Beranda blog Halaman 980

10 kartu Merah Penjaga Gawang (2018)

Seorang kiper akan melakukan apapun demi bisa meyelamatkan gawang nya dari kebobolan. Tak jarang, aksi nya terlewat batas. Seperti 10 penjaga gawang berikut ini yang mendapat kartu merah karena melakukan pelanggaran saat sedang mengamankan gawang nya.

Berita Hari Ini 9 November 2018: Welbeck Cedera Parah, Rooney Dipanggil Inggris, Dembele Kembali Januari, Giroud Akhiri Puasa, Benatia Diincar Arsenal

0

Halo football lovers, tiada hari tanpa asupan gizi. Starting Eleven edisi 9 November 2018  merangkum berita hangat dari seluruh belahan dunia. Pastikan obrolanmu dengan teman-teman diisi rangkuman dari kami…

Welbeck Kembali Cedera Parah

Hasil imbang yand didapat Arsenal dalam lanjutan Liga Europa melawan Sporting Lisbon meninggalkan dampak buruk bagi skuad. Penyerang pelapis Danny Welbeck ditarik ke luar pada menit 26 setelah mengerang kesakitan akibat berbenturan dengan pemain lawan. Ia ditandu dengan dilengkapi masker oksigen, yang membuat banyak pihak khawatir ia akan absen lama. Ia pernah cedera panjang dalam dua musim beruntun pada 2014 hingga 2016.

welbeck

Inggris Umumkan Skuad, Rooney Masuk Daftar

Tim nasional Inggris mengumumkan skuad untuk menghadapi Kroasia dan Amerika Serikat dalam jeda internasional pertengahan November mendatang. James Maddison dan Mason Maunt yang bulan lalu dipanggil kali ini absen karena cedera, digantikan oleh Ruben Loftus-Cheek, Dele Alli, dan Jesse Lingard. Top skorer sepanjang masa yang sudah pensiun (dari timnas) Wayne Rooney dipanggil hanya untuk laga kontra negeri Paman Sam.

wilson

Mousa Dembele Absen Bela Tottenham Hingga Januari

Badai cedera di tubuh Tottenham kembali berlanjut. Gelandang flamboyan Mousa Dembele dipastikan absen hingga tahun depan setelah mengalami cedera pada menit awal pertandingan kontra Wolverhampton pekan lalu. Situasi ini memperparah kondisi lini tengah Spurs, yang sudah ditinggal Eric Dier dan Victor Wanyama. Sementara keduanya diragukan akan memenuhi standar fisik minimum, praktis cuma Harry Winks yang tersedia sebagai gelandang bertahan untuk laga pekan ini.

dembele

Olivier Giroud Akhiri Puasa Gol Lima Bulan

Chelsea memenangi laga tandang di Bate Borisov untuk memastikan diri lolos ke fase gugur Liga Europa. Kemenangan tipis 1-0 tersebut dikreasi oleh Olivier Giroud, penyerang Perancis yang lebih banyak menghuni bangku cadangan. Gol tersebut merupakan gol pertama Giroud semenjak Maurizio Sarri mengambil alih kursi pelatih pada awal musim, yang juga gol pertamanya sejak terakhir kali mencetak gol pada bulan Mei lalu.

giroud

Arsenal Gabung Manchester United dalam Perburuan Tanda Tangan Benatia

Bek Medhi Benatia kalah bersaing dengan Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci di lini belakang Juventus sehingga Cuma mengecap empat laga di Serie A musim ini. Situasi ini coba dimanfaatkan klub-klub raksasa Inggris seperti Arsenal dan Manchester United. Pelatih The Gunners Unai Emery merasa membutuhkan tenaga baru di belakang mengingat Laurent Koscielny sudah ia nyatakan tak masuk rencana. Benatia dihargai Juventus dengan banderol 13 juta poundsterling dan memiliki kontrak hingga 2020.

benatia

Berita Bola Hari Ini Edisi 9 November 2018 -Hansamu Jadi Kapten, Mou Sesali Selebrasi Konroversial nya-

Hallo football lovers, tiada hari tanpa asupan gizi. Starting eleven edisi 9 November 2018 merangkum berita hangat dari seluruh belahan dunia. Pastikan obrolanmu dengan teman-teman diisi rangkuman dari kami..

Legenda: Edwin Van der Sar, Kiper United Pra-De Gea

0

Ada stereotip lama bagi seorang kiper: semakin menawan seiring berjalannya usia. Penjaga gawang justru akan semakin matang jika sudah melewati usia 30, bahkan sampai mendekati 40. Namun, Edwin Van der Sar sedikit mengusik pendapat lama tersebut: ia ciamik sejak meniti karier. Ia mengawali di level tinggi, dan mengakhiri (karier) di level tinggi pula.

Bila football lovers masa kini kerap disuguhi kiper dengan footwork mumpuni semacam Ederson, Alisson, atau Kepa, dan jika kita menelusuri siapa salah satu kiper paling awal yang punya atribut semacam itu, maka kita akan menemukan nama Edwin Van der Sar.

Yap, Van der Sar tumbuh di lingkungan sepak bola Ajax Amsterdam, tempat yang terpengaruh filosofi total voetbal Rinus Michel dan Johan Cruyff yang mengagungkan penguasaan bola. Memulai debut pada musim 1990/91, dia sempat tak mendapat tempat pada musim berikutnya. Namun, begitu kiper utama Stanley Mezzo tampil buruk, Van der Sar muda mulai mengklaim tempat utama pada 1992/93. Sejak saat itu, dia selalu mencatatkan lebih dari 40 laga di tiap musimnya.

Catatan paling fenomenal tentu saja saat menjadi juara Liga Champions 1995 di bawah asuha Louis van Gaal, sebuah torehan yang tak mampu didekati klub Belanda mana pun hingga kini.

Karier terus berlanjut dan Van der Sar telah dikenal sebagai kiper terbaik dunia. Pada 1999, ia disebut-sebut sebagai kiper terbaik dunia yang tersedia di bursa transfer. Momen ini bertepatan dengan kepastian hijrahnya seorang kiper legenda di klub Manchesterl. Peter Schmeichel yang agung turun dari singgasananya di Old Trafford, dan pelatih Sir Alex Ferguson menganggap Van der Sar dapat menggantikan dirinya.

Namun, saat itu manajemen United sudah menjamin kontak dengan kiper medioker bernama Mark Bosnich, hingga kisah bersama Van der Sar pun terpaksa ditunda.

Sementara itu, Van der Sar memilih terbang ke Juventus. Pindah ke raksasa Italia ternyata tak membuatnya betah. Atributnya tak cocok dengan iklim taktik Italia yang lebih defensif. Bertepatan dengan kedatangan kiper muda bernama Gianluigi Buffon, ia pindah ke klub medioker Fulham.

Di klub ini, meski tak memburu trofi, ia tak kehilangan sentuhan. Ia mempertahankan tempatnya di tim nasional Belanda. Ketika pada 2005 ia tersedia di bursa transfer, Sir Alex Ferguson tak membuang kesempatan lagi. United tak kunjung menemukan kiper solid sejak 1999, dan ketika Van der Sar datang, United tak gonta-ganti kiper lagi hingga 2011.

Datang dalam usia 35 tahun, pria yang sudah mendapat julukan The Flying Dutchman tersebut mampu menapaktilasi pencapaian Schmeichel. Tiga titel liga beruntun, beberapa kali masuk Team of The Season, penghargaan individual, serta aneka rekor juga ia pecahkan, termasuk rekor liga tak kebobolan selama 1.311 menit. Namun, puncak karier tertingginya tentu saja final Liga Champions 2008.

Kalaupun Van der Sar punya titik lemah, maka bisa disebut ia jarang melakukan penalty save di laga besar. Di laga tersebut, ia mempelajari tingkah laku lawan alih-alih hanya mengandalkan keberuntungan. Saat berhadapan dengan Nicolas Anelka di babak adu penalti, dia memainkan pikiran lawan. Dia menunjuk ke arah kiri sementara ia akan menjatuhkan diri ke arah kanan. Thus, tangannya menepis bola, penalti gagal. Dia meninju udara seakan telah menaklukkan para iblis.

Ia masih menambah beberapa trofi hingga usianya 41 tahun. Sayang sekali ia gagal mengangkat trofi Liga Champions (lagi) di laga terakhrinya di Wembley pada final Liga Champions 2011.

Dua tahun sebelum pensiun, Sir Alex Ferguson sudah menyiapkan kiper masa depan. Kiper tersebut menyandang nama David De Gea.

7 Pembelian Terburuk Klub Besar Eropa Musim Ini

0

Musim tranfer selalui diwarnai perekrutan-perekrutan yang ditujukan untuk memperkuat tim. Akan tetapi, apa jadinya jika sang rekrutan tak bermain apik dan tak sanggup menembus tim utama? Berikut tujuh nama yang dibeli sia-sia oleh klub-klub besar Eropa…

Diogo Dalot (Manchester United)

Bisa saja kami dibilang kejam dengan memasukkan remaja 19 tahun dalam daftar ini, tetapi Diogo Dalot memang tak banyak berguna di Manchester United. Direkrut untuk melapis Antonio Valencia yang sudah berusia 33 tahun, ia baru sekali bermain di Liga Champions dan tak pernah main di Liga Inggris. Tiba di United dalam keadaan cedera, tempatnya sejauh ini diisi oleh Matteo Darmian dan Ashley Young.

Fabinho (Liverpool)

CV berisi juara Liga Perancis dan semifinalis Liga Champions tak membuat Fabinho mendapat tempat utama di Liverpool. Terhalang oleh penampilan bagus James Milner, Naby Keita, dan Jordan Henderson di lini tengah dan terbatasnya kemampuan berbahasa Inggris, Fabinho belum mampu beradaptasi dengan kecepatan Liga Inggris. Ia baru menorehkan tiga starter di semua ajang musim ini.

Malcolm (Barcelona)

Untuk ukuran pemain yang diserobot Barcelona di bursa transfer dengan harga mahal, awal karier Malcolm di Camp Nou tak begitu rancak. Sayap yang direkrut dari Bordeaux tersebut belum sanggup menembus starting line up Barcelona di ajang apapunn, bahkan baru tiga kali dipasang sebagai pemain pengganti.

Arturo Vidal (Barcelona)

Bukan rencana Vidal pindah ke Barcelona hanya untuk menjadi cadangan. Dengan reputasi gelandang alot yang bergelimang gelar semasa di Juventus dan Bayern Munich, ia tak sanggup bermain reguler di Barcelona. Ia hanya mampu mengecap dua kali starter hingga kini dan sempat mengungapkan keresahannya di media, yang berakibat sanksi dari klub.

Yerry Mina (Everton)

Mencetak rekor sebagai bek tengah pertama yang menjaringkan bola dalam tiga pertandingan beruntun di Piala Dunia, Yerry Mina diincar banyak klub Eropa meski baru enam bulan di Barcelona. Ia kemudian memilih pelabuhan baru di Everton pada hari terakhir bursa transfer. Akan tetapi, oleh sebab dirinya datang dengan membawa cedera, ia baru merasakan debut pekan lalu sebagai pengganti.

Alvaro Odriozola (Real Madrid)

Mengejutkan publik Spanyol ketika dibawa ke Piala Dunia 2018, publik pun dibuat penasaran bagaimana kualitas Alvaro Odriozola. Sang bek kanan yang menjadi cadangan Dani Carvajal di timnas tersebut juga ternyata meneruskan perannya di level klub. Dengan hanya mencatat lima kalis starter di liga, ia tampaknya akan menjadi cadangan abadi Carvajal.

Nikola Kalinic (Nikola Kalinic)

Nikola Kalinic membuat keputusan beresiko dengan menerima pinangan Atletico Madrid. Klub asuhan Diego Simeono sudah punya lini depan paten yang berisi Diego Costa dan Antoine Griezmann. Tak mengejutkan, Kalinic gagal menggusur mereka berdua dan baru merasakan tiga kali starter. Ia juga belum mencetak gol dan sudah diperingatkan Simeone agar terus berlari di lapangan.

Biasanya, pemain-pemain ini akan bernasib dijual kembali, atau yang lebih mengejutkan, tiba-tiba mampu menjadi pemain utama. Bagaimana kelanjutan karier mereka? kita tunggu saja…

10 Pasangan Sahabat Terbaik di Sepak Bola

0

Sepak bola ialah tentang bagaimana menjadi tim yang solid dan saling memahami satu sama lain. Tak jarang, dalam satu tim yang terdiri dari 20 pemain lebih, terdapat beberapa pasang pemain yang lebih lengket dari yang lain. Berikut kami sajikan 10 pasang pesepak bola yang bersahabat kental…

Neymar – Dani Alves

Neymar dan Dani Alves sering berbagi kegilaan baik di Barcelona, tim nasional Brasil, hingga dipertemukan kembali di PSG. Sebagai orang Brasil yang suka berpesta, mereka juga kadang membagikan foto-foto konyol mereka maupun saat mereka sedang berjoged.

Eric Dier – Dele Alli

Dua sahabat ini menjadi yang termuda dalam daftar ini, mengingat Dier masih berusia 24 tahun, lebih tua dua tahun dari Alli. Alli datang dari MK Dons sementara Dier tiba setelah bertahun-tahun tinggal di Portugal. Mereka menjalin kebersamaan, bertukar canda, dan mengkreasi tepuk tangan berdua. Selain di klub, mereka juga sering terlihat bersama di tim nasional Inggris.

David Alaba – Franck Ribery

Franck Ribery dan David Alaba mungkin berselisih sembilan tahun, tapi perbedaan usia tersebut tak menghalangi mereka untuk menjalin persahabatan. Mereka pertama kali bertemu di Bayern Munich pada 2008 saat Alaba bergabung, setahun setelah Ribery mendarat dari Marseille. Ribery disebut-sebut berpengaruh dalam perkembangan Alaba sebagai pemain versatile yang kemampuannya diakui di seluruh Eropa.

Gerard Pique – Carles Puyol

Pique dan Puyol dikenal sebagai duet bek tengah yang berbeda kepridbadian. Pique cenderung provokatif, berlawanan dengan Puyol yang menjunjung tinggi fair play. Meski demikian, keduanya berperan besar dalam kesuksesan Barcelona di era Pep Guardiola. Puyol, diakui Pique, telah membentuk dirinya menjadi seorang pribadi yang selalu terfokus ke pertandingan dan menghormati lawan.

David Beckham – Gary Neville

Sebagai lulusan Class of 92, David Beckham dan Gary Neville sudah bersama sejak di akademi. David Beckham akan tinggal di rumah Neville bila istri Beckham sedang ke luar negeri. Keduanya juga membantuk unit mematikan baik di sayap kanan Manchester United maupun timnas Inggris. Yap, Neville adalah bek kanan, sementara Beckham berposisi tepat di depannya.

Xavi Hernandez – Andres Iniesta

Jika di lini belakang ada Gerard Pique dan Carles Puyol, maka di lini tengah Barcelona terdapat pula pasangan emas yang berperan besar dalam kedigdayaan Barcelona. Xavi Hernandez dan Andres Iniesta berbagi visi di ruang mesin El Barca, menjadikan tim tersebut sebagai monster yang selalu menguasai lini tengah yang tak pernah kehabisan ide menceraiberai pertahanan lawan.

Steven Gerrard – Xabi Alonso

Berselisih hanya setahun, Steven Gerrard dan Xabi Alonso membentuk barisan gelandang tangguh bersama Javier Mascherano. Hubungan Gerrard dan Alonso begitu dekat sehinga ketika Alonse memutuskan hijrah ke Real Madrid, Gerrard merasa sangat marah. Kualitas lini tengah yang dibangun mereka, ditambah keberadaan Fernando Torres di depan seharusnya sanggup membuat Liverpool menggapai puncak Premier League.

Sergio Ramos – Mesut Ozil

Kebersamaan mereka sudah diketahui oleh publik, bahkan bisa ditelusuri di riwayat akun twitter mereka semasa bermain di Real Madrid. Saat Ozil dijual Madrid ke Arsenal pada 2013, Ramos dikabarkan akan mendedikasikan sebuah gol untuk gelandang Jerman tersebut. Ia sudah memakai nomor punggung di balik jerseynya, tetapi pada pertandingan tersebut ia gagal mencetak gol.

Kevin Nolan – Andy Carrol

Kevin Nolan merupakan kapten tim saat Andy Carrol menyeruak ke tataran elite sepak bola Inggris di Newcastle. Ketika Andy Carrol banyak dikritik karena perangainya di luar lapangan, Nolan senantiasa berdiri di samping sang penyerang dan membimbingnya. Mereka kemudian merajut kebersamaan kembali di West Ham United.

Marco Reus – Mario Gotze

Sementara Gotze bersinar di Dortmund sedari junior, Reus bergabung dengannya setelah menjadi bintang di Monchengladbach. Bersama Robert Lewandowski, mereka membentuk trio yang kelak menjadi salah satu yang berbahaya di Eropa. Reus pun sedih dengan kepindahan Gotze ke Bayern Munich. “Jika aku punya uang tak terbatas untuk membeli pemain, aku akan membawa Gotze kembali,” ucap Reus suatu hari.

Sepuluh pasang pemain di atas menjalin persahabatan tanpa kenal masa. Mereka terus bersahabat meski salah satu dari mereka memutuskan pergi. Seharusnya, suporter Indonesia juga seperti itu. Tak boleh lagi ada permusuhan, yang ada hanya persaudaraan…

10 Pemain Sial Yang Membentur Tiang Gawang

Pertandingan sepakbola tak selalu memberikan kenangan indah bagi para pemain. Momen menyedihkan hingga memalukan kerap terjadi dalam dunia sepakbola. Seperti pemain berikut ini, selain harus menahan rasa sakit, mereka juga harus menanggung malu akibat dari kejadian yang dialami.

7 Target Pemain Chelsea di Bulan Januari 2019

The Blues Chelsea sepertinya akan melakukan pergerakan yang cukup signifikan pada perburuan pemain baru musim dingin nanti. Meski sudah meraih beberapa hasil positif sepanjang kompetisi yang bergulir hingga kini, Chelsea merasa masih ada yang harus dibenahi.

Berikut ini starting eleven merangkum 7 top target pemain Chelsea pada bursa transfer Januari..