Usai Presiden Rusia, Vladimir Putin melancarkan invasi militer ke Ukraina, pada Kamis 24 Februari 2022, dunia langsung bergejolak. Kondisi di Ukraina pun runyam.
Perseteruan yang membuncah sejak 2014 itu pun berdampak ke berbagai sektor, termasuk tentu saja olahraga. Sepak bola juga tak luput terkena imbas dari perseteruan Rusia dan Ukraina. Banyak dampak yang merugikan yang terjadi akibat invasi itu.
Daftar Isi
Roman Abramovich Diusir dari Inggris
Salah satu dampak invasi adalah dugaan keterlibatan taipan Chelsea, Roman Abramovich. Anggota parlemen khususnya dari Partai Buruh Inggris, mengatakan bahwa ia telah memperoleh dokumen mencurigakan Abramovich selama ini di Inggris.
Abramovich bahkan sempat didesak oleh parlemen Inggris untuk tidak boleh lagi memiliki klub sepak bola di Inggris, dan mempertimbangkan untuk menyita beberapa asetnya termasuk rumah pribadi miliknya.
🚨 Chelsea’s Russian owner Roman Abramovich is reported to have been effectively barred from living in Britain ever again as he is named as one of the ‘key enablers’ of Vladimir Putin’s regime.
(Source: Daily Mail) pic.twitter.com/L7mr6z49pW
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) February 24, 2022
Perdana Menteri Boris Johnson pun ikut mengatakan bahwa Inggris akan memberikan sanksi kepada beberapa bank Rusia dan pebisnis Rusia. Johnson mengklaim salah satu pebisnis yang menerima sanksi adalah Abramovich.
Namun, juru bicara Abramovich, justru mengatakan kalau Perdana Menteri Boris Johnson “salah bicara” dalam menyebutkan sanksi yang disematkan pada kliennya itu. Ia beralasan karena mungkin Boris Johnson akan berpikir panjang untuk meyangsi seorang Abramovich karena kedekatannya.
Gazprom Dihapus Dari Sponsor Schalke
Dampak lain invasi dalam hal bisnis bagi dunia sepak bola adalah apa yang terjadi pada tubuh klub Jerman, Schalke. Schalke telah mencopot sponsornya, Gazprom. Gazprom adalah perusahaan energi milik Rusia yang telah mensponsori Schalke sejak 2007.
Rencananya Schalke akan mengganti logo Gazprom di bagian depan jersey mereka dengan nama klub sendiri.
ℹ️ Following recent developments, FC Schalke 04 have decided to remove the logo of main sponsor GAZPROM from the club’s shirts. It will be replaced by lettering reading ‘Schalke 04’ instead.#S04 pic.twitter.com/9kpJLRzTQ7
— FC Schalke 04 (@s04_en) February 24, 2022
Selain itu, Gazprom juga merupakan sponsor utama Liga Champions UEFA. Maka dari itu, Parlemen Eropa mendesak agar UEFA pun harus mengakhiri kemitraannya dengan Gazprom.
MU Putus Kontrak Dengan Aeroflot
Dampak dalam bisnis juga terjadi ketika maskapai penerbangan asal Rusia, Aeroflot yang menjadi mitra komersial klub Manchester United sejak 2013, telah dilarang mendarat di Britania Raya. Itu bagian dari serangkaian sanksi ekonomi baru yang diberlakukan oleh pemerintah Boris Johnson.
Hal itu karena sebagian besar saham Aeroflot dimiliki federasi Rusia yang menjadi aktor utama invasi tersebut. Karena itu, MU pun memutus kemitraan dengan Aeroflot.
Manchester United have terminated their sponsorship deal with Russian airline Aeroflot following Russia’s military attack on Ukraine. pic.twitter.com/bKUXiFAkkX
— B/R Football (@brfootball) February 25, 2022
Imbasnya, MU yang sering terbang untuk melakoni beberapa pertandingan Eropa dengan Aeroflot, akhirnya seketika mengubah rencana perjalanan mereka untuk pertandingan Liga Champions Leg pertama 16 Besar melawan Atletico Madrid. Saat itu MU terbang ke Spanyol dengan maskapai sewaan yang berbasis di Inggris.
Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Terancam
Dampak invasi Rusia juga terjadi pada jadwal pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022. Beberapa laga yang menyangkut Timnas Ukraina dan Rusia terancam ditunda atau dibatalkan.
Timnas Polandia, Swedia, dan Republik Ceko telah mempertimbangkan bertandang ke Rusia untuk kualifikasi Piala Dunia. Di mana ketiga negara tersebut sama-sama akan bertemu Rusia.
Asosiasi sepak bola Polandia, Swedia, dan Republik Ceko telah menulis surat bersama kepada FIFA dan UEFA yang menyatakan penolakan mereka untuk melakukan perjalanan ke Rusia untuk babak play-off Piala Dunia 2022.
FIFA faces calls to stop Russia hosting in World Cup qualifying next month pic.twitter.com/Ld50BoFXlY
— Rob Harris (@RobHarris) February 24, 2022
Asosiasi sepak bola ketiganya menyatakan posisi tegas mereka bahwa pertandingan play-off untuk lolos ke Piala Dunia yang dijadwalkan pada 24 dan 29 Maret 2022, tidak boleh dimainkan di wilayah Federasi Rusia.
UEFA pun akhirnya memutuskan bahwa klub dan Tim Nasional Rusia dan Ukraina yang bersaing di kompetisi di naungan UEFA akan diminta untuk memainkan pertandingan kandang mereka di tempat netral.
Pemindahan Final Champions League
Selain itu, dampak lain juga terjadi di Liga Champions. UEFA sebagai penyelenggara akan memindahkan venue final Liga Champions musim 2021/2022 dari Saint Petersburg, Rusia ke tempat lain.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin telah mengadakan pertemuan luar biasa dengan komite eksekutif untuk membahas keputusan pemindahan final. Awalnya final Liga Champions telah ditetapkan di Stadion Gazprom, kandang Zenit Saint Petersburg, pada 28 Mei 2022.
Namun, setelah pertemuan darurat berlangsung akhirnya UEFA memutuskan partai final Liga Champions 2021/2022 disepakati bersama untuk digelar di Stade de France di Saint-Denis, Prancis.
The 2021/22 UEFA Men’s Champions League final will move from Saint Petersburg to Stade de France in Saint-Denis.
The game will be played as initially scheduled on Saturday 28 May at 21:00 CET.
Full statement: ⬇️
— UEFA (@UEFA) February 25, 2022
Dampak Domestik Ukraina
Dampak invasi Rusia secara umum terhadap sepak bola memang terasa, tapi dampak yang lebih terasa adalah kondisi terkini yang ada di Ukraina.
Setelah presiden Ukraina memberlakukan darurat militer setelah invasi, Liga Premier Ukraina resmi dihentikan sementara. Penangguhan pemberhentian akan berlangsung selama minimal 30 hari sejak invasi.
Ukraine’s football league is paused and World Cup play-off match vs Scotland under threat after Putin launches Russian invasion https://t.co/cuVWQqeJbq
— MailOnline Sport (@MailSport) February 24, 2022
Kondisi yang masih mencekam di Ukraina membuat semua orang termasuk pelaku sepak bola di sana harap-harap cemas. Para pesepakbola Brasil yang terdampar di Ukraina telah meminta pemerintah mereka untuk segera dievakuasi.
Sebuah klip video menunjukkan pemain dari Shakhtar Donetsk dan Dynamo Kyiv dengan keluarga mereka berkumpul di sebuah hotel di ibukota Ukraina.
Brazilian soccer players in Ukraine have released a video urging the Brazilian government to evacuate them.
Players from Dynamo Kyiv and Shakhtar Donetsk recorded the video in a hotel with their families.
“There is no fuel, there will be a shortage of food, there is no money.” pic.twitter.com/Q3NgOnL23K
— Front Office Sports (@FOS) February 24, 2022
Roberto De Zerbi, pelatih kepala Shakhtar Donetsk asal Italia juga terdampak. Ia telah berbicara tentang situasi terkini di Ukraina. Ia sempat ditawari untuk dipulangkan oleh kedutaan Italia, namun ia menolaknya karena sudah terlanjur terjebak.
Shakhtar Donetsk coach Roberto De Zerbi has refused to leave Ukraine despite advice from the Italian embassy. pic.twitter.com/LjzYs2xFZB
— CBS Sports Golazo ⚽️ (@CBSSportsGolazo) February 24, 2022
Hal itu terjadi karena Ukraina dan daerah sekitarnya telah menutup wilayah udara mereka, yang berarti warga sipil tidak dapat meninggalkan negara itu dengan pesawat.
Solidaritas Pelaku Sepakbola
Dari semua dampak nyata yang terjadi, aksi solidaritas pun datang dari beberapa pelaku sepak bola seperti klub, pelatih, pemain maupun mantan pemain. Beberapa pertandingan di liga-liga Eropa pun memberi tempat tersendiri untuk mengekspresikan solidaritas dan pesan terhadap kondisi terkini di Ukraina.
Seperti apa yang dilakukan pemain Timnas Ukraina asal Manchester City, Zinchenko. Pemain berusia 25 tahun itu memposting gambar di akun Instagram-nya tentang dirinya dan banyak orang di pusat kota Manchester. Di mana mereka mengangkat spanduk dan mendesak agar perang secepat mungkin dihentikan.
Man City star Oleksandr Zinchenko attends anti-war vigil in Manchester as he shows support for his homeland in the wake of Russia’s invasion of Ukraine https://t.co/fKxggvLmjn
— MailOnline Sport (@MailSport) February 25, 2022
Sebelumnya bek Manchester City itu malah memprotes keras dengan nada kasar di story Instagram-nya yang mengatakan bahwa “presiden putin harus mati dengan cara yang mengerikan”.
“I hope you die the most painful death, you monster!”
Oleksandr Zinchenko on Instagram, to Vladimir Putin.
The story was then deleted and the Man City left-back blames the social network for deleting it. 🤯 pic.twitter.com/hHZzrSpmwt
— Football Tweet ⚽ (@Football__Tweet) February 25, 2022
Solidaritas lain terjadi ketika pertandingan Napoli vs Barcelona di Europa League yang secara khusus membentangkan spanduk bertuliskan “stop war”. Ada juga aksi solidaritas dari beberapa pemain Ukraina seperti Roman Yaremchuk dan Ruslan Malinovsky yang sama-sama menggunakan kaos dalamnya untuk pesan solidaritasnya.
• Barcelona and Napoli’s ‘Stop War’ banner
• Ukrainian attacker Malinovsky displayed a ‘No War In Ukraine’ shirt
• Zinchenko was seen at an anti-war vigil in Manchester city centreFootball has continued to condemn Russia’s invasion of Ukraine https://t.co/0uVdfg4Mcj pic.twitter.com/mOeZp6eKCo
— MailOnline Sport (@MailSport) February 24, 2022
Solidaritas yang penting datang dari pemain Rusia, Fedor Smolov yang mengatakan “no to war”. Ia adalah pemain pertama Rusia yang berani berbicara menentang invasi yang dilakukan oleh negaranya sendiri.
Fedor Smolov is one of the first Russian footballers to speak out against Russia’s invasion of Ukraine. pic.twitter.com/aoZ2S8oHDk
— B/R Football (@brfootball) February 24, 2022
Di Serie A Italia juga telah menunjukan solidaritasnya yang telah mengkonfirmasi semua pertandingan akhir pekannya akan dimulai aksi merenung lima menit untuk menyoroti apa yang mereka sebut “situasi kemanusiaan yang serius” di Ukraina.
Tutte le gare della 27ª Giornata della #SerieATIM💎 2021/2022 inizieranno con 5 minuti di ritardo per evidenziare la grave situazione umanitaria in corso in Ucraina ed inviare un unanime messaggio di pace. @FIGC pic.twitter.com/pQt6hdCKBh
— Lega Serie A (@SerieA) February 25, 2022
Dengan beberapa dampak yang terjadi akan invasi tersebut terhadap sepak bola, tampaknya sepak bola tidak hanya berdiri untuk Ukraina, tetapi juga menunjukkan kekuatannya untuk mempromosikan perdamaian, solidaritas antarklub, pemain dan penggemar untuk menyatakan semua bersatu melawan segala bentuk perang yang terjadi di dunia ini.
https://youtu.be/I4BV12LZpvc
Sumber Referensi : mirror, sportsyahoo, dw.com, dailymail, si.com


