Saat klub-klub Premier League lain masih sibuk tawar-menawar dan baru dapat satu-dua pemain, Manchester City langsung tancap gas di bursa transfer. Baru saja ditinggal Kevin De Bruyne yang pindah ke Napoli, City langsung membalasnya dengan mendatangkan tiga pemain sekaligus.
Bukan nama sembarangan. Ada Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, dan gelandang berdarah Maluku, Tijjani Reijnders. Dan ini belum selesai. City juga sedang mencoba mengamankan Tino Livramento.
Dengan amunisi baru dan skuad yang sudah penuh bintang, City tampaknya siap jadi pesaing juara lagi. Tapi, seperti apa sebenarnya prediksi starting line-up mereka musim depan? Apakah tanpa De Bruyne akan ada perubahan besar?
Daftar Isi
Semangat Perubahan Dari Pep
Setelah alami periode musim yang terburuk sejak pertama kali tiba di Etihad Stadium, Pep Guardiola dengan cepat melobi manajemen City untuk mendapatkan pemain-pemain impiannya. Itu semua jelas bertujuan untuk membangun tim yang jauh lebih proper dan solid dari musim sebelumnya. Sejumlah nama disodorkan ke kantor manajemen dengan segenap pertimbangan yang sudah dipikirkan Pep.
Untungnya, semesta mendukung rencana perubahan yang digelorakan eks manajer Bayern Munchen. Hampir semua target operasi City bisa didatangkan tanpa gangguan yang berarti dari pesaing. Bisa dibilang win rate dari belanja pemain city kali ini ada di angka 90 persen.
Nah, dengan kedatangan sejumlah wajah baru itu, Pep diprediksi akan mengandalkan formasi yang jadi kegemarannya di Manchester, yaitu 4-2-3-1. Piala Dunia Antarklub jadi wahana percobaan bagi Pep dalam meracik skuad yang pas mantap untuk musim 2025/26. Siapa saja yang menghuni setiap posisinya?
Kiper : Ederson Moraes
Dari pos penjaga gawang, Ederson Moraes tetap menjadi pilihan pertama Pep di bawah mistar. Bertahannya kiper kedua Timnas Brasil jelas menjadi kabar bahagia bagi Pep. Pasalnya sejak pekan-pekan terakhir musim lalu, mantan pemain Benfica itu santer akan hijrah ke Liga Pro Saudi bersama Al-Nassr.
City bahkan sudah sempat terhubung dengan tiga calon pengganti Ederson, mulai dari Diogo Costa, Jan Oblak, hingga Joan Garcia. Namun, memasuki bulan Juni, Pep berhasil meyakinkan Ederson untuk bertahan demi membangun ulang kejayaan City yang runtuh.
𝘽𝙍𝙀𝘼𝙆𝙄𝙉𝙂: Ederson and Stefan Ortega will both STAY at #ManCity this summer, according to Pep Guardiola. ✅✅
🗣️ “We’ve talked about the situation of the squad, and the two goalkeepers we have will stay!”
📰 @sport pic.twitter.com/StrhPdf4nn
— City Report (@cityreport_) June 2, 2025
Bicara soal kualitas, peraih tiga kali Golden Gloves Premier League itu patut disematkan sebagai tembok utama City, terutama di musim lalu. Dari 26 kali penampilan di liga, pria 31 tahun sanggup membukukan 54 kali penyelamatan dengan persentase 67,5 persen, akurasi umpan lumayan tinggi hingga 86,3 persen, dan tambahan 10 kali nirbobol.
Dengan segudang pengalaman yang mumpuni, Ederson tentu disiapkan untuk menepis dan menghalangi bola yang datang membahayakan gawangnya. Tugas yang sepele baginya, daripada menghalangi rencana pemerintah mendirikan tambang nikel di Raja Ampat.
Bek: Livramento, Dias, Akanji, Ait-Nouri
Dari kiper, sekarang maju ke kuartet lini belakang yang membantu Ederson mengawal pertahanan The Citizens. Mulai dari sektor bek kanan yang kemungkinan segera diisi oleh Tino Livramento.
Pemuda 22 tahun tersebut memang telah merebut hati Pep, sehingga pria botak asal Spanyol menempatkannya sebagai incaran utama di sektor kanan. Bahkan Pep telah menjadikan Livramento sebagai pengganti sepadan dari Kyle Walker yang berpotensi cabut.
🚨🔵💣 EXCL: Manchester City have submitted a bid in excess of £60m for Newcastle right back Tino Livramento, negotiations underway.
He’s the main option for #MCFC — Newcastle still want £70m. ⏳
Livramento, one of the best RBs in the PL this season now wanted at City. 🏴 pic.twitter.com/18I478sa7N
— cruyff (@cruyffsciteh) June 9, 2025
Negosiasi sementara ini masih berlangsung antara City dengan Newcastle United dengan nominal 40 juta pounds yang diminta The Magpies. Kendati sempat pikir-pikir melihat harga yang dipatok, City akhirnya tetap berusaha mengejarnya. Pertimbangannya karena bek 182 cm itu tampil menjanjikan dengan catatan 94 kali sapuan, 54 kali tekel, dan 23 kali intersepsi dari 37 laga Premier League musim lalu.
Geser ke bek tengah, Pep tampaknya masih akan menduetkan Ruben Dias dan Manuel Akanji sebagai pilihannya. Duo ini kembali menemukan chemistry yang kuat di beberapa pertandingan terakhir musim lalu. Sebelum mempertemukan mereka, Pep sempat frustasi dengan buruknya koordinasi bek tengah.
Semua disebabkan karena Dias yang bolak-balik absen cukup lama karena cedera. Alhasil, Pep terpaksa melakukan eksperimen, termasuk memaksakan Josko Gvardiol menjadi bek tengah. Dengan kembali pulihnya Dias, Akanji dijagokan menjadi tandemnya daripada John Stones yang mulai terpinggirkan.
Rayan Ait-Nouri has completed his move to City! 🩵 pic.twitter.com/Gliqsdl7fX
— Manchester City (@ManCity) June 9, 2025
Sementara di pos bek kiri, Pep sudah pasti akan mempercayakan pemain barunya, Rayan Ait-Nouri. Datang dari Wolverhampton Wanderers seharga 31 juta pounds, bek berpaspor Aljazair itu ternyata sejak lama dipantau oleh Pep untuk menutup lemahnya lini kanan.
Melihat pemain 24 tahun yang jadi kunci bertahannya Wolves dari jurang degradasi, Pep langsung memasukkannya dalam wishlist. Kini, sang pemain sudah sah berseragam biru langit dan diprediksi akan menggusur tempat Josko Gvardiol.
Gelandang Bertahan: Rodri dan Tijjani Reijnders
Maju lagi menuju gelandang bertahan. Kalau untuk posisi ini, Pep pasti tak mungkin berpaling dari Rodri yang jadi harta karun City. Peraih Ballon D’Or 2024 itu sudah barang tentu akan mendapat garansi di sini, kalau bisa di semua laga yang dijalani City selanjutnya.
Itu bisa saja dilakukan Pep guna membuat Rodri tak terpikir lagi untuk mencari rumah baru. Tahu sendiri kan kalau Real Madrid dari musim lalu selalu saja berusaha menggoda pemain 28 tahun untuk pulang kampung ke Spanyol?
Pulihnya Rodri dari cedera ACL membuatnya kini mendapatkan tandem berkualitas yang dianggap akan melengkapinya di lini tengah City. Yap, dialah Tijjani Reijnders yang diterbangkan dari AC Milan dengan kocek 46 juta pounds. Baru beberapa saat setelah diperkenalkan, Opta sudah mencap Si Power Rangers Biru sebagai calon gelandang terbaik Premier League berikutnya.
Hey Cityzens,
Proud to now be part of the City family! Super excited for what’s ahead and ready to give everything for this club. The first challenge is already waiting: the Club World Cup. Time to get to work! @ManCity 🩵 pic.twitter.com/P7u8Sm7m0o
— Tijjani Reijnders (@T_Reijnders) June 11, 2025
Dalam analisisnya, Opta mendedahkan kalau pecinta nasi goreng itu mahir membelah garis pertahanan dengan umpan-umpannya yang akurat dan terukur. Sepanjang musim lalu di Serie A, Tijjani berhasil menembus pertahanan lawan dengan umpan lebih banyak daripada pemain lain, yakni 47 kali.
Tak salah kalau kakak Eliano Reijnders ini mendapat penghargaan gelandang terbaik Serie A musim 2024/25. Jadi nggak sabar deh melihat ganasnya duet maut Rodri dan Tijjani di City. Soalnya, mereka berdua yang akan bertugas mengalirkan umpan manja untuk penyerang City.
Gelandang Serang: Bernardo, Cherki, & Marmoush
Sekarang masuk posisi gelandang serang. Orang pertama yang mimin jagokan masuk dalam posisi ini adalah Bernardo Silva. Bergabung dari AS Monaco sejak 2017, Bernardo adalah opsi yang tak perlu diragukan lagi bila diberi kepercayaan sebagai sayap kanan.
Pemilik 102 caps bersama Timnas Portugal selama ini dikenal sebagai gelandang yang mobile. Bisa dilihat dari penempatannya yang bisa saja bertukar menjadi gelandang serang tengah atau gelandang bertahan di musim lalu, tapi tetap saja on perform.
Rayan Cherki completes his move to Manchester City 💫 pic.twitter.com/d8PLRnQf9x
— Manchester City (@ManCity) June 11, 2025
Di sebelah Bernardo ada nama baru yang digadang sebagai generasi penerus KDB, Rayan Cherki. City menaruh ekspektasi tinggi padanya untuk menjadi gelandang serang andalan di masa depan saat memboyongnya senilai 36 juta euro dari Lyon.
Sempat dirumorkan akan berlabuh ke tetangga sebelah, City akhirnya yang jadi pemenang dalam memperebutkan Cherki, yang musim lalu mengemas 8 gol dan 11 assist dari 30 laga di Ligue 1.
Sedangkan di sayap kiri jadi milik Omar Marmoush. Sang Egyptian Prince memang baru bergabung pada musim dingin, Januari lalu. Namun eks penggawa Eintracht Frankfurt itu seketika langsung nyetel dengan irama permainan yang diminta Pep. Dari 16 laga Premier League yang dijalani dari Januari sampai April, Marmoush membuat 7 gol dan 2 assist.
Penyerang Tunggal: Erling Haaland
Posisi terakhir adalah penyerang tunggal yang sudah di-booking untuk si pirang dari Norwegia, Erling Haaland. Kendati mengaku alami frustasi dengan penampilan City yang memburuk musim lalu, Haaland tetap saja mengerikan bagi bek musuh. Pencapaian 22 gol dari 31 laga memang bukan jadi yang terbanyak di liga, tapi Haaland tetap membuktikan ketajamannya di tengah kondisi tim yang semrawut.
Musim depan, dengan semangat yang baru, eks bomber RB Salzburg ini siap untuk kembali mencetak lebih banyak gol bagi City. Menurut football lovers, akankah Manchester City meraih banyak kesuksesan dengan formasi ini?
fourfourtwo.com, sports.yahoo.com, bbc.com, skysports.com, goal.com, premierleague.com, mancity.com, manchestereveningnews.co.uk


