Dusan Vlahovic, Calon Pesaing Rivalitas Haaland dan Mbappe

  • Whatsapp

Sepak bola sedang menuju era baru. Dengan makin menuanya duo mega bintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, kini sorotan rivalitas pemain terbaik dunia beralih ke sosok Erling Haaland dan Kylian Mbappe. Namun, dua bintang muda itu mesti berhati-hati dengan seorang Dusan Vlahovic.

Namanya memang tak setenar Haaland maupun Mbappe. Maklum, Dusan Vlahovic hanyalah striker tajam yang sedang membela Fiorentina musim ini. Hanya berseragam La Viola jelas membuat Vlahovic minim sorotan dibanding Haaland dan Mbappe yang membela Dortmund dan PSG di Liga Champions.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi, Dusan Vlahovic adalah sebuah sensasi di Serie A musim ini. Usianya sepantaran dengan Haaland dan Mbappe, masih 21 tahun. Meski tergolong muda, striker berkebangsaan Serbia itu telah mengemas 17 gol dari 32 laga Serie A yang sudah ia mainkan.

Catatan tersebut membuatnya berada di daftar atas top skor Serie A musim ini. Bersaing dengan bintang-bintang Serie A semacam Ronaldo, Lukaku, dan Immobile, Vlahovic menempati peringkat 6 di daftar top skor Serie A. Bukan tak mungkin koleksi golnya masih akan bertambah dan bisa membuatnya jadi pesaing kuat top skor Serie A.

Namun, bukan soal gol saja. Apa yang sudah ia perlihatkan dan ia tunjukkan bersama Fiorentina lah yang membuat nama Vlahovic jadi sorotan dan sangat layak untuk disanjung. Seperti yang kita ketahui, Fiorentina yang sekarang bukanlah Fiorentina seperti pada zaman Gabriel Batistuta dan Rui Costa.

Meski berstatus sebagai anggota ‘Il Sette Magnifico’ atau The Magnificent Seven Serie A yang berjaya di era 90an dan awal 2000an, kondisi Fiorentina sekarang lebih sering berkutat di papan tengah klasemen. Bahkan, di musim ini, La Viola sempat menghuni papan bawah hingga terancam degradasi.

Tertahan di peringkat 14, kehadiran Vlahovic sebagai salah satu striker paling menjanjikan di Serie A musim ini bak anugerah di tengah minimnya prestasi Fiorentina. Bayangkan saja, La Viola baru menang 8 kali dan sudah menelan 15 kekalahan di 33 laga yang sudah mereka mainkan.

Di tengah catatan itu, Fiorentina juga baru mencetak 42 gol dan sudah kebobolan 54 gol. Menariknya, berdasarkan catatan transfermarkt, dengan 17 gol yang sudah Vlahovic ciptakan, menandakan ia telah menyumbang 45% gol dari jumlah keseluruhan gol Fiorentina musim ini.

34 poin yang sudah Fiorentina peroleh musim ini juga tak bisa dilepaskan dari jasa Vlahovic. Goal.com mencatat bahwa Vlahovic telah berkontribusi pada 65 persen perolehan poin Fiorentina musim ini.

Berkat kegemilangannya bersama Fiorentina, secara otomatis nama Dusan Vlahovic juga ikut mencuat. Kalau bukan karena kontribusi golnya, sangat mungkin Fiorentina bakal lebih terpuruk musim ini. Atas dasar itulah, Dusan Vlahovic layak untuk disanjung.

Debut Bersama Partizan Beograd, Bersinar Bersama Fiorentina

Dusan Vlahovic direkrut Fiorentina pada 2018 silam. Kala itu, La Viola hanya perlu mengeluarkan dana 1,95 juta euro untuk mengangkutnya dari Partizan Beograd. Meski hanya mengemas 1 gol dari 21 laga di Liga Serbia selama 3 musim membela Partizan, Fiorentina tetap yakin dengan Vlahovic.

Dusan Vlahovic adalah pemegang rekor pemain termuda dalam sejarah Partizan Beograd. Ia menandatangani kontrak profesional dengan Partizan pada 2015 silam saat usianya masih 15 tahun. Pada tahun 2016, ia kembali mencetak rekor. Vlahovic jadi debutan dan pencetak gol termuda dalam sejarah Partizan.

Namun, meski punya sederet rekor fantastis di Partizan Beograd, nama Dusan Vlahovic baru benar-benar bersinar saat ia hijrah ke Fiorentina. Selain sumbangan 17 golnya yang mampu membantu Fiorentina menjauh dari zona degradasi, pencapaian Vlahovic bersama La Viola musim ini juga jadi rekor tersendiri.

Vlahovic adalah pemain Fiorentina pertama yang mampu mencetak 17 gol dalam semusim kompetisi sejak Giuseppe Rossi pada 2013/2014. Setelah mencetak hattrick ke gawang Benevento pada Maret lalu, dia juga menjadi pemain Fiorentina pertama yang mencetak hat-trick di babak pertama Serie A sejak Kurt Hamrin melakukannya pada 1964.

Berdasarkan catatan Opta, Dusan Vlahovic jadi pemain yang mampu mencetak setidaknya 17 gol dalam satu musim Serie A sebelum berusia 22 tahun. Sebelumnya, pemain terakhir yang mampu mencetak rekor tersebut adalah Mirko Vucinic pada 2004/2005 bersama Lecce.

Tak hanya itu, lesatan 17 golnya sejauh ini menjadikan Vlahovic berkesempatan untuk mengejar rekor Gabriel Batistuta di Fiorentina. Batistuta jadi pemain asing terakhir yang mampu menjadi top skor Fiorentina dengan 23 gol di musim 1999/2000. Dengan Serie A yang masih menyisakan beberapa laga, Vlahovic masih sangat berpeluang untuk melewati rekor Batistuta.

Dusan Vlahovic tak hanya membuat rekor di Fiorentina dan Serie A saja. Per 27 April lalu, ia tercatat sebagai pemain U-21 tersubur kedua di lima liga top eropa. Dengan koleksi 17 gol dan 2 asisnya, ia hanya kalah dari Erling Haaland yang mencetak 25 gol dan 7 asis.

Khusus di tahun 2021, sejauh ini Dusan Vlahovic telah mencetak 13 gol di Serie A. Catatan itu juga membuatnya masuk daftar pemain U-23 tersubur di Eropa. Vlahovic berada di posisi keenam, di bawah nama-nama seperti Youssef En-Nesyri, Erling Haaland, dan Kylian Mbappe.

Karakteristik dan Kemampuan Dusan Vlahovic

Sama seperti Erling Haaland, Dusan Vlahovic merupakan pemain yang dianugerahi postur tubuh menjulang. Dengan tinggi badan 190cm, dia adalah sosok yang berbahaya, khususnya dalam situasi duel udara. Vlahovic tercatat sebagai pemain kedua yang paling banyak terlibat duel udara. Sejauh ini, dia telah terlibat dalam 206 duel udara di Serie A musim ini.

Namun, kemapuan utamanya bukan itu. Gol-gol Vlahovic justru lebih banyak hadir melalui kedua kakinya, khususnya kaki kiri. Finishing adalah keunggulan utama dari Vlahovic. Striker yang sudah mencetak 2 gol untuk timnas Serbia itu tercatat sudah melesatkan 75 tembakan di Serie A, dengan 28 di antaranya on target. Menurut catatan fbref, akurasi tembakan on target-nya yang berujung gol adalah sebesar 43%.

Meski tak punya kecepatan laiknya Haaland maupun Mbappe, tapi Vlahovic punya karakteristik unik khas pemain Balkan, yakni punya kemampuan olah bola yang baik. Tak jarang dia menerima umpan di lini tengah, lalu menggiringnya sebelum menyelesaikannya dengan tembakan keras.

Sepintas, gaya mainnya mirip dengan Zlatan Ibrahimovic. Postur tubuh tinggi, pandai berduel udara, dan punya tembakan keras. Maklum, Vlahovic sendiri sudah mengakui bahwa ia juga mengidolakan sosok Ibahimovic. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Valeri Bojinov, mantan rekannya di Partizan Beograd.

“Vlahovic gila, benar-benar gila. Dia biasa mengatakan kepada saya: ‘Saya seorang Zlatan Ibrahimovic dari Beograd, saya akan bermain untuk klub terkuat.’ Saya menyukai kesombongannya. Saya pikir dia akan menjadi pemain yang kuat,” kata Valeri Bojinov dikutip dari planetfootball.com (24/4).

Vlahovic Jadi Incaran Klub Besar

Berkat kegemilangannya bersama Fiorentina, nama Dusan Vlahovic masuk dalam daftar incaran klub-klub besar di bursa transfer nanti. Sejauh ini, di Italia sendiri Roma, Juventus, dan AC Milan disebut sebagai peminat utama Vlahovic.

Sementara di luar Italia, Liverpool disebut-sebut juga meminati Vlahovic. Bahkan beberapa media melabeli Dusan Vlahovic sebagai alternatif terjangkau ketimbang mendatangkan Erling Haaland.

Menurut Gianluca Di Marzio, Fiorentina memagari Dusan Vlahovic dengan harga 60 juta euro. Vlahovic masih punya kontrak dengan Fiorentina sampai 2023 nanti. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan kontrak baru dengan La Viola. Artinya, klub-klub peminat punya peluang untuk medatangkan Vlahovic.

Apalagi, gaji yang Vlahovic terima di Fiorentina juga tak terlalu mahal. Dikabarkan, ia hanya menerima gaji sebesar 800 ribu euro permusim dari La Viola. Gaji dan biaya yang dibutuhkan untuk menembus jasa Vlahovic jelas jauh bila dibandingkan dengan harga Haaland atau Mbappe yang sulit dipenuhi di masa pandemi seperti ini.

Bergabung dengan klub yang lebih mapan akan sangat membantu perkembangan Dusan Vlahovic untuk mencapai level yang lebih tinggi. Kepada La Repubblica, Vlahovic sendiri bahkan mengaku bahwa ia mampu untuk mencapai level yang sama dengan Haaland.

“Saya mengawasinya (Haaland) dan saya mencoba memahami penyelesaian akirnya dan bagaimana dia bergerak. Kemudian, saya fokus pada kekuatan dan kelemahan saya. Mungkin terdengar sombong, tapi dengan komitmen, saya juga bisa sampai di sana.” kata Dusan Vlahovic dikutip dari goal.com (17/4).

Menarik mendengar optimisme yang diutarakan Dusan Vlahovic. Di tambah lagi, sudah ada beberapa klub besar yang terang-terangan meminatinya. Akan menarik pula melihat jalan karier Vlahovic di masa depan.

Dengan peluang yang terbuka untuk membela klub yang lebih besar, usia yang masih sangat muda, dan kemampuan yang masih sangat bisa untuk terus di asah, bukan tak mungkin Dusan Vlahovic bisa menjelma sebagai salah satu striker tersubur di Eropa. Kalau sudah begitu, ia akan jadi ancaman serius bagi rivalitas Haaland dan Mbappe di masa yang depan.

***
Sumber Referensi: Goal 1, Goal 2, One Football, Planet Football

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *