Beranda blog Halaman 102

Permintaan Bahrain Nggak Sesuai Aturan! Kalau Ngeyel FIFA Beri Kemenangan Buat Indonesia

Kontroversi laga Indonesia vs Bahrain sepertinya akan memasuki babak akhir. Setelah mengadu ke FIFA dan AFC agar laga melawan Indonesia pada Maret 2025 diadakan di tempat netral, permintaan itu justru berpotensi menjadi senjata makan tuan bagi Federasi Sepak Bola Bahrain itu sendiri. Karena permintaan itu ternyata melenceng jauh dari aturan FIFA.

Permintaan FA Bahrain untuk memindahkan laga Indonesia vs Bahrain yang sedianya digelar di Indonesia pada Maret 2025 ke negara lain, itu tak ubahnya rengekan balita ingin dibelikan lolipop saja. Bisa-bisanya federasi sepak bola yang berada di bawah naungan FIFA tapi tidak tahu aturan. Berikut kita akan membahas di mana letak ketidaksesuaian itu.

Bahrain Minta Laga Dipindah

Bahrain mendapat tekanan besar dari publik sepak bola tanah air usai laga yang berbuntut imbang 2-2. Masyarakat curiga ada transaksi di bawah meja untuk laga tersebut. Bahrain dianggap diuntungkan oleh wasit Alkaf yang memimpin pertandingan. Salah satunya terkait polemik penambahan waktu.

Merasa diserang habis-habisan, FA Bahrain lalu khawatir kalau mereka bertandang ke Indonesia, para pemain tidak aman. Jadi, FA Bahrain pun bersurat ke AFC dan FIFA untuk memindahkan laga away melawan Indonesia. FA Bahrain mencoba meyakinkan bahwa tim nasionalnya ogah main di Indonesia.

FA Bahrain melalui Sekjen-nya, Rashed Al-Zaabi, mengutip CNN Indonesia, kabarnya bahkan sudah menyiapkan bukti-bukti ancaman. Di lain tempat, pihak AFC kabarnya akan menindaklanjuti usulan Bahrain tersebut.

Ya, kalau kita menilik siapa di balik AFC, tidak mengejutkan kalau mereka menggubris permintaan itu. Tapi walau ditanggapi oleh otoritas tertinggi sepak bola se-Asia, permintaan Bahrain ini sama sekali tidak sesuai dengan aturan FIFA yang ada.

Nggak Sesuai Aturan!

Hal itu diatur dalam dokumen regulasi tentang Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sudah dirilis oleh FIFA. Tertuang dalam aturan itu, bahwa laga tidak boleh dipindah kecuali ada situasi mendesak atau force majeure. Kalau abang Bahrain malas baca aturannya, nih Starting Eleven kasih bunyi aturannya:

“Pertandingan yang tidak dimainkan atau dibatalkan, kecuali dalam kasus force majeure yang diakui oleh FIFA.”

Lebih lanjut dalam aturan itu dijelaskan, apabila asosiasi sepak bola yang mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak menaati aturan itu, maka akan dikenakan tindakan disipliner oleh Komite Disiplin FIFA sesuai Kode Disiplin FIFA. Komite Disiplin FIFA juga berhak untuk memerintahkan laga diulang.

Force majeure seperti apa yang diakui FIFA? Tentu saja ini berkaitan dengan kejadian-kejadian luar biasa yang membahayakan. Misalnya perang, ancaman dari luar atau terorisme, kericuhan, dan hal-hal besar lain. Lah ini, Bahrain meminta laga dipindah ke luar Indonesia cuma karena khawatir.

Ya, khawatir. Masa FIFA mesti bertindak hanya karena salah satu pihak khawatir? Ini FIFA bung, bukan orang tua yang khawatir anaknya nggak punya pekerjaan lalu mengakali konstitusi.

Contoh Kasus

Kalau pihak Bahrain masih malas baca dan ngeyel, nih ada contohnya. Kebetulan Palestina juga masih mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2026. Situasi Palestina kini sangat gawat. Kebiadaban zionis yang meluluhlantakkan hampir seluruh wilayah Palestina membuat Timnas Palestina tak bisa menggelar laga di Palestina.

Alhasil, mereka pun harus mencari markas baru. Palestina menjadi tim musafir. Di laga melawan Korea Selatan pada November 2024 mendatang, pertandingan akan dipindahkan ke Amman International Stadium di Yordania. Hal itu dilakukan karena jelas tidak bisa menggelar laga di tempat misil-misil zionis meledak.

Begitu pula Timnas Israel. FIFA memindahkan laga home UEFA Nations League Timnas Israel ke Hungaria. Israel akan menjamu Belgia pada November mendatang di Arena Bozsik, Budapest. Stadion ini juga dipakai di laga sebelumnya menghadapi Prancis dan Italia.

Kasus penolakan bermain hanya karena kecemasan juga pernah terjadi. Suatu ketika Timnas Korea Utara harus menjamu Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, pihak Korut khawatir akan infeksi bakteri dari Jepang. Hal itu membuat mereka akhirnya menolak untuk menjadi tuan rumah. AFC pun berdialog dengan FIFA soal masalah ini.

Sempat akan digelar di tempat netral, namun karena “situasi tertentu” laga kemudian dibatalkan. Timnas Korut pun dihukum kalah WO. Di putaran ketiga, Timnas Korut juga tidak menggelar laga di Pyongyang atau di kota-kota Korea Utara lainnya.

AFC memilih tempat netral, yakni di Laos. Alasan keamanan terutama bagi tim lawan menjadi dasarnya. Kita tahulah kalau Korea Utara itu negara “istimewa”. Tak bisa sembarangan orang keluar-masuk di negaranya Kim Il-Sung itu.

Bahrain Menolak, Kalah WO?

Dari contohnya tadi, terang sudah, apabila Bahrain menolak dan tetap mengkhianati aturan, ya mereka harus siap kena sanksi. Salah satu sanksinya akan dianggap kalah dari Indonesia. Kalau melihat contoh kasus yang menimpa Korea Utara, laga yang dianggap kalah WO bukan laga yang sudah lewat, tapi yang akan datang.

Jadi, misalnya Bahrain di Maret 2025 nanti menolak main di Indonesia, di laga tersebut Indonesia bisa jadi akan otomatis memperoleh tiga poin. Nah, soal kalah WO ini, belakangan muncul sebuah informasi bahwa Bahrain sudah dianggap kalah WO untuk laga kemarin.

Tapi informasi itu ternyata cuma satir saja dan terbukti tidak benar. Demikian laporan yang ditulis Liputan6.com. Soal sanksi lainnya yang bisa didapatkan Bahrain, kamu bisa menonton video Starting Eleven lainnya. Terlepas dari itu sebaiknya kita menunggu saja keputusan dari FIFA maupun AFC, paling tidak sampai Maret 2025 nanti.

Laga Bisa Tidak di SUGBK

Sangat mustahil memindah laga Indonesia vs Bahrain ke luar Indonesia. Sebab jika FIFA mengabulkan permintaan Bahrain tersebut, ini akan menjadi preseden buruk, tulis media Vietnam, Bong Da 24h. Namun, kalau memindahkan laga dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ke stadion lain, yang terpenting masih di wilayah Indonesia, masih bisa.

FIFA maupun AFC bisa saja meminta agar laga menghadapi Bahrain tidak di SUGBK, mengingat gejolak dan tekanan besar suporter Indonesia di sana cukup tinggi. Namun, coba bayangkan, misal laganya dipindah ke Jayapura atau Balikpapan. Bahrain sendirilah yang malah repot.

Meski yah, kalau dilihat sisi positifnya, seumpama laga dipindah ke Lukas Enembe Stadium, Bahrain juga bisa memperoleh manfaat. Para pemain seperti Mohamed Marhoon bisa sekalian wisata ke Bukit Jokowi dengan panorama danau yang indah. Siapa tahu juga pingin ciblon di danau terdekat. Maklum selama ini mereka hanya bisa melihat padang pasir.

Jaminan Keamanan dan Testimoni

Kekhawatiran Bahrain itu memang sulit untuk dibuktikan. Ya benar, warga +62 emang barbar kalau di media sosial. Tapi jika di kehidupan nyata, mereka itu jinak seperti anggora. Selain itu, PSSI selalu bisa menjamin keamanan tim tamu.

Di laga melawan Australia di GBK tempo hari, bahkan 2.355 personel gabungan diturunkan. Indonesia gagal menang, tapi tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan dan semuanya berjalan lancar. Bahkan suporter menaruh respek pada Timnas Australia termasuk para pemainnya.

Pakar keselamatan dan keamanan yang berlisensi FIFA, Nugroho Setiawan seperti dikutip Kompas mengatakan bahwa PSSI kapabel soal keamanan. Tinggal, menurutnya, bagaimana federasi mengomunikasikan keamanan laga dengan para stakeholder, termasuk aparat kepolisian.

Ia juga tidak ingin ketika Bahrain datang ke Indonesia, para pemainnya sampai harus naik rantis. “Pasti dan harus bisa,” kata Nugroho yakin. Imbauan agar suporter Indonesia tak berlaku seenak perut juga sudah dilakukan oleh PSSI. Jadi, apa yang perlu dikhawatirkan?

Lagi pula sekalipun harus pakai rantis, toh tetap aman. Timnas Malaysia yang musuh bebuyutan itu saja aman datang ke Indonesia. Akun Malaysia di X, @Onefootball.my ngetwit, timnasnya malah rileks bisa naik barracuda segala. Jadi, bang Bahrain gimana? Masih mau menolak main?

Sumber: Okezone, Bolacom, Kompas, Liputan6, Merdeka, CNNIndonesia

Berita Bola Terbaru 20 Oktober 2024 – Starting Eleven News

0

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

HASIL PERTANDINGAN

Dalam lanjutan pertandingan Liga Inggris, Tottenham mengalahkan West Ham dengan skor 4-1. Dejan Kulusevski, Yves Bissouma, Son Heung-min, dan satu gol bunuh diri dari Alphonse Areola tercatat sebagai pencetak skor Spurs. Sementara The Hammers, hanya membalas sekali melalui gol Mohammed Kudus. Kemenangan ini bikin Spurs naik ke peringkat tujuh klasemen sementara.

Di laga lain, ada Aston Villa yang mengakhiri perlawanan Fulham dengan skor 3-1. Fulham mencetak gol lebih dulu melalui Raul Jimenez menit 5. Lalu, Villa bangkit dengan tiga gol yang lahir dari Morgan Rogers menit 9, Ollie Watkins menit 59, dan satu gol bunuh diri dari, Issa Diop menit 69. Dengan tambahan tiga poin, anak asuh Unai Emery masih stay di urutan empat klasemen sementara.

Kemenangan comeback juga diraih Manchester United kala menjamu Brentford. The Bees yang mencetak gol lebih dulu melalui Ethan Pinnock, harus menerima kenyataan pahit lantaran United berbalik unggul. Alejandro Garnacho dan Rasmus Hojlund jadi pencetak gol MU di babak kedua. Hasil ini bikin United merangkak ke posisi sebelas klasemen sementara.

Dari Inggris, kita beralih ke Serie A. Dimana AC Milan berhasil menang tipis 1-0 dari Udinese. Meski bermain dengan sepuluh orang setelah Tijjani Reijnders dikartu merah menit 29, Christian Pulisic cs mampu menjaga keunggulan usai Samuel Chukwueze membobol gawang Udinese menit 13. Hasil ini bikin Milan naik ke peringkat keempat klasemen sementara.

Di pertandingan lain ada Juventus yang juga menang tipis 1-0 dari Lazio. Gol bunuh diri Mario Gila di menit 85 jadi penentu kemenangan bagi Juve. Hasil ini buat Bianconeri masih kokoh di urutan kedua klasemen sementara dengan raihan 16 poin. 

Dari Italia kini kita menculat ke Spanyol dimana ada Real Madrid yang menang 2-1 di kandang Celta Vigo. Kylian Mbappe dan Vinicius jadi tokoh utama dibalik kemenangan El Real. Dengan tambahan tiga poin, Madrid mengumpulkan 24 poin dan bisa menempel ketat Barcelona yang kokoh di puncak klasemen sementara La Liga. 

Di laga lain, ada Real Sociedad yang menang tipis 1-0 dari Girona. Satu-satunya gol yang terjadi di laga ini adalah buah aksi Mikel Oyarzabal menit 44. Hingga peluit panjang dibunyikan, Donny Van De Beek cs gagal menyamakan kedudukan. Alhasil, dengan tiga poin ini, Sociedad bisa naik ke peringkat 11 klasemen sementara La Liga.

Selanjutnya, ada Athletic Bilbao yang menang telak, 4-1 dari Espanyol. Gol Bilbao dicetak oleh Daniel Vivian menit 6, brace Inaki Williams menit 28 dan 30, serta satu gol tambahan dari Alex Berenguer menit 55. Sedangkan Espanyol hanya mampu membalas satu gol lewat aksi, Alvaro Tejero di penghujung laga.

ARSENAL TUMBANG DI TANGAN BOURNEMOUTH

Hasil di luar prediksi justru dialami oleh Arsenal. Bertandang ke markas Bournemouth, Arsenal yang diunggulkan justru kalah 2-0. Dilansir Sky Sport, kartu merah William Saliba pada menit 30 jadi penyebab kekalahan ini. Bermain dengan sepuluh pemain, konsentrasi punggawa Meriam London buyar. Alhasil, The Cherries memanfaatkan momen itu untuk mencuri kemenangan. Kemenangan ini bikin Bournemouth masuk sepuluh besar klasemen sementara Liga Inggris.

LIGA INGGRIS DIHUJANI KARTU MERAH SEMALAM

Selain William Saliba, ternyata semalam banyak pemain Liga Inggris lain yang menerima kartu merah. Setidaknya, ada lima kartu merah yang keluar dari saku wasit dalam empat pertandingan. Dilansir Sporting News, bahkan wasit Darren England mengeluarkan dua kartu merah sekaligus di laga Aston Villa melawan Fulham. Di sisi lain, Mohammad Kudus jadi salah satu yang menerima kartu merah semalam. Ia bisa mendapat sanksi yang lebih berat lantaran melakukan kekerasan terhadap pemain Tottenham.

CITY INGIN JUAL WALKER

Manchester City dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk melepas beberapa pemain veteran pada bursa transfer yang akan datang. Dilansir Football365, City kabarnya bersedia melepas Kyle Walker di musim panas mendatang. Harga yang dipatok pun tidak tinggi, City hanya berharap kalau Walker bisa dijual dengan harga 15 juta pound. Saat ini, Al-Ahli dan Sheffield United telah menunjukan minatnya pada Walker. Namun, belum ada komunikasi yang jelas dengan kedua klub tersebut.

TUCHEL BAKAL CUAN JIKA BAWA INGGRIS JUARA PILDUN

Masih dari sepakbola Inggris, namun kali ini dari tim nasionalnya. Mirror mengabarkan bahwa Federasi Sepakbola Inggris telah memasang target tinggi kepada pelatih baru, Thomas Tuchel. FA meminta Tuchel untuk mengantarkan Inggris juara Piala Dunia 2026 mendatang. Menurut laporan, FA bahkan sudah menyiapkan bonus besar jika Tuchel bisa mencapai target itu. Mantan pelatih PSG itu bisa menghasilkan 3 juta pound jika mewujudkan impian semua masyarakat Inggris tersebut. Itu hampir setara dengan gaji tahunannya yang berada di kisaran 5 juta pound.

ULTRAS UDINESE HINA MAIGNAN

Dari Inggris, kita berlayar ke Italia untuk membahas kemarahan ultras Udinese kepada kiper AC Milan, Mike Maignan. Menurut Football Italia, fans Udinese terus meneriaki hinaan dan ujaran kebencian kepada kiper asal Prancis itu. Mereka bahkan menyebut Maignan sebagai “Orang Brengsek”. Padahal, sembilan bulan sebelumnya, fans Udinese pernah disanksi karena mengucapkan kalimat rasis kepada Maignan. Tampaknya, fans masih kesal dengan sang kiper yang membuat empat temannya di banned dari tribun.

TAMMY ABRAHAM CEDERA BAHU

Masih dari laga yang sama, salah satu punggawa AC Milan, Tammy Abraham harus keluar dari lapangan setelah hanya bermain selama lima menit saja. Dilansir Football Italia, Abraham masuk menggantikan Alvaro Morata menit 73. Namun, harus kembali ditarik keluar pada menit 78 karena mengalami cedera bahu kanan. Kabarnya, ini bisa jadi cedera kambuhan. Karena tahun lalu, saat masih di AS Roma ia mengalami cedera di bagian yang sama.

POGBA AKAN BERSTATUS FREE AGENT

Masih dari sepakbola Italia, nasib nggantung Paul Pogba kabarnya mulai menunjukan titik terang. Mantan pemain Manchester United itu dipastikan masih punya masa depan di dunia sepakbola. Tapi bukan bersama Juventus. Mengutip cuitan Fabrizio Romano, Direktur Olahraga Juventus, Cristiano Giuntoli telah menutup rapat-rapat pintu Juventus Stadium untuk Paul Pogba. Ia mengklaim kalau hubungan Juve dan Pogba sudah berakhir. Giuntoli merasa skuad Juventus sudah lengkap, meski tanpa Pogba. Pemain asal Prancis itu dipersilahkan pergi dengan status bebas transfer.

LUKA MODRIC CETAK REKOR BARU DI MADRID

Mampir sebentar ke Spanyol, ada Luka Modric yang mencatatkan rekor unik bersama Real Madrid. Meski sudah tidak mengemban peran utama di sektor lini tengah Madrid, dirinya tetap bisa berkontribusi di laga melawan Celta Vigo semalam. Dilansir Football Espana, Modric yang masuk pada menit 63, langsung mencetak assist untuk gol Vinicius tiga menit berselang. Penampilan yang luar biasa itu juga menandai rekor baru untuk Modric. Di usianya yang sudah 39 tahun 40 hari, Modric mengungguli Ferenc Puskas sebagai pemain tertua yang pernah tampil dalam pertandingan kompetitif bersama Real Madrid.

INTER MIAMI CETAK REKOR DI MLS

Di belahan dunia lain, Lionel Messi mencetak hattrick ke gawang New England dan membawa Inter Miami memecahkan rekor di MLS. Klub milik David Beckham itu tercatat dalam sejarah sebagai tim dengan poin terbanyak di musim reguler Major League Soccer, yakni 74 poin. Dilansir CBS Sport, rekor sebelumnya dipegang oleh New England Rev dengan mengumpulkan poin 73, di akhir musim. Messi juga kemungkinan besar akan mengukuhkan penghargaan MVP atau pemain terbaik di akhir musim reguler.

ARHAN MERAPAT KE SEMEN PADANG?

Sedangkan dari sepakbola Tanah Air, ada kabar mengejutkan tentang masa depan Pratama Arhan. Ia dirumorkan akan segera bergabung dengan tim Liga 1 Indonesia, Semen Padang. Hal itu disampaikan secara langsung oleh Pembina Semen Padang sekaligus mertua Arhan, Andre Rosiade. Dikutip Bolasport, kontrak Arhan akan berakhir di musim ini. Sementara kompetisi K-League 1 2024/25 akan berakhir pada akhir November 2024. Otomatis Pratama Arhan tidak mempunyai klub pada November. Situasi ini membuat Andre Rosiade menawarkan opsi agar Arhan bergabung Semen Padang. Tujuannya untuk menjaga kondisi sebelum membela klub barunya nanti.

USAI DIHUJAT, ASNAWI CETAK GOL KEMENANGAN

Kabar baik juga menyelimuti rekan Pratama Arhan di Thailand, Asnawi Mangkualam. Usai dikuliti habis oleh netizen Indonesia terkait performanya melawan China kemarin, Asnawi bangkit bersama klubnya Port FC. Dilansir CNN Indonesia, usai dihujat, Asnawi membuktikan kualitas dengan mencetak gol di Liga Thailand. Asnawi mencetak gol pada menit ke-79 untuk membawa Port FC menang 3-2 atas Nakhon Ratchasima. Asnawi pun mendapat apresiasi tinggi dari Port. Mereka menyebut Asnawi mampu tampil optimal meski sedang dalam kondisi rapuh.

MARSEILLE BAKAL PERMANENKAN GELANDANG SPURS

Direktur olahraga Marseille, Mehdi Benatia telah mengkonfirmasi kalau klubnya ingin mempermanenkan gelandang Spurs, Pierre-Emile Hojbjerg. Dilansir Standard, De Zerbi telah menunjukan rasa puasnya dengan kinerja Hojbjerg. Sang pemain tampil mengesankan awal musim ini. Sebelumnya, Spurs meminjamkan pemain internasional Denmark itu ke Marseille dengan kewajiban mempermanenkannya dengan biaya sekitar 17 juta pound. Dan Marseille akan mengaktifkan klausul itu.

TEN HAG AKUI KALAU MANAJEMEN KESAL DENGANNYA

Dari Prancis, kita kembali ke sepakbola Inggris untuk membahas klub yang sedang merana, Manchester United. Pelatihnya, Erik Ten Hag mengaku jika dirinya mengerti dengan perasaan para petinggi klub yang mulai kesal dengan kinerja buruk Setan Merah musim 2024/25. Dilansir The Guardian, para petinggi klub tidak senang dengan posisi Manchester United sekarang. Namun, manajemen tak mau gegabah dengan memecat Ten Hag.

REAKSI PEP SOAL TUCHEL LATIH INGGRIS

Masih dari sepakbola Inggris, Pep Guardiola menyampaikan reaksinya tentang penunjukan Thomas Tuchel sebagai pelatih baru Timnas Inggris. Dilansir Independent, Pep Guardiola ikut senang dengan FA yang memiliki pelatih bagus seperti Thomas Tuchel. “Saya mendoakan yang terbaik bagi Inggris dan Tuchel, mengingat saya sudah berada di sini selama sembilan tahun” Namun, Pep enggan terbuka apakah sebelumnya FA pernah menawarkan jabatan itu atau tidak.

VERSTAPPEN BERI TANGGAPAN SOAL POSISI BARU JURGEN KLOPP

Ditunjuknya Jurgen Klopp sebagai Kepala Global di Red Bull telah membuat beberapa tokoh terkenal menyampaikan opininya. Yang menarik, pembalap F1, Max Verstappen pun tak lupa memberikan dukungan kepada Klopp. Dilansir Daily Mail, salah satu atlet balap Red Bull itu cukup mengenal profil Jurgen Klopp. Verstappen yakin bahwa penunjukan Klopp merupakan hal yang sangat positif. “Dengan seseorang seperti Jurgen yang memimpin dari atas, ia memiliki banyak pengalaman, dan ia telah mengelola banyak klub hebat. Ini bagus untuk seluruh organisasi.” tutur Max.

HWANG HEE-CHAN CEDERA

Masih dari sepakbola Inggris, bintang Korea Selatan yang kini membela Wolves dikabarkan harus rehat sejenak dari sepakbola. Itu karena Hwang mengalami cedera pergelangan kaki saat bermain untuk Timnas Korea Selatan. Dilansir The Athletic, pemain depan berusia 28 tahun itu terkilir pergelangan kakinya saat negaranya menang 2-0 melawan Yordania minggu lalu. Pihak klub pun mengumumkan kalau Hwang setidaknya akan absen selama dua minggu untuk memulihkan ligamennya. 

PENYESALAN VAN DE BEEK 

Dari Inggris, kita bergeser ke Spanyol, dimana Donny Van De Beek membicarakan masa lalunya sewaktu masih di Manchester United. Dilansir Goal, Donny sedang membangun kembali karirnya yang sempat ambruk di MU. Seperti yang diketahui, Donny tidak pernah menemukan sentuhan terbaiknya di Inggris. Namun, dirinya tidak sepenuhnya menyalahkan United. Donny justru menyesali kondisi kebugarannya yang buruk. Ketika mulai mendapat kesempatan, ia justru mengalami cedera. Lalu, pemain baru mulai berdatangan dan ia semakin tak memiliki kesempatan.

SUAREZ MASIH BETAH DI MIAMI

Masih berhubungan dengan Spanyol, eks Barcelona, yakni Luis Suarez kabarnya mulai betah di Inter Miami. Pemain asal Uruguay itu mengkonfirmasi bahwa dirinya sedang dalam pembicaraan dengan Inter Miami mengenai perpanjangan kontrak. Dilansir The Athletic, pemain berusia 37 tahun ini telah memainkan peran besar dalam kampanye Inter Miami tahun ini. Ia membantu memimpin tim meraih Supporters’ Shield pertamanya. Targetnya bisa bermain satu atau dua musim lagi bersama Miami.

KVARA PENGEN CABUT DARI NAPOLI

Sementara dari Italia, Napoli dikabarkan akan segera kehilangan salah satu bintangnya, yakni Khvicha Kvaratskhelia di bursa transfer berikutnya. Dilansir Foot Italia, itu karena negosiasi perpanjangan kontrak yang tak kunjung menemui titik temu. Awalnya, Napoli sempat menawarkan kontrak senilai 5 juta euro per tahun. Namun, sang pemain kabarnya kurang setuju dengan tawaran itu. Kvara melalui agennya menuntut gaji sekitar 9 juta euro per musim. Jika kesepakatan itu tidak dipenuhi, maka Kvara bisa saja mencari klub baru tahun depan.

ERICK THOHIR TERNYATA KESAL SAMA STY

Pandit Sepak bola Indonesia, Bung Harpa, dalam channel YouTubenya membocorkan informasi tentang kekesalan Erick Thohir terhadap keputusan pelatih Shin Tae-yong dalam Laga Kontra China. Dikutip TVOnenews, bukan hanya fans garuda yang terkejut dengan pemilihan line up STY. Ternyata, Erick pun demikian. Bahkan, pihak PSSI sampai kecewa karena udah susah payah mempercepat naturalisasi Eliano Reijnders, tapi ujung-ujungnya malah dicoret.

NATURALISASI KEVIN DIKS TERGANTUNG PEMERINTAH BARU

Goal memberitakan bahwa proses naturalisasi Kevin Diks telah dimulai. Semuanya berjalan lancar. Namun, kini sedang dalam pengawasan khusus karena akan terjadi transisi pemerintahan dari Joko Widodo ke Prabowo Subianto. Menurut laporan, Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo bahkan tidak bisa memastikan rentang waktu yang dibutuhkan untuk memproses naturalisasi Kevin Diks, mengingat pemerintahan saat ini dalam masa transisi. Proses naturalisasi itu bergantung kepada pemerintahan yang baru, dalam hal ini Kemenpora dan DPR-RI. Tinggal gimana nanti Menpora dan Presiden yang baru bisa sat set juga atau tidak.

Berita Bola Terbaru 19 Oktober 2024 – Starting Eleven News

0

ST PAULI TAKLUK DITANGAN DORTMUND

Bundesliga telah kembali, Borussia Dortmund berhasil taklukan St Pauli. Serhou Guirassy jadi pahlawan Die Borussen pada menit-menit akhir setelah pertandingan hampir berjalan imbang. Dilansir Fotmob, kemenangan ini membawa anak asuh Nuri Sahin naik ke peringkat keempat klasemen sementara Bundesliga. Ini akan jadi modal yang baik jelang menghadapi Real Madrid di ajang Liga Champions tengah pekan depan.

DAFTAR NOMINASI GOLDEN BOY

25 nama yang terpilih menjadi nominasi Golden Boy Award 2024 telah diumumkan. Pemain muda berbakat pun berjejer memenuhi daftar. Dilansir 90min, nama-nama pemain muda yang bersinar dalam satu tahun terakhir masuk daftar ini. Yang teratas diisi oleh Lamine Yamal dari Barcelona. Lalu, disusul oleh Joao Neves dari PSG, Alejandro Garnacho dari Manchester United, dan masih banyak lagi. Pemenang penghargaan ini akan dipublikasikan akhir tahun nanti.

MADRID MENYESAL REKRUT MBAPPE

Dari Jerman kita bergeser ke Spanyol dimana ada Real Madrid yang dikabarkan mulai menunjukan gestur tidak puas dengan performa Kylian Mbappe. Dilansir Daily Mail, meski sang pemain telah mencetak tujuh gol dalam 11 pertandingan bersama klub, para petinggi merasa belum puas dengan level permainan yang ditunjukan oleh Mbappe. Jauh di bawah standar yang ia lakukan di Paris. Kabarnya, hanya Florentino Perez yang menginginkan transfer ini dan orang-orang disekitarnya mulai menyesal datangkan Mbappe.

MUNCHEN IKUT INCAR TAA

Real Madrid kabarnya akan menghadapi persaingan ketat dalam mendapatkan bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold. Dilansir Football Espana, raksasa Jerman, Bayern Munchen juga jadi klub yang mengagumi gaya bermain TAA. Liverpool kabarnya sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi dalam negosiasi ini. Maka dari itu, Munchen siap menyaingi Madrid untuk mendapatkannya. Vincent Kompany ingin meningkatkan kualitas serangannya melalui sayap.

OLMO SIAP TAMPIL LAWAN SEVILLA

Sementara dari Barcelona, pihak klub baru saja memberikan laporan perkembangan kondisi kebugaran Dani Olmo. Dilansir Football Espana, menurut hasil laporan medis, kondisi Olmo menunjukan perkembangan yang positif. Olmo yang tidak bergabung dengan skuad Timnas Spanyol di jeda internasional kemarin membuat sesi pemulihan cedera hamstringnya berjalan maksimal. Kabarnya, Olmo siap dimainkan di pertandingan La Liga selanjutnya melawan Sevilla.

EKS MANCHESTER UNITED ALAMI KECELAKAAN ANEH

Dari Spanyol kita akan terbang ke Inggris guna membahas mantan pemain Manchester United, Axel Tuanzebe yang mengalami cedera aneh. Dilansir Independent, pemain yang kini berseragam Ipswich Town itu dikabarkan mengalami insiden yang hampir membuatnya kehilangan ibu jarinya. Manajer Ipsiwch, Kieran McKenna mengkonfirmasi bahwa Axel mengalami kecelakaan kerja di rumahnya. Kini, sang pemain dilaporkan akan absen selama berbulan-bulan karena harus melakukan operasi untuk memperbaiki tendon di ibu jari.

NEWCASTLE INGIN PERPANJANG KONTRAK DAN BURN

Newcastle United yang tidak memiliki banyak opsi di posisi bek kiri kabarnya tengah mempertimbangkan untuk memperpanjang kontrak pemain jangkung, Dan Burn. Dilansir The Athletic, Oktober 2023, pemain berusia 32 tahun itu menandatangani kontrak hingga akhir musim 2024/25. Dalam kontraknya ada opsi untuk memperpanjang setidaknya satu musim lagi. Nah, kini manajemen klub akan mengaktifkan opsi tersebut. Itu artinya Dan Burn akan tetap berseragam Newcastle hingga 2026.

ARTETA TERTARIK LATIH INGGRIS

Kemunculan Thomas Tuchel sebagai manajer baru Timnas Inggris telah memancing beberapa komentar dari pelatih-pelatih klub Liga Inggris lainnya. Salah satu yang memberikan tanggapan adalah Mikel Arteta. Dilansir The Guardian, ketika wartawan menanyakan apa pendapat Arteta tentang kemungkinan dirinya melatih tim nasional Inggris suatu saat nanti, ia tidak menutup kemungkinan. Dirinya sangat tertarik dengan sistem kerja di tim nasional. Bahkan, jika suatu saat nanti Timnas Inggris menginginkannya, ia tak kuasa menolak. Ia akan merasa terhormat sekali bisa menangani The Three Lions.

BOS FULHAM DITUDUH LAKUKAN KEKERASAN SEKSUAL

Masih dari sepakbola Inggris, namun kali ini kabar kurang mengenakan. Independent baru saja melaporkan kalau ada dugaan kekerasan seksual yang dialami oleh mantan kapten tim wanita Fulham, Ronnie Gibbons. Yang bikin mengejutkan, pelakunya adalah sang pemilik klub saat itu, Mohamed Al Fayed. Gibbons membuka kronologi yang terjadi pada musim 2000/01. Gibbons mengatakan kalau Al Fayed baru saja meninggal tahun lalu pernah beberapa kali mengambil kesempatan dalam kesempitan. Gibbons bahkan pernah dicium dan diraba secara paksa oleh miliarder tersebut.

LUKAKU ENGGAN DISAMAKAN DROGBA

Dari Inggris, kita terbang ke Negeri Menara Pisa, Italia. Striker baru Napoli, Romelu Lukaku baru-baru ini mengungkapkan fakta yang ia alami selama bermain di Chelsea. Dilansir Foot Italia, The Blues meminta Lukaku untuk bermain selayaknya Didier Drogba. Lukaku diminta untuk menjadi seorang target man yang hanya menunggu bola di kotak penalti. “Di Inggris, mereka ingin menempatkan saya di kotak penalti. Mereka melihat seseorang yang bertubuh seperti saya dan berpikir: Drogba baru. Saya tidak seperti itu.” tutur Lukaku

PSG SIAP BAJAK THURAM DARI INTER

Menjadi bagian penting saat Inter Milan merengkuh scudetto musim lalu, Marcus Thuram kini jadi incaran raksasa Prancis, PSG. Pemain berusia 27 tahun ini mengawali musim ini dengan sangat baik, mencetak tujuh gol dalam tujuh pertandingan Serie A. PSG pun memandang Thuram sebagai suksesor yang tepat bagi Kylian Mbappe. Dilansir Football Italia, PSG bahkan siap memenuhi banderol sang pemain yang berada di angka 80 juta euro. Namun, Thuram belum ada kepikiran untuk meninggalkan Inter. Ia masih bahagia di Italia.

BABAK BARU SKANDAL RONALDO VS JUVE

Mampir ke Turin sebentar, ada Juventus yang masih terus berurusan hukum dengan mantan pemainnya, Cristiano Ronaldo. Pertarungan hukum antara keduanya masih berlanjut. Ronaldo menuntut Juve untuk membayar sekitar 9,8 juta euro dalam bentuk gaji yang belum terbayar. Namun, sengketa ini justru berlarut-larut. Dilansir Football Italia, Juve yang merasa tidak punya tanggung jawab itu mengajukan banding. Jadwal sidang di pengadilan ketenagakerjaan pun telah dijadwalkan pada Maret 2025. 

AFC KAJI TUNTUTAN BAHRAIN

Dari sepakbola Asia, AFC akhirnya mengeluarkan pernyataan untuk merespons permintaan Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) yang meminta laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Indonesia digelar di tempat yang netral. Dilansir CNN Indonesia, AFC mempertimbangkan serius tuntutan ini. AFC menyadari kekhawatiran pihak BFA terkait menjalani pertandingan melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno tahun depan. Mereka akan mempertimbangkan keselamatan pemain dan ofisial Bahrain untuk mengkaji permintaan ini.

FIFA BISA BERI SANKSI PADA BAHRAIN

Sementara itu, jika Bahrain tetap ngotot menolak bertandang ke GBK, maka itu akan jadi kerugian besar bagi mereka. Karena menurut CNN Indonesia, Bahrain terancam kena sanksi berat jika mangkir dari pertandingan. Selain dicap kalah secara WO, berdasarkan regulasi Kualifikasi Piala Dunia 2026, setiap Asosiasi yang absen dalam pertandingan setelah kualifikasi bergulir wajib membayar denda sebesar 40 ribu Swiss Franc atau Rp714,8 juta. Sanksi itu bisa lebih berat. Bahkan, Bahrain bisa saja dikeluarkan dari turnamen.

JAIRO DALAM PROSES NATURALISASI

Setelah kemarin PSSI kedatangan Kevin Diks, kini sosok Jairo Riedewald akan segera menyusul. Kabarnya, mantan pemain Crystal Palace itu sudah memasukan berkas-berkas naturalisasi ke PSSI. Dilansir Bola,com, kabar ini dibocorkan oleh salah satu media Belanda, Voetbal Primeiur. Menurut mereka, Jairo semakin dekat dengan Indonesia. Prosesnya sedang berjalan. Kini kita tinggal menunggu foto Jairo yang sedang salaman dengan pak Erick Thohir.

BAENA HANYA INGINKAN BARCELONA

Bintang Villarreal, Alex Baena kini jadi sorotan banyak klub sepakbola di Eropa. Talenta dan kreatifitasnya di lapangan jadi atribut utama yang bikin Baena diincar oleh sejumlah klub. Namun, pemain asal Spanyol itu kabarnya sudah punya pilihannya sendiri. Dilansir Football Espana, Baena kini masuk radar Aston Villa, Atletico Madrid, dan beberapa klub top Eropa lain. Tapi dirinya sudah punya klub impian. Baena dilaporkan hanya akan pindah jika tawaran yang datang itu dari Barcelona. Klub Catalan tersebut sampai sekarang belum menunjukan minat pada Baena, karena mereka masih punya banyak stok gelandang.

DUA NAMA INCARAN KLOPP UNTUK RED BULL

Baru menjabat beberapa hari sebagai kepala sepakbola global Red Bull, Jurgen Klopp sudah mengantongi dua nama pemain muda yang harus didatangkan. Nantinya, dua pemain itu akan bergabung dengan salah satu klub yang berada di bawah naungan kerajaan Red Bull. Dilansir Mirror, dua nama itu adalah Aleix Garrido dan Noah Darvich. Mereka adalah pemain muda Barcelona. Dua nama itu akan direkomendasikan ke masing-masing direktur olahraga klub agar bisa dikaji dan dinilai apakah cocok untuk tim.

EDERSON TAU, CITY SUDAH SIAPKAN NAMA PENGGANTI PEP

Dari Spanyol, kita akan terbang ke Inggris guna membahas teka-teki siapa pelatih baru Manchester City, jika Pep Guardiola memutuskan untuk tidak memperpanjang masa jabatannya di Etihad Stadium. Dilansir The Sun, salah satu pemain City, yakni Ederson Moraes yakin klub sudah mengantongi nama calon pelatih baru. Namun, dirinya enggan mengungkapkan siapa nama tersebut. Menariknya, laporan tersebut menyebut mengarah kepada nama-nama selain Ruben Amorim. Pelatih yang berpotensi gantikan Pep antara Xabi Alonso atau Vincent Kompany yang sama-sama sedang menangani klub Jerman.

HAALAND JADI “DUTA JALAN SEHAT” LIGA INGGRIS

Masih dari Manchester City, Erling Haaland masuk dalam daftar pemain dengan lari tercepat di Liga Inggris tahun 2024. Hal itu diungkapkan oleh Opta. Dikutip oleh ESPN, Opta mencatat kalau ia telah mencapai top speed di angka 3,7 km/jam. Lucunya, Opta juga menobatkan Haaland sebagai “Duta Jalan Sehat” karena jadi pemain yang memiliki lintasan jalan terjauh. Haaland tercatat menempuh jarak 28,2 km tanpa pernah berlari. Itu jadi yang tertinggi bila dibandingkan dengan pemain manapun di Inggris.

ARSENAL INCAR BINTANG ATALANTA

Sementara dari London, Arsenal dikabarkan sedang mengincar gelandang serang Atalanta, Charles De Ketelaere. Dilansir Caught Offside, Meriam London jadi salah satu dari sekian banyak klub yang memantau perkembangan sang pemain. Setelah gagal di AC Milan, Charles dinilai mulai menemukan ritme permainan terbaiknya bersama La Dea. Arsenal memandang Charles sebagai pesaing ideal untuk Martin Odegaard. Namun, mereka tak sendirian karena Manchester City, Tottenham, Newcastle United dan West Ham juga telah mengamati pemain berusia 23 tahun itu.

CHELSEA LUNCURKAN LOGO SPESIAL

Chelsea dilaporkan telah meluncurkan logo merk dagang baru menjelang hari jadi ke 120 tahun. Para desainernya menjelaskan bagaimana lambang itu dimaksudkan untuk melambangkan status mereka sebagai ‘klub London yang sebenarnya’. Dilansir Daily Mail, Chelsea bekerjasama dengan Uncommon Creative Studio untuk menciptakan ‘identitas visual baru’, termasuk menciptakan logo yang menampilkan singa biru mereka diposisikan di atas huruf ‘LDN’. Logo ini rencananya akan digunakan tahun depan.

REIJNDERS YAKIN MILAN BISA JUARA SERIE A

Bergeser ke Serie A, AC Milan memulai musim 2024/25 dengan lambat. Mereka bahkan tidak meraih satu kemenangan pun dari tiga pertandingan awal Serie A musim ini. Hal tersebut membuat beberapa fans ragu dengan kinerja Milan di bawah asuhan Paulo Fonseca. Namun, Tijjani Reijnders memberikan pembelaan. Dilansir Football Italia, dirinya mengaku kalau tim awalnya sulit menyerap ide-ide dari Fonseca. Namun, Tijjani yakin bahwa Milan masih punya kualitas untuk bangkit dan kembali ke jalur juara. Menurut pemain keturunan Indonesia itu, Milan masih jadi kandidat kuat untuk meraih scudetto musim ini.

MESSI DAPAT PENGHARGAAN DARI MARCA

Dari kabar internasional, Lionel Messi baru saja mendapat penghargaan dari salah satu surat kabar terkenal, Marca. Penghargaan itu diberikan atas warisan besarnya dalam dunia sepakbola. Messi jadi pesepakbola dengan jumlah gelar terbanyak sepanjang sejarah. Acara ini tidak hanya akan menyoroti prestasi luar biasa Messi tetapi juga merayakan kemenangan terbarunya bersama Inter Miami. Messi menjadi pemenang pertama dari penghargaan Marca ini.

INSTAGRAM KEVIN DIKS ERROR GARA-GARA FANS INDONESIA

Dari sepakbola Asia Tenggara, calon pemain baru Timnas Indonesia, Kevin Diks dilaporkan mengalami kesulitan dalam mengakses akun Instagramnya. Hal itu terkait dirinya yang memutuskan untuk memulai proses naturalisasi menjadi WNI. Dilansir CNN Indonesia, Kevin kesulitan membuka akun media sosialnya karena banyaknya notifikasi dari fans Indonesia. “Saya mendapat dukungan yang begitu masif saat berfoto dengan Pak Erick Thohir. Itu benar-benar gila karena saya tidak bisa membuka Instagram karena terlalu banyak [netizen yang berkomentar],” kata Kevin dikutip CNN.

MALAYSIA MINTA TOLONG INDIA CARIKAN LAWAN UNTUK UJI COBA

Kondisi Malaysia yang kesulitan cari lawan tanding di jeda internasional kabarnya masih berlanjut. Itu dibuktikan dengan Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) yang meminta pertolongan Federasi Sepakbola India. Dilansir Superball, Malaysia sudah dipastikan akan melawan Timnas India pada FIFA Matchday periode November 2024. Namun, Malaysia masih membutuhkan satu lawan lagi untuk melengkapi dua kuota laga uji coba. Karena tak mau mengalami penolakan lagi seperti kemarin, mereka meminta bantuan India untuk dicarikan lawan tanding. Kabarnya, tim-tim Asia Selatan jadi prioritas Malaysia.

Indonesia DIBELA Dunia Saat AFC PILIH KASIH, PSSI Harus Loby FIFA!

Tuh kan, AFC bertingkah lagi. Bagaimana bisa coba, surat protes PSSI soal Bahrain ditolak mentah-mentah, namun surat tuntutan dari Federasi Sepakbola Bahrain, eh langsung gercep ditanggapi. Bahaya juga nih kalau didiemin, bisa-bisa AFC menunjukan standar ganda di sepakbola Asia.

Tak heran jika publik dunia kini bereaksi dan berbondong-bondong membela Indonesia. AFC kini banyak dinyinyirin atas sikap pilih kasih AFC terhadap Bahrain. Lantas, apakah AFC tau diri, atau justru mereka sudah nggak tau malu?

Sebelum membahasnya, kalian subscribe dan nyalakan lonceng notifikasinya dulu ya agar tak ketinggalan konten menarik dari Starting Eleven

AFC Tanggapi Serius Bahrain

Masih ingat ketika manajer Timnas Indonesia, Sumardji hanya bisa geleng-geleng saat surat protes PSSI terhadap Bahrain yang sudah dilayangkan tiga kali ke AFC, ditolak mentah-mentah? Wajar saja jika kecurigaan publik sepakbola tanah air kepada AFC kini sudah mencapai level seperti Detektif Conan.

Sudah curiga soal penolakan surat protes tersebut, eh bisa-bisanya AFC tanpa fafifu wasweswos langsung menanggapi surat keberatan dari FA Bahrain untuk memindahkan venue pertemuan kedua melawan Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 ke tempat netral lantaran Bahrain khawatir serangan online yang masif dari Indonesia akan berwujud nyata di GBK. AFC pun menanggapinya dengan serius lho. Gawat nggak sih?

AFC dalam tanggapanya mengatakan bahwa, mereka berkomitmen penuh untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua pemain, ofisial, dan penggemar, sekaligus mengutuk segala bentuk pelecehan dan ancaman online yang dilakukan oleh siapapun terhadap Bahrain.

Lalu, AFC juga akan segera membahas masalah ini lebih lanjut dengan FIFA, FA Bahrain, dan PSSI, guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman dalam laga Indonesia vs Bahrain bulan Maret 2025 mendatang.

Reaksi

Sontak pernyataan AFC tersebut mendapat berbagai reaksi dari beberapa warganet dan media asing. Netizen Indonesia yang sebenarnya sudah capek dengan kelakuan Bahrain, kembali melontarkan kata-kata hujatan, seperti AFC pilih kasih, AFC standar ganda, hingga sindiran pada Bahrain, “kalau takut bertanding, mending WO saja”.

Tak hanya reaksi netizen Indonesia saja, netizen asing pun sampai ikut membela Indonesia soal sikap pilih kasih dari AFC ini. Seperti halnya netizen dari Jepang, Irak, India hingga Malaysia sekalipun.

Postingan @afcasiancup di akun X, telah dikomentari oleh banyak netizen asing. Dari Jepang misalnya, akun @nankai4go mengatakan bahwa Bahrain sebagai bangsa yang penakut. Lalu ada netizen India @Sukalyan_MB mengatakan bahwa AFC tak lagi bisa diharapkan, dengan disertai gambar yang menarik. Tak lupa netizen Malaysia @haziq_zulkiflii yang mengatakan bahwa Bahrain bodo, dan hanya bisa panggil “bapaknya” yakni AFC.

Selain reaksi netizen asing, salah satu media Vietnam, Bongda24 juga ikut membela Indonesia dengan mengomentari sikap AFC yang dianggap pilih kasih terhadap bahrain. menurut media tersebut, jika AFC mengabulkan tuntutan Bahrain, ini akan menjadi preseden buruk bagi tim lain. Bahaya jika nanti tim-tim yang menolak bermain di kandang lawan karena alasan keamanan, bisa saja seenaknya mengadu ke AFC untuk meminta pindah venue.

Bahrain Cuma Takut Kalah

Selain reaksi netizen dan media asing, media-media lokal tanah air juga menganggap bahwa Bahrain hanya cari alasan saja tak mau bertanding di Indonesia. Dilansir bola.com, Bahrain itu aslinya hanya takut kalah kalau bermain di Indonesia. Bukan karena soal keamanan, dan bla-bla-bla yang selama ini digaungkan.

Seperti yang kita ketahui, Bahrain sempat punya kenangan buruk di Indonesia. Tepatnya saat mereka berlaga di Piala Asia 2007. Ketika itu “si ular piton” Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas, membuat Bahrain terkapar tak berdaya menelan kekalahan 2-1 di Gelora Bung Karno.

Momen pahit nan menyakitkan tersebut bagaimanapun masih terngiang di benak Bahrain hingga saat ini. Apalagi nih, saat ini kekuatan Timnas Indonesia sudah semakin meningkat. Wajar jika kini Bahrain makin jiper saat diminta bertandang ke GBK.

Menpora Dan PSSI Bertindak

Dari berbagai reaksi tersebut, pihak PSSI dan Pemerintah Indonesia tak tinggal diam. Mereka Langsung ketrigger saat melihat respons AFC ini. PSSI lewat Exco-nya, Arya Sinulingga sudah menghimbau bahwa netizen Indonesia untuk mengerem segala bentuk hujatan pada Bahrain agar mereka tak lagi ketakutan dan mau datang ke Indonesia.

Menurut Arya, PSSI juga akan ngotot untuk meminta agar laga Indonesia vs Bahrain tetap dihelat di Indonesia. PSSI juga sudah menyampaikan pada AFC dan FIFA akan menjamin kenyamanan dan keamanan pihak Bahrain. Jadi, seharusnya tak ada alasan lagi bagi AFC untuk mengabulkan permintaan Bahrain. Mungkin Bahrain bisa tanya sama Malaysia atau Thailand, bagaimana amannya main tandang di Indonesia.

Selain PSSI, dari pihak pemerintah yakni Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Dito Ariotedjo juga sudah bersuara. Menurutnya, ini hanya akal-akalan Bahrain saja. Bahkan nih, Pak Dito mengatakan bahwa Bahrain harusnya kalah WO kalau tak mau main di Indonesia.

Bahrain Siap-Siap Disanksi

Perkataan Pak Dito tersebut memang benar adanya kalau merujuk pada aturan. Kalau nantinya laga sudah diputuskan tetap dihelat di Indonesia, dan Bahrain tak mau datang, mereka bisa dikenai sanksi. Selain kalah WO, sanksinya ada yang lebih berat.

Pasalnya, kalau menurut regulasi Kualifikasi Piala Dunia 2026 Nomor 5 Ayat 2, setiap asosiasi yang absen dalam pertandingan, wajib membayar denda sebesar 40 ribu Swiss Franc, atau sekitar Rp 714,8 juta.

Denda ini bisa bertambah 10 ribu Swiss Franc atau Rp 178,7 juta, kalau merujuk pada Kode Disiplin FIFA Nomor 16 Ayat 1. Bahkan hukuman denda itu bersifat mengikat, dan terdapat kemungkinan akan ada sanksi tambahan. Nah loh!.

PSSI Bisa Rugi

Kalau nantinya masih saja lolos dari ancaman sanksi tersebut, ya.. memang dasarnya “anak emas” AFC Bahrain ini. Lihat saja nanti, jika sampai tuntutan Bahrain tersebut dikabulkan beneran, nama AFC pasti seketika akan tercoreng. Noda dosa AFC tersebut akan dibahas dimana-mana. Imbasnya juga pasti akan melebar kemana-mana.

Terutama bagi PSSI, yang bisa kena rugi banyak kalau AFC akhirnya mengabulkan permintaan Bahrain tersebut. Bayangkan, jika laga dipindah ke tempat netral, lalu apa pendapatan yang akan didapat Indonesia?

Pasalnya selama ini, PSSI selalu mengandalkan pendapatan melalui tiket kalau Timnas Indonesia bermain di kandang. Wajar saja, karena setiap bermain di markas sendiri pendapatannya bisa mencapai miliaran rupiah.

Misalnya saja di laga melawan Australia September lalu. Penonton yang datang mencapai 70 ribu orang. Kalau dirata-rata tiap orang membeli tiket seharga 550 ribu saja, total bisa meraup pendapatan sekitar 38 miliar rupiah.

Jika dipindah ke venue lain, belum tentu penontonnya sebanyak itu. PSSI juga tak bisa meraup banyak pendapatan. Malah keluar uang lagi buat biaya akomodasi. Selain itu, Jay Idzes dan kawan-kawan juga tak akan mendapat dukungan meriah dari suporter yang selama ini militan membanjiri Gelora Bung Karno.

Ayo PSSI

Sudah tau begitu, harusnya PSSI bekerja extra keras untuk meyakinkan AFC. PSSI harus ngotot dalam perundingan yang akan dilakukan dengan pihak FA Bahrain, AFC dan FIFA. Kalau perlu Ketum PSSI Erick Thohir turun tangan. Pak Erick yang katanya berkawan dekat dengan Gianni Infantino harusnya berani melobi FIFA.

Ayo Pak Erick, jangan mau kalah sama Bahrain. Bahrain cuma bisa ngandelin AFC. Sekali-kali mereka harus dikasih pelajaran. Jika terus dibiarkan, lama-lama Bahrain bisa ngelunjak, mentang-mentang punya bekingan dari AFC. Ayo, lawan AFC pak Erick!

Sumber Referensi : bola, suara, bola, suara, bolasport, bola, cnn, bola, tvonenews, suara

Pantesan GAK Digubris! Malaysia Juga Kuasai AFC Lewat Sekjen

0

Belum usai kecurigaan soal Presiden AFC yang berasal dari Bahrain, eh.. ini sudah ada lagi kecurigaan soal Sekjen AFC. Surat protes PSSI terhadap Bahrain yang dilayangkan ke AFC, malah dipertanyakan balik oleh Sekjen AFC, Datuk Seri Windsor yang ternyata berasal dari Malaysia.

Mendengar dari mana asal Sekjen AFC tersebut, berbagai kecurigaan dari netizen pun muncul. Terlebih, setelah ditelusuri ternyata posisi Sekjen AFC tersebut sudah sejak lama dikuasai oleh Malaysia. Menariknya lagi, beberapa dari mereka bersahabat dengan kasus dan kontroversi. Mau tahu siapa saja mereka?

Sekjen AFC Cari Gara-Gara

Sekarang ini, gedek rasanya jika mendengar tiga huruf yakni, AFC. Apalagi nih, kalau melihat struktur kepemimpinan mereka. Ketuanya dari Bahrain, sekjennya dari Malaysia. Huft…. lengkap sudah. Dua negara yang identik sebagai musuh dari Indonesia.

Ketika PSSI kirimkan surat protes ke AFC soal laga Bahrain, bisa-bisanya lho Sekjen AFC Datuk Seri Windsor mempertanyakan bahwa surat protes tersebut tidak rinci. Padahal menurut pihak PSSI yang diwakili oleh anggota Exco-nya, Arya Sinulingga, surat protes dari PSSI sudah lengkap bahkan sudah dikirim sampai tiga kali.

Pertama, surat sudah dikirimkan ke Match Committee di tanggal 10 Oktober malam. Lalu yang kedua di tanggal 11 Oktober, dan yang ketiga di tanggal 12 Oktober. Dari ketiga surat tersebut juga isinya berbeda-beda dan rinci. Mulai dari soal penunjukan wasit Al-Kaf, hingga permasalahan menit permainan.

Arya Sinulingga pun sampai terheran-heran dengan sikap Datuk Seri Windsor tersebut. Kenapa bisa surat yang sudah dikirim berkali-kali itu dianggap belum detail? Arya pun kesal lalu mengklaim bahwa Sekjen AFC tersebut hanya sedang mengerjai Indonesia. Kekesalan Arya Sinulingga itu pun dianggap netizen masuk akal. Netizen Indonesia malah menganggap Sekjen AFC berkepala botak licin tersebut hanya mencari gara-gara saja.

Siapa Datuk Seri Windsor?

Bukan netizen plus 62 namanya kalau tidak detail melacak siapa sebenarnya Sekjen AFC yang kepalanya mirip pala kelereng tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata Datuk Seri Windsor tersebut sudah menjabat sebagai Sekjen AFC sejak tahun 2015. Sebelumnya bahkan ia sudah menjadi wakil Sekjen AFC sejak tahun 2009.

Namun, sebelum berkiprah di AFC, Datuk Seri Windsor ini juga sempat menjabat di FIFA, yakni sebagai asisten teknis di Kantor Pengembangan FIFA, dan juga sebagai salah satu pejabat tinggi di Kantor Pengembangan FIFA.

Selama menjadi Sekjen AFC, orang Malaysia ini juga sempat dipertanyakan kebijakannya. Termasuk ketika menggelar pertemuan tertutup setelah Drawing Piala Asia 2023, dengan Pelatih Vietnam, Phillipe Troussier, Pelatih Malaysia Kim Pan Gon, Pelatih China Alexandre Jankovic, serta perwakilan dari Australia, Tim Cahill. Pertemuan tersebut dianggap tidak adil oleh publik. Pasalnya, hanya mengundang beberapa perwakilan saja.

Sekjen AFC Kontroversial

Menjadi tidak heran, kenapa perilaku Datuk Seri Windsor ini kerap dipertanyakan. Pasalnya, para pendahulunya juga demikian. Mau bukti? Asal tahu saja, sejak tahun 1978, posisi Sekjen AFC sudah dipegang oleh orang Malaysia, bernama Datuk Peter Velappan.

Pria kelahiran tahun 1935 tersebut, sekilas mirip Presiden Soeharto. Bayangkan, ia menjabat sebagai Sekjen AFC selama 29 tahun. Saat ia menjabat, banyak kebijakannya yang menuai kontroversi.

Salah satunya adalah ketika ia digugat oleh negara-negara anggota ASEAN pada tahun 2006, karena menganggap negara anggota ASEAN tidak becus menangani berbagai persoalan internal sepakbolanya. Akibatnya, ia pun sempat dituntut ke FIFA oleh negara-negara ASEAN tersebut.

Tak hanya itu, pada tahun 2004 Datuk Peter Velappan menyatakan bahwa dirinya menyesal menunjuk empat negara termasuk Indonesia, sebagai tuan rumah Piala Asia 2007. Ia bahkan mengatakan bahwa PSSI sebagai organisasi yang tidak kompeten dalam menyelenggarakan event tersebut.

Yang lebih “Wow” lagi, ia sempat bilang bahwa untuk menangani permasalahan klasik yakni korupsi di sepakbola Asia, salah satu caranya adalah dengan melegalkan judi. Hmmm… aneh memang orang satu ini.

Ganti Sekjen

Datuk Peter Velappan yang penuh kontroversial itu, akhirnya mengundurkan diri pada tahun 2007 karena alasan personal. Sebelum mundur, saat itu ia menghadapi gelombang desakan dari beberapa negara anggota Asean untuk segera mundur karena dianggap hanya membuat keruh persepakbolaan Asia saja.

Presiden AFC saat itu, Mohamed Bin Hammam menerima surat pengunduran diri Velappan, dan akhirnya menunjuk Sekjen AFC sementara yang juga orang Malaysia, Datuk Seri Paul Mony Samuel.

Bekerja hanya kurang lebih dua tahun, posisinya akhirnya digantikan oleh orang Malaysia lainnya yakni Datuk Alex Soosay. Pria berkumis tebal mirip Pak Raden tersebut ditunjuk langsung oleh Mohammed Bin Hammam sebagai Sekjen AFC tetap di tahun 2009.

Kena Kasus Korupsi

Saking eratnya hubungan Mohamed Bin Hammam dengan Alex Soosay, keduanya diisukan terlibat aksi kongkalikong dalam kasus korupsi. Puncaknya pada tahun 2011, saat Mohamed Bin Hammam diskors FIFA karena kasus korupsi. Bin Hammam dituduh mencoba membeli suara ketika pemilihan ketua FIFA pada 2011. Kasus ini membuatnya dilarang terlibat dalam semua kegiatan FIFA seumur hidup.

Dalam kasus ini, Sekjen AFC yang dekat dengan Bin Hammam yakni Alex Soosay diduga ikut terlibat. Soosay dituduh menyembunyikan beberapa dokumen milik Presiden AFC Bin Hammam saat dilakukannya penyelidikan kasus korupsi tersebut. Akibatnya, di tahun 2015 orang Malaysia tersebut akhirnya mengundurkan diri dari Sekjen AFC, di tengah keterlibatannya dalam kasus korupsi tersebut.

Lalu, kekosongan posisi Sekjen AFC, diberikan kepada Datuk Seri Windsor, oleh Presiden AFC terpilih tahun 2013, Shaikh Salman bin Ebrahim Al-Khalifa. Datuk Seri Windsor yang juga berasal dari Malaysia ini sebelumnya adalah Wakil Sekjen AFC ketika Alex Soosay menjabat sebagai Sekjen AFC sejak tahun 2009.

Kedekatan Datuk Seri Windsor Dan Ebrahim Al-Khalifa

Kedekatan Sekjen AFC dari Malaysia Datuk Seri Windsor, dengan Presiden AFC dari Bahrain Salman bin Ebrahim Al-Khalifa, terbukti sudah terjalin cukup lama. Dicurigai, kedekatan tersebut bisa menimbulkan siasat busuk atau kongkalikong antara keduannya.

Termasuk kecurigaan Netizen Indonesia ketika surat protes PSSI kepada AFC soal Bahrain, ditolak. Tak ada sanksi berat yang dikeluarkan AFC untuk menjerat wasit Al-Kaf. Hanya dilarang memimpin laga saja rasanya tak cukup.

Apalagi nih, saat ini Federasi Sepakbola Bahrain masih berusaha merengek untuk meminta AFC mengabulkan pemindahan venue laga Indonesia vs Bahrain pada bulan Maret 2025 karena alasan keamanan.

Yang ditakutkan netizen Indonesia nih, amit-amit aja, Datuk Seri Windsor dan Salman bin Ebrahim Al-Khalifa bersekongkol lalu mengabulkan permintaan dari Federasi Sepakbola Bahrain tersebut.

Kalau sampai begitu sih, sudah nggak beres memang AFC ini. Terbukti kan, memang dari dulunya para petinggi-petingginya punya rekam jejak yang kontroversial. Lantas, kalau sudah begini, enaknya diapain dong AFC ini?

https://youtu.be/sWjFoqyUV3I

Sumber Referensi : inilah.com, superball, tribunnews, suara, espn, sportdetik, liputan6, eurosport, theafc

Waduh, Sudah Banyak Utang, Barcelona Juga Kena Tipu

0

Hmm… apa nggak capek sih bertahun-tahun yang dibahas dari Barcelona bukan prestasi, malah kasus lagi, dan lagi. Belum usai kasus ngutang pada para pemain, kini penderitaan Barca bertambah ketika kena kasus penipuan.

Bayangkan, sedang melarat, eh masih saja kena tipu. Barcelona harusnya belajar sih, meskipun melarat minimal punya otak yang cerdas lah dalam menangani kasus. Jangan sampai tertipu soal kasus transfer Lewandowski seperti ini. Lantas, bagaimana bisa Barca sampai kena tipu?

Masih Nunggak Hutang

Sorry to say Barca, Slogan “Mes Que un Club” yang diplesetkan menjadi “miskin klub” menjadi benar adanya. Meski presiden dan manajemen Barcelona sudah berupaya semaksimal mungkin mengendalikan keuangan Barca, toh nyatanya masih saja belum berhasil keluar dari jurang kemiskinan.

Yang terjadi sekarang, Barca masih nunggak hutang kepada beberapa klub. Tak hanya itu, mereka bahkan masih ngutang kepada para pemain yang sudah hengkang sekalipun. Duh, malu-maluin nggak sih?

Dilansir dari Goal, terungkap jumlah uang yang belum dibayarkan kepada beberapa klub. Untung saja ya, beberapa klub tersebut masih sabar dan tak menyewa debt collector untuk menagih hutang tersebut.

Barcelona masih berhutang 10,4 juta euro kepada Bayern Munchen saat membeli Robert Lewandowski. Tak hanya itu, Barcelona juga masih ngutang pada Leeds United 42 juta euro saat merekrut Raphinha, 24,5 juta euro kepada Sevilla saat merekrut Kounde, serta 26 juta euro kepada Manchester City saat merekrut Ferran Torres. Katanya sih menurut laporan, hutang tersebut akan dilunasi di akhir musim 2024/25 ini.

Tak sampai di situ, yang lebih memalukan lagi Barca masih belum membayarkan tunggakan gaji pemain yang sudah hengkang seperti Lionel Messi, Jordi Alba maupun Sergio Busquets. Pembayaran gaji mereka saat itu sempat tertunda karena pandemi Covid 19. Menurut laporan, pihak Barca juga mengklaim siap melunasi semua hutang tersebut pada akhir musim 2024/25. Hmmm, yakin nggak nih?

Kena Kasus Penipuan

Disaat Barca jungkir balik soal masalah keuangan dan hutang, mereka malah diterpa kasus penipuan. Barcelona kena tipu soal transfer Robert Lewandowski pada tahun 2022. Blaugrana ditipu oleh “orang misterius” yang mengaku sebagai agen Robert Lewandowski, Pini Zahavi.

Orang yang mengaku sebagai Pini Zahavi tersebut mengirimkan sebuah email ke sejumlah petinggi Barcelona. Email-nya pun terlihat sungguh meyakinkan, karena mencantumkan alamat lengkap kediaman sang agen dari Israel tersebut.

Dalam email tersebut, para petinggi Blaugrana diminta untuk membayar sebagian komisi Pini Zahavi dari transfer Robert Lewandowski ke rekening Bank Siprus. Di email tersebut pihak Barcelona disuruh segera melakukan pembayaran sebesar 1 juta euro ke alamat rekening seorang pengacara bernama Michael Gerardus Hermanus Demon.

Barca Diancam

Anehnya, tanpa pikir panjang dan konfirmasi dulu dengan Pini Zahavi, pihak Barcelona langsung membayarkan sejumlah uang tersebut ke rekening yang diminta. Untungnya nih, pihak Bank Siprus memblokir transaksi tersebut. Pihak Bank menganggap, transaksi tersebut berisiko tinggi karena tidak ada pergerakan uang di rekening tersebut sebelumnya.

Menurut kesaksian pihak Bank Siprus, setelah transfernya diblokir, pihak sang penyamar sempat menelpon beberapa kali kepada pihak Bank. Namun, pihak Bank tak menggubris telepon dari sang penyamar tersebut.

Sang penyamar pun kesal, dan berbalik mengancam Barcelona. Barcelona dianggap ingkar janji karena belum melakukan transfer ke rekening tersebut. Sang penyamar mengirimkan Email lagi ke Barcelona yang berisi ancaman akan melaporkan mereka ke UEFA apabila tak kunjung menyelesaikan pembayaran tersebut. Tak hanya itu, pihak sang penyamar juga mengancam akan memblokir proses pendaftaran Robert Lewandowski.

Investigasi

Melihat kiriman Email tersebut, pihak Barcelona pun mulai curiga. Ia lalu bertanya langsung kepada Zahavi. Zahavi pun angkat bicara. Ia tak tahu menahu soal kejadian ini. Zahavi bakan tak kenal dengan pemilik nomor rekening Michael Gerardus Hermanus Demon. Ia langsung mengklaim bahwa ini adalah kasus penipuan, dan meminta kasus ini segera diselesaikan oleh Barcelona.

Alhasil, pihak Barcelona melaporkan kasus ini ke kepolisian Otonom Catalunya, Mossos d’Esquadra. Sebagai hasil investigasi, pihak kepolisian menemukan bahwa orang yang dicatut namanya sebagai Michael Gerardus Hermanus Demon, bukanlah seorang pengacara.

Demon adalah seorang warga biasa yang tinggal di Arnhem, Belanda. Setelah ditemui, Demon mengaku tak tau menau soal kejadian tersebut. Bahkan ia mempertanyakan kenapa namanya dicatut. Demon juga merasa jengkel kenapa ada rekening mengatasnamakan dirinya tanpa sepengetahuannya.

PR Barca

Pihak Barcelona akhirnya mengaku berterima kasih terhadap pihak Bank Siprus yang bersikap ketat mengontrol arus transaksi para nasabah. Kalau pihak Bank Siprus tidak mencurigai aktivitas transfer tersebut, bisa jadi uang Barcelona kini raib ditelan bumi.

Yang seharusnya menjadi pertanyaan dalam kasus ini, kenapa sih klub sekelas Barcelona sempat teledor dan ditipu oleh oknum abal-abal seperti ini? Ketelitian dalam hal detail transaksi transfer, seharusnya lebih diperhatikan serius lagi oleh manajemen Barcelona. Supaya, hal remeh temeh seperti ini tak lagi terulang. Memalukan sekali bukan?

Lagian sih, Barcelona kalau melakukan transaksi transfer seringnya ngutang dengan cara dicicil. Hal itulah yang berpeluang terjadinya penipuan. Seperti halnya transfer Lewandowski. Bayangkan, transfer yang bernilai sekitar 104 juta euro, harus dibayar dengan cara dicicil selama empat musim. Terlebih ada juga embel-embel 10% yang harus dibayarkan sebagai komisi kepada sang agen.

Kena Karma?

Selain ketidaktelitian pihak Barcelona dalam mengontrol transaksi transfernya, muncul pertanyaan apakah penipuan ini adalah buah dari karma mereka sendiri? Pasalnya, selama ini Barcelona banyak dicap sebagai penipu.

Bersamaan dengan transfer Robert Lewandowski, Barcelona dituduh melakukan penipuan terhadap klub Divisi Empat Spanyol, Union Adarve, soal transfer Marcos Alonso. Marcos Alonso, bergabung dari Chelsea pada tahun 2022. Fyi, Alonso ini pernah bermain di tim muda Union Adarve pada dua periode, yakni Oktober 2001 hingga Oktober 2022, lalu dilanjutkan pada Desember 2004 hingga Juni 2005.

Barcelona melakukan penipuan karena tidak membayarkan biaya kompensasi transfernya sebesar 130 ribu euro kepada Union Adarve. Menurut pihak Union Adarve, mereka berhak mendapatkannya karena masih ada klausul yang tertera. Namun, pihak Barca mengklaim bahwa, transfer tersebut adalah gratis dan tak ada kewajiban membayar sepeser uang pun kepada Union Adarve.

Oke, terlepas dari karma atau bukan, yang jelas Barcelona ke depan harus hati-hati dan lebih teliti lagi dalam mengelola keuangannya. Masak Barcelona mau ditipu lagi untuk kedua kalinya oleh orang yang sampai sekarang tak kunjung kelihatan batang hidungnya?

Lucu saja sih, kalau klub sekelas Barcelona yang sudah miskin, raja hutang, namun masih saja kena tipu. Mungkin fans Barcelona harus bersabar kali ya, ini ujian. Bagaimanapun Barcelona sebagai tim besar tak sepatutnya larut dalam pusaran kasus demi kasus yang memalukan. Mereka sudah seharusnya kembali ke rohnya sebagai klub yang berprestasi.

Sumber Referensi : goal, en.as, goal, fcbarcelonanoticias, nytimes

Berita Bola Terbaru 18 Oktober 2024 – Starting Eleven News

0

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

MU KONFIRMASI MAINOO CEDERA

Serangkaian berita diawali dengan kabar buruk dari Manchester United. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu telah mengkonfirmasi bahwa salah satu pemain pentingnya, yakni Kobbie Mainoo mengalami cedera. Dilansir Fotmob, Mainoo diprediksi bakal absen dalam beberapa pekan lantaran menderita masalah otot. Cedera ini ia dapat saat menahan imbang Aston Villa beberapa pekan lalu. Ini jadi pukulan telak bagi United mengingat Mainoo memiliki persentase umpan sukses terbaik di klub, yakni 88,3%

MONTELLA DIHUBUNGI MU

Di sisi lain, misi pencarian pelatih baru belum usai dilakukan Manchester United. Setelah beberapa nama ternama diisukan sebagai pengganti Erik Ten Hag, kini nama Vincenzo Montella juga muncul ke permukaan. Seperti yang diwartakan Football Italia, beberapa petinggi klub dikabarkan sudah menemui pelatih Timnas Turki tersebut. Hasil kerjanya di Timnas Turki jadi bahan pertimbangan manajemen United untuk memasukan namanya ke daftar calon pelatih baru. Namun, komunikasi masih tahap awal. Kedua belah pihak masih terbuka dengan segala kemungkinan.

AMORIM TAMPIK RUMOR CITY

Masih tentang rumor pelatih, tapi kini dari kubu rival, Manchester City. Dalam beberapa hari terakhir, nama Ruben Amorim santer diisukan bakal jadi suksesor Pep Guardiola. Apalagi setelah muncul kabar bahwa Hugo Vianna yang akan diangkat sebagai direktur olahraga City yang baru musim depan. Dikutip dari cuitan Fabrizio Romano, Ruben akhirnya angkat bicara soal isu tersebut. Dirinya justru merasa tidak memiliki kedekatan yang intens dengan Hugo. Ruben merasa bahwa penunjukan Hugo bukan berarti ia akan ke City. Hubungannya dengan Hugo hanya sebatas hubungan kerja, tidak lebih.

UPDATE CEDERA ALISSON

Dari Manchester, kita mampir dulu ke Liverpool. Pihak klub baru saja melaporkan perkembangan kondisi kebugaran beberapa pemainnya. Salah satu yang dinanti-nanti adalah kondisi dari penjaga gawang utama The Reds, Alisson Becker. Dilansir 90min, kiper asal Brazil itu masih diragukan tampil pekan ini. Pihak klub menyimpulkan bahwa cedera hamstring yang dialami Alisson memerlukan perawatan lebih. Kabarnya, eks AS Roma itu baru bisa kembali ke skuad pada akhir November mendatang.

SAKA DAN MARTINELLI SIAP UNTUK LAWAN BOURNEMOUTH

Dari London, Arsenal juga memberikan update tentang kondisi kebugaran pemainnya yang sempat diisukan mengalami cedera saat menjalani tugas negara bersama tim nasional Dilansir 90min, yang pertama tentang kondisi Bukayo Saka. Pemain sayap ini sempat didiagnosis mengalami gangguan pada hamstringnya. Namun, kini pihak klub yakin Saka bisa bermain melawan Bournemouth pekan ini. Hal serupa juga dialami Gabriel Martinelli di Timnas Brazil. Dirinya sempat mengeluhkan nyeri di bagian betisnya. Namun, setelah pemeriksaan, itu bukan masalah yang serius. 

WILSHERE JADI PELATIH NORWICH?

Masih dari Arsenal, pelatih kepala tim U-18 sekaligus legenda klub, Jack Wilshere dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk menjajal level kepelatihan yang lebih tinggi. Dilansir The Athletic, Wilshere sedang dalam tahap negosiasi final dengan salah satu klub kasta kedua Liga Inggris, Norwich City. Wilshere kabarnya akan menggantikan Narcis Pelach yang meninggalkan klub bulan lalu. Kesepakatan tinggal menunggu beberapa detail lagi. Direktur Olahraga Norwich, Ben Knapper jadi sosok yang berpengaruh dalam kesepakatan ini. Dirinya memiliki hubungan baik dengan Wilshere saat masih sama-sama bekerja di Arsenal.

PAQUETA KELUHKAN INVESTIGASI KASUS JUDINYA

Masih dari sepakbola Inggris, bintang West Ham United, Lucas Paqueta akhirnya muncul ke permukaan dan membicarakan kasus pelanggaran peraturan taruhan sepakbola yang menjeratnya. Menurut The Athletic, Paqueta tidak senang dengan ulasan-ulasan media yang terkesan palsu dan menyesatkan. Paqueta merasa berita-berita itu telah mengganggu konsentrasinya dalam bermain dan menambah ketakutan di kalangan keluarganya. “Proses investigasi FA seharusnya dirahasiakan. Ini sangat serius bagi saya dan keluarga saya. Kebocoran dan publikasi informasi yang tidak akurat di media kini membahayakan kesempatan saya untuk mendapatkan sidang yang adil,” tutur Paqueta.

BARCELONA RESMI KOLABORASI DENGAN COLDPLAY

Dari Inggris kita menculat ke Negeri Matador, Spanyol. 90min mewartakan kalau Barcelona telah resmi meluncurkan jersey spesial yang bekerjasama dengan band ternama asal London, Coldplay. Jersey tersebut jadi edisi terbatas selanjutnya yang diluncurkan klub dalam rangka kerjasamanya dengan pihak Spotify. Sebelumnya, La Blaugrana juga sempat menampilkan beberapa lambang dari musisi-musisi ternama lainnya, seperti The Rolling Stones dan Drake. Jersey spesial ini nantinya akan dikenakan Barca saat bertanding melawan Real Madrid dalam tajuk El Clasico akhir bulan nanti.

BARCA JADI SASARAN PENIPUAN

Masih dari Barcelona, AS melaporkan bahwa ada investigasi yang mengungkapkan kalau Barcelona jadi sasaran penipuan agen gadungan pada tahun 2022 silam. Penipuan itu mengatasnamakan agen Robert Lewandowski, Pini Zahavi. Menurut laporan, ketika Barcelona merampungkan transfer Lewy dari Bayern Munchen dengan nilai 45 juta euro plus add ons senilai 5 juta euro, ada email yang mengatasnamakan Zahavi meminta biaya tambahan untuk membayar pengacara senilai 1 juta euro. Namun, dana itu diminta dikirim ke rekening asal Cyprus dan bukan atas nama Zahavi. Barca yang curiga karena rekeningnya masih baru dan bukan berasal dari Israel, negara asal Zahavi, pun menunda pembayaran. Dan ternyata benar, itu cuma penipuan.

MESSI DIRAGUKAN TAMPIL DI PIALA DUNIA 2026

Eks Barcelona, Lionel Messi mulai menunjukan sikap kurang antusias terhadap sepakbola. Terutama jika itu bersifat kompetitif. Ditanya oleh Marca, apakah dirinya akan tampil di Piala Dunia 2026? Messi tidak menjawab dengan pasti. Ia justru berkata bahwa semua terjadi atas dasar alasan yang jelas. Dirinya sekarang hanya menikmati hidup hari demi hari. Messi sudah menjuarai Piala Dunia tahun 2022 kemarin. Sudah tidak ada ambisi untuk kembali meraihnya di edisi 2026. “Sekarang saya merasa sangat baik, ketika periode itu tiba kita lihat saja nanti.” pungkas Messi.

TONI KROOS NGGAK PEDULI DENGAN BALLON D’OR

Sikap yang kurang lebih sama ditunjukan Toni Kroos terhadap ajang Ballon d’Or. Dirinya yang sudah memutuskan gantung sepatu akhir musim lalu sudah tidak begitu menghiraukan hasil penghargaan tersebut, meski dirinya berpotensi besar untuk meraihnya. Dilansir Football Espana, Kroos justru lebih mendukung rekan-rekan di Real Madrid saja yang meraih gelar itu. “Ballon d’Or tidak penting bagi saya. Jika seseorang dari Real Madrid memenangkannya, saya baik-baik saja. Vini pantas mendapatkannya, Jude pantas mendapatkannya, dan Carvajal pantas mendapatkannya, tetapi saya tidak peduli,” kata Kroos.

JUVE UMUMKAN SPONSOR BARU

Sementara dari Italia, Juventus baru saja mengumumkan kesepakatan sponsor baru musim ini. Dilansir Football Italia, La Vecchia Signora baru menjalin kerjasama dengan sponsor baru dengan merk, Azimut. Perusahaan itu bergerak di bidang manajemen aset dan manajemen kekayaan yang telah beroperasi di lebih 18 negara yang tersebar di berbagai belahan dunia. Nantinya, logo Azimut akan ditempel di bagian lengan. Sponsor baru itu akan debut di laga kontra Lazio akhir pekan ini. Namun, pihak klub tidak mengungkap berapa nilai kontrak sponsor baru ini. 

NAPOLI TARGETKAN PEMAIN ASIA DI BURSA TRANSFER SELANJUTNYA

Sementara itu, rival Juventus, yakni Napoli tengah menyusun ulang rencana transfer di bursa transfer mendatang. Mereka kini sedang ingin menambahkan unsur Asia di skuad Antonio Conte. Seperti dilansir Tribal Football, keputusan telah diambil bahwa Napoli akan mendatangkan pemain bintang yang berasal dari Asia guna memperluas profil klub di kawasan Asia. Proyek yang sama pernah berhasil dengan adanya Kim Min Jae beberapa musim lalu. Kini, nama-nama seperti Takefusa Kubo dari Real Sociedad, Kaoru Mitoma dari Brighton, dan Lee Kang-in dari PSG telah masuk daftar pencarian klub. Operasi ini akan dimulai pada Januari mendatang.

ENRIQUE PERPANJANG KONTRAK DI PSG

Ngomong-ngomong soal PSG, pelatihnya saat ini, Luis Enrique dikabarkan telah menyepakati perpanjangan kontrak. Menurut cuitan Fabrizio Romano, pelatih asal Spanyol itu awalnya terikat kontrak hingga tahun 2025. Namun, setelah beberapa negosiasi, Enrique mau bertahan lebih lama dengan syarat diberi kewenangan penuh dalam pemilihan pemain di bursa transfer. Kabarnya, eks pelatih Barcelona itu bakal diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun hingga 2027.

LEGENDA SEBUT MALAYSIA TAK LAYAK TAMPIL DI PIALA ASIA

Sementara dari sepakbola Asia Tenggara, Timnas Malaysia belum bisa lepas dari rangkaian kritik usai kalah telak 4-0 dari Selandia baru. Bahkan, kritik menohok juga datang dari mantan pemain Timnas Malaysia, Azlan Johar. Dikutip dari CNN Indonesia, Azlan menyebut Harimau Malaya memiliki kelemahan hampir di segala aspek, kebugaran, ketangkasan, dan skill olah bola. Azlan bahkan ragu Malaysia bisa bersaing di Piala Asia 2027. Selain Azlan, ada legenda lain, Datuk Jamal Nasir yang menyayangkan kualitas Malaysia saat ini. Menurutnya, kunci kesuksesan ada di materi dan sdm pemainnya. Tanpa kualitas pemain yang bagus, pelatih akan kesulitan membentuk skuad jadi tim kelas Asia. Pelatih sekelas Pep Guardiola pun tidak bisa mengubah Malaysia jika tak punya pemain bagus.

MUNCHEN PERBARUI LOGO

Bayern Munchen akan tampil dengan logo baru mulai pekan depan. Hal itu dipastikan setelah raksasa Bundesliga itu melakukan beberapa pembaruan di logo sebelumnya. Dilansir Footy Headlines, yang diperbarui dari logo sebelumnya adalah bagian pemilihan warna logo. Menariknya, jika dilihat sekilas, seperti tidak ada perubahan apa pun di logo tersebut. Namun, pihak klub menjelaskan bahwa logo baru tersebut memang mempertahankan desain yang sama. Namun, warna merah dan biru disesuaikan agar sedikit lebih terang.

MUSIM DEPAN, MILAN PRIORITASKAN PEMAIN-PEMAIN LOKAL

Dari Jerman kita terbang ke Italia. AC Milan kabarnya akan mengubah strategi transfernya mulai musim depan. Mereka akan lebih fokus untuk mendatangkan pemain-pemain yang lahir dan menimba ilmu sepakbola di Italia. Dilansir Foot Italia, proyek tersebut bernama “Made In Italy”. Rencana ini untuk memenuhi regulasi baru Serie A. Aturan tersebut menetapkan bahwa empat slot harus diisi oleh pemain yang dilatih di akademi Italia, dan empat slot lainnya oleh pemain yang dikembangkan di sistem pemain muda klub itu sendiri. 

JELANG LAWAN JUVE, GUENDOUZI CEDERA

Foot Italia juga mengabarkan berita buruk bagi fans Lazio. Jelang laga krusial menghadapi Juventus, Lazio harus kehilangan salah satu gelandang terbaiknya, Matteo Guendouzi lantaran cedera. Menurut laporan, ini jadi sebuah kemunduran bagi tim yang sedang memperjuangkan posisi empat besar. Eks pemain Arsenal itu  mengalami cedera kaki saat Prancis menang 2-1 atas Belgia di Nations League kemarin. Untungnya, laporan medis tidak menemukan kerusakan pada tulang kakinya. Meski begitu, Guendouzi harus tetap menepi guna melakoni pemulihan.

FABREGAS SEBUT YAMAL TALENTA TERBAIK DI DUNIA

Beralih ke sepakbola Spanyol, legenda Barcelona, Cesc Fabregas memberikan pendapatnya tentang kinerja Lamine Yamal sejauh ini. Dilansir ESPN, Fabregas yang kini berstatus sebagai pelatih FC Como itu tak bisa mengalihkan pandangannya kepada Yamal yang terus menciptakan rekor baru di sepakbola Eropa. Melihat perkembangan sang pemain, Fabregas pun mengirimkan pujian setinggi langit pada pemain Barcelona itu. Fabregas menyebut Yamal sebagai pemain paling berbakat di dunia saat ini. Fabregas kagum dengan kontribusi sang pemain untuk Barcelona dan Timnas Spanyol. Apalagi, Yamal masih berusia sangat muda.

BILBAO DIJATUHI SANKSI

UEFA telah memberikan laporan bahwa Athletic Bilbao akan menerima sanksi berupa denda sebesar 30 ribu euro dan larangan penjualan tiket untuk pertandingan tandang berikutnya. Dilansir Football Italia, sanksi itu didapat Bilbao karena terjadi kekerasan dan kerusuhan yang disebabkan oleh fans Bilbao di laga kontra AS Roma akhir September lalu. Dengan begitu, pertandingan tandang Europa League selanjutnya melawan Ludogorets akan digelar tanpa kehadiran fans Bilbao.

ROQUE LEBIH HAPPY DI BETIS

Masih dari Liga Spanyol, pemain buangan Barcelona, Vitor Roque akhirnya menemukan kebahagiaannya bersama Real Sociedad. Dilansir Tribal Football, pemain yang bergabung dengan Real Betis sebagai pemain pinjaman dari Barca itu merasa bahagia dengan apa yang didapatnya bersama Betis. “Saya sangat bahagia di sini. Keluarga saya, yang telah melalui masa-masa sulit, juga tersenyum bersama saya.” ujar Roque. Namun, ketika ditanya soal kepindahan permanen ke Betis, dirinya tak mau terburu-buru untuk mengambil keputusan.

REECE JAMES SIAP MAIN LAGI

Sedangkan dari sepakbola Inggris, kapten Chelsea, Reece James dikabarkan sudah mulai pulih dari cedera hamstringnya. Berita ini pun disambut baik oleh rekan satu tim dan fans Chelsea di seluruh dunia. Meski dirinya memang kerap diganggu cedera, dirinya tetap berstatus sebagai bek kanan terbaik yang dimiliki Chelsea. James kini sudah kembali ke kamp latihan Chelsea. Dilansir The Athletic, dirinya ingin membuktikan kalau musim ini ia bisa menjaga kebugarannya. Ia bahkan menargetkan untuk segera kembali dipanggil ke tim nasional Inggris.

CANTONA MARAH, SIR ALEX DIUSIR DARI MU

Keputusan INEOS untuk membatasi ruang gerak Sir Alex Ferguson di belakang layar Manchester United telah menimbulkan berbagai macam respons. Salah satunya datang dari legenda Setan Merah, Eric Cantona. Dilansir 90min, Cantona dengan tegas mengecam keputusan kontroversial hierarki klub untuk mengakhiri peran duta besar Sir Alex Ferguson. Menurutnya, dengan apa yang sudah diberikan SAF selama melatih klub, ia berhak melakukan apa pun di Manchester United. Cantona merasa INEOS tidak menghormati jasa-jasa Sir Alex.

UGARTE CEDERA

Manchester United juga baru mendapat kabar buruk jelang menghadapi Brentford akhir pekan ini. Dilansir 90 min, pemain baru mereka, Manuel Ugarte dikabarkan mengalami cedera saat tampil membela Timnas Uruguay kemarin. Ugarte dipaksa keluar lapangan pada menit ke-82 saat Uruguay bermain imbang 0-0 melawan Ekuador. Pemain berusia 23 tahun itu menerima perawatan sebelum akhirnya digantikan karena diduga mengalami cedera betis. 

INDONESIA 5 BESAR TIM PALING PRODUKTIF DI KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2026

Meski baru menelan kekalahan dari China, Timnas Indonesia tetap mencatatkan statistik menarik. Skuad racikan Shin Tae-yong kabarnya masuk dalam lima besar tim paling produktif di sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dilansir CNN Indonesia, dengan tambahan satu gol saat melawan Tiongkok, membuat Indonesia saat ini mengoleksi 24 gol. Indonesia sejajar dengan Yordania dan sama-sama duduk di peringkat kelima dalam daftar tim produktif. Indonesia unggul dari sejumlah tim kuat seperti Iran (22 gol), Irak (21 gol), Uni Emirat Arab (20 gol), dan Uzbekistan (18 gol).

Lolos Piala AFF Saja Nggak Mampu! Brunei Tim Paling Ampas di Asia Tenggara

0

Brunei Darussalam kalah dari Timor Leste di babak play-off Piala AFF 2024. Kita tidak akan menyaksikan negara monarki tersebut di ajang paling bergengsi se-Asia Tenggara mendatang. Sebaliknya, kita akan melihat saudara lama berjuang, membuktikan diri bahwa sepak bolanya mengalami kemajuan.

Ini adalah kegagalan kesekian kali Brunei Darussalam lolos ke Piala AFF. Ya, benar di Piala AFF, bukan Piala Asia. Negerinya Sultan Hassanal Bolkiah menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang partisipasinya di Piala AFF paling sedikit. Sejak 1996, Brunei hanya bermain dua kali di Piala AFF.

Miris bukan? Lalu Timnas Brunei selama ini ngapain kalau lolos Piala AFF saja jarang? Berikut kisah tim yang boleh dibilang tim paling ampas di Asia Tenggara, karena lolos Piala AFF saja susahnya setengah mampus.

Hanya Jadi Bulan-Bulanan

Sebagai pencinta sepak bola Asia Tenggara, atau setidaknya menonton sepak bola di kawasan ASEAN, kita tentu sepakat bahwa apabila Indonesia berada satu grup dengan Brunei Darussalam, kita akan menganggap itu sebuah keberkahan. Timnas Indonesia dijamin bisa mengalahkan Brunei Darussalam.

Wajar saja, dari 13 pertemuan, Indonesia memenangkan 9 laga, dan Brunei hanya dua kali membekuk Indonesia. Fakta bahwa Brunei pernah mengalahkan Indonesia mungkin terlewat lupa dimasukkan ke tempurung kepala kita. Siapa yang ingat kekalahan terakhir Indonesia atas Brunei tahun 1990 di Turnamen Merdeka?

Daripada mengalahkan Indonesia, negara monarki di utara Pulau Kalimantan itu lebih sering menjadi bulan-bulan. Tidak hanya bagi Indonesia, tapi juga negara-negara Asia Tenggara lain seperti Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Melihat ranking Brunei di FIFA, hal itu tidak mengejutkan.

65 Tahun, 2 Kali Piala AFF

Karena rankingnya yang banyak itu, Brunei mesti berjuang dari titik paling bawah. Dan itu sudah dilakukan mereka sejak tahun 1959, saat Timnas Brunei Darussalam dilahirkan. Dihitung hingga saat ini, Timnas Brunei berarti sudah ada selama 65 tahun. Cukup untuk disebut lansia.

Menariknya, walau Timnas Brunei lahir 65 tahun lalu, Federasi Sepak Bolanya atau Football Association of Brunei Darussalam (FABD) terhitung masih remaja, karena baru didirikan 13 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2011. Lalu, sebelum ada FABD, Timnas Brunei berada di bawah naungan apa?

Ada yang namanya Asosiasi Sepak Bola Amatir Negara Bagian Brunei yang berdiri tiga tahun sebelum timnasnya lahir. Kemudian kata “amatir” itu lalu dihilangkan pada tahun 1993. Walaupun federasi yang lebih “profesional” baru lahir tahun 2011, tapi 10 tahun setelah tim nasionalnya ada, Brunei sudah menjadi anggota FIFA.

Sayangnya, selama 65 tahun, Timnas Brunei Darussalam benar-benar kekeringan prestasi. Kecuali Piala Hassanal Bolkiah, tidak ada prestasi yang bisa dipamerkan kepada dunia. Jangankan prestasi, di Piala AFF Brunei hanya bermain dua kali.

Piala Tiger 1996

Padahal Brunei sendiri menjadi salah satu founding father Piala AFF. Bersama Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Indonesia, Brunei ikut menginisiasi diadakannya turnamen sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

Tahun 1996 turnamen tersebut diadakan. Selain para pendiri, empat negara yang masih satu kawasan: Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar diundang. Kesepuluh negara akhirnya bertarung, tidak ada babak play-off, dan dibagi menjadi dua grup.

Brunei bergabung dengan Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina di Grup B. Di Piala AFF pertamanya, Brunei langsung memperlihatkan bahwa mereka adalah bopeng di sepak bola Asia Tenggara. Laga pertama Singapura sudah menghabisi mereka 3-0.

Thailand lebih sadis lagi. Gajah Perang menang dengan jumlah gol dua kali lipat lebih banyak yang dicetak Singapura. Hal yang sama juga ditiru Harimau Malaya. Namun, terlepas dari tiga kekalahan menyedihkan itu, Brunei sebenarnya berhasil memetik satu kemenangan, yakni menghadapi Filipina.

Sulit Lolos Piala AFF dan Sanksi FIFA

Brunei menutup Piala AFF edisi perdana dengan membawa pulang tiga poin. Setidaknya mereka lebih baik dari Filipina yang tak memetik satu pun poin. Setelah Piala AFF edisi perdana tersebut, mirisnya, Brunei justru tak lagi lolos ke kompetisi dua tahunan itu. Apa sebab? Sejak 1998, turnamen ini berubah format.

Di edisi pertama 10 negara boleh ikut. Tapi pada 1998, hanya ada delapan negara yang boleh berpartisipasi. Akibatnya babak kualifikasi diadakan. Ada empat tim yang berhak otomatis lolos: juara bertahan, tuan rumah, runner-up, dan tempat ketiga. Brunei tak satu pun pernah memenuhi empat kriteria itu.

Alhasil, dari tahun 1998 sampai 2008, tidak ada Brunei Darussalam di Piala AFF. Selain edisi 2000, Brunei selalu tak lolos babak kualifikasi. Di saat berkali-kali gagal ke Piala AFF, Brunei justru diselengkat FIFA.

Itu terjadi pada Desember 2008, ketika Asosiasi Sepak Bola Brunei atau BAFA sebelum FABD, dibubarkan oleh pemerintah dan menggantinya dengan federasi baru. Hal ini tercium oleh FIFA.

Oktober 2009, BAFA pun ditangguhkan dari seluruh urusan AFC oleh Komite Eksekutif FIFA. Penangguhan itu berlaku secara global. Jadi, bukan hanya bagi Timnas Brunei, tapi juga klubnya. Klub Brunei, Duli Pengiran Muda Mahkota waktu itu sampai tidak diizinkan bermain di Liga Singapura.

Perlu dicatat, saat itu Brunei belum memiliki liga sendiri. Sebelum menerima hukuman tersebut, Brunei bahkan hampir terancam akan diusir dari FIFA. Namun, sepak bola Brunei akhirnya bisa dipulihkan bersamaan dengan berdirinya FABD pada tahun 2011.

Masih Gagal di Piala AFF

Secara kelembagaan, usai dipulihkan dan berdirinya FABD, sepak bola Brunei lebih tertata. Walaupun tim nasionalnya berjalan macam siput. Lambat. Di Piala AFF 2012, 2014, 2016, 2018, dan 2020, Brunei Darussalam tidak berpartisipasi. Empat dari lima edisi itu, Brunei tak berhasil keluar dari jeratan kualifikasi.

Sementara di edisi 2020, Brunei memilih mengundurkan diri. Pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya. Waktu itu FABD kesulitan untuk menyiapkan tim nasional. Pihak AFF pun memaklumi itu. Alhasil karena Brunei mundur, Timor Leste otomatis lolos ke Piala AFF.

Oh ya, sebelum ke Piala AFF, Brunei mesti menaklukkan Timor Leste, itu sejak 2018. Kala itu Piala AFF tidak memakai babak kualifikasi lagi. Dua negara yang rankingnya rendah akan diadu lewat play-off dalam dua leg. Pemenangnya akan melengkapi 10 tim.

Di 2018 Brunei kalah dari Timor Leste sama seperti edisi 2024. Satu-satunya kemenangan Brunei atas Timor Leste di play-off Piala AFF terjadi pada 2022. Dan kamu tahu siapa aktor di balik itu?

Peran Paul Munster

Orang itu adalah Paul Munster, pelatih yang sebelumnya membawa Bhayangkara FC juara di Liga 1. Munster ditunjuk sebagai direktur teknik Brunei pada 2022. Ia bertanggung jawab dalam membangun filosofi permainan Timnas Brunei. Soal pengembangan sepak bola, Brunei sendiri sudah memulainya dari tahun 2019.

FABD mengadakan turnamen-turnamen kelompok umur, misalnya Liga Brunei U-18 dan U-15. Soal apakah turnamennya masih ada, itu urusan lain lagi. Namun, setidaknya Brunei berhasil mengembangkan timnas kelompok umur di level U-17, U-19, U-23, dan U-21.

Brunei ingin meniru Timnas Indonesia dengan menghadirkan Paul Munster. Pelatih Brunei saat itu, Mario Rivera pun bisa mempelajari kekuatan Timnas Indonesia melalui orang Irlandia Utara tersebut. Rencana itu membuahkan hasil. Brunei bisa membantai Timor Leste 6-2 di leg pertama babak play-off Piala AFF 2022.

Sayangnya, baru seumur jagung, Paul Munster meninggalkan sepak bola Brunei. Entah apa yang mendasari kepergiannya. Tapi yang jelas, pada 2024, Munster kembali ke Indonesia dan melatih Persebaya. Dan di tahun yang sama, Brunei Darussalam mengawali kegagalan ke Piala AFF untuk kesekian kalinya.

Sumber: PanditFootball, BolaSport, ASEANFootball, The-AFC, Skorid, Bolacom, Fandomid