Hasil undian babak knockout 16 besar Liga Champions sudah usai digelar. Tepatnya pada Senin 7 November 2022 waktu Nyon, Swiss. Undian itu telah menghasilkan beberapa partai yang sangat seru. Termasuk ulangan dua edisi final yang akan langsung tersaji di babak ini. Selain itu, tak kalah menarik juga beberapa match yang lain. Lantas bagaimana melihat peta persaingan tim yang bertarung? Akankah ada kejutan?
Round of 16 draw: all you need to know 👇#UCLdraw || #UCL
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) November 6, 2022
Daftar Isi
Mekanisme Pengundian, Hasil Undian, Dan Kapan Akan Digelar
Undian 16 besar yang dilangsungkan masih menganut aturan dan mekanisme seperti yang sudah-sudah. Para klub yang lolos baik dari juara dan runner up grup akan saling bertemu. Kecuali jika antar sesama grup atau antar satu liga.
Hasilnya, delapan match tercipta. Yang pertama ada Leipzig yang akan bertemu tim kuat Manchester City. Disusul klub kejutan Club Brugge yang akan ditantang Benfica. Selanjutnya Liverpool yang tak terduga akan langsung bertemu dengan Real Madrid. Ada juga AC Milan yang akan bersua Tottenham Hotspur.
Sementara itu, juara Europa League musim lalu Frankfurt akan bertemu tim kuat Italia Napoli. Kemudian ada wakil Jerman lainnya Dortmund yang akan ditantang wakil Inggris Chelsea. Sementara itu, wakil Italia Inter Milan akan ditantang wakil Portugal, FC Porto. Dan yang terakhir, yang tak kalah seru wakil Prancis satu-satunya, PSG akan bersua dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen.
Bring it on! 👊
Which tie can’t you wait for?#UCLdraw pic.twitter.com/tiWnYYTdXj
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) November 7, 2022
Nantinya babak knockout 16 besar ini akan dilangsungkan mulai Februari tahun depan. Tepatnya di tanggal 15 Februari 2023. Di mana tim runner up grup akan melangsungkan partai kandang terlebih dahulu. Dan tim juara grup akan melakoni partai kandang di leg kedua.
Aturan yang lolos pun masih sama seperti tahun lalu yakni tanpa gol tandang. Tim yang yang lolos dari 16 besar ini akan saling bertemu di babak 8 besar nantinya. Di mana babak 8 besar tersebut akan diundi kembali lengkap dengan bagan semifinal dan final. Undian 8 besar itu nanti rencananya akan dilangsungkan pada Jumat 17 Maret 2023.
Cerita Kejutan Di 16 Besar Liga Champions Dari Musim Ke Musim
Jika bicara babak 16 besar Liga Champions, tak luput juga bicara soal kejutan. Pasalnya di setiap musimnya, Liga Champions selalu menyimpan cerita kejutan di babak ini.
Seperti di musim 2016/17, ketika AS Monaco mampu menggugurkan tim kaya raya Manchester City. Di musim 2017/18 juga ada Sevilla yang mengirim Manchester United pulang kampung.
📆 March 13, 2018
Sevilla dump Manchester United out of the Champions League at Old Trafford 🏟
These two have got history 👀#UEL #SEVMUN pic.twitter.com/Bn3M51mfst
— GOAL (@goal) August 16, 2020
Di musim 2018/19 juga ada Ajax yang mampu mengejutkan publik Bernabeu dengan mengandaskan Madrid. Kemudian ada juga cerita Lyon, Porto, maupun Villarreal yang selama tiga musim ke belakang mampu menenggelamkan Juventus di babak ini.
On this day in 2019, Ajax stunned reigning UCL champs Real Madrid.
An iconic 4-1 win at the Bernabeu 🍿
(via @ChampionsLeague)pic.twitter.com/IgTDv2ZuzH
— B/R Football (@brfootball) March 5, 2022
Peta Persaingan Antara Tim Yang Akan Bertarung
Di musim ini, mungkin hanya match Leipzig vs City yang diharapkan penuh dengan kejutan. Mampukah Leipzig menjadi seperti Monaco ketika mengandaskan City? Namun City sekarang sejak kehadiran Haaland kekuatannya jadi lebih bertambah dan susah dikalahkan. Sedangkan Leipzig sendiri tak konsisten performanya.
Looking forward to it, @ManCity! 🙂 pic.twitter.com/hZxfpXPZ6Q
— RB Leipzig English (@RBLeipzig_EN) November 7, 2022
Club Brugge sebagai klub kejutan musim ini berharap kejutannya pun tetap berlanjut ketika bersua Benfica. Namun jangan diremehkan juga Benfica. Mereka berhasil menjadi juara grup melangkahi PSG. Pasukan Roger Schmid di musim ini tampil lebih mengerikan, baik di Eropa maupun liga Portugal.
🆑 draw: Benfica 🆚 Club Brugge pic.twitter.com/qBZXgyTlqH
— 433 (@433) November 7, 2022
Partai Milan vs Spurs juga imbang secara kualitas. Momen Conte kembali ke San Siro juga menjadi sorotan. Pertemuan terakhir Milan dan Spurs dulu terjadi di tahun 2011 yakni di babak 16 besar. Momen iconic Gattuso mencekik asisten pelatih Spurs juga akan selalu diingat. Ketika itu AC Milan tersingkir oleh Spurs dengan agregat 1-0.
10 years since Gennaro Gattuso took on Tottenham coach Joe Jordan at San Siro 😯 pic.twitter.com/uk0GVrAjIv
— GOAL (@goal) February 15, 2021
Partai Dortmund vs Chelsea juga menarik dan seimbang. Auba dan Pulisic akan bereuni dengan mantan timnya. Kualitas materi pemain Chelsea bisa dikatakan lebih kuat jika dibandingkan Dortmund saat ini. Namun secara performa, Dortmund lebih menjanjikan. Chelsea di bawah Potter kini performanya tak superior yang diharapkan.
Back. #UCLdraw pic.twitter.com/ZtyFND1Fje
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) November 7, 2022
Kemudian partai Inter vs Porto. Inilah momen bertemunya kedua pelatih yang pernah bermain bersama, yakni Inzaghi dan Conceicao. Momen ini juga sekaligus momen pulang kampung Conceicao ke bekas klub yang pernah dibelanya ketika bermain. Secara kualitas materi pemain, Inter memang di atas Porto. Namun dari segi performa, Inter akhir-akhir ini tak konsisten. Beda jika dibanding Porto yang cenderung grafiknya menjanjak.
Da Campioni d’Italia con la Lazio ad avversari in Champions 😮
Porto-Inter è Sergio Conceiçao 🆚 Simone Inzaghi pic.twitter.com/0Yhh5VGj3G— GOAL Italia (@GoalItalia) November 7, 2022
Lalu ada Napoli, klub yang sedang naik daun musim ini akan ditantang Frankfurt. Meskipun Partenopei unggul dari segi kualitas materi pemain dan performa, namun jangan juga sepelekan Frankfurt. Bagaimanapun Frankfurt adalah juara Europa League musim lalu. Belum lagi faktor suporternya yang spartan.
Fantastic Frankfurt 🦅#UCL pic.twitter.com/fenxmAOtBn
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) November 1, 2022
Ulangan Dua Final
Tentu hal yang paling menarik dan layak untuk ditunggu dari hasil undian 16 besar adalah dua partai Big Match ulangan final, yakni Liverpool vs Madrid dan PSG vs Munchen.
🆚 ¡El @LFC será nuestro rival en octavos de final!
🏆 @LigadeCampeones@adidasfootball | #UCLdraw | #UCL pic.twitter.com/JzygOQiSqU— Real Madrid C.F. (@realmadrid) November 7, 2022
Liverpool yang sedang inkonsisten berharap setelah Piala Dunia nanti penampilanya kembali stabil. Liverpool dan Madrid juga sama-sama berharap tak ada badai cedera yang melanda jelang Februari nanti.
Kalau berkaca pada head to head, Liverpool ketika dipegang Klopp selalu takluk atas Madrid. Bahkan mereka sudah pernah bertemu di dua edisi final. Dan semuanya dimenangkan Madrid.
Di musim 2020/21, mereka juga bertemu di perempat final. Hasilnya dua kali Liverpool tak bisa menang dan akhirnya gugur. Terakhir kali Liverpool menang atas Madrid terjadi pada musim 2008/09. Ketika itu juga terjadi di babak 16 besar. Di mana Liverpool di tangan Rafael Benitez mampu melibas Madrid dengan agregat mencolok 5-0.
🔴 When Liverpool beat Real Madrid 4-0 at Anfield back in 2009…@LFC | #UCL pic.twitter.com/kVrGHwfJoy
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) April 14, 2021
Sementara itu, ulangan final 2019/20 antara PSG dan Munchen juga tak kalah seru. Namun semuanya kini berubah, materi dan pelatih kedua tim juga berubah. Terakhir di final 2019/20, PSG masih diasuh Tuchel, sedangkan Munchen masih diasuh Hansi Flick.
Hello again, @PSG_English. 👋#UCLdraw pic.twitter.com/5SArC7aCdB
— 🇺🇸 FC Bayern US 🇨🇦 (@FCBayernUS) November 7, 2022
Kini, duel Galtier vs Nagelsmann menjadi menarik. Duel dua pelatih yang kaya akan taktik dan strategi akan saling bentrok. Jika dilihat dari segi head to head, sebenarnya duel ulangan final tersebut sudah pernah terjadi di musim 2020/21.
Ketika itu PSG bertemu Munchen di babak perempat final. Di mana PSG di tangan Pochettino mampu membalaskan dendamnya ketika kalah di final. PSG mampu lolos ke semifinal berkat agregat gol tandang.
⏰ ¡FINAL EN MÚNICH!
En un partido de antología, @PSG_inside vence 2-3 al @FCBayern. Kylian Mbappé y Keylor Navas, las figuras del conjunto parisino ⚽️🔥🇫🇷#UCL pic.twitter.com/eKudgAOmM7
— AS México (@ASMexico) April 7, 2021
Dari beberapa hasil undian tersebut sangat sulit untuk diprediksi siapa yang lolos. Semuanya cenderung seimbang. Praktis semuanya akan bergantung pada kondisi terkini masing-masing tim jelang laga pada Februari tahun depan. Kalau menurut Football Lovers, siapa saja nih yang bakal lolos?
Sumber Referensi : theguardian, dailymail, si.com


