Federico Gatti, Mantan Kuli Bangunan, “The Next Giorgio Chiellini”

spot_img

Sebagai allenatore timnas Italia, Roberto Mancini punya satu kebiasaan unik. Pelatih yang acap disapa Mancio itu kerap kali memanggil debutan untuk unjuk gigi ke dalam skuad Gli Azzurri. Mancio bahkan tak mempermasalahkan jika pemain tersebut berasal dari klub semenjana.

Baru-baru ini, salah satu nama debutan yang dipanggil Roberto Mancini untuk menghadapi UEFA Nations League 2022/2023 adalah Federico Gatti. Pemanggilan pemain berusia 23 tahun itu cukup mengejutkan. Pasalnya, saat mendapat panggilan, Gatti masih berstatus sebagai pemain klub Serie B, Frosinone.

Statusnya di timnas Italia juga cukup unik. Federico Gatti diketahui mendapat panggilan Roberto Mancini pada bulan Mei kemarin. Bersama 52 pemain lainnya, Gatti mengikuti program kamp pelatihan timnas Italia di Coverciano yang diadakan selama 3 hari, dari 24 Mei hingga 26 Mei 2022.

Beruntung, penampilan Federico Gatti sukses memikat Roberto Mancini. Ia kemudian mendapat kesempatan debutnya bersama Gli Azzurri pada 11 Juni kemarin ketika Italia berjumpa dengan Inggris. Penggawa Frosinone itu bahkan dipercaya tampil sebagai starter dan tampil luar biasa kala membantu Italia menahan imbang Inggris 0-0.

Lalu, siapa sebenarnya Federico Gatti?

Memulai Karier dari Divisi Terbawah, Gatti Pernah Jadi Kuli Bangunan

Sebelum tampil di Serie B bersama Frosinone, Federico Gatti menapaki jalan yang begitu terjal untuk menjadi seorang pemain profesional. Lahir di Kota Rivoli pada 24 Juni 1998, Gatti mulai menimba ilmu sepak bola di akademi Chieri sebelum bergabung dengan tim muda Torino dan Alessandria. Namun, selama berada di 2 tim tersebut, ia gagal menembus tim utama.

Karier sepak bola Federico Gatti kemudian terjun bebas ke level Liga Amatir kala ia jadi pemain pinjaman di klub Divisi 6 Liga Italia, Pavarolo pada Februari 2015. Di musim 2015/2016, ia berhasil terpilih sebagai pemain muda terbaik sekaligus mengantar Pavarolo naik kasta.

Lalu, di musim berikutnya, Gatti yang masih berstatus sebagai pemain Alessandria dipinjamkan ke klub Divisi 5, Saluzzo. Namun, karena minimnya menit bermain, ia kembali ke Pavarolo di pertengahan Januari 2017. Ia bertahan di sana hingga klub tersebut terdegradasi ke divisi enam di akhir musim 2017/2018.

Masa-masa terakhir Gatti bersama Pavarolo juga tak berakhir baik. Sebagai anggota senior dan pemain tertinggi dalam tim, Gatti harus rela berganti posisi menjadi seorang bek karena banyaknya pemain yang memilih mundur dari klub. Ini terjadi setelah Pavarolo mengalami kesulitan finansial yang membuat mereka tak sanggup menggaji pemainnya.

Selesai dengan Pavarolo, Gatti yang bertransformasi menjadi bek tengah direkrut oleh klub Liga Amatir lainnya, Verbania. Di sana ia bertahan 2 musim dan berhasil mengantar Verbania naik kasta ke Serie D.

Akan tetapi, masa-masa saat Federico Gatti menjadi seorang pemain amatir tidaklah mudah. Selain bergaji kecil, selama masa-masa kelam tersebut, Gatti tak sepenuhnya bermain bola. Saat berusia 17 tahun, ia putus sekolah. Gatti kemudian harus rela menyingsingkan lengan bajunya untuk mencari nafkah bagi keluarganya setelah ayahnya menganggur.

Mengutip dari Corriere Della Sera, Gatti pernah bekerja sebagai kuli bangunan, perakit jendela, memperbaiki atap, dan bekerja di pasar umum selama sembilan hingga sepuluh jam dalam sehari.

“Apakah bekerja di lokasi konstruksi itu sulit? Sangat. Saya bekerja sebagai kuli bangunan, perakit jendela, dan memperbaiki atap. Saya bangun saat fajar, bahkan dalam cuaca dingin. Itu sangat sulit tetapi penuh perjuangan,” kata Federico Gatti, dikutip dari IFTV.

Mengutip dari Calciomercato.com, setiap harinya Gatti bangun pukul 3 atau 4 pagi untuk segera menuju ke pasar. Ia kemudian bekerja selama 9-10 jam membanting tulang untuk keluarganya hingga larut malam. Barulang setelah itu ia mulai berlatih sepak bola.

Selama menjalani rutinitas tersebut, ia baru makan malam pukul 11 malam sebelum pergi ke tempat tidur untuk kembali bersiap menjalani rutinitas beratnya. Pekerjaan super melelahkan itu diketahui dilakoni Federico Gatti selama menjadi pemain di Liga Amatir, khususnya dari tahun 2015 hingga 2018.

Terus Bermimpi, Federico Gatti Direkrut Juventus!

Akan tetapi, meski harus rela putus sekolah dan bekerja demi keluarganya, mimpi Federico Gatti untuk menjadi seorang pemain profesional tak pernah padam. Kehidupan sepak bolanya kemudian mulai membaik saat dirinya direkrut klub Serie C, Pro Patria di pertengahan 2020.

Direkrut oleh kontestan Serie C jadi awal Federico Gatti menginjakkan kaki di level profesional. Bersama Pro Patria, ia jadi andalan dan nyaris selalu tampil 90 menit dalam 36 capsnya.

Hanya setahun di Serie C, Gatti kembali naik kasta saat klub Serie B, Frosinone menebusnya dengan total harga 250 ribu euro di musim panas 2021. Hanya dalam waktu singkat, Gatti jadi salah satu bek muda terbaik di Serie B. Ia juga cukup produktif dengan torehan 3 gol dalam 18 penampilan pertamanya untuk Frosinone.

Performa itulah yang menjadi alasan Juventus untuk segera membeli Federico Gatti di bursa transfer musim dingin 2022. Kabarnya, Si Nyonya Tua menebus Gatti dengan mahar 7,5 juta euro plus bonus sebesar 2,5 juta euro bergantung performa si pemain. Gatti diketahui dikontrak Si Nyonya Tua selama 4,5 tahun.

Ada kisah unik di balik transfer Federico Gatti ke Juventus. Kota Rivoli yang menjadi tempat tinggal Gatti dan keluarganya hanya berjarak beberapa kilometer dari Kota Turin. Kebetulan, keluarganya merupakan pendukung Torino, rival sekota Juventus.

Oleh karena itulah, ketika Gatti pulang ke rumah seusai menandatangani kontrak dengan Juve, sang kakek menangis. Namun, itu bukanlah tangisan kesedihan, tetapi tangis kebahagiaan. Sebab, jika mundur ke belakang, kehidupan Gatti 5 tahun yang lalu sangatlah berbeda.

Sebenarnya, Gatti nyaris bergabung dengan Torino yang diketahui lebih dulu meminatinya. Namun, mengutip dari Goal.com, Gatti hanya butuh 20 menit untuk menerima tawaran Juventus yang datang di menit-menit akhir.

Akan tetapi, Si Nyonya Tua tak langsung mengangkutnya ke Turin. Gatti dipinjamkan kembali ke Frosinone di sisa musim 2021/2022. Keputusan tersebut terbukti tepat. Gatti jadi salah satu bek tertangguh di Serie B musim lalu dengan catatan 10 blok, 26 tekel, 61 intersep, dan 128 sapuan dalam 35 penampilan.

Selain itu, ia juga tampil produktif dengan sumbangan lima gol dan dua asis. Catatan impresif itulah yang juga jadi alasan Roberto Mancini memberi kepercayaan kepada Federico Gatti untuk tampil pertama kalinya bagi timnas Italia di ajang UEFA Nations League. Sebuah kesempatan mahal yang langsung dibayar kontan oleh penggawa anyar Juventus itu dengan performa menawan.

Penampilan solidnya di laga melawan Inggris disinyalir membuat penggawa The Three Lions kewalahan. Alhasil, Inggris tak banyak membuat peluang berbahaya dan membuat laga berkesudahan dengan skor 0-0.

Menurut catatan Opta, Gatti terlibat dalam 11 duel, lebih banyak dari pemain Italia lainnya di Stadion Molineux. Dia juga jadi pemain Italia dengan jumlah blok dan intersep terbanyak di laga tersebut. Selain itu, Gatti juga tercatat sebagai pemain Italia yang paling banyak dilanggar.

“Saya bermain di Serie B musim ini, jadi berada di sana dengan pemain yang berada di Liga Champions, itu sedikit menegangkan, tetapi saya mengabaikannya dan bermain seperti yang saya lakukan bahkan di divisi yang lebih rendah. Saya tidak melihat wajah siapa pun, saya hanya melakukannya. Saya mendedikasikan pertandingan ini untuk keluarga dan pacar saya, yang selalu berada di sisi saya,” kata Federico Gatti, dikutip dari FootballItalia.

Federico Gatti, “The Next Giorgio Chiellini”?

Atas performa gemilangnya itu, banyak media Italia memuji Federico Gatti sebagai “The Next Giorgio Chiellini”. Ada beberapa alasan yang membuat pemain yang akan segera berusia 24 tahun itu dijuluki sebagai penerus Giorgio Chiellini.

Di laga debutnya untuk timnas Italia, Gatti mengenakan kostum bernomor 3. Kebetulan, nomor tersebut sangat identik dengan sosok Giorgio Chiellini. Kebetulan lagi, Federico Gatti juga mengidolakan sosok Chiellini.

Sebagai pengagum Chiellini, penampilan Gatti juga dianggap mirip dengan sang idola. Pernyataan tersebut keluar dari mulut sporting director Frosinone yang mendifinisikan Gatti sebagai Giorgio Chiellini dengan kaki Leonardo Bonucci.

Sementara itu, presiden Frosinone, Maurizio Stirpe menilai bahwa Federico Gatti bisa melakukan yang lebih baik daripada Chiellini. “Apakah dia Chiellini yang baru? Tidak, menurut saya dia akan menjadi lebih kuat,” kata Maurizio Stirpe dikutip dari Juvefc.com.

Memang, masih terlalu dini untuk menilai kemampuan Federico Gatti. Namun, kemungkinan dia akan menjadi salah satu andalan Juventus di musim depan mengingat Chiellini yang sudah angkat kaki. Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dikabarkan akan memberi kesempatan kepada pemain bertinggi 190 cm itu di kamp pramusim nanti.

Memang, membayangkan Gatti sebagai pengganti Chiellini musim depan masih cukup sulit. Namun, jika ia mampu menampilkan performa apik selama pramusim, bukan tidak mungkin Gatti akan mampu menembus skuad utama Juventus musim depan.

Terlepas dari itu, perjalanan karier Federico Gatti patut disanjung. Jika sanggup menembus skuad utama Juventus di Serie A musim depan, Gatti akan tercatat sebagai salah satu pemain yang merasakan seluruh tingkatan liga di sepak bola Italia. Perjalanan kariernya itu mirip dengan legenda Juventus, Moreno Torricelli yang juga bermain sepak bola amatir sebelum bergabung dengan Juve.

Apa yang kini didapat Federico Gatti adalah buah dari semua pengorbanan yang ia lakukan di masa lalu. Dan akhir yang bahagia selalu datang bagi mereka yang tak pernah putus asa untuk meraih mimpinya. Selamat berjuang Gatti! Semoga kisah heroiknya ini bisa jadi inspirasi.

***
Referensi: JuventusNews24, Inews, Corriere, Calciomercato, Linchiestaquotidiano, Goal, Corriere, FootballItalia, JuveFC.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru