Ditengah Krisis Akibat Pandemi, Klub Ini Tetap Membeli Pemain Dengan Harga Mahal

  • Whatsapp
Ditengah Krisis Akibat Pandemi, Klub Ini Tetap Membeli Pemain Dengan Harga Mahal
Ditengah Krisis Akibat Pandemi, Klub Ini Tetap Membeli Pemain Dengan Harga Mahal

Di masa pandemi seperti sekarang ini, banyak sekali klub Eropa, yang berstatus raksasa sekalipun, mengalami krisis finansial. Tidak bisa dipungkiri bila berubahnya kebiasaan yang sebelumnya telah tertata, berpengaruh pada pendapatan klub.

Namun begitu, maraknya krisis yang terjadi tidak benar-benar membuat semua klub loyo di bursa transfer kali ini. Masih ada sejumlah klub yang sibuk di bursa transfer. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang berhasil datangkan pemain impian dengan harga mahal.

Pada kesempatan kali ini, Starting Eleven akan coba merangkum transfer termahal di era pandemi. Siapa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini.

Achraf Hakimi | Inter Milan ke PSG | 2021/22 | €60 Juta

Di tengah krisis finansial yang membelit, Inter Milan memilih untuk melepas salah satu pemain andalannya. Adalah Achraf Hakimi yang pada musim lalu tampil sangat brilian hingga berhasil persembahkan gelar Serie A.

Hakimi yang sebelumnya digaet Inter dari Real Madrid resmi dilepas ke PSG dengan banderol sebesar 60 juta euro atau setara lebih dari satu triliun rupiah. Kepindahan ini jelas menjadi salah satu yang terbesar pada bursa transfer musim panas ini.

PSG yang memang tengah kumpulkan banyak pemain bintang sangat berharap pada potensi yang dimiliki Hakimi. Klub yang dinahkodai Mauricio Pochettino berambisi meraih gelar Liga Champions Eropa dengan memasukkan nama Hakimi didalamnya.

Ruben Dias | Benfica ke Manchester City | 2020/21 | €68 Juta

Manchester City yang memang dikenal sebagai salah satu klub kaya raya tampak tidak kesulitan ketika harus mendatangkan pemain baru. Salah satu yang berhasil didatangkan ke Etihad Stadium pada musim lalu adalah Ruben Dias.

Dikabarkan, klub yang berkompetisi di Liga Primer Inggris itu harus mengeluarkan dana sebesar 68 juta euro atau setara 1,1 triliun rupiah untuk bisa dapatkan jasa Dias dari Benfica. Beruntung, dana besar yang dikeluarkan tidak berbuntut kekecewaan. Dias tampil solid di lini belakang hingga berhasil membawa klub tampil di final Liga Champions Eropa.

Bahkan, berkat penampilan apiknya musim lalu, Ruben Dias dinobatkan sebagai FWA Footballer of the Year dan Premier League Player of the Season.

Victor Osimhen | Lille ke Napoli | 2020/21 | €70 Juta

Pada musim lalu, secara mengejutkan Napoli berani memecahkan rekor transfer mereka, dengan mendatangkan Victor Osimhen dari Lille senilai 70 juta euro atau setara 1,1 triliun rupiah. Sebelumnya, Osimhen memang tampil memukau bersama Lille. Namun di usianya yang masih terbilang muda, dana yang dikeluarkan dianggap terlalu besar.

Benar saja, keputusan untuk mendatangkan Osimhen dengan dana besar malah membuat Napoli kecewa. Meski berhasil torehkan sebanyak 10 gol pada musim lalu, penampilan Osimhen dianggap berada jauh dari ekspektasi. Dia beberapa kali terlibat dengan masalah cedera, dan bahkan sempat absen karena terinfeksi virus covid 19.

Dengan biaya besar yang dikeluarkan, Osimhen sangat diharapkan bisa memberikan sesuatu yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Arthur | Barcelona ke Juventus | 2020/21 | €72 Juta

Juventus, pada musim lalu, telah resmi menebus bakat Arthur dengan biaya sebesar 72 juta euro atau setara 1,2 triliun rupiah.

Namun harapan para penggemar tentang talenta Arthur sama sekali tidak terbayar. Sang pemain tampak kesulitan beradaptasi dan belum juga mampu tunjukkan kelasnya sebagai seorang gelandang handal.

Di musim debutnya bersama I Bianconeri, Arthur yang bermain dalam 32 pertandingan tak benar-benar mampu memanfaatkan kesempatan. Dia dianggap sebagai pembelian mahal yang gagal penuhi harapan pada musim lalu.

Kai Havertz | Bayer Leverkusen ke Chelsea | 2020/21 | €80 Juta

Mendatangkan Kai Havertz menjadi salah satu pembelian terbaik yang dilakukan Chelsea. Bintang asal Jerman itu ditebus pada musim lalu dengan biaya sebesar 80 juta euro atau sebesar 1,3 triliun rupiah.

Meski sempat gagal beradaptasi di awal-awal karirnya bersama the Blues, Havertz berhasil tunjukkan kelasnya secara bertahap. Terlebih ketika Chelsea kedatangan pelatih Thomas Tuchel, performa Havertz kian menanjak. Puncaknya, dia berhasil menjadi pahlawan Chelsea di partai final Liga Champions musim lalu.

Baru berusia 22 tahun, Havertz disebut sebagai pemain masa depan Chelsea. Dia yang memang punya potensi besar diprediksi mampu memberikan lebih banyak gelar bagi tim asal London.

Jadon Sancho | Borussia Dortmund ke Manchester United | 2021/22 | €85 Juta

Kedatangan Jadon Sancho pada bursa transfer musim panas ini disambut dengan sangat meriah oleh para penggemar Manchester United. Wajar saja, Sancho merupakan pemain yang sudah lama menjadi incaran MU. Baru pada tahun ini, transfer tersebut bisa direalisasikan.

Menurut kabar, Manchester United harus mengeluarkan dana sebesar 85 juta euro atau setara 1,4 triliun rupiah untuk bisa dapatkan tanda tangan pemuda Inggris tersebut.

Sancho sendiri tampil sangat brilian kala masih membela Borussia Dortmund. Dalam empat musimnya tampil bersama tim senior, Sancho telah berhasil ciptakan sebanyak 50 gol di semua kompetisi.

Nantinya, dengan kemampuan dan performa yang ditunjukkan, MU sangat berharap bila Sancho mampu menjadi pemain bintang yang selama ini dicari.

Romelu Lukaku | Inter Milan ke Chelsea | 2021/22 | €115 Juta

Transfer Romelu Lukaku dari Inter Milan menuju Chelsea cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sang pemain sempat mengutarakan niatnya untuk tetap tinggal di Giuseppe Meazza. Namun tampaknya masalah finansial yang masih membelit Inter membuat Lukaku harus segera berikan keputusan.

Menurut jurnalis Fabrizio Romano, kesepakatan yang terjadi antara Chelsea dan Lukaku berada di angka 115 juta euro atau setara 1,9 triliun rupiah. Kedatangan Lukaku ke Stamford Bridge jelas sangat diharapkan bisa memberi dampak signifikan.

Meski dirinya sempat gagal menyegel tempat di tim utama Chelsea beberapa tahun lalu, performanya di Inter yang begitu luar biasa pada musim lalu tentu bisa membuka mata pelatih Chelsea lebar-lebar untuk terus menempatkannya di tim utama.

Selama dua musim membela Inter, Lukaku terus menjadi andalan dengan mampu mencetak 64 gol di semua kompetisi. Lebih dari itu, dia juga berhasil persembahkan trofi Serie A untuk klub berjuluk La Beneamata.

Jack Grealish | Dari Aston Villa ke Manchester City | 2021/22 | Biaya: €117,5 Juta

Manchester City resmi menambah amunisi baru untuk musim depan. Klub yang bermarkas di Etihad Stadium berhasil mendatangkan bintang Aston Villa, Jack Grealish, dengan biaya sebesar 117,5 juta euro atau setara nyaris dua triliun rupiah.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang sayap ini, sebelumnya menjadi kapten Aston Villa. Di klub yang telah membesarkan namanya itu, Grealish berhasil membuat 213 penampilan selama delapan musim, dengan mampu mencetak 32 gol dan 43 assist. Catatan itulah yang membuat Pep Guardiola terkesan.

Grealish sendiri mengaku senang bisa bergabung dengan City. Terlebih, dia dipercaya untuk mengenakan nomor punggung 10 yang sebelumnya dipakai Sergio Aguero.

Ambisinya jelas. Bisa terus membawa City berjaya di kompetisi domestik dan mengantar klub asuhan Pep Guardiola tampil menawan di kompetisi Eropa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *