Favorit Juara! Inilah Tim Jagoan Calon Juara EURO 2024

spot_img

LaluSelamat datang di Jerman. Negeri yang terkenal dengan tembok Berlin-nya itu kembali akan jadi tuan rumah perhelatan akbar sepakbola empat tahunan antar negara Eropa. Ya, genderang perang Euro 2024 siap ditabuh.

24 negara bersiap menuju Jerman dengan amunisi terbaik demi sebuah kejayaan. Tak mudah memang meraih tahta Eropa, namun diantara 24 negara tersebut ada beberapa negara yang sangat berpotensi merengkuh trofi Henry Delaunay. Siapa saja mereka?

Sebelumnya jangan lupa ya, subscribe dan nyalakan loncengnya agar tak ketinggalan konten dan sajian menarik dari Starting Eleven.

Inggris

Finalis Euro 2020 Inggris ditempatkan sebagai unggulan pertama oleh Supercomputer Opta dengan persentase 19,9%. Cukup beralasan juga sih, seiring dengan melimpahnya materi yang dimiliki Gareth Southgate.

Inggris berangkat ke Jerman dengan Harry Kane yang keran golnya masih mengucur deras di Munchen. Lalu Jude Bellingham pemain kunci Real Madrid yang baru saja meraih UCL. Serta tak ketinggalan juga Phil Foden pemain terbaik Liga Inggris musim ini.

Inggris memang tak selalu kekurangan pemain hebat tiap generasinya. Cuma yang jadi masalah, sehebat-hebatnya mereka, meraih trofi saja sesulit menangkap koruptor kelas kakap. Terakhir kali The Three Lions meraih trofi itu di tahun 1966. Itupun Piala Dunia bukan Euro.

Di Euro 2024 kali ini, Inggris akan berada satu grup dengan Denmark, Serbia, dan Slovenia. Grup yang diperkirakan tidak akan menimbulkan masalah besar bagi Inggris. Menjadi juara grup adalah harga mati bagi mereka kalau ingin berpeluang melenggang lebih jauh.

Pasalnya kalau hanya jadi runner up, di 16 besar mereka akan bertemu dengan juara Grup A yang kemungkinan akan ditempati tuan rumah, Jerman. Hmmm… Tampaknya Inggris akan menghindari itu.

Setelah melaju ke babak knockout, Inggris juga jangan lupa mewaspadai babak adu penalti. Mereka sering apes jika beradu di babak tos-tosan. Menurut The Analyst, mereka empat kali kalah lewat adu penalti di babak knockout Euro. Seperti di Euro 1996, 2004, 2012 dan 2020. Jadi, meski paling diunggulkan, tetap waspada dan ilmu padi bang Inggris.

Prancis

Tim yang paling mungkin jadi pesaing sengit Inggris meraih mahkota di Jerman nanti adalah Prancis. Tim berjuluk Ayam Jantan ini diprediksi Supercomputer Opta punya persentase 19,1% untuk jadi juara Euro 2024. Jangan lupa, Prancis lah yang menghentikan The Three Lions di Piala Dunia 2022 lalu.

Prancis boleh perkasa di Piala Dunia. Namun kalau di Euro, Mbappe cs sudah lama puasa gelar. Sudah sejak tahun 2000 Les Bleus gagal angkat trofi Henry Delaunay. Mereka juga masih punya luka di Euro 2016. Bermain di rumah sendiri, mimpi mereka merengkuh trofi digagalkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Didier Deschamps membawa pasukannya ke Jerman dengan penuh optimisme. Pilar mereka yang sudah lama bermain bersama di timnas seperti Mbappe, Dembele, Giroud, maupun Griezmann diharapkan makin padu. Mereka di Euro kali ini membawa aktor peraih Piala Dunia 2018, N’Golo Kante.

Les Bleus berada di Grup D. Salah satu grup neraka yang diisi Belanda, Austria, dan Polandia. Peluang mereka jadi juara grup sebenarnya cukup besar. Jika mereka jadi juara grup, lawannya di babak 16 besar adalah runner up Grup F yang kemungkinan diisi tim seperti Turki, Georgia, atau Ceko. Ya, harusnya dengan skenario tersebut mereka bisa melangkah jauh di ajang ini.

Jika sampai Prancis juara, ini akan jadi pencapaian langka bagi Didier Deschamps. Pelatih berambut putih itu akan jadi orang pertama yang memenangkan Piala Dunia dan Euro baik sebagai pemain maupun pelatih.

Jerman

Jangan lupakan Jerman di turnamen ini. Sebagai tuan rumah mereka akan mendapat dukungan penuh puluhan ribu fans. Der Panzer siap mengulangi kisah indah jadi juara Euro 1996 di Inggris. Peraih tiga gelar Euro ini diprediksi Supercomputer Opta mempunyai persentase 12,4% untuk jadi juara.

Meski pasca Euro 1984 tak ada lagi tuan rumah yang jadi juara Euro, namun Timnas Jerman tetap optimis. Jerman kini dilatih pelatih muda Julian Nagelsmann. Der Panzer akan coba mengandalkan kolaborasi antara pemain senior dengan junior.

Pemain seperti Gundogan, Muller, Kroos, maupun Neuer akan jadi mentor bagi para pemain muda seperti Wirtz ataupun Musiala. Jangan lupa, Jerman kali ini juga dihuni pemain yang masih gacor musim ini bersama klubnya masing-masing seperti Robert Andrich, Jonathan Tah, Rudiger, hingga Havertz. Jangan lupakan juga kembalinya Toni Kroos. Jerman ingin sekali memberikan kado terindah berupa trofi Euro bagi pensiunnya pemain Real Madrid tersebut.

Berada di Grup A bersama Skotlandia, Hungaria, dan Swiss, rasanya juara grup harusnya bisa diraih. Peluang mereka menghindari Inggris di 16 besar juga lebih besar kalau jadi juara grup. Pasalnya Jika Inggris dan Jerman sama-sama jadi juara grup, mereka tak akan saling bertemu di 16 besar.

Namun Jerman tetap jangan jumawa. Ingat, Jerman sejak 2008 tak lagi bisa masuk final. Ini PR besar yang harus diselesaikan Nagelsmann. Namun kalau melihat faktor tuan rumah, materi pemain, Jerman tetap jadi salah satu unggulan yang diprediksi meraih juara.

Spanyol

Peraih gelar back to back Euro 2008 dan 2012, Spanyol masuk dalam lima besar calon juara Euro 2024. Menurut Supercomputer Opta, La Furia Roja punya persentase 9,6%. Artinya jangan sepelekan mental juara Tim Matador di ajang ini.

Di Euro 2020 lalu mereka nggak beruntung aja kalah di semifinal lewat adu penalti atas Italia. Namun setelah ganti pelatih dari Luis Enrique ke De La Fuente, mereka malah jadi juara Nations League 2023.

Materi Spanyol di Euro 2024 kali ini juga tak banyak berubah. Sebagian masih diisi punggawa Euro 2020 seperti Laporte, Morata, Ferran Torres hingga Dani Olmo. Meski begitu, De La Fuente juga mengkombinasikan dengan sentuhan wajah baru seperti Alex Grimaldo, Lamine Yamal, maupun Zubimendi.

Spanyol berada di Grup B yang dijuluki grup neraka bersama Italia, Kroasia, dan Albania. Meski persaingan ketat, Spanyol tetap mengincar posisi juara grup. Pasalnya jika jadi juara grup, mereka berpotensi hanya ketemu tim peringkat 3 terbaik di 16 besar.

Bagi Spanyol, yang penting melangkah ke final dulu aja deh. Pasalnya, jika mereka masuk final, kemungkinan juaranya lebih besar. Seperti yang pernah terjadi pada Euro 1964, 2008, dan 2012.

Portugal

Mengingat rekam jejak Portugal di Euro, bodoh jika mengesampingkan mereka sebagai kandidat juara. Meski Supercomputer Opta menempatkan persentase Seleccao das Quinas (9,2%) di bawah Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol, namun Portugal tetaplah tim yang mengerikan secara materi.

Tim ini masih bertabur bintang. Dari mulai lini belakang hingga depan. Di belakang ada Ruben Dias, Joao Cancelo, hingga pemain muda seperti Nuno Mendes maupun Goncalo Ignacio. Lalu di tengah masih ada Bruno Fernandes hingga Bernardo Silva. Di lini depan Rafael Leao dan CR7 masih jadi tumpuan.

Dengan racikan cerdas ala Roberto Martinez, Portugal kini terbukti sangat dominan. Sejak babak kualifikasi mereka tak pernah kalah maupun seri. Bahkan mereka menciptakan 36 gol. Gol terbanyak dari semua kontestan di babak kualifikasi. Kebobolannya pun mereka paling sedikit di antara kontestan lain selama kualifikasi, yakni dua gol.

Ya, bukan tidak mungkin dengan pencapaian tersebut, Roberto Martinez berpeluang mengulangi kisah sukses Fernando Santos jadi juara di Euro 2016. Berada di Grup F bersama Ceko, Georgia, dan Turki, tampaknya bukan hal yang sulit bagi CR7 cs menjadi juara grup. Kalau jadi juara grup, di 16 besar nanti mereka hanya akan bertemu tim peringkat tiga terbaik.

Jika Portugal kesampaian jadi juara Euro lagi, hal ini akan sangat spesial bagi megabintang CR7. Di masa senjanya sebelum pensiun, trofi Henry Delaunay bisa jadi kado manis perpisahannya.

Sumber Referensi : theanalyst, goal.com, fourfourtwo, sportingnews, 90min

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru