Pesepakbola Top Paling Sering Makan Gaji Buta Karena Cedera

spot_img

Dalam dunia kerja, kalian pasti pernah mendengar istilah Magabut, alias Makan Gaji Buta. Ungkapan ini sering digunakan untuk seseorang yang menerima gaji penuh padahal tidak melakukan pekerjaan sesuai dengan beban kerja yang sudah diberikan. Bahkan sebagian dari mereka yang magabut tak melakukan pekerjaanya sama sekali.

Hal serupa juga terjadi di sepakbola. Banyak pesepakbola yang layak dinobatkan sebagai pemain paling magabut karena sering absen membela klubnya. Alasannya sih beragam, tapi yang paling sering adalah karena keseringan cedera. Dan berikut adalah pemain-pemain yang sering makan gaji buta karena cedera.

Sebelum kita spill siapa pemainnya, kalian bisa subscribe dan nyalakan lonceng agar tak ketinggalan update konten terbaru dari Starting Eleven Story.

Abou Diaby

The Next Patrick Vieira adalah julukannya. Namun, nyatanya Abou Diaby tak pernah mencapai level yang diharapkan. Perkembangan karir Diaby terhambat karena serangkaian cedera yang dialaminya. Cedera memang menjadi momok yang menakutkan bagi para pesepakbola, termasuk Diaby. Selama karirnya, ia bahkan sudah absen selama 1.747 hari karena cedera.

https://twitter.com/ArtetaTactic/status/1000728016723611650

Dalam jumlah hari yang teramat banyak itu, Diaby sudah mengalami 21 cedera yang berbeda. Namun, yang paling sering adalah cedera otot. Konon, semuanya berawal pada saat dirinya masih membela Arsenal musim 2005/06. Ia mendapat tekel keras dari pemain Sunderland, Dan Smith.

Cedera itu membuat jaringan otot di kaki Diaby tak bisa pulih 100%. Menurut situs Transfermarkt, rentang waktu 2012 sampai 2014 jadi periode yang paling menyedihkan baginya. Diaby absen selama 513 hari karena tiga cedera otot yang berbeda. Otot betis, paha, dan ligamen.

Stevan Jovetic

Stevan Jovetic jadi pemain selanjutnya yang paling sering absen lantaran cedera. Potensi Jovetic seakan tak pernah mencapai maksimal karena serangkaian cedera yang dialami. Bahkan ada kepercayaan yang mengatakan bahwa Jovetic lebih sering cedera dan ganti klub ketimbang bermain di lapangan.

Pasca hengkang dari Fiorentina pada tahun 2013 silam, karir Jovetic tak lagi sama. Dirinya kerap terganggu cedera di berbagai bagian. Selama karirnya, pemain internasional Montenegro itu sudah melewatkan 1.510 hari di meja perawatan dan absen dalam 211 laga. Yang paling parah terjadi saat dirinya masih membela AS Monaco tahun 2018. 

Dalam kurun waktu satu musim setengah, Jovetic absen selama 437 hari karena mengalami empat cedera yang berbeda. Salah satunya robek otot ligamen. Jumlah tersebut tentu masih bisa bertambah mengingat dirinya belum memutuskan pensiun. Di usianya yang ke 34, Jovetic masih aktif bermain di kasta tertinggi Liga Yunani bersama Olympiakos. 

Arjen Robben

Pemain cepat memang sering jadi sasaran empuk tekel-tekel keras para pemain belakang. Arjen Robben salah satu yang merasakan itu. Jadi tak heran apabila dirinya masuk dalam daftar kali ini. Mantan pemain Real Madrid itu tercatat sudah absen selama 1.507 hari dan melewatkan 243 laga sepanjang karirnya.

https://twitter.com/FCBayernEN/status/754607875675267072

Yang makin bikin tercengang adalah jenis cederanya. Dalam rentang waktu tersebut, Robben telah mengalami 58 cedera yang berbeda. Karena Robben merupakan pemain yang mengandalkan kecepatan dan akselerasi, cedera jaringan otot jadi yang paling sering dialami. Yang paling parah dialami saat dirinya melakoni periode kedua bersama Groningen tahun 2020.

Saat itu, Robben mengalami cedera otot paha. Menurut dokter ototnya sudah kelelahan lantaran terlalu sering digunakan. Itu terdengar wajar karena saat itu usianya sudah menginjak 36 tahun. Meski dikenal sebagai pemain yang sering bermasalah dengan kebugaran, Robben selalu bisa bangkit dan mendulang prestasi. Kita semua tahu seberapa banyak perolehan trofi Robben saat membela Bayern Munchen beberapa tahun lalu.

Jack Wilshere

Jack Wilshere digadang-gadang bakal jadi penerus David Beckham di Timnas Inggris. Didukung dengan paras yang rupawan, Wilshere semakin pas menjadi ikon The Three Lions menggantikan Beckham. Sayangnya, harapan itu harus dikubur dalam-dalam mengingat Wilshere jarang membela Timnas Inggris. 

Misi Wilshere untuk menjadi salah satu gelandang terbaik di Inggris harus terhenti karena serangkaian cedera yang menggerogotinya. Tercatat, 18 cedera berbeda menghantam Wilshere. Ia harus absen dalam 214 laga dan menghabiskan 1.470 hari di ruang perawatan. 

Yang paling parah, dialaminya pada tahun 2015. Saat itu Wilshere mengalami retak tulang betis. Menurut Daily Mail, cedera itu bukan karena tekel keras pemain lawan, melainkan didapat saat melakukan sesi latihan bersama Arsenal. Cedera tersebut membuatnya absen selama 241 hari. Pada akhirnya, cedera jugalah yang membuat Wilshere pensiun dini di usia 31 tahun.

Vincent Kompany

Vincent Kompany jadi nama pemain yang cukup mengejutkan bisa masuk daftar kali ini. Mengingat dirinya dikenal sebagai bek tahan banting yang rela jatuh bangun demi menjaga pertahanan. Kita bisa melihat betapa suksesnya Kompany menjalani peran itu bersama Manchester City. Belasan trofi telah diraihnya bersama klub Inggris tersebut.

https://twitter.com/brfootball/status/1693959394747154476

Namun, di balik kesuksesannya itu Kompany ternyata sering melewatkan pertandingan baik di level klub maupun tim nasional. Padahal kalau dipikir-pikir bek seharusnya yang bikin pemain lawan cedera ya? Kok ini dianya sendiri yang cedera? Meski terdengar aneh, faktanya Kompany absen selama 1.419 hari dengan 31 masalah kebugaran yang berbeda.

Mencapai puncak karir bersama City, Kompany mulai rutin mengalami cedera di bagian betis dan tulang keringnya saat era kepelatihan Pep Guardiola. Hal itu pula yang menyebabkan City mendatangkan banyak pemain belakang dalam beberapa tahun terakhir guna mencari pengganti Kompany. 

Marco Reus

Pemain selanjutnya adalah Marco Reus. Pemain berkebangsaan Jerman ini merupakan gelandang serba bisa. Sebagai gelandang serang, Reus yang begitu setia dengan Borussia Dortmund kerap dipercaya menjadi winger, bahkan striker. Selain kesetiaannya terhadap Dortmund, Reus juga terkenal dengan kisah serangkaian cedera yang dialami. 

Reus bahkan mendapat predikat sebagai pemain paling tidak beruntung karena sering melewatkan event-event besar karena cedera. Selama karir profesionalnya, Reus tercatat telah absen selama 1.322 hari dan melewatkan 227 pertandingan di semua ajang, termasuk bersama Timnas Jerman di dua edisi Piala Dunia (2014 dan 2022) dan tiga edisi EURO (2012, 2016, dan 2020).

Yang terparah dialami Reus pada tahun 2017. Saat itu, Reus sedang membela Dortmund di final DFB-Pokal melawan Eintracht Frankfurt. Dortmund berhasil menggondol trofi usai menaklukan Frankfurt 2-1. Namun Reus justru cedera. Ia mengalami cedera pada ligamen dan harus dioperasi. Cedera itu membuatnya absen selama hampir satu tahun penuh. 

Gareth Bale

Yang terakhir, tentu saja Gareth Bale. Mantan pemain internasional Wales ini menemukan performa terbaiknya setelah Andre Villas Boas mengubah posisinya yang awalnya bek kiri menjadi sayap kanan. Kecepatan dan kekuatan tendangan membuat Bale langsung menjadi senjata mematikan di lini serang Spurs. Namun, posisi barunya membuat Bale lebih sering cedera karena jadi sasaran tekel bek lawan.

Rangkaian cedera Bale sebetulnya sudah dimulai sejak tahun 2007. Kala itu, ia mengalami cedera robek ligamen pergelangan kaki yang membuat dirinya harus absen selama 211 hari. Nah, ketika bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2013, Bale jadi makin sering mengalami cedera. Total dirinya sudah absen selama 1.256 hari karena cedera. 

Karena dinilai tak bisa tampil maksimal karena masalah kebugaran, Bale menjadi cadangan mati di skuad Los Blancos. Daripada berusaha pulih dan bangkit, ia justru disibukan dengan permainan golfnya. Hal itu sudah cukup untuk melabeli Gareth Bale sebagai pemain yang makan gaji buta.

Sumber: VIVA, Transfermarkt, Daily Mail, DW

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru