Starting XI Pilihan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23

spot_img

Timnas Indonesia akan menghadapi ajang Piala Asia U-23. Shin Tae-yong sudah punya pasukan yang siap tempur. Meski sebagai debutan, materi yang dibawa ke Qatar nanti, juga bukan kaleng-kaleng. Dengan format tiga bek andalan Shin Tae-yong seperti yang diterapkan di timnas senior, lalu bagaimana komposisi terbaik Timnas U-23 di Qatar nanti?

Namun sebelum membahas lebih dalam gimana komposisi terbaik Timnas U-23, baiknya subscribe dulu dan nyalakan lonceng agar tak ketinggalan konten menarik dari Starting Eleven Story.

Kiper

Di bawah mistar gawang, Shin Tae-yong punya empat kiper. Kiper utama akan dipercayakan kepada Ernando Ari Sutaryadi. Kiper muda Persebaya tersebut sudah lama dipercaya jadi kiper utama timnas, bahkan sejak di level U-16 hingga U-19.

Ernando diharapkan jadi tembok kokoh terakhir timnas di bawah mistar, seperti ketika ia menciptakan clean sheet saat membantai Vietnam di My Dinh. Sebagai pelapis Ernando, timnas masih punya Adi Satrio. Kiper muda PSIS Semarang ini juga kerap dipanggil Coach Shin di skuat senior.

Secara penampilan, Adi Satrio juga tak bisa dianggap remeh. Buktinya, ketika menang melawan Vietnam di Jakarta, ia mampu dengan apik menggantikan Ernando yang sedang cedera dengan ciptakan clean sheet.

Namun buat jaga-jaga apabila dua kiper andalan itu kurang fit atau ada masalah, timnas juga memanggil dua kiper muda lainnya yakni Daffa Fasya dan Riau Erlangga.

Tiga Bek Tengah

Menuju ke sektor bek tengah. Inilah sektor yang masih banyak disorot Shin Tae-yong. Pasalnya timnas tidak akan diperkuat pemain seperti Justin Hubner, Elkan Baggot, maupun Dewangga karena beberapa alasan.

Kali ini Coach Shin harus pandai-pandai meramu komposisi tiga bek tengahnya. Tiga bek sejajar timnas kemungkinan nanti akan diisi trio Rizki Ridho, Komang Teguh, dan Muhammad Ferrari.

Rizky Ridho akan menjadi pemimpin yang mengkoordinir lini belakang. Ia akan dibantu Komang Teguh yang produktif mencetak gol, serta Muhammad Ferrari yang lugas dan spartan.

Di posisi tiga bek sejajar tersebut, posisinya Rizki Ridho akan berada di bek tengah sebelah kanan, Komang Teguh di bagian tengah, serta Muhammad Ferrari di bagian tengah sebelah kiri.

Namun yang jadi masalah Shin Tae-yong sekarang adalah kurangnya pemain yang bisa diandalkan di bek tengah sebelah kiri. Pasalnya posisi yang sering ditempati pemain berkaki kidal seperti Baggot, Hubner, maupun Dewangga tersebut, biasanya kerap digunakan timnas untuk mengawali serangan.

Komang Teguh dan Ferrari masih terus dicoba Coach Shin di posisi tersebut, termasuk pada laga uji coba tertutup melawan Arab Saudi. Selain itu, trio Ridho, Komang dan Ferrari ini nantinya juga akan dilapisi oleh pemain Persib Bandung yang baru saja dipanggil yakni Kakang Rudianto.

Wing Back Kiri

Di tengah ketidakpastian Heerenveen melepas Nathan Tjoe A-On ke timnas, kini Coach Shin hanya punya dua nama kuat di wing back kiri, yakni Pratama Arhan dan Haikal Alhafiz.

Sang spesialis lemparan ke dalam Pratama Arhan mau tidak mau akan menjadi pemain utama di posisi ini. Senjata lemparan bola yang ditakuti dunia dari suami Azizah Salsha itu, tampaknya akan lebih banyak dimanfaatkan Coach Shin untuk menciptakan peluang di Qatar nanti.

Arhan nantinya akan di backup oleh Haikal Alhafiz di posisi ini. Pemain kelahiran Sidoarjo tersebut kualitasnya juga tak bisa dianggap remeh. Masih ingat ketika ia tampil apik di final Sea Games 2023 lalu melawan Thailand? Ya, Haikal saat itu terbukti sukses menggantikan peran Arhan yang absen.

Wing Back Kanan

Lalu di posisi wing back kanan, Coach Shin juga punya dua andalan yakni Ilham Rio Fahmi dan Bagas Kaffa. Namun kalau melihat di laga Kualifikasi Piala Asia U-23 maupun laga uji coba tertutup melawan Arab Saudi, Coach Shin lebih sering memakai Ilham Rio Fahmi sebagai bek kanan inti.

Kecepatan, akselerasi, dan naluri spartan bek kelahiran Banjarnegara itu, tampaknya akan sering dimanfaatkan Coach Shin untuk mengobrak-abrik sektor kiri pertahanan lawan. Selain mengandalkan bek muda terbaik Liga 1 musim lalu tersebut, Coach Shin juga masih punya alumni Garuda Select, Bagas Kaffa.

Pemain yang militan di final Sea Games 2023 lalu itu bisa jadi alternatif kalau Rio Fahmi kurang perform. Bek yang kuat dalam menyerang dan bertahan itu juga secara postur lebih baik dari Fahmi. Jika bertemu lawan yang secara fisik lebih besar, Bagas mungkin bisa dicoba.

Gelandang Pivot

Kemudian di posisi sentral yakni gelandang, Coach Shin akan mengandalkan duet maut Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan sebagai double pivot. Dua gelandang mobile, energik, dan kaya visi ini akan menjadi ruh permainan timnas di Qatar nanti.

Mereka berdua akan bahu-membahu menjaga kedalaman lini tengah timnas. Transisi dalam bertahan dan menyerang, akan dikontrol oleh dua pemain jenius ini. Diharapkan nantinya lini tengah Timnas U-23 akan sama kuatnya seperti timnas senior bila diemban mereka berdua.

Dua metronom timnas tersebut nantinya akan dilapisi oleh pemain seperti Arkhan Fikri, Rayhan Hannan, maupun Ikhsanul Zikrak. Arkhan Fikri di dua kualifikasi Piala Asia U-23 lalu sempat dipercaya Coach Shin dan mampu menciptakan dua assist. Sedangkan Rayhan Hannan dan Zikrak juga masih tampil apik di Liga 1 musim ini bersama Persija dan Borneo.

Dua Penyerang Sayap

Dengan formasi 3-4-3 atau 3-4-2-1, lini serang timnas akan mengandalkan dua pemain cepat yang akan membantu tugas sang striker utama. Di sayap serang sebelah kanan, akan diisi pemain langganan timnas, Witan Sulaeman. Selain skill, kecepatan pemain Bhayangkara Presisi ini juga bisa diandalkan jika timnas memanfaatkan serangan balik.

Witan akan dilapisi pemain yang sedang gacor bersama Borneo dan PSM musim ini, Fajar Fathurrahman dan Dzaky Asraf. Dua sayap muda cepat dan eksplosif tersebut bisa jadi opsi alternatif bagi Shin Tae-yong untuk bergantian dengan Witan di babak kedua.

Lalu di sayap serang sebelah kiri, akan diisi pemain naturalisasi Rafael Struick. Meski posisinya adalah striker tengah, beberapa kali ia kerap dipasang Coach Shin untuk lebih melebar ke sisi kiri. Struick dengan skill maupun dribbling-nya yang ciamik, diharapkan bisa membuyarkan perhatian bek lawan dari sisi kiri.

Kalaupun Shin Tae-yong ingin mengandalkan sayap kiri yang lebih cepat dan eksplosif, ia bisa pakai pemain Persik Kediri yang sedang moncer musim ini, Jeam Kelly Sroyer. Selain Sroyer, masih ada pemain cepat lainnya yang bisa dimanfaatkan seperti Doni Tri Pamungkas.

Striker

Di posisi ujung tombak, Shin Tae-yong punya banyak opsi yakni Ramadhan Sananta, Hokky Caraka maupun Rafael Struick. Ketiga striker tersebut bila Shin Tae-yong menghendaki, bisa saja bermain bersama dengan cara diduetkan menjadi pola dua striker.

Namun kalau melihat lawan yang akan dihadapi seperti Qatar, Yordania maupun Australia, kelihatannya Coach Shin hanya akan pakai satu striker saja. Tipe tiga striker tersebut juga kurang lebih sama. Mereka bukan striker yang malas menjemput bola. Mereka juga tipe striker yang bisa membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Namun ya..semua nanti tergantung kebutuhan Coach Shin. Mau pakai Hoki, Sananta, atau Struick, yang jelas publik tanah air hanya berharap keran gol mereka mengalir deras di Qatar nanti.

https://youtu.be/xg5Ew5XnDAQ

Sumber Referensi : pssi.org, bola.com, suara.com, cnnindonesia, tribunnews, bola.kompas

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru