Tandukan keras Yakob Sayuri ke gawang Haimie Abdullah Nyaring melengkapi kemenangan telak 7-0 Timnas Indonesia atas Brunei Darussalam di ajang Piala AFF 2022. Gol tersebut menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong kepadanya.
Jalan panjang nan berliku telah Yakob lewati untuk mencapai titik itu. Jauh sebelum namanya dilirik oleh Coach Shin, ia hanyalah bocah asal Kepulauan Yapen yang bermain bola dari kampung ke kampung. Dan kini, ia telah menjadi permata baru dari timur di Piala AFF 2022.
Daftar Isi
Peran Eduard Ivakdalam
Sejak kecil Yakob Sayuri bersama saudara kembarnya, Yance Sayuri sudah jatuh hati dengan olahraga sepakbola. Tanpa alas kaki, pantai dan halaman rumah pun jadi saksi Yakob mengolah si kulit bundar.
Bakatnya tercium oleh legenda sepakbola Papua, Eduard Ivakdalam. Dengan skill olah bola yang masih mentah, tahun 2018 Yakob Sayuri memberanikan diri bergabung dengan klub Liga 3 Papua, Persemi Mimika. Di sanalah perjalanan karirnya mulai tertata.
Yakob Sayuri (21) rekrutan Barito Putera di bursa transfer jelang #Liga1 2019.
Sebelum bergabung bersama Barito Putera, pada musim 2018 Yakub Sayuri bermain untuk klub #Liga3, Persemi Mimika.https://t.co/EsNDHtM0TZ pic.twitter.com/CrgFANByUc
— #Liga1NeedForeignRefs (@Indostransfer) March 4, 2019
Oleh Eduard Ivakdalam, Sayuri diajari bagaimana bermain sepakbola yang benar. Tidak hanya itu, Ivakdalam juga mengajari Sayuri bersikap baik di dalam maupun di luar lapangan. Bersama Persemi Mimika, nama Yakob Sayuri mulai diperhitungkan usai menjadi top skorer di kompetisi Liga 3 Zona Papua dengan koleksi 13 gol dari 10 pertandingan.
Jadi tak heran apabila Pemain berusia 25 tahun itu menyebut kakak Eduard Ivakdalam sosok paling berjasa dalam karir sepakbolanya. Mantan pemain Persipura itulah yang mempromosikan nama Yakob Sayuri sehingga terdengar sampai ke telinga Jacksen F. Tiago, mantan rekan kerja Ivakdalam di Persipura. Kala itu, Coach Jacksen sedang melatih Barito Putera.
Barito Putera Jadi Batu Loncatan
Jelang Liga 1 tahun 2019, Barito Putera pun langsung menghubungi Eduard Ivakdalam untuk mendatangkan Yakob Sayuri ke Banjarmasin. Coach Jacksen yang dikenal hobi mengorbitkan pemain muda, ternyata kepincut untuk mengembangkan Yakob Sayuri.
Di musim perdananya bersama Barito Putera, Yakob tampil dalam 22 pertandingan dengan koleksi satu gol dan empat assist. Mungkin itu bukan statistik yang wah, tapi catatan itu tetap jadi pencapaian yang lumayan buat pemain muda yang sebelumnya hanya bermain di Liga 3 Indonesia.
Terima kasih Yakob Sayuri atas kerja kerasnya selama berseragam Barito Putera. Sampai berjumpa lagi anak muda 🙏
.
Simak berita terkini melalui https://t.co/131JGmQviz
.
.
.#PrideOfBanua#Baritoputera pic.twitter.com/4JhohWIrKE— PS Barito Putera (@PSBaritoPutera) January 8, 2020
Buktinya, klub sekelas PSM Makassar tertarik untuk mendatangkan Yakob Sayuri. Jelang musim 2020/21, klub berjuluk Juku Eja itu merekrutnya. Yakob bersaing dengan sederet penyerang sayap yang sudah malang melintang di kompetisi Liga 1 macam Bayu Gatra, Ferdinand Sinaga, Irsyad Maulana, Rizky Eka Pratama, bahkan mantan pemain Ajax Amsterdam, Ezra Walian.
Namun, berkat penampilannya yang militan dan agresif, pelatih PSM saat itu, Bojan Hodak menjadikan Yakob sebagai pemain yang memiliki peran vital di lini depan tim Ayam Jantan dari Timur.
Bersinar Bersama PSM Makassar
Menjelang akhir tahun 2021, pasca pandemi Covid-19 kompetisi yang sempat terhenti mulai berjalan normal. Fleksibilitas Yakob Sayuri di lini serang membuat posisinya masih sulit untuk digantikan oleh pemain lain. Meski kursi kepelatihan berganti beberapa kali, posisi sayap kanan Juku Eja nyatanya tetap jadi milik pemain asal Papua tersebut.
Kurang lebih satu tahun tak berkompetisi, tak membuat skill olah bola Yakob Sayuri luntur. Performanya bersama Juku Eja justru kian mantap. Berhadapan dengan tim-tim wakil Asia Tenggara di kompetisi AFC Cup, Yakob Sayuri justru mencuri perhatian. Dari tujuh pertandingan yang dimainkan, Yakob berkontribusi dalam lima gol yang dicetak oleh PSM.
#AFCCup2022
FT : PSM Makassar 2-1 Kedah FA⚽ Yakob Sayuri 31′
⚽ Yuran Fernandes 54′
🟥 Yuran Fernandes 62′
🟥 Agung Mannan 90+6′
–
⚽ Fayadh 86′PSM lolos ke final zona ASEAN! 🤯🔥pic.twitter.com/FYnTTAGJsx
— Extra Time Indonesia (@idextratime) August 9, 2022
Sedangkan di Liga Indonesia, performa Yakob Sayuri juga tak kalah gahar. Meski tak selalu mencetak gol di setiap laga, peran Yakob di lini serang sangat efisien. Yakob yang doyan menyisir pertahanan lawan dari sisi kanan seringkali membuat bek lawan sulit mengikuti gerakan cepat khas pemain Papua.
Pergerakan Yakob Sayuri di sisi kanan juga dapat menarik perhatian bek lawan, sehingga rekan satu timnya bisa memanfaatkan celah di sepertiga area pertahanan lawan. Selain kecepatan dan naluri mencetak gol yang tinggi, Yakob juga memiliki kualitas umpan silang yang cukup apik. Sesekali umpan-umpannya dari sisi sayap cukup merepotkan barisan pertahanan lawan dan berbuah gol bagi PSM.
Musim lalu, ia hanya berkontribusi delapan gol dalam 26 pertandingan liga yang dimainkan bersama PSM Makassar. Sedangkan musim ini, rata-rata kontribusi golnya kian meningkat. Ia sudah berkontribusi tujuh gol hanya dalam sembilan pertandingan Liga Indonesia. Jumlah itu dipercaya akan terus meningkat di paruh kedua musim 2022/23.
Mencuri Perhatian di Laga vs Curacao
Pamor Yakob Sayuri kian melonjak kala namanya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk laga uji coba melawan Curacao akhir September lalu. Ini jadi lompatan karir yang sangat pesat. Dari klub Liga 3, Yakob Sayuri bisa merasakan bermain sepakbola dengan mengenakan seragam berlambangkan Garuda di dadanya.
Momen Asnawi memberikan arahan kepada Yakob Sayuri saat laga Indonesia vs Curaçao 24 September lalu. pic.twitter.com/PdMbghxab1
— Update Score Bola (@UpdateBolabola) September 26, 2022
Sebetulnya Yakob pernah membela Timnas U-23, tapi untuk tampil di level senior, Sayuri baru merasakannya di laga kontra Curacao. Yakob bermain di dua pertandingan melawan Curacao. Menariknya ia tak dipasang di posisi sebagaimana di PSM. Shin Tae-yong justru memasangnya sebagai bek kanan menggantikan Asnawi Mangkualam.
Meski tak mencetak gol, penampilannya sangat memukau. Melansir dari statistik yang diunggah Lapang Bola, Yakob Sayuri adalah salah satu pemain Timnas Indonesia yang masuk dalam jajaran top actions. Sepanjang pertandingan, kelincahan dan staminanya mampu membuat pemain Curacao frustrasi. Kemampuan bertahan dan menyerang Sayuri pun sama baiknya.
AFF Pertama Yakob Sayuri
Usai tampil memukau di laga kontra Curacao, nama Yakob Sayuri kembali jadi pilihan Shin Tae-yong di Piala AFF 2022. Ia tergabung dalam daftar 23 nama yang diberangkatkan ke Jakarta untuk menghadapi Kamboja di laga pembuka AFF 2022. Sayangnya, Coach Shin belum memberikan kesempatan bermain pada mantan punggawa Barito Putera tersebut.
Debut yang dinanti-nanti Sayuri terjadi di laga kedua kala Skuad Garuda mencukur habis Brunei Darussalam dengan skor 7-0. Dan salah satu golnya itu dicetak oleh Yakob Sayuri menjelang laga usai. Ini jadi gol perdana Sayuri selama berseragam Timnas Indonesia.
Yakob Sayuri seals the seventh and secures the biggest win of the competition so far! 🇮🇩#AFFMitsubishiElectricCup2022 | #BeTheGameChanger | #BRUvIDN pic.twitter.com/ePt4ymwC45
— AFF Mitsubishi Electric Cup (@affmecup) December 26, 2022
Gol tersebut sangat berharga baginya, oleh karena itu ia persembahkan golnya kepada masyarakat Indonesia yang selalu setia mendukung Timnas Indonesia. Yakob baru bermain di babak kedua menggantikan Asnawi.
Meski hanya bermain selama 27 menit, pemain kelahiran Kepulauan Yapen itu mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sayuri pun tak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh Shin Tae-yong.
Dengan waktu yang singkat tersebut, ia berhasil mencatatkan satu gol serta dua assist. Dengan performa meyakinkan yang ditunjukan Sayuri, kesempatan untuk menjadi pilihan utama pelatih Shin Tae-yong di laga-laga berikutnya kian terbuka.
https://youtu.be/ojI6gLa5Gq8
Sumber: Bola, Sportstars, VIVA, CNN, Transfermarkt, Lapang bola


