Beranda blog Halaman 526

Menanti Persaingan Sengit Pelatih Top Liga Inggris Musim Depan

0

Kehadiran Erik ten Hag ke Manchester United membuat persaingan Liga Inggris musim mendatang bakal panas. Ten Hag mengikuti jejak para pelatih top lainnya datang ke liga yang paling sengit persaingannya di Eropa. Liga yang banyak menuntut.

Tapi, tunggu sebentar, apa Erik ten Hag itu benar-benar pelatih top? Ya, anggap saja demikian. Anggaplah Erik ten Hag sama seperti Pep Guardiola, Jurgen Klopp, Thomas Tuchel, sampai Antonio Conte dan Mikel Arteta. Eh, Arteta?

Ah, sudahlah. Kita sepakati saja manajer-manajer yang melatih komplotan “Big Six” adalah manajer yang hebat dan top. Minimal mereka punya trofi yang bisa dibanggakan. Paling tidak kehadiran manajer gundul asal Belanda itu akan membuat lantai dansa persaingan Premier League lebih licin.

Kedatangan Klopp dan Tuchel

Keenam manajer yang kini melatih para Big Six itu awalnya datang di kondisi yang berbeda-beda. Jurgen Klopp yang datang ketika publik Anfield telah lama berpuasa gelar Liga Inggris. Ia datang pada musim 2015-16.

Namun, Klopp tidak langsung membawa Liverpool juara Liga Inggris. Butuh waktu dan itu tidak sebentar. Bahkan Klopp harus menghabiskan 424 juta poundsterling (sekitar Rp7,5 triliun) sampai akhirnya membawa Liverpool juara Liga Inggris. Sementara Thomas Tuchel, manajer Chelsea itu lain lagi ceritanya.

Ia datang ke Chelsea dengan mewarisi skuad muda yang dibangun Frank Lampard. Mantan manajer Borussia Dortmund itu diangkat menjadi manajer Chelsea pada Januari 2021. Ia menggantikan Frank Lampard yang dipecat.

Tuchel datang ketika Lampard sudah membuat lubang di sana-sini. Chelsea arahan Lampard hanya bisa finish di posisi sembilan klasemen Liga Inggris. Tuchel pun diminta untuk mendongkrak performa itu dan ia berhasil membawa Chelsea ke arah positif.

Kedatangan Arteta, Conte, Ten Hag, dan Pep Guardiola

Di London yang lain, Mikel Arteta menjadi manajer Arsenal pada tahun 2019. Arteta menggantikan Freddie Ljungberg, manajer interim yang sebelumnya menggantikan Unai Emery. Waktu Arteta datang, mantan klubnya itu sedang tidak dalam kondisi baik.

Diasuh Ljungberg, Arsenal hanya meraih 6 poin di 6 laga. Hal itu menjadi beban yang lumayan berat untuk Arteta. Namun, ia meyakinkan para penggemar agar percaya pada proses. Saudaranya Arsenal, Tottenham Hotspur mendatangkan Conte pada November 2021.

Conte menggantikan Nuno Espirito Santo yang membawa Tottenham Hotspur tampil buruk. Pelatih keras kepala itu awalnya dirumorkan bakal menjadi manajer Manchester United, namun ia justru merapat ke Tottenham. Sementara MU sendiri makin acak-acakan.

Rangnick yang masuk menggantikan Ole Gunnar Solskjaer ternyata hanya bapak-bapak tua yang bisa melatih. Seni gegenpressing yang diagung-agungkan itu ternyata onani euforia pelatih baru semata. Terbukti pada akhirnya Rangnick justru memilih bekerja di Timnas Austria.

Sedangkan Manchester United kedatangan Erik ten Hag. Untung saja Ten Hag mau melatih MU. Dan untung yang kedua, Ten Hag memberi kesan positif dengan kemenangan besar atas Liverpool di ajang Bangkok Century Cup. Sementara Pep datang ke Manchester City ketika kondisi sudah cukup baik.

Manuel Pellegrini sebelumnya turut membangun skuad City dan meraih gelar Liga Inggris. Guardiola datang pada Juli 2016 dengan membawa gaya main yang berbeda. Berkat filosofi bermainnya, Pep turut mengubah budaya yang ada di Manchester City, atau bahkan Liga Inggris.

Gaya Bermain Klopp, Pep, Tuchel, dan Ten Hag

Dari segi gaya bermain, setidaknya ada empat pelatih yang memiliki gaya main yang hampir mirip. Jurgen Klopp, Pep Guardiola, Thomas Tuchel, dan Erik ten Hag. Keempatnya sama-sama pengagum gegenpressing. Pep Guardiola, misalnya. Ia menyukai permainan dengan intensitas menekan tinggi.

Pola permainan dengan jarak antar pemain dan lini yang rapat jadi andalan Pep. Mengingat ia menyukai umpan-umpan pendek yang progresif. Guardiola lebih menyukai pola serangan dari bawah, maka terkadang ia memilih kiper yang piawai dalam membangun serangan.

Sementara Klopp, meski secara prinsip sama, tapi memiliki idiom taktik sendiri. Taktiknya dikenal dengan “heavy metal”. Filosofi Klopp adalah sepakbola yang intens dan bergerak cepat. Intinya dalam taktik Klopp, seluruh tim membutuhkan kecepatan, organisasi, konsentrasi, dan bakat yang luar biasa.

Baik Pep maupun Klopp, keduanya kerap menggunakan skema 4-3-3. Sementara, Thomas Tuchel berbeda. Meski tetap menggunakan gegenpressing, pendekatan yang dilakukan Tuchel ini lain. Ia menggunakan tiga bek dalam format 3-4-3 atau 3-4-2-1.

Intensitas tekanan dari strategi Tuchel juga tinggi. Tujuannya untuk mempertahankan bola selama mungkin. Namun, dalam melakukan serangan, beberapa kali Tuchel memanfaatkan sisi wing back mereka untuk mengeksploitasi sisi full back lawan. Maka dari itu, nama wing back seperti Ben Chilwell dan Reece James berkembang pesat di tangan Tuchel.

Selain itu Tuchel juga adaptif. Ia rela meninggalkan pakem tiga beknya ketika ketersediaan pemain tidak mendukung. Tuchel tercatat pernah bermain dengan skema 4-4-2, 4-1-4-1, atau 4-2-2-2. Yang terakhir ini juga pernah digunakan Ralf Rangnick.

Sedangkan Erik ten Hag lebih menyukai pola 4-2-3-1. Ten Hag lebih senang menggunakan pemain nomor 10. Tipikal permainannya adalah pragmatis dan berkembang yang paten, serta intensitas tekanan yang tinggi.

Gaya Bermain Conte dan Arteta

Selain Thomas Tuchel, Antonio Conte juga berpegang teguh pada pattern tiga bek. Ia biasanya menggunakan formasi 3-5-2 atau 3-4-3. Dengan formasi itu ia bisa membawa Inter meraih scudetto.

Conte lebih menyukai permainan efektif tapi tetap indah ketika ditonton. Di Spurs, Conte menggunakan skema 3-4-2-1 yang selama ini sukses. Dalam fase menyerang, Conte biasanya akan mengandalkan sektor sayap.

Antonio Conte beruntung karena Spurs mempunyai Son Heung-min dan Lucas Moura yang memiliki kecepatan di sektor sayap. Belum lagi, skema Conte yang mengandalkan sisi wing back juga didukung dengan ketersediaan pemain seperti Erik Dier, Reguilon, sampai Emerson.

Conte juga sepertinya tak perlu khawatir karena ia sudah mendatangkan Ivan Perisic. Pemain yang ia buat sebagai wing back berbahaya ketika di Inter. Sementara, Mikel Arteta di Arsenal masih belum menunjukkan progres yang signifikan.

Kendati secara permainan, Arteta menginginkan pola permainan dari bawah. Menunjukkan bahwa ia murid Pep Guardiola yang taat. Maka dari itu, ia sering mengandalkan sektor full back dan sayap. Melalui skema 4-2-3-1, Arteta memiliki Kieran Tierney dan Tomiyasu yang bisa turut membantu serangan.

Dua pivot Arteta: Xhaka dan Partey memberikan keseimbangan di lini tengah. Sedangkan pemain sayap mereka didukung kualitas seorang Smith Rowe dan Bukayo Saka. Arteta lebih suka mengandalkan pemain muda dalam skuadnya.

Prospek

Dengan gaya bermain yang meski sama tapi berbeda-beda itu membuat persaingan Big Six kemungkinan akan kembali memanas pada musim depan. Apalagi beberapa manajer sudah menunjukkan prospeknya yang hebat.

Klopp dengan trofi Liga Champions plus Liga Inggris. Tuchel yang juga dengan catatan trofi Liga Champions dan Piala Super Eropa untuk Chelsea. Conte yang mengembalikan martabat Tottenham ke Liga Champions.

Pep Guardiola yang membuat Liga Inggris menjadi liga petani lantaran berhasil bikin City jadi penguasa. Arteta dengan piala chiki yang tentu saja harus ikutan kita hitung. Dan Ten Hag dengan trofi pra musim yang bagaimanapun tetaplah berbentuk trofi.

Masing-masing juga sudah mendapatkan amunisi baru. Ten Hag yang meski gagal datangkan De Jong, tapi memperoleh Eriksen dan Tyrell Malacia. Manchester City dan Liverpool yang kini punya dua striker tangguh, Erling Haaland dan Darwin Nunez.

Chelsea yang mendaratkan bekas City dan Liverpool, Raheem Sterling. Antonio Conte yang juga aktif di bursa transfer dengan memboyong Yves Bissouma, Ivan Perisic, Richarlison, sampai Clement Lenglet.

Sementara, rekrutan baru Arsenal, Gabriel Jesus sudah menggebrak di laga pra musim. Dengan begitu Premier League musim depan akan semakin menarik. Para pelatih top sudah berkumpul dan menciptakan persaingan yang sangat sengit. Pertanyaannya, siapa yang bakal tersenyum di akhir?

https://youtu.be/UBz0g45Q5Cw

Sumber: BR, CoachesVoice, FourFourTwo, ManUtd, Goal, PremierLeague, Goal, TheFootballAnalysis, TheMasterMindSite, Football London

Berita Bola Terbaru 15 Juli 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini

EKS MU, NANI BERGABUNG KE KLUB AUSTRALIA

Mantan pemain sayap Manchester United Nani bergabung dengan klub Australia Melbourne Victory. Eks bintang Portugal itu berlabuh dengan kontrak dua tahun. Nani sendiri mengaku senang bisa bergabung dengan Melbourne Victory.  Ia mengaku sudah berbicara dengan pelatih, Tony Popovic, dan tahu bahwa Melbourne Victory adalah Klub yang ingin mencapai kesuksesan.

MOUNT: STERLING AKAN JADI PEMIMPIN DI CHELSEA

Bintang Chelsea, Mason Mount, menyambut kedatangan Raheem Sterling dari Manchester City. Ia yakin Sterling akan membawa The Blues ke level yang lebih tinggi. Mount mengetahui kualitas rekannya di tim nasional Inggris itu. Menurutnya, Sterling tak hanya mumpuni secara teknis, tapi juga memiliki jiwa kepemimpinan. Terbukti yang bersangkutan pernah dipercayakan menjadi kapten The Three Lions di sejumlah laga. Begitu juga di Manchester City. Dan Mount percaya Sterling bisa jadi pemimpin di Chelsea.

JOAO PEDRO BERSIAP PINDAH KE FENERBAHCE

Striker Timnas Italia, Joao Pedro selangkah lagi dilaporkan bakal bergabung ke Fenerbahce pada bursa transfer musim panas kali ini. Kabar mengenai kepindahan Joao Pedro ke Liga Turki diberitakan oleh Football Italia pada hari Rabu (13/7). Dalam laporan tersebut, sang striker ditebus oleh Fenerbahce dari Cagliari dengan mahar sebesar 6 juta Euro (Rp 90,5 miliar) plus bonus.

TERTARIK PADA PAU TORRES, JUVE ADAKAN NEGOSIASI DENGAN VILLARREAL

Juventus memulai proses negosiasi dengan Villarreal untuk transfer Pau Torres. Raksasa Serie A itu berupaya menawar banderol sang pemain senilai 50 juta euro. Torres menjadi alternatif setelah target utama Kalidou Koulibaly merapat ke Chelsea. Torres diminati Juventus yang membutuhkan bek baru untuk menggantikan Matthijs de Ligt, yang sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk pindah ke Bayern Munchen pada musim panas ini. 

ROONEY KLAIM LUIS SUAREZ TIDAK COCOK UNTUK DC UNITED

Pelatih baru DC United, Wayne Rooney merasa jika eks Barcelona dan Atletico Madrid, Luis Suarez takkan cocok bermain dalam gaya bermain yang akan ia usung di MLS musim ini. Rooney mengatakan bahwa Ia lebih memilih pemain yang masih ‘lapar’, ketimbang memboyong seperti Luis Suarez. Ucapan Rooney ini untuk mengomentari rumor yang menyebut Suarez akan melanjutkan karirnya di MLS setelah kini berstatus bebas transfer.

ANDRIY YARMOLENKO HIJRAH KE AL AIN

Dikutip dari BBC, Andriy Yarmolenko telah bergabung dengan Al Ain dengan status bebas transfer dari West Ham United. Pemain sayap Ukraina berusia 32 tahun telah menandatangani kontrak dengan klub Uni Emirat Arab itu hingga akhir musim 2022/23. Yarmolenko pergi dari West Ham, klub yang telah ia bela sejak 2018, dengan meninggalkan 13 gol dalam 86 penampilan untuk klub.

PRANCIS SALAHKAN UEFA DALAM KEKACAUAN FINAL UCL, BUKAN FANS LIVERPOOL

Senat Prancis mengatakan, penggemar Liverpool secara tidak adil disalahkan atas kekacauan final Liga Champions musim lalu di Paris untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan penyelenggara. Laporan sementara dari temuannya, yang diterbitkan pada hari Rabu (13/7), menyatakan bahwa tidak adil jika menyalahkan fans Liverpool seperti yang dituduhkan Menteri Dalam Negeri Prancis. Laporan itu menemukan kekacauan disebabkan oleh “rantai peristiwa dan malfungsi” pada hari-hari dan jam-jam menjelang kick-off.

FOKUS KE PIALA DUNIA, NEYMAR OGAH TINGGALKAN PSG

Neymar dalam beberapa hari belakangan terus dirumorkan dengan pintu keluar PSG. Akan tetapi, menurut laporan Goal, Neymar tidak tertarik meninggalkan Paris Saint-Germain musim panas ini. Bintang Brasil itu tetap fokus untuk mengamankan peran kunci dalam tim nasional di Piala Dunia 2022 pada November mendatang dan tidak terlalu memikirkan soal rumor transfer yang sering mengganggunya. Neymar ingin tetap dalam kondisi yang baik untuk memastikan dia siap untuk Piala Dunia di Qatar.

VARANE NYAMAN DENGAN MU ERA ERIK TEN HAG

Raphael Varane menikmati hari-hari awal bermain di bawah asuhan manajer baru, Erik ten Hag di Manchester United dan berharap bisa memenangkan trofi bersama pada musim 2022/23. Varane siap untuk bangkit, dengan sang bek tengah yang tampil sebagai starter bersama Victor Lindelof dalam kemenangan pramusim 4-0 atas Liverpool, berharap klub bisa mengalami peningkatan prestasi di tangan manajer baru. Menurut Varane, para pemain MU sudah mulai terbiasa dengan pola yang diinginkan oleh Ten Hag.

LAZIO RESMI UMUMKAN TRANSFER LUIS MAXIMIANO DARI GRANADA

Raksasa Serie A Italia, Lazio telah resmi mengumumkan kedatangan Luis Maximiano yang direkrut secara permanen dari klub La Liga, Granada. Klub ibukota Italia membutuhkan kehadiran penjaga gawang baru setelah kehilangan servis Thomas Strakosha dan Pepe Reina dalam waktu bersamaan. Maximiano menekan kontrak berdurasi empat tahun yang akan mengikatnya dengan klub ibukota Italia hingga 2026 mendatang.

RESMI, BARCELONA PERPANJANG KONTRAK DEMBELE

Saga transfer Ousmane Dembele resmi berakhir. Sang winger resmi meneken kontrak baru di Barcelona. Dembele meneken kontrak jangka pendek. Ia hanya akan membela Barcelona hingga tahun 2024 mendatang. Tidak ada opsi perpanjangan kontrak otomatis dalam kontrak baru Dembele. Jadi Barcelona harus menego lagi Dembele jika kontraknya habis di tahun 2024 nanti.

CHELSEA PUTUSKAN TAK JADI MEREKRUT RONALDO

Dikutip The Guardian, Chelsea memutuskan tak merekrut Cristiano Ronaldo. Chelsea dilaporkan sebelumnya memang diberikan kesempatan untuk memboyong Ronaldo dari MU. Jorge Mendes selaku agen CR7 bahkan sudah bertemu dengan bos Chelsea, Todd Boehly. Namun, keputusan merekrut Ronaldo diserahkan ke tangan sang entrenador Thomas Tuchel. Hasilnya, gaya main bintang asal Portugal itu dinilai tak dibutuhkan dalam skema permainan manajer The Blues tersebut.

TOTTENHAM RILIS JERSEY TANDANG TERBARU

Setelah merilis jersey kandang pada bulan Juni, Tottenham Hotspurs kini meluncurkan jersey tandang mereka untuk musim 2022/23. Diluncurkan dengan slogan “dare to do bold“, Nike telah membawa warna volt yang sama untuk menonjolkan desain mencolok tahun ini. Bagian utama jersey dibalut dengan warna biru tua dan kontras dengan lengan hitam untuk membuat detail volt cuff dan leher menonjol.

ARSENAL SEDANG DEKATI ZINCHENKO

Arsenal membidik Oleksandr Zinchenko setelah gagal mendapatkan Lisandro Martinez. Pemain internasional Ukraina itu telah mendapatkan pertanyaan dari Everton, West Ham dan Chelsea musim panas ini dan City bersedia menjual pemain berusia 25 tahun itu dengan harga sekitar 35 juta pounds. Dilansir Dailymail, ketertarikan Arsenal kepada Zinchenko bukan tanpa alasan mengingat ia pemain serba bisa, baik sebagai bek kiri maupun gelandang.

LISANDRO MARTINEZ TIDAK DIIZINKAN LATIHAN DI AJAX, FIX KE MU?

Jelang kepindahan ke Manchester United, Ajax Amsterdam telah melarang Lisandro Martinez untuk ikut latihan bersama tim. Menurut Sportinglife, Kamis (14/7), hal itu karena ditakutkan sang pemain mengalami cedera. Apabila cedera, transfernya ke Inggris pun bisa terhambat. Alhasil Ajax hanya mengizinkan Lisandro Martinez berlatih sendiri di gym dan tidak bersama rekan-rekannya.

FOKUS KE PIALA DUNIA 2022, MESSI BAKAL CAMPAKKAN GODAAN PSG

Lionel Messi bakal menampik segala godaan dari PSG untuk bisa fokus bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2022. Pasalnya, PSG sedang resah dengan situasi kontrak Lionel Messi yang tinggal menyisakan satu tahun lagi. PSG pun menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun kepada La Pulga. Di sisi lain, Lionel Messi memiliki pandangan lain. Ia tampaknya baru akan memberi jawaban pasca gelaran di Qatar.

TEN HAG PASTIKAN SIKAP MU SOAL SITUASI RONALDO TAK BERUBAH

Erik ten Hag memastikan sikap klubnya soal situasi penyerang gaek Cristiano Ronaldo yang ingin hengkang dari Old Trafford tidak berubah. Hal itu diungkapkan Ten Hag pada konferensi pers jelang laga menghadapi Melbourne Victory. Sebelumnya, pada Senin (11/7), Ten Hag saat konferensi pers sebelum laga menghadapi Liverpool di Bangkok, Thailand, mengatakan, Ronaldo tidak dijual pada bursa transfer pemain musim panas ini.

CARI PENGGANTI KESSIE, MILAN BIDIK WIJNALDUM

Sejak ditinggal Franck Kessie yang bergabung bersama Barcelona, AC Milan belum puas dengan kondisi lini tengahnya. Setan Merah Italia pun kabarnya tengah melirik gelandang PSG Georginio Wijnaldum, sebagai penggantinya. Kemungkinan AC Milan untuk merekrut eks pemain Liverpool itu pun sangat terbuka. Wijnaldum kesulitan untuk menjadi pilihan utama di PSG pada musim pertamanya di Ligue 1.

NAHUEL MOLINA MENUJU KE ATLETICO MADRID

Atletico Madrid mungkin memiliki pengganti Kieran Trippier, enam bulan setelah pemain internasional Inggris itu pergi ke Newcastle United. Football Espana mengklaim bahwa Nahuel Molina dari Udinese akan menandatangani kontrak dengan Atletico. Pemain 24 tahun itu akan pindah ke Madrid dalam kesepakatan yang melibatkan uang tunai dan pertukaran Nehuen Perez, yang menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Udinese.

FABREGAS BAKAL KE COMO, JADI ANAK BUAH KURNIAWAN D.Y

Cesc Fabregas diisukan gabung klub yang dimiliki pengusaha Indonesia, Como 1907, yang berlaga di Serie B Italia. Menurut laporan jurnalis Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, Fabregas bakal diikat oleh Como dengan durasi kontrak selama dua tahun. Football Italia turut mewartakan bahwa setelah Fabregas pensiun, ia bisa ikut masuk ke tim kepelatihan Como. Satu hal yang menarik lainnya adalah, di Como nanti Fabregas bakal menjadi anak asuh dari striker legendaris Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, yang menjabat asisten pelatih di sana.

BARCELONA SEPAKAT JUAL DE JONG KE MU, SEGINI HARGANYA

Barcelona dilaporkan menyetujui tawaran Manchester United terhadap Frenkie de Jong di bursa transfer musim panas 2022. Dilansir Express, uang senilai total 85 juta euro (sekitar Rp1,3 triliun) menjadi kesepakatan yang terjalin antara Barcelona dan MU. Nominal tersebut memiliki rincian 75 juta euro (sekitar Rp 1,13 triliun) sebagai biaya transfer dan tambahan bonus 10 juta euro (sekitar Rp 150 miliar). Kini, Setan Merah tinggal melakukan negosiasi secara personal dengan De Jong untuk merampungkan urusan transfer.

IBRAHIMOVIC MENGOLOK-OLOK PENGGEMAR INTER MILAN

Zlatan Ibrahimovic, kemarin, menghadiri sebuah acara di Desenzano, dekat Lago Di Garda di mana dia berlatih untuk pemulihan setelah operasi lutut. Menurut Football Italia, Ibra sedang minum kopi di bar lokal dan sekelompok penggemar mengenalinya dan meminta swafoto dan tanda tangan. Lantas ketika ada fans Inter yang mendatangi Ibra, ia berucap, “Penggemar Inter? Saya merasa tidak enak untuk Anda,”kata Ibra sambil tersenyum.

JOSE MOURINHO MAU UNGKAP SEBUAH RAHASIA

Dalam video Instagram terbarunya, Jose Mourinho menunjukkan perban di bahu. Dia mengatakan akan mengungkapkan rahasia dalam beberapa hari mendatang. Situs Roma News menduga perban di bahu itu sebuah tato. Sementara situs La Gazzetta dello Sport seperti dilansir Football Italia menyebut perban di bahu Mourinho adalah sebuah gambar yang sudah dirahasiakan selama 10 hari. Gambar itu juga diyakini merujuk dari keberhasilan membawa Roma menjadi juara UEFA Conference League.

AC MILAN BAKAL PERPANJANG KONTRAK RAFAEL LEAO

Dikutip Dailymail, AC Milan akan mengajukan tawaran untuk memperpanjang kontrak penyerang muda, Rafael Leao. Mantan pemain Lille ini dikabarkan akan mendapatkan kontrak baru hingga musim panas 2027 nanti. Leao mendapatkan gaji 1,5 juta euro per musim berdasar kontrak yang berlaku saat ini. Nah, Milan bakal menaikkan gaji Leao hingga 6 juta euro per musim pada kontrak baru yang ditawarkan.

RONALDO DIKLAIM TOLAK TAWARAN GILA DARI KLUB ARAB SAUDI

Dikabarkan ESPN, Cristiano Ronaldo diklaim menolak tawaran senilai 300 juta euro atau setara dengan Rp 4,5 triliun untuk bermain di Arab Saudi. Sebelumnya tersiar kabar, ada klub dari Arab Saudi, yang tidak disebutkan namanya, telah menawar Ronaldo dengan total bayaran 300 juta euro dengan perincian 30 juta sebagai biaya transfer, 250 juta untuk gaji sang mega bintang, dan sisanya sebagai pembayaran jasa perantara. Namun, seperti dikabarkan kini Ronaldo enggan pindah ke Arab saudi.

Kesuksesan Scaloni Membangun Kembali Timnas Argentina

0

Timnas Argentina telah selesai menyusuri lorong kegelapan. Armada Albiceleste yang sebelumnya tak bersinar dan koyak sana-sini, kini memancarkan sinarnya. Bahkan timnas Argentina sudah menuju ujung lorong dan sudah bisa melihat keberhasilan di depan mata.

Adalah Lionel Scaloni. Sosok pelatih yang juga mantan punggawa yang memegang lampu petromak membimbing para pemainnya untuk keluar dari lorong kegelapan. Scaloni lah aktor di balik timnas Argentina yang dulu lesu menjadi garang lagi.

Sebelum kedatangan Scaloni, armada Albiceleste berlubang di sana-sini. Mereka gagal total di Piala Dunia 2018 Rusia. Kekacauan itu memaksa pelatih mereka, Jorge Sampaoli melepas statusnya sebagai pelatih. Para pemain sudah tak lagi percaya pada Sampaoli.

Kurang lebih setahun ia melatih Argentina. Setelah itu ada kekacauan di tubuh Asosiasi Sepakbola Argentina (AFA) setelah kegagalan di Piala Dunia 2018. Sampaoli dipecat dan Lionel Scaloni masuk menggantikannya.

Awal Karier Scaloni

Seperti pelatih sebelumnya, Scaloni juga seorang mantan pemain sepakbola. Posisinya sebagai bek kanan. Scaloni memulai kariernya di Newell’s Old Boys, klub yang berasal dari tempat tinggalnya, Rosario. Sepanjang kariernya Scaloni juga pernah menjadi bagian dari tim Argentina yang menjuarai Piala Dunia U-20 tahun 1997.

Setelah tak lagi memperkuat Newell’s Old Boys, Scaloni pindah ke Deportivo di Spanyol. Ia menghabiskan 200 caps berseragam Deportivo. Lalu pada tahun 2006, Scaloni hijrah ke Inggris dan menjadi idola di skuad West Ham dan bermain di final Piala FA melawan Liverpool.

Pada tahun yang sama, ia juga mencatatkan penampilan yang mengesankan di timnas Argentina tepat di Piala Dunia 2006 di Jerman. Scaloni bahkan pada waktu itu dianggap melampaui sosok bek seperti Javier Zanetti.

Usai memilih gantung sepatu tahun 2015, Scaloni mulai menapaki karier menjadi pelatih. Ia mengikuti jejak Sampaoli dengan menjadi asistennya saat melatih Sevilla. Kerjasama keduanya berlanjut ketika menangani timnas Argentina.

Penunjukkan Scaloni Jadi Pelatih Argentina

Jenjang karier Scaloni di dunia kepelatihan tampaknya sangat jelas. Setelah menjadi asisten ia diangkat menjadi pelatih timnas Argentina. Walaupun penunjukannya sebagai pelatih Argentina adalah keputusan yang sangat mendesak.

Asosiasi sepakbola Argentina, AFA masih memiliki banyak nama mentereng untuk bisa melatih Argentina. Mauricio Pochettino, Diego Simeone, sampai Marcelo Gallardo adalah tiga nama yang sangat sesuai untuk melatih Argentina.

Namun masalahnya, waktu itu AFA tidak dalam kondisi finansial yang baik untuk merekrut ketiganya. AFA tidak sanggup menggoda Pochettino yang saat itu masih melatih Tottenham, Simeone yang melatih Atletico Madrid, dan Gallardo yang melatih River Plate. Terlebih AFA mesti membayar pesangon untuk Sampaoli.

Peremajaan Skuad

Ketika jabatannya naik menjadi pelatih, Scaloni langsung dihadapkan pada permasalahan yang merepotkan. Argentina sedang diterpa krisis ketidakpercayaan diri. Scaloni juga dihadapkan pada pemain yang sudah mulai menua.

Maka yang mesti ia lakukan adalah melakukan peremajaan skuad. Pemain veteran seperti Gonzalo Higuain dan Javier Mascherano sudah meninggalkan tugas internasionalnya. Lionel Scaloni pun mesti membuang pemain-pemain lain yang tak pantas memenuhi skuad Argentina lagi.

Ever Banega, Gabriel Mercado, dan Marcos Rojo adalah nama-nama yang dicoret Scaloni. Sebagai gantinya, Scaloni melahirkan tim baru dengan nama-nama seperti Leandro Paredes, Giovanni Lo Celso, Rodrigo de Paul, dan penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez.

Gaya Main

Scaloni baru saja memimpin armada Albiceleste, tapi ia berani mengubah pattern permainan timnas Argentina. Dari segi permainan secara taktis, Scaloni punya gaya mainnya sendiri. Meski begitu, ia tak malu mengakui bahwa gaya permainan Prancis dan Kroasia di Piala Dunia 2018 telah menginspirasinya.

Mantan pemain The Hammers itu lebih menyukai gaya bermain pragmatis. Ia meminta para pemain Argentina agar bisa bertahan sebaik mungkin, tapi tidak melupakan serangan. Jadi, pola permainan Scaloni lebih dekat pada permainan sepakbola efektif.

Bermain bertahan dan melakukan transisi ke menyerang dengan cepat jika ada celah. Filosofi itu sangat kontras dengan preferensi timnas Argentina lama. Di mana Albiceleste sering mengandalkan penguasaan bola dengan umpan pendek yang dibangun dari tengah.

Tercatat di Wyscout sebagaimana juga dikutip Total Football Analysis, Scaloni terlihat kerap menggunakan formasi 4-4-2, 4-3-3, 4-2-3-1, 4-1-4-1, atau 4-1-3-2. Formasi itu tergantung pada opsi pemain yang tersedia.

Scaloni lebih gemar melakukan eksploitasi di sisi sayap. Karena di sisi sayap Argentina hanya memiliki Angel Di Maria dan Lucas Ocampos sebagai pemain sayap murni, tak ayal strategi Scaloni menyempit. Ia mesti mengandalkan sektor full-back, seperti Nahuel Molina dan Nicolas Tagliafico.

Percobaan Pertama, Gagal!

Percobaan pertama Scaloni dalam melatih Argentina adalah kegagalan. Itu terjadi pada Copa America 2019. Scaloni yang jadi karateker memimpin Argentina untuk melawat ke Brazil mengikuti ajang tersebut. Namun, di laga pertama Argentina sudah mengalami kekalahan.

Argentina yang mempekerjakan dua sayapnya plus taktis pragmatis seorang Scaloni kalah dari Kolombia di laga pembuka. Meski Argentina pada akhirnya bisa lolos dari fase grup.

Armada Albiceleste bertemu Venezuela di perempat final. Mereka berhasil mengalahkannya dengan skor 2-0 dan melaju ke semifinal. Namun, mengenaskan, Scaloni harus mengakui kehebatan Brazil di semifinal Copa America 2019. Kelak Brazil inilah yang menjadi juara Copa America edisi 2019.

Titik Balik Menghadapi Uruguay

Kegagalan di Copa America 2019 tak membuat Scaloni putus asa dan terjengkang dari kursi pelatih Argentina. Scaloni justru menjadi pelatih permanen untuk menukangi Argentina pada kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Copa America 2020 yang digelar di Argentina dan Kolombia.

Karena pandemi, Copa America pun tertunda hingga baru terselenggara tahun 2021. Dari sinilah Scaloni mulai menunjukkan kualitasnya sebagai seorang pelatih. Titik baliknya ketika Argentina mesti bertemu Uruguay di fase grup Copa America 2021.

Kala itu, Lionel Scaloni mesti menghadapi skuad Uruguay besutan Oscar Tabarez. Yang mana Tabarez sudah membangun tim secara metodis sejak 2006. Sementara Scaloni terbilang baru melatih Argentina. Kalaupun disebut membangun, belum sebagus Tabarez.

Namun yang terjadi sungguh di luar dugaan. Scaloni berhasil mengatasi Uruguay besutan Tabarez dengan mengalahkannya dengan skor 1-0. Para pemain Argentina bermain sangat kolektif. Lautaro berhasil menjalin kemitraan apik dengan Nicolas Gonzalez di lini depan. Guido Rodriguez, Rodrigo De Paul, sampai Nahuel Molina semua tampil bagus di bawah Scaloni.

Bisakah Berbicara Banyak di Piala Dunia 2022?

Anak asuh Scaloni cepat sekali tampil trengginas. Mereka menuntaskan 33 pertandingan tanpa sekalipun kalah. Rekor itu bahkan menjadi makin paripurna setelah Argentina mencukur Italia 3-0 di Finalissima. Kemenangan atas Italia memperlihatkan bahwa taktik Scaloni sudah presisi.

Beberapa kali Argentina sebenarnya sulit menguasai bola. Namun, untuk efektivitas serangan, Scaloni benar-benar tahu bagaimana memanfaatkan Lionel Messi dan Angel Di Maria. Kedua pemain itu dibuat Scaloni terus bergerak mencari ruang.

Scaloni betul-betul sudah mengubah paradigma Argentina. Ia menanggalkan ego. Argentina di tangan Scaloni sudah tidak lagi Messi sentris. Karena ia bertekad untuk membakar patriotisme dengan permainan kolektif.

Ia menemukan bek tengah yang cakap dalam diri Cristian Romero. Scaloni juga menemukan kiper yang selama ini dibutuhkan Argentina dalam sosok Emiliano Martinez. Dan ia juga menemukan amunisi lini tengah baru pada seorang Rodrigo De Paul.

Dengan gaya permainannya. Prestasi yang diberikan Scaloni, dari Copa America sampai Finalissima, maka Argentina seperti kembali pada setelan pabriknya saat mendiang Diego Maradona mencetak gol “tangan Tuhan”-nya. Scaloni telah menyetel Argentina sebagai penantang kuat gelar Piala Dunia 2022. Terus seperti ini, Scaloni!

https://youtu.be/W1V8tLi7WEI

Sumber: TheseFootballTimes, Goal, TheWeek, TFA, Sportsmax

Ini Alasan Frenkie De Jong Ogah Gabung Manchester United

0

Rumor transfer Frenkie De Jong jadi salah satu kisah transfer paling “Toxic” dari semua rumor di jendela transfer musim panas kali ini. De Jong sendiri adalah target utama Manchester United. Erik Ten Hag sudah jelas menginginkan sang pemain sejak awal kedatangannya di Manchester.

Manchester United sejatinya sudah mencapai kesepakatan dengan La Blaugrana soal fee transfer Frenkie De Jong. Namun, sang pemain masih berat hati untuk mengiyakan tawaran United. Lantas apa sih yang membuat De Jong berat untuk meninggalkan Barca dan bergabung dengan Setan Merah?

Baru Beli Rumah Mewah

Salah satu alasan Frenkie De Jong masih berat mengatakan “Iya” pada tawaran United adalah, De Jong baru saja membeli sebuah properti mewah di lokasi Pedralbes, suatu daerah pemukiman elit paling diminati oleh para pengusaha dan pemain-pemain asing yang bermain di Barcelona.

Beberapa bulan lalu, De Jong bersama kekasihnya, Mikky Kiemeney menebus rumah mewah milik pengusaha Oscar Pierre dengan harga 5 juta euro atau sekitar Rp75 miliar. Tentu dengan membeli sebuah rumah mewah, De Jong berencana tinggal di Barcelona untuk waktu yang lama.

Sebelumnya, De Jong dan kekasihnya hanya tinggal di sebuah apartemen, di mana mereka harus membayar harga sewa sebesar 10 ribu euro atau sekitar Rp150 juta per bulannya.

Kekasihnya Tak Mau Pindah ke Manchester

Tampaknya, Mikky Kiemeney memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam kehidupan Frenkie De Jong. Mengingat baru-baru ini, pemain berusia 25 tahun itu telah bertunangan dengan kekasihnya itu. Setelah melangkah ke jenjang yang lebih serius, mereka pun sepakat untuk tetap tinggal di Barcelona. 

Letak geografis Barcelona yang merupakan kota di tepi laut Mediterania, merupakan lokasi yang nyaman apabila dijadikan tempat tinggal. Oleh karena itu Mikky cukup berat meninggalkan tempat seindah Pedralbes demi kota Metropolitan seperti Manchester.

Cuaca Kota Manchester

Cuaca Manchester kerap menjadi bahan candaan karena lebih lembab dari daerah lain di Inggris. Namun, ternyata itu benar-benar penting bagi beberapa pesepakbola yang pernah bermain di Inggris terutama kota Manchester. Beberapa dari mereka juga mengeluhkan cuaca lembab tersebut.

Hal itu juga pernah diungkapkan oleh mantan pemain Manchester City, Nolito. Waktunya di Manchester tak lama, namun cuaca yang buruk cukup mempengaruhi keputusannya untuk hengkang ke Sevilla. Dilansir The Guardian, Nolito merasa, hidup di Manchester seperti tinggal di dalam goa. Cuaca Manchester yang lembab bahkan membuat kulit wajah anaknya bermasalah.

Frenkie De Jong dan tunangannya juga demikian. Mereka lebih menyukai iklim di Barcelona dan sama sekali tak terbesit untuk pindah ke Manchester yang memiliki iklim lembab dan curah hujan yang cukup tinggi. 

Tidak Suka Cara Negosiasi Manchester United

Selain itu, Frenkie de Jong juga sempat menyatakan bahwa ia tidak senang dengan cara komunikasi yang dilakukan oleh manajemen Barcelona dan pihak Manchester United yang cenderung sembunyi-sembunyi dan tak ada keterbukaan kepadanya.

Dilansir Give Me Sport, De Jong pernah menghubungi petinggi Barcelona untuk segera mengakhiri negosiasi Barca dengan Manchester United. Bahkan De Jong juga ingin pihak klub menutup telepon apabila ada klub lain yang ingin menebusnya di musim panas kali ini.

Tak hanya itu, De Jong juga sempat menunjukan gestur tak senang dalam sebuah wawancara setelah pertandingan Timnas Belanda. Dengan senyum tipis, Frenkie menolak menjawab pertanyaan wartawan soal transfernya ke United. 

Dengan tegas dia meminta pers dan suporter Setan Merah menghentikan usaha tidak masuk akal itu. Bahkan, Frenkie De Jong memastikan tidak mungkin meninggalkan Barcelona dalam waktu dekat.

Faktor Xavi

De Jong pertama kali menarik perhatian Ajax berkat keberaniannya menguasai bola, merebut bola dari lawan hingga cara dia membawa bola kedepan untuk membangun serangan sebagai pemain nomor “6”. Namun, Xavi tidak memainkan pemain tengah Timnas Belanda itu sebagaimana waktu ia bermain di timnas maupun Ajax. 

Xavi justru lebih gemar memainkan De Jong lebih ke depan sebagai gelandang nomor “8” karena sang juru taktik belum berniat untuk memberikan posisi gelandang bertahan milik Sergio Busquets kepada De Jong. 

Tampaknya sejauh ini Frenkie De Jong dan Xavi sudah banyak berdiskusi soal permasalahan taktikal ini, dan sang pemain siap untuk menyesuaikan permainannya agar bisa memenuhi skema yang diusung oleh manajernya itu.

Barcelona Adalah Klub Impian Frenkie 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa klub Catalan itu adalah klub impian Frenkie De Jong sejak kecil. Seperti kebanyakan pemain asal Belanda lainnya yang menjadikan Johan Cruyff atau pemain Belanda lain yang meraih sukses di Barca sebagai role model, beberapa dari pemain muda pasti bermimpi bermain untuk Barcelona. 

Manchester United mungkin bisa mengklaim sebagai salah satu klub terbesar di dunia. Namun begitu juga Barcelona. Frenkie telah menjadi pendukung Barcelona sejak kecil. Ia bahkan memiliki berbagai atribut klub Catalan tersebut. Saat remaja ia juga pernah mengabadikan momen saat ia menonton langsung pertandingan Barcelona di Camp Nou.

Tak Ada Liga Champions

Tak lolosnya Manchester United ke Liga Champions musim depan jadi salah satu faktor mengapa Frenkie De Jong enggan meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan klub Liga Inggris tersebut.

Alasan yang sama juga digunakan Cristiano Ronaldo untuk mempertimbangkan hengkang dari Manchester United. Bagi sebagian pemain, kompetisi paling bergengsi di Benua Biru itu memang sangat penting. Mengingat trofi Liga Champions adalah tolak ukur kesuksesan sebuah klub di level Eropa.

Frenkie tidak ingin bergabung dengan skuad asuhan Erik Ten Hag musim depan karena mereka terbuang dari kompetisi elit tersebut. De Jong tahu, jika ia ingin memperkuat statusnya sebagai pemain profesional, bermain di Liga Champions adalah jawabannya. 

Gaji di Barca

Sulit bagi klub mana pun untuk menandingi apa yang saat ini dibayarkan Barcelona kepada Frenkie de Jong. Seperti dilansir The Sun, sang gelandang bisa mendapatkan uang hingga 450 ribu pound atau sekitar Rp8 miliar per pekan jika ia memenuhi semua target yang diberikan oleh pihak Barcelona.

Sedangkan menurut Talksport, Frenkie de Jong masih memiliki 17 juta pound (Rp305 miliar) dalam bentuk upah yang belum dibayarkan oleh Barca, akibat dari penangguhan upah yang disetujui kedua belah pihak selama pandemi tahun 2020. Jadi, alasan ini masuk akal secara finansial bagi Frenkie untuk tetap bertahan di Barcelona.

Lucunya lagi, hutang itu justru dimanfaatkan Barcelona agar Frankie De Jong tidak begitu saja pergi ke Manchester United. Blaugrana bahkan memanfaatkan hutang itu agar MU juga mau berkontribusi membayar hutang Barca pada De Jong, jika serius menginginkannya. Meski di sisi lain, Barcelona justru mulai tancap gas membeli pemain.

https://youtu.be/X2je6fY6c48

Sumber: Foottheball, GMS, Talksport, The Sun, Libero

Barcelona Sedang Krisis, Tapi Kenapa Banyak Datangkan Pemain?

Bagai orang yang sedang bokek tapi pengen belanja mahal. Begitulah kondisi Barcelona sekarang. Klub ini memang sedang berada dalam keadaan rumit karena krisis finansial. Tapi, kok mereka masih bisa belanja pemain?

Seperti itulah Barcelona. Mereka akhirnya pelan-pelan bisa keluar dari krisis dan jeratan hutang. Alhasil, masih bisa mendatangkan pemain plus mendaftarkannya dan mengenalkannya ke publik.

Dana Penjualan Aset Sudah Cair

Tentu ini menjadi kebahagiaan buat Barcelona. Apalagi Blaugrana pernah memuncaki klasemen utang terbanyak dengan 1,3 miliar euro (Rp 19,6 triliun). Belum lagi neraca gaji yang masih minus 144 juta euro (Rp 2,1 triliun) Namun untungnya manajemen Barca bergerak cepat.

Mereka seperti yang sudah diketahui sudah menyetujui untuk menjual aset, yaitu Barcelona Licensing and Merchandising (BLM) sebesar 49,9 persen dan hak siar mereka sebesar 25 persen.

Kasusnya saat ini, yang 10 persen dari penjualan hak siar sudah cair alias bisa digunakan. Barcelona telah menyetujui kesepakatan untuk menjual 10 persen hak TV La Liga mereka selama 25 tahun ke depan kepada perusahaan investasi global Sixth Street Partners. Kesepakatan itu menghasilkan sekitar 267 juta euro (Rp 4 triliun).

Oh iya, sebelum uang hak siar cair, sebelumnya Barca juga sudah mendapatkan uang dari Spotify sebagai sponsor utama mereka musim depan. Uang sekitar 280 juta euro (Rp 4,2 triliun) didapatkan Barca dari Spotify dengan cara menggadaikan nama stadionnya, yang berubah dengan ada embel-embel Spotify. Jersey mereka musim depan pun akan terpampang logo Spotify di bagian depan.

Dengan pemasukan pertama dan kedua yang sudah cair, akhirnya Barca bisa memenuhi persyaratan La Liga masalah tutup buku. Barca alih-alih masih dalam kerugian 161 juta euro (Rp 2,4 triliun) pada tutup buku musim 2021/22 lalu, kini malah menjadi surplus berkat pemasukan dari kedua utas yang sudah cair tersebut. Keuangan Barca pun terhitung surplus di awal Juli 2022 kali ini. Dan berkat itu mereka mulai meresmikan beberapa pemain.

Namun tak sampai disitu saja, tentu Barca tetap membutuhkan 2 utas lagi untuk cair. Yakni 15% lainnya dari sisa penjualan hak siar yang dikatakan akan cair sekitar 400 juta euro (Rp 6 triliun). Dan dari BLM diprediksi akan cair sekitar 300 juta euro (Rp 4,5 triliun). Kalau sudah semuanya, untuk membeli pemain adalah hal yang sepele, artinya krisis bisa terselamatkan.

Struktur Gaji Harus Cepat Diperbaiki

Soal pembatasan gaji kini juga sudah mulai diperketat. Dengan total beban atau pembayaran gaji Barca yang mencapai 560 juta euro per tahunnya (Rp 8,5 triliun), kini mereka berharap bisa menurunkannya menjadi sekitar 400 juta euro (Rp 6 triliun), itu pun kalau berhasil.

Maka dari itu beberapa pemain mulai dilepas macam Lenglet, Luuk De Jong, Adama, Trincao, Alves, maupun Depay yang kabarnya tak ikut dalam tur pra musim ke Amerika. Pemain-pemain dengan gaji tinggi pun kemudian menyesuaikan dengan keadaan. Artinya secara garis besar, pemotongan gaji tetap menjadi solusi.

Permasalahan gaji kemudian menjadi polemik ketika Barca yang katanya akan membeli banyak pemain ternyata masih menunggak gaji para pemainnya, termasuk Frankie De Jong. Barcelona masih menunggak gaji sang pemain sebesar Rp 20 juta euro (Rp301 miliar). Meskipun ada yang bilang permasalahan seperti itu adalah akal-akalan Barca saja.

Seperti diketahui De Jong ini santer sudah mencapai kesepakatan pindah ke Old Trafford dengan nominal tertentu. Dengan adanya tunggakan gaji itu, diharapkan MU mau membayar sisa tunggakan itu sekaligus. Atau bisa saja masalah tunggakan gaji itu sengaja dihembuskan pihak Barca supaya De Jong tetap stay.

Hal lain juga terjadi pada Dembele yang akhirnya kembali bergabung dengan Barca setelah kontraknya habis 2022. Dembele yang awalnya bergaya sok minta gaji yang selangit pada Barca, akhirnya melunak juga. Ia bersedia dipotong gajinya 40 persen. Dembele juga menandatangani perpanjangan kontrak yang hanya dua tahun hingga 2024 nanti.

Christensen, Kessie, Raphinha, Siapa Selanjutnya?

Melihat mulai leganya soal nafas keuangan Barca, mereka bergerak cepat meresmikan beberapa pemain. Christensen dan Kessie langsung diperkenalkan ke publik. Mereka berdua adalah hasil pencarian pemain gratisan yang putus kontrak. Gajinya pun aman dan terjangkau.

Selang beberapa lama kemudian mereka mampu menikung Chelsea soal Raphinha. Raphinha yang sudah deal dengan Chelsea akhirnya ditikung Barca dengan tawaran yang lebih tinggi. Raphinha kini sudah tiba di Barca dengan mahar sebesar 68 juta euro (Rp 1 triliun). Soal Raphinha ini dikabarkan Barca membayarnya melalui skema cicilan layaknya kredit motor. Leeds sepakat dengan alasan kondisi keuangan Barca belum stabil.

Walau bagaimanapun, dengan kedatangan Raphinha ini menambah komposisi penyerangan Xavi menjadi semakin kaya dan menakutkan. Setelah Dembele dipertahankan, masih ada Ferran Torres, Aubameyang, Ansu Fati, Raphinha dan mungkin ditambah lagi dengan Lewandowski, membuat Xavi mantap membawa Barca lebih baik musim depan.

Soal Lewandowski mungkin kini Barca masih menunggu. Lewandowski telah kembali berlatih di camp latihan Munchen. Namun istri dan keluarganya masih tetap berada di Spanyol. Sikap yang terlihat ogah-ogahan latihan di Munchen mengindikasikan jiwanya memang benar-benar tidak lagi di Munchen. Oh iya, ditambah jersey resmi Munchen dengan nama Lewandowski ternyata sudah tidak dijual lagi di official store-nya Die Roten.

Kalau benar Lewy bisa sepakat dengan Barca di harga sekitar 50 juta euro (Rp 755 miliar) , hal itu akan menjadi nilai plus bagi tajamnya lini depan Barca. Munchen pun ternyata diam-diam masih menunggu tawaran lebih dari Barca untuk Lewy. Itu dilakukan agar Munchen bisa cepat membayar De Ligt dari Juve menggunakan uang jual Lewy.

Selain Lewy yang ditunggu kedatangannya, dua bek paketan dari Chelsea yakni Alonso dan Azpi pun masih dinanti. Kabarnya Christensen sudah membujuk mantan kedua rekannya di Chelsea itu untuk segera bergabung bersama.

Satu bek lagi yang masih dinanti kedatangannya yakni Kounde. Transfer Kounde ini memang rumit dan alot. Terakhir kabarnya Sevilla meminta Depay sebagai alat tukar plus fresh money dari Barca untuk kepindahan Kounde.

Secara garis besar, dengan stabilnya keuangan Barca, mereka bisa menginvestasikan beberapa pemain baru musim depan. Tiada lain demi kembali bisa bersaing di tempat tertinggi dan merebut gelar. Hal itu nanti dengan sendirinya berimbas langsung pada pemasukan Barca.

Namun perlu dicatat, Barca jangan terlena dulu setelah selamat dari krisis ini. Mereka tetap harus bijak dalam mengelola keuangan. Itu jika Barcelona tidak mau bangkrut dan berakhir gulung tikar.

https://youtu.be/lWcGZiVddbg

Sumber Referensi : boxtobox, theathletic, espn, foottheball,

Berita Bola Terbaru 14 Juli 2022 – Starting Eleven News

Berita Bola Terbaru dan Terkini

RESMI! WONDERKID BARCELONA REY MANAJ JOIN WATFORD

Barcelona resmi menjual striker Rey Manaj kepada Watford untuk tampil di Divisi Championship. Manaj akan bergabung dengan tim asuhan Rob Edwards dalam kontrak tiga tahun untuk segera kembali ke Liga Primer Inggris setelah mengalami degradasi musim 2021/22 lalu. Sementara Watford tidak mengungkapkan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan tanda tangan Manaj, dari pihak Barcelona juga tidak mengungkapkan demikian.

VLAHOVIC TAK TERTEKAN ADA DI MARIA DAN POGBA

Dusan Vlahovic menyambut kedatangan Angel di Maria dan Paul Pogba dengan tangan terbuka. Kedatangan Di Maria dan Pogba sejatinya membuat persaingan di barisan penyerangan Juventus makin sengit. Selain berfungsi gelandang serang, Pogba tak jarang menjadi target man. Apalagi kedua pemain itu memiliki pengalaman lebih dibandingkan Vlahovic. Namun Vlahovic tidak merasa khawatir dengan kehadiran Di Maria dan Pogba.

BERSAMA TEN HAG, SANCHO TEMUKAN PERAN TERBAIKNYA

Manchester United sudah bertahun-tahun bermasalah di sektor winger kanan. Musim panas tahun lalu mereka merekrut Jadon Sancho untuk mengisi posisi itu, tapi faktanya Sancho tidak bisa langsung jadi solusi. Kini kedatangan Erik Ten Hag sedikit banyak memberi keuntungan bagi Sancho. Dalam duel pramusim kontra Liverpool kemarin, dia main sangat baik di sayap kanan. Permainan Sancho tampak lebih mengalir, sesuai instruksi Ten Hag. Dia tidak hanya terpaku di sayap kanan, tapi bisa bergerak bebas ke tengah, bahkan bisa sampai ke sayap kiri.

JOSE MOURINHO, ALASAN CELIK GABUNG AS ROMA

Rekrutan anyar AS Roma, Zeki Celik membeberkan alasan utama bergabung ke Roma. Dia mengatakan jika kesempatan menjadi anak buah Jose Mourinho menjadi alasan utamanya mau menerima pinangan Giallorossi musim panas ini. Seperti diketahui, AS Roma resmi menuntaskan transfer Zeki Celik dari Lille pada pekan lalu dengan menebus sang bek di angka 7 juta Euro (Rp 105 miliar).

MANGKIR LATIHAN, ZANIOLO MINTA DIJUAL KE JUVENTUS

Saga transfer Nicolo Zaniolo dari AS Roma ke Juventus ini tampaknya bakal segera berakhir. Menurut laporan terbaru Football Italia, pemain berusia 22 tahun itu menolak untuk berlatih dengan rekan satu timnya sebelum penerbangan ke Portugal, Selasa (12/7) waktu setempat. Di Portugal, AS Roma bermain melawan Sunderland dalam laga pra-musim. Ketidakhadiran Zaniolo pada sesi latihan semakin menegaskan bahwa Zaniolo dilaporkan berniat pindah dari klub ibukota Italia itu menuju Turin sebelum jendela transfer ditutup.

ARTETA AKAN TUNJUK MARTIN ODEGAARD SEBAGAI KAPTEN ARSENAL

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta dikabarkan memilih Martin Odegaard sebagai kapten The Gunners musim depan. Hal tersebut tak lepas dari permainan apiknya di musim lalu, di mana pria 23 tahun itu berhasil mencetak tujuh gol dan lima assist dari 40 penampilan di semua kompetisi. Menjadi kapten Arsenal, pemain asal Norwegia itu akan menggantikan Alexandre Lacazette yang memilih hengkang.

USAI RESMI MUDIK KE JUVENTUS, POGBA BONGKAR MASALAHNYA DI MU

Gelandang energik asal Prancis, Paul Pogba resmi meninggalkan Manchester United dan kembali ke Juventus. Kini, ia buka-bukaan masalah yang dihadapinya selama memperkuat Setan Merah. Pogba menyatakan cedera, beberapa kali pergantian pelatih, dan posisinya di lapangan merusak periode keduanya di MU. Namun, Pogba tidak menyesali sepenuhnya keputusannya kembali ke MU.  Dia mengatakan segala kesulitan yang dialaminya di Old Trafford membuatnya tumbuh dan berkembang menjadi pria dewasa. Tak heran, ia begitu gembira bisa kembali ke Turin.

SALIBA LAYAK MENDAPAT KESEMPATAN DI ARSENAL

Sejak didatangkan pada 2019, bek asal Prancis, William Saliba sama sekali belum mencicipi laga kompetitif bersama Arsenal. Menurut eks pemain Arsenal, Per Mertesacker, Saliba musim ini layak untuk mendapatkan kesempatan bermain di tim utama. Bukan tanpa alasan mengapa Mertesacker berkata demikian. Sebagai manajer akademi tim, menurutnya Saliba punya potensi. Ia juga berharap Mikel Arteta bisa membuat Saliba mengeluarkan kemampuan terbaiknya musim ini.

DAFTAR 7 PEMAIN BINTANG YANG AKAN DIBUANG BARCELONA

Barcelona sedang mengalami masalh financial. Hal tersebut membuat El Barca harus melakukan pemotongan gaji kepada para pemainnya untuk menyelamatkan keuangan klub. Melansir dari Sportbible, Selasa (12/7), pelatih Blaugrana Xavi Hernandez dikabarkan akan melepas 7 pemain di bursa transfer musim panas ini. Ketujuh pemain tersebut adalah Neto, Samuel Umtiti, Martin Braithwaite, Oscar Mingueza, Riqui Puig, Albania Rey Manaj, dan Memphis Depay.

BERBURU PENERUS RONALDO, MU KEMBALI INCAR MOUSSA DEMBELE

Manchester United dikabarkan kembali membidik Moussa Dembele di bursa transfer musim panas ini. Pembidikan striker Lyon tersebut tak lepas dari situasi Cristiano Ronaldo saat ini. Peraih lima gelar Ballon D’or itu ingin meninggalkan Old Trafford musim panas ini untuk mencari penampilan di Liga Champions. Dilaporkan oleh Sportbible, MU kabarnya ingin membidik Dembele untuk dijadikan penerus Ronaldo. Dembele diyakini bisa ditebus dengan biaya miring dengan situasi kontraknya saat ini.

CHELSEA RESMI GAET RAHEEM STERLING

Raheem Sterling resmi bergabung dengan Chelsea, setelah klub London itu menggaetnya dari Manchester City. Sterling adalah rekrutan perdana di era Todd Boehly sebagai pemilik Chelsea lewat pembelian senilai 45 juta pounds alias Rp 802 miliar. Sterling menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Chelsea. Kontrak tersebut juga menyertakan opsi perpanjangan satu tahun.

STERLING UCAPKAN SALAM PERPISAHAN KEPADA MAN CITY

Raheem Sterling sudah memberikan salam perpisahan dengan juara bertahan Liga Premier Inggris itu. Pemain depan timnas Inggris tersebut mengucap pesan perpisahan kepada mantan rekan satu timnya dan staf klub lewat akun media sosialnya. “Saya berterima kasih atas pasang surut karena telah menguji kekuatan dan tekad saya dan memungkinkan saya untuk berdiri di sini di depan Anda dengan versi terbaik dari diri saya sendiri,” ucapnya.

KOULIBALY MERAPAT KE CHELSEA

Chelsea selangkah lagi akan mendapatkan jasa Kalidou Koulibaly. Bek Napoli itu diketahui sudah terbang ke London untuk melakukan tes medis. Dikutip dari Twitter pakar transfer Fabrizio Romano, Rabu (13/7) malam, negosiasi transfer Koulibaly sudah rampung. Chelsea akan membayar biaya transfer 40 juta euro atau sekitar Rp 608 miliar. Disebutkan Romano, Koulibaly akan menandatangani kontrak jangka panjang dengan gaji bersih 10 juta euro atau sekitar Rp 152 miliar per musim.

RESMI! RAPHINHA BERGABUNG DENGAN BARCELONA

Melalui laman resminya, Barcelona telah mengumumkan bahwa mereka mendapatkan Raphinha dari Leeds United pada bursa transfer musim panas 2022. Dalam pernyataan Barcelona, Raphinha tinggal melakukan tes medis. Setelahnya, Raphinha akan diperkenalkan oleh Barcelona sebagai pemain anyar. Untuk menggaet Raphinha, Blaugrana setuju membayar 68 juta euro (sekira Rp 1 triliun) pada Leeds United.

VIDEO NEYMAR ABAIKAN MBAPPE SAAT SESI LATIHAN

Sebuah video singkat dari akun Tiktok seakan menunjukkan hubungan tidak harmonis antara Kylian Mbappe dan Neymar Jr. Video tersebut direkam saat sesi latihan PSG. Ketika Mbappe yang berompi oranye mencoba meminta Neymar untuk menjadi tandemnya dalam latihan tersebut, tampak striker asal Brasil tak mengindahkannya. Melihat Mbappe kebingungan, salah satu asisten pelatih PSG mendekati Mbappe agar pemain Timnas Prancis itu bisa menyelesaikan sesi latihan. Sedangkan Neymar menjabat tangan Messi yang mendekat.

CAPAI KESEPAKATAN PRIBADI, LISANDRO MARTINEZ OTW KE MU

Bek tengah Ajax Amsterdam, Lisandro Martinez tak lama lagi akan bergabung dengan Manchester United. Pada Rabu (13/7), eksekutif MU berada di Amsterdam untuk bertemu dengan Ajax dan berusaha untuk menyegel kesepakatan Lisandro Martínez. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, MU dan bek asal Argentina itu telah mencapai kesepakatan secara pribadi.

TINGGALKAN FENERBAHCE, OZIL GABUNG ISTANBUL BASAKSEHIR

Mantan bintang timnas Jerman, Mesut Ozil telah resmi mengakhiri kerja sama dengan Fenerbahce. Kabar mengenai perpisahan Ozil pun dipublikasikan Fenerbahce di akun Twitter resminya pada Rabu (13/7). Ozil pun dilepas dengan hasil keputusan bersama. Setelah kepergiannya dari Fenerbahce, Ozil pun langsung bergegas mendapatkan klub barunya. Melansir Football Espana, Istanbul Basaksehir yang akan meminang pemain berdarah Turki tersebut.

CHELSEA TERTARIK DATANGKAN RAFAEL LEAO DARI MILAN

Dikutip dari Metro, Chelsea telah menyampaikan ketertarikannya kepada penyerang AC Milan, Rafael Leao. The Blues akan melakukan negosiasi dengan klub Serie A tersebut. Chelsea hanya ingin menanyakan apakah sang pemain masuk dalam daftar jual AC Milan atau tidak. Rafael Leao sendiri mengatakan sangat senang berada di AC Milan, sementara klub tidak tertarik untuk menjualnya.

LUCAS TORREIRA SEPAKAT JADI ANAK BUAH GATTUSO

Gelandang bertahan Arsenal, Lucas Torreira terus diwartakan tengah berusaha meninggalkan Meriam London pada musim panas kali ini. Setelah negosiasi antara Arsenal dan Fiorentina menemui kegagalan, Torreira diklaim telah mencapai kesepakatan dengan Valencia asuhan Gennaro Gattuso. Hal itu diungkapkan langsung oleh sang agen, Pablo Bentancur. Bentancur pun kini menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada manajemen Arsenal untuk melepas kepergian kliennya ke Spanyol.

KLUB ARAB SAUDI TAWAR RONALDO DENGAN HARGA SELANGIT

Dilansir dari AS, bintang Manchester United Cristiano Ronaldo mendapatkan tawaran fantastis dari klub Arab Saudi di tengah ketidakjelasan masa depannya. Tawaran itu mencangkup gaji berkisar 210 juta pounds atau setara dengan Rp 3,7 triliun untuk durasi kontrak dua tahun. Bukan hanya itu, klub yang tidak disebutkan namanya ini juga mengajukan biaya transfer sekitar 30 juta pounds atau sekira Rp 534 miliar untuk memboyong CR7.

REAL MADRID GAET SPONSOR BMW, TIAP PEMAIN DAPAT MOBIL GRATIS!

Real Madrid resmi menjalin sponsorship dengan raksasa otomotif BMW. Perjanjian kerja sama Real Madrid dengan BMW diteken pada Rabu (13/7). BMW menggantikan Audi yang sebelumnya menjadi mitra Los Blancos. Menukil laman resmi Real Madrid, BMW memberi mobil listrik untuk sarana mobilitas kepada seluruh pemain dan staf pelatih sepakbola dan basket putra-putri.

PSG TAWARKAN PERPANJANGAN KONTRAK BARU UNTUK MESSI

Meski gagal bersinar di tahun pertamanya bersama PSG, nama besar Messi tak pudar. Ia tetap membawa keuntungan besar bagi PSG. Sehingga wajar bila presiden klub raksasa Ligue 1 itu, Nasser Al Khelaifi ingin mempertahankannya lebih lama di Paris. Dikutip Marca, sumber terpercaya di internal PSG mengabarkan bahwa Les Perisiens berniat menyodorkan perpanjangan kontrak satu tahun lagi kepada Messi meski kontraknya saat ini baru berakhir pada Juni 2023 mendatang.

TOTTENHAM GEBUK K-LEAGUE ALL STARS

Tottenham Hotspur menghancurkan K-League All Stars lewat drama sembilan gol di Seoul World Cup Stadium, Rabu (13/7). Bertindak sebagai tim tamu, Spurs melibas tim tuan rumah dengan skor 6-3. Bintang Spurs Son Heung Min dan Harry Kane masing-masing mencetak dua gol pada laga ini. Sedangkan dua gol lainnya dari Spurs dikemas oleh Erik Dier dan gol bunuh diri Kim Jin Hyuk. Sementara gol-gol dari K-League All Stars dilesakan oleh Cho Gue Sung, Lars Veldwijk, dan Jun Amano.

BARCA DITAHAN IMBANG KLUB DIVISI 5 SPANYOL

Raksasa La Liga Barcelona gagal meraih kemenangan dalam laga uji coba melawan tuan rumah UE Olot. Los Cules ditahan imbang 1-1 oleh klub divisi 5 Spanyol tersebut. Barcelona unggul terlebih dahulu melalui aksi Pierre Emerick Aubameyang. Tim tuan rumah lalu menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui sepakan penalti Eloi Amagat.

ZANIOLO CETAK GOL, ROMA KALAHKAN SUNDERLAND 2-0

Klub asuhan Jose Mourinho, AS Roma meraih kemenangan di laga pramusim perdananya. Giallorossi menang 2-0 atas Sunderland lewat gol Felix Afena-Gyan dan Nicolo Zaniolo dalam laga yang berlangsung di Albufeira Municipal Stadium, Portugal, Rabu (13/7) malam. Dalam pertandingan tersebut, pemain yang sebelumnya diragukan tampil Zaniolo tidak diturunkan sebagai starter oleh Jose Mourinho. Pemain berusia 22 tahun itu baru dimasukkan di babak kedua.

Gebrakan Transfer Chelsea, Era Baru Chelsea Dimulai

Dikata hanya bisa diam dan tertikung saja dalam transfer? Tidak, Chelsea yang ketinggalan kereta dalam mengangkut pemain, kini menjawabnya. Ya, gebrakan era baru Chelsea di bawah pemilik baru sudah dimulai.

The Blues dengan berbagai incaran yang selalu kena tikung klub lain, kini sudah mulai mendatangkan pemain baru. Tentu gebrakan inilah yang ditunggu publik. Dan Thomas Tuchel pun harus siap dengan era baru ini. Target pun menantinya.

Pamer Ala Todd Boehly

Ya, bagaimanapun kini Chelsea di bawah pemilik baru Todd Boehly pasti ingin “show off” dengan apa yang dia miliki. Tak dipungkiri Boehly dan konsorsiumnya kini memiliki kuasa penuh atas Chelsea setelah sisa-sisa gerbong milik Roman Abramovich seperti Bruce Buck, Marina Granovskia, maupun Petr Cech pergi dari Stamford Bridge.

Kini, Boehly dan konsorsiumnya yang memegang kebijakan operasi transfer. Dengan berbekal klub-klub sukses yang dimiliki Boehly di Amerika seperti LA Dodgers membuat Boehly tentu akan mengusahakan kesuksesan serupa di Chelsea.

Boehly ingin menunjukan bahwa, “Ini lho saya,Todd Boehly pengusaha kaya Amerika pemilik baru Chelsea yang menggantikan Era Roman Empire Roman Abramovich”. Maka dari itu, Chelsea tak diam saja pada bursa transfer kali ini.

Boehly tentu akan melakukan spend money banyak untuk sikap pamernya pada publik Inggris. Di mana pemilik lainnya yang senegara dengannya seperti Henry di Liverpool, Glazer di MU, maupun Kroenke di Arsenal juga sukses menjalankan bisnis serupa.

Semua ini tentu gebrakan awal yang baik bagi Chelsea. Namun perlu dicatat, mungkin saja sikap Boehly ini hanya pemanis di awal. Apakah nantinya akan kembali pada sifat asli para pemilik Amerika yakni perhitungan dan hanya untuk memutar uang sebagai bisnis?

Jawaban Boehly Pada Tuchel Dan Fans

Terlepas dari kecurigaan atas pemilik dari Amerika, tentu kesempatan ini harus dimanfaatkan Tuchel sebagai pelatih yang sudah dipercaya oleh Boehly. Tuchel tentu tau apa yang harus diperbuat dengan pemilik baru ini. Deal-deal kesepakatan antara keduanya pun harusnya sudah tercapai.

Termasuk keinginan Tuchel untuk membuat kekuatan baru dengan mendatangkan para pemain. Dan tuntutan itu pun sama dengan apa yang diharapkan publik Stamford Bridge. Para fans Chelsea pun terus menanti apa gebrakan yang akan dibuat Boehly.

Mengingat dengan problematika sanksi atas invasi Rusia ke Ukraina sedikit mempengaruhi kondisi skuad Chelsea. Christensen dan Rudiger yang kontraknya berakhir, terpaksa tak dapat diperpanjang dan akhirnya hengkang. Hal itu kini memunculkan problematika baru soal kedalaman skuad Tuchel di sektor pertahanan.

Jawaban tentang pertahanan Chelsea setelah kehilangan beberapa pilarnya kini dijawab tuntas. Pergerakan transfer Chelsea kini terkesan “smart move”. Kounde, pemain yang sudah diincar lama Chelsea memang tak kunjung hadir. Tapi kini Chelsea sudah menyepakati kedatangan bek baru lainnya yakni Kalidou Koulibaly.

Bek Napoli asal Senegal yang terkesan tak banyak diberitakan akan tetapi langsung deal. Ia ditebus dari Napoli sebesar 40 juta euro (Rp 600 miliar) dan kabarnya akan langsung terbang ke AS untuk menjalani tur pra musim Chelsea.

Satu sudah didapat, namun tak berhenti sampai di situ. Langkah berikutnya yakni menawar Presnel Kimpembe dari PSG serta Nathan Ake dari City. Mereka berdua kemungkinan besar akan mengikuti langkah Koulibaly datang ke Stamford Bridge.

Tuchel Jenuh Dengan Sisa Pemain Lampard?

Tak hanya pertahanan yang fokus diperhatikan Boehly dan Tuchel. Lini depan pun juga tak luput dari fokus. Setelah kehilangan Lukaku, kini Chelsea juga kabarnya sudah jenuh dengan inkonsistensi stok para penyerangnya.

Bagaimanapun pemain seperti Werner, Ziyech, Pulisic, maupun Havertz adalah pemain yang notabene datang sebelum Tuchel melatih. Artinya seberapa baiknya kualitas para pemain itu, belum tentu juga cocok dengan apa yang dimau Tuchel. Contohnya saja musim lalu. Para penyerang ini terbilang inkonsisten dengan berbagai cara yang sudah dilakukan Tuchel.

Para pemain gerbong Frank Lampard dulu kemungkinan lama-lama akan diparkir Tuchel kalau terus inkonsisten. Keluhan Tuchel itu mungkin sampai ke telinga Boehly. Boehly yang sedang “show off” awalnya tak tanggung-tanggung dirumorkan dengan menawar para penyerang top dunia seperti Neymar maupun Ronaldo.

Namun realistisnya mereka kembali melakukan “smart move” dengan mendatangkan Raheem Sterling dari City dengan mahar 50 juta pounds (Rp 752 miliar) plus add ons. Sterling pun menjadi rekrutan pertama Boehly. Sterling didatangkan guna menjawab kejenuhan Tuchel di sektor penyerangan.

Pasalnya selain kejenuhan Tuchel akan stok penyerangnya, Tuchel juga ingin kembali bereksperimen pada pemain dengan model baru sehingga lebih variatif dalam penyerangan. Hal itu dilakukannya setelah ia gagal total dengan eksperimen bentuk pemain seperti Lukaku musim lalu.

Akankah Tuchel Ganti Formasi

Setelah kejenuhannya dengan para pemainnya, kabarnya ia juga jenuh dengan komposisi tiga beknya. Kini isu yang kencang berhembus adalah adanya pergantian formasi Tuchel musim depan dengan melihat penandatanganan yang dilakukan.

Selama ini Tuchel di Chelsea kecanduan dengan pola tiga bek yang mampu sukses menghadirkan trofi Liga Champions ke Stamford Bridge. Namun seiring berjalannya waktu, pola itu sudah dipelajari lawan.

Tuchel sendiri sebenarnya tidak alergi dengan pola empat bek. Di Dortmund maupun PSG, ia juga sukses dengan pola empat bek. Tuchel ini dulu cenderung dikenal sebagai pelatih yang adaptif kalau soal taktik. Ia lebih memprioritaskan untuk menyesuaikan kualitas pemainnya dalam sistemnya. Namun setelah ia di Chelsea, sikap itu tiba-tiba berubah. Musim lalu ia banyak dibilang kepala batu karena terus percaya format tiga beknya walaupun inkonsisten.

Dengan hadirnya Sterling, akan lebih mudah bagi Tuchel untuk menggunakan pola baru dengan Havertz dan Werner yang lebih dipercayakan hanya untuk mencetak gol. Mereka tak usah lagi turun ke bawah membuka ruang. Karena tugas itu kini sudah milik Sterling maupun Mount yang berkreasi menciptakan ruang dari second line.

Kini, tinggal ditunggu saja penandatangan lainnya dari Tuchel dan Boehly untuk memastikan bahwa tanda-tanda Tuchel akan berubah format musim depan. Ake dan Kimpembe adalah daftar tunggu rekrutan berikutnya. Kalau mau mengacu pada sikap pamernya Todd Boehly pada dunia, penandatanganan Neymar maupun Ronaldo pun bisa saja kalau mau.

Mesin The Blues dibawah Boehly sudah bergerak dan akan terus bergerak kencang. Duit tak menjadi masalah. Namun Tuchel dan Boehly harus belajar pada era lalu agar pemain yang didatangkan tak mubazir.

Chelsea kini dalam tahap perubahan baik dari segi pertahanan, penyerangan maupun formasi. Layak untuk dinanti, apakah mereka bisa mengusik dominasi Liverpool dan City musim depan? Ataukah malah posisinya digusur MU yang katanya akan tsunami trofi?

https://youtu.be/1-HwZk9L7zk

Sumber Referensi : theathletic, skysports, foottheball

Jack Wilshere Tetap Setia pada Arsenal Meski Pernah Dibuang

0

Selama karirnya, Jack Wilshere sangat akrab dengan hal-hal buruk di sepakbola Inggris. Dari badai cedera, mabuk-mabukan hingga terlibat perkelahian di club malam. Saat Wilshere masih muda, bakatnya dicap sebagai harapan masa depan Arsenal dan sepakbola Inggris. Namun, karena bakatnya itu terlalu dibesar-besarkan, ia tak mampu menanggung tekanan publik yang begitu besar di usia yang masih muda. 

Jack Wilshere sempat membangun kisah manis bersama Arsenal. Tapi kini ia terbuang dan memutuskan pensiun di usia 30 tahun. Usia yang terbilang masih produktif sebagai pesepakbola profesional. 

Namun, kecintaannya terhadap Arsenal membuat Wilshere kembali ke London sebagai pelatih tim U-18. Meski sempat diasingkan, nyatanya Wilshere mampu mengajarkan kita apa makna sebenarnya dari sebuah cinta dan kesetiaan. Wilshere tahu bahwa Arsenal adalah rumah untuk ia pulang.

Berawal dari Arsenal

Tumbuh sebagai pesepakbola berbakat, awal karir Jack Wilshere di Arsenal berjalan mulus. Arsene Wenger selaku pelatih The Gunners kala itu mengetahui potensi besar Wilshere, sehingga mempromosikannya ke tim utama. Debutnya di Liga Inggris terjadi ketika Arsenal menghadapi Blackburn Rovers di Ewood Park, pada September 2008. 

Menembus skuad utama Arsenal di usia 16 tahun membuat Jack Wilshere jadi sorotan publik Inggris. Bisa apa bocah 16 tahun di skuad asuhan Arsene Wenger yang berisikan Samir Nasri, Cesc Fabregas, Tomas Rosicky, Theo Walcott hingga Andrey Arshavin? 

Tentu jika ditanya soal berapa gol yang bakal dicetak, itu merupakan pertanyaan yang kurang tepat. Karena Wilshere merupakan gelandang tengah yang cenderung lebih bertahan, namun mampu memainkan peran sebagai gelandang pengangkut air.

Supaya kemampuannya semakin terasah, Arsenal meminjamkan Wilshere ke Bolton Wanderers, pada 2010. Selama berseragam klub tersebut ia membuat 14 penampilan dan mencetak satu gol.

Pertanyaan di masa lalu mulai terjawab ketika memasuki musim 2010/2011. Wilshere yang baru dipulangkan dari masa peminjaman dari Bolton mulai jadi pilihan utama Arsene Wenger di lini tengah.

Entah Alex Song atau Abou Diaby yang dipasang sebagai gelandang bertahan, Jack Wilshere selalu jadi tandem mereka. Memainkan peran sebagai double pivot, Wilshere terampil dalam memberikan operan dan liukannya membawa bola membuat pertahanan lawan kelimpungan menghentikannya. 

Rollercoaster

Di akhir musim 2010/2011, Super Jack dianugerahi penghargaan pemain muda terbaik Liga Inggris, setelah melakoni musim yang luar biasa, di mana Jack Wilshere memainkan 35 pertandingan liga sebagai pemain berusia 19 tahun dan tampil memukau para penggemar dengan teknik dan kemampuan passing-nya yang ciamik.

Namun, sejumlah cedera lainnya mulai berdatangan dan mengganggu performa Wilshere. Dari cedera lutut, pergelangan kaki hingga betis menyebabkan ia harus sering absen dari lapangan hijau. Namun, Arsenal dan Wilshere tetap saling percaya dan menunggu sang pemain kembali ke bentuk permainan terbaiknya. 

Performa Jack Wilshere lagi-lagi membaik saat kompetisi Liga Inggris memasuki musim 2013/2014. Wilshere kembali menjadi pilihan utama Arsene Wenger di lini tengah Arsenal. Super Jack mencatatkan 35 pertandingan di semua kompetisi musim itu.

Statistik golnya sebagai gelandang juga cukup oke, Wilshere mencetak 5 gol dan 5 assist dan itu jadi catatan terbaik selama berseragam The Gunners. Hebatnya lagi, salah satu golnya ke gawang Norwich jadi gol terbaik Liga Inggris musim 2013/2014.

Kombinasi sempurna antara dirinya, Santi Cazorla, dan Olivier Giroud menciptakan gol yang sangat indah. Di tengah lautan pemain Norwich, Wilshere menyelinap dan melakukan kombinasi umpan pendek dengan Giroud yang akhirnya berhasil menempatkan bola ke sudut yang tak terjangkau.

Gol yang ikonik ini menggambarkan gaya permainan Wenger yang menyerang dan mengandalkan kekreatifan pemain. Gol Wilshere ini dianggap sebagai salah satu gol terbaik Arsenal di Liga Inggris.

Wilshere dan Permasalahannya

Tampil konsisten tanpa diganggu cedera tampaknya sudah jadi hal yang sulit bagi Wilshere. Ditambah dengan menumpuknya stok gelandang setelah Arsenal mendatangkan Mathieu Flamini, Francis Coquelin, dan Mesut Ozil. Wilshere mau tak mau menyesuaikan dengan kondisi skuad.

Setelah Wilshere kembali dari cedera lutut, Wenger justru kerap memainkan Wilshere sebagai pemain nomor “10”. Wilshere pun kesulitan dengan peran tersebut, ia lebih nyaman bermain agak ke dalam dan mengatur tempo permainan. Namun, Wilshere menuruti apa kata Wenger, apa pun akan ia lakukan demi tetap bisa bermain untuk Arsenal. 

Sialnya, ia kembali mengalami cedera patah tulang betis yang membuatnya absen sepanjang musim 2015/2016. Setelah pulih, masalah lain justru kembali menimpa Wilshere. 

Dilansir Dailymail, saat ia baru kembali berlatih pasca cedera, Wilshere justru terlibat perkelahian di suatu club malam di Inggris. Tak ada penangkapan namun, peristiwa ini menimbulkan tanggapan negatif dari Wenger.

Terlebih ini bukan kali pertama Wilshere membuat ulah di luar lapangan. Sebelumnya, ia juga pernah ketahuan merokok dan menghisap shisha sehingga mendapat peringatan keras dari Arsene Wenger. Dan benar saja, akhirnya Wilshere tersisih dan dipinjamkan ke Bournemouth.

Berakhir di Arsenal

Kesabaran Arsenal mulai habis. Menjalani masa peminjaman di Bournemouth tak membuat Wilshere menemukan sentuhan terbaiknya. Wilshere yang dirasa sudah tak mampu mencapai top performa akhirnya dilepas secara gratis ke West Ham, pada musim 2018/2019.

Selama tiga musim membela West Ham, Wilshere lebih sering digunakan sebagai penghangat bangku cadangan. Ia hanya melakoni 18 pertandingan tanpa membuat satu gol pun untuk The Hammers.

Buruknya kontribusi yang diberikan Wilshere, membuat West Ham memutus kontraknya pada Oktober 2020. Setelah itu, ia sempat mendapat tawaran dari Tottenham, namun kesetiaannya terhadap Arsenal membuat Wilshere lebih memilih menganggur daripada bergabung ke Spurs. 

Awal tahun 2021, Wilshere sempat kembali berseragam Bournemouth dan bermain di Championship. Namun, ia kembali nganggur setelah klub tak memperpanjang kontraknya. Sadar, tak ada lagi klub yang mau menampungnya, Wilshere berinisiatif untuk mengambil kursus kepelatihan sambil menjaga kebugaran dengan berlatih bersama klub Serie B Italia, Como.   

Setelah tujuh bulan tanpa klub, pada awal 2022 Wilshere akhirnya dikontrak oleh klub asal Liga Denmark, AGF Aarhus. Namun, Wilshere hanya bermain selama 5 bulan dan memutuskan untuk pensiun di akhir musim. 

Tak lama setelah gantung sepatu, Wilshere langsung ditawari untuk menangani tim Arsenal U-18. Tanpa pikir panjang, Wilshere langsung mengambil kesempatan tersebut. Tidak heran jika ia mau mengambil tanggung jawab tersebut, sebab Wilshere sendiri juga lulusan akademi Arsenal.

Jack Wilshere berharap keputusannya menjadi seorang pelatih dapat memberikannya pengalaman baru. Wilshere yakin ia bisa sukses di perjalanan baru dalam karirnya bermodalkan pengalaman yang di dapat ketika bermain di level tertinggi Eropa. Toh dengan cara seperti ini Wilshere bisa membalas jasa-jasa Arsenal selama ini.

Sumber Referensi: Planetfootball, Thesefootballtimes, Goal, BRfootball