Bagaimana Jika Pemain Paling Kasar Dikumpulkan Dalam Satu Tim?

3 min read

Formasi Pemain Paling Kasar Dalam Sepak Bola

Permainan sepak bola memiliki tujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyak nya. Oleh karena itu, segala cara dilakukan agar bisa mencetak gol dan meraih kemenangan. Namun tidak jarang para pemain melakukan hal yang tidak diizinkan. Mereka yang ingin meraih kemenangan beberapa kali melakukan pelanggaran keras hingga aksinya berujung kartu merah.

Dari setiap lini, terdapat pemain yang kerap melakukan pelanggaran hingga mendapat kartu merah. Dan begini kira-kira susunan formasi pemain yang kerap mendapat hukuman kartu merah.

Kiper: Jens Lehmann

Jens Lehmann dikenal sebagai sosok kiper terbaik yang pernah dimiliki Jerman. Ia datang sebagai pengganti Oliver Kahn yang begitu fenomenal. Aksinya dilapangan sudah tak perlu diragukan. Sepanjang pertandingan, ia akan lakukan cara apapun demi bisa amankan gawang dari serangan lawan.

Namun sayang, permainannya terkadang cenderung kasar. Meski berposisi sebagai seorang penjaga gawang, Lehmann beberapa kali diusir wasit akibat mendapat hukuman kartu merah. Setidaknya, seanjang karir sepak bolanya, eks pemain Arsenal ini sudah mendapat kartu merah sebanyak tujuh kali.

Bek Kanan: Sergio Ramos

Tidak diragukan lagi jika sosok Sergio Ramos merupakan “preman” dalam lapangan. Meski tergolong kedalam pemain yang amat berprestasi, Sergio Ramos merupakan pemain yang kerap mendapat hadiah kartu merah dari sang pengadil lapangan.

Dari mulai level klub hingga Internasional, Ramos sudah sangat sering melanggar pemain lawan. Beberapa aksi gilanya bahkan tercatat sebagai yang paling mengerikan. Berkat keganasannya di lini pertahanan, dikompetisi La Liga saja, Ramos sudah mendapat total 26 kartu merah.

Bek Tengah: Pepe

Pepe, bek asal Portugal, merupakan pria yang memiliki tipe permainan seperti Sergio Ramos. Dia tak kenal ampun kala menghadang lawan. Tubuh kekarnya digunakan untuk menghancurkan siapapun yang mencoba melewati garis pertahanan.

Pepe yang juga pernah membela Real Madrid sempat mendapat julukan bek paling kasar bersama Sergio Ramos. Aksinya terkadang sangat berbahaya. Buah dari aksi kasarnya diatas lapangan, pemain yang menjuarai Piala Eropa bersama Portugal pada tahun 2016 itu telah mengumpulkan sebanyak 12 kartu merah.

Bek Tengah: Marco Materazzi

Siapa yang tak kenal dengan sosok Marco Materazzi. Pemain asal Italia ini memang begitu akrab dengan berbagai hal kontroversi. Diatas lapangan, Materazzi kerap berulah. Ia tak jarang timbulkan keresahan hingga mendapat cap sebagai pemain kasar. Namun begitu, ia tetap diakui sebagai salah satu bek terbaik Italia.

Selama berstatus sebagai pemain sepak bola, Marco Materazzi setidaknya telah diusir wasit sebanyak 15 kali.

Bek Kiri: Patrice Evra

Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, juga dikenal sebagai pemain yang kerap timbulkan cerita. Ia beberapa kali terlibat isu petengkaran. Salah satu nya adalah dengan pemain lawan, hingga pernah menendang secara brutal penggemar tim yang dibelanya.

Pemain yang beroperasi di sisi kiri ini memang tak suka jika daerah kekuasaannya diusik. Ia akan melakukan berbagai cara demi memberi kemenangan bagi tim yang dibelanya. Namun sayang, aksinya yang beberapa kali tumbangkan pemain lawan berujung kartu merah. Setidaknya ia pernah mendapat hadiah kartu merah sebanyak 12 kali dari sang pengadil lapangan.

Gelandang Bertahan: De Rossi

De Rossi memang punya gaya bermain spartan. Oleh sebab itu, wajar bila kartu merah menjadi makanan favoritnya. De Rossi, punya jiwa kepemimpinan yang begitu tinggi. Ia bahkan dianggap sebagai simbol klub AS Roma, setelah Francesco Totti. Masa baktinya di klub ibukota layak mendapat penghargaan. Ia pantas disebut sebagai legenda berkat dedikasinya yang begitu luar biasa.

Namun kembali lagi, karir De Rossi beberapa kali diwarnai olah kartu merah. Tercatat, ia sudah dikeluarkan wasit sebanyak 15 kali.

Gelandang Tengah: Zinedine Zidane

Zinedine Zidane dikenal sebagai sosok maestro dalam sepak bola. Keahliannya dalam mengolah si kulit bundar memang layak mendapat perhatian. Ia sudah beberapa kali menangkan gelar, bahkan mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dunia.

Namun begitu, jangan salah, Zidane juga merupakan sosok manusia biasa. Ia merupakan seorang pria yang tak luput dari kesalahan. Tercatat, Zidane telah mengantongi sebanyak 14 kartu merah, dimana satu momen di final Piala Dunia menjadi salah satu yang akan selalu dikenang.

Gelandang Tengah; Edgar Davids

Pitbull asal Belanda, Edgar Davids, juga punya daya juang tinggi kala tampil diatas lapangan. Ia kerap merasa tak sabar kala dipermainkan oleh pemain lawan. Oleh sebab itu, aksi kasar seringkali dilakukannya demi bisa mengambil bola agar masuk dalam genggaman. Davids, dengan tipe permainan berani dan tak takut mati sudah mengantongi banyak sekali kartu paling dihindari.

Ia tercatat telah mengoleksi sebanyak 25 kartu merah. Hal itu terasa wajar, karena seperti yang sudah dijeaskan, sosok Davids yang beroperasi di lini tengah lapangan tak pernah ambil kompromi ketika sedang beradu dengan musuh yang dihadapi.

Gelandang Serang: Francesco Totti

Pangeran Roma, il capitano, Francesco Totti, dikenal sebagai seorang pemimpin sejati. Menghabiskan waktu hanya di satu klub saja, Totti layak disebut sebagai legenda. Ia menaruh kesetiaan di atas berbagai prestasi paling bergengsi sekalipun. Baginya, berbakti hanya dengan satu nama merupakan sebuah kebanggaan.

Namun meski menjadi salah satu pemain paling berbakti dengan aksi mumpuni diatas lapangan, Totti juga tak jarang mendapat hadiah kartu merah dari wasit. Ia terkadang tidak bisa mengontrol emosi hingga permainannya harus berakhir lebih cepat. Totti tercatat sebagai pemain yang telah mengoleksi sebanyak 16 kartu merah.

Penyerang: Mario Balotelli

Menyaksikan aksi Mario Balotelli memang sudah bukan lagi kejutan. Dalam dunia sepak bola, pria asal Italia ini dijuluki sebagai si bengal. Itu terjadi karena ia kerap melakukan aksi kontroversi, utamanya saat berlaga diatas lapangan. Balotelli sering sekali bertikai dengan pemain lawan, hingga aksinya berakhir dengan kartu paling dihindari.

Berposisi sebagai seorang penyerang, Mario Balotelli telah mengantongi sebanyak 13 kartu merah. Namun tampaknya ia tidak terganggu dengan catatan tersebut. Pasalnya, seperti yang kita tahu, Balotelli merupakan pemain yang selalu ingin bermain dengan caranya sendiri.

Penyerang: Zlatan Ibrahimovic

Sama seperti Mario Balotelli, sudah tidak perlu ditanyakan lagi, seberapa kasar dan kontroversi aksi Zlatan Ibrahimovic diatas lapangan. Ia suka bertindak semaunya. Meski tergolong kedalam salah satu penyerang terhebat sepanjang masa, Ibrahimovic juga masuk kedalam kategori pemain paling kontroversi.

Ia sudah banyak bertikai dengan para pemain, bahkan dengan rekan setimnya sendiri. Ibrahimovic yang punya karakter arogan pun sudah banyak kantongi kartu merah. Ia tercatat sebagai pemain yang telah mengoleksi sebanyak 13 kartu merah, sama seperti Mario Balotelli.

Menurut kalian, bagaimana jika para pemain ini berada dalam satu tim? Akankah menjadi bencana bagi pemain lawan? Atau malah menjadi bencana bagi tim sendiri karena emosi yang terlampau tinggi?

Hmm.. mereka mungkin boleh tampil dalam satu tim, namun dengan catatan, wasit yang memimpin pertandingan adalah Pierluigi Collina. Setuju?

Formasi Mengerikan MU, Jika Sir Alex Ferguson Berhasil Mendatangkan Para…

Sir Alex Ferguson menjadi salah satu pelatih terbaik yang pernah ada. Kepemimpinannya kala membesut Manchester United jelas menjadi yang paling membekas. Sudah banyak sekali...
Garin Nanda Pamungkas
4 min read

Jika 11 Pemain Ini Tidak Dijual! Southampton FC Bisa Merajai…

Southhampton menjadi salah satu tim terpopuler di Liga Inggris. Mereka merupakan tim dengan bakat-bakat luar biasa. Selain itu, Southampton bisa dibilang sebagai tim yang...
Garin Nanda Pamungkas
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *