Wout Weghorst, Pengganggu Rivalitas Erling Haaland dan Robert Lewandowski

spot_img

Kompetisi Bundesliga Jerman banyak diremehkan oleh sejumlah pihak. Kompetisi tersebut seringkali dianggap sebagai kompetisi yang tidak kompetitif, karena kerap memunculkan satu tim yang menjadi langganan juara. Namun begitu, anggapan itu tidak selalu benar. Dalam perjalanan kompetisi, sejumlah tim terus berjuang untuk bisa menjadi yang terbaik meski memang, tak jarang hanya ada satu nama yang muncul sebagai dominasi.

Sudah ada banyak nama besar yang hadir dari kompetisi tersebut. Bahkan, kompetisi yang dianggap membosankan itu justru mengirimkan satu wakilnya untuk menjadi juara di kompetisi Eropa.

Bila menilik tentang performa individu di kompetisi Bundesliga Jerman, nama FC Bayern selalu muncul sebagai yang paling superior. Mereka masih punya banyak nama hebat, termasuk Manuel Neuer, Serge Gnabry, Thomas Muller, sampai dengan sang peluru berbahaya, Robert Lewandowski.

Saat ini, Robert Lewandowski masih menjadi pemain tersubur di seluruh Eropa. Dia sudah mencetak lebih dari 40 gol di semua kompetisi. Jelas bukan angka yang sembarangan bila melihat barisan para lawan yang sama sekali tidak bisa diremehkan.

Selain nama Robert Lewandowski, ada satu pemuda yang tengah naik daun, yang terus mengganggu singgasana sang kreator gol sejati. Adalah Erling Braut Haaland. Erling Haaland tentu sudah menjadi nama yang sudah banyak didengar oleh khalayak. Kemampuan mencetak golnya sangat luar biasa. Bahkan, bisa dibilang, dia kini menjadi rival serius Robert Lewandowski dalam hal mencetak gol.

Semua orang tertuju pada dua sosok hebat tersebut, meski sebenarnya ada satu nama lagi yang sama sekali tidak boleh disingkirkan. Siapa dia? Dia adalah Wout Weghorst.

Sebagai seorang pesepakbola profesional, nama Wout Weghorst seringkali diabaikan. Dia merupakan pemain asal Belanda yang berada dari wilayah Borne, sebuah kota yang hanya berjarak kurang dari 30 km dari perbatasan Jerman. Dengan begitu, wajar bila dia sudah mengikuti kompetisi Bundesliga sejak kecil.

Sepakbola sudah menjadi santapan sehari-harinya. Namun, dia selalu mendapat penolakan dari lingkungan. Wout Weghorst sering mendengar ucapan orang-orang yang meremehkannya. Namun itu tidak menjadi halangan baginya. Dia terus melaju, dan mungkin, perjalanan hidupnya layak dijadikan sebagai panutan.

Wout Weghorst mengaku senang ketika melihat permainan sosok bernama Niels Oude, yang dulu tenar dengan seragam kebesaran Schalke 04 dan Borussia Moenchengladbach. Niels Oude sendiri merupakan tetangga dari pamannya. Oleh sebab itu, dia begitu mengenalnya dan ingin menjadi sepertinya suatu saat nanti.

Sejak berusia delapan tahun, Wout Weghorst sudah menekuni hobi sepak bolanya. Apalagi setelah tahu kalau kedua orang tuanya memutuskan untuk berpisah. Dia tidak ingin larut dalam kesedihan, dan merespon segala kekecewaan dengan sebuah perjuangan besar yang nantinya akan memberi kebahagiaan baginya.

Wout Weghorst juga sudah peduli dengan segala hal tentang kesehatan. Tidak hanya fokus pada skil olah bolanya saja, dia juga begitu memikirkan pola makannya, agar tubuhnya senantiasa kuat.

Sayangnya, ketika dia bergabung dengan klub FC Emmen, yang saat itu berkompetisi di divisi kelas dua, Wout Weghorst banyak menerima banyak kekecewaan. Dikatakannya bahwa klub tersebut tidak mempedulikan gizi para pemainnya. Bahkan, dalam menu makanan sehari-harinya, terdapat santapan seperti bakso, kroket, dan nuget ayam. Jelas hal tersebut membuatnya heran sekaligus marah.

Dia sampai mengatur pola makannya sendiri dan menentukan jadwal khusus untuk membuatnya latihan secara rutin.

Buah dari kerja kerasnya, klub Heracles Almelo, memboyongnya pada tahun 2014. Dalam dua musimnya dengan klub tersebut, sebanyak 20 gol berhasil dia ciptakan. Hal itulah yang membuatnya diminati oleh AZ Alkmaar.

Meski hanya dua musim bertahan di Heracles Almelo, Weghorst mendapat banyak manfaat. Dia merasa bahwa klub tersebut benar-benar memperhatikan nutrisi dan jadwal latihan pemain. Semua berjalan sesuai rencana dan berhasil membuatnya menjadi seorang pemain yang lebih siap menghadapi tantangan.

Bersama AZ Alkmaar sendiri, dia memainkan musim terbaiknya pada 2017/18. Mengawali 13 pertandingan dengan torehan 7 gol, dia lalu menutup musim dengan raihan 20 gol dari 29 pertandingan.

Tanpa ragu, klub asal Jerman, VfL Wolfsburg, memberinya tawaran kontrak selama empat tahun lamanya.

Di kompetisi inilah, dia menjadi pemain yang jauh semakin matang.

Namun satu hal yang perlu diingat, dia merupakan tipe pemain yang tidak banyak mendapat perhatian. Hal itu terasa sangat wajar. Betapa tidak, dia bukanlah sosok pelari cepat seperti Cristiano Ronaldo. Dia juga bukan pemain dengan skill tinggi seperti Neymar. Dia merupakan tipe penyerang yang lebih mirip dengan Olivier Giroud. Dengan tinggi tubuh yang nyaris menyentuh angka 2 meter, tidak mungkin bagi Weghorst untuk berlari cepat sambil mempertontonkan skil luar biasa.

Namun hal itu justru memberi keuntungan besar baginya. Dalam dua musim pertamanya, dia berhasil mencetak masing-masing 17 dan 16 gol. Di semua kompetisi, sebanyak 18 dan 20 gol berhasil dia sarangkan. Namun meski tergolong sebagai pemain yang rajin mencetak gol, Weghorst masih belum juga mendapat perhatian.

Weghorst sendiri sadar bila kemampuannya memang bukan merupakan favorit kebanyakan orang. Tapi bagi pelatih, dia bisa menjadi yang sangat menguntungkan. Dia punya peran secara defensif, membantu tim dalam membuka ruang, dan tentunya memiliki penyelesaian yang sangat dibutuhkan.

Di musim ini sendiri, setelah dua pemain hebat sebelumnya telah disebut, muncul nama Weghorst sebagai pengganggu.

Sekali lagi, bagi para penggemar, sosok Weghorst mungkin bukan tipe pemain idaman. Namun Hans-Dieter Flick yang merupakan pelatih Robert Lewandowski, justru menyebut Weghorst sebagai penyerang terbaik di liga. Oliver Glasner sebagai pelatih sang pemain itu sendiri juga mengakui, kalau Weghorst adalah pemain luar biasa. Dia rela mengorbankan diri sendiri demi tim. Dia rajin membantu pertahanan hingga membuat Wolfsburg memiliki ketergantungan terhadapnya.

Sejauh ini, dalam setidaknya lebih dari 25 pertandingan liga, Weghorst sudah mampu catatkan sebanyak 17 gol, dengan rataan 0.69 gol per menit. Dia juga sukses melakukan sebanyak 60 tembakan ke gawang lawan, dengan tingkat akurasi sebanyak 65%.

Dengan kemampuan yang dimiliki, serta capaian yang sudah dicatatkan sampai saat ini, bukan tak mungkin bila Wout Weghorst akan menjadi pemain yang mampu goyahkan dominasi Robert Lewandowski dan Erling Haaland di kompetisi sepakbola Jerman.

 

Sumber referensi: panditfootball. indosport, bundesliga

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru