Tendangan “Aneh” Granit Xhaka Yang Buat David de Gea Mati Langkah

spot_img

Big Match antara Arsenal melawan Manchester United yang digelar beberapa waktu lalu memunculkan Arsenal sebagai pemenang. Gol-gol The Gunners dilesakkan oleh Granit Xhaka dan penalti Pierre-Emerick Aubameyang.

Dalam laga tersebut, MU unggul penguasaan bola dengan 54 persen dan melepas 14 tembakan yang empat di antaranya mengarah ke gawang. Ada pula dua tembakan Setan Merah yang membentur tiang gawang. Namun, dua gol meriam London sudah cukup untuk membungkam segala serangan yang dibangun oleh skuat tim setan merah.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah gol Granit Xhaka pada menit ke 12. Tendangan “aneh” nya meluncur deras ke arah gawang dan membuat David de Gea tak berkutik.

David de Gea sempat menjadi perbincangan setelah sama sekali tak bergerak saat tendangan Xhaka mengarah tepat kedalam gawang. Tayangan ulang gol kemudian menunjukkan bahwa ada keanehan dari tendangan Xhaka yang membuat De Gea salah melakukan antisipasi.

Ole Gunnar Solskjaer juga menyebut jika Xhaka memperdaya De Gea lewat tendangannya yang berbelok arah sebagaimana itu disebut Ole sebagai sepakan yang aneh.

“Bola tendangan dari Xhaka bergerak begitu aneh dan, ketika kamu melihatnya di televisi, itu adalah salah satu tendangan yang terlihat mengarah ke David namun kemudian berubah arah,” ujar sang pelatih kepada Sky Sport.

Jika diperhatikan, Xhaka menendang menggunakan kaki kiri dari luar kotak penalti dan bola seolah-olah akan mengarah ke sisi kiri gawang. Melihat laju awal bola, de Gea langsung bergerak ke kiri dan siap untuk mengantisipasi bola.

Namun selang beberapa detik saja, tendangan pemain asal Swiss itu secara tiba-tiba berbelok menuju arah sebaliknya. Perubahan arah bola itulah yang pada akhirnya membuat David de Gea mati langkah.

Tendangan yang dilakukan oleh Granit Xhaka merupakan tendangan yang biasa disebut knuckle shoot. Seperti diketahui, tendangan tersebut kerap memiliki arah yang tak beraturan. Tendangan efek tersebut seolah-olah membuat bola berbelok dua kali atau keluar dari jalur lengkungan awal.

Nama-nama seperti Cristiano Ronaldo hingga sang maestro bola mati Juninho Pernambucano kerap melakukan teknik tendangan tersebut. Perubahan arah bola yang tiba-tiba sulit dijangkau oleh kiper. Ketidakpastian laju bola ini semakin membuat tendangan knuckle shoot sangat ditakuti oleh kiper manapun.

Karena memiliki laju bola yang istimewa, teknik tendangan ini juga tidak bisa dilakukan oleh sembarang pemain. Hanya pemain tertentu dan berskill tinggi saja yang mampu menyepak bola menggunakan teknik knuckle shoot.

Ada beberapa tahapan yang wajib dilalui untuk bisa menghasilkan laju bola tak beraturan. Jika salah sedikit saja, maka akibat buruk seperti cedera justru didapat oleh seorang pemain.

David de Gea yang tak mampu mengantisipasi tendangan Granit Xhaka sempat menuai kritik pedas dari beberapa pelaku sepakbola dunia.

“Inilah yang dilihat David de Gea. Dia melihat lurus ke jalurnya dan punya sudut pandangan jelas, tidak ada yang menghalanginya, dan dia bergerak saja ke kiri dan bolanya melintir ke kanan,”

“Ini buruk dari sudut pandangnya,” ungkap Jamie Redknapp seperti dilansir Express.

Komentar pedas lainnya juga terlontar dari eks gelandang Leeds United dan Manchester City, Danny Mills. Pria yang kini menjadi analis untuk BBC itu menyebut De Gea sepenuhnya melakukan kesalahan dalam gol tersebut.

“David de Gea benar-benar sepenuhnya bergerak ke arah yang salah. Bolanya tak melintir sejauh itu dan itu pasti karena kesalahan besar dalam penjagaan gawang,” ujar Mills.

Jika melihat laju bola dan pergerakan David de Gea, gol tersebut murni kesalahan de Gea atau memang tendangan Granit Xhaka yang brilian?

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru