Beranda blog Halaman 134

Klub Terboros di Bursa Transfer Musim Panas 2024/25

0

Bursa transfer umumnya menjadi masa-masa yang paling ditunggu oleh para fans sepak bola. Namun, bursa transfer musim panas 2024/25 kali ini terasa sangat anyep. Gegap gempita bursa transfer kali ini memang sedikit ditutupi oleh ajang Euro 2024 dan Copa America 2024.

Namun, di balik sepinya bursa transfer kali ini, ternyata ada beberapa klub yang masih jor-joran mengeluarkan uang untuk menggaet para penggawa barunya. Lantas, siapa saja klub-klub yang tetap royal mengeluarkan uangnya di musim panas kali ini?

 

Brighton & Hove Albion

Klub yang namanya naik daun dalam beberapa musim terakhir, Brighton & Hove Albion, memulai musim 2024/25 dengan belanja besar-besaran. Dikutip dari Transfermarkt, hingga pekan pertama Agustus 2024, Brighton sudah mendatangkan setidaknya 5 pemain.

Uniknya, rekrutan The Seagulls kali ini didominasi oleh pemain muda. Tampaknya, Fabian Hurzeler ingin membangun skuadnya dengan para pemain muda. 4 dari 5 pemain tadi bahkan masih di bawah usia 20 tahun.

Malick Junior Yalcouye, pemain yang masih berusia 18 tahun didatangkan mereka dari IFK Goteborg. Anak tersebut ditebus dengan mahar 7 juta euro (Rp 121,6 miliar). Lalu, masih ada 3 pemain yang berusia 19 tahun, antara lain Amario Cozier-Duberry dari Arsenal secara cuma-cuma, Ibrahim Osman dari Nordsjaelland dengan harga 19,5 juta euro (Rp 338,9 miliar), dan Yankuba Minteh dari Newcastle United dengan tebusan 35 juta euro (Rp 608,3 miliar).

Pemain yang paling tua adalah Mats Wieffer yang berusia 24 tahun dari Feyenoord dengan mahar 30 juta euro (Rp 521,4 miliar). Total, dari 5 kedatangan para pemuda tersebut, The Seagull mengeluarkan dana sebanyak 91,5 juta euro (Rp 1,59 triliun). Menarik untuk dilihat seperti apa performa Fabian Hurzeler dengan para pemuda yang dikumpulkannya.

 

Manchester United

Setan Merah kembali masuk daftar tim yang royal membuang uang untuk membangun skuadnya. Meskipun hanya mendatangkan dua pemain saja, Manchester United sudah cukup untuk dikategorikan sebagai tim yang boros di bursa transfer kali ini. Nampaknya, istilah “Manchester United Tax” memang nyata adanya.

Rekrutan pertama Erik ten Hag musim ini adalah Joshua Zirkzee. Pemain yang musim lalu moncer bersama Bologna tersebut berhasil menarik minat klub-klub besar untuk meminangnya. Dari data Transfermarkt, Setan Merah harus menebus uang sejumlah 42,5 juta euro (Rp 738,7 miliar) untuk mengamankan jasa striker berpaspor Belanda tersebut.

Hingga pekan pertama Agustus 2024, Lenny Yoro adalah rekrutan terakhir Manchester United di bursa transfer kali ini. United berhasil mendapatkan bek Lille tersebut setelah berhasil berebut dengan Real Madrid. Pemuda tersebut dihargai dengan mahar 62 juta euro (Rp 1,07 triliun). Dari kedua transfer tersebut saja, Setan Merah sudah mengeluarkan uang sebesar 104,5 juta euro (Rp 1,81 triliun).

 

West Ham United

West Ham United ngosak-ngasik di bursa transfer musim panas kali ini. Setelah berpisah dengan David Moyes, The Hammers menunjuk Julen Lopetegui sebagai juru taktiknya. Dibantu oleh Direktur Teknik Tim Steidten, Lopetegui langsung sat-set mengamankan incarannya.

Setidaknya hingga pekan pertama Agustus 2024, West Ham sudah merekrut 6 pemain. Ada 2 pemain yang mereka dapatkan dengan cuma-cuma, yaitu Wes Foderingham dari Sheffield United dan Guido Rodriguez dari Real Betis.

Sisanya mereka menebus 4 pemain: Max Kilman dari Wolverhampton dengan harga 47,5 juta euro (Rp 825,6), Luis Guilherme dari Palmeiras dengan mahar 23 juta euro (Rp 399,7 miliar), Crysencio Summerville dari Leeds dengan mahar 29,3 juta euro (Rp 509,2 milliar), dan Niclas Füllkrug dari Borussia Dortmund dengan mahar 27 juta euro (Rp 469,3 miliar).

Total, The Hammers telah mengeluarkan 126,8 juta euro (Rp 2,2 triliun) hingga awal Agustus 2024. Layak ditunggu permainan seperti apa yang akan disajikan oleh Julen Lopetegui bersama West Ham musim 2024/25 ini.

 

Chelsea

Chelsea sudah menghabiskan dana sebesar 129 juta euro (Rp 2,24 triliun) hingga pekan pertama Agustus 2024. Seperti biasa, The Blues bakar-bakar uang. Mereka sudah mendatangkan setidaknya 8 pemain. Hanya ada satu pemain yang didatangkan dengan cuma-cuma, yakni Tosin Adarabioyo dari Fulham.

Sisanya mereka harus membayar 35,4 juta euro (Rp 615,3 miliar) ke Leicester City untuk Kiernan Dewsbury-Hall, 24,5 juta euro (Rp 425,8 miliar) ke Villarreal untuk Filip Jorgensen, 22,5 juta euro (Rp 391 miliar) ke Aston Villa untuk Omari Kellyman.

16,5 juta euro (Rp 286,8 miliar) ke Boca Juniors untuk Aaron Anselmino, 14 juta euro (Rp 243,3 miliar) ke FC Basel untuk Renato Veiga, 10,1 juta euro (Rp 175,5 miliar) ke Atlanta United untuk Caleb Wiley, dan 6 juta euro (Rp 104,2 miliar) ke Barcelona untuk Marc Guiu.

 

Olympique Lyon

Klub asal Prancis, Olympique Lyon ternyata mengeluarkan banyak uang pada musim panas kali ini. Setidaknya hingga pekan pertama Agustus 2024, mereka sudah mengeluarkan sekitar 134,29 juta euro (Rp 2,3 triliun). Uang sebesar itu dibagi untuk membeli 8 pemain.

Pemain tersebut antara lain: Moussa Niakhate dari Nottingham Forest seharga 31,9 juta euro (Rp 554,4 miliar), Ernest Nuamah dari RWD Molenbeek seharga 28,5 juta euro (Rp 495,3 miliar), Orel Mangala dari Nottingham Forest seharga 23,4 juta euro (Rp 406,7 miliar).

Mereka bahkan mendatangkan bintang Georgia, Georges Mikautadze dari FC Metz seharga 18,5 juta euro (Rp 321,5 miliar), Said Benrahma dari West Ham seharga 14,4 juta euro (Rp 250,3 miliar), Abner dari Real Betis seharga 8 juta euro (Rp 139 miliar), Mama Balde dari Troyes seharga 6 juta euro (Rp 104,2 miliar), dan Duje Caleta-Car dari Southampton seharga 3,59 juta euro (Rp 62,4 miliar).

 

Bayern Munchen

Bayern Munchen sudah mengeluarkan sekitar 142 juta euro (Rp 2,4 triliun) setidaknya hingga pekan pertama Agustus 2024. Vincent Kompany sudah mendapatkan setidaknya 6 pemain dengan satu di antaranya datang secara cuma-cuam, yakni Eric Dier dari Tottenham Hotspur.

Sisanya ada 5 pemain, yaitu Michael Olise dari Crystal Palace seharga 53 juta euro (Rp 921,2 miliar), Joao Palhinha dari Fulham seharga 51 juta euro (Rp 886,4 miliar), Hiroki Ito dari Stuttgart seharga 23,5 juta euro (Rp 408,4 miliar), Bryan Zaragoza dari Granda seharga 13 juta euro (Rp 225,9 miliar), dan Armindo Sieb dari Greuther Furth seharga 1,5 juta euro (Rp 26 miliar).

 

Aston Villa

Hingga pekan pertama Agustus 2024, Transfermarkt mencatat Aston Villa sebagai klub yang paling boros pada bursa transfer musim panas kali ini. Unai Emery jor-joran dengan mengeluarkan tak kurang dari 176 juta euro (Rp 3 triliun) untuk mendatangkan 8 pemain untuk memperkuat tim.

Amadou Onana didatangkan dari Everton seharga 59,35 juta euro (Rp 1,03 triliun), Ian Maatsen dari Chelsea seharga 44,5 juta euro (Rp 773,4 miliar), Cameron Archer dari Sheffield United seharga 16,65 juta euro (Rp 289,4 miliar),dan Jaden Philogene dari Hull City seharga 16 juta euro (Rp 278,1 miliar).

Unai Emery bahkan mendatangkan Samuel Iling-Junior dari Juventus seharga 14 juta euro (Rp 243,3 miliar), Lewis Dobbin dari Everton seharga 11,8 juta euro (Rp 205,1 miliar), Enzo Barrenechea dari Juventus seharga 8 juta euro (Rp 139 miliar), dan Ross Barkley dari Luton Town seharga 5,9 juta euro (Rp 102,5 miliar).

 

Sumber: Transfermarkt, ESPN, dan Football Faithful

Demi Uang, Jose Mourinho Sengaja Cari Masalah Biar Dipecat

0

Jika mendengar nama Jose Mourinho, apa memori yang akan terekam di kepala kalian? Trofi? Pelatih terbaik sepanjang masa? Atau mungkin sosok paling kontroversial di dunia sepakbola? Semuanya bisa digunakan untuk menggambarkan pelatih asal Portugal itu. Tapi apakah kalian pernah mendengar tentang sisi lain dari kontroversi yang diciptakannya selama ini?

Jadi begini ceritanya. Ada rumor yang beredar di masyarakat bahwa seluruh kontroversi yang melibatkan Mourinho adalah sebuah kesengajaan. Konon, dirinya sengaja cari masalah dan bertengkar dengan pemain-pemainnya biar dapet uang kompensasi dari pihak klub yang mempekerjakannya. Benarkah demikian?

Kontroversi Melekat Padanya

Selayaknya manusia pada umumnya, Jose Mourinho bukanlah sosok yang sempurna. Cerdas, berkarisma, dan memiliki kepribadian yang menyenangkan tidak bisa menghindarkan Mourinho dari berbagai macam masalah baik di dalam maupun di luar lapangan. Kontroversi dan drama seakan terus mengikuti kemanapun Jose Mourinho pergi.

Salah satu sensasi yang paling diingat tentangnya adalah saat Jose Mourinho menyebut dirinya sebagai manajer terbaik di dunia saat diperkenalkan Chelsea beberapa tahun lalu. Bahkan Mourinho tak segan menjuluki dirinya The Special One, atau jika diartikan ke bahasa Indonesia, Mourinho menyebut dirinya adalah sosok yang spesial.

Itu hanya satu dari sekian banyaknya sensasi yang dibuat Mourinho. Saking banyaknya, salah satu media ternama, yakni Mirror sampai merangkum mana saja insiden yang dianggap paling kontroversial. Di artikel itu, Mirror menuliskan bahwa Mourinho pernah berseteru dengan fans Liverpool, bermasalah dengan beberapa tokoh sepakbola macam Arsene Wenger, Frank Rijkaard, dan almarhum Tito Vilanova. 

Jumlahnya ada sepuluh, tapi itu terlampau sedikit dibandingkan dengan seluruh tindak tanduk sang pelatih yang selalu bikin heboh. Sekian tahun berselang, muncul rumor-rumor baru tentang Jose Mourinho dan segala kegaduhan yang dibuatnya. Beberapa media meyakini bahwa serangkaian masalah yang melibatkannya ternyata mengarah pada satu tujuan yang pasti, yakni uang.

Mourinho dan Jorge Mendes

Menariknya, Mourinho tak perlu menagih kepada klub untuk mendapatkan uang tersebut. Uang itu akan datang sendiri karena konon Mourinho punya cara yang lebih licik dalam memeras keuangan klub. Apa itu? Mourinho kabarnya selalu memasang “klausul pemecatan” di setiap kontraknya.

Akal-akalan ini muncul saat dirinya bekerjasama dengan sang agen, Jorge Mendes. Kedua tokoh sepakbola itu pertama kali bekerja sama pada tahun 2004. Kala itu, Jose Mourinho yang ingin meningkatkan karirnya menggandeng sang super agen agar bisa membantunya. Kala itu, Inggris jadi salah satu tujuannya dan Mendes sudah terbiasa berhubungan dengan klub-klub Inggris.

Saat itu, yang sangat berminat pada Mourinho adalah Chelsea. Mereka ingin membawa DNA Eropa Jose Mourinho ke Stamford Bridge. Nah, berada dalam manajemen super agen seperti Jorge Mendes, Mourinho tidak bisa asal menerima pekerjaan saja. Dirinya dituntut untuk mempertimbangkan segala kemungkinan. Dari yang terbaik, hingga yang terburuk sekalipun.

Tahu bahwa Chelsea dimiliki oleh pengusaha yang ambisius macam Roman Abramovich, Mendes pun mengatur siasat. Meski sangat mengenal kualitas Mourinho, Mendes tetap khawatir kalau kesuksesan sang pelatih di Porto tidak bisa terulang saat menangani The Blues. Maka dari itu, agen dari Leny Yoro tersebut memberikan klausul khusus sebagai “parasut keselamatan” manakala Mourinho dipecat suatu saat nanti.

Sejauh ini, tidak ada contoh pasti bagaimana bunyi klausul tersebut. Intinya, dengan menambahkan satu pasal khusus itu, Jose Mourinho akan mendapat sejumlah uang pesangon jika Chelsea memecatnya sebelum durasi kontraknya habis. Itu akan membuat klub berpikir dua kali untuk memecat Mourinho. Tapi klausul ini justru jadi celah yang dimanfaatkan Mourinho untuk meraup pundi-pundi uang. 

Chelsea Jadi Korban Pertama

Ketika negosiasi antara Jorge Mendes dan Chelsea berjalan baik, Jose Mourinho pun sepakat untuk merantau ke Inggris. Chelsea mengikat pelatih asal Portugal itu dengan kontrak empat tahun.

Di luar dugaan sang agen, Jose Mourinho langsung membuktikan kualitasnya dalam mengelola sebuah tim. Mourinho langsung membawa Chelsea meraih double winner dengan memenangkan Premier League dan Piala Liga di musim perdananya. Menghadirkan gelar membuat Mourinho langsung dipuja-puja oleh publik London.

Karena sebelum dirinya datang, Chelsea selayaknya tim gurem biasa. Mereka tidak dikenal sebagai penantang gelar Liga Inggris macam Arsenal atau Manchester United. Gelar Liga Inggris musim 2004/05 jadi gelar liga pertama bagi Chelsea setelah terakhir kali meraihnya pada tahun 1955.

Di musim keduanya, Mourinho kembali menuai prestasi yang sama dengan mengantarkan The Blues back to back juara Premier League musim 2005/06. Tapi setelah itu Mourinho langsung memulai rencananya. Di awal musim ketiganya bersama Chelsea, Mourinho mulai cari-cari perkara. 

Performa Chelsea mulai angin-anginan. Gagal di Liga Champions tiga musim beruntun dan ketidakmampuan Mourinho mempertahankan gelar Liga Inggris untuk ketiga kalinya jadi awal permasalahan. Roman Abramovich menuntut Mourinho untuk menghadirkan trofi UCL. Dirinya merasa telah mengeluarkan banyak uang untuk Mou.

Tapi Mourinho tak kunjung memenuhi syarat itu. Bibit perselisihan pun mulai muncul di antara Roman dan Mourinho. Di tengah perselisihan, performa Chelsea semakin merosot. Roman pun akhirnya memutuskan untuk memecat sang pelatih. Mourinho mendapat paket kompensasi 18 juta pound karena kontraknya masih tersisa kurang lebih satu tahun.

Berlanjut ke Madrid

Semenjak itu, Jose Mourinho tak lupa memasukan klausul pemecatan itu di setiap kontraknya. Begitu pun kala Jose Mourinho berlabuh ke Italia guna bekerja di Inter Milan. Sayangnya, Mourinho tidak mendapat untung dari klausul tersebut. 

Karena Jose langsung diangkut Real Madrid selepas membawa Inter Milan menjuarai Liga Champions musim 2009/10. Kala itu, Madrid lah yang membayar kompensasi kepada Inter bukan Mourinhonya yang dipecat. Nah, di ibukota Spanyol itulah Mourinho kembali mencari keuntungan sebelum kontraknya berakhir.

Seperti biasa, di musim ketiga Jose Mourinho mulai menyusun siasat biar dirinya dipecat. Setelah musim yang luar biasa itu, Real Madrid justru anjlok di musim 2012/13. Musim ketiga Mourinho di Madrid sebagian besar diwarnai masalah di luar lapangan dan perselisihan dengan para pemain bintang.

Salah satu yang bersinggungan adalah Iker Casillas. Kala itu Mourinho memutuskan mencopot ban kapten Casillas, bahkan mencadangkannya. Hingga saat ini, tak ada yang tahu pasti alasan Mourinho melakukannya. Ada yang bilang, itu karena Casillas terlalu dekat dengan pemain-pemain Barca. Tapi, alasan itu seakan cuma jadi alasan yang dibuat-buat. 

Respons Casillas pun tak terkontrol. Dia cukup kecewa dan marah dengan keputusan Mourinho. Alhasil pelatih berkebangsaan Portugal itu kehilangan rasa hormat dari kapten Real Madrid tersebut. Hubungan keduanya pun memanas hingga terendus oleh media-media Spanyol dan Internasional. 

Meski terus dikritik oleh fans dan pemain-pemain yang lain, Mourinho tetap teguh pada pendirian. Oleh karena itu, ruang ganti El Real pun terpecah. Kebanyakan pemain Spanyol jelas berada di pihak Casillas. Keadaan kian memburuk saat Mourinho berselisih dengan sang mega bintang, Cristiano Ronaldo. 

Mourinho menuduh rekan senegaranya itu tidak mau menerima kritik yang membangun. Selain itu, Mourinho juga sempat bermasalah dengan Florentino Perez, media spanyol, dan bahkan fans. Pokoknya banyak deh permasalahan di luar lapangan yang dihadapi Mourinho di musim ketiganya di Madrid. 

Karena situasi sudah tak kondusif, pada pertengahan tahun 2013 Madrid harus memecat Mourinho. 17 juta pound jadi kompensasi karena memutus kerjasama lebih awal dari kontrak semula yaitu empat musim. 

Untung Besar di Chelsea

Tak butuh waktu lama bagi Mourinho untuk menemukan klub baru. Satu hari setelah dipecat Madrid, ia langsung kembali dikontrak oleh Chelsea. Meski banyak masalah, The Blues percaya akan kemampuan sang pelatih. Tapi, periode kedua Mourinho di Chelsea tak kalah berantakan dari yang pertama. The Special One mulai dibenci oleh pemainnya sendiri setelah menimbulkan perpecahan di ruang ganti.

Akhirnya, sebelum kontraknya habis Mourinho sepakat untuk berpisah dengan Chelsea pada Desember 2015. Karena kontraknya masih tersisa enam bulan lagi, Chelsea lagi-lagi harus merelakan uang sebesar 12,5 juta pound untuk kompensasi. Dari sini, Jose Mourinho menang banyak.

Sengaja Biar Dipecat Manchester United

Enam bulan menganggur, dengan mengejutkan Jose Mourinho memutuskan untuk menerima pinangan Manchester United tahun 2016. Musim pertama Mourinho di Old Trafford bisa dibilang cukup sukses. Performa liga yang buruk bisa terobati dengan hadirnya tiga trofi, yakni Piala Liga, Community Shield dan Europa League musim 2016/17. 

Musim keduanya di United, Jose Mourinho mulai banyak nuntut. Mourinho selalu mengeluhkan komposisi skuad karena anggarannya dibatasi oleh mantan wakil ketua eksekutif klub, Ed Woodward. Di depan media, ia mengaku iri pada Manchester City dan Liverpool yang sukses dengan pembeliannya. 

Tentu kita masih ingat dengan wawancaranya yang menyebut Kevin De Bruyne, Niclas Otamendi, Sergio Aguero dan Rahem Sterling yang kala itu jadi pilar utama Manchester City adalah contoh investasi yang baik. Tidak seperti MU yang membeli pemain mahal tapi tidak berdampak signifikan.

Mulut lemes Mourinho di hadapan media bikin manajemen naik pitam. Alhasil, Mourinho dipecat pada tahun 2018. Tapi keputusan ini justru jadi hal yang menguntungkan bagi Mourinho. Ia mendapat pesangon sebesar 15 juta euro karena kontraknya masih menyisakan satu tahun di Manchester.

Rangkaian pemecatan Jose Mourinho menimbulkan kecurigaan oleh beberapa pengamat sepakbola. Salah satu yang mengemukakan pendapatnya adalah Chris Sutton. Dilansir Independent, mantan pemain Chelsea itu menyebut Jose Mourinho seperti sengaja mencari masalah agar dipecat oleh klub yang mempekerjakannya. 

Sutton menilai bahwa semua komentar-komentar pedas yang dikeluarkan Mourinho di depan media adalah sebuah pola. Sikap yang cenderung seperti anak-anak itu bak senjata bagi Mourinho. Kalau udah mulai uring-uringan di depan media, itu tandanya Mourinho sudah mulai jenuh berada di klub tersebut.

Spurs

Selepas dari MU, Jose Mourinho memutuskan untuk tetap berkarir di Liga Inggris. Pada tahun 2019 Jose Mourinho bergabung dengan Tottenham. Di London, dirinya juga mengalami pemecatan. Polanya pun masih sama. Ketika apa yang diinginkannya tidak terpenuhi, maka Mourinho akan mencari-cari masalah.

Alhasil dirinya dipecat setelah kurang lebih satu tahun setengah menangani Spurs. Banyak berita simpang siur soal kronologi pemecatan Jose Mourinho. Tapi yang lucunya, ada rumor yang mengatakan bahwa Mourinho berselisih dengan bos Spurs, Daniel Levy. Masalahnya pun sepele, yakni soal komposisi pemain.

Gosip perseteruan Mourinho vs Levy ini disampaikan oleh analis Premier League, Duncan Castles. Kabarnya, Mourinho berencana mengistirahatkan beberapa pemain dalam duel kontra Southampton, supaya skuadnya lebih bugar saat menghadapi Manchester City di final Carabao Cup.

Gagasan Mourinho itu ternyata ditolak mentah-mentah oleh Levy. Namun, menurut kabar yang beredar, Levy dan Mourinho memang sengaja mencari masalah untuk segera berpisah. Karena sebelumnya, Mourinho juga sudah mencari masalah dan bertengkar dengan beberapa pemainnya di ruang ganti. 

Tapi sang pelatih tak menyangka bahwa pemecatannya datang lebih awal. Mourinho dipecat beberapa hari sebelum laga final Carabao Cup 2021. Walau sedikit kecewa karena batal memberikan gelar pertama untuk Spurs, Mourinho meninggalkan London dengan kantong penuh uang. Ia mengantongi uang kompensasi sebesar 16 juta pound.

AS Roma

Dengan uang segitu, Mourinho tak terburu-buru dalam mencari klub baru. Ia memanfaatkan masa nganggurnya untuk liburan dan happy-happy bareng keluarganya. Terhitung, Mourinho nganggur selama tiga bulan sebelum akhirnya dipinang oleh AS Roma pada awal musim 2021/22.

Di musim pertamanya, Mourinho tak mampu membawa Roma menembus empat besar Serie A. Chris Smalling dan kawan-kawan hanya finis peringkat enam. Namun, The Special One sukses mengakhiri puasa gelar 14 tahun Giallorossi dengan trofi Conference League musim tersebut.

Di musim berikutnya, Jose Mourinho menuntut manajemen Roma untuk menambah beberapa pemain baru. Semua itu dilakukan demi memenuhi target Dan Friedkin, pemilik Roma yang ingin timnya tampil di Liga Champions. Tapi, permintaan Mourinho tidak diindahkan oleh manajemen. Mourinho dipaksa meningkatkan performa tim dengan pemain seadanya.

Mourinho pun enggan menggaransi performa Giallorossi. Di musim-musim berikutnya, Roma mengalami penurunan performa. Mereka semakin menjauh dari peringkat empat besar Serie A pada musim 2023/24. Penyakit kambuhan ini bak siklus kehidupan bagi Mourinho. Sebelum kontraknya habis di akhir musim, Mourinho akhirnya sepakat untuk meninggalkan Italia.

Karena masih menyisakan lima bulan dalam kontraknya, Roma harus membayar uang pesangon sebesar 5,5 juta pound. Ini jadi angka yang kecil apabila dibandingkan dengan pesangon dari klub-klub lain. Tapi sekecil apa pun uang tetaplah barang berharga. Dengan tambahan 5,5 juta pound, total Mourinho mendapatkan 84 juta pound hanya dari pesangon. Itu bukan nilai yang kecil. Dengan uang segitu, Mourinho bisa hidup tenang di masa tuanya.

Sumber: Mirror, Independent, Eurosport, CNN Indonesia, Goal, ESPN

Nahasnya Nasib Roberto Mancini, Pembuka Gerbang Trofi Manchester City

0

Arab Saudi akan menjadi lawan pertama Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas dijadwalkan akan bertandang ke Jeddah pada 5 September 2024 waktu setempat. Ini akan menjadi laga yang patut ditunggu karena sang juru taktik Arab Saudi adalah Roberto Mancini.

Roberto Mancini adalah nama yang tak asing bagi penikmat sepak bola lawas. Dirinya merupakan mantan pemain yang cukup sukses di Italia. Saat memegang gelar coach pun, Mancio lumayan moncer. Ya, setidaknya 2 dekade lalu. Kini, karirnya terasa makin merosot.

Lantas, seperti apa kemerosotan yang dialami oleh pembuka jalan keemasan Manchester City tersebut hingga sekarang malah tersesat di Arab Saudi?

 

Cukup Sukses Sebagai Pemain, Tapi Tetap Gagal di Azzurri

Berdasarkan catatan di laman web pribadinya, Roberto Mancini bergabung ke Bologna saat usianya masih 13 tahun. Karir profesional Roberto Mancini baru dimulai pada tahun 1981, kala dirinya dipromosikan dari tim junior Bologna. Dirinya mendapatkan debut sejak laga pertama Bologna musim itu dan usianya masih 16 tahun.

Menurut catatan Transfermarkt, pada musim debutnya tersebut, Mancio muda mampu mencetak 9 gol dari 30 laga di Serie A. Kegemilangannya bersama Bologna membuat Sampdoria terpincut untuk meminang pemuda tersebut.

Bersama Sampdoria inilah karir Mancio meroket tajam. Bermain di Luigi Ferraris, Mancio berhasil meraih satu scudetto, 6 Coppa Italia, satu Supercoppa Italiana, dan sebuah trofi Cups Winners Cup. Hampir 15 tahun Mancio bermain untuk I Blucerchiati

Pada tahun 1997, selain mendapatkan gelar pemain terbaik di Italia, dirinya juga bergabung ke Lazio. Di Lazio, Mancio masih bisa menghasilkan beberapa trofi lagi. Sebuah scudetto, 2 buah Coppa Italia, sebuah Supercoppa Italiana, sebuah Cups Winners’ Cup, dan sebuah UEFA Super Cup berhasil dibawanya ke Roma.

Sayangnya, performa ciamik tak membuatnya banyak terlibat ke dalam tim utama Azzurri. Mancio hanya punya 36 caps saja bersama Azzurri. Dirinya hanya ikut serta dalam 2 turnamen mayor Azzurri, yaitu kala membimbing Paolo Maldini muda pada Euro 1988 dan Piala Dunia 1990 kala menjadi tuan rumah. Pun di Piala Dunia, dirinya tak sekali pun dapat menit bermain.

Kecemerlangan Mancio tertutup oleh bayang-bayang pemain lain seperti Gianluca Vialli dan Roberto Baggio. Mancio gantung sepatu setelah sebulan dipinjamkan ke Leicester City pada awal tahun 2001.

 

Awal Karir Kepelatihan yang Penuh Intrik

Saat masih bermain di Lazio, Roberto Mancini sempat menjadi asisten Sven Goran-Eriksson. “Saya yang membawanya ke Lazio dan dia ingin menjadi manajer meski dirinya masih bermain. Dia pelatih, dia kitman, dia supir bus, segalanya,” ujar mantan pelatih Timnas Inggris tersebut kala mengenang Mancio, dikutip dari The Independent.

Setelah pensiun dari Leicester City, Mancio langsung turun tangan menangani Fiorentina hingga Januari 2002. Dirinya harus bekerja keras menangani klub yang sedang sekarat. Konon dirinya juga sesekali tidak dibayar dan sering mendapatkan ancaman dari fans akibat menjual Rui Costa dan Francesco Toldo pada musim panas 2001.

Meski begitu, Mancio bisa mendapatkan sebuah trofi Coppa Italia, trofi yang membuka koleksi trofi lainnya. Setelah Mancio pergi dari Artemio Franchi, Fiorentina benar-benar terdegradasi pada akhir musim 2001/02.

Kemudian, pada musim panas 2002, Mancio kembali menangani Lazio. Dirinya menghadapi situasi yang serupa dengan yang terjadi di Fiorentina. Sampai-sampai Hernan Crespo dan Alessandro Nesta harus dijual untuk membantu mengatasi masalah keuangan yang dihadapinya. Meski begitu, Mancio kembali bisa meraih sebuah trofi Coppa Italia.

 

Gacor di Giuseppe Meazza, Tapi Dipecat Opa Moratti

Musim panas 2004, dirinya dipinang Massimo Moratti ke Inter. Ini menjadi periode yang paling berkesan untuk Mancio. Mancio berhasil membuat Inter kembali menjadi juara Serie A sejak 1989. Selama hampir 4 musim di Inter, Mancio memahat namanya ke daftar pelatih elit Eropa.

Mancio berhasil meraih 3 scudetto, 2 Coppa Italia, dan 2 Supercoppa Italia ke Giuseppe Meazza. Dikutip dari BBC, karir Mancio di Inter mulai gonjang-ganjing sejak Maret 2008. Masa depan karir Mancio di Inter buram setelah Il Biscione dihajar Liverpool di Champions League. Setelah kekalahan dari Liverpool, Mancio sempat berujar ingin pergi.

Pada Mei 2008, kepergiannya baru terealisasi. Opa Moratti yang telanjur murka memilih untuk menggantinya dengan Jose Mourinho. “FC Internazionale telah memberitahu Roberto Mancini bahwa dirinya dipecat. Secara khusus terkait komentarnya setelah laga antara Inter vs Liverpool,” rilis dari Inter via BBC.

 

Menjadi Pembuka Kejayaan The Citizen, Tapi Dipecat Lagi

Karir Mancio berlanjut ke Manchester. Mancio adalah pelopor revolusi Manchester City, pembuka jalan kejayaan baru, dan perusak dominasi Manchester United. Gol sensasional Sergio Aguero ke gawang Queens Park Rangers berhasil membuat Manchester City memenangkan perburuan gelar yang berlangsung sengit pada musim 2011/12.

Di Etihad Stadium, Mancio juga berhasil memberikan sebuah trofi FA Cup dan Community Shield. Pada akhirnya, karirnya di Manchester juga berakhir dengan pemecatan. Dikutip dari BBC, pemecatannya disebabkan oleh buruknya hubungan Mancio dengan manajemen klub. Selain itu, Mancio juga dianggap tak mampu mencapai beberapa target.

 

Kembali ke Pelukan Azzurri

Kepergian Mancio dari Manchester tampaknya masih menjadi jurang bagi karirnya. Sejak keluar dari Manchester, dirinya hanya mampu meraih sebuah trofi Piala Turki kala masih menukangi Galatasaray. Setelahnya, Mancio belum mendapatkan sesuatu lagi di level klub. Semusimnya di Rusia bersama Zenit pun tak menghasilkan apa-apa.

Pada Mei 2018, Roberto Mancini mengambil alih setir Timnas Italia. Azzurri kala itu morak-marik, lolos Piala Dunia saja tak mampu. Mancio mengemban tugas berat untuk mengembalikan Azzurri ke jalur yang benar. Dia ditargetkan untuk membawa Italia masuk ke Euro 2020.

Mancini membayar target tersebut dengan lolos ke Euro 2020. Performanya pun mengerikan. Italia lolos dari fase grup tanpa sedikit pun terbobol. Kemenangannya atas Austria 2-1 juga membuatnya memegang rekor tak terkalahkan terlama Azzurri selama 31 laga. Seperti yang kita semua tahu, Italia keluar sebagai kampiun dan Mancio membayar kepercayaan FIGC dengan tuntas.

Setelahnya performa Italia di tangan Mancio kembali menurun. Italia kalah 0-1 dari Makedonia Utara pada 24 Maret 2022 sehingga kembali gagal ke Piala Dunia. Beberapa bulan berselang, Azzurri dibabat Argentina di Finalissima 2022 dengan skor 3-0. Rentetan kegagalan ini akhirnya membuat Mancio memilih mundur dari jabatannya pada Agustus 2023.

 

Arab Saudi dan Terancam Dipecat Lagi

Setelah berhenti melatih Italia, Mancio malah bergabung ke proyek ambisius Arab Saudi. Dirinya diikat hingga tahun 2027. Namun, Arab Saudi yang pernah melibas Argentina di Piala Dunia 2022 saat ditukangi Herve Renard, berubah seperti burung falkon yang tidak makan sebulan. Performa Arab Saudi tidak stabil. Mancini bahkan gagal membawa Green Falcons ke semifinal Piala Asia 2023.

Bagi tim yang sudah tiga kali juara Piala Asia dan tiga kali runner-up, gagal ke semifinal sangat memalukan. The Green Falcon gagal melakukannya setelah kalah dari Korea Selatan lewat adu penalti. Pada laga tersebut Mancini malah walk out dari sesi adu penalti. 

Aksi ini membuat dirinya dikecam oleh publik Arab Saudi. Football Transfer bahkan menyebutkan dirinya terancam dipecat lagi akibat aksi pada laga tersebut. Di kualifikasi Piala Dunia 2026, Arab Saudi asuhan Mancini juga susah payah lolos ke ronde ketiga setelah cuma mampu mengekor di belakang Yordania. Nasibnya di Negara Rasulullah juga kini berada di ujung tanduk.

Sumber: Transfermarkt, Roberto Mancini, The Independent, BBC, dan Football Transfer

Berita Bola Terbaru 9 Agustus 2024 – Starting Eleven News

CHELSEA REKRUT KIPER BARU LAGI

Dilansir Goal, hanya dalam waktu kurang dari seminggu setelah merekrut kiper Filip Jorgensen dari Villarreal, The Blues sudah membeli kiper lagi. Chelsea memboyong kiper muda 19 tahun dari klub Belgia, Genk, Mike Penders. Penders ditebus dengan mahar 20 juta euro dan menandatangani kontrak berdurasi jangka panjang. Namun, menurut cuitan Fabrizio Romano, kiper asal Belgia tersebut baru akan bergabung dengan The Blues di musim 2025/26. Panders musim ini masih akan berseragam Genk hingga akhir musim.

ARTETA SEWA COPET

Beralih ke kabar klub London lainnya Arsenal. Dilansir dari Daily Mail, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta baru-baru ini melakukan tes aneh terhadap pemainnya saat jamuan makan malam. Arteta diam-diam menyewa tim pencopet profesional yang bertugas mengambil ponsel dan dompet anak asuhnya saat jamuan makan malam tersebut. Di akhir jamuan makan, para pemain sontak kaget ketika disuruh Arteta untuk mengosongkan sakunya. Pasalnya, setelah merogoh sakunya, mereka kehilangan semua barang berharganya. Konon, tindakan tersebut dilakukan untuk mengajarkan anak asuhnya tentang pentingnya selalu waspada. Baik itu di lapangan maupun di luar lapangan.

CRYSTAL PALACE ANGKUT KEMBALI ZAHA

Masih kabar dari kota London. Dilansir dari Daily Telegraph, Crystal Palace tertarik untuk membawa Wilfried Zaha kembali ke Selhurst Park musim ini. Zaha hanya tampil sebagai starter sebanyak 13 kali saja di Galatasaray musim lalu. Ia juga lebih sering digunakan sebagai opsi rotasi di klub Turki tersebut. Galatasaray dilaporkan sudah bersedia melepas pemain asal Pantai Gading tersebut. Crystal Palace kini telah meminta opsi peminjaman kepada Galatasaray dengan biaya 9 juta euro, agar Zaha bisa kembali ke Crystal Palace.

KENAPA WASIT COMMUNITY SHIELD DIGANTI?

Pindah ke kabar soal laga Community Shield yang akan digelar hari Sabtu, 10 Agustus 2024. Dilansir Goal, FA mengumumkan akan ada perubahan susunan wasit di laga antara City vs MU. Sedianya wasit utama adalah John Brook, namun diganti Jarred Gillett. Gillett yang semula adalah wasit keempat dalam laga tersebut ditunjuk sebagai wasit utama karena John Brooks mengalami cedera dan badanya tidak fit. Selama kariernya, Gillett telah menjadi wasit di empat laga yang melibatkan MU dan City. Ia tidak pernah mengeluarkan kartu merah satu pun selama memimpin laga duo Manchester tersebut.

MU KRISIS BEK JELANG COMMUNITY SHIELD

Masih dari kabar jelang Community Shield antara MU vs City. Dilansir dari Daily Mail, sebelum melakoni laga di Wembley, Manchester United dilanda krisis di lini belakang. Di sesi latihan jelang laga, Ten Hag mengungkapkan hanya ada tiga bek senior yang fit 100%. Mereka adalah Lisandro Martinez, Jonny Evans, dan Diego Dalot. Sementara empat bek lainnya seperti Maguire, Shaw, Wan Bissaka, dan Lindelof masih diragukan. Mereka berempat masih harus dilihat kondisinya hingga hari terakhir persiapan. Ten Hag harus memutar otak untuk meramu komposisi lini belakangnya di tengah krisis tersebut.

DE GEA RESMI KE FIORENTINA

Sementara itu, mantan kiper Manchester United, David De Gea akhirnya mendapat klub baru. Kiper yang lama menganggur itu telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Fiorentina. Menurut cuitan pakar transfer fabrizio Romano, De Gea gabung ke La Viola sebagai agen bebas dengan kontrak satu tahun ditambah opsi perpanjangan. De Gea dilaporkan akan segera terbang untuk menjalani pemeriksaan medis. Disebutkan nilai kontrak De Gea di Fiorentina bernilai 1 juta euro per musim ditambah bonus. Ada juga opsi perpanjangan untuk tahun kedua, di mana gajinya akan berlipat ganda menjadi 2 juta euro.

BARCELONA INCAR KINGSLEY COMAN

Dari De Gea, bergeser ke kabar terbaru mengenai Barcelona. Dilansir Football Espana, Blaugrana mulai mencari alternatif pemain sayap setelah gagal mendapatkan Nico Williams. Salah satunya bidikannya kini mengarah ke pemain Munchen, Kingsley Coman. Coman telah lama dikenal oleh Hansi Flick. Menurut laporan, kontak telah terjadi antara Barcelona dan perwakilan Coman. Barca sudah mengajukan tawaran pinjaman terhadap sayap Prancis tersebut. Pihak Die Roten juga terbuka untuk melepas Coman musim ini karena tak masuk rencana pelatih Vincent Kompany.

BARCA AKAN DAPAT BAYARAN DARI PINDAHNYA TODIBO

Masih dari Barcelona. Barcelona yang sedang kesulitan keuangan, berpotensi mendapat rezeki nomplok. Menurut Football Espana, West Ham mengejar bek Nice, Jean-Clair Todibo. Pihak The Hammers, dikabarkan telah menyetujui kontrak senilai 40 juta euro termasuk klausul pelepasan. Jika itu terjadi, Barcelona, pemilik Todibo sebelum Nice, akan mendapat 20% dari penjualan. Namun, kesepakatan West Ham adalah pinjaman dengan kewajiban membeli. Barca akan mendapat persenan apabila pembelian itu rampung sebelum musim panas berikutnya.

GEBRAKAN KLUB MILIK MBAPPE DI BURSA TRANSFER

Sementara itu ada kabar dari klub milik Kylian Mbappe, yakni Caen. Klub tersebut terlihat mulai melakukan gebrakan di bursa transfer. Di bawah kepemilikan Mbappe, Caen telah menyelesaikan perekrutan pemain pertama musim ini. Caen telah mengumumkan penandatanganan gelandang Yann M’Vila dengan kontrak dua tahun. M’Vila diboyong secara gratis dari West Bromwich Albion. Mantan pemain timnas Prancis tersebut diharapkan bisa menularkan pengalamannya agar Caen bisa mencapai target promosi ke Ligue 1.

PEPE RESMI PENSIUN

Kabar berikutnya masih ada bau-bau Real Madrid. Mantan pemain Real Madrid, Pepe telah resmi mengumumkan pensiun dari dunia si kulit bundar pada hari Kamis 8 Agustus 2024. Pepe Pensiun di usia 41 tahun, setelah 23 tahun berkarier sebagai pemain sepak bola profesional. Saat bek veteran itu memutuskan untuk gantung sepatu, mantan rekannya di Real Madrid dan Portugal, CR7 turut memberikan penghormatan dengan mengunggah pesan yang menyentuh hati di Instagram pribadinya. Begitu pula apa yang dilakukan pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez dan FC Porto klub yang membesarkan namanya.

DM NEYMAR KEPADA ATLET RENANG DI OLIMPIADE

Setelahi kabar soal Pepe, kini beralih ke kabar heboh soal Neymar Jr. Dilansir dari The Sun, Neymar diketahui mengirimkan DM ke bintang renang kontroversial, Luana Alonso. Luana Alonso adalah atlet renang Paraguay di Olimpiade Paris 2024 yang telah diusir dari Kampung Atlet Olimpiade berkat perlakuannya yang tidak pantas. Wanita itu mengungkapkan bahwa Neymar mengirim DM ke dirinya dengan isi yang tak bisa ia beberkan. Namun, Luana mengklaim bahwa Neymar ternyata adalah penggemar beratnya. Neymar sendiri belum memberikan klarifikasi tentang isi DM dirinya kepada atlet renang tersebut.

POCHETTINO LATIH TIMNAS AMERIKA?

Dari kabar soal Neymar, bergeser ke kabar mengenai Mauricio Pochettino. Pelatih yang sedang menganggur sejak didepak Chelsea Tersebut dilaporkan oleh The Sun, akan segera jadi pelatih Timnas Amerika Serikat. pelatih asal Argentina tersebut adalah kandidat utama AS untuk membuat perubahan bagi tim. Pochettino akan menggantikan posisi Gregg Berhalter. Pihak US Soccer dilaporkan telah menghubungi pelatih asal Argentina tersebut. Pochettino dan direktur olahraga US Soccer, Matt Crocker, juga sudah sempat bertemu di Southampton, Inggris.

MANTAN PEMAIN LIVERPOOL DIUSIR WERDER BREMEN

Beralih ke kabar selanjutnya. Ada berita mengejutkan datang dari sepakbola Jerman. Dilansir dari Daily Mail, mantan pemain Liverpool, Naby Keita tidak dimasukan ke tim utama Werder Bremen, serta telah masuk dalam daftar pemain yang akan dijual. Keputusan itu diambil Bremen karena muak terhadap sikap Keita yang tak mau meminta maaf atas ulahnya musim lalu. Fyi aja, di akhir musim lalu Keita sempat mogok bermain. Musim lalu Keita juga sudah diberi hukuman larangan berlatih, dan masuk ruang ganti. Kabarnya dengan hukuman baru ini, Keita juga masih tak terima dengan pihak klub. Keita menganggap Bremen hanya mencoreng citranya sebagai pesepakbola.

MEDALI PERTAMA MAROKO DI CABANG SEPAKBOLA OLIMPIADE

Beralih ke kabar dari Olimpiade Paris 2024. Timnas Maroko berhasil menciptakan sejarah di Olimpiade setelah berhasil meraih medali perunggu. Medali tersebut adalah untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan Timnas Maroko di cabang olahraga sepakbola Olimpiade. Tak tanggung-tanggung, Singa Atlas mencatat sejarah tersebut dengan menggasak Timnas Mesir dengan skor mencolok 6-0. Gol Timnas Maroko masing-masing diciptakan oleh Abdee Ezzalzouli, Bilal El Khannous, Akram Nakach, Achraf Hakimi, serta brace dari Soufiane Rahimi.

LIONEL MESSI DICORET DARI TIMNAS U-17

Beralih ke kabar dari sepakbola nasional. Salah satu pemain yang dipanggil mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17 untuk ajang Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, yakni Lionel Messi Alfachri, telah resmi dicoret. Coach Nova Arianto menyebut pemain asal ASIOP itu tidak sesuai kriteria yang dibutuhkan. Tak hanya Messi saja yang dicoret karena tak sesuai kriteria, pemain diaspora seperti Matthew Davis yang berasal dari klub Australia, Subiaco AFC, juga dicoret.

ZINCHENKO DAPAT PERAN BARU DI ARSENAL

Dilansir dari Tribalfootball, Mikel Arteta mulai kebingungan ketika ditanyai tentang posisi ideal dari Zinchenko saat performanya terlihat meyakinkan saat melawan Leverkusen. Bek kiri Ukraina tersebut sedang terancam posisinya karena hadirnya Ricardo Calafiori. Namun, Arteta menjamin Zinchenko akan terus bermain di bek kiri kalau performanya terus mengesankan. Selain itu, Arteta mengatakan bahwa Zinchenko juga bisa dimainkannya sebagai gelandang jika perlu untuk menemani Declan Rice.

MUSIM BELUM MULAI, TIMBER CEDERA LAGI

Masih dari Arsenal, bek sayap lainnya Jurrien Timber kembali dilaporkan cedera setelah tak masuk line up saat melawan Leverkusen. Dilansir dari Goal, bek asal Belanda tersebut mengalami ketidaknyamanan pada kakinya beberapa minggu terakhir, setelah ia pulih dari cedera ligamennya. Arteta tak mau berisiko untuk segera menurunkan Timber. Menurut laporan, cedera yang dialami Timber kambuh lagi. Tak diketahui kapan Timber benar-benar akan bermain dengan kondisi 100%.

SUDAH PUNYA BANYAK KIPER, NEWCASTLE INCAR KIPER LAGI

Dari Arsenal beralih ke kabar Newcastle United. Dilansir The Sun, The Magpies sedang membidik kiper lagi, yakni James Trafford dari Burnley. Kiper muda Inggris tersebut dibandrol 30 juta pounds oleh Burnley. Padahal Toon Army sudah memiliki banyak kiper seperti Nick Pope, Martin Dubravka maupun dua kiper yang baru didatangkan yakni Odysseas Vlachodimos dari Nottingham Forest, dan John Ruddy dari Birmingham. Kalau jadi direkrut, Trafford akan jadi kiper kelima Newcastle.

LEIPZIG SEGERA DAPATKAN PENGGANTI OLMO

Setelah kabar dari sepakbola Inggris, kini beralih sebentar ke sepakbola Jerman. Dilansir dari Getfootballnewsgermany, RB Leipzig kini sedang mencari pengganti Dani Olmo yang hengkang ke Barca. Leipzig dilaporkan serius mengincar pemain Lyon yang sedang berlaga di Olimpiade Paris, Rayan Cherki. Menurut laporan, Leipzig dan Lyon sedang membicarakan kesepakatan transfer yang diperkirakan mencapai angka 17 juta euro. Pihak Leipzig sudah setuju mengenai harga yang diminta Lyon. Tinggal menunggu kesepakatan pribadi sang pemain dengan Leipzig.

PSG RESMI DAPATKAN PACHO

Dari Jerman terbang ke Prancis. Dilansir Besport, Willian Pacho pemain terbaru yang direkrut PSG, telah tiba di Paris Kamis 8 Agustus 2024. Bek tengah berusia 22 tahun itu akan menjalani pemeriksaan medis dan menuntaskan kontraknya dengan PSG. Bek asal Ekuador tersebut ditebus dari Eintracht Frankfurt dengan mahar 40 juta euro dengan durasi kontrak lima tahun. Kehadiran Pacho diharapkan dapat menyegarkan kedalaman lini belakang PSG yang banyak diisi oleh pemain uzur seperti Skriniar maupun Marquinhos.

REUS TES MEDIS DI LA GALAXY

Singgah sebentar ke AS. Dilansir dari Getfootballnewsgermany, mantan pemain Dortmund, Marco Reus dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan medis di LA Galaxy beberapa hari mendatang. Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Reus sudah melakukan perjalanan ke AS. Sebelumnya, Reus telah menandatangani kontrak berdurasi sampai Desember 2025 di LA Galaxy. Jelang tes medis, pelatih LA Galaxy berkomentar bahwa mempunyai pemain yang berpengalaman dan berkualitas seperti Reus, akan membuat timnya makin kuat.

MEDIA VIETNAM TEBAR ANCAMAN KE INDONESIA LEWAT DOAN VAN HAU

Beralih ke kabar sepakbola nasional. Media Vietnam, Giao Duc Thoi Dai membuat geger dengan menebar ancaman ke Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2024. Media Vietnam tersebut bahwa Doan Van Hau, musuh fans Garuda akan turun di Piala AFF 2024. Bek brutal tersebut telah pulih dari cedera dan bersiap untuk dipanggil Timnas Vietnam. Fyi aja, Vietnam di Piala AFF 2024 nanti akan satu grup dengan Indonesia, Filipina, Laos dan Myanmar.

TAK MAU KALAH DENGAN INDONESIA, TIMNAS AUSTRALIA JUGA TUNJUK ASISTEN PELATIH BARU

Sementara itu, musuh Timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Australia, tak mau kalah dengan Indonesia. Saat Timnas Indonesia menunjuk asisten baru Yeom Ki-hun, Australia juga menunjuk asisten baru yakni Luke Wilkshire. Wilkshire akan jadi asisten baru pelatih Graham Arnold di bagian teknis. Di posisi asisten pelatih, ia akan berkolaborasi dengan mantan asisten MU, Rene Meulenstein. Mantan pemain Timnas Australia tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja tim terutama jelang bertemu Bahrain dan Indonesia bulan September nanti.

PANTAS STY TAK MINAT, CALON NATURALISASI INI DIDEPAK KLUBNYA

Lalu ada kabar dari dua pemain incaran PSSI untuk dinaturalisasi, yakni Ilias Alhaft dan Justin Mathieu. Dua pemain dari klub Liga Armenia, FC Noah ini pernah disodorkan oleh PSSI ke STY, namun pelatih asal Korea tersebut tak berminat. Penolakan STY saat itu mungkin ada benarnya, karena saat ini dua pemain tersebut telah didepak oleh klubnya gara-gara performanya tak memuaskan. Hingga kini, Ilias Alhaft dan Justin Mathieu berstatus tak mempunyai klub.

KIPER KETURUNAN INDONESIA DIBELI CLUB BRUGGE

Masih dari kabar soal pemain keturunan. Kiper dari Leeds United yang sempat akan dinaturalisasi timnas Indonesia, Daniel Van den Heuvel, kini sudah resmi pindah ke klub juara bertahan Liga Belgia, Club Brugge. Dilansir dari web resmi Club Brugge, Van den Heuvel dibeli sebagai kiper pelapis. Setelah sebelumnya Club Brugge ditinggal kiper nomor duanya, Nick Shinton. Kiper asal Belanda itu menandatangani kontrak dengan Club Brugge hingga tahun 2026.

Rival Ngiri, Mundurnya Piala AFF 2024, Indonesia Bisa Diuntungkan

0

Pernah nggak sih kalian punya tetangga yang julid? Mereka yang hidupnya tuh selalu disibukkan dengan gosip dan ngomongin hidup orang lain. Bahkan tak jarang tetangga yang rese gitu, nggak suka dengan pencapaian-pencapaian kita. Kalau pernah, pasti rasanya tuh risih. Nah, kurang lebih begitulah yang sedang dirasakan oleh Indonesia.

Saat ini sepakbola Indonesia sedang jadi bahan gunjingan oleh negara-negara tetangga yang julid. Dari beberapa negara di Asia Tenggara, Vietnam bisa dibilang yang nggak ada capeknya ngomongin Indonesia. Yang terbaru, mereka katanya iri dengan Indonesia yang “dianak emaskan” oleh ASEAN Football Federation atau AFF dengan mengundur agenda Piala AFF 2024. Emangnya bener begitu?

Piala AFF Mundur

Soal Indonesia yang di anak emaskan oleh AFF masih bisa diperdebatkan. Tapi soal wacana bahwa penyelenggaraan Piala AFF yang diundur, itu benar adanya. Dilansir Bola.com, Piala AFF 2024 yang sedianya akan digelar November hingga Desember 2024, mundur menjadi Desember 2024 hingga Januari 2025.

Sebetulnya rentang waktu seperti ini sudah biasa dipakai oleh AFF. Pada edisi 2022 kemarin juga begitu. Berawal di akhir Bulan Desember 2022, Piala AFF menggelar pertandingan fase gugur di awal Bulan Januari 2023.

Mundurnya Piala AFF 2024 ternyata bukan karena AFF lebih sayang Indonesia, melainkan demi menghindari benturan dan konflik yang tidak diinginkan dengan klub-klub asal Asia Tenggara. Karena beberapa dari mereka akan berkompetisi di AFC Champions League Elite 2024/25 dan AFC Champions League 2 2024/25.

Jika Piala AFF 2024 digelar sesuai jadwal awal, klub-klub Asia Tenggara yang mentas di dua ajang tersebut disinyalir enggan melepas para pemainnya ke tim nasional masing-masing. Sebab, jadwal Piala AFF 2024 bentrok dengan matchday kelima dan keenam dua kompetisi antarklub se-Asia itu.

Hal tersebut kabarnya sudah dikonfirmasi langsung oleh AFF. Sayangnya, keputusan AFF ini justru menimbulkan gonjang-ganjing di sepakbola Asia Tenggara. Seperti kuda yang ditepok pantatnya, media Vietnam langsung menuding bahwa mundurnya Piala AFF akan menguntungkan salah satu pihak.

Media Vietnam Geger

Beberapa media Vietnam mulai dari TheThao247 hingga Bongda kompak berspekulasi soal alasan mundurnya jadwal Piala AFF 2024. Dari semua media Vietnam, yang paling epic adalah Soha. Mereka tanpa tedeng aling-aling menuding bahwa perubahan jadwal Piala AFF bisa menguntungkan rival Timnas Vietnam, yakni Indonesia.

Media Vietnam tersebut berdalih, jika sesuai jadwal, Indonesia tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan Piala AFF. Apalagi tidak seperti Vietnam, Indonesia juga bermain di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Apalagi sebelumnya Federasi Sepakbola Indonesia sudah memastikan Shin Tae-yong akan tetap menjadi pelatih kepala di Piala AFF edisi kali ini.

Kepastian ini menepis wacana Nova Arianto atau Indra Sjafri yang akan menangani Skuad Garuda agar Coach Shin bisa fokus ke ronde ketiga. Apabila jadwalnya masih tetap, media Vietnam yakin Indonesia tidak akan memiliki persiapan yang cukup. Selain karena kelelahan dan konsentrasinya yang terpecah, kemungkinan Indonesia untuk diperkuat pemain-pemain abroad kecil. Karena pasti sulit mendapat izin dari klub induknya di Eropa. 

Di sisi lain, media Vietnam malah tidak melihat pengunduran jadwal Piala AFF 2024 sebagai keuntungan yang signifikan bagi kubu Timnas Vietnam. Itu karena Federasi Sepakbola Vietnam sudah punya kesepakatan khusus dengan klub lokal dan operator liga. Mereka bisa menyesuaikan jadwal V1 League dengan agenda tim nasional di Piala AFF 2024.

Tetap Pada Keputusan Awal

Nah, dengan mundurnya jadwal Piala AFF 2024, Timnas Indonesia bakal memiliki waktu lebih lama untuk mempersiapkan tim. Coach Shin punya waktu lebih dari dua minggu untuk mematangkan skema permainan dan mempelajari kekuatan calon lawan Indonesia di Grup B Piala AFF 2024.

Kabarnya dengan waktu segitu PSSI juga bisa mengupayakan untuk memanggil beberapa pemain abroad yang masih berkarir di Eropa. Pemain-pemain seperti Rafael Struick, Ivar Jenner, atau Ragnar Oratmangoen yang tidak memangku peran vital di skuad utama klubnya mungkin bisa diusahakan untuk membela Indonesia di Piala AFF 2024.

Meski mendapat waktu persiapan yang lebih lama, keputusan PSSI kabarnya akan tetap sama. Indonesia tidak akan menurunkan skuad utama di Piala AFF 2024. Itu sudah dikonfirmasi oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Untuk turnamen sekelas Asia Tenggara, PSSI akan memprioritaskan pemain-pemain lokal dan U-23 untuk mengisi skuad. 

Tujuannya?

Selain agar pemain-pemain senior bisa fokus ke Kualifikasi Piala Dunia, membagi Timnas Indonesia menjadi dua akan memberikan peluang yang lebih besar kepada pemain-pemain lokal untuk unjuk gigi. Pemain-pemain macam Egy Maulana Vikri, Dimas Drajad atau Nadeo Argawinata yang mulai tersisih dari skuad utama bisa menunjukan pesonanya di turnamen ASEAN Cup 2024.

Selain nama-nama tersebut, pasti akan muncul pemain-pemain lain yang bisa menambah jam terbang di kancah Internasional. Karena dalam dua tahun terakhir, Indonesia sedang berlimpah talenta-talenta muda berbakat. Sebut saja seperti pemain-pemain yang kemarin berlaga di Piala Asia U-23 seperti Komang Teguh, Muhammad Ferrari, Ramadhan Sananta, atau mungkin Bagas Kaffa.

Bahkan jika Coach Shin berkenan, dirinya bisa mengambil beberapa pemain dari skuad yang menjuarai Piala AFF U-19 kemarin. Indra Sjafri pasti punya nama-nama yang dinilai layak untuk promosi ke skuad senior Piala AFF. Kalau boleh usul, Jans Raven, Dony Tri Pamungkas, dan Welber Jardim boleh dicoba sih Coach.

Pada akhirnya, skuad muda yang didaftarkan ke Piala AFF 2024 akan menjadi kerangka dari tim yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2025. PSSI kabarnya memasang target tinggi di pesta olahraga se-Asia Tenggara itu. Tak tanggung-tanggung, Erick Thohir meminta medali emas untuk cabang olahraga sepakbola. Maka dari itu, tak ada salahnya menjadikan Piala AFF 2024 sebagai sarana penggemblengan skuad muda Indonesia.

Balasan PSSI

Soal persiapan sudah aman, kedalaman skuad Indonesia terbilang cukup baik untuk saat ini. Tapi PSSI apa ndak gemes dijulidin terus sama media asing? Sejauh ini, PSSI tidak begitu menghiraukan kritikan atau nyinyiran dari negara-negara tetangga. Mereka lebih ingin fokus pada pengembangan tim, baik secara kualitas permainan atau materi pemain.

Tapi kali ini tampaknya PSSI ingin sedikit memberikan shock therapy kepada Vietnam dengan cara memilih venue khusus untuk Piala AFF 2024 nanti. Biasanya Indonesia akan memainkan pertandingan internasional di Gelora Bung Karno. Tapi melansir Garuda Sport, kali ini PSSI kabarnya bakal menunjuk Jakarta International Stadium sebagai venue utama.

Kita semua tahu, JIS memiliki struktur stadion yang sedikit berbeda dari Gelora Bung Karno. Dengan tak adanya lintasan lari, maka jarak tribun ke garis pinggir lapangan akan semakin dekat. Dengan begitu, fans Indonesia bisa leluasa memberikan teror pada pemain-pemain The Golden Stars. Gimana, pasukan Nguyen, udah siap menghadapi teror Ultras Garuda dan La Grande Indonesia?

https://youtu.be/LjjuUM_bS2M

Sumber: Soha, MSN, Bola.net, Liputan6

Berita Bola Terbaru 8 Agustus 2024 – Starting Eleven News

ARSENAL GASAK LEVERKUSEN

Dari laga uji coba pramusim di Emirates, Arsenal berhasil mencukur tamunya Bayer Leverkusen dengan skor mencolok 4-1. Gol The Gunners dicetak masing-masing oleh Zinchenko, Trossard, Gabriel Jesus, dan mantan pemain Leverkusen, Kai Havertz. Sementara sang juara bertahan Bundesliga, hanya bisa cetak satu gol lewat Adam Hlozek. Kemenangan ini membuat Arteta makin optimis menatap musim baru.

KERUSUHAN LAGA SOUTHAMPTON VS LAZIO

Masih dari laga uji coba pramusim. Namun kali ini berakhir dengan rusuh, yakni antara Southampton vs Lazio. Laga yang dihelat di St Mary tersebut awalnya berjalan lancar. Skor 1-1 mengakhiri babak pertama lewat gol yang dicetak oleh Brereton Diaz dan Castellanos. Namun, di babak kedua, tensi laga memanas akibat keributan yang terjadi di menit 60. Terlihat pemain Lazio, Cataldi adu fisik dengan pemain Soton, Alcaraz. Lalu pemain lainnya pun ikut-ikutan rusuh di tengah lapangan. Sampai-sampai pelatih Soton, Russel Martin campur tangan untuk melerai kerusuhan tersebut. Akibat kejadian rusuh tersebut, dua pemain dari kedua klub, yakni Romagnoli dan Alcaraz diganjar kartu merah.

ZUBIMENDI KE LIVERPOOL?

Beralih ke kabar terbaru mengenai Liverpool. Dilansir Football Espana, The Reds makin dekat untuk memboyong Zubimendi dari Real Sociedad. La Real sudah memberikan lampu hijau sang pemain untuk pindah ke Anfield. Gelandang bertahan berusia 25 tahun itu bahkan mengaku sudah siap untuk menyetujui persyaratan pribadi dengan The Reds. Liverpool dilaporkan akan menebus Zubimendi dengan mahar sebesar 60 juta euro. Pihak La Real juga sudah menutup negosiasi dengan pihak lain selain Liverpool.

OLD TRAFFORD TIDAK JADI DIBONGKAR

Bergeser ke kabar mengenai MU. Dilansir dari The Sun, pihak manajemen MU memutuskan untuk tidak membongkar stadion bersejarah Old Trafford, meski akan membangun stadion baru. Pihak klub hanya akan merenovasi Old Trafford dengan mengurangi kapasitasnya menjadi 30 ribu penonton saja. Setelah itu akan menjadi markas tim sepakbola wanita dan tim akademi. Keputusan dipertahankannya Old Trafford, menjadi kabar baik bagi para fans yang sudah memiliki ikatan emosional dengan markas bersejarah tersebut sejak 1910.

WEST HAM INCAR TRIPPIER

Dari MU, pindah ke West Ham. Dilansir dari Mirror, The Hammers dilaporkan mengubah haluan mereka dalam mencari bek kanan baru dengan menargetkan Kieran Trippier. West Ham tak sabar menunggu ketidakpastian pemain incaran mereka yang tak kunjung sepakat, seperti Aaron Wan Bissaka maupun Noussair Mazraoui. Sementara itu, Kieran Trippier yang akan memasuki tahun terakhir kontraknya, dilaporkan akan dilepas oleh Newcastle jika harga yang diminta mampu disepakati klub peminat. Lebih lanjut dilaporkan bahwa West Ham baru akan menebus Tripper setelah penjualan Zouma rampung.

CHALOBAH DIPERSIAPKAN JADI PENGGANTI GUEHI

Sementara itu klub asal London lainnya, Crystal Palace dikabarkan akan segera mempersiapkan pengganti Marc Guehi yang kemungkinan segera sepakat untuk gabung Newcastle. Dilansir dari Daily Mail, The Eagles telah memantapkan pilihannya kepada Trevoh Chalobah. Bek Chelsea ini kebetulan juga tak masuk rencana pelatih baru Enzo Maresca musim ini. Chalobah dinilai sebagai pengganti yang tepat bagi Guehi di dalam skema Oliver Glasner.

DIGNE BANTAH SENDIRI GABUNG GALATASARAY

Lalu ada kabar terbaru dari bek Aston Villa, Lucas Digne. Dilansir dari The Athletic, bek kiri asal Prancis tersebut telah menolak sendiri untuk gabung dengan klub Turki Galatasaray. Penolakan Digne tersebut terlihat di medsos. Seperti ketika ia mengomentari langsung kabare dirinya sudah sepakat gabung Galatasaray oleh akun X @yagosabuncuoglu. Lucas Digne menolak tawaran tersebut karena ia masih bahagia di Villa Park, meski posisinya kini terancam dengan kedatangan Ian Maatsen.

ATALANTA RESMI DAPATKAN RETEGUI

Dari Inggris terbang ke Italia. Dilansir dari Football Italia, Atalanta dan Genoa dilaporkan telah mencapai kesepakatan transfer Mateo Retegui. Kesepakatan transfer Retegui ke Atalanta dilaporkan mencapai 25 juta euro. Nantinya penyerang Gli Azzurri kelahiran Argentina itu akan bekerja sama dengan Gian Piero Gasperini sebagai pengganti Scamacca yang akan absen lama karena cedera. Retegui sudah berangkat ke Bergamo pada Rabu malam 7 Agustus 2024. Ia akan dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis di Atalanta pada hari Kamis 8 Agustus 2024.

AS ROMA BERBURU BEK SEVILLA

Setelah dari Atalanta, pindah ke kabar AS Roma. Dilansir dari Football Italia, Giallorossi dilaporkan ketagihan berburu pemain La Liga. Setelah mendapatkan Artem Dovbyk dari Girona, AS Roma kini membidik bek Loic Bade dari Sevilla. Pihak Roma dikabarkan telah melakukan kontak dengan Sevilla. Sevilla meminta mahar 20 juta euro kepada AS Roma untuk membawa bek asal Prancis tersebut. Namun, pihak Roma masih ingin Sevilla mengurangi harga tersebut. Kedua klub kini masih menegosiasikan titik temu harga transfer Bade.

JELANG PIALA SUPER EROPA, MBAPPE DAN BELLINGHAM BERLATIH

Beralih langsung ke Spanyol. Skuad Real Madrid telah kembali ke Valdebebas setelah menjalani tur pramusim di AS. Pelatih Carlo Ancelotti menyambut kembali seluruh skuad, termasuk pemain barunya, Kylian Mbappe. Terlihat Mbappe mulai berlatih untuk pertama kalinya dengan Real Madrid ditemani pemain seperti Jude Bellingham. Carlo Ancelotti memiliki waktu seminggu untuk berlatih jelang laga melawan Atalanta di Piala Super Eropa. Mbappe dan Bellingham juga sudah dipastikan oleh allenatore asal Italia tersebut untuk tampil di laga yang digelar di Polandia tersebut.

JAGOAN BOLA MATI BARU REAL MADRID PENGGANTI KROOS

Masih dari kabar soal Real Madrid. Dilansir dari Managingmadrid, El Real dilaporkan telah menunjuk Rodrygo Goes sebagai jagoan bola mati mereka yang baru menggantikan Toni Kroos. Pemain asal Brasil itu diminta mengemban tugas baru itu langsung oleh Carlo Ancelotti. Nantinya Rodrygo akan mengambil tendangan pojok maupun tendangan bebas. Di sesi latihan El Real, terlihat Rodrygo terus mengasah kemampuannya tersebut.

TERUNGKAP, NOMOR PUNGGUNG OLMO DI BARCA

Dari Real Madrid bergeser ke Barcelona. Dilansir dari Football Espana, setelah lolos tes medis, pihak Barca akan segera memperkenalkan rekrutan baru mereka Dani Olmo ke publik Catalan pada hari Jumat 9 Agustus 2024. Laporan tersebut juga mengungkap nomor punggung yang akan dikenakan Dani Olmo. Olmo nantinya akan mengenakan nomor punggung 20, peninggalan Sergi Roberto yang tak diperpanjang kontraknya oleh Barca.

IVAR JENNER IKUT FOTO TIM BERSAMA JONG UTRECHT

Beralih ke kabar soal pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner. Jenner terlihat telah mengikuti sesi pemotretan tim Jong Utrecht. Itu artinya, pupus sudah harapan netizen Indonesia supaya Jenner masuk skuad senior Utrecht di Eredivisie. Momen Jenner ikut sesi foto tim Jong Utrecht tersebut terlihat dari unggahan akun Instagram resmi klub, @fc_utrecht. Musim ini sudah dipastikan pemain berusia 20 tahun itu masih tetap akan membela Jong Utrecht mengarungi kompetisi kasta kedua Liga Belanda 2024/25.

TRIK MARKETING MUANGTHONG UNITED SAAT RESMIKAN RONALDO KWATEH

Masih dari kabar pemain timnas Indonesia, Kali ini adalah Ronaldo Kwateh yang telah resmi diperkenalkan oleh Muangthong United. Namun, dalam perkenalannya, Klub Liga 1 Thailand tersebut langsung keluarkan jurus marketing. Mereka meminta fans sepak bola Indonesia follow Instagram mereka @MuangthongUnited. Netizen Indonesia pun curiga jika Ronaldo Kwateh cuma dijadikan ladang bisnis oleh Muangthong United. Dalam video perkenalannya, Ronaldo terlihat begitu bersemangat mengenakan jersey kebanggaan Muangthong United. Tak lupa fans Muangthong United pun langsung memberikan julukan spesial kepadanya yakni “The Wonderkid”.

ROMENY DAN MAURO ZIJLSTRA GABUNG TIMNAS LAWAN BAHRAIN?

Sementara itu ada kabar terbaru dari calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, yakni Ole Romeny dan Mauro Zijlstra. Kedua pemain tersebut dilaporkan makin dekat gabung timnas seperti apa yang dikatakan langsung oleh orang dekat Romeny di Belanda. Dilansir dari channel YouTube Bung Harpa, orang dekat itu mengabarkan bahwa Romeny dan Zijlstra terlihat sudah bertemu langsung dengan Fardy Bachdim, orang kepercayaan PSSI di Belanda. Namun, proses naturalisasi Romeny dan Zijlstra baru akan rampung pada bulan Oktober nanti. Sehingga mereka diprediksi baru bisa tampil berseragam timnas Indonesia pada tanggal 11 Oktober saat bertemu Bahrain.

LIVERPOOL BISA DATANGKAN ZUBIMENDI KARENA FAKTOR INI

Dilansir dari Sportbible, Liverpool yang sedang membutuhkan pemain baru “nomor 6” berpeluang besar mendapatkan incarannya, Martin Zubimendi. Pemain Real Sociedad yang juga diincar MU tersebut lebih berpeluang ke The Reds karena faktor kedekatan agen Zubimendi, Inaki Ibanez dengan direktur teknis Liverpool, Richard Hughes. Kedekatan Hughes dengan Ibanez sudah pernah diterapkan ketika Hughes mendatangkan pelatih Andoni Iraola saat masih di Bournemouth. Zubimendi diklaim sangat diminati Arne Slot untuk membentuk trio lini tengah baru bersama Mac Allister dan Szoboszlai.

ARSENAL INGIN TUKAR KIPER DENGAN WOLVES

Sementara itu kabar dari Arsenal, kiper cadangan mereka Aaron Ramsdale dilaporkan akan segera ditukar dengan kiper bidikan Arteta dari Wolves, Dan Bentley. Dilansir Mirror, Arsenal memilihnya karena secara gaji, lebih murah ketimbang Ramsdale. Di sisi lain, Wolves sebagai klub pemilik Bentley juga masih mencari kiper inti setelah Jose Sa berencana hengkang. Menurut laporan, nantinya Wolves akan menambah uang tunai kepada Arsenal ditambah Bentley, untuk mendapatkan tanda tangan Ramsdale.

BUKAN SOLANKE, TAPI STRIKER INI YANG MENDEKAT KE SPURS

Sementara itu, rival Arsenal Tottenham Hotspur yang kabarnya akan mengontrak Solanke sebagai striker baru, kini malah mengalihkan incaran ke striker Lille, Jonathan David. Dilansir Triballfootball, striker asal Kanada tersebut gagal gabung ke Roma yang sudah mendapatkan Dovbyk. Jonathan David kini terbuka untuk hengkang ke Spurs setelah enggan memperpanjang kontraknya di Lille yang tersisa hingga 2025.

KURT ZOUMA MENUJU AL AHLI?

Beralih ke kabar dari klub London lainnya, West Ham United. The Hammers kini sedang dalam pembicaraan dengan klub Liga Pro UEA, Shabab Al Ahli Club untuk mendiskusikan kesepakatan transfer Kurt Zouma. Bek Prancis tersebut rencananya akan dibuang West Ham karena tidak disukai oleh pelatih baru, Julen Lopetegui. Menurut laporan, Zouma juga termasuk pemain West Ham yang bergaji tinggi. Pihak klub ingin mengurangi beban gaji mereka setelah mendatangkan banyak pemain musim ini.

SEPTEMBER NANTI TIMNAS INGGRIS AKAN DILATIH PELATIH INTERIM

Masih dari sepakbola Inggris. Dilansir dari The Telegraph, sebelum mendapat pelatih asing secara permanen, Timnas Inggris di bulan September ini akan dilatih dulu oleh pelatih interim, Lee Carsley. Pelatih Timnas Inggris U-21 tersebut akan ditunjuk FA menangani The Three Lions setidaknya di dua laga jeda Internasional bulan September melawan Republik Irlandia dan Finlandia.

ANAK ROBERTO MANCINI JADI STAF DECO DI BARCELONA

Beralih ke kabar sepakbola Spanyol. Dilansir Football Espana, Barcelona telah resmi kedatangan anak dari Roberto Mancini, yakni Andrea Mancini. Andrea akan bergabung sebagai staff dari Direktur Olahraga Deco. Andrea dilaporkan akan tiba di Barcelona pada minggu ini. Fyi, Andrea Mancini ini sebelumnya sempat bekerja sebagai pencari bakat di Fiorentina dari tahun 2019 hingga 2023. Musim lalu, ia sudah bekerja sebagai direktur olahraga di Sampdoria.

PEMULIHAN CEDERA ALABA TERNYATA MASIH LAMA

Masih dari Spanyol. Dilansir dari Marca, bek Real Madrid David Alaba ternyata sudah kembali ke Valdebebas disaat rekan-rekannya masih jalani tur pramusim di AS. Alaba kembali ke Valdebebas dalam rangka pemulihan cederanya. Menurut laporan, cedera yang diderita Alaba ini masih membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa sembuh total. Sebelumnya, cedera yang diderita Alaba tersebut didiagnosis akan sembuh pada Oktober atau November 2024. Namun karena masa penyembuhannya berjalan lambat, Alaba belum bisa dipastikan kapan bisa sembuh total.

JULIAN ALVAREZ DATANG, GRIEZMANN KE LAFC

Ada kabar terbaru dari Atletico Madrid setelah kabar kedatangan Julian Alvarez. Dilansir Goal, pilar Los Colchoneros, Antoine Griezmann dikabarkan akan segera hengkang dari Wanda Metropolitano. Klub MLS, Los Angeles FC jadi yang terdepan menampung Griezmann. Klub MLS tersebut terobsesi untuk segera mempertemukan Griezmann dengan Giroud dan Lloris. Kabarnya LAFC segera menebus Griezmann dengan mahar yang diminta Atletico Madrid sebesar 10 juta euro.

PT LIB GANDENG KONSULTAN DARI BARCELONA

Beralih ke sepakbola nasional. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menggandeng perusahaan konsultan sepakbola dari Barcelona, Ekkono. Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus mengatakan, kerjasama ini untuk meningkatkan kualitas Liga 1 musim 2024/25. Kolaborasi ini diharapkan bisa membuat Liga Indonesia naik level sebagai liga terbaik kedua di Asia Tenggara dan terbaik ke 12 di Asia. Asal tahu saja, Ekkono ini merupakan perusahaan konsultan yang bergerak di bidang pembinaan pemain usia muda dan beberapa metode pelatihan. Mereka mempunyai klien-klien seperti Barcelona maupun Federasi Sepakbola Jepang dan Thailand.

MAARTEN PAES SANTAI JELANG SIDANG CAS

Sementara itu, kabar lain datang dari Maarten Paes. Kiper yang masih menunggu sidang di Pengadilan Olahraga (CAS) tanggal 15 Agustus mendatang, terlihat santai dan tersenyum. Ia justru menikmati waktu luangnya dengan menonton pertandingan MLB antara Texas Rangers melawan Astros. Sebelumnya Ketum PSSI, Erick Thohir, mengatakan masih akan menunggu kabar terbaru dari FIFA dan CAS tentang kabar terbaru Maarten Paes. Pak Erick juga belum mengetahui apakah Maarten Paes akan mengikuti sidang tersebut atau tidak.

Jepang: Rival Baru Timnas Indonesia, Musuh di Kualifikasi Piala Dunia 2026

0

Tahun 2024 barangkali jadi tahun tersibuk dalam sejarah sepakbola Indonesia. Baru kelar menghelat Piala AFF U-19, kini Indonesia harus mengalihkan fokus ke ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga. Kurang dari satu bulan lagi, punggawa Timnas Indonesia akan melakukan pertandingan pembuka melawan Arab Saudi. 

Selain skuad asuhan Roberto Mancini, Indonesia akan menantang salah satu kekuatan terbesar sepakbola Asia, Jepang. The Blue Samurai dijadwalkan akan lebih dulu bertandang ke Indonesia pada pertengahan November mendatang. Lantas, sejauh apa persiapan Jepang menghadapi ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026?

Sepak Terjang Jepang di Piala Dunia

Setelah Piala Asia, Jepang akan kembali bertemu Indonesia di kompetisi yang lebih besar, yakni Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bagi Indonesia, Piala Dunia mungkin jadi sebuah kompetisi yang asing. Karena di era modern, Indonesia belum pernah mencicipi main di putaran final Piala Dunia.

Terakhir kali Indonesia mentas di Piala Dunia sudah lama sekali. Bahkan kala itu Indonesia masih menggunakan nama Hindia Belanda. Di sisi lain, perasaan itu tidak dirasakan oleh Jepang. Dalam dua dekade terakhir, negara asal Captain Tsubasa itu konsisten meramaikan ajang Piala Dunia.

Hingga tahun 2022, tim yang identik dengan warna biru dan putih ini tercatat sudah tujuh kali berpartisipasi di Piala Dunia. Timnas Jepang memulai debutnya pada Piala Dunia 1998 yang kala itu diselenggarakan di Perancis. Pada penampilan perdananya, Jepang yang tergabung dalam Grup H kalah dalam semua pertandingan.

Jepang tidak berhasil mencetak gol dan mengakhiri laga dengan kekalahan 1-0 atas Argentina dan Kroasia. Saat melawan Jamaika pun Jepang kalah dengan skor 2-1. Itu jadi penampilan terakhir The Blue Samurai di ajang Piala Dunia 1998. Masashi Nakayama jadi pencetak gol pertama bagi Jepang di Piala Dunia.

Sejak saat itu, Jepang tidak pernah absen menjadi wakil Asia di setiap ajang empat tahunan ini. Meski begitu, Jepang masih cukup kesulitan dalam bersaing dengan tim-tim Eropa. Maka dari itu pencapaian Timnas Jepang di Piala Dunia naik turun layaknya roller coaster. Selama tujuh kali ikut serta, prestasi terbaik mereka hanya mentok di 16 besar. Itu terjadi di edisi 2002, 2010, 2018, dan 2022 kemarin.

Pernah Jadi Tuan Rumah

Jepang bahkan masih kalah dari Korea Selatan yang sudah pernah menjadi juara keempat di ajang Piala Dunia 2002. Oh iya, di edisi itu Korea Selatan bertindak sebagai tuan rumah bersama Jepang. Keduanya sama-sama menyumbangkan sembilan venue untuk menggelar pertandingan Piala Dunia.

Meski sama-sama berstatus tuan rumah, nasib The Blue Samurai tak semujur Taeguk Warriors. Di edisi Piala Dunia yang memunculkan Brazil sebagai juaranya itu, Jepang berada di Grup H bersama Belgia, Rusia, dan Tunisia. Jepang memulai turnamen dengan cukup baik. Shunsuke Nakamura dan kolega berhasil menahan imbang Belgia dengan skor 2-2. 

Kemudian, Jepang bisa mengamankan satu tempat di babak 16 besar setelah menang 1-0 atas Rusia dan 2-0 atas Tunisia. Sayangnya, Jepang bertemu dengan Turki di fase gugur. Di era itu, Turki jadi tim kejutan dengan finis sebagai juara ketiga.

Piala Dunia 2022 yang Spesial

Seperti yang sudah disampaikan di awal, mencapai babak 16 besar Piala Dunia bukan suatu hal yang baru bagi Jepang. Tapi Piala Dunia 2022 barangkali jadi yang paling spesial. Walau hanya mencapai babak 16 besar, Jepang yang sudah ditukangi oleh Hajime Moriyasu membuat penikmat sepak bola di seluruh dunia berdecak kagum berkat permainan serta semangat juang yang luar biasa.

Satu grup dengan mantan juara dunia, Jerman dan Spanyol, Jepang sempat diragukan. Namun, mereka justru mengejutkan dengan mengalahkan Jerman lewat comeback yang hebat. Tim Panser yang unggul lebih dulu lewat penalti Ilkay Gundogan, harus rela kehilangan poin setelah di babak kedua, Jepang mencuri dua gol. Skor 2-1 pun tersaji di akhir laga.

Tak sampai di situ, skema yang sama juga terulang di laga melawan Spanyol. Bermain di Khalifa International Stadium, Jepang menang 2-1 setelah sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama. Kemenangan ini sekaligus membawa Jepang lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup E.

Kekuatan di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Setelah perjalanan yang istimewa di Piala Dunia 2022, kini Timnas Jepang tengah mengincar target yang lebih tinggi di Piala Dunia 2026. Masih mempertahankan Hajime Moriyasu jadi langkah cerdas dalam mengupayakan target besar tersebut.

Di bawah kendalinya, Jepang bisa mengembangkan tim dengan lebih terintegrasi. Perlahan namun pasti, perkembangan itu sudah terbukti dalam dua tahun terakhir. Pasca Piala Dunia 2022, Jepang terlihat makin gahar di tahun 2023. Melakoni agenda uji coba melawan tim-tim dari Eropa dan Amerika Latin seperti Kanada, Turki, Jerman, dan Uruguay; Jepang hanya kalah sekali dari Kolombia.

Jerman, Turki, dan Kanada bahkan dibuat bertekuk lutut oleh Wataru Endo dan kolega. Margin golnya pun cukup tinggi, Jepang setidaknya mencetak empat gol saat menghadapi ketiga tim tersebut. Keganasan The Blue Samurai pun terus berlanjut di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde kedua.

Menghadapi tim-tim medioker macam Korea Utara, Myanmar, dan Suriah; Jepang tak terkalahkan. Dalam enam pertandingan, Jepang mengantongi enam kemenangan dan mencetak 24 gol. Yang bikin ngeri lagi, ketiga lawan Jepang itu tak mampu menjebol pertahanan skuad asuhan Hajime Moriyasu. 

Soal materi pemain, Jepang tak banyak mengalami perubahan dari skuad Piala Dunia 2022. Di situ ada Takumi Minamino, Takefusa Kubo, Takehiro Tomiyasu, Ritsu Doan, Wataru Endo, dan masih banyak lagi. Hampir semua pemain Jepang berkarir di Eropa. Itu yang membuat level mereka jauh di atas negara-negara Asia lainnya. Tak heran Jepang bakal jadi jagoan di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti.

Indonesia Mulai Mengejar

Lucunya, sebelum kekuatan sepakbolanya melesat seperti sekarang, Jepang ternyata pernah berguru ke Indonesia. Tepatnya pada tahun 1991, di mana saat itu federasi sepakbola Jepang belum tahu bagaimana cara menyelenggarakan kompetisi domestik yang bersifat profesional.

Federasi sepak bola Negeri Sakura kala itu mempelajari betul bagaimana Indonesia menyelenggarakan Galatama, kompetisi profesional Indonesia yang sudah eksis sejak 1979. Jepang pada akhirnya bukan sekadar mampu membuat liga profesional, namun mengembangkannya lebih jauh.

Mereka juga membenahi soal infrastruktur, pengembangan sepakbola di usia muda, dan menciptakan piramida sepakbola sampai ke jenjang sekolah menengah atas. Hasilnya, seperti yang kita lihat sekarang. Terus Indonesia yang diambil ilmunya gimana? Walaupun agak mengkis-mengkis, Indonesia mulai menyusul. Program naturalisasi jadi cara yang ditempuh PSSI.

Jika bicara hasil, Indonesia memang belum mendapatkan trofi. Tapi dengan semakin seringnya ketemu tim-tim besar macam Qatar, Irak, Australia, bahkan Jepang di kompetisi-kompetisi besar, tandanya Indonesia sudah layak masuk sirkel tim-tim top Asia. Hmmm, jadi kangen main bareng Timor Leste dan Brunei Darussalam, nih.

Sumber: Jawapos, Liputan6, Bola.com, Idntimes

Nasib Para Pencetak Gol di Kualifikasi Piala Dunia Terbaik Timnas Indonesia

Keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 merupakan prestasi yang patut dibanggakan. Sudah sekian lama Tim Garuda tidak tampil impresif di ajang perebutan tiket menuju kompetisi terakbar sepak bola dunia. Terakhir, tim Garuda tampil impresif di kualifikasi Piala Dunia adalah pada edisi 2002.

Kala itu, Timnas keluar sebagai runner up di fase grup, di bawah calon lawan yang akan kembali bertemu lagi pada kualifikasi edisi kali ini, yaitu China. Posisi runner up tersebut membuat Indonesia gagal lolos ke babak selanjutnya karena yang lolos hanya juara grup.

Penampilan Tim Garuda saat itu sangat mengesankan. Timnas mengoleksi 12 poin dan mencetak 16 gol. Sebuah catatan yang Impresif. Lantas, bagaimana nasib para pencetak gol Indonesia di edisi kualifikasi Piala Dunia terbaik yang pernah dilakoninya tersebut kini?

 

Agung Setyabudi

Agung Setyabudi adalah pembuka keran gol Timnas di ajang kualifikasi Piala Dunia 2002. Pemain yang kala itu bermain untuk PSIS Semarang mencetak gol pembuka saat Tim Garuda menjamu Maladewa pada 8 April 2001. Timnas menang 5-0.

Pemain yang berposisi natural sebagai bek kiri tersebut membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno bergemuruh di menit ke-8. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang dirinya ciptakan pada ajang ini.

Setelah berhenti bermain bola, lelaki kelahiran Surakarta tersebut pernah menjadi asisten pelatih Persis Solo untuk kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2013. Dikutip dari One Football, mantan kapten Timnas tersebut sempat melatih kontingen sepak bola Kota Surakarta untuk Porprov Jateng 2023.

Dirinya mengaku tak terlalu berminat untuk kembali melatih tim profesional. ”Kalau nanti saya melatih lagi, pekerjaan saya di PDAM (Kota Surakarta) jadi terbengkalai. Dah, saya sudah cukup di profesional. Mau melatih yang di kampung-kampung saja,” ujar Sang Raja Assist dikutip dari One Football.

 

Kurniawan Dwi Yulianto

Pada pesta gol melawan Maladewa, 8 April 2001, Kurniawan Dwi Yulianto ikut andil dengan mencetak gol kedua. Striker yang kala itu bermain untuk PSM Makassar tersebut mencetak gol pada menit ke-14. Gol tersebut akan menjadi jalan pembuka untuk gol-gol lainnya.

Selama ajang kualifikasi Piala Dunia 2002, Kurniawan mencetak total 4 gol untuk Tim Garuda. Gol keduanya dicetak saat Indonesia meremukkan Kamboja di Gelora Bung Karno pada 22 April 2001. Dua pekan kemudian, pada 6 Mei 2001, Si Kurus kembali mencetak gol saat Timnas bertandang ke Maladewa. Satu gol terakhir dicetak saat Timnas dibekuk China 5-1 di Kunming, 13 Mei 2001.

Seperti yang banyak diketahui orang, Kurniawan kini merupakan seorang pelatih. Si Kurus memulai karir kepelatihannya dengan menjadi asisten di Borneo FC. Sempat menjadi asisten Bima Sakti di Timnas senior, Kurniawan melanglang buana ke luar negeri menjadi pelatih di Sabah FA dan asisten pelatih di Como U19.

Teranyar, Transfermarkt mencatat Si Kurus sebagai asisten pelatih kontingen Indonesia menuju Olimpiade 2024 yang kalah di tangan Guinea.

 

Bima Sakti Tukiman

Bima Sakti Tukiman tak mau ketinggalan mencetak gol saat Indonesia melumat Maladewa 5-0. Bima mencetak gol ketiga yang juga merupakan gol satu-satunya yang ia cetak di Kualifikasi Piala Dunia 2002. Tak hanya jago memberi umpan, ternyata gelandang flamboyan tersebut juga mampu mencetak sebuah gol.

Karirnya sebagai pesepakbola sebenarnya cukup panjang. Mantan pemain Sampdoria U19 tersebut baru pensiun tahun 2017 setelah mengakhiri karirnya dengan klub kota asalnya, Persiba Balikpapan.

Bima yang kini sudah menyandang gelar coach, sempat ditunjuk sebagai pelatih sementara Timnas senior. Setelahnya, Coach Bima banyak berurusan dengan kepelatihan Timnas junior. Baik sebagai pelatih kepala ataupun sebagai asisten pelatih.

 

Bambang Pamungkas

Sudah barang pasti apabila salah satu bakat terbaik yang pernah dihasilkan Indonesia, Bambang Pamungkas ikut berpesta kala Indonesia melumat Maladewa 5-0. Pada laga tersebut, Bepe mencetak gol pamungkas.

Tak hanya itu, Bepe yang kala itu belum mencapai usia 21 tahun, kembali mencetak gol pamungkas saat Indonesia bertandang ke Kamboja pada 29 April 2001. Timnas menang dua gol tanpa balas atas tuan rumah.

Tak seperti para pemain lain, fans berat Inter dan Carlos Valderrama tersebut tidak melanjutkan karir sebagai seorang pelatih. Dirinya lebih memilih untuk menjadi aktor di balik layar Persija Jakarta. Terbaru, dilansir dari Indosport, Bepe ditunjuk sebagai Manajer Macan Kemayoran sejak pertengahan tahun 2024.

 

Uston Nawawi

Pada laga kedua Timnas di ajang kualifikasi Piala Dunia 2002, Uston Nawawi adalah bintangnya. Gelandang bertenaga tersebut mencetak hattrick pada laga melawan Kamboja yang berakhir dengan skor 6-0. Paman dari Rendi Irwan tersebut tampil membara sore itu setelah pemain Kamboja membuka keunggulan dengan sebuah gol bunuh diri. Dirinya juga mencetak sebuah gol saat Timnas menggilas Maladewa 5-0.

Abah Uston memulai karir kepelatihannya dengan menangani PSIR Rembang pada tahun 2016. Setelahnya, Abah Uston kembali ke Persebaya untuk mengurusi tim junior. Lambat laun, dirinya naik ke skuad utama Bajul Ijo dan menjadi asisten pelatih di sana. Bahkan pada Liga 1 2023/24 lalu, Abah Uston sempat menjadi pelatih interim Green Force.

 

Aples Gideon Tecuari

Aples Gideon Tecuari juga ikut melengkapi pesta Timnas saat menggulung Kamboja 6-0. Bek tangguh tersebut mencetak satu-satunya gol yang ia masukkan selama kualifikasi Piala Dunia 2002 pada laga tersebut.

Kaka Aples merupakan salah satu mantan pemain bola yang sempat mengalami nasib yang sangat pahit. Dikutip dari CNN, Kaka Aples sempat nyambi sebagai supir angkot kala dirinya terkena hukuman larangan bermain yang membuat kontaknya bersama PSPS Pekanbaru dihentikan.

Dirinya juga diketahui sempat menjual jersey kenangannya yang ia kenakan saat membela logo Garuda di dada pada SEA Games 1997. “Sebelum diserahkan ke pembeli, foto dulu biar dikenang fotonya,” tulis Kaka Aples lewat akun Instagram pribadinya.

Dilansir dari Skor, Kaka Aples mengaku sebenarnya dirinya tidak berniat menjual jerseynya. Namun, karena sedang ada keperluan mendesak, akhirnya ia menjual satu jerseynya. Dikutip dari Timika Bisnis, Kaka Aples bersama Rochi Putiray bergabung ke jawara Liga 3 Zona Papua 2023, Waanal Brothers FC. Aples disebutkan bertugas mengurusi tim junior klub tersebut.

 

Eko Purjianto

Warga lokal Semarang, Eko Purjianto mencetak gol pembuka kala Timnas menekuk Kamboja dua gol tanpa balas di kandang mereka. Itu merupakan satu-satunya gol yang dicetak olehnya pada kualifikasi Piala Dunia 2022.

Transfermarkt mencatat, karir kepelatihannya dimulai dengan menangani tim muda PSIS Semarang pada tahun 2010. Sempat bergabung ke Bali United dan Persis Solo, pada musim 2023/24, Mahesa Jenar memulangkan warga aslinya tersebut sebagai asisten pelatih.

Diketahui, dirinya juga sosok di balik kesuksesan Timnas U19 meraih Piala AFF U19 di Surabaya dan Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023, karena menjadi asisten Indra Sjafri.

 

Ismed Sofyan

Ismed Sofyan menjadi pemain yang ikut andil dalam total 16 gol yang Timnas Indonesia ciptakan pada kualifikasi Piala Dunia 2002. Haji Ismed mencetak gol pamungkas saat Indonesia menang dua gol tanpa balas di kandang Maladewa pada 6 Mei 2001.

Pada Februari 2024 lalu, Ismed Sofyan diketahui baru menyatakan gantung sepatu dari lapangan hijau. Pemain kelahiran Aceh Tamiang tersebut pensiun di umur 44 tahun. Dilansir oleh Skor, setelah pensiun Haji Ismed kemungkinan akan terjun ke dunia kepelatihan. Diketahui, Haji Ismed sudah memiliki lisensi kepelatihan A dari AFC.

https://youtu.be/SNpbr4Epqa8

Sumber: One Football, Transfermarkt, Detik, Bolasport, CNN, Skor, dan Timika Bisnis