Debut Sensasional dan Tak Terlupakan Dalam Sejarah

  • Whatsapp
Debut Sensasional dan Tak Terlupakan Dalam Sejarah
Debut Sensasional dan Tak Terlupakan Dalam Sejarah

Laga debut, bagi kebanyakan pemain menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu. Debut bersama tim utama, tim nasional, atau bahkan tim yang baru dibelanya. Ada banyak sekali kisah menarik tentang debut sepanjang sejarah sepakbola. Seperti pada kesempatan kali ini, Starting Eleven akan coba mengajak kalian semua menyaksikan momen sensasional yang pernah dilakukan oleh seorang pemain dalam laga debut.

Penasaran seperti apa aksinya? Simak ulasannya berikut ini.

Bacaan Lainnya

Romelu Lukaku (Chelsea/Premier League)

Romelu Lukaku, baru saja merampungkan kepindahannya menuju Stamford Bridge pada musim panas tahun ini. Pemain yang sukses mengembalikan performa terbaiknya di Inter Milan ini diboyong dengan harga mahal dan telah melakoni laga debut melawan Arsenal di kompetisi Liga Primer Inggris.

Di laga tersebut, Lukaku langsung tampil menggila. Dia berhasil mencetak satu gol dalam kemenangan 2-0 yang diraih Chelsea atas Arsenal. Lukaku mencetak gol pada menit ke 15 dengan skema yang cukup apik. Usai memberi umpan kepada Mateo Kovacic, Lukaku berhasil melepaskan diri dari pengawalan bek Arsenal, Pablo Mari, dan langsung berlari ke dalam kotak penalti.

Di dalam kotak 16, Lukaku kemudian mampu dengan mudah membelokkan bola umpan Reece James ke gawang melalui sepakan kaki kanannya. Lebih lanjut, di laga melawan Arsenal itu, Lukaku mampu catatkan sebanyak 11 sentuhan di kotak penalti, melakukan delapan tembakan, dan memenangi duel sebanyak delapan kali pula.

Dengan aksi gilanya itu, Thomas Tuchel menyebut bila Romelu Lukaku telah memberi ancaman bagi seluruh bek yang berkompetisi di Liga Primer Inggris.

Erling Haaland (Borussia Dortmund/Bundesliga)

Di kompetisi Bundesliga Jerman, Erling Haaland berhasil menampilkan sebuah laga debut yang layak dianggap sebagai salah satu paling fenomenal. Masuk sebagai pengganti ketika Dortmund tertinggal 1-3 atas Augsburg, Haaland langsung mencetak gol pada sentuhan keduanya sebelum menutup laga debutnya ini dengan hattrick dalam tempo 20 menit sekaligus membawa Die Borussen menang 5-3.

Gol pertamanya tercipta setelah dia berhasil menyambar umpan Jadon Sancho. Dua menit berselang, Sancho mencetak gol penyama menjadi 3-3, sebelum Haaland mengemas gol keduanya di menit ke-70 setelah menuntaskan umpan matang Thorgan Hazard.

Sembilan menit kemudian, dia berhasil melengkapi golnya menjadi tiga biji, dan sekaligus mengikuti jejak Pierre-Emerick Aubameyang sebagai pemain Dortmund yang sukses mengemas hattrick dalam laga debutnya.

Sampai saat ini, Haaland yang meski diincar oleh banyak klub Eropa, masih terus menjadi andalan Borussia Dortmund di lini serang.

Wayne Rooney (Manchester United/UCL)

Wayne Rooney diboyong oleh Manchester United sebagai bocah ajaib dari Everton. Tepat pada 28 September 2004, Rooney memainkan debutnya untuk Manchester United, dimana dia berkesempatan memainkan laga melawan Fenerbahce di kompetisi Liga Champions Eropa.

Dimainkan sejak menit awal oleh Sir Alex Ferguson, Rooney yang masih berusia 18 tahun saat itu berhasil mencetak hattrick dalam kemenangan 6-2 MU atas tim asal Turki tersebut. Selain memborong tiga gol, secara permainan, Rooney juga banyak merepotkan kiper legendaris Rustu Recber.

Gol pertama Rooney sendiri hadir setelah memanfaatkan umpan Ruud van Nistelrooy. Kemudian, Rooney mencetak gol kedua setelah tendangannya dari luar kotak penalti tak mampu dihadang kiper lawan. Masuk ke paruh kedua, Rooney benar-benar menjadi bintang usai pada menit ke 54, tendangan bebasnya sukses menggetarkan jala lawan.

Rooney sendiri kemudian sukses mengakhiri karir di MU sebagai pencetak gol terbanyak, sebelum akhirnya bergabung dengan beberapa klub dan putuskan pensiun.

Zlatan Ibrahimovic (La Galaxy/MLS)

Zlatan Ibrahimovic, sampai saat ini, masih terus menjadi pemain yang terus ciptakan sensasi. Sedikit menarik ke belakang, tepat pada 2018 lalu, Zlatan yang putuskan berkarir di kompetisi MLS sukses menciptakan momen yang sulit dilupakan dunia.

Bintang asal Swedia tersebut berhasil menunjukkan performa apik di laga debut. Ketika itu, dia berhasil mencetak dua gol meski baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke 71. Di laga itu sendiri, Zlatan mengantar LA Galaxy membalikkan keadaan dari 1-3 menjadi 4-3. Bukan cuma jadi pahlawan kemenangan timnya, penyerang yang kini tercatat sebagai pemain AC Milan itu juga mencetak gol indah yang dibuat dari jarak 36 meter lebih.

Zlatan melakukan sepakan voli jarak jauh yang mampu memperdaya kiper Tyler Miller. Bahkan, gol tersebut terpilih sebagai gol terbaik Major League Soccer musim 2018.

Federico Macheda (Manchester United/Premier League)

Federico Macheda, sempat menjadi nama yang membuat seluruh penggemar Setan Merah terkesima. Tepat pada 5 April 2009 silam, Macheda berhasil menghiasi seluruh halaman media usai memberikan kemenangan bagi Manchester United atas Aston Villa di kompetisi Liga Primer Inggris.

Di laga itu, MU sejatinya kesulitan untuk meladeni perlawanan Aston Villa meski tampil di kandang sendiri. Sempat mencetak gol melalui aksi Cristiano Ronaldo, gawang MU dua kali jebol lewat aksi John Carew dan Gabriel Agbonlahor.

Tak kehabisan akal, Fergie memasukkan nama Macheda untuk menggantikan Luis Nani pada menit ke 61. Meski sempat menimbulkan tanda tanya, masuknya Macheda berhasil membuat permainan MU jadi lebih hidup, hasilnya mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke 80 lewat gol kedua Ronaldo.

Barulah pada menit ke 93, Macheda berhasil menjadi penyelamat MU dengan mencetak gol penentu. Usai laga, Macheda yang baru berusia 17 tahun 7 bulan 14 hari langsung disebut sebagai bintang masa depan MU. Sayangnya, harapan yang terlalu tinggi malah membuat Macheda tak mampu terbang tinggi. Perjalanan karirnya tak jelas, hingga saat ini, dirinya tercatat sebagai pemain yang tampil di Liga Yunani bersama Panathinaikos.

Sergio Aguero (Manchester City/Premier League)

Sergio Aguero kini telah pergi tinggalkan City dan bergabung dengan FC Barcelona. Akan tetapi, kontribusi yang diberi tak akan pernah mati. Aguero adalah legenda bagi klub yang bermarkas di Etihad Stadium. Salah satu performa terbaik yang ditampilkan bersama The Citizens adalah ketika dirinya melakoni debut dengan begitu sensasional.

Pada laga melawan Swansea City di kompetisi Liga Primer Inggris, Aguero resmi memainkan laga debutnya dari bangku cadangan. Dia baru masuk pada menit ke 59. Tak berselang lama, atau tepat pada sepuluh menit kemudian, Aguero berhasil mencetak gol pertamanya untuk City.

Dua menit kemudian, bintang yang didatangkan dari Atletico Madrid ini berhasil mencatatkan assist yang diberikan kepada David Silva. Lalu, di penghujung laga atau tepat pada menit ke 91, Aguero kembali berhasil mencetak gol dan memastikan kemenangan City atas Swansea menjadi 4-0.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *