Semua Mundur! Reformasi Liverpool Setelah Terjual?

spot_img

Masalah demi masalah masih bertubi-tubi menghujam kubu Liverpool. Selain performa musim ini yang belum bangkit, mereka juga masih berkutat dengan berbagai permasalahan yang ada. Termasuk yang paling menyita perhatian yakni akan dijualnya The Reds oleh pemilik mereka sekarang Fenway Sports Group (FSG).

Belum juga laku, efek yang ditimbulkan dengan adanya isu penjualan ini sudah berimbas dengan mundurnya beberapa orang-orang penting di Liverpool. Dengan mundurnya beberapa orang penting itu, semakin menandakan bahwa akan ada reformasi besar-besaran di tubuh Liverpool mulai musim depan dengan pemilik baru.

Resmi Dijual Oleh Pemilik FSG?

Dulu Liverpool dibeli oleh FSG pada tahun 2010 dengan harga sekitar 340 juta pounds dan kini dikabarkan nilainya sudah hampir mencapai 4,6 miliar pounds. Dengan harga itulah, Liverpool nantinya akan dilepas oleh FSG. Maklum, nilai jual yang melonjak tersebut murni karena 12 tahun ke belakang Liverpool banyak meraih prestasi di bawah FSG.

Kabar soal penjualan Liverpool oleh FSG memang sudah resmi dilontarkan oleh sang pemilik. Keputusan FSG tersebut kabarnya membuat para penggemar Liverpool “bergembira” karena tim kesayangannya akan lepas dari pemilik yang dinilai “pelit” oleh sebagian besar mereka.

Tentu, persoalan penjualan Liverpool juga bukan tanpa sebab. Menurut Daily Mail, setidaknya ada dua alasan yang menyebabkan pemilik “pelit” itu melepasnya. Yang pertama karena faktor Liga Super yang urung digelar. Kita tahu bahwa Liverpool termasuk yang mendukung adanya pundi-pundi uang baru yang mengalir dari diadakannya Liga Super.

Alasan yang kedua masih sama kaitannya dengan keuangan. Pendapatan dikala pandemi yang merosot tajam membuat FSG ketar-ketir untuk menutupinya di masa-masa mendatang. Dijual di saat sekarang akan lebih menguntungkan dari segi nilai. Terlebih prestasi Liverpool juga makin menandakan penurunan akhir-akhir ini.

Mundurnya Direktur Klub Michael Gordon

Simpang siur perdebatan penjualan Liverpool kini mulai kelihatan titik terangnya. Gerbong orang kepercayaan FSG, kini satu per satu mulai menyatakan sikap pengunduran dirinya. Semuanya bahkan bukan orang sembarangan di Liverpool.

Pertama ada Mike Gordon. Ia mundur dari tugasnya sebagai direktur klub. Dan sekarang ia akan bertugas hanya mengurusi sebagai perantara penjualan Liverpool ke pemilik baru. Sebagai salah satu orang penting di FSG, tentu saja Gordon tidak akan tinggal ketika pemilik yang baru datang.

Untuk yang belum tau siapa itu Gordon, Ia ini adalah orang yang paling dekat dengan Jurgen Klopp. Bahkan Klopp mengatakan bahwa Gordon adalah otak dari semua hal yang terjadi di Liverpool. “Kita bisa punya ide atau rencana, tapi Gordon lah yg menentukan di akhir, apakah iya atau tidak,” kata Klopp.

Gordon yang akan jadi perantara penjualan Liverpool, nantinya akan dibantu oleh pihak bank besar Goldman Sachs & Morgan Stanley. Kolaborasi tersebut ditunjuk untuk membantu proses penjualan secara lengkap dan rapi. Nah, kini tugas yang ditinggalkan Gordon sebagai direktur klub sementara akan digantikan oleh Chief Executive mereka Billy Hogan.

Mundurnya Direktur Teknik Julian Ward

Setelah Gordon, publik Liverpool kembali dikejutkan oleh statement sang direktur olahraga mereka Julian Ward. Ia berkata akan pergi dan akan mengambil istirahat dari sepakbola di akhir musim nanti. Tentu saja statement itu mengejutkan banyak pihak. Karena kita tahu Ward sendiri baru enam bulan menggantikan sang mentornya Michael Edwards sebagai direktur olahraga.

Meski baru bekerja enam bulan, tapi Ward telah menyelesaikan beberapa hal besar bagi Liverpool. Seperti memperpanjang kontrak para pemain penting seperti Mo Salah, berhasil mengikat kontrak Jurgen Klopp, dan juga memecahkan rekor transfer klub untuk Darwin Nunez.

Fokus Ward selama enam bulan belakang memang lebih banyak berkutat untuk mengikat para pemain. Dengan kontrak panjang Klopp, Mo Salah dan para pemain penting lainnya, menjadi jaminan aman yang diberikan oleh Ward untuk pemilik baru nantinya.

Mundurnya Direktur Riset Ian Graham

Belum berhenti di Ward, selanjutnya publik The Reds dikejutkan dengan statement pengunduran diri dari Ian Graham, sang direktur riset Liverpool. Graham adalah orang yang memimpin perihal riset dan analisis statistik kinerja para pemain.

Memang sepenting apa direktur riset di Liverpool? Dan sehebat apa Graham ini? Saat Klopp datang pertama kali ke Liverpool, Klopp membawa catatan satu musim yang jelek di Dortmund. Bahkan media-media Jerman mulai meragukan Klopp.

Namun, Graham sebelumnya telah lebih dulu menganalisis beberapa pertandingan Dortmund di Bundesliga demi mengetahui apa yang salah dari musim buruk Klopp itu. Dan menurutnya, Dortmund tetap masih menjadi tim terbaik kedua di Jerman. Analisis itulah yang mengantarkan Klopp dipercaya FSG sebagai pelatih Liverpool.

Bagi yang belum tau, Graham ini awalnya datang ke Liverpool pada tahun 2011. Ia ini tadinya bekerja sebagai konsultan di Tottenham Hotspur bareng Michael Edwards yang dulu sempat jadi direktur olahraga Liverpool.

Selain bekerja sama dengan Klopp dan staf pelatih, tim Graham juga bekerja sama dengan tim para pencari bakat dalam memberikan data calon pemain yang akan diincar. Tim Graham juga memiliki data terperinci tentang ratusan ribu pemain di belahan dunia untuk dipantau. Itulah vitalnya peran direktur riset yang dipimpin Graham ini.

Sekarang kebayang bagaimana pentingnya andil Gordon, Graham & Ward di struktur Liverpool. Dengan kabar bahwa mereka akan pergi bersamaan pasti menjadi sebuah kerugian bagi klub. Ini juga menjadi pertanda awal dari era baru Liverpool di bawah pemilik baru nantinya.

Bisa dibilang saat ini klub sedang menjalani fase transisi menuju hal yang baru. Dan untuk pemilik baru, harus siap dan mempunyai rencana matang beserta orang-orang pilihan yang tepat pula. Seperti apa yg dilakukan FSG saat pertama kali datang ke Anfield.

Siapa Calon Kuat Pemilik Baru Liverpool?

Soal calon pembeli sendiri, kini sudah banyak mencuat ke beberapa media. Di antaranya yang terbaru adalah dari konsorsium Arab Saudi. Laporan itu menyebut bahwa FSG sudah membuka pembicaraan dengan kedua konsorsium Arab tersebut. Liverpool juga disebut akan dilepas dengan harga di sekitar tiga miliar pounds.

Dari timur tengah lainnya, Sheikh Khaled sepupu pemilik Manchester City Sheikh Mansour yang pernah gagal mengakuisisi Liverpool pada 2017 juga tertarik untuk kembali mengakuisisi kembali.

Sebelumnya bahkan ada orang terkaya kedelapan di dunia asal India, Mukesh Ambani, yang dilaporkan tertarik membeli Liverpool. Selain itu, tak ketinggalan juga taipan asal Amerika seperti Red Bird Capital yang juga investor AC Milan.

Kini dengan gerbong FSG yang sudah mulai mundur teratur, Liverpool cepat atau lambat mungkin akan segera terjual. Jadi, untuk Liverpool fans, pilih mana nih pemilik dari Timur Tengah, India atau kembali dari Amerika?

https://youtu.be/7Rc-NOIntcY

Sumber Referensi : theathletic, theathletic, insider

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru