Babak Grup EURO 2024 telah menciptakan banyak drama. Dari drama gol di menit akhir, hingga berbagai kejutan menarik yang terjadi. Bahkan bisa jadi, kejadian yang terjadi di babak Grup EURO 2024 ini, akan banyak dikenang oleh pecinta sepakbola dunia sepanjang sejarah. Berikut ada enam hal yang bikin babak Grup EURO 2024 ini seru dan patut diingat.
Daftar Isi
Gol Menit Akhir
Indikasi sebuah laga berjalan ketat dan seru adalah terciptanya drama. Termasuk drama gol di menit akhir. Apalagi gol tersebut bisa menyelamatkan tim dari kekalahan, atau bahkan mampu membuat tim memenangkan laga.
Di babak Grup EURO 2024, terjadi sembilan drama gol di menit akhir atau tepatnya menit 90 plus. Di laga pembuka Grup A, Emre Can yang masuk sebagai pemain pengganti, menciptakan gol di menit akhir untuk mempertebal kemenangan Jerman atas Skotlandia.
Banyak juga pemain lain yang mengikuti jejak Emre Can. Seperti halnya gol dari pemain Swiss Breel Embolo ke gawang Hungaria, maupun pemain Turki, Kerem Akturkoglou ke gawang Georgia.
Namun ada juga pemain yang ciptakan gol di menit akhir dan membuat timnya terhindar dari kekalahan. Salah satunya adalah gol pemain Albania, Klaus Gjasula ke gawang Kroasia. Ada pula gol pemain Serbia Luka Jovic ke gawang Slovenia. Jerman di laga terakhir grup, juga terhindar dari kekalahan berkat gol telat dari Fullkrug.
Oh iya, jangan lupakan juga gol spektakuler Mattia Zaccagni ke gawang Kroasia. Meski saat itu Italia hanya bermain seri, namun mampu membuat Gli Azzurri lolos ke babak 16 besar.
Zaccagni’s goal with the Rocky theme is everything. pic.twitter.com/QFju191IaK
— Anthony Zucco (@anthony_zucco) June 25, 2024
Lalu yang lebih menarik lagi adalah gol di menit akhir yang membuat sebuah tim memenangkan laga. Seperti misal gol pemain sayap Portugal, Francisco Conceicao ke gawang Ceko.
Pemain Hungaria Kevin Csoboth, juga melakukannya saat membobol gawang Skotlandia. Namun yang juga tak kalah dramatis adalah gol pemain Turki, Cenk Tosun saat melawan Ceko. Gol tersebut membuat Turki lolos ke 16 besar.
To the morons claiming some members of the team didn’t celebrate Cenk Tosun’s goal because he’s a Beşiktaş player or whatever absurd conspiracy story they’ve invented this time here is everyone celebrating together. Hang your heads in shame pic.twitter.com/xHbpwgQht9
— Turkish Football (@Turkish_Futbol1) June 27, 2024
Gol Bunuh Diri
Siapa sangka di babak Grup EURO 2024, gol bunuh diri jadi top skor. Ada total tujuh gol bunuh diri yang terjadi di babak grup EURO 2024. Hmmm.. menarik dan langka bukan?
Perlu diketahui, rekor gol bunuh diri terbanyak dalam satu ajang EURO itu adalah 11 gol. Dan itu terjadi di EURO 2020 lalu. Bukan tidak mungkin, di EURO 2024 kali ini rekor tersebut akan terpecahkan.
Gol bunuh diri di EURO 2024 sudah terjadi di laga pembuka. Saat itu bek Real Madrid Antonio Rudiger menanduk bola ke arah Manuel Neuer saat menghadapi Skotlandia. Setelah itu, ada bek Austria, Maximilian Woeber yang cetak gol ke gawang sendiri saat melawan Prancis.
Lalu ada bek Italia yang dijuluki titisan Paolo Maldini, Riccardo Calafiori yang cetak gol bunuh diri saat hadapi Spanyol. Gol Woeber dan Calafiori ini masing-masing jadi gol tunggal penentu kemenangan tim lawan.
Calafiori own goal breaks deadlock ,
Spain leading by 1-0 against Italy #EURO2024 | #ESPITA pic.twitter.com/P0I0kIeVOx— Amitava Ray (@amitavasomu) June 20, 2024
Pada laga kontra Portugal, bek Turki Samet Akaydin juga cetak gol bunuh diri. Bahkan gol tersebut banyak dinilai sebagai gol bunuh diri kocak yang pernah terjadi. Lalu di laga Portugal kontra Ceko, gol bunuh diri terjadi lagi atas nama pemain Ceko, Robin Hranac. Gol tersebut bahkan turut andil membuat Ceko kalah dari Portugal.
Di laga dramatis antara Kroasia kontra Albania, gol bunuh diri kembali terjadi. Pelakunya adalah gelandang Albania, Klaus Gjasula. Namun uniknya, saat itu Gjasula pula yang menjadi pahlawan berkat gol penyeimbangnya di menit akhir. Gol bunuh diri terakhir yang terjadi di babak Grup EURO 2024, adalah gol pemain Belanda Donyell Malen saat bersua Austria.
Nightmare start for the Netherlands. Austria are 1-0 up thanks to Malen’s own goal. 😳 #EURO2024 pic.twitter.com/4ZEKcpEMev
— 90min (@90min_Football) June 25, 2024
Gol Jarak Jauh
Siapa sangka, gol indah dari luar kotak penalti juga banyak mewarnai babak Grup EURO 2024. Tak disangka ada delapan tendangan gledek jarak jauh yang berbuah gol. Ini menjadi tren tersendiri di EURO 2024.
Nama Emre Can jadi yang pertama mencetak gol dari luar kotak penalti saat menghadapi Skotlandia. Setelah itu, ada gol yang paling ramai diperbincangkan di media sosial, yakni gol gelandang Swiss, Xherdan Shaqiri ke gawang Skotlandia, serta gol gelandang Turki, Arda Guler ke gawang Georgia.
This angle of Arda Guler’s goal against Georgia 😳🇹🇷 pic.twitter.com/Z7sVTC5Qt4
— LaLigaExtra (@LaLigaExtra) June 18, 2024
Gol-gol jarak jauh lainnya pun tak kalah indah. Seperti gol bek Turki, Mert Muldur ke gawang Georgia. Oh iya, jangan lupakan juga dua tembakan roket dari gelandang Rumania, Nicolae Stanciu dan Razvan Marin, ke gawang Ukraina. Dua gol ini bahkan sampai membuat kiper Ukraina, Andriy Lunin dicadangkan di laga berikutnya.
Gelandang Italia Nicolo Barella juga berhasil cetak gol dari luar kotak penalti saat hadapi Albania. Gol pemain Inter tersebut bahkan jadi penentu kemenangan Gli Azzurri saat itu. Tak ketinggalan juga gelandang Denmark Morten Hjulmand, yang sukses cetak gol jarak jauh saat menahan imbang Inggris.
Morten Hjulmand crazy goal against England to 1-1 #EURo2024 #viral #goal #england #soccer #football #longshot #denmark #golazo #highlight #footballshorts #shorts #crazy pic.twitter.com/AulP5Vc0fQ
— TheFactBuzz (@Thefactbuzz_) June 21, 2024
Rekor
Selain parade gol yang menarik dan unik, babak Grup EURO 2024 juga diwarnai dengan aksi pemecahan rekor. Ada enam rekor yang sudah terpecahkan di babak Grup EURO 2024.
Dimulai dari rekor pemain termuda yang dipecahkan pemain Spanyol Lamine Yamal di usia 16 tahun 338 hari. Yamal mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Kacper Kozlowski dari Polandia yang berusia 17 tahun 246 hari di EURO 2020.
🚨OFFICIEL ! La petite du Fc Barcelone Lamine Yamal (16 ans) devient LE PLUS JEUNE JOUEUR DE L’HISTOIRE à être titularisé pour un match de l’EURO 🇪🇸👶💎
RECORD 🤝#allfootballfans pic.twitter.com/9K63d9cKjp
— All Football fans (@AllFootballfans) June 15, 2024
Pelatih termuda di ajang EURO juga terpecahkan atas nama Julian Nagelsmann dengan usia 36 tahun 327 hari. Nagelsmann mengalahkan mantan pelatih Slovenia, Srecko Katanec di EURO 2020 lalu dengan selisih enam hari.
Szoboszlai juga tercatat sebagai kapten termuda sepanjang sejarah EURO di usia 23 tahun 243 hari. Ia memecahkan rekor kapten termuda milik pemain Italia, Giuseppe Bergomi yang berusia 24 tahun 171 hari di EURO 1988.
Selain itu, Timnas Portugal juga borong dua rekor atas nama pemainnya. Pepe jadi pemain tertua sepanjang sejarah EURO dengan usia 41 tahun 117 hari. Sedangkan CR7 catatkan sebagai pencetak assist terbanyak sepanjang sejarah EURO. Menyamai capaian pemain Ceko, Karel Poborsky dengan 8 assist.
🇵🇹Cristiano Ronaldo makes history! With today’s assist to Bruno Fernandes in the Turkiye vs. Portugal match, Ronaldo ties Karel Poborský for the most assists in EURO history, each with 8. ⚽🔥
ℹ️ https://t.co/fAevMdg9O3#euro #euro2024 #cristianoronaldo #portugal #mostassists pic.twitter.com/dQelja2uBB
— 22Players ⚽️ (@22Players) June 22, 2024
Namun yang tak kalah menarik adalah rekor gol tercepat yang terpecahkan atas nama pemain Albania, Nedim Bajrami. Bajrami cetak gol di waktu 23 detik saat hadapi Italia. Ia mengalahkan rekor gol 1 menit yang dicetak pemain Rusia, Dmitri Kirichenko di EURO 2004.
Politik
Babak Grup EURO 2024 juga menyimpan cerita tersendiri soal politik. Banyak aksi berbau politik yang dilakukan pemain maupun fans di babak ini. Hal tersebut membuat EURO 2024 makin memanas.
Seperti apa yang dilakukan fans Albania saat mengibarkan bendera Peta Albania Raya, dan juga bendera Tentara Pembebasan Kosovo (UCK). Tak ketinggalan juga kelakuan pemain Albania, Mirlind Daku, yang kedapatan memimpin para fans untuk melantunkan nyanyian yang menghina Makedonia Utara dan Serbia dengan pengeras suara.
#BREAKING #euro2024 #Serbia #Albania UEFA suspends Albanian player Mirlind Daku for two matches & fines Albanian Football Federation €47,500 for insulting Serbia & North Macedonia, citing violations of behavior & decency standards. pic.twitter.com/l5MWvQzPPu
— The National Independent (@NationalIndNews) June 23, 2024
Ada juga nyanyian dari fans Serbia yang mendukung Kosovo saat laga Serbia melawan Slovenia. Lalu ada fans Georgia yang melantunkan nyanyian mengolok-olok Presiden Rusia Vladimir Putin di laga melawan Turki.
Tim Kejutan
Terakhir, yang membuat menarik di babak Grup EURO 2024 adalah munculnya tim kejutan yang bisa lolos ke babak 16 besar. Seperti apa yang terjadi di Grup D, saat Austria asuhan Ralf Rangnick jadi pemuncak grup mengangkangi tim besar seperti Prancis dan Belanda.
Ralf Rangnick’s Austria have topped Group D with France runners-up! 🇦🇹🤯#Austria top the group
#EURo2024 pic.twitter.com/aSVw8CC7iu— ABDUL ALEEM (@Abdulaleem3241) June 25, 2024
Di Grup E juga tak kalah mengejutkan. Rumania bisa jadi juara grup mengangkangi tim seperti Belgia dan Ukraina. Di Grup F juga terjadi kejutan yang sensasional ketika negara yang baru debut di EURO, yakni Georgia, mampu lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Selain tim yang mengejutkan tadi, ada juga tim yang digadang-gadang melangkah jauh, namun nyatanya malah kandas duluan. Seperti apa yang dialami Kroasia. Ya, Luka Modric dan kawan-kawan harus rela pulang lebih cepat dari Jerman.
Sumber Referensi : nytimes, uefa.com, nytimes, beinsports, startingeleven, espn


