Bursa transfer di Liga-liga top Eropa memang sudah ditutup. Tapi, untuk beberapa negara, terutama di Benua Asia transfer pemain masih bisa dilakukan. Bahkan, Liga Jepang membuka jendela transfernya hingga 20 Maret mendatang. Itu karena kalender Liga Jepang menggunakan kalender tahunan, bukan kalender dua tahunan seperti di liga-liga Eropa.
Maka dari itu, pembahasan tentang transfer pemain masih cukup hangat di sepakbola Asia. Nah, yang mungkin kalian tidak sadar, banyak pemain Indonesia yang memutuskan pindah klub di jendela transfer kali ini. Penasaran siapa saja? Berikut adalah pemain Indonesia yang memutuskan pindah klub di awal tahun 2025.
Daftar Isi
Cyrus Margono
Kita akan bahas dari posisi penjaga gawang terlebih dahulu. Ada Cyrus Margono yang baru pindah dari klub Yunani, Panathinaikos ke klub Kosovo, KF Dukagjini. Kepindahan ini terjadi dengan status free transfer.
Pemain yang 100% sah untuk membela Timnas Indonesia itu, berstatus tanpa klub sejak kontraknya bersama Panathinaikos B berakhir pada Juli 2024. Margono menandatangani kontrak jangka pendek berdurasi enam bulan. Bergabungnya ke KF Dukagjini menjadi peluang besar bagi Margono untuk mendapatkan menit bermain reguler.
Pekan lalu, Margono sudah menjalani debut melawan FC Ballkani. Meski pada akhirnya klub Margono kalah 1-0, ia berhasil mencatatkan rekor apik di Liga Kosovo. Dalam laga tersebut, kiper berusia 23 tahun itu melakukan 11 penyelamatan. Mengutip dari akun Instagram Modyr Management, catatan 11 save itu merupakan jadi yang tertinggi di Liga Kosovo sejak 2022.
Sandy Walsh
Pemain selanjutnya adalah Sandy Walsh. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini pindah dari KV Mechelen ke klub kasta tertinggi Liga Jepang, Yokohama F Marinos. Menurut situs Transfermarkt, tidak dijelaskan berapa nilai transfer yang dibayarkan Yokohama ke Mechelen. Yang pasti, Sandy menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun di Jepang.
Sandy menerima tawaran Yokohama karena ingin mendapat menit bermain yang lebih baik. Perlu diketahui, Sandy sudah mulai tergeser di Mechelen. Itu karena skema permainan yang berubah di bawah asuhan sang pelatih, Besnik Hasi. Sandy menjelaskan, Liga Jepang akan jadi tantangan baru. Namun, pindah ke Asia memang sudah direncanakannya sejak jauh-jauh hari.
Menariknya, memilih pindah ke Yokohama F. Marinos bukan perkara mudah bagi Sandy. Banyak yang harus dipertimbangkan. Terutama soal adaptasi, bahasa, dan kultur. Sebab, sebagian besar karirnya sudah dihabiskan di Belgia. Namun, Sandy akhirnya yakin dan siap menghadapi segala tantangan di tempat baru. Sandy berpeluang menjalani debutnya dalam pekan pertama J-League 2025 kontra Albirex Niigata pertengahan Februari mendatang.
Pratama Arhan
Jika berbicara pemain Indonesia yang pindah klub, kurang afdol jika tak memasukan nama si anak lanang, Pratama Arhan. Eks PSIS Semarang itu juga baru berganti klub di awal tahun 2025. Dari klub Korea Selatan, Suwon FC, Arhan kini bermain untuk klub Thailand, Bangkok United.
Arhan bergabung Bangkok dengan status bebas transfer usai kontraknya tidak diperpanjang Suwon. Di Thailand, Arhan menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun. Itu akan membuatnya berseragam Bangkok United hingga Juni 2028. Mungkin ini jadi sebuah penurunan kasta, tapi tak ada salahnya turun ke Thailand demi menit bermain yang cukup.
Sejauh ini, Arhan sudah mengemas enam pertandingan bersama Bangkok. Meski begitu, Arhan baru sekali bermain penuh selama 90 menit. Itu terjadi di laga melawan Rayong FC pekan lalu. Laga berakhir dengan skor 2-2 dan Arhan mencetak satu assist di laga tersebut.
Kevin Diks
Kevin Diks baru saja menandatangani kontrak selama lima tahun di raksasa Bundesliga, Borussia Monchengladbach. Meski begitu, Kevin belum bisa debut untuk Gladbach. Kevin baru resmi pindah pada musim 2025/26. Sebab, Gladbach sepakat dengan FC Copenhagen untuk kepindahan Kevin secara gratis di akhir musim.
Dengan kesepakatan transfer ini, nilai pasar Kevin mengalami peningkatan. Kini, harganya berada di angka 4,5 juta euro. Naik 500 ribu euro dari sebelumnya. Peningkatan nilai pasar Kevin tak lepas dari performanya yang konsisten bersama FC Copenhagen dan debutnya bersama Timnas Indonesia.
Kepindahan Kevin ke Gladbach juga jadi sejarah baru bagi sepakbola Indonesia. Kak Kev akan menjadi pemain Indonesia pertama yang merumput di Bundesliga, salah satu dari lima liga terbaik di dunia. Kabarnya, Kevin didatangkan bukan sebagai pelengkap, melainkan akan memikul peran vital di lini pertahanan Gladbach.
Meshaal Hamzah
Berikutnya dari pemain muda Timnas Indonesia, Meshaal Hamzah. Persija Jakarta memutuskan untuk meminjamkan pemain keturunan Sudan itu ke klub kasta tertinggi Liga Thailand, Nakhon Pathom United FC. Meshaal dipinjamkan hingga akhir musim 2024/25. Tanpa ada klausul pembelian secara permanen.
Meshaal diharapkan bisa menambah kekuatan di lini pertahanan klub berjulukan The King Tigers itu. Pada musim ini, Nakhon Pathom masih berkutat di zona degradasi Thai League 1 2024/25. Saat narasi ini ditulis, Nakhon Pathom masih berada di posisi ke-15 dengan 17 poin. Nakhon Pathom United memang lumayan rapuh dari sisi pertahanan dengan sudah kemasukkan sebanyak 39 kali.
Ini jadi kali kedua Macan Kemayoran meminjamkan Meshaal. Sebelumnya, pemain berusia 20 tahun itu dipinjamkan ke PSBS Biak di paruh pertama musim 2024/25. Namun, bersama PSBS, lulusan akademi ASIOP itu hanya dimainkan dalam dua pertandingan dengan total 103 menit bermain.
Ole Romeny
Pemain yang baru saja mengantongi status WNI, Ole Romeny juga punya klub baru di awal tahun 2025 ini. Pemain berusia 24 tahun itu pindah dari FC Utrecht ke klub Divisi Kedua Inggris, Oxford United. Kabarnya, Oxford menebus Ole dengan mahar 2 juta euro dari klub Belanda tersebut. Di Inggris, Ole diikat dengan kontrak berdurasi 3,5 tahun.
Namun, setelah bergabung perkembangan Romeny cukup lambat. Sejak pertama kali diperkenalkan, Romeny baru mencatatkan tiga penampilan di Divisi Championship. Durasi bermainnya pun cuma sedikit. Sebelas menit lawan Stoke City dan Bristol City, lalu hanya tiga menit saat bertandang ke markas Burnley pekan lalu.
Harapannya, setelah mengantongi status WNI, Ole Romeny jadi lebih termotivasi untuk meningkatkan mutu permainannya di Inggris. Meski Oxford dimiliki oleh Erick Thohir dan Anindya Bakrie, Romeny tampaknya harus tetap mencari cara sendiri untuk menarik perhatian sang pelatih, Gary Rowett.
Estella Loupatty
Pemain terakhir yang punya klub baru di awal tahun 2025 datang dari tim nasional putri. Dia adalah Estella Loupatty. Berbeda dengan Sandy Walsh yang keluar dari Liga Belgia, pada akhir Januari kemarin, Estella justru dikabarkan resmi bergabung klub Liga Belgia wanita, Zulte Waregem dari klub kasta ketiga Belanda, Amsterdamsche.
Ya, ini adalah klub yang sama dengan klub yang pernah dibela Sandy Walsh beberapa tahun lalu. Bedanya, tim yang dibela Estella adalah tim wanitanya. Sialnya, performa Waregem Wanita jauh di bawah ekspektasi. Klub yang berbasis di Kota Zulte itu saat ini menduduki posisi buncit dengan torehan 3 poin dari 16 pertandingan sepanjang musim 2024/25. Meski begitu, ini tetap jadi langkah besar dalam karir Estella.
Emil Audero
Sebagai bonus, ada Emil Audero Mulyadi. Como FC memutuskan untuk meminjamkannya ke klub Serie B, Palermo pada Januari kemarin. Meski belum mengantongi status WNI, Emil kabarnya masih masuk radar PSSI untuk dinaturalisasi dalam waktu dekat. Maka dari itu, berita tentangnya tak bisa dilewatkan begitu saja.
Bahkan, darah Indonesia yang mengalir di diri Emil jadi sorotan Palermo. Klub yang dimiliki oleh City Football Group itu turut mengunggah foto Emil dengan nuansa nusantara. Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat itu disebut sebagai pesepakbola Indonesia pertama yang bermain untuk Palermo dalam 125 tahun sejarah klub.


