Bikin Ngeri! Ini Pemain Muda yang Perlu Diwaspadai di Kompetisi UCL 2021/22

Di kompetisi Liga Champions Eropa, nama Ronaldo, Lionel Messi, Kylian Mbappe, Robert Lewandowski, sampai Virgil van Dijk tentu masih menjadi yang dinanti penampilannya. Namun begitu jangan lewatkan pula aksi jagoan muda yang tak kalah hebat dalam membawa timnya meraih kemenangan.

Satu nama yang terus diperbincangkan tentu Erling Haaland, pemuda 21 tahun yang begitu berjaya bersama Borussia Dortmund. Kemampuannya sudah sangat teruji di kompetisi Liga Champions Eropa, meski kini dia harus beristirahat terlebih dahulu menyusul cedera parah yang dialaminya.

Selain itu, masih ada sejumlah pemain muda lainnya yang juga tak boleh luput dari pandangan. Siapa sajakah mereka? Simak daftarnya berikut ini.

Nicolas Seiwald

Nama pertama adalah Nicolas Seiwald. Pemain berusia 20 tahun yang kini tampil untuk RB Salzburg. Berposisi sebagai seorang gelandang, Nicolas Seiwald sudah membuktikan kualitasnya untuk bisa tampil di tim utama Salzburg. Di kompetisi Liga Champions Eropa pada musim ini, Nicolas Seiwald telah memainkan semua kesempatan yang tersedia.

Melalui penampilan yang cukup brilian, Nicolas Seiwald memiliki rating rata-rata 7,09. Salah satu performa terbaiknya adalah ketika dia berhasil sumbangkan satu assist di laga melawan Wolfsburg, ketika timnya menang dengan skor 3-1.

Di kompetisi Liga sendiri, Nicolas Seiwald sudah tampil dalam 13 pertandingan dan sumbangkan empat assist.

Rodrygo

Rodrygo, bintang masa depan Brasil yang baru berusia 20 tahun telah tunjukkan bakat hebatnya bersama raksasa Spanyol, Real Madrid. Berkat kualitas yang dimiliki, dia berhasil masuk ke dalam daftar penghargaan Golden Boy meski namanya tidak muncul sebagai juara.

Rodrygo yang saat ini tengah alami cedera hamstring telah memainkan sebanyak tiga pertandingan awal Liga Champions Eropa bersama Real Madrid. Hebatnya, meski dua dari tiga kesempatan yang diberi datang dari bangku cadangan, Rodrygo berhasil mencetak dua gol sejauh ini.

Rodrygo dikenal sebagai pemain cepat dan berskill tinggi. Maka dari itu, wajar bila kemudian Real Madrid rela mengeluarkan dana sebesar 45 juta euro atau setara 747 miliar rupiah untuk mendatangkan Rodrygo pada tahun 2019 lalu.

Jurriën Timber

Jurriën Timber yang baru berusia 20 tahun sudah menjadi andalan di lini belakang Ajax Amsterdam. Dia merupakan pemuda tangguh yang telah memainkan sebanyak sepuluh pertandingan di liga.

Di kompetisi Liga Champions Eropa sendiri, Jurriën Timber telah memainkan semua pertandingan yang tersedia. Performanya tak terbantahkan. Dia berhasil menjaga lini pertahanan Ajax tetap bersih pada dua pertandingan, dimana itu kemudian membuatnya memiliki nilai rata-rata 7,51 tiap pertandingan.

Jurriën Timber yang memiliki tinggi 1,79 cm dikenal sebagai sosok yang lincah, kuat, dan mahir dalam mengirim umpan serta melakukan takel.

Dia yang merupakan pemain berkewarganegaraan Belanda juga berhasil memainkan pertandingan di level seniornya pada Juni 2021. Ketika itu, dia tampil dalam laga persahabatan melawan Skotlandia.

Alphonso Davies

Sudah bukan menjadi rahasia lagi ketika nama Alphonso Davies begitu diandalkan oleh FC Bayern. Alphonso Davies yang baru berusia 21 tahun masih punya jalan yang begitu panjang untuk teruskan kejayaan. Padahal di usianya yang masih tergolong muda saat ini, dia telah berhasil persembahkan trofi Bundesliga hingga Liga Champions Eropa untuk Bayern.

Meski punya pengalaman buruk ketika masih kecil, Alphonso Davies sukses keluar dari lubang kesengsaraan untuk kemudian dikenal sebagai pemain yang jago dribbling, punya kecepatan mumpuni, akselerasi hebat, tipuan handal, passing akurat, serta kreativitas tak terbantahkan.

Bersama FC Bayern pada musim ini, Alphonso Davies yang sudah tampil dalam tiga pertandingan sukses catatkan satu assist.

Berhasil catatkan dua clean sheet dalam dua pertandingan awal melawan Barcelona dan Benfica, wajar bila Alphonso Davies memiliki nilai rata-rata 7,46. Di kompetisi Bundesliga sendiri, dia mampu tampil sembilan kali dengan torehan empat assist.

Jude Bellingham

Siapa sangka bila pemain yang tampil dalam empat pertandingan Liga Champions Eropa, dan berhasil catatkan satu gol plus dua assist ini baru berusia 18 tahun?

Jude Bellingham menjadi pemain muda berbakat selanjutnya yang memang sangat layak diwaspadai. Sang pemain yang memang telah jadi andalan Borussia Dortmund ini tergolong ke dalam wonderkid yang terus dipantau oleh banyak pihak.

Pada tahun 2019 lalu, Jude Bellingham yang berusia 16 tahun dan 139 hari sempat tercatat sebagai pemain termuda yang tampil untuk Birmingham City. Dari situ, sudah banyak yang menilai bila sang pemain memang punya keistimewaan tak main-main.

Jude Bellingham yang tergolong ke dalam gelandang box-to-box dikenal sebagai penggawa yang terampil kala menggiring bola. Dia juga memiliki konsentrasi mengagumkan dan dipuji Marco Rose sebagai pemain yang telah memiliki kedewasaan sempurna meski usianya baru berusia 18 tahun.

Curtis Jones

Curtis Jones adalah gelandang Liverpool yang baru berusia 20 tahun. Sebagai gelandang box-to-box, Curtis Jones begitu mahir ketika membantu serangan. Pada musim lalu, dia yang tampil dalam 34 pertandingan juga sukses catatkan empat gol dan lima assist.

Performanya pada musim ini cukup menawan, dia yang tampil dalam dua laga Liga Champions Eropa telah sumbangkan dua assist, di laga melawan FC Porto ketika The Reds sukses melibas wakil asal Portugal dengan skor telak 5-1. Di laga itu pula, dia berhasil mendapat penghargaan pemain terbaik laga.

Tentang talenta yang dimiliki Curtis Jones, pelatih Jurgen Klopp mengatakan bila sang pemain telah memiliki banyak pengalaman untuk berkembang. Di usia yang tergolong muda, Klopp juga memuji Curtis Jones sebagai pemain yang dewasa.

Ryan Gravenberch

Satu lagi bintang muda Ajax Amsterdam yang tampil berbahaya di kompetisi Liga Champions pada musim ini. Ryan Gravenberch yang berusia 19 tahun telah membuktikan diri sebagai salah satu gelandang yang siap tampil di level yang lebih tinggi.

Dia yang merupakan produk asli akademi Ajax telah tampil dalam empat pertandingan Liga Champions pada musim ini dan catatkan satu assist di laga perdana melawan Sporting Lisbon. Sebelum ini, Ryan Gravenberch bahkan sempat tercatat sebagai pemain termuda yang tampil di ajang Eredivisie, ketika usianya baru menyentuh angka 16 tahun dan 130 hari.

Selain itu, Ryan Gravenberch juga sempat dipanggil ke timnas Belanda pada November 2020, sebelum akhirnya tampil bersama skuad senior oranje di laga kualifikasi Piala Dunia melawan Turki pada 24 Maret kemarin. Yang tak kalah penting, performanya yang dinilai menonjol sukses membawanya masuk ke skuad Belanda yang tampil di turnamen Piala Eropa 2020 lalu.

Selain punya kemampuan yang baik dalam mengirimkan umpan, postur tubuh tinggi yang dimiliki juga sukses membuat Ryan Gravenberch tak kesulitan ketika harus melakukan duel udara dengan pemain lawan.

Karim Adeyemi

Karim Adeyemi yang tampil sebagai penyerang untuk RB Salzburg tidak perlu lagi diragukan kemampuannya. Meski baru berusia 19 tahun, Karim Adeyemi sudah tampil menggelegar di kompetisi liga. Dia sejauh ini telah berhasil sarangkan sebanyak 10 gol dan catat satu assist dari 12 pertandingan yang dijalani.

Di kompetisi Liga Champions Eropa sendiri, tampil dalam empat pertandingan telah membuatnya torehkan tiga gol dan satu assist.

Karim Adeyemi disebut sebagai pemain yang diprediksi bakal meledak bersama Salzburg, dan berpotensi diinginkan tim-tim besar Eropa. Karim Adeyemi yang telah memainkan debutnya bersama timnas Jerman dan mencetak gol melawan Armenia, sebelumnya juga tercatat sebagai pemain yang memenangkan trofi Euro U21 bersama Jerman, serta tampil sebagai pemenang Golden Fritz Walter Medal kategori talenta muda terbaik di bawah U17 pada 2019.

Antony

Bicara tentang bintang muda Ajax Amsterdam memang tak akan pernah ada habisnya. Kini, muncul lagi nama Antony asal Brasil, yang telah catatkan satu gol dan empat assist dari total empat pertandingan. Didatangkan dari Sao Paulo pada 2020 lalu, Antony langsung nyetel dengan skema yang dimainkan Erik ten Hag.

Antony yang kini berusia 21 tahun, beroperasi di sayap kanan sudah tidak diragukan lagi kehebatannya. Mengingatkan kita pada nama Eden Hazard pada masa terbaiknya, Antony juga dikenal sebagai pemain yang memiliki keahlian dribbling sempurna hingga membuat pemain lawan kesulitan kala ingin merebut bola.

Selain tampil menawan di Liga Champions, Antony juga sejauh ini sudah tampil dalam delapan pertandingan liga dan catatkan tiga gol.

Dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki, Antony diprediksi bakal jadi buruan tim besar Eropa dalam dua atau tiga tahun ke depan.

Vinícius Júnior

Bila menyebut nama pemain muda berbakat nan berbahaya, maka akan menjadi sebuah dosa ketika kita tidak memasukkan nama Vinícius Júnior. Pada musim ini, Vinícius Júnior bermain dengan sangat cemerlang. Dia tampil memukau dalam setiap pertandingan hingga jadi salah satu pemain kunci Carlo Ancelotti pada musim ini.

Vinícius Júnior yang kini berusia 21 tahun telah lebih dulu didatangkan Real Madrid pada 2018 lalu dengan biaya sebesar 45 juta euro atau setara 746 miliar rupiah. Vinícius Júnior memiliki keterampilan sempurna kala menggiring bola. Dia akan dengan cepat berakselerasi ke sisi pertahanan lawan sebelum akhirnya langsung mencetak gol, atau memberikan bola kepada rekan.

Penyelesaian yang baik dari Vinícius Júnior membuat namanya kini catatkan tujuh gol dari 11 pertandingan di kompetisi La Liga. Sementara di kompetisi Liga Champions Eropa, Vinícius mampu catatkan dua gol kala el Real bersua Shakhtar di match day ketiga. Dalam tiga pertandingan terakhir, total dia juga sukses catatkan empat assist.

Dengan kemampuan hebatnya tampil di klub sekelas Real Madrid, bukan sesuatu yang berlebihan untuk memasukkan trofi Liga Champions Eropa dalam daftar raihan yang didapat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru