Beranda blog Halaman 588

Berita Bola Terbaru 7 Maret 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini

SIMBOL PEACE WOLFSBURG

Klub Bundesliga Wolfsburg menunjukan simbol perdamaian “peace” di dalam lingkaran lapangan sebelum kick off pada lanjutan Bundesliga 5 Maret 2022 melawan Union Berlin. Hal itu ditunjukan atas rasa kemanusiaan yang terjadi di tengah invasi Rusia ke Ukraina. Bersamaan dengan penghormatan itu, Wolfsburg juga mengenakan simbol perdamaian ikonik “peace” di baju mereka.

PERAN XABI ALONSO MENDIDIK ANAK MUDA SOCIEDAD

Xabi Alonso mulai menunjukkan jejaknya sebagai seorang manajer. Banyak yang menduga Ia adalah salah satu calon pelatih papan atas suatu saat nanti. Ia sekarang menunjukkannya di tim B Real Sociedad dengan menelurkan beberapa pemain muda potensial salah satunya adalah Martin Zubimendi, Gelandang muda yang sudah merangsek masuk tim utama Sociedad di La Liga. 

ALLEGRI BICARA SOAL KEMBALINYA POGBA KE JUVENTUS

Manajer Juventus Massimiliano Allegri telah menepis rumor ketertarikannya pada Pogba. Meskipun dia punya hubungan yang dekat dengan sang gelandang. Kontrak pemain Prancis itu berakhir musim panas ini, dan Juve telah dikaitkan untuk membawa pulang Pogba kembali dengan status bebas transfer.”Pogba? Tidak masuk akal untuk berbicara tentang dia sekarang. Dia adalah pemain Manchester United, saya tidak tahu apa yang akan dia lakukan musim depan” kata Allegri.

VAN DIJK CIPTAKAN REKOR BARU DI LIVERPOOL

Virgil van Dijk mencatatkan pertandingan kandangnya yang ke-60 di Premier League tanpa kekalahan bagi Liverpool untuk memecahkan rekor baru di Premier League setelah menang atas West Ham 1-0. Ia melangkahi rekor sebelumnya yang dipegang Lee Sharpe, yang bermain selama empat musim bersama MU dari tahun 1992-1995 tanpa kalah di Old Trafford dengan 59 pertandingan.

REKOR BARU IMMOBILE DI LAZIO

Setelah Ciro Immobile mengonversi penalti melawan Cagliari, ia membuat rekor tersendiri. Ia menyamai rekor klub Silvio Piola sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Lazio di Serie A dengan 143 Gol. Ia mencapainya pada penampilannya yang ke-200. Piola sendiri bermain untuk Biancocelesti dari tahun 1934 hingga 1943 dan mengumpulkan 143 gol di Serie A dalam 156 pertandingan.

BARCELONA KEMBALI BELI WONDERKID

Penandatanganan baru Barcelona atas wonderkid Pablo Torre telah menjadi berita utama di Spanyol baru-baru ini. Menurut laporan, dia lebih memilih Barcelona daripada Real Madrid.Barcelona telah mengkonfirmasi penandatanganan wonderkid itu.Torre sendiri sekarang telah bermain dua puluh satu kali untuk Racing Santander musim ini. ia sudah mencatatkan enam gol dan enam assist selama ini.

TAMMY ABRAHAM CETAK REKOR DI AS ROMA

Tammy Abraham mencetak gol kemenangan Roma melawan Atalanta 1-0 dan menjadikannya rekor tersendiri. Ia menjadi pemain Inggris pertama di kompetisi papan atas Eropa yang mencetak 20 gol di semua kompetisi musim ini. Dia telah mencetak 13 gol di Serie A, enam di Liga Konferensi Eropa dan satu di Coppa Italia. Ia melewati Harry Kane yang sekarang baru mengemas 18 gol.

RESPON TUCHEL ATAS TERIAKAN FANS CHELSEA

Thomas Tuchel mengkritik pendukung Chelsea yang menyanyikan chant mantan bos mereka Roman Abramovich ketika mereka menang 4-0 atas Burnley di Turf Moor. Beberapa penggemar Chelsea meneriakkan chant Abramovich yang berasal dari Rusia tersebut sepanjang pertandingan. Tak jarang chant itu dicemooh oleh penggemar Burnley.“Ini bukan saatnya untuk melakukan ini,” kata manajer Chelsea Tuchel.

TENTANG KELANGSUNGAN FIRMINO DI LIVERPOOL

Akhir-akhir ini nasib kelangsungan Roberto Firmino di Liverpool agak menggantung. Pasalnya kontraknya yang akan habis pada 2023 mendatang tak juga kunjung diperbaharui. Ia juga sering inkonsisten dan juga sering bolak-balik meja perawatan. Terlepas dari itu kedatangan pemain baru di posisinya seperti Jota, dan Luis Diaz secara langsung mengancam posisinya. Akan tetapi ia masih berpikir untuk hengkang saat ini karena ia butuh menit main di Liverpool guna dipilih di skuad Timnas Brasil di Piala Dunia Qatar 2022.

TAWARAN MENGGIURKAN MU UNTUK NKUKU

Manchester United kembali tidak henti-hentinya untuk mendapatkan tanda tangan pemain RB Leipzig Christopher Nkunku. Iming-iming kenaikan gaji besar pun ditawarkan. MU bersedia melipatgandakan gajinya dari yang sekarang ia terima di Leipzig. Sumber sebelumnya mengatakan bahwa manajer interim Ralf Rangnick telah mendesak United untuk segera menyelesaikan kesepakatan transfer dengan maestro Leipzig tersebut.

HASIL PERTANDINGAN

Dari ajang Liga Primer Inggris, Manchester City sukses melenyapkan Manchester United 4-1 di Etihad Stadium. Empat gol The cityzen dikemas Kevin de Bruyne yang mencetak brace di babak pertama, serta dua gol lagi dari Riyad Mahrez di babak kedua. Sementara MU hanya mampu mencetak satu gol melalui Jadon Sancho babak pertama. Kemenangan ini membuat City semakin nyaman di pucuk klasemen dengan nilai 69 poin, sedangkan MU ada di peringkat kelima. Di laga lain, Liverpool menang 1-0 atas West Ham, dan Arsenal menang 3-2 atas Watford.

Dari ajang Liga Spanyol, Barcelona dengan susah payah mengalahkan Elche 2-1. El Barca tertinggal lebih dulu lewat aksi Fidel di menit ke-44. Kemudian Barca membalas di babak kedua melalui aksi Ferran Torres dan penalti Memphis Depay. Atas hasil ini Barcelona naik ke posisi ketiga dengan 48 poin, sementara Elche masih tertahan di peringkat ke-14. Di laga lainnya, Atletico Madrid menang 3-1 atas Real Betis, dan Celta Vigo menang 4-3 atas Mallorca.

Dari ajang Liga Italia, Napoli kalah 1-0 dari AC Milan. Gol kemenangan Milan dilesakkan Olivier Giroud di menit ke-62. Milan kini nangkring di urutan pertama dengan 60 poin, sedangkan Napoli tertahan di peringkat ketiga. Di laga lain Juventus menang 1-0 atas Spezia.

ATLETICO MADRID KE EMPAT BESAR USAI KALAHKAN REAL BETIS

Atletico Madrid berhasil masuk empat besar klasemen Liga Spanyol 2021/22 setelah mengalahkan seterunya, Real Betis dengan skor 3-1 dalam lanjutan Liga Spanyol, Senin (7/3) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Atletico Madrid mengumpulkan 48 poin dari 27 pertandingan, setara dengan Barcelona di peringkat ketiga tetapi tim asuhan Xavi Hernandez tersebut memiliki satu tabungan laga.

PEMAIN MU NYERAH DI DERBY MANCHESTER, TAK TERMAAFKAN DAN MEMALUKAN

Manchester United menelan kekalahan telak dalam Derby Manchester kontra Manchester City, Minggu (6/3) malam WIB. Beberapa kesalahan diperlihatkan lini belakang MU seperti telat melakukan cover. Hal tersebut terlihat jelas di dua gol pertama City. Menurut legenda MU, Roy Keane, performa tersebut ditampilkan karena pemain MU sudah menyerah dalam laga tersebut. Ia bahkan mengatakan hal itu tak bisa dimaafkan dan beberapa nama harusnya tak berlaga lagi.

RICUH DI LIGA MEKSIKO RENGGUT BELASAN KORBAN

Mengutip dari laporan Dailymail, Pertandingan antara Queretaro dan Atlas dalam lanjutan Liga Meksiko berlangsung ricuh dan sedikitnya dua orang mengalami kritis dan 17 meninggal dunia. Atlas telah memimpin laga 1-0 atas Queretaro pada saat perkelahian antar suporter dimulai tepatnya di menit 60-an. Kejadian tersebut membuat Liga Meksiko untuk sementara menunda semua pertandingan yang dijadwalkan pada hari Minggu. Masih jadi misteri apa yang sebenarnya membuat kondisi mengerikan ini bisa terjadi, tapi Mikel Arriola selaku presiden Liga Meksiko, mengutuk peristiwa ini. Akibat peristiwa ini, beberapa pencinta sepak bola dunia meminta kepada FIFA agar mencopot status Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.

ONANA DATANG MERAPAT, INTER TETAP PERPANJANG KONTRAK HANDANOVIC

Inter Milan berencana memperpanjang kerja sama dengan Samir Handanovic. Saat ini, kontrak Handanovic di juara Liga Serie A Italia itu berakhir Juni 2022. Handanovic ingin tetap bersama Nerazzurri dan dia tidak terlalu khawatir dengan kedatangan Andre Onana. Ya, Pada musim depan, Inter Milan mempunyai penjaga gawang anyar, yakni kiper asal Ajax Amsterdam tersebut. Handanovic sendiri diprediksi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun lagi. 

INTER HARUS PERTIMBANGKAN RIWAYAT CEDERA PAULO DYBALA

Kontrak Paulo Dybala di Juventus tersisa hingga bulan Juni mendatang. Namun dia sejauh ini belum memperpanjang kontraknya. Hal itu membuat Inter Milan kini tengah memantau situasi Dybala. Agen Dybala, Jorge Antun, kabarnya bakal bertemu dengan Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, membahas kemungkinan transfer. Tetapi I Nerazzurri juga harus mempertimbangkan riwayat cedera dari Dybala. Musim ini, ia sudah melewatkan 14 pertandingan karena masalah pada otot dan pahanya.

LAPORTA BANTAH BARCELONA BERNEGOSIASI DENGAN ERLING HAALAND

Dikutip Football Espana, Presiden Barcelona, Joan Laporta, menegaskan bahwa ia sama sekali belum melakukan pembicaraan apa pun dengan striker muda Borussia Dortmund, Erling Haaland. Pernyataan ini sekaligus jadi bantahan bahwa penyerang asal Norwegia itu semakin dekat dengan kemungkinan pindah ke Camp Nou. Pemain 21 tahun itu memang terus dikabarkan menjadi target utama Barcelona Pada bursa transfer musim panas nanti.

ABRAMOVICH TERBANG DENGAN JET PRIBADI KE TURKI, ADA APA?

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, dilaporkan berada di Turki. Taipan asal Rusia itu terbang ke Turki dengan jet mewah senilai 48 juta pounds (Rp913 miliar). Ia diketahui mendarat di Istanbul pada Rabu, 2 Maret, sebelum terbang ke Ankara. Dia dijadwalkan bertemu dengan miliarder Turki Muhsin Bayrak untuk membahas penjualan Chelsea. Abramovich terpaksa memutus hubungan dengan The Blues akibat invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu.

PATAH TULANG KAKI, MUSIM MCKENNIE TELAH BERAKHIR

Manajer Juventus, Massimiliano Allegri mengkonfirmasi bahwa gelandang Weston Mckennie akan melewatkan sisa musim ini karena patah kaki. McKennie mengalami patah tulang metatarsal kedua dan ketiga di kaki kirinya pada menit ke-81 dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions melawan Villarreal pada 22 Februari lalu. McKennie diperkirakan akan absen dalam dua hingga tiga bulan ke depan karena cedera tersebut. 

RAMOS BISA TINGGALKAN PSG PADA MUSIM PANAS

Dilansir Diario AS, jurnalis Fabrizio Romano melaporkan bahwa ada kemungkinan kuat bek asal Spanyol, Sergio Ramos bisa meninggalkan PSG karena masalah cedera yang sedang terjadi. Seperti diketahui, PSG mengontrak Ramos dengan tujuan memenangkan Liga Champions tetapi karena masalah cederanya yang terus berlanjut, dia bahkan belum bisa membuat penampilan pertamanya di kompetisi tersebut musim ini. Dengan rentan cedera itu, Romano memprediksi petualangan Ramos bersama PSG akan berakhir di musim panas 2022.

BINTANG WATFORD CETAK GOL SPEKTAKULER KE GAWANG ARSENAL

Pemain Watford Juan Cucho Hernandez mencuri perhatian dalam laga kontra Arsenal. Pemain asal Kolombia tersebut mencetak gol dalam kekalahan Watford dari Arsenal dengan skor 2-3. Dia membobol gawang The Gunners dengan cara yang spektakuler. Menerima umpan dari Kiko Femenia, Hernandez lalu melakukan aksi salto untuk menyambut bola tersebut. Dan gol indah pun terjadi ke gawang Arsenal.

JUVENTUS SIAPKAN TAWARAN KONTRAK BESAR UNTUK POGBA

Masa depan gelandang Manchester United, Paul Pogba, sedang dipertanyakan akhir-akhir ini. Dia pun kabarnya digoda oleh Juventus untuk bergabung lagi dengan mantan klubnya tersebut. Media Italia melaporkan bahwa Juve bersedia menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan pemain Prancis tersebut. Kabarnya, Juve bersedia menawarkan gaji pokok yang sama seperti Dusan Vlahovic. Sebagai informasi, saat direkrut pada Januari lalu dari Fiorentina, Vlahovic diperkirakan mengantongi bayaran sekitar 7,5 juta euro atau sekitar Rp 117 miliar per tahun. 

DE GEA MEMECAH KEHENINGAN DI TENGAH FRUSTASI FANS MU

Kiper Manchester United, David de Gea menyampaikan pesan kuat kepada para penggemar usai kekalahan telak dalam Derby Manchester. Lewat media sosial, De Gea berjanji akan membawa Setan Merah kembali menjadi tim juara di Liga Inggris dan berjuang sekeras mungkin sampai akhir musim nanti. “Kami akan, suatu hari, membawa klub ini kembali ke tempat yang seharusnya,” tulis De Gea lewat twitter miliknya.

Mengapa di Spanyol Banyak Klub yang Bernama “Real”?

0

Dalam penamaan klub sepak bola di setiap negara, rata-rata disesuaikan dengan kultur dan juga bahasa di negara tersebut. Seperti contoh di Indonesia yang kebanyakan klub memakai nama depan “Per” yang memiliki makna sebagai Persatuan.

Nah, beberapa hari lalu Starting Eleven juga sudah membahas tentang sejarah dan mengapa di Jerman banyak klub sepak bola yang menggunakan nama “Borussia” sebagai nama depan klub.

Di negara Spanyol pun juga memiliki kultur serupa, di Spanyol banyak yang memakai nama Real sebagai bagian dari nama klub sepak bola mereka. Jadi, sekarang kita akan mengulas mengapa di Spanyol banyak klub sepak bola yang menggunakan nama Real? Dan apa sih alasannya?

Di Balik Nama Real

Sebelum membahas alasan dari klub-klub Spanyol yang menggunakan nama Real, kita akan bahas sedikit tentang bagaimana awal mula nama itu muncul di persepakbolaan Spanyol.

Penggunaan nama “Real” sebagai bagian dari nama klub sepak bola di negara Spanyol dimulai pada awal abad ke-20. Kala itu penggunaan nama Real atas kebijakan dari penguasa Spanyol, Raja Alfonso XIII.

Masa kepemimpinan Alfonso XIII juga dirayakan dengan mengadakan turnamen sepak bola yang seiring berjalannya waktu kini dikenal sebagai Copa del Rey.

Pengaruh dari Raja Alfonso XIII terhadap sepak bola Spanyol cukup besar. Ia juga turut memprakarsai terselenggaranya Liga Spanyol yang berawal dari ajang Campeonato de Liga

Kecintaan sang Raja terhadap olahraga sepak bola membuat raja Alfonso XIII memberikan nama “Real” kepada sejumlah klub dengan tujuan untuk menjadikan mereka sebagai klub sepak bola yang berada di bawah perlindungan langsung oleh kerajaan.

Pada dasarnya, kata “Real’ itu sendiri dalam bahasa Spanyol memiliki arti sama dengan Royal dalam bahasa Inggris, yang berarti “Kerajaan”.

Jadi, penggunaan kata “Real” di depan nama klub Spanyol ini bukan sembarangan atau hanya asal pakai saja agar terlihat keren karena sama dengan klub-klub Spanyol lain. Melainkan penamaan Real tersebut membutuhkan persetujuan khusus dari pihak Kerajaan.

Restu Dari Kerajaan

Pada awal 1900-an, olahraga sepak bola mulai populer di Spanyol, dan sejumlah klub yang seperti kita kenal sekarang mulai terbentuk. Jika sebuah klub menginginkan nama “Real” itu, mereka pertama-tama harus mendeklarasikan diri kepada sang raja bahwa mereka mengakui pemerintahan dan aturan sang raja. 

Dalam beberapa kasus, sang raja kemudian akan menyetujui pengakuan dari klub tersebut dan memberi izin untuk memasukkan istilah “Real” ke nama klub sepak bola mereka. Selain nama “Real’, mereka juga diizinkan untuk menambahkan simbol mahkota pada lambang klub mereka.

Seiring berjalannya waktu, belasan klub sepak bola pun telah menggunakan nama Real sebagai nama depan klub. Dan klub yang paling populer sudah pasti adalah Real Madrid.

Sebelum bernama Real Madrid seperti sekarang, mereka hanya bernama Madrid Football Club. Lalu Madrid mendapat kehormatan untuk menggunakan nama Real di depan nama klub mereka pada tahun 1920 hingga sekarang. 

Meskipun kini Real Madrid menjadi klub bernama “Real” yang paling besar dan sukses. Namun, tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu ternyata bukanlah yang pertama mendapat restu memakai nama “Real”. 

Menariknya, malah Real Betis yang jadi klub sepak bola pertama yang mendapat restu memakai nama “Real” pada tahun 1914. Bahkan Madrid tergolong angkatan terakhir dalam mendapatkan nama tersebut.

Kedekatan Dengan Kerajaan

Selain harus mendapat izin terlebih dahulu, penggunaan nama “Real” juga bisa didapat lantaran memiliki hubungan yang baik dengan pihak kerajaan atau sang penguasa Spanyol kala itu.

Di antara klub-klub Spanyol yang memiliki nama “Real”, Madrid dan Sociedad jadi klub sepak bola yang dianggap memiliki kedekatan erat dengan monarki Spanyol. Terutama Real Sociedad, bahkan nama Sociedad itu sendiri merupakan pemberian langsung dari Raja Alfonso XIII. 

Kabarnya, alasan Sociedad dianugerahi nama “Real” oleh sang raja, lantaran raja ingin menjadikan kota asal dari Sociedad, yaitu San Sebastian sebagai tempat tinggal saat memasuki musim panas. Bisa dibilang kota tersebut bakal jadi tempat sang raja untuk liburan.  

Lantas klub tersebut diresmikan sebagai klub sepak bola di bawah kerajaan dengan nama Real Sociedad atau Royal Society yang mempunyai makna sebagai komunitas raja. 

Latar Belakang Politik

Namun, seiring dengan pembubaran monarki pada 1931, simbol-simbol kerajaan seperti kata “Real” dan mahkota sempat menghilang untuk sementara waktu. Kemudian pada tahun 1941 simbol-simbol tersebut sudah bisa kembali digunakan hingga sekarang. 

Lantas bagaimana dengan klub-klub yang tak memiliki nama “Real”? apakah mereka tak mendapat izin dari sang raja?

Seperti yang kita ketahui, tak semua klub di Spanyol memakai dua simbol kehormatan tersebut. Klub-klub seperti Barcelona dan Athletic Bilbao menjadi contoh pasti dari tim yang tidak memiliki nama “Real” atau bahkan simbol mahkota di lambangnya.

Kabarnya, latar belakang politik menjadi alasan utama kenapa Barcelona dan Athletic Bilbao tak mau menggunakan kata “Real” sebagai nama awal klub. 

La Blaugrana sendiri bisa dikatakan sebagai simbol perlawanan dari Catalan. Sedangkan Athletic Bilbao merupakan perwakilan dari Basque yang dikenal tak memiliki hubungan baik dengan pemerintah pusat Spanyol.

Klub Lain Bernama Real

Selain ketiga nama klub yang sudah disebutkan tadi, di Spanyol masih banyak sekali klub yang dianugerahi simbol-simbol kerajaan.

Contohnya Real Zaragoza. Klub ini didirikan pada tahun 1932 dan mereka telah menghabiskan sebagian besar sejarah klub di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Meski kini hanya berlaga di kasta kedua Liga Spanyol. Zaragoza telah memenangkan Copa del Rey sebanyak enam kali.

Lalu ada Espanyol yang sejatinya memiliki nama lengkap sebagai Reial Club Deportiu Espanyol. Klub ini adalah rival sekota dari FC Barcelona. Periquitos bermarkas di Estadi Olímpic Lluís Companys, Barcelona. Ada juga Deportivo La Coruna yang memiliki nama asli Real Club Deportivo de La Coruña dan mungkin masih banyak lagi.

Fenomena penambahan kata “Real” dalam nama sebuah klub ternyata tidak hanya terjadi di Spanyol. Contohnya pada sepak bola Belgia, bagi sebuah klub yang sudah beroperasi lebih dari 50 tahun, mereka memenuhi syarat untuk menambahkan kata “Royals” sebagai nama klub.

Penamaan Real di Belgia bisa diambil dari beberapa bahasa seperti, Belanda, Perancis, Jerman, atau bahasa Inggris. Di Belgia sendiri ada klub dengan nama Royal atau Koninklijke yang keduanya memiliki makna sama seperti Real.

Contoh klub yang memakai kata “Royal” adalah Royal Antwerp dan Royal Sporting Club Anderlecht. Sedangkan yang memakai nama “Koninklijke” adalah Genk dengan nama asli Koninklijke Racing Club Genk dan Club Brugge KV. Nah, KV nya itu kepanjangan dari Koninklijke Voetbalvereniging.

https://youtu.be/PAGNe7xtT2w

Sumber: Sportskeeda, Football Iconic, Authority Soccer, Box To Box

Bisa Apa Leeds United Tanpa Marcelo Bielsa?

0

Musim panas tahun 2018, seorang pelatih yang disegani di dunia sepak bola, Marcelo Bielsa datang ke Elland Road, Inggris. Bukan untuk jalan-jalan, menonton Leeds United bertanding, atau sekadar berswafoto. Bielsa datang untuk mereparasi Leeds United yang sedang berada di titik nadir.

Leeds adalah raksasa Inggris yang sudah lama sekali tertidur lelap. Sang raksasa yang dijuluki The Whites itu hanya berkubang di kompetisi kasta kedua Liga Inggris. Mereka masih kesulitan untuk meraih tangga juara. Jangankan juara, lolos ke Premier League saja susahnya setengah mampus.

Hancurnya Leeds

Sejak 2004 Leeds United hampir hancur berkeping-keping. Klub mendapat masalah finansial. Keuangan mereka mengalami kehancuran. Dan pada saat itu, meski tiga tahun sebelumnya Leeds sukses mencapai semifinal Liga Champions, mereka justru terlempar dari Premier League.

Ironisnya, Leeds terpelanting dari Premier League setelah menghabiskan cukup banyak uang. Jadi, Leeds mestilah siap menghadapi musim anyarnya di kasta kedua dengan uang pas-pasan. Tiga tahun berselang Leeds United mencapai kenestapaan yang sesungguhnya.

Sulit untuk menyangka bahwa sang juara Liga Inggris tiga kali itu harus terbuang ke kasta ketiga. Itu adalah kali pertama Leeds harus bermain di tingkat ketiga sepanjang sejarah mereka. Leeds baru bisa kembali lagi ke Championship pada tahun 2010.

Kedatangan Bielsa ke Leeds

Kedatangan Bielsa pada tahun 2018, tentu saja ia langsung memiliki tugas setumpuk. Namun, siapa yang tahu bahwa manajer yang menandatangani kontraknya di Elland Road pada 14 Juni 2018 itu awalnya justru kena cibiran para fans.

Semua menyanksikan kualitas Bielsa. Apalagi ia adalah pelatih asal Amerika Latin. Di mana sosok pelatih asal Amerika acap kali dianggap sebelah mata, terutama oleh publik Eropa. Waktu itu, penggemar Leeds lebih menyukai sosok Pep Guardiola atau Mauricio Pochettino ketimbang Bielsa.

Apalagi Bielsa tak memiliki cukup trofi yang mentereng. Pertanyaan pun muncul, bagaimana Bielsa mampu membenahi Leeds, bahkan sampai membuat publik Elland Road bersuka cita?

Meski banyak yang menghujat, Bielsa tetap yakin bahwa keputusannya untuk melatih Leeds bukanlah kekeliruan. Menurutnya, Leeds bagaimanapun adalah klub yang penuh dengan sejarah. Walau hanya sebatas romantisme klasik.

Leeds, baginya, adalah klub yang sudah tertata reputasinya. Terutama ketika mendominasi pada sekitar tahun 1970-an, dan merasakan kejayaannya pada 1990-an.

Namun keraguan tetaplah keraguan. Betapapun Bielsa mencoba mencintai Leeds dengan romantisme klasik, tapi tetap saja, bagi banyak orang keputusan memilih Bielsa sebagai manajer adalah keputusan yang sangat beresiko.

Pembuktian Bielsa

Resiko itu kemudian ditangguhkan dengan cara menantang Bielsa. Pelatih berpaspor Argentina itu ditantang untuk bisa membangkitkan Leeds. Setidaknya mengakhiri setengah dekade berkubang di kompetisi kasta kedua, untuk bisa naik ke tingkat teratas. Sebagai imbalannya Leeds berani membuat Bielsa sebagai manajer dengan bayaran termahal.

Namun, gaji bukan prioritas Bielsa. Manajer gaek itu justru memilih kontrak minimal, alih-alih dengan gaji tertinggi. Sebab melatih Leeds bisa menjadi jalan keluar bagi Bielsa untuk meningkatkan citranya di Eropa.

Terlebih Leeds adalah klub dengan basis penggemar yang fanatik. Maka, pekerjaannya itu dianggap Bielsa memancarkan daya tarik yang romantis. Gaya dan dedikasi adalah nilai jual Bielsa.

Marcelo Bielsa adalah sosok masyhur pemikir modern dengan taktiknya yang dianggap inovatif sejak 1990-an sampai hari ini. Bielsa memulai membangun Leeds dengan metode yang “keras”. Para pemain “dipaksa” tinggal di hotel terdekat tempat latihan selama tiga sesi di pekan-pekan awal ia melatih.

Ia meminta pemain untuk menurunkan berat badan. Tentu agar para pemain mampu menjalankan skema yang ia rancang sedemikian rupa. Bagi Bielsa, berat badan adalah yang utama, karena kalau kebanyakan lemak pemain bakal kesulitan menerapkan strategi penguasaan bola. Dengan kata lain, pemain jadi gampang lelah.

Awal kariernya di Leeds, Bielsa menerapkan cara yang sedikit kotor. Ia mengirim staf untuk menyaksikan sesi latihan klub lain di Championship. Karena itu, Leeds justru yang didenda 200 ribu pounds (Rp 3,8 miliar) oleh Football League.

Namun, Bielsa tak tahu kalau tindakan semacam itu termasuk tercela. Sebab menurutnya, melihat persiapan tim lawan adalah hal yang lumrah di Argentina. Bielsa bukan tanpa alasan mengirim stafnya ke setiap klub yang latihan.

Ia membutuhkan data yang konkret untuk melakukan analisis. Kemudian ia bisa briefing dengan para pemain secara detail.

“Kami pikir dengan melakukan itu dan mengumpulkan informasi, kami semakin dekat dengan kemenangan, meskipun kami tahu itu tidak benar,” kata Bielsa dikutip FourFourTwo.

Namun, hal tersebut tetap ia lakukan. Bielsa membutuhkan potongan video latihan lawan menganalisisnya. Ia bahkan punya cara yang cukup radikal dengan meminta para pemain beserta staf Leeds agar menginap di hotel menjelang malam pertandingan.

Setiap malam sebelum pertandingan, ia meminta empat analis untuk memotong video yang dikirimkan stafnya. Klip video itu akan dibagikan kepada para pemain Leeds sesuai tupoksinya melalui WhatsApp.

Perubahan Besar

Bielsa memberikan banyak sekali perubahan bagi Leeds. Selain hal-hal yang menyangkut filosofis, ia juga mengubah gaya main dan taktik Leeds. Pria Argentina itu menerapkan formasi 4-1-4-1 ketika menghadapi lawan dengan satu striker. Atau ia juga menggunakan formasi 3-3-1-3 saat lawan menggunakan dua striker. Formasi tersebut yang membuatnya dijuluki “El-Loco”.

Ia juga punya andil besar dalam perekrutan Patrick Bamford dari Middlesbrough, dan kiper dari akademi Madrid, Kiko Casilla. Hebatnya, Bielsa bukanlah sosok manajer gaek yang keras kepala. Ia selalu terbuka untuk inovasi-inovasi taktik.

Bielsa mengakui sosok manajer seperti Chris Wilder. Ia mengaku terkesan setelah melihat penggunaan bek tengah yang tumpang tindih oleh Wilder di Sheffield United. Namun, ia sendiri menyerah karena tak mampu menerapkan taktik Wilder itu ke Leeds.

Akan tetapi, Bielsa sudah terlanjur membuat perubahan besar di Leeds. Ia berhasil membawa Leeds yang sebelum Natal 2018 terseok di peringkat bawah EFL Championship perlahan merangsek ke papan atas. Ia menyempurnakan musim 2018/19 dengan membawa Leeds United finis di peringkat ketiga Championship.

Namun, itu sudah cukup menumbuhkan bibit kepercayaan dari penggemar. Dan hal itu sanggup memperpanjang nafasnya di The Whites. Setelah “bersih-bersih” di Leeds United, dan melakukan perombakan signifikan, akhirnya Bielsa sampai pada masa emasnya di Elland Road.

Setahun berselang, ia sukses membawa Leeds United juara EFL Championship musim 2019/20. Otomatis itu mengembalikan Leeds ke tempatnya yang semestinya. Sayangnya, kegembiraan itu tak sampai lima musim.

Bielsa justru seperti terserang penyakit pikun. Performa Leeds kembang kempis, dan di musim ini justru cenderung menurun. Bielsa, mungkin sudah mencapai fasenya untuk dipecat. Persaingan di Liga Premier yang ketat, membuat manajemen Leeds tidak sabaran, dan memutuskan mengakhiri kisah manis Marcelo Bielsa.

Itu artinya, apa yang sudah dibangun Bielsa selama sekitar tiga musim di Leeds runtuh begitu saja. Sementara, Leeds dengan pelatih anyar harus memulai lagi dari awal dan para pemain harus beradaptasi lagi. Setidaknya, metode Jesse Marsch bakal berbeda dari Bielsa. Kalau begitu, pertanyaannya adalah bisa apa Leeds United tanpa Marcelo Bielsa?

https://youtu.be/4_mssZsDagk

Sumber referensi: fourfourtwo.com, bbc.com, thesefootballtimes.co, football-espana.net

Pertengkaran Paling Panas yang Pernah Terjadi di MU

Tidak selamanya tim yang sarat akan prestasi memiliki atmosfer yang diinginkan oleh para pemain hingga pelatih. Manchester United, menjadi satu dari sekian tim besar nan bersejarah yang memiliki riwayat konflik internal cukup mengundang perhatian dan akan selalu diingat sepanjang sejarah.
Disana, deretan pemain bintang tak selalu berada dalam satu tujuan. Ada beragam konflik yang bahkan sampai melibatkan seorang pelatih, hingga membuat nasib sang pemain harus berakhir dengan sebuah pengusiran.
Pada kesempatan kali ini, starting eleven akan coba merangkum pertengkaran paling panas dan legendaris yang pernah terjadi di kubu Setan Merah.

Ronaldo vs Ruud van Nistelrooy

Ruud van Nistelrooy, pernah menjadi penyerang paling diandalkan di Old Trafford. Melalui sebuah skil mumpuni sebagai seorang pencetak gol sejati, pria Belanda berhasil mengukir banyak cerita di klub yang sukses kumpulkan 20 gelar Liga Inggris.
Namun sayang, masa kejayaan nya di MU tidak bertahan lama. Hal itu terjadi setelah dirinya terlibat dalam sebuah konflik panas dengan pemain muda berbakat Setan Merah saat itu, Cristiano Ronaldo.

Dalam sebuah sesi latihan, Nistelrooy pernah dibuat kesal oleh Ronaldo karena bintang muda yang baru saja didatangkan dari Sporting Lisbon itu dianggap memiliki sikap yang sangat individual. Ronaldo kerap menunjukkan skil yang tidak perlu ketika seorang penyerang sudah siap untuk menerima umpan dan mencetak gol.
Ronaldo yang dalam sesi latihan terus menggocek bola dan tak kunjung memberikan bola pada Nistelrooy yang berdiri bebas pun, disemprot oleh mantan pemain yang kini berusia 45 tahun itu. Bahkan menurut teman dekat Sir Alex Ferguson, Alastair Campbell, Nistelrooy sampai melancarkan tendangan ke arah Ronaldo dan mengumpat dengan kata-kata yang tidak bisa diterima pemain berjuluk CR7.
Tepat setelah kejadian tersebut, Nistelrooy diminta menghadap Sir Alex dan memohon maaf kepada Ronaldo. Akan tetapi dia menolak dan Ronaldo sendiri mengaku tidak bisa memaafkan perlakuan Nistelrooy terhadapnya.
Menganggap hal ini akan sangat mengganggu tim, Fergie lalu mempersilahkan Nistelrooy pergi, dimana ketika itu sang pemain memang tengah diincar oleh Real Madrid.

David Beckham vs Sir Alex Ferguson

David Beckham, sempat menjadi superstar di Old Trafford. Pemain yang sudah bergabung dengan MU sejak usia muda ini memiliki musim yang sangat brilian di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Akan tetapi, karena pelatih nya itu pula, Beckham memutuskan untuk mengakhiri karirnya dengan klub Setan Merah.
Alasannya? Dia memiliki konflik sensasional yang tak akan mungkin dilupakan sejarah.
Usai kekalahan MU atas Arsenal dengan skor 2-0 di kompetisi Piala FA, Beckham menjadi pemain yang paling disorot ketika itu. Dia disebut lalai dalam memberi andil ke lini pertahanan hingga membuat tim kebobolan. Fergie marah besar kepada Beckham, namun sang pemain dikabarkan membalas ocehan yang disampaikan oleh pelatihnya itu.
Karena sudah diselimuti emosi besar, Fergie mengekspresikan kemarahannya dengan menendang tumpukan sepatu yang berada didekatnya. Nahas, sebuah sepatu kemudian mengarah tepat ke arah David Beckham. Walhasil, pelipis mata sang pemilik tendangan pisang itu terluka hingga harus mendapat perawatan.

Sejak saat itu, hubungan Beckham dan Fergie tak pernah baik-baik saja. Sebelumnya, tensi ketegangan antar dua sosok penting tersebut juga sudah terjadi, setelah Fergie sempat mengecam Beckham sebagai pemain yang lebih suka berdandan ketimbang memperhatikan permainan nya di atas lapangan.
Buntut dari perseteruan tersebut, Beckham lalu memilih untuk menerima tawaran Real Madrid yang datang pada tahun 2003.

Zlatan Ibrahimovic vs Marcos Rojo

Zlatan Ibrahimovic, ketika masih berseragam Manchester United, ternyata pernah menyimpan memori yang kurang mengenakkan. Diceritakan, dia pernah terlibat dalam perseteruan dengan salah satu bek Setan Merah, Marcos Rojo.
Dalam sebuah pertandingan, Zlatan yang tidak diberi umpan oleh Rojo meski berada dalam posisi yang ideal mengaku marah hingga meneriaki sang bek dengan perkataan kasar dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Meski sejatinya Rojo tak ingin menggubris, dia sedikit tersulut hingga melontarkan kata-kata yang mengundang amarah sang pemain asal Swedia.
“Apa maumu, hidung besar?!” ucap Rojo ketika itu.

Merasa tidak terima, perseteruan tersebut kemudian berlanjut sampai ke ruang ganti. Rojo berpikir bahwa satu-satunya hal yang bisa dilakukan saat itu adalah melawan Zlatan. Karena bila tidak, pemain yang kini membela AC Milan itu dianggap nya bisa menangkap dan segera membunuhnya.
Pertengkaran di dalam ruang ganti tak terhindarkan. Rojo berkata bila ketika itu ucapan kotor dan mengandung hinaan terus terlontar dari mulut keduanya.
Setelah pemain lain tidak bisa menjadi penengah dengan baik, pertengkaran tersebut baru bisa mereda setelah pelatih Jose Mourinho turun tangan.

Roy Keane vs Peter Schmeichel

Roy Keane memang dikenal sebagai pemain tak kenal ampun. Kepemimpinannya yang penuh emosi tak jarang membuat semua pemain takut kepadanya. Bahkan, Gerard Pique ketika masih muda pernah dibuat kencing di celana karena takut dengan kemarahan Keane di ruang ganti.

Keane yang dikenal sebagai legenda MU dengan sikap tegas nan kerasnya, diceritakan pernah terlibat pertengkaran besar dengan mantan kiper Peter Schmeichel. Insiden tak terlupakan menurutnya itu terjadi pada tahun 1998, saat MU masih melakoni tur Asia dan menginap di hotel Hongkong.
Keane yang memang mengakui dirinya tidak memiliki hubungan yang baik dengan Schmeichel, mengatakan bila dia pernah menghajar kiper Denmark tersebut di hotel. Pemain asal Irlandia itu seringkali merasa kesal ketika Schmeichel terus mengkritiknya secara berlebihan ketika tampil kurang baik. Keane berujar bila keduanya yang di malam itu tengah berada dalam pengaruh alkohol, pun membuat sebuah perkelahian tak terhindarkan.
Di tempat kejadian perkara, terdapat Nicky Butt yang disebut Keane menjadi wasit dari pertempurannya dengan Schmeichel.
“Butt menjadi wasit dalam perkelahian itu. Peter mencengkram ku, dan aku menanduknya dan kami berkelahi dalam waktu yang lama,”
Beruntung, perseteruan antar keduanya berhasil mereda usai pelatih Sir Alex Ferguson berhasil mendinginkan suasana.

Paul Pogba vs Jose Mourinho

Paul Pogba mungkin menjadi pemain yang paling bersyukur ketika Jose Mourinho resmi dipecat oleh Manchester United. Betapa tidak, selama kedua sosok tersebut bekerja sama, selalu ada saja insiden yang terjadi, seperti pertengkaran yang sampai membuat jagad maya ramai memperbincangkan.
Dalam sebuah sesi latihan, Pogba pernah diusir oleh Mourinho karena dianggap tidak menghargai tim. Ketika itu, lewat sebuah unggahan di sosial media, sang pemain asal Prancis dianggap menghina tim setelah mendapat kekalahan dalam sebuah pertandingan.
Video pertengkaran yang memperlihatkan adu mulut antara keduanya itu pun tersebar luas di jejaring sosial. Selain disebut sebagai pemain yang tidak benar-benar mementingkan pertandingan, menurut Mou, Pogba disebut sebagai pemain yang lebih ingin memperlihatkan gaya dalam pertandingan. Sang pemain sempat kena semprot Mourinho ketika trik yang ditunjukkan di laga melawan Wolverhampton gagal, hingga berujung pada sebuah gol penyama yang diciptakan Joao Moutinho.
Akibat dari konflik yang tak kunjung usai tersebut, Pogba bahkan sempat dikabarkan bakal segera tinggalkan Old Trafford. Namun, pemenang Piala Dunia 2018 itu akhirnya tetap bertahan usai manajer Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk sebagai pengganti Mourinho yang dianggap gagal mengangkat performa tim.

Alexis Sanchez vs Mason Greenwood

Sesi latihan lagi-lagi menjadi momen favorit bagi para pemain MU untuk bertengkar. Kali ini, ada nama Alexis Sanchez dan juga Mason Greenwood yang terlibat dalam perseteruan cukup mengundang perhatian.
Dalam sesi latihan pramusim 2019/20, Sanchez dilanggar oleh Greenwood. Tekel yang dilancarkan oleh Greenwood dianggap berbahaya hingga dirinya tak bisa menyembunyikan kemarahannya pada sang pemain. Sanchez disebut langsung meluapkan amarah hingga keributan yang terhindarkan.
Kemarahan Sanchez sejatinya bisa dipahami, setelah dirinya baru saja sembuh dari cedera hamstring sepulang dari Copa America 2019. Perang kata-kata hingga aksi berbahaya lainnya sempat membuat semua yang menyaksikan ikut turun tangan.

Beruntung, kehadiran Ole Gunnar Solskjaer kemudian bisa meredakan segalanya. Sanchez yang saat itu memang jadi pemain yang kehilangan kemampuan di MU pun memilih pergi dan menerima tawaran Inter Milan.
https://www.youtube.com/watch?v=yhT3NT_0F8M

Memalukan! Pemain yang Pernah Terlibat Skandal Pelecehan

Sepakbola tengah heboh dengan kabar yang menyebut bila ada pemain Liga Primer Inggris yang terlibat dalam kasus pelecehan.
Setelah sempat ramai diperbincangkan, diketahui pemain yang dimaksud merupakan penggawa yang masuk dalam daftar pemain Everton. Sampai saat ini, insiden pemain yang tersandung kasus tersebut masih dirahasiakan. Mengacu pada undang-undang yang berlaku, media-media di Inggris hanya mengungkapkan pemain tersebut berdasarkan usia dan negara asalnya.
Dilaporkan, pemain tersebut berusia 31 tahun. Terduga sendiri sudah ditangkap pada 16 Juli 2021 lalu di kawasan Trafford, Greater Manchester. Meski tidak disebutkan namanya, banyak yang menyebut bila pemain yang dimaksud berinisial GS.
Kini statusnya memang telah bebas dengan jaminan, dimana pihak kepolisian terus melanjutkan penyelidikan, Everton selaku klub pemilik, juga telah mengambil tindakan tegas dengan memberikan skorsing.
Kasus semacam ini sejatinya bukan hal baru dalam dunia sepakbola. Namun begitu, tidak lantas kasus itu bisa dibiarkan begitu saja. Harus dilakukan langkah tegas dari pihak berwajib untuk mengurangi, bahkan menghilangkan perilaku memalukan ini.
Pada kesempatan kali ini, Starting Eleven akan coba merangkum deretan pemain yang pernah terlibat kasus pelecehan. Penasaran siapa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Adam Johnson

Adam Johnson, pemain yang pernah membela Manchester City, terlibat dalam kasus pelecehan pada 2015 silam. Pemain yang kini berusia 34 tahun itu diduga telah melakukan pelecehan seksual pada seorang penggemar yang masih berusia 15 tahun di Country Durham. Meski dirinya sempat membantah tuduhan tersebut, pengadilan setempat tetap memberinya hukuman.
Dilaporkan, sidang yang dijalani sang pemain berlangsung hingga 16 hari lamanya. Sidang itu sendiri dipimpin hakim, Jonathan Rose, dengan jaksa penuntut, Kate Blackwell, serta Orlando Pownall sebagai pengacara Johnson. Hasilnya, tepat pada 2 Maret 2016, Johnson dinyatakan bersalah dengan putusan mayoritas.

Pada Maret 2016, dia dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Selain itu, dia juga harus membayar denda senilai 50 ribu pounds atau setara 994 juta rupiah.
Pada akhirnya, dia dibebaskan pada Maret 2019 usai menjalani setengah dari masa hukumannya. Ketika itu, Johnson mendapatkan kebebasan bersyarat, dimana hal itu bisa dicabut sewaktu-waktu bila sang pemain kembali melakukan pelanggaran hukum.
Meski kini sudah bisa menghirup udara segar dan kondisi fisiknya masih sangat bisa membuatnya bermain bola, Johnson tidak akan lagi mendapatkan itu semua. Pasalnya, Asosiasi Sepakbola Profesional Inggris (PFA) telah menyatakan bila Johnson tidak diizinkan bermain lagi.

Cristiano Ronaldo

Bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, juga pernah terlibat dalam skandal pelecehan. Hal ini terjadi ketika seorang wanita bernama Kathryn Mayorga mengaku telah diperkosa Ronaldo.
Diketahui, insiden tersebut terjadi di Palms Hotel dan Casino, Las Vegas, pada 2009. Mayorga yang mengaku diperkosa oleh Ronaldo lalu menerima dana sekitar 5,4 miliar rupiah sebagai bagian dari penyelesaian tertutup di luar pengadilan pada 2010.
Namun kasus tersebut kembali diangkat oleh Mayorga pada tahun 2018 lalu. Wanita yang merupakan mantan model tersebut, kali ini meminta ganti rugi sebesar 1,1 triliun rupiah kepada Ronaldo.

Menurut Mayorga, kejadian itu terjadi saat dirinya tengah bekerja, namun kemudian diajak oleh temannya untuk berpesta. Di sela-sela pesta, dia mendapat telepon dari seorang teman yang mengajaknya ke klub malam, dimana disitu terdapat nama Ronaldo.
Pada pertemuan itu sendiri, Ronaldo hanya meminta nomor telepon Mayorga, untuk kemudian mengajaknya ke sebuah pesta yang diadakan di hotel yang berada di Las Vegas pada keesokan harinya. Disitulah insiden terjadi. Mayorga diminta Ronaldo ke sebuah ruangan, dimana sang bintang disebutnya langsung melepas semua pakaiannya yang tinggal menyisakan celana dalam.
Tanpa basa-basi, dan terjadilah adegan tersebut.
Usai kejadian, Ronaldo meminta maaf dan menyodorkan uang kepada Mayorga untuk tutup mulut.
Meski Ronaldo disebut telah memberikan ganti rugi sebesar yang diminta Mayorga, wanita itu mengaku depresi dan tidak benar-benar bahagia dalam menjalani hidup.

Neymar Jr

Pada Juni 2019, bintang asal Brasil, Neymar Jr, menyambangi kantor polisi di Rio untuk memberikan klarifikasi dan pernyataan mengenai tuduhan pemerkosaan yang disampaikan oleh Najila Trindade.
Najila Trindade merupakan wanita yang mengaku telah dilecehkan secara seksual oleh pemain Paris Saint Germain itu, ketika keduanya tengah berada di sebuah hotel di Paris. Kepada stasiun televisi Brasil, Trindade menuntut keadilan atas perbuatan memalukan yang dilakukan Neymar.
Wanita itu mengaku pertama kali mengenal Neymar lewat media sosial instagram. Dia sendiri mengaku menyukai Neymar dan secara sadar mengakui ingin berhubungan badan dengan sang bintang. Maka dari itu, dirinya berinisiatif menyewa hotel di Paris dengan mengundang Neymar.
Akan tetapi menurutnya, sikap Neymar ketika di dalam ruangan berbeda dari harapan. Eks bintang FC Barcelona itu dianggapnya sangat agresif dan cenderung memaksa untuk bercinta sesuai keinginannya. Dari situlah, Trindade menganggap Neymar telah melakukan pemerkosaan padanya dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib.
Usai kejadian tersebut ramai diperbincangkan, Neymar hanya mengucapkan terima kasih kepada semua yang mendukung. Selain itu, dia juga tak ketinggalan untuk mengatakan bila wanita itu telah menjebaknya. Ayah Neymar juga mengungkapkan pendapat yang sama. Dia beranggapan bila anaknya telah dijebak dan menjadi korban pemerasan dengan modus asusila.

Kasus ini pun akhirnya dianggap telah selesai, setelah polisi tidak mendapatkan cukup bukti atas tuduhan yang disampaikan. Sementara hubungan antara Neymar dengan wanita itu dianggap masih berjalan baik. Malah keduanya juga tak jarang bertukar kabar.

Karim Benzema dan Franck Ribery

Pada tahun 2010 lalu, polisi menahan dua bintang sepakbola, Karim Benzema dan Franck Ribery. Kedua pemain tersebut diinterogasi karena diduga terlibat dalam kasus prostitusi ilegal. Kabar ini pun langsung membuat Prancis semakin terpuruk, usai di saat yang sama mereka baru saja tersingkir dari turnamen Piala Dunia secara mengenaskan.
Mulanya, seorang perempuan bernama Zahia Dehar mengaku bila beberapa penggawa timnas Prancis telah membayarnya untuk berhubungan seksual. Ia bertemu dengan Benzema di klub malam dan kisah cinta sekejap pun terjadi. Sementara Ribery, eks penggawa FC Bayern itu dianggap sengaja mengundangnya ke hotel di Jerman dan mengajaknya berhubungan badan, sebagai hadiah ulang tahunnya sendiri.
Namun masalahnya, saat berhubungan badan, usia Zahia Dehar ketika itu baru menginjak angka 16 tahun. Itulah mengapa pihak kepolisian langsung menginterogasi kedua pemain timnas Prancis tersebut. Pasalnya seperti diketahui, prostitusi di Prancis sejatinya legal, namun ketika sudah melibatkan anak dibawah umur, maka ceritanya akan berbeda.

Buntut dari perkara itu, baik Benzema maupun Ribery harus menghadapi ancaman hukuman tiga tahun penjara dan denda sebesar 45 ribu sampai 60 ribu dollar Amerika bila terbukti bersalah.
Setelah kasus tersebut sempat tak kunjung mendapat penanganan serius, pada 2014 lalu muncul kabar bila Benzema dan Ribery telah dibebaskan.
Hal itu mengacu pada fakta bila Ribery tidak mengetahui kalau usia Dehar ketika itu masih dibawah umur. Gadis tersebut juga mengatakan bila Ribery memang tidak menyadari bila usianya ketika itu masih 16 tahun.
Sementara Benzema, tidak didapatkan cukup bukti bila penyerang Real Madrid itu pernah melakukan hubungan badan dengan Zahia Dehar.
https://www.youtube.com/watch?v=8IaX3x7mm-o

Berita Bola Terbaru 6 Maret 2022 – Starting Eleven News

POCHETTINO TETAP MINTA RAMOS DATANG KE MADRID

Manajer Paris Saint-Germain, Mauricio Pochettino meminta Ramos tetap hadir di laga leg kedua PSG kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu. Hal itu menyusul kabar bahwa Ramos kemungkinan absen di laga itu karena kurang fit selama masa pemulihan dari cedera. “Akan baik baginya untuk berada di sana, apakah dia bisa bermain atau tidak,” kata Pochettino dikutip Marca.

REAL MADRID DAN MU KEJAR OSIMHEN

Penyerang Napoli, Victor Osimhen menjadi incaran klub besar, termasuk Manchester United. Baru-baru ini selain MU, raksasa Spanyol, Real Madrid juga memburu tanda tangan penyerang 23 tahun itu. Striker yang sudah mencetak 11 gol itu memicu kekaguman dan dihargai 80 juta euro (Rp 1,2 triliun) oleh para pemimpin Serie A.

BARCA INCAR RUBEN NEVES

Raksasa Spanyol, Barcelona dikaitkan dengan punggawa Wolverhampton, Ruben Neves. Blaugrana dikabarkan tertarik untuk mendatangkan bintang Wolves itu. Tak tanggung-tanggung, menurut Football Espana, Barca telah memberi penawaran 30 juta euro (Rp 471,6 miliar) untuk membawa Ruben Neves ke Camp Nou jelang musim 2022/23.

PENGUSAHA TURKI INGIN BELI CHELSEA

Usai Todd Boehly dan Hansjörg Wyss, kini giliran taipan asal Turki, Muhsin Bayrak yang menunjukkan ketertarikan untuk membeli Chelsea dari Abramovich. Diketahui Bayrak adalah ketua AB Group, sebuah perusahaan konstruksi mengisyaratkan ingin mencapai kesepakatan usai bertemu dengan pengacara Roman Abramovich Jumat (4/3) lalu. “Ya, kami pasti mengkonfirmasi. Kami telah meneruskan tawaran kami mengenai hal ini kepada mereka,” kata dia dikutip The Guardian.

KLOPP TEGASKAN HENGKANG DARI LIVERPOOL TAHUN 2024

Manajer Liverpool yang baru saja membawa The Reds kampiun di Carabao Cup, Jurgen Klopp kembali menegaskan minatnya hengkang dari Anfield. Dilaporkan Goal, Klopp diyakini tidak akan mengubah keputusannya dan bakal tetap hengkang dari Liverpool pada 2024 mendatang.

CAVANI SIAP HENGKANG DARI MU

Penyerang Manchester United, Edinson Cavani memberi sinyal akan hengkang dari MU akhir musim panas nanti. Tepat ketika kontraknya sudah habis. Cavani merasa apa yang ia harapkan di MU tidak tercapai. Pemain 35 tahun ini membuka opsi untuk pindah ke La Liga, kendati gosip yang muncul justru ia bakal merapat ke klub Argentina, River Plate.

MILAN PUNYA HARAPAN IBRA TAMPIL SAAT KONTRA NAPOLI

La Gazzetta dello Sport melaporkan Zlatan Ibrahimovic akan melakukan segalanya untuk bisa bermain melawan Napoli di lanjutan Serie A pada Senin (7/3) mendatang. Pemain asal Swedia itu absen sejak akhir Januari karena cedera tendon Achilles. Pemain berusia 40 tahun itu belum kembali berlatih bersama tim sejak itu. Ia kembali memulai latihan Jumat (4/3) lalu, namun secara terpisah.

CONTE: TAK ADA MANAJER YANG BISA MENYULAP SPURS SEKETIKA

Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte angkat bicara soal dirinya yang belum sanggup mereparasi performa klub itu. Dilaporkan Sky Sport, Conte mengatakan tidak ada manajer yang bisa memperbaiki Tottenham secepat kilat. Apalagi Tottenham mengalami pasang surut, dan selalu inkonsisten selama 20 tahun terakhir.

BOS ATLETICO MADRID JELASKAN CARA AGAR LA LIGA BISA BERSAING DENGAN PREMIER LEAGUE

CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin menjelaskan bagaimana caranya agar La Liga mampu bersaing dengan Premier League. “Jika kami ingin membangun liga yang dapat bersaing dengan Liga Premier, liga global, perlu untuk memodernisasi, mendigitalkan, dan membangun infrastruktur agar para penggemar dapat menikmati pengalamannya,” kata dia seperti dikutip Football Espana.

MELATIH LEEDS, MARSCH DISTIGMA BURUK

Pelatih Leeds United asal Amerika Serikat yang baru saja ditunjuk, Jesse Marsch mendapat stigma buruk. Menurut ESPN, meskipun ia dijuluki “Ted Lasso”-nya Leeds, namun stigma buruk pelatih Amerika Serikat di Eropa masih sangat kentara. Terlebih sejauh ini tidak ada cerita pelatih Amerika Serikat yang sukses di Eropa.

HASIL PERTANDINGAN

Liverpool berhasil mengalahkan West Ham 1-0 di Anfield pada lanjutan partai Premier League pekan ke 28. Gol satu-satunya The Reds dicetak oleh Sadio Mane di menit 27. Kemenangan Ini membuat Liverpool terus ketat menempel Manchester City di puncak klasemen.

Chelsea berhasil memetik tiga poin atas lawatanya ke kandang Burnley di Premier League. The Blues sukses menang telak 0-4 lewat “brace” Kai Havertz dan masing-masing gol dari Reece James dan Christian Pulisic.

Anak asuh Mourinho berhasil memetik 3 poin di kandang saat berjumpa Atalanta di lanjutan Serie A. Roma mampu menang tipis 1-0 berkat gol striker andalan mereka Tammy Abraham

Real Madrid semakin mantap di puncak klasemen La Liga usai pasukan Ancelotti itu menang telak 4-1 atas Real Sociedad. Gol El Real dicetak oleh Camavinga, Modric, Benzema dan Marco Asensio. Sedangkan Gol Sociedad dicetak oleh Mikel Oyarzabal

Diluar dugaan pasukan Galacticos PSG harus mengakui kekalahan 1-0 atas Nice dalam lanjutan Ligue 1. Gol Nice lahir dari pemain Delort di menit akhir babak kedua yakni 88.

Bayern Munchen kembali goyah di puncak klasemen Bundesliga karena hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Bayern Leverkusen. Gol Munchen dicetak Niklas Sule di menit 18 sedangkan gol Leverkusen lahir berkat bunuh diri Thomas Muller di menit ke 36.

RONALDO ABSEN DI DERBY MANCHESTER

Cristiano Ronaldo belum berkumpul kembali dengan skuad Manchester United menjelang derby melawan Manchester City. Ia bersama Luke Shaw, dan Edinson Cavani terlihat tidak terdaftar dalam list beberapa pemain yang berkumpul untuk bertandang ke markas City. Terlepas dari itu kehilangan seorang Ronaldo dalam partai penting ini sangat berpengaruh bagi MU. Terlebih ia sebenarnya ingin menunjukan pada Pep, jika Pep salah tidak merekrutnya musim panas lalu.

TERIAKAN NAMA ROMAN ABRAMOVICH DI LAGA CHELSEA

Penggemar Chelsea meneriakan dan menyanyikan chant mantan bos mereka Roman Abramovich di kandang Burnley saat pertandingan berlangsung. Chant itu tentu imbas dari rasa terima kasih para fans Chelsea atas jasa-jasa yang telah diberikan Roman Abramovich bagi Chelsea. Momen itu juga disambut fans Chelsea dengan solidaritas mereka juga tentang Ukraina.

XAVI BANTAH BERTEMU HAALAND

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez membantah telah bertemu dengan striker Borussia Dortmund Erling Haaland di Jerman awal pekan ini. Pasalnya baru-baru ini menurut laporan di beberapa media Spanyol mengklaim bahwa Xavi, bersama dengan Jordi Cruyff, penasihat olahraga Barca, bertemu dengan Haaland di Munich, tempat dimana Haaland masih menjalani perawatan cedera.“Saya tidak bisa memberikan detail, saya hanya bisa mengatakan bahwa kami sedang mengerjakan proyek masa depan,” kata Xavi

RAMSDALE TENDANG GABRIEL DI LATIHAN

Momen kocak sekaligus sindiran yang terjadi dalam sesi latihan Arsenal ketika kiper Arsenal Aaron Ramsdale menendang dengan sengaja pantat bek Arsenal Gabriel. Momen itu sebenarnya hanya gurauan akan tetapi jelang laga melawan Watford, seolah Ramsdale menyindir Gabriel secara halus agar tidak lagi melakukan blunder fatal seperti apa yang terjadi pada partai terakhir Arsenal melawan Wolves yang berkesudahan 2-1.

LUKA DEMIRAL AKIBAT TAMMY ABRAHAM

Bek Atalanta Merih Demiral sangat marah dengan striker Roma Tammy Abraham. Ia menunjukkan bekas lukanya di media sosial dan juga menuntut kartu merah diberikan pada Abraham, pada saat Roma bertemu Atalanta di laga Serie A. Demiral menunjukkan gambar bekas luka yang menampilkan tanda luka di lutut dan tulang keringnya. Insiden itu tampaknya tidak disengaja, karena Abraham jatuh di atas kaki Demiral setelah melakukan tekel

LORD BRAITHWAITE SUDAH TAK DIBUTUHKAN BARCELONA

Meskipun Martin Braithwaite memiliki kontrak hingga 2024 di Barcelona, dia mungkin harus segera mencari alternatif klub di musim panas nanti jika dia menginginkan menit bermain. Pasalnya Xavi dan Barcelona sudah tidak membutuhkannya di skuad. Terlebih dia sudah dikeluarkan dalam skuad jelang menjamu Elche dalam lanjutan La Liga. Tersingkirnya Braithwaite juga akibat dari banyaknya pemain baru yang datang di lini serang Blaugrana.

SARRI BEBERKAN POSISI CR7 KETIKA DI JUVENTUS

Maurizio Sarri akhirnya mengungkapkan kebenaran tentang penolakan Cristiano Ronaldo untuk bermain sebagai penyerang tengah di Juventus. Sebuah isu yang tampaknya kembali berkobar di Manchester United akhir-akhir ini. Ungkapan itu ia lontarkan saat ditanya wartawan soal hubungan yang bermasalah seorang CR7 dengan deretan para pelatihnya.

XAVI BICARA MASA DEPAN DANI ALVES

Menurut laporan yang diedarkan oleh beberapa media Spanyol, mengatakan bahwa Barcelona akan memperbarui kontrak Dani Alves untuk satu tahun lagi. Xavi Hernandez pun ditanya tentang masa depan rekannya itu dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Elche di La Liga. Xavi menjawab ketertarikannya untuk memperpanjang Alves, akan tetapi itu semua adalah kewenangan klub, dan Xavi tidak bisa menjanjikan itu.

AKHIRNYA ERIKSEN DEBUT SEBAGAI STARTER

Christian Eriksen kembali starter dalam pertandingan pertamanya di sepak bola profesional sejak 266 hari setelah menderita serangan jantung. Ia bermain selama 90 menit dalam kemenangan Brentford di Norwich. Pertandingan itu berkesudahan 3-1 untuk kemenangan klub Eriksen Brentford. Meskipun ia tidak mencetak assist maupun gol ia tetap berkontribusi besar bagi kemenangan di debutnya itu.

SEBELUM DERBY MANCHESTER, PEP BICARA TENTANG STRIKER

Bos Manchester City Pep Guardiola mengatakan klub pasti butuh untuk merekrut seorang striker meskipun sekarang mereka masih berada di puncak klasemen Liga Premier. City telah lama bermain tanpa striker setelah kehilangan Sergio Aguero di musim panas lalu. Klub juga gagal dalam upaya untuk mengontrak Harry Kane dari Tottenham.“Saya pikir klub membutuhkan striker, tentu saja,” kata Guardiola, jelang derby Manchester.

PEMAIN NORWICH MARAH TAPI PELUK ERIKSEN

Kejadian unik terjadi pada partai Norwich vs Brentford di Premier League. Ketika seorang bek Norwich Brandon Williams terkena amarah akibat ia dijatuhkan oleh salah seorang pemain Brentford. Williams seperti terlihat hampir bergulat dengan pemain Brentford itu. Alhasil setelah mengetahui pemain Brentford itu ternyata Eriksen, kemarahannya pun langsung berubah menjadi kasih sayang saat Williams akhirnya memeluk erat Eriksen.

SPANDUK TENTANG KUCING BERKIBAR DI LANGIT ANFIELD

Skandal terkait kucing yang menyangkut pemain West Ham Kurt Zouma baru-baru ini diangkat lagi pada pertandingan lanjutan Premier League antara Liverpool vs West Ham. Hal itu terjadi ketika spanduk mengolok-olok bek West Ham United itu muncul dari langit Anfield yang bertuliskan “Cat’s Live Matter”. Zouma memang terus menjadi target bulian bagi pendukung lawan sejak video dirinya menendang kucing terungkap.

BAN KAPTEN UKRAINA DI LENGAN KAPTEN TIM LIGA INGGRIS

Premier League terus menunjukkan solidaritas atas Ukraina setelah invasi Rusia. Semua 20 klub mengambil bagian dalam gerakan ketika mereka turun ke lapangan untuk pertandingan akhir pekan ke-28 Premier League. Semua 20 kapten Premier League akan mengenakan ban lengan khusus dengan warna bendera Ukraina pada setiap match.

 

 

Dampak Format Baru Liga Champions

0

Desas-desus soal perubahan format UEFA Champions League akhirnya menemui titik terang. Belakangan ini UEFA mengumumkan format Liga Champions yang baru. Tentu saja hal itu membuat geger banyak pencinta sepak bola. Apalagi UCL menjadi salah satu kompetisi paling top sejagat.

Format Liga Champions yang semula melibatkan 32 klub untuk melakoni babak penyisihan dan terbagi menjadi delapan grup, dipastikan hanya sampai tahun 2023 saja. Sebab format terbaru UEFA Champions League ini bakal mulai diterapkan pada musim 2024/25 mendatang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by OneFootball (@onefootball)

Karena formatnya bakal berubah, jelas hal itu akan mempengaruhi banyak pihak. Mulai dari klub sampai pemain. Lantas, apa sebenarnya dampak yang kemungkinan timbul akibat format baru Liga Champions ini?

Liga Champions

Liga Champions sendiri sebetulnya muncul sebagai versi baru dari Piala Eropa telah dimainkan untuk pertama kalinya pada musim 1992/93. Sejak saat itu kompetisi ini sudah ditetapkan sebagai turnamen klub paling bergengsi di dunia sepak bola.

Pada edisi pertama tahun 1992, Liga Champions awalnya sempat hanya diikuti oleh 8 tim saja. Setelah melewati fase kualifikasi. Delapan tim tersebut bermain dalam dua grup lalu dua klub yang menjadi juara grup akan berlanjut pada laga final.

Seiring berjalannya waktu, Liga Champions kini dikenal dengan format setengah kompetisi. Konsep seperti ini memiliki kemiripan dengan sistem yang dipakai pada gelaran Piala Dunia.

Dengan keterlibatan 32 klub dari berbagai Liga di Eropa lalu dibagi dalam delapan fase grup awal dan dilanjutkan ke fase knock out

Format Baru Liga Champions

Nah, format itu kini bakal berubah. Meski sejatinya isu perubahan format Liga Champions sudah mulai marak sejak tahun 2019. Namun, seiring berjalannya waktu, isu tersebut tenggelam dan digantikan dengan isu-isu hangat lainnya.

Nah, dalam pertemuan komite eksekutif UEFA pada April 2021 tahun lalu, menghasilkan bahwa format Liga Champions akhirnya mengalami beberapa perubahan. Perubahan ini baru dan sangat berbeda dari format lama yang sudah dipakai selama puluhan tahun.

Mulai musim 2024/25, Liga Champions akan terdiri dari 36 klub.  Hal itu berbeda dengan Liga Champions musim ini yang berjumlah 32 dan dibagi delapan grup. Ini akan menyisakan empat slot tambahan bagi klub untuk bersaing dengan klub-klub terbaik di Eropa lainnya.

Sejauh ini rencananya salah satu dari keempat klub itu akan berasal dari Liga Prancis. Berarti Liga Prancis bakal kebagian jatah empat klub karena sebelumnya mereka hanya dapat mengirimkan tiga perwakilan.

Yang jadi pertanyaan adalah soal tiga slot sisa. UEFA belum mengkonfirmasi tiga slot tersebut bakal diisi oleh klub dari liga Eropa bagian mana. Beberapa klub top mengusulkan untuk diberikan kepada tim juara dari liga lain saja. Ada juga usulan berupa pertimbangan koefisien UEFA. Jadi, misalnya Tottenham bisa saja lolos meski terpuruk di Liga Inggris karena koefisien mereka bagus.

Di bawah format baru, sistem grup bakal dihilangkan, 36 klub akan dijadikan satu seperti Liga. Klub akan memainkan pertandingan melawan sepuluh tim yang berbeda, jadi lima kandang dan lima tandang.Nah, dalam perubahan format Liga Champions yang baru ini akan berdampak langsung pada penataan sepak bola di masing-masing liga di Eropa. Dampaknya pun ada yang negatif maupun positif.

Jadwal Klub Semakin Padat

Beberapa dampak negatif dari diberlakukannya format baru dalam Liga Champions antara lain, yaitu memperbesar turnamen dari total 125 laga menjadi 225 pertandingan. Dengan meningkatnya jumlah pertandingan, akan menyebabkan jadwal pertandingan setiap klub semakin padat.

Klub peserta Liga champions akan memainkan pertandingan jauh lebih banyak dari musim-musim sebelumnya. Belum lagi mereka masih memiliki pertandingan di Liga atau di piala domestik.

Contoh saja klub-klub Liga Inggris. Klub Inggris setidaknya memiliki tiga kompetisi domestik, yang terdiri dari Liga Inggris, Piala Liga, dan Piala FA. Jika masih bertahan di tiga kompetisi tersebut lalu ditambah dengan sepuluh pertandingan Liga Champions, sudah dipastikan kalender klub akan penuh sesak dengan jadwal pertandingan.

Pemain Mudah Lelah

Lebih banyaknya pertandingan juga akan berdampak langsung pada pemain. Menit bermain mereka akan jauh bertambah dan hal itu akan mempengaruhi kebugaran dari sang pemain. 

Para pemain dari klub yang ikut serta dalam Liga Champions format baru akan mendapat waktu istirahat yang sedikit.

Tentu hal tersebut akan begitu menyiksa bagi pemain kunci masing-masing klub. Karena mau nggak mau, mereka dipaksa selalu tampil prima demi membantu tim bersaing dengan klub-klub top Eropa lainnya. Dengan pemain yang mudah lelah, jelas ini juga bakal merugikan klub itu sendiri.

Hilangnya Sisi Dramatis Pada Liga Champions

Seiring ditetapkannya format baru yang hanya memberlakukan satu leg, otomatis produktivitas gol akan turut berkurang. Karena setiap tim hanya akan bermain dalam satu pertandingan di setiap babak. 

Dengan hanya satu leg kita juga akan kehilangan momen-momen dramatis di semesta UEFA Champions League, seperti momen epic comeback. Padahal momen epic comeback dikenal sebagai ciri khas dramatis kompetisi bergengsi tersebut.

Pendapatan Klub

Namun, perlu digaris bawahi bahwa perubahan yang ditetapkan oleh UEFA juga bisa membawa dampak positif bagi klub dan persepakbolaan Eropa. 

Jumlah laga yang sangat jauh bertambah menjadi 225 pertandingan, juga akan berdampak pada pendapatan klub. Jika pertandingan klub bertambah otomatis jam tayang mereka akan bertambah, jadi pendapatan dari hak siar pun akan meningkat.

Ditambah dengan format semacam ini, pasti penonton layar kaca pun akan meningkat. Karena setiap laga penting. Format liga baru akan memastikan bahwa hasil apa pun berpotensi mengubah posisi tim secara dramatis.

Berpeluang Memunculkan Juara Baru 

Tidak cukup di situ saja. Perubahan format menjadi satu leg diyakini akan berpengaruh besar pada jalannya laga, tidak ada lagi istilah tim favorit di sistem Liga Champions yang baru. Semuanya akan dipertaruhkan dalam satu pertandingan hidup dan mati.

Setiap kesebelasan bakal tampil habis-habisan di setiap pertandingan. Mereka tak boleh tampil buruk sekalipun untuk bisa merengkuh si Kuping Besar.

Jadi, meski belum pernah meraih satu pun trofi Liga Champions, tim-tim sekaliber Manchester City dan PSG bukanlah tim receh yang patut dipandang remeh.

Well, toh kabarnya format ini baru akan berlaku pada tahun 2024, masih ada dua tahun lagi. So nikmati sisa-sisa Liga Champions dengan format lama beserta segala dramanya.

Sumber: UEFA, Sportbible, Goal, Flanker

Penyebab Ompongnya Serigala Roma Dibawah Mourinho

Kedatangan The Special One, Jose Mourinho di Roma awalnya diharapkan menjadi juru selamat bagi AS Roma. Seluruh fans Giallorossi berharap tuah The Special One ketika ia meraih Treble bersama Inter Milan bakal ditularkan.

Namun, sejak mengambil alih Roma hingga Februari 2022 Mourinho belum menunjukan hasil yang menggembirakan. Roma masih tertatih untuk masuk zona Champions League dan secara permainan belum menjanjikan.

Lini Pertahanan Rapuh

Lini belakang menjadi salah satu masalah yang belum bisa dibenahi Mourinho di AS Roma. Bobroknya lini belakang tim arahan Mourinho memang cukup mengejutkan. Pasalnya, Mou terkenal sebagai pelatih yang mengutamakan pertahanan yang kokoh sebagai kunci kesuksesannya.

Sayangnya, itu belum bisa diterapkan Mourinho di Roma. Serigala Ibu Kota masih sangat mudah ditembus oleh para lawan. Secara data, dari awal tahun 2022 AS Roma sudah kebobolan 16 gol di semua kompetisi.dalam 10 pertandingan yang dijalani.

Roma tersingkir dari Coppa Italia oleh Inter, dan kalah dari para rival seperti Juventus, Lazio serta AC Milan. Bahkan pasukan pertahanan Mou di tahun 2022 ini hanya mencipta dua kali clean sheet saat melawan Genoa 0-0 dan menang tipis dari tim papan bawah Spezia 1-0.

Format pertahanan Mourinho terlihat tidak konsisten dalam penerapannya. Ia terkadang dari match ke match sering berganti sistem dengan tiga atau empat bek. Taktik tiga bek Mourinho ditujukan atas respon keterbatasan skuad yang ia miliki, karena beberapa pemain silih berganti absen.

Dalam format 3-5-2 atau 3-4-2-1 yang Mourinho terapkan di AS Roma, ada celah di lini belakang yang acap bermunculan. Alhasil AS Roma cuma sekali mencatatkan clean sheet dengan format itu.

Lubang yang kerap muncul di antara wingback dan tiga bek tengah sering bisa dimanfaatkan oleh lawan. Selain rapuhnya pertahanan, individual error dari bek macam Smalling maupun Mattias Vina juga sering jadi penyebab gawang Roma yang dikawal Rui Patricio gampang kebobolan.

Lini Serang Kurang Produktif

Selain lini pertahanan, Roma juga memiliki masalah pada lini depan. Total gol AS Roma sejak Januari 2022 sampai Februari 2022 pun masih di angka 17 gol dari 10 pertandingan.
Sang striker andalan, Tammy Abraham pun tak punya pelapis yang memadai untuk bisa menyumbangkan gol. Apesnya, Abraham juga tak begitu konsisten dalam membobol gawang lawan.

Sampai giornata ke-27, baru ada 12 gol yang dibuat Abraham. Melihat catatan tersebut plus kualitasnya, eks striker Chelsea itu harusnya bisa membuat banyak gol jika kemampuan finishing-nya baik. Artinya, ada persoalan dalam hal finishing yang perlu diperbaiki.

Nicolo Zaniolo yang biasa menjadi tandem Abraham di lini depan juga kurang berkontribusi banyak. Gol yang Zaniolo buat cuma dua dari beberapa peluang yang didapatkan musim ini.

Sebenarnya, Roma masih memiliki seorang Lorenzo Pellegrini dari lini kedua. Pellegrini menjadi penggawa terproduktif kedua dengan kemasan enam gol. Selain menjadi pendulang gol, gelandang 25 tahun itu juga piawai mengkreasikan peluang.

Beberapa umpan kunci Pellegrini mampu menembus pertahanan lawan, namun tak jarang juga gagal dikonversi menjadi gol. Masalahnya, sering kali Pellegrini berkutat di ruang perawatan. Sudah delapan kali Pellegrini absen di Serie A musim ini karena cedera.

Taktik Mourinho Usang?

Hal lain yang menjadi masalah di tubuh Roma musim ini di bawah Mourinho adalah masalah taktik. Musim ini, mengumpulkan 44 poin dari 27 pertandingan dan berada di posisi 6 klasemen merupakan start yang kurang manis bagi Roma. Hasil kurang memuaskan itu menunjukkan “kekunoan” taktik Jose Mourinho.

Taktik Mourinho yang pragmatis dan reaktif gagal menyesuaikan perkembangan era sepak bola modern seperti sekarang. Dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola dalam perkembangan taktik berubah secara cepat.

Para pelatih muda bereksperimen dan mengadopsi gaya bermain modern football dengan dasar basic data dan pengamatan statistik seperti yang dilakukan Klopp, Guardiola maupun Nagelsmann. Para pelatih yang sudah uzur tak jarang ketinggalan dalam perubahan era ini.

Oleh karena itu, preferensi gaya Mourinho kurang populer saat ini daripada daripada masa keemasannya dahulu. Sementara, akhir-akhir ini bisa dikatakan penerapan taktiknya sudah mulai usang. Gaya kepemimpinan pria portugal itu terlihat kuno dan mudah dibaca lawan. Fans Roma pun kerap mengkritik hal tersebut.

Sepakbola pragmatis dan reaktif ala Mou sering bermasalah ketika pemain yang menjalankannya tidak hebat secara kualitas individu. Beda ketika Mou di Inter, Chelsea, MU maupun Real madrid. Di mana dia dicekoki pemain-pemain bintang berkualitas ketika itu.

Hal ini berarti secara pengembangan taktik baik di Spurs maupun Roma sekarang yang berisikan pemain pas-pasan, ia selalu menemui kesulitan. Sistem permainan pragmatis dan reaktif miliknya tidak berjalan secara baik secara tim.

Sering Menyalahkan Wasit Dan Pemain

Salah satu sifat buruk Mourinho yang kerap dicap sebagai pelatih kontroversial adalah kurang baik menguasai manajemen tim dan media. Saat ini di AS Roma, Mourinho sering membuat keluhan tentang para pemainnya. meski apa yang dibutuhkan Mourinho dalam membeli pemain di AS Roma sekarang cenderung terpenuhi.

Hal-hal yang menyangkut faktor di luar lapangan sering kali tidak dikuasai oleh Mourinho. Ia sering membuat perlakuan yang “tidak perlu”. Seperti menyalahkan dan mengkritik wasit ataupun memarahi dan menyalahkan pemainnya sendiri di depan awak media.

Jose Mourinho beberapa kali menyampaikan kritikan kepada para pemain AS Roma. Mourinho bahkan diketahui sempat memarahi seluruh pemain IL Lupi di ruang ganti usai kalah melawan Inter Milan di ajang Coppa Italia. Pelatih asal Portugal itu menyebut para pemain AS Roma bermain menyedihkan dan layak berlaga di kompetisi kasta ketiga Liga Italia.

Mourinho juga memarahi para pemain di ruang ganti ketika mereka takluk atas Juventus 4-3. Ketika itu, para pemain Roma dianggap lemah dan tidak dapat bersaing.

Kemudian, ketika dibantai klub antah berantah, FK Bodø/Glimt di Conference League 6-1, Mou menyebut kalau kualitas pemainnya jelek. Hal ini membuat para pemain tidak termotivasi sekaligus takut dan tertekan. Cara yang dilakukan Mou ini kerap dikritik para seniornya macam Di Canio maupun Fabio Capello.

Mourinho juga tak jarang memaki wasit dan VAR ketika timnya dirugikan. Seperti ketika mereka kalah 2-3 atas rivalnya, Lazio. Dan yang terakhir ketika Mou mengejek wasit di laga kontra Hellas Verona yang membuat dirinya diusir dari lapangan.

Bagaimanapun hingga Februari 2022 ini performa AS Roma cenderung stagnan bahkan kurang berkembang secara permainan. Dari pertahanan dan penyerangan yang masih lemah ditambah penerapan taktik usang Mou, serta sikap “tidak perlu” Mou di luar lapangan menjadi beberapa penyebab masih ompongnya serigala Roma di bawah Mourinho, yang katanya banyak orang berjuluk The Special One itu.

Sumber Referensi : worldsoccertalk, totalfootballanalysis, onefootball