Musim ini, Chelsea ibarat emak-emak rempong yang pergi ke pasar. Apa saja yang ada di pasar pasti akan dibeli. Meski barang yang dibeli sejatinya tidak dibutuhkan. Setelah memborong tak sedikit pemain, seperti Aubameyang, Sterling, Datro Fofana, sampai Joao Felix, Chelsea masih belum cukup.
The Blues asuhan Graham Potter kembali mendatangkan pemain depan yang baru. Orang itu Mykhaylo Mudryk yang dibeli dari Shakhtar Donetsk seharga 100 juta euro (Rp1,6 triliun) termasuk bonus.
Apakah Mudryk adalah pembelian yang tepat untuk Chelsea, itu biar diurus Graham Potter. Nah, ada beberapa hal yang rasanya perlu kamu ketahui tentang Mykhaylo Mudryk. Apa saja itu? Berikut ini adalah segala yang harus kamu tahu tentang Mudryk.
Daftar Isi
Biaya Pembelian Mudryk untuk Korban Perang
Klub Ukraina, Shakhtar Donetsk telah sukses menyelesaikan kesepakatan Mudryk dengan raksasa London, Chelsea. Kesepakatan itu senilai 100 juta euro (Rp1,6 triliun). Namun, itu bukanlah biaya sepenuhnya.
The Blues membayar 70 juta euro (Rp1,1 triliun) terlebih dahulu di awal. Sementara 30 juta euro (Rp491 miliar) sisanya berupa tambahan apabila performa Mudryk memenuhi harapan. Tentu saja, berkat penjualan Mudryk ini, Shakhtar Donetsk kembali cuan.
The football player of the national team of Ukraine Mykhailo Mudryk moved from Shakhtar to Chelsea. The transaction price is 100 million euros.
Rinat Akhmetov said that $ 25 million from the sale of the famous player will go to help the defenders of Mariupol and their families. pic.twitter.com/Z0IwfMp98Q
— NEXTA (@nexta_tv) January 16, 2023
Ada pemasukan yang melimpah di situ. Namun, Presiden Shakhtar, Rinat Akhmetov mengatakan, bakal menyumbangkan sebagian uang penjualan Mudryk itu ke korban penyerangan Rusia atas Ukraina. Media Prancis, RFI mengabarkan, jumlah uang yang akan disumbangkan senilai Rp379,9 miliar.
Uang itu kabarnya akan digunakan untuk menutupi kebutuhan korban. Mulai dari menyediakan perawatan medis, kebutuhan psikologis, dan demi memenuhi kebutuhan khusus para korban.
Posisi Mudryk dan Statistiknya
Mykhaylo Mudryk memiliki posisi natural sebagai pemain sayap, lebih tepatnya sayap kiri. Dengan kata lain, bisa jadi ia akan menggeser pemain Chelsea di posisi yang sama, seperti Mason Mount maupun Pulisic. Selama bermain di Shakhtar Donetsk, Mudryk mengandalkan kekuatan kaki kanannya.
Oleh sebab itu, pergerakannya bukan hanya melebar, melainkan juga kerap memotong ke dalam pertahanan lawan dan menembak dengan kakinya. Mudryk memakai kecepatannya untuk menusuk ke garis pertahanan.
🇺🇦Mykhaylo Mudryk’s Stats at Shakhtar Donetsk;
🏟️ 44 games
⚽️ 12 goals
🎯 17 assists🇪🇺Mykhaylo Mudryk’s UEFA Champions League Stats;
🏟️ 12 games
⚽️ 3 goals
🎯 2 assists#Chelsea|#Shakhtar|#Ukraine pic.twitter.com/XBJqNYsVjZ— FIFA World Cup Stats (@alimo_philip) January 15, 2023
Statistiknya di posisi itu juga sangat bagus. Di Liga Ukraina, setidaknya Mudryk mencetak 7 gol dan 6 asis dari 12 laga. Statistiknya itu mungkin kurang mantap karena ‘hanya’ di Liga Ukraina. Namun, di Liga Champions, statistik Mudryk juga menawan sebagai pemain sayap kiri.
Shakhtar memang gagal lolos ke fase gugur. Tapi Mudryk dalam 6 laga di UCL, mencatatkan 262 sentuhan. Akurasi umpannya juga tinggi, yaitu 81,1%. Ia juga kerap menciptakan peluang di Liga Champions, jumlahnya 5 kali dengan 9 kali melakukan tembakan. Golnya? Mudryk sudah mencetak 3 gol di Liga Champions.
Kemampuan Mudryk
Terlepas dari statistik, jadi apa kemampuan Mudryk yang sesungguhnya? Sebagai pemain dengan harga selangit, Mudryk menawarkan banyak atribut untuk membantu Chelsea tak terpuruk lagi. Posisinya sebagai pemain sayap kiri dengan kekuatan kaki kanan menjadi andalannya.
Mudryk memanfaatkan kecepatannya untuk memotong ke dalam pertahanan lawan. Ia juga berbakat secara teknis dan melakukan akselerasi yang tak terkira. Mudryk bisa memacu kekuatannya dalam sekejap. Hal itulah yang bisa bikin pertahanan lawan kelimpungan.
Kreativitas adalah kunci permainan Mudryk. Ia bisa mengatur ritme permainannya. Satu kesempatan ia menusuk ke pertahanan dengan kecepatannya. Tapi di kesempatan lainnya, Mudryk mendadak melepaskan tembakan atau mengirim umpan.
Mudryk bermain dengan naluri. Pemain yang berkembang di akademi Shakhtar itu juga cepat dalam mengambil keputusan. Eks pelatih Shakhtar Donetsk, Roberto De Zerbi adalah sosok yang membantunya berkembang.
Sudah Masuk Radar Arsenal
Mykhaylo Mudryk sebenarnya sudah jadi incaran Mikel Arteta dan Arsenal sejak lama. Arteta yang sudah memiliki pemain seperti Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Gabriel Jesus berminat mendatangkan Mudryk pada Bulan Januari.
Pemain Shakhtar Donetsk itu sudah ditargetkan sejak sebelum bursa transfer Januari dibuka. The Gunners pun sudah menyiapkan dana untuk menebus Mudryk dari Shakhtar Donetsk. Tak main-main, Arsenal memberikan tawaran senilai 70 juta euro (Rp1,2 triliun) plus 25 juta euro (Rp409 miliar) bonus.
Exclusive: Chelsea have reached an agreement with Shakhtar Donetsk for Mudryk. €100m fee agreed between parties today after mission. 🚨🔵 #CFC
Chelsea now pushing on player side — as Mudryk priority has always been Arsenal.#AFC bid remains €95m add ons included. pic.twitter.com/PoIddYaARC
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) January 14, 2023
Akan tetapi, sang rival, Chelsea menikung dengan sempurna. The Blues menawarkan 100 juta euro untuk Mudryk. Tawaran itu menggiurkan Shakhtar dan Mudryk ternyata tertarik gabung Chelsea. Arsenal pun kena tikung. Fans marah, tapi Mikel Arteta masih bisa bersikap tenang. Ya jelas tenang, wong Arsenal masih kedinginan di puncak.
Pernah Diminati Brentford
Selain Arsenal, Brentford sebetulnya menjadi tim pertama yang menunjukkan ketertarikan pada Mykhaylo Mudryk sebagaimana dilaporkan 90Min. Akan tetapi, pemain Ukraina itu menolak mentah-mentah tawaran Brentford yang jumlahnya saja belum diketahui.
Mudryk merasa Brentford bukan tim besar dan membuatnya tidak percaya, terutama dalam meraih trofi. Bagi Mudryk, Brentford hanyalah tim papan tengah Liga Inggris. “Mereka (Brentford) tidak bersaing di Piala Eropa. Bagi saya yang terpenting adalah Liga Champions,” kata Mudryk.
Kontrak untuk Menghindari FFP
Mudryk datang ke Chelsea dengan kontrak jangka panjang. Timnya Todd Boehly itu mengontrak Mudryk dengan durasi 8,5 tahun. Pertanyaannya, mengapa Chelsea berani mengontrak Mudryk selama itu? Padahal ia belum juga terbukti?
Ini adalah strategi lama di bursa transfer untuk menghindari Financial Fair Play (FFP). Seorang pakar keuangan sepak bola, Kieran Maguire seperti dikutip Sky Sports mengatakan, memberi kontrak jangka panjang pada Mudryk sebagaimana juga pada Badiashile, adalah agar bisa lepas dari jeratan FFP.
Jadi, Chelsea membayar Mudryk seharga 100 juta euro lebih sedikit atau 88 juta poundsterling, sesuai mata uang di Inggris. Dengan kontrak Mudryk berdurasi 8,5 tahun, untuk menghindari perhitungan FFP, Chelsea membaginya selama 8,5 tahun. Muncullah kontrak Mudryk per tahunnya cuma sekitar 10 juta poundsterling.
Chelsea are still in line with FFP rules even after all the spending so far, Egbhali across the financial books, long term contracts to the likes of Badiashile & Mudryk help with this, challenge is Chelsea can’t do this every window – sales may be necessary. (@JacobsBen) #CFC pic.twitter.com/4HMHmMbKm2
— Pys (@CFCPys) January 15, 2023
Tato Mudryk
Jika kita memperhatikan Mudryk, pemain Chelsea itu juga memiliki tato di lehernya, sama seperti kiper Manchester City, Ederson Moraes. Tato tersebut bertuliskan “Only Jesus”. Dalam sebuah wawancara, Mudryk mengatakan bahwa dirinya memang sangat taat pada agama yang dianut.
Bagi Mudryk, agama sangat penting. Oleh karena itu, ia ingin mengakuinya pada semua orang tentang Tuhan yang ia anut. Tato tersebut juga menjadi salah satu pengingat, bahwa ia juga harus menghormati kepercayaan orang lain.
“Semua tato saya punya arti. Tapi ‘Only Jesus’ adalah yang terbesar dan terpenting,” kata Mudryk.
Belum Teruji di Level Atas
Mykhaylo Mudryk yang ‘hanya’ bermain di Liga Ukraina, disebut-sebut masih belum teruji di sepak bola papan atas. Kendati ia sudah mendapat arahan dan bimbingan dari Roberto De Zerbi.
Seorang mantan pencari bakat yang juga pernah bekerja sebagai direktur olahraga AS Monaco, Tor-Kristian Karlsen mengatakan pada ESPN bahwa Mudryk memang bisa berimprovisasi. Pemain itu sudah sangat berkembang sejak ditinggal De Zerbi ke Brighton.
Kemampuan Mudryk yang sulit dihentikan bek lawan mengundang decak kagum. Namun, Karlsen mewanti-wanti, bahwa kemampuan Mudryk relatif belum teruji di sepak bola papan atas. Pemain 22 tahun itu masih butuh jam terbang, sebelum menjadi pemikul beban.
Sumber: HITC, SkySports, ESPN, RFI, 90Min, GiveMeSport, UKSport, FootballLondon


