Rumitnya Perebutan Transfer Jules Kounde

spot_img

Bursa transfer musim panas ini kembali disuguhi transfer aneh. Jules Kounde bek Sevilla menjadi bahan tarik menarik antara Chelsea dan Barcelona. Yang menjadi aneh adalah proses transfernya yang mirip Raphinha ketika Chelsea akhirnya kena tikung di tahap terakhir. Pertanyaannya, seberapa jago sih si Kounde ini sampai-sampai menjadi rebutan?

Karirnya Setelah Ditemukan Monchi

Karir cemerlang pemuda Prancis itu ternyata diawali dengan bermain di Bordeaux. Kounde muda merintis karirnya di Bordeaux sejak level usia muda. Ia menjadi pemain profesional di klub Bordeaux saat usianya 19 tahun. Kounde terbilang memukau karena ia membantu sektor pertahanan yang mampu tampil kokoh bagi klubnya, Bordeaux.

Bakat Kounde yang berposisi sebagai bek kanan itu akhirnya tercium sampai ke Negeri Matador. Direktur Olahraga Sevilla, Monchi melihat Kounde sebagai bek yang berbakat. Sevilla pun tertarik untuk mengangkut Kounde. Dengan mahar 20 juta euro (Rp 305 miliar), Jules Kounde akhirnya terbang ke Spanyol dan menjadi bagian dari skuad Sevilla. Tepat ketika ia sudah mempercayai rencana Monchi di Sevilla.

Benar saja. Berseragam Sevilla, karir Kounde meningkat drastis. Kounde jadi bek pilihan utama pelatih Sevilla, Julen Lopetegui. Uniknya, ia dengan tinggi badan yang hanya 178 cm terkadang oleh Lopetegui, sering disulap menjadi bek tengah di skema 3 bek sebagai Right Center Back dan berpartner dengan Diego Carlos maupun Kamil Rekik.

Kounde pun berhasil mengantarkan Los Nervionenses menjadi juara Liga Europa pada musim perdananya kala mengalahkan Inter di final. Padahal sebelumnya, pembelian Jules Kounde adalah perjudian bagi Sevilla.

Masalah Tinggi Badan Dan Performanya Di Sevilla

Kualitas Kounde di lini belakang memang sangat baik, walaupun ia memiliki postur yang pendek. Kounde membuktikan bahwa tinggi badan bukanlah hambatan. Kalaupun tidak tinggi, setidaknya Kounde memiliki atribut lengkap sebagai bek modern.

Menurut data Smarterscout yang dilansir The Athletic, musim lalu Kounde dominan dalam kemampuan intensitas pressing dan segi bertahannya. Selain itu Kounde juga memiliki kecepatan dan penetrasinya juga membantu build up serangan. Selain itu, ia juga sering melancarkan umpan-umpan yang akurat dari sisi kanan pertahanan.

Kounde dalam hal bertahan tak melulu harus dilakukan dengan duel fisik. Ia juga menyiasatinya dengan intersep-intersep dan pembacaan permainan. Tak dipungkiri ia menjadi tulang punggung pertahanan Sevilla selama tiga musim terakhir.

“Kounde adalah seorang bek yang modern. Dia tidak besar dan memiliki kekuatan secara fisik. Namun, dia sangat fleksibel dan intuitif. Ini adalah atribut terbaik untuk pesepak bola saat ini,” ucap eks Kapten Sevilla, Pablo Alfaro, seperti dilansir The Athletic.

Bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan kemampuan Kounde memang menjadi magnet tersendiri. Apalagi usianya masih muda. Sebagai bukti kontribusinya di Sevilla ia tunjukan di musim 2021/22 lalu. Sevilla menjadi tim di La Liga yang paling sedikit kebobolan. Sevilla hanya kebobolan 30 gol selama satu musim. Ini artinya peran lini pertahanan Sevilla perlu diapresiasi kinerjanya.

Sebutuh Apa Chelsea Dan Barcelona?

Dengan bukti tersebut akhirnya lini belakang Sevilla banyak menerima tawaran di bursa transfer musim panas ini, termasuk Kounde. Ia bersama dua rekannya, Diego Carlos dan Augustinsson menjadi bahan komoditi terpanas. Diego Carlos dan Augustinsson sendiri sudah lebih dulu meninggalkan Sevilla dan merapat ke Aston Villa.

Tampaknya memang Kounde ini serius untuk mengikuti hijrah kedua partnernya. Chelsea dan Barcelona adalah dua kandidat besar yang berpeluang mendatangkan Kounde. Chelsea apalagi, Kounde sudah diidam-idamkan Tuchel sejak musim lalu.

Memangnya seberapa butuh sih kedua klub baik Chelsea maupun Barca? Kebutuhan tim memang nomor satu. Dengan atribut Kounde yang terbukti di Sevilla memang tak heran kalau ia menjadi permata yang diperebutkan.

Di Chelsea, dengan sistem tiga beknya Tuchel, Kounde akan sangat pas untuk mengisi pos Right Center Back. Apalagi The Blues telah kehilangan banyak pemain bertahannya. Kedatangan Kounde adalah kebutuhan yang sangat urgen untuk stok lini belakang.

Apalagi peran yang dijalankan Chalobah dan Azpilicueta di Right Center Back di skema 3 bek terbukti kurang greget. Dengan kedatangan Kounde ini akan berefek pada posisi Reece James yang tak harus lagi mengisi posisi Right Center Back. James nantinya hanya akan fokus sebagai wing kanan khusus membantu penyerangan.

Lain Chelsea lain Barcelona. Klub yang satu ini memang sudah “jajan” banyak pemain musim panas ini termasuk Christensen di posisi bek. Namun, di sektor bek kanan ia masih belum percaya 100% akan kemampuan Serginho Dest maupun Sergi Roberto.

Tipe Kounde akan sangat pas untuk menjadi bek kanan di Barca. Xavi sangat menginginkannya untuk menjadi Inverted Full Back kanan seperti apa yang telah diperankan Daniel Alves musim lalu. Kounde akan lebih sering bergerak masuk ke tengah untuk membantu meng-cover bek tengah maupun gelandang tengah.

Rumit Masalah Transfer

Di luar kebutuhan dua tim itu, yang paling aneh sekarang ini adalah proses transfernya. Menjadi rumit ketika di sisi lain Chelsea sudah deal dengan Sevilla soal harga, eh malah si pemain mengulur waktu untuk hijrah ke London.

Masalah rumit transfer yang berujung rebutan ini diawali dengan kesepakatan Chelsea di harga 55 juta euro (Rp 840 miliar) dan gaji yang hampir 12 juta euro (Rp 183 miliar) setahun. Tawaran yang sebenarnya tak mampu disaingi Barca yang hanya sekitar 40 hingga 45 juta euro (600-700 miliar).

Pihak sevilla pun cenderung condong ke tawaran Chelsea, karena Sevilla juga nantinya akan membayar komisi 20% ke Bordeaux, klub lamanya Kounde. Jadi, uang dari Chelsea itu dianggap pas.

Sudah hampir sepakat dan dijadwalkan medical check up, Kounde malah ikut terbang ke Portugal bersama Sevilla menjalani pra musim. Kejadian itu dipersepsikan karena Kounde dan Sevilla masih menunggu tawaran kedua Barca. Sikap Kounde yang mencoba mengulur waktu itu membuktikan bahwa dirinya lebih memilih stay di Spanyol untuk pindah ke Barca daripada ke Inggris bersama Chelsea.

Kita tau Barca dengan banyak mendatangkan pemain perlu menunggu utas ekonomi berikutnya cair. Kini dengan mengaktifkan pencairan utas keuangan Barca, pihaknya dikabarkan akan kembali bernegosiasi dengan Sevilla, di mana harganya mungkin bakal menyamai Chelsea. Dan tawaran kontrak itu menurut Sport, akan terikat selama 4 tahun hingga 2026 nanti.

Chelsea pun kini marah besar akan situasi ini. Sevilla dan Kounde yang mengulur waktu dinilai tak profesional. Kini Chelsea hanya bisa menunggu duduk termenung di pojokan sambil menangis meratapi rumitnya transfer ini.

Namun, kini Chelsea menyerah. Kounde pun telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Blaugrana dengan nilai transfer 50 juta euro (Rp 765 miliar) plus add ons 10 juta euro (Rp 153 miliar).

https://youtu.be/ldQAAphpyoE

Sumber Referensi : theathletic, thesun, footballlondon, sport.es

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru