deh pada Indonesia. Indonesia negara yang aman dan nyaman kok untuk ditinggali. Jadi, tak perlu risau sampai merengek-rengek untuk pindah venue. Kalau memang merasa gentle, ya hadapi. Namun kalau dasarnya cupu, ya mau bagaimana lagi?

Ada asumsi yang timbul dari sikap Bahrain ini. Kemungkinan berbagai kekhawatiran dari Bahrain ini sengaja dibuat agar seolah-olah mereka terancam. Padahal mereka ini hanya ingin mendapat untungnya saja agar Indonesia gagal menjadi tuan rumah. Bahrain sepertinya gentar Timnas Indonesia didukung fansnya yang terkenal militan.

Kini semuanya bergantung pada organisasi yang terhormat, AFC. Apakah organisasi yang dipimpin oleh yang mulia Salman bin Ebrahim Al Khalifa itu akan menerapkan standar ganda dalam kasus ini, atau justru bekerja sebagaimana mestinya.

Fans Indonesia kini hanya berharap AFC bersikap adil. Kalau begitu, masyarakat Indonesia pasti akan menjamu anda dengan penuh keramahan. Apa perlu kita menjamu anda dengan menyiapkan fasilitas khusus, seperti menyediakan makanan khas Timur Tengah seperti nasi kebuli, nasi mandi, lengkap beserta kambing gulingnya?

Atau, tim Bahrain mau bermain di stadion yang dekat tempat wisata biar sekalian melepas penat? Tenang, Indonesia bisa kok menyiapkan venue dekat Danau Sentani yang terkenal indah itu. Ayolah Bahrain, sekali lagi atas nama seluruh rakyat Indonesia, kami semua menantimu tanggal 25 Maret 2025. See you Bahrain!

Sumber Referensi : tvone, okezone, bola, suara, tvone, okezone, tvone, okezone, tvone, okezone, bolasport

Omar Marmoush Bukan Penerus Salah, Ia Dilahirkan Mencipta Sinarnya Sendiri

0

Mesir tidak punya banyak penyerang hebat. Kalaupun ada, munculnya sedikit demi sedikit seperti cicilan motor. Yang paling lawas, Hossam Hassan, penyerang legendaris Mesir di Piala Dunia 1990. Hassan sekarang menjadi pelatih Timnas Mesir.

Jauh setelah Hossam Hassan, lahir Mohamed Salah. Penyerang yang dijuluki The Egyptian King. Ketika era Salah mulai meredup, barulah Mesir melahirkan satu striker baru bernama Omar Marmoush. Orang menyebutnya The Next Mohamed Salah, tapi sebetulnya Marmoush dilahirkan untuk menciptakan sinarnya sendiri.

Sehebat apa Omar Marmoush? Mungkinkah ia bisa melampaui legasi yang diciptakan The Egyptian King? Sebelum masuk ke pembahasan jangan lupa subscribe dan nyalakan loncengnya agar tidak ketinggalan video terbaru dari Starting Eleven Story.

Memulai dari Mesir, Gacor di Eropa

Pesepakbola yang lahir pasca-milenial alias Generasi Z banyak mendapat keuntungan. Mereka dimudahkan dengan teknologi dan era sepak bola yang jauh dari primitif. Tak ayal kalau pesepakbola Gen Z gampang terlacak oleh tim-tim hebat.

Omar Marmoush mengalami itu. Lahir 7 Februari, 25 tahun yang lalu, ia memulai karier dari Wadi Degla, klub asal Mesir. Klub bola ini lahir di daerah padang pasir, tempat yang hanya memungkinkan unta bermain sepak bola.

Usianya kira-kira masih 17 tahun saat itu. Tapi Marmoush sudah menembus tim utama. Jika Salah butuh 37 pertandingan bersama Al Mokawloon untuk terlacak FC Basel, Marmoush butuh kurang dari separuhnya buat terlacak VfL Wolfsburg. Ia diuntungkan karena lahir saat era di mana melacak bakat semudah ngemut permen.

Ditempa Klub Jerman

Tahun 2017 Marmoush mengambil penerbangan ke Jerman. VfL Wolfsburg II adalah klub Jerman pertama sekaligus klub Eropa pertamanya. Keputusan Wolfsburg memboyong Marmoush dan ditempatkan ke Wolfsburg II terbilang tepat. Pada medio 2017 hingga 2020, Marmoush tampil menggigit.

Banyak menit bermain didapatkan. Total 36 kaps dilakoninya bersama Wolfsburg II. Dari sana tak kurang dari 11 gol diciptakan. Saat masih muda, ia dibentuk sebagai pemain sayap yang model permainannya maju untuk melakukan aksi 1 lawan 1. Ia terbiasa menggiring bola dan melakukan umpan dari jarak jauh.

Kemampuan itu diakui oleh Marcel Schafer yang masih menjabat direktur olahraga Wolfsburg. Oleh karenanya, Schafer lalu memberikan kesempatan Marmoush masuk ke tim utama Wolfsburg. Dengan kata lain, cuma butuh tiga tahun baginya untuk bermain di Bundesliga.

St. Pauli, Timnas Mesir, dan Mo Salah

Namun, buah pemikiran Schafer tidak sejalan dengan Oliver Glasner, pelatih Wolfsburg saat itu. Glasner tak bisa menjamin menit bermain yang lebih banyak kepada Marmoush. Maka dari itu, separuh musim 2020/21, Marmoush dipinjamkan ke St. Pauli. Klub yang pada waktu itu masih berkubang di papan tengah Zweite Bundesliga.

Dipinjamkan ke tim yang levelnya lebih rendah, Marmoush menerimanya. Apa boleh buat. Ia tahu kemampuannya perlu diasah lagi dan kerja kerasnya perlu dibuktikan dengan menit bermain. Walaupun pindah dari Bundesliga ke kasta yang lebih rendah, di sini Marmoush malah mendapat kesempatan di Timnas Mesir.

Marmoush pernah memperkuat Timnas Mesir di Piala Afrika U-20 tahun 2017. Pasca kompetisi tersebut, godaan untuk membela negara selain Mesir ada. Orang tuanya bekerja di Kanada selama enam tahun dan menjadi warga negara Kanada.

Selama enam tahun bekerja di Kanada, orang tua Marmoush membawa serta putranya. Oleh karena itu, Marmoush memenuhi syarat untuk membela Timnas Kanada, yang membuatnya akan bermain bersama Alphonso Davies. Tapi sosok Mohamed Salah mengunci keyakinannya untuk tetap membela Mesir.

Tidak ada hubungan darah antara Salah dan Marmoush. Tapi bagi Marmoush, Salah seperti abang yang selalu menanyakan kabar adiknya. Salah membantunya beradaptasi di Eropa. Setiap saat Salah selalu memberi dukungan kepadanya.

Pada 8 Oktober 2021 di Kualifikasi Piala Dunia zona Afrika, ketika Mesir menghadapi Libya, pelatih Carlos Queiroz memberi kesempatan Marmoush debut. Juga bermain bersama Salah. Laga debutnya di Timnas Mesir itu menjadi berkesan. Marmoush satu-satunya pemain yang mencetak gol di laga tersebut.

Pembalasan Buat Wolfsburg

Sayangnya, St. Pauli yang miskin tak mampu mempertahankannya lama-lama. Marmoush dipulangkan ke Wolfsburg. Tapi tim ini masih belum sudi memberi jaminan menit bermain, sehingga pada musim 2021/22, Marmoush kembali dipinjamkan. Kali ini ke sesama tim Bundesliga, VfB Stuttgart.

Mendapat Omar Marmoush sebagai pinjaman tanpa mengeluarkan sepeser pun biaya peminjaman, Die Schwaben bak ketiban durian runtuh. Marmoush bukan pemain muda yang perlu dipoles lebih keras lagi. Ia adalah penyerang yang sudah setengah jadi.

Ha gimana? Marmoush sudah membawa Mesir ke final Piala Afrika, walau akhirnya dikalahkan Senegal. Selain itu, catatan 25 gol di level klub paten sebagai bukti kualitasnya. Stuttgart pun tak ubahnya ladang untuk memanen pencapaian.

Ada sebuah kisah menarik ketika ia berseragam Stuttgart. Pada 21 Desember 2021, Stuttgart berhadapan dengan Wolfsburg yang tiada lain klub induk Marmoush. Marmoush tak menyia-nyiakan sekaligus menyia-nyiakan peluang untuk memberi pelajaran pada Wolfsburg. Di laga itu, ia membantu Konstantinos Mavropanos mencetak gol pembuka.

Namun, saat punya kesempatan menjebol gawang Wolfsburg, ia malah membuangnya. Pada menit 79, kemenangan 3-0 Stuttgart berada di pelupuk mata, saat Marmoush mengambil penalti. Alih-alih fokus saja memasukkan bola ke gawang, Marmoush kemlinthi dengan melepas tendangan panenka yang akhirnya, justru membentur mistar gawang.

Selain momen itu, sebuah penghargaan juga ia dapat saat berseragam Stuttgart, yakni Pendatang Baru Terbaik Bundesliga. Meskipun di akhir masa peminjamannya, Marmoush cuma mencetak 3 gol dari 21 pertandingan bersama Die Schwaben.

Kesempatan di Wolfsburg dan Eintracht Frankfurt

Setelah menjalani masa peminjaman, ia pulang lagi ke Wolfsburg. Sialnya, tim ini belum juga memberi tempat reguler. Seakan-akan pencapaian Marmoush selama ini tidak ada artinya. Musim 2021/22, Marmoush hanya dimainkan dua kali di Bundesliga oleh Mark van Bommel. Dan itu pun menit bermainnya total hanya 22 menit.

Van Bommel cuma melatih Wolfsburg selama 12 pertandingan. Ia lalu dipecat dan digantikan Florian Kohfeldt. Marmoush seolah tak ada di timnya. Kesempatan bermain baru banyak diberikan oleh Niko Kovac yang mulai melatih Wolfsburg sejak musim 2022/23.

Kovac memberi kepercayaan Marmoush untuk tampil di 33 laga Bundesliga. Tapi ia hanya mencetak tiga gol. Gol yang sedikit, tak bisa sepenuhnya dinisbatkan pada Marmoush, melainkan karena pengaruh gaya main Niko Kovac.

Kovac menyukai striker yang turut membantu pertahanan, sedangkan Marmoush tak punya atribut itu. Cara bertahannya jelek. Marmoush pun akhirnya dilepas ke Eintracht Frankfurt pada ujung musim 2022/23. Pelepasan ini tak melibatkan sejumlah biaya transfer.

Ganas Bersama Frankfurt

Marmoush pindah klub lagi namun masih di Jerman. Kepindahannya berbarengan dengan perekrutan mantan asisten Julian Nagelsmann, Dino Toppmoller sebagai pelatih baru Die Adler. Kebetulan Toppmoller punya kecenderungan taktik yang berbeda dari Niko Kovac.

Di tangannya, Marmoush tak dipaksa turun ke belakang. Posisinya sebagai striker, jadi tugas utamanya mencetak gol. Marmoush diberi keleluasaan di lini depan. Hal inilah yang bikin bakatnya beneran keluar. Marmoush memanfaatkan akselerasi, kelincahan, dan keahlian duel 1 lawan 1-nya untuk menciptakan gonjang-ganjing di pertahanan lawan.

Ketika berhasil merebut bola, ia akan berlari yang kecepatannya tidak akan bisa ditandingi oleh bek lawan. Situs Bundesliga mencatat, kecepatan larinya 35,8 km/jam. Itu sedikit lebih cepat dari Mo Salah (34,54 km/jam).

Ia suka berlari ke depan, merebut bola, dan secepat mungkin memberi umpan atau mencetak gol. Kemampuan ini bisa dimaksimalkan Toppmoller, sehingga musim lalu 12 gol sudah dicetaknya di Bundesliga. Musim ini, ia makin klinis di lini depan.

Selain sudah mencetak delapan gol dari enam laga di Bundesliga, dan rebutan puncak top skor dengan Harry Kane, Marmoush juga menjadi inisiator serangan dan pencipta ruang. Jurnalis Mesir, Tarek Metwally mengatakan kepada Bild, bahwa dengan kemampuannya saat ini, Marmoush bisa lebih baik dari Mo Salah.

Benar memang, sang pemain kini diincar oleh Liverpool. Arne Slot ingin mengisi pos yang kelak ditinggalkan Salah oleh Marmoush. Namun, Liverpool mesti bersaing dengan klub-klub lain. Dilaporkan ESPN, Tottenham Hotspur dan Arsenal juga tertarik. Goal juga melaporkan bahwa Manchester United juga ikut nimbrung memburu tanda tangan Omar Marmoush.

https://www.youtube.com/watch?v=yTrfDcBDINA&t=0s

Sumber: Liverpool, ESPN, EmpireTheKop, Goal, GilaBola, Bundesliga, Wolfsburg, BreakingTheLines

Jatuh Miskin Hingga Mengemis, Kisah Nelangsa Benjamin Mendy

0

Roda kehidupan itu pasti berputar. Nasib manusia di dunia ini juga tak ada yang tau, kawan. Seperti apa yang dialami oleh seorang anak jalanan dari Kota Paris bernama Benjamin Mendy.

Karier sepakbola Mendy bak roller coaster. Musibah demi musibah ia dapatkan. Sampai-sampai ia jatuh miskin hingga mengemis. Tak sampai di situ, kisah nelangsa Mendy masih berlanjut hingga akhirnya ia dicampakan. Mau tahu bagaimana kisah lengkapnya?

Dari Jalanan

Benjamin Mendy adalah pria kelahiran Longjumeau yang tumbuh besar di Paris. Trotoar dan jalanan di daerah Paris menjadi saksi tempat Mendy kecil mendribel bola. Dari situlah, mimpi Mendy menjadi pesepakbola handal, seperti Henry maupun Zidane mulai tumbuh dalam benaknya.

Mendy memulai karier sepakbola pertamanya bersama tim muda Le Havre pada tahun 2007. Namun pada saat itu, Mendy adalah anak yang susah diatur. Ia jarang mematuhi instruksi pelatihnya ketika di Le Havre.

Beruntungnya, bek kiri tersebut lalu direkrut oleh Marseille pada tahun 2016. Ia bertemu dengan pelatih kawakan yang bisa mengaturnya, yakni Marcelo Bielsa. Mendy direkrut atas permintaan langsung Bielsa, karena dianggap memiliki bakat. Benar saja, performa dan sikap Mendy pun mulai berkembang dengan baik bersama Marcelo Bielsa.

Gelar Di Monaco Dan Dibeli City

Perkembangan Mendy bersama Bielsa akhirnya diendus oleh klub LIgue 1 lainnya, AS Monaco. Benar saja, hanya setahun di Marseille, Mendy akhirnya direkrut oleh AS Monaco asuhan Leonardo Jardim. Nah, di Monaco-lah ia kemudian banyak meraih prestasi.

Bayangkan, di musim pertamanya, Mendy dan Mbappe cs langsung meraih gelar Ligue 1 dan bisa tembus hingga babak Semifinal UCL. Saat itu, di UCL Monaco berhasil mengandaskan langkah klub tajir Manchester City di 16 besar.

Nama Mendy pun sontak meroket dan menjadi perbincangan sebagai bek kiri potensial. Tim yang dikalahkan di 16 besar UCL, Manchester City pun sampai kesengsem pada Mendy. Mereka sengaja menerjunkan pemandu bakat untuk melakukan pendekatan kepada Mendy. Akhirnya Mendy pun direkrut oleh The Citizens pada tahun 2017.

Kasus Pemerkosaan

Namun selama di City, gaji yang diterima Mendy hingga Rp 1,7 miliar per pekan telah membuat gaya hidup Mendy berubah. Mendy terbuai dengan hartanya yang berakibat hidupnya makin tak terkontrol.

Walaupun seorang muslim, ia mulai sering bergaul di klub malam. Gaya hidup tersebut akhirnya membuat fisiknya terganggu, dan berakibat pada penampilannya di lapangan yang tak stabil. Di City ia sering keluar masuk meja perawatan. Dari data Transfermarkt, hampir ratusan laga ia lewatkan bersama City karena cedera.

Dari gaya hidupnya yang tak terkontrol tersebut, ia lalu tersangkut kasus. Mendy dituduh melakukan aksi pemerkosaan anak di bawah umur, serta penyerangan seksual. Ia akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian Cheshire pada bulan Agustus 2021.

Malang benar nasib Mendy. Ia akhirnya mendekam di balik jeruji besi yang paling menyeramkan di Inggris yakni Altcourse di Liverpool. Saat ia dipenjara, pihak Manchester City mengatakan akan mematuhi proses hukum yang sedang berjalan. Pihak City lalu membekukan sementara Mendy dari tim. Namun, yang lebih kasihan lagi, The Citizens juga tak menggaji Mendy selama dalam penjara.

Jatuh Miskin Dan Mengemis

Tidak digajinya Mendy membuatnya jatuh miskin selama mendekam dalam penjara. Ia tak mampu lagi menghidupi keluarga yang ia tinggalkan. Sampai-sampai, ia meminta bantuan rekan-rekannya di City untuk open donasi.

Mendy rela mengemis demi sesuap nasi bagi keluarganya di rumah yang tak bisa lagi ia nafkahi. Rekan-rekannya di City yang merasa iba lalu bersedia menolongnya. Bernardo Silva, Riyad Mahrez, hingga Raheem Sterling memberikan bantuan uang pada Mendy untuk membayar biaya hukum dan menghidupi keluarganya.

Mendy merasa berterima kasih dan berhutang budi pada rekan-rekannya tersebut. Mendy justru jengkel dengan sikap dari pihak Manchester City yang tidak menolongnya sama sekali saat terjerat kasus ini.

Tak Bersalah

Sikap City tersebut dianggap banyak pihak sebagai upaya lepas tangan. City seakan tak tahu rasanya bersimpati pada salah satu pemainnya yang masih terikat kontrak. Toh secara hasil persidangan, gugatan yang dilayangkan kepada Mendy belum tentu dikabulkan.

Dan terbukti, setelah dilangsungkan dua kali persidangan, Mendy dinyatakan tidak bersalah. Mendy lolos dari semua gugatan yang menjeratnya. Ia pun dibebaskan dari penjara pada bulan Juli 2023.

Setelah menghirup udara bebas, Mendy ingin segera membalaskan dendamnya pada pihak City yang sengaja lepas tangan. Mendy memberanikan diri menggugat mantan klubnya tersebut ke pengadilan ketenagakerjaan atas kerugian jutaan pounds gajinya yang belum terbayarkan selama dua tahun. Mendy menuntut City membayarkan gajinya sebesar 11,5 juta pounds.

Menurut Mendy, pemutusan gaji yang dilakukan City tidak sah, karena ia telah dianggap tidak bersalah oleh persidangan. Dalam sebuah pernyataannya di BBC, pengacara Mendy, Nick De Marco mengklaim bahwa kasus gugatan Mendy kepada City tersebut diperkirakan akan disidangkan pada tahun 2024.

Mendapat Klub Baru

Belum juga dipenuhi gajinya, pihak City lantas memutus kontrak Mendy akhir Juni 2023. Padahal kontraknya baru akan habis di bulan berikutnya. Apes benar Mendy ini. Di saat baru saja bebas dari penjara dan ingin merumput lagi, ia malah tak punya klub. Namun akhirnya, keinginan Mendy untuk merumput lagi di lapangan hijau terwujud di pertengahan bulan Juli 2023.

Klub Ligue 1, FC Lorient bersedia menampung pemain yang sempat dicap sebagai “predator seks” tersebut. Sang pelatih Lorient saat itu, Legis Le Bris menerima Mendy karena dianggap bisa menambah amunisi skuadnya untuk bisa bertahan di Ligue 1. Setelah melalui pemeriksaan medis, Mendy pun resmi dikontrak oleh Lorient selama dua tahun.

Dicampakan Lorient

Meski sempat bermain 15 kali di musim 2023/24, tak lantas membuat perjalanan karier Mendy mulus-mulus saja di Lorient. Cederanya mulai kumat lagi. Penampilannya juga tak maksimal.

Alhasil, Mendy tak bisa membawa Lorient lolos dari jeratan degradasi. Tak hanya timnya terdegradasi, beberapa kecaman pun kembali menghujam Mendy. Di laga terakhir Lorient musim 2023/24 melawan Clermont, Mendy dihujat habis-habisan oleh fans Lorient. Mendy hanya bisa terdiam ketika disuruh menjauh dari klub, dan diejek sebagai “predator seks” saat meninggalkan stadion Stade du Moustoir.


Puncaknya pada musim baru 2024/25, Mendy akhirnya dibekukan oleh klub atas persetujuan pelatih barunya, Olivier Pantaloni. Meski kontrak Mendy masih tersisa hingga tahun 2025, Pantaloni tidak mendaftarkan Mendy dalam skuad Lorient yang akan mengarungi Ligue 2 Prancis. Pantaloni beralasan, kehadiran Mendy yang sudah tak diinginkan oleh fans tersebut akan mengganggu kondusifitas timnya.

Ya, apa boleh buat. Karier sepakbola Mendy kini terlunta-lunta setelah dicampakan Lorient. Belum ada lagi klub yang mau menerimanya. Sempurnalah penderitaan Mendy. Dari yang dulu pernah dipenjara, jatuh miskin sampai mengemis, kini ia dicampakan. Betapa malang nasibmu Mendy. Semoga Tuhan selalu menolongmu.

Sumber Referensi : theguardian, goal, dailymail, bbc, goal, transfermarkt

Berita Bola Terbaru 15 Oktober 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pertandingan UEFA Nations League, Prancis berhasil menang 2-1 atas Belgia meski hanya bermain dengan 10 pemain sejak menit 76. Gol Les Blues dicetak oleh brace Randal Kolo Muani menit 36 dan 62. Sementara Belgia hanya membalas sekali melalui Lois Openda menit 45+3. Kemenangan ini bikin Prancis tetap menduduki peringkat dua klasemen sementara Grup 2 Nations League A di atas Belgia.

Di pertandingan lain, Jerman menang tipis 1-0 atas Belanda. Gol Jamie Leweling di menit 64 jadi satu-satunya yang tercipta di laga ini. Dengan begitu, Jerman masih kokoh di puncak klasemen Grup 3 Nations League A, sementara Timnas Pusat membuntut di urutan kedua.

Sedangkan di UEFA Nations League B Grup 4, Turki berhasil mengalahkan Islandia dengan skor 4-2. Gol pasukan Vincenzo Montella dicetak oleh Irfan Kahveci menit 62, Hakan Çalhanoğlu menit 67, Arda Guler menit 88, dan Karem Akturkoglu menit 90. Sedangkan dua gol Islandia lahir dari aksi Orri Oskarsson menit tiga dan Andri Gudjohnsen menit 83. Hasil ini kian mengokohkan Turki di puncak klasemen.

DANIEL MALDINI CETAK SEJARAH BERSAMA ITALIA

Sementara di laga Italia vs Israel, salah satu punggawa Gli Azzurri, yakni Daniel Maldini telah mencatatkan sejarah baru di sepakbola Italia. Dilansir Football Italia, debut Daniel menjadi pertanda terciptanya sejarah baru. Dengan begitu, untuk pertama kali terjadi ada tiga generasi keluarga yang bermain untuk Timnas Italia. Ya, Daniel merupakan penerus trah Maldini di Timnas Italia. Sebelum Daniel, sudah ada Paolo Maldini dan Cesare Maldini.

TIM NIGERIA TERLANTAR DI BANDARA TANPA MAKAN DAN MINUM

Masih dari kabar internasional, ada berita buruk yang melanda tim nasional Nigeria. Victor Osimhen cs kabarnya ditelantarkan begitu saja di bandara internasional Libya. Dilansir Football Italia, Super Eagles tadinya dijadwalkan bermain tandang melawan Libya dalam kualifikasi Piala Afrika di Kota Baninah. Namun, pesawat yang ditumpangi skuad Nigeria justru dialihkan pendaratannya ke Al Abraq International Airport. Setelah turun dari pesawat, mereka tidak mendapat jemputan dan ditelantarkan sekitar 16 jam tanpa minum, makanan, dan akses internet. Karena tidak puas dengan sikap Libya, Nigeria meminta untuk pertandingannya dibatalkan.

PEP GUARDIOLA BAKAL TERIMA PINANGAN TIMNAS INGGRIS

Kini kita mampir dulu ke sepakbola Inggris. Manajer Manchester City, Pep Guardiola semakin santer diisukan bakal jadi pelatih Timnas Inggris yang baru. Seperti yang diwartakan Goal, Lee Carsley dipastikan tidak akan mengambil posisi tersebut. Karena FA sangat memprioritaskan Pep Guardiola sebagai kandidat pelatih Inggris. Pep pun tidak menutup kemungkinan itu. Dirinya cukup tertarik menangani Inggris yang mana berisikan pemain-pemain yang sudah ia kenali. Apalagi ia juga belum menandatangani kontrak perpanjangan di Manchester City. Jika Pep menerima pinangan Inggris, maka ia akan mulai bekerja pada akhir musim nanti.

CITY INGIN PALMER KEMBALI

Masih dari Manchester City, pihak klub kabarnya mulai menyesal telah melepas Cole Palmer ke Chelsea. Kini, mereka mempertimbangkan untuk membawa pulang sang pemain musim depan. Dilansir Caught Offside, City berniat untuk menjadikan Palmer sebagai suksesor Kevin De Bruyne yang semakin dekat dengan pintu keluar Etihad Stadium. Namun, Chelsea yang mengetahui ini tidak akan membiarkan Palmer pergi dengan harga murah. The Blues kabarnya akan mematok harga Palmer di angka 150 juta euro.

SOAL KEMUNGKINAN ZIDANE LATIH MU

Bergeser ke Manchester United, isu tahunan bahwa Zinedine Zidane bakal jadi pelatih baru klub mulai muncul lagi. Menyikapi itu, agen Zidane pun angkat bicara. Dilansir Mirror, agen Zidane, yakni Alain Migliaccio kabarnya mulai muak dengan rumor-rumor ini. Dirinya lelah melihat nama Zidane selalu dikaitkan dengan United ketika performa klub tersebut sedang goyah. Alain pun memberikan isyarat kepada publik bahwa Zidane jauh dari siap untuk menggantikan Erik Ten Hag. Pertama, Zidane lebih memprioritaskan Timnas Prancis. Yang kedua, Alain merasa sepakbola Inggris sangat tidak sesuai dengan gaya melatih Zidane. Terlebih, Zidane tidak fasih berbahasa Inggris. 

NAPOLI INCAR BEN CHILWELL

Dari Inggris, kita menyebrang ke Italia. Sang pemuncak klasemen, Napoli dikabarkan sedang mencari tambahan pemain di sektor bek kiri. Antonio Conte pun kembali berburu pemain dari Liga Inggris. Dilansir The Sun, setelah mendapatkan Scott McTominay dan Billy Gilmour dari Liga Inggris, kini Conte mengincar bek kiri Chelsea, Ben Chilwell. Napoli mendapat kabar bahwa Chilwell bersedia hengkang dari Chelsea pada Januari nanti. Itu akan jadi kesempatan baik bagi Il Partenopei. The Blues lebih terbuka dengan kesepakatan pinjaman, tapi Napoli lebih berminat untuk mempermanenkannya langsung.

BALOTELLI TERANCAM BATAL GABUNG GENOA

Mario Balotelli kabarnya akan kembali bermain di Serie A musim ini. Eks Inter Milan dan AC Milan itu saat ini dikabarkan sedang dalam pembicaraan dengan Genoa. Alberto Gilardino memandang Balotelli sebagai penyerang yang kenyang pengalaman di Serie A. Dirinya sangat cocok untuk menjadi tambahan di lini depan Genoa yang sedang bermasalah akibat serangkaian cedera. Namun, menurut Football Italia, kepindahan ini bisa saja batal karena Gilardino dalam posisi sulit. Sang pelatih diambang pemecatan jika Genoa tak kunjung membaik dalam beberapa pertandingan kedepan. Jika Gilardino dipecat, otomatis Balotelli akan dihapus dari daftar pencarian Genoa.

MADRID INCAR VITINHA

Mampir ke Spanyol sebelum membahas sepakbola Asia Tenggara. Real Madrid dikabarkan masih berambisi untuk menambah gelandang lagi di bursa transfer mendatang. Dilansir Football Espana, beberapa nama sudah masuk dalam daftar. Selain Florian Wirtz, ada gelandang PSG, Vitinha. Madrid merasa Vitinha adalah pemain yang kreatif dan bisa jadi otak permainan Madrid. Tapi, transfer ini kabarnya akan sulit terjadi. Karena Vitinha masih terikat kontrak hingga 2027 dan agen pemain asal Portugal itu adalah Jorge Mendes. Sosok yang memiliki hubungan buruk dengan Madrid. 

MALAYSIA DIPERMALUKAN NEW ZEALAND

Dari sepakbola Asia Tenggara, Timnas Malaysia baru saja dihajar oleh New Zealand dengan skor mencolok, 4-0. Malaysia sempat mampu menahan imbang tuan rumah tanpa gol hingga turun minum. Namun, Harimau Malaya harus kebobolan empat gol di babak kedua. Dilansir Bola.net, bagi Malaysia, hasil ini menambah kekecewaan karena sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 melawan klub lokal yang baru berusia tujuh bulan, Auckland FC dalam laga uji coba tertutup. Netizen Indonesia pun ramai-ramai memberikan reaksinya atas performa buruk sang tetangga. Beberapa meme kocak pun mulai mewarnai timeline media sosial.

MUNCUL PETISI MINTA AL-KAF DIHUKUM SEUMUR HIDUP

Akibat banyaknya keputusan kontroversial dalam pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, wasit Ahmed Al-Kaf diminta dipecat dan diberi sanksi seumur hidup dari dunia perwasitan. Dilansir CNN Indonesia, permintaan itu disampaikan penggemar Timnas Indonesia dengan membuat petisi pada laman Change.org. Tidak tanggung-tanggung, terdapat dua petisi yang ingin Al-Kaf dipecat dari perwasitan. Dalam petisi itu bertujuan agar mematikan karir sang wasit yang dinilai tidak profesional.

OMAN MARAH, MINTA FIFA DAN AFC LINDUNGI WASIT AL KAF

Melihat masifnya ujaran kebencian dan teror kepada wasit Al-Kaf, Federasi Sepakbola Oman selaku federasi asal dari sang wasit pun akhirnya angkat bicara. Dilansir Sport Detik, mereka mengecam serangan yang diarahkan ke wasit Ahmed Al-Kaf. Dalam postingan media sosialnya, Oman menuliskan, “Federasi Sepakbola Oman mengutuk sekeras-kerasnya serangan yang tidak dapat dibenarkan serta penggunaan bahasa yang mengancam dan mengintimidasi terhadap wasit internasional Oman Ahmed Al-Kaf.” Mereka juga meminta FIFA dan AFC untuk bertindak tegas dan menjamin keamanan para wasitnya.

WASIT INDO VS CHINA UDAH KETAR-KETIR DULUAN

Jelang laga krusial antara Timnas Indonesia dan China pada matchday keempat Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, wasit yang bertugas, yakni Omar Al Ali menjadi sorotan publik Indonesia. Dilansir Tribunnews, dalam sebuah unggahan Instagram Story akun pribadinya, @omaralali2000, Omar Al Ali terlihat membagikan doa menjelang pertandingan. Unggahan tersebut seakan meminta perlindungan dari Allah SWT jelang pertandingan. Omar kayaknya udah ketar-ketir duluan karena kalau salah bikin keputusan, udah pasti diserang sama netizen. Bahkan menurut Jambione, ada netizen yang siap menyantet kalau Omar cari gara-gara.

STY BISA BIKIN PELATIH CHINA DIPECAT

Jelang melawan Timnas Indonesia, pelatih China, Branko Ivankovic berada di situasi tertekan. Tim asuhannya belum meraih satu kemenangan pun di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dilansir Bolasport, ketika performa buruk terus berlanjut, posisi pelatih Branko Ivankovic tentu saja menjadi tidak stabil. Bahkan Ivankovic bisa saja dipecat jika gagal menang lawan Timnas Indonesia. Ivankovic berpeluang jadi korban Shin Tae-yong selanjutnya setelah Graham Arnold.

MU DITOLAK CALON MANAJER BARU

Masa depan Erik Ten Hag masih belum jelas. Manchester United dilaporkan masih mencari opsi siapa yang pas untuk menggantikan manajer asal Belanda itu. The Sun melaporkan United sudah menghubungi beberapa pelatih. Namun, mereka justru mendapat penolakan. Salah satunya dari pelatih Stuttgart, Sebastian Hoeness. Sang pelatih merasa ketika manajemen United menghubungi. Tapi dirinya memutuskan untuk menolak kesempatan itu. Hoeness merasa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan bersama Stuttgart.

POTENSI CEDERA BUKAYO SAKA

Hilangnya Bukayo Saka dari starting line up Timnas Inggris yang menghadapi Finlandia kemarin menimbulkan pertanyaan. Dirinya dikabarkan mengalami gangguan pada kebugarannya. Dilansir AS, Saka telah meninggalkan kamp pelatihan Inggris dan kembali ke London untuk menjalani pemindaian cedera. Tentu ini jadi kabar buruk bagi Mikel Arteta dan fans Arsenal. Karena Meriam London akan menghadapi Bournemouth dan Shakhtar Donetsk minggu depan.

GREALISH RUGI 10 JUTA GARA-GARA TAA

Masih dari sepakbola Inggris, Jack Grealish mengaku rugi lebih dari Rp10 juta cuma gara-gara Trent Alexander-Arnold cetak gol. Dilansir Goal, saat pertandingan melawan Finlandia, TAA sedang ancang-ancang untuk mengeksekusi tendangan bebas. Melihat itu, Grealish berteriak kepadanya. “Jika kamu mencetak gol tendangan bebas ini, saya akan memberimu 500 pound.” Dan TAA pun langsung meletakan bola di sudut yang sulit dijangkau oleh kiper. Alhasil, kini Grealish berhutang 500 pound kepada bek Liverpool tersebut.

JORDAN HENDERSON DIRUMORKAN KE RANGERS

Jordan Henderson yang dikabarkan sudah tidak betah di Ajax Amsterdam sedang mempelajari kemungkinan untuk hengkang pada Januari nanti. Beberapa klub telah masuk daftar sebagai opsi. Salah satunya adalah klub Skotlandia, Rangers. Dilansir Daily Record, komunikasi masih tahap awal. Belum ada diskusi serius diantara keduanya. Namun, transfer ini kabarnya akan sulit terjadi karena pelatih Ajax, Francesco Farioli tidak mengizinkan Henderson pergi. Menurutnya, pengalaman Henderson sangat penting bagi ruang ganti.

PINDAH KE RED BULL, KLOPP DIKRITIK MANTAN PEMAIN

Keputusan Jurgen Klopp untuk bekerja di bawah naungan Red Bull kabarnya membuat beberapa pihak tidak senang. Terutama, mantan pemainnya di Borussia Dortmund. Hal itu diungkapkan oleh Kevin Grosskreutz. Dirinya mengecam keputusan Klopp untuk mengisi jabatan Kepala Global Sepakbola di Red Bull. Menurut Kevin, Klopp dinilai berani untuk mengkhianati Dortmund dan bekerja dengan organisasi yang memiliki citra buruk di sepakbola Jerman. “Saat kami bertemu, saya akan mengatakan kepadanya secara pribadi bahwa menurut saya itu omong kosong karena dia melakukan hal seperti itu (bekerja di Red Bull),” kata Kevin seperti yang dikutip Goal.

OPSI KEPEPET JUVE UNTUK GANTIKAN BREMER 

Dari Jerman ke Italia, Juventus kabarnya masih saja menjajaki beberapa opsi pemain bertahan untuk menggantikan Gleison Bremer yang mengalami cedera. Dilansir Foot Italia, beberapa nama sudah muncul, seperti Jakub Kiwior dan Milan Skriniar. Sedangkan Sergio Ramos sudah dikesampingkan. Namun, kini muncul lagi opsi yang lebih realistis. Dia adalah Ardian Ismajli dari Empoli. Ardian dinilai sebagai opsi yang “lebih mudah digapai” ketimbang opsi lain.

GENOA DATANGKAN PEMAIN GRATISAN

Masih dari sepakbola Italia, meski bursa transfer sudah ditutup, Genoa dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan pemain asal Uruguay, Gaston Pereiro. Dilansir Foot Italia, pemain yang berposisi gelandang ini berstatus bebas transfer. Genoa membutuhkan tambahan pemain karena sedang mengalami badai cedera. Gaston diperkirakan bakal mendarat di Italia dalam beberapa jam kedepan untuk menandatangani kontrak. Selain itu, Genoa juga masih melanjutkan negosiasi dengan Mario Balotelli.

KOMENTAR MADRID SOAL KONTROVERSI MBAPPE DAN TIMNAS PRANCIS

Mampir sebentar ke Spanyol, Real Madrid akhirnya buka suara soal kontroversi Kylian Mbappe yang disebut sudah tak mau lagi bermain penuh untuk Timnas Prancis. Dilansir Football Espana, menurut perwakilan klub, berita itu cuma dilebih-lebihkan saja. Kecintaan Mbappe kepada Timnas Prancis sudah tidak bisa diragukan lagi. Tentu Mbappe tidak mungkin membatasi dirinya untuk membela Les Bleus. Dirinya tidak masuk skuad Prancis memang karena fokus pemulihan cedera. Prancis dan Mbappe tak mau mengambil resiko.

INDONESIA MALAH BERPOTENSI DISANKSI AFC

Dari sepakbola Tanah Air, drama pertandingan melawan Bahrain kemarin belum usai. Kini, muncul berita dari China yang memojokan Indonesia. Katanya, Indonesia justru jadi pihak yang berpotensi disanksi oleh AFC. Seperti yang dilansir CNN Indonesia, media China yang bernama Sohu mengatakan bahwa Skuad Garuda bisa mendapatkan sanksi dari AFC akibat keributan setelah menghadapi Bahrain. Bahkan Indonesia bisa saja menerima pengurangan poin akibat peristiwa tersebut. 

SEKJEN AFC BINGUNG DENGAN TUNTUTAN INDONESIA

Pihak PSSI dikabarkan sudah melayangkan protes sebanyak tiga kali kepada AFC. Namun, belum ada respon dari AFC. Baru-baru ini, Sekjen AFC justru mengaku bingung dengan keluhan Indonesia. Dilansir Bolasport, Sekjen AFC, Datuk Seri Windsor John yang berasal dari Malaysia bingung soal tuntutan Indonesia yang tidak puas dengan kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf dalam laga melawan Bahrain. Menurutnya, tuntutan Indonesia tidak jelas. Tidak merinci apa yang salah dan di bagian mana salahnya. Sementara itu, Arya Sinulingga telah memastikan bahwa laporan PSSI sudah jelas. PSSI mempermasalahkan soal manajemen waktu dan penunjukan wasit yang juga berasal dari Asia Barat. Udah Ketuanya orang Bahrain, sekarang Sekjen-nya orang Malaysia. Gini amat punya Timnas jago.

 

Berita Bola Terbaru 16 Oktober 2024 – Starting Eleven News

0

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan UEFA Nations League A Grup 1, Polandia meraih hasil imbang 3-3 atas Kroasia. Polandia unggul lebih dulu melalui Piotr Zielinski menit lima, Nicola Zalewski menit 45, dan Sebastian Szymanski menit 68. Namun, ketiga gol itu mampu disamakan oleh Kroasia lewat aksi Borna Sosa menit 19, Petar Sucic menit 24, dan Martin Baturina menit 26. 

Di Grup yang sama, Portugal juga gagal menang atas Skotlandia. Laga murni dikuasai oleh Cristiano Ronaldo cs. Namun, mereka gagal mengakhiri laga dengan kemenangan. Dengan tambahan satu poin, Portugal tetap kokoh di puncak Grup 1, sementara Skotlandia masih terbenam di dasar klasemen.

Dari Grup 4, ada Swiss yang juga meraih hasil imbang 2-2 dari Denmark. Gol Swiss lahir dari Remo Freuler menit 26 dan Zeki Amdouni menit 45. Namun, The Dynamit mampu menyamakan kedudukan lewat Gustav Isaksen menit 27 dan Christian Eriksen di menit 69. Dengan begitu Denmark masih di peringkat kedua dengan tujuh poin. Sedangkan ini jadi poin pertama bagi Swiss yang terjerembab di dasar klasemen.

Di pertandingan lain, Spanyol berhasil menang 3-0 atas Serbia. Gol La Roja dicetak oleh Aymeric Laporte menit 5, Alvaro Morata menit 65, dan Alex Baena menit 77. Kemenangan ini kian mengokohkan anak asuh Luis de la Fuente di puncak klasemen Grup 4 dengan torehan 10 poin. Sedangkan Serbia masih tertahan di urutan ketiga dengan empat poin. 

TERNYATA ADA DUA PENEMBAK JITU DI LAGA ITALIA VS ISRAEL

Masih seputar kabar pertandingan internasional, kemarin Italia berhasil mengalahkan negara yang onoh dengan skor 4-1 di Stadion Bluenergy, markas Udinese. Namun, ada yang menarik dari laga tersebut. Seperti yang diwartakan Football Italia, terlihat ada dua tentara beratribut lengkap yang berdiri di atas stadion. Usut punya usut, itu merupakan penembak jitu milik Israel. Mereka membawanya untuk berjaga-jaga. Namun, langkah ini menjadi viral dan membuat sejumlah masyarakat Italia geram. Merasa Israel terlalu berlebihan.

TUCHEL SAH JADI PELATIH BARU INGGRIS

Dari Italia, kita ke negeri asal Tom Holland, Inggris. Sky Sport melaporkan bahwa Federasi Sepakbola Inggris telah mengabarkan bahwa mereka mencapai kesepakatan dengan mantan pelatih Chelsea, Thomas Tuchel sebagai pelatih baru Timnas Inggris. Menurut laporan, Tuchel sudah menandatangani kontrak berdurasi 18 bulan dan akan mulai bekerja per tanggal 1 Januari 2025. Itu berarti, Lee Carsley akan tetap menangani Inggris hingga akhir tahun dan Tuchel hanya dikontrak hingga Piala Dunia 2026 berakhir. Konfirmasi resmi dari FA akan dipublikasikan dalam beberapa hari ke depan.

LILLE INGINKAN DELE ALLI 

Dele Alli dilaporkan akan segera kembali bermain setelah beberapa kali absen lantaran cedera. Namun, Alli kabarnya tidak akan bermain lagi untuk The Toffees. Dirinya mencari peluang untuk berkarir di luar Inggris. Dilansir Goal, klub Prancis, yakni Lille jadi yang paling berminat untuk menghidupkan kembali karirnya. Lille kabarnya siap melayangkan tawaran pada Januari dan menjamin menit bermainnya agar bisa membantu Ali kembali ke skuad Timnas Inggris.

MU TARGETKAN TIGA PEMAIN BAYERN LAGI

Masih dari Manchester, Setan Merah kabarnya belum puas dengan skuad yang dimiliki saat ini. Erik Ten Hag menekan klub untuk belanja pemain lagi di bursa transfer berikutnya. Dilansir The Sun, MU telah menargetkan tiga pemain Bayern Munchen musim panas mendatang. Tiga pemain itu adalah Leroy Sane, Leon Goretzka, dan bek kiri, Alphonso Davies. Ketiga pemain itu diprediksi bakal hengkang dari Munchen karena masalah kontrak dan menit bermain yang kurang. Jika ini terjadi, maka mereka akan menyusul De Ligt dan Mazraoui yang sudah lebih dulu bergabung ke Manchester United.

RUMOR ALABA YANG PENSIUN DINI ITU HOAX

Kali ini kita bergeser ke Negeri Matador, Spanyol. Ada kabar hoax yang membahas soal masa depan bek Real Madrid, David Alaba. Dikutip Fabrizio Romano, akhir-akhir ini banyak media yang mengklaim bahwa Alaba mengalami kendala dalam pemulihan cedera lututnya. Situasi ini membuat media menyimpulkan bahwa Alaba akan pensiun dini. Namun, Fabrizio mengkonfirmasi bahwa kabar itu adalah omong kosong. Alaba menjalani pemulihan dan latihan ringan dengan baik di Madrid. Dokter klub pun merasa bahwa perkembangan kondisi lutut Alaba terus membaik.

MBAPPE DIDUGA TERLIBAT KASUS KEKERASAN SEKSUAL

Kabar kurang mengenakan juga menimpa striker baru Real Madrid, Kylian Mbappe. Bintang asal Prancis itu mendapat tuduhan melakukan kekerasan seksual dari kepolisian Swedia. Dilansir The Guardian, Mbappe bersama teman-temannya diketahui pergi ke Swedia pekan lalu, tepatnya pada tanggal 10 Oktober. Dalam momen itu, Mbappe mendapat tuduhan melakukan pemerkosaan dan kekerasan seksual pada seorang wanita di sebuah hotel, sebelum akhirnya kembali ke Madrid menggunakan pesawat pribadi. Kabarnya, saat ini kepolisian Swedia sedang menginvestigasi lebih lanjut tentang kasus ini. Namun, Mbappe yang berada di Madrid justru menampik soal kabar itu. Ia berkata bahwa itu adalah kabar yang tidak benar. 

BARCA INCAR DARWIN NUNEZ

Sementara dari Barcelona, mereka belum menyerah untuk terus mencari pemain baru di bursa transfer mendatang. Kabarnya, Erling Haaland jadi prioritas utama mereka untuk menggantikan Robert Lewandowski. Namun, jika gagal membujuk Haaland, Barca sudah menyiapkan plan B. Dilansir The Sun, penyerang Liverpool, Darwin Nunez jadi opsi kedua jika Haaland tak bisa digoda. Selain Nunez, penyerang Newcastle United, Alexander Isak juga masuk dalam daftar. Barca ingin mendatangkan striker baru dan diperkenalkan di Camp Nou yang baru.

ULTRAS ROMA SIAPKAN PROTES DI LAGA VS INTER

Dari Spanyol beralih ke Italia. Ultras AS Roma kabarnya sudah menyiapkan tindakan protes yang baru kepada manajemen klub. Protes itu akan dilaksanakan saat Roma menghadapi Inter Milan akhir pekan ini. Dilansir Football Italia, Ultras Roma merasa Keluarga Friedkin telah melanggar beberapa janjinya. Ultras menuntut sang pemilik klub untuk mengubah arah bisnisnya. Karena mengeluarkan uang saja tidak cukup untuk meraih prestasi dan menyenangkan fans.

JUVE DISARANKAN PINJAM ZIRKZEE

Masih dari Serie A, Juventus mendapat saran untuk meminjam penyerang baru Manchester United, Joshua Zirkzee. Dilansir Foot Italia, mantan penyerang Juventus, Paolo Di Canio memberi saran pada Bianconeri untuk meminjam Zirkzee pada Januari nanti. Menurut Di Canio, Juve berhasil memulai musim 2024/25 dengan sangat baik bermodalkan lini bertahan yang kokoh. Namun, Di Canio merasa bahwa produk akhir di lini depan masih buruk. Maka dari itu ia berpikir kalau Thiago Motta butuh sosok Joshua Zirkzee di lini depan. Pemain asal Belanda itu bisa memerankan peran Alessandro Del Piero di Juve.

JEPANG DAN ARAB SAUDI KOMPAK RAIH HASIL IMBANG

Setelah membahas sepakbola Eropa, sekarang giliran membahas sepakbola Asia. Dalam lanjutan pertandingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, Jepang dan Arab Saudi kompak raih hasil imbang. Dilansir Sport Detik, hasil ini membuat klasemen Grup C semakin ketat. Praktis, selain Jepang, posisi empat besar masih bisa diperebutkan oleh lima kontestan lain. Australia, Bahrain, dan Arab Saudi sama-sama mengoleksi lima poin.Sedangkan Indonesia dan China memiliki poin tiga. Selisihnya tidak banyak. Kans Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia pun masih besar.

THOM HAYE KESAL CHINA KEBANYAKAN JATUH DAN ULUR WAKTU

Jika Arab Saudi dan Jepang bermain imbang, maka Indonesia harus mereguk anti depresan karena dikalahkan oleh sang juru kunci, China. Seusai pertandingan, Thom Haye yang mencetak satu-satunya gol Indonesia mengaku kesal dengan cara main China. Dilansir Idn Times, China terlalu sering terjatuh. Haye menganggap, drama itu dilancarkan China untuk mengulur waktu karena dalam posisi unggul. “Kami bermain melawan tim yang hanya membuang waktu dan terjatuh di atas lapangan. Mereka bukan bermain sepakbola,” kata Haye. Siasat ini mengingatkan kita pada laga Bahrain kemarin, dimana pemain Bahrain doyan guling-guling mengemis pelanggaran.

STY UNGKAP KESALAHAN INDONESIA

Selain Thom Haye, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga memberikan komentar usai timnya dibekuk China dengan skor 2-1. Dilansir CNN Indonesia, Shin Tae Yong mengakui China memiliki keinginan lebih kuat untuk menang ketimbang Indonesia. Dirinya juga menyebut penurunan konsentrasi jadi penyebab gawang Maarten Paes kebobolan dua gol. “Indonesia memiliki masalah dengan menurunnya konsentrasi dalam pertandingan. Gol pertama seharusnya lebih fokus, dan bola kedua justru kita kehilangan kendali. Ini yang harus kita renungkan,” tutur Shin Tae Yong.

VAN DIJK TINGGALKAN TIMNAS BELANDA, ADA APA?

Jeda internasional belum usai, tapi Virgil Van Dijk dilaporkan sudah meninggalkan kamp latihan Timnas Belanda. Sang pemain bahkan sudah tidak terlihat sejak pertandingan melawan Jerman kemarin. Dilansir 90min, Ronald Koeman mengkonfirmasi hal tersebut. Ia menuturkan bahwa Van Dijk tidak mengalami cedera. Sang pemain memutuskan untuk kembali ke Liverpool lebih awal setelah mendapat kartu merah di pertandingan melawan Hungaria beberapa hari lalu. Koeman pun memaklumi keputusan itu. Karena tidak bisa dimainkan, lebih baik Van Dijk kembali ke Inggris dan mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Chelsea.

PALACE PANTAU SITUASI ANTONY

Masih dari sepakbola Inggris, Manchester United dikabarkan telah memutuskan untuk melepas Antony pada Januari nanti. Beberapa klub Inggris pun kabarnya sudah menunjukan ketertarikan pada pemain yang dijuluki El Gasing itu. Dilansir Give Me Sport, Newcastle United dan Crystal Palace termasuk di antara beberapa klub yang tertarik pada pemain sayap Manchester United. Newcastle memproyeksikan Antony sebagai pengganti Miguel Almiron. Sedangkan Palace ingin mencari pengganti Michael Olise. Diskusi lebih lanjut akan dilaksanakan pada akhir tahun nanti.

DYBALA SIAP TAMPIL LAWAN INTER

Dari Inggris kita bergeser ke Italia. Salah satu pemain penting AS Roma, Paulo Dybala dikabarkan akan segera kembali berlatih. Sebelumnya, pemain asal Argentina itu harus rehat sejenak karena mengalami masalah otot. Namun, menurut Football Italia, Dybala sudah bisa ikut latihan dengan skuad Roma besok. Tes terakhirnya menunjukan bahwa ototnya tidak menunjukan kerusakan serius. Dengan begitu, Dybala akan dipersiapkan untuk tampil melawan Inter Milan akhir pekan ini.

LOOKMAN INGIN SEGERA HENGKANG DARI ATALANTA

Sementara itu, pemain depan Atalanta, Ademola Lookman masih berambisi untuk hengkang secepatnya. Dirinya kini menekan La Dea untuk melepasnya pada Januari mendatang. Dilansir Football Italia, pasca jadi pahlawan di final Europa League musim lalu, Lookman melihat masa depan yang lebih cerah di luar Atalanta. Dirinya ingin bermain di klub yang lebih besar. Kabarnya, PSG jadi salah satu tim yang menaruh minat pada pemain Nigeria tersebut. Atalanta pun mematok 30 juta euro jika PSG serius menginginkannya.

PIHAK ARAB SAUDI TEMUI VINICIUS

Rumor Vinicius akan bermain di Arab Saudi semakin kuat. Baru-baru ini bintang Real Madrid itu dikabarkan sudah mengadakan pertemuan pribadi dengan salah satu petinggi Public Investment Fund di London. Menurut Football Espana, pertemuan itu adalah salah satu upaya Arab Saudi untuk bisa menggoda sang pemain. Arab Saudi kabarnya bersedia menjadikan Vinicius sebagai pemain dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah dengan kontrak empat tahun senilai 1 miliar euro. Negosiasi berjalan santai. Arab tidak memaksakan kesepakatan harus terjadi musim ini. Intinya, pintu Arab Saudi selalu terbuka apabila Vini berubah pikiran.

BARCA SIAP CARI PENGGANTI LEWANDOWSKI

Dari klub rival, Barcelona, sang presiden yakni Joan Laporta sedang menyusun rencana untuk mencari striker baru guna menggantikan Robert Lewandowski yang mulai uzur. Dilansir Football Espana, demi meningkatkan pamor dan gairah sepakbola di Spanyol, Laporta menjadikan Erling Haaland sebagai target utama. Barcelona membutuhkan sosok yang ikonik dan populer untuk menyaingi skuad Real Madrid. Selain Haaland, Victor Boniface, Victor Osimhen, dan Lautaro Martinez juga masih masuk dalam daftar.

DEST MERASA DIBOHONGI XAVI

Masih dari Barcelona, ada mantan pemainnya yang mengungkapkan kekecewaan soal bagaimana klub memperlakukannya. Pemain yang membuka suara itu adalah Serginho Dest. Pemain internasional Amerika Serikat itu selama ini merasa telah dibohongi oleh pelatihnya saat itu, Xavi. Dilansir ESPN, Dest mengatakan Xavi tidak memberinya cukup kesempatan untuk membuktikan dirinya, membatasi gaya bermainnya dan mengingkari janji yang telah dibuatnya. Xavi pernah berkata bahwa ia akan mengandalkan Dest di lini bertahan Barca. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, Dest dibuang ke PSV Eindhoven.

FIFPRO AJUKAN GUGATAN KE FIFA

Sementara dari kabar internasional, serikat pemain FIFpro dan liga-liga top di Eropa dikabarkan telah mengajukan gugatan resmi terhadap FIFA karena membuat kalender pertandingan yang tidak manusiawi. Dilansir Goal, FIFpro mengeluhkan kebijakan FIFA yang menambah jumlah tim di Piala Dunia Antarklub 2025. Menurut FIFpro, kebijakan itu telah melanggar hukum dan meningkatkan resiko keselamatan dan kesejahteraan pemain. Bahkan, FIFpro menyebut sikap FIFA sudah masuk dalam kategori “Abusive” 

WASIT AL-KAF DILARANG PIMPIN LAGA LIGA CHAMPIONS ASIA

Dari Eropa kita bergeser ke kabar sepakbola Asia, dimana ada wasit Ahmed Al-Kaf yang dikabarkan telah dilarang untuk memimpin pertandingan antara Al-Ain vs Al-Hilal di Liga Champions Asia. Dilansir CNN Indonesia, kabar ini diungkapkan jurnalis sepakbola Oman, Khamis Al Balushi dalam program televisi Al Dakka. Dalam program tersebut Khamis mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari seorang sumber terpercaya yang menyebut wasit Al-Kaf dilarang bertugas memimpin laga Al-Ain vs Al-Hilal. Namun, rumornya bukan karena sanksi, melainkan demi keamanan sang pengadil lapangan.

MARKET VALUE MEES HILGERS MELESAT

Sedangkan dari Tanah Air ada berita yang mengungkapkan bahwa harga pasar Mees Hilgers melonjak pesat pasca gabung Timnas Indonesia. Dilansir Bolasport, Hilgers melakoni debut di pertandingan melawan Bahrain kemarin. Beberapa saat setelah pertandingan, harga pasar Hilgers yang awalnya 7 juta euro kini jadi 10 juta euro atau sekitar Rp173 miliar. Itu setara dengan bek Bayern Munchen, Eric Dier.

Lebih Pilih Mana, Ole Romeny Atau Mauro Zijlstra?

0

Banyak pertanyaan, kenapa sih Timnas Indonesia belum juga menaturalisasi striker lagi? Kok bek dan gelandang melulu. Memangnya striker tidak penting? Pertanyaan tersebut memang hanya PSSI dan Shin Tae-yong yang bisa menjawabnya.

Namun, setidaknya dari desas-desus yang ada, ada dua striker calon naturalisasi yang santer diisukan bakal merapat. Dia adalah Mauro Zijlstra dan Ole Romeny. Dari dua striker tersebut, kemungkinan besar salah satunya akan segera gabung Timnas Garuda. Nah, dari dua striker tersebut siapa sebenarnya yang lebih cocok?

Sebelum melihat pembahasan siapa yang pantas sebagai predator baru lini depan timnas, kalian baiknya subscribe dan nyalakan lonceng notifikasinya dulu ya, agar tak ketinggalan konten menarik dari Starting Eleven Story

Siapa Ole Romeny dan Mauro Ziljstra?

Rumor Ole Romeny sebagai calon striker naturalisasi Timnas Garuda muncul duluan ketimbang Mauro Ziljstra. Nama Romeny mulai diperbincangkan di awal tahun 2024. Bernama lengkap Ole ter Haar Romeny, ia merupakan pemain kelahiran Nijmegen, Belanda, 20 Juni 2000. Ole Romeny dikabarkan memiliki garis keturunan Indonesia dari keluarga sang ibu. Nenek Romeny berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Sementara itu, rumor Mauro Ziljstra baru muncul tepatnya di sekitar bulan Juni 2024, saat rumor kedatangan Ole Romeny mulai meredup. Ketika itu Ziljstra muncul ke media dengan mengaku dihubungi langsung oleh pihak PSSI. Bahkan di bulan Agustus 2024, ia mengatakan sudah memberikan berkas persyaratan naturalisasinya kepada PSSI.

Mauro Zijlstra merupakan pemain kelahiran Zaandam, Belanda, 9 November 2004. Dia memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang tinggal di Bandung.

Dari Segi Umur Dan Fisik

Kalau bisa membandingkan, kedua pemain ini banyak memiliki perbedaan dan kesamaan. Misal dilihat dari segi fisik dan umur. Ole Romeny mempunyai tinggi 1,85 meter, sedangkan Mauro beda tipis yakni 1,88 meter. Namun secara postur atau perawakan, dua striker ini hampir mirip, yakni sama-sama kekar dan tinggi.

Selain atribut fisik, usia kedua pemain ini juga berbeda. Mauro Ziljstra lebih muda daripada Ole Romeny. Ziljstra baru berusia 19 tahun, sedangkan Romeny sudah berusia 24 tahun. Terkadang, usia menjadi indikator pemilihan pemain suatu pelatih. Semakin muda usiannya, semakin berpeluang pemain tersebut dipilih, karena dinilai masih punya masa depan yang panjang. Dari segi ini, Mauro Ziljstra lebih unggul.

Namun bukan berarti usia yang lebih tua seperti Ole Romeny tidak layak dipertimbangkan. Dengan usia yang lebih tua, pengalaman dan jam terbang Romeny pasti menjadi suatu keunggulan dibanding Mauro Ziljstra.

Dari Segi Track Record

Namun, apakah usia dan segi fisik saja cukup jadi pertimbangan? Tentu tidak. Ada aspek penting lain yang perlu diperhatikan, seperti track record dan prestasi kedua pemain tersebut.

Romeny selama kariernya, telah bermain di empat klub berbeda. Mulai dari NEC Nijmegen, Willem II, FC Emmen, hingga sekarang berada di FC Utrecht. Jika dilihat performanya bersama keempat tim tersebut, Romeny tercatat sudah membukukan 41 gol dan 15 assist.

Namun, yang perlu dicatat, gol Romeny tersebut banyak dihasilkan di divisi dua Belanda. Sedangkan di Eredivisie, ia baru ciptakan 11 gol bersama FC Emmen, dan baru 3 gol bersama FC Utrecht.

Di musim ini, Ole Romeny menunjukkan grafik peningkatan performa. Sebagai bukti, di musim lalu ia hanya jadi starter selama 15 kali. Namun di musim ini, ia sudah jadi starter di 8 laga hingga pekan ke-8 Eredivisie.

Sang pelatih, Ron Jans mengaku, selalu memainkan Romeny karena perannya dianggap berpengaruh bagi tim. Romeny sempat menjadi pahlawan saat mencetak gol kemenangan di pekan pertama Eredivisie melawan klubnya Eliano Reijnders, PEC Zwolle.

Lalu bagaimana dengan Ziljstra? Selama kariernya, Ziljstra ini hanya berkecimpung di level kelompok umur. Ia pernah bersama AZ Alkmaar Youth, lalu AFC Amsterdam Youth, kemudian NEC Nijmegen U-21 hingga sekarang Volendam U-21.

Catatan performa Ziljstra selama membela keempat klub tersebut adalah 32 gol dan 13 assist. Secara performa terkini, bersama Volendam U-21 Ziljstra sudah mengoleksi 2 gol dalam 2 laga.

Dari Segi Kemampuan Dan Gaya Bermain

Selain track record, jangan lupakan juga kemampuan dan gaya mainnya seperti apa. Dua pemain ini sama-sama berposisi asli sebagai striker tengah. Namun, dari segi gaya main dan penempatan posisinya, kedua pemain ini mempunyai beberapa perbedaan.

Romeny memang nalurinya adalah striker tengah murni yang mengandalkan postur dan fisik. Namun siapa sangka, di musim ini ternyata pemain berambut pirang tersebut selalu ditempatkan sebagai sayap kanan.

Tujuh kali sudah ia bermain bersama FC Utrecht di sayap kanan. Selain punya insting mencetak gol yang tajam, Romeny ditempatkan di sayap kanan oleh pelatih Ron Jans karena dianggap punya kecepatan dan dribling yang mumpuni.

Secara gaya bermain, Romeny ini tipe penyerang yang ulet. Meski berbadan tinggi dan kekar, ia tak malas berlari dan mengejar bola. Sebagai sayap kanan, ia juga mempunyai atribut umpan yang akurat.

Berbeda dengan Zijlstra. Ia di musim ini bersama Volendam U-21, lebih sebagai striker utama di tengah. Dengan posturnya yang ideal, ia berperan sebagai penerima umpan atau muara akhir dari sebuah serangan. Perawakan dan gaya mainnya terlihat mirip seperti Dusan Vlahovic.

Dari Segi Kecocokan Dengan Taktik STY

Setelah melihat profil keduanya dari berbagai sisi, yang lebih penting lagi adalah cocok apa tidak striker tersebut di skema yang dibutuhkan Shin Tae-yong. STY selama ini dikenal jarang memakai striker yang malas untuk turun membantu pertahanan. Ia lebih suka tipe striker yang mobile, serta rajin melakukan pressing kepada lawan.

Kalau dilihat dari segi fungsional, Romeny lebih unggul. Pasalnya ia sudah terbukti bisa bermain sebagai striker maupun sayap kanan. Jika nantinya Romeny yang dipilih, ia bisa bertukar posisi di sayap kanan maupun striker tengah.

Berbeda dengan Ziljstra yang hanya bermain sebagai striker tengah. Namun, itu bukan berarti peluang Ziljstra dinaturalisasi kecil. Kalau toh STY memang membutuhkan ekstra striker murni yang ideal, Ziljstra bisa jadi opsi terbaik. Tipe pemain seperti dia bisa diandalkan kala timnas mengalami deadlock mencetak gol.

Proses Naturalisasi

Namun yang jelas, semuanya akhirnya akan bergantung pada kebutuhan sang pelatih. Tapi di luar itu, proses negosiasi yang dilakukan PSSI juga penting untuk dicermati. Karena bagaimanapun, kesepakatan dengan pihak PSSI-lah yang akan menentukan apakah sang pemain bisa bersalaman dengan Erick Thohir atau tidak.

Awalya, proses naturalisasi Romeny sempat terhambat gara-gara sikap ogah-ogahan sang pemain. Namun, beredar kabar bahwa agen Romeny, Joost Ebergen mengakui sang pemain sudah mulai terbuka untuk menjalani proses naturalisasi. Lain halnya dengan Mauro Ziljstra yang sudah gamblang mengatakan di Podcast Done Deal, bahwa proses pindah kewarganegaraan ke Indonesia masih terus berjalan.

Entahlah, siapa yang nantinya akan menjadi striker baru Timnas Garuda. Syukur-syukur sih, keduanya gabung biar banyak pilihan di lini depan. Namun, kalau disuruh milih salah satu, siapa nih yang cocok menurut football lovers?

https://youtu.be/L1kVG90n83k

Sumber Referensi : sindonews, bola.com, instagram, tribunnews, instagram, transfermarkt, idntimes, transfermarkt, cnnindonesia

Nasionalismenya Tak Diragukan Lagi! Kecintaan Pemain Keturunan pada Indonesia

0

Dulu di era pra-kemerdekaan, seseorang memperlihatkan rasa nasionalismenya dengan cara terjun ke medan perang. Mengangkat sebilah bambu yang konon menjadi senjata mengusir para dedengkot kolonialisme. Di era sekarang, yakni pasca-kemerdekaan, rasa nasionalisme ditunjukkan lewat berbagai cara. 

Nah, hal itulah yang juga diperlihatkan oleh para pemain keturunan di Timnas Indonesia. Walaupun tidak lahir, hidup, dan merasakan pahit getirnya tinggal di Indonesia, para pemain keturunan ini punya rasa nasionalisme yang sama sekali tidak layak diragukan. Seperti apa bentuknya? Mari kita membahasnya.

Shayne Pattynama

Kita mulai dari Shayne Pattynama. Pemain bernama lengkap Shayne Elian Jay Pattynama ini lahir di Lelystad, Belanda. Ayahnya adalah orang Indonesia tulen yang lahir di Semarang. Sejak mengambil sumpah WNI, Shayne berkali-kali menunjukkan jiwa nasionalismenya.

Dalam sebuah wawancara, Shayne juga pernah menegaskan bahwa dia tidak suka dengan isu pengkotak-kotakan antara pemain lokal dan pemain keturunan yang dinaturalisasi. Shayne tidak terlalu nyaman dengan penyebutan itu. Ia lebih suka disebut dirinya sebagai orang Indonesia, itu saja. Walaupun beberapa pihak masih menyebutnya pemain asing.

Selain itu, di laga melawan Bahrain belum lama ini, Shayne Pattynama menunjukkan lagi rasa nasionalismenya. Usai laga, di mana Indonesia gagal mencuri tiga poin, saat seluruh pemain memprotes keputusan wasit, Shayne tiba-tiba mendekati perwakilan Bahrain.

Shayne mengamuk dan nyaris menjotos perwakilan Bahrain tersebut. Seakan-akan ia preman dari Pulogadung. Banyak warganet bersimpati pada aksi Shayne tersebut. Aksinya dianggap mewakili kekesalan seluruh masyarakat Indonesia terhadap hasil pertandingan yang tak adil.

Justin Hubner

Kalau Justin Hubner memang terkenal tantrum orangnya. Apalagi yang menyangkut Timnas Indonesia. Dia beberapa kali protes apabila Timnas Indonesia dicurangi oleh wasit. Seperti halnya di laga melawan Uzbekistan di Piala Asia U-23 lalu.

Hubner merasa kecewa dan marah terhadap wasit Shen Yinhao yang memimpin laga itu. Timnas Indonesia menurutnya dirugikan oleh keputusan wasit.

Hal yang kurang lebih sama juga dilakukan Hubner saat Indonesia dikadalin wasit di laga melawan Bahrain belum lama ini. Walaupun tidak ikut bermain, Hubner meluapkan emosinya di akun media sosial pribadinya. Sikap Hubner ini memperlihatkan bahwa dirinya begitu mencintai Indonesia.

Tidak hanya marah-marah tatkala Timnas Indonesia dirugikan, bek tengil yang satu ini juga serius menghafalkan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Saat berlatih di markasnya Wolverhampton Wanderers, pemuda yang dipanggil Jussa ini memutar lagu gubahan Wage Rudolf Supratman tersebut. Dengan khusyuk dan penuh khidmat, ia menyanyikan lagu kebangsaan di tempat latihan Wolves.

Thom Haye

Rasa cinta terhadap tanah air dari Thom Haye juga tak perlu diragukan lagi. Acap kali turun untuk Timnas Indonesia, Haye selalu memberikan seratus persen kemampuannya. Bahkan nih, ketika jeda internasional, wajah Thom Haye tampak lebih sumringah ketimbang bermain di Almere City.

Pemain keturunan Solo tersebut sangat emosional ketika mencetak gol pertama untuk Timnas Indonesia. Haye sepertinya tahu rumput GBK tak layak untuk selebrasi knee slide, namun karena sangat emosional, ia tak peduli akan hal itu. Jacksen F Tiago, bekas pelatih Timnas Indonesia mengakui apa yang dilakukan Haye termasuk rasa bangga terhadap bangsa yang dibela.

Saat mencetak satu-satunya gol ke gawang Tiongkok, Haye juga meluapkan rasa bangganya. Ia tampak begitu sentimentil. Luapan ekspresinya seakan keluar dari layar televisi. Siapa pun kamu, yang menyaksikan gol Haye tersebut akan merasakan emosi yang sama.

Jay Idzes

Butuh pengorbanan bagi seorang pemain keturunan untuk akhirnya memilih menjadi WNI. Salah satu pengorbanan itu ditunjukkan oleh bek Timnas Indonesia, Jay Noah Idzes. Pemain kelahiran Mierlo, Belanda ini telah cukup lama berkiprah di Eropa. Saat menjadi WNI, ia mengorbankan status pemain Eropa dan menjadi pemain non Eropa. 

Ada banyak kerugian yang bisa diterima Jay sebagai pemain non Eropa yang bermain di Eropa. Salah satunya soal pajak. Karena ia hanya memilih satu kewarganegaraan, yakni kewarganegaraan Indonesia, maka ia dikenai pajak warga non Uni Eropa.

Selain pajak, menurut Arya Sinulingga seperti dikutip Sindonews, gaji Jay Idzes juga dipotong cukup tinggi mengingat dia bukan warga Uni Eropa. Pengorbanan yang dilakukan Bang Jay ini jelaslah sudah bukan sekadar urusan pribadi. Namun, ini dilakukannya untuk mewakili bangsa dan mengangkat harkat serta martabat Indonesia di kancah dunia.

Sandy Walsh

Sandy Walsh memang lahir di Brussel, Belgia, tapi kecintaannya terhadap Indonesia tiada tara. Tekadnya untuk membela Indonesia sudah dipupuk sejak 2016, saat usianya masih 22 tahun. Sandy pernah digoda untuk membela Timnas Irlandia, negerinya sang ayah. Namun, sang pemain kukuh untuk membela Indonesia.

Namun, membela Timnas Indonesia tak semudah apa yang dibayangkan banyak orang. Pada kenyataannya, Pak Kumis harus menunggu hingga sekira tujuh tahun. Coba bayangkan, jika tak ada kecintaan terhadap Indonesia, mana mungkin Sandy mau menanti hingga tujuh tahun lamanya?

Sandy begitu sabar. Ia terus-menerus menghubungi PSSI agar dinaturalisasi. PSSI sempat enggan, hingga akhirnya, pada tahun 2022, naturalisasi Sandy Walsh benar-benar diproses. Sandy kemudian debut di Timnas Indonesia setahun setelah ia menjadi WNI, yakni pada tahun 2023.

Mees Hilgers

Apa yang mendasari seseorang memilih tim nasional yang kans untuk lolos ke Piala Dunia-nya masih sebatas mimpi, kalau bukan cinta? Begitulah kiranya yang boleh jadi dirasakan Mees Hilgers. Ia punya peluang untuk bergabung ke Timnas Belanda, tapi justru memilih Timnas Indonesia. Robin van Persie pun terkejut dengan keputusan itu.

Hilgers mengaku, darah Indonesia yang kental dalam dirinyalah yang mendorong untuk membela lambang garuda di dada. Sang ibu, Linda Tombeng adalah gadis kelahiran Manado, Sulawesi Utara.

Ayahnya atau kakek Hilgers juga orang Indonesia. Namun, bukan dari Manado, melainkan Ambon. Nenek Hilgers beda lagi. Ia adalah perempuan kelahiran Jakarta. Bisa dibilang hampir seluruh keluarga Hilgers adalah orang Indonesia. Tak ayal kalau Hilgers punya rasa nasionalisme yang tinggi.

Hal itu misalnya dibuktikan ketika ia berlari ke pendukung yang membawa bendera merah putih di laga menghadapi Heerenveen di Eredivisie. Ia lalu berfoto dengan bendera merah putih dengan lambang garuda tersebut.

Calvin Verdonk

Nah, kalau ini boleh dibilang salah satu pemain keturunan favorit. Permainannya di atas lapangan selalu konsisten, termasuk ketika Indonesia digilas Tiongkok di Qingdao. Ya, dia adalah Calvin Verdonk. Pria keturunan Meulaboh, Aceh ini sangat antusias ketika menjalani proses naturalisasi.

Saat ikut di sidang DPR terkait naturalisasinya, Verdonk rela mengabaikan rasa lelahnya demi segera mendapatkan status WNI. Pada waktu itu ia letih, sedang mengalami jet lag, dan gugup. Akan tetapi, Verdonk tetap hadir dan akhirnya bangga proses naturalisasinya disetujui.

Menariknya, Verdonk tidak hanya sekadar ingin memperoleh WNI. Di rapat Komisi III DPR RI, Verdonk mengatakan akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan menjadi contoh baik bagi anak-anak mudanya. Oh, sebuah tekad yang adiluhung.

Maarten Paes

Nama terakhir dalam daftar ini adalah Maarten Paes. Pemain blijvers Indonesia ini telah menunjukkan kecintaan yang luar biasa pada Indonesia. Ketika hendak dinaturalisasi, Paes getol mempelajari budaya dan bahasa Indonesia. Ia bahkan kabarnya mengambil kursus bahasa Indonesia.

Sandy Walsh turut membantunya agar lancar berbahasa Indonesia. Tidak hanya itu, Paes ini juga ternyata doyan masak. Saat di FC Dallas, ia pernah memasak rendang dan soto ayam. Makanan khas Indonesia itu kemudian diperkenalkan Paes ke teman-temannya di Amerika.

Neneknya yang lahir di Kediri menjadi faktor kecintaan Paes pada Indonesia. Sang nenek kebetulan memiliki kedekatan emosional pada Indonesia. Dan itulah yang membuat Maarten Paes juga menaruh hormat pada Indonesia.

Itu tadi rasa nasionalisme yang ditunjukkan para pemain keturunan. Tentu masih banyak yang tidak terdaftar. Menurut football lovers, kira-kira selain mereka siapa lagi nih?

Sumber: InfoMalangRaya, Bolacom, Sindonews, Okezone, CNNIndo, Viva, Okezone, TribunSumsel