Yang Wajib Kamu Tahu Tentang Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

spot_img

Jarang kita disuguhkan skill tingkat tinggi para punggawa Timnas Indonesia. Tapi malam itu, dua pemain timnas menunjukkan kelasnya. Thom Haye dengan tendangan yang, kalau kata orang Minang, rancak bana. Dan umpan selevel Luka Modric dari Nathan Njoe-A-On yang disambut sundulan pemecah rumah tangga dari Rizki Ridho.

Gelora Bung Karno bergetar. Penonton di rumah bersuka cita. Dua gol dari De Professor dan Si Paling Rapi mengantarkan Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Indonesia pun memperpanjang nafasnya di kualifikasi Piala Dunia dan menjaga asa untuk berangkat ke Amerika pada 2026 mendatang.

Omong-omong soal lolosnya Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, berikut ini adalah hal-hal yang wajib kamu ketahui.

Indonesia Bukan Negara Asia Tenggara Pertama

Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang memastikan diri lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Namun, Indonesia bukan negara Asia Tenggara pertama yang lolos ke putaran ketiga sepanjang sejarah, melainkan Thailand.

Itu terjadi di kualifikasi Piala Dunia 2018. Kala itu, Thailand yang diasuh mantan pemain Kiatisuk Senamuang tampil ngosak-ngasik di putaran kedua. Gajah Perang bahkan menduduki puncak klasemen Grup F. Padahal di sana ada tim seperti Irak.

Sayangnya kedigdayaan Thailand cuma sampai di putaran kedua. Di putaran ketiga si gajah terkena penyakit. Tak satu pun kemenangan diraih. Dalam 10 laga, Thailand cuma meraih dua kali seri dan delapan kali kalah.

Nasib setali tiga uang dialami oleh Vietnam di kualifikasi Piala Dunia 2022. Pasukan Nguyen lolos setelah menjadi runner-up Grup G di bawah Uni Emirat Arab di putaran kedua. Saat itu, Vietnam juga satu grup dengan Indonesia. Namun, Indonesia yang tak meraih satu pun kemenangan berada di posisi paling buncit.

Setelah lolos ke putaran ketiga, anak asuh Park Hang-seo mengulangi kegagalan Thailand dengan hanya menjadi juru kunci Grup B. Sekali menang, sekali imbang, dan delapan kekalahan adalah hasil yang mereka terima.

Tim ASEAN Selalu Jadi Juru Kunci

Berkaca dari apa yang dialami Vietnam dan Thailand, negara dari Asia Tenggara tidak pernah bisa berbicara banyak di putaran ketiga. Baik Thailand maupun Vietnam sama-sama menjadi juru kunci.

Itu berarti, jangankan lolos ke Piala Dunia langsung, lolos ke putaran keempat saja, bagi negara Asia Tenggara sangatlah sulit. Ini tentu menjadi alarm buat Timnas Indonesia. Bukan berarti pesimis dan meremehkan Jay Idzes dan kawan-kawan. Hanya saja mencoba bersikap realistis.

Tim-tim yang lolos langsung ke Piala Dunia dari putaran ketiga adalah tim-tim yang cukup sering langganan ke Piala Dunia. Mereka adalah Korea Selatan, Jepang, Iran, hingga Arab Saudi. Sementara tim yang akan lolos ke putaran keempat umumnya adalah negara-negara dari Timur Tengah dan Australia.

Lalu, apakah kita mesti pasrah? Sebagai pencinta Timnas Indonesia yang bisa dilakukan hanyalah berdoa dan terus memberi dukungan. Sementara para pemain timnas harus tetap berusaha dan istiqomah di jalan yang benar. Karena istiqomah lebih baik dari seribu karomah.

Palestina Juga Pertama Kalinya Lolos

Selain Indonesia, Palestina juga mencatatkan hal serupa. Di tengah genosida yang dilakukan zionis di jalur Gaza, Timnas Palestina mencapai putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan otomatis ke Piala Asia 2027. Palestina bergabung di Grup I di putaran kedua, bersama Australia, Lebanon, dan Bangladesh.

Meskipun di laga terakhir digiling Australia 5-0, tapi anak asuh Makram Daboub tetap lolos ke putaran ketiga. Mereka mengoleksi delapan poin. Hasil dari dua kali menang, dua kali seri, dan dua kali kalah. Di putaran ketiga nanti, Palestina bisa jadi satu grup dengan Indonesia.

Jonathan Cantillana dan kolega berada di Pot 5 bersama Tiongkok dan Kirgistan. Sementara Indonesia satu pot dengan Korea Utara dan Kuwait di Pot 6.

Tiongkok Lolos Walau Kalah, Thailand Gagal Walau Menang

Selain Indonesia, kesempatan Thailand untuk lolos ke putaran ketiga juga sejatinya terbuka lebar. Di laga terakhir, anak asuh Masatada Ishii hanya perlu mengalahkan Singapura untuk lolos. Namun, syaratnya menang dengan selisih tiga gol atau mencetak minimal empat gol dengan margin kemenangan dua gol supaya mengungguli Tiongkok.

Tapi Thailand gagal. Gajah Perang cuma bisa menang 3-1. Satu gol Singapura dicetak Ikhsan Fandi. Hanya menang dengan margin dua gol, langkah Thailand pun terhenti. Walaupun di tempat lain, gol semata wayang Lee Kang-in memberi kemenangan Korea Selatan atas Tiongkok.

Thailand dan Tiongkok memiliki selisih gol yang sama. Keduanya juga sama-sama mencetak dan kebobolan sembilan gol. Akan tetapi, Thailand yang kandas karena kalah head to head atas Tiongkok. Di Rajamangala kalah 2-1, sedangkan saat bertandang ke Shenyang, Supachok Sarachat dan kolega cuma meraih satu poin.

Putaran Ketiga Hanya ada di AFC dan CONCACAF

Mungkin semua orang sudah tahu akan ada tambahan peserta di Piala Dunia 2026, terutama dari zona Asia. AFC mendapat kuota 8,5 negara. Artinya, akan ada delapan negara Asia yang tampil di Piala Dunia, sedangkan akan ada satu negara Asia yang masih harus berjuang melewati play-off untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.

Kualifikasi putaran ketiga sendiri hanya ada di Asia dan zona CONCACAF. Bedanya, di putaran ketiga zona CONCACAF hanya diikuti delapan tim, sedangkan di AFC 18.

Konfederasi lainnya tidak menggunakan putaran ketiga. Di UEFA misalnya. Demi menyeleksi tim yang akan tampil di Piala Dunia, UEFA menerapkan dua putaran saja, yakni putaran fase grup dan play-off.

Khusus play-off didasarkan pada hasil Nations League. Federasi Sepak Bola Afrika, CAF juga cuma ada dua putaran untuk menyeleksi tim ke Piala Dunia. Sementara di CONMEBOL hanya punya satu putaran ditambah play-off antar konfederasi.

Rekor Shin Tae-yong

Lolosnya Indonesia ke putaran ketiga juga diwarnai dengan rekor-rekor Shin Tae-yong. Ahjussi yang satu ini menjadi pelatih pertama yang bawa Indonesia lolos ke putaran ketiga. Ia juga pelatih pertama yang antarkan Indonesia ke Piala Asia tanpa kualifikasi.

Itu juga berarti Shin Tae-yong adalah pelatih pertama yang membawa Indonesia ke Piala Asia secara back to back. Hm, berikutnya Shin Tae-yong akan jadi pelatih pertama yang membawa trofi Piala AFF buat Indonesia nih, kayaknya?

Skema

Akan ada 18 tim yang bertarung di putaran ketiga. Indonesia tak bisa lagi berharap berjumpa negara ASEAN. Karena berada di pot lemah, Indonesia malah berpotensi bertemu tim-tim tangguh. Nah, dari 18 tim itu nantinya dibagi menjadi tiga grup. Masing-masing berisi enam tim.

Juara dan tempat kedua otomatis melenggang ke Piala Dunia. Sementara yang duduk di peringkat empat dan lima akan melaju ke putaran keempat. Drawing baru terselenggara 27 Juni 2024 mendatang. Tapi prediksi banyak bermunculan. 

Indonesia kemungkinan bakal satu grup dengan Korsel, Jepang, Iran, Arab Saudi, maupun negara-negara kuat lainnya. Sudah nggak ada Vietnam, apalagi Kamboja. Jadi, optimis lolos ke ronde berikutnya?

Sumber: NewArab, Reuters, Kompas, Tirtoid, Suara

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru