Beranda blog Halaman 272

Berita Bola Terbaru 4 Oktober 2023 – Starting Eleven News

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

HASIL PERTANDINGAN LIGA CHAMPIONS

Manchester United dipermalukan Galatasaray di matchday kedua grup A Liga Champions, Rabu dini hari tadi. Tim tuan rumah unggul lewat gol Rasmus Hojlund pada menit ke-17. Namun, Galatasaray memaksa babak pertama imbang 1-1 melalui gol eks MU, Wilfried Zaha. Di awal paruh kedua, MU kembali memimpin melalui brace Hojlund. Akan tetapi, Galatasaray lagi-lagi bisa menyamakan skor berkat gol Kerem Akturkoglu, sebelum Mauro Icardi menutup penderitaan MU. Klub Turki pun mengakhiri laga dengan kemenangan 3-2 atas Setan Merah.

Wakil Inggris lainnya, Arsenal juga takluk saat bertandang ke markas klub Liga Prancis, Lens, di grup B Liga Champions. Arsenal sempat unggul lebih dahulu berkat gol Gabriel Jesus. Namun, Lens tampil pantang menyerah dan mampu membalikkan skor lewat aksi Adrien Thomasson dan Elye Wahi. Skor 2-1 untuk kemenangan Lens bertahan hingga akhir laga.

Di laga lainnya di grup B, tuan rumah PSV dan Sevilla bermain imbang 2-2. Dua gol PSV dibuat oleh Luuk de Jong dan Jordan Teze. Sedangkan dua gol Sevilla disarangkan oleh Nemanja Gudelj dan Youssef En Nesyri.

Dari grup C, drama lima gol terjadi, di mana Real Madrid menjadi pemenang dengan skor 3-2 atas Napoli di Stadion Diego Armando Maradona. Tuan rumah tertinggal di babak pertama, usai gol Leo Ostigard bisa dibalas oleh Madrid melalui aksi Vinicius Junior dan Jude Bellingham. Di babak kedua, Napoli sempat menyamakan skor lewat penalti Piotr Zielinski, namun kesalahan Alex Meret memastikan Los Blancos kembali unggul 3-2 sampai akhir.

Inter Milan akhirnya meraih kemenangan pada matchday 2 Liga Champions 2023/24. Klub berjuluk I Nerazzurri sukses menumbangkan Benfica 1-0 di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu (4/10) WIB berkat gol sang striker Marcus Thuram di menit ke-65.

ERIK TEN HAG: MENTAL KAMI BERMASALAH

Manchester United kembali menuai hasil negatif. Kekalahan atas Galatasaray merupakan yang keenam bagi Setan Merah dalam musim yang penuh dengan gejolak sejauh ini. Berbicara tentang kekalahan seusai pertandingan, Erik ten Hag sangat menyoroti terlalu banyak kesalahan sendiri yang dibuat oleh anak asuhnya di pertandingan kali ini. Ten Hag mengecam ada masalah mental di dalam skuadnya yang menyebabkan hasil minor tersebut.

IBRAHIMOVIC KRITIK CARA TEN HAG TANGANI MU

Erik Ten Hag menjadi buah bibir belakangan. Kinerjanya di Manchester United mendapat sorotan tajam karena belum memuaskan. Kali ini kinerja Ten hag giliran dikritik oleh mantan pemain MU, Zlatan Ibrahimovic. Pria asal Swedia itu menilai cara Ten Hag menangani Setan Merah kurang tepat. Ibra mengatakan kalau sang juru taktik harus paham bagaimana bedanya antara MU dengan klub sebelumnya, Ajax Amsterdam.

AMPUN! ONANA LAKUKAN BLUNDER KONYOL

Andre Onana kembali melakukan blunder konyol saat membela Manchester United menghadapi Galatasaray. Ketika kedudukan tengah imbang 2-2 itulah sebuah blunder dilakukan oleh Onana, saat melepas umpan kepada Casemiro. Bola yang ditendangnya tergolong pelan dan berhasil direbut oleh Dries Mertens. Blunder Onana tersebut kemudian berakibat pada dikartu merahnya Casemiro karena melanggar Dries Mertens di kotak penalti. 

DARIPADA MINTA MAAF KE TEN HAG, SANCHO PILIH HENGKANG DARI MU

Winger Manchester United, Jadon Sancho dilaporkan menolak untuk meminta maaf ke Erik ten Hag dan sudah siap jika dilepas Setan Merah pada Januari 2024. Menurut laporan Mundo Deportivo, Barcelona menjadi salah satu tim yang tertarik menggunakan jasa penyerang sayap berumur 23 tahun itu. Klub asuhan Xavi Hernandez tersebut ingin menjadikan Sancho sebagai pengganti Ousmane Dembele yang hijrah ke Paris Saint-Germain musim panas 2023.

PGMOL RILIS REKAMAN SUARA WASIT LIVERPOOL VS SPURS

Badan pengatur wasit, PGMOL (Professional Game Match Officials Limited), akhirnya merilis transkrip pembicaraan antar wasit pada laga Spurs vs Liverpool di hari Selasa (3/10) dan mengakui kesalahan signifikan telah dibuat. Dalam keputusan tersebut, ruangan VAR mengatakan bahwa sebenarnya mereka sadar Luis Diaz memang onside saat mencetak gol. Namun Darren England yang bertugas sebagai Wasit VAR salah mengira bahwa keputusan di lapangan adalah memberikan gol untuk Diaz. Karena hal tersebut, dia memberitahu wasit Simon Hooper bahwa pemeriksaan telah selesai dan membenarkan keputusannya yang saat itu tak mengesahkan gol Diaz.

NEYMAR CETAK GOL DEBUT UNTUK AL HILAL DI LIGA CHAMPIONS ASIA

Akhirnya, Neymar mencetak gol untuk Al Hilal. Dia sukses mencetak gol debut bersama Al Hilal saat mengalahkan Nassaji Mazandaran 3-0 di Liga Champions Asia, Rabu (4/10) dini hari WIB. Pada laga di Stadion Azadi, markas Nassaji, Al Hilal unggul lebih dulu berkat gol Aleksandar Mitrovic pada menit ke-18. Neymar kemudian berhasil mengukir namanya di papan skor pada menit ke-58 untuk membawa Al Hilal memimpin 2-0. Sementara gol pamungkas Al Hilal dicetak Nasser Al Dawsari.

RONALDO PEMAIN TERBAIK LIGA SAUDI BULAN SEPTEMBER

Cristiano Ronaldo kembali memenangkan Penghargaan Pemain Terbaik Bulan Ini di Liga Pro Saudi. Pemain berusia 38 tahun itu tampil fenomenal di bulan September, membantu Al-Nassr bangkit kembali dari awal musim yang buruk. CR7 mencetak lima gol dan tiga assist selama bulan September. Berkat tambahan penghargaan itu, Ronaldo kini telah memenangkan total tiga penghargaan POTM di Liga Pro Arab Saudi.

BEN CHILWELL ABSEN DUA BULAN

Ben Chilwell menambah daftar pemain yang masuk ruang medis Chelsea. Menurut laporan express, Chelsea baru-baru ini telah menyelesaikan pemeriksaan medis terkait cedera Chilwell. Sang bek didiagnosis menderita cedera di bagian otot hamstringnya. Cedera hamstring ini lebih serius dari dugaan awal. Menurut laporan tersebut, Chilwell bakal menepi cukup lama akibat cedera ini. Ia paling cepat akan pulih dalam kurun waktu dua bulan. Alias ia kembali bisa main lagi pada Desember.

BELLINGHAM SAMAI STATUS DUA LEGENDA REAL MADRID

Jude Bellingham berkontribusi besar untuk kemenangan Madrid di Napoli setelah menyumbang satu gol dan satu assist. Dia mencetak gol solo run di laga itu. Bintang asal Inggris itu juga mengukir catatan apik. Bellingham adalah pemain ketiga yang mencetak gol dalam dua pertandingan pertamanya untuk Real Madrid di Liga Champions, setelah Christian Karembeu pada 1998 dan Cristiano Ronaldo pada 2009.

LAMPARD JADI MANAJER RANGERS?

Dilansir BBC, mantan manajer Chelsea dan Everton, Frank Lampard tertarik menggantikan Michael Beale di Rangers. Lampard akan terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan klub Ibrox, yang berpisah dengan Beale pada hari Minggu setelah tiga kekalahan dalam tujuh laga pertama Liga Skotlandia musim ini. Lampard terakhir menjadi bos sementara di Chelsea dari bulan April hingga Mei. Namun tugas keduanya di Stamford Bridge tidak berjalan baik, hanya meraih satu kemenangan dari 11 pertandingan.

MIKEL ARTETA BICARA CEDERA BUKAYO SAKA

Arsenal kehilangan Bukayo Saka karena cedera pada laga Liga Champions kontra Lens. Penyerang sayap itu ditarik pada menit ke-34 dan digantikan Favio Vieira. Mikel Arteta mengungkapkan masalah yang menimpa Saka. “Dia mencoba melakukan backheel dan dia merasakan sesuatu. Itu masalah otot sehingga dia tidak bisa melanjutkan dan kami harus menariknya keluar,” kata Arteta. Kondisi Saka masih akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah cederanya.

LAGA TIMNAS INDONESIA VS BRUNEI DIPINDAH KE SUGBK

Pertandingan putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam akhirnya mencapai titik terang. Laga tersebut yang rencana awal akan dihelat di Stadion Jakabaring Palembang, pada akhirnya bakal dipindah ke stadion utama gelora bung karno. Alasan pemindahan venue laga ini karena Palembang hingga hari ini masih dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan. Laga tersebut akan dimainkan dua leg, pada 12 Oktober di Jakarta dan 17 oktober di Bandar Seri Begawan, Brunei. 

SAH! LUIS ALBERTO PERPANJANG KONTRAK DI LAZIO

Klub Liga Italia, Lazio resmi mengumumkan bahwa Luis Alberto menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun dengan klub. Sang gelandang akan bermain di Lazio sampai 2027. Pemain Spanyol berusia 31 tahun itu telah bermain dengan Biancocelesti sejak Agustus 2016, bergabung dengan kesepakatan berbiaya rendah dari Liverpool. Sejak kedatangannya, ia tumbuh menjadi salah satu pemain paling penting dan menentukan di klub.

ARSENAL RAMAIKAN PERBURUAN ADRIEN RABIOT

Daftar peminat Adrien Rabiot di tahun 2024 nanti semakin bertambah. Terbaru, raksasa Inggris, Arsenal dilaporkan siap menyaingi Manchester United untuk tanda tangan gelandang Juventus tersebut. Sang pelatih, Mikel Arteta memutuskan untuk memboyong Rabiot ke London Utara. Ia butuh gelandang baru di tim. Karena ia menilai kedalaman lini tengah Arsenal saat ini masih kurang baik. Mereka dilaporkan siap menukarkan Jorginho dengan Rabiot, karena mereka tahun Massimiliano Allegri sudah lama tertarik pada sosok Jorginho.

SIMEONE BANTAH ATLETICO MADRID INGIN MENJELEKKAN BELLINGHAM

Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid, membantah anggapan bahwa klubnya sengaja  membuat gelandang Real Madrid, Jude Bellingham terlihat buruk. Hal tersebut setelah insiden yang melibatkan gelandang anyar itu dengan Angel Correa di derby Madrid, pekan lalu, yang mengakibatkan penyerang asal Argentina tersebut cedera. Beberapa orang berpikir bahwa Atletico sengaja menepikan Correa, di laga selanjutnya, supaya membuat Bellingham terlihat buruk. Tapi, Simeone tak peduli dengan anggapan orang tersebut.

AS ROMA BIDIK CONTE SEBAGAI PENGGANTI MOURINHO

Posisi pelatih AS Roma, Jose Mourinho tengah terancam. Hasil buruk AS Roma di awal musim Liga Italia membuat petinggi I Lupi mempertimbangkan untuk menggantikan Jose Mourinho. Apalagi kontrak lelaki Portugal itu dengan AS Roma akan berakhir pada akhir musim dan menurut kabar dari Football Italia, pihak klub dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk merekrut Antonio Conte sebagai alternatif penggantinya. Conte sendiri saat ini masih menganggur usai dipecat Tottenham musim lalu.

SIR JIM RATCLIFFE MEMPERTIMBANGKAN UNTUK MEMBELI SAHAM MINORITAS MU

Ineos Group milik Sir Jim Ratcliffe berubah pikiran terkait rencana pembelian Manchester United. Jika awalnya mereka akan membeli saham minoritas, kini justru Ineos Group sedang mempertimbangkan untuk membeli saham minoritas di Manchester United dalam upaya memecahkan kebuntuan mengenai situasi kepemilikan. Sir Ratcliffe mungkin menganggap metode ini sebagai cara terbaiknya untuk mengamankan kepemilikan dalam jangka panjang. Langkah ini akan memungkinkan keluarga Glazer untuk mempertahankan kepemilikan saham yang signifikan di Setan Merah, meskipun rincian pasti dari kesepakatan tersebut masih belum jelas.

LIVERPOOL INCAR NETO JIKA SALAH PERGI

Klub Liga Inggris, Liverpool, tampaknya telah bersiap jika harus kehilangan Mohamed Salah. Pasalnya, klub-klub Arab Saudi akan terus menggoda Mo Salah agar hengkang dari Anfield. Sebagai pengganti Salah, The Reds pun kini mempertimbangkan untuk merekrut Pedro Neto dari Wolves. Dikutip BBC, selain Pedro Neto, ada satu pemain lain yang juga menjadi target transfer Liverpool andai kehilangan Mohamed Salah. Pemain itu adalah Federico Chiesa. Winger asal Italia itu diyakini hanya memiliki nilai transfer sekitar 17,1 juta euro. Kontraknya di Juventus pun akan berakhir pada 2025.

PULISIC: SEPAKBOLA LEBIH BAIK TANPA VAR

Banyak pihak menyebut sepakbola akan lebih baik jika tanpa VAR. Yang terbaru menyatakan itu adalah Christian Pulisic. Bintang timnas putra AS tersebut berbicara di acara TV Men In Blazer, memberikan pemikirannya tentang bagaimana permainan akan lebih baik ‘tanpa’ VAR. Pulisic mengatakan hal demikian setelah menonton laga Liverpool vs Spurs akhir pekan kemarin. Pulisic percaya jika teknologi tidak bisa membuat keputusan yang 100 persen tepat, maka mereka harus menghilangkannya.

DUA PEMAIN NEWCASTLE DIMATA-MATAI REAL MADRID

Real Madrid tertarik mendatangkan dua pemain Newcastle United. Demi memuluskan langkah tersebut, Madrid berencana memata-matai sang pemain yang akan tampil di Liga Champions tengah pekan ini. Defense Central melaporkan bahwa akan ada perwakilan Madrid yang mendatangi markas Newcastle saat laga kontra PSG. Pemain yang akan dipantau oleh Juni Calafat (salah satu perwakilan Madrid) dari Newcastle adalah Alexander Isak dan Bruno Guimaraes. Pemain yang dalam setahun terakhir meningkat pesat.

DIDEPAK DARI MU, DE GEA MASIH PEDULI DENGAN SETAN MERAH

Eks kiper Manchester United David de Gea rupanya masih punya kepedulian tinggi terhadap skuad Setan Merah. Hal ini terbukti dari unggahannya di media sosial yang memberi dukungan untuk bek penderita cedera Lisandro Martinez. Ia mengunggah foto kebersamaan dengan Martinez di lapangan. “Tetap kuat, pejuang,” tulis De Gea dalam unggahannya, sambil menyebut akun Instagram Lisandro Martinez pada Senin (2/10/2023) malam WIB.

RICHARLISON EJEK KLOPP LEWAT VIDEO TIKTOK

Dua hari pasca laga kontroversial antara Tottenham melawan Liverpool di Liga Inggris, Richarlison membagikan video tiktok. Dalam video tiktoknya, striker Spurs tersebut tampak mengejek Jurgen Klopp, pelatih Liverpool. Video tersebut memperlihatkan Richarlison mengeluarkan kata-kata dengan Klopp setelah sang penyerang terlibat pelanggaran dengan bintang The Reds, Mo Salah di dekat tepi lapangan. Richarlison sendiri berperan penting dalam kesuksesan timnya melawan tim asuhan Klopp.

Manchester United KALAH TERUS, Ambil Hikmahnya Saja!

0

Manchester United kembali kalah di rumahnya sendiri. Kali ini dari Galatasaray di Liga Champions. Pagi yang kelabu pun menyelimuti fans United di seluruh dunia. Selain memalukan ini juga menjadi kemenangan pertama dalam sejarah Galatasaray bertandang di Inggris, sekaligus jadi kekalahan keenam Manchester United dalam dua bulan ini.

Namun, meski performa tim kesayangan sedang kacau, fans tak perlu risau. Karena pasti ada hikmah yang bisa diambil dari datangnya sebuah musibah. Dan berikut adalah hikmah yang bisa diambil dari serangkaian kekalahan United versi Starting Eleven. Siapa tahu bisa menghibur fans Manchester United.

Hojlund Mulai Tunjukan Potensinya

Salah satu hikmah yang patut disyukuri oleh fans Manchester United adalah keberadaan Rasmus Hojlund. Meski timnya tidak sedang dalam performa terbaik, Hojlund terlihat menunjukan perkembangan positif. Kehadirannya di lini depan memberikan warna yang berbeda dari musim-musim sebelumnya.

Sebetulnya dampak positif dari adanya Hojlund sudah terasa sejak laga debutnya melawan Arsenal. Masuk menggantikan Anthony Martial di babak kedua, Hojlund langsung membuat United terlihat lebih kreatif dan berbahaya dalam membongkar pertahanan lawan.

Itu bisa dilihat ketika Hojlund terlibat dalam membangun serangan balik yang membuahkan gol Alejandro Garnacho. Meskipun pada akhirnya dianulir, pemain berusia 20 tahun itu backheel sederhana pemain 20 tahun itu berhasil membongkar pertahanan Meriam London.

Pergerakannya di lini depan juga sering merepotkan bek-bek lawan. Hojlund bukan striker yang malas. Pergerakan dengan atau tanpa bolanya mampu menarik beberapa pemain bertahan untuk menciptakan ruang bagi rekan satu timnya. Sesekali ia juga menciptakan peluang untuk rekannya.

Lantas bagaimana soal urusan mencetak gol? Sudah terbukti di Liga Champions kemarin. Dari dua laga, Hojlund sudah mengemas tiga gol. Salah satu golnya di laga kontra Galatasaray diciptakan dengan kecepatan lari yang luar biasa.

Mason Mount Mulai Nyaman di Lini Tengah MU

Selain performa Hojlund yang makin oke, lini tengah United juga menunjukan kemajuan. Terutama bagi Mason Mount. Ia jadi sorotan dalam tiga pertandingan terakhir. Dalam kemenangan 3-0 atas Crystal Palace di Carabao Cup, Mount terlihat mulai nyetel dengan permainan Ten Hag. 

Pergerakannya mulai menyesuaikan rekan-rekan satu timnya. Gesturnya yang bingung dan situasi out position sudah jauh berkurang. Kontribusinya juga meningkat dibuktikan dengan catatan satu assist dan 4 umpan kunci yang tercipta di Carabao Cup kontra Palace.

Mount membuktikan sekali lagi kalau dirinya bisa menyeimbangkan lini tengah MU pada saat melawan Galatasaray. Mount sesekali bisa meloloskan diri dari pressing lawan dan memberikan opsi umpan saat United menguasai bola. Ia bahkan hampir kembali mencatatkan assist apabila gol kedua Hojlund tak dianulir wasit. Kemajuan ini patut diapresiasi karena sang pemain sempat kesulitan di beberapa pertandingan awal.

Ego Rashford

Nah, yang satu ini mungkin jadi yang paling disyukuri oleh sebagian besar fans Manchester United. Apalagi kalau bukan menurunnya ego Marcus Rashford. Para fans United pasti kesal melihat permainan lulusan akademi Manchester United ini yang tampil egois di beberapa pertandingan terakhir.

Untuk disclaimer saja, Rashford emang nggak ada duanya kalau soal menggiring bola. Tapi akhir-akhir ini ia seperti dibutakan oleh ego. Semua peluang seakan ingin dilahap sendiri. Sampai akhirnya Rashford disebut-sebut biang keladi kekalahan MU. Rashy kerap merusak momentum serangan dengan tidak memberikan bola ke Hojlund atau pemain MU yang lain.

Tapi hal kontradiktif terjadi di laga kontra Galatasaray semalam. Di luar assist yang diciptakan, Rashford benar-benar melunturkan egonya demi tim. Pemain berkebangsaan Inggris itu selalu menengadahkan kepalanya untuk mencari rekan yang berdiri bebas. Produk akhir dari dribble-nya pun jelas: umpan kunci ke lini bertahan lawan.

Garnacho dan Hannibal Layak Diberi Kepercayaan Lebih

Sebelum Rashford waras, Alejandro Garnacho lah yang memberikan harapan di sektor sayap Manchester United. Garnacho tampil sempurna kala menggantikan peran Rashy di dua laga kontra Crystal Palace. Di Carabao Cup, pemain asal Argentina itu mencetak satu gol dan jadi pemain yang paling sibuk lantaran naik turun mengcover area kiri yang kerap ditinggal Sofyan Amrabat. 

Di Liga Inggris makin keren lagi. Masuk di babak kedua, Garnacho menambah daya gedor United di lini depan. Perbedaannya bahkan cukup signifikan. Sebelum Garnacho masuk, United hanya melepaskan tujuh tembakan, tapi setelah ia berada di lapangan, United langsung menambah 12 tembakan lagi ke gawang Palace.

Seakan tak mau kalah dengan Garnacho, Hannibal Mejbri pun mulai menunjukan kelasnya. Pemain asal Tunisia ini menunjukan apa itu kerja keras dan pantang menyerah. Sama halnya dengan Garnacho, Hannibal seperti tak mempunyai rasa lelah untuk terus berlari mengejar bola. Apabila melihat performa keduanya dalam beberapa pertandingan terakhir, tampaknya mereka layak untuk mendapat menit bermain yang lebih.

Sofyan Amrabat

Untuk lini belakang tak banyak yang bisa dikomentari. Pertahanan United ya masih gitu-gitu aja, ceroboh dan sering kecolongan oleh pergerakan tanpa bola pemain lawan. Tapi ada satu yang patut mendapat perhatian lebih. Ia adalah Sofyan Amrabat. Iya, iyaaa, doi emang bukan bek, tapi dalam tiga pertandingan terakhir, Amrabat selalu diturunkan sebagai bek kiri.

Perlu diketahui, United memang tengah mengalami krisis bek kiri. Pemain andalan Ten Hag, Luke Shaw masih harus menjalani perawatan untuk memulihkan cederanya. Tyrell Malacia dan Sergio Reguilon yang diharapkan jadi back up pun ikutan cedera. Alhasil Amrabat pula yang harus dikorbankan.

Meski bukan posisi aslinya, Amrabat menunaikan tugasnya dengan baik. Ia bahkan sempat berbicara kalau dirinya siap dimainkan di posisi mana saja. Konon ia bahkan siap apabila Ten Hag menginginkannya bermain di posisi penjaga gawang. Anyway, memiliki pemain versatile dan rela berkorban untuk tim adalah suatu keuntungan tersendiri. Amrabat adalah rahmat bagi United.

Antony Is Back!

Selain bek kiri, sayap kanan merupakan elemen penting dalam skema permainan Erik Ten Hag. Dalam beberapa pertandingan terakhir, MU kesulitan menentukan siapa yang akan mengisi posisi tersebut karena pemain-pemain andalannya mesti absen. Jadon Sancho gara-gara konflik internal, sedangkan Antony masih disibukan dengan drama rumah tangga.

Namun di pertandingan melawan Galatasaray semalam, Antony terlihat sudah kembali merumput. Meski hanya lima menit, ini jadi angin segar bagi MU. Dengan kembalinya Antony, Ten Hag semakin leluasa untuk meracik skuadnya. Keberadaan pemain asal Brazil itu akan membantu Ten Hag untuk memaksimalkan taktik yang ingin diterapkan. 

Altay Bayindir Perlu Dicoba

Selain hikmah, rangkaian kekalahan Manchester United membuat para fans bermuhasabah diri. Fans United musti sadar kalau mereka tak boleh menaruh harap yang berlebih kepada pemain. Terutama kepada sang penjaga gawang, Andre Onana. Bagaimana tidak? sejak berseragam United, Onana belum membuktikan kalau dirinya adalah kiper kelas dunia.

Onana memang jago dalam distribusi bola, tapi Onana harus paham kalau tugas utama seorang kiper ya menghalau bola masuk gawang. Dalam 10 pertandingan, Onana sudah kebobolan 18 gol. Itu angka yang menyedihkan untuk seorang penjaga gawang yang musim lalu tampil di final Liga Champions.

Melihat statistik yang mengkhawatirkan itu, sudah sepatutnya Ten Hag memberikan kesempatan pada Altay Bayindir. Kiper asal Turki itu sama sekali belum merasakan tampil bersama United. Dirinya mungkin bukan tipe penjaga gawang modern, tapi setidaknya ia merupakan shoot stopper handal yang layak dicoba.

Sumber: The Athletic, Goal, 90min, Sofascore

6 Tim Anti-Mainstream di Eropa yang Menyedot Perhatian

0

Kecepatan arus informasi memudahkan untuk menemukan satu sisi menarik yang jarang diketahui di dunia sepak bola. Sepak bola pada gilirannya tidak hanya menjadi olahraga tapi juga budaya populer. Maka dari itu, selayaknya budaya populer dengan mainstreamnya, sepak bola juga memiliki sisi anti-mainstream, tak terkecuali klub-klub sepak bola di Eropa.

Nah, berikut ini adalah tim-tim anti-mainstream di Eropa yang berhasil menyedot perhatian publik. Ada yang pernah mendengar tim-tim berikut ini?

FC United of Manchester

Pengambilalihan Manchester United oleh Malcolm Glazer pada 2005 silam menimbulkan gejolak di dalam kelompok penggemar Manchester United, terutama yang tinggal di Manchester. Banyak dari pendukung Setan Merah yang menolak katalisator ini. Meskipun sulit untuk menutup invasi dari investor Amerika.

Alih-alih Keluarga Glazer yang mundur, para pendukung yang menolak itulah yang pada akhirnya menyerah. Malcolm Glazer berhasil merebut Manchester United dari penggemar. Menjadikannya mesin pencetak uang. Akan tetapi Glazer tidak sepenuhnya menang.

Para penggemar yang menolak keras kehadiran justru mengalihkan protes ke bentuk yang lain. Mereka membentuk klub baru yang kemudian dinamai FC United of Manchester. Lho, bukannya mereka bisa beralih untuk mendukung klub lain? Mendukung klub lain adalah sebuah pengkhianatan. Lagi pula janggal jika klub diakuisisi orang lain, sementara pendukungnya berpaling.

FC United of Manchester pun tumbuh dan menjadi klub dengan basis komunitas. Ya, prinsip yang digunakan adalah kebersamaan. Tidak ada yang memiliki klub seutuhnya. Klub milik bersama, dikelola bersama, didanai bersama. Semua orang yang terlibat adalah pemilik.

Mereka bahkan bisa membangun stadion berkapasitas 4.400 tempat duduk di Broadhurst Park, Moston yang mulai digunakan tahun 2015. Kini United of Manchester masih hidup dan berkompetisi di kompetisi non liga.

Livorno

Livorno sampai hari ini memegang status klub paling politis di Italia. Dari tahun 1915 awal berdirinya, Livorno masih memegang teguh paham pemikiran kiri yang amat kental. Aliran marxisme hidup dalam sendi-sendi klub Italia yang satu ini. Tak terkecuali para pendukungnya.

Pemikiran kiri itu tumbuh di kalangan pekerja kota. Mereka menyalurkan aktivitas politiknya dengan membentuk Partai Komunis Italia di Livorno. Hal itu makin mempertebal pemikiran kiri ultras Livorno. Setiap bertanding bendera Che Guevara tak pernah ketinggalan.

Sikap anti-fasis dan dukungan terhadap Palestina selalu disuarakan oleh para pendukung Livorno. Pengaruh ajaran Che Guevara bahkan melekat pada pemain Livorno. Eks pemain mereka, Cristiano Lucarelli pernah berselebrasi dengan menampilkan gambar Che Guevara saat membela Timnas Italia U-21. Setelah itu ia mendapat sanksi dan tidak lagi dipanggil Timnas Italia.

Livorno memperlihatkan bahwa sepak bola bisa menjadi wadah untuk meredam kapitalisme. Livorno memperlihatkan bahwa memegang teguh idealisme dalam berbagai situasi sangat diperlukan. Sayangnya tahun 2020 klub ini dinyatakan bangkrut. Hari ini Livorno hanya bertarung di Serie D.

Athletic Bilbao

Umumnya setiap klub sepak bola akan membeli pemain dari segala penjuru untuk mempertahankan supremasinya. Atau bahkan untuk bisa bersaing di papan atas. Namun, hal itu sama sekali tidak akan kita lihat pada klub Spanyol, Athletic Club atau Athletic Bilbao.

Klub ini punya aturan unik yang rasanya mustahil diterapkan tim lain. Hanya pemain kelahiran Basque, Spanyol yang diizinkan untuk membela Bilbao. Sudah 110 tahun sejak tim ini berdiri, aturan itu tidak pernah sekali pun dilanggar. Jika kamu melihat skuad Athletic Bilbao musim 2023/24 semuanya adalah orang Basque.

Apakah dengan itu mereka berprestasi? Oh, jangan salah, dibanding klub-klub sebelumnya tadi, Athletic Bilbao boleh dikatakan menjadi yang paling berprestasi. Sampai musim 2023/24 dimulai, Bilbao sudah menggondol 3 trofi Piala Super Spanyol, 8 kali juara Liga Spanyol, dan 24 trofi Copa del Rey.

Di Liga Spanyol hanya ada tiga klub yang tidak pernah degradasi: Barcelona, Real Madrid, dan Athletic Bilbao. Meskipun belum pernah degradasi, namun penggemar Bilbao sebenarnya juga tak masalah kalau timnya degradasi. Menurut sebuah survei dari El Mundo tahun 1990-an, 76% penggemar mengatakan bahwa lebih baik timnya terdegradasi daripada menurunkan pemain non-Basque.

Sampai hari ini, Athletic Bilbao bahkan masih menghasilkan pemain-pemain hebat dari Basque. Kepa Arrizabalaga, Aymeric Laporte, Inaki Williams, sampai Unai Simon.

St Pauli

Klub sepak bola didukung oleh laki-laki itu sangat mainstream. Tapi bagaimana kalau sebuah tim di setiap pertandingan kandangnya justru juga dipenuhi oleh pendukung perempuan? Kita akan melihat pemandangan langka itu apabila berkunjung ke Hamburg, Jerman, tempat di mana St Pauli lahir.

Di kota ini Hamburg SV adalah tim yang lebih terkenal. Hanya saja Hamburg SV adalah tim yang merepresentasikan kelas menengah ke atas, sedangkan St Pauli kebalikannya. St Pauli terkenal klub paling kiri di Jerman. Para pendukungnya aktif melawan perilaku seksis, homophobia, dan melawan rasisme.

St Pauli juga menjadi tim dengan pendukung perempuan terbanyak di Jerman. Menurut laporan media Jerman, Deutsche Welle, diperkirakan sekitar 30-35 persen penggemar yang hadir saat St. Pauli bermain di rumahnya adalah perempuan, baik itu perempuan dewasa maupun anak perempuan.

St. Pauli yang sudah dikultuskan sebagai “dari fans untuk fans” benar-benar menjadi anomali sepak bola modern. Tak banyak klub sepak bola yang menjunjung tinggi kesetaraan gender, tapi jelas St. Pauli adalah salah satunya. Tim ini sekarang berkutat di 2. Bundesliga.

Millwall

Setiap pendukung tim sepak bola pasti akan menjaga citra timnya. Namun hal itu tampak mustahil bagi pendukung Millwall. Klub yang tidak pernah bermain di kasta tertinggi ini terkenal dengan hooliganisme para pendukungnya. Para pendukung Millwall terkenal beringas, kejam, dan akhirnya bisa berdampak pada citra klub yang buruk.

Tahun 2012, Millwall dikabarkan memiliki 92 rival di kompetisi domestik. Ketika bertemu rival itulah, para fans Millwall tak segan untuk melakukan aksi hooliganisme. Namun, meski membawa citra yang buruk, para suporter Millwall ini justru menjadi inspirasi dan diangkat ceritanya melalui berbagai film.

Misalnya, film Green Street Hooligans, The Firm, hingga Football Factory. Millwall pada akhirnya menjadi budaya pop. Menariknya fans Millwall ini juga merambah di Indonesia, lho. Jika kamu menemukan orang memakai kaos bertuliskan “No One Likes Us We Don’t Care” besar kemungkinan ia adalah fans Millwall.

Forest Green Rovers

Pernah mendengar klub bernama Forest Green Rovers? Ini adalah klub netral karbon pertama di dunia. Klub ini memutuskan beraliran vegan secara resmi pada tahun 2015. Vegan atau veganisme adalah sebuah gaya hidup yang menghindari eksploitasi terhadap hewan dan tumbuhan.

Tim ini bermarkas di Rovers di Nailsworth, Gloucestershire, dengan nama stadion mereka The New Lawn Stadium. Ketika berkunjung ke sana, kamu akan menemukan stadion yang menggunakan panel surya dan turbin angin. Selain itu rumputnya menggunakan rumput organik yang dikelola tanpa pupuk kimia.

Irigasi lapangan juga memanfaatkan air bekas hujan. Intinya mereka mencoba untuk meninggalkan bahan-bahan kimia. Forest Green Rovers menjelma tim paling Greenpeace. Bahkan jersey-nya pun kabarnya terbuat dari limbah kopi. Menariknya lagi, tim ini ternyata pernah dilatih oleh seorang perempuan bernama Hannah Dingley.

Meski tak memimpin satu pun pertandingan, tapi Forest Green Rovers tercatat sebagai satu-satunya klub sepak bola laki-laki yang dimanajeri seorang perempuan. Omong-omong, Hannah Dingley kini masih bekerja di sana sebagai manajer akademi. Menarik bukan?

https://youtu.be/8Et4nF3KFPM

Sumber: FC-UTD, TheGuardian, Optus, DW, VivaGoal, AllPlants

Kandidat Kuat Pengganti Carlo Ancelotti di Real Madrid

0

Musim 2023/24 baru saja dimulai, tapi Real Madrid sudah harus mempersiapkan perpisahan bagi Carlo Ancelotti di akhir musim. Menjadi salah satu orang paling penting dalam kejayaan klub beberapa tahun terakhir, Carletto dipastikan akan cabut dari Santiago Bernabeu dan merapat ke Amerika untuk melatih Timnas Brazil tahun 2024.

Kabar ini pun memicu spekulasi siapa yang akan menggantikannya di kursi kepelatihan El Real. Beberapa nama beken pun mulai dikaitkan dengan posisi tersebut. Namun, dari sekian banyak nama yang tersedia, ada nama-nama baru yang menarik perhatian. Dan berikut adalah kandidat terkuat untuk menggantikan Ancelotti di Real Madrid musim depan.

Xabi Alonso

Meski masih menukangi Bayer Leverkusen, Xabi Alonso tak bisa dikesampingkan sebagai calon suksesor Carlo Ancelotti di Real Madrid. Sebagai mantan seorang playmaker, menjadi pelatih bukanlah pilihan karir yang mengejutkan. Pengamat sepakbola bahkan sudah memprediksi kalau Xabi akan menjadi pelatih sepakbola yang hebat suatu saat nanti.

Sejak pensiun dari dunia sepakbola profesional Alonso telah membangun karier kepelatihan yang solid. Berbekal ilmu kepelatihan yang didapat dari pelatih-pelatih kelas atas macam Rafael Benitez, Jose Mourinho, hingga Pep Guardiola, Xabi melakukan pekerjaannya dengan baik bersama Real Sociedad B. 

Secara permainan, Xabi Alonso mengusung penguasaan bola. Dengan skema 3-4-3, lini tengah menjadi jantung permainan tim asuhannya. Didukung dengan pergerakan dua sayap yang akan menusuk untuk menciptakan peluang, tim asuhan Xabi bisa mendominasi setiap lawannya. Tentu gaya main seperti ini sedikit berbeda dengan Real Madrid sekarang yang cenderung lebih pragmatis. 

Di musim 2023/24, mantan pemain Real Madrid itu kembali mengejutkan bersama Leverkusen. Kemampuannya bahkan telah diakui oleh Ancelotti. Menurut pelatih asal Italia itu, Xabi memiliki level pengetahuan sepakbola yang sangat tinggi.

Ia bisa mengimplementasikan isi kepalanya ke lapangan dengan sangat baik. Carlo Ancelotti bahkan sempat nyeletuk kalau Xabi udah cocok buat nanganin klub yang lebih besar musim depan.

Raul

Selain Xabi Alonso, mantan pemain Real Madrid lainnya, Raul Gonzalez juga digadang-gadang bakal jadi salah satu kandidat yang akan menggantikan Carlo Ancelotti musim depan. Berbeda dengan Xabi yang sudah menukangi klub secara profesional, karir kepelatihan Raul masih di tahap akademi.

Setelah pensiun sebagai pesepakbola pada tahun 2015, Raul langsung menekuni dunia kepelatihan. Real Madrid jadi yang memfasilitasi dengan memberikan jabatan di tim akademinya pada tahun 2018. Kini, ia dipercaya untuk menangani tim Castilla. Meski begitu, kemampuannya dalam melatih sudah diakui oleh publik Spanyol.

Meski belum memiliki pengalaman melatih di skuad utama, Raul sudah berprestasi bersama Real Madrid muda. Pada musim 2019/20 lalu, ia membawa Madrid U-19 menjuarai UEFA Youth League. Bahkan, Villarreal dikabarkan sempat berniat menjadikan Raul sebagai pelatih kepala untuk menggantikan Quique Setien. 

Untuk gaya bermain sendiri, Raul merupakan pelatih yang mengedepankan fleksibilitas namun tetap dinamis. Raul tak memiliki formasi tetap untuk tim muda Real Madrid. Kadang ia bermain dengan skema tiga bek, kadang empat bek kadang tiga penyerang kadang tanpa penyerang asli sama sekali. Semua tergantung siapa yang mereka hadapi.

Raul memang belum berpengalaman menangani skuad utama. Tapi Madrid tak asing dengan gebrakan mempromosikan pelatih akademi ke tim utama. Mengingat El Real pernah sukses melakukannya kala menunjuk Zinedine Zidane sebagai pelatih utama pada tahun 2016 lalu.

Alvaro Arbeloa

Jika ingin mempromosikan pelatih akademi sendiri, Alvaro Arbeloa juga bisa jadi opsi menarik bagi manajemen Real Madrid. Arbeloa memiliki hubungan yang baik dengan Madrid. Oleh karena itu, ketika dirinya ingin membangun karir di dunia kepelatihan, El Real dengan senang hati memberikannya tempat di tim muda.

Kini statusnya menjadi pelatih Real Madrid U-19. Jabatan tersebut baru ia dapat pada tahun 2022, jadi akan terlalu dini apabila Madrid benar-benar menunjuknya sebagai suksesor Carlo Ancelotti musim depan. 

Terlepas dari minimnya pengalaman, skema permainan Arbeloa bersama Real Madrid U-19 cukup menarik. Arbeloa gemar memanfaatkan lebar lapangan dan rotasi posisi pada pemain sayap untuk melakukan build up. Jadi, skuad asuhan Arbeloa akan menguasai bola melalui sisi sayap dan melepaskan umpan silang mematikan ke area pertahanan lawan. 

Well, sebetulnya masih banyak yang harus dipelajari dan ditingkatkan dari Arbeloa. Usianya juga masih sangat muda. Selisih usia yang tak begitu jauh dengan pemain-pemain senior macam Toni Kroos atau Luka Modric ditakutkan bakal mengurangi rasa hormat pemain ke pelatih. 

Zinedine Zidane

Selain nama-nama baru, kembali bekerjasama dengan mantan terindah tampaknya tak ada salahnya. Zinedine Zidane yang hingga detik ini masih berstatus nganggur akan selalu menjadi opsi yang menarik bagi Real Madrid. Zidane dan El Real merupakan perpaduan yang tak pernah salah.

 Zidane sudah dua kali menangani Real Madrid. Dan dalam dua periode itu, Zidane dianggap sukses besar menangani klub ibukota Spanyol tersebut. Di periode pertama, mantan punggawa Timnas Prancis itu membawa Los Galacticos meraih hattrick Liga Champions tahun 2016, 2017, dan 2018. Sedangkan di periode kedua yakni antara tahun 2019 sampai 2021, Zidane menghadirkan trofi Liga Spanyol dan Copa Del Rey musim 2019/20.

Secara permainan, Zidane mengutamakan kekuatan gelandang dalam skema 4-3-3. Ia selalu membangun timnya sebagai tim yang bermental menguasai bola. Ia senang menginstruksikan pemainnya untuk bermain sabar dari kaki ke kaki demi membongkar pertahanan lawan. Sedangkan untuk tindakan ofensif, Zidane gemar memanfaatkan kecepatan pemain sayapnya.

Zidane begitu identik dengan Madrid karena belum ada tim lain yang pernah merasakan metode kepelatihannya. Memiliki riwayat pernah melatih Madrid tentu akan memudahkan Zidane untuk melebur dengan skuad musim depan. DNA dan mental juara ada pada dirinya. Tak heran Zidane jadi salah satu kandidat terkuat yang menyaingi Xabi Alonso untuk mengisi kursi kepelatihan Madrid musim depan.

Roberto De Zerbi

Nama terakhir yang bisa dijadikan opsi pengganti Ancelotti adalah Roberto De Zerbi. Meski sekarang statusnya masih menjadi pelatih Brighton, pelatih asal Italia itu tidak menutup kemungkinan untuk hengkang musim depan. Dengan biaya tertentu, Brighton pasti mau-mau saja melepas pelatihnya. Itu pernah terjadi saat Graham Potter ditebus Chelsea musim lalu.

Meski berasal dari Italia, secara permainan De Zerbi lebih mirip Pep Guardiola ketimbang Carlo Ancelotti. Pria kelahiran Brescia itu merupakan pelatih yang menggemari sepakbola atraktif bukan pragmatis. Dengan formasi 4-2-3-1 andalannya, Brighton bahkan disulap menjadi tim yang mengutamakan penguasaan bola sehingga enak ditonton.

Keunggulan De Zerbi adalah bisa menyulap pemain yang terlihat biasa-biasa saja menjadi pemain yang begitu luar biasa. Itu terbukti pada Kaoru Mitoma, Billy Gilmour, dan Danny Welbeck. Hal itu bisa jadi keuntungan tersendiri bagi Madrid yang memiliki akses yang lebih luas terhadap talenta-talenta yang tersebar di berbagai belahan dunia.

Selain memimpin The Seagulls berlaga di Europa League, timnya tampil produktif di awal musim 2023/24. Hingga pekan ketujuh, Brighton sudah mencetak 19 gol. Itu menjadikan Brighton sebagai tim paling produktif di Premier League. Dari Brighton ke Bernabeu? Tampaknya bukan suatu hal yang mustahil bagi De Zerbi.

Sumber: Planetfootball, Goal, Khelnow, Totally Football Analysis

Modal Tak Terkalahkan, Arsenal Hajar Manchester City?

0

Jika dalam hidup ada tiga momentum, yakni masa lalu, masa kini, dan masa depan, maka momentum yang barangkali ditunggu-tunggu oleh fans Arsenal akan terjadi akhir pekan ini. Dalam rangka pekan kedelapan, mereka akan menjamu tim terkuat di Eropa saat ini, Manchester City di Emirates Stadium.

Kini, Arsenal yang sudah mengumpulkan 17 poin masih bertengger di peringkat ketiga dan hanya berselisih satu poin dengan City yang kokoh di puncak klasemen. Laga ini jadi makin penting karena The Gunners bisa mencuri poin untuk menyalip atau setidaknya membuat pertarungan menuju tangga juara makin seru nantinya.

Ini jadi momentum yang penting, karena City sedang dalam keadaan tidak cukup baik. Mereka baru saja kalah dari Wolves dan kemungkinan akan hadir tidak dengan skuad terbaiknya. Meski begitu, City tetaplah City. Mereka punya sejuta cara lain untuk meraih kemenangan. So, kira-kira siapa yang akan meraih kemenangan di duel kali ini?

Head to head

Laga yang akan berlangsung di Emirates Stadium pekan depan jadi pertemuan kesekian antara Arsenal dan Manchester City. Mungkin dalam beberapa tahun terakhir, kita selalu melihat sisi London sering menerima kekalahan. Tapi secara keseluruhan tidak begitu.

Menurut situs Aiscore, sepanjang gelaran Premier League, Arsenal sudah bertemu dengan City sebanyak 46 kali. Ternyata hasilnya pun cukup berimbang. Keduanya sama-sama mengantongi 19 kemenangan dan sisanya berakhir imbang. Cuma ya itu, sekarang City selalu mendominasi Arsenal.

Dalam tiga tahun terakhir, di ajang Premier League Arsenal sama sekali belum pernah mencuri satu poin pun dari skuad asuhan Pep Guardiola. Sang murid, Mikel Arteta tampaknya masih kesulitan untuk menemukan celah untuk menaklukan gurunya itu. Tapi yang menarik adalah pertemuan terakhir mereka di ajang Community Shield.

Secara mengejutkan, Arsenal bisa mengungguli City meski harus melewati drama 120 menit plus babak adu tos-tosan setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 di waktu normal. Kemenangan itu bahkan kian mematenkan kalau City memang bukan tim yang jago dalam memperebutkan trofi berbentuk piringan nampan itu. Karena kekalahannya pada Agustus lalu jadi kekalahan Community Shield ketiga secara beruntun yang dialami Ederson Moraes cs.

City Oleng, Arsenal Diatas Angin

Setelah memenangkan duel terakhir di Community Shield, akhir pekan nanti tampaknya angin sedang berhembus ke arah skuad asuhan Mikel Arteta. Bagaimana tidak? Manchester City tengah berada di performa yang tak konsisten. Skuad racikan Pep Guardiola itu baru menelan dua kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Rangkaian ini berawal dari ajang Carabao Cup ketika City menantang finalis musim lalu, Newcastle United. Awalnya pertandingan didominasi oleh The Citizens. Mereka bahkan unggul dalam hampir semua statistik yang ada. Tapi pasukan Eddie Howe menampilkan permainan yang berbeda di babak kedua.

Serangan The Magpies jarang-jarang tapi efisien. Hanya tujuh tembakan yang dilayangkan, tapi empat di antaranya menyasar gawang. Akhirnya Newcastle justru mencuri gol lewat Aleksander Isak. Setelah itu, Newcastle bermain bertahan dan rapi. City pun sulit menembusnya dan akhirnya kalah. 

Kesialan City berlanjut di pekan lalu. Bertandang ke Molineux Stadium, markas Wolverhampton, City takluk dengan skor 2-1. The Sky Blue yang telah mengantongi enam kemenangan beruntun di Premier League dibuat salah tingkah sejak peluit sepak mula dibunyikan. Gol bunuh diri Ruben Dias dan satu gol dari “The Korean Guy” pun meredam perlawanan City.

Hal berkebalikan terjadi di kubu Arsenal. Skuad racikan Mikel Arteta belum tersentuh kekalahan sekalipun di kompetisi domestik. Bertemu dengan Brentford di ronde ketiga Carabao Cup, Arsenal berhasil menang tipis 1-0. Sedangkan di Liga Inggris, mereka mengantongi lima kemenangan dan dua hasil imbang. 

Itu menandakan kalau Arsenal dalam tren positif awal musim ini. City patut mewaspadai hal itu. Mereka pasti membawa semangat dan motivasi yang jauh lebih tinggi karena musim lalu gagal menjuarai Liga Inggris.

Kekuatan dan Kelemahan Arsenal

Situasi sekarang Arsenal memang sedikit diunggulkan. Selain karena bermain di Emirates Stadium dan belum terkalahkan sejak pekan pertama, Arsenal juga menanti kedatangan City dengan kekuatan penuh. Tercatat, hingga ditulisnya narasi video ini hanya Thomas Partey dan Jurrien Timber yang masih belum tersedia.

Saat menghadapi City nanti, Arteta mau nggak mau harus menurunkan materi skuad terbaik. Bermain dengan skema 4-3-3, Arsenal diperkirakan akan tampil tanpa basa-basi. Tujuan utama mereka adalah menyerang untuk mencetak gol agar bisa unggul lebih dulu di babak pertama. 

Kelemahan Arsenal adalah tak memiliki striker murni yang tajam. Itu dibuktikan dari catatan gol Arsenal yang merata ke beberapa pemain. Jumlah gol dari dua striker murni Arsenal, yakni Gabriel Jesus dan Eddie Nketiah memang hanya tiga gol. 

Tapi dengan bermain tanpa target man, Arsenal justru menjadi tim yang menampilkan sepakbola yang kolektif. Terlebih Arteta memiliki banyak gelandang kreatif. Contohnya saja ada Kai Havertz, Martin Odegaard, dan Fabio Vieira. Keberadaan mereka telah menambah variasi serangan Arsenal musim ini.

Sedangkan urusan mencetak gol, barangkali Arteta akan kembali memanfaatkan Bukayo Saka. Meski berposisi sebagai sayap, Saka justru menjadi pencetak gol terbanyak dengan catatan empat gol. Dan di akhir pekan nanti, Pep Guardiola harus menaruh perhatian lebih pada pergerakan pemain asal Inggris tersebut.

Kekuatan dan Kelemahan City

Di sisi lain, Manchester City diperkirakan berangkat ke London tanpa beberapa pilar utamanya. Selain John Stones dan Kevin De Bruyne yang masih harus menjalani tahap pemulihan akibat cedera, The Citizens bakal bermain tanpa sang gelandang bertahan, Rodri.

Pemain bernomor punggung 16 itu harus absen lantaran harus menjalani larangan tanding akibat kartu merah yang didapat pada pertandingan melawan Nottingham Forest. Nah, dengan hilangnya Rodri dan De Bruyne, trio Declan Rice, Martin Odegaard dan Kai Havertz dipastikan akan unggul penguasaan bola di lini tengah. 

Dengan keunggulan di lini tengah, seharusnya Arsenal bisa meredam supply bola yang diarahkan ke Erling Haaland. Hal itu sudah dilakukan dengan baik oleh Wolves. Mereka benar-benar memanfaatkan lini tengah City yang terlihat belum solid dan tak terorganisir dengan baik.

Namun, Pep Guardiola pasti sudah mengevaluasi kekalahan kemarin. Pep tak mungkin membuat timnya jatuh di lubang yang sama. Siasat-siasat jitu kemungkinan sudah disiapkan untuk melawan Arsenal nanti. Apabila kalah dalam kualitas di lini tengah, Pep bisa memanfaatkan sektor sayap yang dipimpin oleh Phil Foden dan Julian Alvarez. FYI aja, dua pemain ini juga tak kalah kreatif dengan Odegaard. 

Jika digabungkan, Alvarez dan Foden sudah berkontribusi dalam sebelas gol Manchester City di Liga Inggris. Bahkan dengan catatan empat assist, Julian Alvarez jadi pencetak assist terbanyak City saat ini.

Secara head to head statistik, mungkin Manchester City unggul. Namun, kini situasinya berbeda. Arsenal terlihat lebih siap karena sedang dalam kondisi terbaik dari segi performa maupun materi pemain. Gimana Gooners? Udah siap kedinginan di puncak?

Sumber: The Athletic, The Guardian, ESPN, Sky Sport

Tunjukkan Mode Serius Setelah Capek Jadi Bahan Lawakan! Gol Pertama Mudryk Untuk Chelsea

Chelsea mengamankan kemenangan tandang pertama mereka musim ini. Penampilan klinis di babak pertama membuat the blues meraih kemenangan nyaman 2-0 dalam derby London Barat melawan Fulham. Pasukan Mauricio Pochettino memulai dengan baik di Craven Cottage.

Mereka sudah memimpin pada menit ke-18 ketika Mykhaylo Mudryk mencetak gol pertamanya untuk klub sejak didatangkan dari Shakhtar Donetsk pada bulan Januari. Tak lama kemudian, Chelsea menggandakan keunggulannya lewat gol dari Armando Borja.

Dengan kemenangan ini Chelsea naik ke posisi 11 dengan torehan 8 poin. Ini kemenangan yang patut dinikmati fans the blues. Juga kemenangan yang patut untuk dinikmati oleh Mudryk. Tapi, catatan apa saja yang bisa didapat dari pertandingan ini? berikut ulasannya.

Menjawab Keraguan dari Statistik dan Legenda Sendiri

Menjelang laga melawan Fulham, Chelsea sendiri sudah lemah dari segi statistik. Sebelum pertandingan ini, Chelsea memiliki tingkat konversi tembakan gol terendah kedua di liga. The Blues juga belum pernah mencetak gol di tiga pertandingan terakhir.

Sudah bukan rahasia kalau Chelsea sedang mengalami masa-masa sulit. Dan ini sudah disadari banyak orang. Terutama legenda dan mantan pelatih Chelsea, Frank Lampard. Tapi baginya, Ia tidak heran melihat Chelsea yang kesulitan di awal musim ini bersama Pochettino.

Sebelum laga lawan Fulham ini dimulai, Lampard berkata: “Saya tidak sepenuhnya terkejut dengan kesulitan yang mereka alami. Ketika anda bersama Chelsea, jika anda tidak menang maka rasa gugup itu akan muncul. Akan ada banyak pemain yang merasa masa mereka di Chelsea sudah habis dan itu akan merusak kepercayaan diri skuad” Ucapnya dikutip dari Goal.com

Statistik dan keraguan para pundit, bahkan dari legenda sendiri memang tidak memberikan hasil yang baik. Tetapi semua itu berubah di pertandingan ini. Bagi Pochettino, ia percaya kalau hasil yang baik akan datang dari performa yang baik pula. Tapi ia juga sadar semakin lama ia mewujudkannya, semakin besar pula tekanan yang ia terima.

Gol Pertama Mudryk, Gambaran Potensi Penuhnya

Soal perkataan Lampard yang bilang ada banyak pemain yang merasa masa mereka di Chelsea sudah habis, mungkin itu termasuk Mudryk. Sebelumnya ia telah melewati lebih dari 1.000 menit pertandingan kompetitif tanpa mencetak gol untuk Chelsea.

Padahal setelah didatangkan dengan harga 100 juta euro, ekspektasi besar melekat padanya. Dan baru di pertandingan ini, Mudryk menunjukkan seperti apa kalau ia main serius.

Pemain Ukraina itu menyebabkan masalah bagi Fulham dan bek sayap Timothy Castagne. Sepanjang 45 menit pertama Mudryk menunjukkan kecepatan dan kemampuan menggiring bola dengan kecepatan tinggi.

Yang terpenting, Mudryk menunjukkan ketajamannya di sepertiga akhir lapangan. Itu sesuatu yang belum pernah ia tunjukkan di chelsea selama ini. Golnya juga luar biasa, dengan memamerkan skill kontrol bola dan finishing yang sangat tenang.

Sayangnya kecemerlangan Mudryk hanya bertahan di babak pertama. Masuk ke babak kedua ia digantikan oleh Ian Maatsen. Pochettino berkata kalau Mudryk merasa sedikit kesakitan di bagian pahanya. Dan ia tidak mau mengambil resiko cedera.

“Mudryk bermain sangat bagus. Sayangnya ia kurang beruntung di babak pertama. Dia merasakan sesuatu di bagian pahanya. Semoga saja itu bukan masalah yang serius” Ucap Pochettino dikutip dari express.uk.

Potensi cedera itu memang sangat disayangkan. Padahal baru di laga ini kita bisa menyaksikan penampilan Mudryk yang sangat cemerlang. Tapi dari 45 menit itu, setidaknya kita bisa membayangkan bagaimana potensi sebenarnya Mudry di Chelsea.

Armando Broja

Selain Mudryk, pemain yang patut jadi sorotan adalah Armando Broja. Penampilannya itu bisa menyelamatkan Chelsea dari pengeluaran tak perlu untuk membeli striker mahal. Absennya Nicolas Jackson jadi kesempatan Broja tampil sebagai starter sejak bulan November kemarin.

Untuk pemain yang sebelumnya hanya pernah bermain selama 14 menit di musim ini, Broja menunjukkan penampilan yang bagus. Meskipun diwarnai dengan kegagalan mencetak gol ke gawang yang tak dijaga.

Tapi tak butuh waktu lama bagi Broja untuk mencetak gol. Kurang dari dua menit setelah gol pertama dari Mudryk, ia mencetak gol tambahan. Namun, Broja tidak bermain selama 90 menit. Di menit ke-65 ia ditarik keluar digantikan oleh Raheem Sterling.

Namun, Broja masih pantas untuk dapat predikat man of the match malam itu. Pemain Albania berusia 22 tahun itu terus menerus menciptakan kepanikan di lini belakang Fulham. Ia juga menunjukkan lari yang langsung dan efektif.

“Memang, ada unsur keberuntungan dalam golnya itu. Tapi gol itu tidak bisa tercipta kalau Broja tak punya inisiatif menyerang dan insting mencetak gol yang tajam. Chelsea sangat membutuhkan pemain dengan inisiatif menyerang. Terbukti saat Broja keluar dan Sterling masuk, Chelsea kehilangan ketajamannya. Dan mungkin Broja bisa membantu the blues meningkatkan statistik konversi gol mereka.”

Pochettino Sudah Menemukan Formula Lini Tengah?

Catatan menarik tidak hanya ada di lini serang, tapi juga lini tengah. Setelah eksperimen dan bongkar pasang lini tengah, Pochettino sepertinya sudah menemukan seiimbangan formula gelandang yang smepurna.

Moises Caicedo, yang dibeli seharga 115 juta pounds itu ditempatkan sebagai gelandang bertahan di depan bek. Tugasnya adalah menyapu bola yang datang. Juga mengalirkan bola dari lini bertahan ke lini serang.

Kemudian Conor Gallagher dan Enzo Fernandez digunakan sebagai dua gelandang nomor 8. Mereka cocok menempati posisi tersebut karena punya kemampuan menyerang yang mumpuni. Dimana Gallagher di sisi kanan lini tengah, sedangkan Enzo berada di sisi kiri.

Caicedo, Gallagher, dan Enzo tampak saling melengkapi dengan sempurna. Baik saat menguasai bola maupun saat keluar dari penguasaan bola, trio lini tengah ini bisa bekerja sama dengan baik. Ketika kehilangan bola, lini tengah Chelsea bisa mendapatkannya kembali dengan cukup cepat. Secara keseluruhan, trio gelandang ini bisa bermain dengan tenang. Terutama Enzo yang jadi jantung permainan lini tengah Chelsea.

Kemenangan Yang Sangat Dibutuhkan Chelsea

Setelah gagal mengalahkan Nottingham Forest, Bournemouth, dan Aston Villa, kemenangan lawan Fulham adalah kemenangan yang sangat dibutuhkan anak asuh Pochettino. Sebelum laga ini, Chelsea hanya punya lima poin dari enam pertandingan. Sedangkan pertandingan lawan tim papan bawah Luton jadi satu-satunya kemenangan mereka.

Fulham memang bukan tim kuat. Performa Fulham akhir-akhir ini juga tidak sedang bagus. Meskipun begitu kemenangan the blues adalah kemenangan yang pantas didapat. Chelsea bermain dengan profesional dan bisa mencatatkan clean sheet.

Pochettino menganggap kalau kemenangan ini bukan kemenangan biasa. Tapi bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka.

“Penting bagi kita untuk membangun kepercayaan diri. Saya sangat senang untuk para pemain. Kami mendapatkan apa yang pantas kami dapatkan. Dan saya senang untuk kedua pencetak gol malam ini” Ucapnya dikutip dari Telegraph.

Kemenangan ini memang kemenangan yang sangat dibutuhkan oleh Chelsea. Mereka saat ini masih di peringkat 11, sangat jauh dari target 4 besar yang mereka tetapkan musim ini. Kalau saja the blues bisa mempertahankan konsistensinya, bukan tidak mungkin target itu bisa tercapai. Chelsea bisa memanfaatkan momentum ini. Sebab lawan mereka selanjutnya cukup mudah, yaitu Burnley.

Sumber referensi: Express, Goal, Sporting, Eurosport, Sky, Mirror, Telegraph

Berita Bola Terbaru 3 Oktober 2023 – Starting Eleven News

BERITA BOLA TERBARU DAN TERKINI

HASIL PERTANDINGAN

Chelsea sukses menaklukkan Fulham 2-0 pada lanjutan Liga Inggris di Craven Cottage, Selasa (3/10) dini hari WIB. Seluruh gol kemenangan The Blues tercipta di babak pertama. Mykhailo Mudryk membuka skor pada menit ke-18 sebelum Armando Broja menggandakan keunggulan tim tamu semenit kemudian. Berkat hasil ini, Chelsea berhak naik ke peringkat 11 klasemen dengan perolehan poin 8. Poin yang sama dimiliki Fulham yang kini turun ke peringkat 13.

Fiorentina meraih poin penuh saat bermain di kandangnya, Stadio Artemio Franchi, saat menjamu Cagliari dalam giornata ke-7 di ajang Serie A, Selasa (3/10) dini hari WIB. Mereka menang atas Cagliari dengan skor meyakinkan 3-0. Tiga gol dicetak oleh Nicolas Gonzalez, gol bunuh diri Alberto Dossena, dan MBala Nzola.  Atas hasil ini Fiorentina berada di urutan 5 pada klasemen Serie A

BREAKING NEWS! MUDRYK AKHIRNYA CETAK GOL

Mykhailo Mudryk akhirnya bisa pecah telur di Chelsea. Dia mencetak gol perdananya saat melawan Fulham. Menurut catatan Opta, winger asal Ukraina itu butuh 24 pertandingan dan 22 tembakan ke gawang demi bisa mendapatkan satu biji gol. Ini setidaknya bisa membuat dirinya bernapas lega sejenak setelah menjadi sorotan karena tak kunjung nyekor.

LIVERPOOL AJUKAN BANDING UNTUK KARTU MERAH CURTIS JONES

Liverpool akan mengajukan banding atas kartu merah yang diterima Curtis Jones saat melawan Tottenham Hotspur, Sabtu (30/9) lalu. Usai melanggar gelandang Spurs Yves Bissouma, Curtis Jones awalnya mendapat kartu kuning dari wasit Simon Hooper sebelum berubah menjadi kartu merah usai melihat tayangan VAR. Klopp mengklaim setelah kekalahan hari Sabtu bahwa menurutnya pelanggaran Jones terhadap Bissouma tidak pantas mendapat kartu merah.

LAMINE YAMAL RESMI PERPANJANG KONTRAK DI BARCELONA

Manajemen Barcelona resmi mengumumkan telah memperbarui kontrak Lamine Yamal, senin (2/10) malam WIB. Barcelona mengikat pemain muda tersebut dengan kontrak profesional hingga 30 Juni 2026. Manajemen juga memasukkan klausul pelepasan dengan angka fantastis agar tidak diserobot klub lain. Yamal diberi klausul rilis bernilai satu miliar euro atau sekitar Rp16 triliun.

SHEIKH JASSIM MENGHITUNG HARI AKHIRI REZIM KELUARGA GLAZER DI MU

Dikutip Sky Sports, Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani hanya tinggal menghitung hari mengakhiri rezim keluarga Glazer dengan mengakuisisi klub Liga Inggris, Manchester United. Sebelumnya, Sheikh Jassim dan Sir Jim Ratcliffe sama-sama mengajukan proposal 5 miliar pound untuk membeli MU. Namun Glazer juga tampaknya tidak akan melunak untuk menurunkan tuntutan mereka yakni 6 miliar pounds. Tapi menurut Jurnalis ternama, Ben Jacobs, Sheikh Jassim akan menaikkan tawaran menjadi 6 miliar pounds kalau itu memang harus dilakukan untuk membeli MU.

ANTONY BISA MAIN LAWAN GALATASARAY

Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag mengatakan, pemain sayap MU Antony dapat kembali bermain untuk pertandingan Liga Champions kontra Galatasaray di Old Trafford, Rabu (4/10). Seperti diketahui, pemain asal Brasil tersebut telah absen sejak awal September karena harus menjalani pemeriksaan kasus KDRT. Kini, sejak akhir pekan kemarin, Antony telah kembali ke MU, dan bahkan sudah ikut berlatih bersama rekan-rekannya.

BEK TOTTENHAM JADI KORBAN PELECEHAN RASIAL

Tottenham Hotspur akan mengusut kasus rasisme yang dialami bek mereka Destiny Udogie di media sosial pribadinya. Destiny Udogie mengalami perlakuan rasial dengan menerima sejumlah pesan di media sosialnya usai pertandingan yang mempertemukan antara Tottenham melawan Liverpool di London. Klub berjuluk The Lilywhites saat ini telah melaporkan kasus tersebut kepada Liga Primer dan pihak berwenang dan akan menindaklanjuti kasus rasial yang diterima Udogie.

TER STEGEN DIAMBANG CAPAI REKOR BARU

Kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, ditunggu rekor baru melewati Pep Guardiola pada laga versus Porto di Liga Champions, Kamis dini hari. Saat ini, Ter Stegen sejajar dengan Guardiola dalam hal jumlah penampilan yang pernah dibukukan bersama Barcelona, yakni 386 penampilan. Jika Ter Stegen diturunkan pada laga melawan Porto, ia dipastikan akan melewati rekor Guardiola, sebagai pemain jumlah penampilan terbanyak di Barca. Saat ini Ter Stegen berada di urutan ke-18 dalam hal mengoleksi penampilan terbanyak di klub tersebut.

PESAN ANCELOTTI KEPADA REAL MADRID JELANG LAGA VS NAPOLI

Nakhoda Real Madrid Carlo Ancelotti menekankan agar timnya tidak kebobolan saat melawan Napoli dalam pertandingan matchday kedua Grup C Liga Champions, di Stadion Diego Armando Maradona, Rabu (4/10) dini hari WIB. Dengan demikian, maka peluang Madrid meraih kemenangan akan terbuka lebar. Pesan itu sudah sering Ancelotti sampaikan sejak musim lalu. Ia meminta agar pertahanan solid. Ia yakin jika berhasil mencatatkan clean sheet, maka peluang mencetak gol besar.

DUA ASPEK YANG DIWASPADAI INTER DARI BENFICA

Inter Milan mewaspadai setidaknya dua aspek dari Benfica agar terhindar dari kekalahan dalam lanjutan Grup D Liga Champions 2023/24, tengah pekan ini. Menurut gelandang Inter, Hakan Calhanoglu, satu aspek yang mesti diwaspadai dari Benfica adalah ancaman Angel di Maria. Pemain yang satu ini punya kemampuan menjadi pembeda. Lalu aspek kedua adalah rekam jejak Benfica melawan wakil Italia yang cukup apik. Musim lalu, menghadapi Juventus dua kali di fase grup, Benfica dua kali meraup kemenangan.

KLOPP DAN LIVERPOOL MENCAK-MENCAK KE PGMOL

Baru-baru ini, Liverpool mengultimatum akan mengambil tindakan hukum terhadap PGMOL lantaran gol mereka dianulir yang menyebabkan The Reds kalah dari Tottenham. Pelatih Jurgen Klopp pun juga tidak puas dengan kinerja wasit. Sikap Liverpool yang demikian ini direspon oleh Erik Ten Hag.  Meski beberapa kali Manchester United juga mendapatkan keputusan kontroversial dari wasit, tapi ten Hag melihat performa sang pengadil lapangan sejauh ini cukup bagus. Dia tak ada komplain sama sekali.

RONALDO CETAK GOL INDAH

Gol indah Cristiano Ronaldo menghiasi kemenangan Al Nassr atas Istiklol dengan skor 3-1 di Liga Champions Asia, Selasa (3/10) dini hari WIB. Ronaldo berhasil memecah kebuntuan bagi Al Nassr lewat gol cantik pada menit ke-66. Tendangan cungkil CR7 sukses memperdaya kiper lawan. Gol Ronaldo ternyata mampu melecut motivasi para pemain Al Nassr untuk memenangkan laga. Dua gol berikutnya lahir dari aksi Talisca yang mengemas brace.

RONALDO RESMI SAMAI REKOR BRILIAN MESSI DI INTER MIAMI

Kemenangan Al Nassr atas Istiklol jadi yang kesembilan secara beruntun bagi Al Nassr saat Cristiano Ronaldo bermain. Capaian ini membuat Ronaldo menyamai rekor Messi di Inter Miami. Sejak debut bersama Miami, Mega Bintang asal Argentina itu membawa dampak besar. The Herons sukses meraih sembilan kemenangan beruntun di semua ajang ketika Messi ikut berlari-lari di lapangan.

GARA-GARA PATUNG, SEPAHAN VS AL ITTIHAD BATAL DIGELAR

Klub Arab Saudi Al Ittihad mengambil keputusan tegas dan berani dengan meninggalkan Stadion Naghsh-e-Jahan di Isfahan, Iran, beberapa saat jelang kick off. Dilansir Diario AS, keputusan pembatalan pertandingan bermula dari ketidakpatuhan klub tuan rumah terhadap regulasi yang ditetapkan Konfederasi Sepakbola Asia. Al Ittihad menentang keberadaan patung seorang jenderal Iran Qasem Soleimani yang ditempatkan di pintu masuk lapangan. Diario AS menulis Al Ittihad menolak bermain karena kehadiran unsur politik di lapangan yang tak ada hubungannya dengan sepak bola.

STY PANGGIL 25 PEMAIN UNTUK LAWAN BRUNEI

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akan memanggil 25 pemain untuk menghadapi Brunei Darussalam bulan ini. Asisten STY, Nova Arianto mengatakan awalnya bukan 25 pemain yang dipanggil ke skuad Garuda. Tapi ada 26 pemain yang akan memperkuat timnas Indonesia. Sayangnya, kekuatan timnas Indonesia harus berkurang. Pasalnya, salah satu pemain itu batal membela panji merah putih karena mengalami cedera. STY berharap para pemain yang dipanggil bisa berkumpul semuanya maksimal tiga hari jelang lawan Brunei di Stadion Jakabaring Palembang. 

SAH! LUIS ALBERTO PERPANJANG KONTRAK DI LAZIO

Klub Liga Italia, Lazio resmi mengumumkan bahwa Luis Alberto menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun dengan klub. Sang gelandang akan bermain di Lazio sampai 2027. Pemain Spanyol berusia 31 tahun itu telah bermain dengan Biancocelesti sejak Agustus 2016, bergabung dengan kesepakatan berbiaya rendah dari Liverpool. Sejak kedatangannya, ia tumbuh menjadi salah satu pemain paling penting dan menentukan di klub.

ARSENAL RAMAIKAN PERBURUAN ADRIEN RABIOT

Daftar peminat Adrien Rabiot di tahun 2024 nanti semakin bertambah. Terbaru, raksasa Inggris, Arsenal dilaporkan siap menyaingi Manchester United untuk tanda tangan gelandang Juventus tersebut. Sang pelatih, Mikel Arteta memutuskan untuk memboyong Rabiot ke London Utara. Ia butuh gelandang baru di tim. Karena ia menilai kedalaman lini tengah Arsenal saat ini masih kurang baik. Mereka dilaporkan siap menukarkan Jorginho dengan Rabiot, karena mereka tahun Massimiliano Allegri sudah lama tertarik pada sosok Jorginho.

SIMEONE BANTAH ATLETICO MADRID INGIN MENJELEKKAN BELLINGHAM

Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid, membantah anggapan bahwa klubnya sengaja  membuat gelandang Real Madrid, Jude Bellingham terlihat buruk. Hal tersebut setelah insiden yang melibatkan gelandang anyar itu dengan Angel Correa di derby Madrid, pekan lalu, yang mengakibatkan penyerang asal Argentina tersebut cedera. Beberapa orang berpikir bahwa Atletico sengaja menepikan Correa, di laga selanjutnya, supaya membuat Bellingham terlihat buruk. Tapi, Simeone tak peduli dengan anggapan orang tersebut.

AS ROMA BIDIK CONTE SEBAGAI PENGGANTI MOURINHO

Posisi pelatih AS Roma, Jose Mourinho tengah terancam. Hasil buruk AS Roma di awal musim Liga Italia membuat petinggi I Lupi mempertimbangkan untuk menggantikan Jose Mourinho. Apalagi kontrak lelaki Portugal itu dengan AS Roma akan berakhir pada akhir musim dan menurut kabar dari Football Italia, pihak klub dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk merekrut Antonio Conte sebagai alternatif penggantinya. Conte sendiri saat ini masih menganggur usai dipecat Tottenham musim lalu.

SIR JIM RATCLIFFE MEMPERTIMBANGKAN UNTUK MEMBELI SAHAM MINORITAS MU

Ineos Group milik Sir Jim Ratcliffe berubah pikiran terkait rencana pembelian Manchester United. Jika awalnya mereka akan membeli saham minoritas, kini justru Ineos Group sedang mempertimbangkan untuk membeli saham minoritas di Manchester United dalam upaya memecahkan kebuntuan mengenai situasi kepemilikan. Sir Ratcliffe mungkin menganggap metode ini sebagai cara terbaiknya untuk mengamankan kepemilikan dalam jangka panjang. Langkah ini akan memungkinkan keluarga Glazer untuk mempertahankan kepemilikan saham yang signifikan di Setan Merah, meskipun rincian pasti dari kesepakatan tersebut masih belum jelas.

LIVERPOOL INCAR NETO JIKA SALAH PERGI

Klub Liga Inggris, Liverpool, tampaknya telah bersiap jika harus kehilangan Mohamed Salah. Pasalnya, klub-klub Arab Saudi akan terus menggoda Mo Salah agar hengkang dari Anfield. Sebagai pengganti Salah, The Reds pun kini mempertimbangkan untuk merekrut Pedro Neto dari Wolves. Dikutip BBC, selain Pedro Neto, ada satu pemain lain yang juga menjadi target transfer Liverpool andai kehilangan Mohamed Salah. Pemain itu adalah Federico Chiesa. Winger asal Italia itu diyakini hanya memiliki nilai transfer sekitar 17,1 juta euro. Kontraknya di Juventus pun akan berakhir pada 2025.

PULISIC: SEPAKBOLA LEBIH BAIK TANPA VAR

Banyak pihak menyebut sepakbola akan lebih baik jika tanpa VAR. Yang terbaru menyatakan itu adalah Christian Pulisic. Bintang timnas putra AS tersebut berbicara di acara TV Men In Blazer, memberikan pemikirannya tentang bagaimana permainan akan lebih baik ‘tanpa’ VAR. Pulisic mengatakan hal demikian setelah menonton laga Liverpool vs Spurs akhir pekan kemarin. Pulisic percaya jika teknologi tidak bisa membuat keputusan yang 100 persen tepat, maka mereka harus menghilangkannya.

DUA PEMAIN NEWCASTLE DIMATA-MATAI REAL MADRID

Real Madrid tertarik mendatangkan dua pemain Newcastle United. Demi memuluskan langkah tersebut, Madrid berencana memata-matai sang pemain yang akan tampil di Liga Champions tengah pekan ini. Defense Central melaporkan bahwa akan ada perwakilan Madrid yang mendatangi markas Newcastle saat laga kontra PSG. Pemain yang akan dipantau oleh Juni Calafat (salah satu perwakilan Madrid) dari Newcastle adalah Alexander Isak dan Bruno Guimaraes. Pemain yang dalam setahun terakhir meningkat pesat.

DIDEPAK DARI MU, DE GEA MASIH PEDULI DENGAN SETAN MERAH

Eks kiper Manchester United David de Gea rupanya masih punya kepedulian tinggi terhadap skuad Setan Merah. Hal ini terbukti dari unggahannya di media sosial yang memberi dukungan untuk bek penderita cedera Lisandro Martinez. Ia mengunggah foto kebersamaan dengan Martinez di lapangan. “Tetap kuat, pejuang,” tulis De Gea dalam unggahannya, sambil menyebut akun Instagram Lisandro Martinez pada Senin (2/10/2023) malam WIB.

RICHARLISON EJEK KLOPP LEWAT VIDEO TIKTOK

Dua hari pasca laga kontroversial antara Tottenham melawan Liverpool di Liga Inggris, Richarlison membagikan video tiktok. Dalam video tiktoknya, striker Spurs tersebut tampak mengejek Jurgen Klopp, pelatih Liverpool. Video tersebut memperlihatkan Richarlison mengeluarkan kata-kata dengan Klopp setelah sang penyerang terlibat pelanggaran dengan bintang The Reds, Mo Salah di dekat tepi lapangan. Richarlison sendiri berperan penting dalam kesuksesan timnya melawan tim asuhan Klopp.

Saat Bilbao Tembus Final Europa League Pakai Pemain Lokal

Barangkali sudah hal lumrah kita melihat klub-klub Eropa membangun tim mereka dengan cara bongkar pasang skuad. Para pemain hebat dan berbakat pun didatangkan dari penjuru dunia. Tapi, ditengah budaya beli pemain dari penjuru dunia itu, ada satu klub yang masih memegang tradisi mereka. Ialah tim La Liga, Athletic Bilbao.

Athletic adalah salah satu klub paling unik di dunia. Mereka sangat bangga dengan warisan budayanya. Berlokasi di kota Bilbao, mereka hanya menerima pemain keturunan dari etnik Basque. Yang mana merupakan etnis asli kota Bilbao. Atau pemain yang telah lama tinggal bersama orang-orang Basque. Dengan tradisi itu, kalian tidak akan menemukan banyak pemain asing di klub ini.

Meski dengan tradisi yang unik itu, los leones masih punya prestasi yang membanggakan. Seperti jadi klub dengan gelar Copa Del Rey terbanyak setelah Barcelona. Meskipun itu jadi bagian dari kejayaan masa lalu. Sebab terakhir kali Bilbao juara La Liga dan Copa Del Rey adalah musim 1983/84.

Tapi bukan berarti Bilbao jadi klub yang tak menarik untuk dibahas sekarang. Apalagi kalau mengingat mereka pernah jadi kuda hitam di Europa League musim 2011/12. Musim itu mereka bisa mengalahkan PSG, Schalke yang masih berjaya, dan Manchester United asuhan Sir Alex Ferguson. Bagaimana kisahnya?

Kedatangan Marcelo Bielsa

Pertama-tama, kita tidak bisa membahas hebatnya Athletic Bilbao musim itu tanpa membahas sang entrenador yang jadi juru taktik mereka. Perlu diketahui, kebijakan asli Basque itu hanya berlaku untuk pemain. Untuk pelatih, mereka bisa mendatangkan dari mana saja.

Dan di musim 2011/12 ini Bilbao mendatangkan pelatih legendaris dari Argentina, Marcelo Bielsa. Nama besar Bielsa mungkin tidak terlalu terdengar di Eropa. Tapi ia sudah jadi sosok legendaris dalam sepak bola Amerika Latin, khususnya Argentina. Ia pernah menukangi Newell’s Old Boys di tahun 1990-1992. Kemudian juga timnas Argentina di tahun 1998-2004.

Jika kalian melihat statistik, prestasi Bielsa memang tidak memukau. Koleksi trofinya tidak sebanyak Pep Guardiola. Tapi, bahkan Pep mengaku kalau Bielsa adalah orang yang paling ia kagumi.

“Nilai dari seorang pelatih tidak dilihat dari jumlah piala. Tim saya punya lebih banyak piala. Tapi dalam hal pengetahuan, saya masih tertinggal jauh dari Bielsa. Dia adalah pelatih paling autentik. Dia mungkin jadi orang yang paling saya kagumi di dunia.” Ucap Guardiola dikutip dari Marca.

Kata autentik dari Pep itu mungkin jadi kata paling tepat untuk menggambarkan Bielsa. Ia adalah pelatih yang tidak peduli dengan kemenangan. Bielsa memandang kalau sepak bola adalah hiburan dan relaksasi untuk masyarakat. Jadi sudah seharusnya sepak bola itu menghibur, bukan mengandalkan hasil.

Bielsa pernah berkata: “Siapapun yang mengorbankan sepak bola cantik demi mendapatkan hasil, bisa menghukum saya. Kami orang-orang miskin hanya punya sepak bola sebagai relaksasi. Saya kasihan dengan mereka yang hanya memberikan pendukungnya hasil”.

Kumpulkan Bakat Terbaik Basque

Maksud dari presiden klub, Josu Urrutia mendatangkan Bielsa adalah membuat Bilbao memainkan sepak bola menyerang yang indah. Tapi Urrutia yang baru dilantik itu juga berjanji, mendatangkan Bielsa tidak akan mengubah tradisi klub. Yaitu hanya memakai pemain Basque.

Tapi itu bukan masalah untuk Bielsa. Ia sudah terbiasa berimprovisasi dan berinovasi tanpa banyak beli pemain. Sebagai pelatih baru Bilbao, salah satu hal yang ia ubah adalah memindah posisi Javi Martinez yang tadinya gelandang bertahan jadi bek tengah.

Javi Martinez adalah gelandang bertahan yang kuat. Itu alasan Bielsa menjadikannya bek tengah. Tapi Bielsa juga sadar kalau Javi Martinez punya visi menyerang yang tajam. Bermain sebagai bek membuatnya bisa membaca permainan dan memulai serangan dari lini belakang.

Di bagian ujung tombak, Bilbao punya Fernando Llorente sebagai target man. Postur tubuhnya yang tinggi membuatnya unggul dari bek-bek lawan. Ia juga pintar dalam menekan bek dan membuka ruang untuk Iker Muniain dan Markel Susaeta yang bermain di sisi sayap.

Para pemain lama itu diperkuat dengan kehadiran Ander Herrera. Seorang gelandang berbakat kelahiran Bilbao, tapi mengawali karir di Real Zaragoza. Herrera akan jadi pemain terpenting di skuad Bielsa.

Ia adalah roda penggerak di tim. Menghubungkan barisan pertahanan dengan barisan penyerang. Bersama dengan Oscar de Marcos, dan Ander Iturraspe, ia menciptakan trio gelandang yang jadi nyawa tim ini.

Perjalanan di Fase Grup

Seperti yang dikatakan di awal, kampanye musim 2011/12 Bilbao terbaik adalah di Europa League. Saat itu Los Leones menempati Grup F bersama RB Salzburg, Slovan Bratislavia dan Paris Saint-Germain.

Bilbao bisa mengarungi grup dengan cukup mudah. Pertama, mereka mengalahkan Bratislava di Slovakia dengan skor 2-1. Kemudian menang 2-0 saat menjamu PSG di San Memes Stadum. Kemudian menahan imbang RB Salzburg 2-2 di kandang.

Tren ini masih mereka jaga di paruh kedua fase penyisihan grup. Bilbao mampu menang 1-0 di markas Salzburg. Kemudian kembali menang 2-1 lawan Bratislava. Tapi kalah 4-2 saat bertandang ke markas PSG. Namun, Los Leones masih bisa duduk sebagai pemuncak grup dengan torehan 13 poin.

Dianggap Belum Jadi Ancaman Serius

Meskipun telah lolos ke babak 32 sebagai pemuncak grup, saat itu Bilbao sebenarnya belum terlalu dianggap sebagai ancaman atau kuda hitam. Sebab, para pengamat dan penonton juga melihat prestasi mereka di liga. Dimana saat itu pasukan Bielsa hanya memetik 5 kemenangan dari 17 pertandingan sampai bulan Desember 2011.

Catatan itu jadi rekor awal terburuk klub di La Liga selama 32 tahun terakhir. Mereka saat itu menduduki peringkat 9 sampai di akhir tahun 2011 atau pekan ke-17. Ini membuat banyak yang ragu dengan Bielsa. Kritik dan wacana untuk memecatnya pun mulai santer diberitakan.

Apalagi setelah Bilbao kalah di leg pertama babak 32 besar lawan Lokomotiv Moscow. Mereka kalah 2-1 di kandang Moscow dengan Muniain jadi pencetak gol tunggal Bilbao. Masa depan Bielsa pun makin dipertaruhkan. Mau tidak mau mereka harus menang di leg kedua.

Bermain di depan pendukung sendiri di leg kedua, Bilbao berusaha menang. Tapi itu tidak mudah apalagi setelah bek tengah Amorebieta terkena kartu merah di babak kedua. Untungnya Iker Muniain masih bisa mencetak gol di menit 62. Itu jadi satu-satunya gol di laga tersebut. Beruntungnya Bilbao masih bisa melaju ke fase selanjutnya karena unggul gol tandang.

Tantangan Besar

Meskipun begitu, Bilbao masih belum dipandang sebagai ancaman di Europa League. Sampai akhirnya di babak 16 besar, Los Leones sudah ditunggu oleh Manchester United yang terlempar dari Champions League. Para pengamat pun memprediksi los leones bakal jadi santapan setan merah

Untuk kalian yang sudah terbiasa dengan Manchester United era sekarang, mungkin lupa seberapa kuat United musim 2011/12. Jadi, mari menyegarkan ingatan sejenak. Saat itu bermain di Europa League bukanlah hal yang biasa untuk Manchester United. Itu pertama kalinya mereka main di kompetisi kasta kedua Eropa sejak musim 1995/96.

Manchester United juga sedang berada dalam masa-masa puncak. Fergie masih panas karena bersaing dengan Manchester City yang baru bangkit di Premier League. Skuad United yang diisi Wayne Rooney, Park Ji-sung, Nani, Giggs, dan pemain legendaris lainnya juga baru menjuarai Premier League dan jadi finalis Champions League musim sebelumnya.

Mengalahkan Manchester United

Tentu saja Manchester United jauh lebih diunggulkan. Tapi pasukan Bielsa memberikan kejutan. Bermain di Old Trafford untuk leg pertama, Rooney bisa membuka keunggulan di menit ke-22. Itu gol pertamanya di Europa League. Tapi, Llorente masih bisa mencetak gol penyeimbang di menit ke-44.

Di babak kedua, kejutan itu terjadi. Permainan cepat Marcelo Bielsa buat Fergie tak berkutik. De Marcos dan Muniain pun bergantian mencetak gol di menit ke-71 dan 90. Rooney bisa memperkecil ketinggalan lewat penaltinya. Tapi United tetap kalah 3-2 di Old Trafford.

Setelah pertandingan ini, publik mulai menyadari kehebatan Los Leones. Tidak ada kemarahan dari publik Old Trafford. Justru kebanyakan fans setan merah mengagumi kualitas permainan Bilbao.

Seminggu kemudian los leones bermain lebih percaya diri di depan pendukungnya sendiri. Llorente mencetak gol di menit ke-23. Kemudian De Marcos menggandakan keunggulan di menit ke-65. United hanya bisa membalas lewat gol dari Wayne Rooney di menit ke-80.

Tidak ada kontroversi, tidak ada drama. Hanya ada sepak bola indah yang ditampilkan Bilbao. Setelah pertandingan, Fergie mendatangi Bilesa dan memberikannya pujian. Bielsa pun menganggap pujian dari Fergie itu adalah pujian terbaik yang pernah ia terima.

“Ferguson memberikan pujian yang tidak akan pernah saya lupakan. Dia bilang kalau ia tidak terkejut Bilbao bisa menang. Fergie juga bilang ia tidak terkejut tim kami bisa berlari lebih unggul dari United. Yang membuatnya terkejut, tim kami telah berlatih satu jam di hari pertandingan.” Ucap Bielsa dikutip dari Mirror.

Melaju Sampai Final

Di babak perempat final, Bilbao menghadapi Schalke. Tim Bundesliga ini juga tidak bisa dipandang remeh. Mereka adalah semifinalis Champions League musim sebelumnya setelah kalah dari Manchester United.

Tapi Bilbao masih bisa tamil perkasa. Mereka mengalahkan Schalke 4-2 di Veltins-Arena. Kemudian menahan imbang 2-2 di kandang. Los Leones kemudian mengatasi perlawanan Sporting di babak semifinal. Lawan tim yang sebelumnya mengalahkan Manchester City itu, Bilbao bisa menang dengan agregat 4-3.

Meskipun begitu, bukan berarti los leones tanpa cobaan di musim tersebut. Tantangan terbesar mereka adalah ukuran skuad yang terlalu ramping dan jadwal padat. Meski tampil bagus di Europa League dan Copa del Rey, Bilbao tampil buruk di liga.

Pada akhir bulan Maret 2012 atau gameweek ke-31, Bilbao terdampar ke peringkat 12 dengan hanya 9 kemenangan. Dari bulan April 2012 sampai akhir musim, Bilbao hanya mampu memetik 3 kemenangan. Dari 5 pertandingan lainnya, 2 diantaranya imbang dan 3 kalah. Ini menempatkan mereka di posisi 10 La Liga sampai akhir musim.

Semangat mereka pun mulai tergerus di final Europa League. Apalagi di final tersebut los leones harus menghadapi Atletico Madrid. Tim ibukota masih dalam tren positif di bawah kendali pelatih baru mereka saat itu, Diego Simeone.

Tim Simeone memperkenalkan gaya permainan yang pragmatis, mengandalkan kekuatan fisik, bertahan, dan serangan balik cepat. Atletico Madrid pun membuktikan gaya permainan itu lebih efektif ketimbang gaya permainan indah Bielsa setelah Radamel Falcao mencetak dua gol di babak pertama.

National Arena Bucharest pun jadi saksi Athletic Bilbao yang kelelahan. Los Leones tak mampu menghadapi perlawanan Atletico Madrid. Di menit ke-85, Diego pun mencetak gol pamungkas sekaligus mengunci kemenangan 3-0 los rojiblancos.

Akhir Era Bielsa

Sekitar dua minggu kemudian, Bilbao berangkat ke Vicente Calderon untuk menjalani laga final Copa del Rey melawan Barcelona. Itu adalah pertandingan terakhir Pep Guardiola bersama Barcelona. Ada beberapa rumor kalau Bielsa akan jadi orang yang menggantikannya.

Tapi rumor itu seketika menghilang setelah Bilbao dibantai oleh Barca. Hanya butuh 25 menit untuk Messi mencetak gol ditambah dengan dua gol lainnya dari Pedro. Sisanya jadi pertandingan yang dikuasai Barca sepenuhnya. Los Leones pun harus kembali kalah 3-0 di final.

Di atas kertas, ini adalah proyek yang gagal. Tapi saat itu, perjalanan Bilbao sama sekali tidak terasa gagal. Musim 2011/12 adalah kampanye terbaik mereka sejak dekade 1980-an. Kita tidak bisa menyangkal saat itu panggung sepak bola Spanyol adalah milik Barcelona dan Madrid. Dengan persaingan Mourinho vs Guardiola-nya. Juga Atletico Madrid yang bangkit dari tidur setelah kedatangan Diego Simeone.

Sayangnya performa Bilbao tidak membaik di musim setelahnya. Mereka duduk di peringkat ke-12. Los Leones juga tersingkir di fase awal Copa del Rey dan Europa League. Bielsa membawa Bilbao kalah di babak 32 besar Copa del Rey. Juga tak lolos fase grup Europa League. Di akhir musim 2012/13, Bielsa pun dipecat dan digantikan oleh Ernesto Valverde.

Meski tak dapat piala, musim 2011/12 rasanya jadi musim yang sangat nikmat untuk dikenang. Musim dimana Marcelo Bielsa, pelatih unik yang tak mementingkan kemenangan. Orang yang mengedepankan sepak bola indah. Ia memperkenalkan filosofinya ke dunia, dengan membawa Athletic Bilbao, klub dengan tradisi uniknya, mengalahkan tim-tim terbaik Eropa.

Sumber referensi: TFT, Mirror, UEFA, DT, Bilbao, Explained, Marca