Kembali Rasakan Degradasi Musim Ini, Begini Skuad Hebat Yang Pernah Dimiliki Parma

  • Whatsapp
Kembali Rasakan Degradasi Musim Ini, Begini Skuad Hebat Yang Pernah Dimiliki Parma
Kembali Rasakan Degradasi Musim Ini, Begini Skuad Hebat Yang Pernah Dimiliki Parma

Setelah sempat bangkrut dan kembali ke kompetisi tertinggi Italia, Parma mampu bertahan selama beberapa musim lamanya. Nahas, pada musim ini, mereka kembali harus turun dan pergi dari kompetisi Serie A, setelah posisi saat ini tidak memungkinkan klub besutan Roberto D’Aversa untuk bertahan.

Kepastian terdegradasi nya Parma didapat setelah mereka dipecundangi tuan rumah Torino dengan skor 1-0. Hasil pertandingan yang dihelat di Stadio Olimpico Grande Torino itu ditentukan oleh gol semata wayang bek kanan Il Toro, Mergim Vojvoda, di pertengahan babak kedua.

Bacaan Lainnya

Bila menilik pada sejarah, il Gialloblu menjadi salah satu yang disegani di liga Italia di era 1990-an. Mereka pernah diisi oleh nama-nama hebat yang tersebar di seluruh dunia. Dan pada kesempatan kali ini, starting eleven akan menyajikan susunan formasi terbaik yang pernah dimiliki Parma.

Kiper: Gianluigi Buffon (1995-2001)

Gianluigi Buffon sukses menjadi salah satu penjaga gawang terhebat sepanjang masa. Kiper asal Italia ini memulai karirnya bersama Parma. Dia bahkan sudah melakoni debut profesional bersama Parma di usia 17 tahun, dimana dia tampil begitu apik di laga melawan AC Milan.

Dalam debutnya, Gigi berhasil menghentikan upaya dua penyerang paling mematikan dalam sejarah kompetisi Italia, George Weah dan Roberto Baggio. Sejak saat ini, Buffon langsung menjadi andalan tim dan berhasil memenangkan sejumlah trofi, termasuk Coppa Italia dan Liga Europa.

Saat ini, dia masih dianggap sebagai legenda dan belum putuskan pensiun meski usianya sudah menginjak angka 43 tahun.

Bek Kiri: Antonio Benarrivo (1991-2004)

Benarrivo adalah salah satu pemain sayap paling handal di Italia pada zamannya. Dia mampu menjadi pemain yang menyusuri dua sisi lapangan. Antonio Benarrivo telah menghabiskan sekitar 13 tahun bersama Parma dan disebut sebagai legenda oleh para penggemar.

Meski tercatat sebagai pemain yang tidak pernah catatkan gelar Serie A bersama Parma, sama seperti Buffon, dia termasuk ke dalam pemain yang mampu menjuarai kompetisi Eropa kelas dua.

Bek Tengah: Fabio Cannavaro (1995-2002)

Fabio Cannavaro, pernah menyabet gelar sebagai pemain terbaik di dunia. Dia yang berposisi sebagai seorang bek memang punya kemampuan terbaik dalam bertahan. Memulai karir bersama Napoli, Cannavaro yang direkrut Parma langsung mampu jadi andalan di lini belakang.

Cannavaro, seperti kebanyakan pemain di lineup ini, menjadi bagian dari era kejayaan Parma. Sepanjang karirnya, selain bersama Parma, Cannavaro juga pernah tercatat sebagai pemain andalan Juventus, Real Madrid, dan juga timnas Italia.

Bek Tengah: Lorenzo Minotti (1987-1996)

Lorenzo Minotti mampu membawa Parma promosi ke Serie A pada tahun 1990. Dia adalah salah satu pemain paling legendaris yang pernah membela Parma. Dia banyak diidolakan karena punya karakter luar biasa.

Di timnas Italia, Minotti menjadi pesaing ketat bek legendaris milik AC Milan, Franco Baresi. Selain mampu sumbangkan banyak gelar, Minotti juga tercatat sebagai bek yang rajin mencetak gol. Di kompetisi Serie A, dia tercatat telah sumbangkan 29 gol untuk Parma.

Bek Kanan: Lilliam Thuram (1996-2001)

Siapa yang tak kenal Lilliam Thuram, salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki timnas Prancis?

Thuram yang bergabung dengan Parma usai diboyong dari Monaco, langsung tunjukkan kualitasnya sebagai penjaga lini pertahanan paling berkualitas. Dia menghabiskan lima musim di Ennio Tardini, dan sukses masuk ke dalam kenangan para penggemar.

Berkat penampilan luar biasanya, dia ditebus oleh Juventus pada tahun 2001.

Gelandang Kanan: Diego Fuser (1998-2001)

Bergeser ke lini tengah, nama Diego Fuser sama sekali tidak bisa disingkirkan. Dia merupakan gelandang berbakat yang membela Parma selama tiga tahun. Sebelumnya, Diego Fuser pernah bermain untuk Milan, Lazio, dan Fiorentina, tetapi levelnya benar-benar naik ketika dia bermain untuk Parma.

DI musim pertamanya, dia langsung mampu membawa Parma meraih gelar juara Piala UEFA. Meski masanya di Parma tergolong singkat, keberadaan Diego Fuser disebut sebagai salah satu yang paling legendaris dalam buku sejarah Parma.

Gelandang Tengah: Dino Baggio (1994-2000)

Dino Baggio yang bermain untuk Juventus telah menciptakan keputusan brilian usai dia bergabung dengan Parma pada 1994.

Beberapa bulan setelah bergabung dengan Parma, Baggio mencetak dua gol yang dibutuhkan Parma untuk mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 di partai puncak Piala UEFA. Dijual oleh Parma pada tahun 2000, Dino Baggio meninggalkan klub dengan sebutan legenda.

Gelandang Kiri: Juan Sebastian Veron (1998-1999)

Nama Juan Sebastian Veron begitu tersohor dalam dunia sepakbola. Dia telah banyak membela klub besar, termasuk Parma. Veron bergabung dengan Parma pada musim 1998/99, dan itu akan selalu dianggap sebagai hadiah terbesar bagi seluruh penggemar.

Veron menjadi andalan di lini tengah Parma dan langsung mampu persembahkan gelar Liga Europa. Selain itu, dia juga lantas sumbangkan trofi Coppa Italia untuk Parma. Berkat permainan ciamiknya, Lazio rela mengucurkan dana senilai lebih dari 18 juta pounds untuk bisa amankan tanda tangan Veron.

Meski hanya semusim membela Parma, prestasi yang ditinggalkan Veron sangatlah luar biasa.

Gelandang Serang: Gianfranco Zola (1993-1996)

Gianfranco Zola merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Dia juga merupakan salah satu pemain terpenting dalam sejarah Parma, usai melihat apa yang telah dilakukannya untuk klub.

Meski saat itu dia menjadi pemain yang tidak begitu cocok dengan Carlo Ancelotti, tetap saja, gelontoran 51 golnya selama membela Parma akan selalu dikenang sebagai yang terhebat oleh penggemar.

Penyerang: Hernan Crespo (1996-2000 & 2010-2012)

Hernan Crespo sukses masuk ke dalam buku sejarah Parma, setelah dia mampu tunjukkan kontribusi luar biasa bagi tim.

Penyerang asal Argentina ini punya kemampuan mencetak gol yang sangat luar biasa, hingga layak disebut sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Parma. Meski sempat mengalami masa sulit di awal, Crespo segera bangkit dan tunjukkan jati diri sebagai seorang penyerang sejati. Selama dua periode nya membela klub, Crespo mampu catatkan sebanyak 94 gol untuk Parma.

Penyerang: Enrico Chiesa (1996-1999)

Enrico Chiesa menjadi salah satu pemain terhebat yang pernah dimiliki kompetisi Serie A. Meski tak setenar Crespo, Chiesa memiliki kemampuan terbaik sebagai seorang pencetak gol. Dia mampu mencetak gol di final Piala UEFA tahun 1999, yang pada akhirnya membuat Parma kalahkan raksasa Prancis Olympique Marseille dengan skor 3-0.

Sepanjang turnamen tersebut, nama Chiesa juga tercatat sebagai pemain tersubur dengan koleksi 8 gol.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *