Tak Betah, Rashford Mencari Pintu Keluar Old Trafford

spot_img

Kekalahan telak 4-1 dari rival sekota Manchester City menyisakan beberapa masalah di tubuh Manchester United. Beberapa kabar di luar lapangan menyebutkan ada beberapa pemain yang memang sudah tidak punya semangat lagi untuk membela tim Manchester itu.

Dari beberapa pemain tersebut muncul kabar bahwa salah satu bintang muda mereka Marcus Rashford termasuk dalam daftar pemain yang bermasalah. Ia bahkan akhir-akhir ini mengisyaratkan semakin tidak betah tinggal di Old Trafford. Lantas, apa yang menyebabkan ia semakin tidak betah di Old Trafford?

Performa Menurun

Tidak dipungkiri performa Rashford musim ini bisa dinilai jauh dari kata baik. Ia mengawali musim dengan absen di beberapa laga karena harus menjalani operasi bahu yang dideritanya. Ia baru bermain melawan Leicester di Premier League sebagai pemain pengganti di musim ini pada Oktober 2021.

Performa Rashford setelah pulih dari cedera pun tidak spesial. Ia kerap bermain buruk dan cenderung kurang bersemangat dalam lapangan. Performa menurun ini terlihat drastis di masa kepemimpinan pelatih Ralf Rangnick. Pasalnya, di bawah Ole musim lalu, ia menjadi salah satu bagian penting MU meraih posisi runner up.

Di bawah Rangnick hingga sekarang performanya naik turun, seperti apa yang ia tunjukan ketika partai piala FA saat MU berhadapan dengan Aston Villa. Ia bermain buruk selama pertandingan bahkan sampai mendapat cemoohan dari fans setelah pertandingan, karena ia terlihat lesu saat mengejar bola muntahan yang bisa saja dikejar dan menjadi gol.

Sejak dari itu publik MU berpendapat bahwa performa Rashford sedang tidak baik-baik saja musim ini. Selain efek cederanya, penampilan Rashford setelah kepergian Ole nampaknya dipengaruhi menit bermainnya yang terlihat kurang.

Faktor Menit Bermain

Faktor menit bermain Rashford di MU menjadi penyebab penting ia mulai tak betah tinggal di Theater of Dreams. Tentu kondisi itu harus ia terima akibat penampilannya yang belum prima dan mau tidak mau harus dicadangkan oleh pelatih.

Mengingat ia butuh menit bermain lebih untuk memulihkan kembali penampilannya ketika lama berkutat dengan cedera bahunya. Sejak Rashford bermain sebagai starter pada partai melawan Newcastle pada Desember 2021, dia hanya bermain tiga kali sebagai starter dari 11 pertandingan terakhir United.

Rashford menjadi starter pada leg pertama babak 16 besar Champions League di Atletico Madrid dan pertandingan Piala FA melawan Aston Villa dan Middlesbrough

Pada satu kesempatan dia tidak bisa bermain karena cederanya kambuh lagi, selebihnya ia hanya menghuni bangku cadangan. Kekalahan 4-1 dari Manchester City di Etihad adalah penampilan keenamnya dari bangku cadangan pada musim ini.

Seiring dengan belum pulihnya performa Rashford, menit bermain Rashford juga dihakimi sang pelatih Rangnick. Beda cerita di jaman Ole ketika Rashford kurang perform ia tetap dipakai sebagai starter di pertandingan selanjutnya.

Faktor kepercayaan pelatih sekarang ternyata berbeda. Tampaknya Rashford tidak dipercaya oleh Rangnick. Meskipun Rangnick mengatakan bahwa akan berbuat semampunya agar potensi Rashford bisa dimanfaatkan kembali.

Faktor Taktik Pelatih

Selain faktor kurangnya menit bermain, faktor penerapan posisi Rashford dalam skema taktik Rangnick juga menjadi penyebab tidak nyamannya Rashford di MU sekarang. Dengan pakem 4-2-2-2 atau 4-2-3-1 ala Rangnick, Rashford dinilai tidak cocok menjalankannya. Meski saat dilatih Ole, dengan skema 4-2-3-1, Rashford malah cocok dan bahkan menjadi kekuatan Ole di penyerang kiri musim lalu.

Skema counter attack Ole tampaknya lebih cocok bagi Rashford ketimbang permainan pressing Rangnick. Dalam membangun serangan seringkali terlihat Rashford selalu kebingungan dengan pakem baru Rangnick. Tak jarang ia juga sering dituntut Rangnick untuk sesekali terlibat dalam pertahanan ketika diserang lawan.

Di bawah Rangnick, ia kesulitan beradaptasi dengan filosofi gegenpressing. Kerja kerasnya untuk memahaminya selama dalam latihan selama ini belum terlihat. Disamping itu juga posisi nyaman Rashford di penyerang kiri sering diabaikan oleh Rangnick.

Rangnick akhir-akhir ini lebih sering memasang Jadon Sancho atau Paul Pogba di lini kiri penyerangan United. Rashford pernah dicoba di posisi penyerang kanan dan hasilnya kurang memuaskan. Sehingga Rangnick berputar otak untuk menampilkan seorang Anthony Elanga, pemain belia yang dipercaya dan berbuah hasil di lini kanan penyerangan United.

Kehadiran sosok pemain baru seperti Sancho yang akhir-akhir ini kembali meningkat, semangat menggebu-nggebu dari anak muda seperti Elanga dan juga kehadiran seorang Ronaldo membuat Rashford luput dari sorotan dan cenderung kalah bersaing dengan mereka. Ia seperti tenggelam namanya dari skuad United akhir-akhir ini.

Beberapa rentetan penyebab seperti kurangnya menit bermain serta ketidaknyamanan posisi barunya, bisa saja menjadi kenyataan bahwa Rashford benar-benar geram dan memutuskan untuk meninggalkan Old Trafford musim depan. Mengingat hal itu didorong oleh keterikatan Rashford secara kontrak di United.

Kontrak Habis 2023

Pemain berusia 24 tahun itu memiliki kontrak hingga tahun 2023 dan United memiliki opsi untuk memperpanjang Rashford satu tahun lagi. Secara harga dipasaran Rashford juga masih tinggi jika dilepas manajemen United di musim depan, ketimbang pergi dengan status free transfer pada 2023. Namun, agaknya sampai sekarang hal itu urung dibicarakan manajemen United.

Sekarang, bagaimanapun MU bersama Rangnick akan tetap bertugas sementara sampai akhir musim dan Rashford harus mempertimbangkan apakah dia mau bekerja keras untuk United dalam meningkatkan performanya guna dipercaya lagi oleh Rangnick.

Kurangnya menit bermain, membuat posisi Rashford di Timnas Inggris juga terancam. Penyerang United itu kemungkinan dicoret dari pertandingan persahabatan Inggris melawan Swiss dan Pantai Gading akhir bulan Maret 2022 ini.

Rashford mau tidak mau harus bekerja ekstra keras untuk meningkatkan performa nya guna dipercaya kembali Southgate pergi ke Qatar 2022 bersama Timnas Inggris.

Bagaimanapun secara keputusan, Rashford tetap akan menanti setiap kejelasan yang akan diberikan oleh United. Di sisi lain keengganan Rashford untuk bertahan di Old Trafford juga semakin tinggi. Terlebih sudah ada beberapa tawaran dari klub lainnya seperti klub kaya baru Newcastle, Arsenal sampai PSG.

Manchester United musim depan sedang dalam pencarian manajer permanen, dengan Mauricio Pochettino dan Erik ten Hag sebagai kandidat favorit. Kemungkinan Rashford untuk bertahan dan pergi dari United juga sedikit dipengaruhi faktor ini. Kebutuhan peran Rashford dalam skema pelatih baru akan cocok atau tidak bagi sang pelatih berikutnya.

https://youtu.be/CB3-dm6KyEE

Sumber Referensi : talksport, irishtimes, sportbible, fourfourtwo

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru