Kenapa Van Dijk Lebih Memilih Menggunakan Nama Virgil Di Jerseynya Bukan ‘Van Dijk’?

spot_img

Nama Virgil Van Dijk mulai muncul ke permukaan saat didatangkan Liverpool dari Southampton pada awal 2018 silam.

Di boyong dengan harga 75 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun membuatnya menjadi bek termahal dalam sejarah sebelum akhirnya di patahkan Harry Maguire ketika direkrut MU dari Leicester City.

Tampil membela Liverpool, Virgil menjelma menjadi salah satu bek terbaik di dunia. Ketenangannya di lini belakang membuat pertahanan Liverpool sulit ditembus, dirinya juga berhasil membawa The Reds jadi raja eropa 2019.

Pemain bernomor punggung empat itu juga sukses menyabet gelar pemain sepak bola pria terbaik versi FIFA di tahun 2019. Tak hanya itu, di level timnas pun Virgil tampil mengesankan. Namun, ada yang menarik ketika melihat Virgil sedang bertanding di atas lapangan.

Di Eropa bahkan di seluruh penjuru dunia, umumnya dan jadi hal yang lumrah terjadi apabila pesepak bola menggunakan nama belakang mereka di jersey yang dipakainya. Sebut saja David Beckham, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau Robin van Persie.

Semuanya menggunakan nama belakang atau nama keluarga. Biasanya, nama itu digunakan secara turun temurun sebagai identitas suatu keluarga. Di Belanda sendiri, kata ‘van’ biasa digunakan sebagai penyambung nama depan dan belakang. Contohnya seperti Marco van Basten, Ruud van Nistelrooy, Rafael van Der Vart, Edwin van Der Sar dan Virgil van Dijk.

Akan tetapi, terdapat perbedaan antara Virgil van Dijk dengan para pendahulunya tersebut. Biasanya, pemain yang memiliki nama van mencantumkan nama belakang di jersey.

Contohnya adalah Marco van Basten yang menuliskan nama ‘Van Basten’. Edwin van Der Sar yang menuliskan nama ‘Van Der Sar’ Atau Ruud van Nistelrooy yang memakai nama ‘V. Nistelrooy’ di jersey-nya.

Namun, Virgil van Dijk justru menggunakan nama depan di jersey. “Virgil” demikian yang tertulis di atas angka empat di jersey Liverpool maupun tim nasional Belanda.

Rupanya, Virgil van Dijk memiliki alasan kenapa menggunakan nama depan. Menurut pamannya, Steven Fo Sieeuw, hal itu karena Virgil memiliki hubungan kurang baik dengan ayahnya yang bernama Ron Van Dijk.

“Virgil telah melakukan dengan sangat baik untuk menjadi seperti sukses mengingat pasang surut yang ada di keluarganya, Dia melalui berbagai kehidupan dalam keluarga. Ayahnya berpisah dengan ibunya dan ketiga anaknya termasuk Virgil, dan dia tidak bisa memaafkan ayahnya,” kata Steven Fo Sieeuw (Dikutip dari Sportible)

Pamannya menceritakan, bahwa sang ayah selama tahun-tahun penting ketika Virgil merambah menuju kesuksesan tidak berada bersamanya, Ayah Virgil ketika itu meninggalkan ibunya yang bernama Hellen saat usianya 12 tahun.

Sehingga dalam kehidupannya membuat Virgil hanya mendapat kasih sayang dan perhatian penuh dari ibunya saja. Selama bertahun-tahun pula, ibu Virgil harus menghidupi dan membesarkan ketiga anaknya.

“Sejujurnya, ayah Virgil van Dijk tidak ada dalam kehidupannya selama bertahun-tahun. Ibunya merupakan pahlawan untuknya. Dia menyatakan secara jelas perasaannya,” lanjut sang paman. (Dikutip dari Givemesport)

Meski ikut mengenalkan dunia sepak bola, kabarnya Virgil merasa tersinggung terhadap sikap sang Ayah. Menurut cerita dari teman ayahnya, Virgil kesal setelah sang Ayah menolak untuk hadir di salah satu laga Virgil bersama Southampton.

Ketidakhadiran seorang ayah memang bukan hal mudah untuk anak yang sedang tumbuh seperti Virgil van Dijk. Beruntung pemain yang pernah membela Groningen ini membuktikan bisa sukses sebagai pesepak bola tanpa sang ayah.

Berbicara tentang masa sulit tersebut, Virgil Van Dijk mengatakan kepada wartawan Belanda, Jan Mennega pada tahun 2011: “Saya pertama kali tinggal bersamanya [ayah] untuk sementara waktu dan setelah itu saya memilih untuk kembali dengan ibu saya.

“Pada waktu itu kakak dan adik saya sudah tinggal bersamanya. Lalu aku memutuskan semua kontak dengan ayahku.

“Awalnya itu tidak bagus tapi aku tidak membutuhkannya lagi. Ayah saya mencoba membangun kembali kontak tetapi saya tidak ingin melihatnya.”

“Ketika saya bertambah tua mungkin saya akan berbicara dengannya lagi, tetapi pada saat ini saya tidak punya perasaan untuknya.” Ujar Virgil Van Dijk (Dikutip dari Soccerpedia)

Virgil Van Dijk juga menambahkan bahwa saudara laki-lakinya yang merupakan pengusaha, Jordan, 24 tahun, dan saudara perempuannya Jennifer, 16 tahun, juga tidak memakai Van Dijk sebagai nama keluarga dan lebih memilih memakai nama gadis ibu mereka, Fo Sieeuw.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru