Sebuah malam yang istimewa tersaji di Etihad Stadium. Pasukan Pep Guardiola berhasil berpesta atas West Ham yang masih kesusahan di Liga Inggris. Di laga yang berlangsung tadi malam, City berhasil mengemas kemenangan meyakinkan 3-0. Ini membuat City kembali memuncaki klasemen, menyalip Arsenal.
Ini juga jadi malam yang istimewa dan bersejarah bagi Erling Haaland. Dengan satu golnya di laga itu, ia telah memecahkan rekor gol terbanyak dalam semusim Liga Inggris. Atas pencapaiannya yang membanggakan itu, ia pun diberi guard of honour oleh rekan dan staf Manchester City setelah laga usai.
Daftar Isi
City Kembali Ke Puncak
Kembalinya City ke puncak klasemen memang lebih terasa sebagai sebuah keniscayaan daripada kemungkinan. Setelah Arsenal dengan mengalahkan Chelsea kemarin, City sempat turun ke peringkat kedua. Tapi Man City sudah sangat percaya diri bisa merebutnya kembali di laga ini.
Saking percaya dirinya, Pep mengistirahatkan kiper andalan Ederson. Pep menurunkan Stefan Ortega untuk pertama kalinya di Premier League musim ini. Ia juga menurunkan Bernardo Silva, menggantikan Ilkay Gundogan dan Nathan Ake yang kembali bermain menggantikan Manuel Akanji.
Di sisi lain, West Ham sedang mengalami krisis skuad. Declan Rice, Tomas Soucek, dan Nayef Aguerd tidak bisa diturunkan karena masalah kesehatan. Itu ditambah dengan Kurt Zouma yang belum pulih dari cedera. Kondisi ini meninggalkan skuad yang ompong untuk Moyes.
Meskipun begitu, pertahanan berlapis the hammers mampu menahan serangan City selama babak pertama. Meskipun City sempat beberapa kali nyaris membuat gol, tapi mereka bisa menahan gempuran itu. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Sayangnya anak asuh David Moyes tidak bisa menahan City lebih lama lagi. Di menit ke-50, tendangan bebas dari Riyad Mahrez mampu disambut dengan baik oleh Nathan Ake jadi gol.
Ini membuat West Ham sedikit termotivasi. Mereka sempat menekan namun malah jadi kesempatan City untuk melakukan serangan balik. Hasilnya, Haaland di menit ke-70 mencongkel bola melewati Fabianski. Papan skor pun berubah jadi 2-0.
Pesta gol City pun diselesaikan oleh tendangan volley indah Phil Foden di menit ke-85. Wasit pun meniup peluit panjang mengakhiri malam yang melelahkan untuk West Ham. Publik Etihad Stadium pun bersorak karena timnya kembali merebut posisi puncak.
Guard of Honour Haaland
Tapi malam itu adalah milik Haaland. Pemain berusia 22 tahun itu telah mengoleksi 35 gol di liga musim ini. Dan ini baru musim pertamanya bermain di Premier League. Catatan ini membuatnya memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim di Premier League yang sebelumnya dipegang oleh Alan Shearer dan Andy Cole.
Itu tentunya jadi pencapaian yang luar biasa. Atas prestasinya itu, para staf dan pemain City pun berkumpul setelah pertandingan usai. Mereka memberikan guard of honor dimana mereka berbaris dan memberikan tepuk tangan kepada Haaland yang berjalan keluar lapangan.
Oh ya, fakta yang menarik lainnya adalah gol pertama Haaland di Premier League juga dicetak ke gawang West Ham. Itu terjadi di bulan Agustus 2022 lalu ketika Manchester City bertandang ke London Stadium, markas West Ham.
Itu adalah pertandingan pertama City di Premier League musim 2022/23. Sedangkan hattrick pertama Haaland datang di gameweek ke-4. Setelah itu ia selalu hadir di papan skor setiap City berlaga. Rekor terlama Haaland tidak mencetak gol adalah dua pertandingan saja.
Hal lain yang perlu diingat, City masih punya lima pertandingan liga lagi. Haaland bisa menambah catatan golnya lebih menjauh lagi dari rekor Shearer dan Andy Cole. Juga, the citizen masih tampil di Liga Champions dan FA Cup. Ini memungkinkan Haaland untuk menambah jumlah golnya di semua kompetisi.
Rekor selanjutnya yang bisa Haaland pecahkan adalah gol terbanyak di semua kompetisi oleh pemain Premier League dalam satu musim. Rekor ini masih dipegang oleh legenda Everton, Dixie Dean yang punya 63 gol di musim 1927/28. Sedangkan saat ini Haaland sudah punya 51 gol.
Pujian Pep Untuk Haaland
Bagi kebanyakan pemain, catatan itu adalah catatan yang ditorehkan ketika berada dalam puncak karir. Tapi berbeda dengan Haaland. Pep Guardiola yakin kalau Haaland masih belum menunjukan puncak performanya. Ia mengatakan kalau Haaland masih bisa lebih baik lagi kedepannya.
“Permainannya masih bisa berkembang lebih jauh lagi. Saya merasa kalau Haaland sendiri punya perasaan bahwa ini belum cukup. Saya pikir dia punya keinginan jadi lebih baik lagi sebagai pemain. Selama dia punya keinginan itu, dia pasti bisa mencapainya.” Ucapnya dikutip dari the athletic.
Menanggapi performanya di laga ini, Pep juga memang sudah percaya kalau Haaland bisa memecahkan rekor Shearer dan Cole. Ia juga percaya kalau Haaland bisa mencetak gol lebih banyak lagi kalau ia selalu memainkannya secara penuh.
“Berapa kali saya menariknya keluar setelah mencetak hattrick di menit ke-60. Mungkin ia bisa mencetak lebih banyak gol lagi. Tapi mungkin juga ia malah jadi cedera. Kami sudah menyangka dia bakal memecahkan rekor. Tapi saya yakin keinginannya adalah memenangkan liga” Ungkap Pep dikutip dari laman Manchester City.
Ake Jadi Bekal Penting City
Selain Haaland, pemain lain yang jadi perhatian di laga itu adalah Nathan Ake. Bek asal Belanda itu sempat absen di tiga laga sebelumnya karena cedera ketika bertanding melawan Bayern Munchen. Setelah dua minggu dapat perawatan intensif, ia pun kembali bugar di pertandingan ini.
Pep telah berkali-kali mengatakan kalau Ake punya peran penting di skuadnya. Pemain berusia 28 tahun itu selalu memberikan segalanya ketika berlaga. Di pertandingan ini pun tetap sama, meskipun ia baru pulih dari cedera.
Ia bertahan dengan tenang lawan di pertandingan itu. Tapi ketika City butuh tambahan orang untuk menembus barisan pertahanan West Ham, ia langsung sigap jadi pemecah kebuntuan. Ake lah yang jadi pencetak gol pertama di pertandingan itu. Golnya membuat West Ham goyah dan menambah motivasi the citizen. Ia sangat pantas dapat tepuk tangan atas performanya itu ketika ditarik keluar di menit ke-72.
Bugarnya Ake juga jadi bekal penting Pep dalam menghadapi sisa laga yang makin krusial ini. Pertandingan selanjutnya, Man City akan menjamu Leeds yang sedang terseok-seok di tepi jurang zona degradasi. Setelah itu, the citizen terbang ke ibu kota Spanyol untuk menghadapi Real Madrid dalam laga leg pertama semifinal Champions League.


